salah satu terobosan terbaru hadir melalui kolaborasi antara TRON DAO dan pump.fun, yang memperkenalkan PumpSwap, sebuah bursa terdesentralisasi (DEX) baru yang dirancang untuk menyederhanakan likuiditas lintas rantai dan mempercepat adopsi Web3.
Dunia kripto terus berkembang dengan inovasi yang semakin mempermudah pengguna untuk bertransaksi dan menciptakan token mereka sendiri.
Apa Itu PumpSwap?
DilaporkanCoinbriefing, PumpSwap adalah DEX inovatif yang memungkinkan likuiditas lintas rantai dengan cara yang lebih efisien dan tanpa hambatan. Berbeda dengan DEX tradisional, PumpSwap terintegrasi langsung dengan pump.fun, yang memungkinkan pengguna untuk menciptakan, mengelola, dan memperdagangkan token mereka dengan lebih mudah.
Salah satu fitur unggulannya adalah model pembagian pendapatan token, yang memungkinkan kreator token memperoleh bagian dari biaya transaksi yang dihasilkan. Ini menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan, di mana insentif antara kreator dan pemegang token lebih selaras.
Teknologi di Balik PumpSwap
Untuk memastikan interoperabilitas yang mulus, PumpSwap menggunakan dua teknologi utama:
LayerZero – Memungkinkan komunikasi lintas blockchain dengan efisiensi tinggi.
Wormhole – Memfasilitasi transfer aset dan likuiditas antara berbagai jaringan blockchain.
Dengan teknologi ini, pengguna dapat memperdagangkan token mereka tanpa batasan ekosistem blockchain tertentu, menjadikan PumpSwap sebagai pintu gerbang baru ke dunia DeFi.
Dampak Besar bagi Ekosistem Kripto
Kolaborasi ini membawa dampak besar dalam industri kripto, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan perdagangan aset digital. Justin Sun, Pendiri TRON, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam misi TRON untuk menjadikan keuangan terdesentralisasi lebih inklusif bagi semua orang.
Sementara itu, Alon Cohen, salah satu pendiri pump.fun, menyebut bahwa mereka sedang membangun jaringan sosial kripto terbesar dengan mendemokratisasi pembuatan token dan menyediakan likuiditas lintas rantai melalui PumpSwap.
Seiring pertumbuhan PumpSwap, platform ini berambisi menjadi pusat utama likuiditas lintas blockchain, mendukung adopsi Web3 yang lebih luas, dan menjembatani komunitas kripto dari berbagai ekosistem. Dengan semakin banyaknya inovasi seperti ini, dunia kripto menjadi lebih inklusif, efisien, dan siap untuk masa depan yang lebih terdesentralisasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Solana kembali menunjukkan ketangguhannya dalam ekosistem kripto. Menurut laporan terbaru dari VanEck, volume bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Solana berhasil melampaui Ethereum, meskipun terjadi penurunan signifikan dalam perdagangan koin meme hingga 80%.
Solana Tetap Perkasa di Tengah Pasang Surut Pasar
Sepanjang tahun 2024, harga Solana (SOL) mengalami lonjakan drastis hingga 191%, sementara pendapatan on-chain meningkat 700%.
Menurut laporan Cointelegraph, salah satu faktor utama yang membuat Solana tetap kompetitif adalah biaya transaksi yang sangat rendah, rata-rata hanya $0,05, jauh lebih murah dibandingkan dengan Ethereum yang mencapai $1,27. Efisiensi ini membuat jaringan Solana tetap mampu menangani volume perdagangan yang tinggi.
Koin meme, yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama Solana, sebelumnya menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan jaringan.
Salah satu platform yang berkontribusi besar adalah Pump.fun, pembuat koin meme berbasis Solana, yang berhasil mengumpulkan lebih dari $577 juta dalam bentuk biaya dalam satu tahun terakhir.
Namun, industri ini tidak terlepas dari tantangan. Salah satu insiden yang mengguncang pasar adalah kontroversi koin LIBRA yang diluncurkan pada Februari.
Dugaan praktik perdagangan orang dalam dan manipulasi pasar menyebabkan harga koin tersebut anjlok tajam, membuat investor mengalami kerugian besar.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Imbas dari insiden ini, pasar koin meme mengalami kemerosotan yang signifikan. Pada Februari, transfer stablecoin di jaringan Solana menurun 80% dari level Januari. Selain itu, volume DEX turun 55%, pendapatan dari biaya transaksi anjlok 63%, dan aktivitas MEV (Miner Extractable Value) menurun 63%.
