Tag: eth

  • Kabar PayPal Dukung Crypto, Buat Bitcoin Melambung ke $13.000!

    Berita PayPal yang akan mendukung mata uang crypto, membuat harga Bitcoin (BTC) melonjak naik dan sempat menginjakan kaki di harga $13.000 semalam. Sayangnya, konsolidasi terkait harga tertinggi BTC itu belum tuntas. Saat penulisan artikel, harga BTC berada di kisaran $12.765.

    Baca Juga: Hal yang Harus Disiapkan untuk Menambang Bitcoin dengan PC

    Harga BTC Dekati Nilai Tertinggi 2019

    Beberapa laporan dari Cointelegraph Markets, Coin360, dan TradingView menunjukan hari-hari terbaik sedang dialami Bitcoin. Pasalnya, Bitcoin melonjak lebih dari 7% hanya dalam 24 jam terakhir.

    Saat ini, BTC sedang dalam tahap konsolidasi dan mencari nilai resistance di bawah $13.000.

    PayPal Dukung Mata Uang Crypto

    Kenaikan harga Bitcoin ini digadang-gadang terkait dengan keputusan PayPal dalam mendukung mata uang crypto, seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Litecoin (LTC), dan Bitcoin Cash (BCH) tahun depan.

    Keputusan ini disambut beragam reaksi komunitas crypto. Beberapa ada yang mendukung keputusan PayPal. Namun, sebagian lainnya mengkritisi tujuan PayPal tersebut.

    Jika dilihat dari beberapa dokumen pernyataan terkait keputusan PayPal ini, perusahaan ini bertujuan untuk menjadi penyedia layanan penyimpanan mata uang crypto. Sayangnya, perusahaan ini akan membatasi cara/proses mata uang crypto tersebut keluar dan masuk platform PayPal.

    Meski begitu, sentimen pasar tetap positif terkait dengan kenaikan harga BTC. Koreksi harga diperkirakan akan terjadi dan banyak yang berharap BTC dapat menemukan level resistance dikisaran $12.500 ke atas.

    Baca Juga: Sukses Adakan Undian, Yuan Digital Sudah Ditransaksikan Senilai Rp19,2 Miliar!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Takut Ketinggalan, Trader Cina Pindahkan BTC dan ETH ke DEX untuk Yield Farming

    Traders di Cina dilaporkan menarik kepemilikan ETH, USDT, dan crypto mereka serta berbondong-bondong beralih dari Centralized Exchange (CEX) menuju Decentralized Exchange (DEX) untuk melakukan yield farming.

    Menyusul masalah sulitnya penarikan koin pada 6 September lalu di Cina, sebuah sumber mengungkapkan terdapat beberapa kampanye terkait dengan gerakan memindahkan akun dari CEX ke DEX di Cina.

    Berita Terkait: Apa Sih Yield Farming Itu? Panduan Untuk Pemula!

    Breaking: pada 6 September lalu, banyak bursa di Cina mengalami kesulitan terkait dengan withdrawal koin ataupun tutup (operasionalnya). Komunitas di Cina meluncurkan ‘kampanye penarikan koin’. Kampanye ini menyerukan untuk menarik semua USDT dan crypto di bursa dan menghapus akun mereka.”

    Ada laporan bahwa DeFi di Cina “baru saja dimulai”. Menurut Kepala Pemasaran Hash Key Hub, beberapa pengguna menggunakan kumpulan dana untuk membuat dana “farming pool”.

    Dovey Wan, penasihat CoinDesk, menimpali hal ini dengan mengatakan, “Bitcoiners pragmatis menggunakan Bitcoin alpha untuk menghasilkan lebih banyak BTC.”

    Yield Farming, Sesuatu yang Tidak Dapat Ditolak

    DEX, atau sederhananya DeFi adalah topik yang saat ini sedang hangat diperbincangkan di industri crypto. Pasalnya, aktivitas ini mendorong peningkatan di jaringan Ethereum dan menjanjikan return yang sangat tinggi bagi para penggunanya.

    Tidak seperti CEX yang kendalinya masih dipegang oleh entitas pusat, Yield farmingatau yang disebut juga liquidity farming dalam DEX ini hanya melibatkan para traderyang memiliki kuasa penuh atas aset yang mereka miliki. Contoh DEX yang saat ini banyak diperbincangkan adalah Uniswap, Compound, dan masih banyak lagi.

