Tag: ripple

  • XRP, Calon Aset Strategis untuk Sistem Keuangan AS?

    Sebuah proposal yang mengusulkan XRP sebagai aset keuangan strategis bagi Amerika Serikat telah dipublikasikan di situs web US Securities and Exchange Commission (SEC).

    Sebagaimana dikutip dari Cryptopolitan pada Senin (17/3), proposal ini ditulis oleh Maximilian Staudinger dan diajukan ke SEC Crypto Task Force yang baru dibentuk.

    Dokumen tersebut mengungkapkan bahwa adopsi XRP dapat memberikan manfaat finansial yang signifikan bagi AS.

    Salah satu klaim utama dalam proposal ini adalah bahwa penggunaan XRP dalam sistem keuangan dapat membebaskan dana hingga $1,5 triliun dari akun Nostro, yang saat ini digunakan oleh bank untuk transaksi lintas negara.

    Potensi XRP dalam Sistem Keuangan AS

    Akun Nostro adalah rekening yang dimiliki oleh bank di bank asing dengan mata uang berbeda untuk memfasilitasi transaksi internasional.

    Proposal ini menyebutkan bahwa terdapat $27 triliun dana yang tersimpan dalam akun tersebut secara global, dengan AS menguasai sekitar $5 triliun.

    Staudinger berpendapat bahwa XRP dapat menggantikan 30% dari dana ini sebagai likuiditas utama.

    Selain itu, XRP juga dapat digunakan sebagai infrastruktur pembayaran untuk berbagai transaksi keuangan, termasuk pembayaran jaminan sosial, dengan potensi penghematan hingga $7,5 miliar per tahun bagi pemerintah AS.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Reformasi Regulasi untuk Adopsi XRP

    Proposal ini juga mengusulkan reformasi regulasi guna mempercepat integrasi XRP ke dalam sistem keuangan AS.

    Beberapa rekomendasi utama dalam proposal ini meliputi perintah eksekutif dari Presiden AS untuk menginstruksikan SEC, Departemen Keuangan, dan Departemen Kehakiman (DOJ) agar mengklasifikasikan XRP sebagai aset pembayaran, sekaligus legislasi yang mewajibkan bank mengadopsi XRP sebagai sistem pembayaran utama.

    Proposal tersebut juga mendorong penggunaan XRP oleh Federal Reserve dan Office of the Comptroller of Currency (OCC) sebagai pengganti akun Nostro.

    Proposal ini juga menyinggung tuntutan hukum SEC terhadap Ripple, dengan menekankan bahwa kejelasan hukum sangat diperlukan agar adopsi XRP dapat terlaksana dalam waktu 12 hingga 24 bulan.

    Reaksi Komunitas Kripto

    Meskipun menarik perhatian publik, proposal ini mendapat banyak kritik dari komunitas kripto.

    Beberapa pihak menganggap rencana ini tidak realistis dan tidak mungkin diterapkan dalam waktu dekat.

    Frank Corva, koresponden politik Bitcoin Magazine, menyebut proposal sebagai upaya yang tidak masuk akal.

    Menurutnya, masih ada banyak pertanyaan terkait XRP, termasuk fakta bahwa dua pertiga dari total suplai XRP masih dipegang oleh organisasi yang menerbitkan aset tersebut.

    Selain itu, meskipun proposal ini muncul di situs web SEC, banyak yang menegaskan bahwa SEC memungkinkan individu untuk mengajukan proposal atau komentar publik, yang kemudian dipublikasikan di situs resminya.

    Oleh karena itu, proposal ini bukan merupakan sikap resmi SEC, melainkan hanya opini pribadi dari Staudinger untuk menunjukkan potensi XRP.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Valuasi Pasar Total, XRP Salip Ethereum

    Untuk pertama kalinya dalam sejarah, XRP telah melampaui Ethereum (ETH) dalam hal Full Diluted Valuation (FDV) atau valuasi pasar total.

    Menurut laporan dari Coinpaper pada Minggu (16/3), FDV XRP kini mencapai lebih dari $240 miliar, sementara FDV Ethereum hanya mencapai $231,5 miliar.

    Meskipun begitu, dalam hal kapitalisasi pasar, Ethereum masih unggul dibandingkan XRP. Saat ini, kapitalisasi pasar XRP berada di angka $140 miliar.

