Tag: crypto

  • iPhone 17 Pro vs Solana Seeker Mana yang Lebih Bagus?

    Akhir-akhir ini, nama Solana Seeker kembali mencuri perhatian para investor kripto berkat hadirnya program airdrop SKR yang nilainya dikabarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Fenomena ini membuat banyak orang penasaran, bukan hanya soal potensi keuntungan dari token SKR, tetapi juga mengenai perangkat yang menjadi wadah utama ekosistem Web3 tersebut. 

    Di sisi lain, dunia smartphone juga tak lama kemarin sedang terpincut dengan kehadiran iPhone 17 Pro, flagship terbaru Apple yang menawarkan performa luar biasa, kamera profesional, serta desain baru yang menawan.

    Jika dibandingkan secara spesifikasi dan fungsi, kira-kira antara Solana Seeker dan iPhone 17 Pro mana yang lebih bagus?

    Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker Solana Mobile

    Sekilas Tentang iPhone 17 Pro vs Solana Seeker

    Ilustrasi fitur iPhone 17 Pro. Sumber: Apple

    iPhone 17 Pro adalah bagian dari lini iPhone 17 series yang diluncurkan Apple pada September 2025. Ponsel ini menargetkan pengguna profesional dengan fokus pada performa, fotografi, dan integrasi Apple Intelligence. iPhone 17 Pro dilengkapi dengan desain aluminum unibody dan Ceramic Shield 2, iPhone 17 Pro juga dilengkapi dengan spesifikasi tahan debu dan air (IP68) dan mendukung wireless charging hingga 25W via MagSafe. Harga iPhone 17 Pro di Indonesia (resmi iBox/TAM) saat ini berkisar antara Rp23.749.000 hingga di atas Rp30 jutaan, dengan varian tertinggi iPhone 17 Pro Max 2TB menembus Rp43.999.000.

    Illustrasi Fitur Sonala Seeker. Sumber: Solana Mobile

    Solana Seeker adalah ponsel Web3 generasi kedua dari Solana Mobile, menggantikan Saga dengan perbaikan usability seperti Seed Vault untuk keamanan wallet crypto dan Genesis Token untuk rewards on-chain eksklusif. Dirilis pada Agustus 2025, ponsel ini berbasis Android dengan dApp store khusus Solana, memudahkan transaksi blockchain seperti double-tap payments. Harganya sekitar Rp7-8 jutaan jika di Indonesia, Belum termasuk pajak masuk karena HP ini belum masuk secara resmi.

    Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop

    Perbandingan Spesifikasi

    Berikut tabel perbandingan spesifikasi utama iPhone 17 Pro vs Solana Seeker:

    Aspek iPhone 17 Pro Solana Seeker
    Layar 6.3 inci Super Retina XDR OLED, 2622×1206 (460 ppi), 120Hz ProMotion, Always-On, 3.000 nits peak 6.36 inci AMOLED, 2670×1200 (460 ppi), 120Hz dynamic refresh rate
    Prosesor A19 Pro (6-core CPU, 6-core GPU, 16-core Neural Engine) MediaTek Dimensity 7300 octa-core
    RAM/Storage 12 GB RAM, 256GB/512GB/1TB 8 GB RAM, 128 GB UFS 3.1
    Kamera Rear: 48MP Fusion Main + 48MP Ultra Wide + 48MP Telephoto (8x zoom); Front: 18MP Centre Stage Rear: 108MP + 8MP + 2MP; Front: 32MP
    Baterai ~4.000 mAh, hingga 33 jam video; fast charge 50% dalam 20 menit 4.500 mAh, wireless charging
    Desain Aluminum unibody, Ceramic Shield 2, IP68, bobot 206g Dimensi 73.5×154.8×9.3mm, fokus Web3
    Fitur Apple Intelligence, Face ID, MagSafe, 5G mmWave, USB-C 10Gb/s Seed Vault wallet, Genesis Token, .skr domain, dApp store Solana
    OS iOS 26 Android 15
    Harga Rp23–40 jutaan Rp7–8 jutaan belum termasuk pajak masuk

    Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange

    Mana yang Lebih Bagus?

    iPhone 17 Pro tentu menang jauh dibandingkan dengan Solana Seeker dalam hal performa, kamera, dan ekosistem. Dengan chip A19 Pro yang super cepat, layar Super Retina XDR berteknologi ProMotion 120Hz, serta sistem kamera 48MP yang mendukung ProRAW dan ProRes video, iPhone 17 Pro jelas menjadi pilihan premium bagi pengguna yang mengutamakan kualitas dan produktivitas.

    Sementara itu, Solana Seeker hadir sebagai smartphone niche dengan fokus pada integrasi Web3 dan crypto wallet bawaan, menawarkan keunggulan bagi pengguna yang aktif di dunia blockchain.

    Intinya, semua kembali ke preferensi kamu. Sebagai pertimbangan:

    Beli iPhone 17 Pro jika:

    • Butuh handphone utama sebagai daily driver.
    • Mengutamakan kamera kelas profesional untuk foto dan video, lengkap dengan ProRAW & ProRes.
    • Butuh performa super cepat untuk gaming, editing, dan multitasking berkat chip A19 Pro.
    • Ingin ekosistem Apple yang seamless: sinkronisasi dengan Mac, iPad, Apple Watch, dan layanan iCloud.
    • Menginginkan dukungan software jangka panjang (update iOS hingga bertahun-tahun).
    • Tidak masalah dengan harga premium demi kualitas flagship terbaik.

