Tag: Mata uang kripto

  • Ingin Belajar Crypto? Persiapkan 10 Hal Berikut untuk Pemula!

    Investasi aset kripto saat ini masih naik daun dan bisa saja akan semakin menjamur. Tak heran jika semakin banyak orang dari berbagai kalangan yang mulai menunjukkan ketertarikannya pada jenis investasi satu ini. Bila Anda salah satunya, ada baiknya Anda melakukan persiapan terlebih dahulu sebelum terjun ke dalam investasi aset kripto. Salah satu persiapan yang perlu dilakukan adalah belajar crypto

    Namun, tidak melulu soal harga dan modal, belajar crypto dari sisi edukasi dan psikologis juga diperlukan. Yuk, simak selengkapnya!

    Baca juga: Pengertian Mata Uang Kripto, Penjelasan, dan Cara Kerjanya

    10 Hal yang Perlu Anda Cari Tahu Saat Belajar Crypto

    Sebagai seorang investor, tentu Anda perlu tahu ke mana uang Anda diinvestasikan. Maka dari itu, penting untuk belajar crypto dan mengetahui apa itu aset kripto bila Anda ingin mengucurkan dana ke dalam dunia kripto ini.

    Mengenal apa itu sistem blockchain?

    illustrasi cara kerja blockchain

    Sebelum memahami tentang aset kripto, Anda perlu lebih dahulu mengenal apa itu blockchain. Ditinjau dari segi bahasa, blockchain terdiri dari dua kata yakni block dan chain. Block berarti kumpulan data. Tiap data tersebut saling terhubung melalui chain atau rantai kriptografi. 

    Mudahnya kita bisa menganggap blockchain sebagai buku besar yang merupakan sistem pencatatan setiap transaksi yang tersimpan dalam database digital dan selalui diperbaharui secara real time

    Lalu apa hubungannya blockchain dengan aset kripto?

    Memahami aset kripto

    Aset kripto merupakan sebuah aset digital yang berjalan di atas sistem blockchain. Bila memiliki aset kripto, Anda bisa menggunakannya untuk melakukan transaksi virtual berbasis jaringan internet. Aset kripto dinilai memiliki keamanan tingkat tinggi karena perlindungannya menggunakan sandi-sandi rahasia yang rumit, namanya kriptografi. Dari sini jugalah nama aset kripto itu berasal.

    Jika sudah mengenal apa itu aset kripto, langkah berikutnya sebelum mulai berinvestasi adalah melihat sisi hukum aset kripto.

    Mempelajari apakah aset kripto itu legal atau tidak?

    Aset kritpo dinyatakan legal merujuk pada peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Komoditi Berjangka (BAPPEBTI) sejak 2019. 

    Namun yang perlu digarisbawahi adalah aset kripto di Indoensia legal sebagai komoditas yang diperdagangkan bukan sebagai alat pembayaran. Ini tercantum pada Peraturan Bappebti Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

    Mengetahui apakah aset kripto itu haram atau tidak?

    Untuk pernyataan ini, beberapa ulama di Indonesia memiliki beberapa pandangan yang berbeda. Melansir dari keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ada 3 poin terhadap pembahasan apakah aset kripto halal atau tidak. Diantaranya:

    • Penggunaan aset kripto (cryptocurrency) sebagai mata uang hukumnya haram, karena gharar (transaksi yang mengandung ketidakpastian), dharar (merugikan salah satu pihak), dan bertentangan dengan Undang-Undang nomor 7 tahun 2011 dan Peraturan Bank Indonesia nomor 17 tahun 2015. 
    • Aset kripto sebagai komoditi/aset digital dapat menjadi tidak sah diperjualbelikan apabila mengandung gharar, dharar, qimar (spekulatif) dan tidak memenuhi syarat sil’ah secara syar’i, yaitu: ada wujud fisik, memiliki nilai, diketahui jumlahnya secara pasti, hak milik dan bisa diserahkan ke pembeli.
    • Aset kripto sebagai komoditi/aset yang memenuhi syarat sebagai sil’ah dan memiliki underlying serta memiliki manfaat yang jelas, maka hukumnya sah untuk diperjualbelikan.

    Sedangkan dilansir dari situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), Yenny Wahid, pendiri Islamic Law Firm (ILF) dan Direktur Wahid Foundation menyatakan bahwa uang kripto dinilai halal oleh sebagian pihak karena sistem mata uang kripto justru lebih terbebas dari riba dibanding bank konvensional. Hal ini dikarenakan sistem blockchain uang kripto ini menjalankan transaksi langsung tanpa perantara.

    Mempelajari aset kripto yang ingin Anda beli

    Mengenal aset kripto yang ingin Anda investasikan adalah hal utama yang wajib Anda lakukan sebelum mulai berinvestasi. Anda bisa melakukannya dengan mencari tahu bagaimana aset ini bekerja, sistem apa yang dipakai, serta bentuk-bentuk aset kripto yang beredar.

    tokonews sebagai tempat belajar crypto

    Saat ini, sudah banyak artikel informatif yang bisa menjadi acuan Anda ketika belajar crypto. Salah satunya artikel-artikel dari Tokocrypto. Dengan membaca berita terkini serta tips dalam melakukan investasi aset kripto, perjalanan Anda sebagai investor juga akan lebih mudah.

    Mempelajari risiko investasi aset kripto

    Setiap investasi memiliki risiko, begitu pula dengan aset kripto. Setelah mengenal aset kripto yang ingin Anda investasikan tadi Anda bisa mulai mengukur risiko investasinya.

    Apa saja yang membuat aset kripto berisiko? Berikut di antaranya:

    1. Tingginya fluktuasi aset kripto

    Secara umum fluktuasi atau naik-turunnya nilai aset kripto sangatlah tinggi atau bersifat volatile. Jika nilai suatu aset kripto melonjak tinggi dalam satu hari, tidak menutup kemungkinan aset ini akan terjun bebas pada hari berikutnya.

    1. Tanpa underlying asset

    Tidak hanya fluktuasi tinggi, aset kripto juga tidak memiliki aset keuangan yang dijadikan acuan dasar dari harga derivatif (underlying asset). Tidak adanya underlying asset ini akan mempertaruhkan keamanan serta kendali aset kripto.

    1. Maraknya kejahatan dan penipuan
    belajar pump and dump crypto

    Selain itu, sama dengan instrumen investasi lainnya yang dapat ditemukan banyak penipuan, dalam investasi aset kripto juga kerap ditemui, seperti penipuan berkedok ICO (Initial Coin Offering), modus pump and dump atau penipuan marketing, dan penipuan ketika melakukan transaksi.

    Mempelajari risk/reward ratio

    ilustrasi risk and reward ratio

    Risk/reward ratio pada kripto merupakan sebuah metrik pengukuran yang bisa membantu para trader aset kripto dalam meminimalisasi risiko dan memaksimalkan profit yang diperolehnya. Dikarenakan bertujuan untuk memperoleh keuntungan, metrik ini pun banyak digunakan dan dianggap sebagai salah satu metrik terkuat yang ada di dunia kripto, lho!

    Sebab, metrik ini bisa bekerja dengan menggunakan dua komponen saja, yaitu stop loss dan take profit. Cara kerja dari risk/reward ratio ini adalah dengan menghitung secara matematis mengennai potensi kenaikan dan penurunan yang sekiranya akan terjadi pada suatu aset kripto, dengan memanfaatkan harga masuk, perintah stop loss dan take profit. Jadi, selain tujuannya yang bisa menarik perhatian trader, penggunaannya pun cenderung mudah dan akurat sehingga cocok untuk trader pemula.

    Menghitung jumlah uang yang aman untuk diinvestasikan

    hasil investasi dari belajar crypto

    Ketika mulai berinvestasi, ingatlah untuk memakai uang dingin. Uang dingin merujuk pada uang yang diperkirakan tidak akan terpakai dalam jangka pendek untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini guna menghindari arus kas yang berantakan bila nilai investasi Anda menurun.

    Lantas, bagaimana cara menghitung uang dingin?

    Sederhananya, Anda bisa mulai dengan membuat ilustrasi berdasarkan pendapatan yang Anda peroleh tiap bulannya. Komponen yang harus ada dalam ilustrasi tersebut adalah pendapatan bulanan, operasional, dana darurat, investasi, dan lain-lain yang bisa disesuaikan dengan hobi atau kebiasaan Anda. Uang dingin tersebut bisa Anda peroleh berdasarkan sisa dana setelah dikurangi dengan pengeluaran operasional yang sifatnya primer. 

