Tag: mahasiswa

  • Tak Punya Kartu Indonesia Pintar Bisa Daftar KIP Kuliah 2024? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 sudah dibuka pada 12 Februari 2024. Batas waktu pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan ditutup pada 31 Oktober 2024 mendatang.

    KIP Kuliah adalah bentuk bantuan yang disediakan oleh Kemendikbudristek bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang mempunyai keterbatasan ekonomi tetapi memiliki peluang untuk berkembang dan berprestasi di perguruan tinggi.

    Dengan begitu, penerima KIP Kuliah harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Salah satunya merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Namun, bagaimana jika siswa merupakan penerima PIP tetapi tak memegang Kartu Indonesia Pintar?


    Dalam sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, Penanggung Jawab Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Muni Ika menjelaskan siswa yang tak punya Kartu Indonesia Pintar tetapi masih tergolong miskin punya kesempatan untuk memperolehnya.

    “Masih punya kesempatan untuk mendaftar KIP Kuliah 2024 kalau batul-betul masuk ke dalam kategori miskin,” kata Muni dalam siaran YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

    Muni mengatakan, ada beberapa kategori lain yang menjadi syarat penerima prioritas KIP Kuliah 2024. Selagi siswa berasal dari keluarga tidak mampu dan dibuktikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), maka bisa mendaftar KIP Kuliah.

    “Di PIP itu ada dua tipikal penerima di sana. Yang pertama penerima PIP tapi dia tidak punya kartunya. Kedua, ada yang menerima PIP dan dia dapat kartunya,” tuturnya.

    Penerima Prioritas KIP Kuliah 2024

    1. Pemegang atau pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah.
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
    3. Berasal dari keluarga yang masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 (tiga) Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
    4. Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.

    Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Melakukan pendaftaran secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
    3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
    4. Jika proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
    5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
    6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
    7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

    Itulah penjelasan tentang kriteria penerima KIP Kuliah 2024. Semoga informasinya bermanfaat ya.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar KIP Kuliah atau SNBP 2024 Dulu? Ini Tahapan yang Benar



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sudah bisa dilakukan mulai hari ini, Selasa, 13 Februari 2024. Beriringan dengan itu, pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pun mulai dibuka pada 14 Februari 2024.

    Mana yang lebih dulu, apakah daftar KIP Kuliah atau SNBP? Pertanyaan tersebut banyak dilontarkan oleh siswa yang hendak mendaftar SNBP juga seleksi nasional lainnya seperti SNBT dan Mandiri.

    Menjawab hal tersebut, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya menjelaskan bahwa pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu lebih baik dilakukan. Setelah itu, siswa baru mendaftar SNBP 2024.


    “Sebaiknya adik-adik daftar seleksi KIP Kuliah pada periode pendaftaran ditentukan. Jadi, lebih baik daftar sekarang. Kenapa? Karena kalau adik-adik daftar sekarang perguruan tinggi saat nanti melakukan seleksi SNBP, perguruan tinggi sudah dapat informasi,” jelasnya dalam webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024 yang disiarkan YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

    Ia mengimbau siswa untuk melakukan pendaftaran KIP Kuliah paling lambat satu hari sebelum melakukan pendaftaran SNBP, SNBT atau Mandiri. Hal tersebut dapat memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data penerima KIP Kuliah dan pendaftar SNBP.

    “Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony.

    “Jika dibandingkan dengan daftar KIP setelah pengumuman SNBP baru saya bilang, saya ikut KIP Kuliah. Nah itu, enggak ada jaminan ya kalau mekanisme yang seperti itu, karena perguruan tinggi tidak punya pertimbangan,” tambahnya.

    Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2024

    1. Mendaftar secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
    3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
    4. Setelah validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
    5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
    6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
    7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

    Alur Pendaftaran SNBP 2024

    1. Pengumuman kuota yang telah disesuaikan dengan akreditasi dan jumlah siswa di sekolah
    2. Registrasi akun SNPMB sekolah
    3. Registrasi akun SNPMB siswa
    4. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa oleh Sekolah (PDDS)
    5. Pendaftaran SNBP oleh siswa
    6. Memilih program studi
    7. Mengunggah portofolio
    8. Pelaksanaan seleksi jalur SNBP
    9. Pengumuman SNBP
    10. Daftar ulang di PTN (jika lolos)