    Beli Solana Seeker jika:

    • Butuh secondary phone,  selain HP daily driver.
    • Kamu adalah crypto enthusiast yang aktif menggunakan wallet, dApps, dan ekosistem Solana.
    • Butuh smartphone dengan integrasi Web3 bawaan, tanpa harus install aplikasi tambahan.
    • Menginginkan harga lebih terjangkau dibanding flagship Apple, tapi tetap dengan layar AMOLED 120Hz.
    • Tidak terlalu mementingkan kamera atau performa setara iPhone, karena fokus utama ada di fitur blockchain.

    Pengen investasi kripto tapi bingung mulai dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

    Satoshi Nakamoto, sang pencipta anonim Bitcoin, terus menjadi figur paling misterius sekaligus terkaya di dunia cryptocurrency. Dengan estimasi kepemilikan sekitar 1,1 juta BTC yang belum pernah disentuh selama lebih dari 15 tahun, kekayaannya sering disebut mencapai angka fantastis.

    Pada puncak harga Bitcoin di Oktober 2025 (sekitar $126,272 per BTC), nilai aset Satoshi mencapai sekitar $138 miliar USD atau setara dengan lebih dari Rp2 kuadriliun.

    Meskipun harga BTC mengalami koreksi dari harga tertingginya, Satoshi Nakamoto masih memegang tahta sebagai raja crypto Indonesia juga dunia, dengan kekayaan 1 juta Bitcoin yang tersimpan aman on-chain.

    Siapa Raja Crypto Satoshi Nakamoto?

    Satoshi Nakamoto adalah nama samaran yang digunakan untuk menerbitkan whitepaper Bitcoin pada Oktober 2008 dan meluncurkan jaringan pada Januari 2009.

    Ia aktif berkomunikasi di forum hingga akhir 2010, lalu menghilang sepenuhnya. Tidak ada yang tahu identitas aslinya—bisa individu, kelompok, atau bahkan lembaga. 

    Beberapa kandidat yang sering disebut merupakan Satoshi Nakamoto termasuk Hal Finney, Nick Szabo, Craig Wright, atau bahkan tim dari NSA, sampai sekarang tidak memiliki bukti yang kuat untuk meyakinkan publik bahwa mereka adalah Satoshi Nakamoto.

    Estimasi Kekayaan Raja Crypto Satoshi Nakamoto

    Total kekayaan Satoshi Nakamoto dari tahun 2016 sampai hari ini. Sumber: Arkham Intelligence.

    Satoshi memiliki total Bitcoin sebanyak 1.096.358 atau 5.23% dari total suplai Bitcoin. Dengan jumlah Bitcoin yang dimiliki Satoshi Nakamoto ini maka total kekayaannya:

    • Saat Bitcoin dalam harga tertinggi di 2025 ($126,272): $138,5 miliar atau Rp 2.338 triliun (kurs Rp16,880/USD)
    • Saat Bitcoin dalam harga terendah di 2025 ($74,434): $81,7 miliar atau Rp 1.377 triliun
    • Saat Bitcoin dalam harga sekarang ($89,586): $98,3 miliar atau Rp 1.660 triliun

    Meski fluktuasi harga BTC menyebabkan kekayaan Satoshi naik-turun, Satoshi tetap menempati posisi nomor satu sebagai pemegang BTC individu terbesar.

    Meskipun Satoshi Nakamoto tidak melakukan apa pun terhadap aset Bitcoin miliknya, kekayaan Satoshi Nakamoto akan terus bertambah sejalan dengan kenaikan harga Bitcoin.

    Dompet Bitcoin Satoshi Nakamoto masih bertambah dari kiriman Bitcoin tak dikenal. Sumber: Arkham Intelligence.

    Menariknya, hingga saat ini wallet Satoshi masih menerima kirim-kiriman Bitcoin dari berbagai alamat anonim. Sebagian besar transfer tersebut berupa sejumlah kecil dust transactions hingga ratusan atau ribuan dolar sebagai tanda penghormatan dari komunitas.

    Mengapa Satoshi Jadi Raja Crypto?

    • Tidak Pernah Menjual: Tidak seperti whale lain, koin Satoshi tetap diam, tanpa ada pergerakan dari semenjak dirinya menghilang.
    • Dominasi Pasar: Memiliki 1.096.358 atau 5.23% dari total supply Bitcoin yang beredar, yakni maksimal 21 juta.
    • Perbandingan dengan Orang Terkaya Lain: Pada puncak harga Bitcoin, Satoshi mampu melampaui kekayaan Bill Gates (~$134 miliar) dan Michael Dell (~132 miliar).
    • Dampak Potensial: Jika koin-koin ini bergerak atau identitas terungkap, bisa menyebabkan volatilitas pasar Bitcoin. Namun, hingga kini, tidak ada tanda-tanda tersebut.

    Kesimpulan

    Satoshi Nakamoto masih jadi raja crypto Indonesia maupun dunia dengan total kekayaan yang mencapai Rp2 kuadriliun dan akan terus bertambah sejalan dengan harga Bitcoin.

