Tag: Mata uang kripto

  • Perbedaan yang Perlu Diketahui antara Koin dan Token pada Aset Kripto

    Bagi Anda yang sedang menggeluti dunia aset kripto tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah token dan koin. Kedua istilah tersebut sering diasumsikan sama. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang sangat jelas, lho. Perbedaan koin dan token didasari oleh definisi, pembuatan, tujuan serta kegunaanya. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

    Perbedaan Antara Koin dan Token

    Koin merupakan aset digital yang memiliki blockchain-nya sendiri, seperti bitcoin yang bekerja di blockchain bitcoin atau ethereum yang bekerja di blockchain ethereum. Sedangkan token aset yang diterbitkan oleh suatu project yang kemudian bisa digunakan untuk pembayaran agar dapat menikmati layanan yang disediakan oleh project tersebut.

    Koin sendiri dibuat melalui proses mining atau penambangan dengan mekanisme Proof of Work atau Proof of Stake. Koin dihasilkan setelah proses tertentu yang dilakukan di blockchain, setelah proses berhasil maka akan menghasilkan coin sebagai imbalan. Sedangkan token dibuat dalam aplikasi terdesentralisasi (dApps) ter-hosting di blockchain lain seperti ethereum.

    Tujuan serta kegunaan dari keduanya memiliki perbedaan. Jika koin memiliki karakteristik seperti uang sehingga dapat dijadikan sebagai alat pembayaran, dan investasi. Sedangkan token biasanya digunakan sebagai alat tukar ketika menjalankan sebuah layanan project yang menyediakan token.  Walaupun token memiliki nilai pasar, namun teknisnya token bukanlah mata uang.

     Jenis-jenis Token

    Ada 4 jenis token menurut definisi regulator keuangan Swiss FINMA, yakni sebagai berikut:

    Token ini digunakan untuk mendapatkan askes ke bagian tertentu dari sebuah project, seperti untuk mengakses produk atau layanan tertentu.

    Token ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan koin, tetapi lebih spesifik sebagai satu-satunya penggunaan pembayaran untuk layanan atau barang.

    Token ini merupakan token yang dikeluarkan oleh penjualan token awal (ITS) atau ICO, yang digunakan orang untuk menginvestasikan uang mereka dengan tujuan

    Token ini adalah token yang mewakili ekuitas atau saham di perusahaan.

    Tren Token dan Coin di 2021

    Dilansir dari Kompas, aset kripto hingga kini semakin digandrungi oleh banyak orang. Tren penguatan yang terjadi sejak tahun lalu menjadikan aset kripto memiliki daya tariknya tersendiri. Selain itu, penguatan harga juga terjadi karena tingginya minat investor ritel hingga korporasi.

    Inilah beberapa tren token dan coin yang terjadi di tahun 2021:

    Jenis koin pertama yaitu, bitcoin. Raja aset kripto ini terus menampilkan kilaunya. Tahun ini bitcoin sudah berhasil mencatat rekor harga yang mengesankan. Bahkan pada Minggu, (21/02/21) bitcoin akhirnya menyentuh harga $57.489 atau 809 juta rupiah.

    Menyusul kepopuleran bitcoin, ethereum yang merupakan salah satu jenis koin ini menjadi aset kripto terpopuler nomor dua. Harga ethereum terus mengikuti bitcoin. Biasanya, jika harga BTC naik, maka harga ETH juga naik.

    ETH berhasil naik ke atas $500 pada tahun 2020, lonjakan ini disebabkan adanya pertumbuhan keuangan yang terdesentralisasi dan peluncuran Ethereum 2.0. Harga ETH sendiri di tahun ini pun diprediksikan akan naik kembali.

    Litecoin yang merupakan salah satu jenis koin ini memperlihatkan beberapa perkembangan yang menarik sepanjang tahun 2020. LTC bukan kripto paling bullish dan hanya memiliki harga $67,56. Namun dengan kapitalisasi pasar $4.451.393.965 dan pertumbuhannya yang kuat, LTC bisa dijadikan pertimbangan bagi Anda yang ingin berinvestasi aset kripto di tahun ini. Platform CoinSwitch memperkirakan jika harga LTC mampu mencapai $600 pada tahun 2021.

    TRON didirikan pada 2017. Token yang bermula di jaringan ETH ini, sekarang ia telah beralih ke platform blockchain independen untuk memproses transaksi. Banyak investor yang berspekulasi bahwa TRON memiliki masa depan yang cerah di tahun 2021. Hal ini karena semakin banyak organisasi yang mengadopsi platform blockchain TRON, sehingga nilai TRX akan meningkat.

    Mata uang kripto lainnya yang menarik untuk diinvestasikan pada tahun 2021 adalah koin Ripple (XRP). Kini XRP merupakan aset kripto terbesar keempat di dunia, dengan harga yang rendah hanya sekitar $0,27 per koinnya. Walaupun harga yang sempat turun di awal tahun 2021, masih banyak pihak yang optimis harga XRP kembali pulih.

    Itulah perbedaan yang ada antara koin dan token. Nah, bagi Anda yang ingin berinvestasi maupun trading aset kripto, yuk daftar di www.tokocrypto.com untuk investasi dan trading yang aman. Selain itu, pada Tokocrypto Anda bisa melakukan berbagai transaksi jual beli mata uang digital dan aset kripto mulai dari  BTC,ETH,TRX, sampai XRP serta masih banyak jenis yang lainnya,lho!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Anda Trader Crypto? Pahami Serba-Serbi Indikator VWAP

    Sebagai seorang trader pemula, Anda mungkin ingin mengetahui harga rata-rata dari sebuah aset kripto. Untuk mengetahui nilai rata-rata sebuah aset kripto, Anda perlu melakukan analisis teknis menggunakan indikator VWAP. 

    Indikator ini akan membantu Anda dalam mengetahui tren pasar keuangan. Apa itu VWAP dan apa saja manfaat yang didapatkan para trader jika menggunakan indikator ini? Simak penjelasan berikut!

    Apa itu VWAP Indicator?

    VWAP adalah kependekan dari Volume Weighted Average Price yang berarti sebuah tolak ukur trading untuk menunjukkan informasi harga rata-rata yang sudah diperdagangkan sepanjang hari. Harga rata-rata tersebut ditentukan berdasarkan volume dan harga aset kripto.

