Tag: solana

  • Solana Panas Jelang ETF! SOL Sentuh Resistance Kritis di Atas $200

    Harga Solana (SOL) kembali menarik perhatian pasar setelah menembus level psikologis $200, di tengah antisipasi peluncuran dua ETF besar dari Bitwise dan Grayscale minggu ini. Namun, di balik euforia tersebut, data menunjukkan bahwa minat ritel masih tertahan, menjadi tanda tanya apakah reli ini bisa berlanjut atau justru berbalik arah.

    ETF Solana dari Bitwise dan Grayscale Siap Diluncurkan

    Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, mengonfirmasi bahwa Bitwise Solana Staking ETF (BSOL) akan diluncurkan pada Rabu (29/10), disusul oleh konversi Grayscale Solana Trust (GSOL) menjadi ETF sehari setelahnya.

    ETF milik Bitwise akan menawarkan imbal hasil staking sekitar 7%, dengan pengabaian biaya sementara, sementara Grayscale akan mengonversi kepemilikan Solana senilai lebih dari $105 juta menjadi ETF terbuka untuk investor institusional dan ritel.

    Menurut laporan Fxstreet, peluncuran dua produk ini diharapkan menjadi catalyst besar bagi ekosistem Solana, yang kini semakin diperhitungkan sebagai alternatif Ethereum dalam sektor DeFi dan NFT. Namun, waktu peluncuran bertepatan dengan potensi penutupan pemerintahan AS, yang dapat membatasi partisipasi pasar secara keseluruhan.

    Minat Ritel Masih Dingin

    Meskipun peluncuran ETF biasanya menjadi pemicu kenaikan harga, data CoinGlass menunjukkan bahwa Open Interest (OI) futures Solana masih stagnan di sekitar $9,75 miliar, hanya sedikit naik dari $9,71 miliar sehari sebelumnya.

    Kondisi ini menandakan sentimen hati-hati di kalangan trader, dengan banyak pelaku pasar memilih strategi “wait and see” sebelum mengambil posisi besar. Setelah koreksi tajam pada 10 Oktober, OI Solana belum mampu menembus ambang $10 miliar — level yang biasanya menandakan minat spekulatif tinggi.

    Analisis Teknis: Ujian Berat di Zona $204–$208

    Secara teknikal, Solana masih menunjukkan struktur bullish jangka pendek. Harga SOL saat ini diperdagangkan di atas Exponential Moving Average (EMA) 200 periode pada grafik 4 jam, menandakan dukungan kuat dari pembeli institusional.

    Namun, zona pasokan utama di $204–$208 menjadi titik krusial yang harus ditembus untuk melanjutkan reli. Jika breakout berhasil, target kenaikan berikutnya berada di $237 dan $253, yang merupakan puncak harga pada 6 Oktober dan 18 September.

    Indikator MACD mulai menunjukkan potensi persilangan negatif, yang bisa menandakan momentum bullish mulai melemah. Meski demikian, Relative Strength Index (RSI) masih berada di 62, menandakan bahwa tekanan beli belum sepenuhnya mengendur.

    Jika Gagal Tembus Resistance, Awas Koreksi ke $182

    Apabila SOL gagal menembus zona $204–$208 dan berbalik arah, trader perlu memperhatikan level support di $201 (EMA 200) dan $194 (EMA 50). Penurunan lebih dalam dapat menguji garis tren support di sekitar $182, yang terbentuk dari posisi terendah 11 Oktober dan 23 Oktober.

    Momentum ETF Bisa Jadi Titik Balik Solana

    Dengan dua ETF besar yang akan hadir hampir bersamaan, Solana berpotensi memasuki fase penting dalam perjalanan pasarnya. Namun, tanpa dukungan ritel yang kuat, reli ini bisa dengan cepat kehilangan tenaga.

    Trader jangka pendek akan menunggu konfirmasi breakout di atas $208, sementara investor jangka panjang melihat ETF ini sebagai sinyal legitimasi institusional yang semakin kuat untuk jaringan Solana.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Naik 5%, ETF Hong Kong Picu Lonjakan: SOL ke $213?

    Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Setelah melonjak 5,31% dan menembus level $204,28, SOL kini menunjukkan kekuatan teknikal yang solid, mempertahankan konsolidasi di atas area support $203 dan menatap zona resistance krusial di $213.

