Tag: pola makan sehat

  • Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Membuat Orang Panjang Umur


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari disebut bisa membantu orang lebih panjang umur. Klaim ini didukung oleh penelitian yang membahas hal ini.

    Hidup sehat dan panjang umur adalah impian dari banyak orang. Ada beragam cara yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, mulai dari menjaga pola makan, menghindari rokok, rajin berolahraga, dan lain sebagainya.

    Selain hal-hal tersebut, sebagian orang juga percaya rutin minum kopi dapat memperpanjang umur. Tapi, apakah benar kopi bisa bikin panjang umur?


    Faktanya, sejumlah penelitian memang menganalisa kaitan antara kopi dan panjang umur. Dilansir dari Prevention (22/01), minum kopi di waktu tertentu juga disebut bisa membuat orang lebih panjang umur.

    Rutin Minum 2 Cangkir Kopi Hitam Sehari Bikin Panjang UmurRutin Minum 2 Cangkir Kopi Hitam Sehari Bikin Panjang Umur Foto: Getty Images/iStockphoto/thawisak rattanasit

    Hal ini disebutkan dalam European Heart Journal yang menganalisa 40,725 orang dewasa di U.S National Health dan Nutrition Examination Survey (NHANES), dalam rentang waktu 1999-2018. Peserta yang mengikuti penelitian ini ditanya tentang makanan dan minuman yang mereka konsumsi setiap harinya, termasuk pola mereka minum kopi.

    Kemudian semua informasi yang dikumpulkan ini dikaitkan dengan data kematian hingga penyebab kematian dalam rentang waktu 10 tahun terakhir.

    Para peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki kemungkinan 16% lebih rendah risikonya untuk meninggal karena penyebab apa pun, dan memiliki risiko 31% lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan yang tidak minum kopi.

    Namun, tidak ada penurunan risiko pada orang yang minum kopi sepanjang hari, dibandingkan dengan yang tidak minum kopi.

    Peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian dan penyakit jantung yang lebih rendah. Ini berlaku baik bagi mereka yang minum 2-3 cangkir kopi per hari, maupun yang minum lebih dari 3 cangkir. Sementara itu, orang yang hanya minum satu cangkir atau kurang di pagi hari, efek penurunan risikonya lebih kecil.

    Saat Menikmati Kopi, Bagusnya Cepat atau Pelan-pelan?Saat Menikmati Kopi. Foto: iStock

    “Temuan kami menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah kopi yang diminum, tapi juga waktu meminumnya yang penting,” kata Lu Qi, profesor di Celia Scott Weatherhead School of Public Health and Tropical Medicine di Tulane University.

    “Biasanya, kami tidak memberikan saran soal waktu dalam panduan diet, tapi mungkin di masa depan, hal ini perlu dipertimbangkan.” lanjutnya.

    Lalu bagaimana kopi dapat memberikan manfaat bagi kesehatan? Selain membuat seseorang merasa lebih semangat dan bertenaga, kopi juga mengandung asam fenolat dan flavonoid, antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Selain itu ahli spesialis jantung Adedapo Iluyomade, di Baptist Health Miami Cardiac & Vascular Institute menambahkan bahwa ada kaitan jelas antara waktu minum kopi dan panjang umur.

    Karena jika orang rajin minum kopi di waktu-waktu tertentu, maka bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh. Misalnya mengonsumsi kopi di sore hari, kandungan kafeinnya ini bisa mengganggu pola tidur dan sekresi melatonin yang bisa mengurangi manfaat kesehatan dari kopi itu sendiri.

    Sementara minum kopi di pagi hari tidak akan terlalu mengganggu ritme tubuh seseorang.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan


    Jakarta

    YouTuber ini bagikan video menarik seputar eksperimennya. Ia menyantap 1.000 telur dalam satu bulan untuk melihat perubahan di tubuhnya.

    Di YouTube kini banyak orang membagikan konten menarik yang berkaitan dengan eksperimen pola makan sampai gaya hidup sehat. Salah satunya YouTuber bernama Joseph Everett yang tinggal di Tokyo, Jepang.

    Dilansir dari DailyMailUK (12/02), YouTuber yang aktif membagikan video olahraga dan pola makan sehatnya ini melakukan eksperimen makan 1.000 telur dalam waktu sebulan.


    Ia ingin membuktikan apakah klaim seputar telur bisa meningkatkan dan membentuk otot di tubuh itu benar atau tidak. Karena banyak binaragawan yang menyebut bahwa mereka lebih suka makan telur dibandingkan menggunakan steroid yang berbahaya.

    Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur SebulanNekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan Foto: Site News

    Sebelum menerapkan pola makan telur ini, lebih dulu Everett mengukur berat badannya, termasuk data seputar performa olahraganya mulai dari angkat beban sampai squat. Ia juga melakukan tes darah, tes produksi testosterone, hingga kadar kolestrol.

    Setiap harinya ia mengonsumsi 30 butir telur dengan diimbangi beberapa makanan lain, seperti semangkuk nasi, daging sapi, yogurt porsi kecil, buah-buahan dan madu. Saat ingin ngemil, Everett lebih memilih menyantap protein bar.