    Oleh trader, VWAP digunakan sebagai alat konfirmasi tren dan membangun aturan perdagangan di sekitarnya. Misalnya, ketika harga berada di atas VWAP, mereka mungkin akan memilih posisi membeli/buy. Sebaliknya, jika harganya berada di bawah VWAP, mereka akan lebih memilih posisi menjual/sell

    Dari segi tampilan grafik, VWAP tampak mirip dengan Simple Moving Average. Namun, keduanya menghitung hal yang berbeda. VWAP menghitung jumlah dari harga yang dikalikan dengan volume, kemudian dibagi dengan total volumenya. Sementara itu, Simple Moving Average menghitung jumlah harga penutupan pada periode tertentu, kemudian membaginya dengan banyak periode.

    grafik vwap

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Hammer Candlestick dalam Trading Kripto

    Manfaat VWAP Indicator bagi Trader

    Para trader institusi menggunakan VWAP untuk berbagai manfaat seperti berikut ini:

    1. Indikator keluar masuk pasar

    Demi mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mereka memasuki atau keluar dari pasar. Hal ini berguna untuk meminimalisir risiko kerugian. Biasanya, trader akan menjual asetnya ketika harga berada di atas VWAP dan membeli ketika harga berada di bawah.

    2. Mengetahui trend pasar

    Sementara itu, untuk trader individual, VWAP memberikan informasi mengenai kepastian tren yang sedang terjadi di pasar. Indikator ini bisa digunakan untuk rentang waktu apa pun, seperti intraday atau detik, menit, jam, minggu, bulan, tahun, atau dekade. Jika Anda melakukan trading mingguan, jumlah nilai yang terakumulasi dimulai dari hari pertama trading pada minggu tersebut.

    Kelemahan VWAP Indicator

    Namun, VWAP memiliki sejumlah batasan. Nilainya didasarkan pada nilai historis dan tidak memiliki kualitas prediksi atau perhitungan secara inheren. Karena VWAP berlabuh ke kisaran harga pembukaan di hari tersebut, seiring berjalannya waktu, indikator akan menunjukkan ketertinggalan. 

    Hal ini terlihat dari perhitungan VWAP pada periode satu menit setelah 330 menit, yang akan sering menyerupai rata-rata pergerakan 390 di akhir perdagangan. Sebagai tambahan informasi, 330 menit merupakan panjang sesi perdagangan biasa.

    VWAP indicator

    Formula dan Cara Menggunakan VWAP indicator

    Untuk menghitung VWAP (Volume Weighted Average Price), Anda perlu menjumlahkan sejumlah dana yang diperdagangkan pada setiap transaksi. Kemudian, bagilah dengan total saham yang diperdagangkan. Berikut ini lima langkah yang perlu Anda lakukan untuk menghitung VWAP:

    1. Temukan harga rata-rata aset yang diperdagangkan selama lima menit periode awal terlebih dahulu. Anda cukup menambahkan harga aset ketika harga tinggi, rendah, dan tutup. Kemudian, bagi tiga.

    2. Kemudian, kalikan hasil rata-rata aset kripto tersebut dengan volume periode yang Anda tentukan. Anda bisa mencatatnya pada spreadsheet di bawah kolom PV.

    3. Bagilah PV dengan volume periodenya. Hasil dari pembagian inilah yang disebut dengan nilai VWAP.

    4. Untuk menghitung nilai VWAP sepanjang hari, tambahkan terus nilai PV dari setiap periode di nilai sebelumnya.

    5. Setelah itu, bagilah total hasil yang Anda dapat dengan total volume hingga titik tertentu. Agar pencatatan lebih mudah, buatlah kolom untuk PV dan volume kumulatif. Kedua nilai tersebut akan menghasilkan nilai VWAP jika dibagi satu sama lain.

    Itulah penjelasan mengenai indikator VWAP, manfaat, serta cara menghitungnya. Menggunakan indikator ini bisa menjadi bantuan untuk Anda mengetahui tren pasar agar mampu membuat strategi untuk masa depan investasi dan trading Anda. Namun, indikator VWAP juga masih memiliki keterbatasan. Ada baiknya jika Anda juga memahami indikator lainnya agar bisa terhindar dari risiko kerugian.

    Selain itu, pastikan Anda berinvestasi pada platform yang sudah tepercaya, seperti Tokocrypto. Di platform ini, Anda akan mendapatkan berbagai informasi terkini mengenai mata uang kripto, cukup dengan klik tautan ini

    Yuk, dapatkan beragam informasi menarik lainnya dengan follow Twitter dan Instagram Tokocrypto! Jangan lupa juga untuk bergabung di komunitas Tokocrypto, ya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Hedging dalam Trading Kripto yang Bisa Tekan Risiko Kerugian

    Dalam trading kripto, ada sebuah strategi yang bisa dilakukan untuk mengamankan profit. Strategi tersebut bernama hedging. Secara etimologis, hedging memiliki arti lindungi nilai. Sementara secara terminologis, artinya adalah tindakan untuk mengurangi ketidakpastian dari pergerakan harga aset di masa depan. Para investor yang mengerti soal hedging akan merasakan banyak keuntungan karena strategi ini bisa melindungi investor dari risiko kerugian. Jadi, apa itu hedging dan apa saja jenisnya?

    Apa itu hedging?

    Dalam dunia investasi, istilah hedging merujuk pada suatu hal yang bisa dilakukan investor untuk mengurangi atau menghilangkan risiko kerugian. Namun, hal ini juga berarti bahwa hedging bisa membatasi potensi keuntungan yang mungkin akan didapatkan oleh investor dan trader.

    Tidak hanya membantu investor menghindari kerugian, hedging juga memungkinkan investor untuk mengenali risiko atau bahaya dalam kegiatan investasi, sehingga investor bisa mengambil langkah antisipasi dan membuat strategi investasi yang tepat.

    Hedging sangat penting untuk dikuasai setiap investor, terutama untuk mereka yang berinvestasi aset kripto. Hal ini dikarenakan volatilitas dan ketidakstabilan mata uang kripto. Selain itu, dominasi Bitcoin dalam dunia mata uang kripto juga membuat hedging menjadi hal yang penting. Altcoin mengikuti harga Bitcoin, sehingga jika harga Bitcoin jatuh, kemungkinan besar Altcoin juga akan jatuh. 

    apa itu hedging dan jenisnya

    3 Jenis hedging yang umum digunakan

    Setelah mengetahui apa itu hedging, Anda juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Terdapat tiga jenis strategi hedging yang umum digunakan oleh para investor dan trader untuk mengamankan profit, yakni diversifikasi, short-selling, dan futures.

    1. Diversifikasi

    Diversifikasi adalah sebuah strategi di mana investor melakukan investasi pada instrumen yang berbeda-beda. Diversifikasi juga bisa diartikan sebagai variasi aset yang tidak memiliki keterhubungan satu sama lain sehingga ketika salah satu aset sedang mengalami penurunan nilai, maka aset lainnya tidak terpengaruh atau bisa saja mengalami peningkatan.

