Tag: btc

  • Prediksi Harga Bitcoin, US$ 209 Ribu pada Tahun 2025

    Prediksi harga Bitcoin berdasarkan bagan “Bitcoin Cycle Repeat”, bisa mencapai US$ 209 ribu per BTC pada tahun 2025. Halving 2024 adalah salah satu komponen terpentingnya. Bagan pun harus dianggap sebagai sekadar teori. Bagan yang mirip, yakni S2F karya PlanB, sudah dikritik tajam oleh Vitalik Buterin.

    Dengan tren saat ini, harga Bitcoin diprediksi bisa menjadi US$ 209 ribu pada Oktober 2025. Harga itu ditandai sebagai harga puncak tertinggi setelah Halving (after halving top) tahun 2024.

    Angka prediksi, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai FOMO (fear of missing opportunity) itu, berdasarkan data dari bagan (chartBitcoin Cycle Repeat dari situs BuyBitcoinWorldWide.

    Ada belasan bagan lain yang cukup berfaedah membantu Anda belajar lebih banyak tentang konsep, teori dan model proyeksi. Situs itu sebelumnya berdomain Digitalik.net yang sangat popular dan diakusisi oleh BuyBitcoinWorldWide pada tahun lalu.

    Baca juga: Yuk, Ketahui Cara Bermain Game Kawaii Island NFT Agar Cuan!

    Bagan itu menunjukkan bagaimana jadinya jika dari perubahan harga hari ini, atau pada hari lain di masa lalu, akan mengulangi polanya dari siklus sebelumnya. Satu siklus penuh adalah 1458 hari (4 tahun) dan data di bagan itu diperbarui setiap 5 menit.

    “Bagan Bitcoin Cycle Repeat menggunakan pergerakan rata-rata harga BTC selama 1.458 hari terakhir dan mengulangi pergerakan tersebut lagi untuk memprediksi harga setiap hari selama 1.458 hari ke depan. Bagan ini juga menampilkan harga teratas setelah halving sebelumnya serta puncak setelah setiap halving yang akan datang,” tertera di bagian penjelasan bagan itu oleh pengelola situs.

    Karena tidak diperuntukkan sebagai acuan utama dan akurat, menurut BuyBitcoinWorldWide, angka proyeksi 1.458 hari mendatang harus dianggap hanya sebagai perkiraan.

    “Keakuratan bagan ini sangat bergantung pada ‘perilaku Bitcoin’ untuk berulang dengan sempurna. Pun ada banyak alasan mengapa Bitcoin mungkin berkinerja baik ataupun sebaliknya dibandingkan tren 1.458 hari sebelumnya. Maka, bagan ini harus dilihat sebagai teori saja,” tulis BuyBitcoinWorldWide, dengan catatan harga acuan berdasarkan data dari CryptoCompare.

    Dan entah karena memang kebetulan, pada 17 Januari 2020, berdasarkan bagan itu, harga Bitcoin diprediksi akan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) baru pada Oktober 2021.

    Faktanya yang diketahui publik, ATH terkini adalah pada 8 November 2021 di kisaran US$69 ribu. Bagan Bitcoin Cycle Repeat menerakan ATH itu sebagai “after halving top” di harga US$67.549.

    Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin, US$209 Ribu pada Tahun 2025

    Nah, ketika artikel ini ditulis, Jumat (24/6/2022) dini hari, harga BTC di bagan itu tertera US$ 20.300 per BTC dengan acuan harga Kamis (23/6/2022)-price end of day, berdasarkan data CryptoCompare.

    Dengan sandaran itu, berdasarkan prinsip dan variabel bagan, harga puncak setelah Halving ke-4 tahun 2024 diprediksi bisa mencapai US$ 209.851 pada 27 Oktober 2025.

    prediksi harga bitcoin

    Dalam rentang waktu yang pendek, dengan harga harian yang serupa, harga BTC diprediksi menjadi US$ 10.051 pada 2 Desember 2022. Harga itu “dianggap” sebagai support level terbesar yang melentingkan harga kripto itu berada di atas Moving Average (MA) 200 hari dan MA 1458 hari.

