Tag: ripple

  • Teucrium Luncurkan ETF XRP, Janjikan Cuan 2 Kali Lipat

    Teucrium Investment Advisors resmi meluncurkan Teucrium 2x Long Daily XRP ETF dengan simbol XXRP di bursa NYSE Arca.

    Sebagai pembeda, ETF XXRP ini dirancang untuk memberikan dua kali lipat dari kinerja harian token XRP besutan Ripple.

    Apa Itu ETF XXRP?

    ETF XXRP adalah produk investasi yang menggunakan leverage untuk menggandakan pergerakan harian harga XRP.

    Ini berarti, jika harga XRP naik 5% dalam sehari, ETF ini bertujuan memberikan kenaikan 10%. Sebaliknya, jika harga XRP turun 5%, ETF ini akan mengalami penurunan 10%.

    Mekanisme ini memungkinkan potensi keuntungan yang lebih tinggi, meski secara bersamaan juga meningkatkan risiko kerugian yang lebih besar.

    Performa Hari Pertama

    Di hari peluncurannya pada 8 April 2025, lebih dari 215.000 saham ETF XXRP diperdagangkan, menunjukkan minat yang kuat dari para trader.

    Namun, pada hari yang sama, harga XRP mengalami penurunan sekitar 5% menjadi $1,84, sementara ETF XXRP mengalami penurunan sekitar 13%.

    Secara tidak langsung, hal ini mencerminkan sensitivitas tinggi produk leveraged terhadap volatilitas pasar.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 9 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Peringatan dan Risiko

    Sal Gilbertie, CEO Teucrium, menekankan bahwa ETF ini ditujukan untuk trading jangka pendek dan cocok untuk kondisi pasar yang volatil.

    Namun, dia juga memperingatkan bahwa produk leveraged membawa risiko signifikan karena eksposur pasar yang diperbesar.

    Pasalnya, penurunan penggunaan XRP juga dapat meningkatkan volatilitas harga lebih lanjut.

    Cara Berinvestasi di ETF XXRP

    Bagi investor yang tertarik, ETF XXRP dapat dibeli melalui platform broker yang mendukung perdagangan di NYSE Arca.

    Beberapa platform populer termasuk Ally Invest, Charles Schwab, eTrade, Fidelity, Interactive Brokers, Robinhood, dan SoFi.

    Namun perlu dicatat, sangat penting untuk memahami bahwa investasi dalam ETF leveraged seperti XXRP memerlukan pemahaman yang mendalam tentang risiko yang terlibat dan disarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum berinvestasi.

    Implikasi bagi Pasar Kripto

    Peluncuran ETF XXRP menandai langkah signifikan dalam integrasi aset kripto ke dalam produk investasi tradisional.

    Meskipun SEC belum menyetujui ETF spot XRP, kehadiran produk leveraged ini menunjukkan minat yang meningkat terhadap aset digital di kalangan investor institusional dan ritel.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa produk seperti ini membawa risiko tinggi dan memerlukan strategi investasi yang hati-hati.

    Dengan demikiam, ETF XXRP menawarkan peluang bagi investor untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga XRP dengan potensi keuntungan yang diperbesar.

    Namun, dengan potensi keuntungan yang lebih tinggi datang pula risiko yang lebih besar.

    Pada akhirnya, investor tetap harus mempertimbangkan profil risiko mereka dan melakukan due diligence sebelum berinvestasi dalam produk seperti XXRP.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Bergejolak, Harga XRP Naik ke $3

    Pasar kripto kembali bergejolak dengan pergerakan harga yang menarik perhatian para investor.

    Harga XRP, Ethereum (ETH), dan Shiba Inu (SHIB) menjadi sorotan utama dalam beberapa hari terakhir.

    XRP: Siap Terbang Tinggi?

    XRP menunjukkan sinyal teknikal yang kuat, sehingga memicu optimisme di kalangan investor.

    Indikator Exponential Moving Average dalam 50 hari memberikan dukungan kuat, mengisyaratkan potensi lonjakan harga.

    Banyak analis memprediksi bahwa harga XRP siap untuk menguji level $3, yang akan menjadi sebuah pencapaian dan tonggak penting bagi aset digital ini.

    Sentimen positif ini didorong oleh perkembangan terbaru dalam kasus hukum Ripple, yang terus memberikan harapan bagi para pemegang XRP.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Kamis, 27 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum di Persimpangan Jalan

    Berbeda dengan XRP yang bergerak ke arah positif, Ethereum kembali menguji level $2,000, sebuah titik krusial yang menentukan arah pasar selanjutnya.

