Tag: MicroStrategy

  • Bertambah Lagi Perusahaan yang Akan Adopsi Mata Uang Kripto

    Tahun ini sepertinya akan menjadi musim adopsi mata uang kripto (cryptocurrency) oleh sejumlah perusahaan atau investor institusional.

    Setelah Tesla, MicroStrategy, Meitu dan lainnya, kini giliran perusahaan investasi (hedge fund) Brevan Howard Asset Management yang berencana mengadopsi mata uang kripto.

    Dilansir dari Bloomberg, perusahaan yang dipimpin oleh Aron Landy ini disinyalir telah mengalokasikan dana investasi sebesar US$ 5,6 miliar atau setara dengan 1,5% dana lindung nilai utamanya.

    Alokasi awal investasi tersebut akan diawasi oleh salah satu pendiri perusahaan investasi crypto Distributed Global, Johnny Steindorff &Tucker Waterman.

    Baca Juga: Investasi Modal Kecil untuk Pemula di 2021

    Bloomberg menggarisbawahi informasi tersebut didapatkan dari seseorang yang enggan disebutkan namanya, dengan alasan informasi tersebut bersifat internal.

    Langkah tersebut bisa jadi merupakan sinyal yang baik bagi ekosistem mata uang kripto. Hal tersebut pun seakan hampir menggenapkan kepercayaan investor pada aset digital ini. Setelah sebelumnya, Coinbase Global Inc resmi telah melantai di bursa saham Amerika Serikat.

    Investasi kyang dilakukan Brevan Howard ini pun akan berpengaruh pada peningkatan nilai aset digital, dan akan mendistribusikan yang lebih luas bagi koin di luar Bitcoin.

    Baca Juga: Data Berbicara: April Bulan yang Baik Bagi Harga Bitcoin

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kuartal Pertama 2021: Perdagangan Spot Lebih Diminati Dibandingkan Futures

    Coindesk membuat sebuah laporan kuartal pertama 2021 yang fokus memantau aktivitas perdagangan mata uang kripto dari bulan Januari hingga Maret 2021. Salah satu isi dari laporan tersebut menyebutkan bahwa para trader Bitcoin lebih menyukai spot market dibandingkan futures.

    “Volume perdagangan berjangka (futures) BTC bergerak datar di kuartal pertama, dengan lonjakan sesekali,” tulis laporan tersebut yang dikutip dari laman Coindesk.

    Sedangkan di perdagangan spot pada kuartal pertama ini menunjukan peningkatan. Investor institusional dan jangka panjang cenderung menyukai pertukaran spot.

    btc futuresDi samping itu, pada kuartal pertama tahun ini ditandai dengan bertambahnya investor ketengan dan dan investor baru. Hal ini mendorong arus investasi baru di pasar mata uang kripto.

    Baca Juga: April Bullish! Review Pergerakan Harga Bitcoin, BNB, dan DOT

    Hasil laporan tersebut bisa jadi menandakan bahwa saat ini mata uang kripto khususnya Bitcoin dipercaya sebagai aset perdagangan dan investasi yang menguntungkan. Fenomena tersebut terkonfirmasi dengan peningkatan volume kapitalisasi pasar Bitcoin yang mencapai US$1 triliun di kuartal pertama tahun ini.

    Menurut laporan tersebut, peran investor institusional seperti Tesla, MicroStrategy dan yang lainnya masih memegang peranan pada grafik harga BTC, meskipun peningkatannya saat ini masih melambat.

    Baca Juga: Data Berbicara: April Bulan yang Baik Bagi Harga Bitcoin

    “Aktivitas dari investor institusional tampaknya melambat, tetapi mereka masih menjadi kunci, dan beberapa pencapaian kuartal ini menunjukkan bahwa tren adopsi BTC oleh investor institusional akan terus berlanjut setidaknya dalam beberapa bulan ke depan,” tulis laporan tersebut.

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Sentuh Rp719,3 Juta, Pertanda Mulai Pulih?

    Bitcoin baru saja kembali menyentuh daerah Rp719,3 Juta akibat sentimen positif dari beberapa perusahaan besar.

    Semua ini terjadi pada 1 Maret 2021 setelah daerah Rp629,89 berhasil terjaga beberapa hari terakhir.

