Pasar kripto hari ini, Selasa (24/2) masih bergerak dalam fase koreksi, namun sejumlah altcoin menunjukkan daya tahan yang cukup kuat. STEEM memimpin penguatan dengan kenaikan 18% ke level $0,0546, disusul SXT yang naik 17% ke $0,023499 dan UMA yang menguat 15% hingga $0,486. Lonjakan ini mencerminkan adanya rotasi jangka pendek ke aset berkapitalisasi menengah di tengah tekanan pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, pelaku pasar mulai mempertanyakan apakah reli Bitcoin dapat kembali terjadi selama Ramadan 2026. Secara historis, awal Ramadan kerap diwarnai volatilitas tinggi, dan tahun ini dibuka dengan pelemahan serta perlambatan tren kenaikan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial di Tengah Koreksi Pasar Hari Ini
STEEM melonjak tajam 18% hari ini mencapai level $0,0546.
SXT catat kenaikan 17%, diperdagangkan pada harga $0,023499.
UMA melesat sebesar 15% hingga menyentuh angka $0,486.
Reli Bitcoin di Ramadan 2026 Bisakah Terjadi?
Bitcoin ulangi pola volatilitas tajam di awal Ramadan.
Ramadan 2026 dibuka melemah, tren kenaikan melambat.
Data on-chain berpotensi pulih, meski permintaan masih rapuh.
Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*
Ramadan makin berkah bareng Tokocrypto šāØ
Spesial Ramadan, kamu berkesempatan dapetin total hadiah Rp 250JUTA!* š
Caranya? Makin banyak kamu sebarkan rejeki referral, makin besar juga kesempatan menang! š
Disclaimer:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Rabu (25/2) mencoba rebound tipis setelah fase tekanan panjang, dengan sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. DENT memimpin penguatan dengan kenaikan 49% ke $0,000178, diikuti ENSO yang naik 33% ke $2,72 dan HOLO yang menguat 28% hingga $0,0677. Kenaikan ini mencerminkan respons spekulatif jangka pendek di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil.
Namun, pertanyaan besar masih mengemuka: kapan Bitcoin benar-benar pulih? Dalam fase ketakutan ekstrem seperti saat ini, pemulihan cenderung berjalan lambat. Data Glassnode menunjukkan pasar berpotensi bergerak lesu hingga enam bulan sebelum menemukan momentum baru. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial di Tengah Pasar Rebound Tipis
DENT melonjak tajam 49% hari ini mencapai level $0,000178.
ENSO catat kenaikan 33%, diperdagangkan pada harga $2,72.
HOLO melesat sebesar 28% hingga menyentuh angka $0,0677.
Kapan Bitcoin Pulih? Simak Petunjuk Kuncinya
āEfek Ketakutan Ekstrem, pemulihan Bitcoin masih belum pasti.
āData Glassnode: Pasar mungkin lesu 6 bulan sebelum pulih.
āTren Historis: Penurunan panjang biasanya disusul lonjakan kuat.
Disclaimer:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Bursa derivatif terbesar dunia, CME Group, resmi mengumumkan peluncuran perdagangan berjangka (futures) dan opsi kripto selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu (24/7) mulai 29 Mei 2026.
Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam evolusi pasar aset digital, khususnya bagi investor institusi yang membutuhkan akses lindung nilai tanpa jeda waktu.
Selama ini, pasar spot kripto seperti Bitcoin dan Ethereum beroperasi nonstop.
Namun, instrumen derivatif teregulasi memiliki jam perdagangan terbatas, sehingga menciptakan celah risiko atau āgap riskā saat akhir pekan dan di luar jam operasional resmi.
Menurut laporan Bitcoin Magazine, keputusan CME untuk membuka perdagangan nonstop bertujuan menyelaraskan pasar derivatif dengan dinamika pasar spot kripto yang bergerak 24/7.
Dengan begitu, investor institusi dapat melakukan hedging kapan pun diperlukan tanpa harus menunggu pembukaan sesi perdagangan berikutnya.
Tim Research Tokocrypto menilai langkah ini sebagai penguatan fundamental terhadap struktur pasar kripto global.
āIntegrasi ini menghilangkan āgap riskā akhir pekan bagi institusi, yang selama ini menjadi hambatan utama masuknya modal besar secara efisien. Dengan ketersediaan instrumen lindung nilai (hedging) setiap saat, pasar kripto akan semakin matang dan sejajar dengan efisiensi pasar modal tradisional global,ā ujar Tim Research Tokocrypto.
Menurut analis, ketersediaan instrumen lindung nilai sepanjang waktu akan membuat manajemen risiko jauh lebih optimal, terutama di tengah volatilitas kripto yang tinggi.