    Pertarungan antara bullish dan bearish semakin intens, dengan kedua belah pihak berusaha untuk mengendalikan pergerakan harga.

    Relative Strength Index (RSI) menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut, tetapi volatilitas pasar dapat dengan cepat mengubah arah.

    Para trader dan investor mengawasi dengan cermat, menunggu sinyal yang jelas tentang arah pergerakan harga Ethereum.

    Whale SHIB Picu Lonjakan Harga Signifikan

    Sementara itu, Shiba Inu (SHIB) mengalami lonjakan harga yang mengejutkan setelah sebuah whale wallet memindahkan 1,5 triliun SHIB.

    Pergerakan besar ini langsung memicu spekulasi dan kegembiraan di kalangan komunitas SHIB.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa volume perdagangan belum menunjukkan partisipasi pasar yang luas, mengisyaratkan bahwa lonjakan ini mungkin lebih didorong oleh spekulasi daripada permintaan organik.

    Meskipun demikian, lonjakan ini menunjukkan kekuatan komunitas SHIB dan potensi aset digital ini untuk pergerakan harga yang dramatis.

    Pasar Kripto Kian Penuh Tantangan

    Meski banyak sentimen yang beredar, secara keseluruhan, pasar kripto masih menunjukkan volatilitas yang tinggi.

    Pergerakan harga yang cepat dan tidak terduga adalah hal yang biasa, dan para investor harus selalu berhati-hati.

    Penting untuk melakukan riset sendiri dan memahami risiko yang terkait dengan investasi di aset digital.

    Pergerakan harga XRP, Ethereum, dan Shiba Inu memberikan gambaran menarik tentang dinamika pasar kripto.

    Dengan potensi keuntungan yang besar, tetapi juga risiko yang signifikan, para investor harus tetap waspada dan membuat keputusan yang bijak.

    Pasar kripto terus berkembang, dan peluang baru akan terus muncul bagi mereka yang siap untuk mengambil risiko.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ripple Menang Lawan SEC, Harga XRP Bakal Melonjak?

    Perselisihan panjang antara SEC vs Ripple akhirnya mencapai babak akhir dengan kesepakatan penyelesaian senilai $50 juta (Rp 828 juta).

    Cryptobriefing melaporkan pada Selasa (26/3) bahwa kasus yang telah berlangsung sejak 2020 ini, melibatkan tuduhan bahwa Ripple melakukan penawaran sekuritas tanpa registrasi melalui penjualan XRP.

    Dengan penyelesaian ini, Ripple dapat kembali fokus pada pengembangan ekosistemnya tanpa tekanan hukum yang menghambat.

    Penurunan Denda dan Penghapusan Pembatasan

    Denda yang disepakati dalam penyelesaian ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan hukuman awal yang mencapai $125 juta (Rp 2 triliun).

    Selain itu, SEC akan meminta hakim Analisa Torres untuk mencabut perintah yang sebelumnya mewajibkan Ripple untuk mendaftarkan setiap penjualan sekuritas di masa depan.

    Langkah ini memberikan fleksibilitas lebih bagi Ripple dalam menjalankan operasional bisnisnya tanpa intervensi ketat dari regulator.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak bagi XRP dan Potensi ETF

    Dengan berakhirnya kasus ini, harga XRP diprediksi bakal meroket. Apalagi, potensi peluncuran ETF berbasis XRP semakin terbuka lebar.

    Beberapa penerbit ETF telah mengajukan aplikasi dalam beberapa bulan terakhir, mengindikasikan kepercayaan pasar terhadap aset digital ini.

    Keputusan SEC untuk menyelesaikan kasus ini juga sejalan dengan tren terbaru di mana badan regulator tersebut cenderung lebih fleksibel terhadap perusahaan kripto.

    Kesepakatan antara SEC dan Ripple menandai berakhirnya salah satu kasus hukum terbesar di industri kripto.

    Dengan denda yang lebih ringan dan penghapusan pembatasan regulasi, Ripple kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menarik lebih banyak investor.

    Selain itu, hasil ini juga membuka kemungkinan regulasi yang lebih jelas di pasar aset digital di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Tegaskan PoW Mining Bukan Sekuritas!

    Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC / Securities and Exchange Commission) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terkait proof-of-work (PoW) mining.

    Meskipun pernyataan ini tampaknya menegaskan bahwa aktivitas mining tidak dianggap sebagai penjualan sekuritas, terdapat beberapa celah yang masih memungkinkan interpretasi lain.