    Bitcoin Kembali Naik ke Rp719,3 Juta

    Apresiasi pada awal bulan tersebut terlihat lebih dari 16% yang membawa Bitcoin berhasil keluar dari batas atasnya.

    Pergerakan ini dibuat lebih kuat setelah kemarin, Michael Saylor, CEO dari MicroStrategy membuat pernyataan melalui Twitter.

    Pernyataan tersebut adalah publikasi bahwa MicroStrategy telah kembali membeli 90.859 Bitcoin senilai Rp214,7 Miliar pada harga Rp644,2 Juta.

    Pembelian oleh MicroStrategy adalah salah satu cerminan bahwa investor institusional mulai kembali membeli Bitcoin.

    Baca juga: JPMorgan Sarankan Kepemilikan Bitcoin di Portofolio untuk Lindung Nilai

    Namun, perhatian utama nampaknya masih tertuju pada Goldman Sachs akibat pengumuman untuk kembali melakukan perdagangan crypto.

    Selain itu, sentimen positif nampak juga tertuju pada Citigroup yang baru saja mengumumkan kepercayaannya terhadap Bitcoin.

    Citigroup baru saja membuat laporan dengan 105 halaman mengenai kepercayaan dan komentarnya tentang mata uang crypto utama ini.

    Citigroup menyatakan bahwa Bitcoin memiliki potensial yang sangat besar terutama untuk adopsi perdagangan internasional.

    Tapi, perusahaan tersebut tetap menyatakan bahwa Bitcoin memiliki beberapa permasalahan terutama dalam volatilitasnya.

    Walau begitu, tiga sentimen ini nampak menjadi penyebab mengapa Bitcoin kembali pulih yang juga memperkuat bukti kepercayaan investor institusional.

    Beberapa Pihak Belum Yakin

    Sayangnya walau sudah banyak sentimen positif, masih terdapat beberapa tokoh besar yang belum yakin bahwa Bitcoin sudah mulai pulih.

    Peter Brandt, trader yang cukup terkenal di pasar keuangan, menyatakan bahwa ia belum yakin bahwa koreksi sudah selesai.

    Pernyataan ini disetujui oleh David Lifchitz, Kepala Bidang Investasi ExoAlpha.

    Ia menyatakan bahwa saat ini masih terlalu awal untuk menyatakan bahwa koreksi sudah selesai.

    Baca juga: Bitcoin dan Musim Pajak, Ini Hubungannya

    Tapi, ia yakin bahwa Rp629,89 Juta telah menjadi batas bawah yang kuat walau masih terdapat keraguan akibat Maret menjadi bulan relatif negatif.

    Lifchitz juga percaya bahwa musim pajak masih signifikan akibat keperluan membayar pajak akan mendorong penjualan crypto. Ia menyatakan,

    “Saat ini musim pajak memberi dampak signifikan akibat penjualan untuk membayar pajak keuntungan sebelumnya. Namun walau terjadi koreksi 20%, saat ini pergerakan masih terlihat naik sejak Oktober 2020. Semua fokus masih tertuju pada penambang akibat tekanan jualnya.”

    Pernyataan tersebut menandakan bahwa saat ini risiko terbesar berasal dari penambang yang nampak memberi risiko jangka pendek akibat perannya sebagai penjual.

    Surat Utang Negara Mulai Stabil

    Surat utang negara terlihat mulai stabil dalam keuntungan dan transaksinya yang sebelumnya menjadi sentimen negatif untuk Bitcoin dan crypto.

    Stabilisasi ini terjadi akibat dorongan dari dana bantuan pemerintah dan juga vaksin Covid-19 yang memberi harapan positif terhadap perekonomian.

    Pasar saham Amerika terlihat mengalami apresiasi yang signifikan dengan penutupan yang positif pada ketiga indeks utama.

    Baca Juga: Citi: Bitcoin di Awal Perubahan Besar-besaran, Kian Popular!

    Semua juga terjadi akibat dukungan dari mayoritas bank sentral di dunia yang terlihat masih mendorong kebijakan ekspansif.

    Dengan positifnya pandangan terhadap perekonomian, saat ini beberapa mata uang crypto juga terlihat mulai pulih bersama Bitcoin.

