Tag Archives: s3

Beasiswa S3 Doktor Talenta Riset Nasional BRIN 2024 Dibuka, Cek Infonya!



Jakarta

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran beasiswa jenjang doktor (S3) hingga 12 Februari 2024 pada laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Bertajuk Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset Nasional BRIN, membuka kesempatan untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki minat riset di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan dan antariksa, serta maritim diperkenankan mendaftar. Termasuk detikers yang berstatus mahasiswa yang tengah menempuh studi, PNS, Prajurit TNI, dan anggota Polri.

Nantinya awardee akan mendapatkan manfaat beasiswa dana pendidikan dan dana pendukung yang didalamnya termasuk biaya hidup bulanan. Siap mendaftar? Berikut informasi lengkapnya dikutip dari laman resmi LPDP, Senin (29/1/2024).


Skema Beasiswa LPDP x BRIN 2024

1. Beasiswa ini diberikan untuk jenjang pendidikan:

  • Lulusan Sarjana (S1)/Diploma empat (D4) untuk program doktor jalur fast track dengan menggunakan LoA Unconditional program doktor dengan durasi studi paling lama 60 bulan.
  • Lulusan magister (S2) untuk program doktor satu gelar (single degree) dengan ruasi studi paling lama 48 bulan.

2. Pendaftar beasiswa yang telah mempunyai dan mengunggah LoA Unconditional wajib memilih 1 kampus tujuan.

3. Program studi tujuan Beasiswa BRIN ditentukan sebagai berikut:

  • Penerbangan dan Antariksa (Riset Teknologi Satelit dan Avionics)
  • Teknologi Laut Dalam Maritim (Riset Teknologi Laut Dalam)
  • Pemanfaatan Biodiversitas Maju (Riset Genomic, Omics, Bioinformatika, Rekayasa Genetika)
  • Radiasi dan Teknologi Nuklir (Riset Teknologi Siklotron dan Fusi)

Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP x BRIN 2024

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Telah menyelesaikan studi sesuai skema yang ditentukan
  3. Pendaftar telah menyelesaikan S3 tidak diizinkan mendaftar pada program ini.
  4. Pendaftar lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai bukti pemenuhan syarat IPK masing-masing program.
  5. Pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan konversi IPK.
  6. Mahasiswa yang tengah menempuh studi (ongoing) diperkenankan mendaftar dengan ketentuan yang ditentukan.
  7. Mahasiswa yang tidak menyelesaikan studi pada program magister atau doktor diperkenankan mendaftar di jenjang studi yang sama dengan melampirkan surat pemberhentian sebagai mahasiswa.
  8. Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program.
  9. PNS, CPNS, TNI, Polri diperkenankan mendaftar dengan melampirkan surat usulan/rekomendasi dari pejabat yang membidangi SDM.
  10. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  11. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler.
  12. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
  13. Menulis profil diri termasuk riwayat yang tidak diselesaikan.
  14. Menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
  15. Menulis proposal penelitian.

Komponen Dana Beasiswa LPDP x Brin 2024

1. Dana Pendidikan, termasuk:

  • Pendaftaran
  • SPP/Tuition Fee
  • Tunjangan buku
  • Penelitian disertasi
  • Seminar internasional
  • Publikasi Jurnal Internasional

2. Dana Pendukung, termasuk

  • Transportasi
  • Aplikasi Visa
  • Asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana tunjangan keluarga
  • Dana keadaan darurat.

Untuk informasi lebih lanjut terkait beasiswa LPDP x Brin 2024 ini, detikers bisa melihatnya di sini. Semoga berhasil detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Australia Awards Indonesia 2024 Dibuka, Kuliah S2 & S3 Gratis!



Jakarta

Australia Awards Indonesia kembali membuka pendaftaran beasiswa studi Master dan PhD bagi warga negara Indonesia. Pendaftaran sudah bisa dan dapat dilakukan lewat laman https://www.australiaawardsindonesia.org/ hingga 30 April 2024.

Beasiswa Australia Awards diperuntukkan bagi warga tertarget yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS), penyandang disabilitas, perempuan dengan latar belakang ekonomi kurang mampu serta warga dari provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung.