    Kondisi Teknis: Bullish, Tapi Masih Ada Rintangan

    Saat ini, Solana diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan (MA) 20-hari di $194,71 dan MA-200 di $177,71, dua sinyal kuat yang menandakan tren jangka pendek dan panjang masih positif. Namun, harga masih di bawah MA-50 di $213,15 yang menjadi penghalang utama menuju reli lebih lanjut.

    Support dinamis terlihat di $203,29 (Kijun line), sementara target resistance berikutnya berada di kisaran $210–$213. Menurut data proyeksi, dalam 7 hari ke depan SOL berpotensi naik hingga 6,16% ke $212,46, dan dalam 3 bulan ke depan bisa mencapai $268,16 — lonjakan lebih dari 33%.

    ETF Hong Kong & Inovasi DeFi Jadi Motor Baru

    Dilaporkan Trade Union, lonjakan minat terhadap Solana tidak terjadi begitu saja. Persetujuan ETF spot Solana pertama di Hong Kong telah memicu gelombang permintaan institusional baru. Ditambah lagi, integrasi token privasi Zcash (ZEC) dalam ekosistem DeFi Solana semakin memperluas daya tarik platform ini di kalangan pengembang dan investor institusi.

    Selain itu, rumor tentang ETF Solana yang diajukan Bitwise turut memperkuat narasi bullish di pasar. Aktivitas DeFi yang meningkat dan inovasi produk baru menjadi katalis yang menjaga momentum positif SOL.

    Baca juga: Solana Siap Tembus $200 Lagi? Ini Sinyal Kuat yang Diperhatikan Investor

    Sinyal Momentum Masih Beragam

    Meski aksi harga terlihat kuat, indikator teknikal menunjukkan sinyal campuran.

    • MACD harian masih menunjukkan bias jual ringan.
    • ADX berada di 14,6 — menandakan tren belum terlalu kuat.
    • RSI di 42,96 menunjukkan sedikit tekanan jual.
    • Stoch RSI overbought, dan CCI netral.

    Kombinasi ini mengindikasikan pasar Solana tengah mendekati kelelahan teknis jangka pendek, namun belum menunjukkan tanda pembalikan besar.

    Kunci di $203 dan $213

    Dalam lima sesi mendatang, proyeksi harga Solana berada di kisaran $204,54–$217,69, dengan rata-rata sekitar $211,12. Selama harga tetap bertahan di atas $203, peluang kelanjutan tren naik dinilai mencapai lebih dari 80%. Namun, kegagalan mempertahankan level ini bisa memicu koreksi ke area $200 atau lebih rendah.

    Anton Kharitonov, analis di Traders Union, menilai:

    “Solana memiliki momentum institusional yang kuat, tapi resistance di $213–$217 masih menjadi tantangan. Selama harga belum mampu menembus level itu, saya memperkirakan perdagangan akan tetap sideways di rentang sempit antara $203 dan $213.”

    Breakout Semakin Dekat

    Dengan dukungan kuat di bawah, sentimen positif dari ETF Hong Kong, dan peningkatan adopsi DeFi, Solana tampaknya hanya menunggu momen untuk menembus resistance $213. Jika breakout terjadi, target berikutnya mengarah ke zona $217–$220, membuka peluang reli lanjutan di akhir kuartal ini.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL Melesat Usai Solmate Umumkan Strategi Merger, Target $200?

    Harga Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah melonjak 6% pada hari Kamis (24/10), didorong oleh kabar positif dari Solmate Infrastructure (SLMT), perusahaan treasury Solana yang mengumumkan ekspansi besar-besaran dan strategi akuisisi agresif.

    Langkah Solmate ini turut memicu optimisme pasar terhadap ekosistem Solana, bahkan ketika token SOL menghadapi tantangan teknikal di area resistance utama.

    Solmate Siapkan Validator Solana Pertama di Timur Tengah

    Dalam pembaruan terbarunya, Solmate Infrastructure, yang sebelumnya dikenal sebagai Brera Holdings, mengungkapkan bahwa mereka telah memilih pusat data di Uni Emirat Arab (UEA) dan segera menguji validator Solana berkinerja tinggi pertama di Timur Tengah.

    Dilaporkan FXstreet, langkah ini memperkuat posisi Solmate sebagai pionir dalam infrastruktur blockchain di kawasan tersebut, sekaligus menegaskan fokus mereka pada pengembangan teknologi nyata, bukan sekadar rekayasa keuangan.

