Tag: ramadan

  • Jangan Asal Beli, Ini 3 Ciri Takjil Berbahaya Menurut BPOM


    Jakarta

    Selama bulan puasa, banyak takjil dijajakan sore hari untuk santapan berbuka muslim. Hindari asal membeli takjil karena ada ciri-ciri takjil berbahaya menurut BPOM.

    Takjil atau kudapan berbuka puasa selalu hadir di bulan Ramadan. Tanpa takjil, berbuka memang terasa kurang lengkap. Karenanya selama bulan Ramadan aneka kudapan untuk berbuka pun banyak dijual di berbagai tempat.

    Kudapan ini banyak jenisnya, mulai dari gorengan, buah-buahan, aneka minuman, hingga berbagai makanan manis. Rasanya, tentu saja nikmat. Namun tetap Anda harus berhati-hati saat hendak membeli takjil yang dijajakan di pasaran.


    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap sejumlah takjil yang dijajakan di pasaran mengandung bahan berbahaya. “Paling banyak ditemukan ada yang (mengandung) boraks, formalin, rhodamin B, methanyl yellow,” ungkap kepala BPOM Taruna Ikrar di sela sidak di Pasar Takjil Bendungan Hilir seperti dilaporkan detikHealth.

    Campuran bahan berbahaya ini pun sebenarnya terlihat pada takjil. Sebelum membeli, sebaiknya cek daftar ciri takjil yang memakai bahan berbahaya sebagai berikut:

    1. Kenyal dan tidak lengket

    Bakso, cilok, lontong dan kerupuk rambak kerap menggunakan campuran boraks. Ciri pangan yang menggunakan boraks biasanya memiliki tekstur kenyal, tidak lengket, dan tidak gampang putus.

    2. Warna mencolok

    Ibu-ibu 'Kolombus' Bikin Resah, Begini Etiket Bungkus Makanan di Acara HajatanFoto: Getty Images/Cn0ra

    Tak bisa dipungkiri takjil dengan warna mencolok memang menarik perhatian. Namun hati-hati, pasalnya warna mencolok ini terkadang menunjukkan bahwa makanan tersebut menggunakan pewarna tekstil seperti rhodamin B (warna merah) dan methanyl yellow (kuning).

    Selain mencolok, pada makanan biasanya akan ada titik-titik warna yang tidak merata.

    3. Tidak dihinggapi lalat

    Bahan pangan yang dihinggapi lalat sering membuat orang enggan membeli. Namun jangan salah justru bahan pangan yang dihinggapi lalat menunjukkan bahan pangan tersebut segar tanpa formalin.

    Formalin kerap digunakan pada mi basah, tahu, ikan, dan daging ayam. Selain tidak dihinggapi lalat, bahan pangan dengan formalin memiliki ciri tidak lengket, tidak mudah hancur, dan terlihat mengkilap.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Teliti Sebelum Membeli, Ini Ciri-ciri Takjil Berbahaya Menurut BPOM

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Manfaat Sehat Makan Timun Suri, Turunkan BB dan Lancarkan Pencernaan


    Jakarta

    Timun suri muncul musiman saat Ramadan. Buah yang biasa disajikan untuk kreasi takjil ini mengandung beragam manfaat. Menyehatkan jantung dan turunakn berat badan.

    Timun suri menjadi salah satu buah yang umum dikonsumsi selama Ramadan tiba. Buah berwanra kuning keemasan ini dapat menyegarkan dahaga ketika buka puasa.

    Biasanya timun suri diolah menjadi kreasi es yang menyegarkan. Racikannya cukup sederhana, hanya ditambahkan sirup dan es batu. Bisa juga dijadikan campuran es buah.


    Selain menyegarkan, timun suri juga mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Nutrisi ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti menjaga imunitas hingga mengontrol hipertensi.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut 8 manfaat rutin mengonsumsi timun suri:

    1. Kandungan Nutrisi Timun Suri

    Rizki (33) pedagang musiman timun suri melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (24/3/2023).ilustrasi Timun Suri Foto: Grandyos Zafna

    Timun suri memiliki tekstur yang berbeda dengan jenis timun biasa. Daging buahnya lembut dan berserat, seperti campuran antara melon dan apel.

    Sama seperti jenis timun lainnya, timun suri juga mengandung air yang tinggi. Sekitar 96 persen dari buah timun suri adalah air, seperti mengutip Hello Sehat.

    Kandungan nutrisi lain dari 100 gram timun suri menurut Fat Secret di antaranya mengandung kalori 16 kcal, lemak 0,12 gram, karbohidrat 3,65 gram, dan protein 0,65 gram. Buah ini juga tinggi serat, magnesium, dan kalium.

