Tag: crypto

  • Tokocrypto Market Signal 02 Juni 2022: Laju Pasar Kripto Belum Optimal

    Pergerakan market aset kripto tampaknya belum sepenuhnya optimal. Padahal sejak awal pekan lalu, sejumlah aset kripto reli kencang, namun mulai kehabisan “bensin” untuk meneruskan lajunya ke zona hijau.

    Misalnya saja, Bitcoin (BTC) sempat melewati level psikologisnya di harga $ 30.000, tapi tidak berlanjut bullish dan kembali anjlok ke $ 29.850 dari pantauan situs CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB. Apa yang sebenarnya terjadi?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pergerakan market ini dipengaruhi oleh investor yang sepertinya memanfaatkan momentum reli harga kripto untuk melakukan aksi ambil untung atau taking profit. Mereka tidak mau lama menunggu untuk mendapatkan profit, ketika harga BTC naik setelah sembilan minggu alami penurunan.

    “Jika dilihat, ketika sentimen pasar bearish, investor tentu akan buru-buru merealisasikan keuntungannya sebelum laju harga aset kripto kembali berbalik arah. Harga Bitcoin gagal menembus level resistance-nya, sehingga dibutuhkan aksi beli yang kencang demi mengungkitnya lebih tinggi lagi,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Afid menduga para investor masih mengantisipasi ancaman resesi dan kebijakan moneter The Fed ke depan. Meski begitu ada rasa optimisme pelaku pasar yang dipicu oleh keyakinan bahwa harga aset-aset berisiko, termasuk kripto, sudah mencapai titik bottom. Sehingga, pelaku pasar terus mendorong harga aset kripto untuk menembus level resistance-nya.

    Tapi, awan mendung masih menyelimuti market kripto dengan sentimen negatif dari makroekonomi yang sangat mempengaruhi tindak-tanduk investor institusi di bursa kripto. Tak ketinggalan, mereka juga tampak latah mengikuti aksi jual yang dilakukan pelaku pasar modal. Di mana nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA), Nasdaq dan S&P 500 juga kompak melorot.

    Namun, di tengah market yang volatil ini, aset kripto Waves (WAVES) berhasil tumbuh 13% dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi setelah Waves merilis peta jalan perbaikan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dijuluki Waves DeFi Revival Master Plan.

    Selain WAVES, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan Juni 2022. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Binance Kumpulkan Dana $ 500 juta untuk Investasi di Web3 dan Blockchain

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Tezos (XTZ)

    Analisis teknikal Tezos (XTZ).

    Pembuka daftar aset kripto berpotensi bullish awal Juni ini adalah Tezos (XTZ). Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan XTZ masih merasakan sentimen positif dari peluncuran protokol terbaru bernama Jakarta 2.

    Afid melihat jaringan Jakarta Protocol berisi pembaruan besar pada protokol ekonomi Tezos, serta banyak perbaikan kecil. Seperti fitur Transaction Optimistic Rollup (TORU) yang memungkinkan pertukaran aset semakin mudah. Dan mekanisme Liquidity Baking Escape Hatch telah didesain ulang dan diganti namanya menjadi “Liquidity Baking Toggle Vote”.

    “Peluncuran Jakarta Protocol di jaringan Tezos pada 19 Mei lalu mashi menghadirkan sentimen positif dapat harga XTZ. Ini membuktikan investor masih yakin dengan potensi besar pembaruan jaringan untuk menggerakan harga XTZ naik,” kata Afid.

    Berdasarkan analisis teknikalnya, XTZ sedang perlahan bergerak naik. Kemungkinan besar XTZ dapat terus bergerak menuju harga $ 2,92 atau naik sekitar 34%-37% dari harga bawah $ 2,08 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat XTZ di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #37, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.702.018.053. Pasokan yang beredar 896.681.214 koin XTZ dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Gitcoin (GTC)

    Analisis teknikal Gitcoin (GTC).

    Gitcoin adalah platform yang menggabungkan proyek pemrograman open source dengan sistem pembayaran kripto. GTC digunakan sebagai token tata kelola asli Gitcoin. GTC adalah token ERC-20 yang ditujukan untuk tata kelola platform komunitas.

    Afid melihat sejak pekan lalu pergerakan GTC terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kemungkinan besar reli akan terus berlanjut dan bisa menguntungkan investor.

    “Analisis teknikal GTC, terlihat kenaikan yang signifikan. Harga GTC kemungkinan besar bisa mencapai $ 4,5 atau naik sekitar 44% dari harga bawah saat ini $ 3,68,” jelasnya.

    Peringkat GTC di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #472, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 37.257.489. Pasokan yang beredar 14.198.202 koin GTC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Toko Token (TKO)

    Analisis teknikal Toko Token (TKO).

    Toko Token (TKO) adalah token native dari Tokocrypto yang menggabungkan utilitas CeFi dan DeFi. TKO masuk daftar kripto yang potensi bullish didorong dari pergerakan harganya yang mulai perlahan naik.

    Afid mengatakan pergerakan ini bisa didorong oleh sentimen positifnya tentang launching T-Launchpad yang kabarnya akan hadir dalam waktu dekat di bulan Juni ini. TKO akan menjadi token utilitas yang bisa digunakan di platform T-Launchpad untuk mengikuti project DAO yang dirilis di sana.

    “Dari analisis teknikal harga TKO bisa melambung tinggi hingga Rp 6.318 atau naik sekitar 21% dari harga bawah saat ini Rp 5.700. Namun, apabila TKO gagal bullish, maka harganya bisa turun hingga Rp 5.210 menuju level support-nya,” kata Afid.

    Peringkat TKO di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #459, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 39.727.468. Pasokan yang beredar 108.500.000 koin TKO dan maksimal pasokan 500.000.000 koin TKO.

    Baca juga: Mengenal Launchpad di Dunia Aset Kripto, Apa Keuntungannya?

    4. Origin Protocol (OGN)

    Analisis teknikal Origin Protocol (OGN).

    Origin Protocol (OGN) adalah token Ethereum yang mendukung platform Origin, yang bertujuan untuk memperkuat pasar yang terdesentralisasi dan peer-to-peer. OGN dapat digunakan untuk mempertaruhkan, mengatur, dan beriklan di platform Origin.

