Tag: ripple

  • XRP Berpotensi Alami Penurunan, Analis Ungkap Sinyal Jual yang Kuat

    XRP kembali menjadi sorotan setelah analis kripto terkemuka, Ali Martinez, mengungkapkan prospek bearish terhadap aset digital ini.

    Menurut laporan Finbold, dalam unggahan di platform X pada 7 Maret, Martinez menyoroti munculnya beberapa sinyal jual pada grafik dua minggu XRP berdasarkan indikator teknis TD Sequential.

    Apa Itu TD Sequential dan Mengapa Penting?

    TD Sequential adalah indikator teknis yang dikembangkan oleh Tom DeMark. Alat ini digunakan untuk mendeteksi kelelahan tren dan potensi pembalikan arah harga. Dengan jangka waktu dua minggu, TD Sequential sering kali memberikan sinyal pergerakan besar setelah tren yang berlangsung cukup lama.

    Menurut Martinez, indikator ini menunjukkan bahwa XRP mungkin telah mencapai puncaknya dan berisiko mengalami kemunduran harga. Pada saat unggahannya pukul 10:08 UTC pada 7 Maret, XRP diperdagangkan di harga $2,53, turun dari $2,60 sehari sebelumnya. Meskipun hanya penurunan 2,7%, sinyal ini memicu perhatian para investor dan trader.

    Pergerakan Harga dan Konfirmasi Sinyal Bearish

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sejak awal Maret, XRP telah mengalami kenaikan signifikan. Token ini melonjak 44,3% dari $2,03 pada 1 Maret hingga mencapai level tertinggi $2,93 pada 3 Maret. Lonjakan ini disertai dengan volume perdagangan yang tinggi, menandakan tekanan beli yang kuat.

    Namun, titik tertinggi kedua pada $2,65 pada 6 Maret dengan volume yang lebih rendah mengindikasikan pengujian ulang level resistensi atau potensi penembusan yang gagal.

    Penurunan harga ke kisaran $2,50-$2,55 pada 7 Maret memperkuat potensi pembalikan, dengan tekanan jual mulai mendominasi. Menurut TD Sequential, volume puncak pada 3 Maret kemungkinan menyelesaikan pola “9”, yang sering menjadi indikasi awal pembalikan tren.

    Lonjakan volume pada 6 Maret dan penurunan berikutnya ke $2,50-$2,53 dapat menjadi bagian dari fase hitung mundur “13”, yang memperkuat sinyal jual sebelumnya.

    Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

    Saat ini, level $2,50-$2,55 menjadi area support utama bagi XRP. Jika harga menembus di bawah level ini, ada kemungkinan XRP turun lebih jauh ke $2,40, mengonfirmasi tren bearish yang telah diprediksi oleh Martinez.

    Namun, perlu diingat bahwa dalam dunia trading, pengaturan waktu sangat krusial. Meskipun sinyal teknikal menunjukkan potensi penurunan, kondisi pasar yang dinamis tetap bisa membawa kejutan. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga XRP dan mengelola risiko dengan bijak sebelum mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Melonjak Jelang KTT Kripto Gedung Putih: Apakah Ini Awal Reli?

    Harga XRP mengalami lonjakan signifikan, naik 19% dalam 24 jam terakhir dan menyentuh level $2,70. Kenaikan ini terjadi menjelang KTT Kripto Gedung Putih yang akan diadakan pada 7 Maret, di mana para pemimpin industri dan pembuat kebijakan akan membahas regulasi aset digital.

    Menurut laporan Coingape, sentimen bullish yang kuat dan posisi long dengan leverage mencapai $150 juta, apakah XRP siap menembus $3 dan menuju $5?

    XRP Kalahkan Bitcoin dan Ethereum di Tengah Antisipasi Pasar

    Dalam beberapa hari terakhir, XRP menunjukkan performa luar biasa dibandingkan dengan Bitcoin dan Ethereum. Sementara Bitcoin mengalami penurunan 4%, XRP justru mencatat kenaikan signifikan berkat antisipasi positif terhadap pertemuan puncak Gedung Putih.