    Binance Coin (BNB) naik sekitar 21% ke Rp3,55 Juta, bersama Ethereum (ETH) yang naik 9.46% menuru Rp21,8 Juta.

    PancakeSwap (CAKE) dan Fantom (FTM) berhasil naik sekitar 36% dan saat ini berada di sekitar Rp176.083 dan Rp7.988 secara berurutan.

    Saat ini keseluruhan kapitalisasi pasar crypto berada di Rp21.759 Triliun dengan dominasi Bitcoin yang berada di 61%.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO MicroStrategy: Regulasi Meningkatkan Investasi Bitcoin

    CEO dan pendiri dari MicroStrategy, Michael Saylor baru saja membuat pernyataan yang menarik perhatian pelaku pasar crypto. Ia mengatakan bahwa dengan meningkatnya regulasi dari pemerintah mengenai pasar crypto, ketertarikan terhadap investasi Bitcoin akan meningkat.

    Asumsinya adalah bahwa dengan adanya regulasi baru, aliran dana dari aset lain ke Bitcoin akan semakin tinggi. Asumsi ini membuat bingung akibat menyeleweng dari prinsip dasar Bitcoin dan crypto yaitu desentralisasi.

    Baca Juga: Cara Daftar Wallet Bitcoin dan Pentingnya Memiliki Wallet

    Regulasi Meningkatkan Investasi Bitcoin

    Dalam wawancara dengan Salt Talks, Saylor menyatakan pendapatnya mengenai pernyataan Calon Menteri Keuangan baru dari Kabinet Joe Biden, Janet Yellen.

    Yallen baru saja mengekspresikan kekhawatirannya mengenai penyalahgunaan mata uang crypto yang juga menjadi salah satu sentimen negatif untuk crypto pekan lalu.

    Saylor menyatakan bahwa kekhawatiran tersebut justru baik untuk Bitcoin dan pasar crypto. Hal ini disebabkan dengan kekhawatiran tersebut, akan tercipta regulasi baru yang mendorong investasi pada Bitcoin secara aman.

    Baca juga: Regulasi Crypto Dapat Mencegah Krisis Keuangan

    “Dengan sudah adanya regulasi yang mengatur institusi terhadap pasar crypto, regulasi lebih lanjut hanya akan meningkatkan pertumbuhan aliran dana dari aset lain menuju Bitcoin.” ujar Saylor

    Mayoritas institusi sudah melakukan pembelian Bitcoin melalui bursa yang teregulasi dengan kewajiban verifikasi KYC (know your costumer) dan implementasi AML (anti money laundering).

    Bukti Kepemimpinan Biden Bersahabat dengan Crypto

    Saylor menyatakan peningkatan dalam regulasi menandakan adanya apresiasi dalam kesadaran pemerintah terhadap permintaan investor. Sehingga tekanan dari pemerintah justru akan memberikan manfaat untuk Bitcoin dan pasar crypto.

    Tekanan yang sebelumnya terlihat negatif pada pekan lalu saat ini telah berubah menjadi positif. Hal ini disebabkan adanya pernyataan tambahan dari Janet Yellen.

    Penyataan tersebut menandakan bahwa pemerintah akan lebih peduli terhadap Bitcoin dan crypto secara menyeluruh dan bukan menekan pertumbuhannya. Pernyataan tersebut tidak disampaikan secara resmi namun adalah kesimpulan yang diambil pasar.

    Sebagai Calon Menteri Keuangan dalam kabinet Joe Biden, Yallen akan memiliki tanggung jawab yang besar serta hubungan yang erat dengan pasar keuangan.

    Melihat persepsinya yang masih positif terhadap pasar crypto, dapat disimpulkan bahwa ada bukti bahwa cabinet Joe Biden akan bersahabat dengan crypto.

    Desentralisasi Tapi Teregulasi?

    Walau terlihat akan aman di bawah kepemimpinan Joe Biden, Bitcoin dan pasar crypto mulai keluar dari sifat dasarnya sebagai aset terdesentralisasi. Hal ini disebabkan sebuah aset desentralisasi dibentuk untuk bergerak secara independen dan tidak terikat regulasi pemerintah.

    Michael Saylor menyatakan bahwa Bitcoin tidak harus bergerak tanpa regulasi untuk tumbuh sebagai aset desentralisasi. Namun pernyataan ini membuat pertanyaan, apakah Bitcoin akan menjadi aset yang hilang dari sifat nyatanya.