    Menurut Afid, OGN bisa masuk ke fase bullish pada pekan ini. “OGN telah membentuk pola cup and handle yang membentuk lengkungan seperti huruf U. Pola handle ini terbentuk karena penurunan harga yang pendek, namun sebagai sinyal bullish.”

    Dari analisis teknikalnya, OGN terlihat ada pergerakan turun atau koreksi sedikit meski perlahan dalam beberapa hari terakhir. Kemungkinan besar nilai OGN bisa reli naik mencapai $ 0,4 atau sekitar 31% dari harga bawah $ 0,34.

    Peringkat OGN di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #198, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 108.484.056. Pasokan yang beredar 388.570.733 koin OGN dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin OGN.

    5. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Fase bullish pada aset kripto KAVA tampaknya terus berlanjut. Afid menjelaskan sentimen positif pasca peluncuran mainnet Kava 10 dan kabar Kava Network telah menambahkan protokol Sushi ke program insentif pengembangnya dengan mengalokasikan dana total $ 14 juta.

    Melalui kemitraan ini, pengguna dan pengembang Sushi akan memiliki akses tanpa batas ke seluruh nilai pasar senilai $300 miliar dari blockchain Ethereum dan Cosmos dari satu jaringan, yang menurut Kava adalah untuk pertama kalinya.

    “Sentimen positif KAVA terus menguat. Dari analisis teknikal KAVA juga terlihat pola cup and handle. Kemungkinan besar KAVA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 3,6 dari $ 3,03 dalam beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 12.00 WIB adalah #81, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 531.580.940. Pasokan yang beredar 201.597.568 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Avarta dan Tokocrypto Jalin Kemitraan Strategis Kembangkan Ekosistem Blockchain di Indonesia

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Bitcoin (BTC)

    Analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Meski sempat mencicipi level psikologisnya di $ 30.000, Bitcoin kini malah berpotensi bearish dalam beberapa hari ke depan. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat sentimen positif untuk menggerakan BTC belum kuat.

    “Meski institusi udah mulai pada akumulasi Bitcoin, tapi dari analisa Bitcoin Trading Option, perusahaan besar seperti Delta melihat adanya orderput‘ yang lebih banyak dari ordercall‘. Jadi ada kemungkinan Bitcoin koreksi sedikit lagi dengan ditandai ‘short squeeze‘,” kata Afid.

    Dari analisa teknikalnya, BTC akan sedikit koreksi atau turun ke harga kisaran $ 29.000-$ 28.000. Namun, BTC masih tetap berada di atas sedikit dari level support-nya yang masih di angka $ 26.000.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 568.647.487.538. Pasokan yang beredar 19.055.837 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    2. Maker (MKR)

    Analisis teknikal MKR (Maker).

    MKR (Maker) adalah token ERC-20 di blockchain Ethereum yang bertindak sebagai token tata kelola MakerDAO. Pemegang token MKR dapat berpartisipasi dan memberikan suara untuk proposal perubahan terhadap platform MakerDAO.

    Afid melihat MKR akan mengalami penurunan dan berpotensi bearish dari segi analisis teknikalnya. “MKR terlihat sudah mengalami penurunan secara bertahap. Pergerakan ini kemungkinan besar akan terus berlanjut. Harga MKR kemungkinan bisa terus terperosok hingga $ 1.150 atau turun 12% dari harga $ 1.319.” jelasnya.

    Peringkat MKR di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #49, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.182.488.074. Pasokan yang beredar 977.631 koin MKR dan maksimal pasokan 1.005.577 koin MKR.

    3. STEPN (GMT)

    Analisis teknikal STEPN (GMT).

    STEPN (GMT) sempat mencuri perhatian para pelaku pasar kripto karena keunikan utilitasnya. GMT kini diperkirakan akan kembali bearish pada pekan ini.

    Menurut Afid, aset kripto GMT masih masih cukup bagus dalam beberapa waktu ke depan. Namun, saat ini GMT sedang mengalami koreksi sehingga membuat harganya alami penurunan.

    “Analisis teknikalnya, harga GMT sudah turun secara perlahan sejak awal pekan ini. GMT bisa alami penurnan harga hingga $ 1 atau turun 17% dari harga $ 1,18 selama beberapa waktu mendatang,” ujar Afid.

    Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #74, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 611.090.269. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.

    Baca juga: Analisis: Kapan Waktu Tepat Beli Bitcoin di Tahun 2022?

    4. NKN (NKN)

    Analisis teknikal NKN (NKN).

    New Kind of Network (NKN) adalah blockchain publik yang bertujuan untuk menggunakan insentif ekonomi untuk memotivasi pengguna internet untuk berbagi koneksi jaringan dan memanfaatkan bandwidth yang tidak digunakan. NKN bertujuan untuk menjadi jaringan untuk membangun aplikasi terdesentralisasi dengan cara yang meningkatkan transmisi dan konektivitas data peer-to-peer.

    Sayangnya, meski memiliki utilitas yang baik nilai NKN terus turun sejak awal tahun 2022. Afid melihat penurunan NKN yang drastis sejak April lalu, belum bisa membuat NKN masuk ke zona bullish.

    “Analisis teknikal NKN ini sudah terlihat turun sejak April, meski ada konsolidasi tidak bisa membuatnya reli. NKN kemungkinan besar akan mengalami penurunan harga menuju $ 0,07 dari $ 0,09,” kata Afid.

    Peringkat NKN di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #350, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 67.029.463. Jumlah koin yang beredar 700.000.000 koin NKN dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NKN.

    5. Mirror Protocol (MIR)

    Analisis teknikal Mirror Protocol (MIR).

    Mirror Protocol (MIR) adalah token Ethereum yang memungkinkan pencipta mengeluarkan aset sintetis, yang membantu melacak harga aset dunia nyata. Afid mengungkap MIR akan mengalami bearish selama beberapa hari ke depan.

    “MIR akan terus turun harganya menuju $ 0,20 atau anjlok 25% dari $ 0,28. Tapi meski begitu, MIR akan tetap berada di atas level support-nya di harga $ 0,11,” ujar Afid.

    Peringkat MIR di CoinMarketCap pada Kamis (2/6) pukul 10.00 WIB adalah #612, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 21.175.149. Jumlah koin yang beredar 77.742.680 koin MIR dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO)

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank of America Tak Ingin Terburu-buru Masuk Kripto

    Dalam acara Forum Ekonomi Dunia yang digelar di Davos, Swiss, CEO Bank of America (BoA) Brian Moynihan berkata bahwa bank tersebut tidak terburu-buru untuk memasuki sektor aset kripto.

