Tag: dex

  • Uniswap Luncurkan V3, Ini Dampaknya untuk Sektor DeFi

    Uniswap (UNI) meluncurkan V3 hari ini, Rabu, 5 Mei 2021, yang diprediksi membuat disrupsi di Sektor Decentralized Finance (DeFi).

    Saat ini jumlah crypto yang terkunci (TVL) di bursa terdesentralisasi (DeX) Uniswap naik 61.943% sejak V2.

    Hal tersebut membuat peluncuran V3 diprediksi memberi dampak besar.

    Peluncuran DeX V3

    Kemungkinan besar saat ini mayoritas investor sedang menunggu V3 akibat akan berpotensi besar terhadap Sektor DeFi.

    Melihat yang terjadi pada Uniswap V2, diprediksi akan terjadi hal yang sama dan akan mendorong Sektor DeFi lebih tinggi.

    Uniswap V3 juga dikabarkan akan memberikan beberapa fitur baru dan penghasilan keuntungan yang lebih dari saat ini.

    Saat ini terdapat tiga fitur baru yang akan diluncurkan terutama untuk penyedia likuiditas atau liquidity providers.

    • Pertama akan tercipta peluncuran likuiditas kepada pasar yang dapat disesuaikan kepada seluruh target harga.
    • Kedua adalah biaya transaksi market maker yang lebih berjenjang untuk mendorong keuntungan dari beberapa crypto volatilitas tinggi terhadap kerugian sementara.
    • Ketiga adalah akses yang lebih murah kepada oracle atau jembatan akses data antara dunia blockchain dan dunia nyata.

    Selain itu, Uniswap V3 berpotensi mengalami penurunan dalam biaya dari Hardfork Ethereum di Bulan Juli.

    Baca Juga: Uniswap Berjaya! Volume DeX Naik 1.100 Kali Lipat

    Dengan dukungan Optimism untuk memaksimalkan lapisan kedua di Blockchain Ethereum, transaksi diprediksi akan lebih murah dan dominasi Uniswap akan mulai naik kembali.

    Selain itu dengan adanya beberapa tambahan fitur untuk meningkatkan keuntungan melalui imbalan di luar jual beli crypto, Uniswap akan semakin maju di dunia DeX.

    Sebelumnya Uniswap V2 berdiri pada Blockchain Ethereum pada 18 Maret 2020.

    Saat itu, ketertarikan terhadap Sektor DeFi masih belum setinggi saat ini.

    Sejarah Uniswap V2

    Walau banyak kasus yang menjerat akibat banyaknya plagiarisme dan kasus penipuan yang mengatasnamakan Uniswap sebelumnya, saat ini apresiasi terus terjadi.

    Sebelumnya DeX ini juga sempat mengalami kalah saing dari DeX lainnya.

    Namun, setelah adanya Airdrop sekitar 400 UNI per orang, penggunanya naik kembali.

    Walau Sektor DeFi turun di kuartal empat 2020, TVL di Sektor DeFi terus naik bahkan mencapai $8,53 Miliar.

    Hingga saat ini, ketertarikan terhadap Sektor DeFi masih berlanjut dengan banyaknya tambahan terhadap ekosistem tersebut.

    Baca Juga: DOGE Menjadi Indikator Musim Alt Coin, Begini Penjelasannya

    Dengan dorongan positif pembaruan Ethereum, dan pembaruan pada DeX Uniswap, nampaknya UNI akan terdampak secara positif.

    Untuk saat ini UNI masih belum bergerak naik kembali akibat dampak dari koreksi pasar crypto secara menyeluruh yang terjadi kemarin.

    Dalam jangka pendek UNI nampak terkena buy the rumor, sell the news, dimana harganya naik mendekati suatu kabar namun saat kabar itu terjadi harganya turun.

    Dalam kasus ini, kabar tersebut adalah peluncuran DeX Uniswap V3. Tapi dalam jangka panjang, UNI masih terlihat bergerak naik.

    Grafik Harian UNIUSD

    Dapat dilihat bahwa UNI masih bergerak dalam zona apresiasi, untuk saat ini kemungkinan batas bawah koreksi adalah $39,8 hingga $34,5.

    Batas atas yang perlu dilewati berada pada $43 hingga $48 untuk dapat berlanjut lebih tinggi dalam jangka panjang menuju $64.

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DEX akan Diluncurkan, Cardano Targetkan All Time High!

    Pertukaran terdesentralisasi (DEX) berbasis Cardano yang telah lama ditunggu-tunggu, SundaeSwap, sebentar lagi siap diluncurkan ke testnet publik.

    Tim SundaeSwap mengungkapkan, testnet akan membantu mengidentifikasikan bug apa pun yang akan muncul, yang disebabkan oleh ribuan aktif users yang menggunakannya sekaligus. 

    Ini juga akan membantu mengidentifikasi situasi tak terduga yang mungkin muncul untuk platform baru.

    Sementara itu, formulir yang akan diisi oleh penguji disediakan untuk mengumpulkan informasi tentang bug yang ditemui users lebih lanjut.

    Baca jugaRapper Snoop Dogg Membangun Mansion di Metaverse SandBox

    Sebelumnya, Cardano adalah salah satu dari puluhan aset crypto yang alami koreksi masal minggu kemarin.

