Tag: keindahan

  • Dulu Area Tambang Liar, Kini Goa Lalay Jadi Incaran Wisatawan



    Bogor

    Liburan ke Bogor tak lengkap tanpa menjelajahi keindahan wisata alamnya. Namun, pernahkah terpikir untuk mengunjungi bagian timur kota Bogor yang menyimpan surga tersembunyi?

    Uniknya, destinasi wisata ini dulunya merupakan bekas penggalian tambang liar yang kini bertransformasi menjadi tempat wisata yang menakjubkan. Nama destinasi unik di kawasan ini adalah wisata alam Goa Lalay Klapanunggal. Lalay dalam bahasa Sunda yang berarti kalelawar.

    Tempat ini memiliki suasana alami yang menenangkan dan tebing kapur yang tinggi. Meskipun dulu merupakan bekas penggalian tambang ilegal, wisata alam Goa Lalay kini telah disulap menjadi destinasi menakjubkan dengan banyak spot menarik.


    Goa Lalay dialiri oleh perairan alami yang telah ada jauh sebelum penggalian tambang tersebut berlangsung. Area ini berada di tengah-tengah tebing kapur yang menjulang tinggi, dengan banyak kalelawar di dalam goa, dan dikelilingi oleh perairan jernih.

    “Ini goa dan perairannya sudah ada dari dulu cuma awalnya pintunya di sebalah sana, dan dari dulu goa nya berair, untuk masuk ke dalam goa harus pakai perahu karena dalam,” kata Edo, salah satu warga sekitar saat detikTravel berkunjung ke wisata alam Goa Lalay.

    Goa Lalay di Klapanunggal, BogorGoa Lalay di Klapanunggal, Bogor (Amalia Novia Putri/detikcom)

    Wisata alam Goa Lalay menawarkan berbagai fasilitas menarik untuk memanjakan pengunjung, seperti kolam renang dan seluncuran yang cocok untuk merelaksasikan diri. Selain itu, tempat wisata ini juga memiliki sejumlah spot foto yang Instagramable, mulai dari rumah pohon, taman selfie, patung-patung kuda, hingga latar tebing kapur yang megah. Tak ketinggalan, pesona utama dari destinasi ini adalah Goa Lalay itu sendiri, yang menjadi daya tarik unik untuk diabadikan dalam foto.

    Salah satu pengunjung mengajak keluarganya untuk menikmati keindahan alam tebing kapur berwarna putih dan hijau yang megah dan melihat Goa Lalay. Sambil bersantai, tak jarang terdengar suara dari kalelawar itu sendiri, mereka juga menyempatkan diri untuk makan bersama dan berswafoto di berbagai spot menarik, menjadikan momen liburan keluarga semakin berkesan.

    Goa Lalay di Klapanunggal, BogorGoa Lalay di Klapanunggal, Bogor (Amalia Novia Putri/detikcom)

    “Seru ya sudah murah saya dan keluarga bisa bersantai dan berenang, sambil melihat tingginya tebing kapur ini dan juga goa di tengah-tengah tebing kapur suasanya juga adem banya juga gazebo yang disediakan,” kata Mega, salah satu pengunjung.

    Bagi traveler yang ingin menikmati wisata alam tebing kapur dan Goa Lalay, disarankan datang pada sore hari untuk merasakan suasana yang lebih sejuk dan syahdu di bawah pepohonan. Untuk akses yang lebih mudah dan dekat, sebaiknya masuk melalui jalan Pesona Kahuripan 5. Lokasinya berada di Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16710, dan buka setiap hari dari Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

    Tak perlu khawatir soal biaya, tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp 20.000 per orang, dengan biaya parkir Rp 5.000 untuk motor dan Rp 15.000 untuk mobil.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Serunya Mengisi Liburan di Pantai Slopeng, Objek Wisata Favorit di Madura



    Jakarta

    Pantai Slopeng di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk mengisi liburan bersama keluarga atau teman. Pantai ini terletak sekitar 21 kilometer dari pusat kota Sumenep.

    Pantai ini menawarkan pesona alam yang memikat dengan hamparan pasir putih yang luas, deretan pohon cemara udang, serta ombak yang tenang. Selama musim liburan, Pantai Slopeng selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

    Dengan suasananya yang tenang dan asri, pantai ini menjadi tempat ideal untuk melepaskan penat setelah aktivitas sehari-hari. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan seru, mulai dari bermain pasir, naik kuda, hingga mencoba motor Atv menyusuri keindahan pantai.


