Ethereum (ETH) mulai menunjukkan tanda pemulihan jangka pendek setelah berhasil memantul dari area support penting. Setelah rebound dari level $1.817, ETH kini kembali bergerak di atas $2.000 dan menjadi perhatian trader karena berpotensi menguji zona likuiditas $2.200. Jika level tersebut berhasil ditembus, ETH diperkirakan dapat membuka peluang reli menuju $2.600.
Pada saat penulisan, Ethereum diperdagangkan di sekitar $2.100 dengan kenaikan sekitar 1% dalam 24 jam terakhir. Pemulihan ini terjadi setelah ETH mengalami tekanan turun selama beberapa minggu terakhir akibat penolakan harga di area $3.400 yang memicu penurunan cepat ke zona demand jangka panjang.
Zona $2.100–$2.200 Jadi Resistance Kunci
Dilaporkan Coincu, pergerakan harga ETH menunjukkan bahwa area $1.817 berfungsi sebagai support harian yang kuat, karena sebelumnya juga mampu menahan tekanan jual pada beberapa periode koreksi. Pantulan dari level tersebut dianggap sebagai sinyal awal bahwa buyer mulai kembali masuk.
Namun, ETH kini menghadapi tantangan utama di zona $2.100 hingga $2.200. Area ini sebelumnya berperan sebagai support, tetapi kini berubah menjadi resistance setelah harga jatuh. Analis ProfSatoshiBTC menyebut bahwa jika bulls mampu menembus area tersebut, ETH berpotensi bergerak lebih cepat karena hambatan harga berikutnya dinilai relatif minim hingga mendekati $2.600.
Trader saat ini fokus mengamati reaksi harga di sekitar $2.200, karena level tersebut dianggap sebagai titik penentu apakah pemulihan ini akan berlanjut atau kembali melemah.
RSI Pulih, MACD Mulai Datar, Tapi Tren Besar Masih Belum Jelas
Indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan tekanan bearish, meskipun belum mengonfirmasi pembalikan tren yang kuat. RSI sebelumnya sempat masuk zona oversold saat harga turun, namun kini mulai pulih. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mungkin mulai mereda.
Sementara itu, MACD masih berada di bawah garis nol, namun mulai menunjukkan pola flattening atau mendatar. Kondisi ini sering dianggap sebagai tanda bahwa momentum bearish melemah, meskipun sinyal reversal masih belum terbentuk secara jelas.
Dengan sinyal yang masih campuran, pelaku pasar dinilai tetap berhati-hati dan cenderung menunggu konfirmasi breakout di atas $2.200 sebelum meningkatkan ekspektasi reli.
Data On-Chain Stabil: TVL $57,28 Miliar dan 906.700 Alamat Aktif
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Dari sisi fundamental jaringan, data menunjukkan aktivitas Ethereum masih relatif stabil. Total Value Locked (TVL) Ethereum tercatat sebesar $57,28 miliar per 8 Februari 2026. Nilai ini memang lebih rendah dibanding akhir 2025, namun masih lebih tinggi dibanding periode awal 2024, yang menandakan bahwa kapital di jaringan masih bertahan meskipun pasar volatil.
Selain itu, jumlah alamat aktif naik menjadi sekitar 906.700, menunjukkan tingkat keterlibatan pengguna yang masih kuat. Peningkatan ini menandakan bahwa minat terhadap aplikasi dan layanan berbasis Ethereum tetap berjalan meski terjadi pergeseran likuiditas.
Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam terakhir juga tercatat mencapai lebih dari $20,95 miliar, memperlihatkan bahwa pasar masih aktif dan tengah menunggu apakah ETH mampu menembus resistance $2.200 untuk membuka peluang reli menuju $2.600.
Menurut Tim Research Tokocrypto, data ini mengonfirmasi divergensi positif antara harga dan utilitas jaringan. Meskipun harga ETH terkoreksi dari puncaknya di akhir 2025, aktivitas pengguna (alamat aktif) justru tumbuh, menunjukkan bahwa ekosistem DeFi dan aplikasi di atas Ethereum tetap ramai digunakan.
“Bagi trader, level $2.200 adalah area “Make or Break”; breakout di sini dengan volume tinggi (di atas $20 Miliar) akan menjadi konfirmasi pembalikan tren yang valid, sementara kegagalan menembusnya bisa berarti konsolidasi yang lebih lama,” jelasnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pergerakan harga Cardano (ADA) saat ini berada di fase krusial.
Setelah mengalami koreksi tajam dari puncaknya di atas $1,00 pada pertengahan 2025, Coincu mencatat harga ADA kini turun ke kisaran $0,27 dan bertahan di garis support utama dalam pola descending channel.
Secara teknikal, kondisi ini membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek dengan potensi pengujian ulang target harga di area $0,37.
Namun di balik peluang pemulihan harga tersebut, data fundamental jaringan Cardano justru menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan.
Penurunan aktivitas DeFi dan arus modal keluar (capital outflow) memunculkan kekhawatiran bahwa potensi reli teknikal ADA berisiko menjadi bull trap jika tidak didukung oleh pemulihan fundamental.
Dari sudut pandang teknikal, ADA masih bergerak rapi di dalam pola descending channel yang terbentuk sejak penurunan besar pasca puncak 2025.
Saat ini, harga berada di area support bawah channel, zona yang secara historis sering memicu pantulan harga (technical bounce).
Jika support ini mampu dipertahankan, target pemulihan terdekat berada di kisaran $0,33 hingga $0,37, yang bertepatan dengan area resistance dinamis channel.
Level $0,37 sendiri menjadi target teknikal penting karena berpotensi menjadi titik konfirmasi apakah ADA hanya mengalami relief rally atau benar-benar memulai pembalikan tren jangka menengah.
Namun, skenario ini tetap bersifat spekulatif tanpa dukungan dari faktor fundamental yang kuat.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Fundamental Cardano Melemah: TVL dan Aktivitas DeFi Anjlok
Berbeda dengan potensi teknikalnya, kondisi fundamental jaringan Cardano justru menunjukkan tekanan serius.
Total Value Locked (TVL) Cardano tercatat turun drastis menjadi hanya $129,37 juta, merosot jauh dari level di atas $500 juta pada awal 2025.
Penurunan lebih dari 70% ini mengindikasikan keluarnya likuiditas besar dari ekosistem DeFi Cardano.
Tak hanya TVL, aktivitas perdagangan di sektor decentralized exchange (DEX) Cardano juga mengalami penurunan tajam.
Volume transaksi DEX saat ini hanya berada di kisaran $2,03 juta, angka yang tergolong sangat rendah untuk jaringan layer-1 besar seperti Cardano.
Data ini mencerminkan minimnya aktivitas pengguna serta berkurangnya minat pengembang dan investor terhadap aplikasi DeFi di jaringan tersebut.
Kombinasi penurunan TVL dan volume DEX menjadi sinyal kuat bahwa secara on-chain, ekosistem Cardano sedang berada dalam fase “mati suri”.
Open Interest Tinggi, Spekulasi Memanas
Menariknya, di tengah lesunya fundamental jaringan, data pasar derivatif justru menunjukkan gambaran yang kontras.
Open Interest (OI) ADA tercatat masih sangat tinggi, mencapai sekitar $452 juta. Angka ini menunjukkan besarnya posisi terbuka di pasar futures dan perpetual, menandakan minat spekulatif jangka pendek yang masih sangat aktif.
Tingginya OI di tengah tren harga menurun sering kali menjadi indikator bahwa pasar sedang bersiap menghadapi pergerakan besar.
Kondisi ini menciptakan potensi volatilitas eksplosif, baik dalam bentuk short squeeze (jika harga naik tajam) maupun long squeeze (jika harga kembali jatuh).
Divergensi Berbahaya antara Harga dan Fundamental
Tim Research Tokocrypto menilai kondisi ADA saat ini sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi ke arah yang lebih gawat.
“Kondisi ADA saat ini menampilkan Divergensi Berbahaya: Harga dan aktivitas on-chain (DeFi) sedang ‘mati suri’, tetapi minat spekulatif (Open Interest/OI) justru memanas,” tutur Tim Research Tokocrypto.
Di satu sisi, harga menunjukkan peluang teknikal untuk rebound, sementara di sisi lain aktivitas DeFi dan fundamental jaringan justru melemah drastis.
