Tag: solana

  • Solana Melonjak 10%, Target $110 Terbuka, Apakah SOL Tembus $100?

    Harga Solana (SOL) memimpin pemulihan pasar kripto dengan lonjakan 10% dalam 24 jam terakhir, memicu spekulasi bahwa level US$100 bisa segera tercapai. Sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi kenaikan lanjutan menuju area US$110–US$115.

    Pada perdagangan Rabu, SOL sempat menyentuh level intraday US$86, naik dari posisi terendah dua minggu di US$75 sehari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.

    Open Interest dan Likuidasi Short Meningkat

    Reli harga SOL dibarengi lonjakan aktivitas derivatif. Open interest futures Solana naik lebih dari 5% menjadi US$5,27 miliar, mencerminkan meningkatnya partisipasi pasar.

    Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi short SOL tercatat mencapai US$15,4 juta. Tekanan likuidasi ini mengindikasikan dorongan beli yang kuat dari sisi permintaan.

    Selain itu, ETF spot Solana berbasis Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar US$40 juta sejak 9 Februari. Arus dana ini dinilai memperkuat sentimen positif terhadap SOL di tengah pemulihan pasar.

    Secara umum, kapitalisasi pasar kripto global naik 4% menjadi US$2,28 triliun. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.800 atau naik 5% dalam 24 jam, sementara Ether menguat sekitar 8% ke area US$1.990.

    Baca juga: Solana ETF Masuk US$30 Juta Tertinggi 2,5 Bulan, Tapi Harga SOL Lemah?

    Breakout Pola Segitiga Arahkan ke US$110

    Dari sisi teknikal, grafik enam jam SOL/USD menunjukkan breakout dari pola symmetrical triangle. Pola ini sering diartikan sebagai sinyal kelanjutan tren setelah fase konsolidasi.

    Dilaporkan Cointelegraph, untuk menjaga momentum kenaikan, harga perlu ditutup di atas simple moving average (SMA) 100-hari di sekitar US$86. Jika level ini mampu dipertahankan, target pengukuran pola mengarah ke US$110, yang bertepatan dengan SMA 50-hari. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 28% dari level saat ini.

    Penutupan harian di atas exponential moving average (EMA) 20-hari di sekitar US$88 dapat membuka ruang menuju US$95 dan selanjutnya US$117.

    Data distribusi harga realisasi dari Glassnode menunjukkan aktivitas beli historis di atas US$85 relatif terbatas. Artinya, hanya sedikit pemegang SOL yang memiliki harga pokok di atas area tersebut, sehingga potensi tekanan jual jangka pendek dinilai lebih rendah.

    Level resistensi signifikan berikutnya berada di sekitar US$115, di mana sebelumnya sekitar 22 juta SOL sempat diakumulasi.

    Dengan kombinasi breakout teknikal, arus masuk ETF, serta tekanan likuidasi short, Solana kini menjadi salah satu altcoin dengan momentum pemulihan paling kuat. Namun, keberlanjutan tren naik akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area di atas US$86–US$88 dalam waktu dekat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, SOL kembali menunjukkan kekuatannya sebagai aset ‘high-beta’ yang paling responsif saat market rebound.

    “Inflow ETF yang konsisten meskipun market sedang ‘Fear’ menandakan adanya akumulasi institusional yang kuat di ekosistem Solana. Secara teknikal, jalan menuju 10 terbuka lebar karena minimnya resistensi historis di area 5-15,” ungkapnya.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Anjlok 45%! Solana Nyaris Ambruk, Tapi Sinyal Rebound Mulai Muncul

    Solana (SOL) sedang memasuki fase paling krusial di akhir 2025. Setelah mengalami penurunan brutal hingga 45 persen dari puncaknya di Oktober, harga kini mencoba bertahan di sekitar 130 dolar. Meski trendline utama yang menopang pemulihan sejak April sudah jebol, pasar menunjukkan tanda-tanda menarik: bukan panik, tetapi reposisi.

    Apakah ini awal dari pemulihan besar atau jeda sebelum penurunan yang lebih dalam?

    Penurunan Tajam, Tapi Solana Menolak Tumbang

    Solana terperosok tajam setelah menembus ascending trendline,struktur teknikal paling penting dalam beberapa kuartal terakhir. Begitu garis itu patah, harga jatuh menembus EMA 20, EMA 50, dan EMA 100 tanpa perlawanan berarti.

    Kini, semua EMA tersebut menumpuk antara 145–166 dolar, membentuk zona resistensi besar yang harus dilewati untuk memulai pemulihan. Namun, di balik tekanan bearish, ada titik terang.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Zona Support Kuat: 118–122 dolar

    Pembeli terus muncul di area ini, yang sejak Juni menjadi pondasi likuiditas utama. Reaksi harga di sekitar 130 dolar kali ini terlihat lebih rapi dan stabil, menandakan adanya akumulasi jangka panjang.

    Harga yang bergerak di sepanjang Bollinger Band bawah menunjukkan volatilitas tinggi. Sentimen tetap bearish, tetapi tekanan jual mulai mereda. Higher low pertama akan terkonfirmasi jika SOL mampu menutup hari di atas 134 dolar.

