Jakarta –
Melihat orang Korea Selatan, banyak yang memiliki tubuh langsing dan berumur panjang. Ternyata ini 6 tips yang bisa dilakukan dan mudah ditiru.
Belakangan drama dan musik Korea begitu digemari di berbagai negara hingga membuat hal lain dari budaya negara ginseng ini jadi disorot. Salah satunya pola makan orang Korea.
Ada sisi positif dari pola makan tersebut karena laporan World Health Organization mengungkap umur harapan hidup orang Korea meningkat 7.59 tahun. Dari yang tadinya 76.2 tahun pada tahun 2000 menjadi 83.8 tahun pada tahun 2021, seperti diungkap Times of India (6/8/2024).
Urusan makanan, orang Korea ternyata punya filosofi. Pakar kesehatan mengungkap intinya ada pada konsumsi makanan utuh, minim proses, dan banyak sayuran.
Orang Korea banyak makan makanan mentah, matang, dan makanan fermentasi. Semua kombinasi ini meningkatkan kondisi kesehatan mereka secara umum.
Beberapa makanan Korea juga terkenal menyehatkan dan bisa cegah kenaikan berat badan. Berikut di antaranya:
1. Kimchi
Kimchi merupakan sayuran fermentasi yang umumnya dibuat dari lobak dan sawi. Proses fermentasi menjadikan sayuran berbumbu bubuk cabai ini kaya probiotik, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Konsumsinya bagus untuk menyehatkan pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh.
2. Bibimbap
Foto: Getty Images/4kodiak |
Orang Korea gemar menyantap ‘one dish meal’ bernutrisi layaknya bibimbap. Di dalamnya berisi nasi, aneka sayuran, telur goreng, dan kadang daging. Bibimbap diberi bumbu pasta cabai (gochujang).
Makanan ini dinilai menyehatkan karena mengandung sumber protein, serat, dan beragam vitamin dan mineral yang didapat dari penggunaan banyak jenis sayuran.
3. Samgyeopsal
Samgyeopsal adalah pork belly panggang yang jadi favorit banyak orang Korea. Meski bahan utamanya daging, tapi mereka menyantapnya dengan aneka sayuran seperti selada, daun perilla, cabai hijau, hingga bawang putih.
Jadi meski daging babi tinggi lemak, tapi jika diimbangi dengan konsumsi banyak sayuran, maka bisa membuat konsumsinya jauh lebih menyehatkan.
Secara umum, orang Korea punya tips diet yang menyehatkan. Baca halaman selanjutnya.
Jika ingin mengikuti tips diet menyehatkan ala orang Korea, maka kamu harus membatasi konsumsi gandum, makanan manis, makanan olahan, makanan berlemak, dan olahan susu.
Tips ini secara umum efektif membantu menurunkan berat badan karena menekankan pada konsumsi sayuran dan mengurangi sumber lemak serta makanan manis.
Lalu ikuti 6 tips orang Korea ini agar tetap langsing:
1. Terapkan mindful eating
Mindful eating atau makan dengan penuh kesadaran jadi kunci agar orang Korea terhindar dari makan berlebih. Praktik ini juga terbukti lebih bagus untuk sistem pencernaan dan bantu usaha diet.
2. Tambahkan sayuran
Makanan Korea menggunakan banyak sayuran hijau dan jenis sayuran lain yang bagus untuk mencegah kenaikan berat badan. Sebab sayuran mengandung banyak serat yang mempertahankan rasa kenyang. Lalu ada beragam antioksidan, vitamin, dan mineral yang menyehatkan tubuh secara umum.
3. Konsumsi makanan fermentasi
Foto: iStockphoto/Getty Images/Zania Studio |
Kunci lain dari makanan Korea adalah makanan fermentasi. Jenis makanan ini kaya probiotik sehingga menyehatkan usus. Konsumsinya dapat mengurangi risiko penyakit jantung karena mengatur kadar kolesterol dalam darah dan meningkatkan penyerapan nutrisi.