“Tingginya OI di tengah tren harga turun biasanya menjadi sinyal bahwa pasar sedang bersiap untuk pergerakan eksplosif (bisa Short Squeeze ke atas atau Long Squeeze ke bawah).”
Dengan tingginya Open Interest, pasar ADA berada dalam kondisi sensitif terhadap pergerakan harga ekstrem. Investor ritel perlu ekstra waspada terhadap volatilitas mendadak yang bisa terjadi tanpa peringatan.
“Bagi investor, penurunan TVL yang masif adalah bendera merah (red flag); reli teknikal ke $0.37 mungkin saja terjadi, namun tanpa dukungan fundamental DeFi yang pulih, kenaikan tersebut rentan bersifat sementara (bull trap),” lanjut Tim Research Tokocrypto.
Secara keseluruhan, Cardano (ADA) saat ini berada di persimpangan penting. Peluang pemulihan teknikal masih terbuka selama harga mampu bertahan di area support descending channel.
Namun, lemahnya fundamental jaringan yang ditandai oleh anjloknya TVL dan volume DEX, menjadi faktor risiko utama yang tidak bisa diabaikan.
Bagi investor, reli jangka pendek menuju $0,37 sebaiknya diperlakukan dengan kehati-hatian tinggi.
Tanpa tanda-tanda pemulihan aktivitas on-chain dan arus modal masuk ke ekosistem DeFi Cardano, setiap kenaikan harga berisiko menjadi jebakan bullish di tengah tren turun yang lebih besar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Senin (9/2) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah aksi jual panik mereda, ditandai dengan Bitcoin yang kembali menembus level $70.000. Rebound ini turut diikuti altcoin berisiko tinggi, dengan DUSK melonjak 36% ke $0,128843, PYR menguat 20% ke $0,387177, dan ZIL naik 13% ke $0,00469.
Meski BTC, ETH, dan XRP berhasil bangkit, reli ini masih dinilai rapuh. XRP memang didorong akumulasi whale, namun struktur pasar secara keseluruhan masih sensitif terhadap tekanan jual lanjutan dan sentimen makro. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Saat Bitcoin Kembali di Ats $70K
DUSK melonjak 36% hari ini, capai level harga $0,128843
PYR tumbuh positif 20%, harga kini di level $0,387177.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Industri kripto dan blockchain Indonesia mulai memasuki fase baru. Jika sebelumnya kripto kerap dipersepsikan sebatas aset digital dan instrumen investasi, kini fokusnya bergeser ke peran yang lebih strategis dalam mendukung efisiensi ekonomi nasional. Arah perubahan ini disampaikan langsung oleh Sandiaga Uno dalam pemaparan Indonesia Crypto Outlook 2026.
Dalam pembukaan penyampaiannya, Sandiaga menempatkan kripto dalam konteks besar dinamika pasar keuangan global yang sedang bergejolak. Ia menyinggung koreksi pasar saham hingga ketidakpastian global sebagai tantangan yang tidak bisa dihindari oleh seluruh instrumen keuangan.
“Ini adalah tantangan yang selalu dihadapi di pasar keuangan, baik itu produknya saham maupun juga produk-produk lainnya,” ujar Sandiaga, menegaskan bahwa kripto pun tidak terlepas dari dinamika tersebut.
Basis Investor Kripto Jadi Modal Strategis
Data presentasi Sandiaga Uno di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
Sandiaga kemudian menyoroti kekuatan utama ekosistem kripto Indonesia, yaitu basis penggunanya. Hingga 2025, jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai sekitar 19 juta orang, angka yang dinilainya sangat meningkat signifikan jika dibandingkan dengan instrumen keuangan konvensional, menimbang pasar kripto yang masih baru dan hampir bisa menyalip total investor pasar modal.
“Jumlah investor di kripto di Indonesia ini sudah mencapai 19 juta orang. Sementara produk-produk lain yang lebih konvensional ini memakan waktu yang begitu lama untuk mencapai angka seperti yang dicapai oleh kripto,” jelasnya.
Menurut Sandiaga, capaian ini menunjukkan tingginya daya tarik kripto di masyarakat yang tercermin dari nilai transaksi kripto nasional yang telah mendekati Rp500 triliun sepanjang 2025. Namun, besarnya basis investor juga berarti ekosistem kripto harus dikelola dengan lebih bertanggung jawab agar pertumbuhan tersebut tidak rapuh.
“Total nilai transaksi kripto yang sudah mencapai hampir 500 triliun rupiah ini harus bisa terjaga, dan kuncinya adalah kepercayaan pasar,” lanjut Sandiaga.
Menurut pandangan Sandiaga Uno, regulasi memegang peran sentral dalam menjaga kepercayaan tersebut. Ia menegaskan bahwa regulasi tidak boleh menjadi faktor yang justru melemahkan industri; “Regulasi harus bisa memfasilitasi. Jangan sampai regulasi ini justru menggoyang pondasi untuk membangun trust, membangun governance, dan keberlanjutan industri,” ujarnya.
Sandiaga juga menjelaskan bahwa regulasi kripto bukan sekadar respons terhadap munculnya instrumen investasi baru, melainkan bagian dari strategi besar untuk memposisikan aset digital sebagai pendukung pembangunan ekonomi digital Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Kripto Menuju Quality Growth di 2026
Data presentasi Sandiaga Uno di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
Memasuki pembahasan outlook 2026, Sandiaga menyampaikan perlu adanya pergeseran fokus industri kripto, dimana pertumbuhan tetap penting, tetapi tidak lagi cukup jika berdiri sendiri.
“Di 2026 ini kita bergeser dari hanya growth, for the sake of growth, menuju ke quality growth,” ujarnya.
Ia kemudian menjelaskan bahwa quality growth berarti kripto harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian. “Crypto ini harus menghadirkan jobs, harus menghadirkan literasi, harus menghadirkan juga solusi-solusi yang dibutuhkan oleh ekonomi kita.”
Penjelasan ini menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan kripto ke depan tidak lagi sebatas volume transaksi, tetapi kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat.
Selanjutnya, Sandiaga juga menegaskan perubahan cara pandang terhadap teknologi blockchain dan menolak pendekatan yang melihat blockchain hanya sebagai fondasi aset kripto, tapi juga sebagai pendukung efisiensi lintas sektor.
Data presentasi Sandiaga Uno di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
Ia kemudian memberi contoh konkret melalui isu affordability, yaitu bagaimana teknologi dapat membantu menurunkan biaya dan membuat layanan lebih terjangkau.
“How to make a product more affordable. How to create a system that service is become more affordable,” ujar Sandiaga yang terinspirasi setelah bertemu tim ekonom Zohran Mamdani di New York.
Penjelasan ini memperlihatkan bahwa blockchain diposisikan sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi sistem ekonomi, bukan sekadar teknologi finansial. Namun, efisiensi tidak akan berarti tanpa adopsi yang merata, maka dari itu Sandiaga menekankan pentingnya inklusivitas.
“Kunci adopsinya adalah inclusivity. Tidak ada yang boleh tertinggal. Semuanya harus menjadi bagian daripada kemajuan tersebut.” Ujar sandiaga sembari menegaskan bahwa arah pertumbuhan kripto Indonesia harus bersifat adil dan bukan hanya quality growth, tapi growth with equity.
Data presentasi Sandiaga Uno di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
Transformasi digital melalui kripto harus membuka peluang seluas mungkin, bukan menciptakan kesenjangan baru, dan visi besar ini hanya bisa tercapai melalui kolaborasi lintas sektor. Sandiaga percaya bahwa peran penting misalnya seperti regulator, tidak bisa berdiri sendiri, tapi harus melibatkan pelaku industri, serta harus juga melibatkan komunitas guna mencapai visi besar tersebut.
Selain insight dari Sandiaga Uno, dalam rangkaian acara Indonesia’s Crypto Outlook 2026 juga memuat beragam insight lain dari para pelaku industri kripto dan ahli lain, termasuk ke mana arah pasar kripto Indonesia di 2026 serta bagaimana tren adopsi kripto di Asia terus berkembang seiring meningkatnya regulasi dan partisipasi institusional.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga POL hari ini menunjukkan performa yang semakin solid di pasar kripto. Hal ini terpantau di platform Tokocrypto pada Minggu (11/1).
Polygon Ecosystem Token (POL) tercatat diperdagangkan di kisaran $0,177849 per POL/USD, menguat sekitar +5,35% hingga +5,71% dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif POL, yang dalam sepekan terakhir melonjak hampir +49,14%, menjadikannya salah satu token berkapitalisasi besar dengan performa terbaik dalam periode pendek.