    CEO Solmate, Marco Santori, yang juga mantan Kepala Hukum di bursa kripto Kraken, mengatakan:

    “Kami menargetkan bisnis di mana treasury SOL kami menjadi bahan bakar pertumbuhan mereka, dan sebaliknya, pertumbuhan itu akan menambah lebih banyak SOL per saham bagi investor Solmate.”

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 26 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 26 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Strategi M&A Agresif dan Dukungan Investor Besar

    Solmate juga mengumumkan rencana strategi M&A (merger & acquisition) agresif, menargetkan perusahaan yang bisa memperkuat model treasury-nya.

    Langkah ini didukung oleh para investor besar seperti ARK Invest milik Cathie Wood, Pulsar Group, RockawayX, dan Solana Foundation, yang ikut serta dalam pendanaan $300 juta bulan lalu.

    Selain itu, perusahaan yang kini terdaftar di Nasdaq itu mengungkapkan bahwa mereka telah membeli lebih dari $50 juta dalam token SOL dari Solana Foundation untuk mendukung pengujian validatornya.

    Dengan kepemilikan 1,21 juta SOL, Solmate kini tercatat sebagai treasury aset digital Solana publik terbesar keenam di dunia, menurut data Strategic SOL Reserve.

    Saham SLMT pun melonjak tajam, naik 36% ke $11,41, hanya dalam satu hari perdagangan.

    Analisis Teknis: SOL Dekati Resistance Kritis di $195

    Dari sisi teknikal, SOL/USDT saat ini mencoba menembus area resistance penting di sekitar $195,5, yang bertepatan dengan Fibonacci Retracement 50% dan Exponential Moving Average (EMA) 100-hari.

    Jika Solana mampu menembus di atas EMA 100-hari dan EMA 50-hari, potensi kenaikan ke area $209 terbuka lebar.

    Namun, jika momentum melemah, support terdekat berada di $171,8, area Fibonacci 38,2% yang dapat menjadi titik pantulan penting.

    Indikator RSI dan Stochastic Oscillator menunjukkan momentum bearish mulai melemah, memberi sinyal potensi pergerakan naik lanjutan dalam jangka pendek.

    Momentum Solana Kian Kuat

    Rencana ekspansi Solmate dan dukungan dari investor besar menjadi katalis positif bagi Solana.

    Dengan kombinasi fundamental yang menguat dan potensi teknikal yang bullish, peluang SOL untuk menembus $200 semakin terbuka, asalkan mampu melampaui resistance kunci di $195.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Siap Tembus $200 Lagi? Ini Sinyal Kuat yang Diperhatikan Investor

    Harga Solana (SOL) kembali menunjukkan pergerakan positif di akhir Oktober 2025. Saat ini, token tersebut diperdagangkan di sekitar $192, naik 2,33% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar mencapai $105 miliar. Namun, penurunan volume perdagangan dan menurunnya jumlah pengguna aktif harian menjadi tanda peringatan bagi investor ritel.

    Meski begitu, kabar baik datang dari kalangan institusi. Fidelity resmi menambahkan SOL ke platformnya, sementara minat terhadap produk berbasis Solana seperti Snorter bot dan ETF baru Rex-Osprey Solana terus meningkat.

    $175 Jadi Kunci Support, $200 Jadi Tembok Kuat

    Sepanjang Oktober, Solana bergerak dalam rentang $170–$200 tanpa arah jelas. Level $175 menjadi support penting, sejajar dengan EMA 200 hari, yang telah beberapa kali menahan tekanan jual. Jika level ini ditembus, analis memperkirakan $130 akan menjadi area support logis berikutnya.

    Sebaliknya, area $195–$200 masih menjadi zona resistensi berat. Harga telah gagal menembus level tersebut dalam dua pekan terakhir akibat aksi ambil untung oleh trader jangka pendek. Jika Solana berhasil menutup perdagangan di atas $200 dengan lonjakan volume, target berikutnya berpotensi naik ke $210–$215.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 25 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 25 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Momentum Teknis Masih Lemah

    Dilaporkan Cryptonews, secara teknikal, indikator RSI Solana masih berada di bawah level netral 50, menandakan kekuatan beli belum dominan. Sementara itu, MACD belum menunjukkan crossover bullish di grafik harian, memperkuat pandangan bahwa pergerakan harga masih dalam fase konsolidasi.

    Di pasar derivatif, open interest mencapai $9 miliar dengan volume harian di atas $20 miliar. Kondisi ini berpotensi memicu pergerakan tajam jika volatilitas meningkat—baik ke arah naik maupun turun.

