Tag: featured

  • Tokocrypto Sukses Gelar ICO 2026, Catat Pertumbuhan Signifikan

    Tokocrypto, pedagang aset kripto No.1 di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, serta penguatan ekosistem industri kripto nasional. Capaian tersebut diperkuat dengan suksesnya penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang didukung penuh oleh Xendit sebagai mitra strategis.

    Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan (YoY) mencapai 75%. Dari sisi produk, Tokocrypto kini menghadirkan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menjadikannya salah satu exchange kripto dengan pilihan IDR pair terbanyak di Indonesia.

    Selain itu, Tokocrypto telah menjalin lebih dari 100 kemitraan brand strategis serta secara aktif mendorong edukasi kripto nasional melalui 168+ inisiatif literasi yang menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50+ kota, termasuk menjadi exchange pertama yang menggelar kegiatan literasi kripto secara offline di Papua.

    Pertumbuhan Bisnis Didorong Inovasi dan Edukasi

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana di acara Indonesia Crypto Week 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan strategi perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin pasar.

    “Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan yang solid dan berkelanjutan,” ujar Calvin.

    Dari sisi pengembangan produk, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari layanan staking dengan lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk analisis sentimen pasar, Rewards Hub, hingga pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit dan Futures atau Derivatif yang akan segera hadir di tahun ini. Seluruh inovasi ini dibangun di atas standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat untuk melindungi pengguna.

    Head of Insights Dataxet Sonar, Prasetyo Katon di acara Indonesia Crypto Week 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Head of Insights Dataxet Sonar, Prasetyo Katon di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Monetisasi Konten di Web3: Peluang Baru Content Creator lewat Tokocrypto Angels

    Indonesia Crypto Outlook 2026 Dorong Arah Industri Kripto Nasional

    Momentum pertumbuhan Tokocrypto juga tercermin dalam keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026, sebuah forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri, regulator, dan komunitas kripto. Acara ini didukung oleh Xendit yang juga memaparkan “Journey, Milestone dan Industry Revolution” 

    Salah satu sorotan utama ICO 2026 adalah pemaparan Dataxet Sonar tentang “2025 Social Media Crypto Insight”, yang menunjukkan bahwa percakapan media sosial terkait kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan. Data tersebut juga mencatat volume percakapan kripto meningkat hampir 30% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat dan diskursus publik terhadap aset digital.

    Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Selain itu, Indonesia Crypto Network (ICN) dan Coinvestasi memaparkan laporan “2025 Indonesia Crypto & Web3 Industry Report” yang mengungkap fakta penting terkait profil investor kripto nasional. Salah satu temuan paling mencolok adalah dominasi Generasi Z sebagai tulang punggung investor kripto Indonesia, khususnya pada rentang usia 18–34 tahun. Bagi generasi ini, kripto telah menjadi bagian dari percakapan finansial sehari-hari melalui konten digital, komunitas, dan jejaring sosial.

    ICO 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. Arief Wibisono, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal; Subani, Direktur Utama Bursa CFX; Robby, Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia; Sandiaga Uno, Co-Founder Saratoga sekaligus Indonesia Strategic Investor; Rifai Taberi, Direktur Government Relations Xendit; Prasetyo Katon, Head of Insights Dataxet Sonar; serta Niki Sekar Dewayani, Head of Community Coinvestasi. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri, regulator, investor, dan komunitas dalam membangun ekosistem kripto Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

    Direktur Government Relations Xendit, Rifai Taberi, di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Direktur Government Relations Xendit, Rifai Taberi, di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan yayasan, sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi komunitas. Pada kesempatan yang sama, Sandiaga menyampaikan apresiasi atas perhatian Tokocrypto terhadap program-program yayasan, serta menilai penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook 2026 sebagai ruang dialog dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membaca arah industri, memperluas literasi publik, dan memperkuat ekosistem industri kripto di Indonesia.

    “Terima kasih atas dukungan Tokocrypto untuk program-program Yayasan Indonesia Setara. Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui Indonesia Crypto Outlook 2026 demi mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Sandiaga.

    Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Sumber: Tokocrypto.
    Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan kinerja bisnis yang solid dan peran aktif dalam pengembangan ekosistem, Tokocrypto menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam mendorong pertumbuhan industri kripto Indonesia menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan.

    Baca juga: Kolaborasi DRX dan Tokocrypto: Mengulik Adopsi Web3 di Yogyakarta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sinyal Kripto 4 Februari 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar

    Tokocrypto menyajikan market Sinyal Kripto edisi Rabu, 4 Februari 2026, yang merangkum analisis mendalam dan strategi perdagangan harian.

    Edisi awal tahun ini menyoroti tiga aset kripto dengan potensi pergerakan harga signifikan. Berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, informasi ini dirancang untuk membantu trader mengambil keputusan tepat di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

    Rangkuman Berita Hari Ini

    1. Senat AS gelar rapat tertutup struktur pasar kripto

    Demokrat Senat AS akan mengadakan closed-door meeting untuk membahas struktur pasar kripto, pertama sejak markup Senate Banking Committee ditunda. Regulasi kripto AS masih belum satu suara. Diskusi tertutup menandakan isu ini sensitif dan kompromi politik belum siap diumumkan ke publik.

    1. MetaMask gandeng Ondo Finance untuk tokenisasi aset AS

    MetaMask bekerja sama dengan Ondo Finance menghadirkan tokenized US stocks, ETF, dan komoditas langsung melalui wallet. Wallet kripto mulai berevolusi dari sekadar penyimpanan aset menjadi gateway TradFi-DeFi.

    1. Akun arbitrum DAO diretas

    Akun resmi arbitrumdao.gov dikompromikan, pengguna diminta menghindari interaksi apa pun. Risiko keamanan tidak hanya di smart contract, tapi juga di layer governance & komunikasi.

    1. Bitcoin supply in loss naik ke 44%

    Menurut CryptoQuant, 44% suplai Bitcoin kini berada dalam kondisi rugi, mengindikasikan tekanan pasar yang signifikan. Mayoritas holder berada di bawah harga beli tekanan psikologis dan potensi capitulation meningkat.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    JUP/USDT (🔼 +9.16%)

    • Entry: $0.1871
    • Stop Loss: $0.1769
    • Take Profit: $0.2040

    JUP/USDT di timeframe 4 jam mulai menunjukkan momentum bullish jangka pendek. MACD sudah masuk area positif, menandakan peralihan tren ke arah naik, sementara RSI berada di atas 50 yang mengindikasikan kekuatan buyer mulai dominan meski masih relatif netral. Secara teknikal, peluang lanjutan kenaikan masih terbuka dengan area entry di 0,1871, stop loss di 0,1769, dan take profit di 0,2040, sambil tetap waspada jika volume melemah di area resistance.

    POL/USDT (🔼 +8.02%)

    • Entry: $0.1082
    • Stop Loss: $0.1032
    • Take Profit: $0.1169

    POL/USDT saat ini mulai menunjukkan fase transisi tren, setelah sebelumnya sempat naik lalu kembali terkoreksi. Dari sisi indikator, RSI masih berada di bawah level 50 yang menandakan kondisi netral cenderung lemah, sementara MACD bergerak mendatar sehingga arah tren belum sepenuhnya terkonfirmasi.

    Meski begitu, volume mulai meningkat, memberi sinyal adanya respons pasar di area bawah. Secara teknikal, skema yang bisa dipertimbangkan adalah entry di 0,1082, stop loss di 0,1032, dengan potensi take profit di area 0,1169 apabila terjadi pullback lanjutan.

    TREE/USDT (🔼 +10.02%)

    • Entry: $0.070
    • Stop Loss: $0.0671
    • Take Profit: $0.0780

    TREE/USDT di timeframe 4 jam mulai menunjukkan potensi kenaikan, meskipun tren besarnya masih downtrend. Dari sisi indikator, MACD masih berada di area negatif, menandakan tekanan turun belum sepenuhnya hilang.

    Namun secara price action, harga berpotensi breakout dari pola symmetrical triangle, membuka peluang rebound lanjutan. RSI masih di bawah 50, yang berarti tekanan jual masih ada, sehingga pergerakan perlu dikawal ketat. Untuk skema trading, area entry di 0,07309, stop loss di 0,0671, dengan target take profit di 0,0780, sambil memantau volume yang mulai terlihat cukup menarik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tergelincir ke $76.000, Risiko Koreksi?

