Tag: eth

  • Bersiap! Ethereum 2.0 Akan “Segera” Rilis

    Quantstamp, perusahaan audit smart contract, beberapa waktu lalu menyatakan Ethereum 2.0 hampir siap untuk diluncurkan. Berita tersebut mengikuti audit Teku yang diselesaikan oleh Quantstamp sebagai klien Ethereum 2.0 yang dikembangkan oleh ConsenSys.

    Nantinya, Ethereum 2.0 ini akan menggunakan Proof-of-Stake (PoS) dalam sistem protokolnya. Hal ini berbeda dari Ethereum terdahulu yang menggunakan mekanisme Proof-of-Work (PoW). Dengan pergantian mekanisme ini memungkinkan pengguna melakukan staking atau pertaruhan ETH di dalam jaringan.

    Baca Juga: Testnet Ethereum 2.0 Dilakukan! Kapasitas Capai 75 GB per Node

    CEO Quantstamp Richard Ma menjelaskan,

    “Ethereum 2.0 berada di jalur yang tepat untuk segera menghadirkan Fase 0 dalam waktu dekat.”

    Audit yang dilakukan Quantstamp ini melibatkan pengujian batas dan kemampuan jaringan. Terlebih, aksi kali ini berfokus juga untuk menyelesaikan masalah seputar serangan DDoS, kesalahan sinkronisasi, dan logika validasi yang hilang.

    Perilisan Ethereum 2.0 Masih Simpang Siur

    Meski proses pengembangan berjalan lancar, perusahaan tersebut belum memberikan detail lebih jelas terkait dengan tanggal pasti perilisan Ethereum 2.0 ke publik. Kabarnya, fasilitas kontrak deposit akan rampung pada pertengahan November 2020 mendatang.

    Kedatangan Ethereum 2.0 ini sudah sangat dinatikan oleh komunitas crypto dan blockchain. Pasalnya, jaringan ini nantinya akan dapat meningkatkan efisiensi dengan mengurangi jumlah validator kerja yang harus dilakukan.

    Padatnya jaringan dan membludaknya biaya gas Ethereum terdahulu juga membuat perilisan ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu.

    Baca Juga: Cara Praktis Agar Transaksi Cryptocurrency Tidak Gagal

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pertumbuhan Jaringan Ethereum Melonjak Di Tahun 2020 Ini

    Jelajahcoin.com – Tingkat pertumbuhan jaringan Ethereum (ETH) meningkat secara nyata. Meskipun sebelumnya terjadi penurunan substansial dalam harga ETH dalam beberapa minggu terakhir. Ini menunjukkan bahwa prospek jangka panjang Ethereum tetap sangat positif.

    Sejak Januari 2020, bagan alamat Ethereum milik Santiment menunjukkan peningkatan dari 40.000 menjadi lebih dari 70.000 dalam empat bulan. Menunjukkan bahwa lebih banyak pengguna yang menggunakan jaringan blockchain Ethereum.

    Untuk jaringan blockchain apa pun, pertumbuhan alamat yang unik adalah faktor fundamental penting untuk pertumbuhan jangka menengah dan panjang. Investor papan atas seperti Brian Kelly, CEO BKCM, telah secara konsisten menggunakan statistik untuk memprediksi tren harga cryptocurrency utama termasuk Ethereum dan Bitcoin. Peneliti di Santiment mengatakan:

    “Ini adalah indikator utama potensi jangka panjang Ethereum yang terus terlihat menjanjikan. Pertumbuhan jaringan menunjukkan jumlah alamat baru yang dibuat pada jaringan masing-masing proyek setiap hari. Pada dasarnya, bagan ini menggambarkan adopsi pengguna dari waktu ke waktu. Dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi kapan proyek mendapatkan atau kehilangan daya tarik.”

