Tag Archives: keindahan

Liburan Murah Meriah di Kaki Gunung Sawal



Ciamis

Menghabiskan libur panjang long weekend di bulan Mei 2025, traveler bisa mencoba wisata curug Jami yang murah meriah di kaki gunung Sawal, Ciamis.

Curug Jami menjadi salah satu tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Ciamis. Destinasi ini menawarkan wisata alam yang murah meriah.

Curug Jami berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jarak dari pusat perkotaan Ciamis sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


Meski berada di Ciamis, namun wisata alam ini lebih dekat ke Kota Tasikmalaya yang jaraknya hanya sekitar 20-30 menit saja. Akses jalan hot mix yang mulus membuat tempat destinasi ini mudah dikunjungi.

Curug Jami menawarkan panorama alam Gunung Sawal yang hijau. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut berasal dari mata air gunung. Curug ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ria.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

Di sekitar lokasi Curug terhadap fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir sepeda motor, mobil, Musala, toilet, gazebo (sewa Rp 5 ribu) untuk makan dan bersantai serta sejumlah warung makanan.

Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir Rp 3 ribu.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di alam liar, bisa juga mengunjungi Sungai Cibaruyan yang lokasinya tak jauh dari Curug Jami. Pengunjung cukup berjalan kaki ke bawah sekitar 5-10 menit. Tiket menuju area Sungai Cibaruyan tersebut hanya Rp 2 ribu per orang.

Di tempat tersebut pengunjung bisa merasakan dingin dan segarnya mata air pegunungan asli. Arus airnya yang cukup deras serta jernih membuat aktivitas berenang di alam bersama keluarga menjadi lebih seru dan asyik.

Pengunjung juga dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh warga setempat. Mulai dari saung-saung untuk bersantai, kamar bilas, warung jajanan, hingga tempat duduk untuk nongkrong.

Dari pantauan di lokasi, terlihat ratusan pengunjung dari Ciamis dan Tasikmalaya memadati destinasi Curug Jami dan Sungai Cibaruyan. Mereka mengisi liburan dengan menikmati suasana alam sambil makan bersama. Beberapa di antaranya bermain air dan berenang di Sungai.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

“Tahu curug Jami dari medsos, lagi cari-cari tempat wisata di Ciamis untuk ngisi libur panjang Minggu ini. Ketemu Curug jami, penasaran di medsos tempatnya sepertinya bagus jadi didatangi bersama anak dan keluarga,” ujar Ratna, pengunjung asal Linggasari, Ciamis.

Menurutnya, destinasi Wisata Alam Curug Jami ini sangat cocok untuk healing. Lokasinya di bawah Gunung Sawal dengan pemandangan hijau membuat pikiran menjadi tenang, di tambah dengan suasana sejuk dan teduh.

“Lokasinya pas untuk healing, tidak jauh dari kota juga murah apalagi aksesnya mudah, murah dan jalannya mulus,” katanya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan



Konawe Kepulauan

Terletak jauh dari pusat kota, Konawe Kepulauan atau yang dikenal dengan Pulau Wawonii menyimpan segudang keindahan alam. Pantai Kampa, menjadi salah satu surga tersembunyi yang dapat ditemui di pulau ini.

Beberapa waktu lalu, tim detikcom berkesempatan mengunjungi langsung Pantai Kampa. Sesampainya di sana, kami disambut dengan pesona hamparan pasir putih dan air laut yang jernih. Barisan pohon kelapa serta tebing batuan karst yang berada di pinggir pantai menambah kecantikan pantai ini.

Pantai Kampa memang merupakan salah satu tempat terpopuler di Pulau Wawonii. Di sini, kamu bisa berjalan di sepanjang bibir pantai, bermain air atau bahkan berenang.


Selain menjadi wisata andalan warga setempat, Pantai Kampa juga seakan menjadi tempat beristirahat dari hiruk pikuk dunia. Di sepanjang bibir pantai, terlihat beberapa pengunjung yang duduk menikmati ketenangan deburan ombak ditemani hembusan angin yang lembut. Namun, tak sedikit pula dari pengunjung yang asyik bersenang-senang sambil selfi di berbagai sudut pantai.

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe KepulauanJelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Fasilitas Pantai Kampa

Tak jauh dari Pantai Kampa, kamu bisa menemukan homestay dengan berbagai fasilitas. Di sana, tersedia 6 villa yang dapat kamu sewa dengan harga Rp 300 ribu per malam.

“Di destinasi Pantai Kampa, kami juga menyediakan homestay atau villa yang menyediakan berbagai fasilitas di antaranya ada homestay itu sendiri, kemudian ada aula pertemuan. Lalu ada gazebo, MCK, musala dan tempat foto, serta berbagai fasilitas lainnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparmudora) Konawe Kepulauan Zakaria Rasjid kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Meski letak homestay Pantai Kampa cukup jauh dari pusat kota, kamu tak perlu takut soal jaringan internet. Pasalnya, lokasi Pantai Kampa telah terjamah dengan akses internet. Homestay Pantai Kampa juga telah dilengkapi dengan BAKTI Aksi (Akses Internet) dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dengan kecepatan 4-10 Mbps. Jadi, kamu bisa membagikan momen traveling kamu ke media sosial.

Hadirnya fasilitas internet di Pantai Kampa diakui Zakaria turut mendorong peningkatan jumlah wisatawan. Berdasarkan dari data kunjungan wisata Dispora Konawe Kepulauan, angkanya mengalami peningkatan sekitar 2-3 persen dari tahun-tahun sebelumnya sebelum ada fasilitas internet.

