Tag: sol

  • Solana Siap Tembus $200 Lagi? Ini Sinyal Kuat yang Diperhatikan Investor

    Harga Solana (SOL) kembali menunjukkan pergerakan positif di akhir Oktober 2025. Saat ini, token tersebut diperdagangkan di sekitar $192, naik 2,33% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar mencapai $105 miliar. Namun, penurunan volume perdagangan dan menurunnya jumlah pengguna aktif harian menjadi tanda peringatan bagi investor ritel.

    Meski begitu, kabar baik datang dari kalangan institusi. Fidelity resmi menambahkan SOL ke platformnya, sementara minat terhadap produk berbasis Solana seperti Snorter bot dan ETF baru Rex-Osprey Solana terus meningkat.

    $175 Jadi Kunci Support, $200 Jadi Tembok Kuat

    Sepanjang Oktober, Solana bergerak dalam rentang $170–$200 tanpa arah jelas. Level $175 menjadi support penting, sejajar dengan EMA 200 hari, yang telah beberapa kali menahan tekanan jual. Jika level ini ditembus, analis memperkirakan $130 akan menjadi area support logis berikutnya.

    Sebaliknya, area $195–$200 masih menjadi zona resistensi berat. Harga telah gagal menembus level tersebut dalam dua pekan terakhir akibat aksi ambil untung oleh trader jangka pendek. Jika Solana berhasil menutup perdagangan di atas $200 dengan lonjakan volume, target berikutnya berpotensi naik ke $210–$215.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 25 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 25 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Momentum Teknis Masih Lemah

    Dilaporkan Cryptonews, secara teknikal, indikator RSI Solana masih berada di bawah level netral 50, menandakan kekuatan beli belum dominan. Sementara itu, MACD belum menunjukkan crossover bullish di grafik harian, memperkuat pandangan bahwa pergerakan harga masih dalam fase konsolidasi.

    Di pasar derivatif, open interest mencapai $9 miliar dengan volume harian di atas $20 miliar. Kondisi ini berpotensi memicu pergerakan tajam jika volatilitas meningkat—baik ke arah naik maupun turun.

    Institusi Masuk, Pengguna Ritel Menurun

    Data on-chain menunjukkan pengguna aktif harian Solana (DAU) turun ke 2,9 juta, jauh dari puncak 6,9 juta pada Januari lalu. Ini menandakan melemahnya minat ritel terhadap aplikasi berbasis Solana.

    Namun, di sisi lain, institusi justru agresif menambah posisi. Dana perusahaan kini memegang lebih dari $2 miliar dalam bentuk SOL, dan ETF berbasis Solana berhasil menghimpun $400 juta hanya dalam beberapa bulan terakhir. Langkah Fidelity memperkuat persepsi bahwa investor besar masih melihat potensi jangka panjang pada SOL.

    Faktor Makro Bisa Jadi Penentu

    Laporan inflasi AS (CPI) minggu ini akan sangat memengaruhi arah pasar kripto. Jika inflasi melampaui ekspektasi 3,1%, kebijakan moneter The Fed yang lebih ketat bisa menekan aset berisiko, termasuk Solana. Namun, jika hasilnya lebih rendah, momentum bullish di pasar kripto, terutama Bitcoin dan Ethereum dapat membantu SOL menembus batas psikologis $200.

    Kesimpulan

    Pertarungan harga Solana kini berpusat di antara dua level penting:

    • $175 sebagai support kuat
    • $200 sebagai resistensi utama

    Selama SOL belum menembus salah satunya, perdagangan kemungkinan tetap sideways. Namun, dukungan dari investor institusional memberi sinyal bahwa kembalinya Solana ke atas $200 bukan sekadar angan-angan, melainkan peluang yang semakin dekat.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fidelity Buka Akses untuk Solana! Ini Awal Ledakan Harga ke $225?

    Harga Solana (SOL) hari ini diperdagangkan di sekitar $193, bertahan di atas zona support penting $186 setelah sempat terguncang akibat volatilitas minggu ini. Namun di balik grafik yang menegangkan, kabar besar datang dari raksasa keuangan Fidelity Investments, yang kini menambahkan akses perdagangan SOL untuk jutaan akun pialang AS dengan total aset kelolaan mencapai $5,8 triliun.

    Langkah besar ini langsung memicu optimisme investor institusional, menandai tonggak penting dalam perjalanan adopsi Solana di tingkat global.