    Setelah mengurangi dengan biaya operasional, sisa dana ini lah yang disebut dengan ‘uang dingin’, di mana nantinya akan Anda alokasikan sebagian untuk investasi. Sebenarnya, tidak ada aturan yang pasti mengenai nominal uang dingin seseorang. Namun, Anda bisa menggunakan hitungan persentase seperti misalnya 50% pendapatan akan disisihkan untuk biaya operasional, dan 50% sisanya alias ‘uang dingin’ untuk dana darurat, investasi dan lainnya.

    Tahu cara memiilih exchange terpercaya

    tampilan halaman utama tokocrypto

    Kripto merupakan aset yang terbilang baru. Maka dari itu, kegiatan pertukarannya pun masih terbatas. Ini membuat banyak oknum tak bertanggung jawab memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan penipuan. Bila Anda baru mulai berinvestasi, berhati-hatilah. Pastikan Anda memilih platform pertukaran aset kripto yang legaldan telah terdaftar di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), seperti Tokocrypto.

    Memahami tantangan psikologis saat trading

    efek fomo dari investasi

    Masalah psikologis yang sering dihadapi saat orang akan berinvestasi dan trading adalah FOMO (Fear of Missing Out). Meski banyak orang sudah berinvestasi, jangan memaksakan diri jika diri Anda belum siap berinvestasi. 

    Tips satu ini juga berlaku ketika Anda sudah memiliki sebuah aset kripto. Biasanya, akan ada aset yang sedang naik daun dan mengundang investor untuk membeli asetnya. Sebelum memutuskan untuk ikut membeli, pelajari terlebih dahulu aset kripto itu. Hal ini juga akan melindungi Anda dari adanya tindak penipuan. 

    Begitu pula sebaliknya, ketika banyak orang yang menjual aset, jangan langsung ikut-ikutan menjualnya juga. Pastikan Anda sudah mengerti apa yang akan Anda lakukan, serta risiko apa yang bisa Anda dapatkan dari tindakan tersebut. 

    Sebab, saat ini pihak-pihak termasuk market maker yang tidak bertanggung jawab terus berkeliaran, di mana mereka memanfaatkan kondisi FOMO pada trader pemula ini dan dengan sengaja membuatnya mengalami kerugian. Maka dari itu, pastikan Anda selalu menambah pengetahuan baru tentang aset kripto, salah satunya dengan membaca tips and trick hingga panduan pembelajaran kripto di Tokonews.

    Nah, itu dia sepuluh tips yang perlu Anda ketahui sebelum terjun ke dunia investasi aset kripto. Yuk, bergabung juga dengan komunitas Tokocrypto di Discord untuk belajar crypto bareng!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Altcoin Seasons?, Yuk Kenalan Dengan Istilah Trading Ini

    Kini, dunia aset kripto telah diramaikan oleh banyaknya aset yang menarik dan tentunya potensial, tidak kalah dengan pamor Bitcoin. Banyak investor dan trader yang ikut mencoba peruntungan di berbagai aset kripto tersebut dan membuat dominasinya meluas. Ternyata, tren ini dikenal dengan sebutan altcoin season. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, baca artikel ini sampai selesai!

    Altcoin Season dan Penyebab Terjadinya

    Sebelum membahas mengenai altcoin season, yuk, kenali apa itu altcoin terlebih dahulu. 

    Apa itu Altcoin?

    Altcoin, kependekan dari alternative coin, merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan aset kripto yang diterbitkan dan diperjualbelikan setelah Bitcoin. Seperti namanya, altcoin ini hadir dengan tujuan memberikan alternatif bagi para pegiat aset kripto dalam berinvestasi.

    Apa itu Altcoin Season?

    Jadi, altcoin season atau alt season berarti suatu musim di mana beberapa altcoin teratas memiliki kinerja dan potensi yang sangat baik, bahkan harganya melampaui harga Bitcoin dan US Dollar. Periode alt season ini biasanya dihitung selama 90 hari. 

    Kapan Alt Season Terjadi?

    Alt season pertama kali terjadi pada tahun 2017, di mana Bitcoin sedang dalam perjalanan menuju kejayaannya dan mulai banyak altcoin yang diluncurkan di blockchain Ethereum dengan memanfaatkan smart contract. 

    Hal ini menarik perhatian banyak investor sehingga bermigrasi dan mencari peruntungan di altcoin. Dikutip dari Mail & Guardian, tidak menutup kemungkinan bahwa alt season akan terjadi di penghujung tahun 2021, dengan kenaikan ETH yang signifikan saat ini sebagai katalisnya.

    Apa indikator Alt Season sedang terjadi?

    Jika 75% dari 50 aset kripto teratas pada market cap memiliki kinerja lebih baik dari Bitcoin dalam 90 hari terakhir, maka dapat dikatakan bahwa sedang terjadi alt season. Namun, terdapat beberapa aset kripto yang tidak termasuk dalam 50 aset kripto teratas yaitu Stablecoin, misalnya Tether dan DAI, juga Asset Backed Tokens seperti wBTC, stETH, hingga cLINK.

    Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai apakah saat ini sedang terjadi alt season atau tidak, Anda bisa melihat Altcoin Season Index di situs Blockchain Center.

    Apa Penyebab Altcoin Season?

    Peristiwa ini tidak semerta-merta terjadi begitu saja lho, walaupun memang tidak memiliki penyebab yang pasti. Namun, ada tiga hal yang mendorong terjadinya alt season, nih

    Pertama, maraknya migrasi investor ke altcoin yang disebabkan oleh bull-run pada pasar Bitcoin. Di mana para investor yang mengantongi keuntungan dari Bitcoin akan membelanjakan keuntungan tersebut di pasar altcoin. 

    Kedua, mulai ramai pembaharuan teknologi yang dilakukan oleh proyek kripto termasuk altcoin, salah satu contohnya adalah penggunaan mekanisme Proof of Stake (PoS). 

    Ketiga, pengaruh dari para influencer aset kripto. Sebagai contoh, tweet Elon Musk pada awal 2021 mengenai Dogecoin berhasil membuat harganya meroket.

    tweet dogecoin elon musk 1

    Salah satu cuitan Elon Musk pada April 2021 yang berhasil mendongkrak harga Dogecoin sehari setelahnya

    Selayaknya siklus musim yang berganti dari musim panas menjadi musim dingin, peristiwa ini juga terjadi di dunia kripto, lho. Di mana selain terdapat altcoin season, juga terdapat musim lainnya yang disebut dengan crypto winter. Namun, apa saja perbedaan di antara keduanya? 

    Perbedaan antara Altcoin Season dan Crypto Winter

    1. Berdasarkan pengertian atau definisi

    Sebenarnya, secara terminologi keduanya memiliki arti yang berbeda. Alt season mendefinisikan sejumlah altcoin yang kinerja dan harganya lebih unggul dari pasar Bitcoin. Sementara itu, crypto winter mengacu pada pasar kripto yang mulai dingin dan hilang peminat, bahkan pergerakan harga pun tidak menolong. 

    2. Berdasarkan kondisi pasar

    Berkat definisi tersebut, lahirlah perbedaan selanjutnya, yaitu kondisi pasar. Jika alt season menunjukkan pasar aset kripto yang menghijau terutama yang terjadi pada altcoin, maka crypto winter menunjukkan pasar aset kripto yang lesu khususnya Bitcoin, ditandai dengan penurunan harga sebesar 80 sampai 90 persen dari all-time high.

    3. Berdasarkan periode berlangsungnya

    Perbedaan lainnya adalah periode berlangsungnya. Seperti yang sudah disinggung di atas, alt season umumnya berlangsung selama 90 hari saja. Sementara itu, crypto winter bisa terjadi dan bertahan selama 2 hingga 3 tahun lamanya. Saat pasar sudah kembali diminati dan perdagangan meningkat, maka sebutannya berubah menjadi crypto spring.

    4. Berdasarkan waktu terjadinya

    Selain itu, perbedaan selanjutnya adalah waktu terjadinya. Jika alt season terakhir kali terjadi pada 2017 hingga awal 2018, maka crypto winter terjadi sepanjang tahun 2018 dan yang paling baru adalah 2021. Sebagaimana yang telah disebutkan, crypto winter lekat dengan kondisi pasar Bitcoin, sehingga ditandai dengan anjloknya harga Bitcoin dalam waktu yang lama.

    Sebenarnya, alt season masih berhubungan dengan crypto winter, terutama yang melibatkan Bitcoin atau Bitcoin winter. Dikarenakan saat alt season terjadi, otomatis harga Bitcoin akan melemah dan berpotensi menyebabkan Bitcoin winter. Akan tetapi, hal ini tentunya tidak selalu terjadi saat harga Bitcoin melemah, ya, karena bisa saja hanya menandakan bearish market. Bitcoin winter hanya terjadi saat harganya jatuh dalam waktu lama dan terlihat sulit untuk bangkit lagi.

