Tag: solana

  • Pengguna Revolut Kini Bisa Staking dan Transfer Solana Tanpa Ribet!

    Revolut, aplikasi perbankan digital populer yang digunakan lebih dari 65 juta orang secara global, akhirnya merilis dukungan native Solana (SOL). Pengumuman yang disampaikan pada 3 Desember 2025 itu langsung mengguncang industri fintech dan kripto.

    Sebelumnya, Revolut hanya mengizinkan pengguna memperdagangkan SOL sebagai aset investasi, tanpa bisa mengirim, menerima, atau menggunakan jaringan Solana secara langsung. Namun, melalui pembaruan terbaru ini, pengguna kini dapat:

    • Melakukan pembayaran dengan SOL
    • Mentransfer SOL antar pengguna
    • Melakukan staking SOL langsung di aplikasi
    • Mengakses pembayaran P2P
    • Mengirim dan menarik aset di jaringan Solana
    • Menggunakan USDT dan USDC berbasis Solana untuk transaksi

    Dilaporkan Finbold, langkah ini membuat Revolut menjadi salah satu platform keuangan besar yang secara penuh mendukung operasional blockchain Solana.

    Solana Kini Merambah Fintech Global

    Solana sudah lebih dulu terintegrasi dengan Cash App, Venmo, dan Western Union. Kini, dengan hadirnya Revolut, jejak Solana di dunia fintech semakin kuat. Integrasi ini juga membuka pintu baru bagi adopsi kripto di Eropa, di mana Revolut menjadi salah satu aplikasi pembayaran paling populer.

    Perubahan Besar untuk Pengguna Revolut

    Revolut selama ini dikenal lambat dalam menambahkan dukungan jaringan kripto baru, hanya menyediakan akses ke beberapa blockchain besar seperti Bitcoin, Ethereum, dan Ripple. Karena itu, penambahan Solana dianggap sebagai langkah besar yang meningkatkan fleksibilitas pengguna dalam bertransaksi aset digital.

    Dengan fitur baru ini, Revolut pada dasarnya berubah menjadi “Solana on-ramp” , jalan mudah masuk ke ekosistem Solana bagi jutaan penggunanya.

    Kini banyak yang menantikan apakah Revolut akan mengungkap pembaruan lainnya pada acara Breakpoint 2025 di Abu Dhabi minggu depan, yang juga menjadi fokus komunitas Solana.

    Baca juga: Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Stagnan di $139,78, Prediksi Baru Ungkap Target $151,47!

    Aset kripto Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar menjelang penutupan tahun 2025. Meski mengalami tahun yang penuh gejolak dan kini melemah 1,14% di level US$139,78, aktivitas jaringan dan ekosistem Solana justru menunjukkan tren menguat. Kapitalisasi pasarnya kini tercatat melampaui US$78,24 miliar, dengan volume perdagangan harian mencapai US$4,93 miliar.

    Para trader kini menyoroti potensi bullish breakout pada Desember, didorong oleh fundamental jaringan yang terus berkembang.

    Ekosistem Solana Kian Perkasa, Jadi Magnet Memecoin & Investor Institusional

    Dalam dua tahun terakhir, Solana menjelma menjadi salah satu platform utama untuk perdagangan memecoin, berkat biaya transaksi super murah, kecepatan tinggi, dan hype komunitas. Pada masa puncak perdagangan memecoin, Solana bahkan mendominasi lalu lintas DEX.

    Walau dominasi memecoin telah menurun, aktivitas ekosistem Solana tetap stabil. Jaringan ini terus mempertahankan keunggulan teknis yang membuatnya diminati pengguna.

    Tak hanya itu, kemitraan baru dan perkembangan teknis membuat Solana dianggap berada di posisi ideal untuk menarik investor baru. Meningkatnya minat institusional memperkuat pandangan bahwa SOL tengah membangun fondasi pasar yang solid.

    Baca juga: Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis

    Prediksi Harga: Menuju Rebound? SMA dan RSI Beri Sinyal Netral-Positif

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Data dari CoinCodex menunjukkan bahwa pada Desember 2025:

    • Harga rata-rata diprediksi: US$147,64
    • Harga maksimum: US$151,47
    • Potensi ROI hingga akhir tahun: 8,31%

    Indikator teknikal juga menampilkan prospek penguatan:

    • SMA 200 hari: diproyeksikan naik ke US$173,95
    • SMA 50 hari: berada di US$160,87, mengindikasikan tren jangka pendek yang menuju zona bullish
    • RSI 50,95: menunjukkan posisi netral, memberi ruang untuk pergerakan naik

    Sementara itu, tingkat support dan resistance berada di:

    • Support: US$140,18 — US$135,22 — US$132,42
    • Resistance: US$147,93 — US$150,73 — US$155,69

    Level-level ini akan menjadi acuan trader untuk menentukan potensi breakout.