    Perlu ditegaskan kembali, bahwa bagan ini harus dianggap sebagai teori saja dan tidak boleh dijadikan acuan utama dalam mengambil keputusan, pasalnya bagan ini lebih mengarah pada teknikal dan tentu saja tidak memasukan faktor makroekonomi, sebagaimana model Stock-to-Flow (S2F) rancangan PlanB, yang dinilai oleh Vitalik Buterin “sangat berbahaya.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bisakah Nilai Bitcoin Capai Rp 449 Juta pada Februari 2023?

    Reli panjang yang terjadi pada awal tahun ini, membuat banyak investor optimisi nilai Bitcoin bisa mencapai US$ 30.000 atau sekitar Rp 449 juta di Februari 2023. Harga Bitcoin sendiri merebut kembali posisi nilai US$ 23.000 pada 1 Februari, setelah sempat alami koreksi.

    Setelah pertemuan FOMC yang digelar The Fed pada 31 Januari-1 Februari, pasar saham Amerika Serikat dan kripto tetap dalam suasana optimis menjelang perkembangan. Jika indeks saham AS melanjutkan kenaikannya menjelang pertemuan, efek riak juga bisa menjadi kabar baik untuk pasar aset kripto.

    Dengan tujuan untuk mengekang inflasi, The Fed terus menaikkan suku bunga sepanjang tahun. Oleh karena itu, sebagian besar aset berisiko termasuk kripto mengalami penurunan drastis. Namun dengan adanya kemungkinan penggunaan Quantitative easing sambil melonggarkan suku bunga ke depan akan menjadi skenario bullish yang brilian untuk Bitcoin dan altcoin.

    Penentuan The Fed

    bentuk koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

    Baca juga: Proyeksi Market Kripto Bulan Februari Selepas Rapat FOMC The Fed

    Dikutip Watcher Guru, hasil pertemuan The Fed pada hari Kamis (2/2) dapat menentukan arah Bitcoin dalam indeks. Mark Gibson, seorang profesor ekonomi di Washington State University mengatakan kepada Yahoo bahwa pasar kripto dapat reli, jika Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin atau bps.

    “Kami telah melihat beberapa kemajuan dalam hal inflasi turun. Jadi pemikirannya adalah bahwa Fed sekarang mungkin mulai mengurangi kenaikan suku bunga. Jadi itulah mengapa pasar berpikir bahwa 25 basis poin lebih mungkin terjadi pada pertemuan ini,” katanya.

    Bergabung dengan banyak pandangan lainnya, analis aset kripto pseudonim, Altcoin Sherpa memperkirakan bahwa Bitcoin dapat mencapai US$ 30.000 dalam beberapa minggu mendatang. Analis percaya bahwa kenaikan 25 bps dapat diterima oleh pasar yang mengarah ke reli lainnya di bulan Februari.

    “BTC: Semakin lama ini bertahan di sekitar area ini, saya semakin bullish. Saya pikir sangat mungkin kita melihat celah terisi hingga 30 ribu pada akhirnya, ” dia memprediksi.

    Rawan Tekanan

    Baca juga: 5 Kripto Altcoin yang Paling Untung di Bulan Januari 2023

    Meskipun demikian, Prof Gibson memperingatkan bahwa jika Fed memberikan kejutan lebih dari 25 bps, pasar dapat bereaksi dengan kuat. “Jika pasar mengharapkan kenaikan 25 basis poin dan ternyata menjadi kenaikan 50 basis poin, itu akan menjadi kejutan. Jadi pasar akan bereaksi negatif terhadap itu, ” katanya.

    Kesimpulannya, Bitcoin mencapai angka US$ 30.000 atau kisaaran Rp 449 juta sekarang semata-mata bergantung pada bagaimana pasar bereaksi terhadap pertemuan FOMC.

    Pada saat pers, Bitcoin diperdagangkan pada US$ 23.003 dan naik 1% dalam perdagangan 24 jam sehari. BTC turun 66,6% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 69.044, yang dicapai pada November 2021.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trader Yakin Bitcoin Bisa Capai Rp 466 Juta Sebelum Akhir 2022

    Seorang trader dan analis terkenal asal Belanda, Michael van de Poppe, yakin Bitcoin (BTC) akan mencapai harga tinggi sekitar US$ 30.000 atau Rp 466 juta sebelum akhir tahun 2022.