    Level $3 menjadi batas psikologis yang penting bagi XRP. Jika harga berhasil menembusnya, kemungkinan besar XRP akan melanjutkan pergerakan naik menuju $5. Namun, volatilitas pasar yang meningkat bisa menjadi tantangan tersendiri bagi investor.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    CEO Ripple Hadir di KTT Kripto Gedung Putih

    Brad Garlinghouse, CEO Ripple, telah mengonfirmasi kehadirannya dalam acara ini. KTT yang akan dipimpin oleh AI Trump dan Crypto Czar David Sacks ini juga akan dihadiri oleh tokoh industri lainnya, seperti CEO Coinbase Brian Armstrong dan Michael Saylor dari MicroStrategy.

    Fokus utama pertemuan ini adalah pembahasan mengenai regulasi kripto serta usulan pembentukan cadangan kripto nasional. Jika hasil diskusi mendukung adopsi institusional XRP, harga aset ini berpotensi mengalami lonjakan lebih lanjut.

    Apakah XRP Akan Naik ke $5?

    Secara teknikal, tren bullish XRP masih kuat. Indikator seperti Parabolic SAR menunjukkan tren naik yang jelas, sementara histogram MACD yang melebar menegaskan peningkatan momentum beli. Jika XRP berhasil bertahan di atas $2,70, peluang untuk menembus $3 menjadi semakin besar.

    Namun, investor tetap harus waspada. Dengan leverage posisi long mencapai $150 juta, volatilitas pasar bisa menyebabkan likuidasi besar-besaran jika harga tiba-tiba turun. Jika XRP gagal mempertahankan level $2,60, kemungkinan terjadi koreksi ke $2,10 sebelum melanjutkan kenaikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gugatan Hukum Dibatalkan, ETF XRP dan SOL di Depan Mata?

    Pasar kripto tengah mengalami perubahan besar dengan dibatalkannya beberapa kasus hukum yang sebelumnya menghambat perkembangan ETF XRP dan Solana (SOL).

    Menurut laporan Coinpedia, kejelasan regulasi ini membuka peluang baru bagi produk keuangan seperti Exchange-Traded Funds (ETF) dan kontrak berjangka (futures) untuk berbagai aset kripto.

    Pertarungan Hukum Berakhir, Ketidakpastian Berkurang

    Sejumlah kasus yang diajukan oleh Securities and Exchange Commission (SEC) terhadap aset kripto seperti XRP, Solana, dan Cardano kini telah dibatalkan.

    Sebelumnya, status hukum koin-koin ini sempat dipertanyakan, terutama dalam kasus yang melibatkan platform besar seperti Robinhood, Coinbase, dan Kraken. Dengan berakhirnya ketidakpastian ini, mata uang kripto ini kini memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam ekosistem keuangan yang lebih luas.

    Analis ETF Bloomberg, James Seyffart, dalam wawancaranya dengan Thinking Crypto, menyebutkan bahwa kripto ini sebelumnya dianggap sebagai sekuritas oleh SEC, sehingga bursa yang memperdagangkannya dinilai sebagai bursa efek yang tidak terdaftar. Kini, dengan meredanya tantangan hukum ini, potensi mereka untuk menjadi bagian dari produk keuangan inovatif semakin terbuka.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 4 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 4 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XRP Masih Berjuang, Tapi ETF Tetap Kemungkinan

    Meskipun beberapa aset kripto telah terbebas dari tekanan hukum, situasi XRP masih lebih rumit.

    Gugatan langsung antara Ripple dan SEC masih berlangsung, dan hasilnya bisa menjadi penentu apakah XRP dapat masuk ke dalam produk ETF atau tidak. Seyffart percaya bahwa kemungkinan ETF XRP tetap terbuka di masa depan, meskipun status hukumnya masih belum sepenuhnya jelas.

    “XRP sedikit berbeda karena mereka masih memiliki kasus hukum dengan SEC yang perlu diselesaikan sebelum kita bisa melihat ETF untuk aset ini. Mungkin akan ada penyelesaian, tapi kita belum tahu bagaimana hasil akhirnya,” ujar Seyffart.