Meski demikian, Solana tetap mempertahankan volume perdagangan yang bersaing dengan seluruh ekosistem Ethereum. Bahkan, sejumlah pembaruan protokol yang akan datang diharapkan semakin meningkatkan performa jaringan ini.
Ethereum Menghadapi Tantangan dan Solusi yang Ditawarkan
Di sisi lain, Ethereum juga mengalami penurunan dari segi pendapatan dan aktivitas jaringan. Dalam satu tahun terakhir, harga gas Ethereum anjlok 88%, menyebabkan pendapatan turun 93%. Pangsa pasar Ethereum dalam total pendapatan blockchain pun menyusut dari 55% pada Februari 2024 menjadi hanya 24% pada Februari 2025.
Strategi Ethereum untuk mendorong pengguna beralih ke solusi Layer 2 (L2) ternyata turut mengurangi aktivitas di Mainnet. Akibatnya, proyek-proyek besar seperti Uniswap dan Ondo mulai mencari alternatif di luar ekosistem Ethereum.
Dari segi performa, Ethereum juga tertinggal dibandingkan dengan Solana. Saat ini, throughput transaksi Ethereum hanya mampu mencapai 63 transaksi per detik (TPS), jauh di bawah Solana yang mampu menangani hingga 4.000 TPS.
Untuk mengatasi masalah ini, Ethereum telah melakukan beberapa langkah perbaikan. Salah satunya adalah peningkatan batas gas sebesar 20% pada Februari lalu, yang meningkatkan kapasitas transaksi dari 30 juta menjadi 36 juta unit gas.
Selain itu, upgrade Pectra yang dijadwalkan bulan ini akan membawa perubahan pada kapasitas blob L2, batas stake validator, dan proses staking. Tak hanya itu, Ethereum Foundation juga memperkenalkan fitur “Intents,” sebuah pembaruan perangkat lunak yang bertujuan meningkatkan efisiensi transaksi di seluruh jaringan Layer 2.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar Decentralized Exchange (DEX) kembali menggeliat dengan sederet token yang berhasil mencatat kapitalisasi pasar miliaran dolar.
Nama-nama besar seperti Hyperliquid (HYPE), Stellar (XLM), Uniswap (UNI), Jupiter (JUP), dan Curve DAO (CRV) kini menjadi sorotan utama para investor kripto yang memburu peluang besar di sektor DeFi.
1. Hyperliquid (HYPE) – Jawara Baru DEX
Dengan harga $56,12 dan kapitalisasi pasar mencapai $18,74 miliar, HYPE berhasil memimpin daftar token DEX. Meski baru, token ini mampu menjaga momentum dengan pertumbuhan stabil di berbagai timeframe. Volume perdagangan harian yang tembus $354 juta membuktikan minat investor pada Hyperliquid semakin membara.
2. Stellar (XLM) – Token Lama, Kekuatan Baru
Pergerakan harga Stellar Lumens (XLM/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Stellar masih menjadi pilihan kuat dengan harga $0,3906 dan kapitalisasi pasar $12,44 miliar. Dengan suplai beredar hingga 31,8 miliar XLM, Stellar menunjukkan ketahanan dan potensi ekspansi di sektor pembayaran lintas batas yang terus berkembang.
3. Uniswap (UNI) – Raja Pertukaran DeFi
Tak lengkap bicara soal DEX tanpa menyebut Uniswap. UNI saat ini diperdagangkan di level $9,30 dengan kapitalisasi $5,86 miliar. Menariknya, token ini mencatat kenaikan 6,67% dalam 7 hari terakhir, memperlihatkan optimisme investor terhadap peran Uniswap sebagai pelopor DEX.
4. Jupiter (JUP) – Bintang Baru di Solana Ecosystem
Jupiter, agregator DEX di jaringan Solana, tengah naik daun. Dengan harga $0,5321 dan kapitalisasi pasar $1,65 miliar, JUP menunjukkan performa solid dengan kenaikan hampir 4% dalam seminggu. Likuiditas yang tinggi menjadikan Jupiter salah satu proyek yang patut diperhatikan.
Curve tetap menjadi primadona bagi investor yang mengincar stablecoin swap. Token CRV saat ini dihargai $0,7831 dengan kapitalisasi pasar $1,08 miliar. Kenaikan 5% dalam 7 hari terakhir memberi sinyal bahwa CRV belum kehilangan daya tariknya meski persaingan di sektor DeFi semakin ketat.