    Pernyataan SEC dan Celah Hukum

    Berdasarkan laporan terbaru dari Thedefiant pada Sabtu (22/3), SEC menyatakan bahwa partisipan dalam aktivitas mining tidak perlu mendaftarkan transaksi mereka di bawah Securities Act.

    Namun, Komisaris Caroline Crenshaw menyoroti adanya catatan kaki dalam pernyataan tersebut yang menunjukkan bahwa analisis lebih lanjut tetap diperlukan untuk menentukan apakah suatu proyek mining dapat dikategorikan sebagai investasi yang harus diatur.

    Uji Howey dan Implikasinya

    Menurut Crenshaw, pernyataan SEC masih bergantung pada Uji Howey, metode yang digunakan untuk menentukan apakah suatu aktivitas tergolong sekuritas.

    Uji ini mempertimbangkan empat faktor yang meliputi adanya investasi uang, keterlibatan dalam perusahaan bersama, ekspektasi keuntungan, serta keuntungan yang diperoleh dari upaya pihak lain.

    Artinya, setiap proyek mining harus ditinjau berdasarkan karakteristiknya masing-masing dan tidak bisa digeneralisir.

    Pergeseran Sikap SEC terhadap Kripto

    Di bawah kepemimpinan baru setelah kepergian Gary Gensler, SEC semakin bersikap ramah terhadap industri kripto.

    Beberapa tindakan yang mendukung industri ini termasuk pencabutan gugatan terhadap Coinbase dan Kraken, serta keputusan untuk mengakhiri perseteruan hukum dengan Ripple terkait status sekuritas aset digitalnya.

    Selain itu, SEC juga menyatakan bahwa memecoin umumnya bukan sekuritas dan mengizinkan bank untuk menyimpan aset kripto.

    Asumsi dan Tantangan di Masa Depan

    Crenshaw juga mempertanyakan asumsi dalam pernyataan SEC bahwa miner tidak memperoleh keuntungan dari upaya pihak lain.

    Jika asumsi ini dikaji ulang, maka mining bisa saja diklasifikasikan sebagai aktivitas investasi.

    Selain itu, pernyataan SEC hanya membahas PoW secara umum, tanpa memperjelas apakah semua jenis mining memiliki status hukum yang sama.

    Meskipun SEC menyatakan bahwa PoW mining bukanlah penjualan sekuritas, pernyataan ini masih membuka ruang interpretasi lebih lanjut.

    Dengan adanya pergeseran regulasi yang lebih pro-kripto, status hukum mining bisa tetap berubah tergantung pada perkembangan kebijakan dan interpretasi hukum yang berlaku.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Melonjak ke Rp 41 Ribu: Mampukah Tembus Rp 43 Ribu?

    Harga XRP berhasil menembus level resistensi $2,50 (Rp 41 ribu) setelah mengalami kenaikan +14%.

    Berdasarkan laporan terbaru dari Ambcrypto pada Jumat (21/3), lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap XRP, yang didukung oleh akumulasi strategis dari investor besar serta meningkatnya aktivitas jaringan XRP Ledger.

    Peningkatan Aktivitas di Jaringan XRP Ledger

    Pertumbuhan harga XRP rupanya sejalan dengan peningkatan jumlah alamat aktif di jaringan.

    Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif pada Maret 2025 mencapai 70.000, meningkat enam kali lipat dibandingkan dengan dua bulan pertama tahun ini.

    Investor Besar Terus Menambah Kepemilikan XRP

    Data dari Santiment menunjukkan bahwa pemegang besar XRP dengan lebih dari 1 juta token telah meningkatkan kepemilikannya sebesar 6,5% dalam dua bulan terakhir, mencapai total 46,4 miliar token.

    Tren ini menegaskan bahwa kepercayaan investor institusional terhadap XRP semakin kuat.

    Breakout Mengindikasikan Kenaikan Menuju $3 (Rp 43 ribu)

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Selama 12 hari, XRP berulang kali mencoba menembus resistensi di $2,50 (Rp 41 ribu), tetapi gagal.

    Namun, dengan akhirnya berhasil menutup di atas level ini, XRP memulai siklus kenaikan baru yang berpotensi membawa harga menuju level resistensi berikutnya di $3,00 (Rp 43 ribu).

    XRP Makin Mandiri dari Pasar Altcoin

    Berbeda dengan kebanyakan altcoin, XRP menunjukkan pergerakan harga yang lebih independen.

