Tag: web3

  • Harga Initia Naik 12%, Pertanda Rebound atau Sekadar Koreksi?

    Di tengah dinamika pasar kripto yang masih fluktuatif, Initia (INIT) mencuri perhatian setelah mencatat lonjakan harga +12,57% dalam 24 jam terakhir.

    Meskipun masih jauh dari rekor harga tertingginya, lonjakan ini mengindikasikan adanya dorongan baru dari investor terhadap aset kripto ini.

    Sekadar informasi, Tokocrypto mencatat bahwa harga INIT saat ini, Senin (4/8), berada di level $0.4214 per token, dengan kapitalisasi pasar sebesar $68,03 juta USD.

    Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir juga menunjukkan lonjakan besar hingga mencapai $82,99 juta USD, menandakan adanya pergerakan signifikan dalam aktivitas pasar.

    Pergerakan harga Initia (INIT/USDT) pada Senin, 4 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Initia (INIT/USDT) pada Senin, 4 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Cuan Meledak! 3 Altcoin Terpanas yang Meroket di Paruh Pertama 2025

    Apa Itu Initia (INIT)?

    Initia merupakan proyek blockchain modular generasi baru yang memadukan teknologi Layer 1 dan Layer 2 dengan pendekatan multirantai.

    Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan ekosistem interoperabilitas di mana berbagai aplikasi dan jaringan dapat terhubung dengan lancar.

    Dalam visinya, Initia ingin menjadi tulang punggung dari ekonomi Web3 yang lebih efisien dan terdesentralisasi.

    Token INIT berfungsi sebagai bahan bakar utama ekosistem ini digunakan untuk pembayaran transaksi, biaya jaringan, staking, dan partisipasi dalam tata kelola DAO.

    Lonjakan Harian, Tapi Masih Dalam Zona Koreksi Mingguan

    Meskipun harga INIT naik signifikan dalam 24 jam terakhir, jika dilihat secara mingguan, kinerjanya masih berada di zona merah, yakni turun -8.49% dalam tujuh hari terakhir.

    Lebih jauh lagi, data 60 dan 90 hari mencatat penurunan drastis, masing-masing sebesar -39.37% dan -39.16%.

    Ini menunjukkan bahwa meski terjadi kenaikan saat ini, secara makro, INIT masih berada dalam tren koreksi jangka menengah.

    Namun, performa bulanan sedikit membaik dengan kenaikan +1.37% dalam 30 hari, yang bisa menjadi sinyal awal perubahan tren dari fase distribusi menuju akumulasi.

    Harga Terkini Masih Jauh dari ATH

    Harga tertinggi (All-Time High) INIT tercatat di $1.4418, yang berarti harga saat ini masih turun lebih dari 70% dari puncaknya.

    Hal ini bisa menjadi peluang bagi investor yang melihat potensi undervalued pada proyek ini.

    Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang $0.3730 (terendah) hingga $0.4230 (tertinggi), dengan perubahan harga per jam sebesar +0.34%, menunjukkan bahwa pasar masih aktif dan fluktuatif.

    Fundamental Token: Supply, Volume, dan Posisi Pasar

    • Peringkat pasar: #465
    • Sirkulasi token: 161,44 juta INIT
    • Total supply maksimum: 1 miliar INIT
    • Dominasi supply beredar: Baru sekitar 16,14%, artinya masih banyak token yang belum dilepas ke pasar. Ini bisa menjadi risiko inflasi token di masa depan jika tidak dikelola secara bertahap.

    Menariknya, volume perdagangan ($83 juta) hampir menyamai kapitalisasi pasar saat ini, yang menandakan bahwa ada rotasi dan minat perdagangan yang cukup tinggi terhadap INIT, baik dari spekulan jangka pendek maupun investor jangka menengah.

    Apa yang Bisa Mendorong Harga INIT ke Depan?

    Beberapa faktor yang bisa menjadi katalis positif:

    1. Adopsi Layer 1/Layer 2 yang Lebih Luas
      Jika Initia mampu memosisikan diri sebagai solusi modular yang dibutuhkan proyek Web3, potensi kemitraan dengan proyek lain akan mendorong utilitas token INIT.
    2. Staking & Reward Program
      Inisiatif staking atau airdrop yang menarik dapat mengunci supply di pasar dan memberi tekanan naik terhadap harga.
    3. Sentimen Pasar Kripto Secara Umum
      Seiring dengan pulihnya sentimen pasar terhadap altcoin pasca Bitcoin ETF dan Ethereum ETF, token-token seperti INIT berpotensi menikmati limpahan likuiditas.

    Risiko Tetap Perlu Diperhatikan

    Kendati momentum jangka pendek positif, risiko jangka menengah masih perlu diperhatikan.

    Penurunan drastis selama 2–3 bulan terakhir menunjukkan bahwa tekanan jual masih tinggi, dan keberhasilan proyek dalam mengembangkan ekosistem akan menjadi penentu utama keberlangsungan nilai tokennya.