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah dan SNBP 2024

    • Pengumuman kuota sekolah: 28 Desember 2023
    • Masa sanggah kuota sekolah: 28 Desember – 17 Januari 2024
    • Pengisian PDSS: 9 Januari – 9 Februari 2024
    • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
    • Pendaftaran SNBP: 14 – 28 Februari 2024
    • Pengumuman hasil SNBP: 26 Maret 2024
    • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
    • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

    Itulah informasi pendaftaran KIP Kuliah 2024 dan SNBP 2024. Yuk segera persiapkan berkas, jangan sampai ada yang luput saat pendaftaran!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBP Tutup 27 Februari, Buruan Sinkronisasi Data!



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) ditutup 27 Februari 2024 besok. Dengan demikian, siswa diharapkan untuk segera menyelesaikan pendaftaran baik KIP ataupun SNBP.

    Proses pendaftaran KIP Kuliah dibuka sepanjang proses seleksi penerimaan mahasiswa baru 2024, tepatnya hingga 31 Oktober 2024. Namun, ada penetapan buka-tutup pendaftaran KIP Kuliah, yakni setiap H-1 dari jadwal setiap jalur seleksi.

    Dengan demikian, setiap H-1 pembukaan pendaftaran di setiap jalur baik SNBP, SNBT, dan mandiri, maka seleksi KIP Kuliah juga dibuka. Sedangkan H-1 penutupan pendaftaran di setiap jalur masuk perguruan tinggi menjadi waktu penutupan pendaftaran bagi KIP Kuliah pada jalur tersebut.


    Sony Hartono Wijaya, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud menyarankan siswa untuk mendaftar seleksi KIP Kuliah sesuai periode pendaftaran setiap jalur seleksi. Setidaknya paling lambat satu hari agar mempermudah perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data.

    “Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony pada Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, dikutip Senin (26/2/2024).

    Ketika siswa mendaftar KIP Kuliah di luar jalur seleksi atau setelah pengumuman, tidak ada jaminan bila perguruan tinggi meluluskan aplikasi peserta. Alasannya karena kampus tidak punya pertimbangan.

    Pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP Harus Tersinkronisasi

    Untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP, pastikan kedua data tersebut telah tersinkronisasi. Berikut langkah-langkahnya dikutip dari Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, Pedoman Pendaftaran SNBP 2024 dan Youtube Dibidikmisicom.

    1. Melakukan pendaftaran KIP Kuliah

    • Pendaftaran akun secara mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.
    • Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.
    • Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses yang didapatkan dalam proses pembuatan akun.
    • Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah.
    • Pada dashboard peserta akan terdapat berbagai menu berdasarkan status akun kelayakan yang telah divalidasi sebelumnya.
    • Jika status akun tertera ≤ 4, maka peserta perlu mengisi data seperti biodata, keluarga, prestasi, dan rencana tinggal ketika kuliah serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Namun bila status tertera > 4 atau status akun “Belum Terdata DTKS”, maka kamu akan mengisi data seperti biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi dan rencana tinggal serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Pilih jenis jalur penerimaan yang tengah ditempuh peserta yang terlihat pada menu Seleksi, lalu klik “Daftarkan Seleksi” pada kolom SNBP 2024.
    • Sistem akan memunculkan Konfirmasi Pilihan Seleksi, untuk diperhatikan proses ini hanya bisa diisi satu kali dan tidak dapat diubah. Sedangkan pilihan perguruan tinggi dan program studi terlihat pada pendaftaran SNBP.
    • Centang bagian Pakta Integritas.
    • Klik “Simpan Seleksi” untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah.

    2. Menyelesaikan pendaftaran SNBP

    • Pendaftaran dilakukan pada laman https://snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ ataupun https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.
    • Login di menggunakan email dan password yang telah didaftarkan pada akun SNPMB.
    • Setelah login, siswa akan dialihkan pada halaman Profil. Cukup isi “Data Orang Tua” bagian jumlah tanggungan orang tua.
    • Pendaftaran SNBP dilakukan dengan isi pilihan prodi yang dipilih pada halaman Pilihan.
    • Unggah portofolio di halaman Portofolio jika prodi yang dipilih mensyaratkan adanya dokumen portofolio.
    • Isi prestasi di halaman Prestasi. Tahapan ini bersifat tidak wajib, namun jika ingin mengunggahnya peserta dibatasi maksimal 3 prestasi.
    • Lakukan finalisasi pada halaman Finalisasi jika sudah memeriksa semua data dan yakin tidak ada yang salah. Pastikan semua data sudah benar karena tidak bisa dibatalkan atau diubah.
    • Unduh dan cetak kartu peserta SNBP serta simpan dengan baik untuk keperluan lain seperti daftar ulang nantinya.

