Tag: indonesia

  • Mobil Hybrid Servis Bulan Pertama, Komponen Apa Saja yang Diperiksa?



    Jakarta

    Anda baru saja membeli mobil hybrid? Jangan lupa untuk melakukan servis berkala 1 bulan atau 1.000 km pertama setelah serah terima kendaraan. Apa saja komponen mobil hybrid yang diperiksa pada servis satu bulan pertama ini?

    “Servis berkala satu bulan pertama disebut sebagai Servis Berkala Internal (SBI). Ketentuan SBI juga berlaku untuk pembelian mobil baru Toyota di cabang Auto2000. Pun dengan jenisnya, baik mobil pembakaran dalam (ICE) maupun mobil hybrid tetap direkomendasikan untuk servis berkala ini guna memastikan kondisinya selalu prima,” jelas Yagimin, Chief Marketing Auto2000, dalam keterangan resminya.


    Yagimin menjelaskan, pada servis pertama mobil hybrid ini teknisi akan memeriksa item-item pada komponen mesin, sasis, dan juga bodi mobil. Proses ini dilakukan karena kendaraan masih sangat baru dan presisi. Namun ketika mulai digunakan, ada keterkaitan antar komponen, kondisi lingkungan, dan pemakaian.

    Jika sampai ada kerusakan awal yang tidak terdeteksi, bisa langsung diperbaiki agar terhindar dari biaya perbaikan. Gratis tanpa dipungut biaya, SBI menjadi syarat warranty mobil. Klaim atas kerusakan tidak bisa diberikan kalau terbukti alpa melakukan servis berkala satu bulan pertama.

    Pemeriksaan pada Servis Berkala 1 Bulan Pertama

    Bagian yang diperiksa meliputi fungsi dari seluruh komponen interior atau ruang kemudi, seperti sistem kemudi, keamanan, fungsi kelistrikan, AC dan head unit. Bagian eksterior meliputi bodi, pintu, dan fungsi penunjang seperti lampu mobil dan wiper.

    Dilanjutkan pemeriksaan mesin meliputi oli mesin, volume air radiator, minyak rem, fluida-fluida lainnya, dan pengecekan fungsi mesin secara umum. Setelah itu, sistem penggerak seperti transmisi HEV yang dikenal dengan EV transaxle. Serta bagian sasis yakni shock absorber dan rem mobil.

    Jangan lupa, mobil hybrid Toyota memiliki komponen elektrifikasi seperti motor listrik dan baterai berikut komponen pendukung lainnya. Jika ada kerusakan, langsung dilakukan penggantian parts secara gratis. Tentu untuk komponen yang dijamin oleh warranty Toyota dan bukan kerusakan akibat salah perlakuan oleh pemilik mobil.

    “Sejalan tiga pilar Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, kami menyiapkan layanan pasca pembelian mobil baru Toyota, seperti servis berkala ‘jemput bola’ ke rumah AutoFamily dengan menghadirkan THS – Auto2000 Home Service. Layanan ini memberikan pengalaman total ownership experience dan one stop solution yang berkualitas, bikin AutoFamily merasa nyaman dalam mobilitas,” terang Yagimin.

    Saat ini Auto2000 memiliki 126 cabang yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia, 26 workshop Body & Paint (BP Center), 38 Small SP atau Cabang Pembantu, dan 524 armada THS – Auto2000 Home Service yang siap melayani pelanggan dengan segala kemudahan yang dimiliki, bahkan hingga ke pelosok wilayah.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Gunung Tertinggi di Indonesia yang Berjuluk ‘The Seven Summits’


    Jakarta

    Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak pegunungan. Bahkan, beberapa di antaranya memiliki ketinggian hingga lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Tanah Air.

    Sebagai informasi, total terdapat 629 gunung di Indonesia dan tujuh di antaranya memiliki puncak tertinggi yang paling fenomenal. Kemudian, ketujuh puncak gunung itu dijuluki sebagai The Seven Summits of Indonesia.

    Adapun sejumlah puncak gunung tertinggi di Indonesia yang menjadi favorit para pendaki, misalnya Gunung Semeru dan Gunung Kerinci. Selain itu, masih ada sejumlah puncak gunung tertinggi di Tanah Air yang tak hanya menarik minat pendaki lokal, tapi juga datang dari mancanegara.


    Penasaran, apa saja tujuh gunung tertinggi di Indonesia yang disebut sebagai The Seven Summits? Simak daftarnya dalam artikel ini.

    7 Gunung Tertinggi di Indonesia

    Mengutip laman Kementerian Kehutanan, tujuh gunung tertinggi di Indonesia merupakan puncak-puncak gunung tertinggi yang mewakili tujuh pulau besar dan wilayah kepulauan di Indonesia. Berikut daftar gunungnya:

    1. Gunung Jayawijaya

    Gunung Jayawijaya merupakan gunung tertinggi di Indonesia. Gunung ini memiliki beberapa puncak, salah satu yang tertinggi adalah Puncak Carstensz dengan ketinggian 4.884 mdpl. Puncak gunung ini tersusun dari karang (limestone) dan bagian puncaknya tertutup oleh salju abadi.

    Gunung Jayawijaya juga terdiri dari sejumlah puncak lainnya yang juga tak kalah tinggi, yakni Puncak Jaya (4.862 mdpl), Puncak Mandala (4.760 mdpl), Puncak Trikora (4.730 mdpl), Puncak Idenberg (4.673 mdpl), Puncak Yasmin (4.535 mdpl), dan Puncak Carstensz Timur (4.400 mdpl).