    Everett memperkirakan total kalori yang dikonsumsinya mencapai sekitar 3.300 hingga 3.700 kalori per hari. Nilai ini jauh melebihi 2.500 kalori yang umumnya disarankan untuk pria.

    Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur SebulanNekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan Foto: Site News

    Telur memang dikenal sebagai sumber protein yang sangat baik untuk pembentukan otot. Selain itu, telur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti kalsium untuk kesehatan tulang, zat besi, zinc, dan kalium.

    “30 telur memberi saya 190 gram protein, memenuhi kebutuhan harian vitamin A, 120 persen dari kebutuhan vitamin D, serta banyak vitamin B,” ungkap Everett.

    Setelah menyantap 1.000 telur dalam waktu sebulan, ternyata data menunjukkan bahwa dia mengalami kenaikan berat badan dan massa otot sebanyak 6 kg dari berat badan awal 78 kg.

    Performanya saat olahraga juga meningkat pesat, Everett dengan mudah melakukan angkat beban di atas 20 kg dari sebelumnya. Untuk kesehatannya juga tak terganggu. Kandungan darah sampai kolestrolnya masih normal.

    Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur SebulanNekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan Foto: Site News

    Selain itu, hasilnya juga menunjukkan penurunan kadar lemak berbahaya dalam darah yang disebut trigliserida, yang bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

    Walau hasil dari eksperimen ini memang cukup memuaskan untuk performa stamina dan ototnya, akan tetapi Everett menekankan bahwa ada risiko lonjakan kolestrol yang tinggi dari pola makan ini.

    Apalagi menurut National Health Service (NHS), pria dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 30 gram lemak jenuh per hari. Jumlah berlebih bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan penyakit terkait obesitas, seperti penyakit jantung.

    Everett sempat mengalami sembelit pada hari ke-20 eksperimennya ini. Ia sulit buang air besar hingga membuat perutnya kram. Untungnya masalah ini berangsur membaik setelah ia mulai mengonsumsi telur yang dimasak.

    Di akhir eksperimennya, Everett mengaku ia masih belum yakin apakah hasil makan telur ini lebih bagus dari suntikan steroid untuk otot. Namun ia menambahkan bahwa mungkin ia akan menerapkan pola makan ini lagi untuk menambah massa otot.

    Beberapa ahli kesehatan sebelumnya menyarankan untuk membatasi konsumsi telur menjadi 3 hingga 4 butir per minggu, berdasarkan penelitian yang menyarankan bahwa telur mengandung kadar kolesterol tinggi yang bisa memicu masalah jantung.

    Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur secara moderat, sekitar satu butir per hari, dalam diet yang seimbang tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari Konsumsi 5 Buah Ini Selama Bulan Puasa agar Tak Bau Mulut


    Jakarta

    Punya kadar asam dan kandungan gula yang tinggi membuat konsumsi beberapa buah ini bisa menyebabkan bau mulut. Batasi konsumsinya saat sahur atau buka puasa.

    Bau mulut sangat mengganggu, terlebih ketika sedang menjalani ibadah puasa. Bau mulut tidak hanya disebabkan karena sikat gigi yang tidak benar, tetapi juga pola makan yang kurang tepat.

    Konsumsi beberapa buah disebut dapat menyebabkan bau mulut. Hal tersebut lantaran kadar asam dan kandungan gula yang cukup tinggi.


    Dua hal tersebut menjadi tempat bakteri penyebab bau mulut berkembang biak. Biasanya pada gigi atau hingga ke sistem pencernaan tubuh.

    Dikutip dari MSN (22/02/25) berikut 5 buah yang menyebabkan bau mulut:

    1. Buah citrus

    mix of fresh citrus fruitsBuah citrus punya kadar asam yang tinggi. Foto: Thinkstock

    Buah citrus seperti jeruk dan lemon bisa menyebabkan bau mulut. Buah citrus mengandung banyak vitamin C dan antioksidan, tetapi punya kadar asam yang tinggi.

    Makanan dengan tingkat asam yang tinggi menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak di mulut.

    Selain itu, buah citrus juga dapat menyebabkan refluks asam pada sebagian orang. Kondisi ini juga memicu aroma tak segar pada mulut. Untuk mengatasinya, bilas mulut dengan air untuk menetralkan keasamannya.

    2. Pisang

    Pisang merupakan buah yang kaya protein dan potasium dan jika dikonsumsi saat sahur dapat memberikan rasa kenyang yang tahan lama. Namun, di samping itu pisang dapat menyebabkan bau mulut.

    Hal tersebut terjadi karena kandungan gula pada pisang yang tinggi, sehingga memberi makan bakteri penyebab bau mulut. Saat bakteri tersebut memecah gula, mereka akan melepaskan gas berbau busuk.

    Pisang juga memiliki tekstur yang padat yang dapat menempel pada gigi, yang selanjutnya memicu pertumbuhan bakteri jika tidak dibersihkan dengan benar.

    Buah yang bisa menyebabkan bau mulut ada di halaman selanjutnya.