    Baca juga: Solana Menahan Support $123: Rebound ke $146 atau Terjun Bebas?

    Derivatif dan Aliran Dana: Ada Kehidupan di Dalam Pasar

    Salah satu faktor yang menahan keruntuhan lebih dalam adalah data derivatif dan on-chain.

    Outflow Mulai Mengecil

    Dilaporkan Trader Unions, Coinglass mencatat outflow besar sepanjang November, termasuk 15,7 juta dolar pada 24 November. Namun, nilainya kini menurun seiring harga mendekati 130 dolar, menandakan tekanan jual dari pemegang lama mulai berkurang.

    Open Interest Tetap Tinggi

    Meskipun harga jatuh, open interest tetap stabil di 6,9 miliar dolar. Pada kondisi breakdown, open interest biasanya ikut anjlok karena long dilikuidasi massal. Tapi yang terjadi justru sebaliknya:

    • Volume futures naik lebih dari 40 persen
    • Volume opsi naik lebih dari 50 persen
    • Long/short ratio pasar umum berada pada level netral 0,99
    • Top trader Binance menunjukkan rasio di atas 4,5, menandakan keyakinan pada potensi rebound

    Profil ini lebih menunjuk pada reposisi taktis, bukan kapitulasi. Market maker dan trader besar tampaknya sedang membangun kembali posisi, bukan keluar dari pasar.

    Level-Level Penting yang Akan Menentukan Arah Solana

    Support

    • 122 dolar
    • 118 dolar
    • Jika 118 dolar jebol, target berikutnya adalah 105 dolar

    Resistance

    • 134 dolar sebagai konfirmasi awal stabilisasi
    • 145 dolar sebagai penghalang besar pertama (EMA 20)
    • 166 dolar untuk pengujian tren menengah (EMA 50)
    • 179 dolar untuk pembalikan tren makro (EMA 200)

    Jika Solana menutup di atas 145 dolar, kemungkinan short squeeze meningkat dan membuka jalan bagi pemulihan yang lebih kuat.

    Outlook: Rebound atau Turun Lebih Dalam?

    Saat ini Solana berada dalam fase koreksi, bukan kehancuran struktural. Pemegang jangka panjang masih melakukan akumulasi, derivatif menunjukkan reposisi aktif, dan harga mendekati zona akumulasi besar di 118–130 dolar.

    Jika zona ini berhasil menjadi fondasi baru dan harga mampu menembus 145 dolar, fase pemulihan dapat dimulai. Namun, jika support 118 dolar gagal dipertahankan, Solana berisiko memasuki penurunan menuju 105 dolar.

    Pertarungan terbesar Solana tahun ini sedang berlangsung, dan beberapa hari ke depan bisa menentukan arah tren jangka menengahnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Menahan Support $123: Rebound ke $146 atau Terjun Bebas?

    Solana kembali menjadi sorotan pasar kripto. Setelah minggu yang penuh gejolak, SOL saat ini diperdagangkan di kisaran $130, namun kondisi pasar masih terlihat rapuh. Para trader kini menatap satu sinyal teknikal yang paling ditakuti: death cross, persilangan antara MA 50-hari dan MA 200-hari yang sering dianggap sebagai awal fase bearish berkepanjangan.

    Dengan tekanan jual yang meningkat dan support kuat di $121–$123 terus diuji, muncul pertanyaan penting:
    Apakah Solana akan segera jatuh lebih dalam, atau justru tekanan ini menjadi peluang yang dilihat oleh investor institusional?

    Institusi Diam-Diam Membeli: Apa yang Mereka Tahu?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menariknya, meski banyak investor ritel panik, data menunjukkan bahwa beberapa institusi justru mulai mengakumulasi SOL. Meski harga berada dalam descending channel selama beberapa bulan, aksi beli agresif di area bawah memunculkan spekulasi bahwa mungkin ada tanda awal pembalikan yang belum disadari pasar.

    Namun secara teknikal, tren masih condong bearish.

    Trend Melemah: Death Cross Semakin Dekat

    Dilaporkn Cryptonews, struktur teknikal SOL sejak September menunjukkan pola penurunan yang kuat:

    • Lower highs terbentuk konsisten sejak pertengahan September
    • Setiap reli selalu tertahan di tengah descending channel
    • MA 50 hampir memotong MA 200 dari atas, membentuk death cross

    Jika SOL gagal mempertahankan zona $121–$123, tekanan jual dapat menyeret harga menuju $107, bahkan $95. Death cross ini bisa menjadi pemicu awal fase koreksi yang lebih panjang.

    Support Masih Bertahan, tetapi Rapuh

    Meski terlihat mengkhawatirkan, beberapa sinyal menunjukkan adanya kekuatan beli:

    • Candlestick dengan lower wick panjang menandakan adanya aksi beli yang agresif di level bawah
    • RSI pada level 33 memantul dari area oversold, membentuk bullish divergence ringan

    Untuk memulihkan momentum, pembeli harus mampu mendorong SOL ke atas:

    • Level $144–$146 sebagai konfirmasi awal kekuatan
    • Level $172 sebagai batas atas channel
    • Potensi menuju $205 jika sentimen pasar membaik

    Namun, level-level ini tetap sulit ditembus tanpa adanya peningkatan volume yang signifikan.