    Kekayaannya bukan berasal dari ambisi pribadi, tetapi karena keberhasilan menciptakan sistem moneter digital yang revolusioner. Sejalan dengan semangat privasi komunitas crypto, sosok paling kaya di dunia kripto adalah yang paling tidak terlihat.

    Selama Bitcoin terus digunakan, ditambang, dan dipercaya, nama Satoshi Nakamoto mungkin akan tetap sebagai miliarder yang membawa era baru keuangan digital.

    Mau punya Bitcoin seperti Satoshi Nakamoto? Yuk beli di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin CMC Labs Ini Mendadak Naik, Ada yang Tumbuh Hampir 31%

    Pasar kripto kembali menunjukkan pergerakan menarik dari kategori CMC Labs Tokens. Sejumlah altcoin dalam ekosistem ini mencatatkan performa positif berdasarkan data kapitalisasi pasar dan pergerakan harga dalam 7 hari terakhir.

    Berikut rangkuman 3 top altcoin CMC Labs Tokens yang saat ini menempati posisi teratas berdasarkan market capitalization dikutip CoinMarketCap.

    1. THORWallet (TITN)

    THORWallet (TITN) menjadi token CMC Labs dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Berdasarkan data terbaru, harga TITN berada di level $0.3387 dengan kapitalisasi pasar mencapai $14,398,771.

    Dalam periode 7 hari, TITN mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 30.96%, menjadikannya salah satu token dengan performa terbaik di kategori ini. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $3,567,817, dengan suplai beredar sebanyak 10.53 juta TITN. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap proyek THORWallet.

    Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Ini Nomor 1 Naik 55% dalam 7 Hari

    2. Sogni AI (SOGNI)

    Di posisi kedua terdapat Sogni AI (SOGNI) dengan kapitalisasi pasar sebesar $3,863,333. Harga SOGNI saat ini berada di kisaran $0.003186.

    Token ini mencatatkan pertumbuhan 1.25% dalam 7 hari terakhir, dengan volume perdagangan harian mencapai $425,207. Total suplai beredar SOGNI tercatat sebanyak 133.42 juta token. Stabilitas pergerakan harga SOGNI menunjukkan konsistensi minat investor meski tanpa lonjakan ekstrem.

    3. Superp (SUP)

    Posisi ketiga ditempati oleh Superp (SUP) dengan kapitalisasi pasar sebesar $3,429,941. Harga SUP tercatat di level $0.01673.

    Dalam kurun 7 hari, SUP mengalami kenaikan harga sebesar 29.40%, mendekati performa mingguan TITN. Volume perdagangan 24 jam mencapai $1,157,022, dengan suplai beredar sebanyak 69.11 juta SUP. Kenaikan tajam ini menempatkan SUP sebagai salah satu token CMC Labs yang paling diperhatikan dalam sepekan terakhir.

    Kesimpulan

    Data terbaru menunjukkan bahwa sektor CMC Labs Tokens masih menyimpan potensi pergerakan harga yang menarik. THORWallet (TITN) memimpin dari sisi kapitalisasi pasar dan pertumbuhan mingguan, disusul Sogni AI (SOGNI) dan Superp (SUP) yang juga mencatatkan kinerja positif.

    Pergerakan ini menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar untuk terus memantau perkembangan altcoin di kategori CMC Labs.

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Naik 2,29%, Apakah Ini Awal Pembalikan Tren?

    Setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, harga Pi Network (PI) akhirnya mencatat kenaikan 2,29% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran $0,194.

    Kenaikan token ini sedikit mengungguli pergerakan pasar kripto secara keseluruhan yang cenderung stagnan, seperti yang terlihat di Coinmarketcap pada Selasa (20/1).

    Meski demikian, lonjakan ini belum cukup untuk mengubah gambaran besar, mengingat PI masih mencatat penurunan 5,70% secara mingguan dan turun 5,87% dalam sebulan terakhir.

    Pergerakan harga ini lebih mencerminkan pantulan jangka pendek (technical bounce) di tengah tren turun yang masih dominan, ketimbang sinyal pembalikan arah yang kuat.

    Beberapa faktor utama menjadi pendorong kenaikan terbatas ini.

    Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 7,5%, 3 Faktor Ini Jadi Penyebab Utama

    Oversold Technical Bounce Jadi Pemicu Utama

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

    Salah satu faktor paling signifikan di balik kenaikan harga PI adalah kondisi teknikal yang sangat jenuh jual.

    Harga PI sebelumnya mendekati all-time low Oktober 2025 di area $0,172, level yang selama ini berfungsi sebagai zona support kuat.

    Indikator teknikal menunjukkan bahwa RSI 14-hari berada di level 26,8, jauh di bawah ambang batas oversold 30.

    Kondisi ini sering kali memicu aksi beli spekulatif dari trader jangka pendek yang mencari peluang rebound cepat.

    Namun, perlu dicatat bahwa volume perdagangan justru menurun menjadi $16,4 juta, turun sekitar 31% dibanding hari sebelumnya.

    Volume rendah ini mengindikasikan minimnya keyakinan pasar, sehingga reli berpotensi rapuh dan mudah berbalik arah jika tekanan jual kembali meningkat.

    Tekanan Token Unlock Mulai Mereda

    Pi Network selama beberapa bulan terakhir menghadapi tekanan besar akibat pembukaan token (token unlock) harian, yang sempat mencapai rata-rata 4,6 juta PI per hari.

