Tag: Properti

  • Cara Cek Sertifikat Tanah Secara Online, Mudah dan Cepat


    Jakarta

    Sertifikat tanah merupakan salah satu dokumen penting karena berfungsi sebagai bukti sah atas kepemilikan tanah di mata hukum. Kini, cara cek sertifikat tanah bisa dilakukan secara online, lho.

    Sebelum membeli tanah atau properti, penting untuk mengecek sertifikat tanah pemiliknya. Selain untuk menjamin legalitas dan keabsahan kepemilikan tanah, cara ini juga untuk menghindari adanya upaya pemalsuan sertifikat oleh oknum tak bertanggung jawab.

    Jika dahulu sertifikat tanah harus dilihat secara langsung, kini masyarakat bisa mengeceknya secara online. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Cek Sertifikat Tanah Secara Online

    Kalian dapat mengecek sertifikat tanah secara online melalui tiga cara, yaitu lewat aplikasi Sentuh Tanahku dan laman BHUMI. Berikut ini caranya.

    Melalui Aplikasi Sentuh Tanahku

    Masyarakat kini bisa mengecek sertifikat tanah melalui Sentuh Tanahku. Aplikasi ini bisa diunduh di Play Store dan App Store. Jika sudah di download, simak cara ceknya di bawah ini:

    1. Buka aplikasi Sentuh Tanahku
    2. Jika belum punya akun, silahkan daftar terlebih dahulu dengan ketuk ‘Masuk’ dan pilih ‘Daftar di Sini’ dan lengkapi data yang dibutuhkan
    3. Lalu cek link aktivasi di email dan klik tautan tersebut
    4. Login untuk masuk ke aplikasi Sentuh Tanahku dengan username dan password yang telah dibuat
    5. Di halaman utama, pilih layanan ‘Cari Berkas’
    6. Isi data diri yang diperlukan, kemudian klik ‘Cari Berkas’
    7. Setelah itu akan muncul sertifikat tanah yang ingin dicek.

    Lewat Situs BHUMI

    Pengecekan sertifikat tanah secara online juga bisa melalui situs BHUMI. Situs ini terintegrasi dengan geoportal ATLAS untuk menggambarkan bidang-bidang tanah yang terdaftar di Kementerian ATR/BPN. Bagaimana cara ceknya? Simak di bawah ini:

    1. Buka situs bhumi.atrbpn.go.id/peta
    2. Di bagian atas, klik simbol kaca pembesar di samping ‘Cari Lokasi’
    3. Lalu klik ‘Pencarian Bidang’ (NIB/HAK/NIBEL)
    4. Masukkan nama Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan
    5. Masukkan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) atau Nomor Hak
    6. Klik ‘Cari Bidang’
    7. Setelah itu akan muncul informasi terkait bidang tanah tersebut.

    Demikian penjelasan tentang cara mengecek sertifikat tanah secara online. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Arsitek yang Tepat biar Terhindar dari yang Abal-abal


    Jakarta

    Saat membangun rumah, pasti membutuhkan peran arsitek untuk memvisualisasikan konsep dan memastikan pembangunan berjalan dengan lancar. Namun, kendalanya adalah kebanyakan orang kesulitan untuk mencari arsitek yang kompeten dan dapat dipercaya.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan untuk mencari arsitek, saat ini masyarakat bisa mencarinya melalui internet. Mulai dari mencari tahu sosok arsitek tersebut hingga karya-karyanya. Untuk lebih jelasnya, berikut cara memilih arsitek.

    1. Tentukan Konsep Rumah

    Sebelum mencari arsitek, pemilik rumah minimal sudah menentukan konsep atau gaya rumah yang ingin dibangun. Konsep ini menjadi kunci penting menemukan arsitek yang cocok yang dapat merealisasikan keinginan mereka. Sebab, masing-masing arsitek memiliki keahlian pada gaya tertentu seperti klasik, modern, industrial, dan lainnya.


    2. Cari Arsitek yang Telah Bersertifikat dan Cek Portofolionya

    Setelah itu, cari arsitek yang cocok dengan konsep rumah. Pastikan arsitek tersebut telah memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA). Denny menyarankan untuk mengecek situs Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), di sana terdapat daftar beberapa arsitek yang telah memegang sertifikat.