“Sebelum adanya akses internet tentu menghambat jumlah kunjungan wisata karena pengunjung merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarganya dan kami dinas pariwisata juga merasakan kesulitan untuk melakukan promosi dan pemasaran terhadap potensi di Pantai Kampa karena,” katanya.

“Tapi di dua tahun terakhir setelah adanya akses internet dari BAKTI Komdigi memberikan kontribusi besar terhadap jumlah pengunjung. Dan bahkan pengunjung sudah merasa nyaman berada di sana karena mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya secara lancar,” imbuhnya.

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe KepulauanJelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Akses Pantai Kampa

Buat kamu yang tertarik menikmati pesona alam Pantai Kampa, jaraknya hanya sekitar 20 menitan saja. Terdapat dua akses yang bisa kamu pilih, yakni lewat Desa Langara atau Desa Wawobili.

“Aksesnya ini dua jalur lewat Barat dari Desa Langara juga bisa, kemudian lewat atas dari Desa Wawobili atas juga bisa. Hanya akses jalan lewat atas ini masih agak ekstrim, tapi masih bisa dilalui. Tapi kebanyakan dari arah Langara karena akses jalannya bagus, lebih mending dari arah atas,” pungkas Pengelola Homestay Villa Pantai Kampa Heryanto.

detikcom bersama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengadakan program Tapal Batas untuk mengulas perkembangan ekonomi, wisata, infrastruktur, dan pemerataan akses internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ikuti terus berita informatif, inspiratif, unik dan menarik dari program Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

(akd/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Pulau Unik di NTT yang Dapat Ditempuh dengan Jalan Kaki saat Laut Surut



Jakarta

Di bagian utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat satu pulau unik yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki saat laut surut.

Adalah pulau Nusa Kutu yang terletak di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Tempat itu sekitar 100 meter dari daratan Flores. Pulau itu memiliki struktur karang kokoh yang memiliki sabana di atasnya.

Pulau ini dulunya bagian dari Pulau Flores. Namun akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Sikka pada 1992, Nusa Kutu terpisah dan menjadi pulau mandiri.


Untuk mengunjungi pulau ini, pengunjung dapat berkendara dari Kota Maumere ke arah barat melalui jalur Pantura menuju Desa Kolisia. Perjalanan memakan waktu sekitar 20-25 menit.

Setibanya di Kolisia, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan pasir putih yang halus. Tersedia pondok kecil di sekitar lokasi parkir yang bisa disewa, menciptakan suasana santai sebelum perjalanan ke pulau dimulai.

Setelah tiba di lokasi, biaya parkir yang dikenakan cukup terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. Selain area parkir, pengunjung dapat menyewa balai-balai kecil dengan harga Rp 20.000, tempat yang nyaman untuk bersantai menikmati pemandangan.

Untuk mencapai Nusa Kutu, pengunjung dapat menggunakan perahu milik nelayan setempat dengan waktu tempuh sekitar 5-7 menit saat laut pasang.

Uniknya, jika air laut sedang surut, pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri pesisir menuju pulau sambil ditemani deburan ombak. Jalur ini memberikan pengalaman unik, seolah menyusuri jalur alami yang menghubungkan daratan dengan pulau kecil ini.

Untuk mencapai puncak Nusa Kutu, pengunjung perlu berjalan sekitar 50 meter melewati lereng bukit. Dari sana, pemandangan luas ke arah laut dan pulau di sekitarnya menjadi panorama yang tak terlupakan.

Salah satu momen terbaik untuk mengunjungi Nusa Kutu adalah saat senja. Keindahan matahari terbenam di pulau ini menciptakan pemandangan memukau, menjadikannya surga bagi para pecinta sunset.

Bagi Anda yang mencari destinasi unik di Kabupaten Sikka, Nusa Kutu menawarkan pengalaman wisata alam yang asri dan menenangkan, lengkap dengan pemandangan indah dan suasana eksotis. Nikmati keindahan dan ketenangan Nusa Kutu di akhir pekan Anda!

__________________

Artikel ini telah tayang di detikBali

(wkn/wkn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Menikmati Indahnya Alam dari Puncak Darma, Cocok untuk Healing


Jakarta

Sukabumi memiliki sejumlah tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Puncak Darma. Dari atas bukit ini, detikers bisa menikmati pemandangan alam yang begitu indah.

Puncak Darma merupakan salah satu dataran tertinggi di kawasan Geopark Ciletuh. Ada daya tarik tersendiri bagi para wisatawan sehingga menyempatkan diri untuk mampir ke Puncak Darma.

Selain itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya selama di Puncak Darma. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Daya Tarik Puncak Darma

Daya tarik utama dari Puncak Darma adalah memiliki view yang menakjubkan. Dari atas puncak, travelers dapat menikmati pemandangan alam yang indah. Apalagi jika datang saat cuaca sedang cerah, kamu bisa melihat hamparan laut, pantai, dan kawasan Geopark Ciletuh dari ketinggian.

Alhasil, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat. Ada yang ingin beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan jauh atau sekadar healing untuk melepas penat.