    Outlook Harga Solana: Siap Jebol atau Rebound?

    Skenario bullish:
    Jika muncul candle bullish yang kuat dari area $121–$123, SOL berpeluang untuk kembali menargetkan zona $144 sebelum melanjutkan pemulihan yang lebih besar.

    Skenario bearish:
    Jika $121 ditembus, death cross akan semakin ditegaskan, membuka peluang penurunan menuju $107 dan kemudian $95.

    Solana di Titik Kritis, Hancur atau Bangkit?

    Solana berada di titik krusial.
    Support masih bertahan, tetapi kekuatannya semakin rapuh. Death cross menunggu konfirmasi, dan institusi mulai mengumpulkan aset saat investor ritel menjual.

    Beberapa hari ke depan kemungkinan akan menentukan arah besar Solana:
    Apakah harga akan turun di bawah $123 dan masuk fase bearish baru, atau justru bangkit dan membatalkan sinyal negatif?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Sentuh Zona Kritis $125: Rebound atau Crash Berikutnya?

    Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah sebulan penuh dihantam tekanan jual brutal. Meski harga sempat terjun hingga 49% dari puncaknya pada 17 September, jaringan ini justru menunjukkan tanda-tanda yang mengejutkan: aktivitas wallet meningkat, alamat baru bertambah, dan interaksi makin aktif. Fenomena ini membuat banyak trader bertanya, apakah ini fase akumulasi diam-diam sebelum Solana kembali naik?

    Saat ini, Solana diperdagangkan di sekitar $126.50, naik tipis 0,75% dalam 24 jam, namun masih mencatat penurunan mingguan sebesar 10,22%. Dengan suplai beredar mencapai 560 juta token, valuasi jaringan berada di kisaran $70,7 miliar.

    Aktivitas On-Chain Meledak di Tengah Harga Ambruk

    Menurut data dari Santiment, jumlah wallet aktif dan alamat baru justru bertambah—sebuah divergensi yang jarang terjadi ketika pasar mengalami koreksi sedalam ini. Biasanya, sinyal seperti ini muncul ketika pasar mendekati titik jenuh jual.

    Para analis menilai bahwa lonjakan partisipasi ini bisa menandakan awal dari perilaku akumulasi, di mana investor memanfaatkan harga rendah untuk masuk. Kondisi ini memicu perdebatan di kalangan trader yang mengamati data perilaku on-chain.

    Baca juga: Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

    Analis pasar 0xBossman juga menekankan bahwa penurunan Solana sebesar 51% dalam sebulan telah membawa harga masuk ke zona support historis $125–$130, area yang sebelumnya memicu reaksi kuat. Menurutnya, Solana tetap menjadi salah satu aset dengan momentum terbesar, sehingga level ini dianggap sebagai titik masuk strategis dengan batas bawah ketat di sekitar $120.

    Level $130 Jadi Penentu Hidup-Matinya Momentum

    Dilaporkan Coinpaper, pandangan lain datang dari analis Crypto Tony, yang menilai pasar dari struktur tren jangka pendek. Menurutnya, $130 adalah level penting yang harus direbut kembali jika Solana ingin membalikkan tren bearish.

    • Reclaim $130 dapat membuka jalan menuju $135 hingga $140.
    • Gagal menembus $130 dapat mendorong harga kembali ke $124.
    • Jika tekanan jual berlanjut, Solana berpotensi menguji ulang $120.

    Dengan kata lain, Solana sedang berada di wilayah penentuan arah, di mana sedikit pergeseran momentum dapat menetapkan tren kuat berikutnya.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana Siap Bangkit atau Turun Lebih Dalam?

    Divergensi antara aktivitas jaringan yang meningkat dan harga yang melemah menempatkan Solana pada titik kritis. Jika partisipasi on-chain yang kuat menjadi katalis, level $130 bisa menjadi kunci kebangkitan. Namun jika gagal ditembus, tekanan jual dapat membawa harga kembali ke area $120.

    Arah pergerakan harga Solana dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu penting bagi investor maupun trader.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Anjlok ke $130,88, Tekanan Bearish Menguat

    Solana turun 8,71 persen ke $130,88 dan bergerak jauh di bawah beberapa Moving Average penting, memperlihatkan tekanan jual yang semakin kuat di seluruh timeframe perdagangan. Harga saat ini berada di bawah MA-20 ($153,82), MA-50 ($182,12), dan MA-200 ($179,96).

    Sementara itu, level resistensi terdekat berada pada Ichimoku Kijun di $167,08, tanpa dukungan dinamis yang signifikan di atas harga saat ini.

