Tag: sol

  • Solana Menahan Support $123: Rebound ke $146 atau Terjun Bebas?

    Solana kembali menjadi sorotan pasar kripto. Setelah minggu yang penuh gejolak, SOL saat ini diperdagangkan di kisaran $130, namun kondisi pasar masih terlihat rapuh. Para trader kini menatap satu sinyal teknikal yang paling ditakuti: death cross, persilangan antara MA 50-hari dan MA 200-hari yang sering dianggap sebagai awal fase bearish berkepanjangan.

    Dengan tekanan jual yang meningkat dan support kuat di $121–$123 terus diuji, muncul pertanyaan penting:
    Apakah Solana akan segera jatuh lebih dalam, atau justru tekanan ini menjadi peluang yang dilihat oleh investor institusional?

    Institusi Diam-Diam Membeli: Apa yang Mereka Tahu?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menariknya, meski banyak investor ritel panik, data menunjukkan bahwa beberapa institusi justru mulai mengakumulasi SOL. Meski harga berada dalam descending channel selama beberapa bulan, aksi beli agresif di area bawah memunculkan spekulasi bahwa mungkin ada tanda awal pembalikan yang belum disadari pasar.

    Namun secara teknikal, tren masih condong bearish.

    Trend Melemah: Death Cross Semakin Dekat

    Dilaporkn Cryptonews, struktur teknikal SOL sejak September menunjukkan pola penurunan yang kuat:

    • Lower highs terbentuk konsisten sejak pertengahan September
    • Setiap reli selalu tertahan di tengah descending channel
    • MA 50 hampir memotong MA 200 dari atas, membentuk death cross

    Jika SOL gagal mempertahankan zona $121–$123, tekanan jual dapat menyeret harga menuju $107, bahkan $95. Death cross ini bisa menjadi pemicu awal fase koreksi yang lebih panjang.

    Support Masih Bertahan, tetapi Rapuh

    Meski terlihat mengkhawatirkan, beberapa sinyal menunjukkan adanya kekuatan beli:

    • Candlestick dengan lower wick panjang menandakan adanya aksi beli yang agresif di level bawah
    • RSI pada level 33 memantul dari area oversold, membentuk bullish divergence ringan

    Untuk memulihkan momentum, pembeli harus mampu mendorong SOL ke atas:

    • Level $144–$146 sebagai konfirmasi awal kekuatan
    • Level $172 sebagai batas atas channel
    • Potensi menuju $205 jika sentimen pasar membaik

    Namun, level-level ini tetap sulit ditembus tanpa adanya peningkatan volume yang signifikan.

    Outlook Harga Solana: Siap Jebol atau Rebound?

    Skenario bullish:
    Jika muncul candle bullish yang kuat dari area $121–$123, SOL berpeluang untuk kembali menargetkan zona $144 sebelum melanjutkan pemulihan yang lebih besar.

    Skenario bearish:
    Jika $121 ditembus, death cross akan semakin ditegaskan, membuka peluang penurunan menuju $107 dan kemudian $95.

    Solana di Titik Kritis, Hancur atau Bangkit?

    Solana berada di titik krusial.
    Support masih bertahan, tetapi kekuatannya semakin rapuh. Death cross menunggu konfirmasi, dan institusi mulai mengumpulkan aset saat investor ritel menjual.

    Beberapa hari ke depan kemungkinan akan menentukan arah besar Solana:
    Apakah harga akan turun di bawah $123 dan masuk fase bearish baru, atau justru bangkit dan membatalkan sinyal negatif?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Sentuh Zona Kritis $125: Rebound atau Crash Berikutnya?

    Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah sebulan penuh dihantam tekanan jual brutal. Meski harga sempat terjun hingga 49% dari puncaknya pada 17 September, jaringan ini justru menunjukkan tanda-tanda yang mengejutkan: aktivitas wallet meningkat, alamat baru bertambah, dan interaksi makin aktif. Fenomena ini membuat banyak trader bertanya, apakah ini fase akumulasi diam-diam sebelum Solana kembali naik?

    Saat ini, Solana diperdagangkan di sekitar $126.50, naik tipis 0,75% dalam 24 jam, namun masih mencatat penurunan mingguan sebesar 10,22%. Dengan suplai beredar mencapai 560 juta token, valuasi jaringan berada di kisaran $70,7 miliar.

    Aktivitas On-Chain Meledak di Tengah Harga Ambruk

    Menurut data dari Santiment, jumlah wallet aktif dan alamat baru justru bertambah—sebuah divergensi yang jarang terjadi ketika pasar mengalami koreksi sedalam ini. Biasanya, sinyal seperti ini muncul ketika pasar mendekati titik jenuh jual.

    Para analis menilai bahwa lonjakan partisipasi ini bisa menandakan awal dari perilaku akumulasi, di mana investor memanfaatkan harga rendah untuk masuk. Kondisi ini memicu perdebatan di kalangan trader yang mengamati data perilaku on-chain.

    Baca juga: Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

    Analis pasar 0xBossman juga menekankan bahwa penurunan Solana sebesar 51% dalam sebulan telah membawa harga masuk ke zona support historis $125–$130, area yang sebelumnya memicu reaksi kuat. Menurutnya, Solana tetap menjadi salah satu aset dengan momentum terbesar, sehingga level ini dianggap sebagai titik masuk strategis dengan batas bawah ketat di sekitar $120.