    Baca juga5 Kekeliruan Tentang Bitcoin dalam Sistem Keuangan Modern

    Hal ini disebabkan Satoshi Nakamoto menciptakan Bitcoin sebagai aset yang memberikan kebebasan tanpa terikat oleh pemerintah dan pihak ketiga. Tetapi dengan adanya perkembangan saat ini, kemungkinan independensi tersebut akan mulai luntur.

    Namun ada kemungkinan bahwa independensi tersebut dapat datang kembali. Masa tersebut kemungkinan akan datang jika Bitcoin sudah mulai diterima oleh masyarakat secara besar dan sudah mulai dipercaya sebagai alat transaksi.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MicroStrategy Siap Kucurkan Setengah Miliar Dolar untuk Borong Bitcoin Lagi

    MicroStrategy, perusahaan perangkat lunak dan juga investor besar Bitcoin (BTC), dikabarkan tengah bersiap untuk menginvestasikan hampir setengah miliar dolar untuk membeli Bitcoin setelah penutupan penawarannya karena berkaitan dengan penjualan surat berharga senior.

    Baca Juga: Bitcoin Use Cases

    Awal bulan ini, perusahaan mengumumkan rencana untuk menjual dengan maksud untuk mendanai investasi tambahan dalam Bitcoin.

    Sementara banyak orang telah menjual kepemilikan mereka sebagai akibat dari banyak berita suram tentang aset dan masa depannya, dari tweet Elon Musk hingga pemerintah tertentu mengambil sikap. Ada sejumlah ahli, seperti Michael Saylor, CEO dari perusahaan ini, yang tetap bertahan sebagai pendukung kuat cryptocurrency .

    Awal pekan ini, Saylor turun ke Twitter untuk membagikan pengarsipan sekuritas yang merinci penutupan penjualan tersebut. Obligasi tersebut jatuh tempo pada tahun 2028 dan dikenakan tingkat bunga tahunan sebesar 6,125%.

    MicroStrategy mampu mengumpulkan $ 500 juta, menghasilkan perusahaan $ 488 juta untuk diinvestasikan setelah mereka mengurangi diskon pembeli awal dan biaya lainnya.

    MicroStrategy menegaskan bahwa hasil penjualan ini akan digunakan untuk memmborong Bitcoin lagi. Dalam siaran pers, perusahaan mengatakan:

    “MicroStrategy bermaksud menggunakan hasil bersih dari penjualan uang kertas untuk memperoleh Bitcoin tambahan.”

    Penjualan obligasi ketiga ini menandai maksud perusahaan untuk mengamankan Bitcoin dalam waktu kurang dari setahun. Perusahaan tersebut, tentu saja, telah menjadi investor lama dan pengumuman tersebut tampaknya telah memicu kenaikan harga.

    Crypto utama ini telah mencapai titik tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada hari Senin ini, mencapai $ 41.046,77, naik 11% dari harga Jumat lalu.

    Baca Juga: Pembayaran Dengan BTC Mungkin Akan Hadir di Twitter

    Meltem Demirors, kepala strategi di CoinShares di London mengatakan:

    “[Penawaran MicroStrategy] itu akan menjadi katalis kenaikan harga besar-besaran karena $ 488 juta adalah banyak aliran masuk.. Pedagang akan memposisikan diri mereka di sekitar peristiwa itu karena mereka tahu akan ada volatilitas.”

    Selain dari pengaruh MicroStrategy ini, cuitan Elon Musk pun sepertinya juga menjadi salah satu penggerak kenaikan BTC untuk melewati level psikologis utama di $ 40.000, dimana kepercayaan investor kembali tumbuh saat ia mengatakan kalau Tesla akan kembali menerima BTC, asal sudah ditambang dengan energi yang terbarukan dan bebas emisi karbon. Kita tunggu saja!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Borong Lagi! MicroStrategy Beli 5.445 Bitcoin Senilai Rp 2,2 Triliun

    Michael Saylor, salah satu pendiri MicroStrategy, telah mengumumkan bahwa perusahaan tersebut membeli 5.445 Bitcoin (BTC) dengan harga rata-rata US$ 27.053. Hingga kini, MicroStrategy menjadi salah satu perusahaan pemegang bitcoin terbesar di dunia.