    Poppe menjelaskan lewat tweet-nya ia masih memiliki pandangan yang sama akan masa depan Bitcoin yang cerah. Untuk mencapai angka US$ 30.000 ada ketentuan yang harus dihadapi BTC.

    Menurut trader yang terkenal dengan akun Twitter @CryptoMichNL ini, Bitcoin perlu menembus resisten di angka US$ 19.600 untuk kemudian naik ke US$ 20.700, bahkan bisa saja naik lebih tinggi.

    “Masih memiliki pandangan yang sama tentang Bitcoin di sini. Perlu menembus resistance di US$19.600, dan kemudian kita akan mulai bergerak menuju US$20.700 dan berpotensi lebih tinggi,” tulis Poppe.

    Baca juga: Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

    Di tweet terbaru, Poppe menjelaskan bahwa dalam dua hingga tiga minggu, Bitcoin akan breakout secara signifikan.

    “Saya mengambil adalah terbalik. Dugaan saya mungkin US$ 30.000,” katanya.

    Sentimen Bitcoin

    Mengingat sentimen kenaikan suku bunga The Fed di tengah market kripto yang melemah dari perkiraan dan angka inflasi, Bitcoin tampaknya tidak menuju US$ 30.000 pada bulan Oktober ini.

    bentuk koin bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Kenal Kripto Aptos (APT), Project Blockchain Pesaing Solana yang Viral

    Tanggal penting untuk mengawasi sentimen dari The Fed dalam jangka pendek adalah 28 Oktober perilisan, Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) dan 1–2 November, rapat FOMC keputusan kenaikan suku bunga.

    The Fed sepertinya mulai mempertimbangkan untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga acuannya, setelah mereka sadar bahwa sikap agresifnya dapat membuat ekonomi AS kembali melambat.

    Harga BTC sempat menyentuh kisaran di harga US$ 21.000, setelah bank sentral Kanada (Bank of Canada/BoC) kembali menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin (bp) menjadi 3,75% tetapi lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 75 basis poin.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ChatGPT Prediksi Bagaimana Bitcoin Akan Akhiri Dominasi Uang Fiat

    ChatGPT adalah alat kecerdasan buatan inovatif yang dilengkapi untuk memecahkan masalah yang menantang hingga menjawab pertanyaan kompleks. Tanpa disadari ChatGPT memberikan jawaban bahwa kehadiran Bitcoin (BTC) dapat mengakhiri dominasi mata uang fiat.

    Dikutip Investing, Parman, seorang pendidik dan penulis di bidang Bitcoin self-custody, memprediksikan kepada ChatGPT bahwa munculnya Bitcoin akan diikuti oleh penghapusan mata uang fiat yang dikeluarkan pemerintah.

    Dalam serangkaian tweet-nya Parman memicu diskusi panas dengan merinci alasan di balik ramalan tersebut. Sebelumnya, ia memulai dengan mengajukan pertanyaan ke ChatGPT: Bagaimana umat manusia dapat mengakhiri bank sentral?

    Pertanyaan itu kemudian dijawab secara garis besar bahwa setelah dimulainya setelah kesulitan keuangan global tahun 2008, Bitcoin muncul sebagai penanda penentangan terhadap perbankan terpusat.

    Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

    ChatGPT kemudian mengidentifikasi munculnya teknologi blockchain sebagai platform yang akan merevolusi sistem keuangan global dan juga mengakhiri bank sentral.

    ChatGPT menekankan bagaimana Bitcoin berpotensi memberikan otonomi individu atas keuangan mereka, karena pengguna tidak perlu lagi bergantung pada sistem perbankan terpusat.

    Parman, kemudian memberi tahu AI bahwa DeFi pada dasarnya adalah nama yang disamarkan untuk keuangan terpusat yang dirancang untuk menipu orang. Kemudian diminta untuk menganalisis lebih lanjut. Sebagai balasannya, ChatGPT menyatakan, “matikan mata uang fiat.”