    Selain itu, peluncuran token baru dari total pasokan 1 miliar bisa menciptakan tekanan inflasi jika tidak dibarengi dengan pertumbuhan utilitas.

    Baca Juga: Masa Depan Web3? Semua Mata Tertuju ke SUI

    Dengan demikian, Initia (INIT) menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan kenaikan harga harian yang signifikan dan volume perdagangan tinggi.

    Namun, investor perlu tetap berhati-hati karena harga saat ini masih berada jauh dari level tertingginya dan tren mingguan masih menurun.

    Dengan fundamental proyek yang menjanjikan namun masih dalam tahap awal adopsi, INIT saat ini mungkin lebih cocok untuk investor yang memiliki toleransi risiko tinggi dan strategi jangka menengah hingga panjang.

    Seperti biasa, lakukan riset mandiri dan jangan hanya terpaku pada pergerakan harga jangka pendek.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Ulang Tahun Ke-10: Ekosistem DeFi Tumbuh Pesat

    Salah satu proyek blockchain paling berpengaruh di dunia, Ethereum, resmi merayakan ulang tahunnya yang ke-10.

    Diluncurkan pada 30 Juli 2015 oleh Vitalik Buterin bersama tim pengembangnya, Ethereum kini menjadi fondasi dari jutaan aplikasi terdesentralisasi (dApps), proyek DeFi, hingga NFT yang merevolusi dunia aset digital.

    Dari Ide ke Infrastruktur Global

    Awalnya, Ethereum diciptakan untuk mengatasi keterbatasan Bitcoin yang hanya berfungsi sebagai jaringan pembayaran.

    Dengan memperkenalkan konsep smart contract, Ethereum memungkinkan siapa saja membangun aplikasi di atas blockchain tanpa perantara.

    Inovasi ini melahirkan ekosistem baru yang kini mencakup lebih dari 1 juta dApps aktif di berbagai sektor, dari keuangan, gaming, hingga rantai pasok.

    Sejak peluncurannya, Ethereum telah mengalami beberapa peningkatan besar, termasuk transisi monumental ke mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) melalui pembaruan The Merge pada 2022.

    Langkah ini berhasil mengurangi konsumsi energi jaringan hingga 99%, sekaligus memperkuat narasi keberlanjutan di industri kripto.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 31 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kapitalisasi Pasar dan Peran di Dunia Kripto

    Ethereum saat ini merupakan kripto terbesar kedua setelah Bitcoin dengan kapitalisasi pasar mencapai ratusan miliar dolar.

    Blockchain ini menjadi pusat dari ekosistem Decentralized Finance (DeFi) yang bernilai lebih dari $90 miliar Total Value Locked (TVL).

    Selain itu, Ethereum juga mendominasi pasar Non-Fungible Token (NFT), yang mempopulerkan seni digital dan koleksi unik berbasis blockchain.

    Ethereum tidak hanya menyediakan infrastruktur saja, akan tetapi juga menjadi inovator utama dalam dunia kripto.

    Banyak blockchain generasi baru seperti Polygon, Arbitrum, hingga Binance Smart Chain, memanfaatkan kompatibilitas dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) untuk memperluas ekosistem mereka.

    Tantangan yang Masih Dihadapi

    Meski sukses besar, Ethereum tidak lepas dari tantangan. Salah satu isu utama adalah biaya gas yang tinggi saat jaringan padat.

    Biaya transaksi yang bisa mencapai puluhan dolar sering kali menghambat adopsi pengguna ritel.

    Selain itu, persaingan dari jaringan layer-1 lain seperti Solana, Avalanche, dan Cardano semakin ketat. Mereka menawarkan kecepatan lebih tinggi dan biaya lebih rendah, memaksa Ethereum terus berinovasi.

    Untuk menjawab tantangan ini, Ethereum mengembangkan serangkaian solusi Layer-2 seperti Optimism, Arbitrum, dan zkSync.

    Teknologi ini bertujuan meningkatkan skalabilitas dengan memproses transaksi di luar rantai utama (off-chain) sebelum mengirimkan bukti ke jaringan Ethereum.

    Dampak dan Pencapaian 10 Tahun

    Selama satu dekade, Ethereum telah:

    1. Menjadi dasar dari lebih dari $3 triliun volume perdagangan DeFi kumulatif.
    2. Mendorong lahirnya pasar NFT senilai miliaran dolar.
    3. Memperkenalkan DAO (Decentralized Autonomous Organizations) sebagai model tata kelola baru.
    4. Mendorong pengembangan stablecoin populer seperti USDT, USDC, dan DAI yang bergantung pada jaringannya.

    Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, menyampaikan bahwa visi jangka panjang proyek ini adalah membangun internet terdesentralisasi yang benar-benar terbuka dan dapat diakses oleh semua orang”.

    Masa Depan Ethereum

    Ke depan, Ethereum tengah mempersiapkan pembaruan besar berikutnya yang dikenal dengan nama The Surge dan The Verge, bertujuan meningkatkan kapasitas transaksi hingga 100.000 transaksi per detik.