    Kesimpulan: Siap-Siap Solana ‘Take Off’?

    Dilaporkan Tronweekly, meski harga saat ini masih bergerak sideways, fundamental kuat, aktivitas jaringan yang stabil, dan sinyal teknikal positif membuat banyak analis percaya Solana berpeluang mencetak akhir tahun yang impresif.

    Apakah Desember 2025 akan menjadi titik balik bagi SOL? Para trader kini menunggu tanda-tanda penguatan yang bisa membawa Solana kembali ke jalur bullish.

    Baca juga: Solana Mendadak Bangkit! Tembus $135 dan Kirim Sinyal Balik Arah?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis!

    Solana Mobile resmi mengumumkan tanggal peluncuran token ekosistem mereka, SKR, yang dijadwalkan rilis pada Januari 2026. Namun, euforia tersebut langsung diwarnai kabar serius: tim keamanan Ledger menemukan vulnerabilitas tingkat chip yang tidak dapat diperbaiki pada smartphone terbaru Solana, Seeker.

    SKR Resmi Meluncur Januari 2026

    Solana Mobile menyatakan total suplai SKR mencapai 10 miliar token, dengan rincian distribusi sebagai berikut:

    • 30% (3 miliar) untuk airdrop
    • 25% (2,5 miliar) untuk pengembangan ekosistem dan kemitraan
    • 10% (1 miliar) untuk likuiditas dan peluncuran
    • 10% (1 miliar) untuk kas komunitas
    • 15% (1,5 miliar) untuk tim Solana Mobile
    • 10% (1 miliar) untuk Solana Labs

    SKR akan menggunakan mekanisme inflasi linear untuk memberi insentif bagi staker awal. Detail lengkap tokenomics dijadwalkan dipublikasikan pada konferensi Solana Breakpoint, 11–13 Desember.

    Token ini diproyeksikan menjadi pilar utama pertumbuhan Solana dApp Store, yang kini telah menampung lebih dari 100 proyek. Selain itu, SKR akan memegang peran penting dalam sistem “Guardians”, yakni pihak-pihak yang bertugas menjaga keamanan, memoderasi aplikasi, serta memverifikasi keaslian perangkat.

    Solana Mobile akan menjadi Guardian pertama, disusul oleh Helius Labs, Double Zero, dan Triton One.

    Chip Seeker Ditemukan Memiliki Celah Fatal

    Di saat bersamaan, tim Ledger menemukan kerentanan serius pada chip MediaTek Dimensity 7300 (MT6878) yang digunakan di Seeker. Kerentanan tersebut memungkinkan peretas mengambil kontrol penuh atas perangkat.

    Dilaporkan Forklog, Insinyur Ledger, Charles Kristen dan Leo Benito, berhasil melakukan serangan menggunakan denyut elektromagnetik pada proses booting awal, dan sepenuhnya melewati semua lapisan proteksi chip.

    “Tidak ada cara aman untuk menyimpan dan menggunakan private key pada perangkat ini,” tegas Kristen dan Benito.

    Masalah ini tidak dapat diperbaiki via update software, karena celahnya berada langsung dalam struktur silikon chip.

    Meski tingkat keberhasilan serangan relatif kecil—sekitar 0,1% hingga 1%—kemungkinan retry otomatis setiap detik membuat proses peretasan berpotensi berhasil dalam hitungan menit.

    “Kami dapat melakukan satu percobaan serangan setiap detik, lalu otomatis mengulang proses jika gagal,” jelas para insinyur Ledger.

    MediaTek Angkat Bicara

    MediaTek menanggapi bahwa chip MT6878 tidak dirancang untuk menghadapi serangan elektromagnetik, sehingga ancaman tersebut berada di luar spesifikasi keamanan perangkat.

    Kerentanan tingkat chip bukan kali ini saja ditemukan pada lini ponsel Solana. Pada November 2023, analis CertiK pernah mengidentifikasi kelemahan kritis pada model Saga.

    Baca juga: Solana Mendadak Bangkit! Tembus $135 dan Kirim Sinyal Balik Arah?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Mendadak Bangkit! Tembus $135 dan Kirim Sinyal Balik Arah?

    Solana (SOL) kembali menguat dan menembus level US$135 setelah sempat tertekan dalam tren turun jangka pendek. Pergerakan ini disertai penembusan garis tren bearish pada grafik per jam dan membuat SOL kembali diperdagangkan di atas simple moving average (SMA) 100 jam.