    3. Nanas

    Manfaat Buah NanasNanas punya kadar asam yang tinggi dan mengandung gula. Foto: Phoenix Han/Unsplash

    Buah nanas memiliki rasa manis dan asam yang menyegarkan. Namun, kadar asam dan enzim alami pada kandungan nanas dapat menyebabkan bau mulut.

    Enzim tersebut bernama enzim bromelain yang membantu memecah protein. Sayangnya, enzim tersebut memunculkan aroma yang tidak enak.

    Selain itu, kandungan gula pada nanas yang tinggi juga mendorong pertumbuhan bakteri. Bakteri tersebutlah yang menyebabkan bau mulut jika kebersihan mulut tidak terjaga.

    4. Durian

    Durian terkenal dengan aromanya yang kuat dan menyengat. Buah ini mengandung senyawa sulfur yang menghasilkan aroma unik yang bertahan di mulut dalam waktu lama.

    Bahkan, setelah menggosok gigi pun, senyawa sulfur tersebut dapat tetap berada di dalam sistem tubuh. Kondisi ini yang menyebabkan bau mulut terus menerus.

    Usai makan durian, sebaiknya banyak minum air putih atau makan permen karet bebas gula untuk membantu menetralkan baunya.

    5. Mangga

    Ilustrasi jus manggaIlustrasi jus mangga Foto: Getty Images/chokkicx

    Mangga merupakan salah satu buah favorit sejuta umat. Teksturnya yang berair dan rasanya yang manis asam enak dinikmati setiap hari.

    Namun, mangga mengandung banyak gula alami. Jika dikonsumsi berlebihan, maka gula tersebut dapat berfermentasi di mulut. Kondisi ini bisa menjadi tempat ideal bakteri untuk berkembang biak.

    Selain itu, mangga juga memiliki tekstur yang lengket yang bisa menempel pada gigi. Hal ini memungkinkan bakteri penyebab bau mulut lebih mudah berkembang biak.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jika Dikonsumsi Rutin 5 Makanan Ini Bisa Cegah Kerusakan Ginjal


    Jakarta

    Pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan ginjal. Pilihlah makanan yang kaya akan antioksidan karena dapat mencegah kerusakan ginjal.

    Ginjal adalah salah satu organ tubuh penting. Organ ini berperan menghilangkan kotoran dan racun di dalam tubuh. Selain itu, juga untuk mengontrol tekanan darah dan menyeimbangkan kadar elektrolit.

    Jika fungsi ginjal rusak, maka bisa kondisinya akan fatal karena akan menyebabkan penyakit mematikan. Mulai dari kanker, penyakit jantung, diabetes, dan lainnya.


    Cara mencegah kerusakan ginjal bisa dengan mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa penting dan memiliki sifat antioksidan.

    Dikutip dari Times of India (11/02/25) berikut 5 makanan untuk mencegah kerusakan ginjal.

    1. Bit

    buah bitbuah bit kaya akan antioksidan. Foto: iStock

    Kaya akan antioksidan dan nitrat, buah bit bisa mengurangi tekanan darah dan memperbaiki alirah darah. Buah bit juga tinggi akan serat yang bisa membantu mencerna makanan.

    Jika saluran pencernaan lancar, maka manfaatnya bisa membantu mendetoksifikasi ginjal. Selain itu, buah bit juga dikemas dengan betanin dalam jumlah tinggi.

    Betanin merupakan zat fitokimia yang dapat membantu membersihkan akumulasi struvite dan kalsium fosfat dalam ginjal. Dengan begitu meningkatkan fungsi ginjal.

    2. Tahu

    Tahu bisa menjadi pilihan makanan nabati yang dapat mencegah kerusakan ginjal karena kandungan proteinnya. Menurut ahli gizi Ruz, protein hewani memiliki kandungan asam lebih tinggi.

    Hal ini bisa membebani ginjal, karena ginjal berperan menyeimbangkan pH tubuh dan menghilangkan asam. Tahu merupakan salah satu makanan yang mendukung proses ini.

    “Tidak seperti protein hewani, protein nabati dapat membantu meningkatkan pH tubuh dan menghindari lingkungan asam yang berpotensi berbahaya di dalam tubuh,” ujar Ruz.

    Makanan untuk mencegah kerusakan ginjal ada di halaman selanjutnya.

    3. Blueberry

    BlueberryBlueberry dikemas dengan anthocyanin. Foto: iStock

    Sebuah penelitian menemukan bahwa buah blueberry dapat mencegah kerusakan ginjal. Blueberry dikemas dengan antioksidan dalam jumlah tinggi.

    Penelitian berjudul Health Benefits of Anthocyanins and Their Encapsulation for Potential Use in Food Systems: A Review menemukan bahwa kandungan antioksidan tersebut bernama anthocyanin.

    Anthocyanin akan berperan melindungi kerusakan sel akibat radikal bebas yang dapat menurunkan fungsi ginjal. Selain itu, dapat melindungi tubuh dari penyakit kronis, seperti kanker, diabetes hingga penyakit jantung.