    Dengan lonjakan dari $0,60 di awal 2024 ke $2,50 pada Maret 2025, XRP semakin menjauh dari pola pergerakan pasar altcoin lainnya, menunjukkan daya tariknya sebagai aset investasi jangka panjang.

    SEC Hentikan Gugatan, Regulasi XRP Semakin Jelas

    Salah satu faktor utama yang mendorong lonjakan harga XRP adalah keputusan SEC untuk menghentikan banding terhadap Ripple.

    Dengan demikian, keputusan Juli 2023 yang menyatakan bahwa XRP bukanlah sekuritas dalam perdagangan sekunder tetap berlaku, menghilangkan hambatan regulasi yang sebelumnya membayangi aset ini.

    Dampak Positif Regulasi Terhadap Harga XRP

    Kejelasan regulasi ini memberikan sentimen positif bagi investor ritel maupun institusi, mendorong lebih banyak partisipasi di pasar XRP.

    Dengan aturan yang lebih jelas, XRP kini dapat fokus pada pengembangan bisnis, terutama dalam sektor pembayaran lintas batas.

    Prospek XRP ke Depan

    Dengan meningkatnya aktivitas jaringan, partisipasi investor besar, dan kejelasan regulasi, XRP berpeluang besar untuk terus menguat.

    Jika momentum ini berlanjut, XRP bisa mencapai dan menembus level psikologis $3 dalam waktu dekat.

    Posisi XRP Semakin Kuat di Pasar Kripto

    Lonjakan XRP ke $2,50 menandai kepercayaan pasar yang semakin besar terhadap aset ini.

    Dengan fundamental yang kuat dan prospek regulasi yang lebih baik, XRP kini berada di jalur yang tepat untuk mencapai harga yang lebih tinggi, menjadikannya salah satu aset kripto yang patut diperhitungkan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gugatan Ripple vs SEC Berakhir: Apa Dampaknya ke Harga XRP?

    Setelah hampir tiga tahun dalam pertarungan hukum, gugatan antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akhirnya mencapai resolusi signifikan.

    Kasus ini, yang menjadi sorotan global, dianggap sebagai momen kritis bagi masa depan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

    Latar Belakang Gugatan

    Pada Desember 2020, SEC menggugat Ripple Labs dan dua eksekutifnya, yaitu Brad Garlinghouse dan Chris Larsen, atas tuduhan penjualan XRP sebagai “sekuritas tidak terdaftar” senilai $1,3 miliar.

    SEC berargumen bahwa XRP memenuhi definisi Howey Test (kriteria untuk menentukan aset sebagai sekuritas) karena investor membelinya dengan harapan keuntungan dari upaya Ripple.

    Meski begitu, Ripple membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa XRP adalah aset kripto utilitas yang digunakan untuk transaksi lintas batas, bukan investasi.

    Bahkan, perusahaan juga menuduh balik SEC karena gagal memberikan kejelasan dan batasan-batasan dari regulasi sebelumnya.

    Putusan Pengadilan yang Mengguncang

    Pada Juli 2023, Hakim Analisa Torres dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York mengeluarkan putusan summary judgment (keputusan tanpa persidangan lengkap) yang membagi kemenangan antara kedua belah pihak.

    Poin pertama, penjualan XRP ke investor institusional diklasifikasikan sebagai penawaran sekuritas tidak terdaftar, sehingga Ripple melanggar hukum.

    Poin kedua, penjualan XRP di bursa kripto tidak dianggap sebagai sekuritas karena pembeli ritel tidak berinvestasi langsung dalam Ripple.

    Putusan ini dirayakan komunitas kripto sebagai preseden penting yang membedakan antara penjualan aset ke institusi vs publik.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak pada Ripple dan XRP

    Setelah putusan tersebut diumumkan, harga XRP naik lebih dari 70% dalam 24 jam. Selain itu, Ripple kembali ke bursa AS.

    Bahkan, platform seperti Coinbase dan Kraken kembali mencantumkan XRP setelah sebelumnya delisting.

    Tak hanya dari bursa kripto, dukungan juga datang dari ekosistem di industri ini. Perusahaan seperti Coinbase dan Blockchain Association mendukung Ripple dalam pernyataan amicus brief.

    Reaksi SEC

    Di kubu lawan, SEC dikabarkan tidak puas dengan putusan tersebut dan berencana mengajukan banding.

    Ketua SEC Gary Gensler menyatakan bahwa keputusan ini “mengecewakan” tetapi tidak mewakili kekalahan total.

