Tag: makanan sehat

  • 12 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Pepaya, Apa Saja?

    Jakarta

    Pepaya (Carica papaya) banyak dikonsumsi di Indonesia. Selain karena enak, buah ini mudah didapat dan murah harganya. Meski banyak dikonsumsi, mungkin banyak yang belum tahu bahwa ada makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya.

    Dikutip dari WebMD, pepaya sebetulnya mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin C, folat, vitamin A, serat, tembaga, magnesium, kalium, dan asam pantotenat.

    Manfaatnya pun banyak, antara lain mencegah sakit jantung, baik untuk pencernaan, meningkatkan imunitas, dan berpotensi melindungi dari kanker prostat.


    Tapi jika pepaya dikonsumsi dengan makanan tertentu bisa menyebabkan masalah pencernaan. Untuk itu, simak dulu artikel ini untuk mengetahui 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya.

    Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Pepaya

    Berikut ini 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya, seperti dirangkum dari laman NDTV dan Times of India.

    1. Pepaya Mentah dan Pepaya Matang

    Jika ada bagian pepaya yang belum matang, makanlah hanya pada bagian pepaya yang sudah matang. Pepaya mentah mengandung konsentrasi lateks yang lebih tinggi. Lateks bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan mulut, terutama pada orang yang sensitif pada alergi lateks.

    2. Produk Susu

    Pepaya juga bisa menyebabkan masalah pencernaan dan kram perut jika dicampur dengan produk susu seperti susu, mentega, keju, atau yoghurt. Pepaya mengandung enzim yang dapat menyebabkan susu sulit dicerna.

    3. Mentimun

    Mentimun ketika dikonsumsi bersama pepaya akan menyebabkan perut kembung, kram perut, bahkan diare. Hal ini karena mentimun memiliki kandungan air yang tinggi, demikian juga pepaya, maka bisa menyebabkan kandungan air berlebihan di dalam tubuh.

    4. Buah Anggur

    Makan buah anggur bersama pepaya dapat menyebabkan keasaman dan gas karena anggur bersifat sangat asam. Ketika dikombinasikan dengan pepaya, asam dari anggur bisa menyebabkan iritasi.

    5. Makanan yang Digoreng

    Makan pepaya bersama makanan yang digoreng seperti ayam goreng atau kentang goreng dapat menyebabkan iritasi lambung. Makanan yang digoreng mengandung tinggi lemak, sehingga akan menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan pada perut ketika dicampur pepaya.

    6. Produk Kedelai

    Produk kedelai mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dalam pepaya. Akhirnya ini dapat mempengaruhi pencernaan secara keseluruhan. Produk kedelai mencakup susu kedelai, tempe atau tahu.

    7. Teh

    Pepaya juga tidak baik dikonsumsi bersama teh, terutama teh hitam atau hijau. Pepaya mengandung enzim papain yang baik untuk pencernaan. Namun kandungan tanin dan kafein dalam teh dapat menghambat aktivitas enzim pencernaan seperti papain, sehingga bisa mengurangi efektivitasnya.

    8. Buah-buahan Sitrus

    Buah-buahan sitrus, seperti jeruk dan lemon bersama pepaya dapat meningkatkan keasaman dan menyebabkan masalah pencernaan, karena keduanya mengandung vitamin C yang tinggi. Akibatnya bisa terjadi refluks asam, mulas, dan iritasi lambung.

    9. Tomat

    Tomat juga sama. Kandungan vitamin C yang tinggi bisa menyebabkan masalah pencernaan ketika dikonsumsi bersama pepaya. Akibatnya dapat menyebabkan refluks asam dan mulas.

    10. Makanan Pedas

    Kombinasi makanan pedas dan pepaya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kram perut, hingga diare. Makanan pedas dapat mengakibatkan iritasi pada lapisan perut, sementara pepaya dikenal melancarkan pencernaan, sehingga ini bisa mengganggu pencernaan.

    11. Makanan Fermentasi

    Makanan fermentasi seperti asinan kubis, kimchi, atau acar mengandung probiotik dan enzim yang dapat berinteraksi dengan enzim pepaya. Kombinasi pepaya dan makanan fermentasi bisa mengganggu pencernaan.

    12. Makanan Berprotein Tinggi

    Pepaya mengandung enzim yang bisa memecah protein. Jika detikers makan makanan berprotein tinggi tertentu, seperti daging, ikan, atau tahu dalam jumlah besar, maka akan bisa menimbulkan masalah pencernaan.

    Nah, itulah 12 makanan yang tidak boleh dikonsumsi dengan pepaya karena bisa menyebabkan masalah pencernaan.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Buah Tinggi Protein Ini Bagus untuk Kesehatan Otot


    Jakarta

    Protein tidak hanya didapatkan dari telur atau sayuran, tetapi bisa juga dari buah-buahan. Seperti 5 buah tinggi protein ini yang bisa dikonsumsi untuk memperkuat massa otot.

    Protein adalah zat gizi makro yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, melawan infeksi, memproduksi hormon, hingga menjalankan banyak proses penting lainnya.

    Kebutuhan protein pun bervariasi, tergantung pada faktor seperti, usia, berat badan, dan tingkat aktivitas lainnya. Namun, rata-rata setiap orang yang aktif membutuhkan antara 0,54-0,9 gram protein per hari agar bisa mempertahankan massa otot dan mendukung kesehatan optimal.