4. Batasi konsumsi makanan manis dan olahan
Makanan Korea lebih menekankan pada aspek kesegaran dan minim olahan. Idealnya mereka membatasi konsumsi makanan manis dan makanan olahan yang membuat berat badan cepat naik.
5. Metode masak yang sehat
Pola makan tradisional orang Korea banyak menggunakan metode masak yang sehat seperti tumis, kukus, rebus, dan panggang. Penggunaan minyak dan lemaknya sedikit sehingga makanan yang dihasilkan rendah kalori.
6. Makan secukupnya
Foto: iStock |
Dalam budaya kuliner Korea juga disarankan untuk makan secukupnya dan mengontrol porsi. Hindari makan sampai terlalu kenyang dan selalu pilih porsi yang lebih kecil.
(adr/odi)
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Sukses Diet Sederhana Wanita Ini Turun BB Hampir 30 Kg Jakarta – Obesitas sejak kecil, wanita ini berupaya mengubah nasibnya. Lakukan diet sederhana bahkan tanpa pergi ke gym, ia berhasil turun berat badan 30 kilogram dalam 1,5 tahun. Obesitas masih menjadi momok menakutkan yang sulit untuk diatasi. Butuh komitmen dan pendirian yang kuat untuk mulai mengambil langkah awal melawan berat badan yang berlebih. Apalagi jika telah mengalami obesitas bawaan yang terjadi sejak kecil. Kebanyakan para penderitanya akan menyerah dan merasa tak akan pernah keluar dari kondisinya.
Tetapi ada seorang wanita yang berhasil mematahkan mitos obesitas bawaan takkan bisa diatasi. Hanya dengan diet sederhana tanpa pergi ke pusta kebugaran ia berhasil membuat perubahan penampilan yang signifikan. Baca juga: Waduh! Burger Pesanan Pelanggan Ini Tercampur Darah Pekerja Restoran
Melansir Times of India (29/7) seorang wanita bernama Anagha menceritakan kiat suksesnya menjalani diet. Sejak kecil ia mengaku sudah mengalami obesitas hingga akhirnya tumbuh dewasa dengan ukuran baju yang mencapai XXL. Berat badannya menyentuh angka 95 kilogram hingga akhirnya ia merasa ada yang harus diubah pada dirinya. Kesadarannya ini muncul ketika 2020 saat lockdown karena pandemi ia mempelajari metode diet yang tepat untuk dirinya. Cara diet yang dilakukannya diawali dengan menentukan jenis asupan makanan yang tepat. Ada beberapa jenis makanan yang dihindari dan beberapa nutrisi yang diperbaiki konsumsinya. Inspirasinya mengambil konsep dari defisit kalori yang cukup populer pada era modern. Bahkan agar hitungannya lebih presisi ia juga mengunduh aplikasi khusus untuk membantu menghitung kalori pada makanan. Baca juga: Pamer Bikin Burger, Salt Bae Dihujat Tak Bisa Masak
Setiap hari ia hanya makan 500-600 kalori. Setelah mencobanya selama satu pekan secara konsisten tampak penurunan berat badan instan mencapai hampir 500 gram. Anagha hanya fokus mengatur asupan makanan dengan olahraga sederhana di sekeliling tempat tinggalnya saja. Ia tak pernah berlangganan pusat kebugaran atau membayar mahal untuk dokter gizi guna mengatur asupan makanannya secara khusus. Kunci utama dari konsistensinya makan makanan sehat adalah mengonsumsi masakan rumahan. Setiap hari menu demi menu yang disantapnya dipertimbamngkan baik bahan, cara memasak, hingga total kalori secara keseluruhan. Tak disangka cara tersebut membutuhkan waktu selama 1 tahun 6 bulan dalam memangkas berat badannya secara besar-besaran. Kini berat badan Anagha terendah yang pernah dicapainya adalah 63 kilogram. (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Turun BB 17 Kg dalam 12 Bulan, Tampilan Wanita Ini Bikin Pangling Jakarta – Seorang wanita melakukan diet hingga penampilannya bikin pangling. Tips dietnya ini dapat dicontoh untuk menurunkan berat badan hingga 17 kilogram. Kondisi kesehatan yang dikeluhkan seseorang bisa saja disebabkan oleh obesitas yang dialaminya. Tumpukan lemak dan kalori di dalam tubuh dapat menghambat fungsi berbagai organ vital. Maka tidak heran jika banyak penderita obesitas perlahan-lahan akan merasakan keluhan fisik seperti mudah lelah hingga sesak nafas. Dibutuhkan komitmen keras untuk berubah demi menjalankan hidup yang lebih sehat.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh seorang wanita ini. Shweta dilaporkan oleh Times of India (15/7) berhasil membuat banyak orang yang mengenalnya pangling dengan penampilan terbarunya.