    Cardano pun mencatat kerugian yang cukup besar, dengan masing-masing 5,1% dan 18,1% di grafik harian dan mingguan.

    Grafik Cardano Pada Saat Tren Turun. Source: TradingView

    Pada saat penulisan, CoinGecko melansir koin ADA diperdagangkan dengan kisaran $1,45.

    Dengan DEX pertamanya yang siap diluncurkan pada jaringan, Pengembang serta investor mengharapkan ini dapat menargetkan Cardano ke pop harga yang tertinggi.

    SundaeSwap Mengajak Komunitas Ikut Merayakan

    Tim dibalik SundaeSwap merayakan peluncuran DEX pertama mereka melalui cuitan resminya di Twitter dan mengundang komunitas Cardano untuk berpartisipasi.

    Untuk berpartisipasi, anggota komunitas hanya perlu mengisi formulir yang telah disediakan serta mengikuti arahan.

    Semoga saja dengan DEX yang telah siap diluncurkan, reaksi negatif pasar terhadap Cardano bisa segera memulih.

    Karena seperti yang kita tahu, beberapa bulan terakhir ini, Cardano alami koreksi beransur yang berpuncak ketika pertukaran crypto terbesar dunia, e-Toro, umumkan penghapusan jaringan Cardano dari protokolnya.

    Baca JugaCardano Hancur Karena eToro? Begini Kronologinya

    Cardano dan Sederet Inovasi Lainnya di Masa Depan

    Tidak terpuruk dalam koreksi harga, ekosistem Cardano dikabarkan siap untuk meluncurkan sederet inovasi menarik di masa depan. 

    Pada bulan November, Cardano adalah blockchain ketiga yang paling aktif dikembangkan, setelah mencatat 118 komitmen GitHub untuk jaringan.

    Hal tersebut kemudian di dukung oleh Ardana, decentralized stablecoin hub yang akan membawa DeFi yang diperlukan untuk bootstrap & mempertahankan ekonomi dalam Cardano.

    Selain itu ada Empawa, yang digambarkan sebagai proyek RealFi, disebut-disebut akan menggabungkan teknologi baru, pembangunan berkelanjutan, serta decentralised financial inclusion untuk jaringan.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Square Telah Merilis Whitepaper untuk DEX Bitcoin-nya

    Dukungan kuat untuk Bitcoin (BTC) dari Jack Dorsey semakin tampak dengan akan dihadirkankannya bursa terdesentralisasi (DEX) untuk kripto utama ini melalui Square.

    Alih-alih hanya memungkinkan orang-orang untuk membeli BTC di Cash App besutan Square. Dorsey memiliki ide yang lebih luas berupa bursa DEX tersebut.

    Baca jugaHillary Clinton: Kripto Dapat Mengancam Dolar

    Whitepaper untuk DEX dari Square Telah Hadir

    Ide DEX ini kali pertama datang pada bulan Juli lalu memalui divisi TBS Square, yang saat ini telah merilis whitepaper untuk tbDEX.

    Whitepaper tersebut mengklaim bahwa tbDEX adalah protokol untuk menemukan likuiditas dan bertukar aset (seperti Bitcoin, uang fiat, atau barang dunia nyata)” dengan aman tanpa perlu mengungkap identitas.

    Selain itu, protokol ini juga berlaku di sekitar perantara keuangan dan penjaga gerbang lainnya (seperti bursa terpusat) yang menjaga perbatasan antara mata uang fiat dan digital.

    Meskipun konsep utama dari tbDEX adalah untuk Bitcoin. Tetapi sepertinya itu tidak dibangun di atas blockchain Bitcoin. Itu karena di mana protokol tersebut berjalan masih belum dinyatakan dengan jelas di whitepaper-nya.

    Jika ada pertanyaan, mengapa tbDEX tidak dibangun di atas jaringan Ethereum seperti DEX kebanyakan? Itu karena Dorsey adalah seorang pecinta Bitcoin sejati.

    Dia telah berulang kali tidak menunjukkan minat pada Ethereum dan aset kripto lainnya. Hanya dan tetap Bitcoin saja yang ada di hatinya.

    Baca jugaFundamental Avalanche, Pesaing Ethereum dalam Biaya Gas dan Kecepatan

    “Apa pun yang dapat dilakukan perusahaan saya untuk membuatnya dapat diakses oleh semua orang adalah bagaimana saya akan menghabiskan sisa hidup saya. Jika saya tidak di Square atau Twitter, saya akan mengerjakan Bitcoin. Jika itu membutuhkan lebih banyak bantuan daripada Square atau Twitter, saya akan meninggalkan mereka untuk Bitcoin,” ujar Dorsey, dilansir dari Decrypt, Sabtu (20/11/2021).

    Sekadar informasi, Square saat ini telah menjadi bagian dari revolusi pembayaran peer-to-peer (P2P) untuk mempermudah seseorang mengirim uang tunai dari rekening bank atau vendor lain untuk menerima pembayaran kartu kredit.

    Dan tentu saja, kehadiran tbDEX akan semakin melengkapi layanan dari Square, terutama untuk menghubungkannya dengan dunia kripto. Kemungkinan, ini akan semakin besar dan menarik.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum, Blockchain Pertama dengan Transaksi $1 Triliun Setahun

    Munculnya ruang keuangan terdesentralisasi (DeFi) di industri crypto mengakibatkan jaringan Ethereum (ETH), jaringan dasar DeFi, memproses lebih dari dua kali volume transaksi harian Bitcoin (BTC).