Tak hanya harga, aktivitas perdagangan POL juga terpantau sangat aktif. Volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $560,44–$560,63 juta, angka yang mencerminkan tingginya minat pasar.
Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,87–$1,88 miliar, POL kini menempati peringkat ke-42 aset kripto global, memperkuat posisinya sebagai salah satu token utama di sektor infrastruktur blockchain.
Pergerakan Harga POL: Stabil di 24 Jam, Meledak dalam 7 Hari
Dalam 24 jam terakhir, POL bergerak relatif stabil di jalur positif.
Meski sempat mengalami koreksi kecil di timeframe pendek dengan perubahan -0,73% dalam satu jam, tekanan beli secara keseluruhan masih dominan, tercermin dari kenaikan harian di atas 5%.
Namun sorotan utama datang dari performa mingguan. Dalam 7 hari, harga POL melonjak sekitar +49,14%, hampir menembus 50%.
Lonjakan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat investor, baik dari kalangan trader jangka pendek maupun pelaku pasar yang mulai kembali melirik ekosistem Polygon.
Secara bulanan, tren positif juga semakin jelas. Dalam 30 hari terakhir, POL telah naik sekitar +46,23%, menandakan reli yang cukup konsisten.
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Sementara itu, pada horizon yang lebih panjang, pergerakan masih bercampur: dalam 60 hari hanya naik tipis +0,69%, sedangkan dalam 90 hari terakhir masih tercatat turun -13,15%.
Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini dapat dipandang sebagai fase pemulihan kuat setelah periode tekanan sebelumnya.
Data Pasar POL: Likuiditas Tinggi, Posisi Semakin Kuat
Dari sisi fundamental pasar, POL memperlihatkan struktur yang relatif matang. Sirkulasi pasokan saat ini sekitar 10,56 miliar POL, dengan kapitalisasi pasar $1,87 miliar.
Menariknya, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat sama di kisaran $1,87 miliar, yang mengindikasikan tidak adanya perbedaan signifikan antara suplai beredar dan valuasi penuh yang dihitung pasar saat ini.
Volume perdagangan harian yang menembus $560 juta memperlihatkan bahwa POL termasuk token dengan likuiditas tinggi.
Rasio volume terhadap market cap yang besar biasanya mencerminkan pasar yang aktif, spread yang lebih sehat, serta kemudahan masuk-keluar posisi bagi trader.
Masuknya POL ke jajaran aset populer peringkat #42 juga menandakan visibilitas yang semakin tinggi di kalangan pelaku pasar kripto global.
Mengapa POL Menjadi Sorotan Pasar?
Kenaikan tajam POL dalam sepekan terakhir tidak terjadi dalam ruang hampa.
Ada beberapa faktor yang secara umum sering mendorong minat terhadap token ekosistem seperti POL:
Narasi infrastruktur blockchain Polygon dikenal luas sebagai salah satu ekosistem layer-2 dan infrastruktur Web3 terpenting. Ketika sentimen pasar terhadap skalabilitas, interoperabilitas, dan adopsi blockchain menguat, token ekosistem cenderung ikut terdorong.
Momentum teknikal yang kuat Lonjakan hampir 50% dalam 7 hari menciptakan daya tarik momentum, memancing trader mengikuti tren yang sedang terbentuk.
Volume tinggi dan peringkat pasar besar Dengan market cap miliaran dolar dan volume ratusan juta, POL berada di radar investor institusional maupun ritel, sehingga pergerakannya lebih mudah mendapat perhatian luas.
Efek rotasi ke altcoin besar Dalam fase tertentu pasar kripto, modal sering berputar dari aset utama ke altcoin berkapitalisasi besar yang dianggap lebih “aman” dibandingkan mikro-kap.
Peluang dan Risiko yang Perlu Dicermati
Dari sisi peluang, tren mingguan dan bulanan yang sangat kuat membuka potensi kelanjutan reli apabila volume tetap tinggi dan sentimen pasar mendukung.
POL juga diuntungkan oleh posisi Polygon sebagai salah satu brand blockchain yang sudah mapan.
Namun, reli cepat selalu datang dengan risiko. Kenaikan hampir 50% dalam 7 hari meningkatkan potensi koreksi jangka pendek, terutama jika terjadi aksi ambil untung.
Pergerakan satu jam yang sempat negatif menunjukkan bahwa volatilitas tetap tinggi. Maka dari itu, investor disarankan untuk mencermati:
Harga POL hari ini di kisaran $0,177 dengan lonjakan mingguan hampir 50% menegaskan kebangkitan kuat Polygon Ecosystem Token di pasar kripto.
Didukung kapitalisasi pasar sekitar $1,87 miliar dan volume harian lebih dari $560 juta, POL kini menjadi salah satu aset ekosistem yang paling aktif diperdagangkan.
Meski peluang masih terbuka, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas setelah reli tajam. Bagi pasar, fase ini menjadi momen penting untuk menilai apakah POL mampu mempertahankan tren naiknya atau justru memasuki periode konsolidasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Presiden China, Xi Jinping,menyatakan agar Yuan Tiongkok (RMB)diangkat menjadi mata uang global.
Presiden Trumpresmi menandatangani undang-undang untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS (government shutdown).
Presiden Trump mengumumkan kesepakatan dagang bersama India
Makroekonomi Nasional
Menteri Luar Negeri Sugionomenyatakan Indonesia bisa keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
Badan Pusat Statistik (BPS)mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2025 mengalami surplus sebesar US$41,05 miliar
Performa Pasar Kripto
Market Cap & Volume anjlok ke angka $2.46 Triliun (-18.46%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang turun ke level $142.33 (-19.90%). Penurunan masif ini menghancurkan mental pelaku pasar; indikator Fear & Greed jatuh ke angka 11, menandakan pasar sedang berada di fase ‘Extreme Fear’ atau ketakutan ekstrem
Sementara itu, CMC Altcoin Season Index berada di skor 32/100. Angka ini menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Di tengah sentimen panik, likuiditas pasar cenderung defensif dan belum ada keberanian signifikan untuk rotasi modal ke aset altcoin.
Sektor AI Agents (+205%) dan Communications & Social Media (+188%) mengambil alih narasi pasar dengan performa positif di tengah badai merah. TokenWHITEWHALE naik sebesar (+47.69%), diikuti oleh SENT (+30.53%) dan EDU (+20.51%).
Bitcoin: True Market Mean Price → Bears mengambil alih kondisi market.
📌 Kesimpulan: Fokus ke sektor AI Agents dan Communications & Social Media yang saat ini menjadi narasi terkuat di tengah pasar yang sedang lesu. Jauhi keinginan untuk nekat membeli aset yang menghadapisuplai seperti Berachain (BERA) (~59.59%) dan Nereus Token (NRS) (~46.85%), karena risiko harga terbanting akibat tekanan jual sangat nyata. Sebaliknya, investor bisa memanfaatkan diskon pasar saat ini untuk akumulasi proyek fundamental dengan inflasi rendah seperti Aptos (APT) atau Arbitrum (ARB). Mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level ‘Extreme Fear’ (11) dan dominasi Bitcoin Season (32), prioritas utama adalah pertahanan modal. Batasi spekulasi, ambil keuntungan jangka pendek (scalping), karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.
Makroekonomi Global
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Presiden China, Xi Jinping,menyatakan agar Yuan Tiongkok (RMB)diangkat menjadi mata uang global.
Presiden Trumpmengumumkan cadangan mineral senilai $12 miliaruntuk mengamankan pasokan logam langka bagi industri AS dan melawan dominasi China.
Presiden Trump resmi menandatangani undang-undang untuk mengakhiri penutupan pemerintah AS (government shutdown).
Presiden China, Xi Jinpingmengatakan China tidak akan pernah membiarkan Taiwan terpisah.
Presiden Trump mengumumkan kesepakatan dagang bersama India dengan menghapus tarif impor produk AS ke 0%dan berhenti membeli minyak Rusia, beralih ke minyak AS. Sebagai imbalan, AS menurunkan tarif impor produk India menjadi 18%.
Makroekonomi Nasional
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subiantomengungkapkan pandangan realistis mengenai politik luar negeri di tengah ancaman global, menekankan bahwa posisi non-blok murni berisiko membuat Indonesia tidak memiliki aliansi.
