Tag Archives: cardano

Simak Penjelasan Lengkap Mengenai Cardano Coin!

Tidak bisa dipungkiri, investasi aset kripto tengah merajalela di kalangan masyarakat. Namun, mayoritas investor masih berotasi pada Bitcoin saja. Padahal, masih banyak aset kripto lain yang lebih murah tetapi tidak kalah menguntungkan, salah satunya adalah Cardano coin yang harganya sempat melambung pada Agustus 2021 lalu. Pahami penjelasannya lebih dalam  berikut ini!

Tingginya Animo Masyarakat Terhadap Dunia Cryptocurrency

Sejak pandemi berlangsung, situasi ekonomi yang mengalami ketidakjelasan membuat masyarakat mulai mencari “pegangan”, yang dalam hal ini adalah aset kripto. Masyarakat berbondong-bondong menyisihkan sebagian asetnya dan mempercayakannya pada investasi kripto. Dikutip dari Bank Indonesia pada KSK No. 37, puncak investasi kripto di Indonesia berada pada bulan Maret 2021 lalu, saat Bitcoin seharga Rp850 juta per keping.

Penyebab investasi aset kripto dipilih oleh masyarakat adalah sifatnya yang dianggap lebih stabil dan likuid. Selain itu, keamanan sistemnya juga lebih terjamin karena menggunakan teknologi blockchain yang membuat sistem sulit untuk dibobol. Dengan demikian, meskipun volatilitasnya sangat tinggi, aset kripto masih terus dijadikan pilihan investasi.

Akan tetapi, tingginya animo masyarakat terhadap cryptocurrency ini masih berputar di Bitcoin saja. Padahal, masih banyak altcoin yang tidak kalah membawa cuan dan tentunya lebih murah, lho. Salah satu contohnya adalah Cardano. Koin ini juga dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin berinvestasi selain Bitcoin, tetapi masih bingung untuk memilih aset mana yang sekiranya cocok.

Apa Itu Cardano Coin?

Cardano coin adalah cryptocurrency yang tergolong sebagai generasi ketiga dan menggunakan mekanisme mining Proof of Stake (PoS). Walaupun baru secara resmi diluncurkan pada tahun 2017, Cardano ternyata sudah diciptakan sejak tahun 2015. Cryptocurrency satu ini diciptakan oleh Charles Hoskinson, seorang ahli matematika yang juga terlibat dalam penemuan mekanisme Proof of Work (PoW) pada Ethereum

Nah, dikarenakan mekanisme PoW sangat rumit dan menantang, akhirnya ia memutuskan untuk mengembangkan Cardano yang bisa menawarkan solusi PoS yang lebih sederhana. Bersama dengan sekelompok profesional lainnya, ia juga melakukan review terhadap protokol blockchain ini sebelum akhirnya memutuskan dirilis. Hal ini membuat Cardano menjadi proyek kripto pertama yang bersifat peer-reviewed.

Selain dikenal sebagai sebuah proyek kripto, Cardano juga memiliki aset kripto berupa koin yang lebih dikenal dengan sebutan ADA. Pada awal peluncurannya di tahun 2017, market cap ADA bernilai 600 juta USD. Tak butuh waktu lama untuk market cap tersebut mencapai 10 miliar USD, tepatnya pada akhir tahun 2017. Hingga per bulan Agustus 2021, market cap ADA berhasil menembus 90 miliar USD, lebih dari 10 kali lipat dari market cap debutnya. 

Tren Harga dan Daya Tarik yang Dimiliki Cardano Coin (ADA)

Cardano coin (ADA) merupakan aset kripto yang dikeluarkan oleh blockchain Cardano. Aset kripto yang satu ini dianggap sebagai salah satu aset kripto terbesar dan terkemuka di pasar setelah Bitcoin dan Ethereum. Uniknya, ADA merupakan satu-satunya aset kripto generasi ketiga yang berhasil bersaing dengan generasi pertama dan kedua.

Seiring perkembangannya sejak tahun 2017, tentu harga ADA mengalami pasang surut layaknya aset kripto lainnya. Pada Januari 2018, harga ADA sempat mencatat all time high yaitu 1.31 USD, tetapi tak lama langsung kembali turun bahkan hingga menjadi 0.4 USD di akhir tahun 2018. Bahkan, sepanjang tahun 2019 ADA masih lesu hingga sempat menyentuh harga 0.1 USD per keping.

Masuk tahun 2021, ADA kembali bangkit dengan mencetak all time high terbarunya sebesar 1.49 USD per keping. Setelah meroket, ADA sempat koreksi sejenak hingga kembali melejit dengan mencapai harga 2.58 USD per keping pada Agustus 2021 lalu. Kemudian harga ADA kembali menurun, tetapi lebih stabil. Dilansir dari CoinDesk, ADA kini berada di harga 2.29 USD per keping pada 8 Oktober 2021.

Selain membahas tren harganya dari tahun ke tahun, Cardano atau ADA juga memiliki daya tarik khusus yang bisa membuat Anda ikut menginvestasikannya, lho. Salah satunya adalah pendiri Cardano, Charles Hoskinson, memperkirakan harga ADA akan terus meningkat karena akan terus dilakukan pengembangan terhadap proyek ADA seperti De-Fi, setelah bulan September lalu meluncurkan smart contract.

Selain itu, para pendiri juga menyatakan akan mendukung aktivitas token burning, sehingga harga ADA akan disesuaikan dengan penawaran dan permintaan di pasar. Pasalnya, para investor dan trader khawatir harga ADA akan anjlok karena melihat masih ada satu pertiga supply ADA yang belum beredar. Per Agustus 2021, sudah terdapat 31 miliar koin ADA yang beredar dari total supply 45 miliar koin.

Hal yang terpenting lainnya tentunya dengan melihat tren harga Bitcoin. Hampir seluruh harga altcoin yang tersedia di pasar akan bergerak mengikuti pergerakan Bitcoin. Saat ini, pasar Bitcoin sedang mengalami bullish. Jika sentimen pasar akan tetap bullish secara keseluruhan, maka berinvestasi ADA adalah hal yang tepat untuk dilakukan saat ini. Kelak saat bearish, Anda bisa mengantongi lebih banyak cuan berkat ADA yang diinvestasikan.