    Implikasi untuk Industri Kripto

    Dari kasus gugatan Ripple vs SEC tersebut, terdapat beberapa hal yang memerlukan perhatian khusus, terutama masalah kejelasan regulasi.

    Pasalnya, putusan ini memberi panduan terbatas tentang bagaimana aset kripto dinilai sebagai sekuritas atau komoditas.

    Perseteruan tersebut juga memberikan tekanan pada kongres AS. Banyak pihak mendorong legislasi jelas untuk mengatur kripto agar mengurangi ketergantungan pada gugatan SEC.

    Meski begitu, kasus Ripple vs SEC juga membuka peluang untuk perusahaan lain yang mengalami hal serupa dengan platform besutan Brad Garlinghouse tersebut.

    Jadi, perusahaan dengan token utilitas bisa saja menggunakan argumen yang serupa dengan Ripple untuk membela diri.

    Langkah Selanjutnya?

    Meski hakim telah menjatuhkan putusan, baik SEC maupun Ripple sama-sama berpeluang mengajukan banding, yang bisa memperpanjang ketidakpastian.

    Hanya saja, Brad Gingerhouse dalam wawancara kepada Bloomberg menegaskan bahwa Ripple akan fokus pada ekspansi di pasar seperti Eropa dan Asia, di mana regulasi lebih progresif.

    Menariknya, meski kasus tersebut hanya mengikat pada Ripple, namun putusan ini mungkin akan mempercepat persetujuan ETF spot Bitcoin dan Ethereum di AS.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO Ripple Tuntut Balik SEC, Harga XRP Melambung 11 Persen

    Securities and Exchange Commission (SEC) membatalkan bandingnya terhadap Ripple yang selama empat tahun terakhir tak kunjung usai.

    Sementara SEC tidak lagi melanjutkan kasusnya terhadap perusahaan tersebut, Ripple masih mengajukan banding atas denda sebesar $125 juta dan putusan yang mengharuskannya untuk mendaftarkan penjualan XRP institusional sebagai sekuritas.

    Putusan Hakim Analisa Torres pada bulan Agustus 2023: yang memutuskan bahwa XRP bukanlah sekuritas saat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi penjualan XRP institusional kepada investor terakreditasi diklasifikasikan sebagai sekuritas, masih berlaku.

    Imbasnya, harga XRP melonjak hampir 11% menjadi $2,52 setelah berita tersebut meluas, menurut data dari CoinGecko.

    Alasan Tuntut Balik

    Setelah bertahun-tahun berproses hukum, SEC akhirnya menarik diri, akan tetapi Ripple belum menganggap kasus tersebut selesai.

    CEO Ripple Brad Garlinghouse berbincang dengan Bloomberg pada hari Rabu (19/3) dan menjelaskan mengapa perusahaan tersebut tetap mengajukan banding.

    “SEC telah membatalkan banding mereka. Itu berarti kami berubah dari tergugat menjadi penggugat,” kata Brad dalam wawancara tersebut.

    Brad juga membahas berapa banyak biaya hukum yang telah dikeluarkan Ripple sejak kasus ini dimulai pada Desember 2020.

    “Kami telah menghabiskan lebih dari $150 juta untuk membela kasus ini, bukan hanya untuk kami, tetapi untuk seluruh industri kripto,” katanya.

    Ia menyebut strategi SEC di bawah pimpinan Gary Gensler sebagai upaya untuk menggertak industri kripto melalui tindakan hukum.

    “SEC ingin memaksakan kekuasaannya atas kripto melalui tuntutan hukum. Itu sudah berakhir sekarang,” tambahnya.

    Dalam wawancara tersebut, Brad mengakui bahwa mencabut banding adalah sebuah pilihan.

    Akan tetapi karena denda tersebut berasal dari penjualan XRP pada tahun 2015 dan 2016, di mana SEC belum menerapkan regulasi seperti dalam tuduhan, dinilai Brad sebagai transaksi yang tidak merugikan investor mana pun.

    “Tidak ada kerugian bagi investor, tidak ada uang yang hilang, jadi mengapa kita ada di sini?” tanyanya.

    Keputusan SEC untuk membatalkan banding menandakan adanya perubahan dalam pendekatannya terhadap penegakan hukum kripto.

    Brad mengatakan bahwa pemerintahan baru Donald Trump dan perubahan dalam kepemimpinan SEC telah berperan dalam hal ini.