    4. Bawang Putih

    Tak hanya digunakan untuk penyedap masakan, bawang putih juga bermanfaat untuk kesehatan ginjal. Bawang putih merupakan sumber mangan, vitamin B6, dan vitamin C.

    Menurut penelitian Clinical Nutrition, dikemas dengan senyawa sulfur yang bersifat antiradang dan antioksidan, sehingga dapat meningkatkan fungsi ginjal.

    5. Kembang Kol

    Kembang Kol Warna WarniKembang Kol mengandung vitamin C. Foto: iStock

    Kembali kol merupakan sayuran yang penuh dengan nutrisi. Mulai dari vitamin B atau asam folat, vitamin C, dan vitamin K. Vitamin itu berperan untuk menjaga kesehatan ginjal.

    Selain itu, vitamin tersebut juga dapat menetralisir zat beracun di dalam tubuh. Rutin mengonsumsi kembang kol akan terhindari penyakit ginjal.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Sayuran untuk Jaga Kesehatan Mata di Tengah Paparan Gadget


    Jakarta

    Kesehatan mata perlu dijaga, terutama di era digital saat ini dimana mata sering terpapar gadget dan komputer. Caranya bisa dengan memperbanyak konsumsi sayuran berikut ini.

    Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengonsumsi sayuran yang kaya akan nutrisi penting bagi penglihatan, seperti vitamin A, C, E, serta lutein dan zeaxanthin.

    Berikut adalah beberapa sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata:


    1. Bayam

    BayamBayam Foto: Getty Images/PoppyB


    Bayam adalah sumber yang sangat baik dari lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh cahaya biru dan radikal bebas. Lutein dan zeaxanthin juga penting dalam melindungi retina dan mencegah degenerasi makula terkait usia (AMD).

    2. Brokoli
    Brokoli mengandung vitamin C yang tinggi, yang berperan dalam melindungi mata dari kerusakan oksidatif. Vitamin C juga membantu memperkuat pembuluh darah mata dan meningkatkan kesehatan jaringan mata. Dengan mengonsumsi brokoli secara rutin, Anda dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi retina.

    3. Kale
    Kale, salah satu jenis sayuran hijau berdaun, sangat kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kedua senyawa ini membantu menyaring sinar biru yang berbahaya dan melindungi retina dari kerusakan yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

    4. Jagung

    Resep Corn RibsCorn Ribs Foto: Getty Images

    Jagung juga mengandung lutein dalam jumlah yang cukup tinggi. Lutein memiliki kemampuan untuk melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya yang berlebihan, serta memperbaiki penglihatan dan mencegah degenerasi makula.

    5. Paprika merah
    Paprika merah tidak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga mengandung vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko rabun senja. Vitamin C dalam paprika merah juga membantu mencegah kerusakan sel mata akibat radikal bebas.

    6. Tomat
    Tomat mengandung likopen, sebuah antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan terkait usia. Likopen diketahui dapat melawan radikal bebas yang merusak sel-sel mata, sehingga menjaga kesehatan retina dan mencegah gangguan penglihatan.

    7. Wortel

    Baby carrotBaby carrot Foto: iStock

    Wortel dikenal sebagai sayuran yang kaya akan beta-karoten, yang merupakan bentuk provitamin A. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata karena membantu menjaga penglihatan di tempat yang kurang cahaya (penglihatan malam) dan melindungi mata dari degenerasi makula. Selain itu, wortel juga dapat mengurangi risiko katarak.

    Mengonsumsi berbagai sayuran yang kaya akan vitamin A, C, E, lutein, dan zeaxanthin secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi penglihatan Anda dari berbagai masalah mata. Jangan lupa untuk mengkombinasikan sayuran-sayuran tersebut dalam pola makan sehari-hari untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan mata Anda.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Sayuran Bikin Mata Sehat, Sering Terpapar Gadget Wajib Coba

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan dan Minuman Nabati yang Jadi Tren Ini Belum Tentu Menyehatkan


    Jakarta

    Beberapa makanan nabati ini belakangan menjadi tren untuk memenuhi pola makan sehat. Namun, perlu tahu bahwa tidak semuanya benar-benar sehat.

    Belakangan ini semakin banyak orang yang mulai sadar akan pola makan sehat. Namun, tak jarang dari mereka yang salah arah. Khususnya mengenai pola makan nabati.

    Makanan dan minuman berbahan nabati memang benar menyehatkan. Karenanya, makanan dan minuman nabati pun menjadi tren di media sosial dan populer begitu pesat.


    Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan dan minuman nabati menyehatkan. Karenanya penting untuk memperhatikan kandungan nutrisi dan kondisi tubuh masing-masing.

    Dikutip dari People (18/08/24) berikut 5 makanan dan minuman nabati yang jadi tren tapi belum tentu menyehatkan:

    1. Susu Oat

    Manfaat Oat Milk, Susu Nabati yang Tengah Naik DaunMilk, Susu Nabati yang Tengah Naik Daun Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Susu oat menjadi tren karena rasanya yang creamy seperti susu sapi meski terbuat dari bahan nabati. Susu ini juga diklaim sebagai alternatif lebih sehat untuk diet.