    Ramalan DeFi

    Ilustrasi DeFi (decentralized finance) jadi revolusi layanan keuangan
    Ilustrasi DeFi (decentralized finance) jadi revolusi layanan keuangan.

    Baca juga: Tesla Simpan Bitcoin Senilai US$ 184 Juta meski Market Kripto Lesu

    Parman menyinggung asal-usul Bitcoin saat itu adalah unit virtual tanpa nilai nyata. Dan bahkan tanpa jaminan nilai. Sebaliknya, dia berkomentar bahwa aset kripto lainnya “memiliki kelompok yang mengatur dan karenanya terpusat.”

    ChatGPT kemudian menyimpulkan analisisnya dengan menambahkan bahwa Bitcoin pada akhirnya memungkinkan individu menjadi bank mereka. Dan mengandalkan sistem tanpa kepercayaan, sehingga menghilangkan kebutuhan akan fiat.

    Prediksi kepunahan mata uang yang dikeluarkan pemerintah tergolong berani. Dan masih harus dilihat apakah Bitcoin benar-benar akan menjadi kekuatan revolusioner seperti yang diharapkan.

    Bagaimana kamu percaya?





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun ke $99.000 Usai Fed Pangkas Suku Bunga

    Harga Bitcoin turun ke $99.000 setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin; analisa Bitcoin hari ini menunjukkan potensi rebound di zona beli antara $98.000 hingga $100.000.

    Fed Umumkan Pemangkasan Suku Bunga Sebesar 25 Basis Poin

    Federal Reserve mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, menurunkan suku bunga acuan ke kisaran 4,25%-4,50%.

    • Keputusan ini mencerminkan upaya The Fed untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
    • Pemangkasan suku bunga ini merupakan yang ketiga kalinya tahun ini, setelah pemangkasan suku bunga Fed sebelumnya pada bulan September dan November. Seperti pemangkasan sebelumnya, pemangkasan suku bunga ini memberikan prospek yang positif bagi harga Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas.

    Pasar Kripto Koreksi Imbas Pandangan Fed terhadap Inflasi di 2025

    Pasar kripto mengalami koreksi setelah The Fed mengisyaratkan hanya akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga pada 2025. Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuannya di bulan Januari. Mengenai tindakan selanjutnya, Fed hanya menyatakan bahwa mereka akan memantau implikasi informasi yang masuk terhadap prospek ekonomi dan menyesuaikan sikapnya jika perlu.

    • Pandangan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor mengenai prospek inflasi yang lebih tinggi. Kekhawatiran tersebut menyebabkan aksi jual di pasar kripto, termasuk Bitcoin.
    • Selama pertemuan FOMC pada Rabu (18/12) lalu, Ketua The Fed, Jerome Powell juga menyatakan bahwa Fed ‘tidak diizinkan memiliki Bitcoin.’ Pernyataan Ketua Fed ini dapat berdampak signifikan pada pasar mata uang kripto dan dapat menyebabkan penurunan harga dalam beberapa hari mendatang.

    BTC Masuk Zona Beli di Kisaran $100.000 hingga $98.000

    Analis mengidentifikasi zona beli untuk Bitcoin antara $98.000 hingga $100.000, menyusul penurunan harga terbaru.

    Grafik Harga Bitcoin 19 Desember 2024
    Grafik Harga Bitcoin 19 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto.
    • Zona ini dianggap sebagai area support kuat yang dapat mendorong rebound harga.
    • Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga di area ini untuk peluang pembelian.

    Analisa Bitcoin hari ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan akibat keputusan The Fed, zona beli antara $98.000 hingga $100.000 menawarkan peluang bagi investor yang mencari titik masuk strategis.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERArtikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Bitcoin Reserve Dorong Harga Bitcoin ke $106.648 Hari Ini

    Harga Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah berita mengejutkan dari Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Trump mengumumkan rencana ambisius untuk membentuk Bitcoin Reserve di Amerika Serikat. Berita ini langsung memicu lonjakan harga Bitcoin yang berhasil menembus $106.000 pada hari ini (16/12).