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali berada di bawah tekanan.

    Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Rabu (4/2), BTC diperdagangkan di level $76.113,81, melemah sekitar 2,12% dalam 24 jam terakhir.

    Penurunan ini memperpanjang tren koreksi yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir, seiring melemahnya sentimen pasar kripto global.

    Secara kapitalisasi pasar, Bitcoin saat ini bernilai sekitar $1,77 triliun, masih kokoh di peringkat pertama aset kripto terbesar dunia.

    Namun, tekanan jual yang konsisten membuat investor mulai bersikap lebih defensif, terutama di tengah volatilitas tinggi dan ketidakpastian makroekonomi.

    Baca Juga: Bitcoin Anjlok Lagi! Investor Panik, Apa yang Terjadi?

    Performa Harga BTC: Koreksi Masih Berlanjut

    Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $72.897 sebagai level terendah dan $78.974 sebagai level tertinggi.

    Meski sempat mencoba rebound, harga gagal mempertahankan momentum dan kembali terkoreksi menjelang penutupan harian.

    Jika dilihat dari perspektif jangka menengah, performa BTC masih menunjukkan tren bearish. Dalam 7 hari terakhir, harga Bitcoin turun 14,95%, sementara dalam 30 hari anjlok 18,55%.

    Bahkan dalam 90 hari, BTC telah terkoreksi lebih dari 26%, mencerminkan tekanan distribusi yang cukup kuat dari pelaku pasar.

    Penurunan ini semakin kontras jika dibandingkan dengan rekor tertinggi sepanjang masa Bitcoin di level $126.198, yang kini berjarak lebih dari 39% dari harga saat ini.

    Aktivitas Perdagangan dan Data Pasar

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Volume perdagangan 24 jam Bitcoin tercatat sekitar $35,57 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang masih tinggi meski didominasi oleh tekanan jual.

    Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar mengindikasikan bahwa pergerakan harga saat ini lebih dipengaruhi oleh aksi spekulatif jangka pendek ketimbang akumulasi jangka panjang.

    Dari sisi suplai, jumlah Bitcoin yang beredar mencapai 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,16% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Dengan suplai yang semakin terbatas, volatilitas harga cenderung meningkat ketika sentimen pasar berubah drastis.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin berada di kisaran $1,59 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh suplai BTC telah beredar di pasar.

    Analisa Teknikal: Area Support Kritis

    Secara teknikal, tekanan jual masih mendominasi pergerakan harga BTC.

    Penurunan harian sebesar -2,58% dan pelemahan -0,6% dalam satu jam terakhir menunjukkan bahwa momentum bearish belum sepenuhnya mereda.

    Area $72.000–$73.000 kini menjadi zona support penting yang perlu diperhatikan.

    Jika level ini ditembus secara meyakinkan, Bitcoin berpotensi melanjutkan koreksi ke area psikologis berikutnya di sekitar $70.000.

    Sebaliknya, untuk memulai pemulihan jangka pendek, BTC perlu kembali menembus dan bertahan di atas resistance $79.000–$80.000.

    Tanpa katalis positif yang kuat, setiap kenaikan berpotensi kembali dimanfaatkan sebagai peluang jual oleh trader.

    Sentimen Pasar dan Outlook Jangka Pendek

    Sentimen pasar kripto saat ini masih cenderung berhati-hati.

    Tekanan dari pasar keuangan global, ketidakpastian kebijakan moneter, serta aksi ambil untung setelah reli panjang sebelumnya menjadi faktor yang membebani harga Bitcoin.

    Meski demikian, secara fundamental Bitcoin masih dipandang kuat sebagai aset lindung nilai jangka panjang, terutama dengan suplai terbatas dan adopsi institusional yang terus berkembang.

    Namun dalam jangka pendek, volatilitas tinggi masih menjadi risiko utama bagi trader dan investor.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $75.000, Support Diuji

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi dengan tekanan jual yang dominan.

    Meski posisi fundamental tetap solid, pasar membutuhkan katalis baru untuk membalikkan tren bearish yang sedang berlangsung.

    Bagi investor, fase ini dapat menjadi momen untuk bersikap selektif dan disiplin dalam manajemen risiko.

    Sementara bagi trader jangka pendek, pergerakan Bitcoin saat ini lebih cocok dimanfaatkan dengan strategi defensif, sembari menunggu konfirmasi arah pasar yang lebih jelas.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Makin Turun! Saatnya Goodbye?!

    Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

    Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Harga emas mencetak rekor dengan mencapai $5.500 dan Perak mencapai $120 per ons. Dipicu oleh Shutdown AS, Intervensi Mata Uang, Eskalasi Tarif.
      • Uni Eropa dan India secara resmi mengumumkan perjanjian perdagangan bebas.
      • Dolar AS mencapai level terendah dalam 4 tahun.
    2. Makroekonomi Nasional
      • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 72 persen dari para pelaku usaha aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir tahun 2025.
      • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penutupan sebanyak 1.399 unit mesin ATM (termasuk CDM dan CRM) sepanjang tahun 2025, menyisakan total 89.774 unit di seluruh Indonesia pada kuartal III.
      • IHSG anjlok lebih dari 8% hingga trading halt karena keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara rebalancing indeks saham Indonesia mulai Februari 2026.
    3. Performa Pasar Kripto
      • Market Cap & Volume mulai stabil di kisaran $3.02 Triliun (+0.55%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index naik tipis ke level $178.37 (+0.49%). Walaupun mulai menghijau, mental pelaku pasar belum sepenuhnya pulih; indikator Fear & Greed masih tertahan di angka 37, menandakan investor masih diselimuti rasa ‘Fear’ atau was-was saat mengambil keputusan.
      • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index merosot ke skor 25/100. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa musim Bitcoin Season’ semakin mendominasi. Arus uang investor terlihat masih mendominasi di Bitcoin dan belum berani mengambil risiko untuk berputar secara agresif ke pasar altcoin.
      • Sektor Pump Fun Ecosystem (+892%) dan Animal Memes (+464%) mendominasi narasi spekulasi meme yang sangat agresif. Token PENGUIN naik drastis sebesar (+7.056%), diikuti oleh SKR (+220%) dan PIPPIN (+81.19%).
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
      • Capx AI (CAPX) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~84.4%).
      • Bitcoin Risk Index → Indeks risiko naik ke level 55.58, pasar dalam kondisi bahaya jika level $84.500 gagal dipertahankan.

    📌 Kesimpulan: Fokus ke sektor Pump Fun Ecosystem dan Animal Memes yang sedang memiliki arus modal paling deras minggu ini. Hindari aset dengan jadwal rilis token ekstrem seperti Capx AI (CAPX) (~84.4%) dan Berachain (BERA) (~45.9%), karena potensi koreksi harganya sangat nyata. Di sisi lain, trader bisa memanfaatkan akumulasi pada token seperti Ethena. Mengingat sentimen pasar masih di zona ‘Fear’ (37) dan Bitcoin Season (25) semakin kuat. Batasi all-in pada aset memes dan jangan terlalu lama menahan posisi terbuka, cuan is number one.

    Makroekonomi Global

    Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto
    Uni Eropa Sahkan UU untuk Melacak Transaksi Aset Kripto.
    • Uni Eropa resmi memasukkan Rusia ke dalam daftar hitam (blacklist) negara-negara yang memiliki risiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme.
    • Harga emas mencetak rekor dengan mencapai $5.500 dan Perak mencetak $120 per ons. Dipicu oleh Shutdown AS, Intervensi Mata Uang, Eskalasi Tarif.
    • Presiden Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif impor barang Korea Selatan menjadi 25%.
    • Uni Eropa dan India secara resmi mengumumkan perjanjian perdagangan bebas.
    • Dolar AS mencapai level terendah dalam 4 tahun.

    Makroekonomi Nasional

    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 72 persen dari para pelaku usaha aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir tahun 2025.
    • IHSG anjlok lebih dari 8% hingga trading halt karena keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara rebalancing indeks saham Indonesia mulai Februari 2026.
    • Presiden Prabowo Subianto membawa kesepakatan investasi senilai £4 miliar atau sekitar Rp91,67 triliun dari Inggris dengan fokus pada sektor maritim.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penutupan sebanyak 1.399 unit mesin ATM (termasuk CDM dan CRM) sepanjang tahun 2025, menyisakan total 89.774 unit di seluruh Indonesia pada kuartal III.
    • Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini memiliki wewenang untuk memblokir akses penunggak pajak terhadap berbagai layanan publik, termasuk layanan perbankan, imigrasi, dan perizinan usaha. 