    Ahli diet Kenlyn Young mengatakan benar bahwa pola makan nabati diklaim sehat. Namun, tidak semua makanan atau minuman nabati merupakan pilihan yang sehat.

    Secara nutrisi susu oat tidak bisa dibandingkan dengan susu sapi atau bahkan susu kedelai. Sebuah studi menemukan bahwa dari 74 merek susu oat, hanya 22 yang memenuhi standar nutrisi.

    2. Daging Nabati

    Karena ada klaim bahwa pola makan nabati menyehatkan, maka muncul lah tren daging nabati. Di media sosial viral daging nabati disebut-sebut dapat mencegah penyakit kronis.

    Mulai dari penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, dan lainnya. Faktanya, daging nabati bisa berisiko karena menciptakan alternatif seperti ini memerlukan banyak bahan dan proses.

    Proses itu bisa menambah kadar lemak jenuh. Ahli gizi Jill Weisenberger mengatakan bahwa pertimbangan lemak jenuh pada daging nabati bisa meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.

    Makanan dan minuman nabati yang belum tentu sehat ada di halaman selanjutnya.

    3. Jus sayuran

    Jus sayuran menjadi tren karena kerap dipilih untuk mengimbangi pola makan sehat. Jus sayuran biasanya jadi pilihan untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap dalam sehari.

    Klaim itu tidak selamanya benar. Pasalnya, menurut ahli gizi Kirkpatrick, jus sayur ataupun buah banyak yang ditambah gula untuk menambah rasa.

    Ini bisa menambah asupan gula. Bahkan gula alami dalam sayuran dan buah yang dijus bisa menjadi masalah karena tidak ada serat yang memperlambat pelepasannya ke aliran darah.

    4. Makanan bebas gluten

    Makanan yang harus dihindari dan dikonsumsi bagi para penderian intoleransi gluten.Makanan mengandng gluten ilustrasi. Foto: Getty Images

    Makanan bebas gluten adalah makanan yang tidak mengandung suatu protein bernama gluten. Makanan ini diklaim punya banyak manfaat kesehatan.

    Mulai dari membersihkan kulit menjadi cerah, membantu menurunkan berat badan, dan meningkatkan kualitas tidur. Jika ada penderita celiac atau intoleransi gluten, ini bisa jadi benar.

    Namun, jika kamu merupakan seorang dengan kondisi tubuh sehat, kemudian memiliki makanan bebas gluten untuk mendapatkan manfaatnya, kamu salah arah.

    Ironisnya, banyak produk kemasan bebas gluten yang memiliki lebih sedikit nutrisi dibandingkan makanan penggantinya.

    5. Smoothie

    Smoothie juga diklaim menyehatkan karena terbuat dari bahan-bahan sehat. Mulai dari susu, yogurt, sayuran, dan buah-buahan. Namun, kamu harus berhati-hati ketika memiliki smoothie kemasan.

    Menurut ahli gizi Weisenberger, banyak smoothie yang dibuat dengan campuran gula dan lemak jenuh. Campuran itu membuat smoothie seperti makanan penutup daripada menu sarapan atau camilan sehat.

    Mengonsumsi smoothie juga tidak membuat kenyang dalam waktu lama. Jika ingin memastikan smoothie kamu sehat, lebih baik buat sendiri tanpa campuran pemanis.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 6 Jenis Makanan Ini Bisa Picu Insomnia dan Mimpi Buruk


    Jakarta

    Asupan makanan berpengaruh pada pola tidur. Karenanya hindari konsumsi 6 jenis makanan ini agar bisa tidur nyenyak dan tidak mimpi buruk.

    Tidur merupakan waktu untuk tubuh dapat beristirahat. Namun, sayangnya, banyak orang yang mengalami gangguan tidur. Mulai dari sulit tidur hingga pola tidur tak teratur.

    Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh pola makan yang sembarangan. Kandungan pada makanan tersebut bisa merusak hormon tidur atau menyebabkan kondisi tubuh tidak nyaman.


    Selain itu, ada juga gangguan tidur yang membahayakan kesehatan tubuh, seperti terjadinya tidur sambil berjalan hingga sulit bernapas.

    Dikutip dari Health.com (19/07/24) berikut 6 jenis makanan yang memicu sulit tidur, sebaiknya batasi konsumsinya.

    1. Alkohol

    Alkohol dapat mengganggu tidur sudah terbukti lewat sebuah penelitian. Menurut peneliti, alkohol dapat mengganggu pelepasan melatonin atau hormon yang mengatur pola tidur.

    Penelitian dari University of Missouri School of Medicine juga menjelaskan bahwa minum alkohol sebelum tidur dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

    Mulai dari mimpi buruk hingga parasomnia atau berjalan saat tidur. Efek alkohol pun dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan gangguan pernapasan.

    2. Kafein

    5 Fakta Kopi Excelsa yang Underrated Tetapi Rasanya IstimewaMinuman berkafein bikin sulit tidur. Foto: Getty Images/Wissawa Chamaboon

    Hindarilah minuman mengandung kafein seperti kopi dan teh sebelum tidur. Pasalnya, kandungan kafein tersebut dapat menyebabkan kamu tetap terjaga di waktu tidur.