    Masuknya token baru ke pasar secara konsisten menciptakan tekanan jual yang signifikan.

    Namun, data proyeksi Januari 2026 menunjukkan bahwa laju token unlock mulai melambat dibandingkan puncaknya di akhir 2025.

    Penurunan pasokan baru ini memberi ruang bernapas sementara bagi harga PI, karena tekanan jual jangka pendek menjadi lebih ringan.

    Meski begitu, tantangan utama belum hilang. Total suplai beredar PI masih sangat besar, mencapai lebih dari 8,38 miliar token, yang berpotensi membatasi kenaikan harga secara signifikan dalam jangka menengah hingga panjang.

    Sentimen Regulasi Masih Jadi Penopang

    Faktor lain yang turut menopang sentimen pasar adalah pencapaian regulasi Pi Network, khususnya setelah proyek ini mengajukan MiCA Whitepaper kepada otoritas Eropa pada November 2025.

    Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pi Network menuju kepatuhan regulasi dan potensi listing di bursa kripto teregulasi Uni Eropa.

    Walaupun bukan katalis baru, sentimen positif dari langkah ini masih memberikan dukungan psikologis bagi investor, terutama bagi mereka yang berorientasi jangka panjang.

    Di tengah minimnya berita positif terbaru, fondasi regulasi ini menjadi alasan utama mengapa harga PI mampu bertahan di atas level support kritis.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dari sisi teknikal, area $0,20 menjadi level psikologis penting.

    Selain itu, $0,202 yang bertepatan dengan Fibonacci retracement 23,6% menjadi resistance terdekat yang harus ditembus agar reli jangka pendek berlanjut.

    Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas area ini berisiko membawa harga kembali menguji support $0,18 hingga $0,17, terutama jika muncul pengumuman token unlock baru atau peningkatan arus token ke bursa.

    Baca Juga: Harga Pi Network Terkoreksi Tipis 0,56%: Pasokan Membengkak

    Kenaikan harga Pi Network (PI) sebesar 2,29% dalam 24 jam terakhir lebih tepat dipandang sebagai koreksi teknikal akibat kondisi oversold, bukan sebagai sinyal perubahan tren besar.

    Perlambatan token unlock dan sentimen regulasi memberikan dukungan sementara, namun suplai yang sangat besar dan lemahnya volume masih menjadi hambatan utama.

    Bagi investor, pergerakan ini menegaskan bahwa PI tetap merupakan aset dengan volatilitas tinggi dan sangat sensitif terhadap dinamika pasokan.

    Pertanyaan utamanya kini adalah, mampukah PI bertahan di atas level $0,20, atau justru kembali tertekan oleh gelombang jual berikutnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inflasi AS Melunak, Trump Desak The Fed Pangkas Suku Bunga

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendesak Federal Reserve (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga acuan setelah laporan inflasi terbaru menunjukkan tekanan harga yang semakin mereda. Data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) Amerika Serikat untuk Desember mencatat inflasi tahunan sebesar 2,7%, sesuai ekspektasi pasar.

    Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut angka inflasi tersebut sebagai “sangat bagus” dan meminta Ketua The Fed Jerome Powell untuk memangkas suku bunga secara signifikan. Trump menilai The Fed terlalu lambat merespons kondisi ekonomi dan memperingatkan bahwa penundaan pemangkasan suku bunga dapat menghambat pertumbuhan serta membuat biaya pinjaman tetap tinggi.

    Faktor Laporan CPI Desember

    Baca juga: The Fed Rem Mendadak, Bitcoin Terancam ke US$70.000 di Awal 2026

    Laporan CPI Desember menunjukkan inflasi tetap stabil dan tidak mengalami percepatan. Sementara itu, inflasi inti (core CPI) yang tidak memasukkan harga pangan dan energi tercatat sebesar 2,6% secara tahunan, lebih rendah dari perkiraan pasar. Data ini memperkuat pandangan bahwa tekanan harga di AS mulai mereda secara bertahap.

    Trump menilai data tersebut sebagai bukti bahwa The Fed “tertinggal” dalam kebijakan moneternya. Ia menegaskan bahwa penurunan suku bunga diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan permintaan kredit. Trump juga mengklaim kebijakan tarifnya telah memperkuat produksi domestik tanpa memicu lonjakan inflasi.

    Pasar merespons positif rilis data inflasi tersebut. Harga Bitcoin melonjak dan sempat menembus level USD 92.000, mencerminkan meningkatnya selera risiko investor di tengah harapan pemangkasan suku bunga di masa depan. Secara umum, suku bunga yang lebih rendah dinilai dapat meningkatkan likuiditas dan mendorong aset berisiko seperti saham dan kripto.

    Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed

    Meski demikian, pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat masih kecil. Berdasarkan FedWatch Tool milik CME Group, terdapat sekitar 95% probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Januari 2026. Peluang penurunan sebesar 25 basis poin masih tergolong rendah.

    Risalah rapat The Fed terbaru menunjukkan para pembuat kebijakan masih bersikap hati-hati dan menginginkan bukti tambahan bahwa inflasi benar-benar menurun secara berkelanjutan. Sejumlah bank besar, termasuk JPMorgan, bahkan tidak lagi memproyeksikan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat meskipun data inflasi melemah.

