Tag: trading

  • Cara Trading Short Selling – Peringatan : Expert only

    Salam Trader Bitcoiners,

    Sudah lama saya tidak menulis di blog ini kembali. Sebelumnya saya pribadi ingin menggucapkan Selamat Tahun Baru untuk para Bitcoiner – semoga tahun ini menjadi tahun yang barokah dan penuh dengan profit.

    Sebuah awal tahun yang menggila untuk kita sesama Bitcoiners khususnya dengan turunnya harga Bitcoin kembali sebagai aksi taking profit dan menjelang perayaan Chinese New Year yang membuat para investor china sebagaimana biasanya menjual aset komoditas nya untuk persiapan perayaan tahun baru. Chinese New Year itu seperti budaya Lebaran kalau di Indonesia – di rayakan secara sangat besar-besaran nationalwide dan konsumtif 🙂

    Berangkat dari situasi yang membuat harga Bitcoin cenderung turun ini saya ingin sedikit membagi sebuah teknik trading sederhana yang tetapi tidak disarankan bagi orang yang baru pertama-tama belajar trading : “Short Selling”

    Untuk para pemaen forex atau trader komoditas tentunya teknik short selling ini bukan lah hal yang awam karena fungsi ini ada pada bawaan trading platform sehingga bahkan trader tidak mengetahui sebenarnya bagaimana skema short selling pada teorinya (biasanya tau secara praktek yaitu  pokoknya profit kalau harga turun). Note : bedakan cut loss dan short selling. Ini dua hal yang berbeda !

    Jual kosong atau short selling adalah suatu istilah yang dipergunakan dalam dunia keuangan adalah suatu cara untuk memperoleh profit dari penurunan harga. Short selling adalah suatu cara yang digunakan dalam penjualan komoditas di mana investor/trade menjual komoditas  dengan harga tinggi dengan harapan akan membeli kembali dan mengembalikan pijaman komoditas pada saat komoditas turun.

    Beberapa platform Bitcoin trading di luar negeri sudah menerapkan fungsi short selling ini seperti HUOBI, OKcoin, dan lainnya (biarpun feature ini mempunyai banyak  masalah finance yang membuat website seperti Bitstamp, Itbit, Indodax.com tidak mau menerapkan feature ini untuk menghindari resiko liquiditas).

    Tetapi tahukah Anda sebenarnya platform marketplace seperti Indodax.com dapat kita lakukan short selling untuk menambah profit ?

    Untuk melakukan teknik ini dibutuhkan 2 syarat :

    • Anda mencintai Bitcoin (karena butuh stok bitcoin diawal yang tidak mau anda cairkan)
    • Anda yakin bahwa market yang mau di shorting akan mengalami penurunan harga

    Syarat pertama sangat mudah dipenuhi karena kita semua Bitcoiners 😀  Bagaimana syarat kedua ? Syarat kedua juga sangat mudah untuk dipastikan. Bagaimana cara melihatnya ? Cukup lakukan dua checkbox ini dan kalau kedua syarat terpenuhi biasanya harga market tersebut cenderung akan turun:

    • Market Bitcoin tersebut memiliki volume transaksi kurang dari 5% market dunia sehingga harga di market tersebut tidak begitu mempengaruhi market luar negeri
    • Selisih harga market tersebut lebih dari 1% dari harga rata-rata Bitcoin international (lihat index harga coindesk).

    Dan biasanya Indodax sering sekali memenuhi 2 syarat itu sehingga pergerakan harganya cenderung lebih mudah ditebak. Biasanya market yang mempunyai beda harga lebih dari 1% dari harga international akan cenderung secara perlahan tapi pasti mendekati harga international.

    Nah sekarang untuk menjelaskan teknik shorting ini kita perlu mengingat kembali prinsip utama trading itu hanya satu pasang :  “Beli Murah – Jual Mahal”  bukan “Beli Mahal – Jual Murah” Tetapi urutan nya tidak harus berurutan. Artinya Anda boleh melakukan “Jual Mahal – Beli Murah”

    Selama urutan itu terpenuhi berarti anda profit, kalau urutan itu tidak terpenuhi artinya anda rugi. Itu Golden Rules trading yang tidak boleh dilanggar.

    Sekarang mari kita jelaskan cara shorting ini dengan sebuah cerita agar mudah dipahami :

    Budi adalah seorang trader yang sangat mencintai bitcoin. Dia sangat percaya Bitcoin secara jangkan panjang akan mengalami kenaikan harga sehingga dia membeli Bitcoin setiap bulannya 1 juta rupiah. Pada akhirnya dia memiliki  100juta rupiah dan 10 bitcoin sebagai modal tradingnya. Dia sangat mencintai 10btc nya dan tidak ingin kehilangan 10 bitcoinnya.

    Bitcoin di dalam perjalannya kadang mengalami kenaikan dan kadang mengalami penurunan. Suatu kali dia melihat ada selisih harga dimana Indodax lebih tinggi 200ribu dibandingkan Huobi yang merupakan pertanda jelas bahwa harga Indodax akan mengalami penurunan. Lalu kalau Anda menjadi Budi apa yang akan Anda lakukan ? Apakah Anda akan diam saja melihat harga bitcoin turun atau Anda akan memanfaatkan momen turun yang jelas akan terjadi ini ?

    Budi sebagai seorang trader ulung menghitung dengan baik berapa rupiah dan Bitcoin yang dimilikinya lalu dia memutuskan menjual 10 btc yang dia miliki di harga 6.100.000 (huobi 5.900.000) lalu setelah itu dia memasang harga beli saat itu juga di harga 6.001.000 sambil terus memantau pasar.  Ternyata setelah satu hari benar harga Indodax mengalami penurunan hingga 5.970.000 biarpun market international terjadi bounce back oleh Huobi ke harga 5.950.000. 

    Maka Budi mendapatkan kembali bitcoin yang dimiliki + profit rupiah dengan perhitungan sebagai berikut :

    Jual : 10 btc  * 6.100.000 – (biaya market 10 btc  * 6.100.000 *  0.3% ) = 60,817,000  

    Beli : 10 btc * 6.001.000 = 60.10.000  (tanpa biaya karena limit)

    Profit :  807.000

    Budi mendapatkan kembali saldo 100.807.000 rupiah dan 10 btc nya kembali. Menarik bukan ?

