Tag: s3

  • Ada Beasiswa LPDP S2-S3 ke University of Dundee Skotlandia, Cek Bidang Studi yang Dibuka!


    Jakarta

    Beasiswa kemitraan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan University of Dundee Skotlandia 2025 buka pendaftaran. Seleksi dilakukan melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 5 Mei 2025.

    Bantuan pendidikan secara penuh ini diberikan untuk program master (S2) dan doktor (S3). Awardee beasiswa nantinya akan mendapat dana pendidikan yang mencakup biaya kuliah hingga publikasi jurnal internasional, serta dana pendukung, termasuk biaya hidup bulanan.

    Ketika mendaftar, awardee juga diharuskan membuat komitmen untuk kembali ke Indonesia. Berminat untuk mendaftar?


    Dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (16/4/2025), berikut informasi pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia yang perlu kamu ketahui.

    Syarat Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk CPNS/PNS/TNI/Polri
    2. Beasiswa hanya untuk program S2 dan S3 di University of Dundee Skotlandia
    3. Pendaftar wajib melakukan seleksi di University of Dundee, dibuktikan dengan dokumen bukti pendaftaran
    4. Telah menyelesaikan studi:
      • Program D4 atau S1 untuk beasiswa master
      • Program S2, dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa doktor
    5. Pendaftar yang sudah menyelesaikan S2 tidak diizinkan mendaftar pada program magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diizinkan mendaftar pada program doktor
    6. Pendaftar S3 diwajibkan melampirkan surat kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor jika pendaftar telah mendapatkan persetujuan promotor dan/atau co-promotor
    7. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
    8. Pendaftar yang sedang menempuh studi diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan
    9. Pendaftar yang pernah menempuh studi tapi tidak selesai dapat mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut
    10. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
    11. Pendaftar CPNS/PNS wajib melampirkan surat rekomendasi sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM
    12. Lulusan sekolah kedinasan yang belum diangkat CPNS diperbolehkan mendaftar
    13. Pendaftar PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik harus mengunggah Surat Keputusan (SK) Jabatan Terakhir atau SK Kenaikan Pangkat Terakhir atau sejenisnya
    14. Bagi pendaftar berstatus TNI wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP, sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU
    15. Pendaftar berstatus anggota Polri wajib melampirkan surat usulan yang ditandatangani oleh pejabat yang membidangan pembinaan SDM pada Mabes Polri
    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan prodi sesuai ketentuan LPDP
    17. Diperuntukkan bagi kelas reguler
    18. Memenuhi batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yakni:
      • Pendaftar dari masyarakat umum paling tinggi berusia 35 tahun untuk jenjang S2 dan paling tinggi 40 tahun untuk jenjang S3
      • Pendaftar CPNS/PNS berusia paling tinggi 37 tahun untuk S2 dan 42 tahun untuk S3
      • Pendaftar PNS jabatan fungsional peneliti/perekayasa/medis/paramedis berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 47 tahun untuk S3
      • Pendaftar dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 48 tahun untuk S3
      • Pendaftar prajurit TNI/Polri berusia paling rendah 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3
    19. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:
      • Pendaftar jenjang S2 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00
      • Pendaftar jenjang S3 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00
      • Khusus pendaftar jenjang S3 dari program S2 tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
      • Bagi pendaftar lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter sebagai bukti pemenuhan syarat IPK
    20. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lambat 2 tahun terakhir
    21. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran LPDP
    22. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran
    23. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    24. Menulis proposal penelitian bagi pendaftar S3
    25. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka diminta untuk diisi pada aplikasi pendaftaran.

    Prodi Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. S2 Life Science: Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship

    Mahasiswa S2 Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship atau Ilmu Biomedis dan Molekuler dengan Kewirausahaan akan mempelajari dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan bidang medis serta kewirausahaan.

    Lulusannya diharapkan bisa menjadi sosok yang ahli dalam bidang bioteknologi dan farmasi dengan kemampuan wirausaha.

    2. S2 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Studi S2 pada bidang Kebijakan Energi, Perminyakan dan Mineral akan mempelajari hukum dalam sengketa energi internasional, bisnis dan manajemen sumber daya alam, studi energi internasional, hingga masalah keberlanjutan.