    Bank of America dan Keinginan ke Aset Kripto 

    Kanal berita Yahoo Finance bertanya ke Moynihan apakah Bank of America merasa tertinggal sebab tidak berinvestasi di sektor kripto secara agresif.

    Menanggapi pertanyaan itu, Moynihan menjelaskan BoA adalah bank yang diregulasi sehingga tidak diperbolehkan terjun secara mendalam ke aset kripto.

    Ia berkata Bank of America sebaiknya terus memusatkan perhatian kepada misi utamanya, yakni menjadi bank yang mengusung kebebasan finansial.

    “Misi kami adalah membantu konsumen Amerika membangun keuangan yang sukses,” jelas CEO Bank of America tersebut. Moynihan telah bertugas sebagai CEO selama 12 tahun dan menopang transformasi perbankan di AS.

    Baca juga: PFP adalah Profile Picture: Bagaimana Tren Penggunaan PFP NFT Sebagai Avatar?

    Produk perencanaan keuangan BoA yang memiliki empat hingga lima juta pengguna diluncurkan tiga tahun lalu. Moynihan menambahkan, tugas bank tersebut adalah membantu nasabah mempelajari cara berinvestasi demi meningkatkan mutu kehidupan.

    Kendati kegunaan aset kripto adalah pembayaran antar negara, Moynihan berpendapat regulasi yang ketat bagi kripto dan ketidakjelasan panduan menyebabkan kelas aset tersebut tidak dapat berinteraksi dengan kelas aset lain.

    Bank of America menyatakan pihaknya hanya diperbolehkan meriset tentang kripto. Bank tersebut mendirikan tim khusus kripto pada bulan Juli lalu.

    Watcher melaporkan, laporan keuangan terbaru BoA mengungkap 53 persen transaksi nasabah berasal dari kanal digital. Moynihan menambahkan, bank tersebut memiliki 54 juta nasabah digital.

    Baca juga: Terra 2.0 Meluncur, Peretas Ini Curi Kripto Setara Rp11,6 Milyar dari Anchor Protocol

    Bank of America memiliki ratusan paten terkait blockchain menurut Moynihan. Paten terkait blockchain meningkat 86 persen pada tahun 2021. Kendati memegang paten banyak, BoA tidak berniat berinvestasi ke aset kripto secara besar-besaran.

    Forum Ekonomi Dunia dihadiri oleh beragam perwakilan industri kripto, termasuk CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan Presiden bursa kripto FTX, Brett Harrison. Tetapi, Yahoo Finance melaporkan sebagian besar peserta forum tersebut masih bersikap skeptis terhadap aset digital.

    Sikap skeptis tersebut disebabkan pasar aset kripto yang melesu. Saham perusahaan kripto seperti bursa Coinbase dan platform Robinhood mengalami penurunan besar. Kegagalan stablecoin Terra USD (UST) turut menjadi sorotan bagi para kritikus kripto, termasuk dari IMF. 

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shiba Inu Dilepaskan Pendirinya! – Tokocrypto News

    Pendiri Shiba Inu (SHIB), dengan nama samaran Ryoshi, pamit dari komunitas setelah menghapus semua cuitannya di Twitter dan semua tulisannya di blog Medium.

    Seperti pendiri Bitcoin (BTC), Satoshi Nakamoto, Ryoshi juga tidak diketahui identitas aslinya sejak proyek Shiba Inu diluncurkan pada Agustus 2020.

    Dalam beberapa kesempatan, Ryoshi sudah memberi isyarat akan menghilang dari komunitas. Salah satunya terlihat dalam sebuah tulisan di Medium.

    “Saya sudah mengatakan sejak awal, saya bukan siapa-siapa, saya tidak penting. Segala upaya untuk mengungkap identitas saya, jika berhasil, akan mengecewakan. Saya hanyalah seseorang yang sedang mengetik dalam keyboard dan posisi saya dapat tergantikan. Saya Ryoshi,” ujarnya.

    Saat ini, akun Twitter milik Ryoshi masih aktif, tetapi seluruh cuitan sudah dihapus. Sementara dua tulisan yang berisi ucapan selamat tinggal kepada Shib Army masih terlihat di Medium.

    Baca juga: Analisis: Kapan Waktu Tepat Beli Bitcoin di Tahun 2022?

    “Saya tidak penting, dan suatu hari saya akan pergi tanpa pemberitahuan. Genggam SHIBA dan lanjutkan perjalanan. Setiap Shibaarmy adalah Ryoshi. Itu tidak mewakili seseorang, tetapi mewakili kejayaan Shibaarmy! Tamat,” tulis Ryoshi.

    Namun, sejumlah anggota komunitas menduga blog Ryoshi diretas. Peretas kemudian membuat akun baru atas nama Ryoshi.

    Dugaan ini cukup masuk akal. Link lama blog Ryoshi kini bertuliskan ‘pengguna menonaktifkan atau menghapus akun mereka’. Tetapi, blog serupa masih ditemukan dengan nama dan profil picture yang sama.

    Terlepas dari semua tudingan itu, pengembang utama Shiba Inu, Shytoshi Kusama, ikut mengunggah tulisan di Medium pada Selasa (31/5) kemarin. Ia mengucapkan selamat tinggal kepada Ryoshi dan menegaskan kembali bahwa Shiba Inu tetap mengacu pada visi Ryoshi untuk membangun ekosistem memecoin yang terdesentralisasi.

    “Etos Ryoshi untuk tetap anonim dan tidak mengarahkan Shib, membuat mitos tentang kami semakin mistis dan mengesankan. Kami telah membangun dari nol, tidak pernah membayar exchange untuk dimasukkan ke daftar, dan merevolusi token ‘meme’ dengan tumbuh secara eksponensial,” tulis Kusama.

    Baca juga: Bitcoin Akhirnya Naik ke $ 31 Ribu, Bisa Ciptakan Momentum Bullish?

    “Shib, Leash, Bone, Treat, ShibaSwap, Shi, Shibarium. Perhatikan juga konsep area (pertemuan) LOKAL Shib seperti yang kita lihat di ShibaZone, dan akhirnya Shibacon. Bagi saya, dua aspek terakhir ini adalah bagian dari pertumbuhan kami, dan semua proyek kami yang lain mendukung dan memanfaatkan proyek-proyek di atas,” tambah dia.

