Tag: manfaat kopi

  • Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula


    Jakarta

    Minum kopi pada pagi hari memang memiliki banyak manfaat kesehatan. Apalagi jika kopi diminum tanpa tambahan pemanis atau gula. Begini efeknya untuk tubuh.

    Minuman yang kaya akan antioksidan ini disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker.

    Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat, bahkan memiliki kalori tinggi.


    Dilansir dari berbagai sumber, ada banyak manfaat kesehatan dari kopi tanpa gula atau pemanis buatan. Berikut lima daftarnya:

    1. Tingkatkan Daya Ingat dan Kinerja Fisik

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi dapat membantu meningkatkan kinerja fisik. Kopi bekerja dengan meningkatkan kadar epinefrin (adrenalin) dalam darah, yang mempersiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Ini juga memecah lemak tubuh yang tersimpan dan melepaskan sel lemak ke dalam aliran darah dalam bentuk asam lemak bebas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk aktivitas fisik yang berat.

    Selain itu, seiring bertambahnya usia dapat mengurangi daya ingat seseorang atau disebut pikun. Nah, untuk meningkatkan daya ingat bisa dilakukan dengan rutin minum kopi. Terutama kopi hitam tanpa gula dan tambahan lainnya, dipercaya bagus untuk meningkatkan daya ingat. Minum kopi hitam secara teratur akan membantu mengatasi hal ini dengan menjaga saraf tetap aktif. Sehingga mampu meningkatkan fungsi otak.

    Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian tahun 2018 oleh Crystal F Haskell-Ramsay, yang mengaitkan manfaat kopi dengan suasana hati dan fungsi otak.

    2. Mengurangi Risiko Diabetes

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi tanpa gula dapat membantu seseorang mengurangi risiko diabetes tipe dua. Selain tidak adanya kandungan gula dalam kopi membuat kopi mampu mengendalikan diabetes dengan meningkatkan produksi insulin.

    Lebih lanjut, lewat penelitian Coffee Consumption, Obesity and Type 2 Diabetes tahun 2016 oleh Roseane Maria Maia Santos, menunjukkan bahwa minum 3-4 cangkir (720-960 ml) kopi per hari bisa melindungi seseorang dari diabetes tipe 2.

    Pasalnya, ada kandungan kafein dan asam klorogenat dalam kopi yang berkaitan dengan penemuan ini.

    3. Bagus untuk Kesehatan Jantung

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Asupan kopi hitam yang teratur pada awalnya bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, tapi efek ini akan berkurang seiring berjalannya waktu.

    Minum 1-2 cangkir kopi hitam tanpa gula setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular termasuk stroke. Kopi hitam juga mengurangi tingkat peradangan di tubuh.

    Sebelumnya ada analisis data dari tiga uji coba penyakit jantung besar dan terkenal yang diterbitkan jurnal American Heart Association Circulation: Heart Failure. Studi ini menemukan bahwa semakin banyak orang minum kopi, maka semakin rendah risiko gagal jantung. Namun, perlu dicatat bahwa manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang meminum kopi tanpa kafein.

    4. Pembakar Lemak Alami

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Tak perlu konsumsi pil diet yang dapat membakar lemak, cukup konsumsi kopi hitam di pagi secara teratur. Dilansir dari Lean Joe Bean, kopi mengandung banyak kafein yang merupakan pembakar lemak alami.

    Dalam beberapa penelitian, kafein menstimulasi lemak cokelat atau brown fat. Brown fat merupakan jenis lemak yang membantu membakar kalori, untuk membuat tubuh tetap hangat.

    Peneliti menyarankanminum kopi hitam, karena jenis kopi hitam memiliki kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi lainnya.

    Dalam satu cangkir kopi hitam (270 gram) tanpa gula atau susu, hanya mengandung 1 kalori dan 0,3 protein. Sehingga minuman ini cocok diminum bagi orang yang tengah diet.

    5. Mengurangi Stres

    Kerjaan yang menumpuk dapat membuat mudah stres dan depresi. Cara menenangkan pikiran adalah dengan minum kopi hitam tanpa gula, meminum kopi saat sedang stres bisa membantu mengubah mood seseorang menjadi lebih baik.

    Kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi dopamin, serotonin, dan noradrenalin. Semuanya merupakan neurotransmiter penting yang meningkatkan mood. Dengan berkurangnya stres, seseorang akan terlihat lebih awet muda.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Peneliti Temukan Bakteri Baik pada Kopi yang Sehatkan Usus


    Jakarta

    Ilmuwan baru saja menemukan manfaat besar kopi bagi kesehatan. Ada banyak kandungan bakteri baik pada kopi untuk kesehatan usus. Ini penjelasannya!

    Kopi telah lama disebut-sebut memiliki banyak manfaat kesehatan. Mulai dari kesehatan jantung, otak, hingga hati. Mengingat kopi memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Selain itu, ada banyak ribuan senyawa yang terkandung dalam setiap cangkir. Belum lama ini sebuah penelitian menemukan temuan baru, kaitan antara kopi dan kesehatan usus.


    Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Microbiology tersebut mengungkap adanya kandungan bakteri baik dalam kopi, seperti dilansir Food and Wine (09/03/25). Berikut faktanya!

    1. Hasil temuan peneliti

    Biji kopiBiji kopi mengandung bakteri baik. Foto: iStock

    Dalam studi ini, para peneliti menganalisis sampel tinja dari 22.867 peserta untuk memahami dampak kopi pada bakteri usus.

    Mereka mengkategorikan peserta ke dalam tiga kelompok, yakni kelompok ‘tidak pernah minum kopi’, kelompok ‘peminum kopi’, dan kelompok ‘peminum kopi berat’.

    Para peneliti menemukan bahwa peminum kopi memiliki kadar yang tinggi pada satu jenis bakteri, yakni L. asaccharolyticus.

    Hasilnya menunjukkan bahwa minum kopi dapat memberikan efek positif pada usus yang akan membantu pertumbuhan bakteri baik.

    2. Pentingnya kesehatan usus

    Profesor klinis di University of Chicago sekaligus kepala staf ilmiah di Endeavor Health Michael Caplan, MD mengatakan bahwa mikrobioma dalam usus sangatlah penting.

    “Bakteri baik dalam usus kita sangat penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan, dan memiliki mikrobioma yang beragam sangatlah penting,” tutur Michael Caplan.

    Menurutnya, usus yang sehat dapat membantu mencegah diare yang disebabkan oleh antibiotik, dan bahkan dapat berperan dalam mengatasi obesitas, penyakit jantung, dan hasil kemoterapi.

    Usus juga menampung sebagian besar sel imun, sehingga sangat penting untuk melindungi dan menjaga kekuatannya. Usus yang sehat juga mendukung pencernaan, mengurangi peradangan, dan memengaruhi pikiran kita.

    Fakta tentang manfaat kopi untuk usus ada di halaman selanjutnya.

    3. Korelasi kopi pada bakteri baik

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKandungan polifenol pada kopi bagus untuk kesehatan usus. Foto: Ilustrasi iStock

    Lebih lanjut, Dr. Caplan menunjukkan bahwa sebenarnya bukan hanya kafein yang meningkatkan bakteri baik. Kopi tanpa kafein pun dapat memberikan efek positif pada usus.

    Hal tersebut karena peran dari polifenol, termasuk asam klorogenat dan asam kuinat, yang ditemukan dalam kopi yang membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol bertindak seperti prebiotik. Mereka memberi makan dan mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.

    4. Berapa banyak konsumsi kopi untuk mendapatkan manfaat ini?

    Dr. Caplan mengatakan bahwa untuk mendapatkan manfaat ini disarankan minum 1-2 cangkir kopi setiap hari. Jumlah itu cukup untuk merangsang flora usus agar siap meningkatkan kesehatan.

    “Jumlah tersebut sejalan dengan rekomendasi Food and Drug Administration (FDA), yang membatasi asupan kafein tidak lebih dari 400 miligram dalam sehari atau sekitar 4 cangkir,” tuturnya Dr. Caplan.

    Bisa juga menambahkan sedikit susu dan gula, karena menurut Dr. Caplan bahan tambahan tersebut tidak akan memengaruhi manfaat kesehatan usus, asalkan tidak berlebihan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Bisa Cegah Perkembangan Sel Kanker karena 4 Komponen Ini


    Jakarta

    Banyak ahli mencoba membuktikan khasiat kopi terhadap tubuh. Salah satu yang menarik ialah komponen aktif yang dapat mencegah perkembangan sel kanker pada tubuh.

    Segarnya kopi selama ini lebih terkenal untuk membantu meningkatkan fokus dan menyegarkan mata saja. Tetapi sudah banyak penelitian yang dilakukan ahli untuk melihat lebih jauh dari khasiatnya tersebut.

    Sebagaimana diketahui bahwa kopi berasal dari sebuah tanaman yang tentu memiliki komponen kimia alami di dalamnya. Ada beberapa komponen yang ditemukan ahli dan dipercaya dapat meminimalisir serta mencegah perkembangan kanker.


    Untuk mendapatkan khasiatnya tersebut konon kopi cukup diminum dengan rutin merujuk pada dosis aman, yakni tak lebih dari 4 cangkir setiap hari. Mulai dari kafein, antioksidan, hingga asam klorogenat di dalamnya terbukti dapat mengatasi sel kanker.

    Baca juga: Kacau! Harga Makanan Kemahalan, 5 Pengunjung Restoran Kabur Tak Bayar

    Berikut ini 4 komponen aktif dalam kopi yang dapat mencegah perkembangan kanker:

    Menurut Ahli Ini 4 Faktor yang Pengaruhi Rasa Kopi Secara PsikologisKafein di dalam kopi berperan sebagai antiinflamasi yang mencegah kerusakan sel dan perkembangan sel kanker. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    1. Kafein

    Kafein yang paling banyak terkandung di dalam kopi merupakan komponen antagoni dari adenosis pada otak. Alasan minum kopi dapat mencegah kantuk ialah karena kafein memblokir reseptor adenosin.

