Tag: sol

  • Analisis Prediksi Harga SOL: Siap Sentuh $140 Sebelum Rebound?

    Setelah mencatat penurunan hampir 10% dari level tertinggi mingguan di $171.9, harga Solana (SOL) kini merosot ke kisaran $155.

    Meskipun proyek ini masih unggul di sektor stablecoin dan menghasilkan pendapatan bulanan yang tinggi, hal itu belum cukup untuk memicu tren naik jangka panjang.

    Analisis Teknikal: Sinyal Bearish Masih Dominan

    Pada grafik 1-hari (1D), SOL telah menembus ke bawah pola segitiga simetris (symmetrical triangle) dan kehilangan pegangan di area support $180 sejak awal November.
    Sejak itu, pergerakan harga membentuk lower highs dan lower lows — tanda klasik dari tren turun.

    • OBV (On-Balance Volume): terus menurun, menandakan tekanan jual yang berkelanjutan.
    • MFI (Money Flow Index): berada di bawah 50, memperkuat dominasi penjual dan lemahnya arus modal masuk.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Jangka Pendek: Siap-Siap Turun ke $140?

    Pada grafik 1-jam (1H), area $145–$155 telah berfungsi sebagai zona permintaan (demand zone) penting sejak 4 November. Saat ini, zona tersebut sedang dalam tahap retest.

    Namun dengan Bitcoin (BTC) yang masih tertahan di kisaran $102K, peluang SOL kehilangan dukungan ini cukup besar jika pasar kripto melemah lebih jauh.

    • OBV tetap menurun, pembeli belum cukup kuat.
    • MFI di bawah 20, menunjukkan kondisi oversold, tapi belum ada tanda pembalikan (reversal) yang valid.

    Heatmap: Area Magnetik $140 Jadi Target Berikutnya

    Dilaporkan AMBcrypto, Data dari CoinGlass Liquidation Heatmap memperlihatkan area $144 dan $140 sebagai zona magnetik kuat, yang berpotensi menarik harga ke bawah sebelum terjadi rebound.
    Jika tekanan jual berlanjut, bahkan likuiditas di area $120 bisa menjadi sasaran berikutnya.

    Bearish dalam Jangka Pendek, Peluang Rebound Tetap Ada

    Secara keseluruhan, prediksi harga Solana dalam jangka pendek masih bearish.
    Tekanan jual kuat, indikator teknikal mendukung pelemahan, dan kondisi pasar global masih belum pulih sepenuhnya.

    Namun, penurunan ke $140 bisa menjadi peluang entry potensial bagi trader yang menunggu pantulan harga, terutama jika Bitcoin berhasil bertahan di atas $98K–$100K.

    Pesan untuk trader: bersiaplah menghadapi koreksi lebih dalam, tapi jangan abaikan peluang rebound cepat yang mungkin terjadi setelahnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Solana: Bisa Tembus $200 Sebelum 2025 Berakhir?

    Pasar kripto kembali bergejolak, dan kali ini semua mata tertuju pada Solana (SOL), aset digital yang disebut-sebut sebagai “pesaing terkuat Ethereum”. Namun dengan harga yang anjlok 6% dalam 24 jam terakhir, pertanyaannya kini: apakah Solana masih bisa menembus level $200 sebelum 2025 berakhir?

    Kondisi Terkini: Solana Masih Dalam Tekanan, Tapi Ada Harapan

    Saat artikel ini ditulis, harga Solana berada di kisaran $155,76, turun 5,2% dalam 24 jam terakhir. Meskipun sempat menguat di awal minggu, tekanan jual kembali mendominasi, membuat investor bertanya-tanya: apakah ini akhir dari momentum bullish?

    Menurut data pasar, volume perdagangan harian Solana turun 3% menjadi sekitar $5,54 miliar, sementara fear and greed index menunjukkan angka 26, sinyal ketakutan di pasar kripto. Indikator teknikal seperti MACD dan Awesome Oscillator menunjukkan tren negatif, dengan level resistensi terdekat di $172.