    Perlu diingat ada beberapa catatan dalam menerapkan teknik ini:

    • Hitung biaya trading jangan sampai terjadi kesalahan hitung
    • Jarak harga jual dan harga beli jangan terlalu jauh – ingat prinsip jual mahal beli murah. Jangan serakah
    • Lakukan memasang order buy dengan market limit segera atau berarti anda bukan menerapkan teknik shorting tetapi menerapkan teknik cut lose (Biasanya justru akan membuat terjadi kecendrungan “jual murah – beli mahal” )
    • Jual dengan teknik instan karena akan mendorong penonton market untuk ikut turun / panik sell
    • Jarak jual dan beli jangan terlalu jauh dan tetap diatas market international agar memastikan anda tidak terkena efek rebound
    • Apabila terjadi rebound di market international, segera beli kembali bitcoin anda dengan market instan.
    • Jangan panik dan tetap tenang perhatikan kekuatan orderbook market sell untuk memastikan anda sempat untuk membeli balik pada saat terjadi market rebound di market international
    • Teknik ini super efektif pada saat terjadi downtrend
    • Teknik Short Selling ini pada intinya meminjam bitcoin dari diri sendiri untuk dibeli kembali di masa depan

    Semoga teknik ini bisa membantu para trader memanfaatkan momen gap antara Indodax dan pasar international !

    Salam Profit,

    Ourteam_IMG_2390
    Oscar Darmawan
    Bitcoin Trader

    Catatan : Semua keputusan untuk menjual atau membeli Bitcoin adalah keputusan pribadi. Kami  tidak bertanggungjawab atas kerugian yang tercipta, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan pada saat ini atau di masa depan atas transaksi Digital Currency yang Anda lakukan.





    Sumber : blog.indodax.com

  • Tips Lengkap Untuk Trading Bitcoin Pemula

    Seorang trader Bitcoin yang sukses akan fokus pada analisis teknis. Sebagai mata uang virtual yang tidak memiliki otoritas atau aturan dari lembaga lainnya, membuat harga Bitcoin sangat bergantung pada penggunanya, baik pembeli maupun penjual.

    Jadi, analisis teknis yang tepat dan akurat sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan dari trading Bitcoin. Analisis teknis membantu Anda mengumpulkan beberapa petunjuk yang berguna dalam memprediksi nilai Bitcoin di masa depan dan juga dalam mengambil keputusan yang tepat untuk mendapatkan keuntungan.

    Miliki Target Individu

    Terget individu membantu Anda memiliki tujuan yang jelas dalam melakukan trading Bitcoin. Jika Anda memiliki target individu maka Anda akan membuat rencana dan menurunkan sebagian besar risiko. Dalam trading Bitcoin, Anda belum tentu beruntung setiap hari.

    Sementara, beberapa trader berpengalaman selalu mencari trader Bitcoin newbie dan menjerumuskan newbie dalam masalah besar. Artinya, trader berpengalaman bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar lalu pergi dengan semua uang Anda begitu saja.

    Tentu Anda tidak menginginkan hal ini menimpa Anda. Jadi jika Anda memiliki target individu, maka itu akan menjaga Anda berada di jalur yang benar.

    Miliki Batasan Waktu

    Trading Bitcoin merupakan aktivitas di mana kebanyakan orang hanyut dalam emosi mereka sendiri, dan ini bisa menjadi masalah yang serius. Oleh karena itu, sebelum terjun ke dunia trading Bitcoin, sebaiknya Anda memiliki batasan waktu yang tepat untuk memperhitungkan untung dan rugi.

    Batasan waktu yang tepat ini bisa membantu mengurangi kerugian dan meningkatkan peluang keuntungan. Jika Anda menang, maka batasan waktu akan membantu Anda tetap untung. Sebaliknya, jika Anda kalah, maka batasan waktu akan meminimalkan kerugian Anda. Prinsipnya, lebih baik kehilangan sejumlah uang dari pada kehilangan semuanya.

    Efisien Menangani Risiko

    Trading Bitcoin penuh risiko, Anda harus tenang dan mengelolanya dengan baik. Kebanyakan orang berpikir bahwa cara trading cryptocurrency adalah hal yang mudah, tapi nyatanya kerugian lebih sering terjadi daripada keuntungan.

    Kuncinya, fokuslah mengejar keuntungan sedikit demi sedikit karena minim resiko dari pada mengejar keuntungan besar tapi sangat berisiko. Selain itu, cobalah berinvestasi lebih banyak di pasar likuid agar Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan cepat dan meminimalkan kerugian.

    Jangan Terkecoh Harga Rendah

    Harga rendah memang selalu menarik, sama halnya dalam aktivitas trading Bitcoin. Sebagian besar trader tertarik pada cryptocurrency dengan harga rendah dan memperjualbelikannya dengan Bitcoin. Ini adalah kesalahan besar karena meskipun harganya terjangkau, tetapi nilai pasarnya cukup rendah.

    Jadi, alih-alih fokus pada harga mata uangnya, Anda harus lebih baik fokus pada nilai pasarnya karena itulah yang akan mendatangkan keuntungan bagi Anda. Ingatlah, Bitcoin adalah masa depan.

    Namun, harus diperhatikan bahwa semua perdagangan mempunyai risk.

    Baca Juga: Pentingnya Trading Plan dalam Jual-Beli Aset Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pentingnya Analisis Teknikal dalam Trading Kripto

    Kegiatan perdagangan (trading) kripto saat ini menjadi salah satu yang favorit di kalangan investor karena menjanjikan keuntungan yang cepat dan besar.

    Tentu saja, di balik keuntungan yang besar, dibutuhkan kemampuan lebih dalam melakukannya karena ini membutuhkan berbagai analisa sebelum bertransaksi, salah satunya adalah analisis teknikal.

    Layaknya aset di pasar keuangan lain, seperti saham dan valuta asing (forex). Aset kripto juga memiliki bagan harga yang digerakkan oleh hukum permintaan dan penawaran dari para investor.

    Adanya hukum tersebut tentu menggambarkan bahwa, harga secara psikologi, digerakkan oleh manusia (investor). Sehingga penggunaan analisis teknikal sangat cocok dalam trading kripto.

    Mengapa demikian? Itu karena analisis teknikal adalah cara memperkirakan pergerakan harga selanjutnya berdasarkan pergerakan harga di masa lalu.

    Baca jugaPanduan Terlengkap Memasang Dompet Kripto Metamask 2022

    Analisis Teknikal untuk Trading Kripto 

    Lalu, apa hubungannya pergerakan harga di masa lalu dengan konteks psikologi harga yang disebutkan di atas?