    Secara umum kafein yang terserap pada orak akan menstimulasi baik fisik maupun kemampuan kognitif. Setelah diserap oleh reseptor adenosin, kafein baru disebarkan ke seluruh tubuh termasuk usus halus dan organ lainnya.

    Melansir National Library of Medicine, masuknya kafein ke dalam tubuh juga berperan sebagai inflamasi dan mengurangi terjadinya proses inflamasi yang merusak sel tubuh. Ketika sel tubuh rusak dan terpapar stres oksidatif serta pengaruh lainnya sel kanker akan lebih mudah berkembang.

    2. Cafestol dan Kahweol

    Ada molekul-molekul terstruktur di dalam kopi yang bernama cafestol dan kahweol. Pada berbagai hasil penelitian ahli dikonfirmasi bahwa kedua senyawa tersebut memiliki peran sebagai antiinflamasi dan antiangiogenik.

    Peran antiangiogenik ini dibutuhkan guna mencegah inflamasi angiogenesis. Jenis inflamasi tersebut merupakan salah satu cara sel kanker dan tumor akan memperluas paparannya dan menjadi ganas.

    Sementara ini, pada penelitiannya terhadap manusia, cafestol dan kahweol terbukti potensial dalam menghentikan pertumbuhan tumor. Namun tetap dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam guna melihat berbagai efek yang mungkin terjadi.

    Komponen pencegah kanker dalam kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Asam Klorogenat

    Asam klorogenat merupakan kadar asam yang berada di tengah-tengah kafein dan asam quinat. Komponen ini merupakan jenis polifenol yang secara alami terbentuk pada tanaman.

    Asam klorogenat dalam kopi ditemukan dalam kadar yang cukup tinggi yaitu mencapai 98%. Walaupun kadarnya tinggi tetapi konsentrasi dalam darah akan menjadi rendah karena transformasi metabolik.

    Jenis asam dari tumbuhan ini memiliki kapasitas antikanker yang mampu menurunkan jumlah radikal bebas dan oksigen tunggal. Sehingga konsumsi kopi yang memiliki asam klorogenat tinggi dapat menghambat pembentukan karsinogen atau zat yang memicu terjadinya kanker.

    7 Kebiasan Minum Kopi yang Lebih SehatKandungan antioksidan di dalam kopi berperan mencegah peradangan hingga perkembangan kanker. Foto: Getty Images/VioletaStoimenova

    4. Antioksidan

    Pada jurnal yang dipublikasi ScienceDirect, kopi disebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Pembuktiannya dilakukan dengan eksperimen terhadap tiga konsentrasi kopi yang sudah disiapkan.

    Melalui lima eksperimen yang dilakukan ditemukan bahwa kandungan antioksidan pada kopi cukup tinggi. Adalah aktivitas eksperimen Folin-Ciocalteu yang membuktikan kandungan fenolik di dalam kopi melihat berbagai jenis antioksidan yang ditemukan.

    Mulai dari fenolik hingga asam galat yang keduanya memiliki fungsi antikanker. Kemampuannya menangkal radikal bebas memiliki efek terapeutik untuk mengatasi alergi, radang, hingga perkembangan kanker.

    Baca juga: Viral! Ada Gerai Kopi Nescafe Buka di Yogya, Harganya Rp 5 Ribuan

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bapak-bapak! Minum 2 Cangkir Kopi Sehari Bisa Tambah Gairah Seks


    Jakarta

    Sebuah penelitian menyebut bahwa minum kopi dua cangkir dalam sehari bisa meningkatkan gairah seksual, khususnya pada pria dewasa. Ini faktanya!

    Kopi terkenal dengan kandungan kafeinnya yang bermanfaat. Stimulan tersebut berperan meningkatkan energi dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

    Manfaat itulah yang kemudian dapat meningkatkan gairah seksual. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Texas.


    Mengutip dari Independent.co.uk (28/05) disebutkan bahwa pria yang minum dua cangkir kopi dalam sehari 42% lebih kecil kemungkinan mengalami disfungsi ereksi.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein bisa meningkat gairah seksual. Foto: Ilustrasi iStock

    Studi yang terbitkan dalam Sains Amerika Plos One tersebut telah mempelajari sebanyak 4.000 pria yang mengonsumsi minuman berkafein, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda lainnya.

    Hasilnya pun rama, terlepas dari berat badan, usia, dan tekanan darah mereka. Oleh karena itu, para peneliti mempercayai bahwa ini terjadi karena peran dari kafein.

    Kafein dapat memicu reaksi kimia yang pada akhirnya meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke alat vital. Selain itu, juga dapat mengendurkan otot.