    Makanan tertentu, seperti kacang-kacangan, ayam, telur, dan yogurt memang dikenal tinggi protein. Namun, makanan lain, seperti buah-buahan juga ada yang kaya akan protein.

    Konsumsi buah-buahan tinggi protein ini bisa membantu memberi asupan maksimal protein harian.

    Melansir health.com (14/05./2024), berikut 5 jenis buah-buahan kaya protein yang bisa mulai dikonsumsi:

    1. Jambu biji

    Ilustrasi jambu bijiJambu biji menjadi salah satu buah-buahan tinggii protein yang bisa dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jambu biji atau guava adalah buah tropis yang manis sedikit asam dan punya aroma tajam. Buah ini tinggi akan nutrisi, seperti vitamin C dan serat.

    Buah ini juga menjadi salah satu yang memiliki kandungan protein tertinggi, dengan jumlah mencapai 4,21 gram.

    Kandungan nutrisi di dalamnya dapat membantu menjaga fungsi kekebalan tubuh, mensintesis kolagen, serta bertindak sebagai antioksidan yang kuat dalam tubuh.

    Kamu bisa menikmati jambu biji utuh atau mencampurnya dengan yogurt dan kacang-kacangan untuk menjadi camilan kaya protein.

    2. Alpukat

    cara melunakkan alpukatKandungan protein dan nutrisi lain di dalam alpukat sudah tidak perlu diragukan lagi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Alpukat merupakan buah yang kandungan proteinnya lebih tinggi dari buah-buahan lain. Satu alpukat seberat 201 gram mengandung 4,01 gram protein.

    Alpukat juga bergizi karena mengandung nutrisi lain, seperti serat, vitamin E, vitamin C, magnesium, hingga folat.

    Selain dimakan utuh, alpukat bisa dijadikan topping pada salad, sup, atau smoothies.

    Buah lain yang tinggi protein bisa dilihat pada halaman seianjutnya!

    3. Nangka

    Banyak orang mungkin kurang menyukai buah nangka. Padahal buah ini menjadi salah satu yang punya kandungan protein tinggi. Per 165 gram nangka mengandung 2,84 gram protein.

    Nangka juga kaya akan beberapa nutrisi, seperti vitamin B, vitamin C, magnesium, dan kalium. Begitupun dengan kandungan pelindungnya, seperti antioksidan karotenoid yang tidak kalah bermanfaat bagi tubuh.

    Rasanya juga manis lembut, dan cocok dipadukan dengan makanan tinggi nutrisi lainnya.

    4. Blackberry

    blackberryblackberry juga mengandung protein tinggi harian yang bisa mengoptimalkan kesehatan tubuh. Foto: iStock

    Blackberry mengandung dua gram protein lebih tinggi dari yang ditemukan pada kebanyakan buah. Blackberry juga kaya akan nutrisi lain, seperti serat, vitamin C, vitamin K, dan mangan.

    Makanan berserat tinggi protein ini juga bermanfaat pada banyak aspek kesehatan. Konsumsi blackberry dapat menambah asupan serat baik, mendukung pertumbuhan bakteri di susu besar, memperkuat penghalang usus, dan menjaga pergerakan usus tetap teratur.

    Blackberry dapat dikonsumsi sebagai camilan atau topping tambahan pada oatmeal hingga yogurt.

    5. Kiwi

    Kiwi memiliki profil nutrisi mengesankan. Kiwi kaya akan sejumlah vitamin dan mineral, termasuk folat, vitamin C,E, dan K.

    Kandungan proteinnya juga lebih tinggi dibandingkan banyak buah lain. Dalam satu cangkir kiwi mengandung kurang dari dua gram protein.

    Selain protein, kiwi juga mengandung mineral, vitamin, dan menjadi sumber serat yang baik. Oleh karena itu, buah ini sangat cocok dinikmati mereka yang mengalami sembelit, karena terbukti efektif melunakkan tinja dan mendukung pergerakan usus teratur.

    Kiwi bisa disantap sebagai camilan biasa atau digabungkan dengan semangkuk yogurt.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Nasi hingga Pasta Ternyata Bagus untuk Kolesterol


    Jakarta

    Ternyata jenis biji-bijian yang selama ini dianggap buruk bagi kesehatan, justru bermanfaat untuk menyehatkan jantung dan kolesterol. Lantas, apa saja?

    Beberapa orang mungkin berpikir, konsumsi biji-bijian tertentu tidak baik untuk kesehatan. Padahal menurut ahli gizi Julie Pace, RDN, biji-bijian utuh merupakan bagian penting dari diet seimbang, terutama dalam hal kesehatan jantung dan pengelolaan kolesterol.

    Namun, jenis biji-bijian yang dimaksud dalam hal ini adalah biji-bijian ‘utuh’, tidak dimurnikan atau bukan olahan.


    Mengonsumsi biji-bijian utuh lebih sering daripada biji-bijian olahan terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (lipoprotein densitas rendah). yang dikenal sebagai kolesterol jahat.

    Pace menyebut, biji-bijian utuh memungkinkan seseorang mengonsumsi lebih banyak serat, yang merupakan komponen utama untuk kesehatan jantung dan penurunan kolesterol.

    Lantas, jenis biji-bijian apa saja yang sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan jantung dan kolesterol? Melansir eatingwell.com (3004/2024), berikut 4 rekomendasinya menurut ahli gizi.