Penerima beasiswa nantinya akan menjalani pendidikan di kampus terbaik di Australia. Mengutip situs resminya, berikut informasi syarat hingga komponen pembiayaan beasiswa Australia Awards bagi warga Indonesia:


Komponen Pembiayaan Beasiswa Australia Awards

  1. Biaya pendidikan Master/PhD
  2. Biaya akademik tambahan
  3. Biaya hidup
  4. Tiket pesawat pulang pergi
  5. Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia
  6. Tunjangan di Indonesia selama pelatihan pra keberangkatan
  7. Biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk syarat visa belajar
  8. Visa pelajar DFAT dan visa tanggungan pelajar
  9. Overseas Student Health Cover (OSHC)
  10. Pengembangan profesional dan jaringan

Persyaratan Beasiswa Australia Awards

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Tidak menikah atau bertunangan dengan warga Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap
  • Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia
  • Tidak melamar program beasiswa Australia Awards lainnya kecuali mereka telah tinggal di luar Australia selama dua kali total lamanya mereka berada di Australia (misalnya, penerima
  • Australia Awards sebelumnya di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk melamar Beasiswa Australia Awards lainnya sampai mereka tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)
  • Bukan personel militer yang bertugas saat ini
  • Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT
  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris

Dokumen Persyaratan Beasiswa Australia Awards

  1. Ijazah/transkrip D3, D4 atau S1 untuk pelamar master
  2. Ijazah/transkrip S1 dan S2 untuk pelamar PhD
  3. Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus terkini (maksimal dua tahun terakhir)
  4. Menyerahkan dua referee report bagi pelamar PhD penelitian dan satu referee report bagi pelamar PhD kursus
  5. Menyerahkan dokumen Nominating Agency Declaration
  6. Berkas-berkas harus disahkan baik oleh lembaga/universitas terkait

Nah, itulah informasi pembukaan beasiswa Australia Awards Indonesia 2024. Selamat mencoba detikers.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2025 Masih Dibuka, Tak Ada Batas Usia!



Jakarta

Pemerintah Australia tahun ini kembali menyediakan beasiswa bagi warga Indonesia melalui Australia Awards Scholarship. Pendaftaran beasiswa masih di buka hingga 30 April 2024 mendatang.

Ayesha, Public Diplomacy Australia Awards Indonesia mengatakan salah satu keunggulan beasiswa Australia Awards adalah tidak dibatasi usia. Siapapun bisa mendaftar beasiswa ini sesuai dengan pilihan program yang tersedia.

“Tidak ada batasan usia untuk mendaftar. Jadi teman-teman yang sedang menyelesaikan sarjananya dan sebentar lagi mau lanjut S2 atau di sini ada dosen masih bisa,” ujarnya, dalam acara #AUSSIEBANGET Campus Roadshow: Women in Foreign Policy and Governance across Southeast Asia, di Binus University, Selasa (27/2/2024).


Selain itu, Ayesha menuturkan peserta yang sempat gagal mendaftar beasiswa ini sebelumnya dapat mendaftar kembali di tahun-tahun selanjutnya. Adapun beasiswa Australia Awards ini dibuka setiap satu tahun sekali selama Februari-April.

“Lalu tidak ada batasan frekuensi untuk mendaftar. Jadi misalnya belum berhasil di kesempatan pertama, maka bisa coba dua-tiga hingga beberapa kali, tidak ada blacklist,” katanya.

Terdapat dua jenis beasiswa yang disediakan oleh Australia Awards bagi warga negara Indonesia, yakni Master (S2) dan PhD (S3). Apa saja sebenarnya syarat mendaftar beasiswa Australia Awards? Berikut selengkapnya:

Syarat Daftar Beasiswa Australia Awards 2025

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Tidak menikah/bertunangan dengan warga Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap

3. Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia

4. Tidak melamar program beasiswa Australia Awards lainnya kecuali telah tinggal di luar Australia selama dua kali total lamanya berada di Australia (misalnya, penerima Australia Awards sebelumnya di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk melamar Beasiswa Australia Awards lainnya sampai tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)

5. Bukan personel militer yang bertugas saat ini

6. Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT

7. Mengisi formulir pendaftaran

8. Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris

Berkas Persyaratan Beasiswa Australia Awards 2025

1. Ijazah/transkrip D3, D4 atau S1 untuk pelamar master

2. Ijazah/transkrip S1 dan S2 untuk pelamar PhD

3. Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus terkini (maksimal dua tahun terakhir)