    Baca Juga: Kapitalisasi Pasar USDC Tumbuh Lebih Cepat Dibandingkan Tether

    Menurut data dari platform aggregator pasar crypto Messari, transaksi rata-rata harian selama 30 hari terakhir pada jaringan Ethereum berada di kisaran $7 miliar. Jika tren ini terus berlanjut, Messari memprediksi Ethereum akan menjadi blockchain publik pertama yang memecahkan rekor transaksi sebesar $1 triliun hanya dalam satu tahun.

    Ryan Watkins, salah satu petinggi di Messari, mengatakan lonjakan besar volume transaksi Ethereum berkaitan juga dengan peningkatan volume stablecoin ERC-20. Ditambah juga transaksi Tether (USDT) yang sekarang ada di jaringan Ethereum.

    Watkins juga menambahkan booming-nya platform likuiditas on-chain dari Decentralized Exchange (DEX) seperti Uniswap dan Curve menghasilkan lebih dari $20 miliar volume gabungan hanya pada bulan September.

    Baca Juga: Hal yang Harus Disiapkan untuk Menambang Bitcoin dengan PC

    Jika angka tersebut terus bertambah, bukan tidak mungkin Ethereum akan mencatatkan rekor baru dengan transaksi lebih dari $1 triliun hanya dalam satu tahun.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Takut Ketinggalan, Trader Cina Pindahkan BTC dan ETH ke DEX untuk Yield Farming

    Traders di Cina dilaporkan menarik kepemilikan ETH, USDT, dan crypto mereka serta berbondong-bondong beralih dari Centralized Exchange (CEX) menuju Decentralized Exchange (DEX) untuk melakukan yield farming.

    Menyusul masalah sulitnya penarikan koin pada 6 September lalu di Cina, sebuah sumber mengungkapkan terdapat beberapa kampanye terkait dengan gerakan memindahkan akun dari CEX ke DEX di Cina.

    Berita Terkait: Apa Sih Yield Farming Itu? Panduan Untuk Pemula!

    Breaking: pada 6 September lalu, banyak bursa di Cina mengalami kesulitan terkait dengan withdrawal koin ataupun tutup (operasionalnya). Komunitas di Cina meluncurkan ‘kampanye penarikan koin’. Kampanye ini menyerukan untuk menarik semua USDT dan crypto di bursa dan menghapus akun mereka.”

    Ada laporan bahwa DeFi di Cina “baru saja dimulai”. Menurut Kepala Pemasaran Hash Key Hub, beberapa pengguna menggunakan kumpulan dana untuk membuat dana “farming pool”.

    Dovey Wan, penasihat CoinDesk, menimpali hal ini dengan mengatakan, “Bitcoiners pragmatis menggunakan Bitcoin alpha untuk menghasilkan lebih banyak BTC.”

    Yield Farming, Sesuatu yang Tidak Dapat Ditolak

    DEX, atau sederhananya DeFi adalah topik yang saat ini sedang hangat diperbincangkan di industri crypto. Pasalnya, aktivitas ini mendorong peningkatan di jaringan Ethereum dan menjanjikan return yang sangat tinggi bagi para penggunanya.

    Tidak seperti CEX yang kendalinya masih dipegang oleh entitas pusat, Yield farmingatau yang disebut juga liquidity farming dalam DEX ini hanya melibatkan para traderyang memiliki kuasa penuh atas aset yang mereka miliki. Contoh DEX yang saat ini banyak diperbincangkan adalah Uniswap, Compound, dan masih banyak lagi.

    Terlebih, DEX ini biasanya menjanjikan return dan hasil yang lebih baik dari CEX, bahkan ada yang mencapai hingga 600 persen hanya dengan berkontribusi memasukan ETH yang dimiliki pengguna tersebut ke dalam jaringan.

    Baca Juga: Trading di Uniswap Lewat Twitter? Sekarang Bisa!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Shiba Inu yang Harganya Meroket Belakangan Ini!

    Mata uang kripto atau aset kripto menjadi investasi yang semakin digemari oleh banyak orang akhir-akhir ini. Mengikuti fenomena ini, semakin banyak pula jenis mata uang kripto baru yang bermunculan di pasar kripto, salah satunya adalah Shiba Inu token atau SHIB.

    Kemunculan SHIB ini menarik perhatian banyak orang. Bahkan, SHIB diperkirakan akan menggantikan Dogecoin (DOGE), sebuah altcoin yang punya kemiripan dengan SHIB. Hal ini dapat dilihat dari lonjakan harga jual SHIB pada Oktober 2021 lalu. Yuk, simak informasi selengkapnya!

    Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

    Apa itu Shiba Inu (SHIB)? 

    SHIB dibuat pada Agustus 2020 dan bergerak di atas blockchain Ethereum. Pendirinya sendiri dikenal dengan nama samaran Ryoshi. Alasan Ryoshi memilih Ethereum sebagai platform-nya adalah karena adanya kesamaan tujuan antara Ethereum dan SHIB, di mana Ethereum memiliki tujuan yang jelas dan tidak berlebihan.

