Tag: dex

  • Ternyata ini Fitur Unggulan Aster yang Bikin Hype dan Dilirik Trader!

    Aster baru-baru ini mencuri perhatian karena digadang-gadang bisa menjadi pesaing Hyperliquid, salah satu Decentralized Exchange (DEX) terbesar di dunia kripto.

    Kira-kira apa saja fitur unggulan yang membuat Aster mendapat atensi serta hype komunitas dan dukungan dari KOL besar seperti Changpeng Zhao (CZ)? Simak ulasan fitur-fitur dari Aster DEX!

    Baca juga: Apa Itu Aster (ASTER)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Aster Perpetual

    Aster memiliki fitur trading perpetual atau dalam komunitas kripto sering disebut dengan futures trading. Fitur ini menawarkan ekosistem trading derivatif berbasis order book dengan likuiditas tinggi menawarkan spread tipis dan biaya trading rendah untuk perdagangan kontrak perpetual. 

    Pengguna bisa mengakses berbagai strategi trading seperti long, short, dan hedging secara efisien dengan infrastruktur perpetual Aster yang menggabungkan teknologi dari merger Astherus dan APX Finance, memberikan keunggulan privasi, eksekusi cepat, serta opsi grid trading otomatis bagi pengguna pro. Semua transaksi tetap on-chain, transparan, dan bebas manipulasi MEV.

    Yang menarik dari fitur perpetual Aster adalah opsi yang memungkinkan para trader menggunakan leverage hingga 100x, jauh lebih tinggi daripada pesaingnya, Hyperliquid yang hanya memiliki opsi hingga 40x.

    1001x Leverage

    Terpisah dari fitur perpetual biasa, fitur 1001x di Aster DEX memberikan pengalaman trading perpetual dengan leverage ekstrem hingga 1001x melalui likuiditas on-chain (ALP Pool). Segala transaksi tercatat secara transparan di blockchain dan tetap efisien berkat integrasi oracle harga dari Chainlink, Pyth Network, dan Binance Oracle. 

    Dalam fitur 1001x leverage ini, kamu bisa memilih untuk trading menggunakan fitur perpetual atau prediction. Cocok untuk para degen yang memiliki profile risiko trading yang tinggi.

    Berbeda dengan perpetual yang memberi kamu fleksibilitas penuh untuk membuka dan menutup posisi kapan saja, prediction berfokus pada arah harga dalam jangka waktu tertentu seperti 5, 15, 30 menit, dan 1 jam.

    Dukungan Multi-Chain

    Aster membuka akses lintas ekosistem, mulai dari BNB Chain, Ethereum, Solana, hingga Arbitrum. Sehingga likuiditas dari berbagai blockchain tersebut membuat para trader memiliki lebih banyak pilihan aset yang bisa digunakan untuk trading dan membuka peluang arbitrase. 

    Ini juga mempermudah para penggunanya untuk melakukan transfer aset dan posisi margin karena bisa dijalankan native antar chain tanpa harus repot bridging manual, yang biasanya membutuhkan waktu dan biaya tambahan.

    Trading Saham (RWA)

    Tidak hanya aset kripto, dalam DEX Aster, kamu juga bisa melakukan trading saham secara terdesentralisasi.

    Inovasi ini menjadikan Aster sebagai salah satu pionir DEX yang menghadirkan akses ke pasar tradisional dalam format Web3, sehingga trader bisa mengelola portofolio kripto dan saham dalam satu platform.

    Hidden Orders

    Fitur yang satu ini dapat membantu untuk membuat pengguna Aster anonim dan sulit untuk dilacak aktivitas tradingnya.

    Selain anonim, fitur hidden orders dapat membantu trader untuk terhindar dari risiko front-running dan sandwich attack, secara sederhana mekanisme ini memungkinkan Aster untuk menyembunyikan detail penting seperti ukuran dan jenis order (long/short) hingga ketika eksekusi order benar-benar terjadi. 

    Bagi para whale yang biasa melakukan transaksi dalam jumlah besar, fitur ini bisa menjadi solusi untuk menjaga strategi agar mereka tetap anonim dan membantu terhindar dari manipulasi pasar.

    Sebagai contoh, kamu mungkin pernah mendengar nama James Wynn, trader yang biasa menghebohkan komunitas kripto karena transaksi tradingnya yang besar. Nah, dengan fitur hidden orders, para whale tidak usah takut lagi ketauan publik saat mendaftarkan order pembelian atau penjualannya, sebelum order benar-benar dieksekusi.