    Jika berhasil, Ethereum bisa semakin memperkuat dominasinya di pasar blockchain global.

    Adopsi institusional juga diperkirakan meningkat, terutama karena Ethereum kini lebih ramah lingkungan setelah transisi ke PoS.

    Perusahaan besar dan pemerintah mulai mengeksplorasi penggunaan blockchain Ethereum untuk tokenisasi aset dan sistem pembayaran.

    Baca Juga: 6 Risiko Trading Ethereum dan Cara untuk Mengurangi Risikonya

    Dari awal yang sederhana sebagai ide dalam whitepaper Vitalik Buterin, Ethereum kini berkembang menjadi ekosistem raksasa yang mengubah cara dunia memandang uang, aplikasi, dan kepemilikan digital.

    Perayaan 10 tahun Ethereum bukan sekadar momen refleksi, tetapi juga titik awal babak baru untuk inovasi berikutnya.

    Dengan roadmap yang ambisius dan komunitas yang solid, Ethereum diperkirakan akan terus menjadi tulang punggung revolusi Web3 di dekade mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • LOKA Melonjak 18% Seiring League of Kingdoms Jadi Arena-Z

    Token League of Kingdoms (LOKA) tercatat melonjak 18,29% ke level US$0,1093 (Rp1.783,83) dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan menyentuh lebih dari 219 juta LOKA atau sekitar US$24,26 juta, menyusul kabar besar dari proyek game blockchain tersebut.

    Lonjakan harga ini dipicu oleh pengumuman ekspansi League of Kingdoms menjadi ekosistem game multi-judul bernama Arena-Z, lengkap dengan peluncuran token baru dan dana pengembangan senilai US$20 juta.

    Arena-Z akan menjadi rumah bagi dua game tambahan yang akan dirilis pada akhir kuartal ini: League of Kingdoms Chronicle, sebuah RPG dungeon-crawling yang mendukung NFT dari game asli, serta League of Kingdoms Hunters, RPG idle dengan mekanisme progres “selalu aktif.” Kedua game saat ini tengah menjalani fase pengujian beta.

    Pergerakan harga League of Kingdoms (LOKA/USDT) pada Sabtu, 19 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga League of Kingdoms (LOKA/USDT) pada Sabtu, 19 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga LOKA Naik 9% Jelang AMA & Ultah ke-5 League of Kingdoms

    “League of Kingdoms membuktikan bahwa game Web3 bisa sukses secara arus utama, dengan 5 juta pemain dan komunitas yang bertahan selama lebih dari 5 tahun. Tapi masa depan adalah tentang dunia game yang saling terhubung,” ujar Han Yoo, COO dari 3MERGED, perusahaan pengembang game tersebut.

    Game Web3

    DIlaporkan Decrypt, ketiga game dalam Arena-Z akan dibangun di atas jaringan Arena-Z Chain, yang menggunakan teknologi Optimism Layer-2 Ethereum, guna mendukung interoperabilitas on-chain antar game. Pengalaman blockchain dalam gim tetap bersifat opsional, namun menawarkan nilai tambah dalam bentuk kepemilikan aset digital yang lintas-game.

    Salah satu langkah besar dalam evolusi ini adalah peluncuran token baru A2Z, yang akan menggantikan token LOKA. Pemegang LOKA akan dapat menukarkannya dengan A2Z dengan rasio 1:20 mulai 28 Juli 2025. Bursa kripto seperti Binance dan Gate.io dijadwalkan akan mendukung migrasi token tersebut. A2Z akan berfungsi sebagai token hadiah lintas-gim dalam ekosistem Arena-Z.

    Proyeksi Pertumbuhan Arena-Z

    Tak hanya itu, game Hunters juga akan memiliki token tersendiri bernama HT, yang bersifat non-tata kelola dan dirilis setiap musim dalam game (sekitar empat minggu). Token ini digunakan untuk memperkuat engagement pemain dan dapat dialokasikan berdasarkan keputusan komunitas Arena-Z.

    Sebagai pendorong pertumbuhan lebih lanjut, Arena-Z juga mengumumkan peluncuran dana ekosistem senilai US$20 juta yang bertujuan untuk menarik pengembang eksternal agar membangun game, aplikasi, dan infrastruktur yang memperkaya pengalaman pengguna dalam dunia Arena-Z.

    “Kami ingin membuktikan bahwa Web3 bisa meningkatkan, bukan mempersulit, pengalaman bermain game,” tegas Yoo. Ia juga menyebut bahwa latar belakang Asia yang kuat memberi mereka akses ke studio yang mampu menjembatani keunggulan dunia Web2 dengan inovasi Web3.

    Dengan strategi ekspansi agresif ini, ekosistem Arena-Z berpotensi menjadi salah satu pionir utama dalam pengembangan game blockchain yang saling terhubung dan berkelanjutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Melejit 10%, Harga $200 Semakin Dekat

    Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar setelah mencatat lonjakan sekitar 10% dalam seminggu terakhir, membawa harganya kembali ke kisaran $177–$184, dan kini berada tepat di bawah resistance penting di sekitar $180.