    1. Oat

    Cereal grains and seeds,beans on sackcloth, agriculture products .job's tears ,corns ,soybeans ,oat flakes ,barley flakes ,pearls barley ,red beans ,Oat baik dikonsumsi karena memiliki manfaat untuk menyehatkan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/bookzaa

    Oat adalah serealla yang masih memiliki lapisan kulit ari serta bakal biji. Oleh karena itu oat sebenarnya menjadi biji sereal utuh yang lebih baik daripada beras.

    Oat utuh bermanfaat untuk kesehatan karena menjadi sumber beta-glukan terbaik, jenis serat larut yang menyehatkan jantung. Beta-glukan dalam oat terbukti secara signifikan mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat pada orang yang memiliki kolesterol tinggi.

    Terdapat banyak cara berbeda untuk menyantap oat, termasuk menikmatinya dengan cara manis atau gurih.

    Untuk meningkatkan daya tahan, cobalah menambahkan satu bubuk protein favoritmu. Bisa juga oat utuh ini dicampur dengan telur atau keju cottage sebagai penambah asupan protein.

    Namun, perlu diingat, pilihlah oat utuh yang murni, tanpa melewati proses pemurnian atau penambahan bahan lainnya.

    2. Pasta

    Pasta gandumPasta gandum baik dikonsumsi dan baik untuk jantung Foto: iStock

    Pasta yang dimaksud menyehatkan adalah pasta gandum utuh yang kaya akan serat, bukan pasta putih olahan.

    Pasta gandum utuh mengandung serat yang berperan penting dalam mencegah lonjakan gula darah. Serat juga membantu mengurangi risiko gula berlebihan dalam aliran darah, untuk mencegah peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol.

    Kamu tetap bisa mengolah pasta ini menjadi makanan enak, seperti ditambah dengan potongan daging kalkun, daging merah, hingga saus tomat.

    Jenis makanan lain yang baik untuk kolesterol bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Roti gandum utuh

    Tips Memilih Roti Gandum yang Sehat dan Cocok Buat DietRoti gandum utuh juga baik untuk kolesterol. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Roti tawar bukanlah pilihan makanan yang baik. Sebagai gantinya, lebih baik memilih roti gandum utuh.

    Sheth mengungkap, “Saat memilih roti, cari roti gandum utuh atau roti yang dibuat dengan berbagai jenis biji-bijian utuh, untuk menyediakan serat dan nutrisi penting lainnya, guna mendukung kesehatan jantung dan memperbaiki kadar kolesterol.”

    Roti gandum utuh masih memiliki ari dari gandum yang menawarkan nutrisi penurun kolesterol.

    4. Nasi merah

    Meskipun nasi putih banyak dihindari ketika seseorang sedang diet, tetapi siapa sangka jenis biji-bijian ini ternyata menyehatkan jantung

    Namun, jenis nasi yang dipilih jangan nasi putih. Lebih baik pilih nasi merah yang dapat memberikan manfaat khusus, yang berhubungan dengan jantung.

    Nasi merah mengandung serat tambahan untuk menurunkan kadar kolesterol LDL (jahat), sekaligus meningkatkan kesehatan jantung.

    Selain serat penurun kolesterol, beras merah juga mengandung senyawa tanaman disebut fitosterol yang terbukti mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL).

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Makanan untuk Cegah Gondongan yang pada Anak


    Jakarta

    Gondongan marak menyerang beberapa sekolah khususnya di Jakarta. Ini asupan makanan yang tepat agar anak-anak lebih kebal dari penularan gondongan.

    Gondongan yang memunculkan benjolan pada leher disebabkan oleh infeksi virus. Melansir detikhealth (23/8) banyak laporan penularan gondongan meningkat di beberapa sekolah di Jakarta.

    Pasalnya gondongan memang dapat menular melalui bersin, batuk, berbicara, atau bahkan tertawa. Mengutip Momurs KidsHealth, gondangan paling mudah menyerang anak-anak yang penanganannya tak bisa terlalu banyak dilakukan.


    Ada beberapa asupan yang harus dihindari dan diberikan agar gondongan tak semakin parah. Tetapi ada juga makanan yang dapat dikonsumsi rutin untuk meminimalisir risiko gondongan pada anak.

    Berikut ini 5 makanan yang disarankan untuk mencegah gondongan melansir beberapa sumber:

    Konsumsi 5 Makanan untuk Cegah Gondongan yang pada AnakJahe memiliki komponn antiperadangan yang ampuh untuk menangkal virus gondongan. Foto: Getty Images/udra

    1. Jahe

    Jahe yang banyak disimpan oleh ibu-ibu di dapur rumah juga dapat diandalkan dalam menjaga kesehatan buah hati. Jahe memiliki kandungan minyak atsiri yang khas di dalamnya.

    Konsumsi jahe secara rutin juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga ketika ada serangan virus yang menular tubuh akan lebih kuat untuk melindungi dirinya.

    Selain itu jahe juga memiliki komponen antiperadangan yang cocok untuk mengatasi gejala-gejala gondongan. Penularan virus yang tidak segera diatasi dan kadung meradang menjadi penyebab gondongan yang paling utama.

    2. Bawang putih

    Bawang putih memiliki kandungan allicin yang layak diandalkan untuk menjaga kesehatan. Konsumsi bawang putih secara rutin juga tidak sulit untuk dilakukan.

    Mengingat bawang putih hampir digunakan dalam setiap bumbu makanan di Indonesia. Mulai dari tumisan, lauk pauk, hingga sup yang ditambahkan bawang putih tak hanya enak tetapi juga menyehatkan.

