Tag: cardano

  • Charles Hoskinson Memberi Bocoran Mengenai Proyek Cardano di November

    Dalam salah satu tweet terbaru, Charles Hoskinson, pendiri Cardano, mengisyaratkan tentang sesuatu yang akan datang pada bulan November. Tweet ini menyebutkan sesuatu yang istimewa yang akan datang bulan depan. Namun, dia tidak memberikan info detailnya. Tweet itu juga memiliki GIF animasi yang berbunyi, “Kabar Baik Semua Orang.”

    Cardano juga mendapat dukungan dari Youtuber Ben Armstrong baru-baru ini. YouTuber ini menimbulkan beberapa kontroversi dengan berspekulasi bahwa Cardano akan melampaui Ethereum. Tetapi dia mencatat bahwa mungkin perlu beberapa waktu paling tidak enam tahun untuk mewujudkannya.

    Baca Juga: Cardano Vasil Hard Fork Sudah Dimulai, Pump atau Dump?

    Cardano Is Undervalued?

    Menurut sebuah studi baru-baru ini oleh Santiment, data mengungkapkan bahwa Cardano diremehkan. Nilai tersebut relatif lebih rendah dibandingkan valuasinya sejak 2019. Z-Score MVRV yang mencapai -1,35 merupakan yang terendah dalam 45 bulan terakhir.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Altcoin Seasons?, Yuk Kenalan Dengan Istilah Trading Ini

    Kini, dunia aset kripto telah diramaikan oleh banyaknya aset yang menarik dan tentunya potensial, tidak kalah dengan pamor Bitcoin. Banyak investor dan trader yang ikut mencoba peruntungan di berbagai aset kripto tersebut dan membuat dominasinya meluas. Ternyata, tren ini dikenal dengan sebutan altcoin season. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, baca artikel ini sampai selesai!

    Altcoin Season dan Penyebab Terjadinya

    Sebelum membahas mengenai altcoin season, yuk, kenali apa itu altcoin terlebih dahulu. 

    Apa itu Altcoin?

    Altcoin, kependekan dari alternative coin, merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan aset kripto yang diterbitkan dan diperjualbelikan setelah Bitcoin. Seperti namanya, altcoin ini hadir dengan tujuan memberikan alternatif bagi para pegiat aset kripto dalam berinvestasi.

    Apa itu Altcoin Season?

    Jadi, altcoin season atau alt season berarti suatu musim di mana beberapa altcoin teratas memiliki kinerja dan potensi yang sangat baik, bahkan harganya melampaui harga Bitcoin dan US Dollar. Periode alt season ini biasanya dihitung selama 90 hari. 

    Kapan Alt Season Terjadi?

    Alt season pertama kali terjadi pada tahun 2017, di mana Bitcoin sedang dalam perjalanan menuju kejayaannya dan mulai banyak altcoin yang diluncurkan di blockchain Ethereum dengan memanfaatkan smart contract. 

    Hal ini menarik perhatian banyak investor sehingga bermigrasi dan mencari peruntungan di altcoin. Dikutip dari Mail & Guardian, tidak menutup kemungkinan bahwa alt season akan terjadi di penghujung tahun 2021, dengan kenaikan ETH yang signifikan saat ini sebagai katalisnya.

    Apa indikator Alt Season sedang terjadi?

    Jika 75% dari 50 aset kripto teratas pada market cap memiliki kinerja lebih baik dari Bitcoin dalam 90 hari terakhir, maka dapat dikatakan bahwa sedang terjadi alt season. Namun, terdapat beberapa aset kripto yang tidak termasuk dalam 50 aset kripto teratas yaitu Stablecoin, misalnya Tether dan DAI, juga Asset Backed Tokens seperti wBTC, stETH, hingga cLINK.

    Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai apakah saat ini sedang terjadi alt season atau tidak, Anda bisa melihat Altcoin Season Index di situs Blockchain Center.

    Apa Penyebab Altcoin Season?

    Peristiwa ini tidak semerta-merta terjadi begitu saja lho, walaupun memang tidak memiliki penyebab yang pasti. Namun, ada tiga hal yang mendorong terjadinya alt season, nih

    Pertama, maraknya migrasi investor ke altcoin yang disebabkan oleh bull-run pada pasar Bitcoin. Di mana para investor yang mengantongi keuntungan dari Bitcoin akan membelanjakan keuntungan tersebut di pasar altcoin. 

    Kedua, mulai ramai pembaharuan teknologi yang dilakukan oleh proyek kripto termasuk altcoin, salah satu contohnya adalah penggunaan mekanisme Proof of Stake (PoS). 

    Ketiga, pengaruh dari para influencer aset kripto. Sebagai contoh, tweet Elon Musk pada awal 2021 mengenai Dogecoin berhasil membuat harganya meroket.

    tweet dogecoin elon musk 1

    Salah satu cuitan Elon Musk pada April 2021 yang berhasil mendongkrak harga Dogecoin sehari setelahnya

    Selayaknya siklus musim yang berganti dari musim panas menjadi musim dingin, peristiwa ini juga terjadi di dunia kripto, lho. Di mana selain terdapat altcoin season, juga terdapat musim lainnya yang disebut dengan crypto winter. Namun, apa saja perbedaan di antara keduanya? 