    Sedangkan Ethereum mencapai sekitar $231 miliar. Namun, pertumbuhan XRP yang pesat mencerminkan adanya perubahan signifikan dalam dinamika pasar kripto.

    Faktor yang Mendorong Kenaikan XRP

    Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan valuasi XRP adalah meningkatnya minat dari investor institusional serta lingkungan regulasi yang lebih menguntungkan di Amerika Serikat.

    Sejak Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) , harga XRP melonjak lebih dari 300%, mencapai puncak di angka $3,38 pada Januari.

    Pernyataan Trump yang menyebut XRP sebagai salah satu aset utama dalam cadangan kripto AS semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap koin ini.

    Selain itu, XRP Ledger (XPRL) semakin banyak diadopsi oleh institusi keuangan besar seperti Societe Generale.

    Peningkatan adopsi ini menambah validitas XRP sebagai aset digital yang memiliki potensi besar di pasar keuangan global.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Problematika Ethereum

    Di sisi lain, Ethereum mengalami beberapa tantangan yang menyebabkan penurunan nilainya dalam beberapa bulan terakhir.

    Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penurunan ini meliputi masalah manajemen di Ethereum Foundation serta implementasi yang kurang sukses dari pembaruan Pectra.

    Pada awalnya, hardfork Pectra dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir Maret. Namun, karena kegagalan dalam jaringan uji coba seperti Sepolia dan Holesky, peluncurannya harus ditunda hingga April.

    Akibatnya, keterlambatan ini semakin menurunkan kepercayaan investor untuk berinvestasi Ethereum.

    XRP dan ETF: Langkah Baru dalam Adopsi

    Dengan pertumbuhan XRP yang signifikan, semakin banyak manajer aset besar yang mengajukan permohonan untuk meluncurkan Exchange-Traded Funds (ETF) berbasis XRP.

    Saat ini, komunitas kripto tengah ramai membahas rumor bahwa BlackRock, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, berencana untuk meluncurkan ETF berbasis XRP dan Solana.

    Nate Geraci, presiden ETF Store, memprediksi bahwa BlackRock akan segera mengumumkan ETF untuk Solana dan XRP.

    Namun, pengumuman mengenai XRP kemungkinan akan dilakukan setelah konflik hukum dengan SEC berakhir.

    Dampak Positif Regulasi pada XRP

    Dalam perkembangan terbaru, Securities and Exchange Commission (SEC) dikabarkan berencana untuk menutup kasus hukumnya terhadap Ripple, perusahaan di balik XRP.

    Jika hal ini terjadi, XRP berpotensi diakui sebagai komoditas daripada sekuritas. Status ini akan memberikan dampak positif yang besar terhadap dinamika pasar XRP, menjadikannya lebih menarik bagi investor institusional dan meningkatkan likuiditasnya di pasar.

    Dengan meningkatnya adopsi, dukungan regulasi yang lebih jelas, serta minat dari manajer aset besar, XRP tampaknya berada dalam posisi yang kuat untuk terus tumbuh dan mendominasi pasar kripto dalam beberapa waktu ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Bisa Tembus $110? Prediksi Analis dan Dukungan John Bollinger

    Harga XRP berpotensi melonjak ke level tertinggi sepanjang masa di $110!

    Analis dan pencipta Bollinger Bands, John Bollinger, menyoroti peluang besar yang dimiliki XRP dalam pasar kripto. Apa yang membuat prediksi ini begitu menarik? Mari kita bahas lebih lanjut.

    Prediksi Analis: XRP Bisa Melesat 3.974%

    Analis pasar, Egrag Crypto, baru-baru ini membagikan analisis teknis yang mendukung potensi lonjakan harga XRP. Dalam unggahan di X (sebelumnya Twitter), ia menjelaskan bahwa XRP saat ini sedang mengikuti pola Elliott Wave, yang menunjukkan kemungkinan kenaikan harga signifikan.

    Menurut analis ini, XRP kini berada di Gelombang 2, yang merupakan fase koreksi sebelum memasuki Gelombang 3, yang biasanya menghasilkan lonjakan harga terbesar. Ia mencatat bahwa pada Gelombang 1, XRP telah mengalami kenaikan 733%. Jika skenario serupa terjadi, Gelombang 3 dapat memicu kenaikan hingga 1.185%, membawa harga ke kisaran $22 hingga $24.