A major shift is coming to institutional crypto markets. CME Group plans to launch 24/7 trading for crypto futures and options starting May 29, 2026 (pending regulatory approval). That means regulated⦠pic.twitter.com/UUBsPivuNc
Langkah ekspansi ini tidak muncul tanpa alasan. Sepanjang 2025, CME mencatat rekor volume notional perdagangan kripto hingga mencapai triliunan dolar AS.
Lonjakan tersebut menunjukkan meningkatnya minat investor institusi terhadap produk derivatif kripto yang teregulasi dan transparan.
Banyak pelaku pasar profesional memilih CME karena standar kepatuhan, sistem kliring, serta infrastruktur manajemen risiko yang sudah teruji.
Dengan model perdagangan 24/7, CME memperluas daya tariknya sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan ekosistem kripto.
Dampak terhadap Likuiditas dan Price Discovery
Perdagangan nonstop diproyeksikan meningkatkan likuiditas secara signifikan.
Likuiditas yang lebih dalam umumnya menghasilkan spread yang lebih sempit dan pembentukan harga (price discovery) yang lebih efisien.
Selain itu, integrasi waktu perdagangan antara spot dan derivatif membantu mengurangi dislokasi harga yang sering terjadi saat pembukaan pasar setelah akhir pekan.
Selama ini, lonjakan harga drastis pada hari Sabtu atau Minggu kerap menciptakan tekanan tambahan ketika pasar derivatif kembali aktif.
Dengan akses 24/7, pelaku pasar dapat merespons pergerakan harga secara real-time, sehingga potensi kejutan ekstrem dapat diminimalkan.
Sinyal Kematangan Pasar Aset Digital
CME Group plans to launch 24/7 crypto futures and options trading starting May 29.
Definitely a big step towards aligning traditional derivatives with cryptoās on spot markets.
Peluncuran perdagangan futures dan opsi kripto 24/7 juga menjadi indikator bahwa pasar kripto semakin matang dan terintegrasi dengan sistem keuangan global.
Jika sebelumnya kripto dipandang sebagai pasar alternatif dengan infrastruktur terbatas, kini perannya semakin setara dengan kelas aset tradisional.
Langkah CME berpotensi mendorong arus modal institusi yang lebih besar karena hambatan operasional semakin berkurang.
Hal ini dapat berdampak positif terhadap stabilitas jangka panjang, meskipun volatilitas tetap menjadi karakter utama aset digital.
Mulai 29 Mei 2026, industri kripto akan memasuki babak baru. Perdagangan derivatif teregulasi yang tersedia tanpa henti membuka peluang strategi perdagangan global yang lebih fleksibel dan efisien.
Jika tren partisipasi institusi terus meningkat, pasar kripto dapat semakin sejajar dengan pasar modal tradisional dalam hal likuiditas, efisiensi, dan pengelolaan risiko.
Langkah CME Group bukan sekadar inovasi operasional, melainkan transformasi struktural yang berpotensi mempercepat institusionalisasi aset digital secara global.
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Memasuki awal pekan terakhir Februari 2026, pasar kripto hari ini, Senin (23/2) bergerak dalam tekanan dengan volatilitas yang masih tinggi. Meski mayoritas aset terkoreksi, beberapa altcoin justru mencatat lonjakan signifikan.
Sementara itu, AGLD memimpin penguatan dengan kenaikan 49% ke level $0,365, disusul BEL yang naik 19% ke $0,111138 dan KITE yang menguat 16% hingga $0,2573. Pergerakan ini menunjukkan adanya peluang jangka pendek di tengah tren pasar yang belum sepenuhnya pulih. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Terakhir Februari 1016
AGLD melonjak tajam 49% hari ini hingga mencapai level $0,365.
BEL catat kenaikan 19% dan diperdagangkan pada harga $0,111138.
KITE melesat sebesar 16% hingga menyentuh angka $0,2573.
Penyebab Kripto Anjlok Awal Pekan Ini
Bitdeer Dumping: Seluruh hasil tambang dijual, pasokan melimpah.
Fear Index 14: Ketakutan ekstrem membuat trader pasif.
Solana & XRP Turun: Altcoin melemah tanpa rotasi pasar.
Cashback Spesial Beduk Ramadan Total Hadiah Rp 50 JUTA*
Dadakan Cashback 100%? šš„ Yup, ini bukan sekadar cashback biasa!