    Perbedaan antara Altcoin Season dan Crypto Winter

    1. Berdasarkan pengertian atau definisi

    Sebenarnya, secara terminologi keduanya memiliki arti yang berbeda. Alt season mendefinisikan sejumlah altcoin yang kinerja dan harganya lebih unggul dari pasar Bitcoin. Sementara itu, crypto winter mengacu pada pasar kripto yang mulai dingin dan hilang peminat, bahkan pergerakan harga pun tidak menolong. 

    2. Berdasarkan kondisi pasar

    Berkat definisi tersebut, lahirlah perbedaan selanjutnya, yaitu kondisi pasar. Jika alt season menunjukkan pasar aset kripto yang menghijau terutama yang terjadi pada altcoin, maka crypto winter menunjukkan pasar aset kripto yang lesu khususnya Bitcoin, ditandai dengan penurunan harga sebesar 80 sampai 90 persen dari all-time high.

    3. Berdasarkan periode berlangsungnya

    Perbedaan lainnya adalah periode berlangsungnya. Seperti yang sudah disinggung di atas, alt season umumnya berlangsung selama 90 hari saja. Sementara itu, crypto winter bisa terjadi dan bertahan selama 2 hingga 3 tahun lamanya. Saat pasar sudah kembali diminati dan perdagangan meningkat, maka sebutannya berubah menjadi crypto spring.

    4. Berdasarkan waktu terjadinya

    Selain itu, perbedaan selanjutnya adalah waktu terjadinya. Jika alt season terakhir kali terjadi pada 2017 hingga awal 2018, maka crypto winter terjadi sepanjang tahun 2018 dan yang paling baru adalah 2021. Sebagaimana yang telah disebutkan, crypto winter lekat dengan kondisi pasar Bitcoin, sehingga ditandai dengan anjloknya harga Bitcoin dalam waktu yang lama.

    Sebenarnya, alt season masih berhubungan dengan crypto winter, terutama yang melibatkan Bitcoin atau Bitcoin winter. Dikarenakan saat alt season terjadi, otomatis harga Bitcoin akan melemah dan berpotensi menyebabkan Bitcoin winter. Akan tetapi, hal ini tentunya tidak selalu terjadi saat harga Bitcoin melemah, ya, karena bisa saja hanya menandakan bearish market. Bitcoin winter hanya terjadi saat harganya jatuh dalam waktu lama dan terlihat sulit untuk bangkit lagi.

    5 Altcoin Terpopuler Sepanjang Tahun 2021

    Setelah membahas altcoin season dan perbedaannya dengan crypto winter, berikut ini sudah kami rangkum 5 altcoin terpopuler sepanjang tahun 2021 yang bisa Anda jadikan referensi:

    1. Ethereum (ETH)

    Sebagaimana yang telah kita semua tahu, bahwa Ethereum (ETH) menjadi salah satu altcoin yang populer di tahun 2021. Bagaimana tidak, sepanjang tahun 2021, ETH terus melakukan pengembangan yang membuat harganya juga ikut meningkat dan bertahan di peringkat 2 market cap. ETH mencatat all-time high terbarunya pada 9 November 2021 lalu di angka 4,837.59 USD. 

    2. Cardano (ADA)

    Selain ETH, altcoin yang tak kalah melejit adalah Cardano (ADA). Sejak awal kemunculannya di 2017, mekanisme Proof of Stake (PoS) ADA berhasil menarik banyak investor untuk membelinya. Meskipun sempat mengalami pasang surut, ADA berhasil meraih all-time high di angka 3.10 USD pada September lalu dan kini menduduki peringkat 4 sebagai aset kripto terbesar yang ada di market cap.

    3. Solana (SOL)

    Menyusul ADA, di peringkat 6 market cap terdapat altcoin Solana (SOL) yang juga populer sepanjang tahun 2021. SOL memang telah mengalami kenaikan harga di awal tahun, tetapi di pertengahan tahun harganya signifikan meningkat. Hal ini disebabkan adanya inovasi yang dilakukan para developer SOL, membuat SOL banyak diminati. Pada 6 November 2021, SOL mencetak rekor harga tertingginya sebesar 260.06 USD.

    4. Polkadot (DOT)

    Altcoin yang satu ini cenderung lesu di awal 2021. Namun, kini Polkadot (DOT) berhasil menduduki peringkat 8 di market cap. Salah satu penyebabnya adalah peluncuran parachain pada blockchain Polkadot, yang memungkinkan blockchain untuk meng-handle satu juta transaksi per detik dan menjadi lebih terukur dalam koneksi antar blockchain. DOT meraih all-time high sebesar 55 USD pada 4 November 2021 lalu.