    2. Mengandung Zat Antioksidan Tinggi

    Timun suri juga memiliki istilah lain di beberapa negara. Buah ini populer disebut sebagai ‘queen cucumber’ dan mentimun malabar. Diketahui juga kalau timun suri mengandung zat antioksidan yang melimpah.

    Kandungan antioksidan pada timun suri ini dapat menjaga imunitas tubuh selama berpuasa. Jika rutin mengonsumsinya dapat mencegah kerusakan sel yang disebabkan radikal bebas. Bahkan, biji timun suri juga mengandung antioksidan yang dapat mengontrol kadar kolesterol.

    3. Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Timun suri ini diketahui mengandung sejumlah mineral, seperti magnesium, kalsium, kalium, dan silika yang cukup tinggi. Kandungan mineral tersebut tentunya baik bagi kesehatan tubuh.

    Telah terbukti dalam memberikan dampak positif pada tekanan darah. Fakta ini juga merujuk manfaatnya yang baik bagi kesehatan kardiovaskular berhubungan dengan jantung.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Lebih lanjut, timun suri juga dapat memberikan manfaat pada kesehatan kulit dan mata. Buah yang tinggi serat ini berperan baik dalam meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Sehingga, penikmat timun suri akan terhindar dari sembelit selama berpuasa. Cocok dikonsumsi saat buka puasa. Jika ingin lebih terasa manfaatnya bisa dikonsumsi tanpa tambahan pemanis.

    5. Menyehatkan Kulit

    Timun suri jadi buah favorit saat bulan Ramadhan karena kerap dijadikan menu buka puasa. Pedagang timun suri pun mulai bermunculan jelang Ramadhan di Bogor.Timun suri Foto: M. Solehudin

    Timun suri juga diketahui mengandung vitamin C yang tinggi. Jumlah kandungan vitamin C ini sekitar 20 mg per 100 gram, mengutip Jurnal Ilmiah Mahasiswa.

    Kandungan vitamin C ini dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan kulit dan menjaga imunitas. Daging buah ini juga mengandung asam kafeat yang dapat meredakan peradangan.

    6. Aman untuk Penderita Diabetes

    Penderita diabetes diketahui harus memilah makanan dan minuman yang dikonsumsi selama puasa, termasuk buah-buahan. Karena, ada beberapa jenis buah mengandung gula tinggi yang dapat membuat gula darah melonjak.

    Timun suri salah satu buah yang aman dikonsumsi, karena mengandung karbohidrat kompleks. Kandungan tersebut diketahui berfungsi menaikkan gula darah secara perlahan, sehingga lonjakan bisa dihindari.

    7. Turunkan Berat Badan

    Kandungan serat pada timun suri juga dapat berguna dalam menurunkan berat badan. Kandungan tersebut membantu metabolisme tubuh dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Ketika dikonsumsi saat buka puasa, timun suri ini dapat dijadikan sebagai penekan nafsu makan. Sehingga, asupan kalori setelah berbuka puasa bisa lebih sedikit.

    8. Detoksifikasi Tubuh

    Menurut berbagai sumber, timun suri juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Ini karena timun suri memiliki efek diuretik alami yang membantu tubuh dalam membuang racun melalui urine.

    Timun suri juga diketahui mengandung air dan mineral tinggi. Kandungan tersebut dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh dan meningkatkan fungsi pada ginjal.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Efeknya Makan Kolak Setiap Hari Buat Buka Puasa


    Jakarta

    Kolak jadi menu buka puasa populer di Indonesia. Tak jarang seseorang berakhir makan kolak setiap hari. Apakah hal ini aman untuk kesehatan?

    Setelah seharian berpuasa penuh, banyak orang mendambakan makan kolak yang manis legit. Kolak pun tak ubahnya ‘comfort food’ untuk orang Indonesia di berbagai daerah.

    Konsumsi kolak yang terbuat dari bahan-bahan alami bermanfaat saat buka puasa. Sebab kandungan nutrisi bahan kolak dapat mengembalikan energi tubuh secara cepat usai berpuasa.


    “Kolak untuk berbuka puasa boleh saja. Karena kan seratnya oke, terus dari gulanya dan santannya merupakan sumber kalori jadi pasti mampu untuk meningkatkan kadar gula darah yang sudah drop [setelah puasa],” ungkap dokter gizi Inge Permadhi kepada CNNIndonesia.com.

    Meski demikian, ini bukanlah sebuah alasan untuk makan kolak setiap hari selama bulan Ramadhan. Hal ini lantaran kolak termasuk makanan tinggi kalori.