    Fidelity Membuka Gerbang Baru untuk Solana

    Pencatatan SOL di Fidelity menjadi sinyal kuat bahwa aset kripto ini mulai diakui oleh lembaga keuangan besar. Dengan jutaan nasabah kini memiliki akses langsung ke perdagangan Solana, eksposur token ini meningkat drastis, membuka peluang aliran modal baru dari investor tradisional ke dunia kripto.

    Tak heran, harga SOL sempat rebound dari bawah $190 ke $193, menunjukkan reaksi positif pasar terhadap berita ini. Namun, meski katalis jangka panjangnya solid, tantangan teknikal jangka pendek masih menghantui.

    Tekanan Support $186: Pertarungan Sengit Pembeli vs Penjual

    Baca juga: ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Dilaporkan Coinedition, grafik harian menunjukkan Solana tengah berkonsolidasi dalam kanal naik jangka panjang. Area $186 menjadi medan pertempuran utama, di mana EMA 200 hari berperan sebagai benteng terakhir pembeli.

    Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas $203, maka potensi rebound menuju $214 hingga $225 terbuka lebar. Namun sebaliknya, penurunan di bawah $186 bisa menyeret harga ke $170, mengancam tren bullish yang telah terbentuk sejak awal bulan.

    EMA 20 dan 200 hari kini mulai berkonvergensi, menandakan fase ketidakpastian yang bisa memicu pergerakan besar berikutnya, entah naik atau jatuh.

    Arus Pertukaran Kripto: Sinyal Campuran untuk SOL

    Menurut data Coinglass, arus masuk bersih Solana pada 24 Oktober tercatat sebesar $15,27 juta, menandakan adanya akumulasi baru di pasar spot. Namun, secara keseluruhan, tren arus keluar masih mendominasi selama beberapa minggu terakhir, tanda bahwa sebagian besar investor masih mengambil posisi hati-hati.

    Jika arus masuk ini terus berlanjut, maka narasi bullish akibat efek Fidelity bisa mendapatkan validasi lebih kuat, mendorong harga menembus area psikologis $200. Tapi jika arus keluar kembali meningkat, risiko koreksi ke $170 akan semakin besar.

    Antara Euforia Fidelity dan Ujian Teknis

    Prediksi harga Solana untuk akhir Oktober bergantung pada keseimbangan antara katalis institusional baru dan dinamika teknikal yang rapuh.
    Jika $186 bertahan dan arus masuk tetap positif, SOL berpeluang menanjak menuju $214–$225. Namun jika tekanan jual meningkat, skenario koreksi ke $170 tak bisa dihindari.

    Meski begitu, langkah Fidelity telah menempatkan Solana dalam sorotan utama pasar kripto global. Kini, semua mata tertuju pada apakah momentum ini cukup kuat untuk mengubah $193 menjadi pijakan menuju reli berikutnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Hong Kong kembali membuat gebrakan di dunia kripto. Otoritas setempat resmi menyetujui ETF Solana (SOL) pertama di kawasan Asia, menandai langkah besar menuju adopsi aset digital yang lebih luas.

    ETF tersebut dijadwalkan terdaftar pada 27 Oktober 2025, dengan 100 unit per lot dan entri minimum sekitar US$100. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Solana tanpa perlu memiliki token SOL secara langsung, langkah yang dinilai memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi aset digital di Asia.

    Detail dan Potensi ETF Solana

    ETF Solana ini akan bergabung dengan ETF spot Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) milik ChinaAMC, menjadikan Hong Kong salah satu yurisdiksi dengan regulasi paling progresif di dunia aset kripto.

    Sesuai pengajuan resmi, ETF ini akan mengenakan biaya manajemen sebesar 0,99%, sementara total rasio biaya tahunan (TER) termasuk biaya kustodian dan administrasi bisa mencapai sekitar 1,99%.

    Langkah ini memperluas peluang investasi bagi institusi dan investor ritel yang ingin menambah diversifikasi di aset kripto dengan eksposur yang diatur secara legal.

    Baca juga: Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    SOL Masih di Zona Manis, Target Naik hingga $400

    Menariknya, kabar persetujuan ETF ini datang ketika harga Solana (SOL) berada di US$186,24, turun tipis 0,25% dalam 24 jam terakhir menurut CoinMarketCap. Namun, analis justru melihat koreksi ini sebagai peluang emas.

    Dilaporkan AMBcrypto, seorang analis kripto menggambarkan situasi ini sebagai “zona manis” untuk SOL, dengan area beli ideal di bawah $200 dan target harga antara $300 hingga $400 dalam waktu dekat.