Spesial Beduk Ramadan, Tokocrypto hadir dengan total hadiah Rp 50 juta* dalam USDT š„
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto mengalami kontraksi tajam dalam 100 hari terakhir dengan total kapitalisasi yang menyusut lebih dari US$730 miliar. Data on-chain terbaru menunjukkan arus keluar modal besar-besaran dalam waktu relatif singkat, mencerminkan pergeseran sentimen investor ke mode risk-off di tengah tekanan makro dan volatilitas pasar.
Bitcoin (BTC) menjadi kontributor terbesar secara nominal terhadap penyusutan tersebut. Kapitalisasi pasar BTC turun dari US$1,6968 triliun pada 22 November menjadi US$1,3489 triliun saat ini. Penurunan sebesar US$347,9 miliar atau sekitar 21,62% ini menandai fase pelemahan signifikan pada aset kripto terbesar di dunia.
20 Aset Kripto Terbesar Alami Penurunan
Sementara itu, kelompok 20 aset kripto terbesar di luar Bitcoin dan stablecoin juga mencatat penurunan besar. Kapitalisasi sektor ini turun dari US$1,0706 triliun pada 2 Desember menjadi US$810,65 miliar. Selisihnya mencapai US$259,94 miliar atau turun sekitar 15,17%.
Dilaporkan Crypto Quant, segmen mid-cap dan small-cap tercatat sebagai yang paling terpukul secara proporsional. Kapitalisasi pasar kategori ini menyusut dari US$390,38 miliar pada 11 Desember menjadi US$267,63 miliar. Penurunan sebesar US$122,75 miliar atau sekitar 20,06% menunjukkan tingginya tekanan pada aset berisiko lebih tinggi.
Secara keseluruhan, total dana yang keluar dari pasar kripto selama periode 100 hari tersebut mencapai US$730,59 miliar. Kontraksi ini tercermin dalam indikator on-chain seperti perbandingan kapitalisasi pasar serta rasio pertumbuhan market cap berbasis moving average 30 hari dan 365 hari.
Analis menilai kondisi ini lebih dari sekadar koreksi biasa, melainkan fase kontraksi ekonomi kripto yang cukup dalam. Namun, di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar profesional disarankan untuk tetap memantau fundamental on-chain, termasuk cost basis pemegang jangka pendek dan sinyal siklus pasar Bitcoin untuk mengidentifikasi potensi fase akumulasi.
Dalam situasi seperti ini, disiplin teknikal dan manajemen risiko dinilai menjadi kunci, terutama bagi investor yang menerapkan strategi dollar-cost averaging secara terukur.
Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan valuasi sebesar 30 miliar dalam waktu singkat menandakan pergeseran struktural di mana likuiditas keluar dari ekosistem kripto menuju aset tradisional atau cash.
āFokus pada realized price pemegang jangka pendek (STH) menjadi krusial; selama basis biaya mereka belum direbut kembali, pasar tetap dalam mode kontraksi. Smart DCA disarankan hanya jika indikator Market Cycle memberikan sinyal akumulasi yang valid,ā jelasnya.
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Menjelang akhir pekan, pasar kripto hari ini, Jumat (20/2) bergerak hati-hati dengan sentimen yang masih campur aduk. Bitcoin bertahan di kisaran $67.500 setelah sempat tertekan ke area $66.000, dipengaruhi ketidakpastian arah kebijakan The Fed serta dinamika transisi kepemimpinan menuju Warsh. Ketegangan antara otoritas moneter dan dinamika politik AS turut memperbesar volatilitas, ditambah tekanan jual musiman pasca perayaan Imlek yang membatasi ruang kenaikan.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah altcoin justru mencuri perhatian. ENSO melonjak 45% ke level $1.688 pada Jumat (20/2), disusul DOLO yang naik 18% ke $0,042196 dan SNX yang menguat 14% ke $0,343. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Hari IniJelang Akhir Pekan
ENSO meroket 45% ke level $1.688 hari ini, Jumat (20/2).
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto hari ini, Kamis (19/2) bergerak fluktuatif pasca risalah The Fed yang dinilai mengejutkan pelaku pasar. Bitcoin sempat tertekan ke area $66.000 setelah bank sentral AS memutuskan menahan suku bunga, dengan opsi kenaikan kembali jika inflasi tetap tinggi.
Meski demikian, sejumlah altcoin justru mencatat penguatan. AWE memimpin kenaikan dengan lonjakan 21% ke $0,10386 pada Kamis (19/2), diikuti WLFI yang naik 10% ke $0,119126 dan SKY yang menguat 8% ke $0,066413. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Hari Ini Pasca Risalah FED
AWE meroket 21% ke level $0.10386 hari ini, Kamis (19/2).
