Tag: solana

  • Solana (SOL) Hancur 34% Dalam 2 Minggu, Investor Mulai Kabur?

    Solana kembali menjadi sorotan setelah mengalami penurunan paling tajam dalam lima bulan terakhir. Meski dukungan dari ETF terus mengalir, kekuatan itu ternyata gagal menahan tekanan jual yang semakin membesar. Kini, pasar mulai bertanya-tanya: apakah SOL sedang menuju level $100?

    ETF Masuk, Tapi Harga Tetap Runtuh

    Dilaporkan Live Bitcoin News, pada awal peluncurannya, ETF Solana terlihat sangat menjanjikan. Selama 13 hari berturut-turut, arus masuk dana menunjukkan minat institusional yang kuat. Total inflow sudah mencapai sekitar $370 juta, dengan aset yang dikelola menembus $533 juta.

    Namun, kejayaan itu hanya bertahan sebentar.

    • Inflow terbaru hanya $1.49 juta, yang merupakan level terendah sejak ETF tersebut diluncurkan.
    • Dari semua produk ETF Solana, hanya Bitwise yang mencatat inflow pada hari Kamis.
    • Bitcoin ETF mengalami outflow sebesar $866 juta, sementara Ether ETF kehilangan $259.2 juta.

    Ini menandakan bahwa seluruh pasar sedang berada dalam fase penghindaran risiko, dan Solana ikut terseret dalam tren tersebut.

    SOL Jebol Support Penting, Sentimen Menjadi Bearish

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Anjlok ke $140! ETF Masuk $369 Juta Tapi Derivatif Berdarah

    Harga SOL jatuh 34% dalam dua minggu, menyentuh $142, level terendah sejak Juni. Lebih buruknya lagi, SOL menembus 100-week SMA, indikator teknikal penting yang menopang tren naik sejak awal 2023.

    Glassnode menunjukkan bahwa zona $140 adalah area dengan dukungan yang lemah karena minimnya minat beli. Jika penurunan berlanjut, area berikutnya yang menjadi perhatian berada di:

    • $126
    • $100 (bertepatan dengan 200-week SMA)

    RSI juga mencatatkan level terlemah sejak April, menandakan tekanan jual yang sangat kuat. Order block di sekitar $140 pun tampak tidak mampu bertahan karena volume pembeli yang lemah.

    Derivatif Ikut Melemah

    Data derivatif memperkuat sinyal bearish:

    • Open Interest SOL turun 3.34%, kini berada di $7.35 miliar.
    • Funding rate berubah negatif ke -0.0076%.

    Penurunan OI dan funding rate negatif biasanya menandakan bahwa trader menutup posisi long dan mengurangi leverage. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap pemulihan cepat semakin berkurang.

    Indikator Teknis Semakin Gelap

    Analisis teknikal memperlihatkan tekanan yang meningkat:

    • SOL bergerak di bawah zona support kuat $150.
    • 50-day EMA mendekati 200-day EMA, yang berpotensi membentuk pola death cross.
    • MACD tetap berada di bawah garis sinyal dan belum menunjukkan momentum bullish.
    • RSI mendekati area oversold, yang bisa membuka peluang pantulan singkat tetapi sulit terjadi tanpa volume besar.

    Apakah SOL Akan Turun ke $100?

    Dengan melemahnya ETF, tekanan jual yang besar, data derivatif yang negatif, dan indikator teknikal yang cenderung bearish, skenario penurunan menuju $100 semakin masuk akal.

    Meskipun masih ada peluang terjadinya relief bounce, analis memperingatkan bahwa Solana membutuhkan:

    • Volume besar saat rebound
    • Inflow ETF yang kembali kuat
    • Stabilitas pasar crypto secara keseluruhan

    Tanpa ketiganya, penurunan menuju $100 bisa menjadi kenyataan dalam waktu dekat.

    Jika Anda ingin analisis lanjutan mengenai perkembangan Solana, Anda dapat meminta pembaruan selanjutnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Anjlok ke $140! ETF Masuk $369 Juta Tapi Derivatif Berdarah

    Solana kembali berada di titik paling panas dalam siklus pasar kripto 2025. Harga SOL-USD terjun hingga menyentuh area 140 dolar AS, menandai penutupan harian terlemah dalam lima bulan terakhir. Di permukaan, pasar terlihat panik. Namun ketika dibedah lebih dalam, inilah fase paling kompleks: pertarungan brutal antara kepanikan jangka pendek di pasar derivatif melawan pembelian institusional jangka panjang melalui ETF yang terus mengalir tanpa henti.

    Fenomena ini bukan sekadar koreksi biasa. Ini adalah reposisi struktural yang belum pernah terjadi di siklus Solana mana pun.

    Momentum ETF Global Makin Ganas Walau Harga Turun

    Dilaporkan Trading News, di Amerika Serikat, produk ETF Solana mencatat arus masuk paling rendah dalam sejarah, hanya sekitar 1,49 juta dolar. Turunnya Bitcoin di bawah 100 ribu dolar ikut menyeret sentimen institusional AS.