    “Harga masih berada di zona manis, tetapi tidak lama, minggu ini adalah waktu Anda sebelum pergerakan eksplosif berikutnya,” ujarnya.

    Optimisme ini muncul seiring momentum positif pasar kripto secara keseluruhan dan meningkatnya minat institusional terhadap aset berbasis blockchain.

    ETF Kripto Makin Ramai: VanEck dan Fidelity Ikut Panaskan Persaingan

    Persetujuan ETF Solana oleh Hong Kong terjadi di tengah aktivitas intens di sektor ETF global. Raksasa manajer aset VanEck baru saja mengajukan amandemen kelima untuk ETF Spot Solana, menandakan keseriusan mereka memasuki pasar ini.

    Sementara itu, ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk mencapai US$477,2 juta, dengan IBIT milik BlackRock memimpin. ETF spot Ethereum juga mencatat arus masuk US$141,7 juta, dipimpin oleh Fidelity (FETH), menurut data dari Farside Investors.

    Arus masuk besar ini mencerminkan minat institusional yang terus meningkat terhadap instrumen investasi berbasis kripto, meskipun masih diwarnai ketidakpastian regulasi di beberapa negara.

    Sinyal Bullish untuk Solana

    Dengan ETF Solana resmi disetujui di Hong Kong dan potensi ETF Spot VanEck di ambang persetujuan, banyak analis percaya SOL sedang memasuki fase akumulasi besar-besaran.

    Jika momentum ini berlanjut, Solana bisa menjadi bintang altcoin berikutnya di siklus pasar kripto 2025, apalagi dengan dukungan ekosistem DeFi dan NFT yang terus berkembang di jaringannya.

    “ETF Solana bukan hanya produk baru, tapi katalis besar untuk legitimasi Solana di mata investor global,” tulis salah satu analis pasar.

    Dengan semua sinyal ini, satu pertanyaan besar muncul: Apakah ETF Solana akan menjadi pemicu bull run berikutnya di pasar kripto?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana di Persimpangan Jalan: Akankah Menembus $233?

    Harga Solana (SOL) masih bertahan di kisaran US$ 184 dengan kenaikan tipis 0,52%, namun di balik pergerakan tenangnya, para analis melihat sinyal teknikal yang bisa menentukan arah besar Solana selanjutnya, apakah menuju pemulihan atau justru penurunan lebih dalam.

    Tekanan Setelah Gagal Menembus $250

    Menurut analis kripto LennAert Snyder, Solana kehilangan momentum bullish setelah gagal menembus level krusial US$ 250 beberapa waktu lalu. Kegagalan tersebut memicu tekanan jual yang membentuk struktur bearish baru.

    “Resisten penting ada di US$ 233. Tanpa breakout di atas sana, struktur bearish tetap aktif,” ujar Snyder.

    Ia menambahkan, saat ini SOL bergerak dalam kisaran sempit US$ 180 – US$ 185 tanpa dorongan kuat dari pasar. Meskipun ada sedikit akumulasi di area support bawah, kurangnya keyakinan investor membuat potensi pemulihan masih lemah.

    Baca juga: 5 Token Solana Ini Siap Naik! Pendatang Baru WLFI Saingi AAVE dan UNI

    Harapan Rebound: Target $210

    Di sisi lain, analis Ali Martinez menilai masih ada peluang rebound jangka pendek. Berdasarkan grafik 4 jam, Solana menunjukkan pola konsolidasi yang bisa mendorong harga menuju US$ 210 dalam waktu dekat.

    “Solana $SOL terlihat siap untuk memantul. Target selanjutnya $210,” tulis Ali di X (Twitter).

    Namun, target itu masih berada di bawah zona resisten besar US$ 230 – US$ 237, yang berarti belum cukup kuat untuk membalikkan tren turun utama.

    Aktivitas Derivatif Turun Drastis

    Dilaporkan Cryptoharian, data terbaru dari CoinGlass memperlihatkan melemahnya minat spekulatif terhadap Solana:

    • Volume perdagangan derivatif turun 46,38% ke US$ 18,87 miliar
    • Open Interest turun 6,3% ke US$ 8,63 miliar
    • Volume opsi anjlok 62%
    • Open Interest opsi turun tipis, menandakan aktivitas lindung nilai masih bertahan

    Penurunan tajam ini mencerminkan bahwa pelaku pasar kini lebih memilih stabilitas ketimbang risiko tinggi, seiring menurunnya volatilitas di pasar kripto secara keseluruhan.