    Apa Itu Bitcoin Reserve (Cadangan Bitcoin) dan Mengapa Trump Menginginkannya?

    Trump Bitcoin Reserve adalah rencana Donald Trump untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional, mirip seperti cadangan minyak strategis yang dimiliki Amerika Serikat.

    Berdasarkan informasi dari Cryptopolitan, Trump menyampaikan rencana ini sebagai langkah strategis untuk memastikan Amerika Serikat tetap unggul dalam persaingan global.

    Dalam pernyataannya di New York Stock Exchange (NYSE), Trump menyebutkan pentingnya langkah ini untuk mengimbangi negara-negara lain, seperti China dan Rusia, yang mulai serius memanfaatkan Bitcoin sebagai cadangan keuangan mereka.

    “Kita ingin berada di depan, bukan di belakang. Kita harus melakukan sesuatu yang besar dengan crypto,” ujar Trump.

    Rencana ini disebut-sebut akan menyerupai cadangan minyak AS yang selama ini digunakan sebagai aset strategis.

    Rusia dan Persaingan Bitcoin Global

    Rusia, yang kini dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin, sudah memulai langkah serupa.

    Rusia melihat Bitcoin sebagai alternatif kuat terhadap dolar AS setelah terkena sanksi ekonomi global.

    Langkah Rusia inilah yang memicu spekulasi akan munculnya persaingan baru yang disebut sebagai crypto cold war.

    Jika Amerika dan Rusia sama-sama membangun Bitcoin Reserve, hal ini bisa mengubah dinamika keuangan global di masa depan.

    Baca juga: Rusia Lawan Dolar AS, Bitcoin Jadi Senjata Baru

    Bitcoin Naik Tajam ke $106.000

    Tak lama setelah rencana Trump diumumkan, harga Bitcoin melonjak drastis.

    Grafik Harga Bitcoin Hari Ini 16 Desember 2024
    Grafik Harga Bitcoin Hari Ini 16 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto

    Dari grafik ini, terlihat lonjakan tajam harga Bitcoin pada jam 09:00 pagi, di mana harga Bitcoin sempat menyentuh angka tertinggi $106.648.

    Namun, setelah koreksi singkat, harga saat ini berada di sekitar $104.576.

    Analisis harga Bitcoin hari ini yaitu :

    • Tampak tren naik signifikan setelah periode konsolidasi sebelumnya.
    • Lonjakan volume perdagangan tampak jelas, menunjukkan bahwa para investor merespons positif pengumuman terkait Trump Bitcoin Reserve.
    • Jika sentimen ini berlanjut, Bitcoin bisa bergerak lebih tinggi lagi dalam beberapa hari ke depan.

    Apa Selanjutnya?

    Rencana Trump menciptakan Bitcoin Reserve membuat banyak pihak optimis dan skeptis sekaligus.

    Bagi pendukung, Bitcoin adalah aset anti-inflasi yang sempurna karena jumlahnya terbatas. Namun, kritik muncul karena risiko volatilitas harga yang tinggi.

    Bagaimanapun juga, rencana Trump Bitcoin Reserve telah memberikan dampak nyata di pasar kripto hari ini.

    Dengan harga Bitcoin yang menembus level psikologis $106.000, dunia kini menanti langkah lanjutan dari AS dan dampaknya bagi ekonomi global.


    Ikuti terus berita terbaru seputar Bitcoin dari Tokonews. Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    Sebagai contoh untuk menyicil Bitcoin kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Akumulasi, Bitcoin Tertahan Sekitar $100.000

    Harga Bitcoin stagnan di sekitar $100.000 dengan akumulasi oleh whale yang bertujuan menjaga potensi target $110.000. Analisa harga Bitcoin hari ini menunjukkan pergerakan yang terbatas namun ada peluang kenaikan dalam waktu dekat.

    Harga BTC Stagnan di Sekitar $100.000

    Bitcoin masih belum mampu menembus level resistensi di $100.000 secara signifikan. Pergerakan yang stagnan ini menunjukkan momentum pasar yang melemah.