Badan Pusat Statistik (BPS)mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2025 mengalami surplus sebesar US$41,05 miliar, didorong ekspor non-migas ke AS dan India, meskipun sektor migas masih defisit.
Menteri Luar Negeri Sugionomenyatakan Indonesia bisa keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Jika tujuan untuk kemerdekaan Palestina tidak tercapai.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewamencatatkan realisasi penerimaan negara per 31 Januari 2026 sebesar Rp172,7 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan 9,8% secara tahunan (yoy).
Moody’s Ratingsmenurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, khawatir terhadap stabilitas kebijakan fiskal dan utang BUMN di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
Kalender Makroekonomi
Feb 02, 2026
U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
U.S. ISM Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) Actual: 52.6 Forecast: 48.5 Previous: 47.9→ Sektor manufaktur AS secara mengejutkan bangkit ke zona ekspansi (di atas 50), melompat ke level 52.6 dan jauh melampaui prediksi pasar yang mengira akan tetap kontraksi.
Data ekonomi yang sangat kuat ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto; bangkitnya aktivitas pabrik menandakan ekonomi AS masih “panas”, yang berisiko memicu inflasi kembali. Hal ini memberi alasan kuat bagi The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga, sehingga likuiditas Dolar AS akan tetap ketat dan menekan harga aset berisiko.
Feb 04, 2026
U.S. ISM Non-Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
U.S. ISM Non-Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) Actual: 53.8 Forecast: 53.5 Previous: 53.8 → Aktivitas sektor jasa AS stabil di level ekspansi 53.8, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi pasar namun sama persis dengan bulan sebelumnya.
Data ini cenderung Netral-ke-Bearish bagi kripto; stabilitas sektor jasa yang menyumbang porsi terbesar ekonomi AS ini menunjukkan ketahanan ekonomi yang solid, sehingga tidak ada desakan mendesak bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter guna menyelamatkan pertumbuhan ekonomi.
Feb 05, 2026
U.S. Initial Jobless Claims
U.S. Initial Jobless Claims Actual: – (Akan dirilis hari ini) Forecast: 212K Previous: 209K → Klaim pengangguran mingguan AS diproyeksikan sedikit naik menjadi 212K. Data ini sangat krusial; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (misal di atas 220K), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena menandakan mulai retaknya pasar tenaga kerja (“bad news is good news”), yang mendesak The Fed untuk segera memangkas suku bunga.
Sebaliknya, jika angka di bawah ekspektasi, sentimen akan tetap Bearish karena menunjukkan pasar tenaga kerja masih terlalu kuat.
Feb 06, 2026 (Jan)
U.S. Unemployment Rate
U.S. Unemployment Rate Actual: – (Akan dirilis 6 Feb 2026) Forecast: 4.4% Previous: 4.4% → Tingkat pengangguran AS diproyeksikan stagnan di angka 4,4%. Data ini adalah indikator utama resesi; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (misal 4,5% atau lebih), ini akan menjadi sentimen Bullish kuat bagi kripto karena sinyal pelemahan ekonomi ini akan “memaksa” The Fed untuk segera memangkas suku bunga.
Sebaliknya, angka di bawah 4,4% akan dianggap Bearish karena menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih terlalu ketat, memberi ruang bagi The Fed untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama.
Kesimpulan
Data ekonomi AS di awal minggu (ISM Manufacturing & Services PMI) menunjukkan kondisi ekonomi yang jauh lebih kuat dan ekspansif dari prediksi, menciptakan sentimen Bearish bagi pasar kripto karena mengurangi urgensi The Fed untuk memangkas suku bunga.
Saat ini, nasib pasar bergantung pada rilis data tenaga kerja (Klaim Pengangguran & Tingkat Pengangguran) di sisa minggu ini; jika data tenaga kerja juga terbukti kuat, tekanan jual pada aset berisiko berpotensi berlanjut karena likuiditas Dolar AS akan tetap diperketat.
Perkembangan Regulasi Kripto
Ilustrasi pajak aset kripto. Foto: Shutterstock.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperluas pertukaran data keuangan otomatis (AEOI-CRS) dengan 117 negara, mencakup pelaporan aset kripto sesuai PMK Nomor 108 Tahun 2025.
Justin Sun dituduh melakukan manipulasi pasaroleh mantan pasangannya, Ten Ten, mengklaim memiliki bukti bahwa Sun menggunakan identitas karyawan untuk membuat akun Binance guna melakukan wash trading TRX pada 2017-2018.
India mempertahankan pajak kripto sebesar 30%, dan menambahkan denda sebesar $545 untuk laporan yang tidak dilaporkan.
Regulator investasi Kanada (CIRO) meluncurkan kerangka kerja kustodi aset kripto baru dengan membatasi proporsi aset klien yang dapat dipegang berdasarkan modal dan asuransimaksimal 20%.
Regulator perjudian Nevada (Nevada Gaming Control Board) menyatakan gugatan perdata terhadap Coinbase, menuduh bursa kripto tersebut menawarkan taruhan olahraga ilegal melalui produk prediction market mereka.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Ilustrasi BBVA, salah satu bank terbesar di Spanyol yang akan tawarkan cryptocurrency. Foto: Shutterstock
CME sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan “CME Coin” miliknya sendiri, yang akan diluncurkan pada jaringan terdesentralisasi
Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) mengonfirmasi bahwa lisensi stablecoinpertama dijadwalkan akan diterbitkan pada Maret 2026.
Bank Spanyol BBVA bergabung dengan konsorsium yang terdiri dari 11 lembaga keuangan besar Eropauntuk meluncurkan stablecoin yang dipatok ke euro pada paruh kedua tahun 2026.
ING Deutschland, bank terbesar di Jerman, kini memungkinkan nasabah riteluntuk memperdagangkan ETN Bitcoin, ETP Ethereum dan Solanalangsung melalui rekening sekuritas biasa.
Raksasa perbankan Swiss dengan aset kelolaan $7 triliun, UBS, dilaporkan sedang mempertimbangkanuntuk menawarkan akses investasi mata uang kripto kepada klien individu mereka.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Minggu ini, pasar kripto menunjukkan perubahan tren yang drastis. Setelah sebelumnya didominasi oleh kegilaan meme, arus modal investor kini mulai berotasi kembali ke sektor teknologi dan utilitas nyata. Fokus pasar terlihat jelas beralih pada narasi kecerdasan buatan (AI) dan platform sosial terdesentralisasi, meninggalkan spekulasi buta demi mencari fundamental yang lebih kuat.
📈 Highlights:
Dominasi Kecerdasan Buatan (AI) & Sosial 🤖 Narasi teknologi kembali memimpin. Sektor AI Agents mencatatkan kinerja terbaik dengan pertumbuhan sebesar +205%. Tren ini diikuti oleh sektor Communications & Social Media yang naik signifikan sebesar +188%. Hal ini menandakan bahwa investor kembali optimis terhadap AI dan media sosial dalam ekosistem blockchain.
Spekulasi yang Lebih Terukur 🎲 Meskipun narasi meme mereda, selera spekulasi belum hilang sepenuhnya tetapilebih terarah. Sektor Chinese Meme masih mencatatkan kenaikan moderat sebesar +47.38%, sementara sektor Prediction Markets (Pasar Prediksi) tumbuh +29.96%. Ini menunjukkan bahwa pedagang mencari peluang di pasar yang spesifik daripada sekadar mengikuti tren viral umum.
Top Gainers (Stabilitas vs Volatilitas) ⚖️ Berbeda dengan minggu lalu yang mencetak ribuan persen, juara minggu ini bergerak lebih rasional. Token WHITEWHALE memimpin dengan kenaikan +47.69%, disusul oleh SENT di angka +30.53%, dan token edukasi EDU sebesar +20.51%. Angka persentase yang lebih “rasional” ini mengindikasikan bahwa pasar sedang dalam fase konsolidasi atau penenangan diri setelah volatilitas ekstrem sebelumnya.
Pergerakan Harga Bitcoin-Dail Chart Bitcoin. Sumber: TradingView
Pada minggu sebelumnya Bitcoin diprediksi tetap mengalami pelemahan dan menurun. Hal tersebut terbukti benar sampai penulis juga merugi, izinn 🫸. Lalu, gimana selanjutnya?