Token-token DEX kembali menunjukkan ketangguhannya sebagai fondasi utama dunia DeFi. Dari Hyperliquid yang melesat cepat, Stellar dengan basis pengguna global, Uniswap sebagai raksasa DEX, hingga Jupiter dan Curve yang fokus pada ekosistem spesifik, semuanya menawarkan peluang besar bagi investor yang jeli membaca tren.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar Decentralized Exchange (DEX) terus berkembang pesat seiring meningkatnya minat pada keuangan terdesentralisasi (DeFi). Token yang digunakan pada ekosistem DEX bukan hanya menjadi alat utilitas, tetapi juga instrumen investasi yang menarik dengan potensi besar. Berikut ini adalah deretan token DEX dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini.
1. Hyperliquid (HYPE)
Harga: $57,78 Kapitalisasi Pasar: $19,29 miliar Volume 24 jam: $488,34 juta Performa: Naik 5,65% dalam 24 jam terakhir dan 5,51% dalam 7 hari terakhir.
Hyperliquid (HYPE) memimpin daftar token DEX dengan kapitalisasi pasar hampir menembus $20 miliar. Lonjakan harga HYPE dalam sepekan menunjukkan minat besar investor pada proyek ini, dengan sirkulasi pasokan mencapai 333,92 juta token.
2. Stellar (XLM)
Stellar Lumens (XLM)
Harga: $0,4014 Kapitalisasi Pasar: $12,78 miliar Volume 24 jam: $361,20 juta Performa: Naik 4,28% dalam 24 jam terakhir dan 3,85% dalam 7 hari terakhir.
Stellar (XLM) terkenal sebagai token yang memfasilitasi transfer lintas batas dengan cepat dan murah. Meski bukan murni DEX token seperti lainnya, perannya dalam ekosistem DeFi membuatnya tetap menduduki posisi tinggi.
3. Uniswap (UNI)
Harga: $9,54 Kapitalisasi Pasar: $6,01 miliar Volume 24 jam: $353,82 juta Performa: Menguat 3,62% dalam 24 jam terakhir dan 2,17% dalam 7 hari terakhir.
Sebagai pionir di dunia DEX, Uniswap (UNI) tetap menjadi salah satu yang paling dominan. Dengan mekanisme AMM (Automated Market Maker), Uniswap terus menarik volume perdagangan tinggi meski kompetisi kian ketat.
4. Jupiter (JUP)
Harga: $0,5572 Kapitalisasi Pasar: $1,73 miliar Volume 24 jam: $96,59 juta Performa: Melejit 10,13% dalam 24 jam terakhir dan 5,12% dalam 7 hari terakhir.
Jupiter (JUP) menjadi sorotan karena mencatatkan lonjakan harga tertinggi dalam daftar ini. Token berbasis ekosistem Solana ini semakin populer berkat biaya transaksi rendah dan integrasi yang cepat dengan berbagai aplikasi DeFi.
5. Curve DAO Token (CRV)
Harga: $0,7955 Kapitalisasi Pasar: $1,10 miliar Volume 24 jam: $287,80 juta Performa: Naik 9,11% dalam 24 jam terakhir.
Curve DAO Token (CRV) dikenal sebagai salah satu protokol likuiditas terbesar untuk stablecoin. Fokus utamanya pada pertukaran aset dengan slippage rendah membuatnya menjadi tulang punggung likuiditas di sektor DeFi.
Token-token DEX ini menunjukkan bagaimana inovasi di dunia DeFi terus berkembang. Dari HYPE yang mendominasi kapitalisasi pasar, Stellar dengan adopsi lintas batas, hingga Uniswap, Jupiter, dan Curve DAO yang memperkuat likuiditas dan efisiensi pasar — semuanya menegaskan bahwa sektor DEX masih menjadi pusat perhatian dalam ekosistem kripto global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali memanas dengan lonjakan signifikan dari GMX, token asli dari platform perdagangan terdesentralisasi (DEX) GMX.
Dalam 24 jam terakhir, harga GMX tercatat naik 32,05%, menembus level $19,38 per token. Kenaikan ini memicu optimisme bahwa GMX mungkin tengah bersiap untuk tren bullish yang lebih panjang, meski masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $90,89.
Lonjakan Harga dan Aktivitas Pasar yang Mencolok
Data terbaru menunjukkan bahwa GMX mengalami kenaikan harga harian sebesar $4,41 atau setara +29,90%.
Jika dibandingkan dengan kinerja 7 hari terakhir, GMX telah melonjak +57,33%, sementara dalam jangka 30 hari kenaikannya mencapai +60,10%.
Lonjakan harga ini dibarengi dengan volume perdagangan 24 jam yang luar biasa tinggi, mencapai $524,87 juta USD atau lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasarnya yang saat ini berada di $198,89 juta USD.
Aktivitas perdagangan yang begitu intens biasanya menjadi sinyal adanya akumulasi besar-besaran dari investor, baik ritel maupun institusional.