    Masa Depan Kontrak Berjangka XRP

    Di sisi lain, potensi kontrak berjangka (futures) untuk XRP semakin menarik perhatian. Seyffart menyoroti bahwa meskipun saat ini belum ada produk XRP futures, namun peluncurannya bisa terjadi dalam waktu dekat seiring berkurangnya hambatan hukum.

    Menurutnya, produk spot seperti ETF yang langsung memegang aset kripto cenderung akan lebih sukses di pasar AS dibandingkan produk derivatif lainnya.

    Dengan semakin jelasnya regulasi dan berakhirnya kasus hukum yang menghambat perkembangan kripto, masa depan industri ini tampak semakin cerah. Produk keuangan inovatif seperti ETF dan futures berpotensi memberikan akses yang lebih luas bagi investor untuk masuk ke pasar kripto secara lebih aman dan terstruktur.

    Kini, tinggal menunggu langkah berikutnya dari regulator dan pelaku industri untuk mewujudkan potensi ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP dan Potensi Pemulihan di Bulan Maret: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

    XRP, aset kripto terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasar, mengalami penurunan hampir 30% pada Februari 2025. Bagaimana dengan bulan Maret 2025?

    Dilaporkan U Today, tekanan jual di pasar kripto akibat faktor ekonomi makro membuat XRP jatuh dari sekitar $3 ke titik terendah $1,95 sebelum akhirnya pulih. Namun, sejarah menunjukkan bahwa XRP memiliki peluang besar untuk bangkit kembali di bulan Maret.

    Tren Sejarah: Maret Selalu Menguntungkan XRP

    Sejak 2021, XRP secara konsisten menutup bulan Maret dengan keuntungan. Bahkan ketika mengalami penurunan pada Februari, tren ini tetap berlanjut. Beberapa contoh yang menunjukkan pola ini meliputi:

    • 2021: XRP melonjak hingga 180% setelah menguat sejak Februari.
    • 2022: XRP mencatatkan kenaikan 4,31% pada Maret.
    • 2023: Meskipun Februari ditutup dengan penurunan, XRP tetap bangkit dan naik 42,98% di Maret.
    • 2024: XRP kembali mencatat kenaikan 7,25% di Maret setelah Februari yang lesu.

    Melihat pola ini, ada kemungkinan besar bahwa XRP akan mengalami pemulihan pada Maret 2025, terutama setelah awal bulan menunjukkan tren positif dengan kenaikan 3,84% dalam 24 jam terakhir hingga mencapai $2,26.

    Investor XRP Tiba-tiba Optimis

    Indikator Price DAA Divergence (PDA) mengisyaratkan peluang pembelian untuk XRP. Peningkatan alamat aktif menunjukkan bahwa lebih banyak individu memasuki pasar, meningkatkan minat terhadap token ini.

    Partisipasi yang meningkat sering kali menjadi sinyal kepercayaan investor, yang dapat mendorong harga XRP naik lebih tinggi.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Selain itu, indikator Chaikin Money Flow (CMF) juga menunjukkan peningkatan tajam, mengonfirmasi sentimen positif terhadap XRP.

    Kenaikan CMF menandakan adanya peningkatan permintaan dan arus masuk modal yang lebih tinggi ke XRP, terutama setelah pengumuman bahwa XRP mungkin akan dimasukkan dalam cadangan yang diusulkan oleh Trump. Faktor ini menambah kesan legitimasi pada XRP, yang semakin memperkuat optimisme di kalangan investor.

    XRP Naik Tajam, Siap Menembus Level Kritis?

    Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di harga $2,79, mencatat kenaikan 30% dalam 24 jam terakhir. Momentum bullish ini membawa XRP mendekati level resistance penting di $2,95.

    Jika XRP berhasil menembus level ini, kemungkinan besar harga akan melanjutkan kenaikan ke $3,00. Bahkan, jika momentum tetap kuat, XRP berpotensi menguji level tertinggi sepanjang masa (ATH) di $3,40.