    Beberapa orang memetabolisme kafein dengan cepat, tapi ada juga yang lambat. Nah, yang lambar itu artinya kafein bertahan lebih lama di dalam tubuh.

    Kondisi ini dapat memberikan efek samping. Diperlukan waktu hingga 6 jam untuk menghilangkan efek kafein. Ahli gizi menyarankan terakhir minum kopi di jam 18.30 agar tidak mengganggu jam tidur.

    3. Makanan Berlemak

    Makanan berlemak terbilang sulit dicerna di dalam tubuh apalagi ketika tubuh sedang berbaring. Dengan begitu, sistem pencernaan akan terus aktif dan membuat orang terjaga.

    Selain itu, berbaring terlalu cepat setelah makan juga menyebabkan refluks asam. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan rasa yang tidak nyaman, seperti rasa terbakar di dada.

    Makanan yang membuat sulit tidur ada di halaman selanjutnya.

    4. Makanan Manis

    Woman hand giving glass ,Soft drinks with ice, sweethart or buddyMinuman manis dapat menyebabkan insomnia Foto: Getty Images/iStockphoto/tongpatong

    Sebelum tidur, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi. Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga membuat tubuh tetap aktif hingga larut malam.

    Tak hanya itu, makanan manis juga meningkatkan kewaspadaan yang pada akhirnya membuat sulit tidur. Alih-alih makan makanan manis, kami bisa mengonsumsi kacang-kacangan sebagai camilan sehat.

    5. Makanan Pedas

    Makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Ini dapat memicu gejala sakit maag yang tidak nyaman sehingga membuat kamu sulit tidur.

    Banyak penelitian yang menemukan bahwa makanan pedas juga dapat meningkatkan metabolisme. Kondisi ini membuat tubuh terus aktif dalam jangka waktu yang lama.

    6. Makanan Olahan

    cara mengonsumsi makanan olahan agar lebih sehatMakanan olahan dapat menganggu pola tidur. Foto: iStockphoto

    Sudah bukan rahasia lagi bahwa makanan olahan tidak baik untuk kesehatan. Salah satunya dapat menyebabkan sulit tidur. Itu karena makanan olahan dikemas dengan natrium.

    Natrium itu dapat menyebabkan risiko kembung dan menahan cairan sebelum tidur. Tentu ini membuat tidak nyaman. Apalagi makanan olahan juga membuat kamu lebih cepat haus.

    Dengan begitu membuat kamu minum lebih banyak air beberapa jam sebelum tidur dan menyebabkan buang air kecil di malam hari.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari 5 Makanan dan Minuman yang Bikin Imunitas Tubuh Turun


    Jakarta

    Imunitas akan tetap terjaga jika kita senantiasa mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Jadi, hindari konsumsi beberapa makanan yang tidak sehat ini.

    Imunitas tubuh penting dijaga untuk menjaga tubuh dari terserang beragam penyakit. Caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang, di antaranya mengandung vitamin dan mineral.

    Dilansir dari Eating Well (30/4/2024), imunitas tubuh dapat menurun jika mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat. Seperti halnya terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol, gorengan, hingga makanan olahan.


    Berikut 5 makanan dan minuman yang dapat menurunkan imunitas tubuh:

    1. Minuman Beralkohol

    Ilustrasi minuman beralkoholIlustrasi minuman beralkohol Foto: Getty Images/iStockphoto/Kanizphoto

    Minuman beralkohol seperti bir, wine, dan whiskey, sebaiknya dihindari agar tubuh tetap bugar. Dikarenakan terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol dapat memengaruhi kesehatan usus yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah studi pada 2021 dalam ‘Toxicology Reports’ mencatat bahwa alkohol dapat memengaruhi keragaman bakteri sehat di usus dan berkontribusi pada berkurangnya fungsi penghalang usus. Asupan alkohol yang berlebihan juga dapat menghambat kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk membuat antibodi yang dibutuhkan tubuh guna menangkal penyerang asing, seperti virus flu.

    Alkohol juga mengganggu tidur, sehingga membuat tubuh mudah lelah. Padahal, tidur yang optimal sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh agar tetap dalam kondisi prima.

    2. Minuman Manis

    Minuman manis juga harus dihindari kalau ingin tubuh tetap terjaga imunitasnya. Asupan gula berlebihan, termasuk melalui minuman manis dapat berdampak negatif pada tubuh dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

    Menurut studi ada 2022 dalam Human Immunology, asupan fruktosa (sejenis gula) yang berlebihan mengubah susunan mikrobiota usus. Sehingga, strain bakteri yang bermanfaat lebih sulit berkembang biak.

    3. Gorengan

    Gorengan menjadi makanan yang umum ditemui di Indonesia. Jenis gorengan itu sangat beragam, seperti tempe, bakwan, tahu isi, pisang goreng, dan lainnya. Enaknya gorengan ini disantap saat sore hari.