    SHIB hadir sebagai aset kripto dengan memiliki sejumlah tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi salah satu bursa terdesentralisasi atau DEX dengan nama SHIBASWAP. DEX berguna dalam memperdagangkan kripto secara peer-to-peer, sehingga tidak perlu melibatkan perantara atau pihak ketiga. 

    Selain itu, SHIB akan memfokuskan terhadap pertukaran NFT dengan mengutamakan para seniman yang karya seninya terkait dengan ras anjing Shiba Inu. Seiring perkembangannya, SHIB juga bertujuan untuk mendonasikan keuntungan yang diperoleh kepada yayasan penyelamat anjing ras Shiba Inu di dunia.

    Mengapa SHIB Menarik? 

    Pada akhir Oktober lalu, SHIB mencetak new all time high pada angka US$0,00005486. Dengan mencetak all time high terbaru itu, SHIB resmi menjadi aset kripto terbesar ke-11 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$21,5 miliar.

    Jumlah tersebut merupakan rekor ketiga SHIB dalam empat hari. Token ini pertama kali mencetak all time high pada nilai US$0,00004442 setelah melonjak 60%. Saat itu, SHIB merupakan aset kripto terbesar ke-13. Dua hari kemudian, SHIB kembali memecahkan rekor dan menetapkan all time high terbaru pada nilai US$0,00004853.

    3 Penyebab Kenaikan Harga dan Kapitalisasi Pasar SHIB 

    Kenaikan harga dan kapitalisasi pasar SHIB bukanlah tanpa alasan. Melihat kenaikan yang begitu tinggi dalam waktu relatif singkat, setidaknya ada tiga alasan yang mendasari lonjakan tersebut, yaitu:

    1. Cuitan Elon Musk

    Kenaikan harga yang tinggi ini tidak lepas dari Elon Musk. Nampaknya, CEO Tesla ini masih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap naik-turunnya harga aset kripto.

    Awal Oktober lalu, Elon Musk mengunggah cuitan di Twitter. Dalam cuitan tersebut, ia mengunggah foto anak anjing ras Shiba Inu yang sedang berada di mobil Tesla. Memang, Elon Musk tidak secara langsung membahas soal token SHIB. 

    Shiba Inu token

    Namun, token tersebut memiliki nama dan logo yang sama dengan anak anjing milik Elon Musk yang membuat banyak orang berasumsi bahwa Elon Musk mendukung token SHIB. Akibatnya, para pegiat aset kripto langsung ramai memborong SHIB dan membuat volumenya meningkat sampai 770% dalam satu hari. 

    Sebelumnya, pada Mei 2021, hal serupa juga terjadi. Elon Musk membalas sebuah cuitan yang mengunggah foto anjing ras Shiba Inu dengan berkata “I’m looking for a shiba pup!”. Cuitan itu menyebabkan lonjakan harga SHIB hingga 1.050%.

    2. Peluncuran DEX ShibaSwap

    Shiba inu - shibaswapPada bulan Juni lalu, SHIB berhasil meluncurkan sebuah bursa terdesentralisasi atau DEX, yakni ShibaSwap. ShibaSwap rencananya akan dimiliki oleh komunitas SHIB dengan biaya yang terjangkau. Selain itu, keunikan lain dari ShibaSwap adalah terminologi yang digunakan tidak terlalu serius, seperti “staking” yang diganti dengan “bury”.

    3. Diborong secara Besar-besaran Oleh Whale

    Shiba tokenKenaikan harga SHIB juga sangat dipengaruhi oleh Whale. Pada awal November 2021 kemarin, SHIB diborong secara besar-besaran oleh Whale. Whale adalah julukan untuk investor yang mengalirkan dana ke kripto. Dikabarkan bahwa Whale membeli 20 triliun SHIB senilai lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp14 miliar dalam satu kali transaksi.

    Itu dia ulasan mengenai token Shiba Inu. Umurnya masih sangat baru, sehingga masih diperlukan pemantauan lebih lanjut mengenai kestabilannya. 

    Jika Anda tertarik untuk berinvestasi aset kripto, lakukan di exchange yang aman dan terpercaya seperti Tokocrypto. Jual beli Bitcoin dan aset kripto lainnya di Tokocrypto lebih mudah, cepat, dan aman. Anda juga bisa mengetahui berbagai informasi terbaru soal dunia kripto di Tokonews, Instagram, dan Twitter. Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Yuk, investasi sekarang juga!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Uniswap? – Tokocrypto News

    Decentralized Exchange (DEX) atau bursa pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi semakin marak digandrungi para penggemar kripto. Salah satu DEX yang sedang naik daun di kalangan penggemar kripto adalah Uniswap.

    Uniswap sendiri hadir dengan solusi dan teknologi mutakhir terkait dengan Decentralized Finance (DeFi) yang sedang hangat diperbincangkan belakangan ini. Terlebih banyak proyek DeFi termasuk Uniswap yang menawarkan fasilitas pengolahan aset kripto penggunanya untuk mendapatkan keuntungan atau pendapatan dengan hanya memasukan aset tersebut ke dalam protokol.

    Pada artikel ini, Coinvestasi akan menjelaskan secara ringkas apa itu Uniswap dan cara kerja platform ini dalam memberikan pendapatan dengan mata uang kripto kepada penggunanya.