    Pada 1999, Gunung Jayawijaya menjadi bagian dari Indonesia Seven Summits, menyusul status World Seven Summits yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Gunung Jayawijaya sendiri terletak di Provinsi Papua,

    2. Gunung Kerinci

    Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia, sekaligus paling tertinggi di Pulau Sumatera. Gunung yang terletak di perbatasan Kerinci, Provinsi Jambi, dengan Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Solok Selatan, memiliki ketinggian mencapai 3.805 mdpl.

    Gunung Kerinci menyandang status sebagai World Heritage Site dengan kategori Tropical Rainforest Heritage of Sumatera. Gunung tersebut juga dinobatkan sebagai gunung berapi tertinggi di Indonesia serta Asia Tenggara.

    3. Gunung Rinjani

    Gunung Rinjani terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung yang memiliki ketinggian mencapai 3.762 mdpl ini termasuk salah satu yang jadi favorit banyak pendaki.

    Gunung Rinjani termasuk gunung berapi aktif dan memperlihatkan keaktifannya dari kepundan anak gunung yang muncul di tengah kaldera gunung, yaitu Danau Segara Anak.

    4. Gunung Semeru

    Gunung Semeru memiliki ketinggian mencapai 3.676 mdpl. Bagian puncak tertinggi dari gunung ini dikenal dengan nama Mahameru. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi keempat di Indonesia sekaligus gunung tertinggi di Pulau Jawa.

    Secara administratif, Gunung Semeru termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunung ini tergolong gunung berapi aktif dan setiap kurang lebih 20 menit sekali mengeluarkan abu vulkanik berwarna hitam bercampur pasir dan batu-batu kecil.

    5. Gunung Latimojong

    Di daftar berikutnya adalah Gunung Latimojong. Gunung yang terletak di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, ini merupakan sebuah jajaran pegunungan yang terdiri dari beberapa puncak.

    Puncak tertinggi Gunung Latimojong bernama Rante Mario dengan ketinggian mencapai 3.430 mdpl, menjadikannya sebagai tempat tertinggi di Pulau Sulawesi. Sedangkan puncak kedua tertingginya bernama Nenekmori.

    6. Gunung Binaiya

    Gunung Binaiya merupakan gunung tertinggi di Kepulauan Maluku. Terletak di Pulau Seram, Kabupaten Maluku, puncak dari Gunung Binaiya memiliki ketinggian 3.027 mdpl. Gunung Binaiya termasuk gunung non-vulkanologi dan terdiri dari pegunungan karst.

    7. Gunung Raya

    Pulau Kalimantan juga memiliki gunung yang masuk dalam daftar The Seven Summits of Indonesia, yakni Gunung Raya. Gunung yang juga disebut Bukit Raya ini memiliki ketinggian 2.278 mdpl. Lokasi gunung ini berada di perbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

    Sebenarnya, Pulau Kalimantan memiliki gunung tertinggi, yaitu Gunung Kinabalu. Namun, gunung tersebut berada di bawah kedaulatan negara Malaysia, sehingga tidak bisa dimasukkan dalam kategori Seven Summits Indonesia.

    Itu dia tujuh gunung tertinggi di Indonesia yang masuk dalam daftar The Seven Summits of Indonesia. Tertarik untuk mendaki salah satu gunung tersebut?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mengenal Nagari Kapau, Kampung yang Menjadi Asal-usul Nasi Kapau


    Jakarta

    Bagi travelers pecinta kuliner, tentu sudah tidak asing dengan nasi kapau. Makanan yang satu ini memiliki cita rasa yang lezat di mulut. Maka tak heran kalau banyak pecinta nasi kapau dari berbagai daerah di Tanah Air.

    Jika kamu warga Jakarta, kalian bisa mencoba nasi kapau autentik yang terletak di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Bertepatan di samping fly over, berjejer penjual nasi kapau yang menyuguhkan puluhan lauk yang menggugah selera.

    Namun, banyak yang mengira kalau nasi kapau berasal dari Padang. Sebab, nasi kapau ataupun nasi padang memang sama-sama dari Sumatera Barat.


    Namun, nasi kapau sendiri berasal dari sebuah kampung kecil bernama Nagari Kapau. Penasaran dengan kampung yang menjadi asal-usul nasi kapau? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Mengenal Nagari Kapau, Asal Mula Hadirnya Nasi Kapau

    Nagari Kapau merupakan sebuah kampung kecil yang terletak di Kecamatan Tilatang, Kamang, Kabupaten Agam, Bukittinggi. Jaraknya sekitar 4 kilometer dari ibu kota kecamatan dan 74 kilometer dari ibu kota kabupaten.

    Sebenarnya, tak ada yang begitu spesial dari kampung ini. Lanskap alam yang indah dan hijau menjadi pemandangan umum seperti nagari-nagari atau kampung lainnya di Tanah Minang. Hal ini wajar karena sebagian besar lanskap kampung ini adalah sawah.

    Gerbang penanda masuk Nagari KapauNagari Kapau merupakan sebuah kampung kecil yang terletak di Kecamatan Tilatang, Kamang, Kabupaten Agam, Bukittinggi. (detikTravel)

    Luas Nagari Kapau tercatat 5,54 kilometer persegi atau 5,78 persen dari luas wilayah Kecamatan Tilatang Kamang. Mengutip e-jurnal Kecamatan Tilatang Kamang dalam Angka oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Agam, jumlah penduduk nagari yang terdiri dari 12 jorong (kampung) tercatat sebanyak 3.129 jiwa pada 2019.

    Sebagian besar penduduk Nagari Kapau berprofesi sebagai petani. Namun, ada juga yang menjadi pedagang, terutama penjual makanan. Akan tetapi jumlahnya terbilang sedikit.