    Selain itu, ketidakpastian terkait kebijakan fiskal dan tarif juga menjadi perhatian para pejabat The Fed, yang ingin menilai dampaknya terhadap inflasi dalam beberapa bulan ke depan. Meski pernyataan Trump kerap memengaruhi sentimen pasar, The Fed sejauh ini tetap menunjukkan independensinya dalam menentukan arah kebijakan moneter.

    Ekspektasi pemangkasan suku bunga diperkirakan dapat menguat pada paruh kedua tahun ini apabila inflasi tetap stabil atau terus menurun. Data CPI terbaru kini menjadi amunisi utama bagi pihak-pihak yang mendukung pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat.

    Baca juga: Turun Mendadak! Dogecoin Anjlok Meski Suku Bunga Dipangkas The Fed


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Diam-Diam Ngebut, 3 Privacy Coin Ini Catat Kenaikan Harga Signifikan

    Kategori Privacy Coins kembali mencuri perhatian pasar kripto. Sejumlah aset kripto dengan fokus privasi mencatatkan kenaikan harga signifikan dalam 24 jam dan 7 hari terakhir, seiring meningkatnya minat investor terhadap anonimitas transaksi.

    Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, Monero (XMR), Pirate Chain (ARRR), dan Umbra (UMBRA) menjadi 3 privacy coin terbesar saat ini dikutip CoinMarketCap.

    Monero (XMR)

    Monero (XMR) masih kokoh di posisi pertama sebagai privacy coin dengan kapitalisasi pasar terbesar. Harga XMR tercatat di level $568.15, naik 18.71% dalam 24 jam dan menguat 33.68% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar Monero mencapai $10.48 miliar dengan volume transaksi harian sebesar $347.45 juta. Dengan suplai beredar 18.44 juta XMR, Monero tetap menjadi standar utama aset kripto berbasis privasi global.

    Pirate Chain (ARRR)

    Di posisi kedua, Pirate Chain (ARRR) menunjukkan performa agresif dalam jangka pendek. Harga ARRR berada di $0.3436, melonjak 58.17% dalam 24 jam dan naik 36.56% dalam 7 hari.

    Kapitalisasi pasar Pirate Chain tercatat sebesar $67.42 juta, meski volume transaksi harian masih relatif kecil di angka $300.571. Total suplai beredar ARRR mencapai 196.21 juta token, menjadikannya salah satu privacy coin dengan pertumbuhan harga tercepat pekan ini.

    Umbra (UMBRA)

    Sementara itu, Umbra (UMBRA) menempati peringkat ketiga dengan kapitalisasi pasar $16.58 juta. Harga UMBRA berada di level $1.66, naik 15.56% dalam 24 jam terakhir. Volume transaksi harian tercatat sebesar $754.866 dengan suplai beredar 10 juta UMBRA.

    Umbra dikenal sebagai solusi privasi berbasis Ethereum yang berfokus pada anonimitas alamat dompet tanpa mengorbankan kompatibilitas jaringan utama.

    Dengan volatilitas pasar yang kembali meningkat, pergerakan privacy coins menjadi salah satu sektor yang paling diperhatikan. Kinerja Monero, Pirate Chain, dan Umbra menunjukkan bahwa isu privasi masih menjadi narasi kuat di tengah perkembangan industri kripto global.

    Baca juga: Update Harga Zcash (ZEC) Terbaru: Lonjakan Harian 16%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

    Anak Menteri Purbaya, Yudo Sadewa kembali membuat menjadi sorotan komunitas kripto setelah menyoroti tentang penarikan aset milik nasabah dari exchange lokal melalui Instagram pribadinya.

    Yudo Sadewa sendiri diketahui adalah seorang investor kripto yang sukses. Kekayaannya sebagian besar berasal dari investasi di aset kripto, termasuk meme coin, dan ia sering berbagi pengalaman melalui Instagram, dan TikTok pribadi miliknya. Sebagai anak dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pernyataannya sering menjadi perdebatan, meskipun ia menegaskan bahwa pandangannya bersifat pribadi.

    Yudo sadewa membagikan pentingnya self-custody melalui tiktok pribadinya @yudosadewa.

    Tentu, alasan anak Metri Purbaya ini bukan hanya karena iseng belaka, melainkan menekankan tentang pentingnya konsep self-custody dalam pengelolaan aset kripto. Menurutnya, “exchange sebaiknya hanya digunakan sebagai tempat jual beli, bukan untuk menyimpan aset.” selain itu ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar aset kriptonya disimpan di cold wallet untuk meminimalisir risiko peretasan.

    Lalu apa saja yang perlu investor tahu mengenai pentingnya keamanan aset kripto? Simak lebih lengkap yuk!

    Mengenal Self-Custody, Konsep yang Digaungkan Anak Menteri Purbaya

    Self-custody adalah konsep penyimpanan aset kripto di mana kamu menyimpan sendiri aset kripto yang kamu miliki, beserta private-key dari dompet aset kripto tersebut.

    Yudo Sadewa menyoroti prinsip dasar “Not your keys, not your coins” yang artinya, jika kunci private-key dari aset kripto pribadi kamu masih berada di tangan exchange, aset tersebut bukan sepenuhnya milik kamu, karena tidak benar-benar dalam “genggaman” kamu saat itu juga.