    Kalender Makroekonomi

    Jan 26, 2026 U.S. Durable Goods Orders MoM U.S. Durable Goods Orders MoM
    Actual: 5.3% 
    Forecast: 3.1% 
    Previous: -2.1%→ Pesanan barang tahan lama AS melonjak 5,3%, jauh melampaui ekspektasi pasar dan membalikkan kontraksi bulan sebelumnya.

    Data ekonomi yang sangat kuat ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto; indikasi ekonomi yang masih “panas” ini mengurangi urgensi bagi The Fed untuk memangkas suku bunga, sehingga berpotensi memperkuat Dolar AS dan menahan likuiditas masuk ke aset berisiko.

    Jan 29, 2026 Fed Interest Rate Decision Fed Interest Rate Decision
    Actual: – (Dijadwalkan 29 Jan 2026)
    Forecast: 3.75%
    Previous: 3.75%Pasar memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga di level 3,75% (status quo). Sentimen saat ini cenderung Netral dan wait-and-see; jika The Fed benar-benar menahan suku bunga sesuai prediksi, pasar kripto kemungkinan akan bereaksi datar dan fokus sepenuhnya pada konferensi pers Jerome Powell untuk sinyal pemangkasan di masa depan. Namun, kejutan pemangkasan (rate cut) akan menjadi katalis Bullish eksplosif.
    Jan 29, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
    Actual: – 
    Forecast: 202K 
    Previous: 200K→ Pasar memproyeksikan klaim pengangguran stabil di angka rendah 202K. Data ini sangat krusial; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (tanda pelemahan pasar tenaga kerja), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena memperbesar peluang The Fed untuk segera memangkas suku bunga (“bad news is good news”).

    Sebaliknya, angka di bawah ekspektasi akan dianggap Bearish karena memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan ketat.

    Jan 30, 2026 (Dec) U.S. Producer Price Index (PPI) MoM U.S. Producer Price Index (PPI) MoM 
    Actual: – 
    Forecast: 0.2% 
    Previous: 0.2%→ Data inflasi tingkat produsen ini diproyeksikan stabil di 0.2%. Jika angka aktual nanti dirilis di bawah 0.2%, ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena mengonfirmasi tren disinflasi yang membuka jalan bagi pemangkasan suku bunga. Sebaliknya, angka di atas ekspektasi akan dianggap Bearish karena menandakan tekanan harga yang “lengket”, menyulitkan The Fed untuk melunakkan kebijakan moneternya.
    Kesimpulan Pasar kripto mengawali minggu ini di bawah tekanan Bearish akibat data Durable Goods AS yang terlalu kuat, yang memicu kekhawatiran bahwa ekonomi belum cukup dingin untuk pemangkasan suku bunga segera.

    Saat ini, investor berada dalam mode wait-and-see yang tegang menjelang “Rabu Super” (keputusan The Fed & klaim pengangguran) serta rilis data inflasi PPI di akhir minggu.

    Arah pasar selanjutnya sangat bergantung pada apakah data mendatang mampu memberikan sinyal pelemahan ekonomi (“bad news is good news”) atau justru memperkuat narasi kebijakan moneter ketat yang membebani aset berisiko.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
    Jepang Bakal Uji Coba CBDC Yen Digital di Tahun 2023.
    • Senator Negara Oklahoma, Dusty Deevers, memperkenalkan RUU Senat 2064 untuk mengizinkan pegawai negeri, bisnis, dan warga untuk menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin secara sukarela. 
    • Swiss memberlakukan kebijakan pajak keuntungan modal (capital gains tax) sebesar 0% untuk investor individu Bitcoin dan aset kripto. 
    • Otoritas Jasa Keuangan (FSA) Jepang sedang memfinalisasi rencana untuk melegalkan Exchange-Traded Funds (ETF) mata uang kripto pada tahun 2028
    • Anggota parlemen Rhode Island memperkenalkan RUU S 2198 untuk membentuk komisi legislatif khusus yang bertugas mempelajari teknologi blockchain dan inovasi aset digital secara mendalam. 
    • Bank Sentral Korea (BoK) resmi mengizinkan warga negara Korea Selatan untuk berinvestasi pada aset virtual (crypto) terbitan luar negeri. 

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    • Clapp memperkenalkan produk pinjaman berbasis kripto yang memungkinkan pengguna menjaminkan Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) dengan bunga 0%.
    • AFP Protección, pengelola dana pensiun terbesar kedua di Kolombia, mengonfirmasi rencana peluncuran dana investasi Bitcoin untuk klien berkualifikasi. 
    • VanEck secara resmi meluncurkan VanEck Avalanche ETF (VAVX) di Nasdaq.
    • Ripple resmi menjalin kemitraan dengan Jeel dari Riyad Bank, untuk mempercepat adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan Arab Saudi sejalan dengan agenda nasional Visi 2030.
    • Hang Seng Investment Ltd. mengumumkan peluncuran “Hang Seng Gold ETF” yang akan listing di Bursa Efek Hong Kong pada 29 Januari 2026.

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Minggu ini pasar kripto mengalami gelombang “demam meme” yang sangat ekstrem. Arus modal investor terlihat berpindah secara agresif dari aset-aset utilitas menuju aset spekulatif yang berbasis humor dan komunitas viral. Sektor ekosistem peluncuran meme mencatatkan rekor kenaikan harga yang fantastis, menandakan selera risiko pasar sedang berada di titik tertinggi.

    📈 Highlights:

    • Supercycle Meme 💥 Sektor Pump Fun Ecosystem memimpin pasar dengan kenaikan yang mencengangkan sebesar +892%, disusul oleh sektor Animal Memes yang terbang setinggi +464%. Tidak ketinggalan, Bonk Fun Ecosystem (+276%) dan kategori umum Memes (+241%) juga mendominasi papan hijau, mengonfirmasi bahwa narasi utama minggu ini sepenuhnya dikuasai oleh aset memes.
    • Dominasi Ekosistem Solana & Binance 🌐 Di balik kegilaan meme, infrastruktur pendukungnya juga ikut terangkat. Sektor Binance Alpha mencatat kenaikan sebesar +124%, sementara Solana Ecosystem tumbuh +70.83%. Hal ini wajar mengingat Solana saat ini menjadi rumah utama bagi aktivitas perdagangan meme yang sedang booming.
    • Top Gainers (Rekor PENGUIN) 🐧 Prestasi paling mencolok minggu ini diraih oleh token PENGUIN yang meroket gila-gilaan hingga +7.056%. Di posisi selanjutnya, token SKR masih mempertahankan momentumnya dengan kenaikan +220%, diikuti oleh PIPPIN sebesar +81.19%. Data ini mempertegas bahwa investor sedang berlomba-lomba mencari token dengan potensi return ribuan persen dalam waktu singkat.

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Pada minggu sebelumnya Bitcoin diprediksi akan tetap mengalami pelemahan, pun kalau naik hanya untuk turun kembali. Tetapi, hal tersebut belum terjadi. Jadi, gimana?

    Gini, timeframe daily menunjukkan adanya kenaikan pada saat ini(28 Januari), tetapi indikator MA banyak mengatakan bahwa tren sedang sangat melemah dan kuat untuk turun, ditambah dengan price action yang sudah turun dari garis ascending trianglenya. Maka Bitcoin tetap diprediksi mengalami pelemahan seperti minggu lalu dengan target fibonacci retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607) yang didukung indikator RSI < 50. Terus naik gak min? Bisa, tapi sulit.

    Terus, gimana weeklynya? Timeframe weekly menunjukkan pergerakan secara garis besar. Sayangnya hal ini ditunjukkan melemah juga yang ditandai dengan adanya satu candle merah/hitam yang kuat, ditambah dengan garis MA 14 dan 50 akan crossing yang menunjukkan adanya death cross, tidak lupa juga didukung dengan RSI < 50. Hal ini semakin menunjukkan bahwa Bitcoin sangat melemah dibanding komoditas lainnya. Jadi, apa yang harus dilakukan? Akumulasi jangka panjang untuk Bitcoin sangat oke, tetapi harus bisa kuat untuk menghadapi adanya volatilitas jangka pendek. Ingat, Bitcoin adalah the Godfather-nya crypto.