    Namun menariknya, indikator RSI masih netral, memberi peluang rebound dalam waktu dekat. Beberapa analis memprediksi SOL dapat kembali naik ke $172 akhir bulan ini, meski kemungkinan koreksi ke $120–$150 masih terbuka.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kekuatan di Balik Solana: Ekosistem, ETF, dan Institusi

    Meski pasar sedang merah, ekosistem Solana justru menunjukkan ekspansi besar-besaran. Dana institusional mengalir deras ke ETF Solana, dengan total lebih dari $300 juta inflow, menjadikan SOL salah satu aset kripto paling diminati oleh investor besar.

    Dilaporkan Bitemycoin, produk seperti Bitwise’s BSOL dan Grayscale’s GSOL menawarkan staking yield 5–7% per tahun, membuat Solana semakin menarik bagi portofolio institusional. Selain itu, pembaruan jaringan dan aktivitas staking yang meningkat berpotensi mendorong reli harga dalam beberapa bulan mendatang.

    Baca juga: Solana Bangkit Lagi! Harga Mantul dari $155, Siap Menuju $200?

    Analisis Teknikal: Peluang Bullish Masih Terbuka

    Secara teknikal, Solana memang masih berada di bawah EMA 10, 20, dan 50 hari, yang kini menjadi level resistensi penting. Namun, analis menilai bahwa dukungan kuat di kisaran $146–$150 dapat menjadi pijakan bagi kebangkitan harga.

    Jika Solana berhasil menembus resistensi $190–$205, harga berpotensi menuju retest all-time high di $294,33, yang sempat tercapai 10 bulan lalu. Banyak analis percaya, momentum ini bisa saja dimulai pada kuartal pertama 2025, terlebih jika dukungan regulasi dan adopsi institusional terus meningkat.

    Prediksi Harga: Menuju $200 di 2025, Tapi Tidak Mudah

    Prediksi jangka menengah menunjukkan bahwa Solana bisa menutup tahun 2025 di sekitar $185, mendekati level psikologis $200. Analis memperkirakan harga SOL akan bergerak di antara $156–$185, dengan rata-rata tahunan $168,62, memberi potensi return on investment sekitar 17,9%.

    Untuk jangka panjang, proyeksi bahkan lebih optimistis. Berikut prediksi harga Solana 2025–2030:

    Tahun Harga Minimum Harga Rata-rata Harga Maksimum
    2025 $155 $230 $400
    2026 $215 $300 $425
    2027 $220 $290 $435
    2028 $230 $310 $450
    2029 $240 $320 $475
    2030 $250 $340 $500

    Dengan pertumbuhan ekosistem yang cepat dan dukungan investor besar, SOL berpotensi menembus $500 pada 2030. Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto sangat fluktuatif, dan perjalanan menuju $200 tidak akan mudah.

    Kesimpulan: Solana Masih Punya Taring, Tapi Waspadai Volatilitas

    Meski sedang melemah, Solana belum kehilangan momentumnya. Kombinasi dari adopsi institusional, ETF baru, dan potensi kenaikan aktivitas staking dapat menjadi pemicu reli besar berikutnya. Namun, investor tetap disarankan melakukan riset mendalam dan memahami risiko, karena volatilitas di pasar kripto bisa berubah dalam hitungan jam.

    Apakah Solana bisa menembus $200 di 2025? Jawabannya: ya, bisa, tapi dengan perjuangan.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bangkit Lagi! Harga Mantul dari $155, Siap Menuju $200?

    Setelah sempat terjun tajam dari level puncak Oktober di sekitar $260, Solana (SOL) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kini, harga kembali stabil di kisaran $166, setelah pembeli berhasil mempertahankan zona support krusial di $155–$158. Rebound cepat ini memunculkan optimisme baru di tengah tekanan pasar yang masih tinggi.

    Pembeli Kembali Menguasai Pasar

    Dilaporkan Trader Union, koreksi tajam sempat mendorong SOL jatuh ke kantong permintaan utama, namun pembeli langsung bereaksi cepat. Dari titik terendah $155, Solana melesat naik hingga ke $166. Momentum jangka pendek mulai positif kembali, indikator RSI dan Supertrend sama-sama menunjukkan sinyal pemulihan.

    Walau begitu, tren besar Solana masih dalam fase korektif. Sejak puncak $260 pada Oktober, harga terus ditekan oleh garis tren menurun. Tekanan besar juga terlihat setelah penolakan di level $220 yang menyebabkan penembusan signifikan di bawah EMA-50 dan EMA-100, mempercepat penurunan.