    “Cuma seringkali yang muncul bukan portfolio. Jadi menurut saya yang paling menarik atau yang paling penting adalah mencari portfolio atau proyek-proyek terakhir yang pernah dikerjakan si arsitek itu,” kata Denny kepada detikProperti, pada Rabu (28/5/2025).

    Bisa juga mengecek media sosial arsitek tersebut atau website luar negeri seperti Dezeen atau ArchDaily. Beberapa arsitek ada yang memuat cerita dan detail karya mereka di sana. Apabila arsitek tersebut memiliki studio sendiri, biasanya mereka memuat beberapa proyek yang sudah digarap atau sedang digarap ke situs resmi mereka.

    Denny mengatakan apabila menemukan arsitek yang sudah lama tidak terlibat proyek apa pun, perlu dicek dahulu STRA-nya. Apabila masih aktif, tidak ada salahnya mencoba bekerja sama dengan arsitek tersebut. Sebab, STRA tidak berlaku selamanya, melainkan 5 tahun sekali sehingga selama sertifikat tersebut aktif, arsitek tersebut masih legal untuk bekerja.

    3. Minta Testimoni dengan Klien yang Sebelumnya

    Mengingat pembangunan rumah akan memakan waktu yang lama mulai dari 3 bulan hingga bertahun-tahun, calon klien harus mengetahui sifat dan kebiasaan arsitek. Hal ini untuk menghindari konflik, kesalahpahaman, dan hal-hal yang mempersulit ketika pembangunan berlangsung.

    “Minta si arsiteknya, ‘Kenalin dong sama klien yang lagi dikerjakan, saya mau ngobrol’. Harusnya kalau misalnya dia arsitek yang oke, dia akan fine-fine aja untuk rekomendasiin. ‘Oh bicara aja nih sama klien saya yang ini’. Jadi sifat-sifat si klien, si arsitek, kita bisa tahu,” jelas Denny.

    4. Jujur dan Terbuka kepada Arsitek

    Denny mengatakan setiap arsitek pasti ingin mewujudkan konsep klien. Bahkan arsitek dilatih untuk bisa berfikir panjang mengenai hal-hal yang mungkin tidak diketahui klien, seperti material yang aman atau alternatif desain yang lebih cocok untuk konsep rumahnya. Hal-hal tersebut merupakan tugas arsitek untuk mempersiapkan.

    “Arsitek kan bacaannya dari A sampai Z, klien mungkin searching-nya baru A sampai C gitu ya. Jadi ya rasanya kalau kita bayar mahal tentunya harus ada sesuatu yang dihasilkan sama si arsitek. Arsitek itu selayaknya bertindak sebagai pengacaranya klien. Dia harus ada di posisinya klien untuk menjaga, memastikan keselamatan klien itu menjadi prioritas yang utama,” ungkapnya.

    Klien juga perlu komunikatif dengan mengungkapkan secara jelas dan jujur mengenai konsep yang diinginkan dan penilaian terhadap usulan ide dari arsitek. Cara ini untuk menghindari kesalahan ketika proses perencanaan dan pada saat pembangunan.

    Banyak ditemukan beberapa klien yang labil dan meminta ganti desain ketika pembangunan sudah berjalan. Selain menyita biaya, waktu pembangunan juga semakin lama.

    “Jadi kalau misalnya dia udah punya referensi gambar dan lain-lain mungkin itu akan jadi satu hal yang membantu,” tutur Denny.

    Tugas Arsitek

    Denny menegaskan tugas seorang arsitek tidak hanya untuk menggambar dan mendesain, melainkan memastikan seluruh desain itu dapat terlaksana menjadi sebuah bangunan. Karya arsitek itu bukan gambar, karya arsitek itu bangunan. Oleh karena itu, arsitek akan hadir dan mengawasi pembangunan dari awal hingga akhir.

    Arsitek tidak bekerja sendirian, melainkan ada teknik sipil atau ahli struktur, kontraktor, interior desainer, dan tukang bangunan. Sebab, ada beberapa pekerjaan yang harus mengandalkan profesi lain yang lebih ahli.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pakai Arsitek? Ini Estimasi Biaya Jasa Desain Rumah



    Jakarta

    Untuk menjamin pembangunan rumah aman, hasilnya layak huni, dan dapat selesai tepat waktu, dibutuhkan tenaga ahli seperti arsitek. Sebab, arsitek bukan hanya bertugas dalam menggambar desain bangunan, melainkan turut mengawasi dan memastikan pembangunannya berjalan dengan benar.