    Sejak akhir 2019, kenaikan popularitas platform desentralisasi keuangan (DeFi). Untuk pinjaman dengan menggunakan Ethereum sebagai jaminan telah memicu permintaan untuk ETH. Ketika pasar DeFi pulih dari flash crash pasar cryptocurrency pada 12 Maret di mana harga Bitcoin turun ke level $3.600. Jaringan blockchain Ethereum diperkirakan akan melihat pemulihan stabil menuju paruh kedua tahun 2020.

    Stabilitas harga akan menyebabkan alamat Ethereum meningkat

    Menurut data dari defipulse.com, nilai total yang dikunci dalam platform DeFi turun hampir setengah dari $1,2 miliar menjadi $600 juta sejak pertengahan Maret. Karena banyak pinjaman DeFi dilikuidasi dan margin disebut. Itu memaksa mayoritas peminjam untuk menutup pinjaman mereka, menyebabkan pasar DeFi menyusut.

    Ketika pasar DeFi mulai pulih, yang kemungkinan akan terjadi setelah harga Ethereum rebound. Hal itu diperkirakan akan menyebabkan peningkatan aktivitas pengguna. Jika jumlah pengguna melonjak dalam beberapa bulan mendatang pada platform DeFi, itu akan menyebabkan jaringan Ethereum semakin meluas. Meningkatkan jumlah alamat unik dalam protokol.

    Apakah harga Ethereum dan seluruh pasar cryptocurrency memiliki faktor fundamental yang cukup untuk mendorong kenaikan yang lebih lama masih harus dilihat. Beberapa berpendapat bahwa pemulihan bentuk-V Bitcoin dari $3.600 menjadi $6.700 membuat seluruh pasar crypto rentan untuk koreksi tajam lainnya. Mungkin pengujian ulang dari kisaran $ 4.000 hingga kisaran $5.000.

    Perundingan lain untuk cryptocurrency utama menimbulkan risiko terhadap pertumbuhan jaringan Ethereum dalam jangka pendek, karena hal itu dapat mengurangi kepercayaan pengguna sehari-hari dalam stabilitas aplikasi terdesentralisasi.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pecah Rekor, Sebidang Tanah di Game Axie Infinity Terjual Rp 35 Miliar

    Sebidang tanah virtual dalam game blockchain Axie Infinity terjual dengan harga yang sangat fantastis, yakni di harga 550 ETH atau senilai Rp 35 miliar.

    Tanah virtual yang berada pada kavling real estate Genesis tersebut merupakan salah satu item game yang paling langka dalam ekosistem Axie infinty. Kavling Genesis ini hanya tersedia 220 bidang dari total  90.601 slot tanah dalam permainan tersebut. Siapa yang membelinya? Sayangnya, Axie Infinity tidak mengumumkan hal tersebut.

    Namun, penjualan tersebut merupakan pembelian item game dalam bentuk NFT yang paling besar, setidaknya bagi platform game Axie Infinty.

    Lantas, apa kegunaan sebidang tanah tersebut? Dalam game Axie Infinity, player sangat membutuhkan sebidang tanah untuk memainkan permainan dalam platform tersebut. Permainan tersebut  berlangsung di dunia virtual yang diberi nama Lunacia.

    Baca jugaPWNU Yogya: Aset Kripto Tidak Bertentangan dengan Syariat

    Dalam dunia yang berbentuk kotak persegi berukuran 301 x 301 tersebut dihuni oleh makhluk bernama Axies. Di mana setiap bagian dunia  tersebut mewakili sebidang tanah yang diberi token yang disebut Terra, yang juga dapat dibeli, dijual, atau disewakan oleh pemain lain sesuka hati.

    Setiap player bisa mempertarungkan Axies ke dalam pertempuran satu sama lain untuk mendapatkan  reward cryptocurrency Smooth Love Potion (SLP).  Setiap item dalam game, termasuk sebidang tanah berbentuk NFT.

    Axie Infinity menjadi salah satu game paling populer di kalangan pecinta game berbasis blockchain. Pada kuartal tiga 2021, permainan ini menjadi koleksi NFT paling banyak diperdagangkan, dengan volume perdagangan lebih dari $2,5 miliar.