    Namun kini, zona akumulasi lama di $155 kembali aktif. Level ini sebelumnya menjadi titik awal reli kuat pada Agustus–September, sehingga selama harga bertahan di atasnya, peluang rebound tetap terbuka lebar.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Bangkit Dahsyat! Arus Dana $137 Juta Dorong Harga Menuju $200

    Rintangan Berikutnya: $175 dan $185 Jadi Kunci

    Bagi para bulls, tantangan besar menanti di depan mata. EMA 20 hari saat ini berada di sekitar $175, menjadi resistance pertama yang harus ditembus untuk mengonfirmasi perubahan arah. Jika berhasil menutup harian di atas level ini, momentum bisa berubah drastis.

    Di atasnya, EMA 50 dan 100 hari berbaris antara $185–$191, membentuk “tembok” teknikal yang menentukan apakah Solana mampu melanjutkan perjalanan menuju $210–$220 atau kembali sideways dalam tren menurun.

    Sebaliknya, jika support $155 gagal dipertahankan, Solana berpotensi tergelincir lagi ke zona likuiditas $138, area di mana pembeli terakhir kali menahan tekanan jual besar pada awal musim panas.

    Sinyal On-Chain: Investor Besar Masih Tenang

    Menariknya, data blockchain justru menunjukkan tanda kepercayaan, bukan kepanikan. Selama fase penurunan terakhir, tercatat arus keluar bersih sebesar $4,19 juta dari bursa, yang berarti banyak pemegang SOL justru menarik aset mereka dari exchange, bukan menjualnya.

    Fenomena ini biasanya menjadi sinyal akumulasi, tanda bahwa investor jangka panjang masih yakin pada prospek Solana di masa depan.

    Siap Rebound, Tapi Belum Lepas dari Bahaya

    Reaksi harga di $155 membuktikan bahwa area ini adalah benteng kuat bagi Solana. Namun, untuk benar-benar keluar dari bayang-bayang koreksi, pasar butuh konfirmasi di atas $175–$185. Selama itu belum terjadi, pergerakan Solana bisa dikatakan masih berada dalam fase pemulihan terkendali.

    Jadi, meski sinyal awal bullish mulai muncul, investor sebaiknya tetap waspada, sebab jalan menuju $200 masih penuh rintangan.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bangkit Dahsyat! Arus Dana $137 Juta Dorong Harga Menuju $200

    Setelah sempat terombang-ambing dalam perdagangan yang penuh gejolak, Solana (SOL) kini kembali menunjukkan taringnya. Aset kripto yang sempat terpuruk di bawah level penting ini kini bangkit dengan kekuatan baru, dan analis pun mulai optimis bahwa reli menuju $200 tinggal menunggu waktu.

    Dana Masuk Besar-besaran, Sinyal Bullish Makin Kuat

    Dilaporkan Coinpaper, di tengah arus keluar besar-besaran dari ETF kripto utama, Solana justru mencuri perhatian. Dalam periode 3–7 November, ETF Solana mencatat arus masuk mencapai $137 juta, sementara Bitcoin dan Ethereum justru mengalami outflow masing-masing $1,22 miliar dan $508 juta.

    Angka ini menjadi indikasi kuat bahwa institusi besar mulai melirik kembali Solana, menandakan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang jaringan blockchain berkecepatan tinggi ini.

    Sinyal Beli dari Analis: “Momentum Kenaikan Mulai Terbentuk”

    Menurut analis kripto Ali Martinez, indikator TD Sequential baru saja memberikan sinyal beli di grafik harian Solana, pola yang biasanya muncul di titik jenuh jual setelah periode penurunan panjang.

    Harga saat ini berkonsolidasi di kisaran $157–$165, dengan support penting di $150. Jika level ini berhasil dipertahankan, analis menilai potensi kenaikan besar sudah di depan mata.

    “Breakout di atas $170 akan menjadi konfirmasi bahwa tren bullish benar-benar kembali,” ujar Martinez. Sebaliknya, penurunan di bawah $150 dapat memperpanjang koreksi hingga $142.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Breakout di Timeframe Kecil, Target $200 Semakin Dekat

    Analis lain, curb.sol, menyoroti bahwa Solana mulai membentuk pola breakout di timeframe rendah, menandakan momentum kenaikan yang semakin kuat. Level resistensi di $160–$165 telah berhasil ditembus, membuka jalan menuju retest di area $200.