    Berdasarkan analisis teknikal yang dibagikan di platform X (sebelumnya Twitter), reli Solana terjadi setelah harga berhasil merebut kembali beberapa level Fibonacci retracement kunci dari penurunan terakhirnya. Kenaikan ini juga sejalan dengan penguatan yang terjadi di sebagian besar aset kripto utama lainnya.

    Analisis Teknikal Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 3 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 3 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: SOL di Tepi Jurang! 4 Skenario Mengejutkan Solana Jelang Akhir 2025

    Indikator teknikal jangka pendek menunjukkan sinyal yang semakin positif. Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada time frame per jam berbalik menguat di area bullish, sementara Relative Strength Index (RSI) berada di atas level 50. Kondisi ini mengindikasikan momentum jangka pendek yang mulai membaik bagi SOL.

    Meski begitu, Solana masih berhadapan dengan zona resistance ketat di area harga dekat posisi saat ini. Analis menilai, kenaikan lanjutan baru akan terbuka jika SOL mampu menembus level resistance terdekat tersebut secara meyakinkan. Jika itu terjadi, ruang penguatan bisa terbuka menuju area resistance yang lebih tinggi.

    Level Resistance Solana

    Sebaliknya, jika Solana gagal menembus resistance jangka pendek, harga berisiko berbalik melemah kembali menuju area support di dekat garis tren yang baru saja ditembus. Tekanan jual lanjutan bahkan berpotensi mendorong SOL turun ke zona support yang lebih rendah dan memicu koreksi lebih dalam dalam jangka pendek, menurut outlook teknikal tersebut.

    Dilaporkan Crypto News, saat ini, Solana tercatat sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kelima di dunia. Token ini mengalami volatilitas signifikan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, sejalan dengan gejolak yang melanda pasar aset digital secara keseluruhan. Analis mengingatkan bahwa pergerakan harga yang agresif ini tetap membawa risiko tinggi bagi pelaku pasar, terutama bagi mereka yang bertransaksi dalam jangka sangat pendek.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL di Tepi Jurang! 4 Skenario Mengejutkan Solana Jelang Akhir 2025

    Solana (SOL) tengah berada di fase krusial menjelang penutupan kuartal IV 2025. Harga SOL kini diperdagangkan di kisaran 127,35 USDT, mendekati batas bawah rentang pergerakan hariannya, sementara sederet indikator teknikal masih menunjukkan tekanan bearish yang kuat.

    Di sisi lain, aktivitas on-chain dan ekosistem DeFi Solana masih mencatatkan pergerakan, menciptakan kontras antara fundamental jaringan dan struktur harga jangka pendek di pasar spot.

    Bitcoin Dominan, Selera Risiko Pasar Melemah

    Di level makro, pasar aset kripto global masih didominasi oleh bitcoin yang memegang 57,3% pangsa pasar. Dominasi tinggi ini biasanya menandakan bahwa modal investor lebih banyak mengalir ke aset yang dianggap “lebih aman”, bukan ke altcoin dan proyek layer-1 seperti Solana.

    Total kapitalisasi pasar kripto saat ini berada di sekitar 3,03 triliun dolar AS, hanya naik sekitar 0,5% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan tipis ini dinilai sebagai sinyal akumulasi hati-hati, bukan reli euforia.

    Indeks Fear & Greed berada di level Extreme Fear pada angka 23, menunjukkan pelaku pasar masih berhati-hati setelah serangkaian tekanan harga beberapa waktu terakhir. Dalam kondisi seperti ini, altcoin seperti SOL umumnya cenderung tertinggal hingga bitcoin menunjukkan stabilisasi yang lebih meyakinkan.

    Meski begitu, porsi Solana di kapitalisasi pasar global yang berada di kisaran satu digit menengah menandakan aset ini tetap menjadi salah satu pilar risiko utama di pasar kripto. Aktivitas DeFi di ekosistem Solana, termasuk pada protokol seperti Raydium dan Orca, masih mencatatkan perolehan biaya (fee) yang signifikan dan lonjakan jangka pendek, menjadi indikasi bahwa jaringan masih aktif meski harga tengah terkonsolidasi.

    Tekanan Bearish Masih Dominan di Grafik Harian

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 2 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 2 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pada timeframe harian, SOL ditutup di level 127,35 USDT, berada di bawah semua Exponential Moving Average (EMA) utama:

    • EMA 20 hari: 139,48 USDT
    • EMA 50 hari: 158,21 USDT
    • EMA 200 hari: 175,69 USDT

    Jarak harga yang cukup lebar di bawah ketiga EMA tersebut mengonfirmasi struktur tren bearish yang dominan. Zona 135–160 USDT diperkirakan menjadi area suplai, di mana banyak pelaku pasar berpotensi melakukan aksi jual untuk keluar dari posisi yang nyangkut atau memanfaatkan reli singkat untuk short.

    Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di 34,48, di bawah level netral 50 namun belum menyentuh area jenuh jual klasik. Kondisi ini menunjukkan momentum masih lemah, tetapi tekanan jual belum mencapai fase kapitulasi penuh.

    Indikator MACD harian mencatat garis MACD di -8,82 dan garis sinyal di -9,86, dengan histogram positif tipis di 1,04. Nilai ini mengindikasikan bahwa momentum penurunan mulai stabil: tekanan bearish belum hilang, tetapi lajunya tidak lagi seagresif sebelumnya.

    Dari sisi volatilitas, Bollinger Bands mencatat:

    • Mid-band: 135,58 USDT
    • Upper band: 146,17 USDT
    • Lower band: 124,99 USDT

    Harga yang bergerak tepat di atas lower band menempatkan SOL pada zona tekanan di dekat area support. Penutupan harga yang kuat di atas mid-band dinilai menjadi salah satu syarat awal untuk mengonfirmasi potensi pemulihan yang lebih berkelanjutan.

    Average True Range (ATR) berada di 8,08, mencerminkan volatilitas yang naik namun masih terkontrol, pasar cenderung bergerak mengikuti tren, bukan panik.

    Baca juga: Solana Ambruk 5 Hari Beruntun, Harga Tertekan di $126

    Intraday: Tanda-Tanda Pembentukan Dasar Jangka Pendek

    Dilaporkan Cryptonomist, berbeda dengan struktur harian yang bearish, grafik intraday menampilkan kondisi yang lebih seimbang.

    Pada timeframe 1 jam:

    • Harga SOL di 127,37 USDT
    • Berada di sekitar EMA 20 jam (126,96 USDT)
    • Namun masih di bawah EMA 50 jam (129,61 USDT) dan EMA 200 jam (134,05 USDT)

    Konfigurasi ini menggambarkan fase netral jangka pendek yang mencoba membentuk dasar (base building) di tengah tren turun yang lebih besar.

    RSI 1 jam berada di 49,03, dekat level netral, menandakan tarik-menarik antara buyer dan seller. Sementara itu, MACD 1 jam (garis di -0,72 dan sinyal di -1,24 dengan histogram positif) mengisyaratkan bahwa dominasi seller intraday mulai mengendur dan momentum perlahan bergeser ke arah konsolidasi atau potensi rebound ringan.

    Pada timeframe 15 menit, sinyal jangka sangat pendek terlihat sedikit lebih konstruktif:

    • Harga di 127,36 USDT
    • Sedikit di atas EMA 20 dan 50 periode
    • RSI naik ke 56,12

    Kondisi ini menunjukkan adanya minat beli di area 126–127 USDT, meskipun pelaku pasar pada timeframe yang lebih tinggi masih cenderung berhati-hati.

    Level Kunci: Zona Penentuan Arah SOL

    Sejumlah level teknikal menjadi perhatian pelaku pasar dalam beberapa sesi mendatang:

    • Pivot harian: sekitar 127,3 USDT
      Menjadi zona keseimbangan di mana buyer dan seller belum memiliki keunggulan jelas.
    • Resistance terdekat: sekitar 128,6 USDT
      Tembusan dan penahanan harga di atas area ini berpotensi mendorong pergerakan ke sekitar mid-Bollinger band di 135 USDT, menguji apakah tren turun mulai kehilangan cengkeramannya.
    • Support terdekat: sekitar 126,1 USDT, berdekatan dengan lower Bollinger band di 124,99 USDT
      Penembusan dan pergerakan bertahan di bawah cluster ini dapat membuka jalan bagi penurunan lanjutan menuju zona permintaan (demand) sebelumnya.

    Sebaliknya, jika area 125–126 USDT berulang kali bertahan dengan pola higher low intraday, skenario pembentukan lantai harga (short-term bottom) di dalam pola korektif yang lebih besar akan semakin menguat.