    5. Dogecoin (DOGE)

    Dogecoin (DOGE) juga berhasil menjadi altcoin yang paling populer dan menarik perhatian. Altcoin yang juga dianggap sebagai memecoin ini bertengger di peringkat 9 pada market cap. Puncak popularitas DOGE terjadi pada Mei 2021, dengan mencetak all-time high senilai 0.7376 USD. Hal ini dapat terjadi salah satunya berkat cuitan Elon Musk mengenai koin yang berlogo hewan anjing ini. Meski sempat koreksi, DOGE masih menjadi altcoin pilihan di 2021.

    Baca Juga: Harga Dogecoin Melejit, Elon Musk Pemicu Naiknya Dogecoin?

    Sambil menunggu altcoin season yang diprediksi akan terjadi di akhir tahun 2021, Anda bisa mencoba membeli sederet altcoin terpopuler tersebut di Tokocrypto, lho. Yuk, langsung daftarkan diri dan selesaikan KYC Anda di www.tokocrypto.com sekarang!  Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung juga dengan Group Telegram Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solusi dari Platform DeFi di Cardano

    Empowa, platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang didukung oleh Cardano (ADA), yang berusaha meredakan krisis keterjangkauan perumahan di Afrika.

    Dalam menghadapi tingkat pinjaman perumahan yang sangat tinggi yang menghambat pasar perumahan Afrika, Coinbase, bursa kripto terkemuka, telah menekankan bagaimana teknologi blockchain berpotensi untuk merevolusi situasi tersebut.

    Coinbase telah memuji upaya inovatif dari Empowa, sebuah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang berjalan di atas jaringan Cardano (ADA), yang berambisi untuk menyelesaikan krisis keterjangkauan perumahan di Afrika.

    Empowa berkomitmen pada misi ambisius: memfasilitasi 1 juta keluarga Afrika menjadi pemilik rumah pintar berkelanjutan hingga tahun 2030. Mereka bertekad untuk mengubah pasar real estat yang saat ini dipenuhi dengan tingkat pinjaman perumahan yang tinggi. Sebagai contoh, di Zimbabwe, tingkat pinjaman perumahan hampir mencapai 45%, menurut data dari Empowa. Biaya finansial yang tinggi ini telah memperparah siklus perumahan yang tidak terjangkau di seluruh benua.

    Bantu Negara Berkembang

    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.
    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.

    Baca juga: Ripple (XRP) Diprediksi Bersiap untuk Kenaikan Harga, Ini Alasannya

    Dalam whitepaper mereka, tim Empowa menekankan betapa seriusnya masalah ini, mencatat bahwa investasi rendah, suku bunga tinggi, dan durasi pinjaman pendek (jika pinjaman tersedia) telah mengakibatkan biaya modal yang tinggi. Laporan Tahunan Pusat Perumahan Terjangkau (CAHF) 2020 mencatat bahwa tingkat pinjaman perumahan di Zambia adalah 32%, sementara sekitar 25% di Guinea, Nigeria, dan Zimbabwe.

    Pada 12 Mei 2023, Coinbase berbagi di Twitter tentang situasi pinjaman perumahan yang sangat tinggi di Mozambik, di mana tingkatnya telah mencapai 22%. Meski memiliki penghasilan yang memadai, banyak penduduk pesisir tidak bisa mendapatkan pinjaman perumahan karena pendapatan mereka bersifat informal, bukan gaji tetap. Akibatnya, banyak yang terpaksa tinggal di tempat tinggal sementara yang seringkali rentan terhadap angin topan.

    Tingkatkan Penghasilan

    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.
    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.

    Baca juga: Pasar Kripto Melonjak Tipis, Tanda Mulai Bangkit?

    Empowa, bekerja sama dengan Casa Real, menggunakan NFT dan teknologi blockchain untuk mereformasi sistem pinjaman perumahan yang ketinggalan zaman ini, membuat perumahan lebih terjangkau bagi penduduk Mozambik. Melalui model pendanaan terdesentralisasi dan teknologi NFT, individu dapat membeli rumah tanpa perlu mengajukan pinjaman perumahan tradisional. Harga rumah tahan siklon di lokasi ini dimulai dari US$ 10.000, menjadikannya terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah dan menengah.

    Coinbase memilih untuk menyoroti masalah ini mungkin karena beberapa alasan. Pertama, untuk meningkatkan kesadaran tentang tantangan yang dihadapi oleh penduduk Afrika dalam mendapatkan perumahan terjangkau. Kedua, sebagai bursa kripto terkemuka, Coinbase menunjukkan potensi teknologi blockchain dan kripto dalam menyelesaikan masalah dunia nyata.

    Ketiga, langkah ini mungkin menunjukkan minat Coinbase dalam menjelajahi peluang ekspansi pasar di wilayah seperti Mozambik. Terakhir, komitmen Coinbase terhadap tanggung jawab sosial perusahaan terbukti saat menggunakan pengaruhnya untuk menjelaskan masalah sosial dan mempromosikan solusi inovatif.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Banyak Holder Cardano (ADA) Jadi Investor Jangka Panjang, Sinyal Apa?

