Tag: s3

  • Ada Beasiswa Pemerintah Malaysia 2024 Nih, Cek Ya!


    Jakarta

    Pemerintah Malaysia membuka beasiswa kuliah S2 dan S3 bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa on-going. Pendaftaran Malaysia International Scholarship ini dibuka sampai 30 Juni 2024.

    Penerima beasiswa akan mendapat gratis biaya kuliah sepanjang durasi beasiswa dan uang saku bulanan 1.500 ringgit (sekitar Rp 5,1 juta). Untuk bisa melamar, peminat beasiswa harus memenuhi syarat umum, usia, kampus, dan prodi.

    Simak syarat beasiswa kuliah di Malaysia di bawah ini sebagaimana diumumkan dalam panduan resmi MIS 2024.


    Syarat Beasiswa Pemerintah Malaysia 2024

    • Warga negara mitra beasiswa, termasuk Indonesia
    • Berencana kuliah penuh waktu di jenjang S2 atau S3 (PhD) di Malaysia, atau sedang kuliah di kampus negeri Malaysia maupun beberapa kampus swasta Malaysia, minimal 2 semester yang tersisa sebelum masa studi berakhir
    • Usia maksimal 40 tahun untuk pendaftar S2 dan 45 tahun untuk pendaftar S3
    • IPK minimal 3.00 atau 2nd Class Upper (Honours) di S1 bagi pendaftar S2
    • IPK minimal 3.00 atau excellent result di prodi S2 yang berkaitan bagi pendaftar S3
    • Skor IELTS minimal 6.00, atau skort TOEFL PBT minimal 550, atau menjalani S1 dengan bahasa pengantar bahasa Inggris
    • Pendaftar Master by Research dan PhD menyertakan proposal riset minimal 1.000 kata yang relevan dengan prodi tujuan

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa MIS

    1. Universiti Teknologi Malaysia (UTM)

    2. Universiti Sains Malaysia (USM)

    3. Universiti Putra Malaysia (UPM)

    4. Universiti Malaya (UM)

    5. Universiti Teknologi Mara (UiTM)

    6. Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM)

    7. Universiti Utara Malaysia (UUM)

    8. Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)

    9. Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)

    10. Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM)

    11. Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)

    12. Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)

    13. Universiti Malaysia Terengganu (UMT)

    14. Universiti Malaysia Sabah (UMS)

    15. Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)

    16. Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)

    17. Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP)

    18. Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA)

    19. Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)

    20. Universiti Malaysia Kelantan (UMK)

    21. Universiti Teknologi Petronas (UTP)

    22. Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)

    23. Multimedia University (MMU)

    24. INCEIF University (INCEIF)

    Daftar Bidang Prodi MIS 2024

    1. Pendidikan
    2. Arts and humanities
    3. Ilmu sosial, jurnalistik, dan informasi
    4. Bisnis, administrasi, dan hukum
    5. Ilmu hayati, matematika, dan statistika
    6. Teknologi komunikasi dan informasi
    7. Teknik, manufaktur, dan konstruksi
    8. Pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan
    9. Kesehatan dan kesejahteraan, kecuali kedokteran, keperawatan, dan farmasi

    Kriteria Seleksi Beasiswa

    Pendaftar akan diseleksi berdasarkan kriteria berikut:

    • Pencapaian akademik dan kokurikuler
    • Kualitas proposal riset dan potensi kontribusinya terhadap pemajuan teknologi dan kesejahteraan masyarakat, topik riset diutamakan berkaitan dengan Malaysia
    • Keterampilan komunikasi, menulis, dan membaca yang baik dalam bahasa Inggris

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa

    Siapkan dokumen berikut dalam bahasa Inggris dengan format PDF:

    1. Salinan paspor yang minimal berlaku hingga 6 bulan lagi
    2. Salinan transkrip akademik S1 bagi pendaftar S2, S1 dan S2 bagi pendaftar S2
    3. Jika data transkrip akademik tidak bersistem IPK, sertakan dokumen resmi dari kampus sebelumnya yang menerangkan sistem penilaian
    4. Salinan sertifikat IELTS/TOEFL, atau surat resmi dari kampus sebelumnya yang menerangkan bahasa pengantar bahasa Inggris
    5. Surat rekomendasi dari 2 pemberi rekomendasi
    6. Jika merupakan mahasiswa on-going di kampus mitra atau sudah diterima di kampus tersebut, sertakan admission letter
    7. CV
    8. Proposal riset bagi pendaftar program Masters by Research dan PhD

    Informasi pendaftaran Beasiswa Pemerintah Malaysia 2024 lebih lanjut bisa diakses di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka 1 Juli



    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) umumkan tanggal pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Jadi salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang paling ditunggu, Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi siap membuka pendaftaran pada 1 Juli 2024 mendatang.

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek pada tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Unggulan masyarakat berprestasi terbuka dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

    Ada dua jenis beasiswa yang akan dibuka yakni Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi secara umum dan Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi disabilitas (khusus S2 dan S3).