    “Pantai Slopeng harus dikunjungi saat mengisi liburan ke Madura. Objek wisata ini akan memberikan pengalaman seru yang tak terlupakan,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

    Pantai Slopeng di MaduraFoto: Pemkab Sumenep

    Bagi penggemar fotografi, Pantai Slopeng adalah surga kecil dengan pemandangan alam yang memukau, terutama saat matahari terbenam.

    Banyak pengunjung memanfaatkan keindahan ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau pasangan. Selain itu, area pantai yang luas juga cocok untuk bermain voli pantai atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin laut.

    Tidak hanya menawarkan keindahan alam, Pantai Slopeng juga menjadi tempat yang sempurna untuk mencicipi kuliner khas Madura. Wisatawan dapat menikmati nasi jagung, atau berbagai olahan ikan segar yang dijajakan oleh pedagang lokal. Sebagai pelengkap, es kelapa muda yang segar menjadi favorit untuk dinikmati sambil bersantai.

    Fasilitas di Pantai Slopeng terus ditingkatkan oleh pengelola dan pemerintah daerah. Tersedia area parkir yang luas, gazebo untuk berteduh, toilet bersih, hingga tempat ibadah.

    “Akses menuju pantai pun sudah nyaman, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi pengunjung,” tuturnya.

    Dengan tiket masuk yang terjangkau, Pantai Slopeng menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong namun tetap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

    “Jadi, jika Anda mencari tempat untuk mengisi liburan dengan suasana yang seru dan menenangkan, Pantai Slopeng di Sumenep adalah destinasi yang wajib dikunjungi,” imbuh Fauzi.

    (anl/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik Gunung Kuta dan Lokasinya, Cocok untuk Pendaki Pemula


    Jakarta

    Bogor menyimpan berbagai destinasi alam yang memikat, salah satunya adalah Gunung Kuta. Berada di kawasan yang asri, Gunung Kuta menawarkan keindahan alam yang begitu alami dan menenangkan.

    Tempat ini menjadi tujuan yang menarik bagi para pecinta petualangan atau pendaki pemula. Sebelum datang ke sini, ketahui berbagai daya tarik, harga tiket masuk, dan fasilitasnya.

    Daya Tarik Gunung Kuta

    Gunung Kuta dibuka pada tahun 2019. Pendakiannya cocok untuk para pendaki pemula sebab jalurnya relatif mudah. Berikut beberapa daya tariknya.


    1. Ketinggian 1.050 mdpl

    Gunung Kuta mempunyai ketinggian mencapai 1.050 mdpl. Mengutip arsip detikTravel berdasarkan pengalaman ke Gunung Kuta pendakian ini mempunyai mempunyai 3 pos yang dilalui pendaki.

    2. Dekat dengan Jakarta

    Gunung Kuta bisa menjadi pilihan bagi traveler yang berdomisili di Jakarta. Perjalanan dari Jakarta ke Gunung yang berada di Kabupaten Bogor ini tidak terlalu lama. Para pendaki bisa menggunakan kendaraan motor atau mobil dalam menjangkaunya.

    3. Pemandangan Malamnya Indah

    Para pendaki bisa menggelar tenda di Bukit Wanapa yang bisa menampung hingga ratusan tenda. Pemandangan malamnya cukup indah dengan lanskap gemerlap Bogor.

    4. Jalur Trek Relatif Mudah

    Pendaki bisa trekking di jalur yang dilalui relatif mudah. Meski begitu, ada beberapa bagian yang cukup menantang. Selama trekking, pendaki akan ditemani panorama alam yang indah.

    Harga Tiket Masuk Wisata Gunung Kuta

    Untuk bisa mendaki di Gunung Kuta, harga tiket atau retribusinya cukup terjangkau. Mengutip salah satu laman agen travel, berikut harganya:

    • Harga tiket masuk: Rp 20.000
    • Parkir kendaraan: Rp 5.000 (Motor) dan Rp 10.000 (Mobil).

    Gunung Kuta berlokasi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari Jakarta, kamu bisa menuju Cibubur, kemudian Cileungsi. Lanjutkan perjalanan menuju Jonggol dan Sukamakmur, dan terakhir ke Desa Cibadak.