    • Dalam grafik, BTC terlihat gagal bertahan di atas $102.540 sebelum kembali turun ke $99.624.
    • Volume perdagangan harian sebesar 28.498 BTC menunjukkan aktivitas yang lebih rendah dibandingkan periode bullish sebelumnya.

    Pergerakan BTC Terbatas, Ada Peluang Naik ke $110.000

    Meskipun stagnan, BTC tetap memiliki potensi untuk kembali menguat dengan target $110.000 jika momentum pasar berubah.

    • Kenaikan ke level ini akan membutuhkan dorongan besar dari volume perdagangan dan minat beli.
    • Analisis teknikal menunjukkan bahwa level support kuat berada di $99.200, sementara resistensi utama berada di $105.000.

    Whale Tambah Kepemilikan BTC Secara Bertahap

    Whale terus menambah kepemilikan Bitcoin, namun akumulasi dilakukan dengan strategi yang tidak agresif.

    • Data on-chain dari Glassnode menunjukkan adanya kenaikan wallet besar yang membeli BTC pada level $99.000-$100.000 sebesar 10,581%.
    • Whale tampaknya berusaha menjaga momentum pasar sambil menunggu katalis positif untuk mendorong harga lebih tinggi.

    Analisa harga Bitcoin hari ini menunjukkan peluang yang menarik untuk BTC, terutama jika whale terus meningkatkan akumulasi dan sentimen pasar membaik.

    Namun, investor perlu waspada terhadap volatilitas jangka pendek dan konsolidasi harga di sekitar level psikologis $100.000.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Kembali ke Level $101k, Apa Pendorongnya?

    Prediksi Bitcoin hari ini (12/12) menunjukkan peningkatan harga hingga $101k, dipicu oleh data inflasi AS yang memperkuat sentimen pasar kripto.

    Grafik Pergerakan Harga Bitcoin 12 Desember 2024
    Grafik Pergerakan Harga Bitcoin 12 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto.com.

    Pasar Kripto Mencapai Zona Hijau

    • Pasar kripto menunjukkan penguatan signifikan setelah periode konsolidasi sebelumnya.
    • Grafik harga Bitcoin hari ini memperlihatkan tren bullish dengan harga tertinggi mencapai $101,888. Ini menunjukkan minat beli yang meningkat di pasar.

    Data Inflasi Mendorong Optimisme

    Laporan CPI (Indeks Harga Konsumen) bulan November mencatat peningkatan inflasi di Amerika Serikat, yang memengaruhi pasar finansial.

    Prediksi Bitcoin hari ini menunjukkan bahwa inflasi tinggi sering kali memperkuat Bitcoin sebagai aset lindung nilai, mendorong investor untuk membeli.

    Data terbaru dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa CPI AS naik tipis menjadi 2,7% pada bulan November, menandai peningkatan dari 2,6% pada bulan sebelumnya. Namun, angka tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar. Inflasi utama, secara bulanan, mencapai 0,3% setelah 0,2% yang tercatat pada bulan Oktober.

    Di sisi lain, Indeks Harga Konsumen Inti untuk bulan November, yang tidak termasuk harga pangan dan energi, berada pada angka 3,3%. Angka tersebut tetap tidak berubah dari angka bulan Oktober dan juga sejalan dengan ekspektasi pasar. Secara bulanan, angka CPI Inti juga tetap tidak berubah pada angka 0,3%.

    Khususnya, karena angka-angka tersebut sesuai dengan prakiraan pasar, para investor tampaknya tetap optimis. Hal ini juga memicu optimisme atas potensi pemangkasan suku bunga Fed pada pertemuan bank sentral mendatang minggu depan.

    Altcoin Ikut Menguat Seiring Kenaikan Bitcoin

    Bersamaan dengan kenaikan Bitcoin, beberapa altcoin utama juga mengalami lonjakan harga.

    Altcoin teratas yang memimpin reli tersebut meliputi XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA), yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 23%, 11%, dan 16%.

    Sektor lain juga merespons data inflasi dengan baik. Beberapa koin meme, termasuk Dogecoin (DOGE), Shiba Inu (SHIB), dogwifhat (WIF), BONK, dan FLOKI, mengalami kenaikan dua digit. 

