Tag Archives: kentang

3 Kesalahan Makan Kentang Ini Bikin Berat Badan Sulit Turun


Jakarta

Kentang dipercaya sebagai salah satu makanan sehat untuk diet. Tapi, cara makan kentang yang salah justru bisa menggagalkan diet.

Kentang dikenal akan kandungan karbohidrat kompleks yang padat nutrisi dan rendah kalori. Karenanya kentang selalu dipilih sebagai pengganti nasi saat berdiet.

Kentang berukuran sedang umumnya hanya mengandung 110 kalori dan 26 gram (g) karbohidrat. Selain itu, kentang juga menawarkan 30 persen dari kebutuhan harian vitamin C, 15 persen kebutuhan potasium, dan 10 persen kebutuhan vitamin B6.


Sebuah studi pada tahun 2014 yang dipublikasikan dalam ‘Journal of American College of Nutrition’ membandingkan penurunan berat badan pada sekelompok orang yang mengikuti diet rendah kalori dengan atau tanpa kentang.

Mereka menemukan bahwa kentang tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Mereka yang makan kentang setiap hari masih bisa menurunkan berat badan.

Cara makan kentang yang salah

Meski bisa dijadikan sebagai salah satu cara diet sehat, namun cara mengonsumsi kentang juga perlu diperhatikan. Hindari beberapa cara makan kentang yang salah berikut ini, melansir Live Strong.

1. Menggoreng kentang

Close up of Frying french fries in the fryer in hot oil.Menggoreng kentang dapat meningkatkan risiko diabetes karena kandungan kalori tinggi. Foto: Getty Images/Tsvetomir Hristov

Kentang goreng tidak baik untuk mereka yang sedang ingin menurunkan berat badan. Makan kentang goreng meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Satu porsi kentang goreng cepat saji mengandung sekitar 380 kalori, 18 g lemak, 221 miligram (mg) natrium, dan 50 g karbohidrat.

Jauhkan kentang goreng dari menu sarapan. Pilih kentang yang dipanggang, dihaluskan, atau direbus.

Hindari juga penggunaan bumbu berlebihan. Sebagai gantinya, padukan kentang dengan minyak zaitun atau keju rendah lemak.

2. Menjadikan kentang sebagai lauk

Resep Sup Sosis, Kacang Hijau KentangKentang juga sebaiknya tidak dijadikan lauk pauk dan dipadukan dengan nasi. Foto: Getty Images

Hindari juga mengonsumsi kentang sebagai lauk. Misalnya saja, sambal goreng kentang atau perkedel kentang yang dipadukan dengan nasi.

Sajian di atas membuat kamu mengonsumsi ‘combo’ karbohidrat yang justru bisa menaikkan berat badan.

3. Tidak memakan kulit kentang

manfaat kulit kentangLebih baik makan kulit kentang dengan kulitnya supaya lebih sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto

Kentang berukuran sedang dengan kulitnya menyediakan 7 persen kebutuhan serat harian. Serat adalah nutrisi yang penting untuk penurunan berat badan.

Panggang dan biarkan kulit kentang ikut terpanggang. Sebelum itu, pastikan untuk menggosok kentang secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran, serangga, atau sisa-sisa tanah.

Perhatikan kembali bagaimana Anda mengolah kentang untuk dikonsumsi. Olahan kentang yang baik bisa efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

(aqr/odi)



Sumber : food.detik.com

Cara Simpan Kentang yang Benar, Simpel tapi Masih Banyak yang Keliru


Jakarta

Kentang, bahan makanan serbaguna yang rasanya nikmat. Agar kualitas kentang tetap maksimal, perhatikan cara simpan kentang yang benar berikut ini.

Kentang merupakan sumber nutrisi kaya karbohidrat, serat, dan mineral. Konsumsinya menawarkan banyak manfaat sehat, seperti menyehatkan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, hingga menjaga kesehatan jantung, seperti diungkap Halodoc (15/8/2023).

Dalam 100 gram kentang rebus dengan kulit dan tanpa garam, mengandung 87 kalori, 77% air, 1,9 gram protein, 20,1 gram karbohidrat, dan 1,8 gram serat. Kentang pun kerap diandalkan sebagai pilihan menu diet.


Jika sudah punya kentang atau mau menjadikannya sebagai stok, maka kamu perlu tahu cara menyimpan kentang yang tepat. Hal ini agar kentang tidak mudah busuk dan terjaga kualitasnya lebih lama.

Dikutip dari Good Housekeeping (1/5/2025), pakar kuliner Kate Merker mengungkap serba-serbi kentang, termasuk cara simpan kentang yang benar.

Berapa lama kentang awet kualitasnya?

Jika disimpan dengan tepat, kentang bisa bertahan beberapa minggu dan bahkan bukan. “Pastikan mengeceknya sesekali. Jika sudah melihat satu kentang mulai berbintik atau bertunas, pisahkan dari yang lain,” kata Merker.