    Namun, kabar bahagianya, kolak tetap bisa dikonsumsi setiap hari dengan catatan tidak terlalu banyak. “Jadi kalau makan kolak setiap hari tapi sedikit aja itu ga masalah,” ungkap Inge.

    Mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh memang penting sebagai bentuk pencegahan dari berbagai penyakit. “Terpenting jangan terlalu banyak, karena kalau terlalu banyak akan membuat makanan utama yang terdiri dari protein menjadi tidak seimbang,” lanjut Inge.

    5 Jenis Pisang yang Paling Enak dan Legit Untuk Dibuat KolakKonsumsi kolak setiap hari bisa memicu kegemukan. Foto: Site Culinary/Visual

    Jika kolak dimakan setiap hari atau berlebihan, besar kemungkinan memicu kegemukan. Berat badan akan naik, terlebih jika diiringi makan berat.

    “Jadi kalau kita mengonsumsi tiap hari mungkin aja berat badan kita naik,” ujar dokter gizi Johanes Casay Chandrawinata, seorang yang dihubungi langsung oleh pihak CNNIndonesia.com.

    Kolak akan berpengaruh untuk menaikkan berat badan jika dimakan berlebih karena kandungan utamanya adalah karbohidrat.

    Perlu diingat, konsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa meningkatkan trigliserida dan asam urat.

    Trigliserida merupakan energi cadangan dalam tubuh, namun tetap memiliki ambang batas normal.

    “Kandungan utamanya itu [kolak] beragam dan karbohidrat yang terlalu banyak dikonsumsi bisa meningkatkan trigliserida dan asam urat, meningkatkan berat badan dari kalori yang masuk,” ujar Johannes.

    Jadi bolehkah makan kolak tiap hari?

    kolakAneka kolak boleh dimakan setiap hari asalkan memerhatikan porsi dan keseimbangan gizi harian secara keseluruhan. Foto: Getty Images/Ika Rahma

    Inge Permadhi menyebut bahwa sebenarnya yang diperlukan adalah mengatur porsi makannya.

    “Sebenarnya pada prinsipnya makan berlebihan dan serta sumber energi kurang pasti akan ditumpuk dalam bentuk lemak dalam tubuh jadi gemuk. Jadi kalau makan kolak setiap hari tapi sedikit-sedikit saja itu nggak masalah,” kata Inge.

    Ia melanjutkan, “Yang buat masalah itu pada orang diabetes yang makan kolak terus. Karena kolak kan manis jadi berisiko kadar gula darahnya menjadi berantakan. Tapi selama dia makannya sedikit, hanya icip atau hanya untuk meningkatkan kadar gula darah itu tidak masalah. Untuk orang sehat, makan kolak setiap hari, tapi makannya bagus, olahraganya juga bagus ya nggak jadi masalah.”

    Pilihlah makanan yang bernutrisi untuk menu buka puasa agar stamina tubuh tetap stabil dan jangan makan berlebihan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bolehkah Makan Kolak Setiap Hari?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Cermati 8 Efek Samping Konsumsi Kurma Berlebihan


    Jakarta

    Kurma dianjurkan untuk dikonsumsi selama bulan Ramadan ini. Tapi hati-hati, makan kurma juga bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan.

    Kurma dikenal sebagai buah kaya nutrisi. Namun, karena dikonsumsi dalam kondisi kering, kandungan kalorinya bisa lebih tinggi daripada kebanyakan buah segar.

    Mengutip Healthline, sebagian besar kalori pada kurma berasal dari karbohidrat. Sementara sisanya berasal dari protein.


    Kurma juga mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Sebut saja kalium, magnesium, zat besi, dan vitamin B6. Kurma juga mengandung sejumlah senyawa antioksidan.

    Efek samping makan kurma berlebihan

    Meski bernutrisi, namun asupan kurma juga harus dibatasi. Pasalnya, ada beberapa efek samping makan kurma berlebihan selain lonjakan gula darah. Berikut ini efek samping konsumsi kurma berlebihan yang dirangkum dari berbagai sumber.

    1. Masalah pencernaan

    Dates Stuffed with Cream Cheese, Peanut Butter, and Pistachios. Served with TeaKurma Foto: Getty Images/Ika Rahma

    Pada dasarnya, kurma sendiri tidak memicu masalah pencernaan. Namun, beberapa kurma mendapatkan tambahan sulfit ke dalamnya.

    Sulfit merupakan senyawa kimia yang ditambahkan ke buah kering untuk proses pengawetan. Mengutip Style Craze, orang yang sensitif terhadap sulfit bisa mengalami reaksi seperti sakit perut, kembung, dan diare.

    Selain itu, kandungan serat pada kurma juga bisa memicu sembelit jika dikonsumsi berlebih.