    Fasilitas Wisata Gunung Kuta

    Terdapat beragam fasilitas yang cukup lengkap di Wisata Gunung Kuta. Berikut di antaranya:

    • Air bersih
    • Mushola dan tempat berwudhu
    • Kamar mandi
    • Warung yang menjual makanan dan minuman

    Untuk traveler yang mau mendaki ke Gunung Kuta, musim panas menjadi waktu yang tepat. Sebab, kontur tanah yang kering dan tidak hujan akan meminimalisir terjadinya badai saat camping. Sebelum datang, jangan lupa update informasi terbaru terkait Gunung Kuta ya.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Favorit Siswa Sekolah dan Budak Korporat di Karawang



    Karawang

    Karawang ternyata menyimpan pesona tersembunyi di tengah kawasan industri modernnya. Salah satunya adalah Danau KIIC (Karawang International Industrial City), sebuah destinasi yang kini menjadi tempat favorit untuk nongkrong bagi karyawan kawasan itu dan siswa sekolah di sekitarnya.

    Seorang pengunjung yang masih mengenakan seragam SMA, Bunga Kesya Salsabila, mengungkapkan kesannya tentang Danau KIIC. Menurutnya, suasana di tepi danau terasa sangat sejuk dan nyaman.

    “Awalnya saya tahu tempat ini dari teman-teman setelah selesai PKL. Mereka ngajak saya untuk mampir ke danau ini, dan saya langsung penasaran. Ternyata, danau ini memiliki suasana yang sejuk dan nyaman,” kata Bunga kepada detikTravel, Selasa (10/12/2024).


    Bunga mengungkapkan bahwa danau itu menjadi alternatif untuk bersantai yang menyenangkan. Apalagi, buat mereka yang menyukai menghabiskan waktu dengan teman-teman di luar ruangan.

    “Kami sering mengunjungi danau ini untuk santai sambil ngobrol. Tempatnya tenang dan jauh dari keramaian, jadi cocok banget buat ngobrol atau sekadar melepas penat,” kata Bunga.

    Namun, Bunga juga tidak bisa menutup mata terhadap beberapa masalah yang ada di sekitar danau. Ia menyebutkan bahwa kebersihan di area danau menjadi perhatian utama yang perlu diperbaiki.

    “Sayangnya, banyak sampah yang dibuang sembarangan di sekitar danau. Itu jadi masalah yang mengurangi kenyamanan pengunjung,” ujar Bunga.

    Selain itu, Bunga menyampaikan harapannya agar para pengunjung dan pedagang menjaga kebersihan Danau KIIC. Ia berharap keindahan danau ini tetap terjaga dan bebas dari pencemaran.

    “Kalau kebersihannya lebih terjaga, saya yakin banyak orang yang akan lebih nyaman datang ke sini. Tempat ini punya potensi besar untuk jadi destinasi wisata lokal,” kata Bunga.

    Tidak hanya Bunga, pengunjung lain juga merasakan pengalaman yang sama. Beberapa dari mereka mengaku sering datang ke danau ini karena jaraknya yang dekat dan suasananya yang mendukung untuk melepas stres setelah seharian beraktivitas.

    “Kalau kita gabut atau bosen di rumah, ya ke sini aja. Bisa ngobrol-ngobrol sambil menikmati udara segar,” kata Andini.

    Meski demikian, perhatian terhadap kebersihan danau harus diperhatikan agar bisa dinikmati oleh masyarakat. Kebersihan dan keberlanjutan alam menjadi isu penting yang harus mendapat perhatian serius.

    Bunga dan teman-temannya sepakat bahwa Danau KIIC memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata lokal yang menarik. Menurut mereka, potensi ini akan semakin optimal jika pengelolaannya diperhatikan dengan lebih baik.

    “Kalau sedikit dirawat dan diperhatikan kebersihannya, tempat ini bisa jadi lebih ramai dan lebih banyak dikunjungi,Kami pasti akan balik lagi ke sini, terutama kalau mencari tempat untuk ngobrol atau hanya menikmati ketenangan,” kata Bunga.

    Danau KIIC menunjukkan bahwa di balik kesibukan industri, Karawang masih menyimpan potensi alam yang belum tergali sepenuhnya. Jika dikelola dengan baik, tempat ini bisa menjadi destinasi wisata alam yang ramah bagi semua kalangan, termasuk wisatawan yang mencari tempat santai dengan nuansa yang tenang.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Tempat Nongkrong Asyik untuk Rayakan Malam Tahun Baru di Sumenep



    Jakarta

    Malam Tahun Baru merupakan momen yang banyak dinantikan masyarakat. Tidak sedikit yang merayakan malam pergantian tahun bersama dengan orang terdekat, seperti teman, keluarga, atau pasangan.

    Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat lokal maupun mancanegara untuk meramaikan malam pergantian tahun di Kota Keris. Sebab di Sumenep, terdapat berbagai tempat menarik yang menawarkan suasana tepat untuk merayakan malam spesial ini.

    Selain itu menurut pria yang akrab disapa Cak Fauzi ini Sumenep yang terletak di ujung timur Pulau Madura akan memberikan pengalaman yang indah bagi setiap pelancong.


    “Kami akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi semuanya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/12/2024).

    Bagi yang tertarik menikmati malam Tahun Baru di Sumenep, berikut 5 rekomendasi tempat nongkrong asyik yang bisa dikunjungi. Apa saja?

    1. Tajamara

    Tajamara merupakan salah satu destinasi favorit untuk menikmati suasana malam yang berbeda di Sumenep. Terletak di sekitar kawasan kota, Tajamara menawarkan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

    Dengan suasana yang lebih santai dan alami, tempat ini cocok untuk berkumpul bersama teman-teman sambil menikmati kuliner atau sekadar menikmati percakapan hangat. Tajamara juga sering menjadi lokasi berbagai acara komunitas yang menambah semarak suasana di malam Tahun Baru.

    2. Taman Adhipura

    Taman Adhipura adalah taman kota yang terkenal dengan keindahan dan kenyamanannya. Terletak di pusat Kota Sumenep, Taman Adhipura menyediakan ruang terbuka hijau yang luas, cocok untuk berjalan-jalan santai atau duduk bersama teman dan keluarga.

    Di malam Tahun Baru, taman ini biasanya dipenuhi dengan warga lokal yang ingin menikmati malam dengan suasana yang tenang, namun tetap meriah. Tak jarang terdapat acara hiburan atau pertunjukan musik yang menambah keceriaan.

    3. Talangan (Lingkar Timur)

    Bagi Anda yang mencari tempat nongkrong sambil menikmati kuliner khas, kawasan Talangan (Lingkar Timur) bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di sisi timur Kota Sumenep, kawasan ini menawarkan tempat makan klasik yang menyajikan hidangan lezat, serta suasana yang nyaman untuk berkumpul.

    Di malam Tahun Baru, Talangan menjadi tempat yang ramai dan menawarkan pemandangan alam yang indah. Ini adalah lokasi yang sempurna untuk menikmati suasana malam sambil merayakan pergantian tahun.

    4. Pantai Sumenep

    Jika Anda lebih suka suasana yang alami dan segar, pantai-pantai di Sumenep bisa menjadi pilihan yang tepat. Di malam Tahun Baru, berbagai pantai di Kota Keris, seperti Pantai Lombang, Slopeng, Pantai 9, dan Pantai e Kashogi, menawarkan pemandangan laut yang menenangkan serta suasana yang lebih santai.

    Banyak orang datang ke pantai untuk menikmati malam dengan duduk di tepi laut atau berkumpul di warung-warung makan yang ada di sekitar pantai. Suasana yang sejuk dan tenang bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin merayakan malam Tahun Baru dengan cara yang berbeda.

    5. Pujasera Pasar Bangkal

    Terakhir, Pujasera Pasar Bangkal yang tidak boleh dilewatkan. Sebagai tempat perbelanjaan dan hiburan yang menyuguhkan hidangan khas lokal, Pujasera ini selalu ramai dan meriah, terutama di malam Tahun Baru.

    Dengan banyaknya pedagang kaki lima, hiburan rakyat, serta berbagai pertunjukan, Pujasera Pasar Bangkal menjadi pilihan utama bagi pengunjung yang ingin merayakan malam Tahun Baru dengan suasana yang lebih meriah dan ramai. Suasana penuh kegembiraan ini sangat cocok bagi keluarga atau teman-teman yang ingin menikmati pergantian tahun dengan banyak aktivitas

    (akd/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • Indahnya Air Terjun Tumpak Sewu di Kaki Gunung Semeru



    Lumajang

    Lumajang memiliki berbagai objek wisata yang menarik untuk dieksplorasi. Salah satu yang patut didatangi adalah Wisata Air Terjun Tumpak Sewu yang berada di kaki Gunung Semeru.

    Air terjun itu berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Bertepatan dengan dibukanya pendakian ke Semeru, mungkin mampir sejenak ke air terjun itu dapat menjadi pengalaman menyenangkan.

