Tag: saham

  • Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan

    Chainlink resmi menghadirkan price feed untuk saham AS yang telah ditokenisasi oleh Ondo Finance di jaringan Ethereum. Integrasi ini memungkinkan token seperti SPYon, QQQon, dan TSLAon digunakan dalam ekosistem decentralized finance (DeFi), termasuk sebagai jaminan (collateral) untuk meminjam stablecoin.

    Dalam pengumuman terbarunya, Ondo Finance menyatakan bahwa platform Ondo Global Markets telah mengintegrasikan Chainlink sebagai oracle data resmi. Langkah ini memungkinkan harga saham tokenisasi terhubung langsung dengan referensi harga underlying equity di pasar tradisional.

    Token Saham Bisa Jadi Jaminan di Euler

    Dilaporkan Trading VIew, Price feed tersebut kini telah aktif dan digunakan di protokol lending Euler. Pengguna dapat menyetor token saham seperti SPYon (representasi SPDR S&P 500 ETF), QQQon (Invesco QQQ ETF), dan TSLAon (saham Tesla) sebagai jaminan untuk meminjam stablecoin.

    Integrasi oracle dari Chainlink memungkinkan protokol DeFi menetapkan parameter risiko seperti collateral factor dan liquidation threshold berdasarkan data harga yang terhubung dengan pasar saham asli. Selain itu, sistem ini juga memperhitungkan aksi korporasi seperti pembagian dividen agar nilai referensi tetap akurat.

    Parameter risiko untuk pasar lending baru tersebut dipantau dan ditetapkan oleh Sentora.

    Atasi Keterbatasan Token Saham di DeFi

    Ondo menyebut bahwa sebelumnya saham tokenisasi sebagian besar hanya digunakan untuk eksposur harga, tanpa banyak dimanfaatkan dalam ekosistem DeFi sebagai collateral. Dengan hadirnya price feed onchain yang terhubung ke pasar saham tradisional, token saham kini dapat digunakan dalam berbagai produk terstruktur seperti lending dan derivatif.

    Langkah ini dinilai sebagai upaya memperluas utilitas aset tokenisasi, dengan menggabungkan likuiditas berbasis exchange dan data harga onchain yang terverifikasi.

    Kemitraan ini melanjutkan kerja sama antara Ondo Finance dan Chainlink yang diumumkan pada Oktober 2025, di mana Chainlink ditunjuk sebagai penyedia data utama untuk saham dan ETF tokenisasi Ondo.

    Baca juga: SEC Hentikan Investigasi Ondo Finance, Roadmap Baru Siap Dirilis

    Persaingan Tokenisasi Saham AS Makin Sengit

    Langkah Ondo dan Chainlink terjadi di tengah percepatan tokenisasi saham AS oleh berbagai institusi keuangan dan platform kripto. Nasdaq sebelumnya mengajukan perubahan aturan ke SEC untuk memungkinkan perdagangan saham tokenisasi dalam kerangka bursa teregulasi.

    Pada Desember 2025, SEC juga mengeluarkan no-action letter yang mengizinkan anak usaha Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) meluncurkan layanan tokenisasi sekuritas yang sudah berada dalam kustodi DTC.

    Sementara itu, New York Stock Exchange dan Intercontinental Exchange sedang mengembangkan platform blockchain untuk perdagangan saham dan ETF tokenisasi dengan fitur 24/7 trading dan settlement hampir instan, menunggu persetujuan regulator.

    Di sisi kripto, lebih dari 60 saham AS tokenisasi telah diluncurkan melalui Kraken dan Bybit pada Juni lalu. Produk tersebut dikembangkan oleh Backed Finance melalui brand xStocks, meski belum tersedia bagi pengguna AS.

    Robinhood juga telah memperkenalkan hampir 500 saham tokenisasi untuk pengguna di Uni Eropa dan kini menguji Robinhood Chain, jaringan layer-2 Ethereum berbasis Arbitrum yang dirancang untuk mendukung aset dunia nyata dan digital, termasuk fitur lending dan derivatif onchain.

    Dengan integrasi terbaru ini, saham AS tokenisasi semakin mendekati penggunaan luas di ekosistem DeFi, memperkuat tren konvergensi antara pasar keuangan tradisional dan infrastruktur blockchain.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam interoperabilitas antara pasar keuangan tradisional dan DeFi. Dengan jaminan keamanan data Oracle, Ondo membuka likuiditas triliunan dolar dari pasar saham AS untuk digunakan dalam ekosistem DeFi yang lebih luas.

    Baca Juga: Ini Altcoin yang Crypto Whale Borong Untuk Oktober, Termasuk ONDO dan SPX


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ramai Pindah Portofolio Saham, Investor Dapat Bonus dari Ajaib


    Jakarta

    Platform investasi Ajaib belum lama ini meluncurkan program pindah portofolio saham dari platform lain ke platform-nya. Nasabah yang memindahkan portofolio ke Ajaib akan mendapatkan bonus sebesar 1%.