Puncak Darma Ciemas Geopark Ciletuh Sukabumi.View dari Puncak Darma (dok. Dispar Kabupaten Sukabumi)

Cuaca yang cerah juga dimanfaatkan banyak wisatawan untuk berfoto-foto. Salah satu spot foto yang ramai dikunjungi adalah kapal nelayan, sehingga membuatmu seolah-olah berlayar di atas awan. Kalau sudah sore, travelers dapat melihat detik-detik matahari terbenam dari atas Puncak Darma.

Jangan takut kelaparan atau kehausan, karena di sekitar Puncak Darma ada banyak warung yang menjual snack dan minuman, mulai dari kopi, es kelapa, buah-buahan, hingga mi instan rebus atau goreng. Harganya juga cukup terjangkau, sehingga cocok untuk mengganjal perut.

Kalau travelers merasa lelah usai menempuh perjalanan jauh, tenang saja karena di sekitar Puncak Darma terdapat sejumlah penginapan dengan harga cukup terjangkau.

Puncak Darma memang cocok untuk kamu yang ingin menikmati keindahan alam. Apalagi setelah menempuh perjalanan berjam-jam dari Jakarta, rasa lelah langsung dibayar lunas saat tiba di tempat ini.

Fasilitas Umum di Puncak Darma

Seiring banyaknya wisatawan yang datang, fasilitas umum di Puncak Darma juga ditingkatkan demi memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Mengutip akun resmi Facebook Puncak Darma Ciletuh, berikut fasilitas umum yang tersedia:

  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Mushola
  • Warung
  • Kafe dengan view yang indah
  • Sejumlah spot foto yang Instagramable.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk ke Puncak Darma

Puncak Darma buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Disarankan datang sejak pagi jika ingin menikmati udara segar atau menjelang sore jika mau melihat sunset.

Untuk harga tiket masuk ke Puncak Darma dipatok sebesar Rp 5.000 per orang. Jika kamu membawa kendaraan seperti mobil atau sepeda motor, dikenakan tarif parkir mulai dari Rp 2.000.

Lokasi Puncak Darma

Puncak Darma merupakan tempat wisata yang berada di Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dari area tempat parkir menuju Puncak Darma tak begitu jauh, sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki sedikit.

Namun, travelers harus hati-hati selama perjalanan menuju Puncak Darma. Soalnya, jalur yang dilalui cukup ekstrim karena melewati tanjakan dan turunan curam. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum pergi ke Puncak Darma.

Tak hanya soal kendaraan, namun fisik pengendaranya juga harus prima. Sebab, perjalanan dari Kota Sukabumi menuju Puncak Darma bisa memakan waktu sekitar 2-3 jam. Ingat, kalau travelers sudah merasa lelah jangan dipaksakan, sebaiknya istirahat sejenak untuk meregangkan badan.

Demikian ulasan singkat mengenai Puncak Darma. Tertarik untuk berkunjung ke sini saat liburan?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

4 Daya Tarik Gunung Prau yang Mampu Memikat Hati para Pendaki


Jakarta

Gunung Prau merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah yang terkenal. Selain ramah bagi pendaki pemula, pemandangan alam dari Gunung Prau juga sangat memukau. Maka tak heran jalur pendakian gunung ini selalu ramai, terutama saat weekend dan hari libur nasional.

Selain itu, masih ada sejumlah daya tarik lainnya dari Gunung Prau. Daya tarik tersebut yang akhirnya membuat banyak pendaki datang kembali ke Gunung Prau.

Lantas, apa saja daya tarik dari Gunung Prau yang mampu memikat hati banyak pendaki? Simak ulasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Daya Tarik Gunung Prau

Gunung Prau memiliki sejumlah daya tarik tersendiri bagi para pendaki. Dilansir situs Visit Jawa Tengah, berikut daya tariknya:

1. Menikmati Sunrise

Daya tarik yang pertama dari Gunung Prau adalah dapat menikmati matahari terbit atau sunrise dari atas puncak. Bagi para pendaki, menikmati sunrise merupakan salah satu momen yang sangat ditunggu-tunggu ketika mendaki Gunung Prau.

Saat berada di puncak, terdapat area bernama Sunrise Camp yang dikhususkan bagi pendaki untuk mendirikan tenda. Di tempat ini juga merupakan salah spot terbaik untuk menikmati matahari terbit.

Pastikan detikers tidak ketinggalan detik-detik matahari terbit dari puncak Gunung Prau. Disarankan untuk bangun sejak pukul 05.00 WIB agar kamu bisa melihat sunrise sekaligus menikmati pemandangan alam yang begitu memukau.

2. Melihat Keindahan Bunga Daisy

Selain menikmati pemandangan alam yang memukau, para pendaki juga dapat melihat keindahan bunga daisy. Bisa dibilang, kehadiran bunga tersebut menjadi salah satu ciri khas dari Gunung Prau.

Bunga daisy banyak tumbuh di sekitar puncak Gunung Prau. Alhasil, bunga ini sering menjadi penanda bagi para pendaki kalau sebentar lagi akan tiba di puncak.

Selain terdapat di puncak Gunung Prau, bunga daisy juga banyak tersebar di Bukit Teletubbies. Menariknya, bunga itu ternyata sengaja ditanam oleh penduduk lokal dengan tujuan agar kawasan puncak Gunung Prau semakin hijau dan indah.

Bunga daisy akan mekar sempurna pada musim penghujan. Nantinya, bunga tersebut akan mekar dengan warna kelopak putih dan pink, menjadikannya salah satu tanaman yang sangat indah di Gunung Prau.