    Meski tak banyak masyarakat yang berprofesi sebagai penjual makanan, tetapi makanan yang paling terkenal dari nagari tersebut adalah nasi kapaunya. Hebatnya, nasi kapau justru tersebar hingga ke berbagai daerah di Tanah Air karena terkenal akan kelezatannya.

    Penggunaan nama nasi kapau dipakai oleh para pedagang generasi pertama. Hal ini dilakukan untuk membedakan nasi mereka dengan nasi padang lainnya. Kemudian, nama tersebut terus dipakai oleh setiap pedagang yang benar-benar berasal dari Kapau atau memiliki hubungan kekerabatan dengan Nagari Kapau.

    Meski terkenal hingga ke pelosok daerah, tetapi penjual nasi kapau di Nagari Kapau sendiri sangat sedikit, hanya ada tujuh tempat makan. Itu pun dengan tampilan rumah makan yang sederhana.

    Ciri Khas dari Nasi Kapau

    Salah satu menu andalan dari nasi kapau adalah gulai kapaunya yang begitu menggoyang lidah. Namun, nasi kapau tak langsung terkenal di masyarakat karena berkembang secara bertahap.

    Pada akhir 1960-an, gulai kapau mulai dijajakan ke kampung-kampung atau diletakkan dalam periuk di atas senggan rotan yang dijunjung di kepala. Sejatinya, keunikan dari nasi kapau adalah penampilan makanannya yang berbeda dari hidangan lainnya.

    Nasi Kapau Ni Er di Los Lambuang BukittinggiSalah satu menu andalan dari nasi kapau adalah gulai kapaunya yang begitu menggoyang lidah. (Yenny Mustika Sari/detikcom)

    Tak seperti di restoran, setiap lauk atau gulai nasi kapau akan ditempatkan dalam panci besar yang bersusun-susun tinggi ke atas, lalu diletakkan di antara bangku tempat para pembeli makan dengan si penjual.

    Untuk menyendok atau mengambil gulai juga unik karena menggunakan sendok dari batok kelapa bertangkai panjang. Soalnya, di antara susunan panci-panci gulai tersebut ada yang terlalu jauh jika dijangkau tangan tanpa alat bantu.

    Hebatnya, penyajian nasi kapau saat ini tidak ada perbedaan dari zaman dahulu. Puluhan lauk akan ditaruh di wadah, lalu disusun bertingkat dengan posisi penjual yang lebih tinggi dari pembeli.

    “Kemudian masyarakat makan berguyub bersama. Pedagang dan penikmat makanan juga saling berinteraksi,” kata sejarawan kuliner Indonesia, Fadly Rahman beberapa waktu lalu.

    Fadly mengungkapkan, nasi kapau diyakini sudah ada sejak abad ke-19, tepatnya saat zaman kolonial Belanda. Jejaknya lalu beriringan dengan tradisi merantau dan berdagang di kalangan masyarakat Minang. Kala itu, para wanita yang ditinggal suaminya merantau, mendirikan usaha rumah makan.

    Mereka menawarkan nasi dan aneka lauk khas Minang, tetapi ada beberapa jenis lauk yang hanya ada di Kapau, seperti gulai kapau dan tambusu. Selain dijual di wilayah Kapau, para wanita ini juga membuka warung cukup jauh dari wilayah asalnya. Fadly menyebut ada banyak warung nasi kapau yang berdiri di Pasar Payakumbuh pada 1911.

    Mengenai ciri khas tampilan nasi kapau yang disusun bertingkat, travelers bisa melihatnya di kedai-kedai nasi kapau di Pasar Lereng Kota Bukittinggi, jaraknya sekitar 8 kilometer dari Nagari Kapau. Tempat itu dikenal dengan nama Los Lambuang dan disebut-sebut sebagai surganya nasi kapau di Bukittingi.

    Mengutip arsip berita detikFood, kata Los Lambuang diibaratkan sebagai food court di dalam sebuah mall. Jika diartikan ke bahasa Indonesia, kata ‘Los’ berarti lorong dan ‘Lambuang’ berarti lambung.

    Salah satu kedai nasi kapau yang cukup terkenal di sana adalah Kedai Nasi Kapau Uni Lis. Ia telah berjualan nasi kapau sejak tiga generasi. Penikmat nasi kapau buatan Uni Lis kebanyakan juga datang dari para pesohor ternama di Tanah Air.

    “Yang paling khas itu ya tambunsu. Tidak semua penjual nasi di Sumatra Barat yang ada tambunsunya. Hanya ada di nasi kapau,” ujar Nurfida, salah satu karyawan Kedai Nasi Kapau Uni Lis.

    Perbedaan Nasi Kapau dengan Nasi Padang

    Beberapa orang menganggap nasi kapau dan nasi padang adalah hal yang sama. Sebab, cita rasa dari kedua makanan tersebut mirip-mirip sehingga dianggap sama saja.

    Padahal, nama nasi padang biasa digunakan oleh pemilik rumah makan yang umumnya dari Sumatera Barat, terutama dari kota Padang. Sementara itu, nasi kapau memang digunakan oleh penjual makanan dari daerah Nagari Kapau.

    Pedagang menyiapkan nasi kapau pesanan pengunjung di Los Lambuang Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (18/6/2023). Kawasan Los Lambuang yang merupakan lokasi wisata kuliner di kota Jam Gadang itu ditetapkan pemerintah daerah setempat sebagai zona dengan kuliner yang memenuhi kriteria halal, aman, dan sehat. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YUBeragam menu di nasi kapau (Iggoy el Fitra/Antara)

    Jika travelers berjalan-jalan ke Los Lambuang di Bukittinggi, kamu akan menemukan banyak penjual lapau nasi kapau yang punya keunikan tersendiri. Keunikan yang pertama adalah pada nama nasi kapaunya, yakni hampir seluruh penjual nasi kapau selalu menggunakan nama ‘Uni’ untuk menamai lapaunya.