Pada timeframe daily, harga menunjukkan sangat melemah hingga hampir mencapai Fibonacci Extensionnya di 1.618 (69,944). Ini menjadi titik krusial karena bertepatan dengan support terkuat yang sebelumnya. Jadi, gampangnya, hal ini bisa mengindikasikan adanya pembalikan meski hanya membentuk Higher Low untuk terus melanjutkan penurunan. Apabila naik, kemungkinan ia hanya sampai pada titik Support Became Resistance di fibonacci retracement 0.786-0.886 (84,332-82,607) sebelumnya. Terus, gimana weeklynya?
Timeframe Weeklysangat disayangkan harus diakui bahwa pergerakan harga juga sangat melemah, adanya death cross pada garis MA 14 dan 50 sesuai prediksi minggu lalu terjadi, RSI semakin melemah, semakin menandakan bahwa kita sudah memasuki fase bear mengambil alih sangat kuat. Pun kalau naik, dia hanya untuk turun kembali. Jadi, apa yang harus dilakukan? Pastikan jaga ketat kapital yang dimiliki, akumulasi aset yang memang pasti naik seperti Bitcoin, hindari seperti token Manta yang diiming-iming sama raja Crypto itu. Ingat, Bitcoin adalah the Godfather-nya crypto.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe dailymenunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan sudah mencapai area support.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly sudah death cross pada garis MA 14 dan 50
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Meski harga melemah, ada kemungkinan naik pada Support Became Resistance di fibonacci retracement 0.786-0.886 (84,332-82,607) sebelumnya.
⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan hampir mencapai Fibonacci Extensionnya di 1.618 (69,944).
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin sedang mengalami fase kapitulasi harga yang parah, merosot tajam hingga menyentuh level terendah baru di kisaran $69.300. Struktur pasar pada heatmap memperlihatkan dominasi total dari sisi penjual, di mana level-level pertahanan penting telah dihancurkan oleh tekanan jual yang masif.
Runtuhnya Pertahanan Utama ($85.000): Jejak garis kuning tebal yang sebelumnya terlihat kokoh di level $85.000 kini telah tertembus sepenuhnya dan ditinggalkan jauh di atas. Jebolnya benteng ini memicu likuidasi berantai (cascading liquidation) yang menyeret harga jatuh bebas.
Absennya Dinding Pembeli ($69.000): Di sisi bawah, grafik terlihat relatif gelap dan minim garis likuiditas tebal yang biasanya berfungsi sebagai bantalan penahan jatuh. Absennya konsentrasi pesanan beli (bid walls) yang signifikan di sekitar harga saat ini menandakan bahwa pasar masih sangat rapuhdan belum menemukan pijakan yang kuat untuk berhenti turun.
🔍 Insight:
Struktur pasar saat ini sangat bearish; hilangnya likuiditas pembeli dan tekanan jual yang tak terbendung mengindikasikan bahwa ‘lantai’ pasar belum ditemukan dan risiko penurunan lanjutan masih terbuka lebar.
BTC: Hash Rate
Bitcoin saat ini menghadapi tekanan jual yang cukup berat dengan potensi koreksi harga menuju $73.000. Grafik on-chain mengungkap adanya anomali jaringan yang signifikan, di mana terjadi penurunan aktivitas penambangan yang sangat tajam, menandakan tekanan finansial serius pada para miner.
Kapitulasi Miner Ekstrem (-16%): Grafik menunjukkan Hashrate Drawdown yang anjlok sedalam 16%, sebuah penurunan paling drastis sejak peristiwa pelarangan mining di China tahun 2021. Secara historis, fase menyerahnya para penambang ini sering kali menjadi indikator awal bahwa harga pasar sedang membentuk dasar (bottoming).
Absennya Sinyal Reversal Altcoin: Meskipun data penambang menunjukkan sinyal bottom, pasar Altcoin belum mengonfirmasi pembalikan arah.
🔍 Insight:Drop hashrate 16% adalah sinyal klasik miner capitulation yang sering mendahului market bottom, tetapi rapuhnya struktur pasar altcoin menuntut kehati-hatian ekstra sebelum melakukan akumulasi.
Aktivitas para penambang (miners) di bursa Binance menunjukkan peningkatan intensitas yang sangat tinggi sepanjang Januari 2026, di mana pergerakan aset ini berkorelasi langsung dengan tren penurunan harga Bitcoin yang kini menyentuh level $78.700.
Distribusi Masif (~175.000 BTC) Sepanjang bulan Januari, tercatat akumulasi transfer sekitar 175.000 BTC dari penambang ke bursa Binance, dengan lonjakan harian tertinggi terlihat mendekati angka 10.000 BTC pada akhir bulan. Tingginya batang hijau pada grafik mengindikasikan manajemen likuiditas yang agresif dari para miner di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Tekanan Jual & Biaya Operasional Peningkatan suplai secara mendadak di order book bursa ini menjadi faktor penekan harga jangka pendek, terutama ketika permintaan pasar sedang lemah. Hal ini mencerminkan respons penambang terhadap tekanan biaya operasional, yang memaksa mereka melikuidasi aset simpanannya untuk menjaga arus kas tetap stabil.
🔍 Insight:
Distribusi agresif 175.000 BTC oleh penambang ke bursa menciptakan ‘tembok suplai’ nyata, yang akan terus menahan laju pemulihan harga selama permintaan pasar belum cukup kuat untuk menyerap likuiditas sebesar ini.
Bitcoin: True Market Mean Price
Bitcoin baru saja menembus level psikologis yang sangat krusial. Grafik memperlihatkan harga pasar saat ini (garis hitam) telah jatuh menembus ke bawah garis indikator True Market Mean Price (garis biru) yang berada di kisaran $80.000.
Konfirmasi Sinyal Bearish: Penurunan harga di bawah level $80.000 ini memiliki sejarah yang kelam. Pada siklus sebelumnya (Mei 2022), penembusan serupa menjadi validasi resmi dimulainya bear market yang berlangsung selama 7 bulan. Garis merah vertikal pada ujung kanan grafik menandai momen kritis ini, memberi sinyal bahwa tren jangka panjang sedang terancam.
Kendali Jangka Menengah di Tangan Bears: Sinyal teknikal ini mengindikasikan bahwa para penjual (bears) mulai mengambil alih kendali pasar untuk jangka menengah. Investor kini perlu bersiap menghadapi fase konsolidasi atau penurunan bertahap (slow bleed) yang diprediksi bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan ke depan.
🔍 Insight: Hilangnya support di level True Market Mean Price adalah sinyal teknikal ‘lampu merah’, memperingatkan bahwa sedang memasuki fase ‘musim dingin’ sebelum tren positif bisa terbentuk kembali.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Agregator DEX Solana, Jupiter, mengumumkan integrasi dengan Polymarket untuk menghadirkan pasar prediksi ke ekosistem Solana. Bersamaan dengan itu, Jupiter mengamankan investasi strategis $35 juta dari ParaFi Capital untuk mempercepat infrastruktur keuangan on-chain.
Aster DEX mengumumkan kebijakan biaya baru yang agresif: 0% Maker Fees untuk semua pasar, efektif mulai 2 Februari. Kebijakan ini berlaku tanpa persyaratan volume minimum, memberikan insentif penuh bagi penyedia likuiditas.
SEC secara resmi menutup investigasi terhadap Ondo Finance tanpa mengajukan dakwaan apapun. Bersamaan dengan itu, Ondo mengumumkanakan merilisroadmap fase berikutnya pada 3 Februari di New York.
Axie Infinity memperkenalkan token aplikasi baru bernama ‘Bonded AXS’ (bAXS) dan fitur ‘Terrariums‘, disertai dengan pengumuman dua airdrop mendatang bagi partisipan ekosistem. Pengenalan bAXS adalah upaya mengubah tokenomics untuk menyerap inflasi AXS dan memberikan utilitas baru dalam game.
VitalikButerin menyatakan visi asli Layer2s dan peran mereka di Ethereum tidak lagi masuk akal dan kita membutuhkan jalan baru.
Analisis On Chain Altcoin
Dogecoin mengalami koreksi tajam 16% dalam empat hari. Meski demikian, data on-chain menunjukkan holder melakukan akumulasi agresif.Metrik MVRV saat ini berada di zona -17% hingga -25%, yang secara historis menandakan area ‘opportunity zone’ sebelum rebound.
Solana rebound 8% dari support $95.87. Data on-chain menunjukkan ‘Bullish Divergence’ pada CMF, mengindikasikan akumulasi institusional saat harga turun, meskipun trader jangka pendek meningkatkan volatilitas.