    Nantinya peserta bisa memilih perguruan tinggi yang tersedia baik dalam (terbuka untuk negeri dan swasta) ataupun luar negeri. Komponen biaya yang akan didapat awardee Beasiswa Unggulan meliputi biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya buku serta tambahan biaya pendamping bagi jenis beasiswa khusus masyarakat disabilitas.

    Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut syarat pendaftarannya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Jumat (21/6/2024).

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

    Masyarakat Umum

    1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
    2. Mendapat rekomendasi minimal dari guru Bimbingan Konseling di Sekolah bagi pendaftar jenjang S1 dan dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
    3. Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
    4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
    6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
    7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
    8. Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program S1 atau minimal 3,25 pada program S2 dan S3.

    Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas

    1. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas hanya diberikan untuk jenjang S2 dan S3.

    2. Ragam penyandang disabilitas yang disyaratkan meliputi: disabilitas fisik, intelektual, mental, dan sensorik.

    3. Ragam penyandang disabilitas yang dialami secara tunggal, ganda atau multiple dalam jangka waktu lama.

    4. Penyandang disabilitas harus memenuhi persyaratan umum dan khusus seperti:

    • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
    • Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
    • Memiliki surat penerimaan dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025
    • Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas bagi mahasiswa on-going.
    • Bagi mahasiswa on-going program S2 dan S3 yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 untuk S2 dan 3,40 untuk S3.
    • Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar-benar termasuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.
    • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan judul/tema “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia” dengan ketentuan: jumlah kata 1.500-2.000 kata, esai berisi deskripsi diri, deskripsi karya yang pernah dihasilkan dan deskripsi karya yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi beserta manfaatnya bagi kemajuan Indonesia.
    • Berkomitmen untuk mempertahankan IPS minimal 3,25 selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    1. Pendaftaran: 1-14 Juli 2204
    2. Seleksi tahap 1: 15 Juli – 4 Agustus 2024
    3. Pengumuman hasil seleksi tahap 1: 9 Agustus 2024
    4. Seleksi tahap 2: 12 Agustus – 31 Agustus 2024
    5. Pengumuman hasil seleksi tahap 2: 10 September 2024
    6. Pembekalan dan penjelasan teknis: September 2024

    Informasi lebih lengkap tentang syarat khusus tiap jenjang studi bisa dilihat di sini. Yuk persiapkan diri detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Program Pendanaan Baru Hadir di Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2, Cek Yuk!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 telah dibuka hingga 18 Juli mendatang. Namun, ada yang berbeda bagi kamu pejuang LPDP di seleksi tahap dua ini.

    Karena ada empat program beasiswa baru yang hadir di seleksi tahap dua kali ini. Keempatnya terbagi dalam kategori Beasiswa Prioritas dan Beasiswa Kerja Sama.

    Beasiswa Prioritas adalah program beasiswa yang memberikan kesempatan kepada pendaftar untuk bisa melakukan seleksi di dua program sekaligus. Yakni pada program beasiswa kemitraan/kerja sama LPDP dan pada salah satu program beasiswa lain baik afirmasi, targeted, atau beasiswa umum tujuan luar negeri.


    Sedangkan Beasiswa Kerja Sama adalah beasiswa dengan skema kemitraan pendanaan bersama (co-funding) antara LPDP dengan kementerian/lembaga atau kampus terkait. Beasiswa ini menyasar akan bidang-bidang tertentu secara spesifik.

    Tanpa berlama-lama lagi, berikut empat program beasiswa baru yang hadir di seleksi LPDP tahap 2 2024 dikutip dari laman resminya, Jumat (21/6/2024).

    4 Program Beasiswa Baru di LPDP Tahap 2 2024

    1. Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Business School Program Master

    Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Business School Program Master merupakan program kerja sama pendanaan antara LPDP dengan National University of Singapore (NUS) Business School untuk mendidik calon pemimpin dan profesional di sektor bisnis dan manajemen.

    Program ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat secara umum serta PNS/TNI/Polri. Karena termasuk dalam beasiswa prioritas, peserta bisa mendaftar dua program beasiswa LPDP sekaligus.

    Seperti namanya, program ini diberikan untuk jenjang pendidikan magister dengan program studi:

    • Master of Science bidang Human Capital Management and Analytics dengan jangka studi paling lama 12 bulan.
    • Master of Science in Management dengan durasi pendanaan studi paling laam 12 bulan.

    2. Beasiswa Prioritas LPDP – University of Dundee Program Doktor

    Sama seperti yang sebelumnya, beasiswa prioritas LPDP dan University of Dundee, Inggris memperkenankan siswa mendaftar dua program beasiswa LPDP. Program ini juga terbuka untuk seluruh WNI termasuk PNS/TNI/Polri yang akan melanjutkan ke pendidikan S3 dengan prodi Life Science PhD Projects.

    Pendanaan studi pada program ini paling lama adalah 48 bulan. Pendaftar juga diharuskan untuk melakukan seleksi pada prodi Life Science PhD Projects sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di University of Dundee.

    3. Beasiswa Kerja Sama – Metallurgical Engineering USTB

    Beasiswa ini adalah program kerjasama di bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology (USTB) Beijing. Program akan berlangsung selama tiga tahun dengan pendanaan bersama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, University of Science and Technology Beijing, dan PT Eternal Tsingshan Indonesia.