    3. S3 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Sama seperti S2, program S3 juga memuat berbagai hal tentang bidang kebijakan energi, perminyakan, dan mineral. Gelar yang akan didapatkan adalah PhD.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Mendaftar pada University of Dundee

    • Pendaftar diharuskan melakukan seleksi di University of Dundee pada program S2 dan S3 yang akan dituju
    • Program studi yang dipilih harus sesuai dengan daftar sebagaimana terlampir
    • Pihak University of Dundee akan memberikan LoA bagi yang memenuhi syarat

    2. Mendaftar Seleksi Beasiswa LPDP

    • Mendaftar secara daring pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    • Mengunggah bukti sedang atau telah melakukan proses pendaftaran pada University of Dundee yang mencantumkan identitas pendaftar
    • Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi

    Jadwal Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    • Pendaftaran: hingga 5 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 6-15 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi sementara: 16 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 17-19 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 27 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 3-6 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Periode perkuliahan: September 2025

    Demikianlah informasi tentag pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025. Cek informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini melalui tautan KLIK DI SINI.

    Tunggu apalagi, yuk segera penuhi syarat dan lakukan pendaftaran di laman LPDP. Semoga berhasil detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Kuliah di Jepang untuk S1 hingga S3, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Nishimura Foundation International Scholarship 2025 dibuka untuk mendukung mahasiswa-mahasiswa di Indonesia yang ingin kuliah di Jepang. Bantuan beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1, S2, hingga S3.

    Beasiswa Internasional Nishimura Foundation ditawarkan untuk studi Sarjana (S1), Pascasarjana (S2), dan Magister (S3) di Kyoto University, Osaka University, Ritsumeikan University, Kwansei Gakuin University, dan universitas-universitas yang bermitra dengannya.

    Pada 2025, beasiswa jenjang S2 dan S3, diperuntukkan bagi alumni S1 dan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair), sebagaimana dikutip dari laman UGM, Rabu (30/4/2025).


    Cakupan Bantuan Beasiswa

    1. Tunjangan beasiswa 130.000 yen (sekitar Rp15,2 juta) per bulan untuk biaya hidup.

    2. Durasi beasiswa: 2 tahun untuk Master (S2), 3 tahun untuk Ph D (S3).

    3. Setibanya di Jepang, berdasarkan rekomendasi universitas Jepang mereka, penerima beasiswa akan menerima pembayaran satu kali sebesar 150.000 yen (sekitar Rp17,5 juta) sebagai kompensasi tiket pesawat pulang pergi dan biaya hidup awal di Jepang.

    4. Meskipun memenuhi syarat untuk beasiswa ini, jika tidak diterima oleh universitas Jepang yang disebutkan di atas, beasiswa akan dibatalkan.

    5. Beasiswa akan dicairkan setiap 3 bulan sekali.

    Persyaratan Beasiswa

    1. Tertarik untuk menempuh pendidikan sarjana (S1), magister (S2), atau doktoral (S3) di universitas tertentu di Jepang, yaitu Osaka University, Kyoto University, Ritsumeikan University, dan Kwansei Gakuin.

    2. Siswa yang membiayai sendiri studi mereka di Universitas Osaka, Universitas Kyoto, Universitas Ritsumeikan, atau Universitas Kwansei Gakuin dan universitas yang bermitra dengan mereka. Individu yang melanjutkan studi online dari Indonesia di universitas-universitas ini tidak berhak menerima beasiswa ini (kecuali mereka yang berdomisili di Osaka).

    3. Siswa yang secara pribadi mengalami kesulitan keuangan atau dianggap tidak mampu membiayai biaya hidupnya selama studi di Jepang.

    4. Indeks prestasi akademik minimal 3,0 untuk program sarjana (S1) dan 3,5 untuk program magister (S2).

    5. Siswa yang memiliki kemampuan bahasa Jepang atau motivasi yang kuat untuk belajar bahasa Jepang sebelum berangkat ke Jepang.

    6. Siswa yang memiliki ketertarikan terhadap budaya dan masyarakat Jepang serta keinginan untuk berkontribusi dalam mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

    Persyaratan Dokumen

    – Daftar riwayat hidup

    – Proposal penelitian dalam bahasa Inggris atau Jepang

    – Motivation letter dalam bahasa Inggris atau Jepang

    – Fotokopi transkrip akademik dan ijazah/S2 (dilegalisasi)

    – Sertifikat kemahiran bahasa Inggris/Jepang

    – Surat rekomendasi dari dosen atau fakultas dan Kantor Urusan Internasional

    – Letter of Acceptance (LoA) dari universitas pilihan Anda.

    – Surat rekomendasi dari dosen pembimbing/ketua program/dekan fakultas

    Cara Mendaftar Beasiswa Internasional Nishimura Foundation 2025

    Bagi pelamar asal UGM, berikut cara mendaftar beasiswa ini:

    1. Menghubungi Wiastiningsih melalui email di wiastiningsih@yahoo.com.

    2. Batas waktu pendaftaran adalah 10 Desember 2025 bagi siswa yang berencana memulai studi pada bulan April 2026 (wawancara sementara dijadwalkan pada Mei 2026).