Namun jangan langsung buang kentang yang sudah berbintik atau bertunas. Merker menyarankan membuang bagian yang itu dan menggunakan sisanya, asal tidak ada kerusakan lain pada kentang.

Kentang perlu dibuang jika sudah busuk, berjamur, atau menunjukkan tanda-tanda menghijau. Jenis kentang ini bisa membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.

Simpan di tempat sejuk, jangan di kulkas

Cara Mudah Menyimpan KentangSimpan kentang di tempat sejuk dan gelap, tapi jangan di kulkas. Foto: Getty Images/iStockphoto

Cara tepat menyimpan kentang adalah menaruhnya di tempat sejuk, jangan terlalu dingin. Hindari menyimpan kentang di kulkas karena kualitasnya akan cepat rusak. Kentang jadi lebih lembek, bertepung, serta kehilangan rasa khasnya.

“Ketika kentang disimpan di tempat terlalu dingin, di bawah suhu -15 Celcius atau kurang, maka patinya dapat berubah menjadi gula yang dapat mengubah rasa dan teksturnya,” kata Merker.

Lebih baik kentang disimpan di kantong atau keranjang kawat yang ditaruh di tempat sejuk dan gelap dengan sirkulasi udara lancar. Lebih baik kentang disimpan dalam kondisi belum dicuci agar tidak lembap. Kentang baru dicuci sesaat setelah ingin dimasak.

Hindari juga menyimpan kentang dengan makanan yang melepas gas etilen, seperti bawang bombai, alpukat, pisang, dan apel. Sebab kentang akan lebih cepat layu atau bertunas.

Cara simpan kentang kupas

Mengupas kentang lebih dulu dilakukan beberapa orang agar lebih mudah saat mau memasaknya. Untuk kentang kupas, sebaiknya disimpan di dalam air agar proses oksidasi melambat. Kentang jadi tidak cepat berwarna cokelat.

Selain itu, merendam kentang sebelum digoreng menghilangkan kelebihan pati. Alhasil bagian dalam kentang bisa lebih mengembang dan luarnya bakal lebih renyah.

Untuk sisa kentang kupas, bisa simpan di kulkas. Taruh dalam wadah kedap udara. Kentang bisa bertahan sampai seminggu di kulkas.

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

6 Cara Alami Bikin Miss V Cepat Basah biar Bercinta Lebih Nikmat


Jakarta

Sebelum bercinta, vagina sebaiknya sudah dalam posisi mengalami lubrikasi atau pelumasan secara alami. Ini berguna untuk mempermudah penetrasi sehingga istri menikmati hubungan intim.

Pelumasan vagina alami sebagian besar didorong oleh hormon estrogen. Kadar estrogen rendah menyebabkan jaringan vagina menjadi tipis, rapuh, dan kering, otomatis membuat seks terasa menyakitkan.

Dikutip dari Business Insider India, terdapat sembilan cara alami untuk membantu pelumasan vagina. Begini caranya.


1. Konsumsi vitamin A

Vitamin A berperan penting dalam perkembangan selaput lendir yang meliputi lapisan vagina. Anita Sadaty, MD, dokter spesialis kebidanan dan ginekologi di Northwell Health System New York mengatakan vitamin A sangat membantu dalam kelembapan dan produksi kolagen. Vitamin A dapat dikonsumsi secara oral, tetapi tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

“Jika vitamin A menjadi sangat tinggi, bisa terjadi kerusakan hati, tapi sejujurnya cukup sulit untuk overdosis,” katanya.

2. Konsumsi vitamin B

Sekresi vagina dapat diubah oleh faktor hormonal dan makanan. Fungsi kekebalan tubuh yang tepat penting untuk kesehatan vagina. Suplemen vitamin B kompleks meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Vitamin B dapat dikonsumsi sebagai suplemen atau diserap melalui sumber makanan termasuk unggas, ikan, kentang, dan pisang. Namun, jangan sampai berlebihan. Ini dapat menyebabkan kurangnya kontrol otot, dan masalah pencernaan.

3. Tingkatkan asupan beta-karoten

Beta-karoten adalah provitamin, artinya tubuh menggunakannya untuk membuat vitamin lain, seperti vitamin A.

Beta-karoten ditemukan dalam makanan termasuk wortel, sayuran berdaun hijau tua, ubi jalar, brokoli, melon, dan labu. Meskipun tidak berbahaya dalam dosis tinggi, terlalu banyak dapat menyebabkan kulit menjadi kekuningan.

4. Konsumsi lemak omega-3

“Secara umum, asam lemak esensial akan membantu memperbaiki arsitektur mukosa vagina,” kata Sadaty.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan omega-3 secara signifikan mengurangi kekeringan vagina selama 6 bulan di antara pengidap kanker payudara pascamenopause. Sebelumnya, mereka mengalami atrofi vagina yang merupakan penipisan, pengeringan, dan pembengkakan dinding vagina.