    Allician dapat menguatkan imunitas tubuh dan melawan virus dari luar. Begitu pula cara kerjanya dalam menghalau penularan virus gondongan agar tak sempat meradang.

    Asupan makanan yang disarankan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Air mineral

    Selain asupan makanan, memerhatikan kecukupan hidrasi juga sangat disarankan untuk mencegah gondongan. Untuk mencegah terjadinya infeksi virus pastikan tubuh, terutama bagian tenggorokan, tidak mengalami infeksi.

    Perhatikan asupan air mineral pada anak atau juga bisa dibantu dengan asupan elektrolit yang lebih efektif. Bahkan ketika sudah terpapar virus gondongan sekalipun hidrasi tak boleh dilupakan.

    Tubuh yang mengalami dehidrasi akan membuat gejalanya terasa lebih menyakitkan. Terutama pada kelenjar parotis yang bertugas memproduksi air liur.

    4. Perbanyak sayur

    Konsumsi 5 Makanan untuk Cegah Gondongan yang pada AnakNutrisi pada sayur-sayuran dibutuhkan untuk menguatkan imunitas anak. Foto: Getty Images/udra

    Kunci utama dari mencegah suatu penyakit apalagi yang datang dari infeksi virus adalah dengan memerhatikan asupan nutrisi. Para ahli kesehatan setuju jika anak-anak harus mengonsumsi sayuran lebih rutin jika ingin mendapatkan imunitas yang lebih kuat.

    Sayuran yang dikonsumsi tidak disarankan dengan spesifik tetapi jika memungkinkan perbanyak asupan seperti sayuran hijau. Dibalik warna hijaunya yang segar, sayuran-sayuran ini memiliki kandungan antioksidan yang kuat.

    Misalnya seperti brokoli, kangkung, atau bahkan bayam merah jika mudah didapatkan di sekitar rumah. Olahan sayur juga boleh diracik semenarik mungkin guna memancing nafsu makan anak.

    5. Tambahkan buah-buahan

    Selain sayur-sayuran, konsumsi buah secara rutin juga perlu diperhatikan. Buah tidak hanya dapat meningkatkan imun dan menguatkan gondongan saja tetapi juga menekan risiko komplikasi penyakit lain.

    Pada beberapa kasus gondongan yang terlanjur parah ada juga yang diikuti dengan infeksi telinga akibat tekanan. Sehingga beberapa buah yang tinggi antioksidan diperlukan untuk melawan virus tersebut.

    Beberapa buah disarankan oleh ahli kesehatan termasuk yang sekiranya akan disukai oleh anak-anak. Seperti buah berry, apel, hingga alpukat yang bisa ditambahkan atau disajikan dengan cara lebih kreatif.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Ikan, 7 Makanan Sumber Omega 3 Ini Bisa Jadi Pillihan


    Jakarta

    Selama ini sumber asam lemak omega 3 yang terkenal hanyalah ikan. Namun sebenarnya ada beberapa bahan makanan yang juga merupakan sumber omega 3 terbaik.

    Omega 3 dikenal sebagai salah satu jenis lemak sehat. Alih-alih memicu kenaikan berat badan, nutrisi satu ini justru dipercaya punya segudang manfaat buat kesehatan.

    Mengutip Medical News Today, omega 3 membantu sel-sel tubuh berfungsi secara efektif. Omega 3 dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung, pernapasan, kekebalan tubuh, hingga sistem endokrin.


    Tak cuma manfaat secara fisik, omega 3 juga berkhasiat untuk mendukung mental yang sehat. Sebuah tinjauan pada tahun 2020 menemukan, minimnya asupan omega-3 dikaitkan dengan meningkatnya risiko timbulnya berbagai masalah kesehatan seperti depresi, gangguan bipolar, dan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD).

    Selain itu, asupan omega 3 juga berdampak positif terhadap gangguan neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer.

    Ada tiga jenis asam lemak omega 3. Ketiganya adalah asam alfa-linolenat (ALA), asam eikosapentaenoat (EPA), dan asam dokosaheksaenoat (DHA).

    ALA banyak ditemukan pada sumber nabati, sementara EPA dan DHA banyak terdapat pada ikan.

    Pada dasarnya, tubuh dapat mengubah ALA menjadi EPA dan DHA. Hanya saja, tingkat konversinya kurang dari 15 persen.

    Berikut beberapa sumber omega 3 selain ikan, merangkum berbagai sumber:

    Rumput laut

    Seorang pekerja menjemur rumput laut di Desa Bambu, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (15/11/2022). Menurut nelayan setempat harga rumput laut kering mengalami penurunan dari Rp35 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram karena melimpahnya hasıl panen. ANTARA FOTO/Akbar Tado/tom.rumput laut Foto: ANTARA FOTO/AKBAR TADO

    Rumput laut dikonsumsi banyak orang karena manfaatnya. Rumput laut mengandung DHA dan EPA, yang merupakan jenis dari omega 3.

    Selain omega 3, rumput laut juga tinggi protein. Rumput laut juga dipercaya bersifat antidiabetik, antioksidan, dan antihipertensi.

    Biji chia

    Biji chia mengandung kandung omega 3 ALA. Dalam setiap 1 ons biji chia, biasanya terdapat 5,05 gram omega 3.

    Selain omega 3, biji chia juga kaya serat dan protein.

    Biji rami

    Biji rami atau flaxseed mengandung sekitar 2,6 gram omega 3 ALA.

    Selain itu, biji rami juga mengandung protein, magnesium, zat besi, dan zinc.