    Baca jugaShiba Inu (SHIB) Merosot 60%, Minat Ritel Semakin Turun

    Salah satu pendiri Axie Infinity Aleksander Leonard Larsen menyebutkan bahwa game tersebut sekarang memiliki sekitar dua juta pemain aktif setiap hari. Yang menarik, dari total pengguna game ini, setengahnya belum pernah menggunakan aplikasi kripto apa pun.

    Axie Infinty pun dinilai sebagai pelopor game metaverse, di samping Decentrland, Alice dan yang lainnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fundamental Avalanche, Pesaing Ethereum dalam Biaya Gas dan Kecepatan

    Avalanche (AVAX) terus menunjukan performa positif di bulan November 2021. Token nativ dari blockchain Avalanche ini naik lebih dari 100% dalam tiga pekan terakhir. Di akhir bulan Oktober, AVAX diperdagangkan di harga $69, dan pada perdagangan hari ini  AVAX berada di level $130.

    Kenaikan harga AVAX ini menunjukan bahwa performa jaringan blockchain Avalanche mulai diperhitungkan. Blockchain ini dinilai memiliki kecepatan tinggi dengan biaya gas yang murah. Banyak analis menilai, Avalanche merupakan pesaing dari Ethereum.

    Performa AVAX di tiga pekan terakhir membuat token ini hampir masuk dalam jajaran 10 besar aet kripto berkapitalisasi pasar terbesar. Token ini sekarang bernilai $134,74 dan memiliki kapitalisasi pasar $30,19 miliar. AVAX telah menginjak harga tertinggi sepanjang masa di level $146,22.

    Baca jugaSi Kembar Winklevoss Mengumpulkan Pendanaan Ratusan Juta Dolar untuk Metaverse

    Fundamental Avalanche

    Avalanche bertujuan untuk menggeser Ethereum sebagai blockchain yang memiliki keunggulan dalam hal smart contract.  Blockchain ini memiliki output transaksi yang lebih tinggi hingga 6.500 transaksi per detik tanpa mengorbankan skalabilitas.

    Baca jugaPemulihan Pasar! Berikut Analisis Harga ADA, COTI, ICP

    Adapun, jaringan Avalanche terdiri dari tiga blockchain individu: X-Chain, C-Chain dan P-Chain. Setiap rantai memiliki tujuan yang berbeda, yang sangat berbeda dari pendekatan yang digunakan Bitcoin dan Ethereum, yaitu membuat semua node memvalidasi semua transaksi. Blockchain ini menggunakan mekanisme konsensus yang berbeda berdasarkan kasus penggunaannya.

    Bisakah Menggeser Ethereum?

    Kenaikan harga AVAX ini tak lepas dari cuitan CEO perusahaan manajemen investasi asal Singapura Three Arrows Capital, Zhu Su,. Ia  mentweet bahwa dirinya telah meninggalkan Ethereum meskipun sebelumnya ia merupakan pendukung dari jaringan tersebut.

    Meskipun demikian, pernyataan Zhu Su itu nampak bias, karena perusahaanya Three Arrows telah banyak berinvestasi di Avalanche. Bersama dengan Polychain Capital, Three Arrows memimpin putaran pendanaan senilai $230 juta di Avalanche pada bulan September.

    “Ethereum telah meninggalkan penggunanya meskipun mendukung mereka di masa lalu. Gagasan duduk-duduk sambil menyentak menonton pembakaran dan meramu tes kemurnian, sementara tidak ada pendatang baru yang mampu membeli rantai, itu menjijikkan, ” tweetnya hari ini.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Kita Siap Untuk Pialang Terdesentralisasi?

    Tether secara langsung membekukan 13 juta USDT terkait dengan peretasan dan memblokir sementara alamat dengan 20 juta sebagai tindakan pencegahan.