    Prediksi Harga Menunjukkan Tekanan Jangka Pendek Masih Berlanjut

    Dilaporkan Trader Union, proyeksi harga jangka pendek dan menengah menunjukkan kecenderungan melemah, meski prediksi tahunan masih berada di wilayah positif. Berikut rangkuman prediksi:

    • 24 jam: $129,72 (+1,61%)
    • 48 jam: $126,97 (-0,54%)
    • 7 hari: $117,86 (-7,68%)
    • 1 bulan: $89,31 (-30,04%)
    • 3 bulan: $123,75 (-3,06%)
    • 6 bulan: $56,14 (-56,02%)
    • 1 tahun: $151,51 (+18,68%)

    Meskipun prospek jangka panjang terlihat lebih optimistis, sentimen jangka pendek masih menunjukkan dominasi penurunan.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Arus Masuk ETF dan Upgrade Jaringan Dongkrak Aktivitas Fundamental

    Secara fundamental, Solana menunjukkan perkembangan yang positif. Peluncuran beberapa ETF spot Solana di Amerika Serikat, termasuk dari VanEck, 21Shares, Fidelity, Bitwise, Grayscale, Canary Capital, dan Rex-Osprey, telah menarik arus masuk miliaran dolar selama 17 hari berturut-turut. Sebagian besar ETF tersebut menawarkan imbal hasil staking, yang menambah daya tarik bagi investor institusional dan ritel.

    Selain itu, Solana baru-baru ini merilis upgrade Alpenglow yang meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan. Peningkatan berikutnya, yaitu validator client Firedancer, diproyeksikan meningkatkan throughput dan desentralisasi. Aktivitas ekosistem juga meningkat di sektor DeFi, NFT, staking institusional, tokenisasi aset nyata, pembayaran, serta manajemen treasury oleh perusahaan seperti Forward Industries dan Bitwise.

    Baca juga: Harga SOL Gagal Tembus $143: Apakah Solana Menuju $128?

    Indikator Teknis Mengonfirmasi Momentum Bearish dan Kondisi Oversold

    Indikator momentum dan osilator harian memperlihatkan tekanan jual yang kuat. MACD harian menunjukkan momentum bearish yang konsisten, sementara ADX mengindikasikan penguatan tren turun. RSI berada di 33,23, Stochastic RSI mendekati area oversold, dan CCI berada di –94,96, yang semuanya menunjukkan kondisi jenuh jual.

    Bull/Bear Power berada di wilayah negatif dan dikategorikan oversold, menegaskan dominasi penjual dalam pergerakan intraday. Solana juga membuka perdagangan dengan gap turun dan bergerak di kisaran rendah harian $130,59 hingga $135,03, mencerminkan volatilitas tinggi setelah pembukaan pasar.

    Prospek 5 Hari: Risiko Penurunan Masih Tinggi

    Dalam lima hari perdagangan mendatang, Solana diperkirakan bergerak dalam rentang $125,00 hingga $135,50. Probabilitas penurunan lanjutan diperkirakan melebihi 80 persen.

    Skenario terarah saat ini meliputi:

    Skenario bearish: Penurunan di bawah $128 dengan potensi melemah ke $125 jika tekanan jual berlanjut.
    Skenario netral: Konsolidasi antara $128 hingga $134 apabila momentum melemah.
    Skenario bullish: Pemulihan memerlukan penembusan di atas $135,50, dengan target kenaikan ke area $140.

    Menurut Viktoras Karapetjanc dari Traders Union, meskipun tekanan harga saat ini kuat, arus institusional dan upgrade jaringan tetap menjadi landasan positif jangka panjang bagi Solana. Ia menilai perubahan sentimen dapat terjadi cepat jika harga mulai menantang area resistensi.

    Sebelumnya, Solana sempat mencoba stabil di kisaran pertengahan $140 setelah penurunan multi-pekan yang membawa harga keluar dari kanal naik jangka panjang. Namun, berlanjutnya arus keluar dan distribusi membuat pemulihan menjadi rapuh dan sentimen tetap berhati-hati.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga SOL Gagal Tembus $143: Apakah Solana Menuju $128?

    Solana (SOL) mencatat kenaikan sekitar 4,2% hari ini, tetapi di balik kenaikan tersebut justru muncul tanda-tanda bahaya. Data on-chain mengungkap bahwa para pemegang jangka panjang, kelompok yang biasanya menjadi penopang utama tren naik, malah mengurangi kepemilikannya. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: apakah rebound Solana benar-benar kuat atau hanya sementara?

    Investor Jangka Panjang Mulai Jual: Sinyal Bahaya Makin Jelas

    Kelompok pemegang 1–2 tahun biasanya stabil, bahkan ketika pasar terkoreksi. Namun, sepanjang bulan ini, mereka justru mengurangi eksposur.

    • 20 Oktober: kepemilikan sebesar 19,28% suplai
    • 19 November: turun menjadi 17,24%

    Penurunan ini cukup signifikan. Jika mereka percaya bahwa rebound ini adalah awal pembalikan tren, seharusnya angka tersebut bertahan atau meningkat. Fakta bahwa justru menurun menunjukkan bahwa para pemegang jangka panjang belum yakin dengan kekuatan pemulihan Solana.