    Kabar pamitnya Ryoshi dari komunitas tidak berdampak negatif pada harga SHIB. Memecoin ini justru naik 3,1% selama 24 jam setelah berita mencuat, menjadi sekitar $ 0,00001209.

    Secara keseluruhan SHIB turun hingga 86% sejak menyentuh titik tertinggi sepanjang masa di level $ 0,00008616 pada akhir Oktober 2021. Namun, SHIB masih mengalami kenaikan 54% jika dibandingkan dengan 12 bulan lalu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Aset Kripto Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO)

    Dua aset kripto Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO) memiliki proyek yang menarik untuk memberikan solusi layanan desentralisasi baru. Misalnya saja Tribe yang merupakan token tata kelola untuk stablecoin algoritmik, Fei USD (FEI).

    Sementara, LTO Network adalah platform blockchain terkemuka di Eropa dengan utilitas atau penggunaan dunia nyata yang kuat. Platform ini menjalankan proyek solusi perusahaan business-to-business (B2B) ,seperti alur kerja terdesentralisasi, verifikasi dan otentikasi data dan dokumen.

    Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai kegunaan dan keunikan dari dua aset kripto tersebut. So, mari berkenalan lebih dekat dengan Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO).

    Tribe (TRIBE)

    Apa Itu Tribe (TRIBE)?

    Secara singkat, Tribe adalah token tata kelola untuk stablecoin algoritmik, FEI. Aset kripto Fei sendiri bertujuan untuk memberikan solusi terdesentralisasi baru ke pasar stablecoin.

    Stablecoin yang ada dijamin dengan fiat dan, oleh karena itu, terpusat atau dijamin dengan kripto, menjadikannya tidak efisien modal. Sementara, stablecoin algoritmik lainnya menderita, karena tidak ada likuiditas yang mendukung nilai keterikatannya atau peg, sehingga membuatnya secara inheren tidak stabil atau memusatkan penghargaan kepada pemangku kepentingan tertentu.

    Tribe (TRIBE)
    Ilustrasi aset kripto Tribe (TRIBE).

    FEI mengusulkan model yang serupa dalam desain untuk bank sentral cadangan fraksional, di mana protokol mengeluarkan FEI untuk harga yang disubsidi terhadap Ethereum (ETH) yang digunakan sebagai perbendaharaan untuk mempertahankan peg. TRIBE adalah token DAO yang mengendalikan tata kelola FEI dan dapat digunakan dalam untuk menentukan suara atau ditukar dengan FEI.

    Baca juga: Kenal Lebih Kripto Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS)

    Apa yang Membuat Tribe (TRIBE) Unik?

    Tribe dijalankan sebagai DAO, artinya diatur oleh komunitasnya dengan cara yang sepenuhnya terdesentralisasi melalui smart contract. Stablecoin FEI yang diatur oleh DAO didirikan oleh Joey Santoro, Brianna Montgomery dan Sebastian Delgado. Kripto ini meluncur pada Maret 2021.

    FEI memperkenalkan konsep product-controlled value (PCV). DAO Tribe yang mengatur stablecoin mencetak FEI dengan tarif bersubsidi untuk ETH pada peluncurannya untuk menghasilkan kumpulan ETH sebagai perbendaharaannya. Tribe kemudian memasok sebagian dari ETH ini dengan FEI yang baru dicetak di kumpulan likuiditas ETH-FEI di Uniswap untuk memungkinkan perdagangan stablecoin.

    Sementara, pengguna dapat membeli FEI dari DAO Tribe, mereka tidak dapat menjual FEI kembali ke sana tetapi harus menjual FEI di pasar terbuka. Stabilitas dijaga melalui sistem insentif. Jika harga FEI melebihi pasak, arbitrase dapat menjual ETH ke DAO Tribr dan menjual FEI mereka di Uniswap untuk menghasilkan keuntungan.

    Jika harga di bawah peg, insentif yang dipasang Tribe ikut bermain. Pembeli FEI di Uniswap menerima potongan harga untuk mengembalikan nilainya, sementara penjual harus membayar potongan harga ini dan penalti kelebihan untuk memberi insentif agar peg dipulihkan.

    Tribe (TRIBE)
    Ilustrasi aset kripto Tribe (TRIBE).

    Semakin jauh dari patok harga FEI telah bergerak, semakin besar potongan harga dan penalti, sehingga sangat tidak menguntungkan bagi penjual untuk menjual FEI yang didiskon. Tribe dapat menggunakan cadangan Ether-nya untuk membeli kembali FEI dan membakar kelebihan FEI untuk mengurangi pasokan sebagai upaya terakhir. Tribe hanya bertindak sebagai badan pengatur dengan fungsi sebagai berikut:

    • Menunjuk kontrak Minter dan Burner (termasuk kurva ikatan baru)
    • Sesuaikan target Skala dan aturan alokasi pada kurva ikatan
    • Sesuaikan tingkat pertumbuhan FEI
    • Hadiah untuk restorasi peg FEI
    • melakukan stabilisasi ulang salah satu peg FEI di Uniswap.

    Peringkat TRIBE di situs CoinMarketCap pada Selasa (31/5) jam 14.00 adalah #259, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 108.297.847. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 453.448.622 koin TRIBE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin TRIBE.

    Baca juga: Mengenal Aset kripto Augur (REP) dan Orion Protocol (ORN)

    LTO Network (LTO)

    Apa Itu LTO Network (LTO)?

    LTO Network adalah jaringan blockchain yang berbasis di Eropa. Platform ini didirikan sebagai solusi perusahaan B2B seperti alur kerja terdesentralisasi, verifikasi dan otentikasi data. Pada tahun 2021, pembaruan mainnet COBALT pada jaringan LTO menambah dukungan Decentralized Identifiers (DID) dan Verifiable Credentials (VC) sehingga murni menjadi blockchain layer-1 yang sebenarnya.

    LTO Network dikembangkan oleh Firm24. Awalnya perusahaan mulai mengembangkan LTO Network sebagai LegalThings One pada tahun 2014. Kemudian di tahun 2017, mereka memutuskan untuk menambahkan blockchain ke produk dan mengubah namanya menjadi LTO Network.

    LTO Network (LTO)
    Ilustrasi aset kripto, LTO Network (LTO).