    4 Skenario Arah Pasar SOL di Akhir 2025

    Berdasarkan kondisi saat ini, pelaku pasar memantau sedikitnya empat skenario utama untuk pergerakan Solana pada sisa kuartal IV 2025:

    1. Lanjutan Tren Turun Terkontrol
      SOL tetap berada di bawah cluster EMA harian dan gagal menembus resistance-resistance kunci. Rali-rali pendek dimanfaatkan sebagai peluang jual (sell the rally) atau momen pengurangan risiko oleh pemegang jangka panjang.
    2. Relief Rally Jangka Pendek
      Stabilnya MACD dan tekanan jual yang mulai mereda membuka peluang rebound menuju area 135–146 USDT, terutama jika level 128,6 USDT berhasil ditembus dan dipertahankan. Namun, tanpa perubahan signifikan pada sentimen pasar dan dominasi bitcoin, reli ini berisiko hanya menjadi koreksi naik dalam tren turun.
    3. Fase Sideways dan Konsolidasi Lebih Panjang
      Harga bergerak dalam rentang sempit di sekitar pivot 127 USDT, dengan buyer dan seller saling menguji level support–resistance dekat. Dalam skenario ini, strategi perdagangan berbasis range lebih dominan, sementara investor jangka panjang memilih menunggu konfirmasi tren baru.
    4. Transisi ke Fase Akumulasi
      Skenario ini mensyaratkan beberapa prasyarat:
      • SOL mampu kembali dan bertahan di atas EMA utama,
      • Indeks sentimen pasar keluar dari zona Extreme Fear,
      • Terdapat rotasi modal dari dominasi bitcoin ke ekosistem beraktivitas tinggi seperti Solana.

      Jika faktor-faktor tersebut terpenuhi, pasar Solana berpotensi beralih dari mode defensif menjadi fase akumulasi baru.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Ambruk 5 Hari Beruntun, Harga Tertekan di $126

    Solana (SOL) kembali melemah pada perdagangan Senin, terkoreksi sekitar 5% dan tertekan di kisaran $126. Pelemahan ini menandai candle harian bearish kelima berturut-turut, sekaligus menghapus kenaikan yang sempat terbentuk pada pekan sebelumnya. Tekanan jual yang kian intens membuat SOL berisiko kehilangan level support penting dan membuka peluang penurunan lebih dalam.

    Di pasar derivatif, sentimen investor berbalik bearish seiring pergeseran ke mode risk-off. Data CoinGlass menunjukkan Open Interest (OI) futures SOL, nilai nominal seluruh kontrak yang belum diselesaikan, turun 6,17% dalam 24 jam terakhir menjadi sekitar $7,00 miliar. Penurunan eksposur modal ini mengindikasikan berkurangnya selera risiko pelaku pasar dan meningkatnya kekhawatiran atas prospek harga Solana.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 1 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 1 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Anjlok Tajam, ETF Melemah dan Ancaman Retest $100

    Solana Menghadapi Tekanan Bearish

    Dilaporkan FXstreet, tekanan jual tidak hanya terjadi pada SOL. Aksi jual yang lebih luas melanda pasar kripto setelah Bitcoin (BTC) turun di bawah $87.000, yang memicu likuidasi lebih dari $600 juta posisi derivatif di seluruh pasar dalam 24 jam terakhir.

    Sejalan dengan memburuknya sentimen, tingkat pendanaan (funding rate) berbobot OI untuk kontrak Solana berbalik negatif ke -0,0055% pada Senin. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan di kubu penjual, karena pihak yang membuka posisi jual (short) bersedia membayar premi untuk mempertahankan posisinya. Dalam periode yang sama, likuidasi posisi beli SOL mencapai sekitar $31,88 juta, jauh melampaui likuidasi posisi jual sebesar $2,99 juta. Dominasi likuidasi di sisi beli menegaskan kuatnya tekanan bearish yang “menghantam” para pemegang posisi bullish.

    Secara teknikal, Solana berpotensi membentuk candle Marubozu bearish pada grafik harian, sejalan dengan penurunan sekitar 5% pada perdagangan hari ini. Koreksi yang berlangsung selama lima hari terakhir telah membawa harga kembali menguji area support $126, yang sebelumnya terbentuk sebagai level terendah pada 22 Juni.

    Apabila SOL mencatat penutupan harian yang meyakinkan di bawah $126, tekanan jual diperkirakan dapat berlanjut menuju area terendah 11 Maret di sekitar $112, dan bahkan membuka ruang koreksi lebih jauh ke zona $95 yang tercatat pada 7 April.

    Solana Berisiko Kehilangan Support Penting

    Indikator momentum turut memperkuat sinyal kehati-hatian. Relative Strength Index (RSI) harian berada di level 33 dan sejak awal Oktober terus bertahan di bawah garis tengah, menandakan dominasi tren turun. Jika RSI terus bergerak mendekati batas zona jenuh jual di kisaran 30, tekanan jual pada SOL berpotensi meningkat.

    Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada sedikit di atas garis sinyal, sehingga secara teknis masih menyimpan bias bullish tipis. Namun, apabila MACD memotong ke bawah garis sinyal merah, indikator tersebut akan mengonfirmasi penguatan kembali momentum bearish dan dapat menjadi pemicu sinyal jual tambahan bagi pelaku pasar teknikal.

    Meski tekanan jual tengah menguat, peluang pantulan harga tetap terbuka. Jika Solana mampu bertahan dan memantul dari level $126, potensi rebound jangka pendek dapat mengarahkan harga kembali ke area psikologis $150, selama tekanan jual dapat diredam dan minat risiko investor kembali pulih.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Anjlok Tajam, ETF Melemah dan Ancaman Retest $100

    Harga Solana (SOL) pada Sabtu (30/11) stabil di kisaran $136–$137 setelah mengalami koreksi tajam sepanjang November. Aset kripto ini merosot sekitar 27% dari level awal bulan di dekat $186, namun masih bertahan di atas support penting di area low-$130. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan pelemahan arus ETF, penurunan aktivitas jaringan, serta munculnya dua insiden keamanan yang mengguncang sentimen pasar.

    Arus masuk ETF Solana yang sebelumnya mencatat rekor 20 hari berturut-turut berhenti tiba-tiba. Pada 27 November, ETF Solana mencatat outflow $8,2 juta, disusul hari pertama tanpa inflow untuk Bitwise Solana ETF sehari kemudian. Meski demikian, total inflow produk ETF berbasis Solana masih berada di atas $500 juta, menunjukkan permintaan institusi belum hilang sepenuhnya. Di sisi lain, likuiditas on-chain justru meningkat.

    Pasokan stablecoin di jaringan Solana tumbuh 10% dalam sepekan, menambah sekitar $1,3 miliar ke dalam ekosistem, sementara nilai tokenisasi aset dunia nyata (RWA) mencapai $827 juta. Namun penurunan terjadi pada indikator utama lainnya: TVL anjlok 20%, biaya jaringan turun 16%, dan jumlah alamat aktif menyusut 6%.

    Tekanan Terhadap Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 30 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Bertahan di Atas $140, Pasar Menunggu Konfirmasi Rally Baru

    Dilaporkan TS Tech, dalam periode yang sama, dua insiden keamanan ikut memperburuk tekanan terhadap SOL. Peretasan hot wallet milik Upbit menyebabkan kerugian $36 juta, memicu penurunan harga intraday dan gangguan sementara pada layanan transaksi Solana di bursa tersebut. Tak lama setelah itu, sebuah ekstensi Chrome berbahaya bernama “Crypto Copilot” ditemukan mencuri biaya swap pengguna Solana secara diam-diam selama berbulan-bulan. Meski tidak memengaruhi jaringan inti, kedua insiden ini meningkatkan kekhawatiran investor terkait keamanan ekosistem.

    Di tengah gejolak harga, Solana merilis roadmap besar untuk 2025–2026 yang memberi angin segar bagi prospek jangka panjang. Upgrade Firedancer yang dikembangkan Jump Crypto diklaim mampu mendorong throughput hingga 1 juta transaksi per detik, sementara upgrade konsensus Alpenglow ditargetkan membawa finalitas transaksi ke bawah 150 milidetik. Jumlah validator yang tumbuh 57% sepanjang tahun turut memperkuat narasi pertumbuhan ekosistem.

    Analisis Teknikal Solana

    Secara teknikal, Solana kini berada di fase kritis. Level $136–$145 menjadi zona penentu arah harga, dengan support kuat di $130 dan area permintaan lebih rendah di $121–$126. Jika tekanan jual berlanjut, analis memperkirakan kemungkinan retest menuju $100. Sebaliknya, reli menuju $150, bahkan $170, dapat terjadi jika arus ETF pulih dan sentimen pasar membaik.

    Solana memasuki akhir November dengan kondisi campuran: tekanan jangka pendek yang kuat namun dibarengi perkembangan teknologi yang menjanjikan. Pergerakan di atas atau di bawah “kotak harga” $130–$150 diperkirakan akan menentukan bagaimana pasar menilai babak penutup tahun bagi salah satu aset kripto terbesar ini.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Was-Was: SOL Bisa Tembus $170 Lebih Cepat dari Perkiraan!

    Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah aliran dana ETF mengalir masuk lagi. Lonjakan minat institusional tersebut mendorong SOL mendekati level resistensi krusial yang diyakini dapat membuka jalan menuju harga 170 dolar dalam waktu dekat.