    3. Seluruh dokumen persyaratan harus sudah tiba di Yogyakarta paling lambat tanggal 10 Desember 2025.

    4. Surat penerimaan resmi dari universitas Jepang dapat diserahkan kemudian, setelah pengumuman resmi diumumkan, biasanya pada pertengahan bulan Februari.

    5. Tidak ada biaya pendaftaran untuk proses seleksi beasiswa ini.

    Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi: wiastiningsih@yahoo.com. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP di Universitas Islam Internasional Indonesia, Ini Prodinya


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka pendaftaran beasiswa LPDP-Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sampai 16 Mei 2025. Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) boleh mendaftar.

    Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, beasiswa kerja sama LPDP dan UIII ini bertujuan untuk mendukung peran Indonesia sebagai pusat keilmuan pendidikan dan riset di dunia muslim. Penerima beasiswa akan studi jenjang pendidikan doktor maksimal 48 bulan (4 tahun) di UIII.

    Prodi Beasiswa LPDP UIII Program Doktor 2025

    Pendaftar beasiswa hanya dapat memilih 1 prodi doktor UIII pada pendaftaran, dengan perkuliahan tercepat pada September 2025. Berikut pilihan prodinya:


    • Program Doktor Studi Islam pada Fakultas Studi Islam
    • Program Doktor Ilmu Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    • Program Doktor Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial
    • Program Doktor Ilmu Pendidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan

    Komponen Beasiswa

    Beasiswa LPDP dalam negeri ini meliputi:

    • Dana pendaftaran
    • Dana SPP
    • Dana tunjangan buku
    • Dana bantuan penelitian disertasi
    • Dana bantuan publikasi jurnal internasional
    • Dana bantuan seminar internasional
    • Dana transportasi: khusus untuk WNA dari negara asal ke Indonesia (pergi-pulang); untuk WNA sesuai ketentuan yang berlaku di LPDP
    • Dana aplikasi visa dan/atau kartu izin tinggal terbatas (kitas) khusus untuk WNA
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana kedatangan
    • Dana tunjangan keluarga
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa

    • Sudah menyelesaikan studi program magister (S2)
    • Belum pernah menyelesaikan studi program doktor (S3)
    • Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari UIII
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
    • IPK minimal 3,25 dari 4,00 pada jenjang magister
    • Pendaftar dengan jenjang magister tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari kampus asal
    • WNI lulusan luar negeri menyertakan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK, atau tangkapan layar pengajuannya
    • Skor bahasa Inggris yang masih berlaku sampai 3 Juni 2025 minimal TOEFL ITP 530, IBT 79, IELTS 6.5, atau PTE Academic 58

    Cara Daftar Beasiswa LPDP UIII

    • Mendaftar di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Prodi pilihan sesuai dengan prodi yang dibolehkan program beasiswa
    • Submit aplikasi untuk mendapatkan kode registrasi atau kode pendaftaran

    Jadwal Beasiswa LPDP UIII 2025

    • Pendaftaran: 6-16 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 19-21 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 24-26 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 3 Juni 2025
    • Seleksi substansi: 4-10 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Mulai kuliah: (paling cepat) September 2025

    Cek panduan pendaftaran beasiswa LPDP UIII 2025 dengan klik DI SINI. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa LPDP targeted bisa diakses di https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP ke Prancis Tahun 2025 Dibuka, Cek Syarat & Cara Daftarnya!



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka beasiswa doktor atau S3 ke Prancis. Pendaftaran beasiswa sudah dimulai sejak 2 Mei hingga 2 Juni 2025.

    Beasiswa ini ditujukan bagi calon mahasiswa umum, CPNS, PNS, TNI maupun Polri. Bidang-bidang keilmuan yang tersedia selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia.

    Durasi maksimal pembiayaan beasiswa selama 48 bulan. Pelamar nantinya akan diseleksi secara administrasi maupun substansi.


    Apa saja syarat yang diperlukan agar bisa daftar beasiswa ini? Mengutip laman resmi LPDP, berikut informasi lengkapnya.

    Komponen Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    Dana Pendidikan

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional.

    Dana Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
    • Dana tunjangan keluarga.