    Orang-orang dibalik LTO Network adalah CEO Firm24, Rick Schmitz adalah pengusaha berpengalaman dan salah satu pendiri LTO Network. dan CFO Firm24, Martijn Migchelsen, sebelumnya, beliau bekerja sebagai konsultan keuangan perusahaan di PwC.

    Fokus terbaru LTO Network adalah membuat identitas terdesentralisasi dan kredensial yang dapat diverifikasi hingga menyongsong teknologi NFT 2.0, di mana orang benar-benar memiliki dan mengelola NFT mereka dengan cara yang terdesentralisasi.

    Dengan memanfaatkan pendekatan hybrid (layer-2), LTO Network secara native sesuai dengan GDPR. Ini memastikan kepatuhan yang mudah bagi perusahaan di seluruh dunia dengan undang-undang privasi yang terus meningkat. Karena itu, LTO Network memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membangun Privacy Aware Decentralized Apps (PADA) dan menawarkan banyak peluang unik untuk dijelajahi.

    Baca juga: Mengenal Dekat Kripto Wrapped Bitcoin (WBTC) dan Kava Lend (HARD)

    Apa yang Membuat LTO Network (LTO) Unik?

    Dua fitur utama LTO Network adalah live contracts atau kontrak langsung yang mudah digunakan dan penerapan mekanisme blockchain hybrid. Kontrak langsung memungkinkan para pihak untuk membuat perjanjian yang saling menguntungkan secara real-time.

    Ketika para pihak mencapai kesepakatan dan meluncurkan kontrak langsung, sistem induk LTO membuat blockchain pribadi khusus untuk mencatat sejarah peristiwa dan status kontrak saat ini. Saat kesepakatan terpenuhi, salah satu pihak mengirimkan respons ke blockchain, dan yang lainnya menandatanganinya, memungkinkan node untuk mengonfirmasi bahwa tindakan telah terjadi. Semua data kontrak hanya tersedia untuk mereka yang terlibat.

    LTO Network (LTO)
    Ilustrasi aset kripto, LTO Network (LTO).

    Kontrak langsung memungkinkan pengguna untuk mendaftarkan tindakan, menambah/menghapus peserta, dan merekam diskusi di blockchain. Mereka juga memungkinkan untuk menyelesaikan konflik dan memasukkan sub-proses dalam kerangka kesepakatan yang ada.

    Fungsionalitas blockchain dibagi menjadi dua lapisan: Publik dan privat. Lapisan privat dirancang untuk kolaborasi yang efisien, pertukaran data, dan otomatisasi proses. Pada gilirannya, lapisan publik menyediakan keamanan tingkat tinggi, berkat node terdistribusi dan sistem penghargaan.

    Peringkat LTO di situs CoinMarketCap pada Senin (31/5) jam 14.00 adalah #478, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 37.919.312. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 392.693.698 koin LTO dan maksimal pasokan 397.969.832 koin LTO.

    Baca juga: Mengenal Kripto AC Milan Fan Token (ACM) dan TrueFi (TRU)

    Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO) Listing di Tokocrypto

    Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Tribe (TRIBE) dan LTO Network (LTO).

    Trading TRIBE/USDT, TRIBE/BUSD, TRIBE/BTC, LTO/USDT, LTO/BUSD dan LTO/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 31 Mei 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran TRIBE dan LTO di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

    DISCLAIMER: Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Akhirnya Naik ke $ 31 Ribu, Bisa Ciptakan Momentum Bullish?

    Bitcoin secara mengejutkan berhasil tembus ke harga di atas $ 31.000 untuk pertama kalinya setelah alami penurunan sejak 9 Maret lalu. Terpantau di situs CoinMarketCap pada Selasa (31/5) jam 09.00 harga BTC sudah di $ 31.567,48 atau naik 7% selama 24 jam terakhir.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan ini momen yang baik untuk Bitcoin untuk terus melaju ke zona hijau, setelah selama sembilan pekan berturut-turut aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut mengalami penurunan beruntun.

    Afid menjelaskan pergerakan ini memecahkan rekor penurunan paling panjang bagi Bitcoin. Sepanjang Mei ini saja, BTC tercatat mengalami penurunan sekitar 22%.

    “Pencapaian ini sangat penting bagi pergerakan BTC selanjutnya. Jika BTC berhasil bertahan dan menebus di atas level $ 30.000, bisa merupakan momentum untuk reli hingga menembus SMA 50-hari di level $ 35.181,” katanya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Berdasarkan indikator Relative Strength Index (RSI), pergerakan BTC menunjukan adanya divergensi positif yang artinya momentum bearish dapat melemah dan reli mungkin akan segera terjadi.

    Namun, jika harga turun dari resistensi overhead di level $ 30,528, jebakan bearish akan mencoba menarik BTC di bawah $ 28.630. Jika ini benar terjadi, target penurunan selanjutnya adalah di $ 24.601, menurut laporan Cointelegraph.

    Market Kripto Mulai Membaik

    Kenaikan Bitcoin yang capai lebih dari 7% dan menembus angka $ 31.000, didorong oleh investor global, karena pasar ekuitas Asia dan Eropa naik. Pasar Amerika juga ditutup untuk liburan Memorial Day.

    Reli di market kripto pada akhir Mei ini, juga dipicu lonjakan ekuitas Asia di tengah laporan bahwa kota-kota besar China telah mulai melonggarkan pembatasan virus corona setelah berbulan-bulan lockdown secara ketat.

    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

    Investor optimis bahwa pembukaan kembali ekonomi di China dapat memicu peningkatan belanja konsumen yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dalam beberapa minggu mendatang dan dapat menunjukkan menaikan saham di wilayah tersebut.

    Secara umum reli juga terjadi di aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) melonjak lebih dari 8% menjadi sekitar $ 1.940. Cardano (ADA) menonjol di antara alternatif Ethereum, melonjak sekitar 14% menjadi sekitar $ 0,54.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • GMT Turun 40% dalam Sehari! Ini Penyebabnya

    Stepn (GMT) dikabarkan mengalami koreksi sekitar 40% hanya dalam sehari setelah adanya sentimen negatif. 

    Setelah mengalami apresiasi harga yang signifikan saat ini GMT sedang bergerak turun dan semakin parah dengan adanya sentimen negatif baru ini. 