    2. Ruam kulit

    Tambahan sulfit pada kurma bisa memicu ruam kulit. Ruam juga bisa disebabkan oleh jamur yang banyak ditemukan pada buah kering seperti kurma.

    3. Berat badan naik

    5 Kesalahan Pola Makan saat Berpuasa yang Menyebabkan Berat Badan NaikBerat Badan Naik Foto: iStock

    Kurma mengandung banyak kalori. Hal ini bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan tak terduga.

    Satu gram kurma umumnya mengandung 2,8 kalori. Artinya, kurma termasuk ke dalam makanan dengan kepadatan energi sedang yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    4. Hiperkalemia

    Hiperkalemia merupakan kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kalium dalam darah.

    Kurma sendiri dikenal sebagai sumber kalium yang kaya. Asupan kurma berlebih bisa memicu hiperkalemia.

    Kadar kalium yang ideal dalam darah adalah 3,6 – 5,2 milimol per liter.

    Efek konsumsi kurma berlebihan ada di halaman berikut ini

    5. Intoleransi fruktosa

    Rasa manis alami kurma berasal dari fruktosa. Satu kurma bisa mengandung hampir 1 sdt gula jenis fruktosa.

    Orang-orang tertentu bisa mengalami kesulitan mencerna fruktosa. Kondisi ini dikenal dengan istilah intoleransi fruktosa.

    Pada kondisi tersebut, gula tidak diserap dengan baik. Kondisi ini bisa memicu sakit perut karena gula bereaksi dengan bakteri alami pada usus.

    6. Masalah gigi

    Ilustrasi sakit gigi dan Trigeminal NeuralgiaIlustrasi sakit gigi Foto: Getty Images/South_agency

    Kurma punya tekstur yang lengket dan bisa menempel pada gigi. Mengutip NDTV, hal ini bisa berkontribusi terhadap penumpukan plak pada gigi.

    Selain itu, kondisi ini juga bisa memicu gigi berlubang.

    7. Masalah ginjal

    Kurma mengandung potasium dalam jumlah tinggi. Potasium sendiri dikenal bisa memicu masalah ginjal bagi siapa pun yang memiliki faktor risiko penyakit ginjal.

    8. Migrain

    Kurma mengandung tiramin. Nama terakhir merupakan senyawa yang dikenal bisa memicu migrain dan sakit kepala pada sekelompok orang.

    Berapa batas makan kurma per hari?

    Dengan mengetahui daftar efek samping makan kurma di atas, Anda tentu perlu membatasi asupan harian.

    Mengutip Medicine Net, batas makan kurma per hari adalah 100 gram (g). Angka ini setara dengan setidaknya tiga buah kurma berukuran sedang.

    Artikel selengkapnya sudah ditayangkan di sini!

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Segini Batas Aman Konsumsi Kurma dalam Sehari


    Jakarta

    Berkat rasanya yang manis legit, banyak orang kalap makan kurma saat sahur atau buka puasa. Namun, sebenarnya ada batas konsumsi kurma harian agar tak membahayakan kesehatan.

    Konsumsi kurma yang terlalu banyak justru dikaitkan dengan risiko kesehatan. Lalu, berapa batas aman makan kurma dalam sehari?

    Dokter spesialis gizi di RS Boromeus Bandung Johanes Chandrawinata mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNNIndonesia.com, dua butir kurma berukuran sedang mengandung 37 gram (g) gula.


    Johanes tak menampik bahwa kurma baik dikonsumsi untuk orang yang berbuka puasa.

    “Kurma bisa memenuhi kebutuhan gula yang berkurang atau hilang setelah menahan haus dan lapar seharian penuh,” ujar Johanes.

    Minum kopi ditemani makan kurmaBatasi konsumsi kurma tak lebih dari 3 butir dalam sehari. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Namun, Johanes tetap menyarankan agar tidak berlebihan mengonsumsi kurma. Menurut Johanes, batas makan kurma dalam sehari adalah tiga butir.

    “Tiga butir kalau sedang berpuasa, itu sudah cukup,” ujar Johanes.

    Namun, jangan padukan kurma dengan minuman manis lainnya seperti sirup, jus yang ditambahkan gula, dan lainnya.

    Alih-alih dengan minuman manis, imbangi asupan kurma dengan air mineral saat berbuka puasa.

    “Ingat lah kalau makan kurma diimbangi dengan minum air putih saja saat berbuka, tidak usah pakai minuman manis lain,” ujarnya.

    Selain gula, lanjut Johanes, kurma juga mengandung karbohidrat. Dua butir kurma berukuran sedang saja mengandung 31 g karbohidrat dengan total 110 kalori.