    Komposisi pemegang atau holder Cardano (ADA) telah mengalami perubahan signifikan, dengan mayoritas investor memegang asetnya selama lebih dari setahun. Pergeseran menuju holding jangka panjang ini menunjukkan peningkatan kepercayaan pada proyek dan potensi pertumbuhannya di masa depan.

    Tren seperti itu dapat berdampak positif pada kinerja pasar Cardano, karena ini menunjukkan komitmen investor terhadap ekosistem . Holder jangka panjang dapat bermanfaat untuk aset kripto seperti Cardano, karena memberikan stabilitas pasar dan mengurangi fluktuasi harga yang disebabkan oleh perdagangan jangka pendek.

    Dengan lebih banyak investor yang memegang token ADA untuk waktu yang lama, pasokan yang beredar berkurang secara efektif. Hal ini dapat menciptakan keseimbangan penawaran-permintaan yang menguntungkan dan berpotensi menghasilkan nilai token yang lebih tinggi.

    Potensi Masa Depan

    Cardano (ADA) Token Summary. Sumber: TradingView.
    Cardano (ADA) Token Summary. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Pasar Kripto Potensi Bullish, Awas Masih Ada Tekanan Makroekonomi

    Selain itu di sisi lain, holding jangka panjang juga dapat dilihat sebagai mosi percaya pada pengembangan proyek dan potensi masa depannya. Karena Cardano terus meluncurkan pembaruan dan memperluas ekosistemnya, pemegang jangka panjang cenderung tetap berkomitmen pada proyek dan mendukung pertumbuhannya.

    Dikutip U.Today, Loyalitas ini pada gilirannya, dapat menarik investor baru dan berkontribusi pada kesuksesan proyek secara keseluruhan. Saat ini, kinerja harga Cardano mencerminkan tren ini, dengan perdagangan ADA di level harga US$ 0,38 dan terus bergerak dalam saluran harga naik. Pergerakan ke atas token dalam saluran ini menunjukkan sentimen pasar yang positif terhadap Cardano dan perkembangannya yang sedang berlangsung.

    Tindakan harga ini, ditambah dengan bertambahnya jumlah pemegang saham jangka panjang, dapat berkontribusi pada kenaikan lebih lanjut ADA di masa mendatang.

    Dorong Harga ADA?

    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: XRP Jadi Pemenang Altcoin dalam Lonjakan Pasar Kripto Akhir Maret

    Perubahan komposisi pemegang Cardano, dengan mayoritas sekarang memegang investasi mereka selama lebih dari satu tahun, dapat berdampak positif pada kinerja pasar proyek tersebut. Kepemilikan jangka panjang memberikan stabilitas pada pasar, mengurangi fluktuasi harga dan menandakan kepercayaan investor terhadap perkembangan dan potensi masa depan Cardano.

    Harga ADA saat ini sedang mencoba melakukan breakout lainnya. Upaya ini juga didukung oleh RSI (Relative Strength Index), yang pecah dari garis tren divergensi bearish sebelumnya dan saat ini berada di atas 50.

    Jika penembusan terjadi, ADA dapat mencapai level resistensi berikutnya dengan harga rata-rata US$ 0,560. Namun, jika terjadi penolakan lagi, harga ADA bisa turun menjadi US$ 0,325.

    Kesimpulannya, prediksi harga ADA untuk bulan April belum dapat ditentukan. Apakah harga menembus atau turun dari pola saluran paralel naik kemungkinan akan menentukan arah tren di masa depan. Breakdown dapat menyebabkan penurunan menjadi US$ 0,277, sementara breakout dapat menyebabkan kenaikan menjadi US$ 0,560.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Cardano (ADA) Perlu Melewati Tes Ini untuk Memicu Reli Bullish

    Aset kripto Cardano (ADA) terus mengalami peningkatan harga selama beberapa hari terakhir dipicu sentimen pasar yang positif. Namun menurut banyak analisa, ADA harus melewati beberapa rintangan untuk terus memicu reli bullish ke depannya.

    Dikutip U.Today, selama empat minggu setelah harga Cardano (ADA), memperbarui titik terendahnya di tahun 2023, nilainya naik lebih dari 20% hingga mencapai US$ 0,4 per token. Namun, sekali lagi, penembusan level resistensi penting tidak terjadi, dan harga ADA terus berada di bawah tekanan penjual di perbatasan.

    Untuk memahami seberapa berat zona ini saat ini dan apa arti keluarnya US$ 0,4 bagi ADA, mari beralih ke data dari IntoTheBlock .

    Kedalaman pasar Cardano (ADA)

    Grafik harga harian ADA/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian ADA/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Microsoft Hadirkan Layanan Blockchain Gandeng Ankr, Kripto ANKR Naik?

    Menurut The Portal, yang menganalisis kedalaman order book ADA di semua bursa kripto terpusat utama serta on-chain, saat ini ada 1,3 miliar token ADA yang siap dijual dengan harga mulai dari US$ 0,397 hingga US$ 0,413. Antara US$ 0,43 dan US$ 0,51, kepadatan permintaan token Cardano hanya bertambah dan sekarang dapat diperkirakan mencapai 2,9 miliar ADA.