    Menurut laporan BeInCrypto, MicroStrategy mengumpulkan 5.445 Bitcoin pada periode antara 1 Agustus dan 24 September. Selama periode ini, MicroStrategy menginvestasikan US$ 147,3 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun untuk membeli Bitcoin dengan rata-rata US$ 27.053.

    Ini berarti total simpanan Bitcoin perusahaan telah meningkat menjadi 158.245 BTC. Secara total, MicroStrategy menghabiskan US$ 4,68 miliar (dengan harga rata-rata US$ 29.582 per BTC), yang berarti posisinya saat ini berada di zona merah.

    Dengan demikian, seluruh kepemilikan Bitcoin MicroStrategy saat ini bernilai lebih dari US$ 4,1 miliar.

    Baca juga: Robert Kiyosaki Sarankan Beli Bitcoin Sekarang, Sebelum Pasar Jatuh

    Jual Saham

    MicroStrategy diketahui menjual 403,362 saham biasa kelas A seharga US$ 147,3 juta untuk mendanai pembelian Bitcoin-nya. Pada tanggal 1 Agustus, BeInCrypto melaporkan bahwa perusahaan berencana untuk menjual saham biasa kelas A senilai hingga US$ 750 juta. Pengajuan tersebut menguraikan:

    Pada tanggal 1 Agustus, MicroStrategy menandatangani Perjanjian Penjualan dengan Cowen and Company, LLC, Canaccord Genuity LLC dan Berenberg Capital Markets LLC, sebagai agen penjualan, yang dengannya MicroStrategy dapat menerbitkan dan menjual saham biasa kelas A, nilai nominal $0,001 per saham, memiliki harga penawaran agregat hingga $750,0 juta dari waktu ke waktu melalui Agen.

    Perlu dicatat bahwa sejak 1 Agustus, harga saham MicroStrategy (MSTR) telah turun lebih dari 25%.

    Cicil Bitcoin

    MicroStrategy melanjutkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau cicil Bitcoin sepanjang musim dingin kripto .

    Dengan adanya momen halving Bitcoin yang akan terjadi kurang dari satu tahun lagi, komunitas mengantisipasi peristiwa tersebut akan memulai kenaikan harga kripto yang baru. Dan beberapa orang percaya Saylor akan dianggap jenius dalam 12 bulan ke depan.

    Pembelian terbaru MicroStrategy terjadi di tengah arus keluar selama seminggu lagi dari pasar kripto. Menurut laporan aliran dana mingguan terbaru oleh CoinShares, produk investasi kripto mengalami arus keluar senilai $9 juta.

    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar
    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar.

    Baca juga: Fakta Menarik Dibalik Trading dengan Stablecoin USDC

    Ini adalah arus keluar minggu keenam berturut-turut dari pasar kripto. Selain itu, Bitcoin (BTC) sekali lagi memimpin daftar aset, dengan arus keluar terbanyak. Mata uang kripto asli mengalami arus keluar senilai US$ 5,9 juta, sementara Ethereum (ETH) mengikuti posisi kedua dengan US$ 2,2 juta.

    Namun, Bitcoin dan pasar kripto yang lebih besar mungkin menghadapi volatilitas baru pada minggu ini sehubungan dengan pengumuman ekonomi yang akan dirilis. The Fed AS akan merilis data PCE, bersama dengan revisi angka pertumbuhan PDB AS kuartal kedua.

    Selain itu, Ketua Fed, Jerome Powell dijadwalkan memberikan pidatonya pada hari Kamis (28/9) ini, yang mungkin memberikan petunjuk tentang kebijakan ekonomi di masa depan. Pada saat berita ini dimuat, Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada US$ 26.043.68, turun 2.0% dalam 24 jam terakhir.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MicroStrategy Mau Borong BTC Lagi, Pasar Kripto dan Harga Bitcoin Naik

    Harga Bitcoin melonjak melewati level US$ 29.900 setelah MicroStrategy melakukan pengajuan ke Securities and Exchange Commission (SEC) untuk menjual hingga US$ 750 juta saham dengan maksud menggunakan modal untuk membeli lebih banyak BTC. Aksi ini mendapat sambutan hangat dari pelaku pasar kripto.