    Biasanya aset kripto self-custody disimpan di dompet dalam bentuk fisik (cold wallet) maupun dompet kripto digital (hot wallet). Sehingga jika kamu menggunakan metode ini, maka kepemilikan aset benar-benar berada di tangan kamu, karena akses dan otorisasi transaksi hanya bisa dilakukan dengan private-key kamu kamu pegang sendiri–dan tidak bisa diretas, kecuali private-key tersebut dimiliki oleh orang lain.

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

    Kenapa Menyimpan Aset Kripto di Exchange Bukan Self-Custody?

    Menyimpan aset kripto di exchange bukanlah self-custody, sebab ketika kamu menyimpan kripto di exchange, kamu sebenarnya mempercayakan penyimpanan dan pengelolaan aset kepada platform tersebut–meskipun sebenarnya, di Indonesia sendiri, exchange resmi seperti Tokocrypto diwajibkan menyimpan aset nasabah di kustodian yang telah berizin OJK paling sedikit 70% dari aset nasabah.

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

    Tips untuk Kamu yang Ingin Lakukan Self-Custody

    Tokocrypto sangat mendukung penuh kendali pengguna atas private-keys nasabah—maka dari itu proses penarikan di Tokocrypto dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Berikut beberapa tips bagi kamu yang ingin melakukan self-custody:

    • Gunakan cold wallet (misalnya Ledger atau Trezor) untuk aset jangka panjang.
    • Selalu backup 12-24 kata seed phrase atau private-key di tempat aman, seperti safe deposit box–jangan disimpan secara digital untuk meminimalisir risiko peretasan.
    • Simpan sebagian kecil di hot wallet untuk jaga-jaga jika kamu ingin melakukan penjualan atau trading dalam jangka pendek.
    • Jangan bagikan seed phrase atau private-key kepada siapapun.
    • Ikuti tutorial tarik aset kripto ke wallet untuk self-custody di sini.

    Bagi kamu yang memilih untuk tetap menyimpan di exchange resmi, seperti Tokocrypto–berikut beberapa tips agar meminimalisir risiko yang tidak diinginkan:

    • Aktifkan metode autentikasi dua faktor (2FA).
    • Hindari menggunakan password yang sama dengan akun lain.
    • Jangan klik tautan mencurigakan, dan pastikan selalu mengakses website atau aplikasi resmi Tokocrypto.
    • Pastikan software, termasuk sistem operasi, aplikasi, dan antivirus, selalu diperbarui ke versi terbaru.
    • Hindari membagikan kode OTP atau data login ke siapa pun.
    • Aktifkan kode anti-phising.

    Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?

    Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber: TikTok @yudosadewa



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?

    Zcash (ZEC) merupakan cryptocurrency yang lahir pada 2016, dikenal sebagai koin dengan privasi tinggi berkat teknologi zk-SNARKs yang memungkinkan transaksi anonim tanpa jejak. 

    Zcash ditenagai oleh tim dari perusahaan Electric Coin Company (ECC) yang didirikan oleh Zooko Wilcox. ECC diawasi oleh Bootstrap, sebuah organisasi nonprofit 501(c)(3) yang bertugas memastikan misi Zcash tetap selaras dengan kepentingan publik.

    Di tengah altcoin lain yang mengalami penurunan, justru Zcash memberikan performa luar biasa dengan semakin digaungkannya narasi privasi, harga ZEC naik lebih dari 800%, dan menjadikan Zcash top performer di antara altcoin lain. 

    Namun, pada 7 Januari 2026 kemarin, Zcash mendadak bearish ketika seluruh tim ECC resign massal.

    Baca juga: Zcash (ZEC) Naik 400%, Narasi Privacy Jadi Tren Selanjutnya?

    Kronologi Singkat Alasan Tim ECC Zcash Bubar 

    Berdasarkan tweet dari akun X, Josh Swihart, mantan CEO ECC pada 7 Januari 2026, timnya secara resmi mengumumkan “constructively discharged” yang merupakan istilah hukum AS untuk kondisi dimana pekerja paksa resign akibat kondisi kerja yang tak bisa ditoleransi. 

    Swihart menuduh mayoritas board Bootstrap yang kemudian disebut sebagai ZCAM, tidak selaras dengan misi Zcash, yakni membangun “unstoppable private money“.

    Wallet Zcash, Zashi mobile wallet. Sumber: z.cash

    Singkatnya, konflik ini berawal dari Tim developer ECC ingin memisahkan (spin out) Zashi, wallet mobile Zcash yang mereka bangun, menjadi entitas privat. Dengan tujuan agar mampu bergerak lebih cepat, punya fleksibilitas bisnis, dan bisa menggalang modal dari investor.

    Namun jajaran petinggi dari Bootstrap menolak karena secara hukum, mereka tidak boleh mengizinkan aset nonprofit dialihkan ke perusahaan privat demi keuntungan dan Bootstrap menilainya melanggar batasan hukum nonprofit.

    Akhirnya Tim ECC merasa terjebak dan mereka tidak bisa mengembangkan Zashi sesuai visi karena dibatasi aturan nonprofit yang disebut oleh Josh Swihart sebagai constructive discharge atau resign yang dipaksa keadaan.

    Wallet baru Zcash, cashZ dari pengembang Zcash. Sumber: cashZ.org

    Setelah keluar, tim ECC mendirikan cashZ, perusahaan privat baru yang melanjutkan pengembangan wallet berbasis Zashi.