Jadi, apakah sekarang Anda tertarik untuk berinvestasi Cardano coin yang banyak memperoleh dukungan ini? Sebelum itu, pastikan Anda sudah punya strategi dan manajemen risiko yang baik, ya. Jangan lupa juga untuk pilih Digital Exchanger yang sudah resmi terdaftar di BAPPEBTI seperti Tokocrypto. Yuk, segera daftarkan diri Anda dan lengkapi KYC di aplikasi Tokocrypto!



Sumber : news.tokocrypto.com

TVL Aplikasi Berbasis Cardano (ADA) Ini Naik 8 Ribu Persen dalam 7 Hari

Wingriders, platform perdagangan desentralistik dengan teknologi pasar terotomasi dan cepat berbasis Cardano (ADA), mengalami peningkatan total aset dikelola (TVL) sebesar 8 ribu persen dalam kurun waktu tujuh hari.

Menurut data situs pelacakan aplikasi DeFi, DeFiLlama, Wingriders menerima deposit aset lebih dari US$41 juta yang dikunci dalam proyek tersebut. Kendati demikian, peningkatan tinggi yang dilacak oleh DeFiLlama tersebut belum tentu terkait dengan permintaan natural.

Lonjakan tajam itu disebabkan perilisan resmi Wingriders, dan aset senilai US$500 ribu yang berada di dalam platform itu sebelum listing diduga dimiliki oleh pengguna yang berpartisipasi dalam uji coba tertutup bursa desentralistik tersebut.

Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Marketplace NFT Rarible yang Populer

Menurut penyebaran TVL, jumlah proyek desentralistik pada Cardano telah mencapai 10. Hal ini menunjukkan pertumbuhan fundamental jaringan tersebut.

Sejumlah pakar menyatakan Cardano memiliki sekitar 20 proyek yang belum didaftarkan secara publik atau masih berada di tahap akhir pengembangan.

Selain platform perdagangan desentralistik, Cardano bersiap-siap merilis solusi stablecoin pertama yang ditenagai jaringan tersebut.

Sebelumnya, U.Today melaporkan fitur terbaru bagi pendukung Cardano setelah IOHK mengumumkan 10 pembaruan penting bagi ekosistem tersebut.

Pengumuman panjang itu mencakup kemitraan dengan platform yang diperkirakan akan menambah likuiditas dan staking bagi keuangan desentralistik.

Platform seperti MuesliSwap mengumumkan limit swap dan penerapan Djed, stablecoin berbasis Cardano.

Baca juga: Mimpi Harga Bitcoin Jadi US$100 Ribu, Ini Kata Pengamat

Terbaru, Proyek NFT Clay Nation telah meluncurkan kolaborasi resmi dengan rapper Snoop Dogg untuk penjualan tanah virtual dan konten musik di blockchain Cardano (ADA).

Metaverse Cardano, Pavia, memiliki 100 ribu NFT yang tersedia dan 60 ribu sudah dijual pada bulan Oktober dan November 2021.

Chicago Mercantile Exchange (CME) mengincar peluncuran perdagangan berjangka bagi aset kripto ADA selang beberapa hari setelah pengumuman perdagangan opsi Ether (ETH) dan Bitcoin (BTC) ukuran mikro lot.

Sayangnya, sejumlah pembaruan jaringan, penerapan teknologi baru dan pertumbuhan secara umum tampaknya tidak cukup untuk menarik investor.

ADA merupakan salah satu aset dengan performa terburuk di pasar kripto, dimana nilainya longsor 25 persen dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

ADA sudah kehilangan nilai 70 persen dari peningkatan nilai yang sempat terjadi antara 16 Maret dan 1 April. Kini, ADA diperdagangkan pada harga US$0,89. [ed]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

NFT Snoop Dogg Resmi Diterbitkan di Blockchain Cardano (ADA)

Proyek NFT Clay Nation telah meluncurkan kolaborasi resmi dengan rapper Snoop Dogg serta investor kripto Champ Medici. Proyek ini menghadirkan clay animation, penjualan tanah virtual dan konten musik di blockchain Cardano (ADA).

Saat kolaborasi tersebut diungkapkan, Snoop Dogg dan pendiri Cardano, Charles Hoskinson, bertemu dalam acara Twitter Space pada 5 April lalu untuk membahas ekosistem Cardano, musik dan NFT.

Kemitraan dengan Cardano bukanlah pengalaman pertama Snoop Dogg di bidang NFT. Ia telah mengambil sejumlah langkah memasuki kripto dan Metaverse dengan membangun Snoopverse di Sandbox.

Baca juga: Tokocrypto dan FEB UGM Kolaborasi Dirikan BlockSpace, Tempat Belajar Ekosistem Blockchain

Clay Nation adalah proyek dari Clay Mates, merupakan koleksi NFT 10 ribu avatar yang memakai animasi tiga dimensi mirip tanah liat. Sebuah algoritma mencampuradukkan sejumlah atribut untuk menghasilkan beragam NFT Clay Nation yang unik.

Koleksi NFT kolaborasi Snoop Dogg tersebut diluncurkan bersamaan dengan prestasi baru yang dicapai jaringan Cardano.

Menurut Morgan Schofield, kepala pertumbuhan ekosistem Cardano, jaringan tersebut telah menerbitkan lebih dari empat juta token dalam 50 ribu proyek minting NFT.

Pertumbuhan jumlah karya seni NFT yang diterbitkan terkait dengan perkembangan Cardano serta industri NFT yang sedang panas.

“Seiring kami memperbesar kapabilitas Cardano, perkembangan ini akan terus melaju. Kepemilikan kedaulatan digital semakin mudah dan aman,” tulis Schofield melalui akun Twitter.

Baca juga: Robinhood Akhirnya Perdagangkan Shiba Inu (SHIB), Ada Kripto Lain?

Pavia, proyek Metaverse pertama pada Cardano, belum lama ini melaporkan sudah ada 22 ribu lebih pemilik NFT lahan virtual pavia.io. Angka tersebut didapat berdasarkan jumlah dompet unik.

Pavia, yang resmi meluncur sebagai metaverse pada bulan Januari lalu, mengambil nama kota kelahiran Gerolamo Cardano pada tahun 1501.