3. Melihat Pemandangan Alam

Salah satu alasan pendakian Gunung Prau selalu ramai karena banyak pendaki yang ingin melihat pemandangan alam yang begitu memukau. Dari atas puncak, travelers dapat melihat view Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Suasana yang tenang, udara dingin, langit biru, dan pemandangan gunung yang indah membuat siapapun yang datang ke puncak Gunung Prau akan dibuat terpukau. So, tempat ini sangat cocok bagi travelers yang ingin healing sejenak dari hiruk-pikuk pekerjaan.

4. Cocok untuk Pendaki Pemula

Untuk bisa menikmati keindahan alam dan menyaksikan sunrise, detikers harus mendaki ke puncak Gunung Prau terlebih dahulu. Eits, tenang saja karena Gunung Prau termasuk salah satu gunung yang cocok untuk pendaki pemula.

Soalnya, Gunung Prau memiliki trek yang tidak terlalu panjang. Gunung yang memiliki ketinggian 2.565 mdpl ini punya enam basecamp jalur pendakian, salah satu yang terkenal adalah basecamp via Patak Banteng.

Basecamp pendakian ini terletak di Jalan Dieng Km 24, Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Alasan kenapa basecamp ini jadi favorit para pendaki karena rute pendakiannya lebih singkat daripada melalui jalur lain.

Selain itu, jalur pendakian via Patak Banteng lebih dekat dengan puncak Gunung Prau, yakni hanya sekitar 4 kilometer. Kira-kira butuh waktu sekitar 2-3 jam pendakian dari basecamp Patak Banteng menuju puncak Gunung Prau.

Mengutip akun Instagram @patakbanteng, tarif tiket untuk mendaki Gunung Prau via Patak Banteng sebesar Rp 15.000 per orang. Fasilitas di basecamp ini juga lengkap, mulai dari toilet, penginapan, persewaan alat pendakian, warung makan, sewa porter, tour guide, dan pusat oleh-oleh.

Hal yang Dilarang di Gunung Prau

Selain mempersiapkan bekal, peralatan, dan fisik yang kuat, detikers juga perlu tahu sejumlah hal yang dilarang selama berada di Gunung Prau. Apa saja? Simak selengkapnya di bawah ini:

  • Masuk tanpa izin
  • Membuang sampah sembarangan
  • Membuat api unggun
  • Tidak membawa sampah turun
  • Menebang pohon
  • Membawa tisu basah ke atas Gunung Prau
  • Membawa senjata tajam
  • Membawa dan menyalakan kembang api
  • Membawa dan mengkonsumsi minuman keras atau narkoba
  • Melakukan pencurian
  • Membawa alat musik dan musik box
  • Melakukan perzinahan
  • Melakukan vandalisme
  • Kencing di dalam botol.

Demikian ulasan mengenai empat daya tarik Gunung Prau bagi para pendaki. Tertarik untuk mendaki Gunung Prau dalam waktu dekat?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

11 Spot Wisata Hits di Pantai Indah Kapuk, Gratis dan Instagramable


Jakarta

Pantai Indah Kapuk atau PIK adalah kawasan di pantai utara Jakarta yang memiliki berbagai pilihan tempat wisata hits, mulai dari pantai, tempat kuliner, tempat belanja, hingga aneka spot selfie.

Ada dua kawasan PIK, yaitu PIK 1 yang berada di Jakarta Utara dan PIK 2 yang masuk kawasan Tangerang. Meski berbeda daerah administratif, keduanya masih berada dalam satu kawasan yang bersebelahan.

Buat traveler yang ingin jalan-jalan ke PIK, tak perlu bingung mau ke mana. Di bawah ini akan kita ulas 11 rekomendasi tempat wisata hits di Pantai Indah Kapuk yang gratis alias tanpa membayar tiket masuk, dan tentunya instagramable.


Rekomendasi Wisata Pantai Indah Kapuk

Berikut ini 11 tempat wisata gratis paling hits di Pantai Indah Kapuk yang dirangkum dari catatan detikTravel:

1. Pantai Pasir Putih PIK 2

Pantai Pasir Putih PIK2Pantai Pasir Putih PIK2 Foto: Johanes Randy
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 06.00-22.00 WIB

Selanjutnya ada Pantai Pasir Putih yang berada di kawasan PIK 2 yang memiliki pemandangan indah pasir putih yang berpadu dengan laut utara. Sebagai tempat wisata modern, traveler juga akan melihat pemandangan gedung-gedung tinggi.

Di sini, kamu bisa bersantai di tepi pantai, bermain pasir dan air, berkeliling naik sepeda, hingga kulineran. Pengunjung dilarang membawa makanan dari luar dan harus selalu menjaga kebersihan.

2. Aloha PIK 2

Aloha PIKAloha PIK Foto: (‘Dadan Kuswaraharja/detikcom)
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 10.00-22.00 WIB (weekend buka pukul 07.00 WIB)

Salah satu tempat wisata hits Pantai Indah Kapuk adalah Aloha yang merupakan tempat jajan hits yang memiliki banyak tenant makanan dan minuman, seperti aneka seafood, aneka sate, pizza, steak, es krim, croissant, dan kopi.

Keunikan Aloha adalah tempatnya berkonsep ala Hawaii. Pengunjung dapat menikmati pemandangan pasir putih. Dekorasi bangunannya pun dibuat dengan nuansa tropis, yakni menggunakan elemen kayu, jerami, rotan, bambu, dan juga open space balcony.