    Berita Terkait: Baru Rilis, UNI Sudah Jadi 20 Token DeFi Teratas!

    Apa itu Uniswap ?

    Uniswap adalah protokol yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar token ERC20 mereka tanpa harus menggunakan buku pesanan atau perantara lain. Protokol yang dikembangkan oleh Hayden Adams ini, beroperasi dengan tidak membebankan biaya platform ataupun biaya perantara selain membebankan biaya gas pada jaringan Ethereum.

    Selain itu, jika kebanyakan bursa lainnya menentukan nilai tukar berdasarkan pada penjual dan pembeli dalam pasar, nilai tukar token-token di platform ini didasarkan pada persamaan algoritma matematika yang akan secara otomatis menghitung saldo antara kedua token tersebut dan membandingkannya dengan permintaan aktual dari pasangan tukar ini.

    Fitur Unik dari Uniswap

    Uniswap hadir memberikan perbedaan warna tersendiri pada dunia bursa pertukaran terdesentralisasi. Ini terkait dengan mekanisme penetapan harga yang unik dari Uniswap atau dikenal sebagai “Constant Product Market Maker Model”.

    Mekanisme ini membuat token ERC20 apa pun dapat ditambahkan ke dalam protokol Uniswap. Tentunya nilai ini akan setara dengan ETH dan token ERC20 yang diperdagangkan nantinya.

    Selain itu, Uniswap hadir memberikan solusi terkait masalah likuiditas yang ada pada bursa pertukaran biasa lainnya. Platform Uniswap menghadirkan penyediaan likuiditas secara otomatis. Sehingga, tidak lagi bergantung pada mekanisme pembeli dan penjual yang biasanya harus ada untuk menciptakan likuiditas itu sendiri.

    Lalu, bagaimana cara kerja Uniswap?

    Cara Kerja Uniswap

    Jika kamu memiliki Ethereum sejumlah tertentu dan ingin menukarkannya dengan altcoin lain misalnya Token XXX, kamu akan merilis smart contract Uniswap baru untuk Token XXX tersebut dan membuat kumpulan likuiditas dari token XXX tersebut senilai $10 dan ETH senilai $10.

    Cara kerja ini menggunakan persamaan X * Y = K.

    X dan Y ini merepresentasikan jumlah token ETH dan ERC20 yang tersedia. Sedangkan K merupakan konstanta yang dapat diatur oleh pembuat kontrak pertukaran di Uniswap. Nilai K ini nilai yang paling penting dengan alasan nilai X dikalikan dengan Y harus sama dengan K.

    Persamaan ini menggunakan keseimbangan antara token ETH dan ERC20 dalam menetukan harga token tertentu. Misalnya saja, setiap kali ada seseorang yang membeli Token XXX dengan ETH, persedian token XXX akan menurun sementara pasokan harga ETH meningkat. Dengan begitu harga token XXX ini akan naik.

    Ini berarti harga token-token yang ada di Uniswap dapat berubah ketika transaksi perdagangan terjadi. Inti dasar dari Uniswap ini adalah menyeimbangkan nilai token, dan menukarnya berdasarkan seberapa banyak orang yang ingin membeli atau menjual token tersebut.

    Cara Token Uniswap Diproduksi

    Setiap kali token ETH/ERC20 baru dimasukkan atau dikontribusikan ke dalam kumpulan likuiditas Uniswap, kontributor tersebut akan membuat semacam “Kumpulan Token atau Pool Token”, yang juga merupakan token ERC20.

    Perlu diingat, bahwa Uniswap ini bersifat permission less atau tanpa izin. Jadi, setiap token memiliki smart contract dan liquidity pools-nya sendiri. Jika token memiliki kedua aspek tersebut, maka siapa pun dapat melakukan perdagangan token atau berkontribusi ke kumpulan likuiditas tersebut.

    Setelah semuanya siap, kumpulan token akan dibuat setiap kali dana disimpan ke dalam kumpulan likuiditas di dalam protokol. Ini membuat token ERC20 yang berada pada kumpulan token tersebut dapat dengan bebas ditukar, dipindahkan, dan digunakan di dalam dApps lain.

    Saat dana ditarik, maka kumpulan token ini akan dihancurkan sehingga tidak ada lagi kumpulan token tersebut di dalam jaringan. Setiap kumpulan token ini mewakili bagian pengguna dari total aset pools dan bagian dari biaya trading sebesar 0,3% di dalam pools tersebut.

    Cara Uniswap Menghasilkan Keuntungan

    Keuntungan yang didapat jika kamu berpartisipasi menjadi penyedia likuiditas uniswap adalah dari biaya trading. Caranya, kamu hanya tinggal berpartisipasi dalam kumpulan likuiditas tertentu dengan memberikan jumlah token ETH dan ERC20 yang sama dengan kontrak pertukaran Uniswap.

    Sebagai imbalannya, setiap kali seseorang melakukan swap, swapper harus membayar biaya sebesar 0,3% per swap. Biaya ini kemudian ditambahkan ke dalam kolam likuiditas. Selanjutnya, penyedia likuiditas menerima bagian dari biaya transaksi tersebut yang sebanding dengan bobot mereka berkontribusi dalam kumpulan tersebut.