    Level Kunci: $223 Jadi Penentu

    Dengan data tersebut, Solana kini berada di titik krusial. Jika gagal menembus level US$ 223, maka pergerakan sideways dalam range sempit kemungkinan akan terus berlanjut. Sementara itu, skenario bullish ala Ali Martinez bisa membawa SOL ke US$ 210, namun masih belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

    Menurut CoinGecko, harga Solana per 19 Oktober 2025 tercatat di US$ 185,24, naik tipis 0,4% dalam 24 jam terakhir.

    Pasar Solana sedang menunggu pemicu besar, entah itu berita fundamental atau lonjakan volume, untuk menentukan arah selanjutnya. Hingga saat itu tiba, SOL tampaknya akan tetap stagnan di antara $180–$185, menunggu siapa yang lebih kuat: bull atau bear.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Institusi Mulai Akumulasi Solana, ETF Jadi Pemicu Reli ke $300?

    Pasar sedang menahan napas, Solana (SOL) terlihat siap untuk pergerakan besar berikutnya. Setelah sempat turun tajam di awal pekan, token ini kini stabil di sekitar $170–$187, dengan para trader menunggu sinyal breakout yang bisa menentukan arah tren selanjutnya.

    Menariknya, sentimen pasar kembali bergairah setelah kabar soal potensi persetujuan ETF Solana memicu optimisme baru di kalangan investor institusional. Sejumlah analis kini bahkan mulai menargetkan harga $300 dalam jangka menengah jika momentum bullish terus menguat.

    Konsolidasi Kritis di Zona $170–$202

    Setelah membentuk dasar di sekitar $170, Solana mulai menunjukkan tanda-tanda stabilitas. Area $186–$187 kini menjadi benteng support jangka pendek di mana pembeli aktif masuk. Jika level ini bertahan, peluang untuk menembus resistensi $202–$211 semakin besar.

    Level $202 ini penting karena bertepatan dengan EMA 20 dan 50 hari, serta level Fibonacci retracement 0,5. Penembusan yang kuat di atas $211 bisa menjadi sinyal awal kembalinya tren bullish, membuka jalan menuju target $221–$222, bahkan hingga $235 dan $250 jika momentum berlanjut.

    Namun, jika harga tergelincir di bawah $175, skenario bearish bisa kembali mendominasi, menekan harga menuju $160–$155.

    Baca juga: Solana di Persimpangan Jalan: Akankah Menembus $233?

    Open Interest Naik ke $8,6 Miliar: Spekulasi Meningkat Tajam

    Data dari Coinglass menunjukkan open interest (minat terbuka) Solana melonjak ke $8,63 miliar pada 20 Oktober 2025, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini menandakan semakin banyak trader yang membuka posisi leverage, mengantisipasi pergerakan besar berikutnya.

    Biasanya, open interest yang tinggi diiringi oleh volume besar bisa menjadi pemicu breakout eksplosif, baik ke atas maupun ke bawah. Namun dengan harga yang kini kembali mendekati zona resistensi teknikal, pasar tampaknya bersiap untuk arah baru yang lebih jelas.

    Dana Institusional Mulai Masuk Lagi

    Selain aktivitas derivatif, pasar spot Solana juga menunjukkan tanda-tanda positif. Arus masuk bersih mencapai $31,75 juta pada 20 Oktober, sinyal kuat bahwa institusi mulai kembali melakukan akumulasi setelah periode net outflow panjang.

    Dilaporkan Coinedition, kombinasi antara dana baru dan minat terbuka tinggi menunjukkan kepercayaan yang meningkat terhadap prospek jangka menengah Solana. Jika tren ini berlanjut, potensi reli di atas $200 menjadi semakin kuat.

    Tekanan dan Peluang: Apa Selanjutnya untuk SOL?

    Level-level penting Solana untuk minggu ini adalah:

    • Support utama: $186–$187, lalu $175–$170
    • Resistensi utama: $202, kemudian $211–$212
    • Target kenaikan lanjutan: $221–$250

    Selama harga tetap di atas EMA-200 di kisaran $206–$208, peluang untuk pembalikan tren tetap terbuka. Namun jika gagal menembus area ini, struktur harga masih bisa bertahan dalam fase konsolidasi selama beberapa hari ke depan.

    Breakout di Depan Mata?

    Semua mata kini tertuju pada zona $202–$211. Breakout di atas area ini bisa menandai kembalinya tren bullish Solana dengan target ambisius menuju $300 seperti yang diprediksi oleh beberapa analis.