    Kacang walnut

    Kacang walnut merupakan sumber lemak sehat yang baik. Dalam setiap 100 gram kacang kenari biasanya terkandung 3,3 gram omega 3 ALA.

    Edamame

    EdamameEdamame Foto: Getty Images/iStockphoto/tong360

    Kacang edamame dikenal akan kandungan omega 3 dan protein. Sekitar 50 gram kacang edamame umumnya mengandung 0,28 gram omega-3 ALA.

    Kedelai

    Kacang kedelai dan produk olahannya seperti tahu dan tempe kaya akan omega 3. Mengutip WebMD, setiap 100 gram kacang kedelai umumnya mengandung sekitar 2,16 gram omega 3.

    Alpukat

    Alpukat juga dikenal sebagai salah satu buah yang mengandung omega 3 jenis ALA. Hanya saja, mengutip Healthline, omega 3 jenis ALA tak digunakan dengan efektif pada tubuh manusia.

    Jenis omega 3 DHA dan EPA adalah yang paling baik dalam memberikan manfaat kesehatan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Sumber Omega-3 yang Menyehatkan Selain Ikan”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! 8 Camilan Berlabel Sehat Ini Bisa Bikin BB Cepat Naik


    Jakarta

    Camilan sehat yang banyak dikonsumsi pelaku diet ternyata justru memicu berat badan naik. Berikut ini 9 camilan berlabel sehat yang perlu diwaspadai.

    Camilan penting untuk memenuhi kebutuhan kalori harian. Di pasaran, mudah sekali menemukan camilan. Beberapa camilan bahkan mengantongi label ‘sehat’, ‘rendah kalori’, dan lainnya yang meyakinkan.

    Buat yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan, tentu camilan ‘sehat’ ini menarik perhatian. Hanya saja, ternyata kadang yang terjadi sebaliknya.


    Oleh karenanya, hindari camilan-camilan berikut kalau ingin menjaga berat badan.

    Girl eating yogurtYogurt dengan perasa. Foto: Istock

    1. Yogurt stroberi

    Yogurt mengandung protein dan probiotik yang baik buat pencernaan. Hanya saja, yogurt berperisa bisa mengandung gula tambahan. Coba perhatikan label kemasannya.

    Mengutip dari Prevention, kandungan gula pada beberapa produk yogurt mencapai 26 g, sedangkan gula alami susu sebanyak 12 g. Artinya, produk menggunakan gula tambahan.

    Sebaiknya pilih yogurt tawar tanpa tambahan perisa rasa apa pun. Kamu dapat menambahkan rasa dengan memberikan topping buah-buahan atau kacang-kacangan.

    2. Kue beras

    Rice cake atau kue beras kerap memberikan label rendah kalori dan bebas lemak. Hanya saja, indeks glikemik kue beras sangat tinggi dengan skor 82. Indeks glikemik merupakan ukuran bagaimana suatu makanan meningkatkan gula darah atau insulin.

    Opsi terbaik adalah popcorn tawar dengan kandungan 31 kalori dan indeks glikemik lebih rendah, yakni 55.

    3. Smoothie kemasan

    Sekilas, smoothie kemasan yang dibeli hanya mengandung 150 kalori. Namun setelah dicermati, 150 kalori hanya untuk satu sajian.

    Padahal, satu kemasan bisa untuk dua sajian. Artinya, totalnya mencapai 300 kalori.

    Smoothie sah-sah saja dikonsumsi, tapi lebih baik minum setengahnya atau buat sendiri smoothie.

    4. Keripik pisang

    Konsumsi buah sangat baik untuk keseimbangan nutrisi, terutama memenuhi kebutuhan serat. Pilihan terbaik adalah buah segar, bukan buah dalam bentuk keripik.

    Keripik pisang umumnya diolah sedemikian rupa sehingga kemungkinan besar terdapat tambahan lemak jenuh dan kalori. Diet tinggi lemak jenuh justru bisa merusak produksi hormon yang mengaturi nafsu makan.

    kacangKacang-kacangan dengan pemanis tambahan. Foto: iStock

    5. Kacang dengan pemanis tambahan

    Segenggam kacang bisa jadi camilan menyehatkan asal tidak ada pemanis tambahan.

    Kacang panggang dengan madu, misalnya, bisa mengandung 4 gram gula tambahan per sajian. Bayangkan jika satu kemasan terdiri dari 2-3 sajian, asupan gula pun meningkat.

    6. Camilan bebas gluten

    Kalau Anda tidak ada intoleransi gluten, tak ada alasan untuk menghilangkan gluten dari diet sepenuhnya.

    “Banyak orang terjebak dalam anggapan bahwa bebas gluten identik dengan lebih sehat, tetapi itu tidak benar,” kata ahli gizi Lisa Richards, mengutip dari Eat This Not That.

    Jika tidak menderita Celiac atau intoleransi gluten, maka menghilangkan gluten justru berakibat kekurangan asupan serat.

    7. Granola

    Granola mungkin tidak sesehat kelihatannya. Granola dibuat melalui proses penambahan minyak dan gula sehingga kalorinya bisa berlebihan.

    Sebenarnya, tak masalah mengonsumsi granola sebagai camilan, tapi perhatikan porsinya.

    8. Keripik sayur

    Keripik sayur dianggap sebagai cara baru menikmati sayuran. Anda menikmati sayuran dengan cara mudah dan lezat. Namun di balik kelezatannya, tersimpan tambahan minyak dan garam.