    5 Altcoin Terpopuler Sepanjang Tahun 2021

    Setelah membahas altcoin season dan perbedaannya dengan crypto winter, berikut ini sudah kami rangkum 5 altcoin terpopuler sepanjang tahun 2021 yang bisa Anda jadikan referensi:

    1. Ethereum (ETH)

    Sebagaimana yang telah kita semua tahu, bahwa Ethereum (ETH) menjadi salah satu altcoin yang populer di tahun 2021. Bagaimana tidak, sepanjang tahun 2021, ETH terus melakukan pengembangan yang membuat harganya juga ikut meningkat dan bertahan di peringkat 2 market cap. ETH mencatat all-time high terbarunya pada 9 November 2021 lalu di angka 4,837.59 USD. 

    2. Cardano (ADA)

    Selain ETH, altcoin yang tak kalah melejit adalah Cardano (ADA). Sejak awal kemunculannya di 2017, mekanisme Proof of Stake (PoS) ADA berhasil menarik banyak investor untuk membelinya. Meskipun sempat mengalami pasang surut, ADA berhasil meraih all-time high di angka 3.10 USD pada September lalu dan kini menduduki peringkat 4 sebagai aset kripto terbesar yang ada di market cap.

    3. Solana (SOL)

    Menyusul ADA, di peringkat 6 market cap terdapat altcoin Solana (SOL) yang juga populer sepanjang tahun 2021. SOL memang telah mengalami kenaikan harga di awal tahun, tetapi di pertengahan tahun harganya signifikan meningkat. Hal ini disebabkan adanya inovasi yang dilakukan para developer SOL, membuat SOL banyak diminati. Pada 6 November 2021, SOL mencetak rekor harga tertingginya sebesar 260.06 USD.

    4. Polkadot (DOT)

    Altcoin yang satu ini cenderung lesu di awal 2021. Namun, kini Polkadot (DOT) berhasil menduduki peringkat 8 di market cap. Salah satu penyebabnya adalah peluncuran parachain pada blockchain Polkadot, yang memungkinkan blockchain untuk meng-handle satu juta transaksi per detik dan menjadi lebih terukur dalam koneksi antar blockchain. DOT meraih all-time high sebesar 55 USD pada 4 November 2021 lalu.

    5. Dogecoin (DOGE)

    Dogecoin (DOGE) juga berhasil menjadi altcoin yang paling populer dan menarik perhatian. Altcoin yang juga dianggap sebagai memecoin ini bertengger di peringkat 9 pada market cap. Puncak popularitas DOGE terjadi pada Mei 2021, dengan mencetak all-time high senilai 0.7376 USD. Hal ini dapat terjadi salah satunya berkat cuitan Elon Musk mengenai koin yang berlogo hewan anjing ini. Meski sempat koreksi, DOGE masih menjadi altcoin pilihan di 2021.

    Baca Juga: Harga Dogecoin Melejit, Elon Musk Pemicu Naiknya Dogecoin?

    Sambil menunggu altcoin season yang diprediksi akan terjadi di akhir tahun 2021, Anda bisa mencoba membeli sederet altcoin terpopuler tersebut di Tokocrypto, lho. Yuk, langsung daftarkan diri dan selesaikan KYC Anda di www.tokocrypto.com sekarang!  Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung juga dengan Group Telegram Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Shiba Inu yang Harganya Meroket Belakangan Ini!

    Mata uang kripto atau aset kripto menjadi investasi yang semakin digemari oleh banyak orang akhir-akhir ini. Mengikuti fenomena ini, semakin banyak pula jenis mata uang kripto baru yang bermunculan di pasar kripto, salah satunya adalah Shiba Inu token atau SHIB.

    Kemunculan SHIB ini menarik perhatian banyak orang. Bahkan, SHIB diperkirakan akan menggantikan Dogecoin (DOGE), sebuah altcoin yang punya kemiripan dengan SHIB. Hal ini dapat dilihat dari lonjakan harga jual SHIB pada Oktober 2021 lalu. Yuk, simak informasi selengkapnya!

    Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

    Apa itu Shiba Inu (SHIB)? 

    SHIB dibuat pada Agustus 2020 dan bergerak di atas blockchain Ethereum. Pendirinya sendiri dikenal dengan nama samaran Ryoshi. Alasan Ryoshi memilih Ethereum sebagai platform-nya adalah karena adanya kesamaan tujuan antara Ethereum dan SHIB, di mana Ethereum memiliki tujuan yang jelas dan tidak berlebihan.

    SHIB hadir sebagai aset kripto dengan memiliki sejumlah tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi salah satu bursa terdesentralisasi atau DEX dengan nama SHIBASWAP. DEX berguna dalam memperdagangkan kripto secara peer-to-peer, sehingga tidak perlu melibatkan perantara atau pihak ketiga. 

    Selain itu, SHIB akan memfokuskan terhadap pertukaran NFT dengan mengutamakan para seniman yang karya seninya terkait dengan ras anjing Shiba Inu. Seiring perkembangannya, SHIB juga bertujuan untuk mendonasikan keuntungan yang diperoleh kepada yayasan penyelamat anjing ras Shiba Inu di dunia.

    Mengapa SHIB Menarik? 

    Pada akhir Oktober lalu, SHIB mencetak new all time high pada angka US$0,00005486. Dengan mencetak all time high terbaru itu, SHIB resmi menjadi aset kripto terbesar ke-11 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$21,5 miliar.

    Jumlah tersebut merupakan rekor ketiga SHIB dalam empat hari. Token ini pertama kali mencetak all time high pada nilai US$0,00004442 setelah melonjak 60%. Saat itu, SHIB merupakan aset kripto terbesar ke-13. Dua hari kemudian, SHIB kembali memecahkan rekor dan menetapkan all time high terbaru pada nilai US$0,00004853.

    3 Penyebab Kenaikan Harga dan Kapitalisasi Pasar SHIB 

    Kenaikan harga dan kapitalisasi pasar SHIB bukanlah tanpa alasan. Melihat kenaikan yang begitu tinggi dalam waktu relatif singkat, setidaknya ada tiga alasan yang mendasari lonjakan tersebut, yaitu:

    1. Cuitan Elon Musk

    Kenaikan harga yang tinggi ini tidak lepas dari Elon Musk. Nampaknya, CEO Tesla ini masih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap naik-turunnya harga aset kripto.

    Awal Oktober lalu, Elon Musk mengunggah cuitan di Twitter. Dalam cuitan tersebut, ia mengunggah foto anak anjing ras Shiba Inu yang sedang berada di mobil Tesla. Memang, Elon Musk tidak secara langsung membahas soal token SHIB. 

    Shiba Inu token

    Namun, token tersebut memiliki nama dan logo yang sama dengan anak anjing milik Elon Musk yang membuat banyak orang berasumsi bahwa Elon Musk mendukung token SHIB. Akibatnya, para pegiat aset kripto langsung ramai memborong SHIB dan membuat volumenya meningkat sampai 770% dalam satu hari. 

    Sebelumnya, pada Mei 2021, hal serupa juga terjadi. Elon Musk membalas sebuah cuitan yang mengunggah foto anjing ras Shiba Inu dengan berkata “I’m looking for a shiba pup!”. Cuitan itu menyebabkan lonjakan harga SHIB hingga 1.050%.

    2. Peluncuran DEX ShibaSwap

    Shiba inu - shibaswapPada bulan Juni lalu, SHIB berhasil meluncurkan sebuah bursa terdesentralisasi atau DEX, yakni ShibaSwap. ShibaSwap rencananya akan dimiliki oleh komunitas SHIB dengan biaya yang terjangkau. Selain itu, keunikan lain dari ShibaSwap adalah terminologi yang digunakan tidak terlalu serius, seperti “staking” yang diganti dengan “bury”.

    3. Diborong secara Besar-besaran Oleh Whale

    Shiba tokenKenaikan harga SHIB juga sangat dipengaruhi oleh Whale. Pada awal November 2021 kemarin, SHIB diborong secara besar-besaran oleh Whale. Whale adalah julukan untuk investor yang mengalirkan dana ke kripto. Dikabarkan bahwa Whale membeli 20 triliun SHIB senilai lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp14 miliar dalam satu kali transaksi.

    Itu dia ulasan mengenai token Shiba Inu. Umurnya masih sangat baru, sehingga masih diperlukan pemantauan lebih lanjut mengenai kestabilannya. 