    Syarat Daftar Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    • Warga Negara Indonesia
    • Warga umum, CPNS, PNS, TNI atau Polri
    • Berusia maksimal 47 tahun
    • Mempunyai IPK S2 minimal 3,00 pada skala 4,00
    • Mempunyai skor kemahiran bahasa minimal 27 untuk TOEFL iBT, 6.0 untuk IELTS, dan B2 untuk DELF
    • Melampirkan surat kesediaan promotor/co-promotor
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus membuat ijazah penyetaraan.
    • Bagi mahasiswa yang sedang on going dapat mendaftar dengan prodi dan pilihan kampus berbeda.
    • Pendaftar yang pernah mengikuti S3 tetapi tidak selesai juga boleh mencoba beasiswa ini tetapi dengan membuktikan surat pemberhentian/sejenisnya.
    • Melampirkan surat rekomendasi online dan offline
    • Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan
    • Menulis komitmen kembali ke Indonesia pasca studi
    • Menulis proposal penelitian.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    1. Melakukan pendaftaran pada laman IFI/kampus di Prancis lewat laman https://www.ifi-id.com/pre-registration-lpdp-france-doctoral-scholarship-2025/
    2. Melakukan pendaftaran juga di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    3. Isi formulir yang ada dan submit formulir sebelum waktu yang ditentukan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

    • Pendaftaran: 2 Mei-2 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 3-12 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Juni 2025
    • Pengajuan sanggah: 14-16 Juni 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 25 Juni 2025
    • Pemrosesan LoA oleh kampus: 13 Juni-14 Juli 2025
    • Seleksi substansi: 14 Juli-15 Agustus 2025
    • Penerbitan LoA oleh mitra: 25 Agustus-1 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 8 September 2025
    • Periode perkuliahan paling cepat: Oktober 2025.

    Bagaimana detikers, tertarik kuliah S3 lewat beasiswa ini? Ayo segera daftarkan diri kalian!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • ITS Buka Beasiswa Fast Track untuk Fresh Graduate, Kuliah S2-S3 Hanya 4 Tahun



    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka berbagai skema beasiswa fast track. Beasiswa-beasiswa ini memungkinkan mahasiswa lulus S2 hingga S3 dalam waktu singkat.

    “ITS membuka peluang emas lewat program beasiswa S2 dan S3 bagi kamu yang siap menjawab tantangan masa depan melalui penelitian dan kolaborasi internasional! Beasiswa tersebut adalah Beasiswa Fast-D, Beasiswa Unggulan ITS, dan Global Excellence Scholarship,” tulis unggahan Instagram @its_campus dilansir Selasa (6/5/2025).

    Apa saja keunggulan tiga beasiswa tersebut dan bagaimana cara daftarnya? Simak di sini lebih lanjut.


    Jenis-jenis Beasiswa Fast Track di ITS

    1. Beasiswa FAST-D

    Beasiswa FAST-D bisa dicoba oleh detikers yang ingin mengenyam pendidikan hingga S3 setelah lulus S1. Lewat beasiswa ini, mahasiswa hanya akan menempuh S2 dan S3 selama kurang lebih empat tahun.

    Syarat utama daftar beasiswa ini adalah alumnus ITS yang wisuda angkatan 130-132. Tak hanya bagi alumni, beasiswa juga bisa dicoba oleh lulusan kampus lain maksimal pada September 2024.

    Keuntungan memperoleh beasiswa ini antara lain:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan senilai Rp 5 juta/bulan
    – Dana penelitian Rp 50 juta/tahun (mulai tahun kedua)
    – Dibimbing dosen pembimbing H-index tinggi.

    2. Beasiswa Unggulan ITS

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan S2 yang sudah memiliki gelar master dan publikasi ilmiah. Penerima Beasiswa Unggulan ITS hanya menempuh S3 dalam tiga tahun.

    Beasiswa ini cocok bagi mahasiswa yang punya semangat penelitian tinggi. Untuk daftar beasiswa, syarat khusus yang harus dimiliki pelamar adalah lulusan S2 dengan satu publikasi ilmiah yang minimal terbit di SINTA 4 atau Scopus/WoS.

    Berbeda dengan Beasiswa Fast-D, manfaat memperoleh beasiswa ini antara lain:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan Rp 5 juta/bulan
    – Dana penelitian Rp 50 juta/tahun
    – Dosen pembimbing H-index minimal skor 8.

    3. Beasiswa Keunggulan Global

    ITS menyediakan beasiswa lain untuk mahasiswa asing atau internasional. Melalui beasiswa ini, mahasiswa dibebaskan biaya kuliah S3 atau doktor selama tiga tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini harus merupakan pelajar internasional, mempunyai paspor, membuat surat motivasi, dan membuat rencana akademik.

    Adapun keuntungan penerima Global Excellence Scholarship yakni:

    – Bebas uang kuliah
    – Tunjangan Rp 5 juta/bulan
    – Dana riset Rp 50 juta/bulan
    – Promotor H-index minimal 6 dengan pengalaman riset global.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana ITS

    • Sosialisasi beasiswa: 24 April-9 Mei 2025
    • Promotor Seleksi: 24 April-9 Mei 2025
    • Pendaftaran FAST-D & Beasiswa Unggulan: 1-29 Juli 2025
    • Pendaftaran Beasiswa Global Excellence: 9-31 Mei 2025

    Demikian informasi beasiswa yang ditawarkan ITS bagi calon mahasiswa baru. Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di laman https://www.its.ac.id/pascasarjana/beasiswa/informasi-beasiswa/

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 74,95% Dosen RI Belum S3, Kemdikti Luncurkan Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025


    Jakarta

    Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Periode pendaftaran berlangsung mulai Senin, 2 Juni 2025 sampai 14 Juni mendatang.