    “Selama SOL bisa bertahan di atas $165 dengan volume yang meningkat, peluang reli lanjutan sangat besar,” tambahnya.

    Data Pasar: Solana Tunjukkan Tanda-Tanda Kekuatan Baru

    Per 10 November 2025, Solana diperdagangkan di $167.45, naik 5.91% dalam 24 jam terakhir, meski masih turun 5.67% dalam sepekan. Kapitalisasi pasarnya kini menyentuh $92.68 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam lebih dari $5.3 miliar.

    Angka-angka ini menunjukkan bahwa Solana kembali menjadi magnet bagi investor yang mencari peluang di tengah volatilitas pasar kripto.

    Menuju $200 atau Sekadar Hype?

    Dengan kombinasi arus dana institusional yang besar, sinyal teknikal bullish, dan momentum harga yang mulai menguat, Solana tampaknya siap untuk melanjutkan tren naiknya. Namun, para trader tetap disarankan untuk waspada terhadap potensi koreksi jika level support $150 gagal dipertahankan.

    Untuk saat ini, semua mata tertuju pada breakout di atas $170, yang bisa menjadi gerbang menuju target ambisius $200.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Guncang Dunia Kripto! ETF Barunya Serap Ratusan Juta Dolar AS

    Pasar kripto tengah menyaksikan sebuah perubahan besar. Di saat Bitcoin dan Ethereum terpuruk dengan miliaran dolar keluar dari ETF mereka, Solana justru mencuri perhatian dunia investasi.

    Dilaporkan Cointribune, melalui peluncuran ETF anyar dari Bitwise, Solana Staking ETF (BSOL), miliaran dolar mulai beralih arah, menandai babak baru dalam “perang altcoin”.

    BSOL Meledak: $545 Juta Masuk Hanya Dalam 8 Hari

    Diluncurkan pada 28 Oktober 2025, ETF BSOL langsung menjadi magnet modal. Dalam waktu kurang dari dua minggu, produk ini menarik lebih dari $545 juta, dengan $30 juta mengalir hanya dalam satu hari.

    Sementara itu, ETF Bitcoin kehilangan sekitar $2,1 miliar, dan ETF Ethereum ikut merosot hingga $579 juta. Kontras yang tajam, seolah menegaskan bahwa investor mulai bosan dengan dua raksasa lama tersebut.

    Hunter Horsley, CEO Bitwise, menegaskan tren ini di platform X:

    “Aliran dana masuk setiap hari sejak peluncuran. Lebih dari $500 juta totalnya. Investor jelas menginginkan eksposur ke Solana.”

    ETF BSOL ini 100% berbasis staking, menawarkan imbal hasil tahunan sekitar 7% tanpa repot menyimpan koin secara langsung. Ditambah lagi, Bitwise menghapus biaya pengelolaan sementara waktu, membuat produk ini semakin menarik bagi investor institusional.

    Baca juga: Di Tengah Lonjakan ETF, Solana Hadapi Risiko Koreksi Hingga $126

    SOL Turun 29%, Tapi Investor Justru Semakin Ganas

    Ironis tapi nyata. Meski harga SOL anjlok 29% bulan ini, investor institusional terus menambah posisi. Harga Solana kini berada di sekitar $159,09, jauh di bawah puncaknya, namun justru dilihat sebagai zona akumulasi strategis.

    Menurut analis Sumit Roy dari ETF.com:

    “Solana punya komunitas paling loyal setelah Bitcoin dan Ethereum. Aktivitas on-chain-nya sangat kuat, meski pasar sedang lesu.”

    Data menunjukkan kekuatan Solana yang masih tangguh:

    • 70 juta transaksi per hari (Oktober 2025)
    • Volume DEX mencapai $143 miliar per bulan
    • 3,2 juta dompet aktif
    • 1.100 transaksi per detik (TPS)

    Dengan fundamental sekuat ini, banyak analis melihat support kokoh di $155 dan target kenaikan menuju $200–$250 jika tren pasar membaik.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Altcoin Bangkit, Raksasa Lama Terpukul

    Fenomena ini menandai pergeseran besar dalam peta kekuatan kripto global. Investor institusi mulai memindahkan dana dari blockchain lama seperti Bitcoin dan Ethereum ke altcoin yang lebih gesit dan produktif seperti Solana.