    Institusi Masuk, Pengguna Ritel Menurun

    Data on-chain menunjukkan pengguna aktif harian Solana (DAU) turun ke 2,9 juta, jauh dari puncak 6,9 juta pada Januari lalu. Ini menandakan melemahnya minat ritel terhadap aplikasi berbasis Solana.

    Namun, di sisi lain, institusi justru agresif menambah posisi. Dana perusahaan kini memegang lebih dari $2 miliar dalam bentuk SOL, dan ETF berbasis Solana berhasil menghimpun $400 juta hanya dalam beberapa bulan terakhir. Langkah Fidelity memperkuat persepsi bahwa investor besar masih melihat potensi jangka panjang pada SOL.

    Faktor Makro Bisa Jadi Penentu

    Laporan inflasi AS (CPI) minggu ini akan sangat memengaruhi arah pasar kripto. Jika inflasi melampaui ekspektasi 3,1%, kebijakan moneter The Fed yang lebih ketat bisa menekan aset berisiko, termasuk Solana. Namun, jika hasilnya lebih rendah, momentum bullish di pasar kripto, terutama Bitcoin dan Ethereum dapat membantu SOL menembus batas psikologis $200.

    Kesimpulan

    Pertarungan harga Solana kini berpusat di antara dua level penting:

    • $175 sebagai support kuat
    • $200 sebagai resistensi utama

    Selama SOL belum menembus salah satunya, perdagangan kemungkinan tetap sideways. Namun, dukungan dari investor institusional memberi sinyal bahwa kembalinya Solana ke atas $200 bukan sekadar angan-angan, melainkan peluang yang semakin dekat.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fidelity Buka Akses untuk Solana! Ini Awal Ledakan Harga ke $225?

    Harga Solana (SOL) hari ini diperdagangkan di sekitar $193, bertahan di atas zona support penting $186 setelah sempat terguncang akibat volatilitas minggu ini. Namun di balik grafik yang menegangkan, kabar besar datang dari raksasa keuangan Fidelity Investments, yang kini menambahkan akses perdagangan SOL untuk jutaan akun pialang AS dengan total aset kelolaan mencapai $5,8 triliun.

    Langkah besar ini langsung memicu optimisme investor institusional, menandai tonggak penting dalam perjalanan adopsi Solana di tingkat global.

    Fidelity Membuka Gerbang Baru untuk Solana

    Pencatatan SOL di Fidelity menjadi sinyal kuat bahwa aset kripto ini mulai diakui oleh lembaga keuangan besar. Dengan jutaan nasabah kini memiliki akses langsung ke perdagangan Solana, eksposur token ini meningkat drastis, membuka peluang aliran modal baru dari investor tradisional ke dunia kripto.

    Tak heran, harga SOL sempat rebound dari bawah $190 ke $193, menunjukkan reaksi positif pasar terhadap berita ini. Namun, meski katalis jangka panjangnya solid, tantangan teknikal jangka pendek masih menghantui.

    Tekanan Support $186: Pertarungan Sengit Pembeli vs Penjual

    Baca juga: ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Dilaporkan Coinedition, grafik harian menunjukkan Solana tengah berkonsolidasi dalam kanal naik jangka panjang. Area $186 menjadi medan pertempuran utama, di mana EMA 200 hari berperan sebagai benteng terakhir pembeli.

    Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas $203, maka potensi rebound menuju $214 hingga $225 terbuka lebar. Namun sebaliknya, penurunan di bawah $186 bisa menyeret harga ke $170, mengancam tren bullish yang telah terbentuk sejak awal bulan.

    EMA 20 dan 200 hari kini mulai berkonvergensi, menandakan fase ketidakpastian yang bisa memicu pergerakan besar berikutnya, entah naik atau jatuh.

    Arus Pertukaran Kripto: Sinyal Campuran untuk SOL

    Menurut data Coinglass, arus masuk bersih Solana pada 24 Oktober tercatat sebesar $15,27 juta, menandakan adanya akumulasi baru di pasar spot. Namun, secara keseluruhan, tren arus keluar masih mendominasi selama beberapa minggu terakhir, tanda bahwa sebagian besar investor masih mengambil posisi hati-hati.

    Jika arus masuk ini terus berlanjut, maka narasi bullish akibat efek Fidelity bisa mendapatkan validasi lebih kuat, mendorong harga menembus area psikologis $200. Tapi jika arus keluar kembali meningkat, risiko koreksi ke $170 akan semakin besar.