    Daily:

    • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan kelemahan yang sangat kuat.

    Weekly:

    • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan akan menembus MA 50.

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.

    ⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Bitcoin saat ini bergerak sideways di rangenya pada kisaran harga $89.000, diapit oleh dua tembok likuiditas tebal yang jaraknya semakin menyempit. Grafik menunjukkan para pedagang menumpuk posisi leverage mereka sangat dekat dengan harga pasar saat ini.

    • Likuiditas Atas ($91.500) Terdapat garis kuning terang tepat di atas harga pasar, yakni di level $91.500. Ini menandakan adanya konsentrasi posisi Short yang besar. Jika harga mencoba naik, area ini akan menjadi “tembok beton” pertama yang memicu tekanan jual, membuat harga sulit menembus ke atas dalam jangka pendek.
    • Likuiditas Bawah ($86.000 – $87.000) Di sisi bawah, pertahanan terakhir terlihat sangat tebal di rentang $86.000 hingga $87.000. Warna cerah di area ini menunjukkan banyaknya antrian beli (Long) yang siap menahan harga agar tidak jatuh lebih dalam menuju level $84.000.

    🔍 Insight:Rentang pergerakan Bitcoin telah bergeser ke bawah. Pasar kini menjadikan $87.000 sebagai pertahanan yang krusial, sementara $91.000 menjadi target pemulihan yang berat untuk ditembus.

    BTC: Whale >1K to Binane Inflow

    Tekanan jual kembali menghantui pasar Bitcoin hingga menyeret harga jatuh ke bawah level $88.000. Grafik mengonfirmasi bahwa penurunan harga ini dipicu oleh aktivitas distribusi dari investor besar (whales) yang memindahkan aset mereka ke bursa untuk dijual.

    • Lonjakan Inflow Paus (2.000 BTC): Terdeteksi adanya arus masuk (inflow) signifikan sebesar 2.000 BTC ke bursa Binance.  Lonjakan batang biru pada grafik ini menjadi indikator teknis bahwa para paus sedang memindahkan Bitcoin mereka ke bursa, sebuah langkah persiapan eksekusi jual yang menekan harga pasar.
    • Sinyal “Overheating” Jaringan: Sentimen negatif diperkuat oleh rekor biaya transaksi harian jaringan Solana yang menembus $37,5 juta. Pola biaya ekstrem ini mirip dengan kejadian 10 Oktober lalu (saat BTC di $114k), yang secara historis menjadi sinyal puncak pasar (top signal) sebelum akhirnya harga terkoreksi tajam sebesar 27%.

    🔍 Insight: Pasar sedang berada di fase rawan koreksi. Kombinasi antara suplai Bitcoin yang masuk ke bursa dan indikator jenuh beli (overheating) di pasar altcoin menandakan bahwa tekanan turun masih mendominasi tren jangka pendek.

    Bitcoin Risk Index

    Bitcoin saat ini sedang dalam fase “lampu kuning”, berjuang keras bertahan di level $88.000 sementara arus uang global mulai beralih ke aset komoditas seperti emas. Grafik Indeks Risiko menunjukkan lonjakan tajam yang memperingatkan adanya bahaya volatilitas tinggi.

    • Lonjakan Risiko Pasar (Indeks 55.58) Indeks Risiko Bitcoin tercatat melonjak naik ke angka 55.58, meninggalkan zona aman (garis biru) yang sempat terjadi sebelumnya. Kenaikan risiko ini mengonfirmasi ketidakstabilan pasar setelah harga gagal bertahan di atas $89.200, menandakan bahwa sentimen investor sedang memburuk.
    • Pertahanan Terakhir di $84.500 

    Zona harga $84.500 kini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi para pembeli (bulls). Analisis memproyeksikan jika level ini jebol, pasar berisiko mengalami koreksi tajam menuju $74.000. Namun, sedikit kabar baik terlihat dari penurunan rasio leverage, yang berarti spekulasi nekat di pasar berjangka mulai berkurang.

    🔍 Insight:Pasar berada di titik krusial; tren risiko yang menanjak tajam menuntut kewaspadaan penuh, di mana kegagalan mempertahankan support saat ini dapat memicu tren bearish lanjutan.

    Bitcoin: Fund Flow Ratio – Binance

    Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran harga $88.900, tetapi indikator aliran dana menunjukkan kondisi yang cukup tenang. Data dari bursa Binance memperlihatkan rasio aliran dana yang relatif rendah dibandingkan aktivitas jaringan secara keseluruhan.

    • Rasio Aliran Dana Rendah (0,016) Indikator Fund Flow Ratio saat ini berada di level 0,016, sebuah angka yang tergolong rendah. Hal ini menandakan bahwa mayoritas transaksi Bitcoin yang terjadi di blockchain saat ini tidak ditujukan untuk masuk ke bursa (biasanya untuk dijual), melainkan hanya perpindahan antar dompet pribadi atau aktivitas non-bursa lainnya.
    • Suplai Terkontrol & Tekanan Jual Minim Rendahnya rasio ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual saat ini sangat terbatas dan tersebar. Grafik menunjukkan tidak adanya lonjakan aktivitas distribusi massal dari investor besar ke bursa, yang berarti suplai di pasar masih cukup terkendali.

    🔍 Insight: Meskipun harga sedang dalam fase krusial, struktur pasar tetap sehat karena minimnya niat investor untuk melikuidasi aset mereka secara massal di bursa saat ini.

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    Ethereum Foundation mengumumkan pembentukan tim keamanan khusus dan alokasi dana awal sebesar $2 juta untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum (post-quantum security) yang dipimpin oleh Thomas Coratger.

    Rainbow secara resmi mengumumkan bahwa pengambilan snapshot saldo dan poin untuk alokasi airdrop token $RNBW akan dilakukan pada hari Senin, 26 Januari pukul 16:20 EST. Pengguna masih memiliki kesempatan terakhir untuk mengakumulasi “Rainbow Points” sebelum distribusi token (TGE) yang dijadwalkan pada 5 Februari.

    Tim Moonbirds mengumumkan migrasi ke kontrak baru dan portal klaim untuk Nesting 2.0. Mereka menegaskan bahwa belum ada link yang live dan memperingatkan komunitas akan banyaknya link phising/scam yang beredar. Satu-satunya sumber resmi adalah akun X @moonbirds dan Discord resmi mereka.

    Bitcoin Layer 2 berbasis ZK, Citrea, resmi meluncurkan mainnet dan stablecoin ctUSD. Didukung oleh Founders Fund dan Galaxy, Citrea menggunakan teknologi zkEVM untuk membawa aplikasi keuangan seperti lending langsung ke jaringan Bitcoin dengan keamanan settlement on-chain.

    Peluncuran HIP-3 di Hyperliquid memungkinkan developer men-stake 500.000 HYPE untuk membuat pasar perpetual aset apa pun (seperti saham/komoditas) tanpa izin terpusat. Inovasi ini mendorong Open Interest (OI) mencapai All-Time High, didorong oleh lonjakan volume trading komoditas seperti Perak (Silver).

    Analisis On Chain Altcoin

    RAIN Token mencetak rekor ATH di atas level $0,0110, didukung oleh data on-chain yang menunjukkan penurunan drastis aktivitas “spent coins” (koin yang dipindahkan/dijual). Sejak 22 Januari, volume koin yang bergerak turun hampir 76% dari 104,8 juta menjadi 25,4 juta, menandakan pemegang aset (holders) memilih menahan diri dan tidak melakukan aksi ambil untung (profit-taking) saat ini.

    Data on-chain menunjukkan bahwa harga Ethereum (ETH) saat ini berada dalam rentang akumulasi yang sangat menarik bagi investor besar atau “whale”. Tingkat harga realisasi (realized price) dari alamat-alamat penampung aset kini berfungsi sebagai level support teknikal yang solid.

    Data on-chain Link menunjukkan rasio MVRV 30-hari yang berada di angka -9,5%, mengindikasikan bahwa LINK secara fundamental sedang berada di wilayah undervalued (jenuh jual) yang secara historis sering mendahului fase akumulasi atau pembalikan tren.