    Dengan open interest melampaui $8,6 miliar dan arus dana institusional yang mulai mengalir kembali, Solana mungkin sedang mempersiapkan rebound besar menjelang akhir tahun. Namun, kegagalan mempertahankan support di bawah $175 bisa menggagalkan momentum tersebut dan memperpanjang fase sideways.

    Untuk saat ini, SOL berada di momen penentuan, dan pergerakan beberapa hari ke depan bisa menjadi sinyal penting bagi arah pasar kripto di kuartal terakhir 2025.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token Solana Ini Siap Naik! Pendatang Baru WLFI Saingi AAVE dan UNI

    Ekosistem Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto global pada Oktober 2025. Sejumlah token besar yang beroperasi dalam jaringan dan ekosistem Solana mencatatkan kapitalisasi pasar jumbo dengan performa harga yang stabil hingga positif dalam sepekan terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, Solana (SOL) masih mendominasi daftar dengan kapitalisasi pasar mencapai $103,15 miliar. Harga SOL saat ini berada di $188,59, naik 1,21% dalam 24 jam terakhir dan 3,16% selama sepekan. Volume perdagangan harian SOL mencapai hampir $4 miliar, menegaskan likuiditas kuat di tengah volatilitas pasar kripto global.

    Di posisi kedua, Chainlink (LINK) menjadi salah satu aset terpenting bagi ekosistem Solana berkat perannya sebagai jembatan data on-chain dan off-chain. LINK diperdagangkan di $17,10, dengan kapitalisasi pasar $11,59 miliar dan kenaikan 2,75% dalam tujuh hari terakhir.

    Potensi UNI dan AAVE

    Solana
    Solana

    Baca juga: SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

    Sementara itu, Uniswap (UNI) dan Aave (AAVE) tetap menunjukkan daya tahan di tengah kompetisi ketat sektor DeFi. UNI mencatat harga $6,12 dengan kapitalisasi pasar $3,86 miliar, sementara AAVE menonjol berkat lonjakan mingguan 5,80% ke level $219,96 dan kapitalisasi pasar $3,35 miliar.

    Menariknya, pendatang baru World Liberty Financial (WLFI) mencuri perhatian dengan performa solid di minggu ini. Dengan harga $0,1305 dan kapitalisasi pasar $3,20 miliar, token ini mencatatkan kenaikan 6,31% dalam tujuh hari terakhir, menandakan meningkatnya minat investor terhadap proyek baru berbasis Solana.

    Kenaikan ini menegaskan bahwa ekosistem Solana terus berkembang pesat, tidak hanya pada lapisan infrastruktur (seperti SOL) tetapi juga pada proyek DeFi dan utilitas keuangan baru yang memperluas jangkauan jaringan.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL Bertahan di $187, Apakah Pembalikan Tren Sudah di Depan Mata?

    Harga Solana (SOL) diperdagangkan di sekitar $187,19, naik tipis 1,5% dalam 24 jam terakhir, namun tetap berada dalam tekanan teknikal. Aset ini tengah menguji zona support penting di $186,22, sebuah titik yang bisa menentukan apakah SOL akan memantul kembali atau terperosok lebih dalam.

    Sentimen Pasar dan Aksi Harga

    Dilaporkan Blockchainnews, perdagangan Solana saat ini lebih banyak digerakkan oleh faktor teknis ketimbang fundamental. Tidak ada berita besar dalam dua hari terakhir, membuat trader fokus pada grafik dan indikator momentum.

    Meski Bitcoin menguat, mendukung pasar altcoin secara keseluruhan, Solana masih tertahan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek, menandakan tekanan jual masih dominan. Volume spot di Binance mencapai $358 juta dalam 24 jam, menunjukkan minat investor tetap tinggi meski volatilitas rendah.

    Analisis Teknis: Bearish Tapi Mulai Reda

    SOL saat ini diperdagangkan di bawah semua SMA jangka pendek:

    • SMA 7-hari: $192,36 (resistansi langsung)
    • SMA 20-hari: $208,33
    • SMA 50-hari: $215,07

    Namun, masih bertahan di atas SMA 200-hari di $174,60, menjaga struktur bullish jangka panjang tetap utuh. RSI di 41,44 menunjukkan kondisi netral, menandakan ruang bagi potensi pemulihan tanpa tekanan jual ekstrem.

    Sementara itu, MACD -2,7355 menegaskan momentum bearish masih ada, tetapi mulai menurun intensitasnya, sering kali menjadi tanda awal pembalikan tren.