    Demikian pula, sektor token kecerdasan buatan melonjak lebih dari 7%, dengan token AI teratas naik lebih dari 10%.

    Volume perdagangan Bitcoin hari ini mencapai lebih dari 35 ribu BTC, mengindikasikan aktivitas pasar yang intens, yang selanjutnya meningkatkan harga altcoin.

    Dengan analisis ini, prediksi Bitcoin hari ini tetap optimis, terutama jika data makroekonomi mendukung momentum bullish yang sedang berlangsung.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERArtikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dampak Penolakan Microsoft dan Fluktuasi Harga

    Hari ini (11/12), pasar Bitcoin dihebohkan dengan berita bahwa pemegang saham Microsoft menolak proposal investasi 1% dana perusahaan ke Bitcoin.

    Proposal ini diajukan oleh National Center for Public Policy Research (NCPPR) dan didukung oleh Michael Saylor, presiden MicroStrategy, yang dikenal sebagai pendukung besar Bitcoin.

    Namun, alasan utama penolakan ini adalah kekhawatiran akan volatilitas Bitcoin yang dinilai terlalu berisiko untuk stabilitas keuangan perusahaan sebesar Microsoft.

    Keputusan ini dianggap sebagai sentimen negatif bagi Bitcoin, terutama di kalangan investor institusional yang melihat adopsi oleh perusahaan besar sebagai langkah penting dalam legitimasi Bitcoin.

    Analisa Grafik Bitcoin: Fluktuasi Harga dan Level Kritis Hari Ini

    grafik harga bitcoin hari ini 11 desember 2024
    Grafik harga Bitcoin hari ini 11 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto.com.

    Berdasarkan grafik BTC/USDT di atas, Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar 97,427.98 USDT, dengan volatilitas yang cukup tinggi dalam 24 jam terakhir. Harga terendah mencapai 94,256.54 USDT, sementara level tertinggi berada di 98,270 USDT.

    Level support yang kuat tampaknya berada di 94,000 USDT, sementara resistance signifikan ada di kisaran 98,000 – 98,500 USDT. Aktivitas perdagangan yang tinggi menunjukkan adanya tekanan jual dan beli yang signifikan, sejalan dengan berita besar hari ini.

    Untuk investor pemula, penting untuk memahami bahwa fluktuasi harga ini adalah hal yang umum di pasar crypto.

    Jika harga mampu menembus resistance, ini bisa menjadi sinyal bullish. Namun, jika turun di bawah support, tren bearish mungkin berlanjut.

    Bagaimana Investor Harus Bereaksi terhadap Berita dan Tren Pasar Ini?

    Dengan sentimen negatif dari penolakan Microsoft, penting untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil keputusan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

    1. Pantau Level Support dan Resistance: Perhatikan apakah harga Bitcoin tetap di atas level support atau mencoba menembus resistance. Ini akan memberikan gambaran tentang arah tren selanjutnya.
    2. Perhatikan Berita Lanjutan: Jika ada perusahaan besar lain yang memberikan komentar terkait Bitcoin, ini dapat memengaruhi sentimen pasar lebih lanjut.
    3. Fokus pada Jangka Panjang: Meski berita ini membawa sentimen negatif, fundamental Bitcoin sebagai aset digital dengan potensi besar tidak berubah. Jika Anda adalah investor jangka panjang, ini bisa menjadi peluang untuk akumulasi.

    Adakah Peluang di Balik Volatilitas Ini?

    Meskipun berita penolakan Microsoft memberikan tekanan pada harga Bitcoin, volatilitas pasar juga membuka peluang bagi para trader untuk memanfaatkan pergerakan harga.

    Bagi investor pemula, tetap fokus pada strategi investasi Anda dan jangan biarkan sentimen jangka pendek menggoyahkan keputusan jangka panjang Anda.

    Dengan memahami level-level penting di grafik dan mengikuti berita Bitcoin terbaru, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak di pasar crypto yang dinamis ini.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    Sebagai contoh untuk menyicil Bitcoin kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rusia Lawan Dolar AS, Bitcoin Jadi Senjata Baru

    Rusia sedang mengevaluasi kemungkinan untuk membuat cadangan Bitcoin strategis sebagai bagian dari upaya mengamankan stabilitas ekonominya.