    3. Proses sinkronisasi

    Bila kedua proses pendaftaran telah selesai, maka secara otomatis data KIP Kuliah dengan SNBP 2024 akan tersinkronisasi.

    Untuk memastikan hal ini bisa dilihat di laman KIP Kuliah, pastikan di menu seleksi bagian SNBP tertera keterangan “Sudah Terdaftar”. Selain itu ada menu tambahan dalam sistem yakni “Cetak Kartu Peserta” dan “Cetak Formulir”.

    Jika diterima, peserta harus melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka 2024.

    Itulah informasi terkait pendaftaran KIP Kuliah 2024 yang tutup pada 27 Februari 2024 esok hari. Jangan sampai terlewat jadwal ya detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Status KJMU Dicabut atau Tidak, Mahasiswa Simak Ya!



    Jakarta

    Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sempat ramai dibahas lantaran terdapat beberapa mahasiswa yang dicabut status penerimanya. Dalam media sosial X, mereka mengaku KJMU-nya terblokir.

    Atas cuitan beberapa mahasiswa tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan alasan pencabutan dikarenakan adanya ketidaksesuaian syarat. Sebanyak 624 orang dari 19.041 penerima dinyatakan tak sesuai dengan syarat yang berlaku.

    “Temuan sementara berdasarkan pemadanan data kami sebanyak 624 orang perlu dicek kembali. Kami berupaya menyediakan basis data kependudukan yang akurat agar program-program Pemprov DKI Jakarta juga bisa tepat sasaran,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemprov DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dilansir dari detikNews, Rabu (13/3/2024).


    Dari data tersebut, Budi membeberkan data domisili dari 577 orang perlu diverifikasi kembali. Selain itu, ada 33 orang yang terbukti berpenghasilan tidak rendah karena orang tuanya bekerja sebagai PNS, dosen, dan pejabat tinggi lainnya.

    “Bagi warga yang NIK-nya terdampak pada penataan administrasi kependudukan sesuai domisili ini, tidak perlu panik. Silahkan datang ke loket-loket layanan Disdukcapil terdekat untuk mendapatkan informasi terkait NIK-nya. Jika diketahui NIK tidak aktif, dapat diaktifkan kembali sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata Budi

    Lantas bagaimana cara melakukan cek apakah status KJMU dicabut atau tidak? Berikut langkahnya:

    Cara Cek Status KJMU Dicabut atau Tidak

    Untuk mengecek status KJMU, mahasiswa bisa mengakses layanan Sistem Informasi Distribusi Berbasis Website (SIDEWI). Mahasiswa cukup mempersiapkan nomor induk kependudukan (NIK).

    Berikut langkah melakukan cek status KJMU:

    1. Buka website https://kjpdevelopment.jakarta.go.id/undangan/
    2. Pilih menu “Status Pencairan KJMU”
    3. Klik “Tahun”
    4. Kemudian pilih “Tahap”
    5. Masukkan NIK milik mahasiswa dan tekan “Submit”
    6. Sementara itu, untuk melihat status pencairan dana KJMU bisa memilih menu “Cek Status Pencairan Dana KJMU”
    7. Kemudian masukkan NIK dan klik “Submit”
    8. Laman akan menampilkan status pencairan dana

    Besaran Dana KJMU

    Penerima KJMU mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana ini berlaku untuk pembiayaan uang semester dan biaya lainnya seperti kebutuhan hidup, transportasi, dan perlengkapan kuliah.

    Sebagai informasi tambahan. program KJMU diperuntukkan bagi mahasiswa asal DKI Jakarta yang berasal dari keluarga tidak mampu. Bantuan KJMU berlaku bagi mahasiswa D3/D4/S1.

    Hingga saat ini, sudah ada sekitar 110 perguruan tinggi negeri (PTN) yang bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam menyalurkan bantuan ini. Selain PTN, bantuan KJMU ini juga berlaku bagi beberapa perguruan tinggi swasta (PTS).