Meskipun harga PEPE turun tajam (-31% dalam sebulan), indikator on-chain MVRV Long/Short Difference mendekati zona positif. Ini menandakan perpindahan kepemilikan dari trader spekulatif jangka pendek ke holder jangka panjang (smart money).
Token HYPE melonjak 76% mendekati ATH $59 didorong oleh antisipasi peluncuran HIP-4 (pasar prediksi). Data on-chain derivatif menunjukkan dominasi posisi long ($3.86M) dibandingkan short ($93k).Momentum ini didukung inovasi produk fundamental. Rendahnya eksposur ritel menunjukkan potensi kenaikan, namun risiko likuidasi long meningkat jika harga terkoreksi.
Aktivitas on-chain XRP runtuhdengan jumlah alamat aktif harian menyentuh level terendah tahunan. Diperburuk dengan arus keluar bersih dari ETF XRP sepanjang Januari, memicu kekhawatiran tentang melemahnya permintaan ritel. Tanpa katalis penggunaan nyata, pergerakan harga XRP kemungkinan hanya akan didorong spekulasi jangka pendek.
Token Unlock
Token Unlock Memasuki pertengahan Februari 2026, pasar kripto akan menghadapi gelombang likuiditas baru yang cukup signifikan. Dalam 10 hari ke depan, investor harus meningkatkan kewaspadaan karena terdapat beberapa proyek yang akan membanjiri pasar dengan suplai token dalam jumlah masif. Fokus utama tertuju pada rasio unlock
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Status “Siaga Satu” minggu ini jatuh pada Berachain (BERA). Proyek ini akan melepaskan token setara 59.59% dari kapitalisasi pasarnya hari ini. Ini adalah tingkat dilusi yang sangat ekstrem dan berisiko tinggi menghancurkan struktur harga jangka pendek. Selain itu, Nereus Token (NRS) juga berada di zona bahaya dengan rencana rilis 46.85% dalam 5 hari kedepan, serta INFINIT (IN) yang akan menambah suplai sebesar 31.45% besok.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko moderat, volatilitas mungkin terjadi pada WalletConnect (WCT) dan Baby Shark Universe (BSU) yang masing-masing akan melepas 9.82% dan 9.28% suplainya. Proyek lain yang perlu dipantau adalah ADI (ADI) dengan rilis 7.18% serta Moca Network (MOCA) sebesar 6.96%. Meskipun tidak seekstrem kategori pertama, penambahan suplai ini cukup besar untuk menggerakkan harga jika tidak ada volume beli yang kuat.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baik bagi pemegang token Layer-1 dan Layer-2 besar. Aptos (APT) hanya akan mengalami inflasi suplai sebesar 1.47%, sementara Arbitrum (ARB) dan StarkNet (STRK) masing-masing hanya melepas 1.61% dan 2.43%. Proyek Stable (STABLE) dan io.net (IO) juga berada di zona aman dengan rilis di bawah 4%. Angka kecil ini biasanya hanya dianggap sebagai “noise” pasar dan tidak merusak tren jangka panjang.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Hindari “Tangkap Pisau” (BERA, NRS, IN): Sangat disarankan untuk wait and see pada token Berachain (BERA) dan Nereus (NRS). Dengan suplai yang mendadak bertambah 40-60%, tekanan jual dari investor awal atau tim proyek akan sangat masif. Masuk ke pasar saat unlock berlangsung sama dengan menantang arus deras; lebih bijak menunggu harga stabil pasca-distribusi.
Waspada Volatilitas Low Cap (WCT & BSU): Token seperti WalletConnect (WCT) memiliki kapitalisasi pasar yang sangat kecil ($12 Juta). Rilis token hampir 10% pada aset sekecil ini bisa memicu price action yang liar. Trader harian mungkin bisa memanfaatkan volatilitas ini, namun investor jangka panjang sebaiknya berhati-hati terhadap slippage yang tinggi.
Peluang Akumulasi (APT & ARB): Bagi investor fundamental, jadwal unlock pada raksasa seperti Aptos (APT) atau Arbitrum (ARB) seringkali menjadi peluang “diskon” sesaat. Karena persentase rilisnya sangat kecil (<2%), penurunan harga yang terjadi biasanya cepat diserap kembali oleh pasar (rebound), menjadikannya momentum yang baik untuk Dollar Cost Averaging (DCA).
Proyeksi & Analisis
Pasar kripto minggu ini mengalami koreksi yang sangat drastis. Market Cap & Volume ambruk drastis ke level $2.46 Triliun (-18.46%). Tren bearish ini juga terkonfirmasi oleh CoinMarketCap 100 Index yang jatuh ke $142.33 (-19.90%). Kejatuhan harga yang signifikan ini telah merusak psikologis investor secara masif. Indikator Fear & Greed terjun bebas ke angka 11 dan masuk ke zona ‘Extreme Fear’ (Ketakutan Ekstrem). Sementara itu, CMC Altcoin Season Index tercatat di skor 32/100. Meskipun angka ini sedikit naik dibanding minggu lalu, status pasar masih dalam fase ‘Bitcoin Season’. Di tengah badai pasar saat ini, arus modal masih sangat defensif dan belum ada tanda-tanda keberanian investor untuk melakukan rotasi dana ke aset altcoin.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin pada timeframe dailymelemah dan sudah mencapai area support.
Bullish case:Meski harga melemah, ada kemungkinan naik pada Support Became Resistance di fibonacci retracement 0.786-0.886 (84,332-82,607) sebelumnya.
Bearish case:Bitcoin sangat melemah dan hampir mencapai Fibonacci Extensionnya di 1.618 (69,944).
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $85.000 ➜ Menjadi resistance terkuat, support sebelumnya kini berbalik menjadi penghalang kenaikan harga.
Zona $69.000 – $70.000 ➜ Menjadi area support psikologis terakhir di tengah minimnya dinding pesanan beli.
✅ Narrative utama:
Sektor AI Agents (+205%) dan Communications & Social Media (+188%) mengambil alih panggung utama, menggeser fokus pasar kembali ke narasi teknologi dan utilitas.
Token WHITEWHALE mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+47.69%), diikuti oleh SENT (+30.53%) dan EDU (+20.51%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
BTC: Hash Rate ➜ Sinyal kapitulasi penambang terbesar sejak 2021.
Bitcoin: Miner to Exchange Flow → Distribusi ~175.000 BTC ke Binance selama Januari.
Bitcoin: True Market Mean Price → Bears mengambil alih kondisi market.
Fokus ke sektor AI Agents dan Communications & Social Media yang saat ini menjadi narasi terkuat di tengah pasar yang sedang lesu. Jauhi keinginan untuk nekat membeli aset yang menghadapisuplai seperti Berachain (BERA) (~59.59%) dan Nereus Token (NRS) (~46.85%), karena risiko harga terbanting akibat tekanan jual sangat nyata. Sebaliknya, investor bisa memanfaatkan diskon pasar saat ini untuk akumulasi proyek fundamental dengan inflasi rendah seperti Aptos (APT) atau Arbitrum (ARB). Mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level ‘Extreme Fear’ (11) dan dominasi Bitcoin Season (32), prioritas utama adalah pertahanan modal. Batasi spekulasi, ambil keuntungan jangka pendek (scalping), karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.
Edukasi Kripto
Kenapa Vitalik Buterin Sebut Layer 2 Sekarang “Tidak Masuk Akal”?
Ilustrasi pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.
Vitalik Buterin baru-baru ini memberikan kritik tajam terhadap arah perkembangan ekosistem Layer 2 (L2). Ia menegaskan bahwa proyek yang masih berlindung di balik label “Rollup” tetapi beroperasi secara tersentralisasi sudah tidak lagi relevan untuk masa depan Ethereum. Lantas, apa poin utama dari kritik tersebut? Berikut 3 sorotan utamanya:
1. Ultimatum “Stage 1” (Wajib Desentralisasi) Vitalik menegaskan bahwa era training wheels (masa percobaan) sudah habis. L2 tidak boleh lagi selamanya berada di “Stage 0”.
Anti-Multisig: Proyek L2 tidak boleh lagi hanya dikendalikan oleh kunci ganda (Multisig) milik tim pengembang. Keamanan harus beralih sepenuhnya ke kode otomatis (Smart Contract) agar aset pengguna benar-benar terlindungi tanpa campur tangan manusia.