    Namun, bukan sekadar membedakan berbagai jenis aset, diversifikasi juga membutuhkan strategi. 

    Dalam hal mata uang kripto, diversifikasi bisa dilakukan dengan memiliki mata uang yang lebih stabil, seperti Bitcoin atau Ethereum dan mata uang kripto dengan risiko tinggi, yaitu Altcoin. Dengan kombinasi ini, ketika Altcoin sedang mengalami penurunan, Anda tidak akan mengalami kerugian yang terlalu tinggi karena masih ada Bitcoin yang nilainya cenderung lebih stabil.

    Baca Juga: Maksimalkan Profit Dengan Strategi Swing Trading!

    2. Short-selling

    Short-selling adalah strategi yang lebih sulit dilakukan jika dibandingkan dengan diversifikasi. Short-selling merujuk pada trader atau investor yang mengambil posisi untuk menjual aset mereka ketika mereka percaya bahwa nilainya akan turun untuk sementara. 

    Dengan strategi ini, trader bisa menjual aset dan membelinya kembali saat harga lebih rendah. Hal ini akan mengamankan keuntungan dan daya beli.

    Cara menggunakan strategi ini adalah dengan melihat tanda dari tren potensial pada grafik harga mata uang kripto. Jika trader melihat ada tanda penurunan tren pasar, mereka bisa meminjam kripto tertentu pada bursa atau broker dan menjualnya kembali di pasar.

    Ketika harga aset kripto turun, mereka bisa kembali membayar aset kripto yang sama dengan harga yang lebih terjangkau dan mengembalikannya ke bursa atau broker tempatnya meminjam aset. Namun, jika harganya meningkat, trader harus membeli kembali aset tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

    Baca juga: Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    3. Future

    Future adalah sebuah kontrak antara dua atau lebih partisipan yang setuju untuk menjual atau membeli sebuah aset di masa yang akan datang pada waktu yang telah ditentukan dan disepakati sebelumnya. Kontrak ini merupakan bagian dari instrumen derivatif, termasuk Options, Swaps, dan Contracts for Difference (CFD). 

    Melalui penjelasan mengenai apa itu hedging serta jenis-jenisnya, diharapkan hal ini bisa membantu Anda dalam menyusun strategi untuk meminimalisir kerugian ketika investasi atau trading mata uang kripto. Apapun jenis investasinya, tentu Anda perlu berhati-hati dalam melangkah agar terhindar dari kerugian. 

    Selain itu, penting pula untuk berinvestasi pada platform yang menyediakan fitur dan informasi terlengkap, seperti Tokocrypto. Yuk, simak informasi terkini seputar dunia kripto hanya di website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta komunitas Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Berbagai Kelebihan Aset Kripto

    Saat ini, era digital sedang menduduki kursi kepopuleran di masyarakat. Hal ini karena hampir semua bidang beralih ke dunia digital, termasuk dalam bidang keuangan. Sebagai contohnya yaitu cryptocurrency atau dikenal juga aset kripto yang saat ini selalu menjadi bahan perbincangan di masyarakat.

    Bagaimana tidak, cryptocurrency digembor-gemborkan sebagai salah satu investasi yang mampu memberikan banyak keuntungan bagi investornya. Hal ini tentu saja menarik banyak perhatian dari masyarakat. Lalu sebenarnya apa itu cryptocurrency? Dan apa kelebihannya?

    Apa itu Cryptocurrency?

    Cryptocurrency merupakan mata uang kripto yang berwujud digital dan hanya dapat digunakan bertransaksi dalam dunia digital saja. Cryptocurrency pada dasarnya berasal dari dua kata yaitu cryptography yang artinya kode rahasia dan currency yang artinya mata uang. 

    Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan jika cryptocurrency merupakan mata uang yang dilindungi dengan kode rahasia. Kode rahasia ini berfungsi untuk menjaga keamanan dari mata uang digital itu sendiri.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Cara kerja dari kripto menganut tiga kata kunci, yaitu digital, terenkripsi, dan desentralisasi. Itu artinya, tidak dapat digunakan bertransaksi dengan cara yang sama seperti mata uang konvensional pada umumnya.

    Mata uang ini juga tidak dikontrol oleh otoritas sentral seperti OJK. Dalam hal ini, pengontrolan mata uang dilakukan sepenuhnya oleh pemilik mata uang tersebut melalui internet.

    Cryptocurrency Jadi Crypto Asset di Indonesia

    Di Indonesia istilah cryptocurrency atau mata uang kripto tidak tepat, karena itu sebagai crypto asset atau aset kripto. Sesuai Surat Menko Perekonomian Nomor S-302/M.EKON/09/2018 tanggal 24 September 2018 perihal Tindak lanjut Pelaksanaan Rakor Pengaturan Aset Kripto (Crypto Asset) Sebagai Komoditi yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.

    Aset Kripto tetap dilarang sebagai alat pembayaran sesuai UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, namun dapat dikategorikan sebagai komoditi yang diperdagangkan di Bursa Berjangka. Dengan pertimbangan, karena secara ekonomi potensi investasi yang besar dan apabila dilarang akan berdampak pada banyaknya investasi yang keluar (capital outflow) karena konsumen akan mencari pasar yang melegalkan transaksi kripto.

    Kegiatan perdagangan atau pembayaran tidak bisa menggunakan aset kripto di Indonesia. Aset kripto itu diatur sebagai komoditi, bukan digunakan sebagai mata uang, seperti Rupiah yang dapat digunakan jadi alat pembayaran. Perdagangan aset kripto diawasi dan dilindungi oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) Kementerian Perdagangan (Kemendag) sejak tahun 2019.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Ilustrasi mengenal berbagai kelebihan aset kripto.

    Baca juga: Game Duckie Land Tawarkan Cara Baru Bertani Virtual di Metaverse

    Kelebihan Cryptocurrency

    Meskipun mata uang ini tidak memiliki pengawasan dari badan otoritas seperti mata uang konvensional, cryptocurrency memiliki kelebihan. Berikut beberapa kelebihannya.

     

    • Potensi Keuntungan yang Tinggi

     

    Keuntungan pertama yang bisa kamu dapatkan dari investasi aset kripto adalah memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Bahkan menurut seorang pengacara dari Garza Business and Estate Law yaitu Len Garza, berperndapat jika investasi kripto seperti Bitcoin akan menghasilkan keuntungan yang besar di masa mendatang.

    Pendapat ini selaras dengan ungkapan Drew Hamilton yang juga mengatakan jika cryptocurrency akan terus bertumbuh ke depan. Faktanya, mata uang ini memang telah berhasil mengantarkan cukup banyak investor menjadi miliarder dunia.