Shweta yang awalnya merasa nyaman dengan tubuh yang obesitas merasakan titik balik saat hendak bermain dengan anaknya. Ia sempat disarankan oleh dokter untuk menjalani operasi atas gangguan salah satu organ tubuhnya sehingga harus berjarak dengan anaknya. Rasa rindu terhadap anak perempuannya tersebut yang membuat Shweta akhirnya berkomitmen untuk mengubah pola makannya menjadi lebih sehat. Pertama-tama ia memulai perjalanan dietnya dengan lebih rajin memasak makanan rumahan. Setiap hidangan yang disajikan akan dilengkapi dengan protein walaupun sekadar menu sederhana. Pada saat sarapan Shweta memilih untuk konsumsi telur atau curd yang disantap bersama poha, hidangan nasi berempah khas India. Menjelang siang ia akan mengonsumsi jus labu. Labu yang tinggi serat dan beta karoten diharapkan membantu Shweta untuk tetap kenyang hingga waktu makan siang tanpa ngidam camilan ringan.
Memasuki jam makan siang, menu besan chilla atau pancake khas India disantapnya. Ia juga menambahkan curd sebagai sumber lemak sehat dan asupan protein hariannya. Shweta melakukan perubahan pada jadwal makannya. Waktu makan malamnya dimajukan menjadi lebih sore dengan menu oatmeal yang dipadukan dengan ayam. Walaupun menu makanannya tampak terlalu sederhana dan tidak mengenyangkan, Shweta memiliki trik khusus. Ia akan menyantap semangkuk salad sebelum makan untuk mengganjal sebagian perutnya. Hasilnya ia selalu berhasil mendapatkan rasa kenyang dan lebih tahan lama. Baginya diet bukan hanya sekadar memberi makan tubuh tetapi juga bagaimana mengendalikan pikiran yang berdampak pada nafsu makan. (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ananth Ambani Konglomerat India Sukses Turun BB 108 Kg, Ini Menu Dietnya Jakarta – Konglomerat Ananth Ambani menjadi sorotan gegara pernikahannya yang mewah. Ternyata ia sempat menjalankan diet dan sukses turun bobot hingga 108 kilogram. Ananth Ambani merupakan anak dari seorang konglomerat di India. Keluarganya dinobatkan sebagai pebisnis terkaya yang kekayaannya ditaksir mencapai 118 Juta Dollar Amerika Serikat. Baru-baru ini Ananth Ambani menjadi sorotan dunia usai melaksanakan upacara pernikahan yang mewah dan meriah. Tidak hanya mengundang tamu-tamu penting tetapi ia juga mengundang penyanyi dunia untuk bernyanyi pada pestanya.