    Pertukaran lain berkomitmen untuk melacak dana, dan Silent Notary mengatakan mereka akan membakar semua token SNTR yang dirampok dan menggantinya dengan yang baru.

    Secara tidak langsung, ini telah menunjukkan masih pentingnya memiliki tingkat sentralisasi tertentu dalam sebuah protokol, sesuatu yang sangat krusial bagi keamanan dana crypto.

    Sentralisasi memang membawa risiko penyensoran, tetapi pengguna memiliki ketenangan pikiran bahwa suatu entitas akan menjaga kepentingannya. Padahal, jika terjadi masalah, dalam hal ini, korban bisa ke pengadilan untuk menuntut ganti rugi.

    Sama halnya beberapa minggu lalu, dimana orang salah mentransfer BNB dan meminta bantuan ke CEO Binance untuk mengembalikan koin tersebut.

    Jika benar-benar terdesentralisasi, orang atau investor yang menyimpan koin di Kucoin akan hilang, sama seperti orang yang mentransfer BNB. Dan, tidak ada orang yang mengurus hal ini.

    Baca Juga: Singapura Memiliki Uang Digital, Indonesia Kapan?

    Inilah sebabnya mengapa banyak yang menganggap persetujuan ETF Bitcoin dan pembuatan layanan bagi investor institusional menjadi penting untuk seluruh ekosistem crypto.

    Bukan karena uang yang akan masuk, tetapi karena kepercayaan investor akan mengetahui bahwa uang mereka aman yang tentu saja menjadi alasan utama.

    Apakah hal dalam crypto yang masih muda ini memang memerlukan sentralisasi untuk keamanan yang lebih baik, mengingat banyaknya peretasan yang sulit diselesaikan karena sifat desentralisasi? Bagaimana menurut Anda?

    artikel ini dapat dibaca kembali disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ether (ETH) Senilai $400 Juta Telah di Burning oleh OpenSea

    Mekanisme baru yang telah dimiliki crypto Ethereum, Ether (ETH), yaitu burning (pembakaran), terus melakukan pekerjaannya dengan baik, dimana sumber terbesar telah berasal dari satu situs saja, yakni marketplace NFT OpenSea.

    Kendali OpenSea dalam tingkat burning tidak tersentuh sejak reli NFT yang dimulai pada bulan Agustus dengan puncaknya pada bulan September. Satu-satunya sumber pembakaran koin yang mendekati pasar Ethereum NFT adalah transaksi Ethereum yang dilakukan setiap hari.

    Baca jugaIni Cara Elon Musk Bantu Luncurkan Satelit Dogecoin (DOGE)

    Secara keseluruhan, OpenSea telah membakar 100.854 ETH, yang setara dengan koin senilai sekitar $400 juta. Sebelum pembaruan, jumlah koin yang sama akan ditransfer ke penambang yang kemudian akan menjualnya di bursa.

    Di antara burning koin tingkat atas juga terdapat router Uniswap, stablecoin Tether dan MetaMask. Burner yang lebih kecil biasanya merupakan router pertukaran, token dan protokol swap yang terdesentralisasi.

    Penerbitan Ethereum saat ini tetap pada 5,4 juta Ethereum per tahun, yang sebelumnya telah berkurang hampir 50%. Tingkat pembakaran saat ini adalah 3,2 juta ETH per tahun. Menurut perhitungan sebelumnya, para ahli blockchain mengharapkan Ethereum menjadi aset deflasi pada tahun 2022.

    Pada saat penulisan, Ethereum diperdagangkan pada $4.725 dengan 1,23% dari pertumbuhan harian. Sebelumnya, cryptocurrency terbesar kedua menelusuri kembali dari ATH sebesar 3,6%, yang diikuti oleh pesanan jual besar yang datang dari Ethereum Foundation.

    Baca JugaAnalisa Teknikal 15 Nov DOT, ADA dan MANA

    Di sisi lain, melihat bagaimana ekosistem Ethereum bekerja, ini tampaknya masih akan sulit untuk dikalahkan oleh para pesaingnya, seperti Cardano dan Solana.