    Namun di luar AS, cerita berubah total. ETF Solana global mencetak 12 hari berturut-turut arus masuk bersih, mengumpulkan hampir 369 juta dolar sejak peluncuran — tanpa satu pun hari mengalami redemption. Dalam 24 jam terakhir saja, lebih dari 18 juta dolar masuk. Konsistensi seperti ini identik dengan pola inflow yang mendahului reli besar Bitcoin pada awal siklus ETF 2024.

    Institusi Mulai Serius: VanEck Percepat Aktivasi ETF Solana

    Terobosan besar datang dari VanEck, yang baru saja mengajukan Form 8-A, langkah penting menuju peluncuran ETF spot Solana mereka. Bersama pengajuan S-1 sebelumnya, ini menegaskan bahwa permintaan dari institusi bukan rumor, tetapi komitmen jangka panjang. Sudah ada empat ETF Solana yang diperdagangkan, dan lebih dari sepuluh lainnya dalam antrean persetujuan.

    Sementara Bitcoin dan Ethereum ETF mencatat outflow, Solana justru menyedot dana baru. Solana tidak lagi dipandang sebagai “altcoin spekulatif,” tetapi sebagai aset utama untuk alokasi institusi.

    Derivatif Mengirim Sinyal Merah: Pasar Leverage Masuk Mode Risiko Maksimal

    Berbanding terbalik dengan kekuatan ETF, pasar derivatif Solana justru runtuh. Data CoinGlass mencatat Open Interest anjlok 3,34% dalam sehari menjadi 7,35 miliar dolar, tanda para trader melepas leverage, bukan menumpuk posisi untuk bounce.

    Funding rate juga berbalik negatif ke -0.0076%, menandakan trader kini rela membayar untuk mempertahankan posisi short. Dalam sejarahnya, reli Solana biasanya dimulai saat Open Interest NAIK bersamaan dengan funding rate negatif, tanda short squeeze. Namun sinyal itu belum terlihat sekarang. Tren jangka pendek berada di bawah kendali penuh para bear.

    Buyback Korporat Picu Sinyal Optimisme Jangka Panjang

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Solana Anjlok! Level 138 Jadi Penentu Nasib Selanjutnya!

    Sementara sentimen jangka pendek memanas, sinyal jangka panjang justru menguat. Upexi, perusahaan yang mengalokasikan 300 juta dolar ke Solana, mengumumkan buyback senilai 50 juta dolar.

    Pembelian kembali saham di saat harga pasar turun menunjukkan keyakinan struktural, bukan spekulasi. Dalam finans tradisional maupun kripto, buyback adalah salah satu indikasi paling kuat bahwa pelaku korporasi melihat nilai masa depan lebih besar dari nilai saat ini.

    On-Chain URPD Memperlihatkan Celah Mengkhawatirkan

    Analisis URPD dari Ali Martinez membuka fakta mencemaskan. Di atas 150 dolar, volume realisasi Solana padat hingga 180 dolar. Namun di bawah 144 dolar, terdapat “kekosongan permintaan” besar hingga wilayah 24 dolar.

    Ini bukan prediksi harga akan jatuh sedalam itu, melainkan menegaskan bahwa area 135–144 dolar adalah benteng on-chain terakhir. Jika jebol, pergerakan ke level lebih dalam bisa terjadi jauh lebih cepat daripada yang dibayangkan.

    Trendline 5 Tahun Solana Diuji, Penentu Bull atau Breakdown

    Saat ini, SOL diperdagangkan di 138–142 dolar, tepat di garis trendline multi-tahun sejak 2020 — struktur yang menopang seluruh perjalanan bull Solana. Jika bertahan, target pemulihan menuju 196 hingga 249 dolar terbuka kembali. Namun jika patah, level support berikutnya berada di 125 dolar, lalu 112 dolar, hingga zona akumulasi besar 93–105 dolar.

    Semua investor jangka panjang Solana kini memantau satu garis ini.

    Zona Penolakan 190–215 Dolar Masih Jadi Tembok Besi

    Seorang analis yang pernah memprediksi jatuhnya Bitcoin di 2021 menunjukkan zona penolakan besar antara 190–215 dolar. Solana telah mencoba menembus area itu berkali-kali namun gagal, membentuk candle mingguan yang makin lemah. Penolakan terbaru di 208 dolar menegaskan seller masih memegang kontrol makro. Dari kerangka besar ini, struktur berikutnya berada dekat 126 dolar, level yang secara teknikal dan on-chain menjadi simpul penting.

    Solana Sedang Masuk Fase Penentuan

    ETF memberikan sinyal bullish jangka panjang yang sangat kuat. Derivatif memberi sinyal bearish jangka pendek. On-chain memperingatkan celah struktural besar. Trendline multi-tahun menjadi benteng terakhir.