    Render (RENDER) menunjukkan sinyal pembalikan tren positif meskipun sempat terkoreksi 4% dalam 24 jam terakhir. Data on-chain exchange flow mencatat perubahan signifikan dari arus masuk besar-besaran di akhir Desember menjadi arus keluar bersih (net outflow) sekitar 9.800 token, menandakan bahwa tekanan jual telah mereda secara drastis.

    World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung oleh Donald Trump, baru-baru ini melakukan transaksi besar dengan menjual kepemilikan Wrapped Bitcoin (WBTC) senilai sekitar 8 juta dolar. Dana hasil penjualan tersebut langsung digunakan untuk membeli 2.868 Ether (ETH) melalui transaksi on-chain yang dapat dilacak secara publik oleh analis.

    Token Unlock

    Mengawali minggu pertama Februari 2026 (02-06 Februari), pasar kripto akan menghadapi ujian likuiditas yang cukup berat. Investor perlu mewaspadai potensi volatilitas tinggi, karena terdapat beberapa proyek yang menjadwalkan pelepasan token dalam proporsi yang sangat ekstrem dibandingkan kapitalisasi pasarnya. Keseimbangan antara suplai baru dan permintaan pasar akan menjadi penentu utama pergerakan harga minggu ini.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Peringatan “Zona Bahaya” minggu ini tertuju pada Capx AI (CAPX). Proyek ini akan mengalami inflasi suplai yang sangat ekstrem, melepas token senilai 84.4% dari total kapitalisasi pasarnya pada 5 Februari. Risiko dilusi nilai aset ini sangat tinggi. Selain itu, Berachain (BERA) juga akan menghadapi tekanan jual besar dengan rilis 45.9% tokennya pada 6 Februari, serta Quack AI (Q) yang melepas 24.7% suplainya di awal minggu. Hindari menangkap pisau jatuh pada aset-aset ini tanpa manajemen risiko yang ketat.
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Kategori risiko moderat minggu ini hanya diisi oleh Lagrange Labs (LA) yang dijadwalkan melepas 5.94% token ke pasar pada 4 Februari. Meskipun persentasenya single digit, penambahan suplai ini tetap berpotensi mengguncang order book jika volume perdagangan harian sedang tipis saat jadwal rilis tiba.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baiknya, Ethena (ENA) hanya mencatatkan rilis 1.18%, COCA (COCA) dan Keeta (KTA) masing-masing melepas 3.81% dan 3.74%. Aset lainnya seperti Sleepless AI (AI), Neutron (NTRN), dan TARS AI (TAI) juga berada di kisaran 1-3%. Tingkat inflasi suplai di bawah 5% seperti ini umumnya dianggap sebagai fluktuasi rutin yang dapat diserap oleh pasar tanpa merusak tren harga jangka panjang.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Jauhi “Zona Merah” (CAPX & BERA): Peringatan keras untuk menahan diri dari membeli Capx AI (CAPX) dan Berachain (BERA) menjelang tanggal rilis. Dengan lonjakan suplai beredar yang mencapai 45% hingga 84%, tekanan jual di pasar akan sangat masif. Sangat sulit bagi harga untuk bertahan stabil menghadapi banjir suplai sebesar ini. Lebih bijak untuk menunggu hingga volatilitas mereda pasca-unlock.
    • Waspada Guncangan Likuiditas (Quack AI): Quack AI (Q) yang memiliki kapitalisasi pasar kecil (sekitar $29 Juta) tetapi harus menanggung beban rilis token sebesar 24.7%. Kombinasi pasar yang kecil (low cap) dengan inflasi suplai yang besar berpotensi memicu pergerakan harga yang sangat volatil dan tidak terprediksi. 
    • Momentum Serok Bawah (ENA & NTRN): Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sesaat pada proyek fundamental seperti Ethena (ENA) atau Neutron (NTRN) justru bisa menjadi peluang emas untuk akumulasi. Karena persentase rilis tokennya sangat minim (hanya di kisaran 1%), efek penurunannya biasanya hanya bersifat sementara dan harga cenderung cepat pulih (rebound) mengikuti tren utama pasar.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto minggu ini memperlihatkan sedikit pemulihan harga. Market Cap & Volume perlahan naik ke angka $3.02 Triliun, naik tipis +0.55%. Hal ini juga ditunjukkan pada CoinMarketCap 100 Index yang menghijau di $178.37 (+0.49%). Meskipun grafik mulai berwarna hijau, mental investor belum sepenuhnya tenang.

    Indikator Fear & Greed masih tertahan di angka 37 dengan status ‘Fear’ (Takut), yang berarti pelaku pasar masih sangat waspada dan belum berani terlalu agresif. Yang menarik, CMC Altcoin Season Index justru turun ke skor 25/100. Penurunan skor ini semakin mempertegas dominasi ‘Bitcoin Season’. Artinya, meskipun pasar sedikit pulih, arus uang utama masih terkunci rapat di Bitcoin dan belum ada tanda-tanda rotasi modal yang signifikan ke aset-aset alternatif (altcoin).

    🔮Outlook Minggu Depan:

    ✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

    • Bullish case: Meski harga melemah, ada kemungkinan naik di  di level 0.236 (93,819) sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.
    • Bearish case: Bitcoin sangat melemah dan dikhawatirkan akan melanjutkan penurunannya hingga retracement terdekatnya di 0.786-0.886 (84,332-82,607).

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona $91.500 ➜ Menjadi resistance terkuat yang menahan kenaikan harga saat ini.
    • Zona $86.000 – $87.000 ➜ Area support yang krusial untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

    Narrative utama:

    • Sektor Pump Fun Ecosystem (+892%) dan Animal Memes (+464%) mendominasi narasi spekulasi meme yang sangat agresif. 
    • Token PENGUIN naik drastis sebesar (+7.056%), diikuti oleh SKR (+220%) dan PIPPIN (+81.19%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • BTC Whale (>1K) Inflow → Lonjakan deposit 2.000 BTC ke Binance.
    • Bitcoin Risk Index → Indeks risiko naik ke level 55.58, pasar dalam kondisi bahaya jika level $84.500 gagal dipertahankan.
    • BTC Fund Flow Ratio → Rasio rendah di angka 0,016 menunjukkan bahwa aktivitas distribusi di bursa sebenarnya masih terbatas dan terkontrol.

    Fokus ke sektor Pump Fun Ecosystem dan Animal Memes yang sedang memiliki arus modal paling deras minggu ini. Hindari aset dengan jadwal rilis token ekstrem seperti Capx AI (CAPX) (~84.4%) dan Berachain (BERA) (~45.9%), karena potensi koreksi harganya sangat nyata. Di sisi lain, trader bisa memanfaatkan akumulasi pada token seperti Ethena. Mengingat sentimen pasar masih di zona ‘Fear’ (37) dan Bitcoin Season (25) semakin kuat. Batasi all-in pada aset memes dan jangan terlalu lama menahan posisi terbuka, cuan is number one.

    Edukasi Kripto

    Apa Dampak “US Government Shutdown” Terhadap Bitcoin?

    Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Government Shutdown terjadi ketika Kongres AS gagal menyepakati anggaran negara, sehingga layanan pemerintah non-esensial dihentikan sementara dan pegawai tidak digaji.

    Lantas, apa efeknya ke Bitcoin? Berikut 3 dampak utamanya:

    1. Ketidakpastian Pasar (Volatilitas Meningkat) Pasar keuangan paling benci ketidakpastian.

    • Jangka Pendek: Saat berita shutdown muncul, investor cenderung panik dan menarik uang dari aset berisiko (saham & kripto) untuk memegang uang tunai (Cash). Ini bisa membuat harga Bitcoin turun mendadak (koreksi).

    2. “Buta” Data Ekonomi Badan statistik pemerintah AS akan berhenti merilis data penting seperti tingkat pengangguran atau inflasi (CPI).

    • Efeknya: Bank Sentral (The Fed) kehilangan panduan data untuk menentukan suku bunga. Tanpa data yang jelas, spekulasi di pasar menjadi liar, membuat pergerakan harga Bitcoin menjadi sangat fluktuatif (naik-turun drastis tanpa arah jelas).