    “Saya pikir jika Anda bertanya kepada Paul Atkins dan David Sacks, mereka akan setuju bahwa kasus ini seharusnya tidak pernah diajukan,” kata Brad.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    IPO bukan prioritas Ripple

    Pada kesempatan yang sama, Brad menepis spekulasi bahwa Ripple akan go public, dengan mengatakan bahwa IPO bukanlah prioritas saat ini.

    “Go public adalah sesuatu yang dapat kami pertimbangkan, tetapi kami tidak perlu melakukannya untuk saat ini,” papat Brad.

    Tidak seperti kebanyakan perusahaan yang go public untuk mengumpulkan modal, Ripple mampu tumbuh secara organik tanpa pendanaan dari luar.

    Rencana Akuisisi

    Alih-alih tidak menggelar IPO, Ripple sebenarnya justru tengah mempertimbangkan akuisisi.

    Brad mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut tengah aktif mencari cara untuk membeli perusahaan infrastruktur blockchain.

    “Waktu tepatnya belum pasti. Tapi, akan ada konsolidasi tahun ini, dan kami akan menjadi bagian darinya,” sambung Brad.

    Lembaga keuangan juga mulai memikirkan kembali pendekatan mereka terhadap kripto, seperti yang ditunjukkan Brad, bank-bank besar AS yang sebelumnya tidak ingin berurusan dengan kripto, kini berubah pikiran.

    Dua bidang utama yang diminati bank adalah penyimpanan dan pembayaran kripto. Seiring dengan semakin populernya stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata, lembaga keuangan tengah menjajaki cara untuk mengintegrasikan layanan kripto.

    “Bank perlu menyimpan aset kripto dengan aman dan infrastruktur pembayaran sudah ketinggalan zaman,” kata Brad.

    Selain akuisis, Ripple telah memperluas bisnis stablecoinnya, meluncurkan RL USD tahun lalu.

    Sasaran perusahaan adalah menjadikannya salah satu dari lima stablecoin teratas pada akhir tahun.

    “Sasarannya adalah pada akhir tahun RLUSD menjadi salah satu dari lima teratas di pasar pada akhir tahun. Dan saya pikir seluruh pasar akan tumbuh secara dramatis tahun ini,” lanjut Brad optimis.

    Untuk diketahui, pasar stablecoin saat ini bernilai $230 miliar, dan beberapa analis percaya pasar ini dapat tumbuh 10x selama lima tahun ke depan.

    Maka dari itu, Brad berambisi bahwa Ripple ingin memanfaatkan momen tersebut semaksimal mungkin.

    Tetap Transparan

    Ketika ditanya tentang manajemen pasokan XRP, Brad menepis kekhawatiran bahwa kepemilikan Ripple atas 42% pasokan token memberinya keuntungan yang tidak adil.

    “Kami telah transparan tentang kepemilikan XRP kami selama bertahun-tahun. Tidak ada yang berubah,” katanya.

    Selaras dengan pernyataan Brad, perusahaan selalu menerbitkan Laporan Pasar XRP secara berkala, untuk merinci berapa banyak yang dijual perusahaan ke pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terpuruk, Namun Potensi Menuju $70 Masih Terbuka

    Meskipun saat ini mengalami tekanan dan penurunan volume perdagangan, para analis tetap optimis terhadap potensi lonjakan harga XRP.

    Dilaporkan Newsbtc, beberapa di antaranya bahkan memperkirakan bahwa kripto ini dapat mencapai harga antara $33 hingga $70 dalam beberapa bulan ke depan.

    XRP dalam Tekanan, Tapi Masih Punya Harapan

    Saat ini, XRP tengah menghadapi tantangan dalam memperoleh kembali momentum kenaikan. Volume perdagangannya mengalami penurunan hingga 20%, sementara harga masih mengalami fluktuasi.

    Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di angka $2,33, mengalami sedikit koreksi sebesar 0,1% dalam 24 jam terakhir. Namun, jika dibandingkan dengan harga sebelumnya pada 16 Maret yang berada di $2,29, ada sedikit peningkatan yang menunjukkan ketahanan XRP di tengah tekanan pasar.

    Di sisi lain, dalam sepekan terakhir, XRP sempat mengalami kenaikan sebesar 9%. Hal ini menandakan bahwa meskipun menghadapi tekanan jangka pendek, aset digital ini masih memiliki peluang untuk pulih dan mengalami kenaikan lebih lanjut.

    Prediksi Analis: XRP Bisa Capai $70?

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu analis kripto yang optimis terhadap XRP adalah Egrag Crypto. Menurutnya, XRP saat ini berada dalam siklus yang berpotensi mendorong lonjakan harga XRP ke level yang lebih tinggi.