    Pentingnya peran arsitek dalam pembangunan rumah juga diakui negara. Bahkan salah satu syarat Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah harus memiliki dokumen dengan tanda tangan arsitek yang memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA).

    Namun, kendala yang sering ditemui adalah banyak orang tidak tahu berapa biaya yang dibutuhkan untuk memakai jasa arsitek.


    Menanggapi hal ini, Arsitek Denny Setiawan menyampaikan, biaya jasa arsitek tergantung pada masing-masing arsitek, pengalamannya, dan luas bangunan yang akan dibangun. Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) telah menetapkan harga minimum jasa arsitek yang adalah Rp 200 ribu per meter persegi.

    Biaya tersebut juga akan berbeda tergantung pada permintaan dari konsumen, apakah mereka ingin hanya digambarkan atau sekaligus dengan mengawasi pembangunan. Apabila dengan mengawasi pembangunan, konsumen juga bisa memilih sekaligus tukang atau tidak.

    “Tukang dan lain-lain itu bisa si arsitek, sifatnya hanya merekomendasikan. Dan apabila si klien mempunyai tukang sendiri, arsiteknya harus bisa bekerja sama dengan tukangnya tersebut. Tapi ada skema kedua, skema design and build namanya. Jadi si arsitek juga merangkap kontraktor, jadi arsiteknya menyediakan tukangnya,” terang Denny kepada detikProperti, Rabu (28/5/2025).

    Selain itu, tugas arsitek berbeda dengan kontraktor. Arsitek mempunyai peran penting dalam proses pembangunan karena seseorang yang mengetahui secara pasti konsep rumah tersebut adalah arsitek. Kontraktor bekerja berdasarkan arahan dari arsitek.

    Arsitek bahkan bisa juga merangkap sebagai interior desainer berdasarkan permintaan konsumen. Namun, konsumen juga berhak menunjuk interior desainer khusus untuk rumah mereka.

    Nantinya, arsitek juga tidak akan bekerja sendirian. Arsitek akan dibantu oleh teknik sipil atau ahli struktur terutama untuk menentukan komposisi material yang dibutuhkan, misalnya untuk menentukan jumlah besi yang dibutuhkan. Bagian ini tidak bisa dilakukan oleh kontraktor apalagi tukang bangunan karena teknik sipil sudah dibekali pemahaman dan memang dipersiapkan untuk tugas tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian Tanpa BI Checking, Begini Caranya



    Jakarta

    Rumah merupakan aset berharga yang bisa dijadikan instrumen investasi. Bangunan rumah dapat disewakan, dijual, bahkan digadaikan oleh pemiliknya.

    Ketika seseorang menghadapi kesulitan finansial, meminjam uang dengan cara gadai sertifikat rumah bisa menjadi pilihan. Sebab, sertifikat rumah adalah dokumen penting yang bernilai tinggi.

    Akan tetapi, meminjam uang kepada lembaga biasanya perlu melalui proses BI Checking atau pengecekan skor kredit. Proses tersebut guna menguji kelayakan kredit calon nasabah.


    Lantas, apakah nasabah bisa menggadai sertifikat rumah tanpa BI checking? Berikut ini penjelasannya.

    Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (2/6/2025), prosedur gadai sertifikat rumah di Pegadaian dapat dilakukan tanpa BI Checking. Pegadaian bekerja sama dengan PT Pefindo untuk menilai kelayakan calon nasabah sebelum memberikan persetujuan.

    Dengan sistem skoring PT Pefindo, Pegadaian bisa melihat riwayat transaksi nasabah Pegadaian sebelumnya. Proses tersebut nantinya menjadi pertimbangan lolos atau tidaknya pengajuan buat gadai sertifikat rumah.

    Syarat Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian

    Inilah persyaratan yang perlu dipenuhi nasabah untuk menggadaikan sertifikat tanah.

    • Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun saat jatuh tempo akad.
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami atau istri.
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
    • Fotokopi surat nikah atau surat cerai.
    • Surat Keterangan Domisili apabila ada.
    • Bukti mengantongi pendapatan rutin, yaitu slip gaji 2 bulan terakhir.
    • Fotokopi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pinjaman di atas Rp100 juta.
    • Sertifikat dalam bentuk Surat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) asli.
    • Fotokopi Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun terakhir.
    • Surat Keterangan Usaha (SKU) yang hanya berlaku untuk pemilik usaha mikro atau kecil.

    Cara Menggadaikan Sertifikat Rumah

    Berikut ini langkah-langkah untuk mengajukan gadai sertifikat rumah.

    1. Kunjungi outlet Pegadaian terdekat dan serahkan sertifikat rumah sebagai jaminan (marhun).
    2. Tim Mikro Pegadaian akan memverifikasi dokumen serta meninjau lokasi rumah.
    3. Setelah permohonan disetujui oleh pejabat berwenang, dana pinjaman (marhun bih) akan dicairkan secara tunai atau transfer bank.
    4. Pembayaran cicilan dapat dilakukan setiap bulan dengan tenor 12-60 bulan dan mu’nah (margin) sebesar 0,7 persen per bulan.

    Besaran pinjaman mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 200 juta, tergantung pada nilai agunan dan tenor yang dipilih.

    Biaya Tambahan

    Selain itu, nasabah juga perlu menyiapkan biaya tambahan sebagai berikut.

    • Biaya cek sertifikat: Rp 50.000 hingga Rp 300.000 (sebelum akad),
    • Biaya administrasi,
    • Imbal Jasa Kafalah (IJK),
    • Biaya pengurusan SKMHT/APHT/SHT.

    Itulah informasi seputar gadai sertifikat rumah di Pegadaian. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Penting Punya Taman di Rumah? Ketahui Dulu Manfaatnya



    Jakarta

    Salah satu keuntungan memiliki rumah tapak adalah bagian depan bangunan biasanya memiliki halaman atau tanah kosong yang digunakan untuk taman. Namun, saat ini banyak rumah yang menutup tanah kosong tersebut untuk dijadikan tempat parkir karena luasnya yang tak seberapa.

    Eits, tenang, tidak masalah jika halaman rumah digunakan untuk lahan parkir. Setiap rumah memiliki kebutuhan masing-masing. Namun, keberadaan taman di rumah tetap penting. Menurut Arsitek Denny Setiawan, taman tidak melulu harus ditempatkan di bagian depan rumah atau belakang. Taman bisa dibuat di area kosong di mana saja di rumah, seperti di dalam rumah atau di atap.

    “Jadi tidak ada alasan kita nggak punya taman. Sebenarnya taman itu fleksibel, bisa dibuat di awal, di akhir juga bisa,” kata Denny kepada detikProperti, Selasa (3/6/2025).


    Sebab, kata Denny, memiliki taman di rumah memberikan banyak keuntungan. Pertama, taman bisa memberikan pasokan oksigen di rumah. Seperti yang kita tahu, taman biasanya ditumbuhi banyak tanaman, baik besar maupun kecil. Tanaman-tanaman inilah yang memasok oksigen untuk manusia.

    Kedua, dengan membuat taman, pemilik rumah sudah berkontribusi terhadap penghijauan. Membuat ruang hijau tidak perlu membutuhkan ruang yang luas, di lahan sepetak juga cukup. Dengan memiliki area terbuka hijau, rumah memiliki area resapan dan pasokan oksigen.

    “Fungsinya bisa meresapkan air hujan ke dalam tanah. Jadi air hujan kita bisa terserap di tanah kita sendiri walaupun rumah subsidi tapi rasanya harus ada taman juga,” ujarnya.

    Denny mengatakan apabila bagian depan rumah sudah tidak ada ruang tersisa, banyak orang memilih untuk menambah ruang di atas rumah seperti membuat rooftop. Area ini bisa digunakan pula untuk dibuat taman sungguhan yang ditumbuhi rumput.

    “Caranya yang pertama adalah lapisan dry cell supaya airnya bisa menyerap ke bawah kemudian dialirkan lewat pipa, flood drain. Di atas dry cell harus ada kerikil, atau split, baru di atasnya ada tanah,” jelasnya.

    Kemudian, apabila tidak memungkinkan dibuat di atas dan di bawah, pemilik rumah bisa menjajal membuat taman vertikal. Biasanya tanaman akan diletakkan di dinding atau pagar dengan pot atau tanaman rambat.