    Antara Euforia Fidelity dan Ujian Teknis

    Prediksi harga Solana untuk akhir Oktober bergantung pada keseimbangan antara katalis institusional baru dan dinamika teknikal yang rapuh.
    Jika $186 bertahan dan arus masuk tetap positif, SOL berpeluang menanjak menuju $214–$225. Namun jika tekanan jual meningkat, skenario koreksi ke $170 tak bisa dihindari.

    Meski begitu, langkah Fidelity telah menempatkan Solana dalam sorotan utama pasar kripto global. Kini, semua mata tertuju pada apakah momentum ini cukup kuat untuk mengubah $193 menjadi pijakan menuju reli berikutnya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Hong Kong kembali membuat gebrakan di dunia kripto. Otoritas setempat resmi menyetujui ETF Solana (SOL) pertama di kawasan Asia, menandai langkah besar menuju adopsi aset digital yang lebih luas.

    ETF tersebut dijadwalkan terdaftar pada 27 Oktober 2025, dengan 100 unit per lot dan entri minimum sekitar US$100. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Solana tanpa perlu memiliki token SOL secara langsung, langkah yang dinilai memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi aset digital di Asia.

    Detail dan Potensi ETF Solana

    ETF Solana ini akan bergabung dengan ETF spot Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) milik ChinaAMC, menjadikan Hong Kong salah satu yurisdiksi dengan regulasi paling progresif di dunia aset kripto.

    Sesuai pengajuan resmi, ETF ini akan mengenakan biaya manajemen sebesar 0,99%, sementara total rasio biaya tahunan (TER) termasuk biaya kustodian dan administrasi bisa mencapai sekitar 1,99%.

    Langkah ini memperluas peluang investasi bagi institusi dan investor ritel yang ingin menambah diversifikasi di aset kripto dengan eksposur yang diatur secara legal.

    Baca juga: Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    SOL Masih di Zona Manis, Target Naik hingga $400

    Menariknya, kabar persetujuan ETF ini datang ketika harga Solana (SOL) berada di US$186,24, turun tipis 0,25% dalam 24 jam terakhir menurut CoinMarketCap. Namun, analis justru melihat koreksi ini sebagai peluang emas.

    Dilaporkan AMBcrypto, seorang analis kripto menggambarkan situasi ini sebagai “zona manis” untuk SOL, dengan area beli ideal di bawah $200 dan target harga antara $300 hingga $400 dalam waktu dekat.

    “Harga masih berada di zona manis, tetapi tidak lama, minggu ini adalah waktu Anda sebelum pergerakan eksplosif berikutnya,” ujarnya.

    Optimisme ini muncul seiring momentum positif pasar kripto secara keseluruhan dan meningkatnya minat institusional terhadap aset berbasis blockchain.

    ETF Kripto Makin Ramai: VanEck dan Fidelity Ikut Panaskan Persaingan

    Persetujuan ETF Solana oleh Hong Kong terjadi di tengah aktivitas intens di sektor ETF global. Raksasa manajer aset VanEck baru saja mengajukan amandemen kelima untuk ETF Spot Solana, menandakan keseriusan mereka memasuki pasar ini.

    Sementara itu, ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk mencapai US$477,2 juta, dengan IBIT milik BlackRock memimpin. ETF spot Ethereum juga mencatat arus masuk US$141,7 juta, dipimpin oleh Fidelity (FETH), menurut data dari Farside Investors.

    Arus masuk besar ini mencerminkan minat institusional yang terus meningkat terhadap instrumen investasi berbasis kripto, meskipun masih diwarnai ketidakpastian regulasi di beberapa negara.

    Sinyal Bullish untuk Solana

    Dengan ETF Solana resmi disetujui di Hong Kong dan potensi ETF Spot VanEck di ambang persetujuan, banyak analis percaya SOL sedang memasuki fase akumulasi besar-besaran.

    Jika momentum ini berlanjut, Solana bisa menjadi bintang altcoin berikutnya di siklus pasar kripto 2025, apalagi dengan dukungan ekosistem DeFi dan NFT yang terus berkembang di jaringannya.

    “ETF Solana bukan hanya produk baru, tapi katalis besar untuk legitimasi Solana di mata investor global,” tulis salah satu analis pasar.