    Berbeda dengan dua beasiswa sebelumnya, program ini tidak diperuntukkan untuk prajurit TNI atau anggota Polri. Namun, masyarakat umum dan PNS diperkenankan mendaftar.

    Program Beasiswa Kerja Sama Bidang Metallurgical Engineering USTB diperuntukkan pada jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 36 (tiga puluh enam) bulan dari tahun 2024-2027. Untuk dicatat, prodi yang tersedia hanyalah program magister Metallurgical Engineering, University of Science and Technology Beijing ya detikers!

    4. Beasiswa Kerja Sama – Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi CSU

    Pendanaan beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, Central South University (CSU) China, dan GEM Co. Ltd. Program ini terbuka untuk masyarakat umum dan PNS.

    Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kemampuan sumber daya manusia, teknologi, dan manajemen khususnya dalam mendukung hilirisasi mineral di Indonesia. Prodi yang tersedia yakni International Economics and Trade For Non-Ferrous Metal dan Transportation.

    Sebagai catatan, beasiswa ini hanya terbuka untuk jenjang Master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 36 (tiga puluh enam) bulan.

    Itulah 4 program pendanaan baru di pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2204. Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada laman LPDP di tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/ ya. Semoga berhasil!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa JFLS 2024 buat Mahasiswa Dibuka, Pendaftaran Dimulai Hari Ini!



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan bantuan pendidikan bagi masyarakat salah satunya lewat penyaluran Beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS). Pendaftaran beasiswa dibuka mulai hari ini, 20 Juni 2024 hingga 20 Juli 2024.

    Beasiswa JFLS 2024 berlaku bagi masyarakat yang tengah menempuh pendidikan D3, D4, S1, S2, dan S3. Awardee nantinya akan menerima bantuan biaya pendidikan dan program pendampingan.

    Ada dua jenis kelompok penerima beasiswa ini, yakni yang mendaftar lewat jalur prestasi akademik dan non-akademik. Dikutip dari website resminya, ini informasi lengkap tentang pendaftaran Beasiswa JFLS 2024:


    Jenis Beasiswa JFLS 2024

    1. Beasiswa Prestasi Akademik

    • Beasiswa pendidikan D4/S1 penuh selama 4 tahun
    • Beasiswa pendidikan D4/S1 selama 4 tahun untuk prodi di luar kampus utama (PSDKU)
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 percepatan akses pendidikan tinggi selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan S2 selama 2 tahun
    • Beasiswa pendidikan S3 selama 4 tahun

    2. Beasiswa Prestasi Non-Akademik

    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi keagamaan selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi seni dan budaya selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi olahraga selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi aktivis selama 1 tahun

    Syarat Daftar Beasiswa JFLS 2024

    1. Beasiswa Prestasi Akademik

    D4/S1 Penuh

    • Berusia maksimal 25 tahun
    • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
    • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 80 (skala 100) atau 8,0 (skala 10)
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 13 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat atau perguruan tinggi akreditasi A di luar Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    D4/S1 PSDKU

    • Berusia maksimal 25 tahun
    • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
    • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 80 (skala 100) atau 8,0 (skala 10)
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi PSDKU yang dituju (khusus IPB Sukabumi, ITB Cirebon, dan Unpad Pangandaran) dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    S2

    • Berusia maksimal 35 tahun
    • Melampirkan transkrip nilai IPK S1 dengan batas minimal 2,75
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 65, TOEIC 600 atau IELTS 5,0
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 14 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    S3

    • Berusia maksimal 40 tahun
    • Melampirkan transkrip nilai IPK S2 dengan batas minimal 3,5
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 65, TOEIC 600 atau IELTS 5,0
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 12 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan

    • Berusia maksimal 25 tahun (bagi mahasiswa on going)
    • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
    • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 70 (skala 100) atau 7,0 (skala 10)
    • Minimal IPK 3,0 dan maksimal sedang menempuh semester 7 (bagi mahasiswa on going)
    • Surat keterangan aktif kuliah (bagi mahasiswa on going)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    2. Beasiswa Prestasi Non-Akademik

    Syarat Umum

    • Bagi mahasiswa baru 2024, merupakan lulusan dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir, memiliki nilai rata-rata ujians ekolah 70 (skala 100) atau 7,0 skala (10) dan memiliki surat keterangan diterima (LoA)
    • Bagi mahasiswa on going, usia maksimal 25 tahun, sedang menempuh pendidikan maksimal semester 7, memiliki surat keterangan aktif kuliah, dan berstatus mahasiswa aktif di perguruan tinggi

    Syarat Khusus

    • Pendaftar yang menggunakan prestasi keagamaan harus memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz dan IPK minimal 3,0
    • Pendaftar yang menggunakan prestasi olahraga, seni, dan budaya harus memiliki prestasi di bidang olahraga minimal tingkat nasional dalam 3 tahun terakhir dan IPK minimal 2,5 serta maksimal berada di semester 7 bagi mahasiswa on going
    • Pendaftar yang menggunakan prestasi aktivis memiliki prestasi di bidang organisasi sekolah maupun luar sekolah dalam 3 tahun terakhir dan IPK minimal 2,75 serta maksimal berada di semester 7 bagi mahasiswa on going