    Kesuksesan BSOL bahkan mendorong Grayscale meluncurkan produk saingan: GSOL, yang kini sudah mengantongi $114 juta dana kelolaan.

    Sementara itu, Bitwise tampaknya belum ingin berhenti. Dalam berkas ke SEC, mereka diam-diam menghapus klausul penundaan untuk ETF Dogecoin, membuka peluang peluncuran produk baru hanya dalam 20 hari ke depan. Sebuah langkah berani yang bisa kembali mengguncang pasar.

    Pasar kripto memang sedang bergolak, tapi di tengah badai, Solana justru berdiri tegak. Dengan performa jaringan yang solid, dukungan investor besar, dan inovasi produk finansial yang menarik, Solana tampaknya siap menantang dominasi Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Di Tengah Lonjakan ETF, Solana Hadapi Risiko Koreksi Hingga $126

    Harga Solana (SOL) melemah dan memasuki tren bearish setelah turun lebih dari 35% dari level tertingginya pada September. Pada perdagangan terbaru, SOL bergerak di sekitar $160, terendah sejak Agustus, sementara indikator teknikal menunjukkan potensi pelemahan lanjutan.

    Data menunjukkan minat investor Amerika Serikat terhadap produk ETF berbasis SOL meningkat. Arus masuk $12,6 juta pada Jumat mendorong total inflow kumulatif menjadi $337 juta dan total aset kelolaan ETF mencapai $575 juta.

    Dilaporkan Crypto News, Bitwise BSOL tercatat mengelola $478 juta, sedangkan Grayscale GSOL $97 juta. Gabungan aset tersebut setara sekitar 0,64% dari kapitalisasi pasar Solana. Arus masuk diperkirakan berlanjut setelah Grayscale menganulir biaya (fee waiver).

    Di sisi harga, tekanan berlanjut seiring pelemahan pasar kripto yang lebih luas di tengah ketidakpastian kebijakan Federal Reserve. Selain itu, Solana tidak berada dalam dua tema yang sedang diminati, privasi dan kecerdasan buatan (AI), yang mendorong kenaikan sejumlah token seperti Zcash, Dash, Monero (privasi), serta Near, Filecoin, dan FET (AI).

    Teknikal: “Death Cross” Mengintai, Pola Bearish Bertumpuk

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Siap Meledak ke $200? Institusi Besar Borong Besar-Besaran

    Secara teknikal, grafik harian SOL mendekati death cross, ketika MA50 diproyeksikan memotong MA200 dari atas, sinyal yang kerap dipandang bearish. Pola inverse cup-and-handle pada fase pembentukan “handle”, kemunculan bearish pennant, dan posisi harga yang berada di bawah indikator Supertrend turut mengindikasikan risiko penurunan lanjutan.

    Dengan latar tersebut, pelaku pasar memantau area $126 sebagai dukungan kunci (terendah Juni), yang berada sekitar 20% di bawah level saat ini. Pelemahan di bawah titik tersebut dipandang dapat membuka potensi penurunan lebih jauh sebelum terjadi pemulihan teknikal.

    Meski demikian, fundamental Solana dinilai tetap konstruktif dalam jangka menengah. Selain momentum inflow ETF, pembaruan jaringan Alpenglow, yang dijanjikan membawa finality sub-detik, peningkatan throughput, pengurangan biaya validator, dan mekan

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Siap Meledak ke $200? Institusi Besar Borong Besar-Besaran

    Harga Solana (SOL) tampaknya tengah bersiap untuk comeback spektakuler. Setelah sempat tergelincir 15% dalam sepekan, tekanan beli dari investor institusional mulai mengguncang pasar — menandakan kemungkinan besar kembalinya tren bullish yang bisa mendorong harga hingga menembus level psikologis $200.

    Dana Institusional Masuk Deras: Kepercayaan Kembali ke Solana

    Dilaporkan Coingape, gelombang uang besar dari institusi menjadi bahan bakar baru bagi Solana. Data terbaru menunjukkan bahwa ETF Solana mengalami lonjakan inflow lebih dari $29 juta hanya dalam sehari, dengan total akumulasi mencapai $323 juta dalam delapan hari terakhir.