    Meski keduanya menawarkan sesuatu yang lebih baik dan menarik, tetapi faktanya tingkat popularitas Ethereum dan gurita bisnisnya (seperti NFT, game crypto dan lainnya) masih menopang kuat Ether dan jaringan. Blockchain Ethereum masih menjadi pilihan utama karena sudah sangat matang dan terkenal.

    Untuk prospek harganya sendiri, Ether kemungkinan masih akan mampu membentuk ATH baru untuk menutup tahun 2021 ini, yang kurang dari satu setengah bulan lagi, yang tentu masih sangat dinanti dan dipercayai oleh para investornya. Kita lihat saja!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum, Blockchain Pertama dengan Transaksi $1 Triliun Setahun

    Munculnya ruang keuangan terdesentralisasi (DeFi) di industri crypto mengakibatkan jaringan Ethereum (ETH), jaringan dasar DeFi, memproses lebih dari dua kali volume transaksi harian Bitcoin (BTC).

    Baca Juga: Kapitalisasi Pasar USDC Tumbuh Lebih Cepat Dibandingkan Tether

    Menurut data dari platform aggregator pasar crypto Messari, transaksi rata-rata harian selama 30 hari terakhir pada jaringan Ethereum berada di kisaran $7 miliar. Jika tren ini terus berlanjut, Messari memprediksi Ethereum akan menjadi blockchain publik pertama yang memecahkan rekor transaksi sebesar $1 triliun hanya dalam satu tahun.

    Ryan Watkins, salah satu petinggi di Messari, mengatakan lonjakan besar volume transaksi Ethereum berkaitan juga dengan peningkatan volume stablecoin ERC-20. Ditambah juga transaksi Tether (USDT) yang sekarang ada di jaringan Ethereum.

    Watkins juga menambahkan booming-nya platform likuiditas on-chain dari Decentralized Exchange (DEX) seperti Uniswap dan Curve menghasilkan lebih dari $20 miliar volume gabungan hanya pada bulan September.

    Baca Juga: Hal yang Harus Disiapkan untuk Menambang Bitcoin dengan PC

    Jika angka tersebut terus bertambah, bukan tidak mungkin Ethereum akan mencatatkan rekor baru dengan transaksi lebih dari $1 triliun hanya dalam satu tahun.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bull Run Ethereum Lampaui Bitcoin 2022

    Ethereum alami bull run dan naik 57% sejak awal Oktober, sementara Bitcoin membengkak sekitar 50%.

    Kemarin, Ethereum mencapai harga tertingginya sepanjang masa secara singkat melewati $4.700 pada 8 November 2021. Dan tepat hari ini, Bitcoin menyusul rekor tersebut.

    Mengapa Tren Bull Run Terus Terjadi?

    Kejayaan baru kembali terlihat oleh jaringan Ethereum. Hal ini meliputi keuntungan besar lebih 800% dari tahun ke tahun, yang sebelumnya $567 pada November 2020, kemudian meroket menjadi $4.757 pada hari Senin kemarin.

    Namun, keuntungan Bitcoin selama periode yang sama juga tidak kalah memukau. Dari yang sebelumnya diperdagangkan di harga $18.000, berhasil meroket menjadi hampir 1 miliar hari ini.

    Analis Kyle Rodda, mengatakan inflasi dan penurunan produksi telah menarik perhatian trader untuk membeli aset emas dan cryptocurrency karena mereka tidak membayar kupon.

    Baca jugaBinance Smart Chain Lampaui 1,5 Miliar Transaksi!

    Rodda menambahkan, bahwa meningkatnya minat di antara lembaga keuangan dan kurangnya penegakan oleh regulator juga telah berkontribusi pada tren bullish dalam cryptocurrency akhir-akhir ini.