    Jika Anda tertarik untuk berinvestasi aset kripto, lakukan di exchange yang aman dan terpercaya seperti Tokocrypto. Jual beli Bitcoin dan aset kripto lainnya di Tokocrypto lebih mudah, cepat, dan aman. Anda juga bisa mengetahui berbagai informasi terbaru soal dunia kripto di Tokonews, Instagram, dan Twitter. Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Yuk, investasi sekarang juga!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Tren Harga Bitcoin di Desember Tahun 2020

    Jika Anda tertarik dengan dunia investasi Anda mungkin perlu mempertimbangkan jenis investasi yang satu ini, yaitu Bitcoin. Bitcoin adalah cryptocurrency atau mata uang digital yang kini popularitasnya tengah naik daun. Selain Bitcoin, ada beberapa mata uang digital lainnya seperti Ethereum, Litecoin, Ripple, dan Monero. Menempati urutan teratas, Bitcoin menjadi mata uang digital yang paling digandrungi saat ini karena nilainya yang tinggi. Seperti apakah tren harga Bitcoin dari tahun ke tahun? Sebelum itu, mari kita melihat sejarah singkat perjalanan Bitcoin.

    Pada Januari 2009, seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto pertama kali menciptakan Bitcoin. Menganut sistem peer to peer, Bitcoin disebut sebagai alat transaksi langsung yang tidak membutuhkan perantara layaknya bank konvensional. Namun, Anda tidak perlu ragu dengan keamanan bertransaksi dengan Bitcoin. Bitcoin menggunakan kriptografi sebagai fungsi keamanan dasar, misalnya memastikan bahwa penggunaannya hanya dapat digunakan oleh pemiliknya dan tidak boleh dilakukan lebih dari satu kali. 

    Dewasa ini banyak orang yang memperjualbelikan Bitcoin sebagai salah satu kegiatan berinvestasi dan memperoleh profit yang cukup banyak. Hal ini dikarenakan harga Bitcoin yang melejit hingga ratusan juta rupiah pada tahun 2017 silam. Seperti apa perjalanan Bitcoin dari tahun ke tahun? Mari kita simak ulasannya.

    Tren Harga Bitcoin dari Tahun ke Tahun

    Pada awal kemunculannya di tahun 2010, satu keping Bitcoin atau satu BTC terhadap rupiah dihargai senilai Rp. 451. Tiga tahun kemudian, harganya berubah menjadi Rp. 800 ribu per koin. Dapat disimpulkan bahwa dalam tiga tahun nilai Bitcoin melonjak sebesar 177.383% atau naik 1.773,83 kali dari nilai awalnya. 

    Selang satu tahun kemudian, harga BTC mencapai lebih dari Rp. 266 juta per keping. Artinya, dalam empat tahun Bitcoin kembali naik sebesar 33.250% atau 332,5 kali lipat dari nilainya pada tahun 2013 yaitu Rp. 800 ribu.  

    Di tahun 2017, Bitcoin mencapai puncak tertingginya sebesar $20.000 atau senilai Rp. 285.71 juta rupiah. Harga yang sangat menggiurkan. Tidak hanya itu, Bitcoin pun telah mendorong lebih dari 1.600 mata uang digital lainnya untuk memasuki pasar. 

    Namun, sangat disayangkan pertumbuhan nilai Bitcoin yang terus melejit terhenti sampai di situ dikarenakan China melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk transaksi. Saat itu Bitcoin terhadap rupiah diperjualbelikan seharga kisaran Rp. 58 juta per satu BTC. 

    Tren Harga Bitcoin pada Tahun 2020

    Di tahun 2020, pertumbuhan nilai Bitcoin kembali menggeliat. Di bulan Mei 2020, harga Bitcoin diperjualbelikan senilai $9.040 per satu BTC atau setara dengan Rp. 135,6 juta dan relatif stagnan di kisaran $9000-$9.500. Lalu, pada bulan Juli 2020 nilai Bitcoin mengalami kenaikan di kisaran antara $10.200 dan $11.800 dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 15%. Untuk pertama kalinya harga Bitcoin kembali melewati angka $11.000 sejak 2019. 

    Di bulan November 2020, harga Bitcoin kembali meningkat senilai $15.002 per satu BTC. Nilai tersebut dianggap sebagai nilai tertinggi sejak pencapaian rekor tertingginya di akhir tahun 2017 lalu. Kenaikan harga tersebut dikarenakan pasar mulai menganggap aset investasi lain terlalu tinggi sehingga aset kripto menjadi tujuan utama. 

    Harga Bitcoin Desember 2020

    Di akhir tahun 2020, harga Bitcoin menyentuh $28,990. Hal ini berkaitan dengan adanya rencana halving. Halving adalah proses di mana pendapatan berupa Bitcoin yang didapatkan penambang dari proses mengurai algoritma matematika berkurang setengahnya. Proses ini bertujuan mengurangi pasokan Bitcoin yang masuk ke pasar sehingga bisa mendongkrak harga.

    Prediksi ini sejalan dengan perkiraan Jeth Soetoyo selaku pendiri dan CEO bursa aset kripto Pintu. Ia memprediksi di akhir tahun ini harga Bitcoin berpeluang naik menjadi $15.000 atau setara dengan Rp. 222 juta. Menurutnya hal itu sangat mungkin terjadi bergantung pada permintaan pasar. 

    Setelah menyimak ulasan di atas Anda mungkin berpikir berinvestasi Bitcoin adalah investasi yang menjanjikan. Namun Anda tetap harus berhati-hati dan jangan mudah tergiur. Pastikan Anda memilih bursa yang tepat dan aman untuk bertransaksi. Kunjungi Tokocrypto untuk melihat tren harga Bitcoin dan kemudahan berinvestasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Buff Dogecoin: Cara Mendapatkan Aset Kripto Yang Sempat Viral Ini!

    Sebuah token berbasis “meme” bernama Buff Dogecoin sedang viral akhir-akhir ini, yang merupakan sebuah kripto yang baru dibentuk dan dipublikasikan pada pertengahan 2021 lalu. Tujuan dari pembuatan token ini adalah untuk menjadi versi yang lebih baik dari Dogecoin (DOGE).

    Salah satu hal yang menyebabkan popularitas memecoin ini adalah komunitasnya yang kuat. Banyak investor kripto yang ikut membeli token ini akibat ketenarannya sehingga menyebabkan peningkatan harga. Jika Anda tertarik untuk berinvestasi pada aset kripto satu ini, simak ulasan berikut ini untuk mengetahui cara mendapatkan Buff Dogecoin!

    Peningkatan Penjualan hingga 5000% 

    Memecoin adalah salah satu aset yang populer di kalangan investor kripto. Di tengah populernya memecoin, ada satu memecoin yang mengalami peningkatan penjualan sangat tinggi, yaitu Buff Dogecoin yang mulai tenar akibat adanya apresiasi hingga 5000% hanya dalam satu hari, tepatnya pada 21 September 2021. 

    Sebelumnya, mayoritas pasar kripto cenderung meremehkan aset kripto ini. Namun, kenaikannya mematahkan anggapan yang salah dari pihak-pihak yang meremehkannya. Setelah kenaikan tersebut, aset kripto ini terkoreksi dan bergerak sedikit di bawah harga. Tetapi, pada bulan berikutnya, harganya kembali naik. Setelah kabar aset kripto satu ini melantai di Coinmarketcap dan Coingecko, para investor pun ramai mencari tahu cara mendapatkan aset kripto satu ini dan membeli koin dengan lambang Shiba Inu ini. Akibatnya, harganya kembali naik hingga 35%.

    Perbedaan Buff Dogecoin dengan Dogecoin (DOGE) 

    cara mendapatkan buff dogecoin

    Buff Dogecoin adalah token yang diciptakan dengan tujuan untuk memperbaiki koin pendahulunya, yakni Dogecoin (DOGE). Ia bergerak di atas Binance Smart Chain dan punya sifat deflasi akibat adanya mekanisme burn yang tinggi. Dikabarkan bahwa token burn akan dilakukan dua kali lipat lebih banyak dari sebelumnya tanpa jadwal yang pasti.

    Mekanisme burn ini dilakukan agar token semakin langka. Jika sebuah token langka, maka semakin meningkat pula harga jualnya. Hal inilah yang membedakan Buff Dogecoin dengan Dogecoin. Jika Buff Dogecoin menggunakan model deflasi, maka Dogecoin menggunakan model inflasi. Artinya, jumlah Dogecoin yang beredar akan terus meningkat.

    Selain itu, perbedaan juga terdapat pada visi dan misi dari dibentuknya koin-koin ini. Tim Buff Dogecoin mengatakan bahwa tujuan akhir dari token ini adalah untuk donasi terkait persoalan perlindungan hewan dan lingkungan. Misalnya seperti konservasi hutan atau perawatan hewan yang ditelantarkan. 

    Aset kripto ini juga memiliki tujuan lain, yakni membuat bursa NFT yang menggunakan Buff Dogecoin sebagai alat tukar. Namun, untuk saat ini hal tersebut masih menjadi sebatas rencana. Umur yang masih sangat muda. Ia baru saja melewati fase pertama, yaitu perkenalan di media sosial.

    Saat ini, aset kripto satu ini tengah memasuki fase kedua, ditandai dengan melantainya jenis aset kripto ini di pasar Coinmarketcap dan Coingecko. Hal ini mendorong komunitas aset kripto ini semakin menguat.