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 11 Prodi Paling Diminati Mahasiswa Beasiswa Unggulan, Pendaftaran Tutup 14 Juli



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan (BU) 2024 ditutup Minggu, 14 Juli mendatang. Untuk itu, masih ada waktu empat hari dalam menyelesaikan proses pendaftaran melalui tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    Seperti yang diketahui, Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang diberikan untuk masyarakat berprestasi baik umum ataupun disabilitas. Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswa jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

    Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), BU mengutamakan perguruan tinggi dalam negeri baik negeri maupun swasta yang berada di bawah binaan Kemendikbudristek sebagai tujuan awardee. Sejak empat tahun terakhir, perguruan tinggi negeri (PTN) masih dijadikan tujuan utama dibanding perguruan tinggi swasta (PTS).


    Hal ini terlihat dari data 10 besar penerima terbanyak mahasiswa BU adalah PTN. Di urutan pertama ada Universitas Indonesia (UI) dengan jumlah 530 orang diikuti Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

    Tidak hanya PTN favorit, tim BU juga membagikan data program studi (prodi) yang paling diminati mahasiswa BU lo. Berikut ini datanya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Rabu (10/7/2024).

    11 Prodi Paling Diminati Mahasiswa Beasiswa Unggulan

    Diketahui BU sudah ada sejak tahun 2006, pada awal 2024 jumlah mahasiswa aktif penerima bantuan pendidikan ini berjumlah 4.259 orang, dengan perincian:

    • Jenjang S1/D-4 sebanyak 2.275 orang
    • Jenjang S2 sebanyak 1.715 orang
    • Jenjang S3 sebanyak 269 orang.

    Mereka terdiri atas penerima beasiswa Masyarakat Berprestasi (Mapres) sebanyak 3.946 orang yang 3 orang di antaranya adalah mahasiswa penyandang disabilitas dan 77 orang mahasiswa penerima beasiswa Pegawai Kemendikbudristek.

    Seluruhnya tersebar di 260 perguruan tinggi di dalam negeri yang terdiri atas 94 PTN dan 166 PTS. Dalam 4 tahun terakhir (2020-2023) data menunjukkan bila prodi Ilmu Hukum dan Manajemen adalah dua bidang studi terfavorit dan menjadi pilihan terbanyak yang diambil mahasiswa Beasiswa Unggulan. Berikut data lengkapnya:

    1. Ilmu Hukum: 331 mahasiswa
    2. Manajemen: 328 mahasiswa
    3. Ilmu Komunikasi: 155 mahasiswa
    4. Akuntansi: 125 mahasiswa
    5. Pendidikan Matematika: 118 mahasiswa
    6. Kedokteran: 86 mahasiswa
    7. Pendidikan Bahasa Inggris: 66 mahasiswa
    8. Pendidikan Dokter: 49 mahasiswa
    9. Ilmu Komputer: 46 mahasiswa
    10. Ilmu Keperawatan: 44 mahasiswa
    11. Psikologi: 44 mahasiswa

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    Meski waktu penutupan pendaftaran semakin dekat, masih ada kesempatan untuk detikers mendaftar Beasiswa Unggulan. Yuk simak lagi berbagai syarat umumnya:

    1. Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional
    2. Memperoleh rekomendasi minimal dari guru BK sekolah asal untuk pendaftar S1 dan dari pimpinan kampus asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar S2/S3
    3. Tidak tengah mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun, termasuk APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama
    4. Belum pernah menempuh jenjang yang sama
    5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang sudah terakreditasi minimal B atau baik sekali dan masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui Ditjen Diktiristek
    6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, ataupun pelaku budaya
    7. Beasiswa hanya untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, kelas internasional, dan kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    8. Berkomitmen mempertahankan indeks prestasi semester minimal 3,00 pada program S1 atau IPS minimal 3,25 pada program S2 dan S3 selama menjadi penerima beasiswa.

    Sekali lagi, pendaftaran Beasiswa Unggulan ditutup 14 Juli 2024 yuk segara kunjungi https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/ dan buruan daftar detikers!

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa dari Influencer buat Siswa-Mahasiswa, Bantuan Rp 5 Juta



    Jakarta

    Salah satu influencer atau konten kreator, Rinaldi Nur Ibrahim menawarkan Beasiswa Rinaldi 2024 bagi siswa dan mahasiswa. Dana beasiswa bisa sampai Rp 5 juta.