Pergerakan harga GMX (GMX/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dalam 24 jam terakhir, GMX diperdagangkan di kisaran $14,74 sebagai titik terendah dan mencapai $23,54 sebagai titik tertinggi.
Pergerakan harga sebesar ini menunjukkan volatilitas tinggi yang bisa dimanfaatkan oleh para trader jangka pendek untuk meraih keuntungan cepat.
Namun di sisi lain, volatilitas ini juga mengandung risiko besar, terutama bagi investor yang masuk di harga puncak.
Tren harga GMX dalam beberapa minggu terakhir memperlihatkan pola kenaikan yang agresif, sehingga potensi koreksi tetap harus diwaspadai.
Supply dan Distribusi Token
GMX memiliki sirkulasi pasokan sebesar 10,26 jutatoken, yang setara dengan 77,44% dari total pasokan maksimum 13,25 juta token.
Dengan jumlah pasokan yang relatif terbatas, potensi kenaikan harga di masa depan bisa sangat tinggi apabila permintaan terus bertumbuh.
Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya diperkirakan berada di kisaran $254,39 juta USD. Ini berarti, jika seluruh token beredar di pasar dengan harga saat ini, nilai GMX secara keseluruhan akan mendekati angka tersebut.
Faktor yang Memicu Lonjakan GMX
Beberapa analis pasar kripto menduga lonjakan harga GMX baru-baru ini dipicu oleh:
Kenaikan Aktivitas Perdagangan di DEX GMX Sebagai salah satu DEX berbasis perpetual trading yang populer, GMX kerap menjadi pilihan trader yang mencari biaya rendah dan leverage tinggi. Lonjakan jumlah pengguna dan volume perdagangan di platform bisa langsung berdampak pada permintaan token GMX.
Sentimen Bullish di Pasar Kripto Kenaikan harga Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa hari terakhir turut mengangkat altcoin, termasuk GMX. Efek “altcoin season” sering kali memicu lonjakan harga yang lebih besar di proyek-proyek dengan fundamental kuat.
Likuiditas Tinggi dan Akumulasi Investor Besar Volume perdagangan yang melonjak menandakan adanya partisipasi pelaku pasar besar yang mungkin tengah mengakumulasi token ini.
Apakah GMX Bisa Menembus ATH $90?
Meski masih jauh dari rekor tertinggi $90,89, kenaikan lebih dari 60% dalam sebulan menunjukkan bahwa GMX punya momentum kuat.
Untuk mencapai level tersebut kembali, GMX harus mencatat kenaikan harga sekitar 368% dari posisi sekarang.
Faktor penentu keberhasilan GMX menuju ATH di antaranya:
Pertumbuhan volume perdagangan berkelanjutan di platform.
Perkembangan fitur baru dan pembaruan ekosistem GMX.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Meteora adalah decentralized exchange (DEX) dan protokol likuiditas yang dibangun di atas blockchainSolana. Proyek ini berawal dari Mercurial Finance, yang kemudian direstrukturisasi oleh tim inti pada awal 2023 untuk mengembalikan kepercayaan komunitas sekaligus memodernisasi infrastruktur likuiditas di ekosistem Solana.
Platform ini memperkenalkan model Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), menggantikan sistem pool statis Mercurial dengan mekanisme likuiditas adaptif berbasis rentang harga. Dengan DLMM, penyedia likuiditas dapat menempatkan aset dalam price bins tertentu sehingga tercipta pasar yang lebih dalam, efisien, dan stabil, terutama saat kondisi volatil.
Saat ini, Meteora telah terintegrasi dengan protokol besar seperti Jupiter dan Raydium, yang membuat Meteora menjadi salah satu protokol lapisan likuiditas terbesar di jaringan Solana.
Selain berfungsi sebagai protokol likuiditas yang memungkinkan berbagai Decentralized Exchange (DEX) lain melakukan swap aset secara efisien, pengguna juga bisa melakukan swap secara langsung di liquidity pool (LP) Meteora, sesuai dengan price bin liquidity.
Teknologi DEX di Meteora (termasuk protokol likuiditasnya) beroperasi dengan kerangka kerja automated market-making adaptif yang secara dinamis mengoptimalkan distribusi likuiditas, perilaku harga, dan biaya transaksi secara real-time. Sistem ini dirancang untuk menciptakan pasar yang lebih efisien, stabil, dan ramah bagi penyedia likuiditas maupun trader di ekosistem Solana.
Fungsionalitas Meteora dapat dipahami melalui beberapa mekanisme inti berikut:
Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM): Menggunakan price bins untuk mengaktifkan likuiditas dalam rentang harga tertentu, menjaga kedalaman pasar tetap efisien sesuai kondisi harga terkini.