3. Land’s End PIK 2

Wisata Land's End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land's End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung.Wisata Land’s End PIK 2 Foto: dok detikcom
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 08.00-23.00 WIB

Tak jauh dari Aloha, ada tempat wisata Land’s End yang memiliki pemandangan pantai pasir putih. Keunikannya adalah terdapat bangunan ikonik berbentuk mercusuar berwarna putih yang juga menyala di malam hari.

Tak hanya duduk santai di pantai, traveler bisa jajan di sejumlah restoran dan coffee shop di Land’s End. Dibandingkan Aloha, Land’s End menawarkan fasilitas lebih ‘premium’.

4. Urban Farm PIK

Urban FarmUrban Farm Foto: Hestianingsih/Wolipop
  • Lokasi: Kawasan Pantai Maju PIK, Jalan The Golf Island Boulevard, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 09.00-21.00 WIB

Urban Farm PIK adalah marketplace yang konsepnya dikelilingi alam. Buat kalian yang suka tanaman, tempat ini memiliki banyak koleksi tanaman menarik. Di sini terdapat beberapa tenant fashion, lifestyle, bookstore, F&B, hingga fresh market.

5. PIK Bridge

Ada dua jembatan menarik di PIK. Yang pertama adalah Jakarta PIK International Bridge yang berada di PIK 1, Jalan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Jembatan ini memiliki jalur pejalan kaki kecil buat detikers yang ingin jogging atau jalan santai.

Ada juga Jembatan PIK 2 yang menghubungkan DKI Jakarta dengan Banten yang panjangnya sekitar 800 meter. Jembatan ini tidak disediakan jalur pejalan kaki, namun terdapat lajur khusus sepeda.

6. Pantjoran PIK

Pagoda Pantjoran PIKPagoda Pantjoran PIK Foto: Pantjoran PIK
  • Lokasi: PIK 1, kawasan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 07.00-23.00 WIB

Pantjoran PIK khas dengan nuansa pecinan atau chinatown. Banyak bangunan yang khas dengan negara China. Antara lain adalah pagoda merah yang disebut paling tinggi di Jakarta. Pagoda ini sering dipakai sebagai latar belakang foto.

Selain berfoto-foto, traveler juga bisa jajan beraneka makanan di sini, seperti Cakuw Ko Atek, Bakmi Gang Kelinci, Bakso Goreng Soekajadi, Es Pluit Acen, dan Roti Srikaya Ajong.

Untuk diketahui, ada beberapa tempat makanan non-halal di sini. Buat muslim, jangan segan bertanya menu makanan di sana.

7. Cove at Batavia

Cove at Batavia PIKCove at Batavia PIK Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
  • Lokasi: PIK 1, Cove at Batavia, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 09.00-23.00 WIB

Di PIK 1 terdapat kawasan bernama Cove at Batavia yang memiliki banyak restoran, kedai kopi, hingga bar yang hits di kalangan anak muda, mulai dari menu Indonesia, Jepang, hingga Western. Tempat ini berbatasan dengan laut, sehingga kalian bisa makan sambil menikmati keindahan laut.

8. Batavia PIK

Terinspirasi dari Kota Batavia masa lampau, Batavia PIK hadir dengan konsep baru, inovasi ramah lingkungan, dan desain arsitektur modern sebagai destinasi wisata dan kuliner tepi laut termegah di Golf Island PIKBatavia PIK Foto: Agung Sedayu Group
  • Lokasi: Batavia PIK 1, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 09.00-23.00 WIB

Bergeser ke sisi selatan, ada kawasan bernama Batavia PIK yang memiliki banyak bangunan ruko modern. Banyak pilihan tenant makanan dan minuman, bar, coffee shop, restoran, hingga minimarket di sini.

Di belakang ruko terdapat beberapa tenant yang berbatasan dengan laut. Traveler juga bisa menyewa sepeda listrik untuk berkeliling di tepi laut Batavia PIK.

9. La Riviera

Mau menikmati suasana ala Eropa, tapi tak ingin jauh-jauh? Coba ke La Riviera di PIK2.Suasana ala Eropa di La Riviera, PIK2. Foto: Pradita Utama
  • Lokasi: PIK 2, Jalan Otista, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.
  • Jam buka: 24 jam

Wisata hits Pantai Indah Kapuk selanjutnya adalah La Riviera yang berada di PIK 2. Letaknya cukup jauh dibandingkan tempat-tempat yang disebut di atas. Kalian harus berkendara ke barat hingga kawasan Teluknaga.

Tempat ini unik karena memiliki bangunan-bangunan mirip Kota Amsterdam. Terdapat sungai kecil yang seakan-akan melintasi tengah kota. Di malam hari, lampu-lampu kuning akan dinyalakan sehingga mirip dengan suasana Eropa.

10. By The Sea PIK

Mall By The Sea yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk.Mall By The Sea yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Foto: dok. Amantara
  • Lokasi: PIK 1, Jalan Pulau Maju Bersama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 10.00-22.00 WIB

Selanjutnya ada By The Sea PIK buat kalian yang ingin berbelanja. Ini adalah sebuah shopping district pertama di Jakarta Utara yang menawarkan produk-produk lokal premium.

Selain produk lifestyle dan fashion, ada banyak tenant makanan dan minuman yang tak kalah menarik.