    Para analis menilai, jika SOL mampu menembus level ini, maka bull run sejati bisa segera mengikuti langkah Bitcoin dan Ethereum menuju level tertinggi baru.

    Level $180: Garis Pertahanan Terakhir Bearish

    SOL telah berada dalam rentang harga antara $140 hingga $180 sejak kuartal kedua.

    Pergerakan ini sempat terganggu oleh tekanan geopolitik yang memaksa SOL turun ke kisaran $120–$130 akhir Juni lalu.

    Namun reli terbaru telah membawanya kembali ke puncak range tersebut, dan level $180 kini dianggap sebagai “pertahanan terakhir bearish”.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 19 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 19 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analis Crypto Jelle menyebut bahwa level ini serupa dengan resistance besar di Ethereum pada $4.000 – “final major level for bears to defend.”

    Jika SOL bisa mempertahankan harga di atas $168, peluang menuju $186–$188 dalam waktu dekat sangat terbuka.

    Baca Juga: ETF Solana Melejit: $222 Juta Volume Perdagangan Sejak Diluncurkan

    Target Berikutnya: $200 ke Level Lebih Tinggi

    Menurut Daan Crypto Trades, pemulihan SOL di atas Daily 200 MA dan EMA menjadi sinyal bullish kuat, yang kini diikutkan dalam percobaan retest level $180.

    Seandainya berhasil break dan hold, target berikutnya adalah:

    • Sekitar $200, sebagai resistance psikologis awal.
    • Lanjut menuju $220, lalu $260, sesuai prinsip Fibonacci dan momentum breakout.

    Selain itu, SOL didukung oleh ekosistem meme coin Solana yang tampak segar, tumbuh hampir 13,3% dalam seminggu, yang juga mendongkrak token SOL.

    Pola Bullish Jangka Panjang: “Megaphone Formation”

    Crypto analyst Alex Clay menyebut bahwa SOL telah membentuk pola bullish megaphone yang berlangsung lebih dari setahun.

    Pola ini ditandai oleh penurunan volatilitas yang diikuti kenaikan harga secara perlahan—memberikan fondasi untuk breakout besar menuju resistance $350$400.

    Terobosan ATH baru menurutnya “inevitable” seiring kembalinya bull market di aset-aset besar seperti BTC dan ETH.

    Support kuat di $168–$170 penting untuk menjaga momentum. Penembusan di bawah ini bisa memicu test ulang support di $150–$160.

    Volatilitas tetap tinggi dan risiko koreksi tajam tetap ada, namun fondasi teknikal dan sentimen ekosistem mem-coin memberikan outlook yang lebih optimis.

    Baca Juga: Proyeksi Gila Harga Solana Naik ke $331, Mungkinkah Terjadi?

    Skenario Kondisi Potensi
    Kondisi Bullish Break + hold di atas $180 Target $200 → $260 → potensi mencapai $350–$400
    Kondisi Risk-Off Gagal break, turun di bawah $168 Test support $150–$160, potensi koreksi lebih dalam

    Solana kini berada di persimpangan kritis sehingga level $180–$184 adalah kunci. Jika mampu mengatasi tekanan bearish dan bertahan di atas support, SOL bisa menjadi salah satu pemimpin bull run altcoin berikutnya.

    Namun jika gagal, penguatan saat ini bisa sirna dalam koreksi lanjutan. Bagi trader agresif, ini adalah momen pengambilan keputusan, tapi risiko tetap harus diantisipasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TKO Token Dukung Talenta Tinju Lokal, Satukan Dunia Web3 dan Olahraga

    TKO Token menegaskan komitmennya dalam mendukung olahraga dan talenta lokal melalui kerja sama dengan Kida dalam gelaran TKO x Kida: Combat Social 2025 yang berlangsung di Jakarta pada 16 November 2025. Ajang ini menghadirkan 11 partai pertandingan yang diisi oleh petinju-petinju lokal dari berbagai kelas dan kategori.

    Mengusung angle “TKO Support Boxing – Local Talent”, kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk menjembatani dunia olahraga, komunitas, dan teknologi Web3, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi anak muda Indonesia untuk tampil dan berkembang di arena professional.

    “TKO percaya bahwa talenta lokal Indonesia punya potensi besar untuk bersinar, tidak hanya di panggung nasional tapi juga internasional. Melalui TKO x Kida, kami ingin menunjukkan bahwa proyek Web3 seperti TKO bukan hanya soal teknologi dan aset digital, tetapi juga bisa memberikan dampak nyata bagi komunitas, termasuk dunia olahraga,” ujar Bonifacio Renanda, Project Lead TKO Token.