    Dilaporkan CoinDesk, Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan di atas US$ 29.900, naik lebih dari 2% selama empat jam terakhir dan naik lebih dari 4,6% sejak merosot ke US$ 28.574 pada hari Selasa (1/8). Penurunan Bitcoin sebelumnya adalah bagian dari anjloknya pasar yang berasal dari kekacauan setelah eksploitasi Curve selama akhir pekan. CRV baru-baru ini naik 7,6% dari hari Selasa, waktu yang sama.

    Sementara, Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua dalam nilai pasar, baru-baru ini berpindah tangan pada US$ 1.873, turun 0,6% dari hari Selasa waktu yang sama. SOL dan ADA masing-masing naik lebih dari satu poin ke hijau. XRP Ripple naik 1%, meskipun putusan pengadilan meragukan kemenangan hukum parsialnya melawan SEC bulan lalu.

    Aksi MicroStrategy

    MicroStrategy berencana menjual saham hingga US$ 750 juta, yang kemungkinan untuk mengakuisisi lebih banyak BTC. Perusahaan memiliki 152.800 bitcoin per 31 Juli, yang sekarang bernilai sekitar US$ 4,5 miliar.

    “Kami bermaksud untuk menggunakan hasil bersih dari penawaran ini untuk keperluan umum perusahaan, termasuk akuisisi bitcoin dan modal kerja, dan, tergantung pada kondisi pasar,” menurut pengajuan MicroStrategy.

    microstrategy borong bitcoin
    Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin.

    Baca juga: Altcoin Layak Dipantau: Litecoin (LTC), Solana (SOL) hingga Ripple (XRP)

    Menurut laporan pendapatan Q2 MicroStrategy, 12.800 BTC perusahaan yang diperoleh sejak Q1 diperoleh seharga US$ 28.233 per koin – di bawah harga pasar aset saat ini sebesar US$ 29.195. Namun, harga pembelian rata-rata perusahaan untuk total kepemilikan BTC tetap di US$ 29.672, sedikit di atas harga pasar.

    MicroStrategy dan Bitcoin

    “Kami secara efisien mengumpulkan modal melalui program ekuitas di pasar kami dan menggunakan uang tunai dari operasi untuk terus meningkatkan Bitcoin di neraca kami,” kata Andrew Kang, CFO MicroStrategy.

    CFO menambahkan bahwa Bitcoin memiliki latar belakang yang menjanjikan untuk “meningkatkan minat institusional, kemajuan transparansi akuntansi , dan kejelasan peraturan yang sedang berlangsung.”

    Pada akhir Juni, MicroStrategy mengumumkan bahwa mereka telah membeli 12.333 BTC sejak April melalui uang yang dikumpulkan oleh perusahaan yang menjual saham. Sebagai bisnis perangkat lunak, MicroStrategy melaporkan pendapatan US$ 120,4 juta pada Q2 2023, turun 1,4% dari periode yang sama tahun lalu.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Percaya Market Pulih, MicroStrategy Beli 2.500 Bitcoin Seharga $ 41 Juta

    MicroStrategy kembali melakukan ‘serok’ Bitcoin (BTC) di tengah ketidakpastian market saat ini. Dilaporkan perusahaan yang didirikan oleh Michael Saylor itu telah melakukan pembelian 2.500 Bitcoin senilai US$ 41 juta.

    Posisi Bitcoin baru-baru ini turun ke level terendah US$ 16.000, sehingga membuat investor kurang bergairah untuk masuk ke pasar. Namun, mereka yang ingin menambah cadangan tampaknya mendapat manfaat dari bear market.

    Investor ritel sering menghindari pasar karena bear market mengkonsolidasikan posisi mereka. Namun, mayoritas investor institusi terus menambah koleksi koin mereka meski sudah memiliki holding yang cukup besar.

    Beli BTC

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Simak Serba-Serbi Pi Network, Solusi Mining Lewat Smartphone

    MicroStrategy biasanya memasuki pasar Bitcoin setiap kali harga BTC turun. Memanfaatkan penurunan terbaru BTC sekali lagi, perusahaan telah membeli Bitcoin tambahan seharga US$ 41 juta atau sekitar Rp 646 miliar.