11. Central Market PIK

Central Market PIK raih penghargaan  EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) Advance Certificate dari Green Building Council Indonesia.Central Market PIK. Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom
  • Lokasi: PIK 1, Jalan Pulau Maju Bersama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
  • Jam buka: 08.00-22.00 WIB

Terakhir ada Central market PIK, yaitu mal yang berada di tengah kawasan Golf Island PIK. Central Market juga terintegrasi dengan Pantjoran PIK dan By The Sea. Mal ini memiliki kawasan indoor dan outdoor.

Nah, itulah tadi 11 tempat wisata gratis paling hits di Pantai Indah Kapuk, baik PIK 1 di Jakarta Utara maupun PIK 2 di Tangerang.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Bukan di Swiss, Pemandangan Secantik Ini Ada di Banyumas



Banyumas

Percaya tidak, pemandangan secantik ini bukan di Swiss, tapi di Banyumas. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan Menggala Ranch Banyumas.

Destinasi wisata ini menawarkan pengalaman berlibur yang lebih dekat dengan alam, dengan pemandangan hijau yang menyegarkan dan udara yang bersih.

Selain itu, terdapat berbagai aktivitas outdoor yang bisa dilakukan bersama keluarga, seperti berkuda, bersepeda, atau sekadar berjalan-jalan santai.


Destinasi ini juga sangat menarik karena menawarkan keindahan alam yang mempesona seperti di Swiss. Berikut ulasan tentang Menggala Ranch Banyumas:

Lokasi dan Rute Menuju ke Menggala Ranch Banyumas

Menggala Ranch terletak di Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Untuk mencapai lokasi ini, kita bisa memulai dari Alun-Alun Kota Purwokerto.

Dari sana, arahkan kendaraan ke selatan menuju Jl Pengadilan, lalu lanjutkan ke Jl Bumiayu-Purwokerto. Setelah itu, ikuti Jl Curug Cipendok hingga sampai di tujuan. Meskipun jalannya sedikit menanjak, pemandangan yang indah sepanjang perjalanan membuatnya terasa menyenangkan.

Jam Buka Menggala Ranch

Menggala Ranch buka setiap hari dengan jam operasional yang berbeda untuk weekday dan weekend. Pada hari kerja, kita dapat mengunjungi tempat ini mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan, waktu kunjung dimulai lebih awal, yaitu pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati semua fasilitas dan aktivitas di Menggala Ranch, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000, yang sudah termasuk pakan hewan.

Fasilitas Menggala Ranch

Tempat ini menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung. Terdapat toilet, area berteduh, tempat sampah, dan penjual jajan yang siap memenuhi kebutuhan kita selama berada di sana.

Selain itu, ada pula kolam ikan, kandang kambing, serta area bermain anak yang cocok untuk keluarga. Kita juga bisa membeli pakan hewan seperti rumput untuk domba dengan harga terjangkau.

Daya Tarik Menggala Ranch

Menggala Ranch menawarkan sejumlah daya tarik bagi para wisatawan. Apa saja itu?

1. Suasana Asri

Menggala Ranch dikelilingi oleh pemandangan hijau yang menenangkan, memberikan pengalaman berlibur yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Udara segar dan lingkungan yang sejuk sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam.

2. Interaksi dengan Hewan

Menggala Ranch, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (6/6/2024).Menggala Ranch, Banyumas Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

Di sini, pengunjung, terutama anak-anak, dapat memberi makan domba, ikan, dan burung merpati. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif, memungkinkan anak-anak belajar tentang hewan dan cara merawatnya.

3. Fasilitas Ramah Keluarga

Tempat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet, area berteduh, dan tempat bermain anak. Ini menjadikan Menggala Ranch pilihan ideal untuk liburan keluarga, memberikan kenyamanan bagi semua anggota keluarga.

4. Kegiatan Edukatif

Selain memberi makan hewan, anak-anak dapat belajar tentang berbagai spesies hewan seperti domba, unggas, dan marmut. Pengalaman ini bisa memperkaya pengetahuan mereka tentang alam dan lingkungan.

5. Area Bermain Anak

Terdapat area khusus untuk bermain yang dirancang bagi anak-anak, menjadikannya tempat yang aman dan menyenangkan bagi mereka untuk beraktivitas. Dengan berbagai permainan, anak-anak bisa bersosialisasi dan bermain sambil mengeksplorasi.

6. Spot Foto yang Menarik

Meskipun spot foto terbatas, suasana alami dan kehadiran berbagai hewan membuatnya menjadi latar belakang yang menarik untuk mengabadikan momen bersama keluarga. Foto-foto di sini akan membawa kenangan indah dari liburan keluarga.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya Kebun Teh Malabar Dilihat dari Bianglala Raksasa



Kabupaten Bandung

Kesejukan dan keindahan kebun teh Malabar makin menarik ketika wisatawan melihatnya dari atas bianglala raksasa yang baru buka di sana.

Destinasi bianglala yang saat ini ramai dikunjungi tersebut adalah Nimo Eye. Wisata tersebut merupakan sebuah wahana bianglala raksasa dengan sajian pemandangan hamparan kebun teh Malabar yang indah.

Wahana tersebut terletak di kawasan Nimo Highland, Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dengan ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut (MDPL).


Bagi yang memiliki rasa takut ketinggian, menaiki wahana tersebut bisa menjadi tantangan dan memacu adrenalin. Namun masyarakat tidak lerlu khawatir, pasalnya wahana tersebut telah dipastikan memenuhi standar keamanan yang baik

“Deg-degan banget, jantung hampir mau copot. Tapi seru, soalnya ini pengalaman pertama naik bianglala,” ujar salah satu pengunjung asal Cianjur, Ula (19), Minggu (13/10/2024).