    Terlebih, DEX ini biasanya menjanjikan return dan hasil yang lebih baik dari CEX, bahkan ada yang mencapai hingga 600 persen hanya dengan berkontribusi memasukan ETH yang dimiliki pengguna tersebut ke dalam jaringan.

    Baca Juga: Trading di Uniswap Lewat Twitter? Sekarang Bisa!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum Kembali Pulih, Ini Pemicunya

    Harga Ethereum (ETH) kembali pulih pada hari Minggu kemarin. Hal ini dipicu oleh token asli Ethereum yang melakukan rebound pada hari yang sama.

    Aksi ini kemudian disusul kenaikan nilai tukar Ethereum di angka 3,63% dengan mencapai kisaran harga $3,030 dalam waktu 24 jam.

    Pekan lalu, harga Ethereum turun karena dipicu masalah yang timbul dari Cina.

    Para trader membuang aset crypto secara massal setelah gejolak di pasar properti Cina yang dililit hutang kemudian mendorong aksi jual di pasar saham global.

    Baca Juga : Twitter Luncurkan Fitur Tip dengan Bitcoin

    Langkah Yang Diambil Pihak Ethereum

    Karena aksi jual yang gila-gilaan tersebut, pihak ETH kemudian mengambil langkah rebound yang terjadi di akhir minggu.

    Aksi ini juga dipicu karena 2 hari sebelumnya, tepatnya di hari Jumat, Bank Rakyat China menegaskan kembali bahwa transaksi crypto adalah ilegal.

    Meskipun demikian, bulls Ethereum mempertahankan pijakannya dan mendorong harga kembali di atas $3.000.

    Sentimen serupa juga terjadi di beberapa aset crypto teratas, sebut saja Bitcoin yang mencapai rentan harga $43.767 di Coinbase setelah pergerakan naik 2,49%.

    Sementara itu, aset Uniswap (UNI) juga bernasib lebih baik dengan kenaikan lebih tinggi sebesar 19%. Kenaikan tersebut menjadikan UNI sebagai aset crypto dengan kinerja terbaik dalam 24 jam.

    Di saat bersamaan, rival utama Ethereum yaitu Cardano (ADA) dan Solana (SOL) dilaporkan berkinerja buruk.

    ADA turun lebih dari 5% sementara SOL kehilangan lebih dari 3% pada jangka waktu kurang dari 24 jam.

    Baca JugaTokoMall 101: Semua yang Perlu Kamu Tahu Soal “Kolektor”

    Permintaan Institusional

    Fenomena Ethereum yang pulih juga mengikuti laporan bullish dari JPMorgan & Chase.

    Studi tersebut mencatat bahwa investor institusional mulai meningkatkan eksposur mereka di pasar Ethereum.

    Mengutip data dari Chicago Mercantile Exchange (CME), tercatat sejak bulan Agustus rata-rata Ethereum Futures premium naik menjadi 1% di atas harga spot ETH setelah 21 hari.

    Dan pada saat pers, cadangan ETH bersih pada platform perdagangan telah turun menjadi 18,44 juta ETH, dibandingkan dengan 23,94 juta ETH tahun lalu.

    Analis independen PostyXBT juga mengantisipasi potensi rebound harga lebih lanjut di pasar Ethereum.

    Ia mencatat bahwa penurunan terbaru cryptocurrency telah mendorongnya ke dalam kisaran akumulasi klasik, seperti yang ditunjukkan pada grafik di bawah ini.

    “Penutupan mingguan sama pentingnya untuk ETH hari ini karena harga menguji kisaran tertinggi sebelumnya sebagai support.” Ungkap PostyXBT.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Lark Davis: Ethereum di Atas $10.000 Akan Terjadi

    Ethereum terlihat sangat positif setelah berhasil menjalankan pembaruan London yang mengubah wajah Ethereum menjadi lebih baik.

    Mekanisme pembakaran (burn) yang menjadikan Ether (ETH) anti-inflasi, telah menjadi daya tarik tersendiri untuk para investor lama, maupun baru.

    Belum lama ini, pedagang cryptocurrency dan influencer YouTube, Lark Davis, mengatakan bahwa Ether siap untuk rally 190% dalam perjalanan untuk mencapai harga lima digit.

    Dalam sebuah video baru, Davis memberi tahu ratusan ribu pelanggan YouTube-nya bahwa aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut sedang bersiap untuk terapresiasi di atas $10.000 berdasarkan faktor fundamental utama.