    “Saat ini kita kekurangan media tanam. Untuk Kota Jakarta sendiri target vegetasi baru tercapai 9 persen dari target kota ideal 30 persen ruang hijau. Jadi kita butuh sekali sebanyak-banyaknya ruang hijau agar tanaman bisa bertumbuh, agar setiap manusia di kota Jakarta ini bisa menghirup oksigen dengan baik jadi rasanya daripada kita membuat pagar yang tinggi yang kemudian kesannya tertutup, tidak ada salahnya kita mencoba metode untuk membuat pagar dari tanaman,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Jarak Aman Tanam Pohon di Rumah


    Jakarta

    Menanam pohon di rumah tentu bisa membuat pekarangan terasa adem dan asri. Apalagi jika menanam pohon yang buahnya bisa langsung dikonsumsi, tentu bisa membuat pemiliknya senang.

    Akan tetapi, menanam pohon tidak bisa sembarangan. Sebab, bisa saja ada kejadian yang tidak diinginkan, misalnya akar pohon merusak fondasi rumah.

    Ada jarak aman yang harus dilakukan saat menanam pohon, apalagi jika yang ditanam adalah pohon yang besar. Kira-kira, berapa ya jarak aman menanam pohon di rumah?


    Jarak Aman Tanam Pohon di Rumah

    Dilansir dari jimstrees.com.au, jarak penanaman pohon bisa dilakukan berdasarkan tinggi pohon. Berikut daftarnya.

    – Tinggi pohon di bawah 8 meter, jarak amannya setidaknya 3 meter dari bangunan
    – Tinggi pohon 8-15 meter, jarak amannya sekitar 4-6 meter dari bangunan
    – Tinggi pohon lebih dari 15 meter, jarak amannya setidaknya 10-15 meter

    Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Tanam Pohon di Rumah

    Selain jarak dan tinggi pohon, ada juga hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin menanam pohon di dekat rumah. Dilansir dari situs A Plus Tree, berikut ini informasinya.

    Luas Tajuk Pohon

    Lebar pohon yang ditanam juga harus diperhatikan karena bisa saja memerangkap kelembapan dan kotoran.

    Laju Pertumbuhan

    Laju pertumbuhan pohon juga harus diperhatikan. Biasanya, pohon yang tumbuhnya lambat bisa bertahan lebih lama.

    Kebutuhan akan Sinar Matahari, Tanah, dan Kelembapan

    Hal-hal tersebut harus diperhatikan karena jika tidak bisa saja pohon tidak tumbuh.

    Zona Ketahanan

    Penghuni rumah harus memperhatikan zona ketahanan wilayah dan pilih pohon yang sesuai dengan kondisi wilayah tempat tinggal. Sebab, menanam pohon yang tidak sesuai dengan kondisi daerah bisa membuat pohon mati.

    Itulah informasi mengenai jarak aman dan hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin menanam pohon di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik Ketika Hujan



    Jakarta

    Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Jenis atap ini tahan lama karena terbuat dari lembaran baja.

    Sayangnya, atap baja ringan dapat menimbulkan suara berisik ketika hujan. Kondisi seperti itu tentu bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah, apalagi saat ingin istirahat.

    Lalu, bagaimana cara memasang atap baja ringan agar tidak berisik? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan berbunyi karena beberapa faktor, yakni dek atap, insulasi, dan teknik pemasangan. Sifat logam dari atap baja ringan memang mengeluarkan bunyi denting saat dipukul.

    Bentuk atap juga mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Umumnya atap yang semakin tinggi serta ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Jika atap baja ringan berisik saat hujan, itu bisa menjadi pertanda ada masalah pada atap. Berikut ini beberapa potensi masalahnya.

    • Penempatan atap tidak tepat.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau longgar.
    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
    • Insulasi atap tidak memadai.

    Cara Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik

    Dilansir dari JJ Roofing Supplies, proses pemasangan dan bahan yang digunakan buat atap baja ringan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap.

    1. Pastikan Instalasi Benar

    Proses pemasangan berperan peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan instalasi baja ringan dengan benar.

    2. Gunakan Insulasi

    Cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan atap adalah dengan menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang, penyerap, dan peredam kebisingan sebelum suara bisa memasuki ruang.