    GMT Turun 40% dalam Sehari 

    Stepn, yang merupakan sebuah proyek dalam kategori Move to Earn dimana individu diberi imbalan dalam crypto untuk bergerak, terlihat mulai meredup. 

    Meredupnya Stepn terlihat dari normalisasi pergerakan harganya dengan adanya penurunan token utamanya yaitu GMT hingga sekitar 78% sejak April 2022. 

    Tapi perlu diketahui bahwa token ini sebelumnya mengalami apresiasi hingga lebih dari 26.000% hanya dalam satu bulan. 

    GMT Turun 40% dalam Sehari! Ini Penyebabnya
    Harga GMTUSD

    Fenomena Move to Earn merupakan fenomena yang masih marak hingga saat ini,  namun melihat Stepn yang menjadi proyek utama, pergerakan turun ini terlihat wajar karena perlu adanya normalisasi. 

    Sayangnya banyak investor yang terkejut karena dalam normalisasi harga ini, terjadi penurunan signifikan dalam waktu singkat. 

    Pada Tanggal 26 Mei 2022, GMT turun hingga 40% hanya dalam satu hari setelah adanya sentimen negatif. 

    Sentimen negatif ini datang dari China yang terlihat melarang Stepn untuk beroperasi di negaranya. 

    Mengikuti larangan ini, Stepn terlihat mau patuh dan memberikan publikasi di Twitter resminya.

    Stepn membuat publikasi tersebut dalam Bahasa Mandarin langsung untuk mempermudah penggunanya  

    Dalam publikasi tersebut, Stepn mengabarkan bahwa pengguna di China akan dihentikan dan tidak bisa menggunakan aplikasi Move to Earn-nya. 

    “Jika pengguna ditemukan di Cina, Stepn akan menghentikan akses GPS dalam aplikasi ke akunnya pada 15 Juli 2022 pukul 24:00 (UTC+8).”

    Baca juga: Yuk, Buat Mining Makin Mudah dengan Kalkulator Bitcoin!

    Stepn juga meminta maaf kepada para penggunanya dengan menyatakan bahwa mereka berterima kasih atas pengertiannya dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya. 

    Selanjutnya Stepn juga menyatakan bahwa mereka belum menjalankan bisnis apa pun di China dan tidak memberikan akses resmi ke pengguna di China. 

    Hal tersebut disebabkan belum adanya perizinan dari Pemerintah China, sehingga Stepn akan membantu untuk menghentikan segala akses yang didapatkan dari jalan tidak resmi. 

    Setelah kabar ini beredar, harga Stepn mengalami koreksi hingga 40% karena banyaknya kekhawatiran menurunnya pengguna dan adanya negara lain yang mengikuti. 

    Selain itu, terdapat juga beberapa kekhawatiran akan adanya investor besar yang menjual karena kabar ini. Tapi semua dipastikan aman oleh Stepn. 

    Pemerintah Cina Sering Larang Inovasi

    Stepn menyatakan bahwa pelarangan di China bukan menjadi masalah besar untuk proyeknya. Sebab, mayoritas penggunanya saat ini berada di Jepang dan Amerika. 

    Selain itu, Stepn memastikan bahwa tidak ada manipulasi harga atau investor besar yang mundur dari proyek Stepn. Bahkan, mereka menyatakan adanya rekan dan investor baru yang akan datang.

    Menanggapi banyaknya sentimen negatif, Stepn memastikan bahwa proyeknya masih aman, terutama dari sisi pengguna. 

    Baca juga: LUNA 2.0 Jatuh Setelah Launching! Investor Mulai Ragu

    Melalui Twitter, mereka memberikan data bahwa jumlah pengguna masih stabil walau mengalami fluktuasi. 

    Kondisi ini tidak berarti bahwa fenomena Move to Earn akan berakhir, karena larangan dari Cina terhadap inovasi bukan hal baru. 

    Sebelumnya, crypto secara menyeluruh juga telah mengalami larangan dari Cina, terutama untuk penambangan atau mining.

    Beberapa inovasi terutama di industri teknologi juga telah mengalami larangan dari Cina, seperti Google, Youtube, Facebook, Snapchat, dan beberapa inovasi teknologi lain yang tumbuh besar di dunia.

    Mengingat kondisi sejarah ini maka sangat kecil dampak larangan China terhadap pertumbuhan sebuah proyek. 

    Untuk saat ini, GMT sendiri sedang berusaha naik kembali untuk mulai pulih. Meskipun begitu, karena saat ini sedang bear market, maka kemungkinan untuk naik drastis kembali masih sangat kecil. 

    Sumber





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Miliuner: Bitcoin Akan Capai US$ 250.000 Tahun 2022, Mungkin?

    Di tengah pasar Bearish yang menghantam dengan kuat pasar crypto, investor ternama asal AS, Tim Draper, masih mempercayai harga dari Bitcoin (BTC) akan mampu mencapai $ 250.000.

    Tim Drapper adalah seorang miliuner yang mempunyai kekayaan $ 1,2 miliar. Dia juga seorang investor awal di Coinbase, SpaceX, Tesla, Twitch, Twitter, dll.

    Dalam sebuah wawancara di YouTube dengan Scott Melkar, Draper melihat bahwa akan ada lebih banyak wanita yang mulai menggunakan aset crypto utama tersebut. Ini akan memperluas basis penggunaan aset crypto di masa mendatang.

    Ia mengatakan:

    “Semua wanita akan memiliki Bitcoin, dan akan membeli barang dengan Bitcoin.”

    Kenapa Wanita?

    Bukan sekadar asal bicara, memang kekayaan di AS kini didominasi oleh wanita, dengan persentase sebesar 51%. Porsi ini tentu dapat mendorong harga BTC menjadi lebih tinggi jika mereka mulai banyak masuk dan menggunakannya.

    Baca juga: Apa itu Whitelist NFT? Temukan Jawabannya di sini!

    Terlebih lagi, wanita juga belanja lebih banyak daripada pria.

    Dia Mengatakan:

    Wanita mengontrol lebih dari 80% dari belanja retail.

    Selain itu, ia memandang bahwa masih banyak sekali pebisnis ritel yang belum menyadari bahwa mereka dapat berhemat 2% jika menerima pembayaran dengan BTC, daripada kartu kredit dari perbankan.

    Tentu saja penggunaan BTC berpotensi meningkatkan keuntungan mereka karena memperlebar marjin mereka yang kini tipis.