    Namun, prediksi tidak berhenti di situ. Setelah fase koreksi di Gelombang 4, yang diperkirakan akan turun sekitar 14,6% hingga 38,2%, XRP diyakini akan masuk ke Gelombang 5, yang bisa menjadi lonjakan terbesar. Analis mematok tiga skenario bullish utama untuk Gelombang 5, dengan potensi harga:

    • $32 hingga $48
    • $60 hingga $70
    • $95 hingga $110

    Dilaporkan Newsbtc, prediksi ini mengacu pada pola pergerakan XRP pada tahun 2017, yang saat itu mengalami lonjakan besar setelah fase serupa.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    John Bollinger: XRP Bisa Jadi Pemimpin Pasar

    Selain prediksi teknis dari Egrag Crypto, pernyataan dari John Bollinger, pencipta Bollinger Bands, semakin memperkuat keyakinan bahwa XRP memiliki potensi besar. Dalam unggahan terbarunya, ia mempertanyakan apakah XRP dapat menjadi pemimpin di pasar kripto.

    Bollinger menyoroti bahwa XRP tetap bertahan lebih baik dibandingkan aset kripto utama lainnya, meskipun menghadapi tantangan besar, termasuk gugatan hukum dengan SEC AS. Ripple terus berupaya memperoleh kejelasan regulasi, yang bisa menjadi katalis besar bagi harga XRP di masa depan.

    Saat ini, XRP diperdagangkan di sekitar $2,4, dengan kenaikan hampir 4% dalam 24 jam terakhir, menurut CoinMarketCap. Jika pola yang diidentifikasi Egrag Crypto benar, maka potensi kenaikan harga XRP bisa menjadi salah satu yang paling fenomenal dalam sejarah pasar kripto.

    Prediksi harga XRP hingga $110 mungkin terdengar ambisius, tetapi dengan dukungan dari analisis Elliott Wave dan pengakuan dari John Bollinger, peluang ini tidak bisa diabaikan. Jika XRP benar-benar memasuki fase bullish yang diprediksi, para investor mungkin akan menyaksikan salah satu lonjakan harga terbesar di dunia kripto.

    Apakah Anda siap untuk perjalanan XRP menuju level baru? Tetap pantau perkembangan terbaru dan lakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ripple Pindahkan $465 Juta XRP: Akankah Harga XRP Tertekan?

    Ripple kembali membuat langkah besar dengan memindahkan 200 juta XRP dari cadangan bulan Maret.

    Dilaporkan Finbold, dengan nilai lebih dari $465 juta pada harga saat ini, pergerakan ini bisa memicu tekanan jual dan berdampak pada harga XRP.

    Apa yang Terjadi?

    Pada 1 Maret, Ripple membuka 1 miliar XRP dari escrow, yang disimpan dalam akun ‘Ripple (26)’ dan ‘Ripple (27)’. Dari jumlah ini, 300 juta token dipindahkan ke akun ‘Ripple (1)’, yang biasa digunakan untuk penyimpanan likuid sebelum dijual atau digunakan untuk pembayaran.

    Kemudian, pada 13 Maret, akun ‘Ripple (1)’ kembali mengirimkan 200 juta XRP ke akun ‘rP4X2hTa7A7udDbE6wczXvPz7XZ63sKxv3’, yang sering bertindak sebagai perantara sebelum distribusi lebih lanjut.

    Apakah Ripple Akan Menjual 200 Juta XRP Ini?

    Tidak ada jawaban pasti. Ripple memang tidak selalu mengungkapkan detail setiap penjualannya, tetapi mereka telah menjelaskan bahwa XRP dijual menggunakan model Likuiditas Sesuai Permintaan (ODL), yang berarti token dijual di harga pasar kepada pelanggan yang membutuhkan likuiditas.

    Berdasarkan pola sebelumnya, setelah XRP masuk ke akun perantara, token tersebut akan dikirim dalam jumlah kecil ke dompet anonim lainnya. Sementara jumlah besar biasanya dikirim ke akun perantara lain sebelum akhirnya masuk ke bursa kripto seperti Bitstamp dan Bitso.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Bagaimana Dampaknya pada Harga XRP?