    ETF Inflows Kembali, Momentum Bullish Menguat

    Dalam beberapa pekan terakhir, Solana menunjukkan performa impresif, diperkuat oleh masuknya kembali dana ke produk ETF terkait aset kripto. Arus dana tersebut menjadi katalis penting bagi SOL yang saat ini tengah menguji zona resistensi teknikal utama di kisaran 150 hingga 155 dolar.

    Volume perdagangan juga meningkat tajam, menandakan minat investor yang kembali bangkit terhadap altcoin papan atas ini. Ekosistem Solana terus berkembang, dengan aktivitas developer dan pengguna yang meningkat berkat performa jaringan yang tinggi dan biaya transaksi yang rendah. Faktor-faktor ini turut menopang reli harga yang tengah terjadi.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 29 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 29 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pola Pennant: Sinyal Teknis yang Jadi Fokus Trader

    Dilaporkan Investx, analisis teknikal menunjukkan bahwa SOL sedang membentuk pola bullish pennant, yakni struktur harga yang biasanya mengindikasikan kelanjutan tren naik setelah fase konsolidasi.

    Untuk mengonfirmasi pola ini dan membuka jalan menuju target 170 dolar, harga SOL harus menembus resistance bagian atas pennant di area 152 hingga 155 dolar. Breakout yang dikonfirmasi dengan volume besar diyakini akan memicu percepatan harga menuju 170 dolar, bahkan berpotensi lebih tinggi.

    Level Kunci dan Skenario yang Dipantau Trader

    Sebelum mengincar target tersebut, SOL masih perlu menembus Order Block 4 jam di level 145 dolar. Sebelum itu terjadi, harga berpotensi melakukan retracement ke Order Block 128 hingga 130 dolar sebelum mencoba kembali menembus level tersebut.

    Bagi trader, skenario pullback ke 130 dolar menghadirkan rasio risiko–imbalan yang menarik, dengan catatan menunggu konfirmasi konsolidasi atau breakout. Trader berpengalaman juga mengamati korelasi SOL dengan Bitcoin dan Ethereum, yang masih menjadi penggerak utama meski performa Solana saat ini relatif lebih kuat.

    Dengan volatilitas pasar kripto yang masih tinggi, investor diimbau untuk tetap disiplin dalam pengaturan posisi dan penggunaan stop loss yang sesuai. Meski demikian, saat ini probabilitas masih berada di sisi skenario bullish.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bertahan di Atas $140, Pasar Menunggu Konfirmasi Rally Baru

    Solana (SOL) menunjukkan tanda-tanda awal stabilisasi setelah beberapa minggu bergerak dalam tekanan, dengan harga kembali bertahan di atas level $140. Pergerakan ini menandai perubahan struktur jangka pendek saat pembeli mulai mempertahankan posisi penting guna mendorong pemulihan yang lebih kuat.

    Pembeli Pertahankan Support $138–$140

    SOL berhasil kembali masuk ke area Donchian dan EMA band setelah melewati level Fibonacci 0.236. Pasar juga mencetak pola higher lows yang mengindikasikan upaya pembalikan tren. Zona $138–$136 menjadi support terdekat yang kini menjaga struktur pemulihan, sementara level $133 berfungsi sebagai batas pertahanan terakhir sebelum harga berpotensi kembali ke titik rendah $121.

    Di sisi kenaikan, area $142–$144 tetap menjadi hambatan awal yang belum mampu ditembus. Analis menilai bahwa penutupan kuat di atas zona tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju $153, $163, $173, hingga $187 apabila momentum terus berkembang.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 28 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Open Interest Menurun, Aktivitas Trader Tetap Tinggi

    Data derivatif menunjukkan penurunan leverage setelah open interest sempat mencapai lebih dari $16,5 miliar ketika harga bergerak menuju $250 pada September lalu. Angka terbaru berada di sekitar $7,27 miliar, mencerminkan pengurangan risiko dari para trader.

    Meski menurun, open interest tetap berada di atas rata-rata pertengahan tahun. Kondisi ini menunjukkan partisipasi pasar masih aktif, menyediakan ruang bagi peningkatan aktivitas apabila momentum kembali menguat.

    Outflow Dominan, Sentimen Pasar Masih Berhati-hati

    Arus dana menunjukkan tren outflow yang konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian besar sesi mencatat net outflow lebih dari $50 juta, menandakan kehati-hatian pelaku pasar besar. Terbaru, ketika SOL berada di area $139, tercatat net outflow sebesar $21,76 juta.