     

    • Proses transaksi yang Mudah

     

    Cryptocurrency menawarkan proses transaksi yang begitu mudah bagi investornya. Hal ini karena sistem yang digunakan telah terdesentralisasi sehingga titik lemah yang dimiliki perbankan bisa dipungkas habis oleh cryptocurrency

    Konsumen bisa langsung mengakses cryptocurrency tanpa harus melalui perantara perbankan. Adapun sistem pembayaran dari cryptocurrency ini yaitu menggunakan PayPal.

    Ilustrasi cryptocurrency.

    Ilustrasi cryptocurrency.

     

    Baca juga: Daftar Bukti Nyata Manfaat Positif dari Aset Kripto

     

    Perlu kamu ketahui jika semua aktivitas dalam bertransaksi cryptocurrency ini bersifat transparan. Semua proses transaksi akan tercatat dengan jelas dalam ledger terbuka atau blockchain. Dengan demikian, pengguna bisa mengakses data tersebut kapan saja mereka menginginkannya.

    Meskipun begitu, semua data yang telah ada dalam blockchain tidak dapat diubah sembarangan sehingga kemanannya relative terjamin. Cryptocurrency juga bersifat open-source sehingga memungkinkan pengguna untuk lebih mandiri dan mendpatkan peluang besar dalam mengakses keuangan.

     

     

    Berbeda dengan mata uang konvensional yang membutuhkan bantuan perbankan untuk bisa mengaksesnya. Aset kripto bisa diakses kapan saja selama 24/7. Dengan begitu, kamu bisa mengakses kripto kapan saja dan dimana saja.

    Kamu bisa bertransaksi kripto sambil nongkorong di kedai kopi, atau bahkan sambil jalan-jalan di mall. Hal ini karena aksesnya sangat mudah dan tidak memiliki aturan waktu khusus untuk bertransaksi.

    Dari beberapa kelebihan di atas, tidak mengherankan jika mata uang digital ini menjadi incaran banyak investor. Selain keuntungannya yang sangat menjanjikan, proses transaksi juga tidak ribet.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Definisi dan Cara Membaca Doji Candlestick Crypto!

    Jika Anda sudah berkecimpung dalam dunia trading cukup lama, Anda mungkin sudah pernah mendengar soal Doji candlestick. Namun, bagi yang belum pernah mendengar jenis candlestick ini, Anda bisa mempelajarinya dengan membaca artikel ini.

    Apa itu Doji Candlestick?

    Doji candlestick adalah salah satu jenis candlestick yang terbentuk saat harga pembukaan dan penutupan hampir sama dalam jangka waktu tertentu. Ditunjukkan dalam bentuk salib, salib terbalik, dan tanda tambah “+”, biasanya pola ini menunjukkan adanya pembalikan pada tren pasar. 

    Candlestick ini dimanfaatkan oleh para investor dan trader untuk mengetahui perubahan harga di pasar. Untuk lebih memahami soal Doji candlestick dan cara menggunakan serta membacanya, simak penjelasan berikut!

    Jenis-jenis Doji candlestick

    Candlestick ini terbagi ke dalam empat jenis, yaitu Neutral, Long-legged, Gravestone, dan Dragonfly. Setiap jenisnya menunjukkan maksud yang berbeda-beda pula.

    jenis doji candlestick

    1. Neutral

    Neutral Doji candlestick, atau disebut juga dengan Standard Doji atau Common Doji, adalah pola yang berbentuk seperti simbol “+”. Pola ini memiliki panjang bayangan atas dan bawah yang sama. Jenis yang satu ini tidak memberikan makna yang signifikan karena sifatnya yang netral. Jika jenis Doji candlestick satu ini muncul pada fase uptrend, maka menunjukkan bahwa tren pasar saat itu berpotensi untuk menyambung fase uptrend.

    2. Long-legged

    Jenis berikutnya yaitu Long-legged Doji, merupakan  pola yang memiliki bayangan atas dan bawah yang panjang. Hal ini juga berarti harga pasar memiliki pembukaan dan penutupan dengan nilai yang kurang lebih sama. Dengan bentuk bayangan atas dan bawah yang panjang, Doji candlestick jenis ini menunjukkan keragu-raguan setelah terjadi penurunan dan kenaikan yang kuat di pasar.

    Long-legged Doji terjadi paling signifikan ketika tren naik atau turun sedang menguat. Contohnya, ketika tren sedang naik, harga aset akan didorong menjadi lebih tinggi serta penutupan akan berada di atas pembukaan. Jenis ini menunjukkan bahwa ada kompetisi antara penjual dan pembeli, tetapi hasil akhirnya imbang.

    3. Gravestone

    gravestone doji candlestick

    Gravestone Doji adalah sebuah pola candlestick yang menunjukkan pembalikan dari tren bearish yang terbentuk ketika harga pembukaan, harga terendah, serta harga penutupannya berdekatan satu sama lain. Pola ini ditunjukkan dengan bayangan atas yang panjang, sementara bayangan bawahnya lebih pendek, seperti bentuk salib terbalik. Hal ini berarti kenaikan bullish di awal sesi sudah diatasi oleh penurunan yang terjadi di akhir sesi.

    4. Dragonfly

    dragonfly doji candlestick

    Jenis terakhir yaitu Dragonfly, merupakan pola Doji candlestick berbentuk salib, di mana bayangan bawahnya lebih panjang daripada bayangan atas. Jenis Dragonfly ini terbentuk pada harga penutupan dan pembukaan tertinggi dalam waktu yang sama. Sementara itu, harga terendahnya ada di posisi yang cukup jauh dari harga pembukaan.

    Pola seperti ini memberikan sinyal bahwa akan ada potensi pembalikan harga ke sisi atas atau bawah. Umumnya, Dragonfly Doji terbentuk saat kondisi pasar bearish, tetapi muncul kekuatan bull yang membuat harga terpaksa tutup pada posisi yang sama dengan harga pembukaan.

    Cara menggunakan dan membaca Doji candlestick

    Jenis candlestick ini dianggap sebagai tanda adanya keraguan pada peningkatan atau penurunan harga, sehingga harga pembukaan dan penutupan berakhir di area yang sama. Selain itu, Doji candlestick juga kerap kali ditemukan pada titik pembalikan harga.

    Dengan menggunakan Doji, Anda bisa memperlakukan titik terendah dan tertinggi sebagai titik breakout. Contohnya, ketika Anda mengamati tren pasar yang sedang turun, kemudian melihat dragonfly Doji, Anda perlu mencari posisi beli. Sementara itu, ketika Anda ingin menjual kembali asetnya, juallah setelah harga menembus lebih tinggi dari dragonfly Doji. Harga tertinggi dan terendah bisa lihat penjelasan dan gambar di sini.