    Solana sedang berdiri di titik krusial — titik di mana sejarah siklus sebelumnya selalu memicu pergerakan besar. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Solana akan bergerak, tetapi ke arah mana ledakan berikutnya akan terjadi.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Anjlok! Level 138 Jadi Penentu Nasib Selanjutnya!

    Solana (SOL) kembali berada dalam sorotan setelah pergerakan harganya menunjukkan sinyal-sinyal bearish yang semakin menguat. Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto mengalami kontraksi tajam, memicu aksi jual yang memperburuk tekanan pada Solana.

    Dengan sentimen pasar yang dipenuhi rasa takut dan indikator teknikal yang memerah, banyak trader kini bertanya-tanya: apakah ini hanya koreksi biasa, atau awal dari penurunan yang lebih dalam?

    Artikel ini membedah kondisi pasar, gambaran teknikal, hingga skenario masa depan Solana untuk satu minggu ke depan.

    Market Context: Tekanan Jual Makin Kuat, Sentimen Ekstrem

    Regime harian Solana kini secara jelas berada pada zona bearish, mencerminkan tekanan jual yang konsisten. Dominasi Bitcoin yang berada di 57.57 persen membuat pergerakan SOL sangat bergantung pada arah BTC. Ketika BTC melemah, altcoin sebesar Solana hampir pasti ikut terseret.

    Kapitalisasi pasar kripto global turun 5.84 persen dalam sehari menjadi sekitar 3.36 triliun USD. Ini menunjukkan risk-off mode mulai menguasai pasar. Lebih mengkhawatirkan lagi, Fear & Greed Index berada di level 16 yang berarti Extreme Fear. Sentimen trader sedang berada di titik paling sulit, dengan banyak pelaku pasar memilih menarik likuiditas.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Technical Outlook: Struktur Bearish Semakin Dominan

    Dilaporkan Cryptonomist, secara teknikal, Solana memantul di area yang semakin rapuh:

    • Harga penutupan harian di 141.42 berada jauh di bawah EMA20 (166.64), EMA50 (183.19), dan EMA200 (187.33). Kondisi ini menandakan struktur bearish kuat pada time frame besar.

    • RSI harian berada di 31.04, sedikit di atas oversold, mengindikasikan ruang yang semakin sempit bagi penurunan sebelum terjadi relief bounce.

    • MACD harian mencatat momentum negatif: garis MACD di -12.61 berada di bawah sinyal -10.80 dengan histogram -1.81. Sinyal ini mengkonfirmasi tekanan seller masih dominan.

    • Harga saat ini berada dekat lower Bollinger Band (134.30), yang bisa berarti dua hal: potensi squeeze kecil atau justru kelanjutan tren turun.

    • ATR14 di 12.72 menandakan volatilitas sedang meningkat. Trader perlu berhati-hati dengan stop-loss dan ukuran posisi.

    • Pivot harian menunjukkan pivot utama di 141.94, dengan resistance awal di 145.16 dan support kunci di 138.19. Harga yang berada tepat di sekitar pivot ini menandakan pasar sedang dalam fase penentuan.

    Baca juga: Prediksi Harga Solana: Bisa Tembus $200 Sebelum 2025 Berakhir?

    Intraday Momentum: Tekanan Jangka Pendek Tetap Bearish

    Pada time frame intraday, pola bearish masih berlanjut.

    • EMAs 1 jam berada di atas harga: EMA20 di 144.94 dan EMA50 di 149.70, menguatkan tren turun dalam jangka pendek.

    • RSI 1 jam di 34.04 menunjukkan tekanan jual mulai melemah, tetapi belum cukup untuk membalikkan arah.

    • Pada chart 15 menit, RSI berada di 43.37, yang sering memunculkan bounce pendek atau pullback kecil. Namun, peluang ini lebih cocok untuk scalper dan belum mengubah struktur besar.

    Level Kunci Solana: Antara Bertahan atau Jatuh Lebih Dalam

    Ada dua zona penting yang menjadi kunci arah Solana:

    1. Resistance 142–145
      Daerah ini bisa menjadi tempat seller kembali menekan harga. Jika harga gagal menembus ke atas zona ini, tren turun kemungkinan berlanjut.
    2. Support krusial sekitar 138
      Jika level ini jebol, tekanan jual dapat meningkat tajam, membuka peluang penurunan menuju area Bollinger Band bawah.

    Selain itu, data fee DEX di ekosistem Solana menunjukkan aktivitas yang tidak merata. Raydium dan HumidiFi mengalami penurunan fee yang signifikan, sedangkan Orca dan SolFi melonjak secara sporadis. Ini menunjukkan likuiditas berpindah-pindah dan pasar belum menemukan keseimbangan.

    Future Scenarios: Ke Mana Solana Bergerak Selanjutnya?

    Dalam skenario utama, tren bearish tetap memimpin. Selama harga masih berada di bawah EMA20 harian, peluang pembalikan tren masih sangat kecil.