    Bonifacio menambahkan bahwa dukungan terhadap tinju lokal sejalan dengan visi TKO untuk menjadi proyek utility token yang dekat dengan komunitas dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

    “Selama ini TKO aktif di ranah komunitas kripto, web3 dan blockchain, namun kami juga ingin hadir lebih dekat di tengah masyarakat melalui inisiatif offline seperti event olahraga. Tinju adalah olahraga yang sarat nilai disiplin, kerja keras, dan sportivitas, nilai-nilai yang juga kami pegang dalam membangun ekosistem TKO di Web3,” tambah Bonifacio.

    Panggung untuk Petinju Lokal

    Event TKO x Kida menghadirkan total 11 partai pertandingan yang mempertemukan petinju-petinju lokal dari berbagai sasana. Selain sebagai ajang unjuk kemampuan, acara ini juga menjadi wadah pembinaan dan regenerasi bagi atlet tinju di Jakarta dan sekitarnya.

    Bonifacio menegaskan bahwa dukungan terhadap tinju lokal merupakan bagian dari komitmen TKO untuk lebih dekat dengan komunitas dan talenta Indonesia. “Bagi kami, TKO x Kida bukan sekadar event, tapi sebuah platform untuk mengangkat petinju-petinju lokal agar mendapat panggung yang lebih layak. Kami ingin menunjukkan bahwa proyek Web3 seperti TKO bisa hadir dan berdampak nyata di lapangan, bukan hanya di ranah digital,” ujarnya.

    Bonifacio juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem olahraga dan membuka peluang baru bagi generasi muda. “Saat dunia olahraga bisa bersinergi dengan inovasi seperti Web3, peluang yang tercipta jadi jauh lebih besar, baik bagi atlet, pelatih, maupun komunitas. Harapan kami, dukungan berkelanjutan dari TKO dapat membantu melahirkan lebih banyak petinju hebat dari Jakarta yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” lanjut Bonifacio.

    TKO Token Kuatkan Kolaborasi

    TKO adalah proyek utility token yang dibangun di atas jaringan Binance Smart Chain (BSC) dan sejak awal dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi para pemegangnya, baik di ranah CeFi (Centralized Finance) maupun DeFi (Decentralized Finance). Di sisi CeFi, TKO menawarkan beragam keuntungan seperti potongan biaya transaksi di platform tertentu, program hadiah loyalitas untuk komunitas, serta akses ke berbagai promosi dan program eksklusif yang hanya bisa dinikmati oleh pemegang TKO.

    Sementara itu, di ranah DeFi, TKO tengah aktif “membangun jembatan” melalui berbagai kolaborasi dan kemitraan strategis. Fokus utamanya adalah menghubungkan kembali TKO ke ekosistem keuangan terdesentralisasi, memperkuat peran TKO dalam beragam protokol dan layanan DeFi, serta menempatkan TKO sebagai bagian penting dari lanskap Web3 global. Melalui kombinasi inisiatif online dan offline, TKO ingin menunjukkan bahwa sebuah proyek token bisa memiliki dampak yang jauh melampaui sekadar transaksi digital, termasuk dengan hadir langsung di tengah komunitas dan mendukung perkembangan olahraga lokal seperti tinju.

    “Ke depan, kami ingin TKO dikenal bukan hanya sebagai utility token di jaringan BSC, tetapi juga sebagai brand yang konsisten mendukung komunitas, mulai dari pelaku Web3, kreator, hingga atlet dan pelatih olahraga. Kolaborasi dengan Kida ini adalah salah satu langkah awal kami,” tutup Bonifacio.

    Baca juga: Toko Token (TKO) Melejit 42% Sehari, Sentimen Positif Kembali Menguat


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Era Baru Internet Saat AI Bisa Bertindak Sendiri

    Perkembangan teknologi internet terus mengalami evolusi dari generasi ke generasi. Setelah melalui fase Web1, Web2, dan Web3, kini mulai muncul konsep baru yang disebut Web4, yakni era internet yang memungkinkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bertindak sebagai pengguna aktif di ekosistem digital.

    Research Analyst Tokocrypto dalam risetnya pada 10 Maret 2026 menjelaskan bahwa evolusi internet tidak hanya berkaitan dengan perubahan teknologi, tetapi juga transformasi dalam cara manusia berinteraksi dengan dunia digital.

    Pada tahap awal, internet dikenal melalui Web1 pada era 1990-an yang bersifat statis dan satu arah. Pada fase ini, pengguna umumnya hanya dapat membaca informasi dari situs web tanpa adanya interaksi yang signifikan.

    Memasuki era 2000-an, internet berkembang menjadi Web2 yang lebih dinamis dan interaktif. Dalam fase ini, pengguna mulai dapat membuat dan membagikan konten melalui berbagai platform digital seperti media sosial, blog, forum, dan layanan berbasis komunitas. Platform seperti Facebook, YouTube, Twitter/X, hingga Wikipedia menjadi contoh utama implementasi Web2.