    Sampai saat ini, Bitcoin masih menjadi mata uang digital terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Namun, banyak analis yang percaya jika kemajuan pesat dari ETH sebenarnya memiliki kesempatan untuk melampaui mata uang kripto raksasa tersebut.

    Pada Minggu malam, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai $554,5 miliar. Ya, masih sekitar setengah dari $1,226 triliun milik Bitcoin.

    Tetapi, jika dilihat dari tren dan teknologi, tampaknya dalam jangka panjang ETH akan meroket setelah naik 31% selama sebulan terakhir dan 535% selama tahun ini.

    Saat beradaptasi dengan situasi baru yang lebih cepat daripada yang lain, Ethereum telah memulai tren baru di dunia kripto, dengan DeFi atau keuangan terdesentralisasi yang jaringan miliki.

    Ini adalah jenis keuangan berbasis blockchain yang melewati perantara keuangan pusat yang digunakan dalam perbankan atau regulasi.

    Alasan lain untuk kenaikan Ethereum yang terus-menerus adalah karena token non-fungible (NFT) yang menyimpan catatan kepemilikan untuk barang-barang seperti seni online.

    NFT di jaringan Ethereum telah menyaksikan lonjakan aktivitas dengan penjualan token dengan rekor $69 juta di Christie’s Maret ini.

    Baca jugaEthereum dan Projek DeFi Semakin Didekati Investor Institusional

    Akankah Ethereum Menggantikan Bitcoin pada 2022?

    Tidak ada yang pasti di dunia ini, termasuk ruang cryptocurrency yang menyuguhkan banyak fenomena tak terduga sepanjang tahun ini.

    Meski begitu, Ethereum sepertinya tetap baik-baik saja. Mungkin cukup untuk mendefinisikan realitas baru di pasar crypto.

    Ethereum meluncurkan peningkatan gradasi bulan lalu yang disebut Altair. Pada tahun depan, Ethereum dikabarkan untuk sepenuhnya beralih ke model Proof of Stake (PoS). Sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dari mekanisme Proof of Work (PoW) yang ada.

    Cryptocurrency terbesar kedua tersebut bermaksud untuk bergabung dengan Beacon Chain, blockchain PoS baru yang akan mendukung sistem Ethereum 2.0 yang baru.

    Karena inovasi positif tersebut, membuat banyak pakar crypto memperkirakan masa depan paling cerah aset cryptocurrency ada pada Ethereum

    Rahul Rai, manajer dana lindung nilai kripto, mungkin terdengar lebih ambisius dan agresif karena meyakini ETH bisa menyalip BTC sebagai mata uang kripto teratas sekitar pertengahan tahun depan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Makin Tenggelam, Apakah Bulls akan Menyerah?

    Berita ini dikutip dari data harga Ethereum hingga tanggal 4 Mei 2020 pukul 09.00 pagi UTC.

    Ethereum diprediksi gagal melanjutkan di atas resistensi $220 dan turun di bawah $208 terhadap Dolar AS. Harga ETH saat ini sedang diuji di $200 dan tetap berisiko rugi lebih banyak lagi.

    Harga Ethereum Semakin Tenggelam

    Setelah membentuk basis support di atas $202 dan $200, Ethereum sempat pulih di atas $210 melawan Dolar AS. kemudian, harga ETH diperdagangkan di atas level $215 dan tetap jauh di atas grafik rata-rata pergerakan sederhana 100 Jam.

    Namun, kenaikan menghadapi resistensi yang kuat di dekat level $220. Hal ini gagal mendorong harga ke atas $220, dan malah menghasilkan penurunan baru. Selain hal tersebut, terdapat pula sebuah penebusan di bawal level $210 dan di bawah  rata-rata pergerakan sederhana 100 Jam.

    Ethereum sekarang diperdagangkan di dekat level kunci $202 dan $200. Resisten awal pada sisi atas dekat level $207. Itu dekat dengan level retracement Fib 23,6% dari penurunan baru-baru ini dari rendah $220 ke rendah $202.