Volatility-Based Fee Adjustment: Memantau fluktuasi harga secara berkelanjutan dan menyesuaikan biaya swap guna melindungi penyedia likuiditas saat terjadi pergerakan pasar yang cepat.
Swap Execution Process: Memecah transaksi menjadi bagian-bagian kecil yang melewati beberapa bins, dengan perhitungan biaya per bin untuk memastikan harga adil dan slippage rendah.
Composable Pool Architecture: Memungkinkan berbagai jenis pool berjalan berdampingan, mendukung strategi khusus untuk aset stabil, pasangan volatil, maupun peluncuran token baru.
Auto-Rebalancing Mechanism: Secara berkala menggeser likuiditas yang tidak aktif ke trading bins agar spread tetap ketat dan kedalaman pasar konsisten.
Onchain Integration Layer: Terhubung langsung dengan protokol Solana seperti Jupiter, untuk meningkatkan efisiensi routing serta pemanfaatan likuiditas lintas platform.
Dynamic Liquidity
Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) Meteora adalah sistem yang memungkinkan penyedia likuiditas (LP) mendapatkan keuntungan lebih optimal. Mekanisme ini bekerja dengan menyesuaikan biaya transaksi (dynamic fees) dan konsentrasi likuiditas secara otomatis sesuai kondisi pasar yang berubah-ubah. Dengan begitu, LP memiliki fleksibilitas lebih besar untuk memaksimalkan pendapatan.
Contoh distribusi likuditas dalam bentuk price bins. Sumber: Meteora.ag
DLMM terinspirasi dari konsep Liquidity Book milik Trader Joe. Dimana likuiditas dari suatu pasangan aset dibagi ke dalam beberapa “price bins” atau kotak harga. Setiap bin memiliki harga tertentu, dan token yang ditempatkan di dalamnya bisa ditukar pada harga tersebut. Selama transaksi masih berlangsung di dalam bin yang sama, tidak akan terjadi slippage (selisih harga). Harga pasar akhirnya terbentuk dari gabungan seluruh bin yang aktif.
Melalui DLMM, LP bisa memperoleh keuntungan dari beberapa sumber sekaligus: biaya transaksi reguler, dynamic fees yang meningkat saat pasar volatil, serta insentif tambahan dari program Liquidity Mining (LM) bila tersedia.
Suplai Likuiditas
Meteora sebagai penyuplai likuiditas bekerja melalui sistem Dynamic Vaults yang memungkinkan aset seperti USDC atau SOL disimpan dan dialokasikan secara otomatis ke berbagai protokol lending di ekosistem Solana.
Dengan dukungan keeper off-chain bernama Hermes, Meteora terus memantau tingkat APY, utilisasi pool, dan likuiditas cadangan untuk memastikan dana LP (Liquidity Providers) ditempatkan di posisi paling optimal.
Mekanisme ini membuat likuiditas yang disetor tidak hanya diam di pool, tetapi aktif menghasilkan yield tambahan dari berbagai platform seperti Solend, Mango, Port Finance, dan lainnya.
Cara kerja likuiditas Meteora. Sumber: Meteora.ag
Selain itu, Meteora menjaga keamanan dana dengan sistem risk monitoring yang akan menarik likuiditas jika utilisasi pool melebihi ambang batas (misalnya 80%), sehingga aset tetap aman dan dapat ditarik kapan saja.
Melalui integrasi API Meteora, likuiditas dari AMM maupun wallet dapat langsung masuk ke vault Meteora, lalu hasilnya didistribusikan kembali ke penyedia likuiditas.
Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?
Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Sumber:
Aryan khanwani. “Deep Dive on Meteora’s Dynamic Vaults” Diakses November 2025
Data Wallet. “Meteora Explained: Solana DEX, Liquidity Pools & MET Token” Diakses November 2025
Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Meteora (MET)? Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, terutama di Indonesia di mana akses ke bursa lokal semakin mudah.
Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli MET di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX).
Meteora (MET) sendiri adalah token native dari protokol liquidity di blockchainSolana, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi perdagangan DeFi dengan fitur seperti dynamic AMMs dan yield-optimizing vaults. Lebihnya lengkap kamu bisa baca di sini: Apa Itu Meteora Crypto?
Cara paling mudah untuk membeli token MET adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:
Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.
Pastikan kamu membeli token MET hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.
Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan MET/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.
Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli token Meteora (MET) di Tokocrypto:
Download aplikasi Tokocrypto
Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
Pada halaman dashboard, cari MET/IDR pada kolom pencarian
Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token MET → masukkan nominal pembelian.
Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)
Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian MET juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Raydium, Jupiter atau Orca.
Karena MET ini merupakan token yang berada di jaringan Solana, maka untuk membeli melalui DEX, kamu perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Phantom Wallet, atau Rabby Wallet, dan melakukan swap token Soalna menjadi MET, lalu konfirmasi transaksi.
Cara untuk membeli MET di decentralized exchange:
Buka aplikasi Tokocrypto
Pada halaman dashboard, cari SOL/IDR pada kolom pencarian
Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.
Sedangkan jika kamu membeli MET mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.
Kesimpulan
Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.
Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan
Kamu pasti pernah mendengar platform Decentralized Exchange (DEX), bukan? Ternyata di balik DEX ada fondasi penting yang membuat seluruh ekosistem DeFi bisa berjalan lancar, yakni liquidity pools.
Tanpa likuiditas, transaksi di dunia kripto tidak akan terasa smooth dan mungkin kamu akan mendapatkan rentang harga yang berjauhan (spread tinggi), dan inilah alasan mengapa kamu perlu tau tentang platform Meteora.
Sebagai salah satu inovasi di ekosistem Solana, Meteora menawarkan rangkaian produk inti seperti DLMM, DAMM v1, DAMM v2, dan DBC yang dirancang untuk mengelola likuiditas secara dinamis, aman, dan menguntungkan.
Apa Itu Meteora?
Meteora merupakan protokol DeFi di blockchain Solana yang berfokus pada penyediaan likuiditas. Fitur utamanya mencakup DLMM (Dynamic Liquidity Management Module), dynamic pools, dynamic vaults, multitoken stable pools, non-pegged stable pools, hingga fitur minting memecoin dengan likuiditas terkunci secara terintegrasi.
Secara sederna, Meteora memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan tanpa harus melakukan trading dengan menaruh aset seperti USDC atau SOL di dalam pool sebagai sumber likuiditas yang nantinya akan dipakai banyak aplikasi DeFi di Solana, sehingga pengguna mendapatkan keuntungan dari fee yang dihasilkan.
Produk Meteora
Meteora memiliki banyak produk yang ditawarkan kepada penggunanya, mulai dari DLMM sampai dengan Stake2Earn.
DLMM (Dynamic Liquidity Market Maker)
Meteora’s Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) pada dasarnya memberi penyedia likuiditas akses ke dynamic fees dan liquidity concentration yang terus menyesuaikan kondisi pasar secara real-time. Sistem ini dibuat agar LP (Liquidity Pool) punya fleksibilitas lebih besar dan bisa memaksimalkan pendapatan dari biaya transaksi.
Contoh distribusi likuditas dalam bentuk price bins. Sumber: Meteora
DLMM terinspirasi dari Liquidity Book milik Trader Joe, lalu di Meteora likuiditas sebuah pasangan aset dibagi menjadi beberapa price bins. Setiap bin punya harga tertentu, dan token yang disimpan di dalamnya tersedia untuk ditukar pada harga itu. Selama swap masih terjadi di dalam bin yang sama, tidak ada slippage. Harga pasar kemudian terbentuk dari gabungan seluruh bin tersebut.
LP di DLMM bisa mendapatkan fee dari penyediaan likuiditas, dynamic fees saat volatilitas meningkat, serta Liquidity Mining (LM) jika tersedia.
Presale Vault [Beta]
Presale Vault adalah mekanisme yang memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam presale menggunakan token Solana apa pun. Setelah periode presale berakhir, pengguna bisa mengklaim token presale yang menjadi jatah mereka.
Program Meteora Presale sendiri dirancang untuk sangat fleksibel, sehingga kreator bisa memilih berbagai mode partisipasi, mengatur siapa saja yang boleh ikut, serta menambahkan sistem vesting langsung dari awal. Ini membuat peluncuran token baik memecoin, utility token, maupun token Solana lainnya menjadi lebih aman dan sesuai strategi peluncuran yang diinginkan.
Cara kerjanya: selama presale berlangsung, peserta menyetor token seperti SOL atau USDC, dan Jika presale berhasil, mereka dapat mengklaim token sesuai mode presale yang dipilih dan jadwal vesting yang ditetapkan.
Alpha Vault
Alpha Vault adalah mekanisme tambahan yang bekerja bersama Launch Pool untuk melindungi peluncuran token dari serangan sniper bot.
Dengan Alpha Vault, para genuine supporters bisa mendapatkan akses awal untuk deposit dan membeli token sebelum pool dibuka untuk trading publik. Karena membeli lebih awal, mereka bisa memperoleh token di harga paling awal sambil membantu menjaga peluncuran token tetap bersih dari aktivitas bot.