    Sayangnya, gorengan bukanlah makanan sehat yang konsumsinya harus dibatasi. Hal ini dikarenakan gorengan banyak mengandung produk akhir glikasi lanjut (AGE). Senyawa ini secara alami muncul selama proses memasak.

    Penelitian dalam artikel tahun 2020 di Nutrients, menemukan bahwa AGE dapat dikaitkan dengan mikrobioma usus yang kurang optimal, peningkatan peradangan, dan penghalang usus yang lebih lemah. Semuanya dapat berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh.

    4. Daging Olahan

    Grilled sausages and vegetables in frying pan, close upsosis Foto: Getty Images/iStockphoto/Nadezhda_Nesterova

    Daging olahan juga harus dihindari konsumsinya agar tubuh tetap sehat. Banyak mengonsumsi daging olahan, seperti sosis, ham, kornet, dan lainnya dapat berdampak buruk bagi imunitas tubuh.

    Saat daging olahan dicerna, bakteri usus menghasilkan zat yang disebut trimetilamin (TMA) yang kemudian diubah menjadi trimetilamina N-oksida (TMAO) oleh hati. Kadar TMAO yang berlebihan dapat dikaitkan dengan komunitas bakteri usus yang tidak sehat, peradangan kronis, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    5. Makanan Tinggi Garam

    Satu lagi makanan yang harus dihindari agar imunitas tubuh tetap terjaga, yaitu makanan tinggi garam. Hal ini diungkapkan dalam studi besar tahun 2023 yang diterbitkan oleh Respiratory Research. Peneliti menemukan hubungan antara menambahkan garam ke makanan dan sleep apnea atau gangguan pernapasan selama tidur.

    Menurut CDC, sleep apnea mengakibatkan kurangnya kualitas tidur. Seperti yang diketahui, kurang tidur dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Untuk mengurangi asupan garam secara keseluruhan, kurangi konsumsi makanan yang tinggi sodium, seperti makanan cepat saji, camilan asin, daging olahan, dan makanan kaleng.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Panduan Pola Makan Sehar agar Tubuh Tetap Bugar


    Jakarta

    Diet sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Hal ini berkaitan dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan batasannya agar tidak berisiko bagi kesehatan.

    Diet identik untuk menurunkan berat badan. Namun, pada dasarnya diet merupakan pola makan yang teratur, yang ditujukan untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar.

    Mengatur pola makan ini dilakukan dengan memenuhi asupan nutrisi penting, seperti karbohidrat, protein, lemak dan lainnya. Juga mengatasi batasan agar tidak berlebihan.


    Selain itu, penting juga untuk memahami kondisi kesehatan tubuh agar dapat memilih jenis makanan. Pastinya hindari makanan yang tinggi garam dan gula.

    Dikutip dari Medical News Today (12/11/24) berikut 5 panduan pola makan sehat.

    1. Berapa banyak karbohidrat yang diperlukan tubuh?

    KarbohidratKarbohidrat penting sebagai sumber energi utama. Foto: Getty Images/happy_lark

    Karbohidrat kerap dipandang sebelah mata. Namun, WHO telah menegaskan bahwa karbohidrat merupakan bagian penting dari pola makan, karena menjadi sumber energi utama.

    WHO menganjurkan karbohidrat minimal harus mencapai 45% dari total kalori harian. Dan ini tidak lebih dari 75% kalori harian. Sumber karbohidrat tidak hanya dari nasi.

    Kamu bisa mendapatkannya dari biji-bijian, singkong, buncis, ubi, dan lainnya. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 130 gram karbohidrat setiap hari.

    2. Jenis lemak yang bagus untuk nutrisi

    Lemak selalu mendapat pandangan miring dalam pola makan. Itu bisa jadi benar, tetapi ada jenis lemak yang justru dibutuhkan tubuh. Biasanya disebut sebagai lemak baik.

    Lemak baik penting untuk berfungsinya sel-sel tubuh, produksi hormon, dan meningkatkan fungsi otak. Lemak baik tersebut ada yang disebut sebagai asam linoleat, contohnya seperti lemak omega-6.

    Lemak tersebut terkandung dalam kacang-kacangan seperti walnut, biji bunga matahari, dan almond. Ada juga asam alfa-linolenat, seperti lemak omega-3 yang terkandung pada ikan berlemak, seperti tuna dan salmon.

    WHO menyatakan bahwa pada orang dewasa 15-30% kalori harian harus berasal dari lemak, terutama lemak asam lemak tak jenuh, seperti yang disebutkan di atas.

    Panduan pola makan sehat untuk tubuh tetap fit ada di halaman selanjutnya.

    3. Seberapa penting asupan protein

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanProtein menyediakan bahan pembangunan bagi sebagian besar elemen struktural tubuh. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    Protein sangat dibutuhkan tubuh. Protein menyediakan bahan pembangunan bagi sebagian besar elemen struktural tubuh, seperti otot, serta molekul fungsional, seperti hormon dan enzim.

    WHO telan menyarankan bahwa 10-15% kalori harian harus berasal dari protein. Asupan tersebut dapat diperoleh dari makanan hewani maupun nabati.