    Hal ini menciptakan “dinding penjualan,” yang penyerapannya memberikan harga ADA ruang untuk pertumbuhan. Volume beberapa miliar ADA terlihat menakutkan, tetapi ada juga ruang untuk kepositifan.

    Misalnya, jika kita mempercayai data analis on-chain Ali Martinez, baru-baru ini kemarin, volume sisi jual dalam kisaran US$ 0,4 hingga US$ 0,42 adalah 3,85 miliar ADA. Dengan kata lain, tekanan penjual di bagian order book ini telah berkurang.

    Perkirakan Penurunan Harga Cardano (ADA)

    Dilaporkan Cryptoglobe, komunitas kripto memperkirakan harga platform smart contract Cardano (ADA) akan turun selama bulan April, meskipun adopsinya terus meningkat dan whale mengumpulkan token asli jaringan.

    Menurut lebih dari 800 pengguna pada perkiraan harga kripto CoinMarketCap, rata-rata, responden memperkirakan bahwa ADA akan mengakhiri perdagangan bulan April di US$ 0,37 per token, turun sekitar 7% dari harga token saat ini sekitar US$ 0,3989.

    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Daftar Watchlist Kripto Altcoin untuk Bulan April 2023

    Komunitas kripto tampaknya menjadi lebih bearish seiring berjalannya waktu, memprediksi penurunan hampir 11% di bulan Mei, menjadi US$ 0,355. Penting untuk diperhatikan bahwa prediksi komunitas kripto mungkin tidak terwujud sama sekali.

    Menurut platform, akurasi historis komunitas sedikit di atas 59% dengan data terbaru menunjukkan sekitar 80% pada Januari dan Februari 2023 setelah 6,8% pada Desember. Pada bulan Maret, itu berada di 96,5%.

    Prospek negatif datang bahkan pada saat Cardano melihat lonjakan aktivitas pembelian dari investor besar, bahasa sehari-hari disebut sebagai whale. Pemegang token besar ini telah menambahkan total 150 juta token selama sebulan terakhir.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano Bakal Rilis Upgrade Hydra, Bisa Dorong Harga ADA?

    Cardano telah membuat kemajuan yang stabil untuk mencapai skalabilitas dan pemutakhiran untuk melakukan upgrade Hydra. Perilisan Hydra yang akan datang siap untuk membawa Cardano ke level berikutnya.

    Hydra adalah solusi layer-2 skalabilitas yang memungkinkan pengembang untuk menambahkan smart contract khusus di atas Cardano. Protokol tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecepatan transaksi melalui latensi rendah, throughput tinggi, dan meminimalkan biaya transaksi. Ini juga akan mengatasi keamanan jaringan dan kemampuan skalabilitas.

    Hydra terdiri dari keluarga protokol dan merupakan salah satu komponen kunci dari perjalanan penskalaan layer-2 Cardano di fase Basho. Hydra Head adalah yang pertama dalam rangkaian protokol ini dan memberikan landasan untuk membangun skalabilitas lebih lanjut.

    Upgrade Hydra

    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Analisis Market: Pasar Kripto Tertekan, tapi Bitcoin Potensi Bullish

    Pengembang Cardano mengadakan pertemuan bulanan, di mana mereka menguraikan kemajuan Hydra Head saat ini dan memamerkan demonya, yang sudah berjalan di mainnet. Dalam sesi tersebut, mereka juga memamerkan peningkatan protokol ke versi 0.9, yang menurutnya telah menerima beberapa perubahan, termasuk penurunan biaya dan peningkatan fitur UX untuk alat “Hydra for Payments.”

    Hydra for Payments adalah alat baru yang diharapkan dapat membuka kekuatan pembayaran mikro di ekosistem Cardano setelah Hydra ditayangkan. Pengembang utama Hydra, Sebastian Nagel mencatat bahwa tujuan mereka adalah membuat fitur pembayaran ini secepat mungkin, meningkatkan kecepatannya di atas Lightning Network dan protokol pembayaran lainnya.

    “Kami ingin memperluas alat yang bersifat umum dan aplikasi referensi yang akan menjadi mainnet dan siap produksi sesegera mungkin. Jadi bagi kami, ini akan menjadi saluran pembayaran seperti gaya dompet kilat, mengirim dan menerima tetapi dengan cepat, ” kata Nagel.

    Sentimen Positif ADA

    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Cardano. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Harga Ripple (XRP) Melonjak Saat Market Kripto Koreksi

    Sebelumnya, pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menyatakan Hydra bisa memfasilitasi hal lain seperti fast finishing, microtransactions, dan micro gorging.

    Meskipun tanggal peluncuran mainnetnya masih belum jelas, kemajuan pengembangan protokol Hydra telah memenuhi harapan yang tinggi, karena keberhasilannya sangat penting untuk pertumbuhan dan adopsi Cardano yang berkelanjutan.

    Selain itu, dengan solusi skalabilitasnya, termasuk yang dibawa oleh Vasil Upgrade, ADA, koin asli untuk jaringan Cardano berada di posisi yang baik untuk melonjak karena lebih banyak pengguna dan proyek di dalam jaringan.