    Kurma dalam jumlah yang sama juga mengandung 1 g protein, 3 g serat, dan nol lemak.

    “Jadi dia kebanyakan karbohidrat. Tapi yang dominan adalah gula 37 gram,” tambah Johanes.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Berapa Batas Makan Kurma dalam Sehari yang Aman?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kurma Perlu Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Kata BPOM Arab Saudi


    Jakarta

    Saat makan kurma, ada yang langsung menyantapnya begitu saja, tapi ada juga yang memilih mencucinya. Lantas bagaimana menurut BPOM Arab Saudi?

    Kurma merupakan buah yang populer dikonsumsi selama Ramadan. Selain merupakan sunnah Rasul, makan kurma juga baik untuk kesehatan karena kurma mengandung banyak nutrisi, seperti kalium, zat besi, magnesium, serta vitamin (A – B – C – E). Sedangkan kulit kurma mengandung flavonoid, yang bertindak sebagai antioksidan.

    Meski terlihat bersih dan segar, Otoritas Makanan dan Obat-obatan (SFDA) atau BPOM Arab Saudi menyarankan kurma dicuci dengan air sebelum dikonsumsi untuk mengurangi bahan kimia yang digunakan ketika proses penanaman kurma.


    Mengutip laman resmi SFDA, kurma berpotensi terkontaminasi oleh zat kimia seperti residu pestisida dan logam berat dan beracun. Selain itu, buah tersebut bisa juga terkontaminasi zat fisik (benda asing seperti adanya bagian logam) atau pertumbuhan mikroorganisme (ragi dan jamur).

    Cara tepat menyimpan kurma

    Apa Perlu Mencuci Kurma Sebelum Dimakan?Foto: iStock

    SFDA menyatakan bahwa ada beberapa cara untuk mengawetkan kurma, termasuk membekukan di freezer yang dinilai sebagai cara terbaik, karena suhu dingin dapat membunuh atau mengurangi mikroorganisme serta mengurangi bioproses dan oksidasi.

    Dalam proses pembekuan, sebaiknya dilakukan di suhu serendah mungkin.

    Selain dibekukan, kurma juga dapat disimpan dalam lemari pendingin selama beberapa minggu, dengan catatan menggunakan kemasan yang tepat yang membantu mengurangi paparan kurma terhadap kelembapan.

    Berapa lama kurma bisa disimpan?

    Masa penyimpanan kurma dalam lemari pendingin dapat mencapai tiga bulan untuk beberapa jenis, serta dapat diawetkan dengan metode pengeringan. Cara ini bertujuan untuk mengurangi kelembapan yang membantu pertumbuhan mikroorganisme, karena menjaga kurma pada kelembapan 20% dan menyimpannya pada suhu 25 derajat Celsius dapat memperpanjang masa penyimpanannya hingga satu tahun.

    SFDA menyatakan bahwa kurma memiliki banyak manfaat kesehatan seperti jenis buah lainnya, tetapi harus dikonsumsi dengan cara yang wajar untuk menghindari gula darah tinggi.

    Untuk itu, para penderita diabetes tidak disarankan mengonsumsi kurma dalam jumlah banyak dan berkonsultasi dengan spesialis (dokter dan ahli gizi) untuk menentukan jumlah yang dapat dimakan setiap hari.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Benarkah Kurma Harus Dicuci sebelum Dimakan? Ini Kata BPOM Arab Saudi

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Prediksi Awal Puasa Ramadan 2026 di Indonesia dan Arab Saudi


    Jakarta

    Puasa Ramadan 2026 akan tiba sekitar empat bulan lagi. Astronom telah mengungkap perhitungan awal puasa.

    Menurut prediksi berdasarkan perhitungan astronomi, ada kemungkinan awal puasa di Indonesia, khususnya warga Muhammadiyah, dan negara-negara Arab akan berbeda. Namun, ketetapan pastinya akan menunggu pengamatan hilal pada hari ke-29 Syaban.

    Prediksi Awal Puasa di Indonesia

    Pemerintah belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadan 1447 H/2026 M. Ketetapan biasanya disampaikan setelah sidang isbat pada 29 Syaban. Jadwal sidang isbat juga belum rilis.


    Sementara itu, PP Muhammadiyah yang menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan awal puasa Ramadan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Puasa akan berlangsung 30 hari dan Idul Fitri 2026 akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

    Selain Muhammadiyah, sejumlah organisasi Islam di Indonesia biasanya juga menetapkan awal puasa berdasarkan metode masing-masing, termasuk ada yang mengacu pada keputusan pemerintah.