    • Jika harga kembali menembus ke atas EMA20, ini bisa menjadi tanda awal pemulihan yang patut diperhatikan.

    • Jika level 138 jebol, Solana berpotensi masuk fase penurunan lebih dalam, dengan volatilitas meningkat dan rentang pergerakan melebar.

    Bagi trader, pendekatan konservatif lebih disarankan. Gunakan posisi lebih kecil dan perhatikan pivot harian sebagai area masuk atau keluar. Investor jangka panjang dianjurkan menunggu hingga Solana kembali menunjukkan kekuatan struktural dan stabil di atas EMA penting.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Prediksi Harga SOL: Siap Sentuh $140 Sebelum Rebound?

    Setelah mencatat penurunan hampir 10% dari level tertinggi mingguan di $171.9, harga Solana (SOL) kini merosot ke kisaran $155.

    Meskipun proyek ini masih unggul di sektor stablecoin dan menghasilkan pendapatan bulanan yang tinggi, hal itu belum cukup untuk memicu tren naik jangka panjang.

    Analisis Teknikal: Sinyal Bearish Masih Dominan

    Pada grafik 1-hari (1D), SOL telah menembus ke bawah pola segitiga simetris (symmetrical triangle) dan kehilangan pegangan di area support $180 sejak awal November.
    Sejak itu, pergerakan harga membentuk lower highs dan lower lows — tanda klasik dari tren turun.

    • OBV (On-Balance Volume): terus menurun, menandakan tekanan jual yang berkelanjutan.
    • MFI (Money Flow Index): berada di bawah 50, memperkuat dominasi penjual dan lemahnya arus modal masuk.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Jangka Pendek: Siap-Siap Turun ke $140?

    Pada grafik 1-jam (1H), area $145–$155 telah berfungsi sebagai zona permintaan (demand zone) penting sejak 4 November. Saat ini, zona tersebut sedang dalam tahap retest.

    Namun dengan Bitcoin (BTC) yang masih tertahan di kisaran $102K, peluang SOL kehilangan dukungan ini cukup besar jika pasar kripto melemah lebih jauh.

    • OBV tetap menurun, pembeli belum cukup kuat.
    • MFI di bawah 20, menunjukkan kondisi oversold, tapi belum ada tanda pembalikan (reversal) yang valid.

    Heatmap: Area Magnetik $140 Jadi Target Berikutnya

    Dilaporkan AMBcrypto, Data dari CoinGlass Liquidation Heatmap memperlihatkan area $144 dan $140 sebagai zona magnetik kuat, yang berpotensi menarik harga ke bawah sebelum terjadi rebound.
    Jika tekanan jual berlanjut, bahkan likuiditas di area $120 bisa menjadi sasaran berikutnya.

    Bearish dalam Jangka Pendek, Peluang Rebound Tetap Ada

    Secara keseluruhan, prediksi harga Solana dalam jangka pendek masih bearish.
    Tekanan jual kuat, indikator teknikal mendukung pelemahan, dan kondisi pasar global masih belum pulih sepenuhnya.

    Namun, penurunan ke $140 bisa menjadi peluang entry potensial bagi trader yang menunggu pantulan harga, terutama jika Bitcoin berhasil bertahan di atas $98K–$100K.

    Pesan untuk trader: bersiaplah menghadapi koreksi lebih dalam, tapi jangan abaikan peluang rebound cepat yang mungkin terjadi setelahnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Solana: Bisa Tembus $200 Sebelum 2025 Berakhir?

    Pasar kripto kembali bergejolak, dan kali ini semua mata tertuju pada Solana (SOL), aset digital yang disebut-sebut sebagai “pesaing terkuat Ethereum”. Namun dengan harga yang anjlok 6% dalam 24 jam terakhir, pertanyaannya kini: apakah Solana masih bisa menembus level $200 sebelum 2025 berakhir?

    Kondisi Terkini: Solana Masih Dalam Tekanan, Tapi Ada Harapan

    Saat artikel ini ditulis, harga Solana berada di kisaran $155,76, turun 5,2% dalam 24 jam terakhir. Meskipun sempat menguat di awal minggu, tekanan jual kembali mendominasi, membuat investor bertanya-tanya: apakah ini akhir dari momentum bullish?

    Menurut data pasar, volume perdagangan harian Solana turun 3% menjadi sekitar $5,54 miliar, sementara fear and greed index menunjukkan angka 26, sinyal ketakutan di pasar kripto. Indikator teknikal seperti MACD dan Awesome Oscillator menunjukkan tren negatif, dengan level resistensi terdekat di $172.

    Namun menariknya, indikator RSI masih netral, memberi peluang rebound dalam waktu dekat. Beberapa analis memprediksi SOL dapat kembali naik ke $172 akhir bulan ini, meski kemungkinan koreksi ke $120–$150 masih terbuka.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kekuatan di Balik Solana: Ekosistem, ETF, dan Institusi

    Meski pasar sedang merah, ekosistem Solana justru menunjukkan ekspansi besar-besaran. Dana institusional mengalir deras ke ETF Solana, dengan total lebih dari $300 juta inflow, menjadikan SOL salah satu aset kripto paling diminati oleh investor besar.