    “Saya telah menganalisis berbagai grafik kripto dan menemukan pola menarik pada XRP yang dapat menandakan puncak siklus yang signifikan,” ujar Egrag dalam sebuah postingan di media sosial.

    Berdasarkan analisisnya, terdapat dua target utama yang ia prediksi untuk XRP, yaitu Stick 2 ($33) dan Stick 3 ($70). Dengan menggunakan rumus persentase dan pola historis pergerakan harga, Egrag meyakini bahwa XRP memiliki potensi besar untuk mencapai level tersebut meskipun volatilitas pasar masih tinggi.

    Apa yang Bisa Mendorong XRP Naik?

    Beberapa faktor yang bisa mendorong XRP menuju level $33 hingga $70 antara lain:

    1. Siklus Pasar yang Menguntungkan – Sejarah pergerakan harga XRP menunjukkan pola kenaikan signifikan setelah fase akumulasi.
    2. Dukungan dari Komunitas dan Investor – XRP tetap menjadi salah satu aset favorit bagi investor dan trader kripto.
    3. Fundamental yang Kuat – Jika proyek di balik XRP terus berkembang dan mendapatkan lebih banyak adopsi, permintaan terhadap aset ini bisa meningkat.

    Seorang pengguna Twitter, @terryki04112392, turut mengomentari prediksi Egrag dengan menambahkan bahwa perhitungan analisisnya masuk akal, terutama dalam melihat pergerakan dari $0,50 ke $3,84 dan potensi kenaikan hingga 668%.

    Meskipun XRP saat ini mengalami tekanan, banyak analis tetap optimis terhadap potensi lonjakan harga ke depan. Dengan pola historis dan analisis teknikal yang mendukung, target harga $33 hingga $70 masih berada dalam jangkauan. Namun, investor tetap harus berhati-hati dalam menghadapi volatilitas pasar dan melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Berpotensi Tembus $3,00, atau Justru Mengalami Koreksi?

    XRP saat ini diperdagangkan di harga $2,34 dengan kapitalisasi pasar mencapai $136 miliar dan volume perdagangan harian sebesar $3,01 miliar.

    Dalam 24 jam terakhir, harga XRP bergerak di kisaran $2,29 hingga $2,38, masih 31,1% di bawah rekor tertingginya di $3,40. Bursa utama seperti Binance, Coinbase, dan Bybit mendominasi perdagangan, sementara pasar Korea Selatan menunjukkan sedikit premium dengan harga $2,38.

    Tekanan Jual Meningkat, XRP Hadapi Resistance di $2,40

    Dilaporkan Bitcoin News, grafik per jam menunjukkan tekanan jual meningkat setelah harga tertolak di level $2,44. Saat ini, XRP menghadapi resistensi kuat di kisaran $2,38–$2,40, sementara support terbentuk di $2,27. Jika harga turun di bawah $2,30, XRP berisiko melemah ke $2,25–$2,27. Sebaliknya, jika mampu menembus $2,40, tren bullish dapat terbentuk.

    Pemulihan dari $1,89 ke $2,47, Apakah Berlanjut?

    Pada grafik empat jam, XRP sempat mengalami pemulihan dari level $1,89 ke $2,47, sebelum menghadapi resistensi baru. Pembeli masih aktif di kisaran $2,10–$2,20, yang menjadi level support utama. Jika terjadi lonjakan volume dan XRP berhasil menembus $2,47, harga berpotensi naik ke $2,60–$2,70. Namun, jika turun di bawah $2,30, harga dapat kembali ke zona support $2,10–$2,20.

    Tren Jangka Panjang Masih Bearish, Kunci di Level $3,20

    Secara jangka panjang, XRP masih dalam tren bearish meskipun tanda-tanda pemulihan mulai muncul. Resistance kuat berada di $3,20, sementara support utama berada di level $1,78.

    Jika harga mampu menembus $2,50–$2,60 dengan volume tinggi, ada peluang XRP menuju $3,00. Sebaliknya, jika turun di bawah $2,20, risiko pelemahan ke $2,00 atau $1,80 meningkat.