    Jadwal dan Alur Seleksi Beasiswa JFLS 2024

    1. Sosialisasi: 1 April – 20 Juli 2024
    2. Pendaftaran: 20 Juni – 20 Juli 2024
    3. Seleksi administrasi: 24 Juli – 9 Agustus 2024
    4. Seleksi perguruan tinggi: 14 – 23 Agustus 2024
    5. Seleksi Pemprov Jabar: 28 Agustus – 6 September 2024
    6. Pengumuman penerima beasiswa: 25 September 2024
    7. Launching dan sharing: 26 September 2024
    8. Pencairan dana: 31 Oktober – 30 November 2024

    Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pedaftaran di laman https://jfls-hub.jabarprov.go.id/. Jangan sampai ketinggalan ya!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar Kuliah


    Jakarta

    King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) Arab Saudi membuka pendaftaran S2 dan S3 musim semi 2025 hingga 1 Oktober 2024 mendatang. Setelah itu, masa pendaftaran kuliah musim gugur dibuka hingga 11 Januari 2025.

    Dikutip dari laman resminya, KAUST menyediakan fellowship untuk semua mahasiswa baru yang diterima di kampusnya. Fellowship ini termasuk beasiswa yang meliputi semua biaya kuliah, akomodasi, asuransi kesehatan, bantuan kepindahan, dan lain-lain.

    Pendaftaran kuliah ke KAUST tidak terpisah dengan tahap pendaftaran beasiswa. Calon mahasiswa juga tidak dikenakan biaya pendaftaran.


    Berminat kuliah di KAUST tahun depan, detikers? Simak syarat, jadwal, dan cara mendaftar kuliah di KAUST Kingdom of Saudi Arabia di bawah ini.

    Syarat Beasiswa KAUST 2024

    • Skor TOEFL IBT minimal 79 atau IELTS minimal 6.5 (kode admisi KAUST 4107)
    • Hasil ujian GRE, tidak wajib tetap diutamakan, khususnya jika mendapat skor kuantitatif tinggi (dikirimkan ETS langsung ke KAUST, kode admisi 4139)
    • Transkrip akademik, ijazah, rapor, atau rekam akademik dari semua institusi pendidikan sebelumnya
    • Hasil scan transkrip resmi berbahasa Indonesia dan translasi bersertifikasi dalam bahasa Inggris, yang memuat skala penilaian untuk semua dokumen lamaran
    • Transkrip final (jika lolos seleksi)
    • Tiga surat rekomendasi dari dosen atau dosen pembimbing tempat riset atau kuliah di jurusan utama pada jenjang sebelumnya, surat dikirimkan langsung oleh pemberi rekomendasi
    • Curriculum vitae (CV)

    Komponen Beasiswa KAUST

    • Biaya kuliah penuh
    • Uang saku USD 20 ribu – USD 30 ribu (Rp 303 juta-Rp 454 juta) per tahun
    • Tempat tinggal (dapat dikenakan biaya)
    • Asuransi kesehatan dan gigi (dapat dikenakan biaya)
    • Dukungan kepindahan

    Jadwal Pendaftaran KAUST 2025 Musim Semi

    • Pendaftaran: 15 Agustus-1 Oktober 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: 14 November-1 Desember 2024
    • Mulai kuliah: 26 Januari 2025

    Jadwal Pendaftaran KAUST 2025 Musim Gugur

    • Pendaftaran: 15 Agustus 2024 -11 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: 27 Februari-2 Maret 2025
    • Mulai kuliah: 31 Agustus 2025

    Informasi beasiswa KAUST 2025 dapat dicek lebih lanjut di laman https://admissions.kaust.edu.sa/. Semoga bermanfaat, ya!

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S3 di Universitas Top Singapura, Dapat Biaya Hidup Sampai Rp 32 Juta Per Bulan!



    Jakarta

    Agency For Science, Technology and Research (A*STAR) bekerja sama dengan lima universitas top Singapura resmi membuka beasiswa SINGA Singapura. Apa saja persyaratannya?

    Melansir dari laman resminya, Singapore International Graduate Award (SINGA) merupakan hasil kerja sama antara Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapore Management University (SMU), dan Singapore Institute of Technology (SIT).

    Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas kepada mahasiswa internasional yang berminat untuk meraih gelar doktor (PhD) atau EngD dalam bidang Sains dan Teknik di Universitas Singapura.


    Mahasiswa yang berminat dapat memilih untuk mengikuti pelatihan PhD atau EngD di lembaga penelitian A*STAR, NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT. Setelah berhasil menyelesaikan riset, mahasiswa akan diberikan gelar PhD atau EngD oleh NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT.

    Beasiswa SINGA dibuka untuk Ilmu Biomedis, Ilmu Komputasi dan Informasi, Teknik dan Teknologi, dan Ilmu Fisika. Adapun pendaftaran dibuka hingga 1 Desember 2024.