    Saat berita ini dimuat, ADA yang saat ini aset kripto terbesar ketujuh berdasarkan kapitalisasi pasar diperdagangkan pada US$ 0,3772 setelah kenaikan 3,77% dalam tujuh hari terakhir. Khususnya, aset kripto telah pulih lebih dari 55% tahun ini sejak mencapai titik terendah US$ 0,25 pada bulan Desember.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Harga Cardano (ADA) Pasca Raih TVL Tertinggi Sepanjang Masa

    Aset kripto Cardano (ADA) dilaporkan telah mencapai angka Total Value Locked (TVL) tertinggi sepanjang masa sebesar 341 juta ADA. Hal ini menunjukan peningkatan adopsi platform blockchain Cardano yang meluas.

    ADA adalah token yang memperkuat blockchain kinerja tinggi Cardano yang mendukung kontrak pintar yang dipandang sebagai saingan blockchain Ethereum.

    Dikutip Cryptonews, ekosistem Cardano mendapat dorongan awal tahun ini setelah peluncuran stablecoin algoritmik Djed, yang telah membuka kemungkinan yield farming hasil baru di ekosistem Cardano DeFi. Pasokan Djed yang beredar sudah sekitar 2,1 juta, sedangkan protokol memiliki rasio cadangan 471%, menurut situs web proyek.

    Nilai TVL Cardano

    Terlepas dari kenaikan baru-baru ini dalam nilai TVL Cardano (ADA), penurunan signifikan dalam harga ADA/USD dalam beberapa minggu terakhir membuat TVL dalam denominasi USD pada blockchain Cardano tetap jauh di bawah level tertinggi awal tahun 2022.

    Cardano (ADA) dilaporkan telah mencapai angka Total Value Locked (TVL) tertinggi sepanjang masa sebesar 341 juta ADA. Sumber: DefiLlama.
    Cardano (ADA) dilaporkan telah mencapai angka Total Value Locked (TVL) tertinggi sepanjang masa sebesar 341 juta ADA. Sumber: DefiLlama.

    Baca juga: Penyebab Harga Bitcoin Turun dan Proyeksi Pasar Kripto Hari Ini

    TVL Cardano tertinggi yang pernah dilihat adalah lebih dari US$ 430 juta sekitar 12 bulan yang lalu. Saat itu, harga Cardano mendekati US$ 3 per token.

    Pada saat penulisan, ADA/USD berpindah tangan tepat di atas US$ 0,31, turun sekitar 90% dari tertinggi sepanjang masa, dan turun 25% sejak menemukan resistensi kuat di area US$ 0,42 pada awal Februari.

    Penurunan agresif ADA dalam beberapa minggu terakhir terjadi di tengah pelemahan pasar kripto yang lebih luas sebagai akibat dari penguatan dolar AS, imbal hasil AS, dan kelemahan ekuitas karena para investor memperkirakan prospek pengetatan kebijakan The Fed yang lebih hawkish untuk tahun ini.

    Kekhawatiran khusus kripto juga melanda pasar, seperti kejatuhan baru-baru ini dari Silvergate Capital, bank yang ramah kripto dan kegelisahan yang terus berlanjut tentang tindakan keras peraturan di AS.

    Proyeksi Cardano (ADA)

    Penurunan Cardano minggu ini berarti kripto tersebut telah jatuh di bawah semua rata-rata pergerakan utamanya. Selain itu, pasar kripto sekarang tampaknya berada dalam tren turun hingga Juni 2023.

    Grafik harga bulanan BTC/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga bulanan BTC/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Burn Rate Shiba Inu (SHIB) Naik 840%, Apa Dampak Terhadap Harganya?

    Kegagalan ADA/USD untuk menembus secara meyakinkan di atas 200-Day Moving Average bulan lalu adalah tanda lain bahwa tidak ada momentum yang cukup untuk perubahan positif yang signifikan dalam prospek harga jangka pendek.

    Secara teknis, prospek ADA tidak terlihat bagus dalam waktu dekat, dengan fallback di bawah US$ 0,30 terlihat sangat mungkin terjadi. Itu akan membuka pintu untuk penurunan kembali ke posisi terendah akhir 2022 di area US$ 0,24, penurunan 24% lebih lanjut dari level saat ini.

    Namun, mengingat Relative Strength Index (RSI) 14-day mendekati wilayah oversold, kemungkinan tidak akan menjadi garis lurus lebih rendah seperti yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Prospek jangka pendek Cardano terlihat lemah, dengan risiko kerugian jangka pendek lebih lanjut yang signifikan.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano Bakal Rilis Stablecoin yang Didukung USD di Tahun 2023

    Perkembangan jaringan blokchain Cardano terus dilakukan. EMURGO, salah satu entitas pendiri Cardano, mengumumkan akan meluncurkan stablecoin didukung fiat pada kuartal pertama tahun 2023.