    Saat ini, harga XRP berada di $2,32, turun 2,52% dalam 30 hari terakhir. Sejak mencapai puncaknya di $2,93 pada 2 Maret, harga XRP telah mengalami penurunan hampir 24%. Jika jumlah besar XRP ini masuk ke pasar dalam waktu singkat, tekanan jual bisa semakin kuat dan memperpanjang tren penurunan harga.

    Para investor dan trader perlu mencermati pergerakan selanjutnya dari Ripple dan volume XRP yang masuk ke bursa. Jika arus jual terus berlanjut, harga XRP bisa mengalami koreksi lebih lanjut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Melejit Hari Ini! Apakah Ini Awal dari Reli Besar?

    Harga XRP mencatat lonjakan lebih dari 2% hari ini, memberikan sinyal kuat bahwa momentum positif di pasar kripto masih berlanjut.

    Dilaporak Coingape, berbagai faktor mendukung pertumbuhan ini, para investor kini bertanya-tanya: apakah ini awal dari reli besar bagi XRP? Simak analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang mendorong kenaikan harga XRP dan potensi pergerakannya ke depan.

    Lonjakan Harga XRP: Awal dari Terobosan?

    Saat ini, harga XRP diperdagangkan di kisaran $2,26, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi harian di $2,28 dan terendah di $2,14. Meskipun volume perdagangan dalam 24 jam terakhir turun sebesar 16% menjadi $5,61 miliar, peningkatan harga yang signifikan menunjukkan adanya minat beli yang kuat di pasar.

    Menurut data dari CoinGlass, Open Interest pada XRP Futures naik hampir 8% hari ini. Hal ini mengindikasikan bahwa para trader dan investor kembali percaya pada prospek jangka panjang XRP. Dengan kondisi ini, XRP tampaknya siap untuk melanjutkan relinya dalam beberapa hari mendatang.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ripple Perluas Ekspansi ke UEA

    Salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan harga XRP adalah langkah strategis Ripple yang baru saja mendapatkan Lisensi DFSA di Uni Emirat Arab (UEA). Lisensi ini membuka pintu bagi Ripple untuk menawarkan layanan pembayaran kripto lintas batas di Dubai, sebuah pusat keuangan global dengan nilai transaksi melebihi $400 miliar.

    Ekspansi ke UEA berpotensi meningkatkan adopsi XRP secara signifikan, karena negara tersebut dikenal sebagai pusat bisnis dan teknologi yang ramah terhadap kripto. Kepercayaan investor pun meningkat, menciptakan dasar kuat bagi kenaikan harga XRP dalam jangka panjang.

    Harapan Baru dalam Gugatan Ripple vs SEC

    Perkembangan penting lainnya adalah potensi penyelesaian kasus hukum antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Menurut jurnalis kripto Eleanor Terrett, tim hukum Ripple sedang berupaya mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan putusan Pengadilan Distrik pada Agustus 2024 yang menjatuhkan denda sebesar $125 juta kepada perusahaan tersebut.

    Sementara itu, pakar hukum Fred Rispoli menilai bahwa penyelesaian kasus ini mungkin lebih cepat dari yang diantisipasi. Optimisme ini telah menambah dorongan positif terhadap harga XRP, seiring dengan ekspektasi bahwa penyelesaian hukum akan menghilangkan hambatan bagi pertumbuhan Ripple di pasar global.

    ETF XRP: Game Changer untuk Harga?

    Tambahan sentimen bullish datang dari berita mengenai ETF XRP yang diajukan oleh Franklin Templeton, salah satu perusahaan manajemen aset terkemuka. ETF ini akan disimpan oleh Coinbase Custody Trust Company, menandai langkah besar dalam integrasi XRP ke dalam pasar keuangan tradisional.

    Lebih menarik lagi, rumor yang beredar menyebutkan bahwa BlackRock, pengelola aset terbesar di dunia, juga berpotensi mengajukan ETF XRP dalam waktu dekat. Jika ini benar terjadi, maka XRP bisa mengikuti jejak Bitcoin dan Ethereum yang mengalami lonjakan harga setelah mendapat persetujuan ETF spot.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kasus Hukum SEC vs. Ripple Segera Berakhir? Ini yang Perlu Diketahui

    Pertarungan hukum antara Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dan Ripple Labs yang telah berlangsung bertahun-tahun tampaknya akan segera mencapai titik akhir.