    Syarat Beasiswa SINGA

    1. Terbuka untuk lulusan internasional yang memiliki minat pada penelitian
    2. Kemampuan dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan
    3. Laporan yang baik dari rekomendasi akademis

    Syarat Dokumen Beasiswa SINGA

    1. Transkrip akademik Sarjana dan/atau Magister.
    2. Dua surat rekomendasi
    3. Pelamar yang melamar ke supervisor/proyek NUS diharuskan untuk menyerahkan skor GRE dalam formulir aplikasi SINGA
    4. Untuk semua pelamar lainnya, kamu mungkin diminta oleh universitas untuk menyerahkan skor GRE yang memuaskan sebagai bagian dari persyaratan penerimaan universitas
    5. Hasil IELTS / TOEFL / SAT I & II / GATE bersifat opsional dan dapat diminta kemudian oleh universitas untuk penerimaan

    Cakupan Beasiswa SINGA

    Beasiswa ini menyediakan dukungan hingga 4 tahun untuk studi PhD, termasuk:

    • Biaya kuliah
    • Biaya hidup bulanan sebesar SGD 2.700 atau Rp 32 juta
    • Beasiswa tiket pesawat satu kali hingga SGD 1.500 atau Rp 17 juta
    • Gaji untuk tempat tinggal satu kali sebesar SGD 1.000 atau Rp 11 juta

    Tata Cara Daftar Beasiswa SINGA

    1. Telusuri Proyek Penelitian S3
    Kunjungi laman https://www.a-star.edu.sg/ untuk menelusuri proyek yang kamu minati.

    2. Siapkan dokumen yang diperlukan
    Selain syarat-syarat dokumen di atas, pendaftar juga wajib menyertakan:

    a. Paspor yang masih berlaku
    b. Foto ukuran paspor terbaru

    4. Transkrip dan Laporan
    Sebelum mengirim dokumen, pastikan kamu sudah menerjemahkan dokumen ke dalam bahasa Inggris.

    5. Pendaftaran

    Kumpulkan dokumen pendaftaran pada laman https://sms-applicant-app.a-star.edu.sg/. Kandidat terpilih akan diumumkan 12 minggu setelah penutupan pendaftaran

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa S3 SINGA dapat dicek melalui https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Beasiswa S1-S3 dengan Tujuan Kampus di Asia Tenggara, Tertarik Daftar?



    Jakarta

    Menempuh pendidikan di luar negeri adalah impian banyak orang. Kini tak perlu jauh-jauh ke Eropa atau Amerika, karena sudah banyak beasiswa kuliah gratis dengan tujuan kampus di Asia Tenggara.

    Beberapa pemerintah negara di kawasan Asia Tenggara telah menyediakan langsung beasiswa bagi warga Indonesia. Begitu juga kampus-kampus di Asia Tenggara banyak yang tertarik menawarkan bantuan kuliah bagi pelajar di Tanah Air.

    Ada beberapa beasiswa dengan cakupan kampus di Asia Tenggara yang bisa dicoba detikers. Berikut informasi beasiswa-beasiswanya sebagaimana dikutip dari laman masing-masing penyedia:


    Daftar Beasiswa S1-S3 dengan Tujuan Kampus di Asia Tenggara

    1. Singapore International Graduate Award (Singa)

    Beasiswa Singapore International Graduate Award (Singa) berlaku bagi mahasiswa yang ingin fast track dari lulus S1 lanjut langsung S3. Ada banyak pilihan kampus yang bisa dipilih seperti Nanyang Technological University (NTU) hingga National University of Singapore (NUS).

    Adapun bidang penelitian doktoral yang tersedia mencakup bidang biomedical sciences, computing and information sciences, engineering and technology, dan physical sciences.

    Keuntungan penerima beasiswa Singa akan mendapatkan biaya kuliah secara penuh, biaya bulanan sebesar S$2.700, tunjangan kedatangan S$1.000, dan biaya tiket pesawat S$1.500. Jika detikers tertarik dengan beasiswa ini bisa pantau terus informasi pendaftaran pada laman https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa.

    2. Royal Thai Government Scholarship

    Beasiswa berikutnya dengan cakupan kampus di Asia Tenggara adalah Royal Thai Government Scholarship. Bantuan kuliah ini disediakan oleh Asian Institute of Technology.

    Jika detikers tertarik kuliah S2 atau S3 di Thailand maka beasiswa ini bisa jadi salah satu opsi. Pembiayaan beasiswa sudah termasuk biaya pendaftaran, akomodasi, dan biaya hidup.

    Untuk melihat persyaratan lebih lengkap tentang Royal Thai Government Scholarship detikers bisa mengunjungi laman https://ait.ac.th/financial/royal-thai-government-scholarships/ ya.

    3. Brunei Darussalam Government Scholarship

    Brunei Darussalam Government Scholarship berlaku untuk menempuh pendidikan di Universiti Brunei Darussalam (UBD), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan, Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Universiti Teknologi Brunei atau Politeknik Brunei.

    Beasiswa akan menanggung biaya kuliah secara fully funded untuk jenjang D3-S1. Selain gratis kuliah, awardee juga akan menerima tunjangan pribadi BND$500,00, tunjangan makan BND$150,00, dan tunjangan buku tahunan sebesar BND$600,00.