    Keunggulan dan Kekurangan Uniswap

    Perkembangan DeFi Uniswap ini memberikan warna baru di dalam industri kripto. Pasalnya platform ini membuat gebrakan baru terkait dengan penggunaan mata uang kripto itu sendiri. Tidak hanya itu Uniswap juga memiliki keunggulan yang cukup baru untuk diterapkan di dalam industri ini.

    Keunggulan tersebut mencakup aspek seperti token baru dapat langsung mengakses likuiditas dengan menambahkan token mereka ke dalam pertukaran dengan Uniswap V2 router contract, tidak hanya itu perdagangan terbilang berbiaya rendah dibandingkan dengan DEX atau bursa tersentralisasi, tidak sampai disitu penyedia likuiditas mendapat keuntungan dengan hanya memasukan dananya ke kolam likuiditas, dan tentunya yang paling dasar platform ini bersifat desentralisasi.

    Di sisi lain, pastinya setiap hal memiliki kekurangan yang dimiliki. Kekurangan ini juga dimiliki oleh Uniswap seperti kemungkinan adanya serangan terhadap fitur flash loan/swap, masih bergantung pada perdagangan arbitrase untuk menghilangkan ketidakseimbangan pasar, memiliki daftar token palsu karena sifatnya yang permission less, dan terakhir harga gas yang tinggi.

    Token UNI dari UNISWAP

    Token UNI dirilis pada 16 September 2020 sebagai token tata kelola dalam protokol Uniswap. Kemunculan token ini disambut hangat oleh para pengguna dan komunitas Uniswap ini sendiri. Pasalnya, Uniswap kemudian membagikan token ini secara cuma-cuma kepada pengguna yang pernah memasukan asetnya ke dalam liquidity pools platform tersebut.

    Nantinya token ERC-20 ini akan tersedia di dalam protokol dengan fungsi sebagai token konsensus. Terlebih satu miliar token yang dirilis ke dalam jaringan 60%nya akan dialokasikan kepada anggota komunitas, 21,51% untuk “anggota tim dan calon karyawan”, serta 17,80% lainnya akan dialokasikan untuk para investor dengan siklus vesting empat tahunan.

    Token UNI ini juga terdaftar di beberapa platform exchange ternama dunia dengan beberapa pairing token lainnya.

    Baca Juga: Founder Cardano Rencanakan Sistem Operasi Finansial dengan ADA

    Kesimpulan

    Menarik sekali bukan platform Uniswap ini? Jika kamu memiliki aset cukup banyak dan ingin memiliki pendapatan dari kripto tersebut, Uniswap bisa digunakan sebagai platform pertukaran yang dapat memberikan keuntungan tersebut.

    Perlu diingat juga, bahwa penggunaan Uniswap ini masih tergolong kepada pengelolaan aset yang risikonya tinggi. Tetap gunakan manajemen risiko dan aset kamu sebaik mungkin, terlebih pelajari lebih lanjut tata kelola dari Uniswap ini. Selamat trading!

    artikel ini dapat anda baca kembali disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu SpookySwap? Mengenal DEX Terbesar dalam Jaringan Fantom

    Saat ini, dunia kripto semakin mendapatkan banyak perhatian. Banyak pengembang menciptakan layanan jual beli aset kripto. Dalam hal jual beli aset kripto, diperlukan adanya bursa yang bisa memfasilitasi kegiatan tersebut. Salah satunya adalah Fantom sebagai aplikasi decentralized finance (DeFi) yang populer. Di dalam Fantom terdapat banyak sekali jaringan, yang salah satu yang terkenal dan populer yaitu SpookySwap. 

    Simak penjelasan lebih lanjut untuk mengetahui pengertian dan cara kerjanya di bawah ini!

    Apa Itu SpookySwap?

    SpookySwap adalah pertukaran terdesentralisasi atau decentralized exchange (DEX) yang paling besar dalam jaringan Fantom. Berdasarkan DeFiLlama per Februari 2022, saat ini menjadi protokol aplikasi DeFi dengan nilai USD 1,33 miliar. Aplikasi ini memiliki tampilan UI yang sangat mudah dimengerti. Karena itu, SpookySwap sangat digemari dan mendapat perhatian lebih. 

    Anda bisa melakukan banyak aktivitas langsung di halaman utama mereka. Aplikasi ini bisa menjadi jembatan dari jaringan blockchain lain ke Fantom ataupun sebaliknya. Selain itu, SpookySwap juga memiliki koleksi NFT tersendiri yang bernama MagiCat yang nantinya akan terintegrasi dengan ekosistem DEX serta token BOO. Token BOO itu bisa Anda beli atau dapatkan sebagai imbalan sebagai penyedia likuiditas atau LP.

    Perkembangan SpookySwap

    bentuk ilustrasi web3

    Sama seperti kebanyakan aplikasi pada umumnya, SpookySwap pun terus melakukan perkembangan. Saat ini, aplikasi ini sudah masuk dalam tahap pengembangan kemitraan. Pengembang juga sedang melakukan penyesuaian penambangan yang berdasarkan kinerja, whitelisting token, serta memperbaiki bug website dan memperbaiki kualitasnya.