    Mekanisme Buyback dari Hasil Revenue

    Melalui halaman dokumen resminya, Aster memperkenalkan sistem buyback dari hasil pendapatan protokol. Melalui program ini, sebagian pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas platform akan digunakan untuk membeli kembali token Aster di pasar. 

    Tak hanya itu, hasil buyback tersebut juga dialokasikan sebagai insentif reward governance, yang bertujuan mendorong keterlibatan komunitas dalam proses tata kelola terdesentralisasi. 

    Dengan mekanisme seperti ini maka mintat dan stabilitas harga token Aster dalam jangka panjang bisa terjaga.

    Optimistic Execution, Fraud Proof, dan Prospek Zero-Knowledge

    Transaksi blockchain yang sering kali dipandang lebih ‘lama’ daripada transaksi di centralized web2 membuat Aster harus berinovasi dengan fitur baru, yakni dengan model optimistic execution, dimana semua transaksi dianggap valid hingga ada yang membuktikan sebaliknya melalui fraud proof

    Hal ini diklaim dapat membuat proses trading di Aster berlangsung cepat. Lebih jauh, pengembangan ke arah integrasi zero-knowledge proofs di masa depan juga sudah diwacanakan, demi menambah tingkat keamanan dan efisiensi sekaligus mengurangi ketergantungan pada proses verifikasi manual yang rawan delay.

    Fitur Aster Earn menjadi magnet tersendiri bagi para pemburu yield farming dan staking. Soalnya, dengan fitur ini pengguna dapat memperoleh imbal hasil, mulai dari staking USDF, BTC, CAKE hingga BNB. 

    Penarikan imbal hasil bisa dilakukan kapan saja, tanpa proses klaim manual, sementara kontrol keamanan tetap diawasi mitra kustodian terpercaya seperti Ceffu.

    USDF sendiri adalah sebuah stablecoin hasil kolateralisasi dengan cara minting dari stablecoin USDT, USDF ini nantinya dapat dimasukkan ke dalam fitur earn menjadi asUSDF untuk memberi yield bagi para holder-nya. 

    Sebagai insentif tambahan, mint dan staking USDF membuka kesempatan untuk meraih multiplier point hingga 20× sebagai syarat untuk airdrop ekosistem Aster di masa mendatang. Jika kamu ingin menarik USDF ini, kamu juga bisa di-redeem kembali menjadi USDT dengan rasio ± 1:1.

    Aster Chain

    Saat ini token Aster masih beroperasi di jaringan BNB Smart Chain (BEP-20), namun roadmap proyek ini menunjukkan ambisi yang lebih besar. Tim Aster berencana meluncurkan Aster Chain, sebuah blockchain layer-1 independen yang dikembangkan untuk meningkatkan skalabilitas, privasi, dan efisiensi transaksi.

    Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Aster sebagai pesaing serius bagi platform besar seperti Hyperliquid yang juga telah beroprasi di jaringan blockchainnya sendiri.

    Baca juga: Aster Airdrop Tahap 2 Dimulai, Cek Cara Dapat dan Klaimnya

    Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto ASTER?

    Kamu bisa membeli Aster melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ASTER/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aster Airdrop Tahap 2 Dimulai, Cek Cara Dapat dan Klaimnya

    Aster DEX kembali mengguncang dunia kripto dengan pengumuman resmi fase baru kampanye airdrop mereka. Setelah sukses besar di dua tahap pertama, proyek ini bersiap meluncurkan “Aster Dawn”, tahap ketiga yang menjanjikan sistem hadiah lebih adil, anti-abuse, dan tanpa penguncian token.

    Dilaporkan Cryptopolitan, fase terbaru ini dimulai 6 Oktober dan akan berlangsung selama lima minggu, melanjutkan momentum besar yang membuat Aster kini dianggap sebagai salah satu pesaing paling serius dalam lanskap decentralized exchange (DEX) global.

    320 Juta Token Dibagikan di Tahap 2

    Tahap kedua airdrop Genesis resmi berakhir hari ini, 5 Oktober, pukul 23:59 UTC.
    Sebanyak 4% dari total pasokan $ASTER, sekitar 320 juta token, telah disiapkan untuk distribusi. Nilainya berpotensi mencapai ratusan juta dolar, tergantung harga pasar saat klaim dibuka.

    Mulai 10 Oktober, pengguna dapat memeriksa kelayakan mereka melalui pemeriksa airdrop resmi, berdasarkan poin Rh yang dikumpulkan dari aktivitas seperti volume perdagangan, posisi terbuka, dan penggunaan aset hasil seperti asBNB atau USDF.