    Michael Saylor, pendiri MicroStrategy, baru-baru ini men-tweet tentang akumulasi 2.500 Bitcoin-nya itu.

    Dikutip Watcher Guru, sesuai perincian dari SEC, MicroStrategy menambahkan 2.500 BTC ke cadangannya sebesar US$ 41 juta. Pada 27 Desember 2022, perusahaan memiliki 132.500 Bitcoin, yang diperoleh seharga US$ 4,03 miliar dengan harga rata-rata US$ 30.397 per BTC.

    Tetap Optimis

    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar
    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar.

    Baca juga: Apa Itu Burning Coin dan Apa Tujuannya?

    Saylor tampaknya bersikeras tentang pilihan BTC-nya, meskipun mengalami pasang surut dan kerugian. Bisnis ini berorientasi jangka panjang dan tidak memiliki rencana segera untuk menjual BTC-nya.

    Ia yakin pasar kripto akan kembali pulih dan adopsi aset digital akan terus berkembang di masa mendatang. Diharapkan apa yang telah dilakukannya dalam investasi Bitcoin bisa membuahkan hasil.

    Saat ini, BTC diperdagangkan pada US$ 16.650 dengan penurunan nilai sebesar 1,11% selama 24 jam terakhir. Secara komparatif, BTC adalah aset kripto yang paling tidak stabil di antara banyak lainnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Michael Saylor Prediksi Dominasi Bitcoin Akan Berlipat Ganda

    Mantan CEO MicroStrategy, Michael Saylor, membuat klaim berani bahwa Bitcoin ditakdirkan untuk dominasi pasar dalam jangka waktu yang lama, berpotensi menggandakan levelnya saat ini.

    Dalam wawancara Bloomberg baru-baru ini, peningkatan tersebut sebagian besar akan menjadi hasil dari kejelasan peraturan kripto yang berkembang di Amerika Serikat. Saylor meyakini secara bertahap akan mengurangi keseluruhan pasar kripto menjadi industri yang berfokus pada Bitcoin.

    Saylor telah memperkirakan pergeseran dari stablecoin, turunan kripto, dan token, yang menyatakan bahwa Bitcoin adalah satu-satunya komoditas digital yang diakui secara universal yang bersedia diterima oleh regulator.

    Bitcoin Semakin Dominan

    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar
    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar.

    Baca juga: Bitcoin Tetap Ungguli Emas Meski Turun ke Terendah 3 Bulan Terakhir

    “Kejelasan peraturan akan mendorong adopsi Bitcoin dengan menghilangkan kebingungan dan kecemasan yang telah menghambat investor institusional,” kata Saylor. Sebagian besar kebingungan itu berasal dari “sekuritas kripto” lain yang regulatornya “tidak melihat jalan yang sah ke depan” di Amerika Serikat.

    “Mereka memiliki pandangan tentang pertukaran kripto yang jauh terbatas,” tambahnya. “Pandangan mereka adalah pertukaran kripto harus memperdagangkan dan menyimpan komoditas digital murni seperti Bitcoin.”

    Ramalan Saylor berakar pada keyakinan bahwa ketika regulator memperketat cengkeraman mereka pada industri kripto, akan banyak aset kripto yang akan dilarang atau menghilang dalam ketidakjelasan, meninggalkan Bitcoin untuk menjadi pusat perhatian.

    Saylor berharap penyempitan industri yang tak terhindarkan ini akan sangat menguntungkan Bitcoin karena menghilangkan persaingan dan kebingungan di pasar. Dia mencatat bahwa dominasi Bitcoin telah meningkat dari 40 menjadi 48 persen sejak awal tahun.

    Microstrategy dan Bitcoin

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Asia Ramah Kripto: Hong Kong Ungkap Potensi Bisnis di Negaranya

    Ia juga mengantisipasi bahwa lonjakan dominasi Bitcoin ini akan secara signifikan mendukung model bisnis perdagangan kripto. Terlepas dari keterbatasan potensial yang mungkin dihadapi platform ini dalam lingkungan peraturan yang lebih ketat, dia berpendapat bahwa peningkatan nilai Bitcoin sepuluh kali lipat akan memastikan profitabilitas mereka. Dia memperkirakan banjir uang institusional mengalir ke Bitcoin karena kejelasan peraturan.