    Davis mengatakan salah satu alasan mengapa harga Ethereum ditetapkan lebih dari dua kali lipat adalah karena penurunan pasokan di bursa.

    Baca Juga: Mastercard Inggris dan Jose Mourinho Akan Luncurkan NFT Khusus

    Menurut Davis, pasokan platform kontrak pintar terkemuka di bursa berada dalam tren turun yang kuat selama setahun terakhir karena pemegang mengunci Ethereum mereka dalam protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) atau menggunakan ETH mereka untuk membeli token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT).

    “Dengan mekanisme pasokan yang bekerja sebagaimana adanya, hanya masalah waktu sebelum krisis pasokan Ethereum akhirnya mendongkrak harga secara serius,” ujarnya.

    Davis juga mengutip cuitan dari platform intelijen blockchain IntoTheBlock, yang mengatakan bahwa jumlah bersih Ethereum yang keluar dari pertukaran crypto baru-baru ini mencapai rekor tertinggi baru.

    “Jumlah bersih Ethereum yang meninggalkan bursa baru saja mencapai rekor baru. Ethereum senilai lebih dari $1,2 miliar meninggalkan bursa terpusat kemarin. Itu adalah angka yang mengejutkan.”

    Davis juga menambahkan bahwa ketika Ethereum bernilai lebih dari satu miliar dolar sebelumnya meninggalkan pertukaran terpusat, harga crypto terbesar kedua naik dengan poin persentase dua digit dalam waktu sekitar empat minggu.

    “Dan yang menarik, seperti yang ditunjukkan IntoTheBlock, terakhir kali Ethereum meninggalkan pertukaran terpusat satu miliar dolar atau lebih, Ethereum meningkat 60% dalam 30 hari.”

    Baca Juga: Bagaimana Nasib Bitcoin Di Bulan Oktober Mendatang?

    Davis juga mengatakan mengutip penelitian oleh perusahaan analitik blockchain Glassnode, yang menunjukkan bahwa sebagian besar pasokan Ethereum tidak bergerak dalam 90 hari terakhir. Ia pun mengatakan:

    “87% dari pasokan Ethereum belum bergerak secara on-chain selama tiga bulan atau lebih. 87% dari pasokan! Itu adalah kegilaan..

    Orang-orang bertahan untuk harga yang lebih tinggi, mereka tidak menjual di bawah level tertinggi sebelumnya. Mereka tahu puncak sepanjang masa baru akan datang. Mereka tahu penemuan harga akan datang. Mereka menonton dan melihat apa yang terjadi secara ekonomi dengan Ethereum saat ini. Mereka melihat berapa banyak, misalnya, Ethereum sedang dibakar saat ini…”

    Secara fundamental, apa yang digaungkan oleh Davis itu terdengaar masuk akal. Kebutuhan yang meningkat pesat di tengah pasokan yang minim akan menggerek harga dengan cepat menuju angkasa dan memberi keuntungan yang mungkin tak terbayangkan. Kita lihat saja!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Peter Brandt Memiliki Pandangan Bullish untuk XRP, Bahkan Mencetak ATH Baru

    Koin dari Ripple Labs, XRP, telah cukup kehilangan kabar beberapa waktu ini karena tergeser beberapa berita utama dari Bitcoin, pembaruan Ethereum, Solana dan juga pembaruan Alonzo Cardano yang baru saja terjadi beberapa hari lalu.

    Dengan perselisihan Ripple dengan SEC AS, token ini seakan tenggelam dan hanya berjalan di antara para penggemarnya saja.

    Namun, rupanya Altcoin ini telah mempertahankan dukungan on-chain yang kuat dan aktivitas jaringan yang meningkat. Tentunya, ini diperkirakan akan dapat membantunya menembus level tertinggi baru (ATH).

    Pedagang veteran Peter Brandt juga melihat potensi jangka panjang yang konstruktif di XRP, dengan membenarkan bahwa itu akan mengalami ledakan harga.

    Baca Juga: Analis Kripto Populer Beberkan Alasan Cardano Akan Setara Dengan Ethereum

    Brandt menunjuk ke arah pembentukan pola “Head and Shoulder” Bullish pada grafik jangka panjang yang menunjukkan bahwa itu bisa bersiap untuk pergerakan naik berikutnya. Resistance kunci berikutnya untuk Altcoin tini erletak di $1,17, menembus yang dapat meretest titik High tiga bulan sebelumnya yang diikuti oleh High tahunan.