    Perilaku ini sangat konsisten dengan pelemahan harga Solana selama sebulan terakhir, yang turun hampir 22%. Ketidakpercayaan long-term holders memperkuat gambaran bearish yang kini mencengkeram pasar.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tekanan Teknis Menguat: EMA Bearish Cross Mengintai

    Dilaporkan BeInCrypto, selain sentimen holder yang melemah, indikator teknikal juga memperlihatkan potensi tekanan lebih besar untuk Solana.

    1. Ancaman Bearish Cross pada EMA

    100-day EMA kini semakin dekat untuk menurun melewati 200-day EMA. Pola ini biasanya menunjukkan tren melemah. Sebelumnya, ketika 50-day EMA menembus ke bawah 100-day EMA, harga SOL mengalami penurunan lanjutan. Dengan pola serupa yang kini muncul, risiko tekanan tambahan semakin tinggi.

    2. Tembok Supply Besar di Area 140–142 Dolar

    Cost-Basis Heatmap mengidentifikasi dua klaster supply besar yang berpotensi menjadi resistance kuat:

    • 140,39–141,31 dolar berisi sekitar 16,3 juta SOL
    • 141,31–142,24 dolar berisi sekitar 16,9 juta SOL

    Klaster ini cenderung menjadi area jual karena banyak wallet membeli di level tersebut. Ketika tren melemah, pemilik yang berada pada harga dasar ini sering melepas aset saat harga kembali ke level beli mereka, menciptakan tekanan jual yang signifikan.

    Untuk membuktikan bahwa rebound saat ini memiliki kekuatan, Solana harus mencatat penutupan harian di atas 143 dolar. Jika gagal, tekanan dari klaster supply tersebut tetap dominan dan membuat kenaikan saat ini terlihat rapuh.

    Level-Level Harga yang Menentukan Arah Solana

    Jika Solana berhasil menutup harian di atas 143 dolar:

    Target berikutnya berada di:

    • 146 dolar
    • 167 dolar, level penting yang gagal ditembus sejak 4 November

    Jika Solana mampu melewati 167 dolar, peluang menuju 189 dan 205 dolar terbuka lebar.

    Jika Solana gagal dan kembali ditutup di bawah 143 dolar:

    Rebound yang terjadi kemungkinan besar hanya bersifat sementara.

    Jika harga kembali melemah dan tembus di bawah 128 dolar, tren turun berpotensi berlanjut lebih dalam.

    Kesimpulan: Rebound Tanpa Dukungan Pemain Besar

    Walaupun Solana mencoba pulih, para pemegang jangka panjang justru mengurangi kepemilikan mereka. Ditambah dengan tekanan teknikal seperti ancaman bearish cross dan klaster supply besar di atas harga saat ini, narasi pembalikan tren masih lemah.

    Selama Solana belum berhasil mencetak penutupan harian di atas 143 dolar, klaim mengenai kebangkitan harga masih sulit dipercaya. Para investor besar sudah menunjukkan sikapnya: tetap berhati-hati, dan untuk sementara waktu, keraguan mereka memang terlihat masuk akal.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bangkit! ETF Fidelity dan Canary Capital Ubah Arah Harga SOL?

    Harga Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto pada Rabu (19/11) pagi setelah bertahan kokoh di kisaran $140, memantul dari level support penting sehari sebelumnya. Tidak hanya stabil, sentimen pasar terhadap Solana kini semakin meningkat menyusul peluncuran dua ETF Solana spot terbaru dari raksasa aset institusional.

    Dan ini bisa menjadi pemicu besar untuk reli berikutnya.

    ETF Solana Diluncurkan, Minat Institusional Menguat

    DIlaporkan FXStreet, dua perusahaan besar, Canary Capital dan Fidelity, resmi memperkenalkan ETF Solana spot mereka—SOLC dan FSOL—pada hari Selasa.

    Fakta penting dari peluncuran ini:

    • Fidelity kini menjadi manajer aset keempat yang merilis ETF berbasis SOL.
    • FSOL merupakan ETF Solana pertama dari Fidelity yang menawarkan fitur staking.
    • Bitwise dan Grayscale sebelumnya juga telah meluncurkan produk Solana yang menyertakan komponen staking.

    Serangkaian peluncuran ini menunjukkan satu hal: institusi besar semakin tertarik pada Solana. Sentimen pasar pun bergerak ke arah yang lebih positif.

    Analisis Harga Solana: Bearish Melemah, Momentum Mulai Pulih

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    SOL sempat terpental dari resistance harian di $168,79 pada 11 November dan turun sekitar 22% dalam 6 hari. Namun harga kembali bangkit setelah menyentuh level support mingguan di $128,68 pada Selasa.

    Pergerakan harga terbaru menunjukkan:

    • SOL naik lebih dari 7% dari level support tersebut.
    • Pada Rabu pagi, harga bergerak stabil pada kisaran $139–$140.
    • RSI harian berada di angka 35, naik dari area jenuh jual, menandakan melemahnya tekanan bearish.

    Jika SOL mampu mempertahankan level support $128,68, analis melihat potensi kenaikan menuju resistance berikutnya di $160.

    Baca juga: ETF Solana Disetujui NYSE Arca, Tapi Harga SOL Anjlok 3%, Ada Apa?