    “Hampir seluruhnya pakai nama Uni. Ada Uni Pit, Uni Lis dan lain sebagainya,” ujar Pakar Kuliner Minang, Reno Andam Suri.

    Lalu, keunikan lainnya juga terdapat pada warna lapau. Reno mengatakan lapau nasi kapau di Los Lambuang semuanya berwarna biru. Sebab, biru adalah warna kebanggaan masyarakat Bukittinggi.

    Kemudian, terdapat aturan tidak tertulis mengenai penggunaan label ‘Kapau’ pada nama lapau di Los Lambuang. Jadi, hanya pedagang yang berasal dari Nagari Kapau yang boleh menamai lapaunya dengan label ‘Kapau’.

    Nasi Kapau Ni Er di Los Lambuang BukittinggiSedap…. (Yenny Mustika Sari/detikcom)

    Ingin mencoba nasi kapau, tapi bingung saat memilih lauknya? Pastikan travelers memesan gulai kapau yang sangat khas dengan warna kunyitnya. Rasanya gurih dan lumayan pedas dapat menambah kenikmatan saat makan.

    Sayur gulai sendiri terdiri dari potongan nangka muda, rebung, kol, pakis, kacang panjang, dan jengkol. Semuanya berada dalam kuah yang tidak terlalu kental.

    Menu wajib lainnya dari nasi kapau adalah gulai tunjang atau kikil, serta usus yang merupakan campuran telur dan tahu yang dilumatkan. Selain itu, ada masakan lain yang juga menggugah selera, seperti dendeng balado, ayam gulai, hingga ayam rendang.

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Awas Kena Tipu, Kenali Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan


    Jakarta

    Beli mobil bekas memang gampang-gampang susah. Jangan sampai tertipu, apalagi beli mobil bekas tabrakan. Berikut ini ciri-ciri mobil bekas tabrakan.

    Mobil bekas bisa jadi solusi buat yang budgetnya terbatas. Ya dibandingkan model baru, harga mobil bekas memang lebih ramah kantong. Kendati demikian, meminang mobil bekas tak bisa asal. Kamu harus sangat teliti dan jangan langsung tergiur dengan harga yang miring. Sebab, membeli mobil bekas yang punya riwayat rusak parah berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Apalagi kalau yang kamu beli mobil bekas tabrakan.


    “Riwayat bekas tabrakan bisa sangat mempengaruhi kondisi mobil dalam jangka waktu panjang. Tidak hanya terkait biaya perbaikan, namun juga risiko kecelakaan akibat kerusakan komponen penting. Karena itu, AutoFamily harus hati-hati ketika ‘berburu’ mobil bekas supaya nyaman dan aman saat mobilitas,” terang Yagimin, Chief Marketing Auto2000, Jumat (26/9/2025).

    Ciri Mobil Bekas Tabrakan

    Nah supaya nggak tertipu, ada beberapa hal yang bisa kamu kenali dari mobil bekas tabrakan. Rinciannya sebagai berikut.

    1. Gangguan Mesin

    Pada sektor mesin, gangguan dapat terjadi akibat benturan yang terjadi. Pastikan kamu menjajal langsung performa mobil sebelum membeli. Jika dirasa ada masalah, kamu patut curiga. Mesin yang kurang prima dapat menyebabkan mobil mudah mogok dan berisiko terhadap keamanan berkendara. Selain itu, biaya perbaikan mesin cukup merepotkan, tergantung jenis dan tingkat kerusakan.

    Dampak tabrakan bisa mengganggu kabel-kabel, soket, dan konektor, menyebabkan malfungsi pada berbagai sistem seperti lampu, sistem audio, power window, bahkan sistem safety seperti airbags dan ABS. ECU juga bisa rusak akibat benturan atau getaran.

    2. Bodi Penyok

    Lalu pada bagian bodi, akan tampak dari baret, penyok, hingga sasis rusak. Meskipun mobil sudah diperbaiki, mungkin tak kembali seperti semula, terutama jika tabrakan yang dialami cukup parah dan melibatkan sasis.

    Cara Cek Mobil Bekas Tabrakan

    Kamu bisa melakukan pengecekan visual untuk memastikan tidak ada bekas tabrakan. Periksa celah antara kap mesin, pintu, bagasi, dan fender. Celah yang tidak konsisten atau terlalu lebar bisa menginformasikan perbaikan bodi mobil yang kurang presisi. Perhatikan perbedaan warna atau tekstur cat antar panel bodi sebagai penanda pengecatan ulang setelah tabrakan. Periksa bagian-bagian tersembunyi seperti di bawah karpet bagasi atau di sekitar rangka pintu.

    Bekas las yang tidak rapi atau lapisan dempul yang terlalu tebal bisa menjadi indikator perbaikan rangka yang kurang baik. Periksa baut dan mur pada bodi dan rangka. Jika terlihat ada bekas dilepas atau diganti baru, ada kemungkinan perbaikan setelah tabrakan.