    Ngemil sayur sebenarnya bisa dilakukan dengan memotong sayuran segar dan memasukkannya dalam kulkas. Setelah dingin, sayuran bisa dinikmati dengan hummus atau saus buatan sendiri dari minyak zaitun dan perasan lemon.

    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari 5 Menu Ini untuk Sarapan agar Tak Mudah Lemas


    Jakarta

    Sarapan memang penting, tetapi pilihan makanannya juga perlu diperhatikan. Hindari konsumsi 5 makanan ini saat sarapan agar tak mudah lemas dan tetap fit.

    Dengan sarapan, tubuh akan mendapat asupan energi dan nutrisi yang dibutuhkan. Sarapan yang tepat juga dapat meningkatkan konsentrasi dan suasana hati, serta membantu menjaga berat badan ideal.

    Meskipun begitu, tidak semua makanan baik dikonsumsi saat sarapan. Beberapa menu tergolong kurang menyehatkan, seperti tinggi gula, lemak jenuh, atau kalori.


    Sarapan dengan menu rendah nutrisi juga tidak baik karena tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan protein, serat, dan vitamin yang dibutuhkan untuk memulai aktivitas sehari-hari.

    Ahli gizi Kristen Smith, MS, RD, LD mengungkap jika semua makanan bisa jadi bagian pola makan bergizi seimbang. Namun, mengonsumsinya setiap hari bukan pilihan tepat. Lebih baik menggantinya dengan alternatif yang lebih bergizi.

    Lantas, menu sarapan apa saja yang sebaiknya dihindari? Melansir realsimple.com (21/03/2025) berikut daftarnya!

    1. Yogurt dengan perasa

    Penjual yogurt dimintai resep oleh pelanggannya sendiriYogurt perasa tidak baik dikonsumsi saat sarapan karena kandungan gula tambahan. Foto: iStock

    Yogurt memang menyehatkan. Namun pilihlah yogurt polos, bukan yogurt dengan perasa. Yogurt polos seperti yogurt Yunani tidak mengandung gula, perasa, atau pengawet.

    Berbeda dengan yogurt perasa yang saat ini banyak ditemukan di supermarket. Yogurt dengan rasa sebaiknya tidak dimakan saat sarapan karena mengandung gula tambahan.

    Caroline Susie, RD, LD pun menyebut kalau mengonsumsi yogurt perasa dapat menyebabkan kadar gula darah naik dan turun. Membuat seseorang menjadi mudah lemas dan lapar.

    Pilihan terbaik memang mengonsumsi yogurt Yunani polos yang kaya protein. Bisa ditambah dengan irisan buah segar, kacang-kacangan sehat, atau sedikit madu sebagai pemanis alami.

    2. Jus atau smoothie botolan

    Jus buah kemasan bisa jadi haram karena beberapa halJus kemasan juga sebaiknya dihindari untuk sarapan. Foto: iStock

    Ketika mampir ke supermarket atau toko makanan, kamu mungkin menemukan jus atau smoothie kemasan botol.

    Meskipun terlihat praktis dan ‘sehat’, tetapi minuman ini bukanlah pilihan yang baik.

    Ahli gizi Susie mengungkap kalau banyak smoothie dan jus siap saji yang mengandung sedikit serat dan tinggi gula. Hal tersebut dapat menyebabkan energi cepat habis.

    “Bahkan, jika terbuat dari buah, minum jus tanpa serat tidak memberikan manfaat yang sama seperti buah utuh,” jelasnya.

    Lebih baik membuat smoothie sendiri. Memasukkan berbagai macam buah-buahan tinggi serat dan mencampurnya dengan yogurt atau bubuk protein.

    Menu sarapan lain yang sebaiknya dihindari bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Donat atau pastry bergula

    Donat-donat KlasikJangan sarapan dengan donat karena tidak mengandung nutrisi. Foto: Istimewa

    Donat bertabur gula atau croissant cokelat tidak termasuk dalam daftar pilihan sarapan sehat.

    Kristen Smith mengungkap kalau sarapan manis dengan gula, seperti donat biasanya tidak mengandung protein dan serat. Sedangkan protein dan serat menjadi hal penting untuk membantu tubuh kenyang selama beberapa jam ke depan.

    Jika tidak bisa menahan godaan donat, croissant, atau pancake, bisa memberinya pelengkap lebih sehat. Misalnya dipadukan dengan telur dan sayuran.

    4. Granola bar

    Granola bar and strawberries on plateGranola bar juga sebaiknya dihindari karena mengandung banyak gula dan lemak tidak sehat. Foto: iStock

    Saat ini banyak merek granola bar yang praktis, variannya beragam, dan bisa ditemukan di mana saja.

    Meskipun begitu, granola bar yang dibeli di toko atau supermarket masuk dalam daftar pilihan sarapan kurang menyehatkan.

    Pada produk granola bar mungkin mengandung gula tambahan dan lemak tidak sehat. Membuatnya sama seperti memakan permen atau camilan lainnya.

    Jika tidak ingin terjebak, bisa periksa label terlebih dahulu. Pertmbangkan untuk memilih merek granola yang memiliki sedikit tambahan gula.

    Susie juga merekomendasikan untuk mengganti granola bar dengan oatmeal yang diberi kacang-kacangan atau buah beri.

    5. Daging olahan

    Selain makanan manis, banyak juga orang sarapan dengan menu gurih. Biasanya berupa telur dengan bacon, sosis, atau smoked beef.

    Sayangnya, daging olahan bukan menu terbaik untuk sarapan. Daging olahan tinggi kandungan garam dan lemak.

    Susie menunjukkan hubungan antara lemak jenuh dan garam yang bisa menyebabkan penyakit jantung dan peradangan.

    Untuk memulai hari, bisa dengan menikmati makanan gurih. Susie merekomendasikan makan telur saja dengan ayam atau sayuran.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi serta Perlu Dihindari di Cuaca Panas

    Jakarta

    Ketika menghadapi cuaca panas, perhatikan asupan yang masuk ke tubuh. Makanan dan minuman yang tepat akan bisa membantu hidrasi hingga mencegah gangguan pencernaan.

    Begitupun sebaliknya, asupan yang kurang tepat bisa membuat tubuh semakin lemas dan kelelahan. Jadi, penting untuk mengetahui makanan dan minuman apa saja yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari ketika cuaca panas.

    Makanan-Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Cuaca Panas

    Ketika cuaca panas, semangka, mentimun, hingga yoghurt dapat memberikan dampak yang baik untuk tubuh. Mengutip laman NDTV, berikut penjelasannya.


    1. Semangka

    Semangka baik untuk dikonsumsi saat cuaca panas, karena buah ini mengandung sekitar 90% air. Sehingga, makan semangka dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    Tak hanya itu, semangka juga merupakan sumber vitamin C, A, dan kalium. Kandungan tersebut membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

    2. Mentimun

    Mentimun juga kaya akan kandungan air dan rendah kalori. Menurut Cleveland Clinic, mentimun mengandung lebih dari 96% air, sehingga dapat meningkatkan hidrasi.
    Sayuran ini dapat membuang racun dan mengatur suhu tubuh.

    3. Air Kelapa

    Air kelapa kaya akan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium. Saat diminum di cuaca panas, air kelapa bisa membantu mengganti cairan yang hilang dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    4. Daun Mint

    Mengandung menthol, daun mint memiliki efek mendinginkan tubuh. Daun ini juga bermanfaat dalam melancarkan pencernaan dan mengurangi peradangan dalam tubuh. Untuk mengkonsumsinya, kamu bisa menambahkan daun mint ke air, smoothie, atau salad.

    5. Yoghurt

    Yoghurt merupakan asupan yang menyejukkan dan menyediakan probiotik bagi usus. Mengkonsumsi yoghurt dapat mengurangi panas tubuh, peradangan, dan masalah yang berkaitan dengan usus.

    Makanan yang Perlu Dihindari saat Cuaca Panas

    Selain memperhatikan asupan yang baik, ketahui juga bahwa mengkonsumsi makanan pedas, kopi, hingga daging merah sebaiknya dihindari saat cuaca panas.

    1. Makanan Pedas dan Gorengan

    Saat cuaca panas, hindari makan makanan pedas dan gorengan. Sebab, mengkonsumsinya dapat meningkatkan suhu tubuh menyebabkan dehidrasi. Selain itu, makanan pedas dan gorengan juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati.

    2. Alkohol

    Alkohol juga harus dihindari. Saat cuaca panas, alkohol bisa meningkatkan suhu tubuh dan membuat dehidrasi. Minuman ini dapat menyebabkan kelelahan akibat panas.

    3. Kopi

    Minuman lainnya yang sebaiknya dihindari saat cuaca panas adalah kopi. Kopi bersifat diuretik yang bisa menyebabkan dehidrasi. Minum kopi juga bisa meningkatkan peningkatan suhu tubuh dan keringat.

    4. Daging Merah

    Daging merah bisa membebani sistem pencernaan dan meningkatkan suhu tubuh. Jika dikonsumsi saat cuaca panas, daging merah dapat menyebabkan kelesuan dan masalah pencernaan.

    5. Minuman Manis

    Minuman manis yang mengandung gula dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan dehidrasi dan lonjakan kadar gula darah. Sebaiknya, ganti minuman ini dengan air putih atau air kelapa.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Sebaiknya Jangan Makan Pisang Bersamaan dengan Alpukat, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Alpukat dan pisang adalah dua jenis buah yang sering dijadikan menu sarapan sehat. Sayangnya keduanya tidak boleh dimakan bersamaan. Ini sebabnya!

    Pisang dan alpukat kerap disebut sebagai super food karena khasiatnya yang luar biasa untuk kesehatan. Ini tentu saja karena kangdungan sejumlah mineral dan protein serta lemak sehatnya.

    Melansir Healthline, pisang merupakan sumber serat, potasium, vitamin B6, vitamin C, dan berbagai antioksidan dan fitonutrien yang sehat.


    Pisang merupakan sumber karbohidrat yang kaya, yang terutama terdapat dalam bentuk pati pada pisang mentah dan gula pada pisang matang.

    Sama halnya dengan pisang, alpukat juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh terutama kesehatan jantung. Alpukat adalah sumber nutrisi utama, termasuk lemak sehat dan serat.

    Alpukat juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

    Meski demikian, alpukat termasuk makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

    Konsumsi Alpukat hingga Kuning Telur Bantu Bakar Lemak Usai LebaranAlpukat kaya akan lemak sehat. Foto: Ilust iStock

    Lantas kenapa makan pisang dan alpukat tidak boleh dimakan bersamaan?

    Melansir Times of India, pisang dan alpukat sama-sama mengandung potasium yang cukup tinggi. Asupan potasium yang berlebihan bisa menyebabkan hiperkalemia, yakni kondisi saat kadar potasium jumlahnya terlalu tinggi dalam darah.