    Prediksi Awal Puasa di Arab Saudi

    Di wilayah Arab, perhitungan astronomi mengungkapkan awal puasa Ramadan 2026 kemungkinan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Presiden Masyarakat Astronomi Emirates Ibrahim al-Jarwan mengatakan bulan sabit Ramadan 1447 H akan muncul pada Selasa, 17 Februari dan menghilang satu menit setelah matahari terbenam. Sehingga, kemungkinan besar hilal tidak akan terlihat dengan mata telanjang pada malamnya.

    “Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan, dan Jumat, 20 Maret, akan menandai hari pertama Syawal dan Idul Fitri,” lapor Al Arabiya mengutip al-Jarwan.

    Komite penampakan bulan di Arab Saudi diperkirakan menentukan tanggal awal puasa usai pengamatan hilal pada Rabu, 18 Februari 2026.

    Jika mengacu pada perhitungan astronomi tersebut, Lebaran di Indonesia dan negara Arab akan serentak pada Jumat, 20 Maret 2026.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Bolehkah Niat Puasa Senin Kamis setelah Subuh? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Bagi umat Islam, ibadah puasa sunah Senin dan Kamis adalah amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW sendiri senantiasa melaksanakannya.

    Namun, seringkali muncul pertanyaan tentang waktu niat puasa ini, terutama apakah boleh berniat setelah waktu subuh? Mari kita telaah lebih jauh berdasarkan dalil dan penjelasan para ulama.

    Keutamaan Puasa Senin Kamis

    Menukil kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq terjemahan Abu Aulia dan Abu Syauqina, puasa Senin Kamis memiliki keutamaan yang besar. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:


    إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ كُلَّ اثْنَيْنِ وَخَمِيْسٍ فَيَغْفِرُ اللَّهُ لِكُلِّ مُسْلِمٍ أَوْ لِكُلِّ مُؤْمِنٍ إِلَّا الْمُتَهَاجِرَيْنِ فَيَقُولُ : أَخِّرُوهُمَا

    Artinya: “Sesungguhnya amal-amal manusia dilaporkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis. Lalu Allah mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang saling menjauh. Allah berkata, ‘Tangguhkanlah untuk keduanya’.” (HR Ahmad dalam Musnad Ahmad)

    Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan alasan khusus beliau berpuasa di hari Senin:

    ذَاكَ يَوْمَ وُلِدْ فِيهِ، وَأُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

    Artinya: “Itu adalah hari kelahiranku dan diturunkannya wahyu kepadaku.” (HR Muslim dalam Shahih Muslim dan Ahmad dalam Musnad Ahmad)

    Keutamaan ini menjadikan puasa Senin Kamis sebagai amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

    Niat Puasa Senin Kamis

    Arba’in an-Nawawi dalam kitab Syarah Hadits Shahih yang diterjemahkan Abd. Rouf mengatakan, dalam setiap ibadah, niat adalah pondasi utama yang menentukan sah atau tidaknya suatu perbuatan. Hal ini ditegaskan dalam hadits terkenal riwayat Umar bin Khattab RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

    إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

    Artinya: “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Batas Waktu Niat Puasa Senin Kamis: Bolehkah setelah Subuh?

    Perbedaan mendasar antara puasa wajib (seperti puasa Ramadan) dan puasa sunnah (seperti Senin Kamis) terletak pada batas waktu niatnya. Fadhlan Fatazka dalam buku Jamuan Ramadhan karya menjelaskan, tanpa niat, puasa seseorang tidak akan sah dan berakhir sia-sia.

    Untuk puasa wajib, niat harus dilakukan pada malam hari, yaitu sebelum terbit fajar (waktu subuh). Hadits Rasulullah SAW dengan tegas menyatakan:

    “Barang siapa tidak berniat puasa di waktu malam maka tidak ada puasa baginya (tidak sah).” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

    “Barang siapa tidak berniat puasa sebelum terbit fajar maka tidak ada puasa baginya.” (HR Baihaqi dan Addaruquthni)

    Namun, hal ini berbeda dengan puasa sunnah. Dijelaskan dalam buku Fikih Puasa karya Ali Musthafa Siregar, waktu niat puasa sunnah dimulai dari tenggelamnya matahari (waktu magrib) hingga tergelincirnya matahari (waktu zuhur) pada hari puasa tersebut.

    Syaratnya adalah orang yang berniat tersebut belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak subuh.

    Ini berarti, detikers boleh niat puasa Senin Kamis setelah subuh asalkan belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh hingga waktu niat tersebut.

    Sebagai contoh, jika Anda bangun di pagi hari dan lupa berniat puasa Senin Kamis di malam sebelumnya, Anda masih bisa berniat puasa hingga menjelang waktu Zuhur, asalkan Anda belum mengonsumsi apapun sejak subuh.