    Misalkan, jika pada enam bulan lalu harga Bitcoin telah melemah dari level US$50.000, dan harga saat ini berada di level US$45.000. Maka bisa dikatakan level U$50.000 adalah puncak, atau high.

    Dalam analisis teknikal, high ini akan dianggap sebagai level resistance (perlawanan).  Sehingga secara teknis, harga berpotensi mendapatkan perlawanan dari aksi jual lagi jika mendekati level puncak tersebut.

    Ini adalah salah satu konsep dari analisis teknikal yang biasa diterapkan di pasar saham dan forex, begitu pula di aset kripto.

    Selain itu, analisis teknikal juga cocok digunakan oleh para trader dan investor untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli.

    Dengan melakukan analisis teknikal, kita bisa melihat apakah harga sudah ada di titik rendah atau belum dalam suatu formasi teknikal.

    Bagi trader, ini akan memaksimalkan peluang keuntungan mereka karena dapat membeli di harga yang berpotensi memantul (kembali naik).

    Baca jugaBegini Cara Burning Shiba Inu (SHIB)

    Sementara bagi investor, ini akan memaksimalkan pengembalian mereka nantinya karena dapat membeli di harga yang sekiranya sudah paling rendah sebelum kembali melanjutkan reli bullish.

    Singkatnya, analisis teknikal memiliki peran penting dalam setiap transaksi, baik itu dalam trading, maupun dalam investasi di aset kripto. Mempelajari cara melakukannya adalah langkah yang bijak sebelum memutuskan untuk terjun ke aset digital ini.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Panduan Swing Trading dalam Investasi Kripto untuk Pemula

    Trend Trading dan Day Trading dapat dengan mudah menjadi strategi trading kripto paling populer. Di seluruh dunia, di pasar yang berbeda, ribuan trader terlibat pada kedua strategi tersebut. 

    Strategi trading fundamental berpotensi menghasilkan banyak keuntungan dan dapat bekerja dengan banyak jenis aset. Cryptocurrency adalah jenis aset yang dapat kamu perdagangkan.

    Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan dasar-dasar Swing Trading dalam konteks ekosistem kripto. Kami harap ini dapat membantu kamu mendapatkan tumpuan awal dalam trading kripto. 

    Apa itu Swing Trading?

    Dalam pengertian tradisional, Swing Trading adalah strategi trading spekulatif yang digunakan oleh para trader di pasar yang berbeda dengan berbagai aset. Trader akan memegang aset yang dapat diperdagangkan di mana saja antara beberapa hari hingga beberapa minggu.

    Swing Trading berbeda dengan Day Trading, di mana aset disimpan tidak lebih dari sehari, dan Trend Trading, di mana seorang trader dapat memiliki aset selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun berdasarkan tren pasar. 

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Karena strategi Swing Trading berjangka dapat menimbulkan beberapa keuntungan dan kerugian. Memahami manfaat/batasan dari strategi ini penting untuk diketahui dari aset yang kamu pilih untuk Swing Trading. Mempertimbangkan betapa fluktuatif dan tidak terduganya aset kripto, kamu harus ekstra rajin saat berencana untuk melakukan swing-trade mata uang kripto atau investasi lain.

    Kelebihan dari Swing Trading

    Beberapa alasan mengapa trader lebih memilih Swing Trading daripada trading harian dan trend trading adalah:

    Swing Trading tak perlu selalu dipantau

    Tidak seperti trading harian, Swing Trading tidak memerlukan perhatian terus-menerus dari trader. Sementara rata-rata day trader mungkin menghabiskan beberapa jam per hari di depan meja, melewati angka, swing-trader tidak harus melakukan itu. Asalkan trader telah melakukan penelitian yang cukup sebelum berinvestasi dalam aset, Swing Trading membutuhkan beberapa jam kerja setiap minggu.

    Bikin trading lebih mudah

    Jumlah usaha yang diperlukan untuk Swing Trading juga relatif lebih rendah daripada Day Trading. Dalam kebanyakan kasus, trader akan bergantung pada Analisis Teknikal, menggunakan data historis dan grafik harga untuk menentukan tindakan manajemen aset. Hal itu merupakan pilihan yang lebih nyaman dan tidak memerlukan banyak pekerjaan dari trader.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Ilustrasi candlestick pattern di investasi aset kripto.

    Tawarkan potensi keuntungan jangka pendek

    Swing Trading aset apa pun menawarkan potensi keuntungan jangka pendek yang lebih baik. Artinya, ketika berfokus pada kumpulan aset yang dikuratori dengan baik, Swing Trading dapat menghasilkan jumlah keuntungan yang baik dalam jangka waktu yang relatif lebih kecil. Itulah mengapa Swing Trading lebih disukai oleh mereka yang ingin mengembangkan pendapatan bulanan dari trading.

    Kontrol yang lebih baik atas risiko pasar

    Dibandingkan dengan trading harian dan trading jangka panjang, Swing Trading memberikan kontrol yang lebih baik atas risiko pasar. Kamu juga harus mempertimbangkan sedikit aset saja untuk di Swing Trading daripada ratusan aset. Dengan begitu, trader dapat menggunakan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental untuk fokus pada investasi dan membuat keputusan trading yang tepat.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Kekurangan dari Swing Trading

    Strategi Swing Trading membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian atau kebijaksanaan dari trader. Berikut ini adalah kekurangan dari Swing Trading yang harus kamu perhatikan. 

    Risiko holding jangka panjang

    Karena periode holding yang panjang, aset yang terlibat dalam Swing Trading mengikut pada risiko pasar lainnya. Misalnya, posisi trading dapat berubah secara drastis dalam semalam atau selama akhir pekan. Hal tersebut tidak terjadi dalam trading harian karena trader tidak menyimpan aset dalam semalam.

    Trader tak bisa pantau detail pasar

    Keterbatasan lain dari Swing Trading adalah terkadang gagal memperhatikan tren pasar yang lebih menonjol. Karena ide inti Swing Trading adalah menahan aset selama beberapa minggu dan mendapatkan keuntungan maksimal, strategi ini tidak mempertimbangkan potensi keuntungan jangka panjang.

    Sementara, Swing Trading tidak membutuhkan waktu sebanyak Day Trading, trader perlu memiliki pemahaman pasar yang lebih dalam. Mereka juga membutuhkan pengalaman yang cukup dengan Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental. 