    Stablecoin USDA ini akan sepenuhnya mematuhi peraturan dan dirancang untuk melindungi pemilik dari volatilitas bawaan pasar kripto. Dolar AS akan sepenuhnya mendukung stablecoin untuk memastikan stabilitas harga jangka panjang.

    Dilaporkan Beincrypto, EMURGO mengatakan memiliki kemitraan dengan perusahaan jasa keuangan teregulasi yang tidak disebutkan namanya di AS. Entitas itu yang akan bertindak sebagai kustodian untuk setoran tunai.

    Stablecoin USDA

    Baca juga: Bappebti Terbitkan Regulasi Baru Lindungi Investor Kripto di Indonesia

    USDA dicatat akan menjadi produk pertama yang datang dari suite barunya, Anzen. Suite ini akan berfokus pada menghubungkan layanan keuangan tradisional ke kripto.

    Melalui portal Anzen, pengguna dapat memberi token pada dolar AS mereka dan menggunakannya di jaringan blockchain Cardano. Rencana untuk Anzen termasuk pinjam meminjam, menjembatani antara dApps dan keuangan tradisional, dan kartu debit kripto.

    Stablecoin ini tidak hanya menawarkan stabilitas kepada investor yang melakukan transaksi keuangan di blockchain, tetapi juga memajukan ekosistem Cardano untuk mengatasi masalah yang kami posisikan secara unik untuk dipecahkan —perbankan yang tidak memiliki rekening bank,” kata Fintech Managing Director EMURGO, Vineeth Bhuvanagiri.

    Peluncuran USDA ditetapkan untuk Q1 tahun 2023, dan EMURGO berencana untuk mengaktifkan tokenisasi stablecoin lainnya, seperti USDT dan USDC, ke USDA. Juga, terungkap niat untuk mengaktifkan konversi dan pertukaran aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Stablecoin Djed

    Baca juga: Melihat Potensi Cuan Token Kripto saat Piala Dunia 2022

    Disamping USDA, Cardano bersama COTI juga akan meluncurkan stablecoin algoritmik, Djed di awal 2023. Stablecoin Djed akan menjadi stablecoin algoritmik dengan jaminan berlebihan yang didukung oleh cadangan Bitcoin.

    Menurut rilis, Djed akan ditayangkan di mainnet pada Januari 2023, sambil menunggu audit yang sukses dan serangkaian pengujian stres test yang ketat. Menurut pengembangnya, Djed akan dipatok ke Dolar AS, didukung oleh Cardano ($ADA), dan akan menggunakan $SHEN sebagai koin cadangannya.

    Ini akan menambah Cardano ke semakin banyak jaringan yang telah memperkenalkan stablecoin mereka sendiri dalam upaya untuk menyudutkan pasar di sektor industri aset kripto yang sedang berkembang ini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Stablecoin Berbasis Cardano Siap Rilis, Harga ADA Bakal Naik?

    Pengembang stablecoin Djed yang berbasis blockchain Cardano telah mengungkapkan waktu perilisannya yang diperkirakan terjadi pada pekan depan atau awal Februari. Hal ini kabarnya akan meningkatkan harga ADA, benarkah?

    Dalam posting blog, perusahaan pengembang Djed, COTI Network mengatakan bahwa stablecoin berbasis Cardano tersebut dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat. Menurut para pengembang, satu-satunya hal yang menghalangi peluncuran Djed adalah proses sinkronisasi rantai indeks, yang menurut mereka sudah setengah jalan.

    “Kami memulai proses sinkronisasi indeks rantai. Proses ini mungkin memerlukan waktu 14 hari, dan saat kami memulai sinkronisasi seminggu yang lalu, kami berharap dapat menyelesaikannya minggu depan dan siap untuk diluncurkan. Sampai saat ini, ini adalah satu-satunya kendala teknis yang menghambat peluncuran,” jelasnya.

    Babak Baru DeFi

    Baca juga: Token Kripto Aptos (APT) Capai Harga Tertinggi Sepanjang Masa

    Peluncuran Djed disertai dengan ekspektasi yang tinggi karena stablecoin belum ada di ekosistem Cardano sejauh ini. Stablecoin sangat penting untuk menerapkan strategi dengan biaya rendah, terutama di bidang keuangan terdesentralisasi (DeFi). Stablecoin ini diharapkan mendorong pertumbuhan dan kasus penggunaan baru di ruang DeFi yang sedang berkembang di ekosistem Cardano.

    Djed juga memasuki pasar kripto di mana stablecoin menjadi semakin penting dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, tidak kurang dari tiga stablecoin, Tether (USDT), USD Coin (USDC), dan Binance USD (BUSD), yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS dan didukung oleh berbagai bentuk cadangan uang fiat.

    Stablecoin berbasis Cardano, di sisi lain, dirancang untuk memastikan stabilitas harganya melalui cadangan di ADA. Awalnya, tim menyebutnya sebagai stablecoin algoritmik tetapi telah menghapus kata-kata itu – mungkin mengingat kenangan buruk tentang Terra Luna dan stablecoin algoritmiknya UST, yang didukung oleh BTC.