    Kondisi tersebut penting untuk mendapatkan ereksi tang kuat dan tahan lama. Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa dua cangkir merupakan batasannya.

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi bagus untuk meningkatkan libido. Foto: iStock

    Artinya tidak disarankan untuk minum lebih dari dua cangkir dalam sehari. Sebab, para peneliti juga menemukan bahwa minum kopi berlebihan hasilnya bisa sedikit menurun menjadi 39% untuk pria yang minum tiga cangkir sehari.

    Penting juga untuk diketahui bahwa manfaat tersebut tidak berpengaruh pada pria pengidap diabetes, seperti yang disampaikan oleh Profesor David Lopez, dari University of Texas, Houston.

    “Walaupun kami melihat adanya penurunan prevalensi disfungsi ereksi pada pria yang mengalami obesitas, kelebihan berat badan, dan hipertensi, itu tidak berlaku para pria pengidap diabetes,” ujarnya.

    Sebelumnya, sebuah penelitian lainnya juga menemukan bahwa kafein dapat membangkitkan gairah seksual pada wanita. Studi ini dilakukan lewat eksperimen pada tikus betina oleh Southwestern University di Texas tahun 2006.

    Peneliti menjelaskan bahwa minum kopi dapat merangsang bagian otak yang memberi sinyal gairah seksual. Namun, efek ini mungkin hanya bisa terlihat pada wanita yang tidak berlebihan saat minum kopi.

    Pasalnya, berlebihan minum kopi justru bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti menyebabkan gelisah, tremor, insomnia, hingga sakit perut.

    Catatan yang paling penting, kopi yang dikonsumsi harus berupa kopi hitam tanpa tambahan primer, susu dan gula atau pemanis lainnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Espresso Bisa Cegah Alzheimer, Ini Faktanya


    Jakarta

    Bagi pecinta kopi secangkir espresso dapat mengatasi kantuk di pagi hari. Selain itu, rutin minum espresso juga bisa mencegah Alzheimer. Ini faktanya!

    Espresso merupakan metode penyeduhan kopi yang berasal dari Italia. Metode ini dilakukan dengan menekan uap air mendidih untuk menyalurkan kopi yang telah digiling halus sehingga mendapatkan air kopi kental.

    Di balik rasanya yang pahit, kopi espresso bermanfaat untuk mencegah penyakit Alzheimer. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian dari University of Verona di Italia.


    Dikutip dari dari Medical News Today (28/11/23) peneliti menemukan bahwa ekstrak espresso bisa menghambat agregasi protein yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

    Berikut ini beberapa fakta dari penelitian tersebut.

    1. Adanya kandungan Carbon Quantum Dots

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Sebuah studi menunjukkan bahwa dalam ekstrak kopi terdapat kandungan Carbon Quantum Dots (CACQDs) yang berbasis asam caffeic. Zat ini dapat melindungi otak dari gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson

    Peneliti juga menunjukkan bahwa sifat anti-inflamasi dan antioksidan pada asam caffeic dapat membantu melawan efek gaya hidup dan faktor lingkungan yang meningkatkan risiko gangguan tersebut.

    Dengan menerapkan kebiasaan gaya hidup sehat, seperti mengikuti pola makan bergizi, berolahraga secara teratur dan tidur yang cukup dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya gangguan neurodegeneratif.

    2. Apa itu Carbon Quantum Dots?

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Carbon Quantum Dots adalah nanopartikel yang ukurannya kecil, ukuran gigitan atau sekitar 2-10 nm. Nanopartikel ini disintesis dari prekursor yang mengandung karbon itu sendiri.

    “Mereka tidak ditemukan sebagaimana adanya, tetapi perlu disintesis. Kami menggunakan pendekatan ramah kimia yang memungkinkan asam caffeic dikarbonisasi ulang menjadi Caffeic Acid Derived Carbon Quantum Dots (CACQDs),” ujar peneliti Dr. Mahesh Narayan.

    Asam caffeic sendiri memiliki kemampuan untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan otak rentan terhadap stres oksidatif. Karenanya Asam caffeic dapat menjadi alat yang berguna untuk mengelola kondisi neurodegeneratif.

    Fakta kopi yang dapat mencegah Alzheimer ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat Asam caffeic

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Dr. Natalia Pessoa Rocha, asisten profesor di Departemen Neurologi mengatakan bahwa asam caffeic memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    “Stress oksidatif dan peradangan berkontribusi terhadap kematian sel di organ manapun, termasuk otak. Dengan minum kopi, maka asam caffeicnya akan berperan untuk menghalau itu semua,” tutur Dr. Natalia.

    Mengingat sel-sel otak lebih rentan terhadap stres oksidatif dan peradangan dibandingkan sel-sel dari organ lain. Sel-sel otak memiliki kapasitas yang sangat terbatas untuk beregenerasi,” lanjutnya.

    4. Bisakah kopi mengobati demensia?

    Demensia merupakan penyakit yang menyerang daya ingat, sehingga membuat seseorang cepat lupa. Dengan studi yang dilakukan, menyebutkan kopi dapat mengobati demensia.