    Level $130 Jadi Penentu Hidup-Matinya Momentum

    Dilaporkan Coinpaper, pandangan lain datang dari analis Crypto Tony, yang menilai pasar dari struktur tren jangka pendek. Menurutnya, $130 adalah level penting yang harus direbut kembali jika Solana ingin membalikkan tren bearish.

    • Reclaim $130 dapat membuka jalan menuju $135 hingga $140.
    • Gagal menembus $130 dapat mendorong harga kembali ke $124.
    • Jika tekanan jual berlanjut, Solana berpotensi menguji ulang $120.

    Dengan kata lain, Solana sedang berada di wilayah penentuan arah, di mana sedikit pergeseran momentum dapat menetapkan tren kuat berikutnya.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana Siap Bangkit atau Turun Lebih Dalam?

    Divergensi antara aktivitas jaringan yang meningkat dan harga yang melemah menempatkan Solana pada titik kritis. Jika partisipasi on-chain yang kuat menjadi katalis, level $130 bisa menjadi kunci kebangkitan. Namun jika gagal ditembus, tekanan jual dapat membawa harga kembali ke area $120.

    Arah pergerakan harga Solana dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu penting bagi investor maupun trader.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

    Solana turun 8,71 persen ke $130,88 dan bergerak jauh di bawah beberapa Moving Average penting, memperlihatkan tekanan jual yang semakin kuat di seluruh timeframe perdagangan. Harga saat ini berada di bawah MA-20 ($153,82), MA-50 ($182,12), dan MA-200 ($179,96).

    Sementara itu, level resistensi terdekat berada pada Ichimoku Kijun di $167,08, tanpa dukungan dinamis yang signifikan di atas harga saat ini.

    Prediksi Harga Menunjukkan Tekanan Jangka Pendek Masih Berlanjut

    Dilaporkan Trader Union, proyeksi harga jangka pendek dan menengah menunjukkan kecenderungan melemah, meski prediksi tahunan masih berada di wilayah positif. Berikut rangkuman prediksi:

    • 24 jam: $129,72 (+1,61%)
    • 48 jam: $126,97 (-0,54%)
    • 7 hari: $117,86 (-7,68%)
    • 1 bulan: $89,31 (-30,04%)
    • 3 bulan: $123,75 (-3,06%)
    • 6 bulan: $56,14 (-56,02%)
    • 1 tahun: $151,51 (+18,68%)

    Meskipun prospek jangka panjang terlihat lebih optimistis, sentimen jangka pendek masih menunjukkan dominasi penurunan.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Arus Masuk ETF dan Upgrade Jaringan Dongkrak Aktivitas Fundamental

    Secara fundamental, Solana menunjukkan perkembangan yang positif. Peluncuran beberapa ETF spot Solana di Amerika Serikat, termasuk dari VanEck, 21Shares, Fidelity, Bitwise, Grayscale, Canary Capital, dan Rex-Osprey, telah menarik arus masuk miliaran dolar selama 17 hari berturut-turut. Sebagian besar ETF tersebut menawarkan imbal hasil staking, yang menambah daya tarik bagi investor institusional dan ritel.

    Selain itu, Solana baru-baru ini merilis upgrade Alpenglow yang meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan. Peningkatan berikutnya, yaitu validator client Firedancer, diproyeksikan meningkatkan throughput dan desentralisasi. Aktivitas ekosistem juga meningkat di sektor DeFi, NFT, staking institusional, tokenisasi aset nyata, pembayaran, serta manajemen treasury oleh perusahaan seperti Forward Industries dan Bitwise.

    Baca juga: Harga SOL Gagal Tembus $143: Apakah Solana Menuju $128?

    Indikator Teknis Mengonfirmasi Momentum Bearish dan Kondisi Oversold

    Indikator momentum dan osilator harian memperlihatkan tekanan jual yang kuat. MACD harian menunjukkan momentum bearish yang konsisten, sementara ADX mengindikasikan penguatan tren turun. RSI berada di 33,23, Stochastic RSI mendekati area oversold, dan CCI berada di –94,96, yang semuanya menunjukkan kondisi jenuh jual.

    Bull/Bear Power berada di wilayah negatif dan dikategorikan oversold, menegaskan dominasi penjual dalam pergerakan intraday. Solana juga membuka perdagangan dengan gap turun dan bergerak di kisaran rendah harian $130,59 hingga $135,03, mencerminkan volatilitas tinggi setelah pembukaan pasar.

    Prospek 5 Hari: Risiko Penurunan Masih Tinggi

    Dalam lima hari perdagangan mendatang, Solana diperkirakan bergerak dalam rentang $125,00 hingga $135,50. Probabilitas penurunan lanjutan diperkirakan melebihi 80 persen.

    Skenario terarah saat ini meliputi:

    Skenario bearish: Penurunan di bawah $128 dengan potensi melemah ke $125 jika tekanan jual berlanjut.
    Skenario netral: Konsolidasi antara $128 hingga $134 apabila momentum melemah.
    Skenario bullish: Pemulihan memerlukan penembusan di atas $135,50, dengan target kenaikan ke area $140.

    Menurut Viktoras Karapetjanc dari Traders Union, meskipun tekanan harga saat ini kuat, arus institusional dan upgrade jaringan tetap menjadi landasan positif jangka panjang bagi Solana. Ia menilai perubahan sentimen dapat terjadi cepat jika harga mulai menantang area resistensi.

    Sebelumnya, Solana sempat mencoba stabil di kisaran pertengahan $140 setelah penurunan multi-pekan yang membawa harga keluar dari kanal naik jangka panjang. Namun, berlanjutnya arus keluar dan distribusi membuat pemulihan menjadi rapuh dan sentimen tetap berhati-hati.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga SOL Gagal Tembus $143: Apakah Solana Menuju $128?

    Solana (SOL) mencatat kenaikan sekitar 4,2% hari ini, tetapi di balik kenaikan tersebut justru muncul tanda-tanda bahaya. Data on-chain mengungkap bahwa para pemegang jangka panjang, kelompok yang biasanya menjadi penopang utama tren naik, malah mengurangi kepemilikannya. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: apakah rebound Solana benar-benar kuat atau hanya sementara?

    Investor Jangka Panjang Mulai Jual: Sinyal Bahaya Makin Jelas

    Kelompok pemegang 1–2 tahun biasanya stabil, bahkan ketika pasar terkoreksi. Namun, sepanjang bulan ini, mereka justru mengurangi eksposur.

    • 20 Oktober: kepemilikan sebesar 19,28% suplai
    • 19 November: turun menjadi 17,24%

    Penurunan ini cukup signifikan. Jika mereka percaya bahwa rebound ini adalah awal pembalikan tren, seharusnya angka tersebut bertahan atau meningkat. Fakta bahwa justru menurun menunjukkan bahwa para pemegang jangka panjang belum yakin dengan kekuatan pemulihan Solana.

    Perilaku ini sangat konsisten dengan pelemahan harga Solana selama sebulan terakhir, yang turun hampir 22%. Ketidakpercayaan long-term holders memperkuat gambaran bearish yang kini mencengkeram pasar.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tekanan Teknis Menguat: EMA Bearish Cross Mengintai

    Dilaporkan BeInCrypto, selain sentimen holder yang melemah, indikator teknikal juga memperlihatkan potensi tekanan lebih besar untuk Solana.

    1. Ancaman Bearish Cross pada EMA

    100-day EMA kini semakin dekat untuk menurun melewati 200-day EMA. Pola ini biasanya menunjukkan tren melemah. Sebelumnya, ketika 50-day EMA menembus ke bawah 100-day EMA, harga SOL mengalami penurunan lanjutan. Dengan pola serupa yang kini muncul, risiko tekanan tambahan semakin tinggi.

    2. Tembok Supply Besar di Area 140–142 Dolar

    Cost-Basis Heatmap mengidentifikasi dua klaster supply besar yang berpotensi menjadi resistance kuat:

    • 140,39–141,31 dolar berisi sekitar 16,3 juta SOL
    • 141,31–142,24 dolar berisi sekitar 16,9 juta SOL

    Klaster ini cenderung menjadi area jual karena banyak wallet membeli di level tersebut. Ketika tren melemah, pemilik yang berada pada harga dasar ini sering melepas aset saat harga kembali ke level beli mereka, menciptakan tekanan jual yang signifikan.

    Untuk membuktikan bahwa rebound saat ini memiliki kekuatan, Solana harus mencatat penutupan harian di atas 143 dolar. Jika gagal, tekanan dari klaster supply tersebut tetap dominan dan membuat kenaikan saat ini terlihat rapuh.

    Level-Level Harga yang Menentukan Arah Solana

    Jika Solana berhasil menutup harian di atas 143 dolar:

    Target berikutnya berada di:

    • 146 dolar
    • 167 dolar, level penting yang gagal ditembus sejak 4 November

    Jika Solana mampu melewati 167 dolar, peluang menuju 189 dan 205 dolar terbuka lebar.

    Jika Solana gagal dan kembali ditutup di bawah 143 dolar:

    Rebound yang terjadi kemungkinan besar hanya bersifat sementara.

    Jika harga kembali melemah dan tembus di bawah 128 dolar, tren turun berpotensi berlanjut lebih dalam.

    Kesimpulan: Rebound Tanpa Dukungan Pemain Besar

    Walaupun Solana mencoba pulih, para pemegang jangka panjang justru mengurangi kepemilikan mereka. Ditambah dengan tekanan teknikal seperti ancaman bearish cross dan klaster supply besar di atas harga saat ini, narasi pembalikan tren masih lemah.

    Selama Solana belum berhasil mencetak penutupan harian di atas 143 dolar, klaim mengenai kebangkitan harga masih sulit dipercaya. Para investor besar sudah menunjukkan sikapnya: tetap berhati-hati, dan untuk sementara waktu, keraguan mereka memang terlihat masuk akal.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bangkit! ETF Fidelity dan Canary Capital Ubah Arah Harga SOL?

    Harga Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto pada Rabu (19/11) pagi setelah bertahan kokoh di kisaran $140, memantul dari level support penting sehari sebelumnya. Tidak hanya stabil, sentimen pasar terhadap Solana kini semakin meningkat menyusul peluncuran dua ETF Solana spot terbaru dari raksasa aset institusional.

    Dan ini bisa menjadi pemicu besar untuk reli berikutnya.

    ETF Solana Diluncurkan, Minat Institusional Menguat

    DIlaporkan FXStreet, dua perusahaan besar, Canary Capital dan Fidelity, resmi memperkenalkan ETF Solana spot mereka—SOLC dan FSOL—pada hari Selasa.

    Fakta penting dari peluncuran ini:

    • Fidelity kini menjadi manajer aset keempat yang merilis ETF berbasis SOL.
    • FSOL merupakan ETF Solana pertama dari Fidelity yang menawarkan fitur staking.
    • Bitwise dan Grayscale sebelumnya juga telah meluncurkan produk Solana yang menyertakan komponen staking.

    Serangkaian peluncuran ini menunjukkan satu hal: institusi besar semakin tertarik pada Solana. Sentimen pasar pun bergerak ke arah yang lebih positif.

    Analisis Harga Solana: Bearish Melemah, Momentum Mulai Pulih

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    SOL sempat terpental dari resistance harian di $168,79 pada 11 November dan turun sekitar 22% dalam 6 hari. Namun harga kembali bangkit setelah menyentuh level support mingguan di $128,68 pada Selasa.

    Pergerakan harga terbaru menunjukkan:

    • SOL naik lebih dari 7% dari level support tersebut.
    • Pada Rabu pagi, harga bergerak stabil pada kisaran $139–$140.
    • RSI harian berada di angka 35, naik dari area jenuh jual, menandakan melemahnya tekanan bearish.

    Jika SOL mampu mempertahankan level support $128,68, analis melihat potensi kenaikan menuju resistance berikutnya di $160.

    Baca juga: ETF Solana Disetujui NYSE Arca, Tapi Harga SOL Anjlok 3%, Ada Apa?

    Waspadai Skenario Bearish

    Meskipun sinyal pemulihan mulai terlihat, risiko koreksi tetap ada. Jika SOL ditutup di bawah $128,68, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju $118,10.

    Apakah Ini Awal dari Reli Baru Solana?

    Dengan kehadiran ETF Solana dari Fidelity, Bitwise, Grayscale, dan Canary Capital, arus masuk institusional ke ekosistem SOL berpotensi meningkat signifikan. Ditambah sinyal teknikal yang mulai mengarah ke pemulihan, Solana tampak memiliki peluang untuk melanjutkan tren naik jika mampu mempertahankan area support kunci.

    Apakah SOL sedang bersiap menuju $160 atau bahkan lebih tinggi? Situasi pasar saat ini menunjukkan bahwa potensi tersebut semakin terbuka.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Disetujui NYSE Arca, Tapi Harga SOL Anjlok 3%, Ada Apa?

    Persaingan ETF kripto makin panas, dan kali ini, Solana kembali menjadi pusat perhatian. Fidelity, salah satu raksasa manajemen aset terbesar dunia, akhirnya mendapatkan persetujuan untuk mencatatkan Fidelity Solana Fund di NYSE Arca.

    Dilaporkan Cryptopolitan, langkah ini menandai babak baru bagi ekosistem Solana, namun anehnya, harga SOL justru terus merosot. Ada apa sebenarnya?

    Fidelity Siap Luncurkan Solana ETF, Tinggal Hitungan Hari?

    NYSE Arca sudah mengajukan surat sertifikasi ke SEC, yang berarti Fidelity tinggal selangkah lagi sebelum ETF Solana-nya resmi diperdagangkan. Polanya sudah terlihat: Bitwise Solana ETF disertifikasi pada 27 Oktober dan mulai diperdagangkan hanya beberapa hari kemudian. Jika pola ini terulang, Fidelity Solana Fund bisa meluncur dalam waktu sangat dekat.

    ETF ini akan diperdagangkan di bawah Securities Act of 1934, menjadi produk Solana ketiga dari Fidelity setelah ETF untuk BTC dan ETH.

    Fidelity tampaknya semakin memperkuat posisinya di pasar Solana. Selain ETF, mereka juga membuka pembelian SOL langsung bagi klien brokerage mereka. Ini sebenarnya menjadi sinyal positif, namun pasar tampaknya masih belum merespons secara optimis.

    VanEck VSOL Resmi Live, Staking Reward 6–7 Persen dan Zero Fees

    Di saat Fidelity menunggu persetujuan final, VanEck meluncurkan ETF mereka lebih dulu. VSOL kini resmi diperdagangkan di Nasdaq dengan sejumlah fitur yang menarik minat investor.

    Fitur unggulan VSOL meliputi:

    • Zero fees hingga 17 Januari 2026 atau hingga total biaya mencapai 1 miliar dolar.
    • Eksposur investasi SOL sekaligus potensi pendapatan pasif dari staking sebesar 6 hingga 7 persen.
    • Staking dilakukan melalui penyedia pihak ketiga yang juga menghapus biaya on-chain selama periode promo.
    • Setelah periode awal, biaya manajemen VSOL akan ditetapkan sebesar 0,30 persen.

    Namun, meski VSOL sudah diluncurkan, harga SOL tetap tidak mampu bertahan dan terus turun ke bawah level 130 dolar.

    Baca juga: Harga Solana Mendatar di $141, Pasar Menunggu Konfirmasi Arah Baru

    SOL Terus Anjlok Meski ETF Bermunculan, Apa Penyebabnya?

    Meskipun ETF berbasis Solana semakin banyak, harga SOL tetap melemah hingga berada di sekitar 131,19 dolar.

    Selama sebulan terakhir:

    • Pasar SOL mengalami deleveraging signifikan.
    • Open interest menurun ke 2,7 miliar dolar.

    Salah satu faktor yang memperparah tekanan adalah aktivitas dari Forward Industries.

    Forward Industries Diduga Mengirim SOL ke Bursa

    Forward Industries, salah satu treasury terbesar Solana dengan kepemilikan lebih dari 6,82 juta SOL, mulai mengirim token ke Coinbase Prime pada 17 November. Langkah ini memicu kekhawatiran bahwa mereka mungkin sedang bersiap untuk menjual SOL dalam jumlah besar, yang dapat menambah tekanan jual di pasar.

    Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pada level harga saat ini, SOL berada dalam posisi krusial. Ada dua kemungkinan besar: harga bisa kembali turun lebih dalam, atau justru bangkit jika terjadi pemulihan didorong momentum ETF baru.

    Arus masuk ke ETF Solana sebelumnya cukup kuat, namun inflow mulai melambat pada 17 November. Meski begitu, belum ada arus keluar selama lebih dari 10 hari, yang berarti investor masih menahan posisi mereka. Pergerakan dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan.

    ETF Ramai, Harga Redup, Badai Sebelum Bull Run?

    Persetujuan Fidelity Solana Fund menjadi tonggak penting bagi Solana di ranah institusional. Namun tekanan pasar, aktivitas treasury, dan ketidakpastian minat investor membuat pergerakan SOL masih tidak stabil.

    Yang jelas, perang ETF Solana baru saja dimulai, dan kehadiran Fidelity sebagai pemain besar dapat mengubah peta persaingan kapan saja.

    Apakah ini awal dari bull run Solana berikutnya? Ataukah justru mengawali penurunan yang lebih dalam?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Mendatar di $141, Pasar Menunggu Konfirmasi Arah Baru

    Solana (SOL) berada pada fase penentuan setelah mengalami penurunan signifikan dari level tertingginya. Harga saat ini bergerak di sekitar 141 USDT, dengan sinyal teknikal yang menunjukkan perbedaan antara tren jangka panjang yang melemah dan momentum intraday yang mulai menguat.

    Kondisi Pasar dan Sentimen Investor

    Dilaporkan Cryptonomist, kapitalisasi pasar kripto tercatat di sekitar 3.33 triliun dolar, mengalami penurunan 0.7 persen dalam 24 jam terakhir. Dominasi Bitcoin berada di atas 57 persen, mencerminkan preferensi pasar terhadap aset utama di tengah kondisi risk-off.

    Indeks Fear & Greed berada di angka 14 atau kategori Extreme Fear. Sentimen tersebut menandakan tingkat kehati-hatian yang tinggi, di mana sebagian besar pelaku pasar telah mengurangi eksposur. Kondisi ini kerap kali menjadi sinyal awal fase akumulasi, meski tekanan harga dapat bertahan lebih lama.

    Analisis Teknis Harian: Downtrend Masih Dominan

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana (SOL) Hancur 34% Dalam 2 Minggu, Investor Mulai Kabur?

    Harga SOL berada jauh di bawah tiga moving average utama: EMA 20 di 159.4, EMA 50 di 178.1, dan EMA 200 di 186.1 USDT. Struktur ini menandakan tren turun jangka menengah hingga panjang yang masih kuat.

    RSI harian berada di level 33.7, mengindikasikan momentum lemah namun belum sepenuhnya memasuki area oversold. Sementara itu, MACD tetap negatif meski menunjukkan tanda awal pelemahan tekanan jual. Posisi harga di separuh bawah Bollinger Bands menegaskan dominasi penjual, dengan lower band di kisaran 127.2 USDT menjadi area yang perlu diwaspadai jika penurunan berlanjut.

    Momentum Intraday Mulai Bergerak Positif

    Pada timeframe satu jam, SOL diperdagangkan di atas EMA 20 dan 50, meski masih berada di bawah EMA 200 di 148.2 USDT. RSI intraday berada di sekitar 60, mengindikasikan kontrol sementara berada pada pihak pembeli. MACD intraday juga bergerak positif, mencerminkan pergeseran momentum jangka pendek.

    Di timeframe 15 menit, SOL bertahan di atas semua EMA utama. RSI di angka 67 menunjukkan minat beli yang kuat, meski rawan koreksi minor jangka pendek. Struktur harga mengonfirmasi terbentuknya tren naik intraday yang lebih jelas.

    Level-Level Kunci Harga SOL

    Level pivot harian berada di 139.8 USDT. Selama harga bergerak di atas area tersebut, bias intraday cenderung positif. Level resistance terdekat berada di 143.5 USDT, yang kemungkinan menjadi area pertahanan pertama bagi penjual.

    Support penting berada di 137.8 USDT. Penurunan di bawah zona ini berpotensi mendorong harga menuju area 127 USDT, yang bertepatan dengan lower Bollinger Band pada grafik harian.

    Prospek Pergerakan Harga ke Depan

    SOL kini berada di persimpangan antara tren besar yang bearish dan momentum intraday yang menunjukkan perbaikan. Jika harga mampu bertahan di atas 140 dan menembus resistance 143.5, potensi pengujian EMA harian terdekat di kisaran 155–160 terbuka.

    Sebaliknya, penurunan di bawah 137.8 dapat memperkuat skenario bearish dan membuka jalan menuju penurunan lanjutan. Pelaku pasar jangka pendek memiliki peluang pada dua arah pergerakan harga, sementara investor jangka panjang cenderung menunggu konfirmasi pembalikan tren berupa penutupan harga di atas EMA 20 harian atau perbaikan sentimen pasar.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana (SOL) Hancur 34% Dalam 2 Minggu, Investor Mulai Kabur?

    Solana kembali menjadi sorotan setelah mengalami penurunan paling tajam dalam lima bulan terakhir. Meski dukungan dari ETF terus mengalir, kekuatan itu ternyata gagal menahan tekanan jual yang semakin membesar. Kini, pasar mulai bertanya-tanya: apakah SOL sedang menuju level $100?

    ETF Masuk, Tapi Harga Tetap Runtuh

    Dilaporkan Live Bitcoin News, pada awal peluncurannya, ETF Solana terlihat sangat menjanjikan. Selama 13 hari berturut-turut, arus masuk dana menunjukkan minat institusional yang kuat. Total inflow sudah mencapai sekitar $370 juta, dengan aset yang dikelola menembus $533 juta.

    Namun, kejayaan itu hanya bertahan sebentar.

    • Inflow terbaru hanya $1.49 juta, yang merupakan level terendah sejak ETF tersebut diluncurkan.
    • Dari semua produk ETF Solana, hanya Bitwise yang mencatat inflow pada hari Kamis.
    • Bitcoin ETF mengalami outflow sebesar $866 juta, sementara Ether ETF kehilangan $259.2 juta.

    Ini menandakan bahwa seluruh pasar sedang berada dalam fase penghindaran risiko, dan Solana ikut terseret dalam tren tersebut.

    SOL Jebol Support Penting, Sentimen Menjadi Bearish

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Anjlok ke $140! ETF Masuk $369 Juta Tapi Derivatif Berdarah

    Harga SOL jatuh 34% dalam dua minggu, menyentuh $142, level terendah sejak Juni. Lebih buruknya lagi, SOL menembus 100-week SMA, indikator teknikal penting yang menopang tren naik sejak awal 2023.

    Glassnode menunjukkan bahwa zona $140 adalah area dengan dukungan yang lemah karena minimnya minat beli. Jika penurunan berlanjut, area berikutnya yang menjadi perhatian berada di:

    • $126
    • $100 (bertepatan dengan 200-week SMA)

    RSI juga mencatatkan level terlemah sejak April, menandakan tekanan jual yang sangat kuat. Order block di sekitar $140 pun tampak tidak mampu bertahan karena volume pembeli yang lemah.

    Derivatif Ikut Melemah

    Data derivatif memperkuat sinyal bearish:

    • Open Interest SOL turun 3.34%, kini berada di $7.35 miliar.
    • Funding rate berubah negatif ke -0.0076%.

    Penurunan OI dan funding rate negatif biasanya menandakan bahwa trader menutup posisi long dan mengurangi leverage. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap pemulihan cepat semakin berkurang.

    Indikator Teknis Semakin Gelap

    Analisis teknikal memperlihatkan tekanan yang meningkat:

    • SOL bergerak di bawah zona support kuat $150.
    • 50-day EMA mendekati 200-day EMA, yang berpotensi membentuk pola death cross.
    • MACD tetap berada di bawah garis sinyal dan belum menunjukkan momentum bullish.
    • RSI mendekati area oversold, yang bisa membuka peluang pantulan singkat tetapi sulit terjadi tanpa volume besar.

    Apakah SOL Akan Turun ke $100?

    Dengan melemahnya ETF, tekanan jual yang besar, data derivatif yang negatif, dan indikator teknikal yang cenderung bearish, skenario penurunan menuju $100 semakin masuk akal.

    Meskipun masih ada peluang terjadinya relief bounce, analis memperingatkan bahwa Solana membutuhkan:

    • Volume besar saat rebound
    • Inflow ETF yang kembali kuat
    • Stabilitas pasar crypto secara keseluruhan

    Tanpa ketiganya, penurunan menuju $100 bisa menjadi kenyataan dalam waktu dekat.

    Jika Anda ingin analisis lanjutan mengenai perkembangan Solana, Anda dapat meminta pembaruan selanjutnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Anjlok ke $140! ETF Masuk $369 Juta Tapi Derivatif Berdarah

    Solana kembali berada di titik paling panas dalam siklus pasar kripto 2025. Harga SOL-USD terjun hingga menyentuh area 140 dolar AS, menandai penutupan harian terlemah dalam lima bulan terakhir. Di permukaan, pasar terlihat panik. Namun ketika dibedah lebih dalam, inilah fase paling kompleks: pertarungan brutal antara kepanikan jangka pendek di pasar derivatif melawan pembelian institusional jangka panjang melalui ETF yang terus mengalir tanpa henti.

    Fenomena ini bukan sekadar koreksi biasa. Ini adalah reposisi struktural yang belum pernah terjadi di siklus Solana mana pun.