    Siswa SMP-SMA dan mahasiswa S1, S2, dan profesi bisa mencoba daftar nih. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 8 Juli hingga 10 Juli 2024.

    Selain dalam bentuk finansial, penerima nantinya akan mendapatkan mentorship dan sumber daya lainnya yang bisa bermanfaat dalam mewujudkan cita-citanya.


    Beasiswa Rinaldi sebelumnya juga pernah disalurkan pada tahun 2022. Ada 2 siswa SMP, 2 siswa SMA, 5 mahasiswa dari perguruan tinggi, dan satu mahasiswa S2 yang menerima beasiswa.

    Apa saja syarat daftar beasiswa ini? Mengutip Booklet Beasiswa Rinaldi 2024, berikut informasi selengkapnya:

    Syarat Daftar Beasiswa Rinaldi 2024

    • Siswa SMP/MTs/sederajat minimal kelas 7
    • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat minimal kelas 10
    • Mahasiswa di PTN/PTS di seluruh Indonesia maksimal semester 7
    • Mempunyai semangat yang tinggi untuk menggapai impian
    • Mengunggah twibbon di akun Instagram dengan caption yang sudah ditentukan. Twibbon dan caption bisa diunduh di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024
    • Follow dan tag akun Instagram @youtzmedia, @rinaldi, @beasiswarinaldi, dan @academybinar
    • Mention 5 teman di kolom komentar Instagram @beasiswarinaldi di postingan poster beasiswa
    • Bagikan ke 3 grup Whatsapp
    • Mengisi formulir pendaftaran di https://bit.ly/BeasiswaRinaldi2024

    Tahap Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

    1. Administrasi: calon penerima beasiswa melakukan pendaftaran di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024 dan mengunggah twibbon di Instagram
    2. Pemberkasan: akan dipilih calon penerima beasiswa yang memenuhi persyaratan administrasi
    3. Wawancara: calon penerima beasiswa yang lolos sesi pemberkasan akan melanjutkan ke sesi wawancara dan sesi forum group discussion (FGD). Bagi pendaftar S1, S2 dan profesi sesi ini diganti dengan test dari Binar Academy

    Jadwal Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

    • Pendaftaran: 8 – 10 Juli 2024
    • Pengumuman lolos administrasi: 11 Juli 2024
    • Pemberkasan: 12 – 20 Juli 2024
    • Pengumuman lolos pemberkasan: 22 Juli 2024
    • Wawancara/FGD: 23 – 30 Juli 2024
    • Pengumuman final: 1 Agustus 2024

    Itulah informasi seputar Beasiswa Rinaldi 2024 yang bisa detikers coba. Semoga lolos ya!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP-K ITS yang Tak Tepat Sasaran Bisa Dilaporkan, Ditmawa: Data Pelapor Dijamin



    Jakarta

    Beberapa waktu kebelakang, media sosial ramai dengan polemik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang dinilai tidak tepat sasaran. Untuk itu, berbagai perguruan tinggi mulai menyoroti lebih serius terkait mahasiswa penerima KIP-K di kampusnya, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

    Dengan jumlah penerima lebih dari 4 ribu mahasiswa, ITS menyiapkan berbagai strategi untuk menghindari kejadian salah sasaran penerima. Salah satunya dalah dengan membuka layanan pengaduan penerima beasiswa KIP-K.

    Ketua Sub Bagian (Kasubag) Layanan Mahasiswa dan Kesejahteraan Mahasiswa, Direktorat Kementerian Mahasiswa (Ditmawa) ITS, Friana Ekawati menyatakan, formulir pengaduan bisa diakses lewat laman Instagram Ditmawa ITS (@ditmawaits).


    Setelah aduan masuk, Ditmawa akan segera menindak lanjuti dan dipastikan kebenarannya. Friana menjelaskan siapapun bisa melakukan pelaporan ini dan data pelapor akan dijamin kerahasiaannya.

    “Kami juga akan menjamin data pelapor tetap anonim selama penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari rilis di laman resmi ITS, Selasa (14/5/2024).

    Akan Ada Inspeksi Tiap Semester

    Tidak hanya membuka layanan pengaduan, ITS juga akan melakukan verifikasi data mahasiswa dan pemanggilan secara tatap muka.

    Verifikasi KIP-K merupakan langkah yang telah ditetapkan dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No 13 Tahun 2023 dan Peraturan Rektor ITS No 16 Tahun 2023.