    Namun, jika terjadi aksi ambil untung setelah lonjakan harga ini, XRP mungkin menghadapi kesulitan untuk menembus resistance $2,95. Dalam skenario tersebut, XRP dapat kembali turun ke bawah $2,70, yang dapat menyebabkan fase konsolidasi sebelum pergerakan harga lebih lanjut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ripple Terus Mencetak RLUSD: Apa Artinya bagi Industri Kripto?

    Ripple kembali mencetak 2,5 juta token RLUSD, menambah total penerbitan stablecoin ini menjadi 4,5 juta token hanya dalam satu hari, tepatnya pada 28 Februari 2025.

    Sebelumnya, Ripple sempat menghentikan pencetakan RLUSD pada Januari, namun kembali aktif menerbitkan stablecoin ini pada 27 Februari dengan total 7,1 juta token baru.

    Dilaporkan U Today, sejak pertama kali diluncurkan pada Desember 2024, Ripple terus memberikan transparansi dengan merilis laporan pengesahan RLUSD secara berkala.

    Laporan terbaru untuk Januari 2025 menegaskan bahwa setiap token RLUSD dijamin sepenuhnya oleh aset cadangan yang kuat, memberikan stabilitas bagi pengguna.

    Pertumbuhan RLUSD dan Minat Institusional

    Stablecoin RLUSD semakin menarik perhatian di dunia kripto. Kapitalisasi pasarnya melonjak hingga mencapai $130 juta pada Januari 2025, dengan volume perdagangan mencapai $7,35 miliar di XRP Ledger (XRPL) dan Ethereum dalam 60 hari pertama operasinya.

    Angka ini jauh lebih besar dibandingkan banyak stablecoin lain yang baru diluncurkan.

    Selain itu, RLUSD juga memiliki cadangan lebih besar dari jumlah total pasokan, dengan kelebihan dana sebesar $7 juta. Keandalan ini membuat RLUSD semakin diminati sebagai aset agunan on-chain untuk tokenisasi aset.

    Ripple dan Ekspansi Global

    Tidak hanya mencetak RLUSD, Ripple juga semakin gencar memperluas ekosistemnya melalui berbagai kemitraan strategis.

    Baru-baru ini, Ripple bermitra dengan BDACS untuk memperluas penyimpanan kripto institusional di Korea Selatan, memberikan infrastruktur aman untuk XRP, RLUSD, dan aset kripto lainnya.

    Selain itu, pada Januari lalu, Ripple dan Ondo Finance bekerja sama untuk membawa OUSG, obligasi negara AS yang ditokenisasi, ke XRP Ledger. OUSG ini akan dicetak dan ditebus melalui RLUSD, memperluas utilitas stablecoin ini dalam dunia keuangan terdesentralisasi.

    Masa Depan RLUSD

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Banyak lembaga keuangan kini melihat RLUSD sebagai solusi untuk penyelesaian lintas batas dan pembayaran kas internal.

    Eksekutif Ripple, Reece Merrick, mengungkapkan bahwa minat terhadap stablecoin ini terus meningkat, terutama di kalangan institusi yang mencari cara efisien untuk transaksi global.

    Dengan dukungan penuh dari Ripple, ekspansi kemitraan strategis, dan transparansi dalam pengelolaan cadangan, RLUSD berpotensi menjadi salah satu stablecoin utama di industri kripto.

    Bagaimana menurut Anda? Apakah RLUSD bisa menjadi pesaing kuat bagi stablecoin besar lainnya seperti USDT dan USDC? Tetap pantau perkembangan terbaru di dunia kripto!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Anjlok di Bawah $2: Pasar Kripto Kehilangan $700 Miliar Sepekan

    Pasar kripto sedang mengalami gejolak besar! XRP baru saja anjlok di bawah $2 untuk pertama kalinya dalam empat minggu, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan telah kehilangan lebih dari $700 miliar akibat aksi jual besar-besaran.

    Menurut laporan Coinpedia, Tekanan jual yang terus meningkat, apa yang sebenarnya terjadi? Mari kita bahas lebih dalam.