    Untuk cara membaca Doji candlestick, Anda bisa fokus kepada empat hal, yakni:

    1. Harga buka, harga buka mewakili harga pertama yang diperdagangkan dan ditunjukkan pada bagian atas atau bawah body candle.

    harga buka doji candlestick

    Jika berwarna hijau, hal ini berarti ada tren naik. Namun, jika warna merah, itu berarti harga mengalami tren turun.

    2. Harga tertinggi. Pada harga tertinggi (highest price) akan membentuk bayangan atas.

    3. Harga terendah. Lalu pada harga terendah (lowest price) akan membentuk ekor bawah.

    Harga terkini. Selanjutnya, lihat pula harga terkini yang diperjualbelikan pada jangka waktu tertentu.

    harga terkini doji candlestick

    Itu dia penjelasan mengenai definisi dan cara membaca Doji candlestick. Pastikan Anda sudah memahami hal ini agar trading aset kripto Anda lebih menguntungkan. Memahami pola ini akan memudahkan Anda dalam menyusun strategi dan memprediksi kenaikan atau penurunan harga di kemudian hari.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenali Definisi dan Cara Menggunakan Candle Marubozu

    Sebagai seorang investor, Anda perlu mengetahui kapan waktu tepat untuk membeli atau menjual aset kripto. Jika salah melangkah, kerugian bisa mendatangi Anda. Ketika mencari data soal aset kripto tertentu, Anda akan disuguhkan sebuah grafik bernama candlestick chart. Grafik berbentuk seperti lilin ini menunjukkan informasi mengenai harga suatu aset kripto pada rentang waktu tertentu. 

    Biasanya, grafik ini digunakan para investor dan trader untuk membantu memprediksi kenaikan atau penurunan harga. Kenaikan harga ditandai warna hijau, sementara penurunan harga ditandai warna merah.

    Apa itu Candle Marubozu?

    Candlestick memiliki banyak pola yang menunjukan tren pasar aset kripto. Salah satu pola yang paling mudah diidentifikasi adalah candle Marubozu atau Marubozu candlestick. Candle Marubozu adalah salah satu pola candlestick yang digunakan untuk analisis teknis sebuah aset kripto, saham, komoditas, atau instrumen keuangan lain. 

    Ciri-ciri Candle Marubozu yaitu:

    1. Memiliki body candle yang sangat panjang. 
    2. Harga penutupan dan harga pembukaan biasanya memiliki jarak yang cukup jauh. 
    3. Pola ini tidak memiliki upper dan head shadow, yang berarti bahwa harga sebuah aset dibuka pada titik tertinggi dan akan ditutup di titik terendah, begitu juga dengan sebaliknya. 

    Jenis-jenis candle Marubozu

    Marubozu candlestick memiliki tiga jenis pola yang menunjukkan keadaan tren pasar yang berbeda-beda. Pola tersebut dibedakan menjadi Marubozu full, open, dan close. Berikut penjelasannya.

    1. Marubozu full

    Marubozu full merujuk pada candle Marubozu yang memiliki harga buka dan tutup yang flat dan tanpa sumbu pada seluruh pola candlestick. Pola ini hanya berbentuk persegi panjang berwarna merah yang berarti bearish atau hijau yang artinya bullish.

    2. Marubozu open

    marubozu open

    Pola yang satu ini terlihat dari pembukaan yang rata dan penutupan pada arah yang berlawanan. Marubozu open menggambarkan bahwa aset hanya bergerak ke satu arah sejak periode pembukaan. Jika pola candle Marubozu berwarna merah, hal ini menandakan bahwa harga tidak pernah mengalami kenaikan sejak pembukaan. Sebaliknya, jika pola berwarna hijau, berarti harga tidak pernah mengalami penurunan. Tidak seperti pola Marubozu full, pola Marubozu open bisa memiliki shadow atau bayangan.

    3. Marubozu close

    marubozu close

    Pola Marubozu close adalah kebalikan dari Marubozu open. Pola ini tidak memiliki bayangan saat penutupan harga. Hal ini menunjukkan bahwa harga mungkin bergerak ke satu arah saat harga pembukaan, kemudian bergerak ke arah berlawanan tanpa ada kenaikan lagi. Pola seperti ini akan menunjukkan shadow di bagian atas.

    candle marubozu

    Bagaimana Cara Membaca Marubozu Candlestick?

    Memahami cara baca candle Marubozu akan membantu Anda mengetahui kuatnya perdagangan suatu aset. Tidak hanya itu, pola ini juga bisa menambah wawasan yang berguna untuk memprediksi masa depan pasar. 

    Namun, pola ini tidak sering terjadi pada pergerakan grafik di pasar. Karena jarang terjadi, saat candle Marubozu muncul, pasar cenderung sedang menguat. Misalnya, ketika Marubozu bullish terjadi, hal ini berarti kondisi bull masih kuat dan mampu menahan tekanan dari short seller. Dalam kasus tertentu, kondisi ini mengarah pada kelanjutan tren naik.

    Untuk lebih memahami Marubozu candlestick, Anda perlu mengetahui cara membacanya.

    1. Jika pola candle Marubozu menunjukkan pola tren bullish (Marubozu Putih) terjadi di akhir tren naik, maka ada kemungkinan tren akan berlanjut.

    bullish marubozu

    2. Namun, jika Marubozu Putih terjadi di tren turun, kemungkinan besar akan terjadi pembalikan.

    downtrend marubozu

    3. Sebaliknya, jika pola candle Marubozu menunjukkan tren bearish (Marubozu Hitam) terjadi di akhir tren turun, maka kemungkinan tren ini akan berlanjut.

    bearish marubozu

    4. Sementara itu, bila pola tersebut terjadi di akhir tren naik, maka besar kemungkinan akan terjadi pembalikan.

    uptrend candle marubozu

    Untuk benar-benar memberikan kepastian kondisi pasar kripto, mengandalkan candle Marubozu saja tidak cukup. Akan lebih baik jika investor dan trader juga melihat pola candlestick yang muncul setelah pola Marubozu.

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Hammer Candlestick dalam Trading Kripto

    Agar berhasil dalam investasi maupun trading, Anda perlu menguasai analisis teknis, salah satunya adalah dengan mengetahui cara membaca candle Marubozu. Hal ini akan membantu Anda dalam memprediksi tren pasar di kemudian hari. Pastikan pula saat berinvestasi Anda melakukannya di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan ekosistem yang terintegrasi satu sama lain, investasi dan trading kripto pun jadi lebih mudah.