    Verifikasi ini mengulas kembali apakah mahasiswa sudah sesuai dengan syarat penerima KIP-K. Termasuk terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Mahasiswa (DTKS), memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan bukti gaji orang tua yang valid.

    “Apabila ditemukan data yang meragukan, maka akan dilakukan inspeksi terkait kesesuaian data yang tertera di ajuan beasiswa KIP-K dan Sistem Pendataan Mahasiswa Baru (SIPMABA) ITS,” tutur Friana

    Proses inspeksi akan membandingkan data level uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa yang telah disetujui oleh kepala departemen dengan berkas yang diunggah di laman KIP-K. Setelah data keluar, pemanggilan tatap muka mahasiswa juga dilakukan untuk pemeriksaan yang menyeluruh.

    KIP-K Dicabut Jika Terbukti Secara Ekonomi Mampu

    Jika ternyata ada perubahaan ekonomi dan mahasiswa dinilai telah cukup mampu secara finansial, maka akan dilakukan validasi ulang keadaan ekonominya. Proses inspeksi ini akan dilakukan secara berkala setiap semester.

    “Bila terbukti telah mampu, maka mahasiswa tersebut diberikan pilihan untuk menggugurkan beasiswa tersebut atau ditanggalkan kesertaan beasiswanya oleh ITS,” tambahnya.

    Meski nantinya mahasiswa tidak menerima KIP-K, Friana meyakini ada berbagai macam beasiswa lain yang terbuka bagi seluruh mahasiswa. Terutama mereka yang kurang mampu secara finansial.

    Ia juga berpesan agar mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa untuk menggunakan dana dengan sebaik mungkin dan juga bijaksana.

    “Pada akhirnya, kebijaksanaan tersebut kembali pada kesadaran diri masing-masing mahasiswa,” tutupnya.

    Diketahui hingga tahun 2023, penerima KIP-K di ITS tercatat 3.689 mahasiswa. Sementara pada 2024 sendiri, kuota pembiayaan KIP-K telah mencapai 1.050 mahasiswa.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Dear Penerima KIP Kuliah, Ada Pesan dari Kemendikbud Nih!



    Jakarta

    Viralnya dugaan kasus penyalahgunaan dana KIP Kuliah (KIP-K) oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menjadi pengingat agar perguruan tinggi bisa kembali memantau kriteria penerimaan secara ketat.

    Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek, Abdul Kahar menjelaskan bila pemerintah pusat dan kampus terus memantau dan melakukan evaluasi secara berkala terkait penerima KIP-K. Proses pemantauan berlangsung selama satu semester sekali.

    “Bila ada kasus yang ditemukan mahasiswa sudah tidak layak menjadi penerima, maka sangat mungkin dilakukan pergantian dan statusnya dihilangkan,” ujarnya kepada wartawan dalam acara Temu Nasional Penerima KIP Kuliah Tahun 2024 di Gedung D Kemendikbudristek, Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta, Kamis (2/5/2024).


    Oleh karena itu, ia berpesan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk memastikan syarat yang ditentukan oleh pemerintah ataupun kampus. Karena bila seorang mahasiswa menerima bantuan di semester satu, belum tentu ia bisa menerima KIP-K sampai lulus kuliah.

    “Untuk anak-anakku yang menerima KIP Kuliah bukan berarti bahwa menerima semester 1 otomatis akan bisa menerima sampai selesai delapan semester. Karena itu harus dijaga betul,” tambahnya.

    2 Penyebab Utama KIP Kuliah Bisa Dicabut

    Menurut Abdul Kahar, ada dua penyebab utama mengapa KIP Kuliah bisa dicabut dari mahasiswa, yakni:

    1. Perubahan Ekonomi

    Mahasiswa perlu memastikan bisa selama berkuliah mereka tetap memenuhi kriteria sebagai penerima KIP Kuliah. Karena perubahan ekonomi baik orang tua atau mahasiswa itu sendiri akan mempengaruhi status ia ke depannya.

    “Bisa saja waktu mendaftar memang sesuai karena orang tua di PHK, atau diterima pada masa Covid-19. Tapi sekarang kan sudah berbeda, ekonomi orang tuanya bisa sudah bangkit juga,” tambahnya.