    Namun, studi ini perlu dipelajari lebih lanjut, karena studi ini hanya diuji secara in vitro. Artinya penelitian ini dilakukan hanya menguji suatu sel, jaringan, atau bagian organ tertentu di dalam laboratorium.

    “Mereka menggunakan sel SH-SY5Y, yaitu sel neuroblastoma. Ini banyak digunakan sebagai model penyakit neurodegeneratif in vitro,” ujar Dr. Pessoa Rocha.

    Karenanya, kita tidak dapat berasumsi bahwa efeknya pada otak akan sama. Mengingat penyakit neurodegeneratif bersifat kompleks dan multifaktorial.

    5. Jangan minum berlebihan

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi hiitam Foto: iStock

    Oleh karena itu, para penelitian menyarankan untuk membatasi asupan kopi. Jika tidak, maka manfaat kopi dalam mencegah Alzheimer bisa hilang.

    Peneliti mengatakan bahwa membatasi asupan kopi sebaiknya tak lebih dari empat cangkir per hari. Hindari juga menambahkan gula pada kopi, karena bisa menghilangkan efek antioksidannya.

    “Sebaiknya gunakan pemanis seminim mungkin,” ujar peneliti.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Manfaat Minum Kopi Campur Cokelat, Bisa Turunkan Risiko Stroke


    Jakarta

    Kopi dapat diracik menggunakan bahan tambahan yang membuat rasanya nikmat. Salah satunya ditambah cokelat, racikan ini bisa memberikan manfaat kesehatan.

    Kalau ingin mendapatkan manfaat sehat dari kopi, kamu bisa mengonsumsinya secara rutin. Pastikan mengonsumsi kopi hitam, tapi bisa juga menambahkan beberapa bahan.

    Dilansir dari Well and Good (11/2), bahan tambahan yang baik untuk campuran kopi adalah bubuk kakao. Selain rasanya nikmat karena ada sentuhan rasa cokelat, manfaat sehatnya juga dapat dirasakan tubuh.


    Johns Hopkins seorang kardiologi dan ahli diet mengungkapkan kalau mengonsumsi 1-2 gelas kopi per hari bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Lebih baik lagi jika menambahkan bubuk kakao ke dalamnya.

    Ahli lain juga menjelaskan manfaat dari mengonsumsi kopi campur bubuk kakao. Berikut 3 manfaat baiknya:

    1. Panjang Umur

    kopi campur bubuk kakaokopi campur bubuk kakao Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kafein ternyata menyimpan beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Fungsinya sebagai zat antioksidan ini bisa memungkinkan penikmatnya panjang umur.

    Apalagi jika kopi dicampurkan bubuk kakao. Zat antioksidannya menjadi bertambah. Nikki Bart, seorang ahli jantung mengungkapkan kalau minum kopi dicampur bubuk kakao dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

    2. Turunkan Risiko Stroke

    Penyakit jantung juga bisa berkaitan dengan stroke. Colette Micko, seorang ahli gizi dan diet menjelaskan menurunkan risiko penyakit jantung jika mengonsumsi kopi campur bubuk kakao secara rutin.

    Minum kopi yang dikaitkan dengan penurunan risiko stroke ini ditemukan dalam studi PLOS Medicine pada November 2021. Penelitian besar yang dilakukan selama beberapa tahun ini melibatkan lebih dari 365.000 peserta dewasa yang memantau konsumsi kopi dan teh mereka sejak tahun 2006. Pada tahun 2020, para peneliti menemukan risiko stroke 32 persen lebih rendah bagi mereka yang minum 2-3 cangkir per hari.

    3. Sebagai Zat Anti-Inflamasi

    Kopi memiliki manfaat sendiri untuk kesehatan jantung, tapi menambahkan kakao dapat memberikan manfaat lebih jauh lagi. “Seperti biji kopi, bubuk kakao mengandung flavanol yang memiliki efek anti-inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah,” ungkap Dr. Bart.

    Flavanol adalah senyawa kimia yang terdapat pada tumbuhan yang termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids. Flavanol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah, yang dapat berdampak positif pada kesehatan jantung dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah, katanya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!


    Jakarta

    Kopi terbukti dapat memberikan energi ketika dikonsumsi. Namun, manfaat itu juga bisa dirasakan bahkan ketika kopi belum diminum. Ini penjelasan ilmiahnya!

    Sudah banyak penelitian yang menemukan manfaat kopi. Terlebih kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan untuk memberikan dorongan energi.

    Karenanya, kopi kerap dikonsumsi di pagi hari atau di waktu-waktu krusial, ketika tubuh mulai lelah dan kehilangan fokus. Namun, ada yang unik dari manfaat kopi tersebut.


    Pasalnya, manfaat kopi itu rupanya sudah bisa dirasakan bahkan ketika kopinya belum diminum. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Consciousness and Cognition.

    Dikutip dari Mind Body Green, berikut faktanya!