Ula mengaku naik wahana tersebut bersama ketiga teman-temannya. Saat berada di dalam kabin wahana Ula tak lupa langsung banyak mengabadikan melalui layar ponselnya.

“Katanya kan ini terbesar di Asia ya. Terus tadi bikin konten juga di sini, pastinya videoin waktu naik bianglala,” katanya.

Ula mengatakan telah lama merencanakan liburan di wahana tersebut. Ia langsung berangkat dari Cianjur bersama beberapa temannya.

“Sudah lama mau ke sini, soalnya penasaran liat di TikTok. Jadi janjian sama teman-teman ke sininya. Rekomendasi pokoknya main ke Nimo Eye,” jelasnya.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Salah satu Staff Nimo Eye, Opik Hermansyah mengklaim wahana tersebut merupakan yang tertinggi di Asia. Pasalnya wahana tersebut berdiri di dataran tinggi Gunung Nini Pangalengan.

“Wahana Nimo Eye ini kita ada wahana Bianglala dengan evarasi tertinggi se-Asia. Dengan ketinggian 1400 MDPL,” kata Opik.

Opik menjelaskan wahana tersebut menjadi wisata favorit bagi masyarakat. Sehingga bagi yang akan mengunjungi Nimo Highland pasti akan mencoba wahana tersebut.

“Kemanannya sudah safety sekali. Udah ada rekor muri juga dan ada fasilitas mobil kesehatan kalau ada apa-apa. Ada juga monitor HT juga di dalam kabinnya. Jadi kalau ada apa-apa bisa hubungi pakai itu,” tegasnya.

Menurutnya adanya Nimo Eye tersebut adalah demi membuat para wisatawan terus berdatangan ke Pangalengan.

“Alasan adanya Nimo Eye ini adalah supaya wisatawan itu tidak jenuh itu-itu aja. Jadi ada wahana baru lagi gitu. Soalnya setiap tahun kita suka ada beberapa wahana lagi,” ucapnya.

Dengan menaiki wahana bianglala tersebut masyarakat ditawarkan pemandangan yang indah. Apalagi jika naik wahana tersebut pada terbit atau terbenamnya matahari.

“Bisa melihat hamparan kebun teh yang indah. Dengan sunsetnya, sunrise nya juga,” bebernya.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Opik menyebutkan terdapat beberapa paket harga tiket masuk ke Nimo Eye. Di antaranya paket reguler, paket VIP dan paket Family.

“Reguler itu satu putaran dan dicampur orang lain. Durasinya satu kali putaran. Kalau VIP dua kali putaran, private kabin, dan free minuman. Reguler di weekday Rp 40 ribu, weekend Rp 50 ribu. Kalau VIP Rp 155 ribu weekday, Rp 185 untuk weekend,” tuturnya.

Objek wisata tersebut kerap menjadi daya tarik masyarakat. Pasalnya para masyarakat ingin merasakan melihat pemandangan hamparan kebun teh Malabar yang indah.

“Pengunjung per harinya weekend ada sekitar 300 orang. Weekend bisa bisa sampai 500 orang,” ucap Opik.

Wahana bianglala raksasa tersebut memiliki 48 kabin. Setiap satu kabin memiliki kapasitas sebanyak empat orang.

“Satu putaran sekitaran 10 menit. Satu kabin maksimal 4 orang. Dengan maksimal berat badan 400 kg,” pungkasnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Jalan-jalan ke The Great Asia Africa, Ini Daya Tarik, Lokasi, dan Harga Tiketnya


Jakarta

The Great Asia Africa merupakan salah satu wisata yang berlokasi di Lembang, Bandung. Konsep wisatanya menggabungkan wisata alam dan edukasi yang cocok dikunjungi bersama keluarga.

Wisatawan dapat menikmati keindahan alam Lembang sambil spot-spot foto instagramable di alam terbuka. Tak heran jika The Great Asia Africa menjadi wisata yang cukup populer di Lembang.

Daya Tarik The Great Asia Africa

The Great Asia Africa mempunyai miniatur beberapa negara yang seru untuk dijelajahi. Ada juga animal park di mana wisatawan bisa berinteraksi dengan hewan lucu.


1. Miniatur Negara

The Great Asia Africa menyuguhkan kawasan miniatur berbagai negara. Selain berfoto-foto, wisatawan bisa mempelajari kebudayaan dari masing-masing negara.

Pada area Korea terdapat desa tradisional dan tempat pengolahan kimchi, kemudian di kawasan Jepang, traveler akan merasakan sensasi berada di Kyoto. Semetara itu, di India, wisatawan bisa melihat miniatur Jaipur, kota terbesar di Rajasthan. Ada pula kawasan Afrika di mana ada area berumput dan berlatar belakang tebing.

2. Animal Park

The Great Asia Africa memiliki kawasan mini zoo atau animal park. Di sini, wisatawan bisa berinteraksi dengan hewan-hewan yang jinak seperti kambing dan kelinci.

3. Sky Ride

Wahana Sky Ride berbentuk bulat seperti roda. Wisatawan hanya perlu menggowes wahana ini masju pada jalurnya yang berada sekitar 6 meter dari permukaan tanah.