    Wisata air terjun itu memiliki formasi yang indah karena mempunyai sumber mata air yang melebar seperti tirai. Air Terjun Tumpak Sewu memiliki ketinggian 120 meter.


    Nama Air Terjun Tumpak Sewu berasal dari bahasa Jawa, yakni sewu artinya seribu karena memiliki banyak sumber mata air. Air Terjun Tumpak Sewu bisa didatangi menggunakan roda dua maupun roda empat.

    “Nama air terjun ini dari bahasa Sanksekerta “tumpak” itu Sabtu, karena diawali hari Sabtu, dan “sewu” itu dari banyaknya mata air,” ujar pengelola air terjun Abdul Karim kepada detikjatim, Sabtu (28/12/2024).

    Tak heran, wisata alam di lereng Gunung Semeru ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi untuk menghabiskan waktu liburan. Apalagi saat ini bertepatan musim liburan Nataru.

    “Di sini, tempatnya keren, meskipun jauh, tapi air terjunnya keren, karena air terjunnya banyak, ke sini dalam rangka liburan,” ujar salah satu wisatawan bernama Gunawan.

    Untuk masuk ke Air Terjun Tumpak Sewu, wisatawan cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000, untuk dapat menikmati keindahannya alam, dan swafoto berlatar belakang keindahan air terjun di kaki Gunung Semeru.

    Bagi wisatawan yang belum memiliki destinasi wisata untuk mengisi liburan Nataru, wisata Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang bisa menjadi alternatif.

    ________________

    Artikel ini telah tayang di detikJatim

    (wkn/wkn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini 2 Spot Wisata Paling Baru di Puncak, Cocok untuk Liburan Nataru!



    Jakarta

    Wisata ke Puncak, Bogor saat libur panjang sudah menjadi tradisi banyak traveler. Terlebih, kini ada dua objek wisata yang baru saja dibuka dan cocok untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Kawasan wisata Puncak adalah primadona bagi traveler dari sekitar Jabodetabek. Letaknya yang tak terlalu jauh dari kota, iklim yang sejuk, hingga segudang tempat wisata menjadi daya tarik tersendiri.

    Perihal objek wisata, Puncak kerap menawarkan keterbaruan. Tak ayal orang kerap singgah ke sana kendati selalu mengalami lonjakan volume wisatawan.


    Bagi traveler yang ingin menikmati libur Nataru kali ini dengan berkunjung ke Puncak, bisa menjajal dua spot wisata baru ini:

    1. Papa Dino Puncak

    Papa Dino PuncakPapa Dino Puncak. (Pradita Utama/detikcom)

    Papa Dino Puncak adalah taman rekreasi bertema dinosaurus yang baru saja dibuka di Puncak, tepatnya pada Jumat (20/12/2024). Spot satu ini melantai di area yang dulu dikenal sebagai The Ranch, atau di Jalan Raya Puncak KM.77, Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

    Daya tarik wisata tersebut yakni dengan banyaknya animatronik dinosaurus yang berukuran besar. Animatronik tersebut tak hanya jadi pajangan, tetapi juga dapat bersuara, bergerak, hingga mengeluarkan air.

    Selain itu, tempat tersebut menyimpan atraksi lain seperti berinteraksi dengan domba hingga sapi, menaiki kereta dino, dino dokar, sepeda gowes atau listrik, hingga flying fox.

    Harga tiket masuk:

    • Rp 35 ribu (weekday)
    • Rp 40 ribu (weekend)

    Jam buka:

    • 9.00-18.00 WIB (weekday)
    • 8.00-21.00 WIB (weekend)

    2. Hibisc Fantasy Puncak

    Hibisc Fantasy Puncak, BogorHibisc Fantasy Puncak, Bogor. (Pradita Utama/detikcom)

    Satu lagi destinasi wisata yang baru saja dibuka di Puncak adalah Hibisc Fantasy Puncak. Spot satu itu menawarkan taman rekreasi dengan banyaknya unsur warna dan bunga.

    Berkunjung ke sana, traveler dapat melihat banyaknya taman bunga hingga berbagai bangunan estetik penuh warna. Bangunan tersebut merupakan bangunan permanen dengan mengambil konsep layaknya Benteng Kremlin Moskow, Rusia.

    “Ini konsepnya itu, bahwasanya Hibisc Fantasy Puncak ini adalah taman bunga plus rekreasi ya. Jadi nanti pengunjung bisa merasakan bunga-bunga, keindahan bunga yang ada di Hibisc Fantasy Puncak, dan juga bisa melihat kastil-kastil kayak gitu,” terang perwakilan pengelola, Ajang Ana Suriatma, saat mendampingi kami di sana, Jumat (20/12/2024).