    Posisi Bollinger Bands juga menunjukkan SOL berada dekat pita bawah di $169,82, memberikan peluang bagi trader kontrarian yang mencari rebound dari area oversold. Osilator stokastik dengan %K 26,67 dan %D 24,32 memperkuat pandangan bahwa SOL mendekati area jenuh jual jangka pendek.

    Level Harga Penting yang Wajib Diperhatikan

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

    Dalam 24–48 jam ke depan, dua level kunci akan menjadi fokus trader:

    • Support: $186,22 (titik pivot & area psikologis)
    • Resistance: $192,36 (konfluensi SMA 7-hari)

    Jika SOL menembus di bawah $186,22, harga berisiko turun menuju support kuat $168,79, sesuai dengan batas bawah Bollinger Band, penurunan sekitar 10% dari posisi saat ini. Sebaliknya, penembusan di atas $192,36 bisa membuka jalan menuju SMA 20-hari di $208,33, memberi ruang kenaikan sekitar 11%. Jika momentum ini berlanjut, target berikutnya berada di $237,79.

    Korelasi Pasar

    Kinerja Bitcoin yang positif masih menjadi penopang utama altcoin, namun Solana menunjukkan kelemahan relatif, mengindikasikan faktor teknikal spesifik yang menekan harga. Korelasi dengan pasar saham dan aset berisiko tetap lemah di akhir pekan, tapi peristiwa makro pekan depan seperti data inflasi AS atau kebijakan suku bunga bisa menjadi katalis arah baru.

    Rekan sektor seperti Avalanche (AVAX) dan Cardano (ADA) juga memperlihatkan fase konsolidasi serupa, menandakan dinamika teknikal bersama di ruang platform smart contract.

    Indikator Analisis SOL

    Solana kini berada di zona krusial. Meskipun tekanan jual masih terasa, indikator teknis mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan bearish. Jika pembeli mampu mempertahankan area $186–$187, potensi pembalikan menuju $200+ bisa segera terjadi. Namun, jika level ini gagal dipertahankan, koreksi lebih dalam menuju $170-an menjadi skenario realistis.

    Apakah ini waktu terbaik untuk “buy the dip”, atau justru sinyal untuk menunggu lebih lama? Semua mata kini tertuju pada support $186, garis batas antara rebound dan breakdown bagi Solana.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

    Langkah besar terjadi di dunia kripto. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menyetujui Formulir 8-A untuk 21Shares Solana Spot ETF, menjadikannya ETF Solana pertama yang resmi terdaftar di Bursa Efek Cboe BZX. Persetujuan ini memicu sentimen bullish besar di pasar, dengan para investor dan analis kini menatap satu pertanyaan besar: apakah SOL siap menembus $300?

    Persetujuan Bersejarah dan Sinyal Bullish yang Kuat

    ETF Solana dari 21Shares kini memiliki izin penuh untuk diperdagangkan, menandai tonggak penting bagi adopsi institusional Solana. Meskipun peninjauan atas dokumen S-1 sempat tertunda akibat penutupan sementara pemerintah AS, 21Shares menjadi satu-satunya penerbit yang telah menyelesaikan semua persyaratan utama, termasuk pendaftaran Formulir 8-A dan izin bursa.

    Sementara itu, Polymarket menunjukkan peluang 99% bahwa ETF Solana akan disetujui sepenuhnya sebelum akhir 2025. Data ini diperkuat dengan akumulasi besar-besaran SOL oleh perusahaan treasury aset digital (DAT), yang mencapai $2 miliar pada September, melonjak 230% hanya dalam sebulan.

    Ray Youssef, CEO NoOnes, menyebut bahwa entitas seperti Forward Industries dan Helius berperan penting dalam dorongan ini, menegaskan bahwa Solana kini berada di “titik perubahan besar” menuju status aset kripto terbesar ketiga di dunia setelah Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: Harga Solana Terjun ke $183: Arus Keluar $400 Juta Bikin Panik Pasar

    Gelombang ETF Solana Global: Hong Kong Lebih Dulu, AS Segera Menyusul

    Menariknya, ETF Solana spot pertama di dunia sudah diluncurkan di Hong Kong oleh ChinaAMC (HK) pada 16 Oktober 2025, mengikuti jejak kesuksesan ETF Bitcoin dan Ethereum.

    Dilaporkan Cryptonews, analis ETF ternama Nate Geraci memperkirakan bahwa AS akan segera menyusul, dengan beberapa manajer aset besar seperti Franklin Templeton, Fidelity, CoinShares, Bitwise, Grayscale, VanEck, dan Canary Capital yang semuanya telah memperbarui pengajuan dokumen S-1 untuk produk ETF Solana mereka.