4. Menyerahkan dua referee report bagi pelamar PhD penelitian dan satu referee report bagi pelamar PhD kursus

5. Menyerahkan dokumen Nominating Agency Declaration

6. Berkas-berkas harus disahkan baik oleh lembaga/universitas terkait

Manfaat Beasiswa Australia Awards 2025

1. Biaya pendidikan Master/PhD

2. Biaya akademik tambahan

3. Biaya hidup

4. Tiket pesawat pulang pergi

5. Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia

6. Tunjangan di Indonesia selama pelatihan prakeberangkatan

7. Biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk syarat visa belajar

8. Visa pelajar DFAT dan visa tanggungan pelajar

9. Overseas Student Health Cover (OSHC)

10. Pengembangan profesional dan jaringan

Prioritas Penerima Beasiswa Australia Awards 2025

1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

2. Penyandang disabilitas

3. Perempuan dengan latar belakang ekonomi kurang mampu serta warga dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung

Demikian informasi tentang beasiswa Australia Awards 2025. Untuk informasi lebih lanjutnya, detikers bisa lihat di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Riset di Jepang dari MEXT, Bisa Lanjut S2



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) membuka pendaftaran beasiswa pascasarjana sebagai mahasiswa peneliti. Masa pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2024.

Mahasiswa peneliti adalah mahasiswa nonreguler di bawah bimbingan dosen di Jepang. Selama menerima beasiswa, ia akan melakukan penelitian di bidang keahlian masing-masing, seperti dikutip dari situs Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Mahasiswa peneliti nantinya dapat melanjutkan studi ke jenjang S2 atau S3 jika lulus ujian masuk universitas tujuan. Mahasiswa bersangkutan juga bisa langsung masuk ke program pascasarjana tanpa masa Research Student jika mendapat izin atau lulus ujian masuk universitas di Jepang.


Masa program Research Student berlangsung selama 2 tahun bagi yang masuk mulai musim semi, yakni April 2025 – Maret 2027. Sedangkan mahasiswa yang masuk mulai musim gugur akan menjalani program selama 1,5 tahun, pada September atau Oktober 2025 – Maret 2027.

Jika berhasil lulus ujian masuk S2 atau S3 di Jepang, periode beasiswa S2 dua tahun dan S3 tiga tahun akan ditambahkan.

Jadwal Beasiswa MEXT 2024 Research Student

  • Pendaftaran: 3-24 April 2024
  • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 22 Mei 2024
  • Ujian Tulis: Awal Juni 2024
  • Pengumuman hasil ujian tulis: Pertengahan Juni 2024
  • Ujian wawancara: Akhir Juni 2024
  • Pengumuman hasil ujian wawancara: Akhir Juni 2024
  • Pencarian LoA (Letter of Acceptance): Juli – Agustus 2024
  • Pengumuman Final dari MEXT: Januari – Februari 2025
  • Berangkat ke Jepang:
  • -Keberangkatan musim semi pada April 2025
  • – Keberangkatan musim gugur pada September-Oktober 2025

Komponen Beasiswa

  • Biaya kuliah penuh
  • Tunjangan hidup:
  • – sekitar ¥143.000 (Rp 15 juta) per bulan bagi research students
  • – sekitar ¥144.000 (Rp 15,1 juta) per bulan bagi mahasiswa S2
  • – sekitar ¥145.000 (Rp 15,2 juta) per bulan bagi mahasiswa S3
  • Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang
  • Bebas biaya pengurusan visa pelajar
  • Asrama disediakan sejumlah universitas, jika tidak ada maka universitas dapat bantu mencarikan tempat tinggal jika dibutuhkan dengan biaya tinggal ditarik dari tunjangan hidup