    Agar bisa mencegah hal yang tak diinginkan, kamu bisa menggunakan layanan inspeksi dari mekanik terpercaya. Salah satunya THS Inspector dari Auto2000. Layanan ini menyediakan jasa pemeriksaan atau inspeksi mobil bekas oleh teknisi Auto2000 yang berpengalaman, disertai laporan inspeksi yang dikirim otomatis disertai sertifikat bergaransi. Terdapat sekitar 177 item pemeriksaan pada bagian eksterior, interior, mesin dan transmisi, serta mengecek keaslian dokumen penting kendaraan. Semua tuntas dikerjakan hanya dalam waktu 90 menit sejak mobil dipegang oleh teknisi THS – Auto2000 Home Service.

    Auto2000 membagi tipe pemeriksaan berdasarkan ukuran mobil Toyota yakni LCGC, Economy, Standart, Medium Luxury, Luxury, dan CBU Non TAM. Ada pula layanan Old Models untuk varian Toyota yang sudah stop produksi di Indonesia.

    Biaya layanan THS Inspector sangat bersaing dengan layanan lain oleh pihak ketiga. Pengusaha jual-beli mobil bekas dapat memanfaatkan layanan ini karena memberikan jaminan kendaraan yang dijual dalam kondisi terbaik dan meningkatkan harga mobkasnya.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • 3 Terowongan Kereta Legendaris yang Bakal Hidup Lagi di Pangandaran



    Pangandaran

    Jalur kereta api Banjar-Pangandaran sepanjang 82 kilometer bakal dihidupkan lagi. Itu berarti, 3 terowongan kereta legendaris ini bakal bangkit lagi dari mati.

    Jika jalur ini kembali aktif, maka kereta api itu akan melintasi tiga terowongan bersejarah yaitu Terowongan Hendrik, Wilhelmina, dan Juliana.

    Ketiga terowongan tersebut tersebar di lokasi desa yang berbeda di wilayah Kabupaten Pangandaran. Meski telah berusia lebih dari seabad, struktur bangunan terowongan masih tampak kokoh. Namun, sejumlah bagian mulai menunjukkan kerusakan dan membutuhkan perbaikan.


    Kepala Bidang Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Sugeng, menyebutkan Terowongan Hendrik berada di wilayah Desa Kalipucang, Wihelmina berada di Desa Bagolo, dan Juliana berada di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang.

    “Karena usianya lebih dari 50 tahun,” kata dia.

    Berikut Profil 3 Terowongan yang Akan Dilewati Jalur KA Banjar-Pangandaran:

    1. Terowongan Hendrik

    Terowongan ini terletak di Desa Kalipucang dan membentang dari utara ke selatan. Panjangnya 106 meter dengan tinggi 5 meter dan lebar 4 meter. Mulut terowongan bagian selatan menggunakan konstruksi batu kali hingga setinggi 2,5 meter di sisi timur dan barat. Langit-langitnya berupa beton cor, dan masih terlihat bekas bekisting pengecoran.

    Terdapat saluran drainase di kedua sisi terowongan dengan lebar dan kedalaman masing-masing 20 cm. Terowongan ini dibangun menembus perbukitan berbatuan breksi.

    2. Terowongan Wilhelmina

    Inilah terowongan kereta api terpanjang di Indonesia, dengan panjang mencapai 1.116 meter. Terowongan ini berada di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang. Lantainya berupa tanah yang telah mengeras dan dipenuhi batu koral.

    Kedua mulut terowongan menghadap timur laut dan barat daya. Mulut terowongan berukuran lebar 4 meter dan tinggi 4,5 meter. Karena bentuknya lurus, cahaya dari ujung lain terlihat dari pintu masuk.

    3. Terowongan Juliana

    Terowongan ini terletak di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, dan memiliki panjang 147 meter. Uniknya, terowongan ini berbelok di bagian tengah, sehingga ujungnya tidak dapat langsung terlihat dari pintu masuk.

    Mulut pertama menghadap ke selatan, sementara mulut kedua mengarah ke barat laut (330°). Struktur mulut terowongan berbentuk setengah lingkaran di bagian atas dan persegi di bagian bawah, dibangun dengan batu yang diplester halus.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nggak Disangka, Kuliner Favorit Bule di Pulau Tidung Adalah…



    Jakarta

    Wisata kuliner berupa seafood umumnya menjadi favorit di Pulau Tidung. Tapi ternyata, ada soto yang jadi favorit Bule-bule.

    Nama kedainya Soto Lamongan Sugiono, pemiliknya adalah Ibu Kukut Wijawati (49). Asli Lamongan, Jawa Timur, ibu dua anak itu dulu bisa sampai ke Pulau Seribu karena paksaan keadaan. Dirinya yang takut dengan laut, harus mampu terbiasa dengan lingkungan karena sang suami bekerja sebagai pengantar galon ke sana.

    Berjalannya waktu, ia mulai mencintai laut, tepatnya Pulau Tidung. Tahun 2013, ia mendirikan usahanya, Soto Lamongan jadi pilihan karena kuliner itu berasal dari kota kelahirannya.


    Usaha pertama tentu butuh modal besar, ia kemudian memutuskan untuk melakukan pinjaman KUR kepada BRI sebanyak Rp 100 juta. Dewi Fortuna berpihak padanya, usahanya laris manis di tengah gempuran makanan laut.

    Saat weekend, tempat duduk di kedai makannya selalu sesak oleh wisatawan. Kebanyakan mereka datang karena tak sengaja melewati kedai makan itu, karena biasanya wisatawan yang datang mendapat katering dari operator tur yang membawanya.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungIbu Kukut pemilik Soto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    Namun, rejeki sudah ada yang atur. Ibu Kukut berbisnis dengan sukacita. Di musim libur panjang seperti lebaran, ia buka sejak pagi sampai tengah malam. Wisatawan ramai, warga yang sudah bosan dengan menu lebaran mampir untuk mencari pilihan.