    Masih ada berbagai fase yang harus dilewati Buff Dogecoin, yakni fase tiga yang ditandai dengan melantainya aset kritpo satu ini di bursa-bursa yang lebih populer. Lalu ada fase empat di mana akhirnya aset kripto ini akan menerbitkan bursa NFT dan menjadikan tokennya sebagai alat tukar utama. Ada juga fase terakhir, yakni tahap pertumbuhan dan realisasi tujuan awal aset kripto ini.

    Tabel cara mendapatkan buff dogecoin

    Cara Mendapatkan Buff Dogecoin

    Untuk mendapatkan Buff Dogecoin, Anda bisa membelinya di PancakeSwap. Namun, sebelum membelinya, pastikan Anda telah mengisi saldo pada Trust Wallet menggunakan BNB karena aset kripto ini berjalan di atas Binance Smart Chain. Untuk mendapat BNB, Anda bisa membelinya di Tokocrypto lalu transfer ke Trust Wallet.

    Setelah mengikuti langkah di atas, berikut langkah selanjutnya  yang bisa Anda ikuti: 

    1. Buka Trust Wallet
    2. Klik menu DApss dan scroll ke bawah untuk menemukan menu PancakeSwap
    3. Setelah masuk ke dalam PancakeSwap, pastikan Anda sudah mengubah jaringan ke Smart Chain karena aset kripto satu ini berjalan di atas Binance Smart Chain
    4. Kemudian klik connect wallet untuk menghubungkan Trust Wallet Anda dengan PancakeSwap agar saldo BNB yang sudah terbeli tadi bisa digunakan untuk membeli aset kripto ini
    5. Setelah itu, klik select a currency pada kolom to untuk mencari Buff Dogecoin yang ingin dibeli
    6. Karena token ini masih terbilang baru, maka Anda harus menyalin copy address pada  website resmi Buff Dogecoin ke dalam PancakeSwap lalu klik import
    7. Sebelum memasukkan nominal , Anda harus mengubah Slippage ke angka 12%
    8. Langkah selanjutnya, Anda sudah bisa memasukkan nominal yang diinginkan, klik swap dan approve
    9. Selamat, sekarang Buff Dogecoin sudah di tangan Anda!

    Itulah ulasan mengenai cara mendapatkan Buff Dogecoin, pengertian, serta perbedaannya dengan Dogecoin. Bagaimana? Anda tertarik untuk berinvestasi Buff Dogecoin? Aset kripto yang satu ini masih sangat baru sehingga Anda perlu memahami risikonya sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

    Baca Juga: Berikut Tips Investasi Kripto untuk Pemula Agar Gak FOMO!

    Hindari FOMO (Fear of Missing Out) yang pada akhirnya bisa merugikan Anda. Ada baiknya jika Anda berinvestasi kripto pada platform aman dan tepercaya seperti Tokocrypto

    Anda juga akan mendapatkan banyak informasi terbaru mengenai mata uang kripto di website resmi Tokocrypto. Jangan ketinggalan juga informasi menarik lainnya di Instagram dan Twitter official Tokocrypto.

    Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto!

    Salam to the moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Koin Micin Potensial: Temukan Rekomendasi dan Cara Memilihnya Disini!

    Saat ini, jenis aset  kripto yang tersebar di berbagai platform sudah mencapai ribuan. Biasanya, kebanyakan investor hanya melihat mata uang yang terkenal dan memiliki kapitalisasi besar seperti Bitcoin, Ethereum, dan lain sebagainya. Padahal, banyak aset  kripto lainnya yang memiliki potensial untuk memberikan keuntungan yang disebut koin micin

    Sebuah istilah unik tengah ramai jadi perbincangan di antara para crypto geek akhir-akhir ini, yakni koin micin. Koin micin kini tengah menjadi incaran para crypto geek.  Kira-kira kenapa koin micin kini banyak diminati hingga popularitasnya meningkat, ya? Yuk, kenalan lebih lanjut dengan koin micin lewat ulasan di bawah ini!

    Apa itu Koin Micin? 

    Apa itu Koin Micin?

    Koin micin adalah aset kripto yang bisa membuat pemiliknya kaya jika strategi yang digunakan berhasil, tetapi bisa juga sebaliknya. 

    Aslinya, micin merupakan sebuah penyedap rasa untuk membuat masakan terasa lebih enak meski harganya murah. Istilah “micin” digunakan pada dunia kripto untuk menggambarkan hal serupa. 

    Koin micin merujuk pada aset  kripto yang berkapitalisasi pasar sangat rendah dengan harga murah, tetapi suplai tokennya sangat besar. Biasanya, koin micin merujuk pada koin atau token  yang baru dirilis dan sering kali tidak punya tujuan.

    Mengapa Orang Tertarik dengan Koin Micin?

    Mengapa Orang Tertarik dengan Koin Micin?

    Banyak orang yang mulai menaruh minat pada koin micin karena harganya yang sangat terjangkau. Hanya dengan mengeluarkan uang beberapa ratus ribu Rupiah, Anda bisa mendapatkan ratusan ribu koin atau token

    Selain itu, meski harganya sangat murah, koin micin tetap memiliki potensi keuntungan yang besar. Bayangkan jika Anda memiliki satu juta koin, maka kenaikan nol koma sepersekian Dolar tentu akan sangat terasa.

    Cara Memilih Koin Micin yang Potensial

    Cara Memilih Koin Micin yang Potensial

    Koin micin memang tampak menggiurkan dengan harganya yang murah dan potensi keuntungan yang besar. Namun, Anda tetap harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli koin micin, lho! Berikut kiat dalam memilih koin micin yang potensial:

    1. Up to date dengan mengikuti berita

    Bergabunglah dalam komunitas kripto dan selalu perhatikan berita terbarunya. Biasanya orang-orang yang rajin memantau industri mata uang kripto ini akan mendapatkan lebih banyak informasi soal koin yang berpotensi membawa keuntungan.

    2. Pilih koin yang memiliki fundamental kuat

    Sebuah aset  kripto yang bagus adalah yang memiliki tujuan jelas, bukan hanya berfokus pada keuntungan. Artinya, koin micin berpotensial adalah koin yang memiliki fundamental kuat. Anda perlu melihat program dan tujuan apa yang akan dibuat pengembang koin di masa depan. Biasanya hal tersebut bisa Anda temukan di website resmi koin.

    3. Pilih koin atau token dengan supply yang tidak berlebihan

    Tips berikutnya adalah memilih koin micin dengan supply yang tidak berlebihan. Jumlah supply koin atau token ini akan sangat memengaruhi perkembangan harga koin. Semakin sedikit supply koin atau token, maka akan semakin bagus untuk dimiliki.

    4. Perhatikan komunitas yang ada di dalamnya

    Kripto yang baru berkembang biasanya masih sangat bergantung pada komunitasnya. Komunitas atau kelompok ini mampu membawa dan mengubah pergerakan grafik harga koin dalam jangka panjang. Jika Anda ingin berinvestasi pada koin micin, pilihlah koin atau token micin yang memiliki komunitas solid.

    5. Pakai uang dingin

    Dalam berinvestasi koin micin, usahakan untuk memakai uang dingin. Jadi, seandainya Anda tidak mendapatkan keuntungan, maka finansial Anda tidak akan terganggu. Perlu diingat kembali bahwa setiap jenis investasi memiliki risikonya masing-masing, termasuk koin micin.

    Rekomendasi Koin Micin 

    Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi pada koin micin, berikut ini beberapa rekomendasinya untuk Anda:

    1. SafeMoon

    Koin micin pertama datang dari token yang bernama SafeMoon. SafeMoon sendiri diluncurkan pada Maret 2021 dan merupakan token DeFi yang berjalan di protokol Safemoon sendiri. SafeMoon dapat menarik perhatian para crypto geek. Setidaknya berdasarkan Coinmarketcap (17/11), SafeMoon memiliki watchlist sebanyak 1.689.346 dan harga Safemoon  adalah Rp0.04847 per tokennya.

    2. Shiba Inu

    Shiba Inu menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, dilihat dari jumlah pemiliknya yang hampir mencapai 60.000. Saat ini, Shiba Inu sudah memiliki ShibaSwap, sebuah platform pertukaran terdesentralisasi (DEX). Pada bulan Oktober lalu, berdasarkan data dari Coinmarketcap, Shiba-Inu mampu mencapai all time high pada nilai US$0,00004853 dan berhasil menjadi aset kripto terbesar di peringkat 11. 

    Baca juga Mengenal Shiba Inu, Token Pengganti Dogecoin?