    Menurut laporan Crypto Briefing, kedua belah pihak saat ini sedang dalam tahap negosiasi terkait putusan pengadilan yang dikeluarkan pada Agustus lalu.

    Negosiasi yang Berlarut-larut

    Kasus ini terus mengalami penundaan karena pembahasan ketentuan putusan yang mengharuskan Ripple membayar denda sebesar $125 juta serta larangan permanen bagi perusahaan untuk menjual XRP kepada investor institusional.

    Namun, Ripple mempertanyakan keadilan dari keputusan tersebut. Perusahaan berargumen bahwa dengan adanya perubahan pendekatan penegakan hukum oleh SEC terhadap perusahaan kripto lain, mereka seharusnya tidak dihukum atas ketidakpastian regulasi di masa lalu.

    Gelombang Pencabutan Gugatan oleh SEC

    Dalam beberapa minggu terakhir, SEC telah mencabut sejumlah tuntutan terhadap berbagai entitas di industri kripto, termasuk Coinbase, Gemini, Robinhood, Uniswap Labs, Kraken, dan OpenSea. Bahkan, SEC dan Consensys telah mencapai kesepakatan untuk membatalkan kasus yang terkait dengan MetaMask.

    Selain itu, SEC juga menghentikan sementara proses hukum terhadap Binance selama 60 hari serta menangguhkan gugatan penipuan perdata terhadap Justin Sun, yang tengah mencari jalan penyelesaian.

    Perspektif Para Pakar Hukum

    Beberapa pakar hukum menilai bahwa negosiasi yang berlarut-larut ini tidak hanya disebabkan oleh SEC. Menurut pengacara kripto ternama, James Murphy, Ripple juga tengah berupaya mengubah beberapa bagian dari putusan Hakim Torres pada Agustus lalu.

    Murphy menjelaskan bahwa meskipun putusan tersebut sebagian besar dianggap sebagai kemenangan bagi pemegang XRP, ada dua hal yang bisa menjadi hambatan bagi Ripple, yaitu keputusan terkait pelanggaran hukum sekuritas dan putusan pengadilan yang dapat membatasi langkah Ripple ke depannya, seperti rencana untuk go public.

    Ia juga berpendapat bahwa SEC kemungkinan besar bersedia menerima penyelesaian dengan denda $125 juta tanpa perlu banding lebih lanjut. Oleh karena itu, ada peluang bagi Ripple untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih menguntungkan.

    Harga XRP saat ini berada di $2.2191 atau sekitar Rp36,455.00, mencatat kenaikan +2.08% ($0.0452) dalam 24 jam terakhir. Selama periode ini, XRP mencapai harga tertinggi $2.2769 dan terendah $2.1333. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar 251,154,336.00 XRP atau setara $556,327,993.76 USDT.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Transfer Besar-besaran: Sinyal Kenaikan Harga?

    Dunia kripto kembali dikejutkan dengan transfer besar-besaran sebesar 167 juta XRP—bernilai sekitar $367 juta—yang memicu spekulasi mengenai arah harga Ripple (XRP) di masa mendatang.

    Dikutip AMBcrypto, perpindahan skala besar dari satu dompet tak dikenal ke dompet lain ini menjadi perbincangan hangat di komunitas, menimbulkan pertanyaan apakah XRP siap untuk reli atau justru menghadapi tekanan jual lebih lanjut.

    Analisis Pergerakan Harga XRP: Menuju Kenaikan atau Koreksi?

    Saat artikel ini ditulis, XRP diperdagangkan pada harga $2,11, mengalami penurunan 1,95% dalam 24 jam terakhir. Meskipun demikian, pola teknikal yang terbentuk dalam beberapa bulan terakhir memberikan wawasan menarik tentang kemungkinan pergerakan harga ke depan.

    Grafik harga XRP menunjukkan pola kepala dan bahu yang terbentuk sejak November 2024 (bahu kiri), puncaknya pada Desember (kepala), dan bahu kanan yang muncul pada Maret 2025. Level support utama berada di $2,00, yang menjadi titik krusial bagi pergerakan harga selanjutnya.

    • Jika XRP mampu bertahan di atas $2,00, ini bisa menjadi sinyal bullish yang mengarah pada potensi kenaikan menuju $2,30.
    • Sebaliknya, jika harga menembus di bawah level support tersebut, XRP dapat mengalami tekanan jual lebih lanjut dengan target koreksi ke $1,99 atau lebih rendah.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sentimen Pasar: Apakah Investor Bersikap Optimis?

    Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa rasio beli/jual taker XRP meningkat sebesar 1,04% dalam 24 jam terakhir, dengan rasio saat ini berada di 0,9888.

    Ini mengindikasikan bahwa volume pembelian sedikit lebih besar daripada volume penjualan—tanda bahwa minat beli mulai meningkat. Transfer paus besar yang terjadi baru-baru ini bisa menjadi faktor utama yang mendorong pergeseran sentimen ini.

    Lonjakan Aktivitas Jaringan: Sinyal Positif?

    Jumlah alamat aktif harian XRP melonjak hingga 201,76 ribu, menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas jaringan.

    Data ini menunjukkan bahwa lebih banyak pengguna yang terlibat dengan XRP, sering kali menandakan potensi pergerakan harga yang signifikan dalam waktu dekat. Jika tren ini berlanjut, ini bisa menjadi katalis bagi reli harga XRP.

    Posisi Panjang vs. Pendek: Pasar Masih Ragu?

    Analisis data Coinglass menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pedagang cenderung optimis, likuidasi posisi long sedikit lebih besar daripada posisi short dalam 24 jam terakhir. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada keyakinan akan kenaikan, masih terdapat ketidakpastian di pasar yang dapat menyebabkan volatilitas dalam jangka pendek.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Anjlok 17% dalam Sepekan, Tapi Aktivitas Jaringan Justru Melejit!

    XRP mengalami tekanan harga yang cukup besar, turun di bawah $2 dengan penurunan 17% dalam seminggu terakhir.

    Namun, di balik tren bearish ini, data on-chain justru menunjukkan lonjakan aktivitas jaringan yang memicu pertanyaan besar: apakah pasar benar-benar pesimis, atau ada sesuatu yang sedang terjadi di balik layar?

    Komunitas XRP Bersiap Jelang Putusan Gugatan Ripple

    Salah satu faktor utama yang membayangi pergerakan harga XRP adalah keputusan akhir dalam gugatan Ripple yang diperkirakan akan diumumkan pada 16 April.

    Menurut Benzinga, ketidakpastian yang masih menyelimuti kasus ini, komunitas XRP tampaknya tetap bertahan meskipun terjadi tekanan ekonomi makro.

    Lonjakan Alamat Aktif XRP, Naik Tiga Kali Lipat!

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut data dari Glassnode, dalam periode 21 Februari hingga 10 Maret, jumlah alamat aktif di jaringan XRP meningkat drastis lebih dari tiga kali lipat.

    • 21 Februari: 89.606 alamat aktif
    • 2 Maret: Melonjak menjadi sekitar 543.000 alamat aktif!
    • 7 Maret: Masih bertahan di angka 531.000
    • 10 Maret: XRP mempertahankan lebih dari 370.000 alamat aktif

    Meski ada sedikit penurunan, jumlah ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan level sebelumnya, menandakan aktivitas yang semakin meningkat di jaringan XRP.

    Arus Keluar XRP dari Binance Turun Drastis

    Di sisi lain, data dari CryptoQuant menunjukkan perubahan signifikan dalam arus keluar XRP dari Binance. Pada 7 Maret, lebih dari $465 juta XRP keluar dari bursa, mencatat rekor tertinggi dalam sebulan.

    Namun, dalam tiga hari terakhir, arus keluar ini turun tajam, yang mengindikasikan adanya perlambatan dalam penarikan aset besar-besaran.

    Apa Artinya? Spekulasi atau Tren Jangka Panjang?

    Ketidaksesuaian antara pergerakan harga dan lonjakan aktivitas jaringan menimbulkan beberapa spekulasi:

    • Lonjakan alamat aktif bisa menjadi tanda meningkatnya keterlibatan pengguna dan potensi peningkatan permintaan.
    • Penurunan arus keluar dari Binance dapat berarti bahwa investor lebih berhati-hati dan memilih menyimpan aset mereka di bursa, menandakan ketidakpastian pasar.

    Beberapa analis berpendapat bahwa meskipun harga XRP turun, partisipasi jaringan yang tetap tinggi menunjukkan bahwa sebagian besar pergerakan ini mungkin bersifat spekulatif jangka pendek, bukan kelemahan fundamental.