    COTI menyebut Djed sebagai stablecoin overcollateralized, yang cakupannya di ADA setidaknya empat kali lipat dari yang dikeluarkan Djed. Dengan ini, stablecoin Cardano menunjukkan kesamaan tertentu dengan ekosistem Tron (TRX), di mana stablecoin USDD yang overcollateralized berbasis.

    Harga ADA Naik?

    Ilustrasi aset kripto Cardano (ADA).

    Baca juga: 3 Prediksi Teratas Harga Bitcoin untuk Tahun 2023, Bakal Naik?

    Jika konsep Djed berhasil, stablecoin dapat meningkatkan ekosistem DeFi Cardano secara besar-besaran. Namun, Djed harus lulus uji lapangan terlebih dahulu. Selain potensi yang sangat besar, ada juga risiko kegagalan yang mirip dengan UST milik Terra. Ini dapat sangat merusak ekosistem Cardano dan harga ADA.

    Tapi jika Djed berhasil, itu bisa memberi dorongan besar bagi ADA. Melihat grafik 1 hari Cardano menunjukkan bahwa harga telah menembus tren turun delapan bulan dan berhasil menangani pengujian ulang pada pertengahan Januari.

    Target harga utama berikutnya adalah zona resistance di sekitar US$ 0,41, yang telah berfungsi sebagai support untuk waktu yang lama. Jika resistensi ini turun, US$ 0,75 akan menjadi target berikutnya sebelum US$ 1 dapat diraih.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Cardano Charles Hoskinson: ADA Capai Era Baru

    Setelah kegagalan Vasil Hard Fork yang mengalami beberapa kali penundaan, pendiri Cardano, Charles Hoskinson, akhirnya turun ‘gunung.’ Hoskinson meminta maaf atas pendekatannya terhadap klaim bahwa Cardano Testnet rusak, dan kini menganggap komunitas sangat penting bagi jaringan.

    Dalam beberapa tweet-nya yang di-post dari 20 Agustus, Hoskinson menggambarkan komunitas stake pool operation (SPO) sebagai tulang punggung Cardano sementara juga mengakui kekurangan dalam infrastruktur project kriptonya tersebut.

    Rangkaian tweet Hoskinson merupakan jawaban atas pernyataan sebelumnya di mana dia menanggapi kritik yang mengatakan ada bug di Vasil Hard Fork versi 1.35.2. Pada saat itu, Hoskinson berdebat dengan penggemar Cardano yang mengatakan bahwa IOHK, perusahaan induk Cardano, telah gagal membawa SPO dan memutar ulang testnet akan membuang-buang waktu.

    Ilustrasi Cardano (ADA).
    Ilustrasi Cardano (ADA).

    Baca juga: Chef Arnold Diprotes Netizen Twitter, Sebut Exit Liquidity NFT Karafuru?

    Cardano Berpotensi Ubah Kehidupan

    Dikutip U.Today, Hoskinson mengatakan bahwa Cardano tetap menjadi tujuan hidupnya yang terbesar. Dia mengeklaim tidak akan kemana-mana dan menggarisbawahi komitmennya terhadap proyek tersebut.

    Pria berkacamata itu percaya bahwa Cardano berpotensi mengubah kehidupan “miliaran” orang. Komentarnya muncul di tengah kontroversi seputar testnet Cardano.

    Banyak pengembang berpendapat bahwa kegagalan Vasil Hard Fork “sangat parah” rusak karena bug yang ditemukan di versi 1.35.2 dari node.js. Hoskinson baru-baru ini menyatakan bahwa Vasil tidak memiliki “masalah kualitas” saat menangani kontroversi testnet.

    Sekarang, masalah tersebut tampaknya telah teratasi, dengan mengklaim bahwa itu bekerja “lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya.”

    Ilustrasi Cardano dan Ethereum, mana yang lebih untuk smart contract?
    Ilustrasi Cardano dan Ethereum, mana yang lebih untuk smart contract?

    Baca juga: Industri Blockchain Positif Ciptakan Lapangan Pekerjaan di Indonesia

    Cardano Vasil Hard Fork Terjadi September?

    Hoskinson berpendapat bahwa masalah pengkodean yang ditemukan pada versi node itu telah dihapus dalam pembaruan 1.35.3, berbagi rasa frustrasinya bahwa pengujian lebih lanjut akan menyebabkan penundaan lebih lanjut dari hard fork. Artinya kemungkinan besar tidak terjadi pada bulan September mendatang.

    “Kami tentu saja sebagai komunitas dapat menunda peluncuran Vasil selama beberapa bulan untuk menguji ulang kode yang telah diuji belasan kali dan sudah berjalan. Apakah itu sepadan untuk semua pengembang DApp yang telah menunggu pembaruan ini selama hampir satu tahun sekarang?” ucap Hoskinson

    Implementasi hard fork atau pembaruan jaringan sebenarnya bisa menjadi sentimen positif bagi laju harga kripto. Nilai Cardano (ADA) dihargai US$ 0,45 pada hari Senin, setelah turun 18,5% selama seminggu terakhir.



    Sumber : news.tokocrypto.com