Menurut liputan dari detikJabar, dengan menaiki wahana ini, wisatawan bisa berkeliling area negara India, Jepang, dan Korea dari atas. Panjang lintasanya kurang lebih mencapai 250 meter.

4. Gondola

Selain berjalan kaki dan naik skyride, wisatawan juga bisa naik Gondola. Dari ketinggian, pemandangan indah The Great Asia Africa bisa dilihat dari atas.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional The Great Asia Africa

Harga tiket masuk The Great Asia Africa adalah Rp 50.000. Tarif tersebut sudah termasuk voucher minuman. Mengutip laman instagram The Great Asia Afrika, jam operasionalnya mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

Lokasi The Great Asia Africa

Lokasi The Great Asia Afrika berada di Jalan Raya Lembang – Bandung No.71, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391.

Mengutip salah satu laman agen travel, terdapat dua pilihan rute menuju The Great Asia Africa, yaitu melalui jalan Ir. H. Juanda dan melalui Jl Dr Setiabudi. Keduanya bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 1 jam. Akses ni mudah dilalui oleh mobil pribadi atau transportasi umum.

Itulah informasi mengenai The Great Asia Africa Lembang. Sebelum datang ke The Great Asia Africa, update dulu jam operasional dan harga tiket masuknya ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, HTM, hingga Jam Buka


Jakarta

Nawang Jagad adalah salah satu destinasi wisata alam yang berlokasi di daerah Kaliurang, Yogyakarta. Tempat ini menawarkan panorama Gunung Merapi dan pemandangan hijau yang indah nan menawan.

Seringnya, para pelancong berkunjung ke sini untuk healing. Karena lokasi Nawang Jagad berada di kaki Gunung Merapi, sehingga suasananya tenang dan sejuk.

Daya Tarik Nawang Jagad

Pemandangan Alam yang Memukau

Terletak di tengah pegunungan yang memukau, tempat ini menawarkan panorama keindahan alam yang masih asri.


Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Jogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. Yuk kita healing sejenak.Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Yogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. (Lintia Elsi)

Dari catatan perjalanan detikTravel, sesampainya di atas, traveler akan disambut dengan pemandangan pepohonan tinggi yang jadi tempat bergantungnya hammock.

Ada banyak kursi-kursi dan bean bag untuk bersantai menikmati keindahan Gunung Merapi.

Spot Foto Instagramable

Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Jogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. Yuk kita healing sejenak.Suasana di Nawang Jagad. (Lintia Elsi)

Sejatinya, setiap sudut area Nawang Jagad bisa jadi spot foto. Untuk bisa menikmati pemandangan luas Nawang Jagad, ada menara pandang cukup tinggi yang bisa pengunjung naikki dengan tangga.

Camping Ground

Pengunjung bisa menyewa area camping di Nawang Jagad dengan harga Rp 20 ribu untuk anak-anak dan Rp 35 ribu untuk dewasa.

Pengunjung bisa membawa tenda sendiri atau menyewa di tempat. Namun, bagi yang ingin melakukan kemping perlu melakukan reservasi terlebih dahulu.

Menurut informasi, traveler bisa melakukan kemping dan foto. Tenda bisa membawa sendiri atau menyewa dari pengelola. Untuk reservasi sebaiknya dilakukan H-3.

Sewa Kendaraan Off Road

Berbagai aktivitas menarik juga bisa kamu lakukan, seperti menyewa kendaraan off road seperti ATV, trail, dan mobil jeep. Di bagian bawah Nawang Jagad, traveler akan diajak melewati medan-medan menantang.

Kuliner

Setelah asyik berfoto dan melakukan aktivitas, pengunjung bisa menikmati kuliner lokal. Kamu bisa makan, atau sekedar minum kopi ditemani suasana yang tenang dan udara segar.

Cara ke Wisata Nawang Jagad

Berlokasi Nawang Jaga berlokasi di di Jalan Nawang Jagad, Kaliurang, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta, traveler perlu menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam.

Sampai di gerbang wisata ini, tersedia tempat parkir. Dari tempat parkir, traveler perlu berjalan sedikit menanjak untuk mencapai pos pembelian tiket.

Jam Operasional

Mengutip informasi dari akun Instagram @nawangjagad (29/10/2024), Nawang Jagad buka setiap Selasa sampai Minggu. Dengan jam operasional berikut:

  • Selasa-Jumat: 08.00 – 16.00 WIB.
  • Sabtu & Minggu 06.00-16.00 WIB.

Berdasarkan pengalaman detikTravel, pada jam 08.00 – 11.00 WIB sudah mulai ramai. Bakal lebih ramai lagi di jam 15.00 WIB.

Harga Tiket Masuk Nawang Jagad

Masuk wisata Nawang Jagad cukup membayar Rp 15.000 per pax. Harga tersebut sudah termasuk voucher minum dan snack, yang bisa untuk ditukarkan di warung kecil dekat pos pembelian tiket.

Di Nawang Jagad juga terdapat makanan-makanan ringan dan makanan cepat saji yang bisa dinikmati pengunjung.

Disarankan, berkunjung ke sini saat cuaca cerah, agar kamu bisa melihat pemandangan Gunung Merapi dengan jelas apalagi di pagi hari. Pasalnya, saat cuaca sedang tidak bagus pemandangan akan tertutupi kabut.

Setelah berkunjung ke sini, traveler juga bisa berbelok sedikit untuk mengunjungi Museum Ullen Sentalu yang letaknya ada di sebelah Nawang Jagad.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com