2. Masalah Fragmentasi & User Experience Pertumbuhan jumlah L2 yang terlalu masif justru menciptakan kerumitan baru yang menghambat adopsi massal.
Likuiditas Terpecah: Uang dan pengguna kini tersebar di ratusan chain berbeda yang sulit saling berkomunikasi. Hal ini membuat penggunaan Ethereum menjadi rumit dan mahal dibandingkan kompetitor monolithic seperti Solana yang lebih simpel.
3. Standar Keamanan Mutlak Label “Aman setara Ethereum” tidak boleh digunakan sembarangan jika infrastruktur teknisnya belum siap.
Bukti Teknis: L2 wajib memiliki fitur keamanan aktif seperti Fraud Proofs atau Validity Proofs. Tanpa fitur ini, klaim keamanan hanyalah strategi pemasaran (marketing gimmick), karena aset pengguna sebenarnya masih bisa dibekukan oleh pihak pengembang.
💡 Kesimpulan: Vitalik sedang melakukan “seleksi alam”. Hanya proyek L2 yang serius mengimplementasikan teknologi desentralisasi nyata yang akan dianggap valid, sementara proyek yang hanya bermodal hype tanpa keamanan teknis akan ditinggalkan.
Pengumuman
Tokocrypto Sambut Bulan Puasa dengan Hadiah Jutaan Rupiah dan Promo Cashback OVO
Dalam rangka menyambut bulan puasa, Tokocrypto menghadirkan berbagai program menarik untuk para pengguna dan komunitasnya. Mulai dari event komunitas berhadiah jutaan rupiah hingga promo cashback transaksi menggunakan OVO, semua disiapkan agar Tokonauts bisa menikmati pengalaman yang lebih seru selama periode Ramadan.
Event Komunitas “Beduk Kemenangan” dengan Prize Pool Lebih dari Rp2,5 Juta
Tokocrypto mengajak seluruh anggota komunitas Telegram untuk meramaikan program Beduk Kemenangan, yaitu event yang memungkinkan peserta ikut menambah total prize pool hingga lebih dari Rp2.500.000. Menariknya, semakin banyak partisipasi, semakin besar pula hadiah yang dibagikan.
Ada tiga aktivitas utama yang bisa dilakukan peserta untuk menambah prize pool, masing-masing bernilai Rp5.000:
Mengajak member baru bergabung ke grup Telegram Tokocrypto.
Mengikuti sesi weekly check-in setiap minggu.
Membuat UTAS (Ulasan Tuntas Seputar Kripto).
Program ini berlangsung selama 3 minggu, yaitu pada periode:
3 – 8 Februari
9 – 15 Februari
16 – 22 Februari
Setiap minggu akan dipilih 2 pemenang melalui undian, dengan maksimal prize pool per minggu mencapai Rp850.000.
Jadi Member Paling Aktif dan Raih Hadiah Tambahan
Selain Beduk Kemenangan, Tokocrypto juga menyediakan event Member Paling Aktif, di mana peserta yang paling sering berinteraksi positif di grup Telegram berkesempatan menjadi pemenang. Sistem penilaian dilakukan otomatis berdasarkan data statistik chat mingguan, dengan periode yang sama seperti event Beduk Kemenangan.
Promo Cashback OVO Points Hingga Rp50.000
Tidak hanya dari sisi komunitas, Tokocrypto juga menghadirkan promo transaksi bagi pengguna yang melakukan pembayaran pertama menggunakan OVO. Melalui program #GampangDapatPromo, pengguna baru OVO NABUNG bisa mendapatkan cashback 3% dalam bentuk OVO Points hingga maksimal Rp50.000.
Promo ini berlaku pada periode: 1 Februari 2026 – 28 Februari 2026
Adapun syarat utamanya adalah minimal transaksi sebesar Rp1.000.000, dan cashback hanya bisa didapatkan 1 kali per pengguna selama periode promo. OVO Points akan diterima maksimal 3×24 jam setelah transaksi berhasil, selama kuota promo masih tersedia.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Jumat (6/2) kembali tertekan setelah Bitcoin anjlok ke $65.000, level terendah tahun ini, yang memicu likuidasi besar hingga $1,4 miliar dan menghapus sekitar $2 triliun kapitalisasi pasar sejak puncak Oktober 2025.
Meski tekanan meluas, beberapa altcoin seperti C98, THE, dan PARTI justru mencatat kenaikan tajam, menandakan adanya pergerakan spekulatif jangka pendek di tengah volatilitas ekstrem. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Saat Bitcoin Koreksi di Bawah $65K
C98 melonjak 31% hari ini, capai level harga $0,031
THE catat kenaikan signifikan 16% sentuh $0,243796.
PARTI tumbuh positif 12%, harga kini di level $0,084152.
Bitcoin Anjlok ke $65.000, Kapitalisasi Kripto Hilang $2 Triliun
Bitcoin Sentuh Rekor Terendah Tahunan di $65.000, Turun 23% (YTD).
Likuidasi Pasar Kripto Tembus $1,4 Miliar dalam 24 Jam.
Pasar Kripto Susut $2 Triliun dari Puncak Tertinggi Oktober 2025.
Ikut Absen Aplikasi Tokocrypto Dapat Hadiah Total Rp25 Juta*
Siapa bilang dapet hadiah harus ribet? 😉 Kenalin APEL, “absen aplikasi” !!🔥
Cukup login & absen di aplikasi Tokocrypto selama periode 20 januari – 17 februari 2026, dan dapatkan kesempatan lucky draw dengan total hadiah Rp 25JUTA*! 🚀
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Kamis (5/2) mengalami tekanan kuat hari ini, ditandai anjloknya Bitcoin ke level $72.000, level terendah tahun ini, akibat memanasnya tensi geopolitik AS–Iran yang memicu likuidasi lebih dari $800 juta dalam 24 jam.
Meski pasar terkoreksi, sejumlah altcoin seperti KOM, JELLYJELLY, dan ZKP justru mencatat penguatan, menunjukkan adanya spekulasi selektif di tengah volatilitas tinggi. Di sisi lain, Dogecoin diperkirakan belum mendapat dampak signifikan dari wacana misi SpaceX dan masih berisiko melemah di bawah support utama. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Saat Koreksi Pasar Hari Ini
KOM melonjak 60% hari ini, capai level harga $0,000181.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Artikel ini dibuat oleh Tim Research Tokocrypto sebagai bagian dari kajian terhadap Openclaw sesuai dengan perkembangan teknologi AI agent yang mulai memasuki fase baru, tidak lagi sekadar menjadi alat bantu percakapan, tetapi juga mampu mengeksekusi tugas nyata secara mandiri.
Pendahuluan: Dari Chatbot Pasif ke AI Agent Aktif
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan kecerdasan buatan didominasi oleh kemunculan chatbot yang mampu menjawab pertanyaan, merangkum informasi, hingga membantu analisis data. Meski terlihat canggih, sebagian besar AI tersebut masih bersifat pasif. AI hanya memberikan respons, sementara keputusan dan eksekusi tetap harus dilakukan secara manual oleh pengguna. OpenClaw hadir membawa pendekatan berbeda. Ia bukan hanya menjawab, tetapi bertindak. OpenClaw dirancang sebagai AI agent yang mampu menjalankan tugas nyata seperti mengelola jadwal, email, hingga aktivitas digital lainnya secara langsung tanpa perlu berpindah platform.
Apa Itu OpenClaw?
OpenClaw merupakan AI agent open-source yang dapat diakses langsung melalui aplikasi chat yang sudah digunakan sehari-hari, seperti WhatsApp dan Telegram. Pengguna tidak perlu mempelajari platform baru atau dashboard tambahan untuk mulai menggunakannya.
Mengapa OpenClaw Berbeda dari AI Asisten Lain
Berbeda dengan AI asisten berbasis SaaS, OpenClaw memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas infrastruktur, data, dan kunci akses. Seluruh proses dan percakapan tetap berada di bawah kendali pengguna, bukan disimpan di server pihak ketiga. Pendekatan ini menjadikan OpenClaw lebih unggul dari sisi privasi, transparansi, dan fleksibilitas penggunaan.
Sejarah Singkat Lahirnya OpenClaw
OpenClaw berawal dari eksperimen bernama Clawd pada November 2025. Nama ini merupakan gabungan dari “Claude” dan capit lobster, namun harus ditinggalkan karena pertimbangan legalitas. Nama Moltbot sempat muncul sebagai alternatif, terinspirasi dari proses pergantian cangkang lobster, tetapi dinilai kurang praktis untuk adopsi jangka panjang.