    Baca juga: Berharap pada Ethereum Sebelum Bitcoin Halving

    Ada juga garis tren bearish utama yang terbentuk dengan resistensi dekat $208 pada grafik 1 Jam ETH/USD. Garis tren ini bertepatan dengan level retreacement Fib 50% dari penurunan baru-baru ini dari rendah $220 ke rendah $202.

    Resisten utama pada sisi atas sekarang dekat dengan $210 dan Simple Moving Average 100 Jam. Untuk pindah ke zona positif, harga harus menembus level resistance $208 dan $210. Resisten utama berikutnya terlihat di dekat level $220, di atas yang mana Ether bisa naik menuju level $230.

    Baca juga: Hasil Audit Ungkap Potensi Kelemahan Ethereum

    Dukungan Uptrend Utama

    Pada sisi negatifnya, ada dukungan penting yang terbentuk di dekat $202 dan $200. Jika Ethereum gagal untuk tetap di atas dukungan kunci $200, itu bisa meluncur ke arah dukungan $192.

    Kerugian lebih lanjut di bawah dukungan $192 dapat membuka pintu untuk penurunan yang lebih besar menuju level dukungan $182 dan $180 dalam 2-3 hari ke depan.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Aset Kripto Terbaik Di Bulan Oktober 2021

    Akhir-akhir ini harga Bitcoin sudah mencapai lebih dari 900 juta rupiah. Bagi kamu yang berinvestasi di BTC (BitCoin) pastinya sudah profit banyak sekali bukan? Ada banyak sekali kripto yang mengalami kenaikan harga lebih dari seratus persen akhir-akhir ini seperti Solana dan Polkadot. Tapi apakah kamu tahu kripto terbaik di Bulan Oktober 2021 ini? Jika kamu baru mengenal kripto alangkah baiknya kamu juga harus mengenal kripto dengan kapitalisasi pasar terbaik. Yuk simak ulasan lengkap tentang 6 Aset Kripto terbaik bulan Oktober 2021 berikut ini. 

    1. Bitcoin ($BTC)

    Kripto terbaik pertama yaitu Bitcoin, dibuat pada tahun 2009 oleh seorang dengan nama anonym Satoshi Nakamoto, Bitcoin (BTC) merupakan cryptocurrency asli dan pertama di dunia. Seperti Kripto yang lainnya BTC (Bitcoin) berjalan di atas blockchain atau transaksi catatan buku yang besar dan terdistribusi di jaringan ribuan computer di seluruh dunia. Karena penambahan ke dalam buku besar yang terdistribusi harus diverifikasi dengan memecahkan teka-teki kriptografi. Hal ini menajdikan Bitcoin menjadi sebuah kripto yang aman digunakan. 

    Pada saat lima tahun yang lalu kamu bisa membeli Bitcoin dengan harga sekitar 500 US Dollar. Pada 30 September kemarin harga satu Bitcoin sudah mencapai 43000 US Dollar (mengalami pertumbuhan 8.600%) dan pada 21 Oktober 2021 Harga Bitcoin mencapai lebih dari 60.000 USD Dollar (meningkat lebih dari 12.000 % sejak 500 US Dollar). Jika kamu berminat untuk membeli kripto Bitcoin kamu bisa membelinya di Pasar Kripto Indonesia yakni Tokocrypto. Kamu juga bisa melihat kapitalisasi pasar Bitcoin di Tokocrypto

    Baik dari segi platform cryptocurrency maupun blockchain Ethereum merupakan yang favorit di kalangan para developer program karena Ethereum memiliki aplikasi yang potensial seperti Smart Contract yang secara otomatis dijalankan pada saat kondisi dan syarat terpenuhi serta berbagai token non fungible (NFT). 

    Ethereum juga sudah mengalami kenaikan harga yang sangat luar biasa. Hanya dalam lima tahun saja harganya naik dari 11 US Dollar hingga menjadi 4.000 US Dollar pada tanggal 21 Oktober 2021. Jika kamu berminat untuk memiliki ETH (Ethereum) kamu bisa melakukan pembelian secara langsung di Tokocrypto. 