    Yuk, langsung bergabung dengan  komunitas Tokocrypto untuk menyimak informasi terbaru mengenai dunia kripto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk, Simak Penjelasan Lengkap Mengenai Bid dan Ask!

    bid dan ask

    Ketika Anda baru mulai berinvestasi, baik investasi saham maupun kripto, Anda akan bertemu dengan berbagai istilah, termasuk di antaranya adalah bid dan ask. Kedua istilah ini akan Anda temui pada investasi saham dan jual-beli aset kripto. Bid dan ask adalah komponen penting yang tidak terpisahkan. Jika Anda belum memahami apa itu bid dan ask, simak penjelasannya berikut ini!

    Apa itu bid dan ask?

    Secara umum, bid diartikan sebagai harga atau penawaran maksimum suatu aset. Sebaliknya, ask adalah harga atau penawaran minimum yang ditawarkan untuk membeli suatu aset. Dapat disederhanakan bahwa bid berarti beli, sedangkan ask artinya jual. Hal ini juga berlaku dalam investasi aset kripto. 

    Ketika bertransaksi dengan aset kripto, Anda akan menemukan bid pada kolom buy dalam order book, sementara ask berada di kolom sell. Biasanya, harga tawaran akan bernilai lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga penawaran. Perbedaan angka pada tawaran dan penawaran disebut juga dengan spread, yakni imbalan atau keuntungan yang diterima oleh platform.

    Bid-ask spread dalam transaksi kripto

    Tidak hanya ada istilah bid dan ask, dalam dunia kripto dikenal pula istilah bid-ask spread. Istilah ini merujuk pada suatu kondisi di mana jumlah harga permintaan lebih banyak daripada harga bid suatu aset. Sederhananya, bid-ask spread merupakan selisih harga tertinggi kripto yang ditawar pembeli dengan harga terendah yang diterima oleh penjual.

    Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa seseorang yang ingin menjual aset kriptonya akan menerima sejumlah harga penawaran, sedangkan orang yang ingin membeli aset kripto akan membayar harga sesuai dengan permintaan penjual.

    Baca Juga: Strategi Penggunaan Bollinger Band Scalping Agar Profit!

    Menghitung bid-ask spread sangatlah mudah. 

    Misalnya, harga bid sebuah aset kripto adalah US$5000, sedangkan harga permintaan untuk aset tersebut adalah US$5.100 . Maka, bid-ask spread dari aset kripto tersebut sebesar 100 dolar AS. 

    Anda juga bisa mengubahnya ke dalam bentuk persentase, yakni dengan membagi bid-ask spread dengan harga permintaan terendah. Maka, akan ditemukan hasil bid-ask spread sebesar 5%.

    Jika calon pembeli membuat penawaran dengan harga yang lebih tinggi, maka spread ini akan ditutup. Begitu pula jika calon penjual membuka penawaran aset kripto dengan harga yang lebih rendah.

    bid-ask spread

    Bid-ask spread itu untuk apa?

    Bid-ask spread digunakan untuk melihat likuiditas. Spread tinggi menunjukan likuiditas rendah, sedangkan spread rendah menunjukkan likuiditas tinggi.

    Bagaimana likuiditas ini mempengaruhi orang-orang dalam mengambil keputusan?

    Setiap aset memiliki harga tertinggi yang bersedia dibayar oleh pembeli dan harga terendah yang penjual bersedia untuk terima. Jumlah harga tersebut bisa berbeda-beda. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan likuiditas pada masing-masing aset kripto.

    Beberapa pasar lebih likuid jika dibandingkan dengan pasar lainnya dan hal ini harus terlihat pada spread yang lebih rendah. Pada dasarnya, price taker atau trader akan meminta likuiditas, sementara market maker akan memasok likuiditas.

    Misalnya, aset paling likuid di dunia saat ini adalah mata uang fiat. Pada mata uang fiat, harga tertinggi pembelian dan harga terendah penjualan memiliki selisih yang sangat kecil, bahkan bisa diukur melalui pecahan sen.

    Hal sebaliknya terjadi pada saham dan aset kripto. Keduanya merupakan aset yang kurang likuid, bahkan bisa memiliki spread 1 hingga 2 persen dari harga permintaan yang terendah. 

    Selisih harga ini dapat menjadi kisi-kisi yang memperlihatkan risiko ketika market maker menawarkan asetnya. Contohnya, kontrak berjangka bisa saja mempunyai harga permintaan terendah pada aset yang mewakili harga yang jauh lebih tinggi daripada perdagangan ekuitas atau valas.

    Itulah informasi menarik sepuar bid dan ask dalam kripto. Untuk mulai berinvestasi, yuk gabung di Tokocrypto sebagai platform terpercaya! Dengan sistem layanan yang sudah terintegrasi, kegiatan investasi aset kripto pun akan lebih mudah. 

    Yuk, simak berbagai informasi seputar kripto  di website Tokocrypto, Instagram, serta Twitter! Juga jangan lupa untuk bergabung di komunitas Tokocrypto. Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tertarik Mainkan Game NFT Sorare? Simak Penjelasan Ini Dulu Yuk!

    Permainan berbasis non-fungible token (NFT) terus menunjukkan perkembangannya dengan munculnya berbagai jenis permainan yang menyenangkan. Game NFT menarik minat banyak orang karena tidak hanya sekadar menyelesaikan misi atau bertarung dengan lawan, tetapi juga memungkinkan pemainnya untuk memperoleh pemasukan tambahan. 

    Anda sering menemukan permainan sepak bola seperti FIFA atau PES. Namun, bagaimana dengan permainan sepak bola yang sudah mengadopsi NFT? Saat ini, permainan tersebut sudah tersedia, namanya adalah Sorare. Apa itu Sorare dan bagaimana cara bermainnya? Simak penjelasan berikut ini!

    Apa itu Game Sorare?

    nft game sorare

    Sorare merupakan game sepak bola fantasi yang menggunakan NFT. Sama seperti permainan sepak bola umumnya, Anda menggunakan bintang sepak bola profesional dengan statistik masing-masing di lapangan, seperti assist dan gol, yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk poin. Tujuan permainan ini adalah untuk mengalahkan pemain lain di liga dengan mengumpulkan lebih banyak poin.

    Namun, karena memanfaatkan NFT, tentunya Anda tidak hanya bermain, tetapi juga bisa membeli, memiliki, atau menjual kartu pemain digital. Kartu-kartu ini merupakan kartu dari 100 tim berlisensi, seperti Juventus, Liverpool FC, AC Milan, Real Madrid, Paris Saint-German FC, dan lain sebagainya.

    Hal yang Membuat Game Sorare Spesial

    game nft sorare

    Meski sekilas tampak sama seperti permainan sepak bola lainnya, Sorare lebih spesial karena menyatukan beberapa hal yang disukai orang, yakni sepak bola, permainan fantasi, item yang bisa dikoleksi seperti NFT, serta cara bermain yang belum pernah dilakukan dalam permainan lain.