Seiring kematangan proyek dari sisi teknis dan merek, nama OpenClaw dipilih sebagai identitas final yang mencerminkan sifat open-source, kesiapan teknis, serta pengembangan berbasis komunitas.
Cara Kerja OpenClaw: AI di Cloud, Eksekusi di Tangan Pengguna
Secara arsitektur, OpenClaw menggunakan model AI sebagai “otak” yang berjalan di cloud, sementara seluruh eksekusi tugas dilakukan langsung di hardware milik pengguna. Antarmuka utamanya adalah aplikasi chat, sehingga interaksi terasa natural dan minim hambatan teknis.
OpenClaw juga memiliki memori permanen untuk menyimpan konteks dan preferensi pengguna, serta akses langsung ke sistem nyata seperti file, browser, dan perintah terminal. Dengan kemampuan ini, OpenClaw tidak hanya memberi rekomendasi, tetapi benar-benar melakukan tindakan.
OpenClaw dalam Aktivitas Sehari-hari
Dalam penggunaan praktis, OpenClaw dapat membantu penjadwalan, pengingat, dan riset secara mandiri. Ia mampu menjalankan perintah terminal, mengelola file, memantau proses sistem, serta mengotomasi tugas-tugas berulang. Bahkan, OpenClaw dapat menjalankan workflow berkelanjutan selama berhari-hari sambil memberikan update dan notifikasi saat dibutuhkan.
Instalasi dan Pengaturan OpenClaw
Untuk mulai menggunakan OpenClaw, pengguna cukup membuka terminal atau PowerShell di Windows dan menjalankan perintah instalasi. Proses ini bersifat otomatis dan menyesuaikan dengan sistem pengguna. Setelah terpasang, OpenClaw menyediakan panduan langkah demi langkah untuk memilih mode penggunaan, mengatur akses model AI, serta menghubungkan aplikasi chat seperti Telegram atau WhatsApp. Setelahnya, OpenClaw dapat dijalankan di latar belakang untuk berbagai use case.
OpenClaw untuk Trading dan Aktivitas Crypto
OpenClaw juga dapat dimanfaatkan dalam aktivitas trading dan pemantauan pasar crypto. AI agent ini mampu memantau harga, volume, dan data on-chain secara real-time, lalu mengirimkan alert langsung ke aplikasi chat. OpenClaw juga memungkinkan trading otomatis di DEX dan CEX berdasarkan aturan yang telah ditentukan, serta mendeteksi peluang arbitrase antar exchange atau protokol DeFi untuk dieksekusi secara mandiri.
Dalam ekosistem crypto, OpenClaw mulai berperan sebagai agent otonom. Di sisi infrastruktur, OpenClaw dapat memiliki identitas finansial dan beroperasi langsung di blockchain seperti Bankr dan XMTP. Dalam aspek ekonomi agent, OpenClaw dapat bekerja, menawarkan jasa, dan memperoleh imbalan secara on-chain melalui konsep seperti OpenWork. Sementara di sisi trading dan strategi pasar, OpenClaw dapat berinteraksi langsung dengan protokol seperti DefinitiveFi dan ClawdX.
Kelebihan dan Tantangan Menggunakan OpenClaw
OpenClaw memiliki sejumlah kelebihan, antara lain eksekusi yang cepat dan otomatis, kontrol lokal dengan privasi yang lebih baik, serta fleksibilitas tinggi karena bersifat open-source. Namun, di sisi lain, OpenClaw relatif sulit digunakan oleh pengguna awam, minim antarmuka visual, dan memiliki risiko kesalahan teknis yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna.
Kesimpulan: OpenClaw dan Masa Depan AI Agent Otonom
Berdasarkan keseluruhan riset, OpenClaw merepresentasikan pergeseran penting dari AI chatbot pasif menuju AI agent aktif yang mampu mengeksekusi tugas nyata secara mandiri. Dengan pendekatan open-source, OpenClaw membuka peluang baru dalam produktivitas, otomasi sistem, hingga aktivitas crypto.
Meski demikian, fleksibilitas dan kekuatannya menuntut tingkat pemahaman teknis yang lebih tinggi. Untuk saat ini, OpenClaw lebih cocok digunakan oleh pengguna menengah hingga advanced yang siap mengelola risiko operasional dan keamanan secara mandiri. Secara keseluruhan, OpenClaw layak dipandang sebagai fondasi awal ekosistem AI agent otonom, khususnya di persimpangan antara AI, Web3, dan crypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Indonesia resmi memperluas jaringan pertukaran data keuangan lintas negara. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kini dapat bertukar informasi keuangan, termasuk data aset kripto, dengan 117 negara dan yurisdiksi melalui skema Automatic Exchange of Financial Account Information berbasis Common Reporting Standard (AEOI-CRS).
Perluasan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-1/PJ/2026 yang ditandatangani Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto pada 20 Januari 2026. Jumlah yurisdiksi partisipan ini meningkat dibandingkan awal 2025 yang masih berjumlah 115 negara.
“Dengan ini kami umumkan Daftar Yurisdiksi Partisipan AEOI-CRS dan Yurisdiksi Tujuan Pelaporan AEOI-CRS dalam rangka Pertukaran Informasi Rekening Keuangan Secara Otomatis,” demikian kutipan resmi pengumuman DJP.
Perbarui Daftar Pelaporan
Selain bertambahnya yurisdiksi partisipan, DJP juga memperbarui daftar yurisdiksi tujuan pelaporan AEOI-CRS dari sebelumnya 89 menjadi 92 negara dan wilayah. Yurisdiksi tujuan pelaporan merupakan negara yang menjadi rujukan penyampaian data rekening keuangan secara otomatis oleh otoritas pajak Indonesia berdasarkan kesepakatan teknis dan kesiapan sistem.
Dilaporkan Coinvestasi, skema AEOI-CRS merupakan kerangka kerja internasional yang memungkinkan otoritas pajak berbagai negara saling bertukar informasi rekening keuangan secara rutin. Data yang dipertukarkan mencakup saldo rekening, bunga, dividen, hingga hasil penjualan aset finansial milik wajib pajak.
Dengan meluasnya jaringan AEOI-CRS, DJP memiliki akses informasi lintas negara yang lebih komprehensif untuk menguji kepatuhan pelaporan harta dan penghasilan wajib pajak. Mekanisme ini juga bertujuan mempersempit ruang penghindaran pajak melalui penempatan dana dan aset keuangan di luar negeri.
ASPAKRINDO dan DJP Kemenkeu laksanakan Workshop Perdagangan Aset Kripto, pada tanggal 24 Oktober 2022. Foto: ASPAKRINDO.
Di dalam negeri, data yang diperoleh melalui AEOI-CRS akan dicocokkan dengan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan sebagai bagian dari pendekatan pengawasan berbasis data atau data-driven compliance.
Seiring berlakunya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 108 Tahun 2025, cakupan pertukaran informasi AEOI-CRS tidak lagi terbatas pada rekening perbankan konvensional. Skema ini kini juga mencakup aset kripto, menandai penguatan pengawasan perpajakan terhadap instrumen keuangan digital.
Upaya Pemerintah Sesuaikan Sistem Perpajakan
Langkah tersebut mencerminkan upaya pemerintah menyesuaikan sistem perpajakan dengan perkembangan ekonomi digital, sekaligus memastikan kepemilikan dan transaksi aset kripto berada dalam kerangka kepatuhan pajak yang setara dengan instrumen keuangan lainnya.
Dalam daftar 117 yurisdiksi partisipan AEOI-CRS tercatat sejumlah pusat keuangan global seperti Singapura, Swiss, Hong Kong, Inggris, Uni Emirat Arab, Jepang, Jerman, Prancis, Australia, dan Kanada. Negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam juga termasuk dalam jaringan pertukaran data tersebut.
Melalui perluasan jaringan AEOI-CRS ini, DJP berharap tingkat kepatuhan sukarela wajib pajak dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat basis penerimaan negara di tengah upaya menjaga kesinambungan fiskal dan stabilitas sistem perpajakan nasional.
Menurut Tim Research Tokocrypto, langkah ini mengakhiri era anonimitas aset kripto di luar negeri bagi wajib pajak Indonesia. Pengawasan kepatuhan pajak akan semakin ketat dan berbasis data lintas negara yang komprehensif.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.