    3. Hoge Finance

    Satu hal yang membuat Hoge Finance menarik adalah proyek platform crowdfunding kripto. Proyek ini sangat jarang dilakukan oleh sebuah aset kripto. Selain itu, Hoge Finance juga menjalankan proyek lainnya seperti wallet staking untuk kegiatan donasi kemanusiaan. 

    Itu dia penjelasan mengenai koin micin dan beberapa rekomendasinya untuk Anda. Meski tampak menggiurkan, tetap pahami risiko dari investasi yang Anda lakukan, ya. Untuk kegiatan investasi kripto yang lebih aman dan mudah, sebaiknya gunakan platform yang terpercaya seperti Tokocrypto

    Kunjungi website Tokocrypto untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru mengenai dunia kripto. Jangan lupa juga untuk follow Instagram dan Twitter Tokocrypto agar Anda tidak ketinggalan berbagai informasi dan promo menarik. Nah, kalau Anda masih bingung dengan investasi/trading kripto, yuk, gabung di Group Telegram Tokocrypto sekarang juga!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Digital Asset? Simak Pengertian dan Contohnya Disini!

    Dahulu seseorang dinilai memiliki kekayaan jika ia mempunyai aset nyata yang bisa dilihat secara langsung. Seperti, tanah, rumah atau logam mulia. Seiring terus berkembangnya jaman, kini bentuk kekayaan seseorang tidak melulu dilihat dari fisiknya saja. Namun ada aset lain, yang dinamakan aset digital atau digital asset.

    Apa itu Digital Asset?

    Menurut Securities.io, digital asset adalah segala sesuatu yang ada dalam data biner yang berdiri sendiri, dapat diidentifikasi secara unik, dan memiliki nilai atau kemampuan untuk digunakan. 

    Digital asset memiliki kelebihan dari segi kemudahan, kecepatan, dan juga fleksibilitas. Yang berarti, Anda dapat mudah dalam mengakses aset tersebut, memperoleh, dan juga Anda tak perlu menyiapkan tempat penyimpanan yang besar. Berbeda jika Anda memiliki aset nyata seperti emas atau surat berharga, Anda pun pastinya membutuhkan penyimpanan tersendiri yang aman, dan tak jarang bahkan harus memakai jasa bank untuk menyimpannya. 

    Contoh Aset Digital  

    Kepemilikan digital asset akan dicatat dengan ketat secara digital dan dikendalikan langsung oleh pemiliknya. Berikut adalah contoh-contoh digital asset yang bisa Anda miliki: 

    Kedua instrumen investasi ini memang sudah dikenal banyak orang sejak lama. Lantas, apa sih yang membuat kedua instrumen investasi ini bisa menjadi bentuk asset digital? Karena kini transaksi dari kedua instrumen investasi tersebut sudah bisa dilakukan secara online melalui sebuah sekuritas. 

    Nantinya, Anda bisa melihat, memantau, top-up atau bahkan menjual saham atau reksa dana melalui aplikasi sekuritas tersebut secara online

    Jaman sekarang siapa sih yang tak asing dengan penggunaan sosial media? Akun sosial media ini adalah salah satu bentuk asset digital, lho! Nah, agar sosial media Anda bisa dikatakan sebagai asset digital, penting bagi Anda harus memiliki beberapa pencapaian. Misalnya, membuat isi konten yang fokus pada satu tema atau bidang tertentu, dan juga mempunyai kualitas konten yang baik. 

    Baca Juga: Withdraw Artinya dan Cara Melakukan Withdraw Aset Digital

    Link afiliasi ini biasa disematkan pada platform online, seperti pada blog, akun youtube, instagram dan yang terbaru di TikTok. Kini banyak sekali e-commerce yang menawarkan untuk Anda bergabung menjadi anggotanya. Anda akan mendapat komisi jika pengunjung mengklik link afiliasi dan berbelanja melalui link yang disediakan. Anda juga bisa lho menjadikan afiliasi ini sebagai asset digital. Karena secara tidak langsung melalui cara ini Anda dapat menghasilkan pundi-pundi uang.

    Aset kripto merupakan sebuah komoditas yang bisa diperjualbelikan, namun tidak memiliki wujud secara fisik. Aset kripto memiliki sistem yang terdesentralisasi, dan juga menggunakan kriptografi untuk memfasilitasi transaksi.

    Baca juga: Biaya Trading Bitcoin 0% di Tokocrypto. Cek harga BTC USD atau BTC IDR

    Manfaat Mempunyai Aset Digital

    Lantas manfaat apa sih yang bisa didapatkan jika kita memiliki digital asset? Ini dia manfaatnya:

    Manfaat yang pertama dengan memiliki digital asset adalah Anda dapat memiliki pasif income.  Pendapatan pasif sendiri berarti uang yang didapatkan seseorang atas kegiatan ekonomi yang telah ia lakukan tanpa perlu aktif dalam kegiatannya tersebut. 

    Sehingga Anda tetap bisa fokus dengan pekerjaan utama, namun tetap bisa mendapatkan cuan dari memiliki aset-aset tersebut

    Selain menjadi pasif income, aset tersebut juga bisa sebagai dana darurat Anda. Dengan kemudahan dalam mencairkan digital asset, Anda tidak perlu khawatir ketika mengalami kesulitan dan mempunyai kebutuhan yang mendesak.

    Aset digital yang Anda kelola bisa dipindahtangankan kepada istri, anak, ataupun keluarga lainnya yang dianggap berhak mendapatkan aset tersebut. Nah makanya, manfaat terakhir dari memiliki digital asset adalah Anda bisa mewariskannya kepada keluarga. Karena aset ini sifatnya bisa disimpan dalam rentang waktu yang lama sekalipun, sehingga Anda bisa mewariskannya kepada keluarga jika nantinya Anda sudah tidak ada. 

    Itulah penjelasan lengkap mengenai aset digital beserta manfaat dan contohnya. Nah, jika Anda ingin memiliki aset dalam bentuk digital pada aset kripto, daftarkan diri Anda dan segera selesaikan proses KYC di www.tokocrypto.com! Selain itu, Anda juga bisa mengikuti media sosial Tokocrypto untuk mengetahui informasi lengkap lainnya.

    DISCLAIMERBukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Pastikan selalu melakukan research sendiri terlebih dahulu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Teknik dan Cara Menghindari Scam Pump and Dump Crypto

    Dalam trading, terdapat istilah “pump and dump crypto”, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk melambungkan harga suatu aset kripto, untuk kemudian dihempaskan dan kembali berharga rendah. Namun, strategi ini seringkali disalahgunakan dan membawa malapetaka bagi trader dan investor biasa. Kok bisa? Berikut informasi selengkapnya!

    Apa Itu Pump and Dump Crypto? 

    Nah, meskipun strategi ini sudah marak disalahgunakan dan menjadi suatu scam, perlu diketahui mengenai pengertian dan cara kerjanya agar bisa lebih mudah dikenali ketika sewaktu-waktu terjadi di pasar.

    Sesuai dengan namanya, pump and dump merupakan strategi trading yang mencakup kegiatan pump dan dump terhadap suatu aset kripto. Pump berarti kegiatan membeli suatu aset kripto secara besar-besaran, dengan tujuan mendorong peningkatan harga dan permintaan. Sesaat harganya sudah naik dan menarik banyak pembeli, dilakukan dump, yang artinya menjual kembali aset dalam jumlah besar dan membuat harganya menjadi anjlok.

    Bagaimana cara kerja pump and Dump crypto?

    Nah, biasanya, strategi ini dilakukan oleh sekelompok orang yang cukup berperan di pasar. Kegiatan pump and dump pun biasanya tidak memakan banyak waktu, hanya dalam hitungan menit bahkan detik. Sehingga, sulit bagi trader berskala kecil untuk keluar jika sudah terperangkap dalam jebakan scam tersebut.

    Pump and dump sendiri juga memiliki cara kerja yang terstruktur, lho. Pasalnya, para individu terbiasa untuk saling berkelompok dan berdiskusi untuk merencanakan aksi tersebut dari jauh-jauh hari. Mereka, yang dikenal dengan sebutan scammers, mulai mengumpulkan aset kripto saat masih bervolume rendah alias pump. Setelah cukup banyak aset yang telah dikumpulkan, mereka menentukan “tanggal main” untuk melakukan aksi lanjutan yaitu dump.

    Sedikit atau banyaknya aset yang ditimbun dapat dilihat melalui pergerakan harga aset itu sendiri, nih. Ketika harga aset tersebut melonjak drastis dan banyak menarik investor lain untuk ikut membeli, maka saat itulah para scammers bisa memulai aksi dump. Secara perlahan, scammers mulai menjual kembali aset tersebut, yang membuat harga terjun bebas dan kondisi pasar menjadi kacau.