    Analis menyebut bahwa stabilisasi harga masih membutuhkan dukungan berupa inflow berkelanjutan. Tanpa itu, reli signifikan diperkirakan sulit terbentuk dalam waktu dekat.

    Pola Harga Mengarah ke Fase Penentuan

    SOL kini bergerak dalam pola kompresi, di mana higher lows bertemu dengan zona resistance multi-minggu. Pola ini berpotensi menghasilkan pergerakan volatil dalam waktu dekat, bergantung pada arah keputusan harga.

    Kenaikan di atas $144 akan menjadi konfirmasi awal pergeseran momentum menuju fase pemulihan lebih kuat. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level $138 dapat memicu tekanan turun lanjutan menuju $133 dan berpotensi kembali ke area $121.

    Pasar Menunggu Konfirmasi Lanjutan

    Pergerakan Solana pada pekan ini bergantung pada kekuatan pembeli dalam mempertahankan zona support utama. Meskipun struktur teknikal mulai membaik, sentimen masih terbagi akibat besarnya outflow. Partisipasi trader yang tetap tinggi memberi peluang terjadinya peningkatan volatilitas, terutama menjelang memasuki bulan Desember.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Geger Serangan Misterius! Upbit Kebobolan Rp600 Miliar Aset Solana

    Dunia kripto kembali diguncang. Pada 27 November 2025, bursa kripto terbesar di Korea Selatan, Upbit, melaporkan outflow tidak sah senilai $38,5 juta (sekitar Rp600 miliar) yang terjadi di jaringan Solana. Insiden ini membuat Upbit langsung menghentikan seluruh aktivitas deposit dan penarikan untuk aset berbasis Solana.

    $38,5 Juta Raib: Aset DeFi hingga Meme Coin Ikut Terseret

    Dalam laporan resminya, Upbit mengonfirmasi bahwa sejumlah token terdampak—mulai dari SOL, BONK, USDC, RENDER, PYTH, hingga aset-aset DeFi lain di ekosistem Solana.

    Dilaporkan Coinspeakers, serangan ini diduga menargetkan infrastruktur hot wallet Upbit, sistem yang menangani transaksi harian dan penarikan pengguna.

    Upbit merilis daftar lengkap alamat wallet yang terhubung dengan aktivitas mencurigakan tersebut, sekaligus menegaskan:

    “Kami telah mengidentifikasi jumlah pasti aset yang bocor, dan Upbit akan menanggung 100% kerugian menggunakan dana perusahaan. Pelanggan tidak akan terdampak.”

    Langkah ini muncul pada waktu yang sensitif, hanya beberapa saat sebelum Upbit bersiap melakukan IPO di Nasdaq.

    Upbit Bergerak Cepat: Inspeksi Darurat dan Penguatan Keamanan

    Insiden terjadi antara 26–27 November 2025, dan Upbit secara berurutan mengeluarkan pembaruan melalui pusat pelanggan. Upbit melakukan penghentian transaksi, mengevaluasi kerugian, dan menjalankan inspeksi darurat untuk menemukan sumber masalah serta mencegah kebocoran lanjutan.

    Pola distribusi dana menunjukkan bahwa serangan ini terencana dan tertarget, terutama pada hot wallet operasional yang mengelola aktivitas perdagangan aktif.

    Di Tengah Kekacauan, Dunamu Justru Umumkan Investasi Raksasa Rp120 Triliun

    Di sisi lain, perusahaan induk Upbit, Dunamu, mengumumkan kolaborasi besar dengan raksasa teknologi Naver dan Naver Financial. Ketiga perusahaan ini akan menginvestasikan 10 triliun won (sekitar Rp120 triliun) dalam lima tahun ke depan untuk memperkuat:

    • Pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI)
    • Ekosistem Web3
    • Sistem pembayaran dan layanan keuangan digital berskala global

    Presiden Dunamu, Song Chi-hyung, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk “membangun kerangka global baru untuk layanan pembayaran, penyelesaian transaksi, dan ekosistem finansial masa depan.”

    Kolaborasi ini disebut sebagai salah satu kerja sama terbesar dalam sejarah fintech Korea Selatan.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 27 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 27 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Serangan Besar, Ambisi Lebih Besar

    Upbit menghadapi insiden keamanan besar, tetapi menunjukkan respons cepat dan komitmen penuh terhadap perlindungan pengguna. Sementara itu, Dunamu bersama Naver dan Naver Financial memulai langkah ambisius untuk membangun salah satu ekosistem AI dan Web3 terbesar di Asia.

    Tahun 2025 menjadi periode penuh dinamika bagi industri kripto Korea Selatan, dengan perhatian global tertuju pada setiap pergerakan besar yang terjadi.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com