Cardano mengalami pertumbuhan pesat jumlah proyek dan aktivitas on-chain. Hampir 900 proyek membangun di atas Cardano, dimana 3,6 persen terdiri dari marketplace NFT dan 47,9 persen terdiri dari koleksi NFT.

Metaverse mengambil porsi 3,3 persen dan gaming 4,2 persen. Sementara itu, sektor DeFi yang besar di blockchain lain seperti Ethereum dan Avalanche, hanya menduduki porsi 1,7 persen di Cardano.

U.Today melansir, saat ini harga ADA diperdagangkan pada nilai US$1,02 menurut data CoinMarketCap, dan menduduki peringkat kedelapan sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengintip Gaming & Metaverse di Ekosistem Kripto Cardano (ADA)

Gaming merupakan salah satu kategori aplikasi desentralistik yang sukses besar berkat sumbangan pengembang dan komunitas. Cardano menciptakan ekosistem gaming dengan kolektibel serta marketplace digital dan perangkat bagi pengembang game.

Pertama, Dracards yang merupakan permainan kartu berdasarkan dunia fantasi. Tujuan utama Dracard adalah membangun ekosistem ekonomi dan komunitas kolektor, pemain serta investor.

Token Dracards adalah FIRE dapat diperoleh melalui permainan atau di-staking untuk imbalan tambahan. Total suplai FIRE adalah 100 juta dengan 60 persen ditujukan bagi imbalan dalam ekosistem game tersebut.

Baca Juga: Begini Tips Menghindari Investasi Berkedok Skema Ponzi

Kedua, Drunken Dragon yaitu permainan pengelolaan tempat makan dengan kolektibel yang dapat diperjualbelikan. Setiap pemain dapat memperoleh kolektibel yang sama dengan yang dapat dibeli secara langsung.

Tujuan game ini adalah mentokenisasi pengalaman gaming untuk bersenang-senang dimana pemain dapat bekerjasama atau bersaing satu sama lain. Drunken Dragon tidak memiliki token seperti game blockchain pada umumnya.

Baca Juga: Dompet Kripto BitKeep V7.0 Hadir dengan Pasar NFT Baru dan Fitur Menarik Lainnya

Ketiga, Cardano Warriors terinspirasi pada era game RPG yang dibuat berdasarkan teknologi 8-bit dan 16-bit. Pemain berawal dengan karakter yang dilengkapi senjata, perisai dan atribut lain berdasarkan NFT yang dimilikinya.

Setiap NFT terkait dengan berbagai aset, termasuk karakter, pulau, senjata dan perlengkapan lain.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 16 Maret 2022: Pasar Kripto Belum Riuh Positif

Pekan ketiga Maret 2022 bisa menjadi momen yang krusial bagi market aset kripto. Pasalnya, pada Kamis (17/3) mendatang, The Fed kemungkinan besar akan mengumumkan keputusan kenaikan suku bunga acuan.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan saat ini posisi market kripto memang sedang perlahan tumbuh untuk lepas dari sentimen negatif akibat ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, namun kedepannya bisa dihantam kembali oleh keputusan kenaikan suku bunga acuan The Fed.

“Rencananya, The Fed akan mengerek suku bunga acuannya untuk pertama kalinya tahun ini pada rapat yang digelar Kamis (17/3) mendatang. Alhasil, market kripto masih labil, akibat aksi pelaku pasar yang masih wait and see. Namun, nampaknya pelaku pasar sudah keburu cemas dengan kenaikan yang bakal terlalu agresif,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Sikap wait and see itu tercermin di dalam rendahnya volume perdagangan aset kripto dalam sepekan terakhir. Data Coindesk menunjukkan volume trading BTC di berbagai platform exchange kemarin mencapai level terendahnya sejak 19 Februari.

Afid menduga sikap itu membuat investor buru-buru menjauh dari pasar kripto dan bergerak menuju aset yang lebih aman sebagai bentuk perlindungan. Aksi panic selling itulah yang diduga membuat pasar kripto bisa terjerumus ke situasi bear market dalam jangka waktu sementara.

Di sisi lain, sentimen positif yang sedikit bisa menggerakan market kripto adalah dampak dari cuitan Elon Musk yang mengaku punya Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin dalam portofolio aset kriptonya. Pria terkaya nomor dua di dunia itu, bahkan mengklaim tidak akan menjualnya, meski inflasi besar terjadi.

Selama belum ada sentimen yang besar mempengaruhi pasar, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Baca juga: Perbedaan Stablecoin dan Aset Kripto Lain, Lebih Untung?

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. THORChain (RUNE)

Ilustrasi analisis teknikal THORChain (RUNE).

Ilustrasi analisis teknikal THORChain (RUNE).

THORChain adalah sebuah protokol blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna dengan mudah menukar aset kripto mereka dari berbagai jaringan, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan token lainnya yang tidak berada di dalam jaringan yang sama, tanpa perlu pihak ketiga, seperti Coinbase atau Binance.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat token RUNE yang memberi kekuatan pada THORChain, dan digunakan sebagai mata uang dasar dalam jaringan pada pekan ini berpotensi bullish. Alasannya, THORChain telah mengumumkan tanggal peluncuran fitur barunya, seperti proyek DeFi bernama THORFi.

“Kenaikan harga RUNE kemungkinan dapat dikaitkan dengan berbagai pembaruan baru yang telah diluncurkan atau ditingkatkan oleh THORChain. Proyek DeFi, THORFi, THORSwap Finance, THORFSynths dan lainnya. Proyek tersebut membuat biaya swap dan gas fee lebih murah dan lebih cepat bagi pedagang. Ini sentimen positif,” kata Afid.

Peringkat RUNE di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #47, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.522.394.732. Pasokan yang beredar 330.688.061 koin RUNE dan maksimal pasokan 500.000.000 koin RUNE.

2. Elrond (EGLD)

Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).

Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).

Koin EGLD kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini, karena sentimen positif dari pemberitaan akuisisi yang dilakukan oleh Elrond. Menurut Afid, Elrond melakukan akuisisi Twispay, sebuah perusahaan pembayaran besar di Rumania dan telah mendapat persetujuan dari Bank Sentral Rumania.