    3. Narasi Bitcoin sebagai “Safe Haven” Ini adalah dampak jangka menengah-panjang yang unik bagi Bitcoin.

    • Shutdown menunjukkan ketidakstabilan manajemen keuangan pemerintah (Fiat).
    • Jika situasi berlarut-larut dan Dolar AS melemah, investor akan mencari alternatif aset yang tidak dikontrol pemerintah. Di sinilah Bitcoin sering dilirik sebagai “Emas Digital” atau pelindung nilai, yang justru bisa memicu kenaikan harga.

    💡 Kesimpulan: Di awal shutdown, harga Bitcoin biasanya ikut tertekan karena kepanikan pasar global. Namun, jika krisis berlanjut, hal ini justru menjadi “iklan gratis” bagi Bitcoin untuk membuktikan fungsinya sebagai aset yang independen dari kekacauan politik pemerintah.

    Pengumuman

    Tokocrypto Tambah 5 Aset Kripto Baru dan Perluas Pasangan Perdagangan $U

    United Stables
    United Stables

    Tokocrypto kembali memperluas ekosistem aset digitalnya dengan menghadirkan lima aset kripto baru, yaitu FOGO ($FOGO), United Stable ($U), 币安人生 Binance Life ($币安人生), Brevis ($BREV), dan zkPass ($ZKP). Seluruh aset ini resmi mulai diperdagangkan pada 23 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna untuk menyusun strategi trading yang fleksibel.

    Kelima aset tersebut membawa karakteristik yang beragam. FOGO hadir sebagai blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk kebutuhan trading on-chain dengan latensi sangat rendah. United Stable ($U) berfungsi sebagai stablecoin infrastructure yang menyatukan likuiditas stablecoin dalam satu aset terpadu. Sementara itu, 币安人生 (Binance Life) merupakan meme coin berbasis budaya komunitas trader Binance tanpa utilitas teknis. Brevis fokus pada verifiable computing dengan teknologi Zero-Knowledge Proofs, dan zkPass berperan sebagai oracle yang memungkinkan verifikasi data Web2 secara aman dan privat ke Web3.

    Tidak hanya itu, Tokocrypto juga resmi membuka pasangan perdagangan baru berbasis United Stable ($U) mulai 28 Januari 2026 pukul 10.00 WIB. Sejumlah aset populer kini dapat diperdagangkan dengan pasangan $U, seperti BNB, Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan USD1. Kehadiran pasangan ini memberikan alternatif stable pair baru untuk diversifikasi strategi trading dan pengelolaan risiko volatilitas pasar.

    Tokocrypto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi serta memperluas pilihan aset digital bagi pengguna di Indonesia. Meski demikian, pengguna tetap diimbau untuk melakukan riset mandiri karena investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Seluruh informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan nasihat investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Anjlok 4,22% ke $0,167, Minimnya Utilitas Jadi Beban

    Harga Pi Network (PI) kembali tertekan. Dalam 24 jam terakhir, PI tercatat turun 4,22% ke level $0,167, berkinerja lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum yang hanya melemah sekitar 1,15%.

    Penurunan ini memperpanjang tren negatif PI, dengan akumulasi koreksi sekitar 9% dalam sepekan dan 17% sepanjang sebulan terakhir.

    Tekanan jual yang berkelanjutan membuat PI semakin menjauh dari fase stabil, sekaligus memunculkan kembali pertanyaan lama seputar keberlanjutan fundamental dan struktur pasokan tokennya.

    Unlock Token Masif Terus Membebani Harga

    Salah satu faktor utama yang menekan harga PI adalah jadwal unlock token yang agresif. Sepanjang 12 bulan ke depan, lebih dari 1,2 miliar PI dijadwalkan masuk ke pasar, menambah suplai beredar secara signifikan.

    Pada Januari 2026 saja, Coinmarketcap melaporkan pada Kamis (29/1), telah ada sekitar 134 juta PI telah dilepas ke sirkulasi.

    Dalam kondisi pasar dengan volume perdagangan harian sekitar $13,4 juta, tambahan suplai dalam jumlah besar ini menciptakan tekanan jual yang sulit diserap secara organik.

    Secara sederhana, semakin banyak token baru yang masuk pasar, semakin besar pula potensi holder lama, termasuk early miner dan alokasi tim, untuk merealisasikan keuntungan atau mengurangi eksposur.

    Dalam ekosistem dengan permintaan yang lemah, aliran suplai baru seperti ini dapat memberi dampak harga yang tidak proporsional.

    Bagi investor, metrik penting yang kini perlu diawasi adalah laju unlock harian dan pergerakan saldo PI di exchange, yang kerap menjadi indikator awal apakah token hasil unlock langsung diarahkan untuk dijual.

    Fundamental Ekosistem Dinilai Masih Lemah

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

    Di luar tekanan suplai, masalah yang lebih struktural terletak pada minimnya utilitas on-chain.

    Meski Pi Network mengklaim memiliki puluhan juta pengguna, hingga kini mainnet belum menunjukkan pertumbuhan signifikan pada sektor DeFi, dApp, maupun gaming: tiga pilar yang biasanya menjadi motor permintaan token di jaringan layer-1 lain.

    Beberapa pengembangan, seperti uji coba integrasi stablecoin di testnet, memang memberi sinyal aktivitas, namun belum berhasil diterjemahkan menjadi adopsi nyata di mainnet.

    Akibatnya, pasar mulai membangun narasi negatif bahwa Pi Network berisiko menjadi “ghost chain”—blockchain dengan komunitas besar secara off-chain, tetapi minim aktivitas ekonomi on-chain.

    Dalam dunia kripto, utilitas adalah bahan bakar permintaan. Tanpa aplikasi yang mendorong transaksi, staking, atau kebutuhan operasional token, PI menjadi sangat rentan terhadap tekanan suplai dari unlock.

    Sinyal Teknikal Masih Didominasi Bearish

    Dari sisi teknikal, struktur grafik PI masih menunjukkan tren turun yang kuat.

    Harga saat ini bergerak di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 7-hari di sekitar $0,177 dan SMA 30-hari di kisaran $0,198.

    Indikator momentum juga belum memberikan tanda pemulihan.

    MACD histogram berada di zona negatif, menandakan tekanan jual masih dominan. Sementara itu, RSI 14-hari di sekitar 21,9 menunjukkan kondisi oversold ekstrem.

    Meski oversold sering diasosiasikan dengan potensi pantulan teknikal, dalam tren turun yang kuat, RSI rendah bisa bertahan lama tanpa diikuti rebound berarti.

    Level teknikal terdekat yang kini menjadi perhatian pasar berada di area $0,162. Jika support ini gagal dipertahankan, risiko penurunan lanjutan akan semakin terbuka.

    Kombinasi Tekanan yang Sulit Diredam

    Penurunan harga PI saat ini bukanlah hasil satu faktor tunggal, melainkan konvergensi tiga tekanan utama: inflasi suplai akibat unlock, lemahnya fundamental ekosistem, dan struktur teknikal yang sudah rusak.

    Selama suplai baru terus mengalir sementara permintaan tidak menunjukkan pertumbuhan yang sepadan, setiap reli berpotensi menjadi peluang jual bagi pasar.

    Inilah yang membuat PI terus tertinggal dibandingkan performa mayoritas aset kripto lain. Dalam jangka pendek, perhatian investor akan tertuju pada dua hal utama:

    1. Apakah PI mampu bertahan di atas support $0,162.
    2. Apakah ada perubahan signifikan pada jadwal unlock atau munculnya katalis fundamental baru.

    Tanpa perlambatan unlock atau peluncuran use case besar di mainnet, tekanan terhadap harga kemungkinan masih akan berlanjut.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis 0,33%, Market Cap Tembus $1,45 Miliar

    Pergerakan PI yang kembali melemah ke $0,167 menegaskan bahwa Pi Network sedang berada dalam fase krusial.

    Pasar kini tidak lagi hanya bereaksi pada sentimen, tetapi pada realita data: suplai terus bertambah, utilitas masih terbatas, dan grafik teknikal belum menunjukkan tanda pemulihan.

    Bagi holder, periode ini menjadi ujian ketahanan sekaligus momentum untuk lebih selektif memantau perkembangan fundamental, bukan sekadar fluktuasi harga harian.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $88.944, Uji Area Support

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam tekanan ringan.

    Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Kamis (29/1), harga Bitcoin tercatat di $88.944,46 per BTC, melemah sekitar 1,14% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini terjadi seiring meningkatnya volatilitas pasar kripto global, di mana pelaku pasar terlihat mulai lebih berhati-hati setelah reli panjang yang membawa BTC mendekati area psikologis $90.000.

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,77 triliun, Bitcoin masih kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

    Namun, dinamika jangka pendek menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi yang sensitif, di mana setiap tekanan jual relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang cukup signifikan.

    Baca Juga: Citrea Luncurkan Mainnet untuk Skalabilitas Bitcoin

    Performa Harian: BTC Masih Bertahan di Atas $88.000

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang $87.612 – $90.439.

    Level ini menandakan bahwa area $87.000–$88.000 mulai berperan sebagai zona support jangka pendek, sementara area $90.000 masih menjadi resistensi kuat yang belum berhasil ditembus secara meyakinkan.

    Secara intraday, Bitcoin sempat mencatat perubahan harga satu jam sebesar +0,07%, menunjukkan adanya upaya pantulan kecil dari tekanan jual.

    Namun secara keseluruhan, tekanan masih mendominasi, tercermin dari penurunan harian sekitar -1,24%.

    Volume Perdagangan dan Aktivitas Pasar

    Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir tercatat di kisaran $35,57 miliar hingga $43,92 miliar (bergantung pada agregator data), mencerminkan bahwa likuiditas pasar tetap tinggi.

    Tingginya volume di tengah penurunan harga sering kali mengindikasikan adanya distribusi aset, di mana sebagian investor memilih mengamankan profit atau mengurangi eksposur risiko.

    Dari sisi suplai, jumlah BTC yang beredar saat ini sekitar 19,98 juta koin, atau sekitar 95,15% dari total maksimum 21 juta BTC.

    Artinya, sebagian besar suplai Bitcoin sudah berada di pasar, dan laju inflasi tahunan BTC relatif sangat rendah dibanding aset kripto lain.

    Faktor ini masih menjadi salah satu fondasi utama narasi jangka panjang Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital.

    Kinerja Jangka Menengah: Sinyal Campuran

    Melihat data historis, pergerakan BTC menunjukkan sinyal yang cukup beragam:

    • 30 hari: naik sekitar 0,91%
    • 60 hari: turun sekitar 3,03%
    • 90 hari: turun sekitar 19,54%

    Penurunan hampir 20% dalam 90 hari terakhir menegaskan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi menengah setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi di $126.198.

    Koreksi sedalam ini secara historis bukanlah hal asing bagi Bitcoin, bahkan sering dianggap sebagai bagian dari siklus pasar.

    Namun, data ini juga menunjukkan bahwa pemulihan jangka pendek masih rapuh.

    Kenaikan tipis dalam 30 hari terakhir belum cukup untuk mengubah struktur tren yang cenderung melemah dalam horizon waktu lebih panjang.

    Struktur Pasar dan Level Penting

    Dari sudut pandang pasar, ada beberapa level kunci yang kini menjadi perhatian trader dan investor:

    • Support terdekat: area $87.000–$88.000
    • Support lanjutan: area psikologis $85.000
    • Resistensi utama: $90.000
    • Resistensi lanjutan: $94.000–$95.000

    Selama BTC masih bertahan di atas area $87.000, peluang konsolidasi masih terbuka. Namun, jika level ini ditembus dengan volume besar, pasar berpotensi menguji support yang lebih rendah.

    Sebaliknya, untuk memulihkan sentimen jangka pendek, Bitcoin perlu kembali menembus dan bertahan di atas $90.000.

    Breakout yang valid di atas level ini dapat membuka ruang bagi penguatan lanjutan dan mengurangi tekanan psikologis di pasar.

    Sentimen Investor: Menunggu Katalis

    Pergerakan harga yang relatif datar dengan kecenderungan melemah menunjukkan bahwa pasar saat ini berada dalam fase menunggu katalis baru.

    Baik faktor makro, aliran dana institusional, maupun perkembangan regulasi global masih menjadi variabel utama yang dapat mengubah arah harga secara signifikan.

    Di sisi lain, fakta bahwa kapitalisasi pasar Bitcoin tetap berada di atas $1,7 triliun menunjukkan bahwa minat jangka panjang terhadap BTC belum memudar.

    Investor besar cenderung memandang koreksi sebagai bagian dari siklus, bukan akhir dari tren makro.

    Baca Juga: Analisa harga BTC hari ini: Bangkit! Bitcoin Menguat 1,63%

    Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah ringan.

    Harga di $88.944 menempatkan BTC tepat di area krusial antara support dan resistensi.

    Dalam jangka pendek, pasar akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan Bitcoin bertahan di atas $87.000 atau menembus kembali $90.000.

    Bagi investor, periode seperti ini sering kali menjadi momen untuk lebih fokus pada manajemen risiko dan pemantauan level teknikal utama, sambil menunggu arah pasar yang lebih tegas.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 29 Januari 2026: Tokocrypto Gelar ICO 2026

    Pasca keputusan The Fed menahan suku bunga, pasar kripto hari ini, Kamis (29/1) merespons positif dengan sejumlah altcoin seperti WLD, SYN, dan JTO mencatat penguatan signifikan. Di sisi utama, Bitcoin bergerak stabil dengan struktur jangka pendek yang membaik, didukung kenaikan open interest yang membuka peluang reli pemulihan.

    Menariknya, Tokocrypto menggelar Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang membahas berbagai data dan insight penting terkait arah pasar kripto ke depan, lengkap dengan hadiah menarik bagi penonton di YouTube. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Tokocrypto Gelar Indonesia Crypto Outlook 2026 Nonton di Youtube!

    • Banyak data dan insight pasar penting diungkap di ICO 2026.
    • Bagi penonton di YouTube akan dapat hadiah menarik.
    • Nonton selengkapnya di sini youtube.com/@Tokocrypto.

    Daftar Altcoin Potensial Pasca The Fed Tahan Suku Bunga

    • WLD melonjak 27% hari ini, capai level harga $0,5862.
    • SYN catat kenaikan signifikan 17% sentuh $0,0619.
    • JTO tumbuh positif 16%, harga kini di level $0,425.

    Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

    Bitcoin Stabil Karena Suku Bunga The Fed Tetap

    • Bitcoin tertahan di batas bawah saluran (support).
    • Kembali ke titik kendali memperbaiki struktur jangka pendek.
    • Kenaikan open interest sinyal potensi reli pemulihan.

    Prediksi Meme Coin: DOGE, SHIB, PEPE, PUMP Siap Meluncur

    • Meme coin melonjak seiring membaiknya sentimen pasar.
    • Pasar pulih; BTC dan ETH tumbuh moderat.
    • DOGE, SHIB, dan PEPE berpotensi naik di tengah volatilitas.

    Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Zcash Bersiap Tembus $500, Saldo ZEC di Bursa Anjlok Drastis 44%

    Harga Zcash (ZEC) menunjukkan sinyal pemulihan setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir. Data on-chain terbaru mengindikasikan potensi penguatan harga, seiring dengan penurunan tajam saldo ZEC di bursa kripto dan munculnya sinyal teknikal yang bersifat bullish.

    Berdasarkan data pasar, saldo ZEC yang tersimpan di exchange tercatat turun hingga sekitar 44–48% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini mencerminkan aksi akumulasi besar-besaran oleh investor, yang memindahkan aset mereka ke dompet pribadi dan mengurangi pasokan yang siap dijual di pasar.

    Anjlok Saldo Zcash

    Dilaporkan BeInCrypto, anjloknya saldo di bursa umumnya dianggap sebagai sinyal positif karena menekan tekanan jual jangka pendek. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pemegang ZEC terhadap potensi kenaikan harga di level saat ini.

    Dari sisi indikator teknikal, Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan divergensi bullish. Meski harga ZEC sempat mencetak level rendah baru, indikator CMF justru membentuk higher high. Pola ini mengindikasikan adanya arus dana masuk yang tersembunyi, menandakan akumulasi masih berlangsung di balik volatilitas harga.

    CMF sendiri digunakan untuk mengukur kekuatan arus modal berdasarkan harga dan volume. Kenaikan CMF di tengah pelemahan harga sering kali menjadi sinyal awal pembalikan arah tren.