Proses launch pool di Alpha Vault Meteora. Sumber: Meteora
Proses Alpha Vault berlangsung dalam empat tahap setelah vault dibuat, sesuai alur pada gambar. Pertama, deposit period dibuka sebelum token diluncurkan, sehingga pengguna vault menjadi pihak paling awal yang bisa mengamankan token. Pada fase ini, pengguna bebas menyetor atau menarik USDC.
Setelah periode deposit ditutup, vault menggunakan seluruh dana yang terkumpul untuk membeli token sebelum pool mulai diperdagangkan publik. Begitu pembelian selesai, pool resmi aktif dan semua orang bisa mulai trading maupun menyediakan likuiditas.
Setelah itu, token dalam vault mulai di-unlock dan jadwal vesting langsung berjalan hingga akhirnya seluruh token dapat diklaim sepenuhnya.
Stake2Earn
Fitur Stake2Earn untuk memecoin. Sumber: Meteora
Stake2Earn adalah fitur yang memungkinkan pemilik memecoin mendapatkan bagian dari trading fees yang dihasilkan oleh pool DAMM v1, khususnya bagi para top stakers.
Bagi pemegang memecoin yang di staking, semua fee yang dikumpulkan dari pool akan masuk ke Stake2Earn fee vault, lalu dibagikan kepada top stakers sebagai bentuk reward.
Sistem ini menawarkan cara baru untuk mendapatkan keuntungan dari memecoin, dimana bukan lagi siapa yang paling cepat menjual (race to dump), tetapi siapa yang paling banyak dan paling konsisten staking.
Metiks Protocol Meteora (Combined)
Metriks protokol Meteora dan harga token $MET. Sumber DeFiLlama
Secara metrik dari laman DefiLlama, Meteora menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat sebagai salah satu pusat likuiditas terbesar di Solana. TVL yang mencapai $701 juta memperlihatkan bahwa banyak aset pengguna terkunci di ekosistemnya, menandakan kepercayaan dan penggunaan yang tinggi.
Aktivitas trading juga sangat intens, terlihat dari fee tahunan yang diproyeksikan lebih dari $1 miliar, dengan $85 juta fee hanya dalam 30 hari terakhir dan $1,14 juta dalam 24 jam terakhir yang menunjukkan likuiditas Meteora benar-benar aktif digunakan.
Dalam 30 hari terakhir, volume trading di pool Meteora mencapai $29 miliar, mempertegas posisinya sebagai liquidity layer utama di Solana.
Sementara itu native token dari Meteora (MET) berada di harga $0,41 dengan market cap $198 juta dan FDV $414 juta.
Token Meteora ($MET)
Token MET merupakan token native dari ekosistem Meteora yang baru saja melewati fase Token Generation Event (TGE) pada tanggal 23 Oktober 2025. Dengan alokasi tokenimcs sebagai berikut:
Alokasi token $MET. Sumber: Meteora
Walaupun utilitas resminya belum diumumkan, namun Meteora mengklaim jika MET nantinya akan menjadi “mesin” yang akan menggerakkan seluruh ekosistem. Meskipun begitu token MET sudah mulai digunakan sebagai aset yang dapat di-stake pada platform Meteora untuk memperoleh fee dengan potensi hasil di atas rata-rata. Membuat MET tetap menawarkan nilai fungsional bagi pengguna sambil menunggu fitur utilitas resmi dirilis nantinya.
Pengguna juga masih dapat melakukan klaim airdrop sampai dengan 23 April 2026 melalui laman berikut: Meteora TGE – Airdrop.
Tertarik untuk memulai investasi kripto? Yuk mulai perjalanan investasi dan trading kripto yang aman dan mudah di Tokocrypto, bursa kripto terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan nikmati biaya trading 0% dengan fitur beli atau jual!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Nama Avantis (AVNT) mulai ramai dibicarakan sejak kemunculannya pada akhir 2025 sebagai salah satu proyek decentralized finance (DeFi) paling inovatif di ekosistem Base.
Dengan fitur-fitur canggih seperti perdagangan leverage hingga 500x tanpa biaya, rebate kerugian hingga 20%, integrasi aset dunia nyata (RWA), dan forex, Avantis berhasil menarik perhatian trader dan investor kripto.
Kira-kira bagaimana prediksi Avantis di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?
Sekilas Mengenai Avantis
Avantis adalah platform DeFi yang berfokus pada perdagangan leverage untuk kripto, aset dunia nyata (RWA), dan forex melalui smart contract on-chain tanpa custodian. Dibangun di atas blockchain Base, platform ini menawarkan akses ke pasar global dengan leverage hingga 500x dan biaya nol.