    Contoh Kasus Pump and Dump

    Dikarenakan pump and dump dianggap sebagai strategi yang bisa dilakukan untuk mengeruk keuntungan, strategi ini justru semakin sering disalahgunakan oleh para oknum di pasar aset kripto, lho. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa keuntungan yang dihasilkan setelah melakukan pump and dump ini sangat besar, tetapi aksi ini juga memberikan dampak buruk bagi trader dan investor berskala kecil.

    Hal ini disebabkan karena masih banyak trader pendatang baru yang masih minim pengalaman dan informasi, sehingga tidak sedikit yang ikut terjebak dalam ombak scam pump and dump ini. Sebagai contoh yang baru-baru ini terjadi, yaitu scam yang melibatkan beberapa influencer dari dunia esports dan menyebabkan mereka dikeluarkan dari organisasi yang menaungi mereka.

    Dilansir dari The Motley Fool, beberapa anggota dari FaZe Clan, sebuah organisasi besar yang bergerak di bidang esports asal Amerika Serikat, tertangkap basah ikut serta dalam aksi scam pump and dump pada Juli 2021. Mereka mempromosikan suatu aset kripto baru bernama SaveTheKids, yang bertujuan untuk membantu anak-anak telantar di dunia. 

    Promosi ini tentunya membuahkan hasil, karena telah sukses menarik banyak pembeli dan membuat harganya menjadi meningkat. Setelah itu, pihak yang terlibat di balik token, termasuk para influencer, langsung menjual seluruh aset yang dimiliki. Alih-alih menyisihkan keuntungannya untuk membantu anak-anak telantar, mereka justru kabur dengan membawa sejumlah hasil penjualan dan membuat token tersebut tak ada nilainya. 

    Mekanisme inilah yang sedang marak digunakan oleh para oknum untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri tanpa memedulikan trader lain yang juga berada di pasar. Oleh karena itu, para trader dan investor harus lebih berhati-hati akan pergerakan pasar saat aktivitas trading aset kripto berlangsung.

    Cara Menghindari Scam Pump and Dump

    Sebagai trader dan investor aset kripto, tentunya Anda tidak ingin kan pengalaman Anda di dunia aset kripto terganggu dengan adanya scam pump and dump ini? Nah, ada 3 hal yang bisa Anda lakukan dalam menghindari pump and dump agar tidak terjebak dalam kerugian, yaitu:

    1. Jangan FOMO

    Selain untuk menghindari scam pump and dump, cara ini juga dapat membantu Anda untuk lebih mahir dalam trading di pasar aset kripto, lho. Dengan Anda tidak FOMO atau Fear Of Missing Out, maka Anda lebih bertanggung jawab dalam mengambil keputusan saat trading tanpa harus ikut-ikutan dengan trader lain, dan lebih bisa terhindar dari scam termasuk pump and dump.

    2. Selalu Lakukan Riset

    Berhubungan dengan cara sebelumnya, penting juga bagi Anda untuk selalu melakukan riset, ya. Riset yang dilakukan tentunya harus menyeluruh, mulai dari mendalami asal usul penerbit, melihat penawaran yang diberikan, hingga membaca white paper dari aset kripto yang ingin Anda beli. Anda juga bisa membaca informasi yang update dari sumber terpercaya, seperti Tokonews.

    Selain itu, Anda perlu tahu mengenai kondisi aset kripto tersebut di pasar. Jika aset tersebut masih tergolong kecil tetapi digandrungi secara masif dan dadakan oleh para influencer, maka Anda patut berhati-hati dan menahan diri untuk tidak membelinya lebih dulu, sambil melihat perkembangannya dalam beberapa waktu ke depan.

    3. Waspada Saat Initial Coin Offering (ICO)

    Terakhir, Anda perlu menaruh perhatian lebih terhadap proyek aset kripto yang baru di-listing atau dijual di exchange, yang dikenal dengan sebutan Initial Coin Offering (ICO). Pasalnya, para scammers juga kerap kali memanfaatkan momen ini untuk melakukan aksi pump and dump. Terutama saat momen ICO dari proyek kripto yang potensial tetapi skalanya cenderung kecil.

    Baca Juga: Apa itu ICO (Initial Coin Offering)? Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    Hanya dalam hitungan menit bahkan detik, aset trader bisa langsung lenyap jika terjebak dalam scam yang disebabkan oleh pump and dump crypto. Untuk itu, sebelum trading dan investasi aset kripto, pastikan sudah punya persiapan yang matang dan pilih exchange yang resmi terdaftar di BAPPEBTI agar aman, seperti Tokocrypto. Yuk, daftarkan diri dan selesaikan KYC Anda di www.tokocrypto.com sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ANKR Coin, Aset Kripto Yang Dilirik Para Trader

    Kepopuleran altcoin semakin merajalela di kalangan trader dan juga investor aset kripto, salah satunya adalah ANKR coin dari protokol Ankr. Aset yang satu ini berhasil menarik banyak pembeli akibat sebuah tweet dan juga kerja sama Ankr dengan DEX, yang membuat harganya melambung tinggi. Yuk, ketahui lebih lengkapnya berikut ini!

    Apa itu ANKR Coin?

    Seperti halnya Ethereum dengan aset kriptonya yaitu ETH, protokol Ankr juga memiliki native token tersendiri yang dikenal dengan ANKR coin. Kegunaan dari ANKR tentunya untuk menjaga keberlangsungan ekosistem dari protokol Ankr, utamanya untuk membayar sumber daya dari aktivitas cloud computing antar platform.

    Selain itu, ANKR juga banyak digunakan oleh para investor sebagai aset kripto yang diinvestasikan. Tidak hanya karena harganya yang cenderung murah, ANKR juga dianggap berpengaruh dalam perubahan teknologi. Hal ini dikarenakan protokol yang menaungi ANKR, yaitu protokol Ankr, bergerak menggunakan sistem Web3. Oleh karena itu, ANKR merupakan aset yang berperan penting dalam inovasi yang diciptakan dalam penggunaan internet di masa depan. 

    Nah, agar bisa lebih memahami ANKR, alangkah baiknya untuk kita berkenalan dengan protokol yang menaunginya yaitu Ankr, yuk!

    Serba-Serbi Protokol Ankr

    Ankr merupakan sebuah protokol yang memungkinkan penggunanya untuk mewadahi peluncuran node dalam blockchain dengan biaya yang cenderung rendah. Kehadiran Ankr mempermudah para developer yang ingin membangun sebuah proyek kripto, khususnya dalam penyediaan data dan kode yang diperlukan. Developer hanya perlu memilih rantai mana yang mereka inginkan dan dapat langsung mengolahnya.

    Protokol Ankr menggunakan sistem Web3 yang memaksimalkan kinerja internet untuk memindahkan suatu web ke dalam blockchain, sehingga membuat data dan jaringan menjadi tersedia dan terbuka. Sistem Web3 ini selaras dengan tujuan dari Ankr sendiri, yaitu untuk mendesentralisasikan web.

    Dengan Ankr, memungkinkan para pengguna untuk menyebarkan node di lebih dari 40 blockchain Proof of Stake (PoS), melakukan staking, dan mengakses aplikasi DeFi. Hal inilah yang membuat membuat partisipasi pengguna dalam pengembangan blockchain menjadi lebih mudah.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Proof of Work dan Proof of Stake

    Hingga kini, sudah ada beberapa proyek kripto yang mengadopsi protokol Ankr tersebut dan memungkinkan node-nya tersedia di Ankr. Di antaranya adalah Eth2, Binance, Polkadot, Avalanche, hingga Tezos. Selain itu, sudah terdapat lebih dari 8.000 nodes yang diluncurkan berkat teknologi yang dimiliki Ankr.

    Mengapa Harga ANKR Coin Naik Baru-Baru Ini?

    Keputusan Facebook untuk rebranding menjadi Meta ternyata memberikan pengaruh besar dalam segala bidang, salah satunya adalah aset kripto. Hal ini terbukti dengan harga ANKR coin yang mengalami kenaikan pesat setelah sang founder, Chandler Song, membagikan tweet yang berbunyi, “Crypto needs its own meta.” pada 30 Oktober 2021 lalu. 

    Ankr Coin

    Tentunya, founder dari Ankr ini mengacu pada rebranding yang dilakukan oleh Facebook beserta metaverse yang akan diluncurkannya. Chandler Song mengimplikasikan bahwa peristiwa tersebut bisa dimanfaatkan oleh blockchain dengan menciptakan sebuah inovasi berupa produk baru, yang mungkin akan dilakukan oleh Ankr. Hal inilah yang membuat banyak investor melirik Ankr dan mulai membelanjakan native token-nya, yaitu ANKR.

    Seusai tweet tersebut tersebar luas, harga ANKR langsung naik sebesar 82 persen. Di tanggal 31 Oktober, harganya berhasil menyentuh angka 0.1586 USD dengan volume perdagangan mencapai 2.74 miliar USD. Hal tersebut juga mendorong aset kripto satu ini hingga menjadi buah bibir di kalangan crypto geek.