    Arus dana raksasa ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat bahwa investor besar mulai melihat potensi Solana sebagai aset kripto unggulan jangka panjang. Menurut analis, meningkatnya minat institusional ini memperlihatkan pengakuan luas terhadap performa dan prospek ekosistem Solana di pasar aset digital.

    “Ketika institusi mulai menumpuk SOL di tengah pasar yang lesu, itu biasanya pertanda besar bahwa sesuatu sedang disiapkan,” ujar salah satu analis dari CoinGape.

    ETF populer seperti BitwiseInvest Solana ETF (BSOL) bahkan mencatatkan tambahan dana segar senilai $29,2 juta hanya dalam sehari. Total dana masuk ke BSOL kini sudah melampaui $300 juta sejak pekan lalu, menandakan keyakinan tinggi meski pasar kripto global masih berfluktuasi.

    Baca juga: 5 Alasan Solana Bisa Tembus $180 Lagi, Asal Level Ini Berhasil Dilewati!

    Analisis Teknis: SOL Siap Rebound dari Zona Kritis

    Setelah konsolidasi panjang di kisaran $150–$160, Solana kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Para analis menilai area ini sebagai zona permintaan (demand zone) penting, di mana aksi beli mulai meningkat signifikan.

    Jika tekanan beli bertahan, SOL berpotensi untuk memantul menuju area $175–$185, dan bila momentum terus menguat, target selanjutnya tak lain adalah $200.

    Indikator teknikal juga mulai memberikan sinyal menarik:

    • MACD hampir membentuk bullish crossover, yang bisa memicu perubahan arah tren jangka pendek.
    • RSI berada di sekitar level 37 — tepat di atas area oversold — memberi ruang besar bagi potensi kenaikan harga.

    Risiko Tetap Ada: Level $150 Jadi Garis Pertahanan

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, skenario bullish ini hanya akan bertahan selama SOL mampu menjaga pijakan di atas $150. Jika harga menembus di bawah level ini, risiko penurunan ke $140 atau bahkan $130 bisa meningkat seiring tekanan jual yang membesar.

    Dengan institusional inflow yang terus meningkat, sentimen pasar berangsur positif, dan indikator teknikal yang mengarah ke pembalikan tren, peluang Solana untuk menguji kembali level $200 kini terbuka lebar.

    Bagi para investor dan trader, fase ini bisa menjadi momen penting untuk memperhatikan setiap pergerakan harga, karena jika breakout benar-benar terjadi, SOL bisa menjadi bintang baru dari siklus bullish berikutnya.

    Solana kini berada di persimpangan penting. Dukungan kuat dari institusi besar menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap proyek ini belum pudar. Jika harga berhasil menembus area resistensi kunci, SOL berpotensi mencatat reli besar menuju $200, dan mungkin lebih.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Alasan Solana Bisa Tembus $180 Lagi, Asal Level Ini Berhasil Dilewati!

    Harga Solana (SOL) tengah mencoba bangkit setelah mengalami tekanan jual yang cukup dalam dalam beberapa hari terakhir. Namun, meski ada tanda-tanda pemulihan teknikal, volume perdagangan yang masih lemah membuat analis tetap berhati-hati.

    Pada perdagangan Kamis (6/11), SOL sempat turun di bawah area $162, menandakan tekanan jual yang signifikan seiring dengan koreksi di pasar kripto yang juga menimpa Bitcoin dan Ethereum. Setelah menyentuh level terendah di $145, Solana mulai menunjukkan tanda-tanda recovery wave dengan pergerakan di atas garis tren menurun utama di sekitar $155.

    Analisis Teknikal Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 6 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Tertekan 27% Sebulan, Tapi Apakah Ini Akhir dari Tren Turun?

    Dilaporkan Trading View, secara teknikal, Solana kini masih bergerak di bawah $165 dan di bawah moving average 100 jam, yang menandakan bahwa tren jangka pendek belum sepenuhnya berbalik arah. Level $165–$166 menjadi zona krusial yang harus ditembus agar momentum kenaikan bisa berlanjut menuju $172 dan bahkan $180. Jika resistance itu tertembus secara meyakinkan, analis memperkirakan potensi kenaikan lebih lanjut ke sekitar $188.