    Baca juga: Token OG Melonjak 17%: Didorong Esports dan Komunitas Web3

    Klaim token akan dibuka 14 Oktober, tanpa vesting atau penguncian. Artinya, penerima bisa langsung memperdagangkan atau menyimpan token mereka. Tapi hati-hati, token yang tidak diklaim sebelum 17 Oktober akan dikembalikan ke dana ekosistem.

    “Kalau tidak diklaim, hilang selamanya,” tulis tim Aster dengan nada tegas di X (Twitter).

    Tahap 3: Lebih Ketat, Lebih Adil, dan Lebih Menguntungkan

    Tahap ketiga akan menghadirkan sejumlah pembaruan besar yang membedakannya dari dua tahap sebelumnya.
    Salah satunya adalah filter anti-penyalahgunaan (anti-wash trading) untuk memastikan hadiah jatuh ke tangan trader sejati, bukan bot atau pelaku manipulatif.

    Selain itu, hadiah perdagangan spot akan diperkenalkan bersama sistem skor multidimensi dan pengganda simbol khusus. Ada juga fitur booster tim, yang memungkinkan kelompok trader bersaing secara adil untuk meraih insentif lebih besar.

    Sementara itu, program rujukan standar tetap di angka 10%, namun trader aktif dengan volume tinggi dapat mengajukan peningkatan tingkat rujukan dan mendapatkannya hanya dalam beberapa jam setelah disetujui.

    Aster DEX Tantang Dominasi Pasar Hyperliquid

    Dalam beberapa bulan terakhir, nama Aster DEX semakin mencuat di antara para pemain besar seperti Hyperliquid dan Aevo. Pendekatannya yang inovatif dalam distribusi hadiah dan sistem insentif membuat banyak analis percaya proyek ini bisa memecah duopoli Tether dan Circle dalam menghasilkan pendapatan DeFi.

    Meski ada risiko tekanan jual dari sistem tanpa penguncian, Aster optimistis mampu menjaga stabilitas harga berkat pendapatan mingguan lebih dari $120 juta yang siap digunakan untuk buyback token di pasar terbuka.

    Semua mata kini tertuju pada 10 Oktober, tanggal di mana pemeriksa kelayakan airdrop akan resmi diluncurkan, dan menjadi penentu langkah besar Aster berikutnya.

    Dengan mekanisme baru, sistem transparan, dan potensi hadiah besar, Aster DEX kembali jadi sorotan utama di musim airdrop kali ini. Bagi pengguna lama, ini saatnya mengecek apakah Anda termasuk yang beruntung, dan bagi pendatang baru, fase ketiga mungkin menjadi peluang emas untuk ikut berburu $ASTER.

    Baca juga: Harga Celo Meroket 30% Sehari! Sinyal Bullish dan Kebangkitan DeFi


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu Aster (ASTER)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Aster (ASTER) adalah platform decentralized exchange (DEX) yang menggabungkan perdagangan spot, perpetual futures, dan tokenized stock dalam satu ekosistem on-chain.

    Dengan dukungan dari YZi Lab dan endorsement langsung dari tokoh besar seperti CZ Binance, Aster berhasil mencuri perhatian investor kripto global sekaligus menantang langsung Hyperliquid sebagai platform DEX yang lebih dulu booming.

    Apa itu Aster?

    Aster adalah sebuah platform decentralized exchange (DEX) yang menggabungkan perdagangan spot dan perpetual futures hingga 1001x dalam satu platform on-chain yang sepenuhnya dilakukan tanpa custodian melalui smart contract.

    Aster tidak hanya memberikan akses untuk trading dan investasi aset kripto, namun juga saham dalam bentuk tokenized stock (RWA). Inovasi ini memungkinkan kamu untuk membeli saham global, seperti Apple atau Tesla, sebagai token yang bisa diperdagangkan layaknya aset kripto.

    Dengan dukungan YZi Lab (sebelumnya Binance Labs) Aster berhasil merebut perhatian investor kripto dengan kenaikan mencapai lebih dari 1000% dari sejak awal rilis.