    Waspadai Skenario Bearish

    Meskipun sinyal pemulihan mulai terlihat, risiko koreksi tetap ada. Jika SOL ditutup di bawah $128,68, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju $118,10.

    Apakah Ini Awal dari Reli Baru Solana?

    Dengan kehadiran ETF Solana dari Fidelity, Bitwise, Grayscale, dan Canary Capital, arus masuk institusional ke ekosistem SOL berpotensi meningkat signifikan. Ditambah sinyal teknikal yang mulai mengarah ke pemulihan, Solana tampak memiliki peluang untuk melanjutkan tren naik jika mampu mempertahankan area support kunci.

    Apakah SOL sedang bersiap menuju $160 atau bahkan lebih tinggi? Situasi pasar saat ini menunjukkan bahwa potensi tersebut semakin terbuka.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

    Meteora, salah satu protol likuiditas terbesar di jaringan Solana baru saja merilis token asli miliknya (MET) melalui Token Generation Event (TGE) dengan total suplai 1 miliar token.

    Seiring DeFi yang terus berkembang, bisakah token Meteora (MET) merebut perhatian para investor kripto? Simak lebih lengkap mengenai suplai, distribusi, hingga utilitas dari token MET.

    Apa Itu Meteora (MET)?

    Token $MET, merupakan native token dari Meteora, sebuah protokol likuiditas terdesentralisasi yang berbasis pada jaringan Solana. Token MET diluncurkan sebagai bagian dari strategi baru dalam melakukan pendekatan berbasis komunitas.

    Token ini nantinya akan berfungsi sebagai “mesin” yang akan menggerakkan seluruh ekosistem. Secara resmi Meteora sendiri belum mengumumkan bagaimana utilitas dari token ini kedepannya, namun MET sudah mulai digunakan sebagai aset yang dapat di-stake pada platform Meteora untuk memperoleh fee dengan potensi hasil di atas rata-rata.

    Pelajari lebih lengkap: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Jadwal vesting dan token unlock MET. Sumber: Tokenomics.ai

    MET memiliki total supply maksimal sebanyak 1 miliar token (1.000.000.000 MET).

    Dikutip dari data Tokenomics, Per November 2025, MET memiliki 437.222.222 token yang telah di unlock (43,72%) dan beredar di pasar. Namun rilis resmi Meteora mengklaim token unlock saat TGE mencapai 48%.

    Total token yang masih terkunci dan total token yang masih terkunci sampai dengan 2031 adalah sebesar 562.777.778 atau sekitar 56,28% dari total suplai. Sedangkan rilis resmi dari Meteora mengklaim 52%.

    Lebih lengkap kamu bisa pelajari alokasi token dan distribusi token MET di bawah ini.

    Alokasi Distribusi Token

    Meteora memperkenalkan Phoenix Rising Plan sebagai strategi distribusi token $MET yang transparan dan berorientasi komunitas. Berikut rincian lebih lengkapnya:

    Tokenomics MET. Sumber: Meteora

    Sirkulasi Awal (48%)

    • 20% MET dialokasikan untuk Mercurial Stakeholders, sesuai dengan Meteora Plan, terbagi menjadi 15% dan 5% sebagaimana dijelaskan dalam Artikel Zen.
    • 15% MET dialokasikan untuk para pengguna Meteora melalui LP Stimulus Plan.
    • 3% MET dialokasikan untuk ekosistem Launchpads & Launchpool.
    • 2% MET dialokasikan untuk Off-Chain Contributors, yaitu pihak-pihak yang berkontribusi terhadap pertumbuhan Meteora.
    • 3% MET dialokasikan untuk Jupiter Stakers Stimulus Package, dengan tujuan memperbesar LP Army hingga 10 kali lipat, berasal dari cadangan TGE.
    • 3% MET dialokasikan untuk Centralized Exchanges, Market-Makers, dan pihak terkait lainnya, sebagai bagian dari sisa cadangan TGE.
    • 2% MET dialokasikan untuk M3M3 Stakeholders Package.

    Token yang Dikunci / Non-Sirkulasi (52%)

    • 18% MET ditujukan untuk tim, dengan vesting linear selama 6 tahun.
    • 34% MET ditujukan untuk Meteora Reserve, juga dengan vesting linear selama 6 tahun.
    Jadwal rilis resmi dari token MET. Sumber: Meteora

    Dengan distribusi suplai yang beredar di TGE yang mencapai 48%, Meteora mengklaim bahwa total suplai langsung beredar MET lebih tinggi dibandingkan standar proyek lain seperti $JUP (13,5%) dan HYPE (33,4%).

    Strategi ini mematahkan pola lama low-float/high-FDV yang sering muncul di dunia kripto, sehingga memastikan MET menjadi token yang layak dipegang tanpa bayang-bayang unlock berkepanjangan.

    Dengan distribusi awal yang besar, komunitas dan investor mendapatkan kepastian likuiditas serta peluang kepemilikan yang lebih sehat untuk jangka panjang.