    Sekarang setelah kita melihat kelebihan dan kekurangan dari Swing Trading, akankah kita memeriksa berbagai aspek aset kripto Swing Trading?

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Baca juga: Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dengan Kripto

    Swing Trading Kripto

    Swing Trading mencoba menangkap perbedaan nilai dalam periode menengah dan menghasilkan keuntungan darinya. Namun, ketika ide ini diterapkan ke konteks aset kripto, ada beberapa masalah. Masalah yang sering terjadi sebagian besar karena sifat pasar crypto yang bergejolak secara keseluruhan. Bitcoin, aset kripto paling populer, adalah contoh terbaiknya. 

    Selama bertahun-tahun, para trader telah mencoba memprediksi pola pertumbuhan aset Bitcoin dan menghasilkan beberapa keuntungan. Namun, hampir setiap saat, faktor yang belum pernah terjadi sebelumnya mempengaruhi harga BTC, menyebabkan nilainya berubah secara drastis. Tentu, ada stablecoin. Namun, ide intinya kurang lebih sama.

    Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan beberapa faktor sebelum melakukan Swing Trading.

    Fokus Komprehensif

    Di dunia kripto, kamu tidak dapat fokus pada satu aset untuk mendapatkan keuntungan yang banyak. Bagaimanapun juga sebenarnya dapat memperdagangkan satu aset, akan tetapi harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang kondisi market. Dengan begitu, kamu akan memahami bagaimana aset yang telah diinvestasikan berinteraksi dengan investasi lain, termasuk Bitcoin.

    Risiko Lebih Tinggi

    Saat kamu berencana untuk Swing Trading kripto, Anda harus siap kehilangan apa yang diinvestasikan. Dengan kata lain, trader sering disarankan untuk tidak berinvestasi lebih dari yang mereka mampu untuk kehilangan.

    Kesimpulan

    Jika Anda memahami aspek-aspek ini, Anda dapat memikirkan cara terbaik untuk Swing Trading crypto. Pastikan kamu memilih platform perdagangan yang menawarkan dukungan dan dokumentasi tepat waktu untuk membantu kamu memulai dengan Swing Trading dan strategi perdagangan crypto lainnya. Anda juga harus melihat apakah platform memungkinkan kamu untuk memilih di antara berbagai aset kripto yang layak dari pasar. 

    Lagi pula, mempertajam portofolio kripto kamu adalah cara yang efektif untuk menjaga semuanya tetap terkendali. Tetapi, sekali lagi, kamu perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk menganalisa. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Cryzen, Platform Trading Kripto yang Bawa Cuan

    Sebetulnya saat ini Cryzen telah ditutup. Namun tidak ada salahnya untuk mengenal apa itu Cryzen untuk menambah wawasan mengenai cryptocurrency. Cryzen sebenarnya tidak hanya berbicara mengenai cryptocurrency trading, karena bisa digunakan lebih luas.

    Cryzen merupakan platform berbasis web yang bisa kamu gunakan untuk mengotomatisasi aspek apapun dengan mudah pada saat trading dengan bantuan mesin. Secara singkat, Cryzen tidak hanya membuat trading berjalan dengan otomatis, namun juga dapat memecahkan berbagai masalah yang terjadi.

    Untuk lebih jelasnya, di sini akan kita bahas mengenai fitur-fitur yang tersedia dalam Cryzen. Setiap fitur yang dibahas ini aktif dan berfungsi. Namun untuk menggunakannya kamu perlu template kode tertentu.

    Mengapa Cryzen Luar Biasa?

    Ada beberapa  fitur-fitur penting yang membuat Cryzen ini terkesan luar biasa, yaitu sebagai berikut:

    1. Mudah untuk dioperasikan

    Tidak seperti platform trading lainnya yang dapat disesuaikan, di sini tidak terdapat curva yang curam. Untuk non-coders, Cryzen sangat mudah diperasikan semudah memilih strategi out-of-the-box atau membuat sendiri strategi yang akan dioperasikan dari beragam indikator dan fungsi.

    Ilustrasi trading cryptocurrency.

    Ilustrasi trading cryptocurrency.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    2. Fleksibel

    kamu dapat menggunakan Cryzen dengan berbagai menu seperti forms and link, atau beralih ke tampilan kode dan menyisipkannya di Python. Tampilannya memiliki keterbatasan dalam pilihan opsinya. 

    3. Tidak harus bermain tebak-tebakan saat backtesting

    Cryzen tidak akan membuat kamu bermain tebak-tebakan pada saat melakukan backtesting. Kamu bisa memilih parameter yang diinginkan, misalnya seperti (mis, MACD, stop, dan yang lainnya). 

    Cryzen juga menggunakan heat mapping dan machine learning untuk menemukan variable yang dapat menguntungkan kamu. Ini akan lebih mudah saat trading, karena siapapun yang pernah menggunakan bot sebelumnya, akan tahu jika itu merupakan hal yang cukup sulit untuk dilakukan.

    4. Perangkat indikator yang tidak terbatas

    Cryzen dilengkapi dengan lebih dari 130 indikator yang telah terprogram saat ini. Sehingga pantas saja disebut perangkat dengan indikator tak terbatas. Tetapi, banyak indikator yang lebih mudah digunakan dengan menambahkan kode tertentu.

    5. Memiliki banyak fungsi

    Seperti yang telah disebutkan di atas, jika Cryzen memiliki banyak indikator. Hal ini berarti Cryzen juga memiliki banyak fungsi. Selama kamu tahu apa kode untuk menggunakan setiap indikatornya, maka dapat memilih fitur yang sesuai dengan kebutuhan.

    6. Mampu menebak pola

    Cryzen dibangun untuk bisa mendeteksi pola yang dibuat oleh data harga dan volume. Sehingga dapat bekerja dengan candle type, trend lines, fib levels, dan lain-lain. Secara singkat, Cryzen dapat menangani berbagai analisis pola algoritma dengan melihat data harga dan volumeya.

    Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

    Ilustrasi cryptocurrency.

    Baca juga: Bank Spanyol Tertarik Tawarkan Aset Kripto ke Nasabahnya

    7. Tidak bergantung pada backend

    Cryzen tidak akan membuat penggunanya bergantung pada pengembangan backend. Ketika kamu membutuhkannya untuk melakukan sesuatu, Cryzen akan siap melakukannya melalui UI atau Code Studio.