    Aktifitas Jaringan XRP Meningkat

    Aktivitas jaringan untuk altcoin telah meningkat ke level tertinggi baru, jumlah alamat aktif yang berinteraksi dengan jaringan mencapai 6.700 minggu ini, melihat lompatan 394% dari minggu lalu. Kenaikan jumlah alamat dompet sering diikuti oleh kenaikan harga karena banyaknya pengguna baru dengan harapan mendapat untung dari lonjakan harga yang masuk.

    Koin Ripple ini juga bisa mendapatkan keuntungan dari pertempuran hukum yang sedang berlangsung dengan SEC dimana terdakwa Ripple telah menawarkan kasus yang kuat terhadap argumen keamanan SEC.

    Gugatan SEC memainkan peran penting dalam menghentikan aksi harga XRP ketika pasar crypto lainnya booming. Namun, hal yang sama dapat membalikkan keadaan dan seperti yang diharapkan oleh banyak pendukung XRP, hasil positif dapat mengubah harga menjadi menguntungkan.

    Baca Juga: Glassnode: Tekanan Pasokan Bitcoin Dapat Memicu Siklus Bulls Baru

    Perkembangan terbaru dalam kasus ini tampaknya tergantung pada Tes Howey dan mengapa Ethereum mendapat izin gratis saat XRP sedang diburu.

    SEC baru-baru ini mengakui secara resmi bahwa mereka gagal memberi tahu pihak ketiga dan Ripple tentang status keamanan XRP. Ini pada gilirannya dapat menempatkan kesaksian Hinman baru-baru ini di bawah pemindai dan perintah pengadilan berdasarkan itu dapat membantu lonjakan token ke level tertinggi baru. Kita lihat saja!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Kripto Populer Beberkan Alasan Cardano Akan Setara Dengan Ethereum

    Baru-baru ini, analis dan trader crypto populer, Benjamin Cowen, beberkan bagaimana Cardano (ADA) dapat mengikuti jejak Ethereum (ETH) untuk mencapai kesuksesan yang diperkirakan setara atau bahkan lebih besar.

    Dalam sebuah video yang dirilis pada malam acara hard fork combinator (HFC) Alonzo, dimana smart contract di mainnet Cardano akhirnya diluncurkan secara resmi.

    Cowen memberitahu lebih dari 538 ribu subscriber YouTube-nya bahwa Cardano dapat membangun kesuksesan yang setara dengan Ethereum dengan menekankan aplikasi adopsi.

    Baca Juga: Cardano Secara Resmi Luncurkan Smart Contract!

    Di dalam video tersebut, Cowen lebih menyoroti penggunaan luas Ethereum untuk beberapa protokol, termasuk token NFT dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang menyebabkan pengguna menimbun dan menghabiskan Ethereum.

    Ahli strategi pasar juga memberi pernyataan serupa. Ia menjelaskan jika aplikasi Ethereum telah menjadi kontributor besar untuk kapitalisasi pasarnya.

    Menurut Cowen, Cardano memang belum bisa mencapai tingkat adopsi penggunaan aplikasi yang serupa.

    Namun, Cowen memperkirakan ekosistem dan efek jaringan Cardano akan terus tumbuh dan berkembang dengan pesat.

    Hal ini tentu akan mengarah pada dampak positif harga. Ujung-ujungnya, semua upgrade dan perbaikan masing-masing token akan mementingkan sudut pandang ‘cuan’.

    “Tak satupun dari kita, saya tidak berpikir untuk mengklaim bahwa ekosistem Cardano saat ini lebih besar dari Ethereum. Tetapi saya berpikir bahwa Cardano akan tumbuh seiring waktu, dan saya berpikir bahwa karena lebih banyak utilitas yang benar-benar dibangun di platform tersebut, ini akan berdampak positif pada harga.” Ungkap Cowen yang dilansir The Daily Hodl.

    Cowen kemudian melihat pasangan perdagangan $ADA-$ETH dan menyebutkan jika trader melihat titik tertinggi yang baru, itu bisa membuat satu token Cardano bernilai sebanyak $4,50.

    Baca Juga: Tertarik Trading? Simak Jenis Indikator Trading Paling Akurat!