    Syarat utama agar bisa mendaftar beasiswa ini harus berusia 18-25 tahun dan mempunyai nilai IELTS minimal 6 atau TOEFL PBT minimal 550. Terkait persyaratan lainnya bisa dilihat di https://ubd.edu.bn/admission/scholarship/.

    4. ASEAN Undergraduate Scholarship

    Apakah detikers ingin lanjut kuliah di National University of Singapore (NUS)? Beasiswa ini menyediakan pembiayaan kuliah khusus di kampus tersebut.

    NUS menyediakan kesempatan kuliah S1 gratis bagi warga di ASEAN lewat beasiswa ini. Mahasiswa akan memperoleh bantuan berupa tunjangan hidup tahunan sebesar S$5.800, tunjangan komputer S$1.750, dan tunjangan akomodasi tahunan S$3.000.

    Untuk bisa daftar beasiswa ini calon mahasiswa tidak boleh tengah mendapat beasiswa lain. Untuk lebih jelasnya, detikers bisa melihat informasi beasiswa di https://nus.edu.sg/oam/scholarships/.

    5. Malaysia International Scholarship (MIS)

    Beasiswa MIS disediakan bagi mahasiswa dari 38 negara Persemakmuran dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Indonesia. MIS menyasar calon mahasiswa yang berminat meneruskan pendidikan S2 dan S3.

    Beasiswa ini menyediakan uang kuliah gratis dan tunjangan bulanan sebesar Rp5,2 juta setiap bulan. Persyaratan yang harus disiapkan mulai sekarang untuk daftar beasiswa ini salah satunya skor minimal 550 pada TOEFL atau 6,0 untuk IELTS.

    Untuk informasi dokumen hingga tata cara daftar, bisa dilihat lewat laman https://biasiswa.mohe.gov.my/INTER/index.php ya.

    6. DAAD In-Country/In-Region Scholarship Programme

    DAAD menyediakan kesempatan kuliah di beberapa kampus di Asia Tenggara bagi warga Indonesia. Cakupan beasiswa ini terdiri dari biaya kuliah, biaya hidup bulanan, tunjangan studi dan penelitian, dan tunjangan cetak skripsi akhir.

    Tujuan beasiswa ini adalah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dan kelompok yang kurang beruntung serta memperkuat kapasitas organisasi, keuangan, dan personel lembaga mitra. Sehingga pelamar perempuan lebih diprioritaskan.

    Jika penasaran dan ingin mendaftar beasiswa ini, detikers bisa mengunjungi laman resminya di https://www.daad.de/en/information-services-for-higher-education-institutions/.

    Nah, itulah sederet beasiswa S1-S3 dengan tujuan kampus di wilayah Asia Tenggara. Kalau detikers tertarik daftar yang mana nih?

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Kabar Gembira! Ada Beasiswa LPDP -UIII untuk S2 dan S3, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kabar gembira untuk para pencari beasiswa S2 dan S3! Ada Beasiswa LPDP- Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Depok.

    Kini seluruh program magister dan doktor UIII sudah masuk ke dalam daftar Beasiswa LPDP Dalam Negeri, baik jalur reguler ataupun afirmasi. Beasiswa LPDP-UIII turut membuka pendaftaran untuk program dual degree yang bekerja sama dengan universitas di Inggris dan Australia.

    Batas waktu pendaftaran beasiswa ini hanya sampai 17 Februari 2025. Ayo cek prodi yang ditawarkan dan syarat-syaratnya!


    Program Studi Beasiswa LPDP-UIII

    Bahasa pengantar untuk perkuliahan ini sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Arab untuk program tertentu.

    1. Fakultas Studi Islam

    • Magister Studi Islam
    • Doktoral Studi Islam

    2. Fakultas Ilmu Sosial

    • Magister Ilmu Politik
    • Magister Kebijakan Publik-Perubahan Iklim
    • Doktoral Ilmu Politik

    3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

    • Magister Ekonomi
    • Magister Keuangan-Keuangan Berkelanjutan
    • Doktoral Ekonomi PhD in Economics

    4. Fakultas Ilmu Pendidikan

    • Magister Pendidikan A in Education
    • Doktoral Pendidikan

    Dual Degree LPDP-UIII

    Program Beasiswa LPDP-UIII dual degree memungkinkan penerima beasiswa memperoleh gelar dari UIII dan universitas mitra di luar negeri. Beasiswa ini menyediakan tahun pertama studi di UIII. Kemudian, tahun kedua akan diselenggarakan di universitas mitra, baik di Inggris atau Australia.

    Universitas mitra luar negeri yang saat ini bekerja sama dengan UIII adalah:

    1. University of Edinburgh, UK
    2. SOAS University of London, UK
    3. University of Dundee, UK
    4. Deakin University, Australia.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP-UIII

    1. Buka laman resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Pilih kategori beasiswa yang akan dilamar: reguler, farmasi, atau dual degree.
    3. Pilih UIII sebagai tujuan kuliah dan pilih juga prodi yang ingin diambil.
    4. Bagi pendaftar luar negeri, pilih universitas mitra UIII dan prodi luar negeri yang akan ditempuh.
    5. Lengkapi formulir pendaftaran dan unggah dokumen yang dibutuhkan.
    6. Ikuti tahapan seleksi yang ditentukan LPDP.