    Mengacu pada jadwal sholat, niat puasa sunnah Senin dapat dilakukan mulai dari waktu magrib di hari Minggu hingga sekitar pukul 12:00 WIB (waktu zuhur) pada hari Senin. Demikian pula untuk puasa Kamis, niatnya bisa dilakukan dari magrib hari Rabu hingga waktu zuhur pada hari Kamis.

    Bacaan Niat Puasa Senin Kamis

    Berikut adalah bacaan niat untuk puasa Senin dan Kamis:

    Niat Puasa Senin

    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

    Latin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta’âlâ

    Artinya: “Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta’âlâ.”

    Niat Puasa Kamis

    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى

    Latin: Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta’âlâ

    Artinya: “Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah ta’âlâ.”

    Dengan memahami perbedaan waktu niat ini, kita bisa lebih tenang dan yakin dalam menjalankan ibadah puasa sunah Senin dan Kamis. Semoga Allah SWT menerima setiap amalan kita.

    Wallahu a’lam.

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Puasa Asyura Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Niatnya Sesuai Sunnah


    Jakarta

    Puasa Asyura adalah amalan sunnah yang dianjurkan pada bulan Muharram. Banyak keutamaan dari puasa ini, sehingga sayang untuk dilewatkan.

    Mengutip dari buku Panduan Muslim Sehari-hari yang ditulis Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El Sutha, Muharram menjadi sebaik-baiknya bulan untuk berpuasa. Saking baiknya, Muharram dikatakan menjadi bulan terbaik kedua setelah Ramadan.

    Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad.


    “Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan adalah puasa bulan Muharram dan sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam.”

    Puasa Asyura dilaksanakan pada hari Asyura yang merupakan momen bersejarah. Diterangkan dalam buku Mengenal Hari-Hari Besar Islam tulisan Marfu’ah, banyak peristiwa penting yang bertepatan dengan hari Asyura karenanya digolongkan sebagai hari yang sangat mulia.

    Adapun, dalil terkait puasa Asyura disebutkan dalam hadits berikut dari Ibnu Abbas RA,

    “Nabi SAW datang di Madinah, tiba-tiba beliau mendapati orang-orang Yahudi pada berpuasa Asyura (10 Muharram). Mereka berkata: Ini adalah hari kemenangan Musa terhadap Fir’aun. Lalu Nabi SAW bersabda kepada sahabat-sahabatnya: Kami lebih berhak atas Musa daripada mereka, oleh sebab itu berpuasalah!” (HR Bukhari)

    Jadwal Puasa Asyura 2025

    Puasa Asyura dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Tahun ini, 10 Muharram 1447 Hijriah bertepatan dengan Minggu, 6 Juli 2025.

    Penanggalan tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag RI).

    Niat Puasa Asyura 2025

    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَأَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma yauma ‘asyûra-a sunnata-lillâhi ta’âla.

    Artinya: “Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta’ala.”

    Manfaat Puasa Asyura bagi Muslim

    Masih dari sumber yang sama, ada beberapa manfaat yang dapat diraih muslim dari mengerjakan puasa Asyura yaitu:

    1. Menghapus Dosa Setahun Lalu

    Puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW,

    “Puasa Arafah menghapus dosa dua tahun yang lalu dan yang akan datang, sementara puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim)

    2. Mendapat Pahala Setara 10 Ribu Orang Pergi Haji

    Menurut kitab Fadha ‘Ilul Quqat (Edisi Indonesia) oleh Imam Baihaqi yang diterjemahkan Muflih Kamil, puasa pada hari Asyura diganjar pahala setara 10 ribu orang pergi haji. Ini disebutkan dari hadits dari Ibnu Abbas RA bahwa Nabi SAW bersabda,

    “Barang siapa berpuasa pada hari Asyura, ditulis untuknya pahala ibadah enam puluh tahun termasuk di dalamnya ibadah puasa dan salatnya; barang siapa berpuasa pada hari Asyura akan diberi pahala sepuluh ribu malaikat; barang siapa berpuasa di hari Asyura akan diberi pahala yang setara dengan pahala seribu orang yang haji dan umrah; barang siapa berpuasa di hari Asyura akan diberi pahala sepuluh ribu mati syahid; barang siapa berpuasa Asyura sesungguhnya ia seperti orang yang memberi makan seluruh orang fakir dari umat Muhammad SAW dan membuat mereka semua kenyang; barang siapa membelai anak yatim dengan tangannya pada hari Asyura, maka akan diberikan untuknya untuk setiap rambut satu derajat di surga.”

    Berdasarkan keterangan kitab tersebut, hadits di atas pada sanadnya terdapat beberapa perawi yang tidak dikenal atau majhul.