    Kemana Arah XRP Selanjutnya?

    Saat ini, XRP berada dalam posisi yang menarik: aktivitas jaringan yang kuat tetapi harga masih dalam tekanan. Apakah ini akan memicu pemulihan harga atau justru konsolidasi berkepanjangan? Pasar masih terus berubah, dan para investor harus tetap waspada terhadap perkembangan selanjutnya!

    Bagaimana pendapat Anda? Apakah lonjakan aktivitas ini pertanda bullish atau hanya kebetulan di tengah tren turun?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Meroket 40% Setelah Pernyataan Trump, Whale Ikut Bermanuver

    XRP mengalami lonjakan harga hampir 40% dalam sehari setelah pernyataan mengejutkan dari mantan Presiden AS, Donald Trump.

    Menurut laporan Zycrypto, dalam pidatonya pada Minggu lalu, Trump mengusulkan pembentukan cadangan kripto strategis untuk AS, yang mencakup XRP. Pernyataan ini langsung memicu gelombang optimisme di pasar.

    Namun, setelah reli tajam tersebut, XRP diperdagangkan relatif stabil pada hari Rabu, meski volume transaksi tetap meningkat.

    Analis kripto ternama, Ali Martinez, mengungkapkan bahwa dalam 24 jam terakhir, lebih dari $5,37 miliar XRP berpindah tangan, mencerminkan tingginya aktivitas perdagangan di pasar.

    Investor Besar Borong XRP

    Tidak hanya volume transaksi yang meningkat, data on-chain dari Santiment juga menunjukkan bahwa investor besar atau “paus” telah mengakumulasi hampir 1 miliar XRP dalam periode yang sama. Hal ini menandakan bahwa investor institusional semakin percaya terhadap prospek XRP di masa depan.

    Selain itu, adopsi XRP juga mengalami lonjakan signifikan. Martinez melaporkan bahwa jumlah alamat XRP aktif meroket 620% dalam sepekan, dari 74.589 menjadi 462.650. Ini menunjukkan semakin banyak pengguna yang terlibat dalam ekosistem XRP.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Lebih lanjut, laporan Santiment per 20 Februari mengungkapkan adanya peningkatan jumlah dompet yang menampung lebih dari 100.000 XRP. Kini, terdapat 261 dompet tambahan yang mengoleksi XRP dalam jumlah besar dibandingkan sepuluh minggu lalu. Bahkan, total akun di XRP Ledger telah meningkat sekitar 24% sejak Januari 2024, mencerminkan adopsi yang lebih luas untuk berbagai aplikasi keuangan, terutama di sektor pembayaran lintas batas.

    Sentimen Positif dari Regulasi dan ETF XRP

    Reli XRP juga didorong oleh optimisme terhadap kebijakan ramah kripto dan potensi reformasi regulasi di AS. Meskipun pertarungan hukum antara Ripple dan Securities and Exchange Commission (SEC) masih berlangsung, sentimen pasar cenderung menguntungkan XRP.

    Di sisi lain, kemitraan strategis Ripple serta peluncuran stablecoin RLUSD turut menjadi faktor pendorong lonjakan harga XRP. Spekulasi mengenai potensi ETF spot XRP juga semakin menguat. Presiden Ripple, Monica Long, bahkan menyatakan optimisme bahwa persetujuan ETF XRP dapat segera terjadi, terutama jika pemerintahan Trump mempercepat kejelasan regulasi.

    Menambah spekulasi, laporan terbaru menunjukkan bahwa CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan eksekutif Ripple lainnya telah berdiskusi dengan pemerintahan Trump mengenai regulasi aset digital. Hal ini semakin memperkuat harapan bahwa XRP akan mendapat tempat istimewa dalam kebijakan kripto di masa depan.

    Ancaman Profit-taking oleh Paus

    Meskipun sentimen pasar cenderung positif, beberapa analis memperingatkan bahwa investor besar mungkin akan mengambil keuntungan dari lonjakan harga ini.

    Analis kripto Miles Deutscher mencatat bahwa beberapa paus XRP mulai menjual aset mereka pada level tertinggi. Sejak November 2024, ketika XRP mengalami kenaikan lebih dari 500%, pemegang besar telah aktif mendistribusikan token mereka.

    Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa rata-rata volume perdagangan paus dalam 90 hari terakhir berkisar antara $120 juta hingga $180 juta per hari. Ini mengindikasikan adanya potensi tekanan jual yang dapat mempengaruhi harga dalam waktu dekat.

    Saat ini, XRP diperdagangkan di harga $2,20, turun 7,71% dalam 24 jam terakhir. Meskipun ada koreksi harga, optimisme tetap tinggi dengan adanya dukungan regulasi dan adopsi yang terus meningkat. Investor kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari kebijakan AS serta potensi ETF yang dapat membawa XRP ke level harga yang lebih tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aturan Kripto OCC Mengubah Permainan untuk XRP, ETH, danBTC

    Dalam langkah besar bagi industri kripto, Kantor Pengawas Mata Uang AS (OCC) telah memberikan izin kepada bank-bank di Amerika Serikat untuk menyimpan aset kripto, termasuk XRP berpartisipasi dalam operasi stablecoin, dan memproses transaksi menggunakan teknologi buku besar terdistribusi (DLT).

    Laporan Zycrypto, menyebutkan keputusan ini, yang diumumkan pada hari Jumat, membuka jalan bagi peningkatan investasi institusional yang dapat mendorong pertumbuhan besar bagi aset kripto seperti XRP, Ethereum, Bitcoin, Cardano, dan lainnya.

    Perubahan Regulasi yang Menguntungkan Kripto

    OCC adalah regulator utama bank nasional di AS yang kebijakan terhadap kripto sering kali berubah seiring pergantian kepemimpinan. Pada pemerintahan pertama Presiden Trump, di bawah kepemimpinan Brian Brooks, OCC bersikap ramah terhadap kripto dan mendorong partisipasi bank.

    Namun, kebijakan ini kemudian diperketat oleh Michael Hsu, yang menerapkan pengawasan lebih ketat terhadap aset digital.

    Kini, dengan pemerintahan yang kembali mendukung inovasi blockchain, OCC telah menghapus persyaratan bagi bank untuk mendapatkan izin khusus dalam mengelola aset kripto. Hal ini mempermudah lembaga keuangan untuk mengadopsi teknologi blockchain tanpa hambatan regulasi yang rumit.

    Ketua OCC, Rodney Hood, menyatakan bahwa keputusan ini bertujuan untuk “mengurangi beban, mendorong inovasi yang bertanggung jawab, dan meningkatkan transparansi.” Dengan aturan baru ini, aktivitas bank yang terkait dengan teknologi blockchain akan diperlakukan sama seperti layanan keuangan tradisional lainnya.

    Dampak Besar bagi XRP, Ethereum, dan Bitcoin

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Keputusan ini dapat memberikan dampak signifikan bagi XRP dan perusahaan pengembangnya, Ripple.

    Dengan teknologi XRP Ledger (XRPL) yang dirancang untuk transaksi lintas batas yang cepat dan murah, serta peluncuran stablecoin RLUSD oleh Ripple, bank kini memiliki opsi menarik untuk mengintegrasikan solusi pembayaran berbasis blockchain.

    Ethereum dan Bitcoin juga diprediksi akan mendapatkan manfaat besar. Jaringan kontrak pintar Ethereum dapat semakin menarik bagi institusi keuangan yang ingin mengeksplorasi produk berbasis blockchain, sementara Bitcoin bisa semakin kokoh sebagai penyimpan nilai yang diakui dalam sistem keuangan tradisional.

    Bank dan Perusahaan Fintech Mulai Bergerak

    Keputusan OCC ini tidak hanya menjadi angin segar bagi aset kripto, tetapi juga telah mendorong langkah nyata dari berbagai institusi keuangan. Beberapa di antaranya Bank of America yang tengah bersiap meluncurkan stablecoin di jaringan Ethereum, JPMorgan Chase yang menjajaki integrasi stablecoin dengan token deposit digitalnya, dan Revolut, perusahaan fintech asal Inggris, yang mempertimbangkan penerbitan stablecoin dan memperluas layanan kripto mereka.

    Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan yang lebih luas dari pemerintahan AS yang semakin pro-kripto. Perintah eksekutif terbaru dari Presiden Trump terkait aset digital dan pencalonan Jonathan Gould—mantan pengacara Bitfury—sebagai pemimpin OCC semakin mengindikasikan arah kebijakan yang mendukung inovasi blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com