    3. Pemasangan Atap yang Miring

    Sebaiknya pasang struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Atap yang miring membantu meredakan dampak tetesan air hujan daripada atap yang lebih datar.

    Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Itulah informasi seputar pemasangan atap baja ringan tidak berisik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Punya Kolam Renang di Rumah? Pertimbangkan Dulu Untung Ruginya



    Jakarta

    Pernahkah berkeinginan punya kolam renang di rumah? Fitur ini memang jadi tambahan menarik, apalagi bagi yang hobi berenang.

    Kolam renang bisa menjadi investasi signifikan untuk sebuah properti. Namun, baik membeli rumah dengan kolam renang maupun membangun kolam renang, pemilik perlu mempertimbangkannya dengan matang.

    Lantas, apa kelebihan dan kekurangan ada kolam renang di rumah? Simak penjelasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Angie’s List.


    Kelebihan Punya Kolam Renang

    1. Praktis

    Kolam renang rumah memberikan kepraktisan bagi penghuni karena tidak perlu meninggalkan rumah buat berenang. Penghuni cukup berjalan ke halaman belakang daripada pergi ke kolam renang umum.

    2. Hiburan

    Fitur kolam renang pun menjadi hiburan tambahan di rumah. Apalagi kalau penghuni rumah mengadakan acara, area kolam renang jadi spot seru buat kumpul bareng teman-teman dan keluarga.

    3. Kesehatan

    Selain itu, rumah mempunyai tempat olahraga khusus dengan adanya kolam renang. Tentunya, hal ini membantu meningkatkan kesehatan penghuni yang rajin berenang.

    Kekurangan Punya Kolam Renang

    1. Biaya Pembuatan Mahal

    Kekurangan paling utama dari kolam renang adalah biaya pembuatannya yang mahal. Pemilik perlu membayar jasa kontraktor kolam renang, penggalian, izin, hingga material buat bangun kolam renang.

    2. Perlu Perawatan

    Mempunyai kolam renang bukan perkara sepele, karena pemilik harus merawatnya agar airnya aman dan nyaman buat berenang. Hal ini bisa cukup menguras biaya, belum lagi kalau ada kerusakan pada sistem kolam renang.

    3. Risiko Keselamatan

    Kolam renang memang tempat buat penghuni seru-seruan, tetapi ada risiko keselamatan. Untuk meningkatkan keamanan, penghuni rumah perlu mempertimbangkan memasang pagar atau penutup kolam. Lalu, perlu ada peringatan tentang keselamatan saat menyelam dan hal-hal tambahan lainnya.

    4. Pertimbangan Saat Menjual Rumah

    Meskipun kolam renang biasanya dapat meningkatkan nilai rumah, tidak semua pembeli berminat dengan fitur ini. Jadi pemilik berpotensi mengalami kendala sewaktu-waktu ingin menjual rumah.

    Itulah kelebihan dan kekurangan mempunyai kolam renang sebagai bahan pertimbangan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Warna Cat Rumah yang Bisa Bikin Ruang Kecil Tampak Lega



    Jakarta

    Rumah yang luas tentu didambakan banyak orang karena bebas bergerak dan nggak sumpek. Bagi pemilik rumah kecil tak perlu khawatir, sebab warna cat yang tepat bisa membuat ilusi ruangan lebih lega, lho.

    Warna dapat memainkan psikologi penghuni, sehingga mempengaruhi tampilan ruangan. Cara untuk membuat ruangan seakan lebih besar adalah memaksimalkan pencahayaan dan memilih warna cat terang.

    Lalu, warna cat rumah apa saja yang cocok buat ruangan sempit? Simak ulasannya berikut ini.


    Warna Cat Rumah yang Bagus buat Ruangan Kecil

    Inilah beberapa pilihan warna untuk ruangan kecil agar terlihat besar, dikutip dari The Spruce.

    1. Putih Murni

    Warna Cat Dinding PutihWarna Cat Dinding Putih Foto: Unsplash/Marina Podrez

    Pemilik rumah bisa mengecat dinding rumah dengan warna putih murni. Jenis putih ini tidak memiliki rona warna apapun.