    Fungsi Token Aster

    Alokasi token Aster. Sumber: docs.asterdex

    Token Aster berfungsi sebagai mata uang kripto asli yang menggerakkan seluruh ekosistem Aster. Dengan total pasokan sebesar 8 miliar token, Aster memainkan berbagai peran penting di dalam platform seperti:

    • Sebagai token tata kelola (Governance): Dengan memiliki token Aster, pemegang token memiliki hak suara dalam pembaruan protokol, perubahan jaringan, dan keputusan strategis yang mempengaruhi masa depan platform. 
    • Potongan biaya trading: Pengguna yang menyimpan dan menggunakan token Aster akan mendapatkan potongan biaya transaksi di pasar spot maupun perpetual.
    • Reward staking: Pengguna dapat melakukan staking Aster untuk mendapatkan imbalan sambil mendukung keamanan jaringan dan proses tata kelola.

    Selain kegunaan di atas, ada juga mekanisme deflasi token yang dapat mengurangi pasokan token di pasar, dengan pembelian kembali (buyback) secara berkala yang didanai dari pendapatan platform. Maka dengan semakin tingginya volume perdagangan dan pendapatan yang meningkat, dapat berpotensi memberikan kenaikan seiring waktu ke depannya.

    Baca juga: Airdrop Aster Airdrop Tahap 2 Dimulai, Cek Cara Dapat dan Klaimnya

    Fitur Utama DEX Aster

    Spot

    Fitur spot di Aster

    Aster menghadirkan pengalaman spot trading yang modern dan efisien, memungkinkan pengguna membeli dan menjual aset kripto secara langsung dengan harga pasar terbaik. Fitur spot trading pada Aster menggunakan antarmuka order book dengan likuiditas tinggi, biaya perdagangan yang sangat rendah, dan beragam tools trading.

    Perpetual Mode

    Gambar fitur perpetual Aster dengan maksimum leverage 100x

    Di Aster, mode perpetual dirancang khusus untuk trader derivatif yang menginginkan fleksibilitas dan fitur lanjutan. Perpetual Mode memanfaatkan order book dengan likuiditas tinggi, menawarkan spread tipis dan fee rendah untuk perdagangan kontrak perpetual. 

    Pengguna bisa mengakses berbagai strategi trading seperti long, short, dan hedging secara efisien. Infrastruktur perpetual Aster yang menggabungkan teknologi dari merger Astherus dan APX Finance, memberikan keunggulan privasi, eksekusi cepat, serta opsi grid trading otomatis bagi pengguna pro. Semua transaksi tetap on-chain, transparan, dan bebas manipulasi MEV.

    Baca juga: Pengertian dan Contoh Kasus MEV Bot

    1001x

    Fitur Perpetual dengan leverage 1001x untuk para degen

    Aster membedakan dirinya dengan menyediakan opsi leverage hingga 1001x, salah satu tertinggi di industri DEX saat ini. Dalam fitur 1001x leverage ini, kamu bisa memilih untuk trading menggunakan fitur perpetual atau prediction. Cocok untuk para degen yang memiliki profile risiko trading yang tinggi.

    Gambar fitur Prediction di Aster DEX

    Berbeda dengan perpetual yang memberi kamu fleksibilitas penuh untuk membuka dan menutup posisi kapan saja, prediction berfokus pada arah harga dalam jangka waktu tertentu seperti 5, 15, 30 menit, dan 1 jam.

    Pengaruh Dukungan CZ dan Hype Komunitas

    Salah satu komentar CZ yang membuat para investor FOMO

    Changpeng Zhao (CZ), pendiri Binance, secara terang-terangan mendukung perkembangan Aster melalui akun pribadi X (Twitter) miliknya pada tanggal 17 September 2025, sebelum Aster listing di bursa pasar besar.

    Dukungan langsung dari (CZ) ini membentuk hype tinggi di kalangan komunitas dan investor kripto, harga Aset pun langsung meroket lebih dari 1000% dan membuat volume transaksi, serta adopsi Aster DEX dibanjiri oleh pengguna baru.

    Tak hanya CZ, banyak influencer hingga tokoh CT (crypto twitter) pun ikut meramaikan hype ini. Salah satunya Youtuber muda terkenal, MrBeast yang kedapatan membeli Aster sebesar $114.000.

    Meskipun MrBeast sempat membantah melalui akun X pribadinya, data dari Arkham Intelligence justru menunjukkan pola akumulasi yang jelas terbukti.

    Selain MrBeast, tokoh CT lain seperti MartyParty (@martypartymusic) juga ikut mengamplifikasi dengan thread analisis yang menyoroti posisi Aster di ekosistem BNB Chain, sementara SpotOnChain memantau wallet tersebut secara real-time, memicu diskusi tentang “whale moves” yang bisa mendorong harga ke $2+ jika sentimen tetap positif.