    Wahana itu baru saja dibuka pada 11 Desember 2024. Meliputi 20 wahana seperti kora-kora, rainbow slide, rumah hantu, hingga taman kelinci. Namun, beberapa wahana wisata tersebut belum semuanya dapat beroperasi lantaran izin yang belum selesai.

    Tetapi berkunjung ke sana rasanya juga menarik traveler coba untuk libur Nataru kali ini.

    Harga tiket masuk

    Reguler:

    • Rp 40 ribu (weekday)
    • Rp 50 ribu (weekend)

    Tiket terusan (gratis 15 wahana):

    • Rp 90 ribu (weekday)
    • Rp 100 ribu (weekend)

    Promo tiket terusan Nataru:

    Jam buka

    (wkn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 3 Curug untuk Canyoning di Gunung Menir Bogor



    Bogor

    Gunung Menir di Kecamatan Pamijahan, Bogor menjadi surga bagi para pecinta olahraga ekstrem, khususnya canyoning. Tiga curug ikonis di kawasan ini, Curug Hordeng, Curug Tebing, dan Curug Saderi, menawarkan pengalaman seru dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

    Muhammad Rian Fermana, seorang instruktur canyoning setempat, menjelaskan keunggulan masing-masing curug yang dapat memuaskan hasrat petualangan para wisatawan.

    1. Curug Hordeng: Pilihan Aman untuk Pemula

    Curug Hordeng, dengan ketinggian 8 meter, cocok bagi pemula yang ingin menjajal canyoning untuk pertama kalinya. Aliran airnya tidak terlalu deras, sehingga peserta dapat belajar teknik dasar canyoning tanpa terlalu khawatir.


    “Curug ini ideal untuk pemula. Dengan ketinggian yang tidak terlalu ekstrem, peserta bisa beradaptasi dengan olahraga ini sambil menikmati keindahan alam,” ujar Rian saat diwawancarai detikTravel pada Minggu (22/12/2024).

    2. Curug Tebing: Tantangan dengan Tebing Vertikal

    Curug Tebing menjadi favorit para petualang berkat ketinggiannya. Ketinggian Curug mencapai 15-16 meter serta karakteristik tebing vertikal.

    “Curug ini memiliki debit air yang stabil dan cocok untuk aktivitas canyoning sepanjang tahun,” ungkap Rian.

    “Karakter vertikal dari Curug Tebing membuatnya lebih cocok untuk aktivitas canyoning. Stabilitas debit airnya juga menjadi alasan mengapa kami terus memasarkan destinasi ini,” tambah Rian.

    3. Curug Saderi: Sensasi Ekstrem di Ketinggian 25 Meter

    Bagi penggemar adrenalin sejati, Curug Saderi adalah pilihan utama. Dengan ketinggian hingga 25 meter dan debit air yang deras, curug ini memberikan tantangan ekstrem.

    “Ini adalah curug tertinggi di kawasan Gunung Menir. Para peserta harus benar-benar siap fisik dan mental untuk menaklukkan curug ini,” ujar Rian.

    Terdapat Curug baru yang akan dicanangkan oleh Riyan dan Timnya, Yaitu Curug Ciampea yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Selain ketiga curug utama di Gunung Menir, Rian juga memperkenalkan Curug Ciampea yang baru saja dibuka pada Desember 2024.

    “Curug ini terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dengan ketinggian sekitar 22 meter,” kata Riyan.

    Namun, Curug Ciampea memiliki tantangan tersendiri. Debit air curug yang tidak stabil menjadi tantangan bagi pengelola aktivitas ekstream ini.

    “Curug ini agak horizontal, sehingga aliran airnya bisa sangat deras saat musim hujan. Tetapi jika musim kemarau, debit airnya justru kecil,” tambah Rian.

    Pada Januari 2025, Rian dan timnya telah merencanakan 20 trip canyoning. Masing-masing 10 trip di Curug Tebing dan Curug Ciampea.

    Riyan juga memberikan pesan kepada wisatawan bahwa jangan pernah takut mencoba canyoning atau aktivitas ekstream lainnya. Karena aktivitas ekstrem biasanya mampu menghilangkan stress.

    “Jangan bosan untuk berlibur, jangan takut untuk menikmati alam. Dalam kondisi apa pun, alam selalu bisa membantu kita menyegarkan diri dan memperbaiki jiwa setelah rutinitas yang melelahkan,” kata Rian.