    1. Dibuktikan lewat riset

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya! Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Sebuah riset membuktikan bahwa kopi dapat memberikan energi bahkan sebelum diminum. Riset tersebut dilakukan kepada sekelompok orang.

    Mereka diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Ketika mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka.

    Dikutip dari Otten Coffee, ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Ini dapat menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika kopi tersebut belum diminum.

    2. Penjelasan ilmiah

    Menurut para peneliti yang melakukan riset tersebut, kejadian ini terjadi karena ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat.

    Orang-orang di Amerika serikat menjadikan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivitas dan kewaspadaan. Hal ini dijelaskan oleh Sam Maglio, profesor di Universitas Toronto.

    Maglio mengatakan bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasarkan pada pemikiran mereka terhadap kopi. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Manfaat aroma kopi ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat dari aroma kopi

    Lebih lanjut, beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat dari aroma kopi. Jadi, adalah benar jika disebutkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan meski belum diminum.

    Aroma kopi yang dihirup dapat meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang melakukan eksperimen terhadap mahasiswa.

    Mereka yang menghirup aroma kopi memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Sebelumnya, ada juga yang melakukan penelitian serupa pada 2008.

    Penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan eksperimen itu menemukan bahwa tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan.

    4. Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Dalam menikmati kopi, tidak hanya indera pengecap saja yang bisa merasakan, tetapi juga indera manusia lainnya juga bisa teroptimasi saat menikmati kopi.

    Itulah mengapa banyak kedai kopi yang juga memperhatikan pengalaman kepada kustomer. Mulai dari indera penglihatan yang terlihat dari suasana di kafe.

    Ada juga indera pendengaran ketika mendengar lantunan musik yang menyenangkan di kafe. Sementara indera peraba atau kulit juga merasakan ketika menyentuh cangkir.

    Terakhir, ada indera pengecap yang akan bermain ketika mencicipi kopi. Kelima indera tersebut diaktifkan untuk menyerap energi yang baik.

    5. Manfaat lebih banyak ketika kopi diminum

    Dari hasil penelitian tersebut ditegaskan benar adanya bahwa kopi juga bisa bermanfaat meskipun belum diminum. Itu karena aroma kopi yang juga memberikan reaksi tertentu.

    Namun, para peneliti sepakat bahwa minum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan manfaat lainnya, daripada hanya menghirup aromanya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Kopi Campur Minyak Kelapa


    Jakarta

    Kopi dengan campuran minyak kelapa menjadi salah satu menu diet keto. Perpaduan ini termasuk rendah karbohidrat dan tinggi lemak sehat. Ini manfaatnya!

    Kopi dan minyak kelapa sama-sama mengandung nutrisi penting. Kopi mengandung kafein dan antioksidan, sementara minyak kelapa mengandung dengan lemak esensial yang dibutuhkan tubuh.

    Mencampurkan keduanya ternyata dipopulerkan oleh pelaku diet keto, karena bisa masuk ke dalam menu hariannya. Kopi dicampur minyak kelapa dapat menurunkan berat badan.


    Kopi campur minyak kelapa tergolong rendah karbohidrat, tinggi lemak sehat, dan protein. Tambahan minyak kelapa juga dapat meningkatkan cita rasa kopi dan membuat teksturnya jadi lembut.

    Dikutip dari berbagai sumber berikut fakta kopi dicampur minyak kelapa.

    1. Membantu membakar lemak

    racikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelapaIlustrasi minyak kelapa. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir Healthline (11/04/19), sebuah penelitian menemukan bahwa lemak sehat pada kandungan minyak kelapa dan kafein pada kopi dapat mempercepat proses metabolisme tubuh.

    Hal tersebut dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar dalam sehari. Kombinasi lemak sehat dan kafein juga bisa meningkatkan energi tubuh.

    Kafein bekerja dengan mengurangi rasa lelah, sedangkan lemak sehat bekerja sebagai sumber energi. Kedua nutrisi penting itu dapat membantu menstimulasi usus dan menjaga sistem pencernaan.

    2. Mampu menurunkan berat badan

    Minyak kelapa mengandung lemak sehat yang disebut sebagai trigliserida rantai menengah (MCT). Ketika dicampur ke kopi, maka akan membantu mencapai atau mempertahankan ketosis.

    Ketosis sendiri adalah suatu keadaan metabolisme tubuh menggunakan molekul dari pemecahan lemak sebagai bahan bakar, bukan glukosa atau gula darah.

    Kondisi tersebut dapat mendukung proses penurunan berat badan. Tak hanya itu, kombinasi kopi dan minyak kelapa juga bisa meningkatkan kontrol gula darah dan penurunan faktor risiko penyakit jantung.

    Manfaat dan efek samping kopi dicampur minyak kelapa ada di halaman berikutnya.