    Geraci bahkan memprediksi bahwa persetujuan final bisa terjadi sebelum akhir Oktober, menjadikan bulan ini sebagai “momen penting” bagi aset digital.

    Analisis Teknis: Target $260–$300 di Depan Mata

    Secara teknikal, grafik harian SOL/USDT menunjukkan formasi bullish reversal setelah menyelesaikan fase korektif Elliott Wave (A–B–C). Saat ini, harga SOL stabil di sekitar $180, yang bertepatan dengan zona Fibonacci retracement 50% dan tepat di atas EMA 200 hari—dua level kunci yang menandakan kekuatan support.

    • Level kunci: $166–$180 (support), $216 (konfirmasi breakout)
    • Target jangka pendek: $263
    • Target potensial: $295–$300

    Jika SOL berhasil menembus level $216 dengan volume kuat, potensi reli menuju Gelombang 3 Elliott bisa membawa harga ke zona $260–$300, bahkan mungkin menembus rekor tertinggi sepanjang masa.

    Namun, jika gagal mempertahankan support $166, koreksi sementara ke $148 masih mungkin terjadi sebelum kelanjutan tren naik.

    SOL di Ambang Lompatan Sejarah

    Dengan persetujuan SEC terhadap ETF Solana, dukungan institusional besar, dan sentimen pasar yang membara, SOL kini berdiri di persimpangan menuju fase pertumbuhan eksponensial.
    Jika momentum ini terus berlanjut, Solana bukan hanya kandidat kuat untuk menembus $300, tapi juga bisa menantang posisi Ethereum sebagai raja Layer-1 berikutnya.

    Apakah kita sedang menyaksikan awal dari “Solana Season”? Semua mata kini tertuju pada SEC, dan grafik SOL.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Terjun ke $183: Arus Keluar $400 Juta Bikin Panik Pasar

    Solana (SOL) kembali terguncang. Harga token DeFi populer ini merosot ke $183,56, turun 2,19% dalam 24 jam terakhir, setelah arus keluar dana mencapai $36 juta per hari dan total lebih dari $400 juta dalam seminggu. Dengan support krusial di $175 kini terancam, pasar bersiap menghadapi fase paling menegangkan sejak awal kuartal keempat 2025.

    Tekanan Jual Kuat, Support $175 Jadi Penentu Arah

    Grafik harian menunjukkan Solana sedang menguji batas bawah tren naik yang terbentuk sejak April. Area $175–$186 bertepatan dengan EMA 200 hari dan level Fibonacci 0,382, menjadikannya zona penentu antara stabilisasi atau penurunan lebih dalam.

    Setelah gagal mempertahankan level $211, indikator teknikal kini berbalik negatif:

    • RSI jatuh ke 36,9, terendah sejak Juni.
    • MACD mengonfirmasi momentum bearish.
    • Money Flow Index di 31,1, menandakan distribusi aktif dan keluarnya modal besar-besaran.

    Jika tekanan jual menembus $175, target berikutnya berada di $156 dan $142–$133. Namun, jika harga mampu menembus kembali EMA cluster $199–$205, potensi reversal ke $230–$253 masih terbuka.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Integrasi Uniswap ke Solana Belum Dongkrak Harga

    Integrasi Uniswap ke mainnet Solana sempat menyalakan harapan baru di sektor DeFi, namun reaksi pasar justru dingin. Meskipun langkah ini memperluas jangkauan lintas 14 blockchain dan meningkatkan interoperabilitas, investor masih ragu untuk kembali masuk.

    Ekosistem DeFi Solana kini mencatat TVL $11 miliar, tertinggi kedua setelah Ethereum ($84,8 miliar). Namun, indikator Supertrend tetap bearish sejak 12 Oktober, menunjukkan arus spekulatif belum pulih.

    Data On-Chain: Arus Keluar $400 Juta dan Penurunan Aktivitas Jaringan

    Menurut Coinglass, Solana mencatat arus keluar bersih lebih dari $400 juta dalam seminggu terakhir, termasuk $36 juta pada 17 Oktober saja. Jumlah transaksi on-chain juga turun 11%, menandakan penurunan permintaan di tingkat jaringan.

    Para analis memperingatkan:

    “Selama arus masuk harian belum menembus $20 juta, risiko SOL kembali ke zona $172 tetap tinggi.”