    Nah, bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset Dibuka, Cek Yuk!


    Jakarta

    Beasiswa Global Korea Scholarship for Graduate Degrees (GKS-G) 2025 dibuka Pemerintah Korea Selatan untuk program S2, S3, dan riset. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

    Ada dua jalur pendaftaran yang dibuka pada program ini. Jalur pertama yakni jalur kedutaan, dengan mendaftar ke Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia. Jalur kedua yakni jalur universitas, dengan langsung mendaftar ke salah satu universitas yang ditunjuk.

    Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2 dan S3

    Beasiswa Pemerintah Korea Selatan ini meliputi:


    • Tiket penerbangan kelas ekonomi
    • Biaya pendaftaran kuliah (ditanggung universitas) bagi peserta program gelar
    • Biaya kuliah (hingga 5 juta won) bagi peserta program gelar
    • Kursus bahasa Korea 1 tahun senilai 5,2 juta won bagi peserta program gelar
    • Uang saku:
      • – Kursus bahasa Korea: 14,16 juta won per tahun (Rp 160,19 juta per tahun)
      • – S2 dan S3: 15,72 juta won per tahun (Rp 177,84 juta per tahun)
      • – Program riset: 19,8 juta per won per tahun (Rp 224 juta per tahun)

    Periode Beasiswa

    • S2: 1 tahun belajar bahasa Korea, 2 tahun studi
    • S3: 1 tahun belajar bahasa Korea, 3 tahun studi
    • Riset: 6 bulan atau 1 tahun

    Kuota Beasiswa

    • Jalur kedutaan umum: 30 orang asal Indonesia
    • Jalur universitas:
      • – Umum: 9 orang asal Indonesia
      • – R-GKS: 59 orang asa Indonesia
    • Riset: 5 orang dari 157 negara/wilayah yang diundang (termasuk Indonesia)
    • R&D: 300 orang dari semua negara di dunia
    • Global Network: 80 orang dari semua negara di dunia

    Syarat Umum

    • Pelamar dan orang tua pelamar tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali yang melamar program R&D, International Organization program
    • Minimal sudah lulus per 31 Juli 2025 pada jenjang berikut:
      • – Pelamar S2: Lulusan S1/sederajat
      • – Pelamar S3: Lulusan S2
      • – Pelamar Postdoctoral: Lulusan S3
      • – Pelamar exchange professor: Lulusan S2, wajib tengah menjadi dosen akademik
      • – Pelamar research program for education, science, culture, or international cooperation professionals: S2, Wajib merupakan profesional di bidang pendidikan, sains, budaya, atau international cooperation.
    • IPK satu jenjang pendidikan sebelumnya wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:
      • – Persentil skor minimal 80 persen, atau termasuk 20 persen teratas di angkatan
      • – IPK minimal setara dengan 2,64 dari 4,00 atau 2,80 dari 4,300 atau 2,91 dari 4,500 atau 3,23 dari 5,00
    • IPK dibuktikan dengan transkrip akademik yang mencantumkan IPK atau informasi peringkat, atau transkrip yang nilainya dikonversi ke skala di atas
    • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
    • Usia di bawah 40 tahun atau lahir setelah 1 September 1985
    • Khusus dosen akademik di wilayah penerima Official Development Assistance (ODA) dapat melamar jika berusia di bawah 45 tahun/lahir setelah 1 September 1980, cek daftar wilayah di www.oecd.org
    • Pelamar yang akan menyelesaikan program bahasa Korea IRTS per 2025 dapat melamar jika mendapat:
      • – Sertifikat skor TOPIK dari ujian ke-87 sampai ke-100
      • – Sertifikat skor TOPIK IBT Level 3 dari ujian ke-1 sampai ke-7
    • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
    • Sehat mental dan fisik untuk studi di Korea sepanjang durasi program.

    Batas waktu pendaftaran, cara pendaftaran, dokumen tambahan yang diperlukan, dan lain-lain bisa dicek dengan membaca laman resmi serta mengontak Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia dan universitas yang dilamar. Pihak kedutaan dan universitas akan melakukan seleksi tahap pertama.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset bisa dicek lebih lanjut DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP ‘Hanya’ Efisiensi Operasional, Semua Beasiswa Tetap Gas Pol Rem Blong!


    Depok

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ‘hanya’ kena efisiensi operasional. Semua program beasiswa tetap gas pol rem blong!

    “LPDP tidak kena efisiensi, layanan kita tetap. Yang kita melakukan efisiensi ini adalah operasional kita. Ya, operasional itu efisiensi selalu kita lakukan. Tahun ini juga kita lakukan,” tutur Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso saat ditanya detikEdu.

    Hal ini dikatakan Dwi Larso usai penutupan ‘Program Pelatihan Persiapan Talenta Muda bagi Guru Pembimbing Tahun Anggaran 2025’ di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/3/2025).