    Saat ini, ZEC diperdagangkan di kisaran $380, bergerak dalam rentang konsolidasi antara $340 hingga $405. Pekan lalu, harga sempat menembus pola segitiga yang memunculkan proyeksi penurunan hingga 55% menuju area $170. Namun, perubahan kondisi pasar terbaru dinilai telah mengurangi peluang skenario bearish tersebut.

    Baca juga: Monero (XMR) Tembus ATH Baru, Imbas Developer Zcash (ZEC) Resign?!

    Analisa Teknikal ZEC

    Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Analis menilai bahwa penembusan harga di atas $450 akan membatalkan potensi penurunan tajam dan membuka peluang reli lanjutan menuju $500. Target tersebut sejalan dengan meningkatnya akumulasi dan membaiknya arus modal.

    Meski demikian, risiko penurunan masih tetap ada. Jika tekanan jual kembali meningkat atau kondisi pasar kripto global melemah, harga ZEC berpotensi turun di bawah $340 dan menguji area $300, yang dapat menunda proses pemulihan.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penarikan besar-besaran dari exchange adalah sinyal akumulasi whales yang sangat bullish. Kelangkaan supply di pasar sekunder akan mendongkrak harga secara signifikan jika demand tetap stabil atau meningkat.

    “Target $500 menjadi realistis dalam skenario supply shock ini,” jelasnya.

    Untuk saat ini, pergerakan saldo bursa dan indikator arus dana memberi sinyal bahwa Zcash berpeluang keluar dari fase tekanan dan memasuki tahap pemulihan harga dalam waktu dekat.

    Baca juga: Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pola XRP dalam 14 Bulan di Area $2 Jadi Sinyal Kuat Menuju $3

    XRP kembali menjadi sorotan setelah membentuk base harga yang sangat kuat di area psikologis $2.00 selama kurang lebih 14 bulan terakhir. Pola ini dinilai bukan sekadar fase stagnan, melainkan akumulasi jangka menengah yang berpotensi mengakhiri tren turun dan membuka jalan bagi siklus bullish baru.

    Sejumlah analis menilai bahwa struktur harga XRP saat ini mirip dengan fase pembalikan yang pernah terjadi pada April 2025, ketika tekanan short yang ekstrem justru menjadi bahan bakar reli harga.

    Posisi Short XRP

    Menurut analis kripto Darkfost, dominasi posisi short di pasar derivatif XRP menjadi katalis penting yang sering diabaikan. Data funding rate Binance menunjukkan bahwa sejak Desember lalu, funding rate XRP cenderung negatif, menandakan mayoritas trader berada di posisi short dengan leverage.

    Kondisi ini secara historis sering memicu pergerakan harga yang berlawanan dengan konsensus pasar. Ketika harga mulai bergerak naik, likuidasi paksa dari posisi short dapat menciptakan efek short squeeze yang mendorong reli lebih agresif. Pola serupa sudah terjadi dua kali sejak 2024, yakni pada Agustus–September 2024 dan April 2025, yang keduanya diikuti oleh kenaikan harga signifikan.

    Baca juga: XRP Tertekan di Bawah US$1,90, Risiko Penurunan 11% Mengintai

    Secara teknikal, XRP saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi sehat setelah reli lebih dari 600% sejak November 2024, meski harganya masih sekitar 50% di bawah puncak $3.66 yang tercapai pada Juli 2025.

    Dilaporkan Cryptonews, grafik mingguan menunjukkan kompresi harga di zona demand kuat $1.85–$2.00, area yang berulang kali menahan tekanan jual tanpa breakdown signifikan. Namun, tantangan utama XRP berada di area $2.50, yang berfungsi sebagai resistance horizontal sekaligus beririsan dengan garis tren turun dan level Fibonacci 0.786. Penutupan candle mingguan di atas level ini dipandang sebagai konfirmasi pembalikan tren, dengan target lanjutan di kisaran $3.00–$3.10.

    Analisis Teknikal XRP

    Indikator Relative Strength Index (RSI) turut memperkuat skenario bullish. Meski RSI masih berada di area rendah 40-an, indikator ini membentuk bullish divergence, menandakan melemahnya momentum penurunan harga.

    Selama XRP mampu bertahan di atas support $1.85, bias pasar cenderung mengarah pada konsolidasi lanjutan yang diikuti upaya breakout bertahap. Sebaliknya, jika level $1.85 jebol secara meyakinkan, skenario bullish akan gugur dan membuka peluang koreksi lebih dalam menuju area $1.50.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, struktur “14-Month Base” menunjukkan akumulasi jangka panjang yang sangat solid oleh smart money.

    “Breakout dari fase konsolidasi panjang ini biasanya memicu pergerakan impulsif yang eksplosif, didukung oleh sentimen regulasi yang membaik pasca-gugatan SEC,” jelasnya.

    Dengan struktur harga yang matang, tekanan short yang menumpuk, serta sinyal teknikal yang mulai berbalik arah, XRP berada di fase krusial. Breakout di atas $2.50 berpotensi menjadi pemicu reli besar berikutnya, sementara kegagalan mempertahankan support kunci akan mengubah arah narasi pasar secara drastis. Seperti biasa, pergerakan kripto tetap berisiko tinggi dan memerlukan manajemen risiko yang matang dari setiap pelaku pasar.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ADA Tertekan di US$0,35, Analis Wanti-wanti Potensi Penurunan 43%

    Harga Cardano (ADA) kembali berada di bawah tekanan setelah volume perdagangannya terus menyusut dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar terkait kelanjutan prospek bullish ADA pada siklus kripto saat ini.

    Data terbaru dari platform analitik blockchain Artemis menunjukkan bahwa volume perdagangan mingguan ADA mengalami penurunan konsisten sejak peristiwa flash crash pada 10 Oktober lalu. Saat itu, aktivitas perdagangan sempat melonjak hingga mencapai US$15 miliar, sebelum akhirnya melemah secara bertahap.

    Dilaporakn Cryptonews, seiring berkurangnya minat trader, momentum harga ADA ikut tertekan. Hingga saat ini, harga Cardano tercatat turun signifikan dari kisaran US$0,85 ke sekitar US$0,35. Penurunan tajam tersebut turut menyeret volume perdagangan mingguan menjadi hanya US$3,8 miliar pada pekan lalu, atau merosot sekitar 75% dibandingkan puncaknya.

    Kondisi ini diperparah oleh minimnya katalis positif dari sisi institusional. Hingga kini, pelaku pasar Wall Street masih enggan meluncurkan produk exchange-traded fund (ETF) berbasis Cardano, berbeda dengan beberapa aset kripto utama lainnya.

    Baca juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!

    Level Support Kritis Terancam Jebol

    Berdasarkan analisis teknikal grafik harian, ADA saat ini kembali menguji level support penting di area US$0,35. Level ini sebelumnya menjadi zona akumulasi kuat pada 2024 dan berperan sebagai titik awal reli pasca pemilu.

    Namun, situasi pasar kini dinilai jauh berbeda. Sentimen investor masih tertekan dan belum terlihat katalis kuat yang mampu mendorong pembalikan tren harga. Dalam skenario negatif, jika level US$0,35 gagal dipertahankan, ADA berpotensi turun hingga US$0,20—yang berarti risiko penurunan lanjutan sekitar 43%.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, volatilitas ekstrem ini menguji mental holder ADA. Penurunan ini bisa jadi shakeout sebelum reversal atau konfirmasi tren bearish lanjutan.

    “Trader harus memantau level support kunci on-chain untuk melihat apakah whale mulai mengakumulasi lagi,” sarannya.

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Meski demikian, jika area support tersebut mampu bertahan dan minat beli kembali muncul, harga ADA masih berpeluang mengalami pemantulan jangka pendek yang dapat memperlambat tren penurunan saat ini.

    Di tengah melemahnya kinerja Cardano, perhatian sebagian investor mulai beralih ke proyek kripto tahap awal. Salah satunya adalah presale SUBBD (SUBBD), yang dilaporkan telah menggalang dana sekitar US$1,5 juta dengan menawarkan solusi monetisasi konten berbasis kecerdasan buatan generatif bagi kreator digital.

    Baca juga: Pendiri Cardano Optimis! Selig Pimpin CFTC, Apakah Kripto Siap Naik?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com