    Beasiswa PDDI adalah beasiswa doktor bagi dosen pada perguruan tinggi dalam koordinasi Kemdiktisaintek. Pendanaan beasiswa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan pada DIPA Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan beasiswa ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas dosen dengan menempuh program doktor. Ia menjelaskan sekitar 74,95 persen dosen di Indonesia belum berkualifikasi pendidikan doktor.


    Brian mengatakan peningkatan kualifikasi dosen turut mendukung naik pangkat dan mendukung kesejahteraan dosen. Untuk itu, ia menyatakan, pihaknya kini juga tengah mengupayakan beasiswa doktor bagi dosen dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beasiswa dari riset, khususnya pada topik prioritas pemerintah.

    “Barangkali tahun depan dana penelitian langsung kita blok untuk S3,” ucapnya di peluncuran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia 2025 di Grha Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2025).

    Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    Beasiswa doktor untuk dosen Kemdiktisaintek 2025 ini dibuka bagi dosen yang telah diterima pada perguruan tinggi di dalam negeri sesuai skema beasiswa pada prodi yang telah ditetapkan PPPAPT. Usia maksimalnya yakni 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 2 tahun bagi program doktor 4 tahun.

    Bagi pendaftar program joint degree atau dual degree, maka dosen bersangkutan disyaratkan menyertakan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) program tersebut. Opsi pola pada program doktor 4 tahun yaitu 2 tahun di dalam negeri dan 2 tahun terakhir di luar negeri (2+2) atau 3 tahun di dalam negeri dan 1 tahun terakhir di perguruan tinggi luar negeri (3+1).

    Pendaftaran beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek ini dibuka secara daring di laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Program Beasiswa S3 Dosen Bisa Disambi Mengajar


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Beasiswa doktor di dalam negeri program joint degree dan dual degree ini disediakan dalam skema penyelenggaraan program doktor by research dan program doktor by coursework.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program doktor by research memungkinkan dosen untuk tetap mengajar dengan porsi lebih sedikit sambil menjalani riset dan bimbingan.

    “(Contohnya) ketika semester break, break mengajar, mereka (yang) misalnya dari Sumatera (lalu) bersekolah di ITB. Misalnya dia tinggal 1-2 bulan di ITB. Kemudian ketika masa mengajar, dia kembali lagi ke sana (kampus tempat mengajar),” ucapnya di peluncuran beasiswa di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/6/2025).


    Brian menambahkan, kendati porsi mengajar dikurangi dan perlu usaha lebih dalam meneliti, bimbingan, sambil mengajar, skema ini memungkinkan dosen dapat tetap menerima pendapatan. Diharapkan, skema ini memotivasi dosen untuk tidak khawatir dengan pemasukan semasa studi dan mau meningkatkan kualifikasi pendidikan.

    “Intinya adalah pendapatan yang diterima oleh dosen asal itu tetap dia bisa terima. Betul-betul itu tetap bisa diterima sehingga tadi yang kondisi awalnya bahwa dosen-dosen itu tidak mau sekolah karena dia (terkendala) motivasi itu kita atasi dengan cara seperti itu. Harapannya teman-teman dosen tidak perlu khawatir,” ucapnya.

    Syarat Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau paspor
    • Memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) atau nomor induk dosen khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
    • Usia maksimal 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 48 tahun bagi program doktor 4 tahun
    • Sudah diterima pada perguruan tinggi dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT)
    • Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026
    • IPK program magister paling rendah 3,25 dari 4,00
    • Memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya
    • Mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen
      Memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi non-ASN
    • Melampirkan surat izin dari pemimpin PTN asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari PTS
    • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:
      • – Surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
      • – Surat keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba
    • Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT
    • Tidak sedang menjalani pendidikan pada satuan pendidikan lain
    • Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
    • Tidak berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap beasiswa doktor untuk dosen ini
    • Tidak mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa
    • Tidak sedang mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
    • Khusus pendaftar penyandang disabilitas:
      • – Melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit atau dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
      • – Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp l0.000
      • – Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.
    • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk pendaftar yang melaksanakan pendidikan jalur masuk reguler pada perguruan tinggi yang ditetapkan PPAPT dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
      • – Kelas eksekutif
      • – Kelas khusus
      • – Kelas karyawan
      • – Kelas jarak jauh
      • – Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
      • – Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree
      • – Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
      • – Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan kelas reguler.
    • Esai atau karangan berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali) dengan jumlah kata 1500-2000.
    • Proposal penelitian, dengan ketentuan:
      • – Minimal memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
      • – Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri
      • – Panjang 1500 – 2000 kata.