    3. Puasa Terbaik Kedua setelah Ramadan

    Seperti yang sudah dijelaskan pada hadits sebelumnya, puasa pada bulan Muharram menjadi yang terbaik kedua setelah Ramadan. Dalam redaksi lain dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW berkata:

    “Salat manakah yang lebih utama setelah salat fardhu?”, kemudian Rasulullah menjawab, “Yaitu salat di tengah malam.” Lalu ada lagi yang bertanya kepadanya, “Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadan?”, dan Rasulullah bersabda, “Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram.” (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud)

    Wallahu a’lam.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Keutamaan Mengerjakan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram


    Jakarta

    Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk ibadah puasa.

    Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 36,

    اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ


    Arab latin: Inna ‘iddatasy-syuhūri ‘indallāhiṡnā ‘asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa minhā arba’atun ḥurum(un), żālikad-dīnul-qayyim(u), falā taẓlimū fīhinna anfusakum wa qātilul-musyrikīna kāffatan kamā yuqātilūnakum kāffah(tan), wa’lamū annallāha ma’al-muttaqīn(a).

    Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhul Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.

    Bulan Muharram termasuk ke dalam empat bulan haram yang dimaksud dalam ayat tersebut, di mana amalan kebaikan dilipatgandakan dan larangan melakukan dosa pun semakin ditekankan.

    Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram

    Di antara amalan utama yang sangat dianjurkan pada bulan ini adalah puasa pada hari Tasua (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Dalam berbagai hadits shahih, Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan luar biasa dari puasa pada kedua hari tersebut. Berikut ini penjelasannya, sebagaimana dirangkum dalam buku Panduan Muslim Sehari-hari karya Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El Sutha.

    1. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

    Puasa Asyura memiliki keutamaan besar dalam hal pengampunan dosa setahun sebelumnya. Rasulullah SAW bersabda,

    “Puasa Arafah menghapus dosa dua tahun yang lalu dan yang akan datang, sementara puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim)

    2. Puasa Tasua Menjadi Pembeda dari Puasa Kaum Yahudi

    Rasulullah SAW menganjurkan untuk juga berpuasa pada hari Tasua, yaitu 9 Muharram, sebagai bentuk perbedaan dengan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA:

    “Nabi SAW datang di Madinah, tiba-tiba beliau mendapati orang-orang Yahudi pada berpuasa Asyura (10 Muharram). Mereka berkata, ‘Ini adalah hari kemenangan Musa terhadap Firaun.’ Lalu Nabi SAW bersabda kepada sahabat-sahabatnya, ‘Kamu adalah lebih berhak atas Musa daripada mereka, oleh sebab itu berpuasalah’!” (HR Bukhari)

    3. Puasa Terbaik setelah Ramadan

    Muharram adalah bulan Allah yang sangat utama untuk berpuasa setelah bulan Ramadan. Dalam sebuah hadits, Abu Hurairah RA meriwayatkan:

    “Salat manakah yang lebih utama setelah salat fardhu?” Rasulullah menjawab, “Yaitu salat di tengah malam.”

    Kemudian ditanya lagi, “Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadan?”

    Beliau bersabda, “Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram.” (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Daud)

    4. Pahala Luar Biasa yang Setara Ribuan Haji dan Syuhada

    Dalam buku Waktu-Waktu Penuh Berkah Khazanah Islam Klasik susunan Imam Baihaqi, Rasulullah SAW menjelaskan besarnya pahala puasa Asyura:

    “Barang siapa berpuasa pada hari Asyura, ditulis untuknya pahala ibadah enam puluh tahun termasuk di dalamnya ibadah puasa dan salatnya; barang siapa berpuasa pada hari Asyura akan diberi pahala sepuluh ribu malaikat; barang siapa berpuasa di hari Asyura akan diberi pahala yang setara dengan pahala seribu orang yang haji dan umrah; barang siapa berpuasa di hari Asyura akan diberi pahala sepuluh ribu mati syahid; barang siapa berpuasa Asyura sesungguhnya ia seperti orang yang memberi makan seluruh orang fakir dari umat Muhammad SAW dan membuat mereka semua kenyang; barangsiapa membelai anak yatim dengan tangannya pada hari Asyura, maka akan diberikan untuknya untuk setiap rambut satu derajat di surga.”

    Namun, sanad dalam hadits tersebut terdapat perawi yang tak dikenal.

    Puasa Tasua dan Asyura adalah amalan mulia di bulan Muharram yang memberikan kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih pengampunan dosa dan pahala luar biasa. Menghidupkan puasa ini berarti menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    (inf/kri)



    Sumber : www.detik.com