    Hal ini nantinya akan terlihat sebagai harga jangka menengah untuk target yang menyasar pada ADA.

    Cowen juga memperkirakan bahwa ADA berada dalam fase akumulasi ulang besar yang diperdagangkan antara $1 dan $3.

    Akan tetapi perkiraan asetnya yang akan meledak ke tonggak baru, baru bisa terselesaikan setelah ADA menembus angka diatas $3.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Fakta SOL, DOT, ETH Ngebut dalam Sepekan

    Pasar aset kripto melanjutkan pemulihan setelah terjengkang pada bulan Mei lalu. Lima dari 10 koin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar menunjukkan pertumbuhan dua digit selama sepekan terakhir, menurut data CoinMarketCap. Berikut adalah enam fakta soal Solana (SOL), Polkadot (DOT) dan Ethereum (ETH).

    Kripto Solana, SOL 

    Pertama, Solana (SOL) menunjukkan pergerakan paling besar, naik 45 persen dalam tujuh hari terakhir dan mencetak rekor harga baru di US$150,19 pada Sabtu lalu.

    Selain Cardano (ADA), Solana dipasarkan sebagai rival berpotensi terhadap Ethereum. Ethereum menampung sebagian besar aplikasi DeFi, tetapi Solana mulai menyusul. Solana yang memanjat disebabkan oleh dukungan Solana terhadap pasar NFT yang sedang panas serta jembatan antar rantai yang bernama Wormhole.

    Kedua, Solana memasuki jajaran 10 kripto teratas pada pertengahan Agustus lalu. Sejak saat itu, Solana terus bertumbuh dan kini menduduki peringkat ketujuh setelah menyalip Dogecoin (DOGE), dengan kapitalisasi pasar senilai US$42 milyar.

    Baca Juga: Oxygen for Indonesia Kumpulkan Donasi Sebesar 61 Miliar Rupiah

    Kripto Polkadot, DOT 

    Ketiga, Polkadot (DOT) mengalami gerakan besar dalam pekan ini, naik 37 persen selama tujuh hari terakhir dan diperdagangkan pada harga US$34,44 saat ini.

    Hal ini menjadi pertama kalinya DOT diperjualbelikan di atas US$30 setelah anjlok pada bulan Mei ketika DOT longsor dari rekor tertinggi US$47,95 sampai di bawah US$20 dalam hitungan hari.

    Altcoin Utama, ETH 

    Keempat, aset kripto terakhir dengan gerakan besar adalah aset kripto nomor dua, Ethereum (ETH). ETH meningkat 25 persen sejak pekan lalu dan mencapai US$3.792. Hal ini mendorong ETH mendekati batas US$4 ribu yang menjadi halangan psikologis signifikan bagi aset tersebut. ‘

    Sebelumnya, ETH sempat menembus titik ini di puncak bull run pada kuartal kedua 2021 ketika ETH mencapai US$4.168

    Baca Juga: Musim Kripto Solana (SOL), Sudah Tembus US$157

    Kelima, sentimen positif soal pengembangan blockchain Ethereum mendukung harga ETH meroket. Hardfork London aktif pada awal Agustus dan menjadi tonggak penting bagi transisi mekanisme konsensus Ethereum dari Proof of Work menjadi Proof of Stake.

    Demi menghadapi transisi tersebut, jaringan Ethereum mulai membakar ETH yang biasanya dipakai untuk membayar penambang, sebagai bagian Ethereum Improvement Proposal (EIP) 1559.

    Keenam, menurut ethburned.info, total ETH yang dibakar dengan cara tersebut telah melampaui 210 ribu ETH setara dengan US$715 juta atau Rp10,15 triliun.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Prediksi : ETH Akan Bull Berkat Koin Satu Ini

    Jagat Twitter baru-baru ini diramaikan dengan munculnya rumor peluncuran produk ‘brankas’ dari Yearn Finance, yaitu yETH.

    Analis memperkirakan dengan adanya peluncuran yETH dalam waktu dekat, bisa memicu lonjakan baru dalam pembelian ETH. Bagaimana tidak? Pemilik token YFI, jika membeli produk atau brankas ini, akan secara otomatis mendapatkan hasil tertinggi dari deposit ETH.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Ethereum dan Bitcoin

    Dengan ‘brankas’ ini, Yearn Finance bermaksud menjamin keuntungan tertinggi dengan mengumpulkan dana-dan untuk mengurangi biaya gas (biaya transaksi dalam ETH) dan ini akan memperbanyak keuntungan yang diperoleh lebih maksimal.