    Syarat Khusus

    • Penerima Beasiswa PDDI bagi pendaftar program joint degree/dual degree menyertakan perjanjian kerja sama/MoU program joint degree/dual degree.
    • Bagi yang menjalani program doktor joint degree/dual degree berdurasi 4 tahun , maka opsi polanya yakni:
      • – Pola 2+2: Tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
      • – Pola 3+1: Tahun ke-1 hingga ke-3 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
    • Pola program doktor joint degree/dual degree berdurasi kurang dari 4 tahun dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara 2 perguruan tinggi penyelenggara.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi administrasi: Validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen
    • Seleksi substansi: Wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik atau keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

    Informasi beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek lebih lanjut dapat diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa UI 2025 Jalur PMDSU, S2-S3 4 Tahun


    Jakarta

    Universitas Indonesia membuka penerimaan mahasiswa baru dengan beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Lulusan S1 unggulan yang memenuhi syarat dapat mendaftar paling lambat 26 Juni 2025.

    Beasiswa PMDSU adalah beasiswa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berupa pendidikan magister plus doktor dalam 4 tahun. Alumni PMDSU diharapkan untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, baik dengan berkarier sebagai dosen, peneliti, perekayasa, maupun praktisi industri.

    Beasiswa PMDSU Batch IX 2025 terdiri dari skema reguler dan skema joint degree. Dikutip dari pengumuman Direktorat Kemahasiswaan dan Beasiswa UI, PMDSU yang ditawarkan di UI adalah beasiswa PMDSU reguler. Simak daftar prodi, bidang, promotor, komponen beasiswa, syarat, dan jadwalnya di bawah ini.


    Beasiswa S2-S3 UI 2025 PMDSU

    Beasiswa ini meliputi:

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup
    • Biaya buku
    • Biaya penelitian
    • Fasilitas riset luar negeri
    • Jejaring internasional

    Syarat Beasiswa UI 2025 PMDSU

    Secara umum, berikut syarat bagi calon pendaftar PMDSU di UI:

    • Warga negara Indonesia
    • Sarjana unggul lulusan 2024 dan 2025
    • Usia maksimal 24 tahun bagi lulusan program nonprofesi dan 27 tahun bagi lulusan program profesi
    • IPK minimal 3,25
    • Memperoleh rekomendasi dari dosen pembimbing S1
    • Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
    • Bersedia mengikuti semua program yang dilaksanakan pada PMDSU

    Bidang, Prodi, dan Kopromotor PMDSU UI 2025

    Farmakologi

    • Kopromotor: Prof Dr Melva Louisa SSi MBiomed
    • Prodi S2 dan S3: Ilmu Biomedik

    Konversi Energi

    • Kopromotor: Prof Dr Nasruddin ST
    • Prodi S2 dan S3: Teknik Mesin

    Natural Product

    • Kopromotor: Prof Dr Apt Dra Berna Elya MSi
    • Prodi S2: Ilmu Kefarmasian
    • Prodi S3: Ilmu Farmasi

    Robotic and Intelligent System (Artificial Intelligence)

    • Kopromotor: Prof Dr Eng Wisnu Jatmiko ST MKom
    • Prodi S2 dan S3: Ilmu Komputer

    Computer Network, Internet of Things (IoT), Blockchain, Machine Learning, Natural Language Processing (NLP)

    • Kopromotor: Prof Dr Ir Riri Fitri Sari MM MSc
    • Prodi S2 dan S3: Teknik elektro

    Elektrokimia

    • Kopromotor: Prof Dr Ivandini Tribnidasari Anggraningrum SSi MSi
    • Prodi S2 dan S3: Ilmu Kimia

    Fisika Partikel dan Fisika Hadron

    • Kopromotor: Prof Dr rer nat Terry Mart
    • Prodi S2: Ilmu Fisika
    • Prodi S3: Fisika

    Automation, Robotics, Intelligent Manufacturing Processes, Virtual Manufacturing, Advanced Machining, Micro Machining, Additive Manufacturing

    • Kopromotor: Prof Gandjar Kiswanto PhD
    • Prodi S2 dan S3: Teknik Mesin

    Teknik Manufaktur, Metal Additive Manufacturing, Metal Forming

    • Kopromotor: Prof Sugeng Supriadi ST PhD
    • Prodi S2 dan S3: Teknik Mesin

    Nanomaterial untuk Aplikasi Konversi Energi dan Keberlanjutan Lingkungan

    • Kopromotor: Prof Vivi Fauzia SSi MSi PhD
    • Prodi S2: Ilmu Material
    • Prodi S3: Ilmu Bahan-bahan