Ibu Ananth Ambani, yaitu Nita Ambani, menyebut ada usaha keras sebelum anak bungsunya menikah. Ia yang pernah menderita penyakit ini harus melakukan diet agar bugar pada hari pernikahannya. Baca juga: Kacau! Gegara Durian, 5 Insiden Ini Bikin Orang Jatuh Sakit
Melansir Times of India (10/7) pada tahun 2017 Ananth Ambani pernah mengidap asma yang disebabkan oleh obesitasnya. Saat itu berat badan Ananth Ambani mencapai 108 kilogram dan kesulitan untuk melakukan aktivitas. Demi mengadakan acara pernikahan yang lancar dengan tubuh yang sehat, Ananth akhirnya sempat berkonsultasi dengan dokter khusus obesitas. Ia diberikan beberapa catatan untuk dilakukan mulai dari mengubah pola makan hingga lebih rutin berolahraga dengan program yang telah dirancang. “Ia pernah mengalami asma yang sangat parah, bahkan kami sampai harus menyediakan banyak steroid untuk mengatasinya. Ia benar-benar berjuang untuk melawan obesitas itu,” ujar Nita Ambani. Ada beberapa program kebugaran yang harus dijalani Ananth. Salah satu yang paling penting dan tidak boleh terlewatkan adalah berjalan kaki sejauh 21 kilometer dan harus dilakukan setiap hari.
Tetapi titik keberhasilan program penurunan berat badan ini juga ada pada pola makan yang diubah. Diet ketat dengan pembatasan kalori dijalani oleh Ananth selama 18 bulan lamanya. Ia difokuskan untuk konsumsi makanan nol gula, protein tinggi dan makanan-makanan rendah karbohidrat dengan asupan lemak yang dikurangi. Setiap harinya ia hanya boleh mengonsumsi 1200 – 1400 kalori yang dilengkapi dengan sayuran-sayuran hijau, biji-bijian, sup, dan produk susu. Ananth Ambani juga disarankan untuk berhenti mengonsumsi makanan cepat saji dan berlemak tinggi. Sesekali ahli gizi yang menanganinya juga menerapkan clean eating untuk membantu penurunan berat badan dengan cepat. Tidak sia-sia dalam waktu 18 bulan ia berhasil mengubah penampilannya dengan signifikan. Program dietnya ini membantu menurunkan berat badannya sebagai 108 kilogram hingga kini beratnya hanya 100 kilogram. Saksikan juga tayangan pemenang Adhyaksa Awards 2024 (dfl/odi) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Wanita Ini Bagikan Tips Diet Agar Tampak Lebih Muda 10 Tahun Jakarta – Seorang YouTuber gaya hidup ini membagikan tips diet agar tampak awet muda. Kini ia berusia 49 tahun, tapi banyak yang memujinya 10 tahun lebih muda. Awet muda memang dambaan banyak orang, terlebih untuk wanita. Banyak sekali tips diet yang merujuk pada tampilan wajah awet muda. Salah satu tipsnya dibagikan oleh YouTuber gaya hidup asal Amerika Serikat, yaitu Tracy Campoli. Campoli kerap dipuji karena tubuh dan wajahnya yang awet muda.
Saat ini Campoli berusia 49 tahun, tapi terlihat lebih muda 10 tahun. Ia masih tampak bugar dan cocok berpenampilan muda dengan gaya berpakaiannya.