    Selain itu, keduanya juga merupakan sumber karbohidrat yang jika dimakan berlebihan secara bersamaan tentu akan menambah potensi peningkatan berat badan.

    Selain alpukat, ada bahan makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pisang. Berikut ini sejumlah makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

    1. Daging merah

    Kandungan purin dalam pisang dan protein tinggi dalam daging merah ternyata tidak cocok jika dimakan bersamaan. Para ahli kesehatan percaya dua makanan ini jika dimakan bersama atau berdekatan bisa memicu fermentasi gas di saluran pencernaan.

    alasan kurangi konsumsi daging merahDaging sapi sumber protein dan zat besi. Foto: GettyImages

    2. Jeruk

    Konsumsi jeruk dan pisang bersamaan bisa memicu masalah pencernaan dan masalah kesehatan lainnya. Mulai dari mual hingga sakit kepala.

    3. Es krim

    Siapa sangka, ternyata pisang tidak boleh dimakan bersamaan dengan es krim. Pada beberapa orang jika es krim dan pisang dikonsumsi bersamaan bisa memicu rasa tidak nyaman di perut.

    4. Susu

    Ternyata susu dan pisang tidak boleh dimakan bersamaan. Ini karena pisang dan susu sama-sama mengandung kalori yang tinggi. Satu pisang berukuran sedang saja mengandung 105 kalori, dan susu murni ukuran 250 mililiter mengandung 150 kalori.

    Jika keduanya terlalu sering disantap bersamaan, bisa membuat berat badan naik drastis.

    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tanpa Disadari, 5 Makanan Sehat Ini Bikin Berat Badan Naik


    Jakarta

    Meski mengandung beragam nutrisi, tetapi beberapa makanan sehat justru bisa menaikkan berat badan tanpa disadari. Hal ini karena kandungan gula dan kalori yang tinggi.

    Pola makan yang sehat dan seimbang dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, itu semua tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

    Pasalnya, ada beberapa makanan sehat yang penuh nutrisi, tetapi tanpa disadari bisa menaikkan berat badan karena tingginya kandungan gula dan kalori.


    Professor Franklin Joseph dari Dr Frank’s mengatakan bahwa memilih makanan yang tepat adalah kunci untuk menjalani diet yang sehat. Yang terpenting jangan makan berlebihan.

    Dikutip dari GBNews (01/09/24) berikut ini 5 makanan sehat yang tanpa disadari bisa bikin berat badan naik:

    1. Alpukat

    cara melunakkan alpukatAlpukat mengandung kalori tinggi yang bisa menaikkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Alpukat mendapat julukan sebagai superfood karena tinggi akan nutrisi. Alpukat mengandung lemak sehat, vitamin E, dan antioksidan yang bagus untuk kesehatan.

    Namun, perlu diketahui bahwa buah ini dapat menambah berat badan secara tidak terduga. Itu karena alpukat mengandung kalori yang tinggi.

    Satu buah alpukat berukuran sedang bisa mengandung sekitar 240 kalori. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dari yang disarankan dalam asupan harian.

    2. Selai kacang

    Melihat dari bahan dasarnya, selai kacang diklaim menyehatkan. Mengingat kacang-kacangan merupakan sumber lemak sehat dan protein yang baik.

    Selain itu, juga terdapat kandungan seng, kalium, dan magnesium. Namun, jika diolah menjadi selai membuat agak riskan karena tingginya kandungan gula.

    Selai kacang seringkali mengandung gula tambahan yang akibatnya bisa meningkatkan kalorinya juga. Dalam satu sendok makan selai kacang mengandung 10 gram gula.

    Makanan sehat yang bisa menaikkan berat badan ada di halaman selanjutnya.

    3. Sereal

    Sereal kerap dipilih jadi menu sarapan yang praktis dan menyehatkan. Namun, tidak semuanya sereal mengandung nutrisi penuh yang dibutuhkan tubuh.

    Ada beberapa merek sereal yang justru mengandung gula tambahan dan karbohidrat olahan. Keduanya dapat menyebabkan lonjakan energi dan kemudian menurun secara tiba-tiba.

    Selain itu, sereal kemasan juga mengandung banyak kalori. Ahli gizi menyarankan untuk tidak terlalu sering mengonsumsi sereal.

    4. Gandum utuh

    Penjelasan soal nutrisi nasi putih dan roti gandumGandum mengandung kalori tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Gandum utuh seperti roti, nasi, dan pasta merupakan sumber serat yang baik. Makanan tersebut dapat meningkatkan kesehatan usus dan mengontrol kadar kolesterol.

    Meski begitu, tidak disarankan mengonsumsi makanan ii secara berlebihan. Gandum utuh dapat menyebabkan tingkat asupan kalori tanpa disadari, sehingga bisa menaikkan berat badan.

    Dalam 100 gram gandum utuh rata-rata mengandung 264,8 kalori.

    5. Buah-buahan kering

    Buah-buahan kering, seperti kismis, plum, aprikot, dan lainnya merupakan sumber vitamin yang baik. Mulai dari vitamin A, C, dan E. Selain itu, juga dikemas dengan kalsium, zat besi, dan potasium.

    “Jika dimakan segenggam, bisa menjadi pilihan yang baik untuk camilan sehat, tetapi jangan dimakan berlebihan,” ujar Professor Franklin.

    Pasalnya buah-buahan kering tinggi akan gula alami dan kalori. Dalam 100 gram buah-buahan kering mengandung 58 gram gula dan 359,5 kalori.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com