5. Konsumsi vitamin E

Vitamin E membantu meningkatkan pelumasan vagina. Sebuah studi tahun 2016 terhadap 52 wanita pascamenopause menunjukkan vitamin E membantu sebagian besar subjek dengan gejala atrofi vagina, termasuk kekeringan. Vitamin E dapat dicerna dari berbagai makanan, termasuk minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

“Makanan seperti labu dan biji bunga matahari semuanya baik untuk mengatasi kekeringan,” kata Sadaty.

Ketika bersumber secara alami melalui makanan, vitamin E tidak membawa risiko. Namun dalam bentuk suplemen, vitamin E dosis tinggi meningkatkan risiko perdarahan dengan mengganggu kemampuan darah untuk menggumpal. Ini berpotensi menyebabkan stroke hemoragik atau pendarahan di otak.

6. Kelola stres

Sadaty menjelaskan salah satu faktor terpenting dalam menyeimbangkan hormon adalah tingkat stres yang rendah. Meskipun penelitiannya masih terbatas, stres, kecemasan, dan depresi dianggap dapat memperburuk kekeringan vagina.

Sadaty merekomendasikan 3 aktivitas untuk mengelola stres, yaitu olahraga, diet seimbang, dan tidur yang cukup. Penelitian menunjukkan olahraga membuat orang lebih bahagia dan stabil secara emosional. Studi juga menemukan tidur tidak hanya mengurangi stres dengan mengisi ulang dan memulihkan tubuh, tetapi juga mengarah pada kepuasan hidup yang lebih besar.

Pola makan tertentu dapat menjadi alat manajemen stres yang penting. Ada juga makanan kaya vitamin yang dapat mengurangi kekeringan secara drastis, termasuk sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lemak sehat.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Mendadak Kram saat Bercinta, Coba Ubah Posisi Seks


Jakarta

Kram adalah kontraksi pada otot yang terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan rasa sakit. Kram otot juga bisa terjadi saat berhubungan seks. Dikutip dari Health Shots, kram adalah salah satu hal yang umum terjadi saat berhubungan seks, terutama pada bagian otot kaki dan perut bagian bawah.

Terkadang, kram otot terjadi ketika sedang orgasme atau dalam kondisi adanya ketidakseimbangan dalam tubuh. Sejumlah faktor pemicu yang paling umum adalah dehidrasi, kelelahan otot, dan keringat yang berlebih.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kram otot saat berhubungan seksual. Berikut 5 hal yang bisa dicoba, dikutip dari berbagai sumber.


1. Coba untuk mengubah posisi seks

Sejumlah posisi seks bisa memberikan tekanan pada otot yang dapat meningkatkan risiko mengalami kram otot. Dalam kondisi seperti ini, cobalah untuk mengubah posisi seks menjadi posisi yang lebih mudah dan ringan, serta tidak membutuhkan banyak tenaga atau tekanan. Posisi seks harus disesuaikan ketika otot sudah terasa terlalu banyak menerima tekanan.

2. Mengubah pola makan

Pola makan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, tak terkecuali kesehatan otot. Kondisi tubuh yang kekurangan asupan potasium dinilai lebih rentan terhadap kram otot atau otot kaku.

Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan potasium bisa memperbaiki dan memperlancar sirlukasi darah sehingga dapat menurunkan risiko mengalami kram. Beberapa contoh makanan yang kaya akan potasium adalah pisang, jeruk, kentang, tomat, dan nanas.

3. Mencegah dengan konsumsi vitamin

Selain potasium, asupan vitamin B dan E juga memegang peranan yang tak kalah penting. Vitamin E adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas, juga dapat menurunkan risiko terkena kram. Vitamin E banyak ditemukan dalam kacang-kacangan dan sayuran seperti brokoli dan bayam.

Kekurangan vitamin B juga bisa menyebabkan rasa sakit atau kaku pada sejumlah bagian tubuh. Untuk itu, penting untuk memenuhi asupin vitamin ini dengan mengonsumsi ikan, telur, atau kacang-kacangan.

4. Pemanasan sebelum memulai seks

Sangat dianjurkan untuk tidak langsung berhubungan seks tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu karena sangat rentan untuk memicu terjadinya kram pada otot. Pemanasan dapat dilakukan dengan foreplay bersama pasangan atau memulai dengan posisi yang ringan. Ketika kondisi tubuh sudah terasa lebih siap, barulah memulai hubungan seks dalam intensitas yang lebih tinggi.

5. Mengonsumsi banyak air

Dikutip dari SheSaid, salah satu penyebab terjadinya kram adalah dehidrasi. Untuk itu, penting untuk menjaga asupan cairan tubuh agar tetap terpenuhi. Minumlah air putih yang banyak, sebelum, sesudah, atau bahkan di tengah berhubungan seksual.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy