Tag: solana

  • Tembus Level $200, Solana Incar Puncak Baru

    Hari ini, Solana (SOL) mencuri perhatian pasar kripto dunia setelah menembus level $200, tertinggi sejak Maret.

    Lonjakan ini datang usai diumumkannya Block Assembly Marketplace (BAM) oleh Jito Labs, serta masuknya investor institusional baru sehingga menjadikan minggu ini momentum paling kuat untuk SOL sejauh ini.

    Apa Itu BAM dan Mengapa Ini Penting?

    Jito Labs meluncurkan BAM, arsitektur bangunan blok baru yang mengoptimalkan eksekusi transaksi di atas Solana.

    Dengan sequencing lebih cepat, pengurangan MEV, dan kontrol blok yang diprogram, teknologi ini menjanjikan efisiensi yang lebih tinggi dan keamanan yang lebih baik.

    Nick Ruck dari LVRG Research menyoroti bahwa BAM dapat meningkatkan privasi dan fleksibilitas jaringan secara signifikan.

    Pergerakan harga SOL (SOL/USDT) pada Selasa, 22 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga SOL (SOL/USDT) pada Selasa, 22 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Boom! Solana Cetak Rekor Transaksi

    Lonjakan Harga dan Aktivitas Derivatif

    Dalam 24 jam terakhir, SOL naik hampir 9%, menyentuh titik puncak di $203 sebelum terkoreksi ke level saat ini.

    Volume produk derivatif SOL melonjak—misalnya, produk CD20 mencatat +8,87% dengan volume 4,87 juta unit. Hal ini menunjukkan minat besar dari pelaku pasar atas lonjakan ini.

    Institusi Masuk Pasar: Uang Segar Mengalir

    Minat institusional semakin meningkat. Masuknya $39 juta inflows ke produk investasi SOL, ditambah pre-komitmen $73 juta untuk ETF REX-Osprey SOL, mendukung kenaikan harga yang kuat.

    Juga, korporasi telah mengakumulasi ~2,95 juta SOL atau senilai $531 juta sepanjang Juli tahun 2025.

    Nasdaq-listed DeFi Development Corp dan Upexi juga menambahkan lebih dari 240.000 SOL ke portofolio mereka hanya dalam beberapa minggu terakhir.

    Ekosistem Kuat: DeFi dan Aktivitas On‑Chain Meningkat

    • TVL DeFi Solana melonjak ke $10,26 miliar, tertinggi dalam 6 bulan terakhir.
    • Lebih dari $180 juta aset dipindahkan ke Solana, termasuk $90 juta dari Ethereum, menunjukkan arus lintas-chain yang signifikan.
    • Aktivitas pengguna tinggi, terlihat dari likuidasi posisi short senilai $11 juta pada harga sekitar $188.

    Pola Teknis: Cup‑and‑Handle dan Resistance Kunci

    Beberapa analis melihat pola teknikal cup‑and‑handle dalam grafik SOL jangka panjang—indikator klasik untuk breakout besar.

    PpLevel resistance utama berada di sekitar $189–$200. Bila tembus dan bertahan, target selanjutnya adalah $218–$225, kemudian $250, serta potensi menuju $300.

    Jika breakout berhasil, potensi upside bisa signifikan—beberapa analis ekstrem bahkan menyebut SOL bisa menyentuh $4.000–$6.300 dalam jangka menengah.

    Risiko yang Harus Diwaspadai

    Namun, meski potensi besar terbuka, ada sejumlah risiko yang tetap perlu diwaspadai:

    • Volatilitas tinggi, terutama jika terjadi koreksi dari level $200.
    • Ketergantungan pada sentimen regulasi dan arus institusional. Berubahnya regulasi bisa memicu aksi ambil untung (profit taking).
    • Kurangnya adopsi jika arus rantai habis, meskipun saat ini aktivitas lintas-chain masih tinggi.

    Baca Juga: ETF Solana Melejit: $222 Juta Volume Perdagangan Sejak Diluncurkan

    Solana kini berada di persimpangan yang sangat strategis. Dengan inovasi BAM dari Jito, dukungan institusi nyata, dan perkuatan ekosistem DeFi serta arus masuk aset lintas-chain, SOL tampak siap berlaga di level tertinggi selanjutnya.

    Periode penting ini adalah minggu-minggu berikutnya. Apakah SOL akan menembus $200–$218 dan memulai fase eksponensial menuju target seperti $300–$400 ke atas? Atau justru tertahan dan koreksi di tengah sentimen pasar?

    Investasi SOL saat ini bisa menjadi salah satu langkah paling krusial di paruh kedua 2025bagi yang siap menghadapi volatilitas dan mengikuti momentum pertumbuhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Boom! Solana Cetak Rekor Transaksi

    Dalam satu minggu terakhir, aktivitas di jaringan blockchain mencapai rekor tertinggi sepanjang masa: sekitar 342 juta transaksi, menurut data dari Dune Analytics dan dilaporkan oleh platform CryptoPotato pada Minggu (20/7).

    Peningkatan ini didorong oleh lonjakan volume transaksi yang luar biasa di beberapa jaringan utama, terutama Solana dan BNB Chain.

    Solana Mendominasi: 59,46 % dari Total Transaksi Mingguan

    • Solana (SOL) mendominasi transaksi mingguan dengan merebut 59,46% dari volume total.
    • Lonjakan ini terjadi seiring naiknya penggunaan token meme yang diluncurkan melalui launchpad seperti LetsBonk dan Pump.fun, yang menarik banyak pengguna baru dan memicu ribuan transaksi per menit.

    Dengan struktur arsitektur tinggi dan biaya transaksi rendah, Solana tetap menjadi magnet bagi ekosistem DeFi, NFT, dan token eksperimental.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    BNB Chain Kuasai 18,76 % Transaksi

    • BNB Chain menyumbang 18,76% dari transaksi mingguan.
    • Ekosistemnya kaya akan DApps — mencakup DeFi, GameFi, dan NFT — menjaga likuiditas dan komunitas pengguna terus aktif.
    • Setelah Maxwell Hard Fork, kecepatan block processing dikurangi menjadi 0,75 detik per block, meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas jaringan.

    Tron Ikut Serta: Surpass Ethereum dalam Volume USDT

    • Selain Solana dan BNB Chain, Tron memasuki jajaran tiga besar dengan volume transaksi besar dan aktifitas pengguna harian tinggi.
    • Minat retail dan dominasi whale di Tron juga sempat melampaui Ethereum dalam hal volume USDT.

    Apa Arti Semua Ini untuk Pasar Kripto?

    1. Peningkatan Adopsi Ekosistem
      Volume ini mencerminkan aktivitas nyata dari pengguna massal — bukan sekadar transaksi trading — yang menjadi indikator penting bagi kesehatan blockchain jangka panjang.
    2. Meme Token sebagai Magnet Baru
      Popularitas token seperti pada Solana mendorong banyak pengguna ritel untuk masuk ke pasar. Namun, pergerakan ini juga bersifat highly speculative yang risikonya bisa besar.
    3. Teknologi vs Likuiditas
      Keunggulan teknikal seperti speed block BNB dan throughput tinggi Solana menarik banyak developer. Aksi ini memberikan fondasi kuat bagi blockchain untuk tumbuh, namun tetap waspadai efek sentimen spekulatif.
    4. Era Baru GameFi & DeFi
      Aktivitas DApps di BNB dan Solana menunjukkan bahwa GameFi, NFT, dan DeFi bukan sekadar tren, tetapi fondasi dunia kripto berikutnya.

    Risiko di Balik Angka

    Meskipun volume transaksi tinggi cenderung positif, tidak semua transaksi merefleksikan nilai fundamental:

    • Volume sebagian besar berasal dari token meme yang “pump-and-dump”.
    • Aktivitas ini bisa volatil, sehingga investor perlu selektif dan hati-hati.
    • Jika tren bearish global muncul, aktivitas bisa turun drastis, memicu tekanan harga.

    Outlook Pasar: Momentum untuk Bull Season?

    Dengan aktivitas mingguan mencapai rekor 342 juta transaksi, ini bisa menjadi sinyal bahwa pasar kripto sedang bersiap memasuki fase bull season berikutnya.

    Ketergantungan pada ekosistem yang kuat, adopsi ritel, dan blokchain efisien menjadi pondasi menuju fase konsolidasi dan ekspansi jangka panjang.

    Blockchain Porsi Transaksi Kekuatan
    Solana 59,46% Throughput tinggi & meme token launch
    BNB Chain 18,76% DApps & speed/fork upgrade
    Tron Tiga besar Volume USDT & retail aktif

    Baca Juga: Liquid Staking Multi-Exchange Bisa Dorong Harga Solana Ke $185?

    Solana dan BNB Chain memimpin lonjakan aktivitas besar dalam satu minggu terakhir. Bukan hanya sebagai statistik, melainkan cerminan adopsi teknologi. Meski ada risiko spekulasi, potensi pertumbuhan jangka panjang sangat nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Melejit 10%, Harga $200 Semakin Dekat

    Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar setelah mencatat lonjakan sekitar 10% dalam seminggu terakhir, membawa harganya kembali ke kisaran $177–$184, dan kini berada tepat di bawah resistance penting di sekitar $180.

    Para analis menilai, jika SOL mampu menembus level ini, maka bull run sejati bisa segera mengikuti langkah Bitcoin dan Ethereum menuju level tertinggi baru.

    Level $180: Garis Pertahanan Terakhir Bearish

    SOL telah berada dalam rentang harga antara $140 hingga $180 sejak kuartal kedua.

    Pergerakan ini sempat terganggu oleh tekanan geopolitik yang memaksa SOL turun ke kisaran $120–$130 akhir Juni lalu.

    Namun reli terbaru telah membawanya kembali ke puncak range tersebut, dan level $180 kini dianggap sebagai “pertahanan terakhir bearish”.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 19 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 19 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analis Crypto Jelle menyebut bahwa level ini serupa dengan resistance besar di Ethereum pada $4.000 – “final major level for bears to defend.”

    Jika SOL bisa mempertahankan harga di atas $168, peluang menuju $186–$188 dalam waktu dekat sangat terbuka.

    Baca Juga: ETF Solana Melejit: $222 Juta Volume Perdagangan Sejak Diluncurkan

    Target Berikutnya: $200 ke Level Lebih Tinggi

    Menurut Daan Crypto Trades, pemulihan SOL di atas Daily 200 MA dan EMA menjadi sinyal bullish kuat, yang kini diikutkan dalam percobaan retest level $180.

    Seandainya berhasil break dan hold, target berikutnya adalah:

    • Sekitar $200, sebagai resistance psikologis awal.
    • Lanjut menuju $220, lalu $260, sesuai prinsip Fibonacci dan momentum breakout.

    Selain itu, SOL didukung oleh ekosistem meme coin Solana yang tampak segar, tumbuh hampir 13,3% dalam seminggu, yang juga mendongkrak token SOL.

    Pola Bullish Jangka Panjang: “Megaphone Formation”

    Crypto analyst Alex Clay menyebut bahwa SOL telah membentuk pola bullish megaphone yang berlangsung lebih dari setahun.

    Pola ini ditandai oleh penurunan volatilitas yang diikuti kenaikan harga secara perlahan—memberikan fondasi untuk breakout besar menuju resistance $350$400.

    Terobosan ATH baru menurutnya “inevitable” seiring kembalinya bull market di aset-aset besar seperti BTC dan ETH.

    Support kuat di $168–$170 penting untuk menjaga momentum. Penembusan di bawah ini bisa memicu test ulang support di $150–$160.

    Volatilitas tetap tinggi dan risiko koreksi tajam tetap ada, namun fondasi teknikal dan sentimen ekosistem mem-coin memberikan outlook yang lebih optimis.

    Baca Juga: Proyeksi Gila Harga Solana Naik ke $331, Mungkinkah Terjadi?

    Skenario Kondisi Potensi
    Kondisi Bullish Break + hold di atas $180 Target $200 → $260 → potensi mencapai $350–$400
    Kondisi Risk-Off Gagal break, turun di bawah $168 Test support $150–$160, potensi koreksi lebih dalam

    Solana kini berada di persimpangan kritis sehingga level $180–$184 adalah kunci. Jika mampu mengatasi tekanan bearish dan bertahan di atas support, SOL bisa menjadi salah satu pemimpin bull run altcoin berikutnya.

    Namun jika gagal, penguatan saat ini bisa sirna dalam koreksi lanjutan. Bagi trader agresif, ini adalah momen pengambilan keputusan, tapi risiko tetap harus diantisipasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Melejit: $222 Juta Volume Perdagangan Sejak Diluncurkan

    Pasar kripto AS menggemparkan dunia keuangan digital setelah peluncuran REX‑Osprey Solana + Staking ETF.

    ETF Staking Solana tersebut dibuat untuk pertama kalinya dan eksklusif yang menggabungkan spot SOL dengan staking yield.

    ETF ini debut di Cboe BZX, berhasil mencatat volume $33 juta dan inflow $12 juta pada hari pertama, sekaligus menandai antusiasme institusi menyusul era spot Bitcoin dan Ethereum ETF sebelumnya.

    Baca Juga: Proyeksi Gila Harga Solana Naik ke $331, Mungkinkah Terjadi?

    Momentum Harga & Bubble Short Squeeze

    Begitu kabar ETF ini menyebar, harga SOL sempat melonjak ~100% hingga mendekati $160, memicu likuidasi posisi short senilai hampir $9 juta dalam hitungan menit.

    Katalis ini semakin memperkuat rangkaian bullish altcoin, mendorong SOL melewati resistance kunci dan menarik volume senilai $160 juta sejak debut.

    Kenapa Ini Terobosan Besar?

    1. Yield + Spot dalam 1 Produk
      Investor institusional kini bisa menikmati pertumbuhan harga SOL sekaligus mendapatkan hasil staking—tanpa perlu memegang token langsung.
    2. Lintas Batas Regulasi
      ETF dibentuk di bawah Investment Company Act of 1940, bukan melalui proses Spot ETF tradisional, menggunakan struktur unik yang menghindari hambatan dari SEC.
    3. Infrastruktur Aman bagi Institusi
      Anchorage Digital—salah satu custodian federal untuk aset kripto sehingga dijadikan mitra resmi untuk stake, menambah kepercayaan investor besar.

    Analisis Teknikal & Indikator Pasar

    • Konfirmasi bullish: SOL diperdagangkan di atas EMA 20‑hari ($148,67), meski masih menunggu konfirmasi di EMA 50‑hari ($151,41).
    • Volume melonjak: Volume harian meningkat hingga 49% mencapai $4,6 miliar, menunjukkan akumulasi besar dan positioning institusional.
    • Momentum seimbang: RSI di angka 51 dan MACD positif—menunjukkan kekuatan tapi liabilitas koreksi tetap ada.

    Potensi Jangka Pendek & Risiko

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika SOL mampu bertahan di atas $160–$165, target selanjutnya bisa berada di kisaran $180–$200, terutama saat gelombang altcoin ETF makin meluas.

    Namun, jika harga gagal melewati EMA 50 atau terjadi penumpukan profit taking, koreksi ke zona $140–$150 masih sangat mungkin.

    Strategi untuk Investor

    Tipe Investor Strategi Disarankan
    Trader Aktif Manfaatkan breakout ke atas $160–$165 dengan target jual di $180–$200. Pasang stop-loss di bawah EMA 20 ($148).
    Investor Jangka Menengah Akomodasi masuk saat harga me-retest EMA 20; tahan untuk potensi upside ETF selanjutnya.
    Institusi & Dana Pertimbangkan eksposur diversifikasi ke produk yield-spot, tapi perhatikan ketentuan pajak & biaya operasional ETF.

    Baca Juga: Liquid Staking Multi-Exchange Bisa Dorong Harga Solana Ke $185?

    Peluncuran REX‑Osprey Solana + Staking ETF bukan hanya sekadar produk investasi baru. Ini adalah simbol kongkret kematangan altcoin di ranah keuangan tradisional.

    Dengan potensi adopsi lebih luas dan dukungan institusi, SOL kini punya pijakan kuat untuk jadi pemimpin altcoin ETF generasi berikutnya.

    Dengan volume awal mencapai $160 juta dan inflow solid, pintu rally jangka menengah hingga panjang tampak terbuka. Namun, disiplin manajemen risiko dan pemahaman teknis tetap mutlak—karena volatilitas tinggi bisa dengan cepat mengubah momentum pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Liquid Staking Multi-Exchange Bisa Dorong Harga Solana Ke $185?

    Baru-baru ini, Solana (SOL) mengembangkan inovasinya dengan meluncurkan Liquid Staked SOL (LsSOL) yang kini tersedia di berbagai bursa ternama seperti Coinbase, Kraken, Galaxy, Anchorage Digital, dan Fireblocks.

    Konon, strategi ini dinilai mampu menarik minat institusional sekaligus mendongkrak harga Solana menuju kisaran $185 atau sekitar Rp 2,7 juta.

    Kenapa LsSOL Begitu Penting?

    Liquid staking memungkinkan investor tetap mendapatkan reward staking sekaligus mempertahankan fleksibilitas investasi yang bisa langsung dipakai di berbagai protokol DeFi, bukan hanya dikunci di staking.

    Kolaborasi dengan custodian besar menjawab kekhawatiran soal keamanan dan regulasi, membuka jalur bagi dana institusional yang mencari produk tersertifikasi.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Momentum ini juga dimanfaatkan menjelang potensi persetujuan ETF SOL berbasis spot di AS, menandakan kesiapan ekosistem Solana bermain di level global.

    Baca Juga: Proyeksi Gila Harga Solana Naik ke $331, Mungkinkah Terjadi?

    Sinyal Teknis: Terbukanya Jalan ke $185?

    • SOL sukses menembus pola inverse head-and-shoulders dan mengonfirmasi breakout di level $159 — menandakan tren naik kuat.
    • Indikator teknikal seperti EMA 20-hari naik ke $157 dan RSI mendekati area overbought, menunjukkan ruang gerak ke atas masih luas.
    • Jika bertahan di atas $168, target berikutnya adalah $185. Break kuat di atas level ini bisa membawa SOL menuju $210.

    Namun, sinyal kewaspadaan juga muncul: jika harga turun di bawah EMA 20 atau $166–$168, potensi koreksi ke $144 atau bahkan $137 bisa terjadi.

    Analisis Teknikal Tambahan

    Menurut AMBCrypto, SOL sedang merangkai pola cup and handle, dengan neckline sekitar US$166.

    Jika neckline support ini tertahan, SOL mungkin menuju target ekstensi Fibonacci 1,618 di sekitar $178, dan kemudian ke $185 bahkan $220.

    Faktor tambahan yang mendukung kenaikan ini antara lain:

    • Spot outflows besar (misalnya $7,6 juta pada 13 Juli), meminimalkan tekanan jual dari exchange.
    • Likuidasi posisi short besar ($555 ribu) memicu short squeeze, memberikan tambahan momentum bullish.

    Strategi Perdagangan dan Investasi

    Tipe Investor Strategi Disarankan
    Trader Aktif Beli break di atas $168 atau saat retest support ~$166. Gunakan stop‑loss <$166 dan target jual di $185–$210.
    Holder Jangka Panjang Akumulasi saat koreksi mendekati $157–$166, kemudian tahan untuk potensi jangka menengah menuai potensi upside hingga $220.

    Outlook: Momentum Baru di Solana

    Peluncuran LsSOL adalah game-changer bagi Solana — menggabungkan utilitas dan fleksibilitas dalam satu produk.

    Ditambah readiness menuju spot ETF SOL, ini bisa menjadi fase penting untuk adopsi institusional.

    Jika SOL mampu bertahan di atas $168, tekanan beli bisa membawa harga menuju $185, dengan potensi lanjutan ke $210–$220.

    Sinyal ini menjadi lampu hijau bagi investor yang siap memasuki fase penguatan berikutnya.

    Namun, semua potensi ini perlu diukur dengan manajemen risiko yang baik. Jangan abaikan sinyal bearish seperti break di bawah EMA atau pola teknikal gagal.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bersiap Hadapi Komputer Kuantum, Transaksi Anti-Retas Diuji

    Solana Foundation mengumumkan kerja sama dengan Project Eleven, perusahaan keamanan kriptografi pasca-kuantum, untuk menguji teknologi transaksi yang tahan terhadap ancaman komputasi kuantum. Uji coba ini dilakukan melalui sebuah testnet Solana sebagai bagian dari inisiatif bertajuk Project Eleven.

    Dalam pengumuman resmi pada Selasa (waktu setempat), Project Eleven menyebut telah melakukan penilaian penuh terhadap ancaman komputasi kuantum pada jaringan Solana. Selain itu, perusahaan tersebut juga memprototipekan testnet Solana yang menggunakan tanda tangan digital pasca-kuantum. Hasil pengujian itu diklaim menunjukkan bahwa transaksi yang sepenuhnya tahan kuantum dapat diterapkan secara praktis dan tetap skalabel.

    Pembuktian Solana

    Baca juga: Solana Terjun ke US$122, Tapi Bitwise Ramal Harga Cetak ATH di 2026

    Dilaporkan Cointelegraph, klaim tersebut menjadi sorotan karena kriptografi pasca-kuantum secara umum dikenal membutuhkan komputasi yang lebih mahal dibandingkan metode kriptografi konvensional. Hingga berita ini diterbitkan, Solana belum memberikan tanggapan resmi terkait standar enkripsi pasca-kuantum yang digunakan dalam testnet tersebut, meskipun telah dimintai konfirmasi.

    Sebagai perbandingan, National Institute of Standards and Technology (NIST) Amerika Serikat pada Agustus 2024 telah mengesahkan tiga standar enkripsi pasca-kuantum, yakni Federal Information Processing Standard (FIPS) 203, 204, dan 205. Pada 2024, Cloudflare juga melakukan pengujian yang membandingkan FIPS 204 dengan Ed25519—algoritma tanda tangan digital yang saat ini digunakan Solana, serta RSA-2048. Hasilnya menunjukkan bahwa FIPS 204 hampir lima kali lebih mahal dalam proses penandatanganan dibanding Ed25519, tetapi dua kali lebih cepat dalam proses verifikasi. Sementara itu, RSA-2048 tercatat lebih lambat dalam penandatanganan dibanding keduanya.

    Wakil Presiden Teknologi Solana Foundation, Matt Sorg, menyatakan bahwa misi Solana adalah melindungi aset digital dari risiko komputasi kuantum. Kekhawatiran serupa juga dirasakan oleh berbagai ekosistem kripto utama lainnya.

    Mempersiapkan diri menghadapi ancaman di masa depan

    Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya diskusi global soal ancaman komputasi kuantum terhadap kriptografi modern. Salah satunya datang dari pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, yang memperkirakan adanya peluang 20% bahwa komputer kuantum dapat memecahkan kriptografi saat ini sebelum 2030. Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya disepakati. Kriptografer dan cypherpunk Adam Back menyebut bahwa ancaman kuantum terhadap Bitcoin kemungkinan baru akan muncul dalam 20 hingga 40 tahun ke depan.

    Meski demikian, sejumlah pengamat menilai respons teknis antar jaringan kripto berbeda-beda. Ethereum dinilai memiliki respons pengembang yang relatif cepat, sementara Bitcoin dianggap menghadapi tantangan besar dari sisi tata kelola. Analis on-chain James Check sebelumnya menyatakan bahwa meskipun solusi teknis terhadap ancaman kuantum sudah tersedia, mencapai konsensus dalam ekosistem Bitcoin untuk bermigrasi ke alamat tahan kuantum akan menjadi persoalan yang sulit.

    Jika migrasi tersebut gagal, menurut Check, ada risiko besar Bitcoin lama yang tidak berpindah ke alamat tahan kuantum dapat diretas, sehingga berpotensi membanjiri pasar.

    Langkah Solana melalui Project Eleven ini menunjukkan upaya awal industri kripto dalam mengantisipasi ancaman teknologi masa depan yang masih berkembang, namun dinilai dapat berdampak signifikan terhadap keamanan aset digital global.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Terjun ke US$122, Tapi Bitwise Ramal Harga Cetak ATH di 2026

    Harga Solana (SOL) kembali melemah dalam 24 jam terakhir dengan penurunan sekitar 4 persen dan menembus level support penting US$130. Meski demikian, manajer aset kripto Bitwise tetap optimistis dan memprediksi Solana akan mencetak rekor harga tertinggi baru (all-time high/ATH) pada 2026.

    Dilaporkan Coingape, penurunan SOL terjadi seiring pelemahan pasar kripto secara umum. Data menunjukkan kapitalisasi pasar kripto global turun 1,5 persen dalam periode yang sama, memperpanjang koreksi mingguan hingga 7,5 persen.

    Proyeksi ATH Harga SOL

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Gagal Bangkit di $131, Harga SOL Berisiko Meluncur ke $124

    Dalam laporan proyeksi tahunan terbarunya, Bitwise Asset Management memasukkan Solana sebagai salah satu aset digital dengan prospek pertumbuhan kuat dalam jangka panjang. Bitwise menilai pertumbuhan jaringan, peningkatan adopsi institusional, serta aktivitas pengembang akan menjadi pendorong utama kenaikan harga SOL hingga mencetak ATH baru pada 2026.

    Sebagai catatan, Solana sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa di level US$294,33 pada 19 Januari 2025. Saat ini, SOL diperdagangkan hampir 58 persen di bawah level tersebut. Meski demikian, Bitwise menilai koreksi ini tidak mengubah prospek jangka panjang Solana.

    Optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas institusional di ekosistem Solana. Data SoSoValue mencatat produk ETF spot Solana membukukan arus dana masuk sebesar US$10,99 juta pada 17 Desember. Bitwise SOL ETF (BSOL) memimpin dengan arus masuk harian US$6,96 juta, sehingga total aset kelolaannya mencapai US$613 juta. Sementara itu, Fidelity FSOL ETF juga mencatatkan inflow sebesar US$2,89 juta.

    Selain dari sisi ETF, Solana juga terus mendominasi pendapatan aplikasi terdesentralisasi (DApp). Berdasarkan data Syndica, Solana menjadi jaringan dengan pendapatan DApp tertinggi selama 19 bulan berturut-turut. Hingga November 2025, Solana menguasai sekitar 31 persen total pendapatan DApp Web3, mengungguli jaringan lain seperti Ethereum, Base, dan Hyperliquid.

    ETF Jadi Pendorong

    Dari sisi teknikal, kondisi jangka pendek SOL masih berada dalam tekanan. Pada saat penulisan, harga SOL berada di kisaran US$122,95 dan bergerak dalam tren bearish pada grafik 4 jam. Level US$120 menjadi area support psikologis utama. Jika level ini ditembus, potensi penurunan berikutnya diperkirakan mengarah ke US$110 hingga US$100.

    Indikator MACD menunjukkan momentum bearish yang masih berlanjut, sementara RSI berada di level 36, mendekati area oversold. Untuk membalikkan sentimen menjadi bullish, SOL perlu kembali menembus dan mempertahankan level US$130 sebagai support. Penembusan di atas US$140 dinilai dapat membuka peluang penguatan lanjutan menuju US$150.

    Meski tekanan jangka pendek masih membayangi, Bitwise menegaskan bahwa fundamental Solana tetap kuat dan berpotensi mendorong harga ke level tertinggi baru dalam beberapa tahun ke depan.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Gagal Bangkit di $131, Harga SOL Berisiko Meluncur ke $124

    Harga Solana (SOL) kembali berada di bawah tekanan dalam perdagangan jangka pendek. Data pasar terbaru menunjukkan SOL/USDT gagal mempertahankan rebound sebelumnya dan kini bergerak dalam fase krusial, seiring pelaku pasar menilai ulang momentum dan risiko dalam waktu dekat.

    Berdasarkan grafik 4 jam, SOL saat ini diperdagangkan di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama, yakni EMA 20, 50, 100, dan 200. Kondisi ini mengonfirmasi momentum bearish jangka pendek yang masih mendominasi. Pola lower high dan lower low terus terbentuk, sementara indikator Supertrend tetap berada dalam mode jual.

    Analisis Teknikal Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Coinedition, secara teknikal, area USD 127 menjadi penopang terdekat bagi harga Solana. Selama level ini mampu dipertahankan, peluang pemulihan jangka pendek masih terbuka. Namun, tekanan jual masih kuat selama harga berada di bawah zona EMA, dengan resistance terdekat di kisaran USD 131 dan USD 134. Penolakan dari area tersebut berpotensi mendorong SOL turun ke USD 124, bahkan menguji support penting di USD 121,7 jika tekanan berlanjut.

    Dari sisi derivatif, data Coinglass menunjukkan open interest futures Solana mengalami penurunan signifikan setelah sempat melonjak saat reli sebelumnya. Pendinginan open interest ke sekitar USD 7 miliar mengindikasikan fase deleveraging, di mana trader mengurangi eksposur setelah periode leverage tinggi. Meski demikian, level open interest masih relatif tinggi dibandingkan fase pasar sebelumnya, menandakan partisipasi derivatif tetap aktif meski dengan risiko yang lebih terkendali.

    Baca juga: Meski Minat Turun Tajam, Solana Tetap Jadi Raja Blockchain 2025

    Tekanan di Pasar

    Tekanan juga terlihat dari pasar spot. Arus dana Solana tercatat mengalami net outflow secara berulang, yang mengindikasikan distribusi alih-alih akumulasi. Pada 17 Desember 2025, SOL diperdagangkan di sekitar USD 127,9 dengan net outflow sekitar USD 3,5 juta. Kondisi ini memperkuat sinyal kehati-hatian, karena arus keluar spot biasanya sejalan dengan pelemahan harga.

    Dalam jangka pendek, level teknikal Solana masih menjadi penentu arah berikutnya. Resistance berada di USD 129,30, USD 131,10, dan USD 134,50. Breakout berkelanjutan di atas area ini dapat membuka peluang pemulihan menuju USD 140 hingga USD 142. Sebaliknya, support awal berada di kisaran USD 127,60–USD 127,00. Jika area ini gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju USD 125–USD 124 hingga USD 121,70 semakin besar.

    Saat ini, Solana masih bergerak dalam channel menurun jangka pendek. Tekanan di bawah klaster EMA menunjukkan potensi pergerakan besar sedang terbentuk. Namun, hingga terjadi breakout yang jelas dan didukung oleh arus spot positif serta stabilisasi open interest, reli harga SOL masih dipandang sebagai koreksi sementara di tengah dominasi penjual.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meski Minat Turun Tajam, Solana Tetap Jadi Raja Blockchain 2025

    Solana kembali dinobatkan sebagai ekosistem blockchain paling populer sepanjang 2025, meski mengalami penurunan signifikan dalam minat global dibandingkan tahun sebelumnya. Predikat tersebut menandai tahun kedua berturut-turut Solana berada di puncak popularitas ekosistem blockchain.

    Dilaporkan Trading View, penetapan ini diumumkan CoinGecko pada Senin (16/12/2025) berdasarkan laporan analisis lalu lintas web global non-bot dari 1 Januari hingga 14 Desember 2025. Studi tersebut hanya memasukkan ekosistem blockchain yang memiliki koin aktif dan pangsa trafik tidak nol.

    Dari total 62 ekosistem blockchain yang dianalisis, 20 teratas menyumbang 95,60% minat global terhadap narasi blockchain. Solana tercatat menguasai 26,79% pangsa minat global, mempertahankan posisinya sebagai ekosistem blockchain terpopuler selama dua tahun berturut-turut.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Stagnan di $130, Level $147 Jadi Penentu Nasib Tren

    Solana Meraih Mahkota Popularitas

    Di posisi kedua, Base membukukan 13,94% minat global, meski mengalami penurunan sebesar 2,9% dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, Ethereum menempati peringkat ketiga dengan 13,43%, mempertahankan posisinya dari tahun sebelumnya.

    Sui dan BNB Chain mencatat kenaikan signifikan dan naik ke peringkat keempat dan kelima. Sui menjadi ekosistem dengan pertumbuhan minat terbesar, melonjak 6,9% secara tahunan hingga mencapai 11,77%. Adapun BNB Chain mencatat kenaikan 4,9% YoY menjadi 9,05%, didorong oleh peluncuran Binance Alpha pada Mei yang meningkatkan volume perdagangan on-chain.

    Laporan tersebut juga mencatat XRP Ledger, Bittensor, dan Hyperliquid sebagai pendatang baru yang berhasil menembus 10 besar ekosistem blockchain terpopuler tahun ini.

    Meski memimpin peringkat, CoinGecko menyoroti bahwa pangsa minat Solana anjlok 12% dari 38,79% pada 2024. Penurunan ini dikaitkan dengan kesulitan Solana melepaskan citra kuatnya dari spekulasi meme coin, serta pergerakan harga SOL yang cenderung stagnan meski adopsi institusional meningkat, termasuk peluncuran ETF di Amerika Serikat.

    SOL Memecoins Keluar dari Narasi Utama

    Dampaknya, Solana keluar dari daftar narasi kripto terpopuler tahun ini. CoinGecko sebelumnya melaporkan bahwa meme coin menjadi narasi kripto paling dominan 2025 dengan 25,02% minat global, meski turun dari 30,67% pada 2024—mengindikasikan mulai meredanya euforia spekulatif.

    Narasi Solana tersalip oleh AI agents dan Made in USA, sementara sektor meme coin Solana juga terlempar dari lima besar setelah minat investor global turun 3,08% secara tahunan.

    CoinGecko menilai, masih perlu dilihat apakah Solana mampu menemukan katalis baru pada 2026 seiring memudarnya momentum kebangkitan yang sebelumnya mendorong popularitasnya.

    Sementara itu, hingga berita ini ditulis, harga SOL berada di level US$126, turun 2,61% dalam perdagangan harian.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Stagnan di $130, Level $147 Jadi Penentu Nasib Tren

    Harga Solana (SOL) bergerak dalam kisaran sempit seiring pelaku pasar mengevaluasi ulang risiko setelah reli sebelumnya gagal berlanjut. Hingga Senin (15/12/2025), SOL diperdagangkan stabil di area sekitar USD 130, mencerminkan kondisi pasar yang masih ragu, bukan panik.

    Data pasar menunjukkan tekanan jangka pendek mulai terasa, namun struktur menengah belum sepenuhnya rusak. Penjual belum menguasai pasar secara penuh, sementara pembeli juga belum menunjukkan keberanian untuk masuk agresif. Kondisi ini membuat perhatian tertuju pada area support utama dan perubahan perilaku leverage serta arus spot.

    Tekanan Jangka Pendek, Tapi Belum Runtuh

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: SOL Turun 55% dari Puncak, tapi ETF Solana Justru Panen Inflow

    SOL memasuki fase koreksi setelah gagal bertahan di atas area USD 147. Pada grafik empat jam, harga membentuk lower high dan kini bergerak di bawah exponential moving average (EMA) 20, 50, dan 100. Pola ini menegaskan adanya tekanan bearish jangka pendek.

    Meski begitu, harga masih bertahan di atas zona USD 121 yang sebelumnya menjadi dasar pantulan kuat. Oleh karena itu, prospek jangka menengah tetap netral dan belum berubah menjadi bearish penuh. Aktivitas jual melambat, namun minat beli juga masih terbatas.

    Dilaporkan Coinedition, indikator momentum mendukung pandangan tersebut. Chaikin Money Flow berada sedikit di wilayah negatif, menandakan arus keluar ringan tanpa adanya aksi jual besar-besaran. Investor cenderung mengurangi eksposur secara bertahap, bukan melakukan distribusi agresif.

    Level Teknis Jadi Penentu Arah

    Dalam jangka pendek, area USD 133,80–135,45 menjadi resistance awal yang krusial karena bertepatan dengan EMA utama dan zona pasokan sebelumnya. Di atasnya, area USD 142 menjadi hambatan yang lebih kuat setelah breakdown sebelumnya.

    Penembusan kembali ke atas USD 147 berpotensi mengubah sentimen secara signifikan dan menghidupkan kembali struktur bullish. Namun, sebelum itu, SOL harus mampu menembus resistance terdekat secara meyakinkan.

    Di sisi bawah, support awal berada di kisaran USD 131,40–130,90. Jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke USD 127,70, sebelum menguji support utama di USD 121,70. Kehilangan area tersebut akan mengubah tren menengah menjadi bearish.

    Leverage Mendingin, Arus Spot Lebih Tenang

    Data derivatif menunjukkan leverage meningkat saat harga naik dan menyusut saat terjadi koreksi. Open interest sempat memuncak di dekat puncak harga lokal, menandakan posisi yang padat. Saat harga turun, open interest ikut menurun, mengindikasikan penutupan posisi, bukan pembukaan short baru.

    Belakangan, open interest stabil di sekitar USD 7,3 miliar ketika harga bergerak datar di area USD 130. Ini menandakan pendinginan leverage setelah volatilitas, meski minat trader masih terjaga.

    Arus spot menunjukkan pola serupa. Tekanan outflow mendominasi selama fase penurunan tajam, namun belakangan arus keluar mengecil. Hal ini mengindikasikan tekanan jual mulai mereda, meski belum terlihat akumulasi kuat.

    Outlook Harga Solana

    Pergerakan harga Solana masih terkonsolidasi ketat setelah penolakan di dekat USD 147. Kompresi harga antara support dan resistance utama membuka peluang terjadinya pergerakan besar saat salah satu level kunci ditembus.

    Level kunci:

    • Resistance: USD 133,80–135,45, lalu USD 141,95–142,00, dan puncak range di USD 147.
    • Support: USD 131,40–130,90, kemudian USD 127,70, dan support struktural utama di USD 121,70.
    • Pivot jangka pendek: USD 135,50. Penutupan kuat di atas level ini dapat memicu momentum naik, sementara penolakan berisiko mendorong harga kembali menguji support bawah.

    Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?

    Arah harga Solana dalam waktu dekat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan zona USD 130 dan merebut kembali resistance EMA. Konsolidasi saat ini mencerminkan kebimbangan pasar, bukan distribusi besar.

    Jika volume meningkat bersamaan dengan penembusan di atas USD 135,50, SOL berpeluang menguji kembali USD 142 hingga mendekati USD 147. Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas USD 130 membuka risiko penurunan lebih dalam menuju USD 127,70 atau bahkan USD 121,70.

    Untuk saat ini, Solana berada di fase krusial, dengan leverage yang mendingin dan arus spot yang lebih stabil, sementara trader menunggu konfirmasi arah berikutnya.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com