    Momentum ETF Global Makin Ganas Walau Harga Turun

    Dilaporkan Trading News, di Amerika Serikat, produk ETF Solana mencatat arus masuk paling rendah dalam sejarah, hanya sekitar 1,49 juta dolar. Turunnya Bitcoin di bawah 100 ribu dolar ikut menyeret sentimen institusional AS.

    Namun di luar AS, cerita berubah total. ETF Solana global mencetak 12 hari berturut-turut arus masuk bersih, mengumpulkan hampir 369 juta dolar sejak peluncuran — tanpa satu pun hari mengalami redemption. Dalam 24 jam terakhir saja, lebih dari 18 juta dolar masuk. Konsistensi seperti ini identik dengan pola inflow yang mendahului reli besar Bitcoin pada awal siklus ETF 2024.

    Institusi Mulai Serius: VanEck Percepat Aktivasi ETF Solana

    Terobosan besar datang dari VanEck, yang baru saja mengajukan Form 8-A, langkah penting menuju peluncuran ETF spot Solana mereka. Bersama pengajuan S-1 sebelumnya, ini menegaskan bahwa permintaan dari institusi bukan rumor, tetapi komitmen jangka panjang. Sudah ada empat ETF Solana yang diperdagangkan, dan lebih dari sepuluh lainnya dalam antrean persetujuan.

    Sementara Bitcoin dan Ethereum ETF mencatat outflow, Solana justru menyedot dana baru. Solana tidak lagi dipandang sebagai “altcoin spekulatif,” tetapi sebagai aset utama untuk alokasi institusi.

    Derivatif Mengirim Sinyal Merah: Pasar Leverage Masuk Mode Risiko Maksimal

    Berbanding terbalik dengan kekuatan ETF, pasar derivatif Solana justru runtuh. Data CoinGlass mencatat Open Interest anjlok 3,34% dalam sehari menjadi 7,35 miliar dolar, tanda para trader melepas leverage, bukan menumpuk posisi untuk bounce.

    Funding rate juga berbalik negatif ke -0.0076%, menandakan trader kini rela membayar untuk mempertahankan posisi short. Dalam sejarahnya, reli Solana biasanya dimulai saat Open Interest NAIK bersamaan dengan funding rate negatif, tanda short squeeze. Namun sinyal itu belum terlihat sekarang. Tren jangka pendek berada di bawah kendali penuh para bear.

    Buyback Korporat Picu Sinyal Optimisme Jangka Panjang

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Solana Anjlok! Level 138 Jadi Penentu Nasib Selanjutnya!

    Sementara sentimen jangka pendek memanas, sinyal jangka panjang justru menguat. Upexi, perusahaan yang mengalokasikan 300 juta dolar ke Solana, mengumumkan buyback senilai 50 juta dolar.

    Pembelian kembali saham di saat harga pasar turun menunjukkan keyakinan struktural, bukan spekulasi. Dalam finans tradisional maupun kripto, buyback adalah salah satu indikasi paling kuat bahwa pelaku korporasi melihat nilai masa depan lebih besar dari nilai saat ini.

    On-Chain URPD Memperlihatkan Celah Mengkhawatirkan

    Analisis URPD dari Ali Martinez membuka fakta mencemaskan. Di atas 150 dolar, volume realisasi Solana padat hingga 180 dolar. Namun di bawah 144 dolar, terdapat “kekosongan permintaan” besar hingga wilayah 24 dolar.

    Ini bukan prediksi harga akan jatuh sedalam itu, melainkan menegaskan bahwa area 135–144 dolar adalah benteng on-chain terakhir. Jika jebol, pergerakan ke level lebih dalam bisa terjadi jauh lebih cepat daripada yang dibayangkan.

    Trendline 5 Tahun Solana Diuji, Penentu Bull atau Breakdown

    Saat ini, SOL diperdagangkan di 138–142 dolar, tepat di garis trendline multi-tahun sejak 2020 — struktur yang menopang seluruh perjalanan bull Solana. Jika bertahan, target pemulihan menuju 196 hingga 249 dolar terbuka kembali. Namun jika patah, level support berikutnya berada di 125 dolar, lalu 112 dolar, hingga zona akumulasi besar 93–105 dolar.

    Semua investor jangka panjang Solana kini memantau satu garis ini.

    Zona Penolakan 190–215 Dolar Masih Jadi Tembok Besi

    Seorang analis yang pernah memprediksi jatuhnya Bitcoin di 2021 menunjukkan zona penolakan besar antara 190–215 dolar. Solana telah mencoba menembus area itu berkali-kali namun gagal, membentuk candle mingguan yang makin lemah. Penolakan terbaru di 208 dolar menegaskan seller masih memegang kontrol makro. Dari kerangka besar ini, struktur berikutnya berada dekat 126 dolar, level yang secara teknikal dan on-chain menjadi simpul penting.

    Solana Sedang Masuk Fase Penentuan

    ETF memberikan sinyal bullish jangka panjang yang sangat kuat. Derivatif memberi sinyal bearish jangka pendek. On-chain memperingatkan celah struktural besar. Trendline multi-tahun menjadi benteng terakhir.

    Solana sedang berdiri di titik krusial — titik di mana sejarah siklus sebelumnya selalu memicu pergerakan besar. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Solana akan bergerak, tetapi ke arah mana ledakan berikutnya akan terjadi.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Anjlok! Level 138 Jadi Penentu Nasib Selanjutnya!