Dilansir dari The Sun (21/6), pelatih kebugaran ini diketahui tidak mengonsumsi junk food atau makanan siap saji dalam mendukung gaya hidupnya. Ia juga tak mengonsumsi makanan manis. Campoli bercerita pada suatu hari pernah diam-diam mengonsumsi junk food. Setelah itu, wajahnya jadi berjerawat. Lebih lanjut, Campoli merekomendasikan untuk memiliki pola makan yang bergizi dan mengurangi stres untuk kesehatan kulit yang optimal. Ia juga mengaku kalau selama ini belum pernah melakukan diet ekstrem. “Saya makan makanan alami. Saya makan semuanya tetapi secara umum makan cukup sehat, seperti banyak buah dan sayuran,” ungkap Campoli. Perawatan wajah ini akan sia-sia kalau tetap mengonsumsi makanan jelek, ungkap Campoli. Campoli juga menceritakan kalau dirinya sudah tidak makan McDonald’s selama 15 tahun. Campoli juga menjaga tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik. Ia rutin mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas sehari. “Saya punya botol air kaca kecil karena saya berusaha membuatnya tetap cantik,” Selain air putih, Campoli juga menyukai matcha. Karena, minuman sehat ini memiliki manfaat bagi kulit berkat zat antioksidannya. Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’: (yms/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
5 Tips Intuitive Eating, Cara Mudah untuk Capai Berat Badan Ideal Jakarta – Menerapkan intuitive eating dengan tepat adalah modal utama agar diet efektif. Agar tak salah langkah, ikuti beberapa tips berikut ini. Ada banyak pola makan sehat atau diet yang kini berkembang dan populer. Dampaknya para pegiat hidup sehat tergiur untuk mencoba berbagai diet yang sedang ramai diperbincangkan tersebut. Ternyata untuk mendapatkan hasil diet yang efektif ada cara yang harus diperhatikan. Menerapkan intuitive eating adalah cara terbaik sebelum melakukan berbagai macam diet sebagai tahapan lanjut.
Intuitive eating merupakan praktik agar manusia mengenali tubuhnya dengan baik termasuk kebutuhan makannya. Christy Harrison selaku ahli gizi sekaligus konselor intuitif eating bocorkan beberapa tips untuk makan sehat dengan tepat. Baca juga: Sabrina Carpenter Terinspirasi Lagunya, Jual Es Krim ‘Espresso’ Berikut ini 5 tips melakukan intuitive eating mengutip Women’s Health (15/5):
1. Hargai rasa laparRasa lapar yang dikirimkan oleh perut tidak sebaiknya dianggap sebagai tanda yang mengganggu. Banyak orang yang ketika merasa lapar langsung terburu-buru mengambil makanan kecil atau camilan. Padahal ketika lapar langsung diisi dengan camilan, perut tidak akan siap dengan waktu makan berikutnya. Jika lapar dirasakan 1-2 jam sebelum waktu makan sebaiknya ditahan hingga waktu makan selanjutnya. Harrison lebih merekomendasikan untuk memiliki jadwal makan teratur. Lapar juga banyak bentuknya, seperti sakit kepala, sulit konsentrasi, dan beberapa gejala yang harus diperhatikan. 2. Berdamai dengan makananTidak hanya harus berhubungan baik dengan sesama manusia. Manusia juga harus menjalankan hubungan baik dengan makanan jika ingin memiliki diet yang konsisten. Hindari untuk memaksakan tubuh membatasi asupan makanan secara berlebihan dan menganggapnya sebagai kesalahan besar. Tak banyak yang menyadari bahwa perasaan dan asumsi berkaitan erat dengan saluran pencernaan. Selain itu hindari hobi melabelkan makanan menjadi makanan yang baik dan buruk. Pola pikir seperti itu hanya akan mengganggu tubuh mendapatkan asupan terbaiknya. Agar lebih sehat dan tak salah, simak tips di halaman berikutnya.3. Temukan kepuasan makanSetiap manusia memiliki selera dan keinginan yang berbeda-beda. Begitupula dengan kepuasan pada satu orang yang tak akan pernah dirasakan oleh orang lain. Saat menyantap makanan, penting fungsinya untuk mengenal kepuasan diri sendiri. Mulai dari porsi, rasa makanan, hingga jenis makanan yang diinginkan harus memuaskan tubuh. Makanan tidak hanya harus dinilai sebagai asupan kalori atau sesuatu untuk mengenyangkan saja. Tetapi saat makan konsumen harus memikirkan bahwa makan sebagai bagian dari memuaskan diri sendiri. 