“Akuisisi Twispay menjadi momen yang besar bagi Elrond. Selain persetujuan, Bank Sentral Rumania juga telah memberi Elrond lisensi untuk uang elektronik. Sesuai aturan Uni Eropa, lisensi tersebut memungkinkan Elrond untuk mengoperasikan layanan uang elektronik di seluruh Norwegia, Liechtenstein, Islandia, dan Uni Eropa,” kata Afid.

Akuisisi Twispay juga memberi Elrond keunggulan untuk memantapkan dirinya sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan industri aset kripto untuk menyediakan infrastruktur untuk solusi pembayaran yang lebih cepat dan lebih murah. 

Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things (IoT). 

Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #35, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.394.563.528. Pasokan yang beredar 21.651.693 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

3. Terra (LUNA)

Ilustrasi analisis teknikal Terra (LUNA).

Ilustrasi analisis teknikal Terra (LUNA).

Terra adalah sebuah blockchain yang dibangun dengan tujuan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi menggunakan aset kripto stablecoin, LUNA. 

Koin LUNA mendapatkan sentimen positif dari pemberitaan bahwa Luma menjadi aset paling dipertaruhkan di TVL (Total value locked) melampaui Ethereum. LUNA juga telah bangkit dan diperkirakan akan bull run, setelah melewati level support-nya.

“Koin LUNA telah menggeser Ethereum menjadi aset paling dipertaruhkan kedua, yang saat ini memiliki nilai TVl lebih dari $ 28 miliar. LUNA juga berhasil bangkit dari level support-nya di $ 85. Hal ini membuat LUNA bisa bangkit,” jelas Afid.

Peringkat LUNA di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar US$ 32.824.879.353. Pasokan yang beredar 370.534.585 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

4. Zcash (ZEC)

Ilustrasi analisis teknikal Zcash (ZEC).

Ilustrasi analisis teknikal Zcash (ZEC).

Zcash (ZEC) adalah salah satu aset kripto populer yang menggunakan sistem blockchain terdesentralisasi karena berfokus pada privasi. Zcash adalah koin pertama yang memberikan anonimitas asli di sistem blockchain publik. ZEC biasa disebut privasi koin.

Afid melihat ZEC berpeluang bullish, karena pengaruh sanksi ekonomi yang terjadi di Rusia. Amerika Serikat melarang impor energi Rusia, sejumlah jenis barang impor lainnya, dan serangkaian sanksi keuangan yang keras terhadap Rusia.

“Sanksi ekonomi terhadap Rusia membuat privasi koin, seperti ZEC menuai keuntungan. ZEC menjadi alternatif layanan keuangan dari sistem konvensional yang lebih ketat. Dalam sepekan terakhir, nilai ZEC melonjak 20%. Kapitalisasi pasar dari semua privasi koin naik 1,4% menjadi $10 miliar,” ungkap Afid. 

Peringkat ZEC di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #52, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.921.323.633. Pasokan yang beredar 13.954.250 koin ZEC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin ZEC.

5. Cardano (ADA)

Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

Ilustrasi analisis teknikal Cardano (ADA).

Cardano adalah blockchain generasi ke-3 setelah Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang menggunakan teknologi proof-of-stake (PoS). Platform smart contract seperti Ethereum atau Cardano memudahkan pembuatan token baru dan merupakan DApps (Decentralized Applications).

Cardano berpeluang bullish, karena sentimen positif dari pemberitaan ekosistem mereka telah memiliki lebih dari 500 proyek terdesentralisasi, mulai dari koleksi NFT, hingga protokol peminjaman DeFi dan dompet kripto. Selain itu, ADA telah mencapai ATH (all time high) total nilai terkunci atau TVL baru sebesar $ 186,9 juta.

“TVL (Total value locked) dari Cardano mencapai babak baru di $ 186,9 juta. Ini artinya memberi kepercayaan besar kepada investor untuk memasukan dananya ke ADA. Selain itu, ekosistem Cardano juga telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa selama dua tahun terakhir, itu yang membuatnya aman di posisi 10 aset digital teratas,” jelas Afid.

Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar US$ 27.030.230.727. Pasokan yang beredar 33.700.562.463 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pusat Ekonomi Digital Dunia, Lewat Aset Kripto

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. Anchor Protocol (ANC)

Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan ANC kemungkinan besar akan bearish, akibat dari sentimen penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token. ANC juga sudah overbought dan banyak investor telah take profit, sehingga akan membuat harganya terkoreksi.

“Reaksi penolakan terhadap proposal tersebut sebagian besar negatif di Twitter. Pengguna berspekulasi bahwa langkah tersebut akan memperumit kode, bahkan mungkin merusak platform. ANC sendiri menawarkan hasil hingga 19,5% pada deposito stablecoin. Ini hasil yang lebih tinggi, namun lebih sedikit volatilitas,” kata Afid.

Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #85, dengan kapitalisasi pasar US$ 744.734.045. Pasokan yang beredar 264.398.938 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

2. Fantom (FTM)

Ilustrasi analisis teknikal Fantom (FTM).

Ilustrasi analisis teknikal Fantom (FTM).

Fantom adalah platform smart contract berbasis directed acyclic graph (DAG) dengan kinerja yang tinggi, aman serta skalabilitas tinggi. Sayangnya, dalam dua pekan terakhir ini nilai FTM terus merosot.

Afid melihat nilai FTM yang anjlok akibat sentimen negatif dari bad news keluarnya tokoh penting dalam Fantom dan Yearn Finance, Andre Cronje dan Anton Nell yang merupakan arsitek di Fantom Foundation.

“FTM belum bisa lepas dari dampak keluarnya Andre Cronje dan Anton Nell. Ini membuat koin FTM mendapatkan trust issue. Sementara, Nell sendiri telah menjelaskan bahwa dia dan Conje telah membuat keputusan untuk meninggalkan crypto dan sektor DeFi secara permanen,” jelas Afid. 

Peringkat FTM di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #39, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.026.031.252. Pasokan yang beredar 2.545.006.273 koin FTM dan maksimal pasokan 3.175.000.000 koin FTM.

3. Bitcoin (BTC)

Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin (BTC).

Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin (BTC).

Bitcoin masih belum bisa keluar dari posisi bearish. Menurut Afid, sentimen negatif dari kabar amandemen baru pada undang-undang soal kripto oleh Uni Eropa membuat nilai BTC tertekan.

“Bitcoin sedang dihimpit banget oleh banyak isu, mulai dari amandemen UU soal kripto oleh Uni Eropa, ketegangan Rusia-Ukraina dan kendornya dampak dari kebijakan baru Presiden AS, Joe Biden. Jadi kalo kita lihat Bitcoin akan sedikit pull back, ada koreksi sedikit. Dari analisis $ 36.000 akan menjadi level support selanjutnya,” ungkap Afid.

Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 749.699.633.319. Pasokan yang beredar 18.984.362 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

4. Chiliz (CHZ)

Ilustrasi analisis teknikal Chiliz (CHZ).

Ilustrasi analisis teknikal Chiliz (CHZ).

Chiliz (CHZ) adalah aset digital terkemuka untuk olahraga dan hiburan, mendukung platform interaksi & penghargaan penggemar berbasis blockchain pertama di dunia Socios.

CHZ adalah token ERC-20 yang berjalan pada blockchain Chiliz yang berbasis Ethereum. Token CHZ berfungsi sebagai mata uang (currency) yang memungkinkan pengguna (users) untuk membeli NFT di pasar token penggemar (fan token market) Socios Chiliz.

“CHZ terkena sentimen negatif sehingga bakal bearish pada pekan ini. Alexandre Dreyfus, CEO dan pendiri Socios, telah dituduh menahan pembayaran untuk menjaga harga Chiliz, kripto yang digunakan oleh komunitas Socios. Dreyfus dilaporkan telah memanipulasi harga,” terang Afid.

Peringkat CHZ di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.149.192.152. Pasokan yang beredar 5.991.392.540 koin CHZ dan maksimal pasokan 8.888.888.888 koin CHZ.

5. XRP (XRP)

Ilustrasi analisis teknikal XRP (XRP).

Ilustrasi analisis teknikal XRP (XRP).

XRP adalah mata uang kripto yang bergerak sendiri, sedangkan Ripple adalah platform pembayaran di belakang XRP. Ripple memiliki sistem pembayaran kripto yang memungkinkan pengguna mengirim uang lebih cepat dan dengan biaya yang sangat rendah.

Koin XRP menurut Afid, akan masuk ke fase bearish, akibat putusan mosi yang diajukan dalam gugatan Komisi Keamanan dan Pertukaran Amerika Serikat (SEC) terhadap Ripple Labs. 

“Nilai XRP masih dalam tekanan akibat sentimen negatif dari keputusan gugatan Ripple. Hakim distrik New York menolak mosi yang diajukan oleh Ripple untuk menolak kasus dugaan penjualan sekuritas yang tidak terdaftar. Nilai XRP bisa terus turun,” ungkap Afid. 

Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (16/3) pukul 07.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar US$ 36.805.791.017. Pasokan yang beredar 48.046.106.688 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000 koin XRP.

Baca juga: Pakar Sebut Ethereum Bakal Bullish, Prediksi ETH Bisa Capai $ 40.000

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin yang Potensi Ungguli Bitcoin pada September 2024

Tiga altcoin, yakni Tron, Aave, dan Cardano, diprediksi akan memiliki performa yang lebih baik dibandingkan Bitcoin pada bulan September 2024. Berikut adalah alasan di balik perkiraan tersebu menurut laporan BeInCrypto:

1. Tron (TRX)

Tron (TRX), yang dikenal sebagai mata uang kripto terkait dengan Justin Sun, baru-baru ini mencapai harga tertingginya dalam tiga tahun terakhir, yaitu $0,17. Pencapaian ini membantu Tron masuk ke dalam jajaran 10 besar mata uang kripto berdasarkan kapitalisasi pasar, melampaui Cardano (ADA). Dalam 30 hari terakhir, harga TRX meningkat sebesar 15%, mengungguli Bitcoin dalam periode yang sama.

Kenaikan harga ini sebagian besar dipicu oleh peluncuran generator koin meme, SunPump, yang diluncurkan pada bulan Agustus. Hal ini meningkatkan permintaan TRX, yang juga terlihat dari peningkatan dominasi sosial Tron menjadi 6,23%. Peningkatan ini menunjukkan adanya perhatian lebih terhadap proyek Tron.

Analisis Harian Tron. Sumber: TradingView.
Analisis Harian Tron. Sumber: TradingView.

Secara teknis, indikator On Balance Volume (OBV) Tron menunjukkan adanya tekanan beli yang kuat, yang sering kali menjadi pertanda kenaikan harga lebih lanjut. Jika tren akumulasi TRX berlanjut, harga dapat turun sementara ke $0,14 sebelum kembali naik ke $0,17, dan bahkan berpotensi mencapai $0,19 pada bulan September.

Namun, prediksi optimis ini bisa berubah jika Bitcoin menunjukkan performa yang lebih kuat dari altcoin pada bulan depan. Dalam skenario ini, momentum kenaikan TRX mungkin akan tertahan, membuat target harga yang diprediksi lebih sulit dicapai.

2. Aave (AAVE)

Dalam 30 hari terakhir, harga AAVE telah naik sebesar 18,68%. Token ini berfungsi sebagai token tata kelola untuk protokol DeFi Aave dan baru-baru ini menarik minat besar dari investor besar, menempatkan AAVE di antara altcoin yang berpotensi mengungguli Bitcoin pada bulan September.

Aave juga berencana untuk memperluas keterlibatannya dalam sektor Aset Dunia Nyata (RWA) dengan mengintegrasikan infrastruktur BUIDL dari BlackRock. Jika rencana ini disetujui, hal ini dapat mendorong permintaan untuk AAVE.

Analisis Harian altcoin Aave. Sumber: TradingView.
Analisis Harian Aave. Sumber: TradingView.

Baca juga: Cerita Eks Karyawan Goldman Sachs Bikin Ondo Finance

Pada awal Agustus, harga AAVE sempat turun di bawah $80, namun kemudian pulih dan mencapai $146,49 pada 24 Agustus. Pada titik ini, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa token telah memasuki wilayah overbought, yang menandakan momentum bullish.