    8. Pilih strategi dengan mudah

    kamu hanya perlu menekan satu tombol saja untuk dapat menerapkan strategi yang ingin digunakan. Setelah menemukan strategi mana yang akan digunakan, tekan “deploy”, lalu silahkan isi info API, selanjutnya bersiaplah karena trading akan dimulai.

    9. Berbagi strategi dengan mudah

    Selain dapat menerapkan strategi dengan mudah, kamu juga dapat membagikan strategi yang digunakan dengan pengguna lainnya dengan mudah. Cukup bagikan URL, dengan cara salin URL dan klik tombol bagikan atau share.

    10. Mampu menganalisis lebih dari satu indikator

    Cryzen dapat digunakan untuk menganalisis lebih dari satu indikator secara bersamaan. Selain itu, platform ini juga dapat mencari tahu kapan waktu terbaik untuk melakukan buy dan sell pada saat trading berjalan dengan menggunakan berbagai macam algoritma.

    Ilustrasi trading cryptocurrency.

    Ilustrasi trading cryptocurrency.

    Baca juga: Mengenal Teknologi Hyperledger dalam Blockchain

    11. Dapat digunakan sebagai alat penelitian

    Saat kamu tidak ingin memuat trading dengan otomatis, masih bisa menggunakan Cryzen untuk dapat menyempurnakan strategi trading yang digunakan.

    12. Memiliki marketplace strategi sendiri

    Cryzen memiliki marketplace sendiri untuk jual beli strategi dan jaringan. Cryzen memang bukan satu-satunya bot yang memiliki kelebihan ini. Namun, tetap saja fitur ini membuat Cryzen menjadi platform yang luar biasa.

    kamu bisa membeli strategi yang sudah jadi agar dapat mendapatkan untung tanpa pusing, atau juga bisa menjual strategi yang telah dibuat di marketplace tersebut.

    Dengan berbagai fitur menarik di atas, tidak heran jika Cryzen mendapatkan julukan sebagai platform yang luar biasa. Karena platform ini akan membuat proses trading menjadi lebih mudah. Apalagi jika kamu ingin proses trading yang simpel, Cryzen bisa menjadi pilihan yang tepat.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perbedaan Trading Saham dan Aset Kripto

    Tak seperti 10 tahun lalu, istilah trading kini tak lagi asing di telinga masyarakat umum, khususnya di bursa efek, untuk jual-beli saham. Dan kini dengan munculnya kelas aset baru, yakni aset kripto seperti Bitcoin, publik kian gemar dan dekat dengannya.

    Kemudahan akses untuk melakukan trading menjadi faktor pendukung dari berkembangnya metode ini. Tak sedikit orang yang bisa menghasilkan uang dengan jumlah banyak dengan melakukan trading.

    Salah satu situs yang bisa Anda kunjungi edusaham melakukan trading saham ataupun aset kripto. Di sini anda bisa mendapatkan edukasi saham serta kripto dan panduan dalam membuka rekening hingga melakukan transaksi.

    Trading kini semuanya bisa dikendalikan melalui smartphone maupun laptop pribadi. Anda tidak perlu ke kantor cabang sekuritas karena semuanya serba online saat ini.

    Bagi Anda yang belum mengenal trading, sebaiknya memahami seluk-beluknya. Ini dia!

    Apa Itu Trading?
    Pada dasarnya, trading merupakan kegiatan pertukaran barang, jasa maupun mata uang, bahkan aset. Pada zaman dahulu, trading juga dikenal dengan istilah barter, ketika manusia belum mengenal konsep uang sebagai standard transaksi.

    Sekarang trading lebih dikenal sebagai aktivitas menjual dan membeli instrumen investasi yang dapat dikendalikan dengan mudah.

    Seiring berjalannya waktu, trading saham dan aset kripto pun mulai mendominasi pasar. Hal itu tak lepas dari kemudahan aksesnya yang membuat siapa saja bisa memulai trading dengan modal yang minim.

    Trading juga diminati banyak orang, karena dapat memberikan keuntungan dalam jangka waktu yang pendek, berbeda dengan investasi yang lebih panjang.

    Namun seorang trader harus aktif melakukan perdagangan untuk menghasilkan keuntungan.

    Persentase keuntungan sangat dipengaruhi oleh keterampilan dari seorang trader. Trader bahkan harus mampu menganalisa mengenai waktu kapan membuka perdagangan dan menutupnya.

    Perlu diketahui, trading menjadi aktivitas perdagangan yang berisiko tinggi. Ketidakhati-hatian dalam melakukan trading dapat membuat uang Anda kacau.

    Terdapat dua jenis trading yang kini banyak digemari masyarakat, yakni trading saham dan aset kripto. Lalu apa perbedaan dari trading saham dan aset kripto sebenarnya?

    Perbedaan Trading Saham dan Aset Kripto
    Ada beberapa aspek yang menjadi dasar dari perbedaan kedua jenis trading tersebut. Untuk cara mendapatkan keuntungan, keduanya serupa, yakni dengan membeli di harga murah dan menjualnya di harga yang lebih mahal.

    Apa yang Diperdagangkan?
    Dalam trading saham, tentu yang diperdagangkan berupa saham dari perusahaan yang ada di bursa efek. Sementara trading aset kripto memperdagangkan aset kripto/mata uang kripto/cryptocurrency yang jenisnya sangat beragam mulai dari Bitcoin, Ether dan masih banyak lagi.

    Trader juga bebas melakukan perdagangan dengan aset lebih dari satu. Asalkan modal yang dimiliki cukup dan paham resiko dari aktivitas yang dilakukannya.

    Jam Perdagangan
    Perbedaan dari kedua jenis trading ini terlihat jelas pada jam perdagangannya. Kalau trading saham hanya bisa dilakukan pada 6 jam x 5 hari kerja saja.

    Waktu yang sedikit ini harus bisa dimanfaatkan trader untuk melakukan perdagangan sesuai analisa yang dilakukan.

    Sedangkan trading aset kripto, bisa dilakukan setiap hari, 24 jam, 7 hari sepekan, 365 hari, tanpa ada batasan waktu.

    Trader bisa melakukan perdagangan pada pagi maupun malam hari, bahkan saat weekend sekalipun.

    Keamanan
    Baik trading saham maupun aset kripto memiliki keamanan yang terjamin. Namun keamanan ini dijamin oleh pihak yang berbeda.

    Untuk keamanan trading saham dijamin oleh perusahaan sekuritasnya, bursa efek. Sementara aset kripto keamanannya bergantung dengan bursa yang digunakan, karena kebanyakan digelar oleh perusahaan swasta.