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Tekanan jual di pasar altcoin dilaporkan mencapai level paling ekstrem dalam lima tahun terakhir. Data cumulative buy/sell difference untuk altcoin (di luar Bitcoin dan Ethereum) menunjukkan angka -$209 miliar, menandakan arus jual bersih yang terus menumpuk dalam 13 bulan terakhir di pasar spot exchange terpusat (CEX).
Angka tersebut kontras dengan kondisi pada Januari 2025, ketika metrik yang sama berada di kisaran mendekati nol. Pada periode itu, permintaan masih relatif seimbang dengan suplai, atau dengan kata lain, aksi beli masih mampu mengimbangi tekanan jual. Namun setelahnya, tren bergerak satu arah: arus jual bersih terus melebar hingga menembus -$209 miliar.
Tekanan Saat Bitcoin Lemah
Dilaporkan Crypto Quant, tekanan ini terjadi di tengah pelemahan harga Bitcoin. BTC saat ini berada di sekitar $68.800, turun jauh dari rekor tertinggi lebih dari $125.000 yang dicapai pada Oktober 2025. Pelemahan aset utama tersebut dinilai ikut memperburuk sentimen risiko, terutama untuk altcoin yang cenderung lebih sensitif terhadap penurunan likuiditas dan perubahan selera pasar.
Kondisi ini juga disebut memperlihatkan perubahan perilaku pelaku pasar. Aktivitas investor ritel dinilai melemah, sementara āsmart moneyā disebut telah melakukan rotasi, meninggalkan sebagian besar altcoin. Pada saat yang sama, tidak terlihat indikasi akumulasi altcoin oleh institusi dalam skala besar, sehingga pasar kehilangan katalis pembelian yang biasanya mampu menahan tekanan jual.
Pasar Sudah Sampai Bottom?
Meski demikian, angka -$209 miliar tidak otomatis mengonfirmasi bahwa pasar telah mencapai dasar (bottom). Data tersebut lebih menggambarkan satu hal: minat beli melemah dan pembeli tidak cukup hadir untuk menyerap suplai yang terus masuk ke order book.
Dalam konteks pasar spot CEX, tren ini dipandang bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan fase jual bersih yang berlangsung terus-menerus selama 13 bulan. Dengan kondisi permintaan yang belum pulih, tekanan jual altcoin berpotensi tetap menjadi faktor dominan dalam jangka menengah, sembari pelaku pasar menunggu apakah likuiditas dan risk appetite bisa kembali masuk ke segmen altcoin.
Menurut Tim Research Tokocrypto, kondisi ekstrem ini menunjukkan kelelahan penjual (seller exhaustion). Meskipun menyakitkan dalam jangka pendek, secara historis level ekstrem seperti ini memberikan rasio risk/reward yang menarik.
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Kapitalisasi pasar sektor Real World Assets (RWA) di blockchain tercatat melonjak empat kali lipat sejak Februari 2023, menurut laporan Coin-Turk pada Rabu (18/2).
Pertumbuhan agresif ini mempertegas bahwa integrasi antara keuangan tradisional dan teknologi blockchain bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan transformasi struktural yang sedang berlangsung.
Lonjakan tersebut juga memicu spekulasi bahwa sejumlah altcoin utilitas mulai menunjukkan tanda-tanda decoupling atau pelepasan korelasi dari Bitcoin, yang selama ini menjadi barometer utama pergerakan pasar kripto.
āDivergensi pasar semakin nyata; altcoin dengan fundamental kuat seperti Ethereum, Solana, dan Chainlink mulai mengukir narasi sendiri di luar volatilitas Bitcoin,ā ujar Tim Research Tokocrypto.
RWA merujuk pada tokenisasi aset dunia nyata, seperti obligasi pemerintah, surat utang korporasi, saham, komoditas, hingga instrumen pasar uangāke dalam bentuk token di blockchain.
Model ini memungkinkan penyelesaian transaksi yang lebih cepat, transparan, dan efisien dibanding sistem tradisional.
Sejak awal 2023, sektor ini mengalami pertumbuhan eksponensial.
Beberapa pendorong utama antara lain masuknya institusi besar ke pasar tokenisasi obligasi; permintaan terhadap produk yield berbasis aset riil; efisiensi settlement lintas negara; dan regulasi yang semakin jelas di sejumlah yurisdiksi.
Pertumbuhan empat kali lipat ini menandakan bahwa blockchain mulai berfungsi sebagai lapisan infrastruktur finansial, bukan sekadar instrumen spekulatif.
Ethereum, Solana, dan Chainlink Memimpin
Dalam ekosistem RWA, sejumlah jaringan blockchain dan infrastruktur pendukung memainkan peran krusial.