    XRP Kehilangan 26% dalam Seminggu

    Dalam tujuh hari terakhir, harga XRP turun drastis hingga 26% dan kini diperdagangkan di bawah $2.

    Meski mengalami penurunan tajam, volume perdagangan justru naik 12% menjadi $7,63 miliar. Dalam sehari terakhir, XRP bergerak dalam kisaran $2,25 hingga $1,99, mencerminkan ketidakpastian pasar yang masih tinggi.

    Salah satu penyebab utama kejatuhan ini adalah menurunnya aktivitas jaringan XRP. Data dari analis kripto Ali Martinez menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif XRP telah turun 50% sejak Desember, dari 202.250 menjadi 101.169.

    Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya partisipasi pedagang, yang turut berkontribusi pada penurunan harga XRP.

    Level Penting: Apakah XRP Akan Terus Turun?

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XRP sempat mengalami lonjakan luar biasa hingga 500% dari November hingga pertengahan Januari, tetapi kini bergerak dalam kisaran $2 hingga $2,5. Untuk kembali menguat, XRP harus menembus level simple moving average (SMA) 50 hari di $2,72.

    Jika gagal, tekanan jual bisa mendorong harga turun lebih dalam ke level support berikutnya di $1,72 dan $1,50 (SMA 200 hari).

    Namun, ada satu catatan positif: Indeks Kekuatan Relatif (RSI) XRP telah memasuki zona jenuh jual. Ini bisa menjadi indikasi bahwa pembeli akan kembali masuk dan membantu mendorong harga naik.

    Pasar Kripto Terpukul, Likuidasi Hampir $1 Miliar

    Tidak hanya XRP, pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami tekanan hebat. Bitcoin turun di bawah $80.000, sementara Ethereum mencapai titik terendah dalam satu tahun terakhir.

    Menurut data dari Coinglass, dalam 24 jam terakhir saja, posisi senilai $952 juta telah dilikuidasi. Ini mencakup $474 juta dari posisi long Bitcoin, $216 juta dari posisi long Ethereum, dan $25,28 juta dari pedagang XRP.

    Total ada 226.501 pedagang yang mengalami likuidasi, dengan pesanan tunggal terbesar terjadi di HTX untuk pasangan BTC-USDT senilai $38 juta.

    Apakah XRP akan segera bangkit, atau justru terus merosot? Hanya waktu yang bisa menjawabnya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ripple Akan Membuka 1 Miliar XRP: Apa Dampaknya bagi Pasar?

    Ripple, sebagai pemegang terbesar XRP dan entitas inti dalam pengembangannya, akan membuka 1 miliar XRP yang belum beredar pada 1 Maret.

    Dilaporkan Finbold, langkah ini berpotensi memberikan dampak besar pada pasar kripto, terutama bagi investor XRP.

    Bagaimana Mekanisme Pembukaan XRP Ini?

    Sejak peluncurannya pada tahun 2012, Ripple menyimpan 80 miliar XRP untuk dirinya sendiri dan secara bertahap menjual serta mendistribusikannya ke pasar.

    Pada 2017, Ripple menerapkan sistem escrow untuk mengunci 55 miliar XRP yang belum terdistribusi, dengan skema pembukaan kunci bulanan yang masih berlangsung hingga sekarang.

    Setiap bulan, Ripple membuka 1 miliar XRP dari escrow, tetapi hanya menjual sebagian kecilnya—biasanya antara 20% hingga 40%—untuk keperluan operasional dan pasar. Sisanya dikunci kembali dalam escrow baru untuk rilis di masa depan.

    Dampak Terhadap Harga XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan nilai nominal sebesar $2,03 miliar pada harga saat ini, pembukaan 1 miliar XRP berpotensi menciptakan tekanan jual yang signifikan.

    Namun, jika melihat pola bulan-bulan sebelumnya, Ripple kemungkinan hanya akan menjual sebagian kecil dari jumlah tersebut, sehingga dampaknya bisa lebih terbatas.