    Selanjutnya, pada era 2020-an muncul konsep Web3 yang menekankan desentralisasi dan kepemilikan digital melalui teknologi blockchain. Dalam fase ini, pengguna dapat memiliki aset digital secara langsung melalui wallet kripto dan memanfaatkan teknologi seperti smart contract, decentralized finance (DeFi), non-fungible token (NFT), hingga decentralized autonomous organization (DAO).

    Apa Itu Web4?

    Konsep Web4 muncul sebagai fase lanjutan dari evolusi internet yang mengarah pada terciptanya ekosistem digital yang lebih otonom, cerdas, dan saling terhubung. Web4 menggabungkan berbagai teknologi seperti AI, machine learning, Internet of Things (IoT), serta sistem terdesentralisasi.

    Jika Web3 menitikberatkan pada kepemilikan aset digital dan desentralisasi, Web4 menambahkan dimensi baru berupa autonomous intelligence. Dalam konsep ini, AI, aplikasi, dan perangkat digital tidak hanya menerima perintah, tetapi juga mampu berinteraksi, menganalisis, dan mengambil keputusan secara lebih aktif di dalam ekosistem internet.

    Karakteristik Utama Web4

    Web4 memiliki sejumlah karakteristik utama yang membedakannya dari generasi internet sebelumnya. Salah satunya adalah kemampuan sistem digital yang lebih cerdas dan adaptif melalui integrasi AI dan machine learning, sehingga dapat memahami konteks serta kebutuhan pengguna secara lebih mendalam.

    Selain itu, Web4 juga mengarah pada sistem digital yang lebih otonom dan responsif. Dalam ekosistem ini, teknologi tidak lagi hanya menunggu perintah dari pengguna, tetapi mampu menjalankan berbagai interaksi secara mandiri.

    Karakteristik lainnya adalah konektivitas yang lebih seamless atau tanpa hambatan. Web4 menghubungkan pengguna, aplikasi, perangkat, serta berbagai layanan digital secara lebih terintegrasi, real-time, dan minim friksi.

    Baca juga: Teknologi Baru di Dunia Kripto? Zama Bikin Smart Contract Jadi Privat

    Peran Blockchain dalam Web4

    Meski Web4 membawa integrasi teknologi baru seperti AI dan IoT, blockchain diperkirakan tetap memainkan peran penting dalam ekosistem internet masa depan.

    Blockchain menghadirkan elemen desentralisasi, transparansi, keamanan, serta kepemilikan digital yang telah dibangun sejak era Web3. Ketika Web4 semakin mengintegrasikan AI dan perangkat pintar, blockchain dapat berfungsi sebagai lapisan kepercayaan untuk memastikan keamanan data, transaksi, dan interaksi digital.

    Dengan demikian, blockchain dapat membantu menjaga ekosistem internet tetap terbuka, aman, dan dapat diverifikasi, meskipun semakin kompleks dan terhubung.

    Contoh Implementasi Web4

    Dalam praktiknya, Web4 berpotensi menghadirkan berbagai layanan digital yang lebih personal dan kontekstual. AI dapat memahami preferensi pengguna dan memberikan rekomendasi yang lebih relevan secara real-time.

    Selain itu, Web4 juga membuka peluang integrasi antara internet dan perangkat pintar. Teknologi ini dapat menghubungkan aplikasi, sensor, serta perangkat IoT untuk menciptakan sistem yang lebih responsif serta mampu menjembatani aktivitas di dunia digital dan dunia fisik.

    Konsep lain yang muncul dalam Web4 adalah interaksi digital yang lebih otonom, di mana AI agents berpotensi menjalankan tugas, mengambil tindakan, dan berinteraksi dengan berbagai layanan online secara mandiri.

    Kelebihan dan Risiko Web4

    Web4 dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibanding generasi internet sebelumnya. Teknologi ini berpotensi menciptakan pengalaman digital yang lebih cerdas dan personal melalui pemanfaatan AI dan machine learning.

    Selain itu, Web4 juga memungkinkan ekosistem digital yang lebih terhubung dan interaktif karena integrasinya dengan IoT. Jika digabungkan dengan konsep desentralisasi dan blockchain, Web4 juga berpotensi menghadirkan sistem digital yang lebih aman dan transparan.

    Namun, perkembangan tersebut juga membawa sejumlah tantangan. Kompleksitas teknologi yang semakin tinggi membuat Web4 bergantung pada berbagai sistem canggih seperti AI dan IoT.

    Risiko terkait privasi data juga meningkat karena sistem yang lebih cerdas memerlukan pemrosesan data dalam jumlah besar. Selain itu, semakin banyaknya perangkat dan sistem yang saling terhubung berpotensi memperluas risiko serangan siber.

    Proyeksi Masa Depan Web4

    Ke depan, Web4 diproyeksikan menjadi internet yang lebih cerdas, personal, dan otonom melalui integrasi teknologi AI, machine learning, dan IoT.

    Dalam fase ini, AI agents berpotensi menjadi partisipan aktif dalam ekosistem digital. Teknologi tersebut dapat menjalankan berbagai tugas secara mandiri serta berinteraksi dengan sistem dan layanan digital lainnya.