    Namun, risiko penurunan masih membayangi. Jika harga gagal menembus area $166, tekanan jual bisa kembali mendorong SOL ke bawah, dengan area $155 menjadi support terdekat. Penembusan di bawah level ini dapat membuka jalan menuju $148, bahkan $142, jika sentimen negatif kembali meningkat.

    Indikator Teknikal SOL

    Dari sisi indikator teknikal, MACD masih berada di zona bearish, sementara RSI sudah sedikit pulih di atas level 50, menunjukkan adanya dorongan beli yang mulai terbentuk — namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi tren reversal.

    Dengan volatilitas pasar yang tinggi dan volume perdagangan yang belum stabil, banyak pelaku pasar masih memilih untuk menunggu konfirmasi arah berikutnya. Jika tekanan jual mereda dan Solana mampu menembus resistance kunci, potensi rally lanjutan tetap terbuka lebar.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Tertekan 27% Sebulan, Tapi Apakah Ini Akhir dari Tren Turun?

    Harga Solana (SOL) kembali merosot sebesar 5,3% dalam 24 jam terakhir, memperpanjang penurunan bulanan hingga lebih dari 27%. Aset ini menjadi salah satu kripto berkapitalisasi besar dengan performa terburuk minggu ini, menandakan tekanan jual yang semakin kuat.

    Namun, meskipun struktur teknikal SOL terlihat lemah, sejumlah indikator on-chain dan derivatif menunjukkan potensi bahwa fase terburuk mungkin sudah berlalu.

    Dua Sinyal Bearish Crossovers Ancam Tekan Harga Lebih Dalam

    Penurunan Solana semakin dalam setelah pecah dari pola rising wedge, mengonfirmasi pembalikan tren bearish. Kini, dua bearish crossovers di grafik harian memperkuat sinyal tekanan jual.

    Bearish crossover terjadi ketika Exponential Moving Average (EMA) jangka pendek melintasi ke bawah EMA jangka panjang, tanda bahwa penjual mulai menguasai pasar.
    Dalam kasus Solana:

    • EMA 50-hari hampir melintasi di bawah EMA 100-hari
    • EMA 20-hari mendekati persilangan di bawah EMA 200-hari

    Kombinasi keduanya dikenal sebagai “death cross”, yang biasanya memicu penurunan tambahan sebelum harga membentuk dasar baru.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 5 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Penurunan Dipicu Long Squeeze, Bukan Tekanan Jual Massal

    Dilaporkan BeInCrypto, meski grafik tampak mengkhawatirkan, data derivatif menunjukkan penurunan harga ini lebih disebabkan oleh long squeeze, bukan karena investor besar menjual aset mereka.

    Berdasarkan data Bybit, posisi long yang masih aktif hanya sekitar $103,9 juta, dibandingkan $1,45 miliar posisi short. Ketimpangan ini menegaskan bahwa koreksi lebih disebabkan oleh likuidasi posisi long berlebihan, bukan tren bearish baru.

    Kondisi ini bisa berbalik kapan saja: dengan banyak posisi short terbuka, kenaikan kecil harga SOL bisa memicu short squeeze, yang dapat mendorong harga naik cepat untuk sementara waktu.

    Baca juga: Solana Terancam Jatuh ke $115 Setelah Gagal Pertahankan Support

    Investor Jangka Panjang Masih Bertahan

    Data Holder Net Position Change juga memberi sinyal positif. Antara 7 Oktober dan 3 November, arus keluar bersih (net outflows) Solana dari dompet jangka panjang turun 87%, dari –10,52 juta SOL menjadi –1,37 juta SOL.

    Artinya, para hodler besar belum menjual besar-besaran, menunjukkan kepercayaan jangka panjang masih terjaga meski harga sedang tertekan.

    Level Penting Solana yang Harus Diperhatikan

    Saat ini, harga Solana berada di kisaran $166, masih sedikit di atas zona support kuat di $163.

    • Jika level $163–$155 berhasil dipertahankan, ada potensi rebound menuju $191 atau bahkan $200.
    • Namun jika $155 jebol, harga bisa mencetak lower low baru dan menandai lanjutan tren bearish.