    Saat ini, XRP mengalami penurunan harga sebesar 34,23% sejak pembukaan bulan sebelumnya, seiring dengan tren pelemahan di pasar kripto secara keseluruhan. Namun, tekanan jual tambahan dari pembukaan escrow ini dapat semakin menekan harga XRP jika permintaan tidak meningkat secara signifikan.

    Pembukaan escrow bulanan Ripple merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengelola distribusi XRP. Meskipun hal ini berpotensi menimbulkan tekanan jual, reaksi pasar akan sangat bergantung pada tingkat permintaan dan sentimen investor.

    Bagi para pemegang XRP, penting untuk mencermati perkembangan ini dan mengelola strategi investasi dengan bijak.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Resmi Masuk Nasdaq Crypto US Settlement Price Index

    Nasdaq meluncurkan Nasdaq XRP Settlement Price Index (NQXRPS), sekaligus menandai tonggak penting bagi XRP dalam dunia keuangan digital.

    Indeks ini bertujuan untuk menyediakan harga penyelesaian yang transparan dan dapat diandalkan untuk produk terkait XRP, memfasilitasi pengembangan instrumen keuangan terstruktur seperti ETF dan derivatif berbasis XRP.

    Apa Itu Nasdaq XRP Settlement Price Index?

    NQXRPS adalah indeks satu aset yang dirancang untuk memberikan harga penyelesaian bagi produk terkait XRP.

    Indeks ini dihitung menggunakan mekanisme berbasis pertukaran dengan bobot multi-sumber, memastikan representasi harga XRP yang akurat dan transparan.

    Dengan adanya indeks ini, investor dan institusi keuangan dapat memiliki acuan harga yang stabil dan dapat diandalkan untuk transaksi dan produk keuangan berbasis XRP.

    Baca Juga: Analisis Harga XRP: Uji Ketahanan di Level $2,20

    Dampak terhadap Pasar XRP

    Pencatatan NQXRPS di Nasdaq memberikan legitimasi tambahan bagi XRP di mata investor institusional.

    Hal ini membuka peluang bagi pengembangan produk keuangan terstruktur seperti ETF dan derivatif yang dapat menarik lebih banyak modal institusional ke dalam ekosistem XRP.

    Selain itu, transparansi harga yang ditawarkan oleh indeks ini dapat mengurangi volatilitas harga XRP, meningkatkan kepercayaan investor, dan memperluas adopsi XRP di pasar global.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 9 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Langkah Menuju Adopsi Institusional

    Pencatatan NQXRPS juga bertepatan dengan perkembangan positif lainnya bagi XRP.

    Pada Maret 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan “Crypto Reserve” yang mencakup XRP, bersama dengan Bitcoin, Ethereum, Solana, dan Cardano.

    Ini menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap XRP sebagai aset kripto yang kredibel dan strategis.

    Selain itu, beberapa perusahaan investasi besar, seperti 21Shares, telah meluncurkan produk investasi berbasis XRP di bursa saham Eropa, meningkatkan aksesibilitas XRP bagi investor institusional dan ritel.

    Baca Juga: Cek Harga XRP Hari Ini

    Prospek Masa Depan XRP

    Dengan pencatatan NQXRPS, pengakuan dari pemerintah AS, dan peluncuran produk investasi berbasis XRP, masa depan XRP terlihat cerah.

    Langkah-langkah ini membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas di sektor keuangan tradisional dan digital.

    Namun, tantangan regulasi dan persaingan dari aset kripto lain tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

    Investor dan pelaku industri diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengeksplorasi potensi XRP sebagai aset investasi dan alat pembayaran digital di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Optimisme ETF Kripto Semakin Kuat

    Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) mengizinkan penyertaan sejumlah altcoin, termasuk XRP, ke dalam Indeks Harga Penyelesaian Kripto AS Nasdaq (NCIUS).

    Menurut laporan The Coin Republik, langkah ini memicu spekulasi luas bahwa persetujuan ETF spot untuk altcoin mungkin semakin dekat, dan membuka peluang baru bagi lonjakan harga di sektor kripto.