    Solana (SOL) kembali berada dalam sorotan setelah pergerakan harganya menunjukkan sinyal-sinyal bearish yang semakin menguat. Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto mengalami kontraksi tajam, memicu aksi jual yang memperburuk tekanan pada Solana.

    Dengan sentimen pasar yang dipenuhi rasa takut dan indikator teknikal yang memerah, banyak trader kini bertanya-tanya: apakah ini hanya koreksi biasa, atau awal dari penurunan yang lebih dalam?

    Artikel ini membedah kondisi pasar, gambaran teknikal, hingga skenario masa depan Solana untuk satu minggu ke depan.

    Market Context: Tekanan Jual Makin Kuat, Sentimen Ekstrem

    Regime harian Solana kini secara jelas berada pada zona bearish, mencerminkan tekanan jual yang konsisten. Dominasi Bitcoin yang berada di 57.57 persen membuat pergerakan SOL sangat bergantung pada arah BTC. Ketika BTC melemah, altcoin sebesar Solana hampir pasti ikut terseret.

    Kapitalisasi pasar kripto global turun 5.84 persen dalam sehari menjadi sekitar 3.36 triliun USD. Ini menunjukkan risk-off mode mulai menguasai pasar. Lebih mengkhawatirkan lagi, Fear & Greed Index berada di level 16 yang berarti Extreme Fear. Sentimen trader sedang berada di titik paling sulit, dengan banyak pelaku pasar memilih menarik likuiditas.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Technical Outlook: Struktur Bearish Semakin Dominan

    Dilaporkan Cryptonomist, secara teknikal, Solana memantul di area yang semakin rapuh:

    • Harga penutupan harian di 141.42 berada jauh di bawah EMA20 (166.64), EMA50 (183.19), dan EMA200 (187.33). Kondisi ini menandakan struktur bearish kuat pada time frame besar.

    • RSI harian berada di 31.04, sedikit di atas oversold, mengindikasikan ruang yang semakin sempit bagi penurunan sebelum terjadi relief bounce.

    • MACD harian mencatat momentum negatif: garis MACD di -12.61 berada di bawah sinyal -10.80 dengan histogram -1.81. Sinyal ini mengkonfirmasi tekanan seller masih dominan.

    • Harga saat ini berada dekat lower Bollinger Band (134.30), yang bisa berarti dua hal: potensi squeeze kecil atau justru kelanjutan tren turun.

    • ATR14 di 12.72 menandakan volatilitas sedang meningkat. Trader perlu berhati-hati dengan stop-loss dan ukuran posisi.

    • Pivot harian menunjukkan pivot utama di 141.94, dengan resistance awal di 145.16 dan support kunci di 138.19. Harga yang berada tepat di sekitar pivot ini menandakan pasar sedang dalam fase penentuan.

    Baca juga: Prediksi Harga Solana: Bisa Tembus $200 Sebelum 2025 Berakhir?

    Intraday Momentum: Tekanan Jangka Pendek Tetap Bearish

    Pada time frame intraday, pola bearish masih berlanjut.

    • EMAs 1 jam berada di atas harga: EMA20 di 144.94 dan EMA50 di 149.70, menguatkan tren turun dalam jangka pendek.

    • RSI 1 jam di 34.04 menunjukkan tekanan jual mulai melemah, tetapi belum cukup untuk membalikkan arah.

    • Pada chart 15 menit, RSI berada di 43.37, yang sering memunculkan bounce pendek atau pullback kecil. Namun, peluang ini lebih cocok untuk scalper dan belum mengubah struktur besar.

    Level Kunci Solana: Antara Bertahan atau Jatuh Lebih Dalam

    Ada dua zona penting yang menjadi kunci arah Solana:

    1. Resistance 142–145
      Daerah ini bisa menjadi tempat seller kembali menekan harga. Jika harga gagal menembus ke atas zona ini, tren turun kemungkinan berlanjut.
    2. Support krusial sekitar 138
      Jika level ini jebol, tekanan jual dapat meningkat tajam, membuka peluang penurunan menuju area Bollinger Band bawah.

    Selain itu, data fee DEX di ekosistem Solana menunjukkan aktivitas yang tidak merata. Raydium dan HumidiFi mengalami penurunan fee yang signifikan, sedangkan Orca dan SolFi melonjak secara sporadis. Ini menunjukkan likuiditas berpindah-pindah dan pasar belum menemukan keseimbangan.

    Future Scenarios: Ke Mana Solana Bergerak Selanjutnya?

    Dalam skenario utama, tren bearish tetap memimpin. Selama harga masih berada di bawah EMA20 harian, peluang pembalikan tren masih sangat kecil.

    • Jika harga kembali menembus ke atas EMA20, ini bisa menjadi tanda awal pemulihan yang patut diperhatikan.

    • Jika level 138 jebol, Solana berpotensi masuk fase penurunan lebih dalam, dengan volatilitas meningkat dan rentang pergerakan melebar.

    Bagi trader, pendekatan konservatif lebih disarankan. Gunakan posisi lebih kecil dan perhatikan pivot harian sebagai area masuk atau keluar. Investor jangka panjang dianjurkan menunggu hingga Solana kembali menunjukkan kekuatan struktural dan stabil di atas EMA penting.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com