    Namun di sejumlah negara memiliki lisensi tertentu oleh pemerintah, demi menjamin keamanan dana nasabah.

    Namun tidak perlu khawatir soal keamanan saat melakukan trading, asalkan memilih tempat yang tepat.

    Perdagangan aset kripto di Indonesia misalnya diatur dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang bernaung di bawah Kementerian Perdagangan.

    Tempo Eksekusi Order
    Butuh waktu untuk melakukan eksekusi order ketika melakukan trading saham. Lamanya tergantung dengan antrian yang masih berlaku. Berbeda dengan trading aset kripto, eksekusi yang dilakukan akan diproses secara instan. Hal ini yang membuat banyak orang yang memilih trading aset kripto, karena jauh lebih cepat.

    Pembelian Dipindahkan Ke Broker Lain
    Pada trading saham, jika ingin memindahkan pembelian ke broker lain bisa dilakukan setelah T+3 dengan sejumlah biaya. Sedangkan pada trading aset kripto, bisa dilakukan dengan mudah tanpa syarat dan biaya, kendati sebagian mewajibkan syarat KYC (Know Your Customer), berupa data identitas diri, termasuk foto pengguna.

    Proses Pendaftaran
    Proses pendaftaran trading saham lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Trader tidak bisa langsung melakukan perdagangan setelah mendaftar.

    Berbeda dengan trading aset kripto, setelah mendaftar akun baru, Anda bisa melakukan deposit. Sedangkan untuk memulai jual dan beli, lazimnya harus melewati tahapan KYC, kecuali di bursa aset kripto berjenis peer-to-peer ataupun decentralized exchange.

    Itulah perbedaan trading saham dan trading aset kripto yang perlu dipahami. Keduanya memiliki risiko yang sama, namun tingkatannya tergantung kemampuan dari seorang trader.

    Resiko kerugian dapat ditekan dengan melakukan analisa terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

    Baca Juga: Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Cara Menghasilkan dari Kripto Selain Trading

    Dalam pasar kripto saat ini, orang-orang lebih banyak tahu dan melakukan kegiatan trading untuk menghasilkan cuan selain berinvestasi.

    Sekadar informasi, trading adalah kegiatan membeli dan menjual aset kripto untuk keuntungan jangka pendek dengan memanfaatkan volatilitas harganya yang tinggi.

    Cara Menghasilkan Cuan dari Kripto Selain Trading

    Namun tahukah Anda, saat ini kita juga masih dapat menghasilkan keuntungan selain dengan melakukan trading. Tentu saja, dengan tingkat risiko yang jauh lebih rendah dan dapat dilakukan sambil berinvestasi.

    Staking 

    Staking adalah cara termudah dan teraman untuk menghasilkan keuntungan dari kepemilikan aset kripto Anda. Staking adalah kegiatan mengunci aset untuk membantu validasi jaringan, yang akan memberi hadiah berupa aset kripto yang sama dengan yang Anda kunci.

    Sederhananya, staking mirip seperti deposito.Sehingga Anda hanya perlu menyimpan dana Anda selama jangka waktu tertentu (tidak bisa diambil sebelum jangka waktu tersebut berakhir) dan kemudian menikmati bunga / bonus dari hasil kegiatan tersebut.

    Persentase yang didapat akan berbeda untuk setiap aset kripto. Dan kegiatan ini bisa Anda lakukan dengan mudah dan aman di bursa Zipmex, melalui fitur terbaik mereka, ZipLock.

    ZipLock adalah fitur staking yang disediakan Zipmex. Ada banyak aset yang ditawarkan untuk di-staking, sehingga Anda bisa dapat menghasilkan cuan sambil menunggu nilai investasi Anda meningkat di aset tersebut.

    Baca jugaShiba Inu (SHIB) Bakal Hadir di Bioskop Ternama di AS Ini

    Beberapa aset yang bisa Anda stake di ZipLock antara lain Bitcoin, Ethereum, Litecoin, USDT, USDC, dan ZMT. Di ZipLock, aset Anda akan dikunci selama 45 hari. Anda akan mendapatkan bunga hingga 14% untuk ZMT dan 11% untuk US Stablecoin per tahun yang dibayarkan setiap harinya.

    Yield Farming

    Pada dasarnya, yield farming adalah kegiatan yang hampir serupa dengan staking. Namun hadiah yang didapat adalah berupa aset kripto yang berbeda dengan yang dikunci.

    Yield farming bisa diartikan dengan menjadi penyedia likuiditas bagi sebuah proyek baru yang akan listing di bursa yang menyediakan fitur ini.

    Di bursa Zipmex, Anda juga dapat melakukan yield farming melalui fitur mereka, ZLaunch.

    Di fitur tersebut, Anda akan menemui proyek-proyek potensial yang akan memberikan Anda aset kripto mereka secara cuma-cuma, hanya dengan melakukan penguncian aset untuk dijadikan likuiditas.

    Untuk saat ini, proyek token yang tersedia di ZLaunch adalah Yieldly (YLDY). Anda bisa mendapatkannya hanya dengan mengunci aset ZMT (token asli Zipmex). Masa penguncian di ZLaunch lebih fleksibel dibandingkan ZipLock, karena Anda tidak perlu menunggu hingga 45 hari. Anda bisa mengunci dan melepaskannya kapan saja, sesuai kebutuhan.

    Menabung Kripto

    Ya, sama seperti aset pada umumnya, kripto juga bisa ditabung. Cara ini sebenarnya sama dengan berinvestasi kebanyakan. Salah satu metode yang dapat digunakan ketika menabung adalah Dolar Cost Averaging (DCA).

    Menggunakan metode DCA, Anda bisa menyisihkan beberapa persen dari penghasilan bulanan untuk disimpan dalam bentuk aset kripto. Di Zipmex, Anda bisa menyimpan aset kripto tersebut dalam fitur menarik bernama ZipUp.

    Baca jugaAkhirnya, Metaverse SandBox Alpha akan Diluncurkan Setelah 4 Tahun Pengembangan

    Sama seperti tabungan pada umumnya, di ZipUp, aset kripto dapat disimpan secara fleksibel. Sehingga, dapat ditarik kapan saja ketika dibutuhkan. Selama aset disimpan di ZipUp, pengguna akan mendapatkan bonus berupa bunga yang besarannya berbeda untuk tiap jenis aset.