    Dwi mencontohkan efisiensi operasional itu seperti sosialisasi beasiswa LPDP. Tadinya sosialisasi beasiswa LPDP di berbagai daerah diadakan secara luar jaringan (luring). Namun kini digelar melalui webinar atau zoom online.

    “Sehingga itu sangat efisien. Dan efisiensi itu kita pakai untuk tentunya menambah layanan kita ya untuk memberikan tambahan beasiswa dan segala macam,” jelas Dwi.

    Program Prioritas Beasiswa LPDP di 2025

    Untuk 2025 ini, LPDP fokus ke area yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia. Salah satunya beasiswa S3 bagi para dosen.

    “Tentunya program S3 selalu menjadi yang utama karena dia orang itu biasanya bisa mendidik karena dia dosen kan. Itu fokus,” imbuh Dwi.

    Kemudian, LPDP makin melirik diferensiasi negara tujuan beasiswa yang tak terfokus pada satu-dua negara saja.

    “Kemudian juga kita juga menyebar ke negara-negara yang lebih banyak. Artinya kan Indonesia pantas untuk mengirim ke berbagai negara, tidak hanya ke satu, dua, tiga negara saja. Itu juga kita support ya negara-negara baru yang maju-maju itu juga kita dukung,” imbuhnya.

    Negara-negara maju baru itu seperti China, India, Uni Emirat Arab (UEA), Turki selain negara-negara yang sudah maju seperti Singapura, Amerika Serikat (AS), Belanda, Australia, Jerman hingga Jepang. Prioritas LPDP juga menyusun skema pendanaan co-funding atau bersama mitra negara tujuan studi agar makin banyak mahasiswa yang bisa dibiayai.

    “Prioritas itu co-founding, di mana rupiah Indonesia digabungkan dengan dukungan dari sponsor negara lain, otoritas lain. Artinya satu rupiah Indonesia, atau harusnya buat satu orang, bisa menjadi dua orang, tiga orang kalau kita kerja sama dengan negara lain, itu yang ada di prioritas,” jelas Dwi.

    Program beasiswa afirmasi, targeted dan umum juga tetap jalan.

    Pelamar Beasiswa LPDP Tahap 1 2025 Capai 38 Ribu

    Dwi juga mengungkapkan jumlah pelamar beasiswa LPDP tahap 1 tahun 2025 yang hasil seleksi administrasinya baru diumumkan 7 Maret 2025 lalu. Menurut Dwi, pelamar beasiswa tahun ini berpotensi lebih tinggi atau tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    “Masih seleksi, belum diterima, pendaftarnya untuk tahap 1, 38 ribu, ini paling tinggi. Tahun lalu 2 tahap, pendaftarnya 52 ribu. Kalau tahap 1 tahun ini 38 ribu, setahun ini bisa 76 ribu kalau sudah dua tahap,” imbuhnya.

    Faktor-faktor yang membuat pendaftar beasiswa LPDP ini membludak, menurut Dwi, karena LPDP makin populer hasil sosialisasi yang makin bagus. Kemudian di sisi lain juga dipercaya publik bahwa LPDP bisa diandalkan untuk memilih putra putri terbaik.

    “Jadi kita betul-betul pada proses seleksi kita, baik seleksi administrasi, kemudian yang belum punya LOA ada seleksi akademik, kemudian seleksi substansi dan semuanya sangat merit system. Semuanya pada sistem yang sudah mapan, semuanya dilakukan oleh para ahli dan skornya langsung keluar gitu kalau tes bakat skolastik sehingga basisnya pada ukuran-ukuran objektif,” urainya.

    Gas Pol Rem Blong Kejar Target

    Dalam sambutan penutupan ‘Program Pelatihan Persiapan Talenta Muda bagi Guru Pembimbing Tahun Anggaran 2025’, Dwi menuturkan LPDP sedang gas pol rem blong untuk program beasiswa.

    “Kalau bisa membiayai sebanyak-banyaknya putra-putri terbaik bangsa, gaspol tapi rem blong, gak perlu direm, kejar ketertinggalan,” tegas Dwi.

    Alasannya, Dwi membandingkan kondisi Indonesia dan negara-negara tetangga seperti Malaysia. Di Indonesia, bila diambil 200 orang acak, hanya 1 orang bergelar S2-S3. Di Malaysia, dari 200 orang random ada 5 orang bergelar S2-S3. Di negara-negara maju, bisa 10 orang dari 200 orang random.

    Proporsi penerima beasiswa LPDP, Dwi merinci:

    • 45% guru/pendidik/dosen
    • 23% PNS-TNI-Polri
    • 30% sisanya ada 5-8% wirausaha

    “Wirausaha ini sangat dibutuhkan apalagi kalau banyak pengangguran,” imbuhnya.

    “Sudah menyebar LPDP itu apa, usaha kita gaspol remblong,” tegasnya.

    “Semua yang ada dana untuk LPDP, dana beasiswa kita pakai semaksimal mungkin untuk memberikan, tidak ada yang tersisa untuk kita simpan, untuk bagi hasilnya,” jelas Dwi kepada detikEdu.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com