Token Avantis (AVNT) berfungsi sebagai mata uang kripto asli yang menggerakkan seluruh ekosistem. Dengan total pasokan sebesar 1 miliar token, AVNT memainkan berbagai peran penting di dalam platform seperti:
Sebagai token tata kelola (Governance): Pemegang token memiliki hak suara dalam pembaruan protokol, perubahan jaringan, dan keputusan strategis.
Token utilitas jaringan: Pemegang token yang melakukan staking dapat membantu mengamankan likuiditas penyedia (LP). Sebagai imbalannya, mereka memperoleh reward AVNT, XP boosts, dan diskon biaya trading.
Community Rewards: Insentif untuk Partisipasi: menjadi insentif bagi trader aktif, referrer, liquidity providers, builder, dan influencer yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekosistem.
Listing Bursa & Likuiditas Meningkat Avantis sedang gencar melakukan listing di bursa besar, yang membuat likuiditas Avantis menjadi lebih tinggi, sehingga akan lebih banyak trader yang bisa bisa masuk dan keluar, yang dalam kondisi bullish bisa mendorong harga ke level lebih tinggi.
DEX Unik dengan RWA dan Forex Avantis menawarkan fitur seperti perdagangan aset kripto perpetual on-chain, saham (RWA), dan forex.
TVL yang terus Meningkat TVL Avantis terus mengalami peningkatan selema beberapa minggu terakhir dan telah menembus lebih dari $100 juta. Peningkatan TVL ini bisa menjadi tanda bahwa semakin banyak adopsi terhadap Avantis seiring waktu.
Risiko
Unlock Token & Tekanan Jual (Sell Pressure) Hingga saat ini hanya 20,21% yang sudah beredar (unlocked) dan terdapat 79,77% token yang terkunci, suplai yang masih terkunci ini akan perlahan di rilis siring waktu dan memberikan tekanan jual yang dapat menahan kenaikan atau bahkan menimbulkan koreksi.
Hype DeFi Setelah CZ (Changpeng Zhao) mengomentari sekaligus meng-endorse Aster, para investor kripto banyak tertuju kepada sektor DeFi yang menjadikan visibilitas proyek DeFi terekspose, tapi bukan tidak mungkin jika hype atau narasi ini telah bergeser token DeFi kembali tergeser.
Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026
Rata-rata proyeksi harga Avantis (AVNT) untuk tahun 2025 berada di kisaran $0.67–$1.80, dengan skenario optimistis mencapai $2.50 menurut Coindedition. Sementara itu, BeInCrypto menempatkan target rata-rata lebih konservatif di sekitar $0.67, dengan potensi maksimum $1.11.
Untuk tahun 2026, perkiraan harga meluas antara $0.74–$2.00, dengan skenario optimistis mencapai $3.20 apabila ekspansi ekosistem Avantis dan adopsi DeFi berjalan sesuai harapan.
Dari sisi fundamental, TVL Avantis terus menunjukkan pertumbuhan, dengan data terkini mencatat nilai terkunci sebesar $111 juta, menandakan meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap protokol.
Sumber
Tahun
Harga Minimum (USD)
Harga Maksimum (USD)
Target Rata-Rata(USD)
BeInCrypto
2025
$0.23137
$1.11
$0.67
BeInCrypto
2026
$0.2545
$1.22
$0.74
Coinedition
2025
$0.80
$2.50
$1.80
Coinedition
2026
$1.80
$3.20
$2
Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto AVNT?
Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan AVNT/USDT, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Avantis (AVNT)? Tenang, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan kok!
Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli AVNT di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX).
Cara paling mudah untuk membeli token AVNT adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:
Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.
Pastikan kamu membeli token AVNT hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.
Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan AVNT/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.
Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli Avantis (AVNT) di Tokocrypto:
Download aplikasi Tokocrypto
Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
Pada halaman dashboard, cari AVNT/IDR pada kolom pencarian
Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token AVNT → masukkan nominal pembelian.
Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian AVNT juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Uniswap, Aerodrome atau PancakeSwap, tergantung jaringan tempat AVNT diluncurkan (saat ini berbasis Ethereum ERC-20).
Karena AVNT ini merupakan token Ethereum yang berada di jaringan Base, maka untuk membeli melalui DEX, kamu hanya perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Binance Wallet, atau Trust Wallet dan melakukan swap token Ethereum menjadi AVNT, lalu konfirmasi transaksi.
Cara untuk membeli AVNT di decentralized exchange:
Buka aplikasi Tokocrypto
Pada halaman dashboard, cari ETH/IDR pada kolom pencarian
Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.
Sedangkan jika kamu membeli AVNT mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.
Kesimpulan
Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.
Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.