    Secara keseluruhan, dukungan silang dari CZ, MrBeast (meski kontroversial), dan CT telah mengubah Aster dari proyek niche menjadi spotlight DeFi. Namun, investor disarankan waspada karena dengan tingginya hype, maka volatilitas juga biasanya menjadi tinggi dan bisa berujung koreksi jika whale dump terjadi.

    Bagaimana Cara Menggunakan Aster?

    Sebelum kamu mencoba menggunakan Aster, pastikan kamu telah memiliki aset kripto yang ada di jaringan yang didukung oleh Aster, seperti jaringan BNB Chain, Ethereum, Arbitrum dan Solana. Aset tersebut bisa berupa stablecoin, atau native token dari masing-masing jaringan tersebut.

    Caranya kamu cukup membeli aset-aset tersebut di Tokocrypto lalu membuat hot wallet seperti Binance Wallet, Meta Mask, Trust Wallet atau wallet lainnya. Setelah itu kamu hanya perlu mengirimkan aset yang tadi kamu telah beli di Tokocrypto ke dalam wallet tersebut dengan mengikuti tutorial yang ada di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto.

    Jika sudah maka kamu bisa mengikut beberapa langkah berikut untuk mencoba menggunakan Aster:

    1. Masuk ke https://www.asterdex.com/en
    1. Klik “Launch app
    1. Pilih jaringan blockchain yang ingin kamu gunakan dan klik “Connect wallet
    1. Lakukan konfirmasi melalui wallet yang kamu gunakan
    1. Setelah itu kamu bisa langsung menggunakan semua fitur yang tersedia di Aset DEX

    Kesimpulan

    Dengan kombinasi fitur yang menarik bagi para trader, hype komunitas, kegunaan token yang jelas, hingga mekanisme buy back yang bisa membuat harga semakin tinggi, Aster (ASTER) telah menjadi salah satu DEX paling menarik di industri kripto saat ini.

    Meski potensi keuntungannya tinggi, investor tetap disarankan untuk memahami risiko volatilitas dan strategi manajemen aset sebelum mencoba.

    Mulai perjalanan investasi dan trading kripto yang aman dan mudah dengan menggunakan bursa kripto terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan seperti Tokocrypto, nikmati biaya trading 0% dengan fitur beli atau jual sekarang!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli 

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Mulai Lirik, 3 Altcoin Perp DEX Ini Tunjukkan Performa Kuat

    Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan aset perpetual decentralized exchange (perp DEX). Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin kategori perp DEX yang saat ini menempati posisi teratas dan mencuri perhatian pelaku pasar.

    Berikut rangkuman straight news pergerakan ketiganya dikutip CoinMarketCap.

    1. MYX Finance (MYX) Pimpin Kapitalisasi Pasar Perp DEX

    MYX Finance menjadi aset terbesar di kategori perp DEX dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,542,652,945. Token MYX diperdagangkan di harga $6.13 dengan kenaikan 9.62% dalam 24 jam dan lonjakan signifikan 75.30% dalam 7 hari terakhir.

    Volume transaksi harian MYX tercatat sangat tinggi di angka $158,563,769, menunjukkan aktivitas pasar yang kuat. Total suplai beredar saat ini berada di level 251.47M MYX, dengan suplai yang telah beredar sebanyak 23.59M MYX.

    Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Teratas Berdasarkan Market Cap, Avantis Teratas

    2. Orderly (ORDER) Stabil dengan Likuiditas Tinggi

    Di posisi berikutnya, Orderly (ORDER) mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $37,179,473. Harga ORDER berada di level $0.1045, naik 7.50% dalam 24 jam dan 6.85% dalam 7 hari.

    ORDER juga menunjukkan likuiditas yang cukup solid dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $6,388,685. Jumlah suplai beredar mencapai 355.77M ORDER, sementara suplai yang sudah beredar di pasar sebesar 61.35M ORDER.

    3. Mango Markets (MNGO) Cetak Kenaikan Mingguan di Atas 20%

    Mango Markets (MNGO) masuk dalam daftar 3 besar altcoin perp DEX dengan kapitalisasi pasar $25,718,778. Token ini diperdagangkan di harga $0.02301, melonjak 16.58% dalam 24 jam dan menguat 23.35% dalam 7 hari terakhir.

    Meski volume perdagangan harian relatif kecil di angka $29,093, suplai beredar MNGO tergolong besar dengan total 1.11B MNGO, sementara suplai yang telah beredar mencapai 1.26M MNGO.