    XRP, ADA, SOL, dan XLM Masuk Indeks Nasdaq: Sinyal Kuat Menuju ETF Spot

    Dalam pembaruan terbarunya, Indeks Harga Penyelesaian Kripto AS Nasdaq kini mencakup XRP, Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Stellar (XLM), melengkapi dua aset sebelumnya: Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Inklusi ini mencerminkan peningkatan likuiditas dan kestabilan harga dari keempat altcoin tersebut—dua elemen penting yang menjadi syarat utama persetujuan ETF spot oleh SEC.

    Menurut Nasdaq, kehadiran altcoin ini dalam indeks membuka jalan bagi penggunaan mereka sebagai aset dasar dalam produk investasi masa depan. Analis regulasi melihat langkah ini sebagai upaya membuka pintu bagi partisipasi institusional yang lebih luas dalam ekosistem altcoin.

    Setelah pengumuman tersebut, harga XRP naik tipis sebesar 1%, sementara ADA melonjak 1,5%, SOL 2%, dan XLM mencatat kenaikan 1,96%. Kenaikan ini dianggap sebagai reaksi awal pasar terhadap potensi realisasi ETF altcoin di masa mendatang.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 8 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 8 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Analisis Harga XRP: Uji Ketahanan di Level $2,20

    Analis Prediksi Lonjakan XRP hingga 2.500%

    Optimisme terhadap masa depan XRP tak hanya datang dari sisi regulasi. Analis teknikal populer, Egrag Crypto, memperkirakan bahwa XRP sedang memasuki fase kedua dari “Siklus 3” dalam siklus fraktalnya. Dalam grafik yang ia bagikan, Egrag menunjukkan bahwa XRP sebelumnya mengalami lonjakan harga dari bawah $0,01 hingga hampir $3,50—dan kini sedang membangun momentum untuk siklus pertumbuhan selanjutnya.

    Ia memperkirakan puncak siklus saat ini bisa terjadi pada Juli 2025, dengan potensi harga XRP melonjak hingga kisaran $27 hingga $39, atau kenaikan lebih dari 2.500% dari level saat ini. Prediksi ini semakin relevan mengingat semakin meningkatnya minat institusional dan kemungkinan persetujuan ETF spot altcoin dalam waktu dekat.

    Desakan Industri: Kembalikan Aturan ‘First-to-File’

    Di tengah perlombaan pengajuan ETF kripto, sejumlah manajer aset besar seperti VanEck, 21Shares, dan Canary Capital menyerukan kepada SEC untuk mengembalikan aturan “first-to-file”—yakni prinsip bahwa pengajuan yang lebih awal harus mendapatkan prioritas dalam proses persetujuan.

    Ketiga firma tersebut menilai bahwa praktik persetujuan bersamaan seperti yang terjadi pada ETF Bitcoin dan Ethereum baru-baru ini cenderung menguntungkan pemain besar seperti BlackRock, yang mengajukan lebih lambat tetapi berhasil mendominasi pasar. Mereka berharap kembalinya aturan berbasis antrean akan menciptakan persaingan yang lebih sehat dan adil di antara penerbit ETF.

    Selain itu, mereka menggarisbawahi bahwa keterlambatan persetujuan ETF altcoin bisa menghambat akses institusi ke instrumen investasi kripto yang terdiversifikasi dan teregulasi.

    Institusi Mulai Melirik Altcoin

    Dengan disetujuinya ETF spot Ethereum pada Juli 2024, fokus investor institusional perlahan mulai bergeser dari BTC dan ETH ke altcoin unggulan seperti XRP, ADA, dan SOL. Jika ETF spot untuk altcoin ini mendapatkan persetujuan, maka manajer aset, dana pensiun, hingga hedge fund akan memiliki jalur resmi untuk mengakses portofolio kripto yang lebih luas.

    Instrumen ETF ini tidak hanya memudahkan akses ke aset digital, tetapi juga bisa meningkatkan stabilitas pasar dan mendorong adopsi kripto lebih jauh, terutama untuk aset-aset yang telah lolos seleksi indeks seperti XRP.