Untuk melanjutkan tren bullish ini, harga AAVE perlu bertahan di atas level support $118,01 dan menembus resistance di $129,64. Jika berhasil, AAVE bisa menjadi salah satu altcoin yang mengungguli Bitcoin pada bulan September. Namun, jika harga turun di bawah $118,01, AAVE bisa mengalami penurunan yang signifikan.

3. Cardano (ADA)

Prediksi bullish untuk Cardano terutama didorong oleh pembaruan besar yang dijadwalkan pada 1 September, yaitu hard fork Chang. Pembaruan ini akan memperkenalkan tata kelola on-chain ke blockchain Cardano, menandai langkah awal menuju tujuan proyek yang lebih besar, Voltaire.

Optimisme di kalangan pemegang ADA meningkat menjelang pembaruan ini. Pada tahun 2021, hard fork serupa pada jaringan Cardano menyebabkan lonjakan harga sebesar 130% dalam sebulan. Jika sejarah terulang, ADA bisa mengalami kenaikan harga yang signifikan pada bulan September.

Analisis Harian altcoin ADA. Sumber: TradingView.
Analisis Harian ADA. Sumber: TradingView.

Saat ini, ADA diperdagangkan di sekitar $0,35, turun dari $0,40 dalam tiga hari terakhir. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan adanya momentum bullish, yang bisa menjadi sinyal untuk membeli. Jika tren ini berlanjut, harga ADA bisa pulih ke $0,40 dan mungkin mencapai $0,44 jika tekanan beli meningkat.

Namun, ada risiko bahwa harga ADA bisa turun menjadi $0,32 jika pembaruan ini ternyata menjadi “sell the news” event, di mana harga turun setelah pembaruan yang diantisipasi terjadi.

Dengan potensi yang dimiliki oleh ketiga altcoin ini, mereka mungkin bisa mengungguli Bitcoin pada bulan September 2024, meskipun risiko tetap ada.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cardano Melonjak: Siap Breakout di Atas $0,67?

Di tengah gejolak pasar kripto, Cardano (ADA) akhirnya punya momentum untuk menarik perhatian para investor.

Setelah sempat tertekan, sentimen terhadap ADA kini mengalami lonjakan signifikan. Pasar pun menanti-nanti apakah harga bakal menembus level $0,67 — pintu gerbang menuju kisaran $0,76–$1!

Sentimen Menggoda: Driver Politik & Makro

Menurut laporan dari Blocknews pada Sabtu (5/7), harga Cardano melonjak sekitar 5,48% dalam satu hari terakhir didorong oleh atmosfer optimisme kripto di tengah ketegangan politik AS.

Penundaan stimulus tradisional membuat para investor mencari lindung nilai melalui aset kripto, dan ADA kebagian arus tersebut.

Selain itu, rumor adanya insentif terhadap blockchain dari rancangan RUU yang dibahas juga memicu dorongan bagi ADA, sekaligus menandai kepercayaan pasar yang kembali meningkat.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 5 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 5 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Pendiri Cardano Konfirmasi DeFi XRP dan Pembicaraan RLUSD

Analisis Teknis: Breakout Dekat Usia

Secara teknikal, ADA tengah terapi bullish:

  • RSI harian naik dari area oversold (~33) ke sekitar 47, menunjukkan momentum pembalikan sedang terbentuk.
  • Resistance utama berada di harga $0,61–$0,64; sementara support lokal berada di kisaran $0,55–$0,53.

AInvest menegaskan: jika harga ADA berhasil close harian di atas $0,61, pintu menuju level $0,68–$0,70 terbuka dalam 1–2 minggu berikutnya.

Bahkan, Coinpedia memperkirakan jika ADA menembus $0,60, ada potensi rally hingga 30% ke $0,72 di Juli ini.

Apa Tantangan Selanjutnya?

  1. On-chain data mixed
    Beberapa sumber mencatat penurunan jumlah dompet aktif serta adanya outflow dari exchange, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang sentimen jangka pendek.
  2. Volatilitas harga masih tinggi
    ADA terkadang menyentuh resistance di $0,61–$0,64 sebelum mengalami retest ke support $0,59–$0,60.
  3. Faktor eksternal & geopolitik
    Tariff AS dan sentimen makro global bisa memicu fluktuasi yang memengaruhi pasar kripto secara keseluruhan.

Prediksi

  • Sentimen: Positif. ADA mendapat aliran modal dari ketidakpastian politik dan harapan insentif blockchain.
  • Teknikal: Potensi breakout jika ada close harian >$0,61 dengan target awal $0,68–$0,70, dibarengi proyeksi jangka menengah hingga $0,76–$1.
  • Risiko: On‑chain data mixed, retest support diperlukan, dan makro global tetap menjadi wildcard.

Strategi yang Bisa Dipertimbangkan

  • Trader jangka pendek: Tunggu konfirmasi dengan penutupan harian >$0,61. Buka posisi dengan target harga awal $0,68–$0,70, dan pasang stop-loss di sekitar $0,58–$0,59.
  • Investor menengah-panjang: Akumulasi saat retrace ke support $0,55–$0,60. Jika akhirnya ADA mampu bertahan di atas $0,60, ada potensi lanjutan bullish besar seiring tumbuhnya ekosistem Cardano.
  • Investor konservatif: Perhatikan faktor makro dan on-chain data. Tunggu breakout nyata di atas $0,67 sebelum invest signifikan.

Baca Juga: Brave Akan Integrasikan Cardano ke Dalam Dompet Bawaannya

Sentimen terhadap Cardano (ADA) sedang berada di puncak positif, didukung momentum makro-politik dan sinyal teknikal yang mendukung.

Jarum RSI sudah bergerak ke wilayah bullish, dan resistance di $0,61–$0,64 tengah diuji. Jika breakout terjadi, peluang bagi ADA untuk menyentuh $0,68–$0,70, bahkan potensi menuju $0,76–$1, terbuka lebar.

Namun, risiko dari data on-chain dan faktor eksternal global tak boleh diabaikan. Jadi, apakah ADA akan meledak ke level tertinggi baru? Atau kembali terkoreksi saat ragu-ragu?