Syarat Beasiswa MEXT 2024 Research Student

  • Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990).
  • Lulusan D4/ S1/ S2
  • Memilih bidang studi yang berada pada rumpun ilmu yang sama dengan bidang studi di jenjang pendidikan sebelumnya
  • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
  • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang seperti di bawah ini, dengan skor minimal:
  • – TOEFL-PBT/ITP minimal 543
  • – TOEFL-iBT minimal 72
  • – IELTS minimal 5.5
  • – TOEIC L&R minimal 785
  • – TOEIC S&W minimal 310
  • – Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 2/ N2
  • Sertifikat TOEFL/ TOEIC yang dapat digunakan untuk mendaftar hanya terbitan dari ETS (TOEFL Like dan TOEFL Prediction tidak dapat digunakan)
  • Sertifikat IELTS yang dapat digunakan untuk mendaftar hanya terbitan Universitas Cambridge, British Council, IALF dan IDP Education
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Bersedia belajar bahasa Jepang jika belum menguasai
  • Memenuhi salah satu dari persyaratan akademik sesuai ketentuan

Syarat Dokumen

  • Print-out e-mail konfirmasi registrasi online.
  • Application Form 2025
  • Pasfoto berwarna
  • Placement Preference Application Form 2025
  • Field of Study and Research Plan 2025
  • Transkrip nilai jenjang pendidikan terakhir
  • Ijazah/Surat Keterangan Lulus jenjang pendidikan terakhir
  • Surat rekomendasi dari rektor/dekan/ketua jurusan/dosen universitas jenjang pendidikan terakhir
  • Surat rekomendasi dari atasan atau supervisor bagi yang sedang bekerja
  • Abstrak penelitian/skripsi/tesis/tugas akhir jenjang pendidikan terakhir
  • Portofolio hasil karya atau rekaman bagi yang memilih bidang seni atau desain
  • Fotokopi sertifikat/hasil nilai TOEFL/IELTS/TOEIC/JLPT
  • Dokumen penunjang lainnya. (jika ada)

Informasi beasiswa S2 dan S3 riset di Jepang lebih lanjut dapat diakses di situs Kedutaan Besar Jepang di Indonesia atau klik di sini.

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

LPDP Buka Beasiswa S2-S3 di Korsel Bidang Digital hingga Bioteknologi, Tertarik?


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI bekerja sama dengan University of Science & Technology (UST) Korea Selatan membuka beasiswa jenjang S2 dan S3 bidang digital, energi terbarukan, ekonomi biru, dan bioteknologi.

Kesempatan ini dibuka untuk para WNI umum, CPNS, PNS, TNI atau Polri. Seleksi beasiswa terdiri dari seleksi administrasi dan substansi. Peserta wajib mendaftar juga di portal UST sesuai dengan jadwal dan ketentuan kampus.

Ketentuan Beasiswa

  • Memperoleh rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat
  • Wajib melampirkan surat usulan mengikuti program beasiswa, minimal dari pejabat tingkat eselon II yang membidangi pembinaan atau pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemerintah daerah (CPNS/PNS), Mabes Polri, Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.
  • Wajib kembali dan berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut
  • Melakukan magang/studi lanjutan dengan persetujuan dari LPDP
  • Pendaftar yang sudah lulus seleksi substansi LPDP selanjutnya akan mengikuti proses memperoleh LoA Unconditional dari UST.
  • Pelamar magister berusia maksimal 35 tahun (umum), 37 tahun (CPNS/PNS), 42 (fungsional medis/paramedis/peneliti/perekayasa/pendidik), 40 tahun (TNI/Polri).
  • Pelamar doktor berusia maksimal 40 tahun (umum), 42 tahun (CPNS/PNS), 47 tahun (fungsional medis/paramedis/peneliti/perekayasa/pendidik), 45 tahun (TNI/Polri).
  • IPK minimal 3,0 dari skala 4,0 untuk pelamar magister.
  • IPK minimal 3,25 dari skala 4,0 untuk pelamar doktor.
  • Memiliki sertifikat TOEFL iBT: 79 atau IELTS: 6

Jadwal Seleksi

  • Pendaftaran: 17 April-6 Mei 2024
  • Seleksi administrasi: 7-8 Mei 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Mei 2024
  • Masa sanggah: 14 Mei 2024
  • Pengumuman hasil sanggah: 16 Mei 2024
  • Seleksi substansi: 20 Mei 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 Mei 2024
  • Penyampaian LoA unconditional: maksimal 1 Juli 2024
  • Mulai kuliah: 1 September 2024.