    Dengan semua sinyal ini, satu pertanyaan besar muncul: Apakah ETF Solana akan menjadi pemicu bull run berikutnya di pasar kripto?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    Solana Mobile resmi mengakhiri perjalanan ponsel kripto legendarisnya, Solana Saga, setelah lebih dari dua tahun beroperasi. Perusahaan mengumumkan bahwa perangkat Android generasi pertamanya itu tak lagi akan menerima pembaruan perangkat lunak maupun patch keamanan, menandai akhir dari salah satu eksperimen paling ambisius di dunia Web3.

    “Pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan tidak lagi tersedia untuk perangkat Saga,” ujar perwakilan komunitas Solana Mobile di Discord. “Terima kasih kepada semua pengguna Saga yang telah berpartisipasi dalam perjalanan ini.”

    Dengan keputusan ini, sekitar 20.000 unit Saga yang sempat diproduksi kini resmi masuk kategori end of support. Pengguna masih bisa memakai perangkatnya, tetapi tanpa pembaruan keamanan dan hanya akan mendapat bantuan untuk “pertanyaan umum.”

    Dilaporkan Decrypt, Saga terakhir kali menerima pembaruan ke Android 14 dan patch keamanan terakhir pada November 2024.

    Dari Gagal di Pasar ke Fenomena Airdrop Ribuan Dolar

    Ketika pertama kali dirilis pada April 2023, Solana Saga tidak langsung mencuri perhatian. Ponsel ini memang unik,dilengkapi dengan seed vault untuk keamanan aset kripto dan toko aplikasi terdesentralisasi, namun penjualannya sempat lesu.

    Dilaporkan Dec, semuanya berubah ketika airdrop kripto eksklusif bagi pemilik Saga melonjak nilainya, membuat banyak orang berbondong-bondong mencari perangkat ini. Beberapa pengguna bahkan mendapatkan hadiah bernilai ribuan dolar dari airdrop tersebut.

    Namun, euforia itu tak bertahan lama. Dalam waktu hanya dua tahun, Saga kini dianggap “usang”, jauh lebih cepat dibanding standar dukungan perangkat dari raksasa teknologi seperti Apple atau Google yang mencapai tujuh tahun.

    Era Baru: Solana Seeker Gantikan Peran Saga

    Dengan berakhirnya dukungan untuk Saga, Solana Mobile kini mengalihkan fokus penuh ke generasi penerusnya: Solana Seeker.

    Perangkat ini dijual dengan harga lebih terjangkau, sekitar $500, atau setengah dari harga Saga saat peluncuran. Tak heran jika versi baru ini langsung laku keras dengan lebih dari 150.000 pre-order sejak pengumuman.

    Solana Seeker tetap mempertahankan fitur khas seperti Seed Vault, namun kini hadir dengan peningkatan signifikan seperti SeekerID dan toko aplikasi Web3 yang diperbarui.

    Yang paling menarik, Solana Mobile juga menyiapkan token ekosistem baru bernama SKR, yang kabarnya akan menjadi insentif bagi pengguna dan pengembang di dalam ekosistem Seeker.

    Dari Eksperimen Menjadi Fondasi Ekosistem Web3 Mobile

    Meski “pensiun dini”, Solana Saga tetap meninggalkan jejak penting sebagai pionir ponsel kripto pertama yang benar-benar diproduksi massal.

    Keberhasilannya membuka jalan bagi hadirnya perangkat Web3 berikutnya, seperti Seeker, yang kini menjadi jembatan utama antara dunia blockchain dan pengguna mobile.

    Solana Saga mungkin sudah berakhir, tapi warisannya jelas: menyatukan dunia kripto dan teknologi mobile bukan lagi mimpi, melainkan langkah nyata menuju masa depan Web3.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana di Persimpangan Jalan: Akankah Menembus $233?

    Harga Solana (SOL) masih bertahan di kisaran US$ 184 dengan kenaikan tipis 0,52%, namun di balik pergerakan tenangnya, para analis melihat sinyal teknikal yang bisa menentukan arah besar Solana selanjutnya, apakah menuju pemulihan atau justru penurunan lebih dalam.

    Tekanan Setelah Gagal Menembus $250

    Menurut analis kripto LennAert Snyder, Solana kehilangan momentum bullish setelah gagal menembus level krusial US$ 250 beberapa waktu lalu. Kegagalan tersebut memicu tekanan jual yang membentuk struktur bearish baru.

    “Resisten penting ada di US$ 233. Tanpa breakout di atas sana, struktur bearish tetap aktif,” ujar Snyder.