    Penyertaan XRP dalam indeks Nasdaq dan meningkatnya dorongan dari industri untuk pengesahan ETF spot menjadi tanda-tanda positif bagi pasar altcoin. Jika tren ini berlanjut, XRP dan altcoin lainnya bisa berada di jalur menuju pertumbuhan harga yang signifikan, seiring meningkatnya kejelasan regulasi dan minat institusional yang semakin menguat.

    Baca juga: Harga XRP Anjlok 22% Pasca Hakim Tolak Kesepakatan Ripple-SEC


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Anjlok 22% Pasca Hakim Tolak Kesepakatan Ripple-SEC

    Harga XRP mengalami penurunan tajam sebesar 22% setelah Hakim Distrik AS, Analisa Torres, menolak permohonan bersama antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk menyelesaikan kasus hukum yang telah berlangsung sejak 2020.

    Penolakan ini menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan investor dan memperpanjang ketidakpastian hukum yang membayangi masa depan XRP.

    Baca Juga: Analisis Harga XRP: Uji Ketahanan di Level $2,20

    Latar Belakang Kasus Ripple-SEC

    Pada Desember 2020, SEC menggugat Ripple dengan tuduhan bahwa perusahaan tersebut telah mengumpulkan dana sebesar $1,3 miliar melalui penjualan XRP yang dianggap sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.

    Ripple langsung membantah tuduhan ini, menyatakan bahwa XRP adalah mata uang kripto dan bukan sekuritas.

    Pada Juli 2023, Hakim Torres memutuskan bahwa penjualan XRP di bursa publik tidak memenuhi definisi sekuritas, memberikan kemenangan parsial bagi Ripple.

    Penolakan Kesepakatan dan Dampaknya

    Pada 16 Mei 2025, Ripple dan SEC mengajukan permohonan bersama untuk menyelesaikan kasus ini, termasuk pengurangan denda dari $125 juta menjadi $50 juta dan pencabutan larangan penjualan XRP kepada investor institusional.

    Namun, Hakim Torres menolak permohonan ini dengan alasan prosedural, menyatakan bahwa permohonan tersebut “tidak sesuai prosedur” karena kasus ini sedang dalam proses banding di pengadilan yang lebih tinggi.

    Penolakan ini menyebabkan harga XRP turun tajam, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian hukum yang berkelanjutan.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Reaksi Pasar dan Investor

    Penolakan kesepakatan ini memicu aksi jual besar-besaran di pasar, dengan volume perdagangan XRP meningkat tajam.

    Banyak investor yang khawatir bahwa ketidakpastian hukum yang berkelanjutan akan terus menekan harga XRP.

    Beberapa analis mencatat bahwa meskipun XRP memiliki fundamental yang kuat, ketidakpastian regulasi menjadi hambatan utama bagi pemulihan harga.

    Langkah Selanjutnya dan Tanggal Penting

    SEC diharuskan untuk mengajukan pembaruan status penyelesaian kepada Pengadilan Banding Sirkuit Kedua paling lambat 16 Juni 2025.

    Pembaruan ini akan memberikan gambaran tentang arah negosiasi antara SEC dan Ripple, serta potensi penyelesaian di masa depan.

    Jika tidak ada kemajuan, kasus ini kemungkinan akan berlanjut ke proses banding yang lebih panjang, memperpanjang ketidakpastian bagi XRP dan pasar kripto secara keseluruhan.

    Baca Juga: Cek Harga XRP Di Sini

    Penolakan kesepakatan antara Ripple dan SEC oleh Hakim Torres menambah lapisan kompleksitas dalam kasus hukum yang telah berlangsung lama ini.

    Sementara beberapa kemenangan hukum sebelumnya tetap berlaku, ketidakpastian yang berkelanjutan mengenai status regulasi XRP terus membayangi pasar.

    Investor disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan hukum selanjutnya, terutama menjelang tenggat waktu 16 Juni 2025, yang dapat menjadi titik balik penting dalam kasus ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com