    “Kemarin jam 8 malam udah habis, tapi masih banyak orang. Jadi bikin kuah lagi dibantu sama keluarga,” katanya terkekeh.

    Dua hari lebaran membuat Ibu Kukut dan keluarga kewalahan, tapi tentu saja cuan. Kebanyakan datang saat malam, makan kuat-kuat sehabis berenang di pantai.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungSoto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    Dalam perjalanan bisnisnya, pelanggan bule tentu jadi yang paling mudah diingat. Dari banyaknya bule yang berkuliner ke sana, ia ingat akan seorang wanita, tak tahu asalnya darimana. Perawakannya yang tinggi, putih dan berbahasa Inggris membuatnya yakin, pelanggan ini datang dari negeri seberang.

    “Bule itu setengah bulan makan ke sini setiap hari,” katanya singkat, sambil mencoba mengingat.

    Hari pertama biasa saja, karena si bule bisa berbahasa Indonesia sedikit-sedikit. Di hari ketiga, si bule mulai mengajak Ibu Kukut ngobrol. Ia tentu panik.

    “Katanya enak, mantep,” ucapnya sambil tertawa.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungSoto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    Bule ini kemudian datang setiap hari selama hampir setengah bulan. Ia rutin mampir setelah habis dzuhur.

    “Selalu pesan soalnya aja, nggak pake nasi. Datang sehari sekali,” katanya.

    Setiap hari warung ini menghabiskan sekitar 500 porsi soto kalau ramai seperti long weekend dan 30 porsi jika sepi. Satu porsi diberi harga Rp 15.000 sudah dengan nasi. Selain soto ayam, ada pula bakso yang melengkapi menu di rumah makan itu.

    Meski harganya murah, tapi rasa soto ini sungguh menggoyang lidah. Santannya legit dan porsinya banyak. Di makan dengan nasi panas, membuat masuk angin bablas keluar dari tubuh. Wajar saja, kalau si bule sampai kepincut makan tiap hari di sini.

    Cerita lain datang dari seorang anak SMP yang sedang study tour. Bocah lelaki itu ketinggalan kapal fery. Ibu Kukut memberikan seporsi soto ayamnya kepada si bocah.
    “Saya bilang makan nggak usah bayar, anak laki-kan bisa tidur di masjid. Kasian banget dia,” ceritanya.

    Anak itu pulang keesokan harinya saat kapal fery datang. Ia berterima kasih dengan kebaikan pemilik warung soto yang mau memberinya makan cuma-cuma.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungPembayaran digital di soto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    “Saya senang dibantu BRI, pokoknya terima kasih lah, saya jadi bisa membantu orang lain,” katanya lembut.

    Mantri BRI Ryan (35) mengatakan bahwa Soto Lamongan Sugiono memang tiada dua. Sebagai wakil dari BRI dirinya mendukung perkembangan usaha Ibu Kukut dan siap membantu saat butuh modal tambahan.

    “Apalagi warungnya ramai dan sudah digitalisasi, kita harus dukung UMKM pulau ini,” katanya.

    Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI adalah program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan oleh Bank BRI untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) . Tujuan KUR BRI adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan memberikan akses pinjaman yang lebih mudah bagi UMKM yang produktif namun belum memiliki agunan yang cukup.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Merawat Aki Mobil Hybrid



    Jakarta

    Kendaraan elektrifikasi kini semakin populer di Indonesia. Baik mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) maupun mobil hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV), keduanya tetap menggunakan aki atau auxiliary battery sebagai sumber daya kelistrikan tegangan rendah. Bagaimana cara merawat aki mobil hybrid?

    Aki pada mobil hybrid memiliki fungsi yang sama seperti pada mobil konvensional, yaitu menyuplai daya ke lampu, sistem audio, klakson, sampai Electronic Control Unit (ECU). Bedanya, pada BEV, aki mendapatkan daya dari baterai utama bertegangan tinggi, sementara pada HEV, pasokannya berasal dari motor generator.


    “Meskipun kendaraan elektrifikasi memiliki baterai utama bertegangan tinggi, aki tegangan rendah 12 volt tetap penting karena fungsi utamanya adalah sebagai sumber daya untuk sistem elektronik mobil. AutoFamily tetap harus memperhatikan kondisi aki mobil supaya sistem kelistrikan mobil dapat berfungsi dengan baik dan optimal,” jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, dalam keterangannya.

    Perawatan aki mobil hybrid sebenarnya sederhana, sama seperti mobil-mobil pada umumnya. Pertama, cek level air aki secara berkala, terutama buat tipe aki basah. Pastikan air aki tidak melebihi batas agar tidak meluap. Kedua, periksa pengikat dudukan aki agar tidak longgar dan menghindari risiko tumpahan atau hubungan arus pendek.

    Langkah berikutnya, bersihkan terminal aki dari debu atau karat agar daya hantar listrik tetap optimal. Waspadai juga kebocoran aki, dan segera ganti kalau ditemukan retak atau cairan keluar.

    Agar umur aki lebih panjang, hindari menambah beban kelistrikan seperti memasang aksesori tambahan tanpa perhitungan daya. Selain itu, nyalakan mobil dengan posisi ‘Ready’ setiap 1-2 minggu sekali untuk menjaga kelistrikan aki tetap terisi.

    Terakhir, lakukan servis berkala di bengkel resmi setiap enam bulan sekali. Dengan perawatan rutin, aki mobil hybrid bisa bertahan lama dan sistem kelistrikan mobil tetap prima.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 4 Desa Wisata Cantik di RI yang Butuh Perhatian



    Lampung

    Indonesia adalah negeri kepulauan yang kaya akan desa wisata cantik. Dari sekian banyak desa wisata di RI, ada empat yang butuh perhatian pemerintah. Apa saja?