    Ia menambahkan, saat ini SOL bergerak dalam kisaran sempit US$ 180 – US$ 185 tanpa dorongan kuat dari pasar. Meskipun ada sedikit akumulasi di area support bawah, kurangnya keyakinan investor membuat potensi pemulihan masih lemah.

    Baca juga: 5 Token Solana Ini Siap Naik! Pendatang Baru WLFI Saingi AAVE dan UNI

    Harapan Rebound: Target $210

    Di sisi lain, analis Ali Martinez menilai masih ada peluang rebound jangka pendek. Berdasarkan grafik 4 jam, Solana menunjukkan pola konsolidasi yang bisa mendorong harga menuju US$ 210 dalam waktu dekat.

    “Solana $SOL terlihat siap untuk memantul. Target selanjutnya $210,” tulis Ali di X (Twitter).

    Namun, target itu masih berada di bawah zona resisten besar US$ 230 – US$ 237, yang berarti belum cukup kuat untuk membalikkan tren turun utama.

    Aktivitas Derivatif Turun Drastis

    Dilaporkan Cryptoharian, data terbaru dari CoinGlass memperlihatkan melemahnya minat spekulatif terhadap Solana:

    • Volume perdagangan derivatif turun 46,38% ke US$ 18,87 miliar
    • Open Interest turun 6,3% ke US$ 8,63 miliar
    • Volume opsi anjlok 62%
    • Open Interest opsi turun tipis, menandakan aktivitas lindung nilai masih bertahan

    Penurunan tajam ini mencerminkan bahwa pelaku pasar kini lebih memilih stabilitas ketimbang risiko tinggi, seiring menurunnya volatilitas di pasar kripto secara keseluruhan.

    Level Kunci: $223 Jadi Penentu

    Dengan data tersebut, Solana kini berada di titik krusial. Jika gagal menembus level US$ 223, maka pergerakan sideways dalam range sempit kemungkinan akan terus berlanjut. Sementara itu, skenario bullish ala Ali Martinez bisa membawa SOL ke US$ 210, namun masih belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

    Menurut CoinGecko, harga Solana per 19 Oktober 2025 tercatat di US$ 185,24, naik tipis 0,4% dalam 24 jam terakhir.

    Pasar Solana sedang menunggu pemicu besar, entah itu berita fundamental atau lonjakan volume, untuk menentukan arah selanjutnya. Hingga saat itu tiba, SOL tampaknya akan tetap stagnan di antara $180–$185, menunggu siapa yang lebih kuat: bull atau bear.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Institusi Mulai Akumulasi Solana, ETF Jadi Pemicu Reli ke $300?

    Pasar sedang menahan napas, Solana (SOL) terlihat siap untuk pergerakan besar berikutnya. Setelah sempat turun tajam di awal pekan, token ini kini stabil di sekitar $170–$187, dengan para trader menunggu sinyal breakout yang bisa menentukan arah tren selanjutnya.

    Menariknya, sentimen pasar kembali bergairah setelah kabar soal potensi persetujuan ETF Solana memicu optimisme baru di kalangan investor institusional. Sejumlah analis kini bahkan mulai menargetkan harga $300 dalam jangka menengah jika momentum bullish terus menguat.

    Konsolidasi Kritis di Zona $170–$202

    Setelah membentuk dasar di sekitar $170, Solana mulai menunjukkan tanda-tanda stabilitas. Area $186–$187 kini menjadi benteng support jangka pendek di mana pembeli aktif masuk. Jika level ini bertahan, peluang untuk menembus resistensi $202–$211 semakin besar.

    Level $202 ini penting karena bertepatan dengan EMA 20 dan 50 hari, serta level Fibonacci retracement 0,5. Penembusan yang kuat di atas $211 bisa menjadi sinyal awal kembalinya tren bullish, membuka jalan menuju target $221–$222, bahkan hingga $235 dan $250 jika momentum berlanjut.

    Namun, jika harga tergelincir di bawah $175, skenario bearish bisa kembali mendominasi, menekan harga menuju $160–$155.

    Baca juga: Solana di Persimpangan Jalan: Akankah Menembus $233?

    Open Interest Naik ke $8,6 Miliar: Spekulasi Meningkat Tajam

    Data dari Coinglass menunjukkan open interest (minat terbuka) Solana melonjak ke $8,63 miliar pada 20 Oktober 2025, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini menandakan semakin banyak trader yang membuka posisi leverage, mengantisipasi pergerakan besar berikutnya.