    Bila memang dirasa sudah memiliki ekonomi yang baik, Abdul Kahar menyarankan agar mahasiswa secara sukarela melakukan pengunduran diri. Karena hakikatnya KIP K adalah bantuan sosial bagi masyarakat yang mengalami kendala ekonomi bukan beasiswa.

    2. Prestasi menurun

    Meskipun bukan sebuah beasiswa, ada regulasi yang menjadi kesepakatan antara Puslapdik dengan perguruan tinggi. Kesepakatan ini adalah standar minimum kelulusan di kampus.

    “Sebagai catatan KIP-K bukanlah beasiswa prestasi tapi bantuan sosial. Tapi kalau ditemukan mahasiswa KIP-K memiliki IPK di bawah standar, hal ini juga akan mendapat perhatian dari kampus yang bersangkutan,” ungkapnya.

    Ketika hal ini terjadi, kampus berperan untuk mengevaluasi secara internal. Hasil evaluasi nantinya bisa menjadi pertimbangan apakah mahasiswa tersebut tetap layak menerima KIP-K atau tidak.

    “KIP Kuliah sudah sangat berhati-hati untuk memotret kandidat. Hal ini diperlukan agar jangan sampai ada orang orang yang membutuhkan dan punya prestasi tapi yang menerima hanya karena aspek kemiskinan, atau ia memenuhi aspek kemiskinan tapi tidak punya potensi menyelesaikan kuliah hanya karena kasihan. Jadi dua aspek ini penting untuk dipahami mahasiswa penerima KIP Kuliah,” pungkasnya.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas 2024 buat Mahasiswa Masih Buka, Ayo Daftar!



    Jakarta

    Detikers sedang menempuh kuliah D4 atau S1 semester 5? Jika demikian, maka berkesempatan mendapatkan beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2024.

    Beasiswa ini diperuntukkan mahasiswa di kampus yang merupakan mitra beasiswa Baznas. Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh subsidi uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 3 juta per semester yang dibayarkan langsung kepada rekening kampus.

    Selain itu, mereka juga akan mendapat pengembangan diri dari mentor beasiswa Baznas. Pembiayaan beasiswa akan diberikan selama empat semester (2 tahun).


    Detikers mau daftar? Simak dulu persyaratannya berikut yang telah dijelaskan dalam Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Baznas Dalam Negeri 2024:

    Jenis Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    Pelamar beasiswa harus berasal dari salah satu dari lima jenis kategori ini. Adapun kategori didasarkan pada prestasi hingga jurusan yang diambil.

    1. Kategori Bidang STEM: merupakan mahasiswa yang mengambil jurusan komputer, kedokteran, psikologi, keperawatan, farmasi, teknik, akuntansi, statistika, dan komunikasi.
    2. Kategori Prioritas Bidang Kesyariahan: diutamakan mahasiswa jurusan ekonomi syariah dan hukum syariah
    3. Kategori prestasi: mempunyai prestasi nasional/internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud
    4. Kategori Wirausaha: mempunyai usaha pribadi yang sudah berjalan minimal selama enam bulan
    5. Kategori Aktivis: aktif sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat

    Persyaratan Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 program reguler di kampus mitra beasiswa Baznas
    • IPK Minimal 3.00 dalam skala 4.00
    • Melengkapi berkas berikut ini:
      – Pas foto berwarna (terbaru)
      – KTP atau Kartu Keluarga
      – Transkrip nilai IPK terakhir
      – Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota (pilih salah satu)
      – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Cendekia Baznas
    • Memenuhi salah satu kategori beasiswa yang ada
    • Membuat esai bertema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”

    Ketentuan Esai Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Diketik dengan jenis huruf Calibri
    • Ukuran font 12 dan spasi 1
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman dan maksimal 2 halaman
    • Format halaman A4 dan spasi 1,15
    • Isi esai memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    1. Pendaftaran di kampus masing-masing: 20 Juni – 5 Juli 2024
    2. Seleksi administrasi kampus: 5 – 12 Juli 2024
    3. Pengumuman lulus administrasi: 15 Juli 2024
    4. Wawancara oleh tim kampus: 15 – 22 Juli 2024
    5. Masa sanggah: 22 Juli – 15 Agustus 2024
    6. Pengumuman akhir: 17 Agustus 2024

    Bagaimana cara tahu status kampus apakah mitra dari Baznas? Detikers bisa melihatnya di SINI ya. Selamat mencoba!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com