    Sejak diluncurkan akhir Mei, ramai pengguna yang mengunggah pemindahan portofolionya ke Ajaib di media sosial.

    Salah satunya adalah @hollykosasih, yang membagikan pengalamannya mendapatkan bonus setelah memindahkan portofolio Rp 6 juta miliknya. Hal tersebut ia sampaikan di Instagram Story-nya.


    “Proses online cepat sat set set,” tulisnya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (5/6/2024).

    Fitur Bonus Pindah Portfolio Saham.Fitur Bonus Pindah Portfolio Saham. Foto: Ajaib

    Pengguna lainnya, @prmdynn juga membagikan kegembiraannya menerima bonus setelah memindahkan portofolionya ke Ajaib.

    “Terima kasih Ajaib. Cashback-nya sudah diterima, cepat banget,” ungkapnya.

    Fitur Bonus Pindah Portfolio Saham.Fitur Bonus Pindah Portfolio Saham. Foto: Ajaib

    Pengguna lainnya, @marissaangelica, pun turut memanfaatkan program ini. Tak tanggung-tanggung, ia memindahkan portofolio saham senilai Rp 47,6 juta.

    “Nyobain fitur baru pindah saham dari sekuritas sebelah ke Ajaib, ternyata prosesnya seamless dan gak pake lama cashbacknya langsung masuk! Pindahin lagi ini mah, lumayan untuk beli saham bank diskon,” katanya usai mendapat bonus Rp 480 ribu.

    Direktur Utama Ajaib Sekuritas Juliana menjelaskan program ini diadakan untuk menjawab kebutuhan investor tentang platform yang memberikan nilai lebih.

    “Kami senang melihat antusiasme para investor dan akan terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk kemajuan pasar modal,” kata Juliana.

    Sekadar diketahui, program bonus 1% memberikan insentif bagi para investor dengan proses pemindahan yang mudah dan aman. Pemindahan portofolio ini juga tanpa biaya pemindahan dari sekuritas lain.

    Proses pemindahan portofolio pun terbilang mudah dan sepenuhnya secara online di aplikasi Ajaib. Kemudahan ini juga disertai keamanan fitur yang memastikan portofolio dapat diterima dalam waktu singkat. Fitur ini merupakan tambahan dari berbagai fitur lain yang telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan trader, seperti fitur Advance Charting, stop loss & take profit orders dan juga fitur Day Trading.

    (ncm/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • OJK Ungkap Kondisi Terkini Pembubaran TaniFund


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, PT Tani Fund Madani Indonesia (TaniFund) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan pembubaran platform peer to peer lending (P2P) itu.

    Untuk diketahui, TaniFund telah dicabut izin usahanya oleh OJK pada Mei 2024 lalu. Pencabutan itu merupakan buntut dari masalah gagal bayar kepada para investor yang merupakan petani.

    “Perusahaan telah menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan pembubaran dan menunjuk 4 (empat) orang sebagai Tim Likuidasi,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya, Agusman, dalam keterangan tertulis, Rabu (2/10/2024).


    Agusman mengatakan hasil RUPS itu telah menunjuk empat orang sebagai Tim Likuidasi. Tim Likuidasi diharapkan akan bekerja sesuai dengan rencana, adil, dan objektif.

    “Tim Likuidasi tersebut sudah dapat menjalankan tugasnya sesuai rencana kerja dan diharapkan dapat bertindak adil, objektif, serta independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

    Sebelumnya, OJK memang telah meminta TaniFund segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan pembubaran platform peer to peer lending (P2P) itu.

    Dalam catatan detikcom, OJK telah mencabut izin usaha TaniFund pada Mei 2024 lalu. Dengan begitu, penyedia pinjaman online (pinjol) untuk para petani itu sudah tidak boleh memberikan layanan pendanaan lagi di RI.

    Pencabutan izin usaha TaniFund berawal saat perusahaan itu tersandung masalah gagal bayar kepada para investor beberapa tahun yang lalu. Kala itu pinjol para petani ini gagal melakukan pembayaran kepada 130 investor.

    Kabar TaniFund gagal bayar 130 investor ini sudah tercium sejak akhir 2022 lalu. Dari 130 investor itu uang yang diinvestasikan mencapai Rp 14 miliar. Awalnya para investor ini masih menerima imbal hasil dan portofolio yang sesuai. Namun pada 2021 mulai terjadi beberapa masalah.

    Simak: OJK Blokir 6.000 Akun yang Terlibat Judi Online

    [Gambas:Video 20detik]

    (ada/rrd)



    Sumber : finance.detik.com