    Perusahaan Saylor adalah salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia, sekarang memiliki 140.000 BTC yang dibeli dengan harga rata-rata US$ 29.803 per koin. Itu belum menyentuh token crypto lainnya, menganggap Bitcoin sebagai “satu-satunya aset yang dapat diinvestasikan tingkat institusional di ruang kripto.”

    Michael Saylor sebelumnya berpendapat bahwa Ethereum (ETH)—mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar—adalah sekuritas, karena memiliki ICO, pra-penambangan, dan tim manajemen.

    Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MicroStrategy Hasilkan Laba Kuartalan I dalam Dua Tahun dari Bitcoin

    MicroStrategy, penyedia perangkat lunak intelijen bisnis terkemuka, melaporkan laba kuartalan pertama dalam dua tahun berkat taruhan berani perusahaan pada Bitcoin (BTC). Laporan keuangan baru-baru ini menunjukkan bahwa investasi strategis dalam aset kripto kripto populer ini telah memberikan hasil.

    Pada Agustus 2020, MicroStrategy menjadi sorotan ketika mengumumkan pembelian 21.454 Bitcoin, senilai sekitar US$ 250 juta. Sejak saat itu, perusahaan terus berinvestasi dalam aset digital ini, pada akhirnya mengumpulkan lebih dari 90.000 Bitcoin. Seiring meningkatnya nilai Bitcoin, begitu pula nilai kepemilikan MicroStrategy.

    Hasil keuangan kuartal pertama perusahaan menunjukkan pendapatan bersih sebesar US$ 31,4 juta, dibandingkan dengan kerugian sebesar US$ 30,1 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kembalinya laba ini sebagian besar dapat diatribusikan pada investasi Bitcoin, yang telah melampaui kinerja aset lain dalam portofolio MicroStrategy.

    Laba MicroStrategy

    ilustrasi Bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Survei: Banyak Orang Yakin Investasi Aset Kripto Bisa untuk Dana Pensiun

    Laba yang cukup besar ini telah menyebabkan kenaikan harga saham MicroStrategy, yang naik sekitar 5 persen setelah laporan keuangan dirilis. Analis pasar memuji langkah strategis perusahaan ke dalam Bitcoin, dengan beberapa mengatakan bahwa keputusan tersebut berpotensi mengubah cara pandang perusahaan lain terhadap investasi dalam aset digital.

    Seiring semakin banyaknya investor yang tertarik pada Bitcoin, lebih banyak perusahaan mungkin akan mempertimbangkan mengikuti jejak MicroStrategy dan mengintegrasikan mata uang kripto ini ke dalam strategi investasi mereka.

    Keberhasilan taruhan Bitcoin MicroStrategy menjadi bukti potensi aset digital untuk memberikan imbal hasil yang signifikan, bahkan ketika pasar tradisional menghadapi ketidakpastian yang berkelanjutan.

    Akumulasi Bitcoin

    microstrategy borong bitcoin
    Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin.

    Baca juga: Visa Buka Banyak Lowongan Kerja Developer Kripto, Berapa Gajinya?

    MicroStrategy memiliki fokus jangka panjang dan pendekatan yang dikelola risiko untuk strategi Bitcoinnya. Sejak tahun 2020 perusahaan terus membeli Bitcoin, dengan pembelian terbaru adalah 1045 Bitcoin awal bulan lalu.

    Microstrategy saat ini memiliki 140.000 Bitcoin dengan biaya agregat US$ 4,2 miliar atau rata-rata sekitar US$ 29.800 per Bitcoin. Hal ini menjadikan MicroStrategy pemegang perusahaan Bitcoin terbesar yang diperdagangkan secara publik di dunia.

    Keputusan MicroStrategy untuk berinvestasi besar-besaran dalam Bitcoin telah menjadi kontroversi, dengan beberapa investor menyatakan keprihatinan tentang volatilitas mata uang kripto.

    Namun, Michael Saylor, sekarang Ketua Eksekutif perusahaan, tetap bullish pada Bitcoin, mengatakan itu “100% lebih baik daripada emas.” Dia juga berpendapat bahwa Bitcoin adalah lindung nilai terhadap inflasi dan aset safe-haven selama ketidakpastian ekonomi.



    Sumber : news.tokocrypto.com