    Menurut informasi berita setempat, usulan ini diajukan oleh Anton Tkachev, anggota parlemen dari partai “Rakyat Baru,” kepada Menteri Keuangan Anton Siluanov.

    Jika disetujui, Rusia akan menjadi salah satu negara pertama yang secara resmi menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan negara.

    Mengapa Bitcoin Dianggap Penting bagi Rusia?

    Bitcoin dipandang sebagai solusi atas ketergantungan pada cadangan mata uang tradisional seperti dolar AS, euro, dan yuan.

    Menurut Tkachev, cadangan tradisional rentan terhadap inflasi, volatilitas, dan sanksi internasional yang kerap menekan stabilitas ekonomi negara.

    Bitcoin, yang bersifat terdesentralisasi dan tidak bergantung pada satu negara, memberikan alternatif yang lebih tahan terhadap tekanan geopolitik.

    “Dalam situasi geopolitik yang semakin tidak stabil, Bitcoin dapat menjadi alat yang lebih aman untuk menyimpan nilai sekaligus mendukung perdagangan internasional,” ungkap Tkachev dalam surat resminya.

    Jika diterapkan, langkah ini berpotensi mendorong adopsi lebih luas atas Bitcoin, yang dapat meningkatkan permintaan global dan mendorong harga naik lebih tinggi.

    Keterbatasan Sistem Pembayaran Tradisional

    Rusia mengalami kesulitan dalam mengakses sistem pembayaran internasional tradisional akibat sanksi yang diberlakukan oleh negara-negara Barat.

    Hal ini mendorong pemerintah Rusia untuk mencari alternatif, termasuk penggunaan mata uang kripto.

    Bank Sentral Rusia saat ini sedang bersiap untuk melakukan eksperimen pembayaran lintas batas menggunakan kripto, yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang.

    “Kripto bukan hanya instrumen investasi, tetapi juga alat perdagangan internasional yang memungkinkan negara mengatasi keterbatasan sistem pembayaran tradisional,” tambah Tkachev.

    Keberhasilan eksperimen ini dapat membuka jalan bagi adopsi kripto yang lebih luas di sektor perdagangan global, yang berpotensi meningkatkan likuiditas industri kripto.

    Bitcoin sebagai Aset Investasi dengan Pengembalian Tinggi

    Bitcoin tidak hanya menjadi alternatif cadangan devisa, tetapi juga dianggap sebagai aset investasi yang sangat menguntungkan.

    Pada Desember 2024, nilai Bitcoin telah mencapai $100 ribu, menjadikannya salah satu aset dengan pengembalian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

    Menurut dokumen yang diajukan, ini menunjukkan potensi Bitcoin untuk menyimpan nilai sekaligus menghasilkan keuntungan.

    Langkah Rusia untuk menambah cadangan Bitcoin dapat memberikan sinyal positif bagi investor, meningkatkan kepercayaan pada Bitcoin, dan mendorong adopsi institusional yang lebih luas.

    Dampak Potensial pada Harga Bitcoin dan Industri Kripto

    Jika Rusia benar-benar mengimplementasikan cadangan Bitcoin strategis, dampaknya bisa sangat signifikan.

    Permintaan global untuk Bitcoin kemungkinan akan meningkat, yang berpotensi mendorong harga Bitcoin melampaui rekor sebelumnya.

    Selain itu, langkah ini dapat memicu tren di kalangan negara lain untuk mengikuti langkah serupa, sehingga memperluas adopsi kripto secara global.

    Di sisi industri kripto, keputusan ini dapat membuka peluang lebih besar bagi inovasi teknologi blockchain dan mendorong regulasi yang lebih jelas di berbagai negara.

    Pada akhirnya, hal ini dapat memperkuat posisi Bitcoin dan mata uang kripto lainnya sebagai bagian integral dari sistem keuangan global.


    Ikuti terus berita terbaru seputar Bitcoin dari Tokonews. Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    Sebagai contoh untuk menyicil Bitcoin kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com