    Belum lagi adanya euforia kenaikan salah satu token Yearn Finance belakangan ini, diharapkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan permintaan ETH dan akhirnya harga ETH akan lebih tinggi dari sekarang.

    Pendiri Nuggets News, Alex Saunders juga percaya bahwa yETH memiliki potensi besar.

    “Produk baru yang membuat saya bersemangat & bahkan lebih bullish di ETH, adalah yETH. Ini menambah daftar panjang katalis untuk Ethereum, tetapi juga mengurangi pasokan yang tersedia. Siapapun yang memiliki ETH dapat memperoleh hasil terbaik secara otomatis dengan HODLing yETH,” katanya dilansir dari cointelegraph.

    Namun, beberapa media kripto melaporkan bahwa pemilihan suara terkait ‘brankas’ tersebut sudah dilakukan tadi malam. Akun Twitter DeFi Farmer John pada 31 Agustus juga mengumumkan yETH sudah diluncurkan.

    Tapi, terlepas dari itu semua, Saunders percaya masih banyak trader yang meremehkan ruang yang dikembangkan untuk YFI mengingat pasokan maksimumnya hanya 30.000 token.

    Di sisi lain, Ryan Watkins menilai bahwa orang-orang terlalu konservatif dengan target YFI mereka karena mengharapkan penawaran sampai $ 1 miliar adalah sesuatu yang tidak jelas.

    Pada saat pers, harga YFI masih berada di Rp 500 juta-an. Ada penurunan besar pada hari Minggu (30/8), yang membuat YFI turun ke Rp 367 juta.

    Namun, dengan sangat cepat kembali ke Rp 500 juta setelah adanya rumor yETH. Ini juga terjadi dengan Ethereum dimana harga menjadi 6.7 Juta, kenaikan 9.64%.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Microsoft dan Alibaba Kerja Sama Adopsi Ethereum, Ini Penjelasannya

    Microsoft dan Alibaba, dua perusahaan yang dianggap besar di dunia, dikabarkan kerja sama dengan Universitas Carnegie Mellon untuk adopsi Blockchain Ethereum.

    Kabar ini tersebar setelah adanya publikasi artikel penelitian yang menjelaskan mengenai kerja sama ini dengan sistem baru bernama Argus.

    Kerja Sama Microsoft dan Alibaba Adopsi Ethereum

    Tujuan dari kerja sama ini dikabarkan adalah untuk membangun sebuah sistem anti duplikasi atau untuk menghindari pembajakan perangkat lunak.

    Nantinya sistem tersebut akan bernama Argus dan semuanya akan bergerak secara menyeluruh pada Blockchain Ethereum.

    Langkah ini dimulai oleh Microsoft yang merupakan salah satu korban “bajakan” paling besar di dunia.

    Baca Juga: Apa Itu Ethereum? Berikut Panduan Lengkapnya!

    Hal ini disebabkan perangkat lunak Microsoft yang digunakan secara global dan sering kali digunakan secara tidak legal atau versi bajakannya.

    Melalui sistem Argus, Microsoft bertujuan untuk mengurangi adanya pembajakan dari produknya namun secara bersamaan tetap menjaga permintaan terhadapnya.

    Nantinya sistem Argus juga akan bergerak untuk menguntungkan seluruh pihak, mulai dari investor hingga pengguna produk.

    Argus sendiri nantinya akan memiliki insentif untuk pihak-pihak yang dapat melaporkan pembajakan terhadap Microsoft.

    Sistem ini akan dijalankan di Blockchain Ethereum, sehingga nantinya laporan tersebut akan divalidasi yang nantinya akan mendapatkan insentif.

    Kemungkinan besar sistem ini akan sama seperti transaksi yang perlu divalidasi sebelum masuk ke block pada Blockchain Ethereum.

    Menurut publikasi, sistem pelaporan akan mempermudah pelapor untuk memberikan data mengenai perangkat lunak bajakan tanpa dapat memilikinya.

    Dari situ nantinya jika sistem valid melalui pemeriksaan tanda keaslian atau “watermark” pelapor akan diberi insentif.

    Baca Juga: Microsoft Menjuarai Peringkat Perusahaan Pengguna Blockchain

    Setelah itu, Microsoft akan bergerak untuk menutup sistem bajakan tersebut dan bahkan dapat menuntut untuk perihal hak milik.