Semua tergantung bagaimana pasar bereaksi dalam pekan-pekan mendatang. Jadi, pastikan strategi dan pengelolaan risiko Anda siap!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Selamat! SEC Setujui ETF Kripto Multi‑Aset Untuk XRP, SOL, ADA

Amerika Serikat akhirnya membuka pintu lebar untuk ETF kripto multi‑aset setelah SEC menyetujui konversi Grayscale Digital Large Cap Fund (GDLC) menjadi produk ETF spot pertama yang terdiri dari Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, dan Cardano.

Ini adalah momen revolusioner yang bisa memicu gelombang altcoin season berikutnya atau bahkan membalik dinamika pasar kripto global.

Komposisi ETF dan Alokasi Aset

ETF GDLC akan mengikuti CoinDesk 5 Index, dengan alokasi saat ini:

  • BTC: 79–80 %
  • ETH: 11–11,6 %
  • XRP: ~4,8 %
  • SOL: ~2,8–2,9 %
  • ADA: ~0,8 %

Dengan AUM sekitar $755–$775 juta, GDLC kini berubah dari closed‑end trust menjadi ETF yang bisa diperdagangkan harian sehingga mempermudah investor masuk–keluar dengan lebih fleksibel.

Baca Juga: Harga XRP Siap Meledak? Menanti Breakout di Zona $2,30–$2,40!

Regulasi dan Roadmap SEC

Pergeseran penting Terjadi: SEC merevisi Rule 8.500‑E, mengizinkan index-based crypto ETF, yang berarti tidak hanya Bitcoin & Ethereum, tapi juga altcoin unggulan kini legal di pasar teregulasi.

Langkah ini mencerminkan pengakuan regulator terhadap kestabilan dan likuiditas token-token tersebut.

Dampak ke Pasar & Alternatif

  1. Masuknya modal institusional
    GP saat ini majoritas BTC/ETH, namun akan ada arus modal baru yang mengalir ke XRP, SOL, dan ADA yang memberi peluang bagi altcoin ini untuk naik signifikan.
  2. Pemicu altseason mendatang
    Analis Bloomberg memperkirakan gelombang approval ETF altcoin bisa mencapai 95% pada paruh kedua 2025. GDLC menjadi produk pendahuluan yang membuka jalan bagi ETF lainnya.
  3. Transparansi dan trading yang lebih efisien
    Dengan model ETF, kini investor bisa trading real-time saat market buka, risiko premi/discount trust lama bisa diminimalisir .

Apa Artinya bagi XRP, SOL, ADA?

Token Dampak Utama
XRP Setelah drama hukum panjang, akses ke ETF meningkatkan legitimasi dan potensinya bisa melesat
SOL Seiring launching staking ETF Solana, masuknya via ETF GDLC memperkuat eksposur spot dan stakingnya
ADA Walau alokasinya kecil (~0,8%), proses ini bisa jadi entry point kuat — terutama jika Cardano ETF juga segera hadir

Risiko dan Peringatan

  • Dominasi BTC/ETH di produk tetap tinggi — altcoin masih minoritas.
  • Jika ETF altcoin lebih lanjut ditolak, momentum bisa tertahan.
  • Ketergantungan pada harga token underlying: gejolak kripto global tetap mempengaruhi ETF ini.

Baca Juga: Harga XRP Menguat 3% Pasca Ripple Akhiri Sengketa dengan SEC

Persetujuan SEC terhadap Grayscale GDLC sebagai ETF spot multi-asset pertama adalah tonggak penting sekaligus menandai era baru bagi altcoin seperti XRP, SOL, dan ADA.

Ini bisa menjadi katalis utama untuk altseason musim panas dan musim gugur. Institutional inflows akan jadi kunci, dan investor perlu memonitor:

  1. Volume dan net inflow ke GDLC via inflow/outflow harian.
  2. Level teknikal dan momentum harga masing-masing token unggulan.
  3. Kabar lanjutan tentang ETF altcoin lainnya.

Jika Anda trader atau investor altcoin, ini bisa jadi momen yang sangat strategis. Tetap disiplin: beli saat koreksi ringan (dip) dan bersiap exit saat sentimen puncak. Ini bukan hanya sejarah; ini juga peluang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

6 Altcoin Potensial yang Berpotensi Melampaui Bitcoin

Pasar kripto terus bergolak, dan sementara Bitcoin tetap menjadi raja, mata uang digital alternatif (altcoin) mencuri perhatian dengan potensi keuntungan eksplosif.

Berikut pandangan mendalam tentang beberapa altcoin yang patut diawasi, berdasarkan analisis tren terkini dan fundamental proyek:

1. Ethereum (ETH)

Ethereum bukan sekadar pesaing Bitcoin – ia adalah tulang punggung DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) dan NFT.

  • Pemicu Potensial: Upgrade “Dencun” yang sukses pada Maret 2024 secara signifikan menurunkan biaya transaksi di Layer-2, seperti Arbitrum dan Polygon.
  • Katalis Baru: ETF Ethereum yang sedang menunggu persetujuan SEC bisa memicu aliran dana institusional besar-besaran, mirip dengan ETF Bitcoin.
  • Statistik: Memimpin dengan TVL (Total Value Locked) $53 miliar di DeFi – hampir 60% dari total pasar.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Altcoin Menguat: OKB, Sei, BCH Pimpin Reli Kripto

2. Solana (SOL)

Solana mengguncang pasar dengan kecepatan transaksi ultra-cepat dan biaya mikro.

  • Pemulihan Ajaib: Bangkit dari kejatuhan FTX (SOL sempat anjlok ke $8) ke level $150+ pada 2024.
  • Ekosistem Berkembang: Ledakan meme coin (seperti WIF, BONK) dan proyek DeFi inovatif (contoh: Jito, Kamino) menarik pengguna baru.
  • Keunggulan: Kapasitas 65.000 TPS (transactions per second) vs. Ethereum 15-30 TPS (sebelum Layer-2).
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

3. Cardano (ADA)

Dikenal dengan riset akademis ketat dan fokus pada keberlanjutan.