    Untuk Anda yang tertarik menggunakan ZipUp, Anda bisa mengikuti program spesial dari Zipmex. Daftarkan diri Anda di ZipUp dan pindahkan aset Anda dari Trade Wallet ke Z Wallet minimum Rp100 ribu. Dapatkan cashback berupa GOLD senilai Rp25 ribu. Baca di sini untuk tahu lebih banyak tentang program spesial ZipUp.

    Menambang Kripto

    Cara keempat ini adalah cara paling tua dan menjanjikan, setidaknya sampai hari ini. Karena kita hanya memerlukan modal di awal yakni seperangkat rig penambangan untuk memperoleh penghasilan.

    Keuntungan dari kegiatan ini didapat dari selisih nilai aset kripto yang didapat sesudah dikurangi biaya operasional seperti perawatan, penggunaan energi listrik dan lain-lain.

    Menggunakan peralatan terbaik memang membutuhkan modal yang besar, tetapi keuntungan yang didapat akan berkepanjangan dan setimpal dengan apa yang diusahakan pada awalnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero, Aplikasi Bot Crypto Untuk Mempermudah Trading Aset Kripto

    Berangkat dari banyaknya masyarakat yang memiliki minat besar terhadap investasi dan trading aset kripto tetapi tidak memiliki waktu untuk mempelajari teknikal analisis dan fundamental, Tokocrypto meluncurkan fitur terbaru yaitu CryptoHero yang dapat membantu para pengguna untuk melakukan trading secara lebih mudah. 

    CryptoHero adalah platform bot perdagangan aset kripto berbasis cloud yang dapat melakukan trading 24/7 di bursa kripto yang dirancang sederhana dan intuitif untuk diatur dan dioperasikan oleh pemula kripto. 

    “Kehadiran CryptoHero ini merupakan salah satu fitur yang dinantikan oleh Tokonauts berdasarkan survei yang dijalankan oleh Tokocrypto beberapa waktu lalu”, ungkap Afid, Trader Tokocrypto dalam sesi Training CryptoHero Bot pada Rabu, 6 Oktober 2021 via zoom meeting. 

    Kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero menghadirkan berbagai kemudahan dapat dinikmati para user Tokocrypto, antara lain; materi dengan Bahasa Indonesia sehingga semakin mudah untuk dioperasikan oleh user, tersedianya pairing BIDR serta memungkinkan user memiliki hingga maksimal 20 bot untuk masing-masing pairing atau transaksi. 

    CryptoHero memungkinkan para user untuk mengotomatisasi trading langsung dari gadget pribadi, tanpa diperlukan keterampilan khusus seperti coding, misalnya. User dapat menggunakan API (Application Programming Interface) untuk terhubung dengan Tokocrypto sehingga para user dapat dengan mudah merencanakan perdagangan dan investasi aset kripto. CryptoHero sendiri memiliki aplikasi seluler sehingga memungkinkan para user untuk mengakses bot kapan saja dan dimana saja.

    “Dengan deposit minimal 20 ribu rupiah para trader sudah dapat mencoba menggunakan bot di aplikasi CryptoHero. Terdapat fitur premium yang memungkinkan para trader menggunakan hingga 20 bot untuk mempermudah trading aset kripto”, tutup Afid. 

    Baca jugaApa yang Seru di Dunia Kripto Minggu Ini?

    Tentang Tokocrypto

    Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang terpercaya. Kami adalah pedagang asset kripto pertama yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).  Didirikan pada akhir tahun 2017, Tokocrypto bekerjasama dengan Binance, pedagang aset kripto terbesar di dunia untuk memperbaharui platform kami menjadi Tokocrypto v2.0 dengan keamanan dan teknologi terbaru. Hal ini memungkinkan user mengakses finansial mereka dengan cara yang efisien, transparan dan terukur, tentunya dengan jaminan keamanan dan likuiditas tingkat industri. Tokocrypto juga merupakan pusat pendidikan dan berita tentang teknologi blockchain, melalui kolaborasi erat dengan komunitas blockchain, kripto, universitas, dan pemerintah di Indonesia dan Asia Tenggara. 

    Kontak media

    Rina Kurniawan 

    0817220691

    [email protected]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trading Kripto Anti FOMO dengan CryptoHero

    Berangkat dari banyaknya masyarakat yang memiliki minat besar terhadap investasi dan trading aset kripto tetapi tidak memiliki waktu untuk mempelajari teknikal analisis dan fundamental, Tokocrypto meluncurkan fitur terbaru yaitu CryptoHero yang dapat membantu para pengguna untuk melakukan trading secara lebih mudah. 

    CryptoHero adalah platform bot perdagangan aset kripto berbasis cloud yang dapat melakukan trading 24/7 di bursa kripto yang dirancang sederhana dan intuitif untuk diatur dan dioperasikan oleh pemula kripto. Kehadiran CryptoHero ini merupakan salah satu fitur yang dinantikan oleh Tokonauts berdasarkan survei yang dijalankan oleh Tokocrypto beberapa waktu lalu.

    Baca Juga: Perusahaan Besar Yakin Kripto Terus Cerah

    Kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero menghadirkan berbagai kemudahan dapat dinikmati para user Tokocrypto, antara lain; materi dengan Bahasa Indonesia sehingga semakin mudah untuk dioperasikan oleh user, tersedianya pairing BIDR serta memungkinkan user memiliki hingga maksimal 20 bot untuk masing-masing pairing atau transaksi. 

    CryptoHero memungkinkan para user untuk mengotomatisasi trading langsung dari gadget pribadi, tanpa diperlukan keterampilan khusus seperti coding, misalnya. User dapat menggunakan API (Application Programming Interface) untuk terhubung dengan Tokocrypto sehingga para user dapat dengan mudah merencanakan perdagangan dan investasi aset kripto. CryptoHero sendiri memiliki aplikasi selular sehingga memungkinkan para user untuk mengakses bot kapan saja dan dimana saja.

    User Tokocrypto juga berkesempatan mendapatkan TKO dengan menyelesaikan misi CryptoHero Bot. Selengkapnya bisa dibaca disini



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Simak Penjelasan Mengenai Indikator Lagging dalam Trading!

    Sebelum melakukan trading, penting bagi Anda untuk memiliki persiapan yang matang terutama dalam pemahaman dan penggunaan indikator teknis, salah satunya adalah indikator lagging. Ingin tahu lebih dalam mengenai penjelasan serta bedanya dengan indikator leading? Nah, berikut informasi lebih lengkapnya!