    Menurutnya, harga Bitcoin akan bisa mencapai $ 250.000 pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 dengan berbagai perkembangannya saat ini.

    Baca juga: Inilah 4 Cara Orang Kaya Menghasilkan Pendapatan Pasif

    Menariknya, ia mengatakan akan menjadikan BTC sebagai mata uang resmi jika nantinya ia terpilih sebagai Presiden AS.

    Pada saat pers, harga Bitcoin berada di $ 29.400-an, mulai ada tanda-tanda kenaikan.

    Namun, jika kita menengok harga BTC saat ini, target yang ia utarakan tentu masih terlihat sangat sulit tercapai, terkesan mustahil, untuk di awal tahun depan karena ini butuh kenaikan hampir sepuluh kali lipat dari harga saat ini.

    Mungkin, jika targetnya dikendurkan lebih rendah, pasar masih dapat berpikir positif seperti dirinya. Tetapi, angka $ 250.000 itu memang sebuah target optimistis yang terlalu berlebihan, setidaknya melihat urusan regulasi dan sentimen global yang belum begitu mendukung perkembangan industri jelang pertengahan tahun ini.

    Baca juga: Analis: Empat Faktor Yang Menggerakkan Harga Bitcoin Di Tahun 2022

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kripto Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS)

    Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS) menjadi dua aset kripto yang fokus utama proyeknya untuk mengembangkan platform protokol layanan keuangan desentralisasi (DeFi). Keduanya menawarkan layanan likuiditas aset yang lebih mudah, aman dan transaksi yang lebih cepat dengan teknologi blockchain.

    So, mari berkenalan lebih dekat dengan Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS).

    Bounce Finance Governance Token (AUCTION)

    Apa Itu Bounce Finance Governance Token (AUCTION)?

    Bounce adalah platform lelang terdesentralisasi, yang menggabungkan penambangan likuiditas, tata kelola terdesentralisasi, dan mekanisme staking. Prinsip pertama Bounce adalah menyelesaikan kelangkaan sumber daya yang menciptakan lingkungan pertukaran yang kompetitif.

    Ide “swap” berasal dari Uniswap, di mana likuiditas tak terbatas disediakan untuk peserta. Meskipun ini adalah konsep dan hebat, Bounce berfokus pada skenario sebaliknya.

    Bounce Finance Governance Token (AUCTION)
    Ilustasi aset kripto, Bounce Finance Governance Token (AUCTION).

    Baca juga: Tokocrypto Sediakan Dana Rp 100 Juta untuk Riset Aset Kripto dan Blockchain

    Bounce menyediakan lingkungan yang kompetitif, untuk persediaan token atau aset lain yang terbatas seperti NFT. Harta tersebut dapat dilelang dengan berbagai cara, seperti:

    Penjualan token kripto ke berbagai jenis lelang di mana jumlah token yang dilelang terbatas dengan prinsip dan batas waktu lelang yang berbeda, seperti harga tetap (pelelangan swap tetap), penurunan harga (Dutch auction) atau harga tersembunyi (lelang tawaran tertutup) lelang NFT dilakukan dengan prinsip yang sama dengan penjualan token. Namun, biasanya ada lebih sedikit NFT (atau hanya bagian unik) untuk dijual.

    Apa yang Membuat Bounce Finance Governance Token (AUCTION) Unik?

    AUCTION adalah token Ethereum yang mendukung Bounce, protokol lelang terdesentralisasi untuk penjualan token dan NFT. AUCTION mendukung insentif pada protokol, memberikan manfaat dan hak tata kelola bagi pemegang, dan digunakan untuk membayar daftar bersertifikat.

    Dilansir Coinbase, Bounce Token disebutkan di 16 dari 1.802.794 posting media sosial di Twitter dan Reddit pada 28 Mei 2022. 22 individu unik berbicara tentang Bounce Token dan berada di peringkat #1.353 di sebagian besar sebutan dan aktivitas dari posting yang dikumpulkan.

    Bounce Finance Governance Token (AUCTION)
    Ilustasi aset kripto, Bounce Finance Governance Token (AUCTION).

    Peringkat AUCTION di situs CoinMarketCap pada Senin (30/5) jam 10.00 adalah #710, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 13.924.392. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 2.083.956 koin AUCTION dan maksimal pasokan 10.000.000 koin AUCTION.

    Baca juga: Lebih Kenal Aset Kripto Akropolis (AKRO) & Tellor (TRB)

    StaFi (FIS)

    Apa Itu StaFi (FIS)?

    StaFi (kependekan dari Staking Finance) adalah protokol DeFi pertama yang membuka likuiditas aset yang dipertaruhkan. Pengguna dapat mempertaruhkan token Proof of Stake (PoS) melalui StaFi dan menerima rToken sebagai imbalannya, yang tersedia untuk diperdagangkan, sambil tetap mendapatkan hadiah staking.

    rToken adalah turunan staking sintetis yang dikeluarkan oleh StaFi untuk pengguna ketika pengguna memasang token PoS melalui aplikasi StaFi rToken. rToken ditambatkan ke token PoS yang dipertaruhkan oleh pengguna dan imbalan staking yang sesuai. rToken dapat ditransfer dan diperdagangkan kapan saja.

    StaFi (FIS)
    Ilustrasi aset kripto, StaFi (FIS).

    Baca juga: Mengenal Aset kripto Augur (REP) dan Orion Protocol (ORN)

    Apa yang Membuat StaFi (FIS) Unik?

    FIS adalah token asli Protokol StaFi, yang digunakan untuk mengamankan protokol dengan FIS, holder dapat staking, membayar tx fee, dan mencetak rToken di StaFi.

    Protokol StaFi memberi Staker likuiditas token dan biaya yang digunakan untuk membeli kembali FIS dan membakarnya. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi setiap pemegang FIS. Jika holder menggunakan FIS untuk terlibat dalam konsensus online, bisa mendapatkan hadiah inflasi sistemik.

    Dilansir Coinbase, StaFi disebutkan di 513 dari 1.802.794 posting-an media sosial di Twitter dan Reddit pada 28 Mei 2022. 643 individu unik membicarakan StaFi dan menduduki peringkat #260 dalam sebagian besar sebutan dan aktivitas dari postingan yang dikumpulkan.

    StaFi (FIS)
    Ilustrasi aset kripto, StaFi (FIS).