    Dilaporkan Bitemycoin, produk seperti Bitwise’s BSOL dan Grayscale’s GSOL menawarkan staking yield 5–7% per tahun, membuat Solana semakin menarik bagi portofolio institusional. Selain itu, pembaruan jaringan dan aktivitas staking yang meningkat berpotensi mendorong reli harga dalam beberapa bulan mendatang.

    Baca juga: Solana Bangkit Lagi! Harga Mantul dari $155, Siap Menuju $200?

    Analisis Teknikal: Peluang Bullish Masih Terbuka

    Secara teknikal, Solana memang masih berada di bawah EMA 10, 20, dan 50 hari, yang kini menjadi level resistensi penting. Namun, analis menilai bahwa dukungan kuat di kisaran $146–$150 dapat menjadi pijakan bagi kebangkitan harga.

    Jika Solana berhasil menembus resistensi $190–$205, harga berpotensi menuju retest all-time high di $294,33, yang sempat tercapai 10 bulan lalu. Banyak analis percaya, momentum ini bisa saja dimulai pada kuartal pertama 2025, terlebih jika dukungan regulasi dan adopsi institusional terus meningkat.

    Prediksi Harga: Menuju $200 di 2025, Tapi Tidak Mudah

    Prediksi jangka menengah menunjukkan bahwa Solana bisa menutup tahun 2025 di sekitar $185, mendekati level psikologis $200. Analis memperkirakan harga SOL akan bergerak di antara $156–$185, dengan rata-rata tahunan $168,62, memberi potensi return on investment sekitar 17,9%.

    Untuk jangka panjang, proyeksi bahkan lebih optimistis. Berikut prediksi harga Solana 2025–2030:

    Tahun Harga Minimum Harga Rata-rata Harga Maksimum
    2025 $155 $230 $400
    2026 $215 $300 $425
    2027 $220 $290 $435
    2028 $230 $310 $450
    2029 $240 $320 $475
    2030 $250 $340 $500

    Dengan pertumbuhan ekosistem yang cepat dan dukungan investor besar, SOL berpotensi menembus $500 pada 2030. Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto sangat fluktuatif, dan perjalanan menuju $200 tidak akan mudah.

    Kesimpulan: Solana Masih Punya Taring, Tapi Waspadai Volatilitas

    Meski sedang melemah, Solana belum kehilangan momentumnya. Kombinasi dari adopsi institusional, ETF baru, dan potensi kenaikan aktivitas staking dapat menjadi pemicu reli besar berikutnya. Namun, investor tetap disarankan melakukan riset mendalam dan memahami risiko, karena volatilitas di pasar kripto bisa berubah dalam hitungan jam.

    Apakah Solana bisa menembus $200 di 2025? Jawabannya: ya, bisa, tapi dengan perjuangan.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bangkit Lagi! Harga Mantul dari $155, Siap Menuju $200?

    Setelah sempat terjun tajam dari level puncak Oktober di sekitar $260, Solana (SOL) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kini, harga kembali stabil di kisaran $166, setelah pembeli berhasil mempertahankan zona support krusial di $155–$158. Rebound cepat ini memunculkan optimisme baru di tengah tekanan pasar yang masih tinggi.

    Pembeli Kembali Menguasai Pasar

    Dilaporkan Trader Union, koreksi tajam sempat mendorong SOL jatuh ke kantong permintaan utama, namun pembeli langsung bereaksi cepat. Dari titik terendah $155, Solana melesat naik hingga ke $166. Momentum jangka pendek mulai positif kembali, indikator RSI dan Supertrend sama-sama menunjukkan sinyal pemulihan.

    Walau begitu, tren besar Solana masih dalam fase korektif. Sejak puncak $260 pada Oktober, harga terus ditekan oleh garis tren menurun. Tekanan besar juga terlihat setelah penolakan di level $220 yang menyebabkan penembusan signifikan di bawah EMA-50 dan EMA-100, mempercepat penurunan.

    Namun kini, zona akumulasi lama di $155 kembali aktif. Level ini sebelumnya menjadi titik awal reli kuat pada Agustus–September, sehingga selama harga bertahan di atasnya, peluang rebound tetap terbuka lebar.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Bangkit Dahsyat! Arus Dana $137 Juta Dorong Harga Menuju $200

    Rintangan Berikutnya: $175 dan $185 Jadi Kunci

    Bagi para bulls, tantangan besar menanti di depan mata. EMA 20 hari saat ini berada di sekitar $175, menjadi resistance pertama yang harus ditembus untuk mengonfirmasi perubahan arah. Jika berhasil menutup harian di atas level ini, momentum bisa berubah drastis.