(nah/twu)



Sumber : www.detik.com

Jenis-jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 untuk S1/D4 hingga S3


Jakarta – Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024 dibuka mulai 2 Mei 2024 kemarin. BPI merupakan beasiswa pemerintah Indonesia yang dikelola Kemendikbudristek melalui pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

BPI menyediakan dukungan pendidikan untuk berbagai jenjang. Simak jenis-jenis beasiswa yang tersedia!

Jenis-jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

1. Jenjang S1/D4

  • Beasiswa S1/D4 calon guru SMK (dalam negeri)
  • Beasiswa S1 pelaku budaya (dalam negeri)
  • Beasiswa S1 Indonesia Maju (BIM) (dalam dan luar negeri)
  • Beasiswa S1 pendidikan guru sekolah dasar (PGSD)
  • Beasiswa S1 pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK)

2. Jenjang S2

  • Beasiswa S2 (perguruan tinggi akademik/PTA) calon dosen PTA (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 (perguruan tinggi vokasi/PTV) calon dosen PTV (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 pendidik dan tenaga kependidikan (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S2 pelaku budaya (dalam negeri dan luar negeri)

3. Jenjang S3

  • Beasiswa S3 PTA (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S3 PTA joint degree/dual degree
  • Beasiswa S3 pelaku budaya (dalam negeri dan luar negeri)
  • Beasiswa S3 dosen lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK)/pendidikan profesi guru (luar negeri)
  • Beasiswa S3 PTV (dalam negeri dan luar negeri).

Syarat Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

  • WNI atau WNA khusus darmasiswa.
  • Guru, dosen, dan tendik wajib memiliki nomor identitas seperti NUPTK, NUP, NIDN, NIDIK, NITK dan bekerja di instansi di bawah Kemendikbudristek.
  • Memiliki ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya. Lulusan luar negeri wajib melakukan penyetaraan ijazah.
  • Memiliki LoA Unconditional atau Conditional (hanya apabila syarat tidak mengubah status kelulusan)
  • Mengikuti ketentuan Permenpan RB
  • Memiliki skor kemampuan bahasa Inggris minimal TOEFL IBT/ 80, TOEFL PTE 58, IELTS 6,5, Bahasa Arab TOAFL 450, Bahasa Prancis C1/Bahasa Spanyol C1/Bahasa Cina: HSK Level 5 Point 180
  • Menyerahkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba dengan masa berlaku 6 bulan sejak diterbitkan hingga masa pendaftaran.
  • Mempunyai surat pernyataan pendaftaran
  • Memiliki SK penyandang disabilitas dari rumah sakit (untuk penyandang disabilitas), surat persetujuan dari orang tua, dan surat permohonan pendamping.

Jadwal Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

1. Tujuan Dalam Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juli 2024
  • Sinkronisasi data dengan perguruan tinggi: Agustus 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: September 2024
  • Pembekalan studi: September 2024

2. Tujuan Luar Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 31 Mei 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juni 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: Juli 2024
  • Pembekalan studi: Agustus 2024

Demikian jenis-jenis beasiswa pendidikan indonesia 2024 dari jenjang S1-S3. Detikers sudah siap mendaftar?

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbudristek Diperpanjang, Cek Lagi Syaratnya



Jakarta

Pendaftaran beasiswa unggulan (BU) khusus pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diperpanjang hingga 6 Juli 2024 mendatang. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/ dan pilih menu “Pendaftaran”.

Sebagai informasi, Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek adalah bantuan pendidikan yang memberikan kesempatan pegawai negeri sipil (PNS) melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktor. Nantinya, mahasiswa bisa memilih perguruan tinggi tujuan baik yang berada di dalam atau luar negeri.

Menjadi salah satu beasiswa top pemerintahan Indonesia, komponen pembiayaan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek sangatlah lengkap. Dari biaya pendidikan, biaya hidup, buku, penelitian, tunjangan awal kuliah, hingga transportasi kedatangan dan kepulangan ke perguruan tinggi tujuan.


Hingga kini, jumlah penerima Beasiswa Unggulan yang tengah aktif berkuliah pada akhir semester ganjil tahun akademik 2023/2024 adalah 4.259 mahasiswa dengan 77 orang di antaranya adalah Pegawai Kemendikbudritsek. Mereka tersebar di 260 perguruan tinggi dalam negeri dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai kampus tujuan paling populer.