    Utilitas MET dan Mekanisme Ekosistem Meteora

    Pasca Token Generation Event (TGE), Token MET sampai saat ini masih belum memiliki utilitas resmi, namun rilis resmi dari Meteora menyebutkan MET akan menjadi bagian sentral dari ekosistem Meteora. 

    Sedangkan beberapa utilitas yang diketahui sudah dan akan datang adalah sebagai berikut:

    • Insentif bagi penyedia likuiditas (LP) melalui pool likuiditas dinamis yang dibangun di jaringan Solana.
    • Insentif untuk staking dan penyedia likuiditas yang lebih tinggi dari rata-rata.
    • Alokasi reward (airdrop) untuk pengguna awal dan komunitas, untuk meningkatkan keterlibatan dan kepemilikan.
    • Fungsi governance yang belum secara resmi diumumkan dan menjadi bagian dari utilitas token MET namun digadang-gadang akan segera hadir.

    Penutup

    Sebagai salah satu penyedia layanan likuiditas terdesentralisasi terbesar di jaringan Solana, Meteora memberikan potensi menarik bagi para investor yang ingin mendapatkan keuntungan dengan menjadi liquidity provider atau staking.

    Token MET yang dirilis pada saat TGE dengan total suplai yang terkunci mencapai 48% memposisikan MET sebagai token yang ramah komunitas, terlebih lagi dibarengi dengan airdrop. Namun investor masih perlu waspada terhadap perilisan token dalam jangka waktu 6 tahun yang bisa membuat suplai beredar naik 2x.

    Terlepas dari itu, strategi distribusi Meteora melalui Phoenix Rising Plan tetap menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi dan keberlanjutan ekosistem.

    Nantikan listing resmi dari token Meteora (MET) di Tokocrypto dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli 

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Disetujui NYSE Arca, Tapi Harga SOL Anjlok 3%, Ada Apa?

    Persaingan ETF kripto makin panas, dan kali ini, Solana kembali menjadi pusat perhatian. Fidelity, salah satu raksasa manajemen aset terbesar dunia, akhirnya mendapatkan persetujuan untuk mencatatkan Fidelity Solana Fund di NYSE Arca.

    Dilaporkan Cryptopolitan, langkah ini menandai babak baru bagi ekosistem Solana, namun anehnya, harga SOL justru terus merosot. Ada apa sebenarnya?

    Fidelity Siap Luncurkan Solana ETF, Tinggal Hitungan Hari?

    NYSE Arca sudah mengajukan surat sertifikasi ke SEC, yang berarti Fidelity tinggal selangkah lagi sebelum ETF Solana-nya resmi diperdagangkan. Polanya sudah terlihat: Bitwise Solana ETF disertifikasi pada 27 Oktober dan mulai diperdagangkan hanya beberapa hari kemudian. Jika pola ini terulang, Fidelity Solana Fund bisa meluncur dalam waktu sangat dekat.

    ETF ini akan diperdagangkan di bawah Securities Act of 1934, menjadi produk Solana ketiga dari Fidelity setelah ETF untuk BTC dan ETH.

    Fidelity tampaknya semakin memperkuat posisinya di pasar Solana. Selain ETF, mereka juga membuka pembelian SOL langsung bagi klien brokerage mereka. Ini sebenarnya menjadi sinyal positif, namun pasar tampaknya masih belum merespons secara optimis.

    VanEck VSOL Resmi Live, Staking Reward 6–7 Persen dan Zero Fees

    Di saat Fidelity menunggu persetujuan final, VanEck meluncurkan ETF mereka lebih dulu. VSOL kini resmi diperdagangkan di Nasdaq dengan sejumlah fitur yang menarik minat investor.

    Fitur unggulan VSOL meliputi:

    • Zero fees hingga 17 Januari 2026 atau hingga total biaya mencapai 1 miliar dolar.
    • Eksposur investasi SOL sekaligus potensi pendapatan pasif dari staking sebesar 6 hingga 7 persen.
    • Staking dilakukan melalui penyedia pihak ketiga yang juga menghapus biaya on-chain selama periode promo.
    • Setelah periode awal, biaya manajemen VSOL akan ditetapkan sebesar 0,30 persen.

    Namun, meski VSOL sudah diluncurkan, harga SOL tetap tidak mampu bertahan dan terus turun ke bawah level 130 dolar.

    Baca juga: Harga Solana Mendatar di $141, Pasar Menunggu Konfirmasi Arah Baru

    SOL Terus Anjlok Meski ETF Bermunculan, Apa Penyebabnya?

    Meskipun ETF berbasis Solana semakin banyak, harga SOL tetap melemah hingga berada di sekitar 131,19 dolar.

    Selama sebulan terakhir:

    • Pasar SOL mengalami deleveraging signifikan.
    • Open interest menurun ke 2,7 miliar dolar.

    Salah satu faktor yang memperparah tekanan adalah aktivitas dari Forward Industries.

    Forward Industries Diduga Mengirim SOL ke Bursa

    Forward Industries, salah satu treasury terbesar Solana dengan kepemilikan lebih dari 6,82 juta SOL, mulai mengirim token ke Coinbase Prime pada 17 November. Langkah ini memicu kekhawatiran bahwa mereka mungkin sedang bersiap untuk menjual SOL dalam jumlah besar, yang dapat menambah tekanan jual di pasar.

    Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pada level harga saat ini, SOL berada dalam posisi krusial. Ada dua kemungkinan besar: harga bisa kembali turun lebih dalam, atau justru bangkit jika terjadi pemulihan didorong momentum ETF baru.

    Arus masuk ke ETF Solana sebelumnya cukup kuat, namun inflow mulai melambat pada 17 November. Meski begitu, belum ada arus keluar selama lebih dari 10 hari, yang berarti investor masih menahan posisi mereka. Pergerakan dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan.

    ETF Ramai, Harga Redup, Badai Sebelum Bull Run?

    Persetujuan Fidelity Solana Fund menjadi tonggak penting bagi Solana di ranah institusional. Namun tekanan pasar, aktivitas treasury, dan ketidakpastian minat investor membuat pergerakan SOL masih tidak stabil.

    Yang jelas, perang ETF Solana baru saja dimulai, dan kehadiran Fidelity sebagai pemain besar dapat mengubah peta persaingan kapan saja.

    Apakah ini awal dari bull run Solana berikutnya? Ataukah justru mengawali penurunan yang lebih dalam?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Mendatar di $141, Pasar Menunggu Konfirmasi Arah Baru

    Solana (SOL) berada pada fase penentuan setelah mengalami penurunan signifikan dari level tertingginya. Harga saat ini bergerak di sekitar 141 USDT, dengan sinyal teknikal yang menunjukkan perbedaan antara tren jangka panjang yang melemah dan momentum intraday yang mulai menguat.

    Kondisi Pasar dan Sentimen Investor

    Dilaporkan Cryptonomist, kapitalisasi pasar kripto tercatat di sekitar 3.33 triliun dolar, mengalami penurunan 0.7 persen dalam 24 jam terakhir. Dominasi Bitcoin berada di atas 57 persen, mencerminkan preferensi pasar terhadap aset utama di tengah kondisi risk-off.

    Indeks Fear & Greed berada di angka 14 atau kategori Extreme Fear. Sentimen tersebut menandakan tingkat kehati-hatian yang tinggi, di mana sebagian besar pelaku pasar telah mengurangi eksposur. Kondisi ini kerap kali menjadi sinyal awal fase akumulasi, meski tekanan harga dapat bertahan lebih lama.

    Analisis Teknis Harian: Downtrend Masih Dominan

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana (SOL) Hancur 34% Dalam 2 Minggu, Investor Mulai Kabur?

    Harga SOL berada jauh di bawah tiga moving average utama: EMA 20 di 159.4, EMA 50 di 178.1, dan EMA 200 di 186.1 USDT. Struktur ini menandakan tren turun jangka menengah hingga panjang yang masih kuat.

    RSI harian berada di level 33.7, mengindikasikan momentum lemah namun belum sepenuhnya memasuki area oversold. Sementara itu, MACD tetap negatif meski menunjukkan tanda awal pelemahan tekanan jual. Posisi harga di separuh bawah Bollinger Bands menegaskan dominasi penjual, dengan lower band di kisaran 127.2 USDT menjadi area yang perlu diwaspadai jika penurunan berlanjut.

    Momentum Intraday Mulai Bergerak Positif

    Pada timeframe satu jam, SOL diperdagangkan di atas EMA 20 dan 50, meski masih berada di bawah EMA 200 di 148.2 USDT. RSI intraday berada di sekitar 60, mengindikasikan kontrol sementara berada pada pihak pembeli. MACD intraday juga bergerak positif, mencerminkan pergeseran momentum jangka pendek.

    Di timeframe 15 menit, SOL bertahan di atas semua EMA utama. RSI di angka 67 menunjukkan minat beli yang kuat, meski rawan koreksi minor jangka pendek. Struktur harga mengonfirmasi terbentuknya tren naik intraday yang lebih jelas.

    Level-Level Kunci Harga SOL

    Level pivot harian berada di 139.8 USDT. Selama harga bergerak di atas area tersebut, bias intraday cenderung positif. Level resistance terdekat berada di 143.5 USDT, yang kemungkinan menjadi area pertahanan pertama bagi penjual.

    Support penting berada di 137.8 USDT. Penurunan di bawah zona ini berpotensi mendorong harga menuju area 127 USDT, yang bertepatan dengan lower Bollinger Band pada grafik harian.

    Prospek Pergerakan Harga ke Depan

    SOL kini berada di persimpangan antara tren besar yang bearish dan momentum intraday yang menunjukkan perbaikan. Jika harga mampu bertahan di atas 140 dan menembus resistance 143.5, potensi pengujian EMA harian terdekat di kisaran 155–160 terbuka.

    Sebaliknya, penurunan di bawah 137.8 dapat memperkuat skenario bearish dan membuka jalan menuju penurunan lanjutan. Pelaku pasar jangka pendek memiliki peluang pada dua arah pergerakan harga, sementara investor jangka panjang cenderung menunggu konfirmasi pembalikan tren berupa penutupan harga di atas EMA 20 harian atau perbaikan sentimen pasar.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com