    Canyoning di Gunung Menir bukan hanya tentang petualangan ekstrem, tetapi juga cara menikmati keindahan alam Bogor yang memukau. Dengan karakter unik masing-masing curug, kawasan ini layak menjadi destinasi liburan traveler berikutnya.

    Siapkah Anda menjelajahi Curug Hordeng, Curug Tebing, atau Curug Saderi? Jangan lewatkan juga kesempatan mencoba Curug Ciampea yang baru saja dibuka di tahun 2025!

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Air Terjun Ini Sangat Keramat tapi juga Begitu Menawan



    Jakarta

    Air Terjun Murundao di Ende, NTT, menawarkan keindahan alam, trekking mudah, dan nuansa mistis. Cocok untuk liburan keluarga dan pencinta alam.

    Terletak di Desa Koanara, Kecamatan Kelimutu, air terjun ini menyajikan pemandangan alam yang memukau dan suasana yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota. Dengan ketinggian sekitar 40-50 meter, Air Terjun Murundao menjadi salah satu air terjun terbesar di daerah ini.

    Dikelilingi oleh hutan tropis yang rimbun, Air Terjun Murundao menawarkan suasana yang menyejukkan dan damai. Pepohonan hijau yang lebat menciptakan pemandangan yang menenangkan bagi siapa saja yang mengunjunginya.


    Suara gemericik air yang jatuh dari ketinggian serta udara segar yang mengalir membuat tempat ini menjadi tempat yang sempurna untuk bersantai dan menikmati alam.

    Ketika sampai di Air Terjun Murundao, pengunjung akan disambut dengan pemandangan yang memukau dan suasana yang damai. Anda dapat merasakan kesejukan udara pegunungan sambil menikmati keindahan alam sekitar.

    Trekking menuju air terjun ini pun tidak terlalu sulit, cocok untuk semua kalangan, termasuk anak-anak. Jalur trekking yang ringan ini memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi flora dan fauna lokal, sekaligus mengajak anak-anak berinteraksi dengan alam dan mengajarkan mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

    Selain keindahan alamnya, Air Terjun Murundao juga memiliki cerita mistis yang menambah daya tariknya. Menurut cerita rakyat setempat, air terjun ini dianggap sebagai tempat yang suci dan keramat. Banyak orang datang ke sini untuk melakukan upacara keagamaan, berdoa, atau memohon berkah. Hal ini memberi nuansa spiritual yang membuat tempat ini terasa lebih istimewa.

    Air Terjun Murundao terletak sekitar 60 kilometer (km) dari ibu kota Kabupaten Ende, yang dapat dijangkau dalam waktu sekitar 2 jam dengan kendaraan. Jika Anda berasal dari kota Moni, air terjun ini hanya berjarak sekitar 400 meter, yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit.

    Jalan masuk menuju air terjun ini terletak tepat di seberang Rainbow Cafe Moni. Dari pintu masuk, Anda akan melewati jalan setapak tanah yang menurun hingga tiba di jembatan bambu yang melintasi sungai kecil yang mengalir dari air terjun. Setelah menyeberangi jembatan, Anda hanya perlu berjalan 50 meter lagi untuk mencapai dasar air terjun.

    Dengan keindahan alam yang menakjubkan dan trek yang cocok untuk keluarga, Air Terjun Murundao menjadi destinasi wisata yang tepat untuk liburan bersama keluarga atau teman-teman.

    Baca artikel selengkapnya di detikBali

    (msl/msl)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menikmati Sisi Lain Jogja dari Ketinggian HeHa Sky View



    Yogyakarta

    Libur long weekend Isra Miraj dan Imlek, traveler bisa menikmati sisi lain keindahan Jogja dari ketinggian di destinasi wisata HeHa Sky View. Simak ulasannya berikut ini:

    HeHa Sky View adalah tempat wisata yang tidak boleh kamu lewatkan jika liburan di Jogja. Destinasi ini hanya berjarak 40 menit dari pusat kota Yogyakarta, dan 30 menit dari gerbang tol Prambanan.

    Dari atas ketinggian bukit, traveler bisa menikmati keindahan Jogja yang tidak ada di tempat lainnya. Bagi pecinta sunset, kamu bisa datang ke tempat ini pada sore hari. Kamu akan disuguhkan pemandangan langit kuning keemasan disertai landskap Gunung Merapi yang mempesona.