Ethereum menjadi platform dominan untuk penerbitan token berbasis RWA berkat kematangan smart contract dan ekosistem DeFi yang luas.
Solana menawarkan kecepatan tinggi dan biaya transaksi rendah, menjadikannya alternatif menarik untuk tokenisasi skala besar.
Sementara itu, Chainlink menyediakan layanan oracle yang menghubungkan data dunia nyata dengan smart contractāelemen penting dalam memastikan validitas aset yang ditokenisasi.
Ketiganya mulai menunjukkan pola pergerakan harga yang tidak selalu mengikuti arah Bitcoin, terutama saat terjadi arus masuk modal spesifik ke sektor RWA.
Tanda-Tanda Decoupling dari Bitcoin
Selama bertahun-tahun, altcoin cenderung bergerak selaras dengan Bitcoin. Namun, pertumbuhan utilitas riil melalui RWA membuka kemungkinan perubahan struktur pasar.
Beberapa indikator yang mendukung perubahan arah pasar menuju decoupling dapat dilihat dari aktivitas on-chain yang meningkat di jaringan layer-1 non-Bitcoin.
Penanda lainnya dipertegas dengan TVL (Total Value Locked) sektor RWA yang terus bertumbuh; arus modal institusional lebih terfokus pada use-case spesifik; hingga diversifikasi produk keuangan berbasis blockchain.
Jika tren ini berlanjut, altcoin dengan fundamental kuat berpotensi memiliki katalis pertumbuhan independen, terlepas dari volatilitas jangka pendek Bitcoin.
Implikasi bagi Investor Kripto
Lonjakan RWA menunjukkan bahwa pasar kripto mulai memasuki fase yang lebih matang dan berbasis utilitas nyata.
Investor kini dihadapkan pada dua pendekatan utama, yakni menjadikan Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital dan indikator makro pasar; atau mengalokasikan sebagian portofolio ke altcoin utilitas yang mendapat manfaat langsung dari adopsi institusional.
Meski demikian, penting dicatat bahwa dalam kondisi pasar ekstrem, Bitcoin masih sering menjadi penggerak sentimen global.
Decoupling bukan berarti pemisahan total, melainkan pengurangan ketergantungan struktural.
Awal Era Baru Pasar Kripto?
Pertumbuhan RWA yang konsisten memperlihatkan bahwa integrasi TradFi dan blockchain semakin meluas.
Jika tren ini berlanjut, pasar kripto berpotensi mengalami pergeseran dari siklus spekulatif menuju siklus berbasis fundamental dan adopsi nyata.
Divergensi antara Bitcoin dan altcoin utilitas bisa menjadi ciri khas fase baru ini, di mana performa proyek ditentukan oleh utilitas, inovasi, dan arus modal institusional, bukan semata-mata sentimen makro.
Kapitalisasi pasar RWA yang melonjak empat kali lipat sejak Februari 2023 menandai babak baru dalam evolusi industri kripto. Ethereum, Solana, dan Chainlink berada di garis depan transformasi ini.
Potensi decoupling dari Bitcoin semakin terbuka, terutama jika adopsi institusional terus meningkat.
Namun, investor tetap perlu mencermati dinamika makro dan pergerakan BTC sebagai indikator sentimen global.
Apakah ini awal siklus kripto berbasis fundamental? Pasar tampaknya mulai bergerak ke arah tersebut.
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Menjelang rilis risalah FOMC, pasar kripto hari ini Rabu, (18/2) bergerak dinamis dengan sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. CYBER memimpin reli dengan kenaikan 30% ke level $0,73 pada Rabu (18/2), disusul STEEM yang naik 25% ke $0,0655 dan ORCA yang menguat 18% hingga $1,234.
Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya spekulasi jangka pendek menjelang katalis makro penting dari The Fed. Lihat lebih lengkap di bawah ini:
Daftar Altcoin Potensial Hari Ini Jelang Risalah FOMC
CYBER meroket 30% ke level $0.73 hari ini, Rabu (18/2).
BTC anjlok 22%, kinerja kuartalan terburuk sejak 2018.
Naik 9% picu risiko jatuh akibat pasar terlalu bullish.
Support $66rb; tembus berisiko ke $58rb, batal jika lewati $79rb.
Deposit & Trade $AT PART 2! Rebut Hadiah Rp400 JUTA
Yuk ikutan Tokocrypto Deposit & Trade PART 2 š„
Cukup deposit & trade dalam pair IDR/USDT, kamu berkesempatan dapetin total hadiah sampai: š Total hadiah Rp400 JUTA* dalam bentuk $AT š Periode: 9 ā 22 Februari 2026
DISCLAIMER:Ā Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.