    Sebaliknya, tembus di atas $191 bisa memicu short squeeze besar-besaran hingga ke level $222, yang bertepatan dengan titik Fibonacci 0.786.

    Bearish, Tapi Potensi Rebound Mengintai

    Untuk saat ini, arah jangka pendek Solana masih cenderung menurun, dengan tekanan dari dua bearish crossover. Namun, karena:

    • mayoritas posisi long sudah terlikuidasi
    • arus keluar hodler melambat drastis
    • banyak posisi short menumpuk

    maka rebound teknikal bisa terjadi kapan saja. Trader mungkin perlu waspada, tapi juga siap, karena “pain before the gain” tampaknya menjadi narasi Solana berikutnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Terancam Jatuh ke $115 Setelah Gagal Pertahankan Support

    Harga Solana (SOL) kembali tergelincir tajam di tengah penurunan pasar kripto yang meluas. Dalam 24 jam terakhir, SOL mencatat penurunan sekitar 8%, menembus di bawah level support penting yang telah bertahan selama beberapa bulan terakhir.

    Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa altcoin populer tersebut bisa menghadapi koreksi besar hingga 30% jika gagal bertahan di area saat ini.

    Harga Solana Jatuh di Bawah Support Utama

    Sejak Agustus 2025, Solana diperdagangkan di kisaran $175–$250, bahkan sempat menyentuh puncak lokal di $253 pada September lalu. Namun setelah itu, tren berbalik arah, SOL kehilangan hampir 35% dari nilainya dan berkali-kali gagal menembus kembali level psikologis $200.

    Koreksi yang dimulai sejak awal Oktober terus berlanjut. Saat Bitcoin juga terkoreksi ke $107.000, tekanan jual semakin berat dan menyeret SOL hingga ke $165, level terendah baru dalam beberapa bulan terakhir.

    Menurut analis Ali Martinez, penurunan di bawah $180 menjadi sinyal bahaya. “Jika Solana gagal pulih dari level ini, harga berisiko turun hingga $115, atau sekitar 30% dari posisi saat ini,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa area $158 kini menjadi zona pertahanan penting yang harus diamati.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 4 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana di Persimpangan Tajam! Tembus $180 atau Terbang ke $290?

    Analis: “Waspadai Koreksi, Tapi Ada Sinyal Positif Jangka Panjang”

    Dilaporkan Trading View, analis pasar DonAlt juga mengingatkan bahwa investor sebaiknya tetap berhati-hati. “Antara level sekarang hingga $210, bias bearish masih kuat. Tapi jika Solana mampu menembus dan mempertahankan posisi di atas $210, itu bisa menjadi sinyal bullish baru,” ujarnya.

    Meski begitu, tidak semua pandangan suram. Trader Elite Crypto melihat situasi ini sebagai koreksi sehat setelah reli panjang sejak awal tahun. Menurutnya, Solana masih bertahan di area support naik jangka panjang yang terbentuk sejak 2023. “Saya masih bullish untuk jangka panjang. Retest ke $158 bisa jadi pijakan sebelum harga naik lagi,” jelasnya.

    ETF Solana Dorong Harapan Investor Jangka Panjang

    Di sisi lain, prospek jangka panjang Solana masih menarik perhatian institusi. CEO Bitwise, Hunter Horsley, mengungkapkan bahwa peluncuran ETF Solana Staked baru-baru ini membuka pintu bagi banyak investor untuk berpartisipasi di ekosistem Solana.

    ETF tersebut mencatat $400 juta arus masuk hanya dalam empat hari pertama, menjadikannya produk investasi kripto dengan aliran dana terbesar minggu ini, menurut data Bloomberg. Horsley menekankan bahwa “investor ETF cenderung berorientasi jangka panjang,” menandakan bahwa minat terhadap Solana masih kuat meski harga tengah tertekan.

    Solana di Persimpangan Jalan

    Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar $167, turun 17% dalam sepekan. Jika gagal bertahan di atas level $158–$165, penurunan lanjutan ke $115 bisa terjadi. Namun, bagi investor jangka panjang, fundamental dan dukungan institusional lewat ETF memberikan secercah optimisme bahwa Solana masih memiliki potensi besar untuk rebound di masa mendatang.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com