Ingin menjadi salah satunya? Yuk kembali simak syarat penerimaan Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek, dikutip dari panduan resminya Minggu (2/6/2024).

Syarat Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbduristek 2024

Syarat Umum

  1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemendikbudristek
  2. Diusulkan oleh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan mendapat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
  3. Rekomendasi pimpinan terkait bidang studi yang diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi
  4. Memiliki penilaian kinerja minimal baik dan berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,25 pada program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) atau yang ditentukan lain sesuai standar yang ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

Syarat Dokumen

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. SK PNS dan SK jabatan terakhir
  3. Surat Penerimaan / Keterangan Lulus/ Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari Perguruan Tinggi
  4. ljazah dan transkrip nilai terakhir
  5. Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek
  6. Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri
  7. Rencana studi bagi program Magister
  8. Proposal penelitian disertasi bagi program Doktor
  9. Surat rekomendasi dari pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
  10. Surat persetujuan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian
  11. Surat pernyataan dari Pimpinan Unit Kerja
  12. Surat pernyataan pegawai Kemendikbudristek
  13. Dokumen Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil 2 tahun terakhir

Untuk syarat lain berdasarkan pilihan jenjang pendidikan (magister atau doktoral), detikers bisa lihat di sini. Masih ada kesempatan hingga bulan Juli mendatang. Jadi, yuk buruan daftar detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Kemdikbud Buka Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi Sains 2024 bagi Dosen, Ada Tunjangan Bulanan!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) memberikan tawaran beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi Bidang Pendidikan Sains 2024 lagi seluruh dosen di Indonesia.

Beasiswa ini berbentuk bantuan persiapan dosen dalam melanjutkan pendidikan di bidang sains untuk program doktor di luar negeri. Pemberian beasiswa berlaku selama dua bulan.

Awardee nantinya akan mengikuti pelatihan pra-doktoral dalam rangka membekali peserta dengan first-hand experience untuk studi program doktor di perguruan tinggi luar negeri. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pembimbing akademik.


Pendaftarannya masih dibuka hingga 30 Juni 2024. Ingin mendapatkan beasiswa ini?

Begini syarat dan cara daftarnya, sebagaimana dikutip dari Booklet Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024:

Keuntungan Penerima Beasiswa

  • Mendapatkan biaya pendidikan (institutional fee).
  • Mendapatkan biaya pendukung seperti biaya transportasi, biaya aplikasi visa/ residence permit, biaya asuransi kesehatan, dan biaya hidup bulanan.
  • Mendapat materi matchmaking dengan calon supervisor, termasuk mendiskusikan dan mereviu proposal riset dan mengenalkan fasilitas riset yang tersedia di perguruan tinggi tujuan.
  • Mendapat materi academic writing dan bisa meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor yang bersifat individual.
  • Mendapat materi academic English untuk tujuan riset studi doktor.
  • Mendapat materi pre-doctoral development activities.

Syarat Daftar Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024

  • Berstatus dosen tetap di bidang pendidikan sains dan memiliki
  • NIDN/NIDK dari Perguruan tinggi negeri baru (PTNB) sesuai Pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016.
  • Berusia maksimal 40 tahun.
  • Lulus S2 dari perguruan tinggi di bawah binaan Kemendikbudristek, Kemenag, perguruan tinggi luar negeri yang diakui Kemendikbudristek, maupun kementerian lain atau lembaga
    pemerintah non-kementerian yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT).
  • Mempunyai IPK S2 minimal 3,25 sementara lulusan doktor by research tanpa IPK tapi harus melampirkan surat rekomendasi dari
    pembimbing magister atau perguruan tinggi pemberi ijazah.
  • Tidak sedang menempuh studi jenjang doktor (ongoing) atau sudah memiliki gelar doktor.
  • Memiliki surat izin dari atasan langsung sesuai format.
  • Memiliki dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (maksimal dua tahun) dengan skor minimal TOEFL ITP® 550, TOEFL iBT® 79, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0 (writing minimal 5.5), atau TOEP 70.
  • Memiliki proposal penelitian untuk studi jenjang doktor dalam bahasa Inggris sesuai format.
  • Memiliki surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah.
  • Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa Pra Doktoral Afirmasi sesuai format.