    Biasanya, open interest yang tinggi diiringi oleh volume besar bisa menjadi pemicu breakout eksplosif, baik ke atas maupun ke bawah. Namun dengan harga yang kini kembali mendekati zona resistensi teknikal, pasar tampaknya bersiap untuk arah baru yang lebih jelas.

    Dana Institusional Mulai Masuk Lagi

    Selain aktivitas derivatif, pasar spot Solana juga menunjukkan tanda-tanda positif. Arus masuk bersih mencapai $31,75 juta pada 20 Oktober, sinyal kuat bahwa institusi mulai kembali melakukan akumulasi setelah periode net outflow panjang.

    Dilaporkan Coinedition, kombinasi antara dana baru dan minat terbuka tinggi menunjukkan kepercayaan yang meningkat terhadap prospek jangka menengah Solana. Jika tren ini berlanjut, potensi reli di atas $200 menjadi semakin kuat.

    Tekanan dan Peluang: Apa Selanjutnya untuk SOL?

    Level-level penting Solana untuk minggu ini adalah:

    • Support utama: $186–$187, lalu $175–$170
    • Resistensi utama: $202, kemudian $211–$212
    • Target kenaikan lanjutan: $221–$250

    Selama harga tetap di atas EMA-200 di kisaran $206–$208, peluang untuk pembalikan tren tetap terbuka. Namun jika gagal menembus area ini, struktur harga masih bisa bertahan dalam fase konsolidasi selama beberapa hari ke depan.

    Breakout di Depan Mata?

    Semua mata kini tertuju pada zona $202–$211. Breakout di atas area ini bisa menandai kembalinya tren bullish Solana dengan target ambisius menuju $300 seperti yang diprediksi oleh beberapa analis.

    Dengan open interest melampaui $8,6 miliar dan arus dana institusional yang mulai mengalir kembali, Solana mungkin sedang mempersiapkan rebound besar menjelang akhir tahun. Namun, kegagalan mempertahankan support di bawah $175 bisa menggagalkan momentum tersebut dan memperpanjang fase sideways.

    Untuk saat ini, SOL berada di momen penentuan, dan pergerakan beberapa hari ke depan bisa menjadi sinyal penting bagi arah pasar kripto di kuartal terakhir 2025.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token Solana Ini Siap Naik! Pendatang Baru WLFI Saingi AAVE dan UNI

    Ekosistem Solana kembali mencuri perhatian pasar kripto global pada Oktober 2025. Sejumlah token besar yang beroperasi dalam jaringan dan ekosistem Solana mencatatkan kapitalisasi pasar jumbo dengan performa harga yang stabil hingga positif dalam sepekan terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, Solana (SOL) masih mendominasi daftar dengan kapitalisasi pasar mencapai $103,15 miliar. Harga SOL saat ini berada di $188,59, naik 1,21% dalam 24 jam terakhir dan 3,16% selama sepekan. Volume perdagangan harian SOL mencapai hampir $4 miliar, menegaskan likuiditas kuat di tengah volatilitas pasar kripto global.

    Di posisi kedua, Chainlink (LINK) menjadi salah satu aset terpenting bagi ekosistem Solana berkat perannya sebagai jembatan data on-chain dan off-chain. LINK diperdagangkan di $17,10, dengan kapitalisasi pasar $11,59 miliar dan kenaikan 2,75% dalam tujuh hari terakhir.

    Potensi UNI dan AAVE

    Solana
    Solana

    Baca juga: SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

    Sementara itu, Uniswap (UNI) dan Aave (AAVE) tetap menunjukkan daya tahan di tengah kompetisi ketat sektor DeFi. UNI mencatat harga $6,12 dengan kapitalisasi pasar $3,86 miliar, sementara AAVE menonjol berkat lonjakan mingguan 5,80% ke level $219,96 dan kapitalisasi pasar $3,35 miliar.

    Menariknya, pendatang baru World Liberty Financial (WLFI) mencuri perhatian dengan performa solid di minggu ini. Dengan harga $0,1305 dan kapitalisasi pasar $3,20 miliar, token ini mencatatkan kenaikan 6,31% dalam tujuh hari terakhir, menandakan meningkatnya minat investor terhadap proyek baru berbasis Solana.

    Kenaikan ini menegaskan bahwa ekosistem Solana terus berkembang pesat, tidak hanya pada lapisan infrastruktur (seperti SOL) tetapi juga pada proyek DeFi dan utilitas keuangan baru yang memperluas jangkauan jaringan.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com