    Di atasnya, EMA 50 dan 100 hari berbaris antara $185–$191, membentuk “tembok” teknikal yang menentukan apakah Solana mampu melanjutkan perjalanan menuju $210–$220 atau kembali sideways dalam tren menurun.

    Sebaliknya, jika support $155 gagal dipertahankan, Solana berpotensi tergelincir lagi ke zona likuiditas $138, area di mana pembeli terakhir kali menahan tekanan jual besar pada awal musim panas.

    Sinyal On-Chain: Investor Besar Masih Tenang

    Menariknya, data blockchain justru menunjukkan tanda kepercayaan, bukan kepanikan. Selama fase penurunan terakhir, tercatat arus keluar bersih sebesar $4,19 juta dari bursa, yang berarti banyak pemegang SOL justru menarik aset mereka dari exchange, bukan menjualnya.

    Fenomena ini biasanya menjadi sinyal akumulasi, tanda bahwa investor jangka panjang masih yakin pada prospek Solana di masa depan.

    Siap Rebound, Tapi Belum Lepas dari Bahaya

    Reaksi harga di $155 membuktikan bahwa area ini adalah benteng kuat bagi Solana. Namun, untuk benar-benar keluar dari bayang-bayang koreksi, pasar butuh konfirmasi di atas $175–$185. Selama itu belum terjadi, pergerakan Solana bisa dikatakan masih berada dalam fase pemulihan terkendali.

    Jadi, meski sinyal awal bullish mulai muncul, investor sebaiknya tetap waspada, sebab jalan menuju $200 masih penuh rintangan.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Bangkit Dahsyat! Arus Dana $137 Juta Dorong Harga Menuju $200

    Setelah sempat terombang-ambing dalam perdagangan yang penuh gejolak, Solana (SOL) kini kembali menunjukkan taringnya. Aset kripto yang sempat terpuruk di bawah level penting ini kini bangkit dengan kekuatan baru, dan analis pun mulai optimis bahwa reli menuju $200 tinggal menunggu waktu.

    Dana Masuk Besar-besaran, Sinyal Bullish Makin Kuat

    Dilaporkan Coinpaper, di tengah arus keluar besar-besaran dari ETF kripto utama, Solana justru mencuri perhatian. Dalam periode 3–7 November, ETF Solana mencatat arus masuk mencapai $137 juta, sementara Bitcoin dan Ethereum justru mengalami outflow masing-masing $1,22 miliar dan $508 juta.

    Angka ini menjadi indikasi kuat bahwa institusi besar mulai melirik kembali Solana, menandakan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang jaringan blockchain berkecepatan tinggi ini.

    Sinyal Beli dari Analis: “Momentum Kenaikan Mulai Terbentuk”

    Menurut analis kripto Ali Martinez, indikator TD Sequential baru saja memberikan sinyal beli di grafik harian Solana, pola yang biasanya muncul di titik jenuh jual setelah periode penurunan panjang.

    Harga saat ini berkonsolidasi di kisaran $157–$165, dengan support penting di $150. Jika level ini berhasil dipertahankan, analis menilai potensi kenaikan besar sudah di depan mata.

    “Breakout di atas $170 akan menjadi konfirmasi bahwa tren bullish benar-benar kembali,” ujar Martinez. Sebaliknya, penurunan di bawah $150 dapat memperpanjang koreksi hingga $142.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Breakout di Timeframe Kecil, Target $200 Semakin Dekat

    Analis lain, curb.sol, menyoroti bahwa Solana mulai membentuk pola breakout di timeframe rendah, menandakan momentum kenaikan yang semakin kuat. Level resistensi di $160–$165 telah berhasil ditembus, membuka jalan menuju retest di area $200.

    “Selama SOL bisa bertahan di atas $165 dengan volume yang meningkat, peluang reli lanjutan sangat besar,” tambahnya.

    Data Pasar: Solana Tunjukkan Tanda-Tanda Kekuatan Baru

    Per 10 November 2025, Solana diperdagangkan di $167.45, naik 5.91% dalam 24 jam terakhir, meski masih turun 5.67% dalam sepekan. Kapitalisasi pasarnya kini menyentuh $92.68 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam lebih dari $5.3 miliar.

    Angka-angka ini menunjukkan bahwa Solana kembali menjadi magnet bagi investor yang mencari peluang di tengah volatilitas pasar kripto.

    Menuju $200 atau Sekadar Hype?

    Dengan kombinasi arus dana institusional yang besar, sinyal teknikal bullish, dan momentum harga yang mulai menguat, Solana tampaknya siap untuk melanjutkan tren naiknya. Namun, para trader tetap disarankan untuk waspada terhadap potensi koreksi jika level support $150 gagal dipertahankan.

    Untuk saat ini, semua mata tertuju pada breakout di atas $170, yang bisa menjadi gerbang menuju target ambisius $200.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Guncang Dunia Kripto! ETF Barunya Serap Ratusan Juta Dolar AS

    Pasar kripto tengah menyaksikan sebuah perubahan besar. Di saat Bitcoin dan Ethereum terpuruk dengan miliaran dolar keluar dari ETF mereka, Solana justru mencuri perhatian dunia investasi.