    Warna cat tersebut akan membuat plafon terlihat tinggi dan memaksimalkan pencahayaan di ruangan sempit. Sebagai tambahan, beri sentuhan akhir bernuansa emas, aksen kayu, dan lantai keramik berpola mencolok untuk membuat ruangan tidak terlihat membosankan.

    2. Abu-abu Hangat

    Kamar Abu-abu HangatKamar Abu-abu Hangat Foto: Unsplash/AROMATEEC

    Warna abu-abu kecokelatan cenderung punya rona hangat dan menciptakan nuansa menenangkan dalam ruangan. Tambahkan aksen kaca, emas, serta aksesoris kaca kuning untuk menciptakan nuansa yang kaya dan nyaman buat ruangan kecil.

    3. Kuning Cerah

    Smart Tv Mockup With Blank Screen In Yellow RoomKamar Kuning Foto: iStock

    Warna kuning cerah memberi energi untuk membuat ruangan terasa lebih menarik. Meski warna ini tampak berani, kuning bisa dicocokkan dengan warna lain, misalnya aksen merah dan hijau. Hal ini membuat warna kuning cerah menjadi pilihan serbaguna.

    4. Abu-Abu Tua

    Kamar Abu-abuKamar Abu-abu Foto: Unsplash/Alexey Aladashvili

    Warna abu-abu tua dapat menurunkan tekanan darah dan menambah dimensi pada ruangan. Lalu, berikan detail tambahan untuk membuat kesan mewah seperti hiasan vintage atau cermin.

    5. Biru Muda

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Tembok rumah berwarna biru muda yang kusam cocok untuk dinding maupun lemari modern misalnya dapur. Dengan mengecat warna biru pucat, warna ruangan tidak terlalu mencolok dan terasa terlalu sempit.

    6. Hijau Mint

    Female teenager´s bedroom decorated in natural and aqua palette - Buenos Aires - ArgentinaFemale teenager´s bedroom decorated in natural and aqua palette – Buenos Aires – Argentina Foto: Getty Images/ruizluquepaz

    Kalau bosan dengan warna rumah yang itu-itu aja, mint hijau bisa jadi opsi yang lebih berani. Jenis warna hijau ini terlihat hampir seperti warna netral di ruangan kecil.

    Itulah beberapa warna cat rumah yang bagus buat ruangan sempit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 7 Pohon Ini Bisa Rusak Fondasi Kalau Ditanam Terlalu Dekat Rumah



    Jakarta

    Lingkungan rumah bisa lebih asri dan adem dengan menanam pohon di pekarangan. Meski bagus untuk lingkungan, sayangnya nggak semua pohon cocok di taman dekat rumah, lho.

    Beberapa jenis pohon kalau berada dekat rumah justru menimbulkan kerugian. Rumah bisa kotor dan rusak kalau sewaktu-waktu dedaunan, batang, dan ranting berjatuhan.

    Selain itu, akar pohon juga dapat merambat sampai ke rumah. Hal ini bisa gawat karena mengakibatkan fondasi rumah rusak.


    Lalu, apa saja jenis pohon yang bisa merusak fondasi pohon? Simak penjelasan berikut ini dikutip dari catatan detikProperti.

    Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

    1. Pohon Pepaya

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

    Pohon pepaya mempunyai akar yang menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan mengancam ketahanan rumah secara keseluruhan.

    Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur, sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

    Pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak dirawat, akar pohon jambu dapat merusak bagian bawah fondasi rumah atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

    Akar pohon mangga akar dapat merusak fondasi rumah yang terbuat dari semen, batu, atau material lainnya. Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

    Pohon beringin berukuran besar, sehingga bisa membuat rumah menjadi asri dan teduh. Namun, pohon ini lebih cocok ditanam di pekarangan yang luas agar tidak berdekatan dengan rumah.

    5. Pohon Ketapang

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

    Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ketapang cukup jauh dari rumah. Dengan begitu, fondasi rumah bisa terhindar dari ancaman kerusakan.

    6. Pohon Bidara

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

    Jika ingin menanam pohon bidara, pastikan jarak minimal dengan rumah 3 meter. Jarak tersebut memungkinkan pohon bidara hidup lama dan akarnya tidak merusak fondasi rumah. Hal ini juga membantu pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah.

    7. Pohon Durian

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

    Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

    Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Dilansir dari Jimstrees.com, berikut jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com