    Desa wisata di Indonesia menyimpan banyak permata tersembunyi yang tersebar dari pesisir hingga pegunungan. Desa-desa ini tentu saja memiliki keanekaragaman alam dan budaya yang patut dikunjungi wisatawan.

    Namun empat desa wisata berikut ini butuh perhatian lebih agar pengembangan yang berbasis potensi budaya lokal, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat membuka jalan menuju masa depan pariwisata yang lebih berkelanjutan. Berikut empat desa wisata tersebut:


    1. Desa Wisata Teluk Kiluan di Lampung

    Desa wisata Kiluan Negeri di Lampung dikenal karena keberadaan kawanan lumba-lumba yang bermigrasi di Teluk Kiluan. Lumba-lumba yang saling berenang berkejaran dengan kapal menciptakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

    Teluk Kiluan LampungTeluk Kiluan Lampung Foto: Nopi_kikie/d’traveler

    Laguna Gayau dan pantai-pantai berbatu di teluk Kiluan juga menjadi bagian dari kekayaan alam pesisir yang ditawarkan di desa wisata ini. Sayangnya, di balik keindahan tersebut, teluk Kiluan menghadapi realitas keterbatasan infrastruktur, akses layanan kesehatan yang minim, serta persoalan pengelolaan sampah.

    2. Desa Wisata Wonokitri di Jawa Timur

    Berada di ketinggian hampir 2.000 mdpl, desa wisata Wonokitri di Kabupaten Pasuruan ini menjadi gerbang menuju kawasan Bromo dari sisi utara.

    Tidak hanya menawarkan lanskap pegunungan yang menakjubkan, Wonokitri juga menjadi pusat budaya masyarakat Suku Tengger, yang masih mempertahankan adat dan tradisi dalam kehidupan sehari-hari.

    Kebun Edelweis WonokitriKebun Edelweis di desa wisata Wonokitri Foto: (Muhajir Arifin/detikcom)

    Budidaya bunga edelweiss yang bersifat sakral, kini telah dikembangkan sebagai bagian dari ekowisata berbasis konservasi di desa wisata itu.

    Di balik sektor pariwisata yang terus tumbuh, ternyata desa Wonokitri juga dihadapkan dengan risiko kerusakan alam, contohnya longsor akibat deforestasi. Tantangan itu mendorong kebutuhan terhadap praktik agroforestri yang berkelanjutan di desa ini.

    3. Desa Wisata Pulau Derawan di Kalimantan Timur

    Di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Pulau Derawan menawarkan pemandangan bawah laut yang memesona. Terumbu karang, penyu hijau, ubur-ubur tak menyengat, hingga pari manta menjadikan perairannya salah satu kawasan biodiversitas laut yang penting.

    Namun, di balik pesonanya, pulau Derawan menghadapi tantangan seperti abrasi pantai, pemukiman yang kian padat, dan berkurangnya hasil tangkapan laut.

    4. Desa Wisata Dayun di Riau

    Kunjungan Sandiaga Uno ke Desa Wisata Dayun, Siak, Riau.Desa Wisata Dayun di Siak, Riau. Foto: Dok. Kemenparekraf

    Desa wisata Dayun di Kabupaten Siak, Riau, berdiri di tengah bentang alam gambut yang kaya, sekaligus rentan. Di sini, berbagai spesies langka seperti harimau Sumatera dan burung rangkong menemukan rumahnya.

    Desa wisata Dayun pernah dikunjungi oleh Menparekraf Sandiaga Uno kala itu. Sebagai andalan, desa ini mengedepankan wisata edukasi berbasis alam dan buatan.

    Namun, perubahan fungsi lahan untuk industri dan perkebunan sawit, ditambah dengan ancaman kebakaran hutan, menempatkan desa wisata Dayun dalam tekanan sehingga butuh perhatian dari pemerintah.

    Tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, dan tekanan ekonomi memperlihatkan perlunya pendekatan pembangunan yang berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor.

    Lewat kolaborasi lintas sektor, desa-desa wisata ini tidak hanya menjadi destinasi perjalanan, tetapi juga bisa menjadi cermin masa depan pembangunan berkelanjutan Indonesia.

    EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn pun mengajak anak-anak muda dari multi-disiplin ilmu untuk berkontribusi langsung di desa-desa tersebut lewat program Genera-Z Berbakti.

    “Genera-Z Berbakti merupakan bagian dari campaign Bakti BCA. Tahun ini kami mengadakan call for proposal. Kami memanggil anak-anak muda di kampus-kampus seluruh Indonesia dari multi-disiplin ilmu. Mereka diberi kesempatan untuk join mengidentifikasi masalah, kemudian turun, live in, dan berkontribusi langsung di empat desa binaan Bakti BCA,” terang Hera.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • View-nya Bikin Takjub! Khofifah Ajak Wisatawan Coba Jembatan Kaca di Bromo



    Probolinggo

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Jembatan Kaca Seruni Point yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo.

    Khofifah mengaku takjub atas keindahan Gunung Bromo yang disuguhkan dari sisi Jembatan Kaca Seruni Point. Ia optimis bahwa ikon wisata yang menawarkan sensasi berbeda ini akan menjadi magnet bagi pariwisata di kawasan TNBTS Probolinggo.

    Khofifah melanjutkan, keberadaan Jembatan Kaca ini diharapkan bisa memaksimalkan waktu kunjungan wisatawan, utamanya wisatawan mancanegara yang datang dengan kapal Cruise.