    3. Meningkatkan fungsi otak

    kopi dan minyak kelapakopi dan minyak kelapa Foto: iStock

    Kopi dengan campuran minyak kelapa disarankan diminum saat pagi hari sebelum beraktivitas. Dikutip dari MedicineNet, manfaat minum kopi dan minyak kelapa ini bagus untuk fungsi otak.

    Kafein merupakan stimulan yang dapat merangsang aktivitas otak dan sistem saraf pusat. Sebuah studi menemukan bahwa minyak kelapa juga dapat mencegah risiko penyakit Alzheimer.

    Selain itu, kopi juga dapat meningkatkan kewaspadaan mental baik dalam jangka pendek maupun panjang. Ini karena pesan dari asam lemak yang memperlambat pencernaan untuk penyerapan lebih baik.

    4. Efek samping kopi campur minyak kelapa

    Meskipun punya banyak manfaat kesehatan, kopi yang dicampur minyak kelapa ini juga memiliki efek samping. Salah satunya disebabkan karena kandungan kalori pada minyak kelapa.

    Jika berlebihan, justru akan menghilangkan manfaat menurunkan berat badan. Karenanya disarankan menggunakan minyak kelapa banyak 2 sendok makan atau setara dengan 242 kalori saja.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terungkap! Waktu Minum Kopi Paling Ideal Menurut Dokter


    Jakarta

    Minum kopi jadi bagian dari keseharian banyak orang. Untuk mendapat manfaat maksimal dari asupannya, ini waktu minum kopi paling ideal menurut dokter.

    Kopi adalah minuman sumber kafein populer di dunia. Mengonsumsinya mendatangkan banyak manfaat sehat, seperti meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan metabolisme, hingga mengurangi penyakit kronis.

    Manfaat tersebut didapat dari kandungan antioksidan di dalam kopi yang ampuh menangkal paparan radikal bebas penyebab banyak penyakit. Lalu, kapan waktu terbaik minum kopi?


    Pada dasarnya, waktu terbaik untuk minum kopi akan bergantung pada masing-masing individu. Namun, umumnya para ahli akan merekomendasikan waktu di pagi hari.

    “Waktu terbaik untuk minum kopi adalah tengah hingga akhir pagi, biasanya pukul 9.00 – 11.00,” ujar dokter spesialis tidur dari Sleepopolis Raj Dasgupta, melansir Today.

    Dasgupta juga menyarankan agar kopi setidaknya diminum sekitar 1-3 jam setelah bangun tidur.

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaMinum Kopi Foto: Ilustrasi iStock

    Manfaat minum kopi pagi hari

    Ahli gizi Julia Zumpano mengatakan bahwa minum kopi di pagi hari lebih baik secara fisiologis. Berikut beberapa manfaat minum kopi di pagi hari.

    1. Tingkatkan fokus dan mood
    Kafein merupakan stimulan sistem saraf yang bisa memberikan kewaspadaan dan energi.

    Minum kopi pukul 9.00 – 11.00 WIB dapat memberi Anda dorongan untuk melewati rasa loyo yang biasa muncul di pagi hari. Kafein dapat meningkatkan fungsi kognitif saat Anda memulai hari.

    Kopi juga dapat meningkatkan suasana hati karena kafein mampu merangsang dopamin. Nama terakhir merupakan neurotransmitter yang dikaitkan dengan perasaan senang.

    2. Jaga kesehatan jantung
    Studi baru menunjukkan, minum kopi sebelum siang hari dapat menekan risiko penyakit jantung dan kematian dini dibandingkan minum kopi di sore atau malam hari.

    Penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal pada Februari lalu menemukan, minum kopi sebelum pukul 12 siang memiliki kemungkinan risiko kematian dini 16 persen lebih rendah dan risiko penyakit jantung 31 persen lebih rendah.

    3. Melawan peradangan
    Banyak manfaat kopi didapat dari senyawa antioksidan yang ditemukan di dalamnya. Sifat antioksidan diketahui dapat membantu melawan peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan risiko detak jantung tidak teratur.

    Masih pada penelitian yang sama menunjukkan beberapa penanda inflamasi mencapai puncaknya di pagi hari.

    “Oleh karena itu, efek anti-inflamasi dari konsumsi kopi yang terkonsentrasi di pagi hari mungkin lebih bermanfaat,” tulis para peneliti.

    Apa boleh langsung minum kopi setelah bangun tidur?

    Para ahli menyarankan minum kopi setidaknya satu jam setelah bangun tidur.

    “Jika Anda minum kopi tepat setelah bangun tidur, Anda menumpuk kafein di atas kortisol yang sudah tinggi, yang dapat meningkatkan kegelisahan dan mengurangi efek kafein,” jelas Dasgupta.

    Idealnya, kopi diminum saat atau setelah sarapan. Mengonsumsinya bersama makanan dapat membantu meningkatkan energi.

    Meski aman dalam kebanyakan kasus, namun minum kopi saat perut kosong bisa memicu efek samping. Salah satunya sering terjadi pada orang dengan masalah asam lambung. Minum kopi saat perut kosong dapat meningkatkan refluks.