  • Kemajuan Teknis: Peningkatan “Chang” yang akan datang menuju era tata kelola komunitas penuh (Voltaire).
  • Adopsi Nyata: Kemitraan dengan pemerintah Ethiopia (pendidikan) dan sejumlah proyek DeFi/ NFT yang matang (SundaeSwap, JPG Store).
  • Fakta: 90% suplai ADA sudah di-stake – indikator kepercayaan komunitas yang kuat.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

4. Polkadot (DOT)

Polkadot menjembatani komunikasi antar blockchain berbeda melalui Parachains.

  • Keunikan: Memungkinkan proyek seperti Moonbeam (kompatibel EVM) dan Acala (DeFi) beroperasi secara interoperable.
  • Tren Positif: Aktivitas pengembangan (Dev. Activity) konsisten tinggi – sering menyalip Ethereum.
  • Potensi: Jadi tulang punggung Web3 saat kebutuhan skalabilitas dan konektivitas antar-chain meledak.
Pergerakan harga Polkadot (DOT/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Polkadot (DOT/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

5. Ripple (XRP)

XRP meroket 80%+ setelah kemenangan parsial melawan SEC.

  • Dampak Hukum: Kepastian regulasi menarik kembali bursa besar seperti Coinbase, Kraken dan mitra institusi untuk melisting XRP.
  • Use-Case Kuat: Solusi pembayaran lintas batas bank sentral lebih dari 70 negara mitra via RippleNet.
  • Catalyst: Penyelesaian penuh gugatan SEC bisa jadi katalis utama.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

6. Dark Horse

  • Sei (SEI): Fokus pada perdagangan aset digital, kecepatan tinggi (20.000 TPS), dukungan EVM + Solana VM.
  • Sui (SUI): Teknologi Move language (ex-Facebook Libra), pertumbuhan TVL signifikan ($700 juta+).
  • Avalanche (AVAX): Subnet khusus (contoh: gaming chain) dan kolaborasi besar (contoh: J.P. Morgan).

Baca Juga: Tiga Altcoin yang Bakal Jadi Sasaran Whale

Faktor Pendongkrak Altcoin Season

  • Siklus Halving Bitcoin: Secara historis, pasca-halving diikuti “altseason” saat modal mengalir dari BTC ke altcoin.
  • Kebijakan Moneter AS: Potensi pemotongan suku bunga Fed bisa memicu aliran modal ke aset berisiko tinggi seperti kripto.
  • Inovasi Teknis: Upgrade besar (seperti Ethereum’s “Pectra”) atau terobosan aplikasi (DeFi, RWA, AI on-chain) bisa jadi katalis.

Peringatan Penting untuk Investor

Sementara Bitcoin membuka jalan, altcoin menawarkan peluang unik bagi investor yang memahami risikonya.

Ethereum, Solana, Cardano, Polkadot, dan XRP menonjol dengan fundamental kuat dan katalis spesifik.

Pantau upgrade teknologi, perkembangan regulasi, dan sentimen pasar. Di dunia kripto yang dinamis, informasi dan kehati-hatian adalah senjata terbaik bagi para investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pendiri Cardano Konfirmasi DeFi XRP dan Pembicaraan RLUSD

Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, mengumumkan langkah besar integrasi XRP ke dalam ekosistem Cardano, termasuk dukungan penuh untuk dompet Lace Wallet, peluncuran fitur DeFi untuk XRP, serta pembicaraan lanjutan tentang stablecoin Real USD (RLUSD).

Dalam pernyataannya, Hoskinson mengonfirmasi bahwa tim Cardano tengah menyiapkan “paket XRP lengkap” yang mencakup dukungan untuk Glacier Drop, airdrop lintas rantai dari proyek Midnight, serta fitur-fitur keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang terhubung dengan XRP.

Baca juga: Akses US Treasuries di XRP Ledger dengan RLUSD dan OUSG

Glacier Drop: Airdrop untuk Pemegang XRP

Dilansir Coinpedia, Glacier Drop adalah program distribusi token multi-chain yang diperkenalkan dalam ajang Consensus 2025 di Toronto. Program ini akan membagikan dua token — NIGHT (untuk tata kelola) dan DUST (berfokus pada privasi) — kepada pengguna ritel yang memenuhi syarat di lebih dari 37 juta blockchain, termasuk XRP Ledger.

Pemegang XRP dapat berpartisipasi dalam airdrop ini selama token mereka disimpan di dompet yang mendukung, termasuk Lace Wallet. Airdrop ini menandai salah satu kolaborasi pertama antara Cardano dan XRP di sektor DeFi.

Dompet Lace Tambahkan Dukungan XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 16 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 16 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Hoskinson juga mengungkapkan bahwa dompet Lace, dompet multi-rantai ringan besutan Cardano, akan segera mendukung XRP. Pengguna akan dapat mengirim, menerima, dan menyimpan XRP bersama aset lain seperti ADA dan Bitcoin dalam satu aplikasi.

Lebih lanjut, RLUSD — stablecoin Real USD milik Ripple yang saat ini berjalan di jaringan Ethereum dan XRP Ledger — juga sedang dalam tahap penjajakan untuk integrasi ke Cardano.

Kasus Penggunaan DeFi dan Perubahan Sikap

Dengan integrasi ini, Cardano berencana memperluas ekosistem DeFi-nya, memungkinkan pemegang XRP untuk mengakses layanan seperti peminjaman, pinjaman, dan instrumen keuangan lainnya secara langsung di jaringan Cardano. Langkah ini diperkuat dengan aktifnya jembatan Wanchain sejak Februari 2025, yang memungkinkan koneksi antara XRP asli dan jaringan Cardano.

Pengumuman ini menjadi perhatian publik, mengingat hubungan Hoskinson yang sebelumnya sempat memanas dengan komunitas XRP. Namun, pernyataannya kali ini menunjukkan perubahan arah dengan fokus pada kolaborasi antar ekosistem blockchain.

Hoskinson juga baru-baru ini mengusulkan diversifikasi cadangan ADA senilai $100 juta ke dalam stablecoin dan Bitcoin sebagai bagian dari strategi membangun perbendaharaan multi-aset dan mengintegrasikan BTC ke dalam DeFi Cardano.

Baca juga: Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama, Upaya Akhiri Gugatan XRP


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com