    Sebagai contoh, NBA Top Shot menjadi salah satu koleksi NFT terbesar. Sayangnya, NBA Top Shot tidak memiliki unsur permainan selain tantangan berdasarkan koleksi kartu digital individu. Sementara itu, Sorare mempunyai unsur permainan kompetisi bergaya fantasi. Hal inilah yang membuat game Sorare ini begitu spesial.

    Cara Kerja Game Sorare

    1. Permainan ini menawarkan beberapa liga yang bisa Anda ikuti, seperti liga pemula untuk pemain pemula, liga regional tertentu, atau liga untuk pemain di bawah umur tertentu. 
    2. Setelah bergabung dengan liga, Anda bisa membuat lineup baru setiap minggunya, kemudian bermain menggunakan kartu yang Anda punya. 
    3. Anda juga bisa membentuk kelompok dengan beberapa kartu pemain yang didapatkan menggunakan mata uang kripto. 
    4. Setiap akhir minggu, poin permainan akan diakumulasi berdasarkan kinerja semua pemain di dunia nyata. Pemain yang memiliki poin terbanyak akan mendapatkan hadiah berupa ETH dan kartu langka.

    Cara Bermain Game Sorare

    Untuk mulai bermain Sorare, ikuti langkah berikut:

    Anda perlu daftar di situs Sorare terlebih dahulu. Khusus pemain yang baru mendaftarkan akun, Sorare akan memberikan 10 kartu biasa. Kartu tersebut tidak bisa diperjualbelikan karena tidak memiliki nilai di dunia nyata, tetapi bisa digunakan pada liga. 

    Setelah mendapatkan kartu, bergabunglah ke Rookie League. Liga ini adalah liga yang sudah diatur untuk para pemain baru. Di sini, Anda perlu membentuk tim Anda dengan memilih lima kartu. 

    • Ke tiga, menjadi manajer.

    jika Anda telah mengikuti sampai empat liga atau bermain selama empat minggu, maka Anda akan dipromosikan menjadi manajer baru. Anda juga bisa membentuk tim dengan kartu pemain jika Anda menang, atau tukarkan kartu Anda di Transfer Market.

    Di Sorare, Anda juga bisa menjual pemain. Caranya sangat mudah, yakni dengan membuat galeri, maka Anda akan menemukan seluruh koleksi kartu. Cukup dengan memilih salah satu kartu, maka akan terbuka kotak yang menunjukkan opsi penjualan kartu. Masukkan harga yang Anda inginkan, kemudian klik “Sell my card”, maka kartu Anda akan dipasarkan dan tersedia untuk dibeli oleh manajer lain.

    • Ke lima, menghasilkan uang di Sorare.

    Nah, untuk menghasilkan uang di Sorare, Anda perlu membuat strategi yang kuat. Dengan memiliki strategi dan draft pemain terbaik, Anda bisa memperbesar peluang untuk menang. Tentu saja, jika menang, Anda akan mendapatkan rewards berupa poin, mata uang kripto SOR, atau kartu NFT dengan nilai jual yang tinggi. Kartu tersebut bisa Anda jual juga di marketplace Sorare. 

    Salah satu ciri khas NFT adalah barang koleksi bernilai tinggi. Konsep ini diadopsi oleh berbagai permainan, salah satunya Sorare. Melihat perkembangan NFT, tidak mengherankan jika  semakin banyak kolektor NFT bermunculan. 

    Bila Anda salah satunya, pastikan untuk membeli NFT pada marketplace terpercaya seperti TokoMall rumah para kreator NFT lokal. 

    Ingin belajar NFT? Yuk, gabung juga di komunitas resmi TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pengertian Mata Uang Kripto, Penjelasan dan Cara Kerjanya

    Selama pandemi COVID-19 yang dimulai sejak Maret 2020, tren investasi mengalami peningkatan yang signifikan. Meski harga saham sempat anjlok, bagi beberapa orang kondisi tersebut justru merupakan momen untuk membeli saham dalam jumlah besar. Akhirnya, investasi pun menjadi tren, tak hanya untuk saham, tapi juga instrumen lainnya seperti emas, reksa dana, hingga kripto.

    Saat ini, mata uang kripto menjadi instrumen investasi yang tengah naik daun. Tidak hanya populer di Indonesia, kripto juga populer di berbagai negara. Mata uang digital ini menawarkan berbagai keuntungan yang akhirnya membuat sebagian besar orang penasaran dan mencoba untuk berinvestasi. 

    Apa Itu Mata Uang Kripto dan Bagaimana Cara Kerjanya? 

    Mata uang kripto adalah jenis mata uang digital yang terpusat pada sebuah jaringan bernama Blockchain. Mata uang ini dijamin oleh kriptografi, yaitu sebuah metode untuk melindungi informasi dan saluran komunikasi dengan menggunakan kode. 

    Mata uang digital ini bisa digunakan untuk bertransaksi secara peer-to-peer tanpa perantara pihak ketiga. Salah satu negara yang sudah sangat akrab dengan kripto adalah Nigeria. Di Nigeria, mata uang kripto bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di toko online dengan memanfaatkan smartphone

    Cara kerja mata uang kripto bisa disederhanakan melalui tiga kata kunci, yakni digital, terenkripsi, dan terdesentralisasi. Tidak seperti mata uang konvensional yang dikontrol oleh otoritas sentral, mata uang kripto sepenuhnya dikontrol dan dikelola oleh pengguna melalui internet.

    5 Mata Uang Kripto yang Tren pada November 2021

    Banyak mata uang kripto yang mengalami peningkatan harga setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut ini beberapa aset kripto yang sedang tren pada November 2021:

    1. Shiba Inu (SHIB)

    Shiba Inu atau SHIB baru dibuat pada pertengahan 2020. Saat ini, memecoin ini begitu viral dan populer di kalangan investor kripto. Shiba Inu berdiri di atas blockchain Ethereum. Meski harganya masih di bawah satu sen, Shiba Inu menunjukkan peningkatan yang signifikan beberapa kali. 

    Dengan harga awal hanya sebesar $0.0000000014, kini SHIB mengalami peningkatan pesat hingga menjadi $0.00007392 saat memasuki bulan November 2021. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah didongkrak dengan cuitan Elon Musk, peluncuran DEX tersendiri bernama ShibaSwap, juga diborong secara besar-besaran oleh whale beberapa waktu lalu.