Cara Daftar Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024

  • Mendaftar secara daring melalui laman: http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.
  • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen persyaratan.
  • Melakukan submit aplikasi pendaftaran.
  • Seleksi beasiswa berupa seleksi administrasi berdasarkan data yang diajukan pelamar pada laman pendaftaran.
  • Apabila diperlukan, pelamar yang lolos seleksi administrasi akan dipanggil wawancara untuk memastikan kelayakannya.

Jadwal Seleksi Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024

  • Pendaftaran: terakhir 30 Juni 2024
  • Seleksi: Juli 2024
  • Pengumuman hasil seleksi: Agustus 2024
  • Orientasi: Agustus 2024
  • Pelaksanaan program: September – November 2024

Demikian informasi Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi Bidang Pendidikan Sains 2024 bagi dosen. Ayo segera daftar!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa S3 untuk Dosen di Coventry University Inggris Nih, Cek Syaratnya!


Jakarta

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) membuka pendaftaran program beasiswa Dikti dan Coventry University 2024. Beasiswa ini ditujukan khusus untuk seluruh dosen yang ada di perguruan tinggi baik negeri ataupun swasta di bawah Diktiristek.

Pendaftaran dibuka sampai 14 Juli 2024 melalui laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa S3 lainnya, ada dua program yang akan dilalui dosen.

Program pertama adalah persiapan jenjang doktor (pre-doctoral course program) dan kedua program doktor itu sendiri (doctoral scholarship program). Kedua program ini mendapat pendanaan penuh dari Diktiristek baik biaya studi atau biaya pendukung lainnya termasuk biaya hidup.


Untuk itu, yuk simak informasi lengkap terkait beasiswa S3 khusus dosen di Coventry University, Inggris dikutip dari laman resmi Ditjen Diktiristek, Minggu (16/6/2024).

Program Beasiswa S3 Dosen Coventry University

Seperti yang disebutkan sebelumnya, beasiswa ini terdiri atas dua program, yakni:

1. Program persiapan jenjang doktor (pre-doctoral course program)

Peserta yang terpilih awalnya akan mengikuti pre-doctoral course program selama maksimal dua bulan di Conventry University. Berbagai materi yang akan didapatkan seperti:

  • Kegiatan matchmaking dengan calon promotor termasuk mendiskusikan dan mereview proposal riset
  • Academic writing untuk meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor
  • English for academic purpose untuk tujuan riset studi doktoral
  • Pre-doctoral development activities yang terdiri dari berbagai kegiatan seperti orientasi, penulisan personal statement, research skill hingga tentang draf proposal riset studi doktor yang baik.

2. Beasiswa program doktor (doctoral scholarship program)

Setelah mengikuti pre-doctoral course program, peserta akan diseleksi lebih lanjut untuk mendapat beasiswa program doktor di Coventry University, Inggris.

Syarat Program Beasiswa S3 Dosen Coventry University

Pre-doctoral Course Program

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.
  2. Berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
  3. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah binaan Ditjen Diktiristek.
  4. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
  5. Telah lulus program magister S2 dibuktikan dengan ijazah magister.
  6. Tidak sedang menjalani studi atau telah lulus program doktor.
  7. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku.
  8. Melampirkan Curriculum Vitae dalam Bahasa Inggris.
  9. Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pimpinan instansi asal sesuai formal yang disediakan.
  10. Memiliki personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format yang disedikan.
  11. Memiliki proposal penelitian untuk studi jenjang doktor
  12. Melampirkan surat pernyataan pendaftar program beasiswa Dikti-Coventry University sesuai format yang disediakan.
  13. Melampirkan surat keterangan sehat.
  14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain.

Doctoral Scholarship Program

  • Sudah menyelesaikan program Pre-doctoral Course Program di Conventry University.
  • Mendapat surat rekomendasi dari calon promotor di Conventry University
  • Memiliki proposal riset yang telah disetujui oleh calon promotor di Conventry University
  • Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari Coventry University.

Informasi selanjutnya bisa dilihat di sini. Yuk manfaatkan kesempatan baik ini dan selamat mendaftar, detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

ITB Buka Beasiswa S2 dan S3 Program Multidisiplin Material Baterai, Cek Yuk!