    Meski demikian, perkembangan Web4 juga memunculkan tantangan baru terkait privasi data, keamanan siber, hingga isu etika dan kontrol terhadap sistem yang semakin otomatis.

    Kesimpulan

    Web4 dipandang sebagai fase lanjutan dalam evolusi internet yang menggabungkan kecerdasan buatan, konektivitas perangkat, dan konsep desentralisasi. Jika Web3 menitikberatkan pada kepemilikan digital melalui blockchain, maka Web4 mulai mengarah pada peran AI sebagai pelaku aktif dalam ekosistem internet.

    Di tengah perkembangan tersebut, blockchain tetap dinilai relevan sebagai fondasi kepercayaan yang membantu menjaga transparansi, keamanan, serta validitas interaksi digital di masa depan.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token OG Melonjak 17%: Didorong Esports dan Komunitas Web3

    Harga OG Fan Token (OG) kembali menjadi sorotan usai mencatat kenaikan tajam sebesar +17.57% dalam 24 jam terakhir, hingga menembus level $16.12 per token.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $69,35 juta USD dan volume perdagangan harian $86,61 juta USD, OG memperlihatkan momentum kuat di tengah meningkatnya minat terhadap token komunitas olahraga dan esports.

    Token yang terkait dengan tim OG Esports, salah satu organisasi paling berprestasi di dunia Dota 2, ini berhasil mempertahankan tren positifnya dalam satu bulan terakhir dengan kenaikan +12.63%.

    Bahkan dalam jangka waktu 90 hari, OG mencatat lonjakan luar biasa sebesar +319.95%, mencerminkan kebangkitan signifikan di sektor fan token yang kembali ramai dibicarakan.

    Baca Juga: OG Fan Token Melejit 270% Sebulan, Kripto Niche Jadi Primadona Pasar

    Analisis Teknis OG Fan Token

    Secara teknikal, OG Fan Token kini memperlihatkan pola bullish continuation setelah menembus area konsolidasi di sekitar $13.50–$14.00.

    Level support terdekat berada di $14.50, sedangkan resistance utama kini berada di $17.00, area psikologis yang menjadi kunci kelanjutan tren naik.

    Jika tekanan beli ini terus meningkat, OG Fan Token berpotensi menguji target berikutnya di kisaran $18.50–$20.00.

    Namun, bila terjadi koreksi akibat aksi ambil untung, harga kemungkinan akan bergerak ke zona retracement Fibonacci 0.382 di sekitar $14.40, yang bisa menjadi titik pantul sehat sebelum melanjutkan kenaikan.

    Indikator teknikal seperti RSI (Relative Strength Index) menunjukkan nilai mendekati 70, menandakan pasar berada dalam kondisi overbought ringan, namun tren naik masih didukung oleh volume perdagangan yang tinggi dan momentum kuat di pasar fan token.

    Pergerakan harga OG Fan Token (OG/USDT) pada Senin, 6 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga OG Fan Token (OG/USDT) pada Senin, 6 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga OG

    Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap lonjakan harga OG Fan Token meliputi:

    1. Dukungan Komunitas Esports yang Masif
      OG Esports memiliki basis penggemar global yang besar dan loyal. Antusiasme komunitas meningkat menjelang musim kompetisi Dota 2 baru, di mana penggemar menggunakan token OG untuk berpartisipasi dalam voting, hadiah eksklusif, hingga aktivitas interaktif di platform Socios.com.
    2. Peningkatan Aktivitas di Platform Chiliz dan Socios
      Lonjakan volume OG juga terkait dengan peningkatan aktivitas di ekosistem Chiliz (CHZ), yang menjadi tulang punggung fan token global. Aktivasi dan promosi baru dari Socios turut mendorong minat investor terhadap token OG.
    3. Minat Investor pada Fan Token dan Web3 Esports
      Kenaikan OG terjadi bersamaan dengan tren kenaikan di beberapa fan token besar seperti PSG, BAR, dan CITY, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap utilitas token di sektor hiburan dan olahraga digital.

    Proyeksi Harga OG Fan Token

    Jika momentum positif bertahan, OG Fan Token berpotensi melanjutkan reli menuju area $18–$20 dalam jangka pendek, terutama jika volume perdagangan tetap di atas $80 juta per hari.

    Dukungan kuat dari komunitas dan kerja sama baru di sektor esports Web3 bisa menjadi katalis tambahan bagi OG.

    Namun, investor juga perlu memperhatikan potensi retracement jangka pendek setelah kenaikan tajam lebih dari 300% dalam tiga bulan.

    Selama harga tetap di atas support $14.50, tren naik OG Fan Token dinilai masih sehat.

    Secara jangka menengah, analis memperkirakan OG dapat bergerak menuju $25–$30 pada kuartal pertama 2026 jika tren positif fan token dan adopsi Web3 di industri esports terus berkembang.