    Dilaporkan Cointribune, melalui peluncuran ETF anyar dari Bitwise, Solana Staking ETF (BSOL), miliaran dolar mulai beralih arah, menandai babak baru dalam “perang altcoin”.

    BSOL Meledak: $545 Juta Masuk Hanya Dalam 8 Hari

    Diluncurkan pada 28 Oktober 2025, ETF BSOL langsung menjadi magnet modal. Dalam waktu kurang dari dua minggu, produk ini menarik lebih dari $545 juta, dengan $30 juta mengalir hanya dalam satu hari.

    Sementara itu, ETF Bitcoin kehilangan sekitar $2,1 miliar, dan ETF Ethereum ikut merosot hingga $579 juta. Kontras yang tajam, seolah menegaskan bahwa investor mulai bosan dengan dua raksasa lama tersebut.

    Hunter Horsley, CEO Bitwise, menegaskan tren ini di platform X:

    “Aliran dana masuk setiap hari sejak peluncuran. Lebih dari $500 juta totalnya. Investor jelas menginginkan eksposur ke Solana.”

    ETF BSOL ini 100% berbasis staking, menawarkan imbal hasil tahunan sekitar 7% tanpa repot menyimpan koin secara langsung. Ditambah lagi, Bitwise menghapus biaya pengelolaan sementara waktu, membuat produk ini semakin menarik bagi investor institusional.

    Baca juga: Di Tengah Lonjakan ETF, Solana Hadapi Risiko Koreksi Hingga $126

    SOL Turun 29%, Tapi Investor Justru Semakin Ganas

    Ironis tapi nyata. Meski harga SOL anjlok 29% bulan ini, investor institusional terus menambah posisi. Harga Solana kini berada di sekitar $159,09, jauh di bawah puncaknya, namun justru dilihat sebagai zona akumulasi strategis.

    Menurut analis Sumit Roy dari ETF.com:

    “Solana punya komunitas paling loyal setelah Bitcoin dan Ethereum. Aktivitas on-chain-nya sangat kuat, meski pasar sedang lesu.”

    Data menunjukkan kekuatan Solana yang masih tangguh:

    • 70 juta transaksi per hari (Oktober 2025)
    • Volume DEX mencapai $143 miliar per bulan
    • 3,2 juta dompet aktif
    • 1.100 transaksi per detik (TPS)

    Dengan fundamental sekuat ini, banyak analis melihat support kokoh di $155 dan target kenaikan menuju $200–$250 jika tren pasar membaik.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Altcoin Bangkit, Raksasa Lama Terpukul

    Fenomena ini menandai pergeseran besar dalam peta kekuatan kripto global. Investor institusi mulai memindahkan dana dari blockchain lama seperti Bitcoin dan Ethereum ke altcoin yang lebih gesit dan produktif seperti Solana.

    Kesuksesan BSOL bahkan mendorong Grayscale meluncurkan produk saingan: GSOL, yang kini sudah mengantongi $114 juta dana kelolaan.

    Sementara itu, Bitwise tampaknya belum ingin berhenti. Dalam berkas ke SEC, mereka diam-diam menghapus klausul penundaan untuk ETF Dogecoin, membuka peluang peluncuran produk baru hanya dalam 20 hari ke depan. Sebuah langkah berani yang bisa kembali mengguncang pasar.

    Pasar kripto memang sedang bergolak, tapi di tengah badai, Solana justru berdiri tegak. Dengan performa jaringan yang solid, dukungan investor besar, dan inovasi produk finansial yang menarik, Solana tampaknya siap menantang dominasi Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Di Tengah Lonjakan ETF, Solana Hadapi Risiko Koreksi Hingga $126

    Harga Solana (SOL) melemah dan memasuki tren bearish setelah turun lebih dari 35% dari level tertingginya pada September. Pada perdagangan terbaru, SOL bergerak di sekitar $160, terendah sejak Agustus, sementara indikator teknikal menunjukkan potensi pelemahan lanjutan.

    Data menunjukkan minat investor Amerika Serikat terhadap produk ETF berbasis SOL meningkat. Arus masuk $12,6 juta pada Jumat mendorong total inflow kumulatif menjadi $337 juta dan total aset kelolaan ETF mencapai $575 juta.

    Dilaporkan Crypto News, Bitwise BSOL tercatat mengelola $478 juta, sedangkan Grayscale GSOL $97 juta. Gabungan aset tersebut setara sekitar 0,64% dari kapitalisasi pasar Solana. Arus masuk diperkirakan berlanjut setelah Grayscale menganulir biaya (fee waiver).

    Di sisi harga, tekanan berlanjut seiring pelemahan pasar kripto yang lebih luas di tengah ketidakpastian kebijakan Federal Reserve. Selain itu, Solana tidak berada dalam dua tema yang sedang diminati, privasi dan kecerdasan buatan (AI), yang mendorong kenaikan sejumlah token seperti Zcash, Dash, Monero (privasi), serta Near, Filecoin, dan FET (AI).