    3. Binance Coin ($BNB)

    Binance Coin merupakan salah satu Kripto yang dapat kamu gunakan untuk berdagang dan untuk pembayaran di aplikasi Binance maupun Tokocrypto. Binance merupakan platform Exchange Kripto terbesar di dunia

    Sejak diluncurkan pada tahun 2017, Binance mulai berkembang dengan memfasilitasi perdangangan kripto di Platformnya. Untuk sekarang platform Binance sudah dapat digunakan untuk perdagangan, proses pembayaran dan juga bisa untuk pemesanan traveling. Harganya pada tahun 2017 hanya 0,10 US Dollar dan pada tanggal 20 Oktober 2021 sudah meningkat menjadi 500 US Dollar. 

    4. Cardano ($ADA)

    Cardano merupakan salah satu kripto yang diluncurkan pada September 2017. Cardano mengalami pertumbuhan yang sangat baik karena memiliki potensi pasar yang tinggi. Selain itu transaksi Cardano juga termasuk cepat dan efektif sehingga dapat mengurangi penggunaan energi. Cardano juga memiliki Cardano Smart Contract seperti Binance dan Ethereum, selain itu juga memiliki aplikasi terdesentralisasi (dApps). 

    Perkembangan Harga Cardano relative stabil dengan harga awal pada tahun 2017 seharga 0,02 US Dollar dan memiliki ATH di harga 3,1 US Dollar pada tanggal 2 September 2021 walaupun mengalami koreksi akan tetapi harga Cardano tetap berada di 1,8 US Dollar. Pada tanggal 21 Oktober 2021 harga Cardano sebesar 2,2 US Dollar. 

    5. Ripple ($XRP)

    XRP merupakan salah satu kripto yang dibuat oleh beberapa pendiri dari Ripple. XRP merupakan sebuah teknologi digital dengan tujuan untuk memproses pembayaran. XRP dapat digunakan di jaringan untuk memfasilitasi pertukaran berbagai jenis mata uang termasuk mata uang FIAT maupun mata uang kripto yang lainnya. 

    Pada awal tahun 2017, harga XRP adalah $0,006. Pada tanggal 14 April 2021 XRP mencapai ATH nya di harga 1,96 US Dollar. Sedangkan pada tanggal 21 Oktober 2021 harga XRP berada di 1,16 US Dollar. Ini membuktikan bahwa XRP mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan sejak 2017 hingga saat ini. 

    6. Solana ($SOL)

    Solana dikembangkan untuk mendukung penggunaan DeFi (keuangan terdentralisasi), dApps (apilikasi terdesentralisasi) dan Smart Contract. Solana berjalan pada sistem blockchain dengan mekanisme bukti kepemilikan dan bukti Riwayat yang unik yang membuatnya dapat memproses transaksi dengan cepat dan aman. 

    Solana atau SOL mulai diluncurkan pada tahun 2020 dengan harga awal 0,77 US Dollar dan pada tahun ini tepatnya pada tanggal 21 Oktober 2021 harga Solana sudah mencapai 194,21. Peningkatan harga yang begitu cepat pada kripto ini karena dipengaruhi beberapa faktor seperti berhasil meluncurkan project Wormhole dan terjun ke dalam NFT. 

    Nah itulah 6 Kripto terbaik di bulan Oktober 2021 ini. Jika kamu baru mengenal kripto ataupun blockchain kamu dapat memulainya dengan Tokocrypto yang menyediakan begitu banyak pasar kripto yang bisa kamu beli dan jual di Tokocrypto. Di Tokocrypto terdapat banyak fitur yang bisa kamu gunakan seperti CryptoHero, Tokoscape, Toko NFT dan ada juga edukasi kripto untuk kamu yang baru belajar.   

     



    Sumber : news.tokocrypto.com