    Hentikan asupan kopi setidaknya 6-8 jam sebelum tidur. Jika Anda terbiasa tidur jam 22.00 WIB, maka hentikan asupan kopi setidaknya pada pukul 16.00 WIB.

    Orang yang lebih sensitif terhadap kafein perlu berhenti minum kopi lebih awal. Jika Anda mengalami kesulitan tidur, pertimbangkan asupan kafein dan konsultasikan dengan dokter.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jam Minum Kopi yang Paling Tepat Menurut Dokter”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Minum Kopi Campur Lemon Bikin Cepat Langsing?


    Jakarta

    Kopi kerap ditambahkan rempah hingga buah agar rasanya enak dan manfaat sehatnya bertambah. Lalu untuk kopi dengan campuran lemon, benarkah konsumsinya bikin cepat langsing?

    Lemon selama ini terkenal dengan manfaatnya untuk membantu menurunkan berat badan. Kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon juga membuatnya bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh.

    Sementara itu, selama ini kopi tanpa tambahan gula disebut punya banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari mencegah diabetes, mengatur berat badan, hingga mengurangi risiko kanker.


    Karena itu, banyak yang percaya mencampurkan kopi dengan lemon bisa membantu menurunkan berat badan. Benarkah demikian?

    Sebuah studi pada 2023 dalam jurnal Clinical Nutrition menemukan konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan lemak tubuh.

    Ini Dia 5 Kopi Asli Indonesia yang Digemari di Dunia Karena Enakkopi. Foto: Site News

    Lalu sebuah penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition menemukan lemon dapat membantu menekan penambahan berat badan dan penumpukan lemak tubuh.

    Meski demikian, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa menggabungkan kopi dengan lemon akan membantu menurunkan berat badan.

    “Kopi dapat merangsang tingkat energi dan metabolisme, membuat Anda bekerja lebih keras di pusat kebugaran dan pada gilirannya membakar kalori,” kata ahli Ayurveda dan pencernaan Dimple Jangda melansir Healthshots.

    Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak. Lemon juga dapat merangsang metabolisme, tetapi Anda tidak boleh mengonsumsi kopi dengan lemon secara berlebihan dengan tujuan menurunkan berat badan.

    Kombinasi ini dapat menyebabkan keasaman dan sensasi terbakar di lambung.

    Meski tak ada manfaat langsung untuk menurunkan berat badan, terdapat beberapa manfaat minum kopi dengan lemon. Berikut di antaranya:

    1. Mengurangi peradangan
    Dalam sebuah studi pada 2013 yang diterbitkan dalam Antioxidants, kopi ditemukan memiliki antioksidan paling banyak dibandingkan dengan teh dan anggur merah.

    “Kopi mengandung asam klorogenat, dan lemon juga memiliki antioksidan yang dapat membantu tubuh mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh,” kata Jangda.

    Tidak ada studi tentang kombinasi kopi dengan lemon yang membantu mengurangi peradangan. Namun, tinjauan pada 2021 yang diterbitkan dalam jurnal Antioxidants menunjukkan bahwa antioksidan dalam makanan beraroma jeruk memiliki sifat antiperadangan dan dapat membantu menangkal stres oksidatif dalam tubuh.

    2. Meningkatkan imunitas
    Tiap 100 gram lemon mengandung 53 mg vitamin C, menurut Departemen Pertanian AS. Kopi mengandung antioksidan, sementara lemon merupakan sumber vitamin C yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

    3. Bantu penyerapan nutrisi
    Vitamin C dalam lemon dapat membantu penyerapan nutrisi dengan lebih baik.

    “Jika ditambahkan ke kopi, vitamin C dapat membantu penyerapan antioksidan dan beberapa senyawa bermanfaat dari kopi dengan lebih baik,” kata Jangda.

    4. Bagus untuk kulit

    masker kopi untuk cerahkan mata pandamasker kopi Foto: Getty Images/iStockphoto


    Karena sama-sama mengandung antioksidan, kopi dan lemon dipercaya baik untuk kesehatan kulit.

    “Vitamin C dalam lemon dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit dengan melawan radikal bebas dalam tubuh dan membuang racun. Hal ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dan memberikan tampilan yang berseri,” katanya.

    Dalam sebuah studi pada 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry, kopi ditemukan efektif dalam meningkatkan hidrasi kulit dan fungsi penghalang kulit.

    Menggabungkan kopi dengan lemon mungkin tampak seperti ide yang bagus karena potensi manfaatnya bagi kesehatan. Meskipun keduanya memiliki antioksidan, keduanya mungkin tidak membantu menurunkan berat badan jika digabungkan.

    Kombinasi ini juga dapat menyebabkan masalah perut dan gigi. Anda dapat mengonsumsinya secara terpisah karena keduanya sama-sama memiliki tingkat keasaman yang tinggi.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apakah Minum Kopi Campur Lemon Bisa Menurunkan Berat Badan?”

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com