    2. Dogecoin (DOGE)

    Mata uang kripto satu ini memiliki logo yang sama dengan SHIB, yakni anjing ras Jepang Shiba Inu. Berkat pengusaha nyentrik Elon Musk, Dogecoin (DOGE) menjadi topik yang viral dan menarik banyak sekali investor. Meski berawal dari sebuah candaan pada 2013 lalu, kini Dogecoin menjadi salah satu mata uang kripto yang paling diminati. 

    Tidak seperti kebanyakan kripto lainnya yang memiliki batasan jumlah uang yang dibuat, Dogecoin tidak memiliki hal itu. Dogecoin bebas membuat jumlah uang sebanyak apa pun. Harga Dogecoin (DOGE) pada 2017 hanyalah sebesar $0,0002. Pada November 2021, harganya berhasil meningkat dan berada di $0.3304.

    3. Ether (ETH)

    Jika berbicara soal mata uang kripto, sebagian besar orang pasti sudah mengenal Ether (ETH). Mata uang kripto ini kerap kali menjadi pilihan para investor untuk menanamkan uangnya. Ether menjadi kesukaan para pembuat program karena berfungsi sebagai penggerak blockchain kenamaan Ethereum yang menjanjikan berbagai fitur dan pengembangan, seperti smart contract dan NFT. 

    Selama lima tahun terakhir, Ether menunjukkan perkembangan yang begitu mengagumkan. Harganya meningkat hampir 40.000%, mulai dari $11 menjadi lebih dari $4,800 saat memasuki bulan November. Selain itu, kapitalisasi pasar Ether juga telah mencapai lebih dari $520 miliar.

    4. Cardano (ADA)

    Mata uang kripto satu ini terkenal karena metode validasi bukti kepemilikannya. Metode tersebut dapat mempercepat waktu transaksi serta mengurangi penggunaan energi dan dampak lingkungan. Caranya dengan menghilangkan aspek kompetitif dan pemecahan masalah dari verifikasi transaksi.

    Layaknya ETH yang mendukung Ethereum, ADA juga mendukung platform-nya sendiri, Cardano, yang memiliki smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. ADA mengalami peningkatan harga sebesar 10.000% yang tercatat sejak 2017. Harga ADA saat itu adalah $0.02, sedangkan saat memasuki bulan November  2021, harganya meningkat menjadi $2,2786.

    Baca Juga: Simak Penjelasan Lengkap Mengenai Cardano Coin!

    5. Solana (SOL)

    SOL merupakan altcoin yang diluncurkan pada 2020 oleh Solana Foundation. Koin yang satu ini menjadi salah satu primadona trader dan investor karena kenaikannya yang signifikan. Bagaimana tidak, harga SOL pada 17 Februari 2021 berada di angka $8.2226 atau berkisar Rp 117 ribu. Lalu 9 bulan kemudian tepatnya 17 November 2021, SOL berada di level harga $213.79 atau Rp 3 juta! 

    Nah, salah satu penyebab SOL mengalami kenaikan drastis adalah inovasi pada blockchain-nya yang sedang berjalan dan menunjukkan progress positif.

    Itulah beberapa jenis mata uang kripto yang melonjak saat pandemi. Tertarik untuk berinvestasi? Langsung saja memulai investasi melalui Tokocrypto, platform pertukaran mata uang kripto termudah dan teraman. Anda bisa menjual, membeli, dan berinvestasi berbagai jenis mata uang kripto. 

    Tokocrypto juga menyediakan informasi-informasi penting yang bisa menambah wawasan Anda mengenai mata uang kripto. Jangan lupa follow media sosial Instagram dan Twitter Tokocrypto untuk mendapatkan informasi menarik lainnya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dewan Penasihat Syariah Malaysia: Crypto Punya Potensi Besar

    Setelah Dewan Penasihat Syariah Malaysia mengizinkan perdagangan aset digital pada Juli 2020 lalu, pertumbuhan mata uang crypto di Malaysia tampak bullish. Warga Malaysia mulai terbuka menjadikan aset digital sebagai aset investasi.

    Dilansir dari The Malaysian Reserve, Dr. Modh Daud Bakar meyakini bahwa perkembangan aset digital termasuk crypto memiliki potensi yang sangat besar. Namun, tantangan yang saat ini harus dihadapi adalah kurangnya pemahaman mengenai kelas aset. Sehingga menghambat adanya adopsi yang besar terhadap mata uang crypto ini.

    Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Kenapa Pasar Crypto DeFi Naik Tajam Sejak Juni

    Ketua Dewan Penasihat Syariah Komisi Sekuritas Malaysia tersebut juga menyampaikan bahwa hanya 2% warga Malaysia yang memiliki pengetahuan mengenai mata uang crypto. Hal ini disampaikan ketika menjadi pembicara di SCxSC Fintech Conference 2020 di Kuala Lumpur pada 6 Oktober 2020 lalu.

    Lebih lanjut, ia juga menambahkan saat ini mata uang crypto belum dianggap sebagai alat pembayaran yang sah menurut hukum agama di Malaysia. Di sisi lain, crypto secara resmi telah menjadi aset komoditas yang dapat diperjual/belikan, tetapi dengan syarat tidak mendukung sesuatu yang ribawi. Nilainya harus dapat diukur seperti emas dan perak.

    “Ini adalah alat tukar, dan kami tidak bisa menghentikan orang lain untuk menggunakan komoditas sebagai alat tukar. Ini sama baiknya dengan membeli tiket elektronik atau komoditas di pasar.”

    Tidak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa adopsi aset digital di Malaysia akan membuka banyak area menarik lainnya. Termasuk potensinya untuk terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital dunia.

    Baca juga: Dewan Syariah Malaysia Izinkan Investasi dan Perdagangan Cryptocurrency

    Setelah kenaikan harga Bitcoin yang drastis pada 2017 silam, membuat perdebatan terkait izin mengenai crypto dalam hukum Islam. Dikutip dari Cointelegraph, CEO FinTek di Indonesia Matthew Martin berpendapat bahwa crypto lebih mungkin diizinkan berdasarkan hukum Islam dibandingkan dengan fiat. Mengingat crypto memiliki dasar Proof-of-work daripada hutang.

    Meskipun Malaysia merupakan negara sekuler, tetapi lebih dari 60% warganya mempraktikan Islam dalam sudut pandang bermasyarakat.

    Dengan adanya kejelasan regulasi dan hukum terkait crypto di malaysia, Dr. Bakar juga menambahkan,

    “Ini akan membuka peluang untuk memanfaatkan crypto sebagai komoditas atau sebagai investasi di perusahaan.”

    Saat ini, sudah ada tiga bursa pertukaran mata uang crypto berlisensi, seperti Luno Malaysia, Tokenize Malaysia, dan Sinegy Technologies.

    Informasi ini dapat dibaca kembali disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com