    Jadwal Beasiswa PMDSU UI 2025

    • Pendaftaran: 26 Mei-26 Juni 2025
    • Seleksi, pleno, dan penetapan Beasiswa PMDSU: 31 Juli 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: Agustus-September 2025
    • Penyaluran dana beasiswa PMDSU: Oktober 2026

    Pendaftaran Beasiswa PMDSU 2025 dibuka secara daring di https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/v2. Pantau informasi beasiswa ini di https://www.pmdsu.id/ dan http://beasiswa.ui.ac.id/, serta kanal-kanal media sosial Kemdiktisaintek dan UI.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pre-Doctoral 2025 Dibuka, Bantuan Biaya untuk Persiapan S3



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menawarkan beasiswa Pre-Doctoral Course Program bagi dosen. Beasiswa ini dapat membantu dosen dalam mempersiapkan pendidikan S3.

    Pre-Doctoral Course Program berlaku selama dua bulan. Penerima akan mendapatkan pelatihan pra-doktoral dan calon pembimbing akademik sesuai dengan sasaran program doktor yang dituju.

    Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Sesuai buku panduan, ini syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi pelamar beasiswa.


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    1. Biaya pendidikan (satu kali dibayarkan sesuai tagihan)
    2. Biaya hidup (per bulan)
    3. Biaya asuransi kesehatan (satu kali)
    4. Biaya aplikasi visa (satu kali)
    5. Biaya keadaan darurat (satu kali)
    6. Tiket perjalanan dari daerah asal ke bandara internasional (pulang pergi).

    Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Mempunyai kartu tanda kependudukan (KTP) atau paspor
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
    • Dosen di kampus binaan Kemdiktisaintek
    • Mempunyai nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
    • Sudah lulus program magister
    • Belum mempunyai gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan doktor
    • Mempunyai surat izin mengikuti pelatihan beasiswa dari pimpinan instansi
    • Membuat personal statement
    • Mengajukan proposal penelitian untuk studi jenjang doktor sesuai format
    • Melampirkan surat pernyataan pendaftar beasiswa
    • Melampirkan surat keterangan sehat
    • Mempunyai curriculum vitae (CV)
    • Tidak boleh menerima beasiswa lain jika lolos sebagai awardee Pre-Doctoral Course Program.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Biodata diri
    • Kartu tanda penduduk (KTP)
    • Surat izin dari atasan langsung
    • Transkrip nilai S2 (asli atau legalisir)
    • Ijazah S2 atau surat keterangan lulus (asli atau legalisir)
    • Proposal penelitian untuk studi doktor dalam bahasa Inggris
    • Curriculum vitae (CV)
    • Dokumen sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku (2 tahun terakhir)
    • Personal statement sesuai format
    • Surat pernyataan sesuai format (bermeterai)
    • Surat keterangan dari dokter.

    Cara Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    1. Penuhi syarat dan dokumen di atas sebelum daftar.
    2. Daftar secara online via laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/
    3. Unggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
    4. pastikan data benar saat finalisasi data.
    5. Setelah melalui seleksi administrasi, kandidat terpilih akan mengikuti wawancara dalam bahasa Inggris.

    Tanggal dan Alur Seleksi Beasiswa Pre-Doctoral 2025

    • Pendaftaran: Juli-Agustus 2025
    • Seleksi beasiswa: Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2025
    • Pembekalan: September 2025
    • Pelaksanaan program: Oktober-November 2025

    Demikian informasi penawaran beasiswa Pre-Doctoral 2025 bagi dosen. Selamat mencoba.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada September 2025, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Apakah detikers sedang cari beasiswa kuliah? Pada bulan Agustus ini, beberapa beasiswa memang sudah tutup. Namun, tak perlu khawatir karena pada September masih ada beasiswa yang bisa dicoba.

    Beasiswa-beasiswa ini berlaku untuk jenjang S1, S2, S3 hingga untuk riset. Ada beasiswa apa saja? Merangkum laman masing-masing website beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa yang Masih Buka pada September 2025

    1. Beasiswa Riset Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum hingga 1 September 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, S3 serta tim riset dari lembaga resmi yang terdaftar di Kemenkumham atau instansi terkait.

    Komponen pembiayaan beasiswa berupa dana riset:

    – S1/D4: Rp4.000.000
    – S2: Rp7.000.000
    – S3: Rp10.000.000
    – Tim/Lembaga: Rp30.000.000

    Selain dana, tersedia fasilitas pelatihan kepenulisan, publikasi riset, dan jejaring alumni. Kuota penerima beasiswa tahun ini sebanyak 204 mahasiswa (S1: 64, S2: 70, S3: 70) dan 15 kelompok riset.