    Peringkat FIS di situs CoinMarketCap pada Senin (30/5) jam 10.00 adalah #619, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar $ 20.883.055. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 20.883.055 koin FIS dan maksimal pasokan 114.911.733 koin FIS.

    Baca juga: Mengenal Dekat Kripto Wrapped Bitcoin (WBTC) dan Kava Lend (HARD)

    Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS) Listing di Tokocrypto

    Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Bounce Finance Governance Token (AUCTION) dan StaFi (FIS).

    Trading AUCTION/USDT, AUCTION/BUSD, AUCTION/BTC, FIS/USDT, FIS/RUB dan FIS/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 27 Mei 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran AUCTION dan FIS di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

    DISCLAIMERBukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • LUNA 2.0 Anjlok 70% Beberapa Jam Setelah Debut

    Terraform Labs meluncurkan versi baru dari blockchain Terra, “Terra 2.0” dengan token LUNA baru pada Sabtu, 28 Mei 2022, pukul 06.00 UTC (13.00 WIB).

    Setelah diluncurkan, LUNA mencapai nilai tertingginya pada $ 19,54. Namun 12 jam kemudian, pada saat artikel ini ditayangkan, nilainya turun 73% ke angka $ 5,18. Data tersebut dikutip dari CoinMarketCap.

    LUNA to USD. Sumber: Coinmarketcap

    Token LUNA tersedia di sejumlah exchange kripto sekitar 10 menit setelah diluncurkan. Saat ini, LUNA diperdagangkan di delapan bursa berbeda yaitu Bybit, Kucoin, Kraken, MEXC, OKK, Bitrue, Kucoin dan BingX.

    Baca juga: Aset Kripto dan Blockchain Jadi Perhatian di Pertemuan Tahunan WEF 2022, Apa Dampaknya?

    CEO Terra, Do Kwon, tidak menanggapi volatilitas LUNA di hari pertamanya ini. Dia hanya me-retweet beberapa pengumuman dari bursa.

    CEO Binance, Changpeng Zhao, menulis “Kredibilitas adalah mata uang utama,” dalam cuitannya tak lama setelah Terra 2.0 memulai debutnya. Binance termasuk di antara mereka yang menawarkan dukungan untuk blockchain baru Terra.

    Masih banyak orang yang skeptis tentang Terra 2.0. Salah satunya kripto YouTube, Ben Armstrong, yang mengatakan “Jangan beli LUNA lagi.”

    Sementara pengguna Twitter lainnya mengatakan mereka tetap menggunakan LUNA yang lama atau asli. Sejak berganti nama menjadi Terra Classic (LUNC) atau LUNA Classic, nilainya turun 29% selama 24 jam terakhir menjadi $ 0,00009031, menurut CoinMarketCap. LUNC mencapai puncaknya di bulan lalu pada $ 119,18 sebelum ambruk pada awal Mei silam yang menyebabkan kehilangan puluhan miliar dolar.

    Sedangkan, dari 1 miliar token LUNA baru, baru 21 juta yang dikirim melalui skema airdop dan ditambahkan ke pasokan yang beredar pada Sabtu. Sisanya akan di-airdrop secara bertahap.

    Baca juga: Pasar Sepekan: Market Kripto Belum Kondusif, Bitcoin Gagal Agresif

    DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Sepekan: Market Kripto Belum Kondusif, Bitcoin Gagal Agresif

    Market aset kripto secara keseluruhan belum kondusif pada pekan terakhir Mei 2022. Sepanjang pekan ini, market bergerak bervariasi, tapi masih terjebak di zona merah atau cenderung bearish.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan pasar kripto tampak belum bergairah pada pekan akhir Mei ini. 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap belum sukses melaju ke zona hijau dalam beberapa hari terakhir.

    “Kinerja buruk beberapa aset kripto pada pekan ini disebabkan oleh kondisi pasar yang kurang stabil. Hal itu tercermin dari penguatan nilainya yang cenderung tidak signifikan dan terkesan bikin laju harganya jalan di tempat. Kripto bisa melaju kencang asal volatilitas di pasar berisiko mereda dan prospek makroekonomi yang membaik,” kata Afid. 

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Afid melanjutkan sentimen negatif pasar yang belum mereda membuat harga Bitcoin gagal agresif. Nilai Bitcoin masih nyaman berada di level terendah sekitar $ 28.000 dan belum bisa naik, karena selama dua minggu terakhir BTC diperdagangkan dalam kisaran harga $ 30.000.

    “Bitcoin tidak bisa stabil sampai Wall Street terlihat tenang. Namun, hal itu tampaknya tak akan terlihat dalam jangka waktu dekat. Dari analisis teknikalnya, BTC akan naik dari level oversold yang dapat mengindikasikan fase pemulihan singkat,” jelasnya.

    Baca juga: Binance dan Bursa Besar Lainnya Dukung Peluncuran Terra 2.0

    Kabar menarik pada pekan ini datang dari Terralabs Form, perusahaan yang bertanggung jawab atas Terra Blockchain (LUNA) siap untuk memperbarui jaringan dan menerbitkan koin baru untuk ekosistemnya. Setelah melewati proses voting, akhirnya Terra mencapai persetujuan dengan para investor LUNA untuk membuat blockchain baru. 

    Dalam jaringan baru nanti, UST tidak akan ada lagi karena Terra tidak memiliki stablecoin lagi. Kemudian, blockchain dan koin yang Terra lama diubah menjadi Terra Classic dengan koin Luna Classic (LUNC) dan UST Classic (USTC). 

    Apa Itu Terra (LUNA) Crypto? Pengertian Untuk Pemula
    Ilustrasi aset kripto, Terra (LUNA).

    “Blockchain baru Terra ini menjadi babak baru. Semua akan dimulai dari awal di mana eksositem akan dibentuk kembali. Menarik untuk melihat sentimen pasar terhadap keputusan Terra ini,” ungkap Afid.

    Kabar peluncuran ini nampaknya mendapatkan tanggapan positif, karena untuk mengenalkan koin baru, Terra pun bersiap melaksanakan airdrop atau pembagian koin LUNC secara gratis. Untuk migrasi dan pergantian ticker LUNA & UST menjadi LUNC & USTC di Tokocrypto bisa simak di link ini.

    Baca juga: Trader Wajib Tahu! Begini Penjelasan tentang Flag Pattern



    Sumber : news.tokocrypto.com