    Indikator Teknis Masih Netral, Momentum Belum Kuat

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • RSI: 48,74 (netral)
    • Stochastic: 46,83 (kurang momentum)
    • CCI: 7,05 (lemah)
    • ADX: 19,11 (tren lemah)
    • MACD: -0,058 (sinyal bullish lemah)
    • EMA 10 & SMA 10: bullish
    • EMA 20: tekanan jual
    • SMA 30, 50, 100: bearish
    • EMA & SMA 200: bullish jangka panjang

    Level Fibonacci Retracement: Perhatikan $2,45 dan $2,69

    Resistance utama berada di kisaran $2,30–$2,38 (grafik 1 jam) dan $2,32–$2,39 (grafik 4 jam). Pada grafik harian, level retracement 38,2% di $2,45 dan 50% di $2,69 menjadi level penting yang menentukan arah harga XRP selanjutnya.

    XRP Akan Bullish atau Bearish?

    Jika XRP mampu bertahan di atas $2,45 dan menembus $2,69 dengan volume kuat, peluang menuju $3,00 semakin besar. Level psikologis $3,20 menjadi target selanjutnya.

    Jika XRP gagal bertahan di atas $2,20, harga bisa turun ke $2,00 atau bahkan $1,80. Tren jangka panjang masih bearish, dan level resistance di $2,45 serta $2,69 menjadi tantangan utama.

    Apakah XRP siap menembus $3,00 atau akan kembali mengalami tekanan jual? Level kunci dalam beberapa hari ke depan akan menentukan pergerakan selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Paus Borong 150 Juta XRP dalam 48 Jam, Apakah Harga Akan Meledak?

    Pasar kripto kembali diwarnai aksi menarik, kali ini dari XRP. Setelah mengalami tekanan jual dan ketidakpastian selama beberapa minggu, XRP akhirnya menemukan stabilitas di atas level permintaan penting.

    Menurut Newsbtc, dengan pasar yang masih bergejolak, para investor kini bertanya-tanya: apakah akumulasi besar-besaran oleh para paus akan memicu reli harga?

    Aksi Paus: Sinyal Kenaikan Harga?

    Dalam 48 jam terakhir, data on-chain dari Santiment menunjukkan bahwa para paus telah mengumpulkan lebih dari 150 juta XRP.

    Secara historis, aksi beli besar-besaran oleh investor besar sering kali menjadi sinyal awal kenaikan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa para pemegang aset bernilai tinggi dan investor institusional memiliki keyakinan kuat terhadap potensi XRP dalam jangka panjang.

    Saat ini, XRP masih diperdagangkan dalam kisaran jangka panjangnya, dengan level terendah di sekitar $1,90 dan level tertinggi sepanjang masa di $3,40. Setelah naik lebih dari 30% sejak pekan lalu, XRP kini menghadapi zona resistensi utama. Jika berhasil menembus level ini, reli besar bisa segera terjadi.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XRP Tahan Banting di Tengah Gejolak Pasar

    Dibandingkan dengan altcoin lainnya, harga XRP telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa sejak akhir 2024. Sementara banyak aset kripto lain masih berjuang untuk pulih dari koreksi pasar, XRP justru bertahan di level pentingnya dan terus membangun fondasi untuk potensi kenaikan lebih lanjut.

    Para analis percaya bahwa jika tren pasar berbalik ke arah bullish, XRP bisa menjadi salah satu aset pertama yang melonjak tajam. Ditambah lagi, spekulasi tentang pemulihan pasar saham AS juga semakin menguat. Jika pasar global kembali stabil, ini bisa menjadi katalis tambahan bagi XRP untuk melesat lebih tinggi.

    Harga Bertahan, Siap Tembus Level Kritis?

    Saat ini, XRP diperdagangkan di sekitar $2,37, setelah berhasil mempertahankan level support utama di $1,89. Jika momentum ini terus berlanjut dan XRP mampu menembus $2,60, maka pintu menuju reli besar akan semakin terbuka.

    Penembusan di atas level $3,00 bisa menjadi sinyal dimulainya tren bullish besar yang berpotensi membawa XRP ke titik tertinggi baru sepanjang masa. Namun, dengan kondisi pasar yang masih volatil, kemungkinan pengujian ulang level support sebelum pergerakan lebih tinggi tetap ada.

    Kesimpulan: XRP Berpotensi Meledak?

    Dengan meningkatnya akumulasi oleh para paus dan harga yang bertahan di atas level krusial, XRP kini berada di titik kritis. Jika investor terus mempertahankan level ini dan berhasil menembus zona resistensi utama, maka reli besar bisa segera terjadi.

    Beberapa sesi perdagangan ke depan akan menjadi penentu utama apakah XRP mampu mempertahankan momentumnya atau harus mengalami konsolidasi lebih lanjut sebelum kembali melesat. Bagi para investor, ini adalah momen yang patut diamati dengan seksama!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com