    Para peneliti memaparkan bahwa dengan menggunakan Ethereum, nantinya efisiensi sistem ini akan naik secara signifikan dengan adanya perpindahan data sebanyak 82,6 data per detik per mesin.

    Nantinya, satu laporan bajakan Microsoft akan memiliki biaya dan ukuran yang sama dengan transaksi sebesar 14 ETH pada Blockchain Ethereum.

    Adopsi Blockchain Semakin Kuat

    Langkah ini bukan langkah pertama Microsoft mencoba untuk masuk ke dunia blockchain karena sebelumnya telah ada beberapa implementasi.

    Sebelumnya telah ada rencana adopsi untuk sistem penyimpanan identitas secara terdesentralisasi oleh Microsoft.

    Selain itu sebelumnya juga telah ada kerja sama dengan Enjin (ENJ) untuk sistem adopsi Non-Fungible Token (NFT).

    Microsoft juga telah memiliki jasa blockchain sendiri bernama Azure Blockchain yang juga telah membuat banyak perhatian tinggi di Mei 2021.

    Walau terdapat banyak adopsi blockchain, saat ini Presiden Microsoft, Brad Smith, masih belum sepenuhnya percaya dengan crypto.

    Ia menyatakan bahwa perusahaan masih harus menjauhi dalam adopsi untuk alat pembayaran, namun ia tidak memberi pandangan dalam penggunaan sebagai alat investasi.

    Tapi dapat dilihat bahwa saat ini banyak perusahaan yang mulai tertarik dengan crypto terutama sebagai alat investasi.

    Dengan semakin banyaknya regulasi yang mendukung dan juga kondisi suku bunga yang terus turun, crypto menjadi salah satu alat investasi yang baik untuk menjaga kekayaan perusahaan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengekor Bitcoin, Ether (ETH) Menanjak 5,34 Persen

    Mengekor kenaikan harga Bitcoin (BTC), harga aset kripto Ether (ETH) pun menanjak hingga 5,34 persen dalam 24 jam terakhir. Petang ini, aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kedua itu nongkrong di kisaran Rp5,2 juta.

    Sejumlah besar aset kripto berkapitalisasi besar mengekor kenaikan harga Bitcoin sejak pagi hari ini. Salah satunya adalah Ether (ETH), berdasarkan pantauan dari Coinmarketcap.

    Penguatan terakhir itu menambah porsi jumbo ETH sejak Maret 2020. Pada 16 Maret 2020, ETH masih condong di Rp1,6 jutaan. Dengan kenaikan baru hari ini, maka imbal hasilnya mencapai 225 persen.

    Kenaikan ETH itu juga didorong oleh akumulasi besar-besaran menyusul ujicoba versi awal jaringan blockchain Ethereum 2.0 yang kelak meninggalkan algoritma konsensus Proof-of-Work menjadi Proof-of-Stake.

    Hal lainnya adalah hype sangat tinggi di sektor Decentralized Finance (DeFi) yang saat ini mencapai US$4,06 miliar (lihat Defipulse.com). Maklumlah, ETH adalah aset kripto utama besar yang digunakan di beragam platform DeFi itu.

    Ambil contoh dalam rentang 90 hari terakhir, ETH yang ter-lock di beragam DeFi pada 11 Juni 2020 hanya US$2,5 juta. Ketika artikel ini ditulis nilainya bertambah menjadi US$4,27 juta.

    Pertambahan jumlah ETH di DeFi dalam kurun waktu 90 hari terakhir. Sumber: Defipulse.com.

    Peningkatan nilai ETH dan valuasi di DeFi juga terdampak pada naiknya kapitalisasi pasar sejumlah aset kripto lain yang terhubung dengan DeFi itu.

    Chainlink (LINK) misalnya menguasai kapitalisasi pasarnya mencapai 5,9 persen dalam 7 hari terakhir. Data terkakhir dari Coingecko, kapitalisasi pasar LINK sudah mencapai US$3 miliar. Di bawahnya menyusul Maker (MKR) sebesar US$509 juta di harga terakhir US$565 per MKR.

    Sedangkan Ampleforth (AMPL) dan SNX tidak terpaut jauh dengan MKR, demikian pula dengan Compound (COMP) dan Aave (LEND). [red]



    Sumber : news.tokocrypto.com