    Sentimen Pasar Kripto: Ketakutan Menguasai, Bitcoin Jadi Pelarian

    Dilaporkan Tradingnews, konteks makro menambah tekanan. Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto jatuh ke 28, level terendah sejak April. Investor beralih dari altcoin ke Bitcoin setelah kebijakan tarif AS terhadap Tiongkok meningkatkan risiko global. Akibatnya, kapitalisasi pasar altcoin anjlok 15% ke $1,42 triliun.

    Namun, di tengah kepanikan, volume perdagangan Solana justru melonjak 25%, mencerminkan aktivitas beli-jual intensif di sekitar level $175. Secara historis, momen seperti ini sering menjadi titik balik sebelum rebound besar.

    Prospek: Rebound Menuju $230 atau Runtuh ke $150?

    Fundamental Solana masih kuat: aktivitas pengembang tinggi, likuiditas dalam, dan DeFi yang terus tumbuh. Namun, struktur teknikal jangka pendek terlihat rapuh.

    • Zona kritis: $175–$172
    • Breakdown: menuju $150–$133
    • Breakout: membuka peluang ke $200–$230

    Analis memperkirakan 72 jam ke depan akan menjadi penentu arah tren. Jika harga bertahan di atas $175, peluang rebound ke $230 cukup besar. Sebaliknya, jika gagal, SOL bisa kembali menguji level $150, menantang optimisme siklus bullish 2025.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Breakout Besar di Depan Mata: Solana Bisa Sentuh $1.300?

    Solana (SOL) kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah grafik mingguannya memunculkan pola cup and handle klasik, sebuah sinyal teknikal bullish yang sering menandakan potensi lonjakan besar. Analis kini menilai Solana bisa menembus harga $1.300, menandai kebangkitan besar setelah fase akumulasi selama lebih dari dua tahun.

    Breakout Pola “Cup and Handle” Jadi Pemicu Utama

    DIlaporkan Coincu, Pola cup and handle pada grafik Solana akhirnya dikonfirmasi, menandakan peluang reli besar. Berdasarkan analisis dari BitcoinSensus, SOL telah menembus struktur “pegangan” dari pola tersebut, sinyal kuat bahwa tren naik berikutnya sedang terbentuk.

    Level resistensi di sekitar $191 disebut menjadi titik kunci. Jika berhasil ditembus, potensi kenaikan harga Solana menuju $1.300 semakin terbuka lebar.

    Saat artikel ini ditulis, SOL diperdagangkan di $177,26 dengan volume perdagangan 24 jam mencapai lebih dari $11 miliar. Meski terkoreksi tipis 8,04% dalam 24 jam terakhir, tren jangka panjang tetap menunjukkan momentum positif.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pendapatan Solana Lampaui Ethereum di Fase Awal

    Pertumbuhan ekosistem Solana kini disebut menyaingi bahkan melampaui kinerja Ethereum pada masa awal pengembangannya.
    Menurut laporan CryptoBusy, Solana telah mencetak pendapatan lebih dari $2,85 miliar per tahun — melampaui capaian Ethereum pada periode serupa pasca-peluncuran.

    Pendapatan ini berasal dari berbagai sektor seperti DeFi, AI, dan aplikasi konsumen di atas jaringan Solana yang kini menjadi salah satu ekosistem paling aktif di dunia kripto. Lonjakan pendapatan ini menandakan meningkatnya adopsi Solana dalam ekonomi digital yang nyata, bukan sekadar spekulasi harga.

    Lonjakan Rekor di Kontrak Berjangka Solana

    Sentimen positif terhadap Solana juga terlihat dari meningkatnya aktivitas di pasar derivatif. Chicago Mercantile Exchange (CME Group) mencatat rekor lebih dari 730.000 kontrak berjangka Solana telah diperdagangkan sejak Maret, dengan nilai mencapai $34 miliar.

    Minat terbuka (open interest) bahkan menembus $2,1 miliar pada September, menjadikan Solana produk berjangka tercepat di CME yang menggandakan minat terbukanya hingga melampaui $1 miliar.
    Kenaikan ini menegaskan posisi Solana sebagai salah satu aset kripto paling diminati investor institusional saat ini.

    Kesimpulan: Solana di Ambang Ledakan Besar?

    Dengan kombinasi breakout teknikal kuat, fundamental yang solid, dan minat institusional yang meningkat, Solana tampaknya sedang bersiap menuju fase ekspansi harga berikutnya.
    Jika momentum ini bertahan, target $1.300 bukan lagi mimpi, melainkan potensi nyata bagi salah satu jaringan blockchain tercepat di dunia ini.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com