    Teknikal: “Death Cross” Mengintai, Pola Bearish Bertumpuk

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Siap Meledak ke $200? Institusi Besar Borong Besar-Besaran

    Secara teknikal, grafik harian SOL mendekati death cross, ketika MA50 diproyeksikan memotong MA200 dari atas, sinyal yang kerap dipandang bearish. Pola inverse cup-and-handle pada fase pembentukan “handle”, kemunculan bearish pennant, dan posisi harga yang berada di bawah indikator Supertrend turut mengindikasikan risiko penurunan lanjutan.

    Dengan latar tersebut, pelaku pasar memantau area $126 sebagai dukungan kunci (terendah Juni), yang berada sekitar 20% di bawah level saat ini. Pelemahan di bawah titik tersebut dipandang dapat membuka potensi penurunan lebih jauh sebelum terjadi pemulihan teknikal.

    Meski demikian, fundamental Solana dinilai tetap konstruktif dalam jangka menengah. Selain momentum inflow ETF, pembaruan jaringan Alpenglow, yang dijanjikan membawa finality sub-detik, peningkatan throughput, pengurangan biaya validator, dan mekan

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Siap Meledak ke $200? Institusi Besar Borong Besar-Besaran

    Harga Solana (SOL) tampaknya tengah bersiap untuk comeback spektakuler. Setelah sempat tergelincir 15% dalam sepekan, tekanan beli dari investor institusional mulai mengguncang pasar — menandakan kemungkinan besar kembalinya tren bullish yang bisa mendorong harga hingga menembus level psikologis $200.

    Dana Institusional Masuk Deras: Kepercayaan Kembali ke Solana

    Dilaporkan Coingape, gelombang uang besar dari institusi menjadi bahan bakar baru bagi Solana. Data terbaru menunjukkan bahwa ETF Solana mengalami lonjakan inflow lebih dari $29 juta hanya dalam sehari, dengan total akumulasi mencapai $323 juta dalam delapan hari terakhir.

    Arus dana raksasa ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat bahwa investor besar mulai melihat potensi Solana sebagai aset kripto unggulan jangka panjang. Menurut analis, meningkatnya minat institusional ini memperlihatkan pengakuan luas terhadap performa dan prospek ekosistem Solana di pasar aset digital.

    “Ketika institusi mulai menumpuk SOL di tengah pasar yang lesu, itu biasanya pertanda besar bahwa sesuatu sedang disiapkan,” ujar salah satu analis dari CoinGape.

    ETF populer seperti BitwiseInvest Solana ETF (BSOL) bahkan mencatatkan tambahan dana segar senilai $29,2 juta hanya dalam sehari. Total dana masuk ke BSOL kini sudah melampaui $300 juta sejak pekan lalu, menandakan keyakinan tinggi meski pasar kripto global masih berfluktuasi.

    Baca juga: 5 Alasan Solana Bisa Tembus $180 Lagi, Asal Level Ini Berhasil Dilewati!

    Analisis Teknis: SOL Siap Rebound dari Zona Kritis

    Setelah konsolidasi panjang di kisaran $150–$160, Solana kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Para analis menilai area ini sebagai zona permintaan (demand zone) penting, di mana aksi beli mulai meningkat signifikan.

    Jika tekanan beli bertahan, SOL berpotensi untuk memantul menuju area $175–$185, dan bila momentum terus menguat, target selanjutnya tak lain adalah $200.

    Indikator teknikal juga mulai memberikan sinyal menarik:

    • MACD hampir membentuk bullish crossover, yang bisa memicu perubahan arah tren jangka pendek.
    • RSI berada di sekitar level 37 — tepat di atas area oversold — memberi ruang besar bagi potensi kenaikan harga.

    Risiko Tetap Ada: Level $150 Jadi Garis Pertahanan

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, skenario bullish ini hanya akan bertahan selama SOL mampu menjaga pijakan di atas $150. Jika harga menembus di bawah level ini, risiko penurunan ke $140 atau bahkan $130 bisa meningkat seiring tekanan jual yang membesar.

    Dengan institusional inflow yang terus meningkat, sentimen pasar berangsur positif, dan indikator teknikal yang mengarah ke pembalikan tren, peluang Solana untuk menguji kembali level $200 kini terbuka lebar.

    Bagi para investor dan trader, fase ini bisa menjadi momen penting untuk memperhatikan setiap pergerakan harga, karena jika breakout benar-benar terjadi, SOL bisa menjadi bintang baru dari siklus bullish berikutnya.

    Solana kini berada di persimpangan penting. Dukungan kuat dari institusi besar menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap proyek ini belum pudar. Jika harga berhasil menembus area resistensi kunci, SOL berpotensi mencatat reli besar menuju $200, dan mungkin lebih.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com