    “Kalau di daerah Jawa Tengah bisa dua hari untuk mengunjungi Borobudur dan Prambanan yang ditambah wisata budaya di Jogja, kemudian dilanjutkan ke Jawa Timur harapan kami juga bisa dua hari di Bromo dan sekitarnya,” kata Khofifah, Minggu (4/5/2025).

    Rencana tersebut disebutnya sangat mungkin, ketika nantinya pentas budaya dan tenant-tenant di sekitar Jembatan Kaca bisa diperkuat. Sehingga ada tambahan titik di Bromo yang bisa dinikmati keindahannya oleh wisatawan di siang maupun sore hari.

    Keindahan Bromo sendiri disebutnya juga sudah mendapat pengakuan dari berbagai pihak baik lokal maupun internasional. Terutama di media sosial, banyak exposure atau promosi terhadap keindahan Bromo.

    “Dan berbagai lembaga juga memberikan review yang luar biasa. Tentu ini jadi benefit yang baik bagi Bromo, Probolinggo, Jawa Timur dan Indonesia,” ucapnya.

    Untuk itu, melalui Jembatan Kaca Seruni Point ini, Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk bisa berkunjung dan menikmati eksotisnya Gunung Bromo dari sisi lain.

    “Sekarang kita berdiri di atas jembatan kaca Bromo, dan bisa disampaikan pada dunia bahwa sisi sisi eksotis Bromo juga bisa dilihat dari titik ini selain di kawah Bromo, pasir berbisik, Seruni Point,” tuturnya.

    Khofifah menegaskan bahwa keamanan tetap menjadi prioritas dalam pengoperasian Jembatan Kaca tersebut. Akan ada pembatasan di saat wisatawan baik dalam dan luar melewati jembatan Kaca Seruni Point.

    “Saya rasa ini jadi area dimana kita bisa punya peluang lebih luas menikmati keindahan yang Allah anugerahkan di bumi Probolinggo,” kata Khofifah.

    “Mudah mudahan hadirnya jembatan kaca ini bisa menguatkan gravitasi seluruh wisatawan untuk masuk area wisata Bromo yang luar biasa ini,” katanya.

    Artikel ini sudah naik di detikJatim. Simak selengkapnya di sini.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Museum di Bali Dinobatkan Jadi Salah Satu yang Terindah di Dunia



    Badung

    Saat beberapa museum di Indonesia dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, kabar bagus datang dari Bali. SAKA Museum dinobatkan sebagai salah satu World’s Most Beautiful Museums 2025.

    Penghargaan itu diberikan oleh Prix Versailles, lembaga asal Prancis yang menilai desain arsitektur, keberlanjutan, dan nilai budaya, pada 5 Mei 2025. Tahun ini, SAKA Museum menjadi satu-satunya museum dari Indonesia yang terpilih, bersama tujuh museum dunia lainnya seperti Grand Palais di Paris, Kunstsilo di Norwegia, dan Cleveland Museum of Natural History di Amerika Serikat.

    Penghargaan ini diberikan kepada museum yang tak hanya memiliki arsitektur luar dan dalam yang memukau, tapi juga mampu memberikan pengalaman bermakna bagi pengunjung yang mencerminkan nilai budaya, inovasi, dan keunikan lokasinya. Penghargaan ini menandai dimulainya edisi ke-11 Prix Versailles, yang akan terus mengumumkan proyek-proyek terbaik dunia dari berbagai kategori sepanjang tahun.


    Terletak di Ayana Bali di Jimbaran, SAKA Museum menambah daftar pengakuan internasional. Sejak dibuka pada 2024, museum itu dikenal luas sebagai salah satu destinasi budaya terbaik di Indonesia dan dinobatkan sebagai salah satu World’s Greatest Places 2024 oleh TIME Magazine, serta masuk dalam Top 100 Kyoto Global Design Awards atas inovasi dan keberlanjutan dalam desainnya.

    “SAKA Museum telah menjadi sumber kebanggaan budaya dan inspirasi bagi Bali. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kreativitas dan kerja keras seluruh tim SAKA Museum, sekaligus menegaskan pentingnya ruang belajar budaya yang berkelanjutan, mudah diakses, dan inovatif,” ujar Dr. Judith E. Bosnak, Direktur SAKA Museum, dalam siaran pers yang diterima, Selasa (13/5/2025).

    Sebagai ruang yang hidup untuk mengekspresikan budaya, SAKA Museum terus menghadirkan program-program baru untuk membantu masyarakat memahami lebih dalam tentang identitas budaya Bali. Pameran-pameran terbaru menampilkan cerita spiritual dan alam Bali, dihadirkan dengan cara yang menarik dan berkelas dunia.

    SAKA Museum dinobatkan sebagai salah satu World's Most Beautiful Museums 2025.SAKA Museum dinobatkan sebagai salah satu World’s Most Beautiful Museums 2025. (SAKA Museum)

    “The Kasanga: Nyepi Exhibition” menghadirkan pengalaman mendalam tentang hari keheningan yang paling dihormati di Bali, menampilkan berbagai karya seni yang menggambarkan tahapan perayaan Nyepi.

    “Subak: The Ancient Order of Bali” membuka wawasan tentang sistem irigasi dan pura air tradisional Bali yang sudah diakui UNESCO dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat selama ratusan tahun.

    Pameran yang akan datang, “Heritage Gallery: The Five Elements”, mengangkat bagaimana lima unsur alam-tanah, air, api, udara, dan eter-dipahami secara spiritual oleh masyarakat Bali sebagai dasar keseimbangan alam pulau ini.

    (ddn/fem)



    Sumber : travel.detik.com