    Kesimpulan:
    Ketiga altcoin perp DEX ini menunjukkan performa yang berbeda-beda, mulai dari dominasi kapitalisasi pasar MYX Finance, kestabilan likuiditas Orderly, hingga lonjakan mingguan Mango Markets. Pergerakan ini menandakan sektor perp DEX masih menjadi salah satu area yang aktif dan diperhatikan di pasar kripto.

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aplikasi Kripto Ini Yakin RI Bisa Jadi Pemain Pasar Global


    Jakarta

    PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi crypto all-in-one meyakini Indonesia bisa menjadi pemain kunci pasar kripto global. Indonesia dianggap menjadi negara yang tanggap dalam mengatur perdagangan aset kripto dengan berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (BAPPEBTI).

    “Saya percaya Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat penting bagi industri crypto secara global khususnya Indonesia yang bisa menjadi pemain kunci yang menonjol di Asia Tenggara,” kata Chief Marketing Officer (CMO) PINTU, Timothius Martin dalam keterangan tertulis, Minggu (1/9/2024).

    Indonesia dinilai bisa menjadi pemain kunci pasar kripto yang menonjol di Asia Tenggara karena didukung banyak faktor positif di antaranya jumlah investor kripto yang mencapai 20 juta orang dengan nilai transaksi dalam enam bulan terakhir mencapai US$ 20 juta.


    “Angka tersebut sangat besar yang disumbang dari satu negara saja. Jadi pasar crypto di Asia Tenggara punya potensi yang besar karena didukung oleh regulasi yang ramah sehingga membuat penggunanya bisa berinvestasi dengan aman,” ucapnya.

    Indonesia menjadi negara yang tanggap dalam mengatur perdagangan aset kripto dengan berbagai regulasi di antaranya aturan yang mengkategorikan bahwa aset kripto diakui sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka, aturan tentang deretan aset kripto yang diizinkan untuk diperdagangkan, hingga peluncuran lembaga Self-Regulatory Organizations (SRO) yang diresmikan oleh BAPPEBTI untuk mengawasi perdagangan para pelaku usaha kripto agar dapat berlangsung dengan aman dan transparan.

    “Kerangka regulasi yang jelas dari BAPPEBTI hingga dukungan infrastruktur berbagai mitra dari bank-bank besar menjadikan industri crypto dalam negeri dapat tumbuh dengan baik. Saya meyakini juga, adopsi crypto yang sekarang baru mencapai 7% dari total jumlah populasi ini akan terus tumbuh karena potensinya masih sangat besar. Untuk mendukung peningkatan tersebut, kami akan fokus mengedukasi pasar domestik melalui platform aplikasi crypto all-in-one yang bisa digunakan untuk belajar menjelajahi dunia crypto,” ujar Timo.

    Aplikasi PINTU menjadi perusahaan berbasis teknologi blockchain yang menghadirkan fitur investasi crypto terlengkap di Indonesia. Tiga fitur utamanya antara lain aplikasi PINTU yang fokus pada investor pemula yang di dalamnya juga banyak fitur seperti Pintu Earn, Limit Order, dan Auto Dollar-Cost Averaging (DCA).

    Fitur kedua adalah Pintu Web3 Wallet, sebuah wallet kripto yang memberikan kemudahan akses ke berbagai aset crypto, mengoleksi non-fungible token (NFT), berinteraksi ke beragam Decentralized Applications (dApps), platform Decentralized Finance (DeFi), hingga Decentralized Exchange (DEX). Fitur ketiga yang terbaru adalah Pintu Pro dengan advanced fitur bagi trader Pro.

    “Coinfest Asia dihadiri dari berbagai negara tak terkecuali Eropa dan Amerika Serikat (AS). Saya melihat terdapat antusias dan minat yang besar untuk belajar tentang pasar crypto di Asia Tenggara ini yang memiliki banyak sekali keunikan dan use-cases crypto yang dapat dikembangkan seperti crypto remittance & industri game,” jelasnya.

    Spesifik pada industri game sendiri menjadi sektor yang sangat bersinggungan dengan kripto, ditambah jumlah gamers di Indonesia lebih dari 100 juta yang menjadikan potensi pengembangannya sangat besar.

    “Hemat saya, pasar crypto Indonesia bisa menjadi crypto hub di Asia Tenggara dan dapat membentuk tren global dunia crypto saat ini dan masa depan,” tutup Timo.

    (aid/das)



    Sumber : finance.detik.com