    Selain itu, kamu juga bisa menikmati citylight Kota Yogya yang menawan pada malam hari. Kamu bisa menikmati citylight sambil merebahkan diri di bean bag dan menyeruput segelas minuman hangat rasanya asyik juga.

    Traveler juga bisa foto-foto di beberapa spot kece seperti Sky Glass, Sky Balloon, Sky Swing, HeHa Aeroplane, dan Macrame. Di setiap spot foto sudah ada fotografer yang menawarkan jasa dengan tarif Rp 5.000. Kamu bisa langsung minta file copy foto yang diambil fotografer.

    Lokasi dan Rute Menuju HeHa Sky View

    HeHa Sky View berlokasi di Jalan Dlingo-Patuk Nomor 2, Bukit Patuk, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Dari Tugu Yogya, kamu hanya perlu berkendara ke arah timur (arah Solo). Sesampainya pada lampu merah kedua (perempatan Gramedia), belok kiri, lalu berjalan lurus sampai ke Bundaran UGM.

    Dari Bundaran UGM, kamu bisa belok kanan (menuju arah timur), lalu berjalan lurus sampai ujung jalan dan menemukan pertigaan lampu merah. Dari situ, kamu bisa berbelok ke kanan sampai lampu merah berikutnya. Setelah itu, belok kiri dengan menyusuri jalan Solo ke arah timur.

    Harga Tiket & Jam Buka HeHa Sky View

    Di akun Instagram HeHa Sky View, tercantum harga tiket terbaru yang berlaku mulai 2 Januari 2025. Setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang.

    Untuk jam operasionalnya, HeHa Sky View buka mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB untuk weekdays. Sedangkan untuk weekend Sabtu-Minggu, jam bukanya mulai 08.00 hingga 21.00 WIB.

    Aneka Acara Seru di HeHa Sky View

    Untuk merayakan kemeriahan Imlek, acara bertajuk Bertabur Cahaya di Atas Awan #TamanLangitnyaJogja akan digelar di HeHa Sky View pada 26 dan 29 Januari 2025.

    Libur panjang akhir pekan traveler akan dimeriahkan dengan pertunjukan atraktif mulai dari musik perkusi, tari kreasi, fire dance, dan barongsai.

    Wisatawan menikmati pemandangan alam yang disajikan di tempat wisata Heha Sky View, Dlingo, Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (18/9/2021). Geliat tempat wisata mulai terlihat setelah penurunan level PPKM.Wisatawan menikmati pemandangan alam yang disajikan di tempat wisata Heha Sky View, Dlingo, Gunung Kidul Foto: PIUS ERLANGGA

    Setelah perayaan Imlek usai, kemeriahan di HeHa Sky View akan berlanjut dengan acara Pasar Raya Durian Gunungkidul di bulan Februari 2025 dan Kampung Ramadan, festival kuliner seru selama bulan suci di bulan Maret 2025.

    Di bulan April, ada acara HeHa Run, fun run dengan track perbukitan Patuk di Gunungkidul yang punya pemandangan memukau. Berlanjut di bulan Mei 2025, ada acara Festival Bintang, sebuah konser musik di ketinggian dengan view hamparan bintang di langit.

    Memeriahkan bulan Juni 2025, akan digelar Festival Sate, sebuah acara pasar kuliner aneka sate yang dimeriahkan juga dengan lomba masak. Sedangkan di bulan Juli ada Nikah Massal 24 Jam, acara ini merupakan wujud wedding tourism, yaitu pagelaran nikah bareng secara nasional dengan peserta dari berbagai daerah.

    Di bulan Agustus, HeHa akan menggelar Paws Wonder Sky The Ultimate Pet Show, sebuah pameran hewan peliharaan terlengkap untuk para komunitas pecinta anjing dan kucing di Yogyakarta dan sekitarnya.

    Memeriahkan bulan September, ada acara melukis di Taman Langit, lomba lukis dan berbagai lomba untuk anak-anak dalam bulan ulang tahun HeHa Sky View. Sedangkan di bulan Oktober ada HeHaunted, petualangan horor seru ala Halloween di wahana Gua Hantu HeHa Sky View.

    Bulan Desember akan ditutup dengan HeHa Hore, event tahunan spektakuler berupa pertunjukan kembang api dengan rangkaian acara seru untuk menyambut malam tahun baru. Traveler bisa juga mengikuti Instagram @hehaskyview untuk mendapat informasi terbaru dari destinasi ini.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJogja.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com