    Selain karena sebuah tweet, harga ANKR juga mengalami apresiasi berkat kerjasama yang dijalin antara protokol Ankr dan Portal, sebuah DEX yang memungkinkan pertukaran antara BTC dan aset lainnya secara cepat, terlindungi, dan privat. Tujuan dari kemitraan ini adalah tentunya untuk meningkatkan adopsi DeFi. Tercatat pada 2 November 2021 lalu, ANKR menyentuh 0.1514 USD.

    Bagaimana Perkembangan ANKR Coin Saat Ini?

    Selain untuk biaya antar platform, banyak partisipan yang hold ANKR dalam wallet kripto miliknya sebagai investasi. Terbukti dengan apresiasi harga yang dialaminya hingga 700% pada awal tahun 2021. ANKR juga berhasil mencatat harga tertinggi sepanjang masa pada Maret 2021 di angka 0.2252 USD, disebabkan karena keberhasilannya sebagai top validator di Binance Smart Chain.

    Setelah sempat koreksi, harga ANKR kembali melonjak dengan kenaikan sebesar 82% dengan volume mencapai lebih dari 2 miliar USD yang disebabkan oleh cuitan milik sang founder, Chandler Song, pada 31 Oktober lalu seperti yang telah dibahas sebelumnya. Diikuti dengan kenaikan harga selanjutnya pada 2 November yang disebabkan oleh kemitraan antara Ankr dan Portal.

    ANKR memiliki maksimal supply sebanyak 10 miliar ANKR coin, dan saat ini sudah terdapat lebih dari 8.1 miliar ANKR yang tersebar di pasaran. Dilansir dari CoinMarketCap per tanggal 11 November 2021, harga ANKR sedang menurun dan berada di angka 0.1194 USD dengan volume sebesar 168,129,672 USD.

    Lalu, Bagaimana Potensi ANKR Coin di Masa Depan?

    Tidak bisa dipungkiri, ANKR disebut sebagai altcoin yang punya potensi jangka panjang, lho, meskipun kini harganya memang masih fluktuatif. Dikutip dari InvestorPlace, hal ini disebabkan oleh platform Ankr yang memanfaatkan konsep DeFi yang masih akan terus mengalami perkembangan sebagai alternatif dari bank konvensional. 

    Masih berhubungan dengan teknologi pada platform yang menaungi ANKR, sistem Web3 milik Ankr juga diprediksi bisa membawa perubahan besar dalam penggunaan internet di masa depan, sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. Oleh karena itu, ANKR dianggap bermanfaat sebagai aset untuk investasi jangka panjang dan cocok bagi para investor yang ingin berpartisipasi dalam inovasi yang tercipta dalam blockchain juga internet. Ditambah lagi dengan harganya yang kini masih cenderung terjangkau.

    Para trader pemula bisa, nih, menjadikan ANKR coin menjadi pilihan untuk di-hold dalam wallet mengingat harganya yang masih rendah, tetapi punya masa depan yang amat cerah. 

    Yuk, daftar, tuntaskan KYC Anda dan langsung investasi ANKR di Tokocrypto. Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Kamu juga bisa dapat informasi paling update hingga edukasi mengenai dunia kripto lainnya di website Tokonews.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mekanisme dalam Penetapan Pajak NFT dan Cara Bayarnya

    Sudah punya KTP dan memiliki penghasilan? Itu tandanya Anda sudah menjadi seorang Wajib Pajak. Sebagai warga negara yang bijak dan taat hukum, kita harus selalu membayar pajak demi mendukung pembangunan negara. Apa pun itu profesi dan sumber penghasilan Anda, baik itu dari investasi, trading, hingga transaksi NFT, semua dikenakan pajak. Lalu, berapa tarif dan bagaimana cara membayar pajak NFT? Mari simak penjelasannya berikut ini!

    Apa itu NFT?

    Sebelum kita membahas soal pajak NFT dan mekanismenya, pertanyaan yang harus dijawab adalah apa itu NFT? Menurut sejarahnya, NFT (Non-Fungible Token) pertama kali dirilis pada 7 Agustus 2015 dengan koleksi yang diberi nama Terra Nullius. Betul, sudah lewat enam tahun sampai akhirnya tren NFT meledak di seluruh dunia. NFT sendiri artinya tidak bisa digantikan oleh unit atau bentuk yang sama. Lain halnya dengan aset kripto kripto seperti Bitcoin yang bisa ditukarkan dengan BTC lainnya. 

    terra nullius nft

    Source: NFT Evening

    Contoh kasusnya, jika Anda pernah membeli Terra Nullius sejak awal perilisannya, maka Anda tidak bisa menukar Terra Nullius tersebut dengan Terra Nullius lainnya. Alias, Anda merupakan pemilik Terra Nullius satu-satunya. Jadi, NFT yang sudah dibeli tidak bisa ditukar dengan NFT yang sama, hanya bisa ditukar dengan NFT lain. 

    NFT termasuk dalam bagian blockchain Ethereum, protokol dalam aset kripto. NFT bisa berupa apa saja, umumnya seperti gambar, foto, dan lagu. Jadi, bagaimana caranya bisa cuan dengan membeli NFT? Sederhananya, praktiknya seperti mengoleksi seni yang hanya ada satu di dunia. Dengan membeli NFT, artinya Anda membeli kepemilikan atas karya tersebut. 

    Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

    Bagi kreator NFT, mereka bisa menjual karyanya dengan cara yang unik dan menguntungkan. Terlebih jika karyanya viral, maka kreator akan mendapatkan persentase penjualan setiap kali NFT buatannya dibeli atau berpindah kepemilikan. Sementara bagi kolektor NFT, Anda dapat mendapatkan keuntungan ketika nilai NFT tersebut naik dan Anda jual kembali. 

    Benarkah Ada Pajak NFT?

    apakah nft dikenakan pajak

    Beberapa waktu belakangan ini, ramai dibicarakan soal Sultan Gustaf Al Ghozali, kreator NFT Ghozali Everyday yang viral. Ghazali menyambangi kantor pajak dengan niat untuk menjadi Wajib Pajak yang patuh akan hukum. Nah, berapa nominal pajak yang harus dibayar oleh Ghozali atas hasil pendapatan NFT miliknya?

    Sampai artikel ini ditulis, Direktorat Jenderal Pajak menyatakan masih belum ada pemotongan pajak melalui pihak ketiga dalam transaksi NFT dan uang kripto lainnya. Sehingga, mekanisme pajak NFT masih bersifat self-assessment sebagaimana saat kita melaporkan SPT Tahunan. Meski begitu, sudah bisa dipastikan bahwa penghasilan yang didapatkan melalui transaksi NFT ini akan dikenakan pajak. Artinya, semakin besar pendapatan NFT Anda, maka semakin besar pula pajak tahunan yang harus dibayar.

    Baca juga: Serba-Serbi Kolektor Seni dan Caranya dalam Mendapatkan Cuan

    Mekanisme Pembayaran Pajak NFT

    Untuk membayar pajak NFT, ada beberapa cara yang bisa dipilih. Bagi Anda yang baru saja menjajal dunia NFT, melaporkan penghasilan yang disertai dengan bukti penghasilan dari transaksi NFT dalam SPT Tahunan menjadi pilihan yang tepat. Apabila total penghasilan melebihi batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), maka selisihnya akan dikalikan dengan tarif pajak. 

    Kira-kira, begini tarif pajak penghasilan berdasarkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP):

    • Penghasilan hingga Rp60 juta per tahun: tarif pajak sebesar 5%
    • Penghasilan Rp60 juta sampai Rp250 juta per tahun: tarif pajak sebesar 15%
    • Penghasilan Rp250 juta sampai Rp500 juta per tahun: tarif pajak sebesar 25%
    • Penghasilan Rp500 juta sampai Rp5 miliar per tahun: tarif pajak sebesar 30%
    • Penghasilan melebihi Rp5 miliar per tahun: tarif pajak sebesar 35%

    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa baik itu kreator maupun kolektor NFT, mereka juga dapat menggunakan skema PPh Final UMKM yang mematok tarif 0,5% selama memenuhi persyaratannya, ya.

    Jadi, begitulah penjelasan mengenai pajak NFT di Indonesia. Hal yang perlu Anda ingat sebagai kreator juga kreator NFT adalah untuk selalu aware akan pendapatan yang Anda peroleh dari NFT dan langsung sertakan pada self-assessment, ya! Oh iya, jangan ragu untuk mulai menjual atau membeli NFT pertama Anda. Percayakan TokoMall sebagai marketplace NFT pilihan, juga jangan lupa untuk bergabung dengan Komunitas NFT TokoMall di Discord juga Telegram!



    Sumber : news.tokocrypto.com