    Pengertian Indikator Lagging dan Bedanya dengan Indikator Leading

    Indikator lagging adalah indikator dalam trading yang digunakan untuk mengonfirmasi suatu harga yang benar-benar terbentuk berkat pergerakan pola yang sudah terjadi di masa lalu. Sesuai dengan namanya, indikator ini seakan “memperlambat” harga aset saat ini dan digunakan setelah pergerakan harga tertentu telah terjadi.

    Dalam trading, indikator terbagi menjadi dua yaitu lagging dan leading. Terdapat perbedaan yang mendasar antara indikator lagging dan leading. Indikator lagging digunakan untuk melihat bagaimana harga saat ini terbentuk dengan memperhatikan pergerakan pasar yang sudah terjadi. Sementara, indikator leading digunakan untuk memprediksi arah harga di masa depan.

    Indikator lagging sangat berguna pada saat pasar sedang dalam keadaan trending. Pasalnya, indikator lagging akan lebih mudah mengirim sinyal buy maupun sell pada trader saat keadaan trending. Berkat indikator lagging yang digunakan dengan benar, para trader bisa merasa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

    3 Indikator Lagging yang Sering Digunakan

    Cukup banyak trader yang menggunakan lebih dari satu indikator lagging. Selain sinyal menjadi bisa lebih terkonfirmasi, indikator tersebut dapat lebih membantu mengasah kemampuan analisis teknikal trader. Terdapat 3 contoh indikator lagging yang populer di kalangan trader, yaitu:

    Indikator yang satu ini menjadi pilihan utama para trader, karena penggunaannya yang mudah dan sederhana. Moving Average merupakan indikator yang menghitung rata-rata harga aset yang sedang diperdagangkan dalam satu periode waktu tertentu. Panjang Moving Average yang paling umum digunakan adalah 9, 20, 50, 100, dan 200 MA.

    Dengan Moving Average, Anda melihat pergerakan rata-rata berdasarkan periode waktu. Misalnya, jika Anda melihat 20 MA dalam periode harian, maka Anda sedang melihat rata-rata dari harga penutupan dalam 20 hari terakhir. Jika Anda mengubah periode menjadi per 5-menit atau 10-menit, maka penafsirannya akan berubah mengikuti periode yang dipilih.

    Moving Average juga bersifat sebagai garis support dan resistance. Di saat pasar sedang mengalami peningkatan (uptrend), garis MA akan berada di bawah pergerakan harga. Sebaliknya, garis MA akan berada di atas pergerakan harga saat pasar sedang menurun (downtrend).

    Bollinger Bands adalah indikator yang terdiri dari 3 garis, yaitu garis tengah (standard moving average), kemudian garis atas dan garis bawah sebagai standar deviasi. Umumnya, garis atas dan bawah dijadikan sebagai support dan resistance. Standar ukuran garis tengah yang biasa digunakan adalah 20 SMA yang setara dengan 20 hari terakhir.

    Sudah menjadi rahasia umum di kalangan trader yang menggunakan Bollinger Bands bahwa jika harga saat ini mendekat ke garis atas, maka menandakan pasar yang sedang overbought. Begitu pula sebaliknya, jika semakin mendekati garis bawah, maka menandakan pasar yang oversold.

    Bollinger Bands merupakan indikator yang bergantung pada volatilitas harga suatu aset. Saat volatilitas semakin meningkat, garis atas dan bawah akan semakin membesar. Sebaliknya, jika volatilitas melemah atau bahkan kondisi pasar tidak bergairah, garis atas dan bawah akan semakin merapat. 

    • Moving Average Convergence Divergence

    Moving Average Convergence Divergence (MACD) adalah indikator tren dan momentum yang terdiri dari garis MACD dan garis sinyal. Sesuai dengan namanya, MACD berbasis Moving Average yang digunakan trader dalam melihat sinyal masuk atau keluar. Garis MACD dibentuk dengan perhitungan selisih dua harga penutupan, dengan satuan yang disebut EMA. 

    Umumnya, periode waktu yang digunakan untuk garis MACD adalah 12 dan 26 EMA, sedangkan garis sinyal adalah 9 EMA. Trader akan diberi tanda berdasarkan letak dari garis MACD dan garis sinyal. Jika garis MACD memotong garis sinyal ke bawah, maka tergolong sinyal jual. Sebaliknya, jika ke atas, maka tergolong sinyal beli.

    Indikator ini menjadi alat yang bisa mengukur seberapa cepat pergerakan harga terjadi. Dengan demikian, para trader yang menggunakan MACD akan terbantu dalam memeriksa perubahan harga yang terjadi secara cepat.

    Kelebihan dan Kekurangan Indikator Lagging

    Indikator lagging sendiri banyak dipilih oleh trader, termasuk yang masih pemula dalam membantu aktivitas trading. Dengan indikator lagging, para trader menggunakan nilai rata-rata jangka pendek sebagai konfirmasi untuk melakukan pembelian, dikarenakan adanya peningkatan pada momentum.

    Kelebihan lain dari indikator lagging adalah dapat mengurangi kemungkinan trader memperoleh sinyal maupun breakout palsu. Selain itu, karena berdasar pada pergerakan harga yang telah terjadi, hasil yang diberikan oleh indikator ini juga cenderung akurat. Indikator ini sangat cocok bagi para trader pemula yang masih awam dengan dunia trading aset kripto.

    Walaupun banyak kelebihannya, indikator lagging juga memiliki beberapa kekurangan. Di antaranya adalah pergerakan trader yang lebih mudah ditebak dan dapat terjadi secara cepat, sehingga trader lain yang kalah cepat menjadi terlambat masuk ke pasar. 

    Selain pergerakan trader, pergerakan harga juga menjadi penyebab keterlambatan sinyal masuk yang diterima oleh trader dikarenakan indikator lagging baru bisa digunakan setelah terjadi pergerakan harga. Tak heran, banyak trader yang kehilangan momentumnya dalam mengantongi sejumlah cuan dikarenakan terlambat menerima sinyal.

    Di samping kekurangannya, indikator lagging masih menjadi pilihan banyak trader dalam melakukan trading karena penggunaannya yang cenderung sederhana. Oh iya, sebagai trader, penting bagi Anda untuk selalu memperkaya pengetahuan trading, tentunya dengan mengunjungi website Tokonews dan media sosial Tokocrypto di Instagram maupun Twitter

    Salam To The Moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com