    Adapun syarat bagi pelamar mahasiswa harus WNI, minimal semester akhir, IPK ≥ 3.35, kampus/jurusan terakreditasi A, serta mengunggah dokumen seperti proposal riset, surat rekomendasi, hasil tes plagiarisme, dan lainnya.

    Sementara untuk tim riset harus terdaftar di BRIN/Kemenkumham, maksimal 5 orang, menyertakan dokumen seperti proposal, RAB, dan surat pengesahan.

    2. Beasiswa Daesang

    Yayasan Daesang Peduli Indonesia membuka pendaftaran Daesang Scholarship Program 2025 sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari PT Daesang Group Indonesia (dulunya PT Miwon dan anak perusahaannya). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa baru S1.

    Syarat melamar bisa ini meliputi WNI, nilai rapor kelas XII minimal 8,5 pada matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Kemudian, mahasiswa juga harus memiliki prestasi non-akademik.

    Pendaftar juga diminta tidak mengajukan atau sedang menerima beasiswa lain, aktif di kegiatan kampus, dan bersedia mengikuti program dari yayasan, termasuk kemungkinan ikatan dinas.

    Fasilitas beasiswa meliputi pembiayaan UKT at coast maksimal Rp 16,5 juta per semester, peluang karier di Daesang Group (Indonesia atau Korea Selatan), serta kesempatan membangun jejaring dengan ekosistem Daesang.

    Pendaftaran dilakukan melalui SIAM mahasiswa. Batas akhirnya adalah 4 September 2025. Jangan ketinggalan ya!

    3. Beasiswa Utama LPS-ITB

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) kembali dibuka bagi mahasiswa S1 dari berbagai jurusan di ITB. Program ini memberikan dukungan finansial sebesar Rp 1.500.000 per bulan selama 12 bulan.

    Selain itu, penerima beasiswa bisa mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan diri seperti soft skills training, capacity building, champion camp, hingga sesi berbagi pengalaman dan kegiatan sosial.

    Beasiswa terbagi menjadi dua kategori yakni Prestasi dan Tidak Mampu. Keduanya ditujukan untuk mahasiswa semester 3-5.

    Syarat mengajukan beasiswa antara lain telah menempuh minimal 40 SKS, usia maksimal 24 tahun, tidak sedang menerima beasiswa lain, IPK minimal untuk kategori prestasi adalah 3.50 dengan TOEFL minimal 500 sedangkan untuk kategori tidak mampu minimal 3.25 disertai SKTM dan slip gaji orang tua.

    Syarat tambahan termasuk formulir pendaftaran, surat rekomendasi, dan motivation letter. Pendaftaran dan unggah dokumen dilakukan secara online melalui https://finaid.itb.ac.id/ paling lambat 7 September 2025.

    4. Beasiswa Lanjutan Pemprov Riau

    Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka Beasiswa Tahap Lanjutan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Riau Prestasi dan Bidikmisi Bhakti Negeri (Riau Harapan) tahun 2024 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini berlaku bagi mahasiswa aktif S1, D4, Profesi/Spesialis, S2, dan S3.

    Syarat utama pelamar beasiswa antara lain WNI, penerima beasiswa tahun sebelumnya, memenuhi batas IPK sesuai program studi, dan tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Berkas yang wajib diunggah antara lain formulir online, surat permohonan, surat pernyataan tidak menerima beasiswa lain, surat aktif kuliah, transkrip nilai terakhir, KTP, KK, dan surat rekomendasi fakultas.

    Seluruh berkas wajib dikumpulkan ke pihak kampus masing-masing paling lambat 22 September 2025. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan melalui link resmi kampus contohnya UGM di http://ugm.id/formulirbeasiswa.

    5. Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation membuka Beasiswa Teladan Tanoto 2025 untuk mahasiswa baru semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Pendaftaran dibuka 17 Agustus-1 Oktober 2024.

    Program berlangsung selama 3,5 tahun (semester 2-8). Beasiswa ini mencakup dukungan biaya kuliah, tunjangan hidup, serta berbagai program pengembangan kepemimpinan, magang, pelatihan riset (TSRAkegiatan sosial (Pay It Forward), exchange program, dan summer course.

    Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini?

    • WNI
    • Mahasiswa S1 reguler semester 1 di kampus mitra
    • Rata-rata nilai rapor kelas XII ≥ 8 (skala 10)
    • Aktif berorganisasi, berjiwa kepemimpinan
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program kepemimpinan

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi Tanoto Foundation ya.

    Itulah daftar beasiswa yang masih buka pada September mendatang. Ayo daftar dari sekarang, detikers!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com