    Ke depannya, SpookySwap akan menjadi platform yang lebih baik dengan BOO buybacks yang terdesentralisasi, implementasi Prop-015 atau Protocol Owned Liquidity dari Trade Fees, CEX listing, serta pemanfaatan NFT yang lebih kuat lagi.

    Fitur apa saja yang tersedia?

    SpookySwap merupakan Automated Market Maker atau AMM untuk menyediakan likuiditas dalam pool likuiditas. Harganya ditentukan secara otomatis dan juga berubah tergantung pada jumlah token yang ada dalam likuiditas. 

    Anda bisa melakukan pembelian dengan harga tertentu, namun pembelian itu baru akan terverifikasi jika harganya tercapai. Artinya, Anda bisa tidak dikenakan biaya sampai pembelian Anda diproses. Fitur tersebut terbukti signifikan meningkatkan fleksibilitas perdagangan serta merencanakan masa depan.

    Selain itu, fitur yang bisa Anda dapatkan yaitu:

    1. Swap Token 

    Fitur pertama yang bisa Anda dapatkan adalah swap token. Fitur ini, memungkinkan Anda untuk menukarkan berbagai macam token dengan biaya transaksi yang murah

    2. Staking BOO

    Staking BOO berguna saat Anda menjadi LP atau penyedia likuiditas. Setelah mendapat imbalan BOO, Anda bisa melakukan staking yang nantinya dapat dijual atau digunakan untuk staking berikutnya

    3. Memindahkan Token 

    Kemudian, fitur lainnya adalah memindahkan token dari jaringan blockchain ke Fantom. Proses ini hanya membutuhkan waktu minimal sepuluh menit hingga beberapa jam saja. 

    Baca juga: Pahami Pengertian Leverage Adalah dan Fungsinya dalam Kripto!

    Lebih Jauh tentang Token SpookySwap (BOO)

    Seperti yang sudah sempat disebutkan sebelumnya, BOO merupakan token resmi SpookySwap. Token BOO ini akan memberi pemegang sebuah hak kuasa atas perubahan platform di masa depan. Para pemegang BOO juga bisa memperoleh bagian pendapatan dari biaya perdagangan. 

    Para pemegang token diharapkan bisa menggunakan hak suaranya dengan bijak. Untuk harga BOO sendiri diperkirakan akan mencapai level tertingginya selama tahun 2022 ini, yakni di angka USD 25. Bahkan pada 2023, harga BOO bisa mencapai sekitar USD 63. Harga tersebut tentunya diprediksi akan terus meningkat.

    Baca juga: Perbedaan yang Perlu Diketahui antara Koin dan Token pada Aset Kripto

    Sebagai salah satu jaringan terbesar dalam Fantom, SpookySwap membuktikan bahwa mereka dapat bertahan lama serta banyak melakukan transaksi dan mampu menyediakan layanan yang tak ada sebelumnya di Fantom sehingga sukses meraih popularitas.Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih banyak mengenai SpookySwap, kunjungi website Tokonews sekarang juga!. Bergabunglah juga dalam Telegram dan Discord Tokocrypto dan mulai berinvestasi serta trading kripto di Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenal Aset Kripto DODO, Fundamental Protokol Blockchain DeFi Optimal

    Aset kripto DODO (DODO) menjadi salah satu dari banyak project yang berkaitan erat dengan utilitas decentralized finance (DeFi). Kebanyakan dari mereka punya fungsi yang mirip, namun DODO berbeda.

    DODO adalah platform decentralized exchange (DEX) yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC) yang bertujuan untuk membuat likuiditas DeFi lebih mudah diakses. Sebagai platform DEX, DODO memiliki sejumnlah keunggulan.

    Platform DODO dibangun atas dasar kemudahan untuk pengguna. Pengguna DODO tidak akan dibuat susah untuk semua kebutuhan atau layanan DeFi atau menemukan harga kripto terbaik bagi mereka.

    Tidak seperti banyak DEX lainnya, yang menggunakan algoritma Proactive Market Maker (PMM), DODO menggunakan algoritma Automated Market Makers (AMM). Menurut DODO, model PMM-nya memberikan stabilitas harga dan likuiditas yang lebih baik daripada AMM DEX.

    Platform DEX, DODO. Foto: DODO.
    Platform DEX, DODO. Foto: DODO.

    Baca juga: Kenal Mythical Beings NFT, Proyek Seni Digital Bangun Kesadaran Restorasi Bumi

    Roadmap dan Produk Unggulan DODO

    Ada banyak produk unggulan yang dimiliki oleh DODO. Salah satunya, SmartTrade, yang memfasilitasi perdagangan antar token di jaringan yang sama. Ini dibangun di atas Ethereum dan BSC, secara cerdas menemukan perutean pesanan terbaik dari sumber likuiditas teragregasi untuk memberikan harga terbaik kepada trader.

    Kemudian, DODO memberikan kemampuan untuk menerbitkan aset kripto baru dengan biaya terendah dan menciptakan kumpulan modal yang sangat likuid melalui Crowdpooling/IDO. Tidak ada batasan pada harga awal atau rasio dana dan token yang disediakan.

    DODO menawarkan likuiditas yang cukup sebanding dengan centralized exchanges (CEX), yang dapat digunakan oleh smart contracts untuk transaksi on-chain seperti likuidasi dan lelang. Pengguna juga dapat memanfaatkan perbedaan harga antara DODO dan bursa lainnya.