Jakarta

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka pendaftaran beasiswa S2 dan S3 untuk program Multidisiplin Material Baterai tahun akademik 2024/2025 hingga 28 Juni mendatang. Beasiswa ini mencakup Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) dan biaya hidup dalam skema Ganesha Talent Assistantship (GTA) dan beasiswa GEM.

Selain itu, mahasiswa juga akan diikutsertakan dalam program pertukaran ke Central South University (CSU) dan Gem Co Ltd di China. Selama berkuliah, mahasiswa akan melakukan penelitian dengan topik Material Baterai yang dibimbing oleh dosen dari program studi (prodi) Magister Teknik Metalurgi dan Magister Teknologi Nano (cross-supervision).

Siap mendaftar? Yuk kenalan dengan program Multidisiplin Material Baterai dan syarat seleksinya dikutip dari laman resmi ITB, Senin (10/6/2024).


Program Multidisiplin Material Baterai

Program Magister dan Doktor Multidisiplin Material Baterai ITB adalah sebuah program multidisiplin yang melibatkan prodi Teknik Metalurgi-FTTM dan program pascasarjana Teknologi Nano. Mahasiswa yang lolos dari program ini akan menjadi ahli metalurgi atau ahli teknologi nano dengan pendalaman khusus dan spesialisasi pada material baterai.

Pendalaman ini mencakup proses sintesis dari bahan baku baterai yang ada di alam, sintesis katoda dan anoda, modifikasi material anoda, katoda, dan elektrolit, karakterisasi material, fabrikasi sel dan pengujian performa sel baterai.

Kurikulum yang digunakan pada program ini bersifat paket. Sehingga pembelajaran dan riset dilakukan di berbagai tempat dari prodi Teknik Metalurgi, sekolah pascasarjana Teknologi Nano dan Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi-ITB.

Pendaftaran dilakukan melalui skema beasiswa GTA dan GEM yang memungkinkan mahasiswa mendapat bantuan subsidi 100% uang kuliah. Namun peserta tetap harus melakukan pendaftaran calon mahasiswa baru melalui laman Admisi ITB di tautan https://admission.itb.ac.id/info/, baru berlanjut ke pendaftaran beasiswa pada tautan https://sagata.itb.ac.id/.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Program Multidisiplin Material Baterai

Berikut syarat yang harus dipenuhi mahasiswa untuk mendaftar beasiswa Program Multidisiplin Material Baterai, yakni:

Syarat Umum

  1. Ijazah program sarjana asli (untuk S2) dan ijazah program sarjana serta magister asli (untuk S3)
  2. Transkrip nilai pendidikan sebelumnya
  3. Bukti kepemilikan asuransi kesehatan
  4. Pas foto
  5. Pernyataan tujuan pelamaran program program magister (S2)
  6. Proposal usulan penelitian (S3)
  7. Sertifikat TPA Bappenas asli atau Hasil Ujian Potensi Dasar Akademik (UPDA) ITB
  8. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris ELPT ITB asli minimum skor 77 untuk S2 dan S3
  9. Rekomendasi dari dua orang dosen atau atasan untuk S2 dan S3
  10. Rekomendasi dari calon promotor khusus S3
  11. Pelunasan biaya pelaksanaan seleksi mahasiswa pascasarjana ITB sebesar Rp 600 ribu.

Syarat Khusus

Magister

  • Lulus program Sarjana dari program studi terakreditasi
  • Latar belakang program sarjana dari prodi kimia, teknik kimia, fisika, teknik fisika, teknik metalurgi, teknik material dan teknik mesin
  • Mendaftar di web https://admission.itb.ac.id/ dengan memilih Program Magister Teknologi Nano atau Program Magister Teknik Metalurgi

Doktor

  • Lulus program Magister dari program studi terakreditasi
  • Latar belakang program Magister dari kimia, teknik kimia, fisika, teknik fisika, teknik metalurgi, teknik material, teknik mesin, dan teknologi nano
  • Mendaftar di web https://admission.itb.ac.id/ dengan memilih program studi Doktor Sains dan Teknologi Nano atau Doktor Rekayasa Pertmabngan jalur Rekayasa Mineral dan Metalurgi

Untuk syarat lebih lengkap detikers bisa mengunjungi laman Admisi ITB di tautan https://admission.itb.ac.id/ ataupun Beasiswa ITB di tautan https://sagata.itb.ac.id/. Selamat mendaftar!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com