    Baca juga: Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

    Bagaimana Nasib Zcash ke Depan?

    Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Pasca-resign massal tim Electric Coin Company (ECC), Zcash mengalami gejolak besar. Harga Zcash turun sekitar 28%, karena adanya FUD tersebut.

    Meskipun begitu, protokol blockchain Zcash tetap berjalan normal dan aman, karena sifatnya yang open-source dan decentralized—tidak bergantung pada satu entitas saja.

    Zcash foundation pun turun tangan untuk memberikan klarifikasi mengenai keberlangsungan jaringan ke depannya dan menegaskan bahwa jaringan blockchain Zcash akan senantiasa terus terus berjalan dengan lancar dan aman, seperti biasanya—tanpa gangguan.

    Dinamika ini justru membawa Zcash semakin berkembang dengan munculnya opsi wallet baru dari tim Electric Coin Company (ECC) yakni CashZ, wallet yang dibangun dari codebase wallet Zashi sebelumnya dan tetap 100% fokus pada pengembangan serta adopsi Zcash sebagai “unstoppable private money” tanpa meluncurkan token baru melalui hard fork yang dapat memecah komunitas.

    Tertarik dengan aset kripto Zcash? Trading atau investasi aset kripto Zcash bisa kamu mulai dengan deposit Rp50.000 aja lho! Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    @SevaFTW: tldr on zcash;

    Yahoo: Zcash Developer Team Resigns: What the Governance Crisis Means for ZEC Price





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $91.021,45 per BTC.

    Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin mengalami kenaikan tipis sekitar 0,15%, atau setara dengan penguatan kurang lebih $140.

    Pergerakan ini menunjukkan bahwa BTC masih berusaha mempertahankan stabilitasnya di tengah kondisi pasar kripto yang belum sepenuhnya pulih, sekaligus menandai fase konsolidasi setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

    Secara umum, penguatan tipis ini mencerminkan adanya keseimbangan sementara antara tekanan beli dan jual.

    Pelaku pasar terlihat masih berhati-hati, sembari menunggu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan harga lebih signifikan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

    Pergerakan BTC 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang perdagangan harian, harga Bitcoin bergerak di kisaran $89.233,88 hingga $91.520,19. BTC sempat tertekan ke area bawah sebelum kembali menguat mendekati zona $91.000.

    Pola ini menunjukkan adanya minat beli yang muncul ketika harga mendekati area rendah harian, meskipun dorongan untuk menembus resistance jangka pendek masih terbatas.

    Dalam satu jam terakhir, pergerakan harga Bitcoin tercatat turun sekitar 0,29%, menandakan bahwa volatilitas jangka pendek masih terjadi.

    Meski demikian, secara keseluruhan BTC masih mampu mempertahankan posisi di atas level psikologis $90.000, yang kini menjadi salah satu area kunci yang terus diawasi pasar.

    Kinerja Mingguan Positif, Namun Tren Menengah Masih Tertekan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari perspektif jangka pendek, performa Bitcoin terbilang cukup konstruktif.

    Dalam tujuh hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan sekitar 2,71%, menandakan adanya upaya pemulihan bertahap.

    Namun, dalam kerangka waktu yang lebih panjang, tekanan masih terasa. Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin tercatat turun sekitar 1,47%.

    Penurunan lebih dalam terjadi pada periode 60 hari yang mencapai sekitar 14%, dan dalam 90 hari terakhir, koreksi tercatat hampir 19%.

    Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mulai stabil, pasar masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir.

    Dominasi Pasar Bitcoin Masih Sangat Kuat

    Dari sisi fundamental pasar, posisi Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,818 triliun, Bitcoin menempati peringkat 1 kripto global.

    Dominasi ini menegaskan peran BTC sebagai barometer utama pergerakan pasar kripto.

    Aktivitas perdagangan juga tergolong tinggi. Volume transaksi 24 jam yang mencapai sekitar $42,4 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin masih sangat besar.

    Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa BTC tetap menjadi aset utama bagi trader institusional maupun ritel.

    Saat ini, jumlah pasokan Bitcoin yang beredar berada di angka 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,11% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Dengan pasokan yang semakin mendekati batas maksimum, faktor kelangkaan Bitcoin masih menjadi narasi utama yang terus diperhatikan oleh investor jangka panjang.

    Jarak dari Rekor Tertinggi dan Dinamika Psikologis Pasar

    Bitcoin saat ini masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Selisih ini menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian harga setelah periode volatilitas tinggi.

    Bagi sebagian investor, kondisi ini dipandang sebagai fase konsolidasi yang sehat sebelum pasar menentukan arah tren berikutnya.

    Sementara bagi trader jangka pendek, jarak dari rekor tertinggi menciptakan ruang volatilitas yang dapat dimanfaatkan, baik dalam skenario lanjutan pemulihan maupun koreksi susulan.

    Prospek Jangka Pendek Bitcoin

    Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih cenderung sideways dengan bias hati-hati. Selama BTC mampu bertahan di atas area psikologis $90.000, sentimen pasar relatif masih stabil.

    Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus zona tersebut, potensi pengujian ulang ke area yang lebih rendah tetap terbuka.

    Sebaliknya, apabila minat beli meningkat dan volume terus menguat, Bitcoin berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $91.500 hingga $92.000 sebagai resistance terdekat.

    Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi.