4. Kenali sinyal kenyang
Selain mengenali rasa lapar dengan baik, mengetahui kapan tubuh mulai kenyang juga harus diperhatikan. Penting untuk mengenali setiap sinyal tubuh agar tak salah paham dengan metabolisme sendiri. Tidak banyak orang yang bisa mengetahui dengan tepat kapan ia merasa kenyang. Caranya adalah dengan berhenti sejenak di tengah waktu makan. Biarkan tubuh memproses apakah asupan yang diterima sudah cukup atau belum. Jika merasa masih mampu menghabiskan makanannya, lanjutkan dan habiskan hidangan makanan. 5. Hargai kebutuhan tubuhSelayaknya tujuan utama makan adalah memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Berbicara tentang tubuh tak hanya fisik tetapi juga ada sisi emosional yang jarang diperhatikan. Secara emosi, pembatasan asupan makanan dapat berdampak besar. Misalnya seperti memicu kekhawatiran, perasaan sepi, bosan, hingga amarah yang tetiba memuncak. Sementara secara fisik tubuh yang selalu kenyang berlebih akan kesulitan mencerna makanannya. Sehingga tak heran perubahan tubuh yang membesar akan terlihat dengan jelas. (dfl/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
7 Kebiasaan Sarapan Ini Ganggu Metabolisme, Diet Bisa Gagal! Jakarta – Kalau mau diet berhasil, kamu perlu memperhatikan kebiasaan sarapan. Hindari beberapa kebiasaan ini yang bisa mengganggu metabolisme tubuh hingga berpengaruh pada usaha diet. Metabolisme tubuh punya kaitan dengan usaha penurunan berat badan alias diet. Jika terjadi gangguan metabolisme dimana asupan makanan lebih banyak dibandingkan pengeluaran energi dari aktivitas metabolisme, maka berisiko menyebabkan penimbunan lemak. Alhasil, usaha diet pun bisa gagal. Karenanya penting bagi kamu untuk menjaga metabolisme tubuh tetap normal. Salah satu caranya dengan memperhatikan kebiasaan makan.
Mengutip Eat This, Not That! (7/6/2024), hindari 7 kebiasaan sarapan yang berisiko mengganggu metabolisme ini: 1. Tidak minum 2 gelas air saat bangunSaat bangun tidur, jangan langsung minum kopi. Minuman yang disarankan adalah air putih untuk memperlancar metabolisme tubuh. Ahli gizi Lisa Jubilee merekomendasikan asupan air putih untuk menggantikan cairan yang hilang selama tidur. Dengan minum 2 gelas air putih saat bangun, seseorang akan mengalami kembung berkurang, merasa lebih berenergi, dan selera makan lebih rendah. Kondisi ini tentu membantu usaha diet. 2. Salah pilih kopi
Waktu terbaik untuk minum kopi adalah pertengahan pagi dan pertengahan sore. Waktu ini menyesuaikan kandungan kortisol yang paling rendah dalam tubuh. Hindari minum kopi terlalu pagi ataupun terlalu malam karena akan membebankan tubuh. Selain itu, jangan pilih kopi yang dibuat dengan tambahan banyak gula, sirup, hingga whipped cream karena tentu tinggi kalori. 3. Sarapan smoothiesBanyak orang menganggap smoothies sehat sehingga kerap mengandalkannya sebagai menu sarapan. Faktanya, smoothies rentan mengganggu metabolisme tubuh dan usaha diet karena tinggi gula. Hindari beli smoothies di luaran atau jus kemasan. Lebih baik bikin sendiri dengan bahan-bahan alami yang minim kalori. Sirup atau gula pasir, misalnya, bisa diganti buah sebagai sumber gula alami. 4. Tidak sarapan protein