    DODO juga membangun platform NFT independen, DODO NFT. Sama seperti DEX DODO, platform ini didukung oleh algoritma Proactive Market Maker (PMM) DODO, solusi harga dan likuiditas yang unik. 

    DODO NFT telah dibuat dengan pengalaman pengguna terbaik. Platform ini bukan hanya pasar NFT, tapi ekosistem komprehensif yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dan berdaya dalam ruang NFT dengan berbagai cara.

    Platform DEX, DODO. Foto: DODO.
    Platform DEX, DODO. Foto: DODO.

    Baca juga: Kenal Crypto Golf Impact, Game Play-to-Earn Bisa Dapat Kripto

    Adapula, DODO (DODO) adalah native token kripto dari platform DODO. Token utilitas BEP-20 dan ERC-20 ini digunakan untuk tata kelola platform, staking, dan berpartisipasi dalam Crowdpooling dan IDO, serta untuk memberi reward kepada stakers dan miners. 

    Hodler DODO juga diberikan diskon biaya perdagangan dan dapat digunakan untuk mint vDODO, yang memberikan manfaat keanggotaan tambahan dan dividen dari biaya perdagangan.

    DODO Tumbuh Diusia 2 Tahun

    Pada 19 September 2022 lalu, platform DeFi, DODO telah menginjak usia dua tahun. sepanjang dua tahun ini, ekosistem DODO terus tumbuh lebih kuat dari sebelumnya. 

    Pertumbuhan tersebut mencakup penerapan sejumlah fitur dan peningkatan baru yang menawarkan pengalaman trading terbaik kepada pengguna. Saat ini sudah lebih dari US$ 85 miliar dalam volume perdagangan dengan hampir 15 juta total transaksi di seluruh platform. Ada 1,8 juta pengguna yang setia menggunakan DEX, DODO. Protokol DODO telah diaudit oleh Certik, PeckShield, dan SlowMist.

    Platform DEX, DODO. Foto: DODO.
    Platform DEX, DODO. Foto: DODO.

    Baca juga: Kenal Kripto Fio Protocol (FIO) dan RSK Infrastructure Framework (RIF)

    Dalam rangka merayakan ulang tahunnya ini, DODO menggelar banyak acara spesial dan eksklusif. Salah satunya, beberapa orang dari komunitas CommandDODO terpilih bergabung dengan Co-founder dan tim DODO dalam jamuan eksklusif setelah acara Token2049 di Singapura.

    Kemudian, bermitra dengan Tokocrypto, DODO bagi-bagi hadiah lebih dari Rp 200 juta dalam rangka “DODO Trading Anniversary.” Program ini berlangsung mulai dari 30 September-13 Oktober 2022 yang berlaku untuk pengguna Tokocrypto yang sudah menyelesaikan KYC level 1 ataupun 2. Trading berlaku hanya untuk pairing DODO/BUSD dan DODO/USDT.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pump.fun Luncurkan Aplikasi Baru, Tapi Token PUMP Masih Lesu

    Pump.fun resmi meluncurkan pembaruan besar pada aplikasi selulernya dengan nama Pump.fun 2.0, membawa sejumlah fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna di tengah pasar kripto yang dinamis. Namun, meskipun aplikasinya semakin canggih, token asli platform tersebut, PUMP, belum menunjukkan pergerakan berarti.

    Dilaporkan Coindoo, versi baru aplikasi ini menghadirkan sejumlah peningkatan, termasuk fitur pembelian token yang lebih efisien, pelacakan pasar waktu nyata, serta integrasi berita pilihan yang relevan dengan tren memecoin. Salah satu fitur unggulan adalah “Movers Feed”, yang menampilkan token-token dengan performa tertinggi dan terburuk secara real time.

    Token PUMP

    Baca juga: Pump.fun Luncurkan Skema Bagi Hasil 50% untuk Kreator Memecoin

    Selain itu, terdapat fitur perdagangan satu ketukan bernama “Tap-to-Ape”, yang memungkinkan pengguna melakukan pembelian instan di berbagai token. Aplikasi ini juga menyematkan tab berita khusus yang memberikan informasi terbaru seputar tren dan pergerakan di ekosistem memecoin.

    Namun, meski dari sisi aplikasi mengalami pembaruan signifikan, performa token PUMP tidak sejalan. Hingga saat ini, token tersebut masih stagnan di kisaran harga $0,02000, dan belum pulih dari penurunan sebelumnya. Data dari CoinMarketCap menunjukkan volume perdagangan dan pasokan beredar token ini berada di angka nol, dengan kapitalisasi pasar yang juga tidak menunjukkan aktivitas berarti.

    Walau begitu, valuasi terdilusi sepenuhnya untuk token PUMP masih tercatat di atas $420.000, memberikan sinyal potensi jangka panjang—tentu jika ke depannya distribusi dan aktivitas perdagangan dapat kembali normal.

    Untuk saat ini, meskipun Pump.fun berhasil meluncurkan aplikasi baru yang lebih canggih, nasib token PUMP masih menunggu momentum kebangkitan.

    Baca juga: Pump.fun Incar Pendanaan $1 Miliar Lewat ICO, Siap Berbagi Pendapatan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com