    Meski penguatannya tipis, kenaikan harian dan kinerja mingguan yang positif menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda.

    Dengan kapitalisasi pasar yang sangat besar dan volume perdagangan yang tetap tinggi, Bitcoin masih menjadi pusat gravitasi pasar kripto.

    Ke depan, arah pergerakan BTC akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area kunci dan munculnya katalis baru yang mampu mendorong minat beli secara lebih agresif.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penarikan Dana Crypto ke Rekening Bank: Apa yang Perlu Diketahui

    Baik investor atau trader pasti setuju jika momen paling menyenangkan adalah saat ketika kita melakukan penarikan dana dari crypto ke rekening bank saat merealisasikan keuntungan.

    Agar kamu tidak bingung saat melakukan penarikan dana crypto ke rekening bank, berikut beberapa hal yang harus kamu ketahui!

    Bagaimana Cara untuk Melakukan Penarikan Dana Crypto ke Rekening Bank?

    Secara umum, penarikan dana crypto ke rekening bank dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

    1. Menjual aset kripto ke rupiah (IDR)
      Aset kripto seperti Bitcoin atau Ethereum perlu dikonversi terlebih dahulu menjadi saldo rupiah di akun exchange. Di Tokocrypto, kamu bisa menjuat aset kripto kamu dengan cara market order, spot-limit, atau dengan menggunakan fitur Beli/Jual untuk mendapatkan potongan gratis biaya trading.
    2. Mengajukan penarikan (withdraw) IDR
      Setelah saldo rupiah ada di akun kamu, kamu bisa mengajukan penarikan ke rekening bank pribadi.
    3. Proses verifikasi dan pemrosesan sistem
      Exchange akan memverifikasi permintaan penarikan sesuai prosedur keamanan dan kepatuhan.
    4. Dana dikirim ke rekening bank
      Dana diproses melalui sistem perbankan dan masuk ke rekening kamu.

    Di Tokocrypto, kamu bisa menarik dana crypto kamu dengan beberapa langkah:

    1. Pilih Menu Penarikan: Masuk ke menu penarikan, kemudian klik “IDR” atau pilih “IDR” di saldo dompet kamu.
    2. Tambah Rekening Bank: Klik tombol “Tambah akun” untuk menambahkan informasi rekening bank Anda. Isi nama bank dan nomor rekening dengan benar.
    3. Periksa Nomor Rekening: Pastikan nomor rekening sudah sesuai, lalu klik “Tambah”.
    4. Rekening Berhasil Ditambahkan: Setelah berhasil ditambahkan, pilih akun bank tujuan kamu.
    5. Masukkan Jumlah Penarikan: Masukkan nominal IDR yang ingin kamu tarik.

    Gimana cukup mudah bukan? Yuk cobain Tokocrypto dengan daftar di sini 👉 Tokocrypto beli/jual gratis potongan biaya trading

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

    Berapa Lama Penarikan Dana Crypto ke Rekening Bank?

    penarikan dana rupiah dari exchange lokal membutuhkan waktu beberapa menit hingga maksimal 1 hari kerja. Dalam kondisi normal:

    • Permintaan yang diajukan pada jam kerja biasanya diproses di hari yang sama
    • Penarikan di malam hari atau akhir pekan (22:59 – 05:00 WIB) bisa lebih lama karena mengikuti jadwal bank mitra

    Exchange lokal resmi seperti Tokocrypto beroperasi sesuai dengan regulasi Indonesia, serta bekerja sama dengan bank dan payment gateway resmi untuk memastikan dana sampai dengan aman ke rekening pengguna.

    Di Tokocrypto sendiri proses penarikan bisa dibilang instan atau dalam hitungan menit, namun estimasi maksimalnya adalah 1×24 jam tergantung waktu kliring bank, kondisi jaringan (traffic tinggi), atau maintenance sistem bank.

    Lebih lengkap, kamu bisa baca di sini: Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya

    Biaya, Limit, dan Waktu Proses

    Biaya dan limit penarikan di Tokocrypto dirancang kompetitif untuk mendukung trader retail hingga institusi.

    Berikut tabel ringkasan biaya dan limit:

    Aspek Keterangan
    Biaya Penarikan IDR Rp10.000 per transaksi.
    Biaya Konversi/Trading Maker: 0,10% – 0,15%; Taker: 0,15% – 0,20%; plus PPh final 0,21%.
    Minimal Penarikan Rp100.000.
    Limit Harian (KYC Level 1) Rp250.000.000 dan 3 BTC.
    Limit Harian (KYC Level 2) Rp5.000.000.000 dan 100 BTC.
    Waktu Proses Kurang dari 5 menit hingga maksimal 1×24 jam kerja.

    Baca lebih lengkap mengenai biaya dan limit terbaru Tokocrypto di sini: Berapa Limit Penarikan Bitcoin dan IDR Per Hari di Tokocrypto? dan Informasi Biaya Transaksi di Tokocrypto

    Tips Agar Penarikan Dana Crypto ke Rekening Lebih Cepat

    Agar proses penarikan berjalan cepat dan minim kendala, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

    1. Pastikan data akun dan rekening bank sudah benar
    2. Ajukan penarikan di jam kerja
    3. Pastikan nama akun dan nama rekening penerima sama
    4. Pastikan minimal dana yang akan ditarik memenuhi syarat ketentuan
    5. Pilih bursa resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

    Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com