Protein seharusnya jadi bagian setiap menu makanan, terutama saat sarapan. Protein bantu tubuh membakar kalori 35% lebih banyak. Kondisi ini tentunya sangat menguntungkan ketika kamu sedang diet. Sumber protein andalan untuk sarapan antara lain telur, selai kacang, dada ayam, oatmeal, hingga tahu tempe. Tiap sumber protein ini bisa diolah sesuai selera agar tidak membosankan. Selengkapnya di halaman selanjutnya.5. Sarapan karbohidrat olahanKebiasaan makan pagi yang juga mengganggu metabolisme dan diet adalah sarapan karbohidrat olahan. Makanan ini membuat kamu lebih cepat lapar. Lebih baik pilih sumber karbohidrat kompleks karena bikin kenyang lebih lama. Contohnya roti gandum, kentang, ubi, hingga sereal. 6. Melewatkan yogurt
Kamu bisa mengandalkan yogurt sebagai menu andalan. Greek yogurt, misalnya, mengandung senyawa penghancur lemak yang bermanfaat untuk diet. Penelitian juga membuktikan probiotik yang terkandung dalam yogurt bantu wanita obesitas mengalami penurunan berat badan 2 kali lebih banyak dibanding yang tidak mengasup probiotik. 7. Melewatkan sarapanTidak sarapan terdengar seperti ide bagus untuk memangkas kalori. Namun, sebenarnya hal ini dapat memperlambat metabolisme tubuh seharian. Alhasil, risiko obesitas dan diabetes tipe 2 justru meningkat. Selain itu, membiarkan tubuh lapar sebenarnya membuat tubuh berhenti membakar kalori. Artinya metabolisme akan menurun signifikan yang merugikan usaha diet. (adr/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Demi Peran dalam ‘Queen of Tears’, Kim Ji Won Hindari Makanan Ini Jakarta – Kim Ji Won sukses memerankan Hong Hae In dalam drama berjudul ‘Queen of Tears’. Demi perannya itu, Ji Won harus melakukan diet untuk membuat pipinya tirus. Peran Kim Ji Won sebagai Hong Hae In sukses disukai oleh para penggemar drama Korea. Ia membintangi drakor berjudul ‘Queen of Tears’ bersama Kim Soo Hyun. Dalam drama tersebut, Kim Ji Won berperan sebagai anak konglomerat (chaebol; dalam bahasa Korea). Perannya itu menuntut Ji Won untuk berpenampilan lebih kurus dan pipinya lebih tirus.
Dilansir dari Koreaboo (20/5), Kim Ji Won mengungkapkan dalam acara ‘Salon Drip’ di YouTube, kalau dirinya harus turun berat badan. Ia melakukan diet selama 1 tahun. Diet yang dilakukan Kim Ji Won ini adalah menekan nafsu makan. Ia juga menghindari satu jenis makanan yang sangat disukai olehnya.
“Tidak hanya sehat, tapi karena aku diharuskan menggunakan beragam pakaian di drama ini, jadi berkontribusi pada sikap bijaksana dalam hal makanan selama 1 tahun lebih,” ungkap Kim Ji Won dalam wawancara bersama Jang Do Yeon. “Iya diet, aku tidak makan yang berat,” lanjutnya. Kim Ji Won lalu mengungkapkan kalau dirinya tidak menyantap hidangan Chinese selama 1 tahun lebih. Padahal ia sangat menyukainya. “Aku sudah tidak menyantap hidangan Chinese selama 1 tahun lebih. Jjapaghetti juga tidak makan!” ungkapnya. Hidangan Chinese di Korea memang populer. Di antaranya seperti jjajangmyeon, jjampong, hingga tangsuyuk. Dalam setahun lebih, Kim Ji Won tak menyantapnya untuk mendapatkan wajah tirus yang diinginkan. Bahkan, setelah syuting selesai pun, ia masih harus menjaga bentuk wajahnya untuk promosi. Lawan main Kim Soo Hyun ini dulunya dikenal sebagai aktris yang wajahnya imut. Pipinya tak tirus, tapi lebih berisi. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark
|






