    Namun, jika orang dengan kondisi kesehatan tertentu, bisa memilih protein nabati untuk kesehatan kardiovaskular dan metabolisme.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan protein harus melebihi batas yang direkomendasikan WHO, sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan.

    “Jumlah harian ini harus dipecah sepanjang hari, karena kita menjadi kurang efisien dalam memproses protein seiring bertambahnya usia. Sebaiknya mengasup 25-30 gram protein setiap kali makan,” tutur ahli gizi Rapozo.

    4. Hindari makanan olahan

    Makanan olahan tinggi akan natrium. Ahli gizi Rapozo mengatakan bahwa asupan natrium yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.

    Karenanya, orang dewasa sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari 2 gram natrium per hari. Jumlah tersebut setara dengan 5 gram garam meja.

    Selain asupan garam, asupan gula juga perlu diperhatikan. WHO menegaskan bahwa gula bukanlah nutrisi penting, sehingga harus dibatasi asupannya.

    “Asupan gula sebaiknya kurang dari 10% dari asupan energi harian. Ini mencatat bahwa akan lebih baik lagi jika di bawah 5% asupan kalori berasal dari gula,” tutur Razopo.

    Razopo menjelaskan bahwa makanan olahan merupakan makanan yang mengubah struktur bahan makanan asli. Proses itu cenderung mengandung tambahan garam dan gula dalam jumlah besar.

    Makanan olahan harus dibatasi, karena dapat menyebabkan penuaan biologis, meningkatkan risiko penurunan kognitif, stroke, dan lainnya.

    5. Batasi mengonsumsi daging merah

    Pencinta Steak, Ini 10 Potongan Daging Sapi Paling Mahal di DuniaDaging merah berkontribusi terhadap kanker kolorektal dan jenis kanker lainnya Foto: Chef’s Pencil

    WHO menekankan bahwa daging merah, seperti daging babi dan sapi harus dibatasi karena bisa merugikan kesehatan. Dan ini sudah banyak penelitian yang membuktikannya.

    Daging merah berkontribusi terhadap kanker kolorektal dan jenis kanker lainnya, meningkatkan risiko diabetes tipe-2, menyebabkan masalah kardiovaskular, dan demensia.

    “Pada orang dewasa, asupan daging merah yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa penyakit meskipun dikonsumsi dalam jumlah yang rendah,” tutur Razopo.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Peneliti China Sebut Rutin Konsumsi Keju Bisa Kurangi Mendengkur


    Jakarta

    Mendengkur disebabkan karena saluran pernapasan yang terhalang atau menyempit. Untuk menguranginya, keju disebut baik dikonsumsi untuk mengatasi dengkuran.

    Mendengkur memang kerap terjadi saat tidur, faktanya biasa dialami oleh 3 persen anak-anak dan 32 persen orang dewasa. Menurut Mayo Clinic, mendengkur bisa menjadi masalah kronis dan dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang serius.

    Beberapa cara dapat mengatasi dengkuran. Mayo Clinic menyarankan harus ada perubahan gaya hidup, seperti menurunkan berat badan, menghindari konsumsi alkohol, atau tidur dengan posisi miring.


    Dilansir dari The Sun (2/12), ada cara lain mengurangi dengkuran dengan mengonsumsi makanan. Jenis makanan yang dimaksud adalah keju.

    Disebutkan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi produk olahan susu, termasuk keju, ditemukan memiliki risiko 28 persen lebih rendah terkena sleep apnea (penutupan tenggorokan) yang menyebabkan dengkuran parah.

    konsumsi keju dapat kurangi mendengkurkonsumsi keju dapat kurangi mendengkur Foto: Getty Images/iStockphoto

    Hal ini disampaikan dalam jurnal ‘Sleep Medicine’. Para peneliti mengatakan bahwa mereka telah menghubungkan antara konsumsi keju yang lebih tinggi dengan kemungkinan lebih rendah untuk mengalami sleep apnea.

    Padahal, para pendengkur sebelumnya telah disarankan untuk menghindari konsumsi produk susu itu sebelum tidur. Karena, diyakini dapat memperburuk masalah mendengkur dengan meningkatkan produksi lendir dan menyumbat saluran udara.

    Namun, penelitian terhadap 400.000 orang Inggris oleh para ahli dari Universitas Chengdu, China ini justru menemukan 20 cara mengonsumsi keju. Termasuk jenis keju gorgonzola, cheddar, camembert, atau manchego yang dapat menurunkan risiko sleep apnea yang berkaitan dengan mendengkur,. Termasuk meningkatkan kadar testosteron dan menurunkan tekanan darah tinggi.

    Sementara, ada studi lain yang mengungkapkan bahwa orang yang memiliki pola makan sehat dengan mengonsumsi banyak sayuran diketahui kecil kemungkinannya mengalami sleep apnea. Dr. Yohannes Melaku dari Universitas Flinders mengatakan, “Bisa jadi pola makan nabati yang sehat mengurangi peradangan dan obesitas (faktor utama dalam risiko sleep apnea).”

    Karena itu menjaga kualitas pola makan penting dalam mengelola risiko sleep apnea obstruktif.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com