    Baca Juga: OG Fan Token Meroket, Tembus $22,9 Didorong Sentimen Positif

    Kenaikan harga OG Fan Token mencerminkan sinergi kuat antara ekosistem blockchain, esports, dan komunitas digital.

    Dengan lonjakan 17% dalam sehari dan reli jangka panjang yang mengesankan, OG kembali menjadi salah satu fan token paling aktif di pasar kripto.

    Jika tren bullish di sektor fan token berlanjut, OG Fan Token berpotensi mempertahankan momentumnya dan menorehkan rekor harga baru dalam beberapa bulan ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Arena-Z (A2Z) Meledak 43% dalam Sehari, Tembus Rekor Tertinggi Baru

    Pasar kripto kembali dikejutkan oleh lonjakan spektakuler dari Arena-Z (A2Z), yang mencatat kenaikan harga harian lebih dari 43% dan berhasil menyentuh rekor tertinggi baru.

    Dalam 24 jam terakhir, harga A2Z melesat ke $0.007445, naik signifikan dari titik terendah harian di $0.005111 hingga mencapai puncaknya di $0.011334, yang sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah token ini.

    Lonjakan Drastis yang Mengubah Peta Pasar

    Data terkini menunjukkan kapitalisasi pasar A2Z kini berada di angka $43.75 juta USD, dengan volume perdagangan yang mengejutkan, yakni $214.78 juta USD dalam 24 jam terakhir.

    Tokocrypto mencatat, lonjakan ini membuat A2Z berada di peringkat #621 aset kripto terpopuler berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Menariknya, meskipun harga sudah melonjak tajam, volume perdagangan yang sangat tinggi mengindikasikan bahwa minat investor terhadap token ini tengah berada pada puncaknya.

    Ini bisa menjadi tanda masuknya pemain besar atau meningkatnya ekspektasi komunitas terhadap perkembangan ekosistem Arena-Z.

     Pergerakan harga Arena-Z (A2Z/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Arena-Z (A2Z/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: LOKA Melonjak 18% Seiring League of Kingdoms Jadi Arena-Z

    Performa yang Stabil dalam Jangka Panjang

    Jika melihat data 30, 60, hingga 90 hari terakhir, A2Z mengalami kenaikan konsisten sebesar 7.63%, yang berarti tren bullish ini tidak sepenuhnya mendadak, melainkan hasil dari akumulasi kenaikan bertahap yang kemudian dipercepat oleh lonjakan besar hari ini.

    Dalam sepekan terakhir saja, A2Z sudah mencatat kenaikan 48.38%, sebuah angka yang menunjukkan potensi breakout dan masuknya token ini dalam radar para trader spekulatif maupun investor jangka panjang.

    Potensi dan Tantangan

    Dengan jumlah sirkulasi 5.88 miliar A2Z dari total maksimum 10 miliar token, suplai yang masih tersedia untuk peredaran membuka peluang bagi dinamika harga yang lebih agresif.

    Kapitalisasi pasar yang masih relatif kecil dibandingkan proyek besar lainnya juga memberikan ruang pertumbuhan yang luas jika ekosistem Arena-Z mampu membangun adopsi nyata.

    Namun, investor tetap harus mewaspadai volatilitas tinggi yang terlihat dari pergerakan harga dalam satu jam terakhir, yang turun 23.66% meski secara harian tetap positif.

    Fluktuasi cepat ini umum terjadi pada altcoin dengan volume perdagangan yang tiba-tiba melonjak.

    Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

    Belum ada konfirmasi resmi dari tim pengembang terkait pemicu utama kenaikan harga, namun beberapa spekulasi di komunitas kripto mengaitkannya dengan:

    • Rumor kemitraan strategis yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
    • Peningkatan volume pembelian dari investor besar (whale).
    • Aktivitas spekulasi di bursa, mengingat tingginya volume perdagangan harian yang tidak sebanding dengan rata-rata sebelumnya.

    Baca Juga: SXT Meroket 42%: Jadi Kekuatan Baru di Web3?

    Arena-Z kini menjadi salah satu token yang paling diperhatikan di pasar altcoin berkapitalisasi kecil-menengah.

    Lonjakan 43.21% dalam sehari bukan hanya mengangkat harganya ke level tertinggi baru, tetapi juga memicu perdebatan tentang apakah ini awal dari tren bullish yang panjang atau sekadar lonjakan sementara akibat euforia pasar.

    Bagi investor, langkah terbaik adalah mengamati perkembangan berita resmi dari pihak Arena-Z dan menganalisis tren harga dalam beberapa hari ke depan sebelum mengambil keputusan.

    Potensi keuntungan memang besar, tetapi volatilitas yang tinggi juga membuat risiko kerugian tak kalah signifikan.

    Jika tren positif ini berlanjut, A2Z bisa saja keluar dari bayang-bayang altcoin berkapitalisasi kecil dan mulai bersaing di papan tengah pasar kripto global. Namun untuk saat ini, kehati-hatian tetap menjadi kunci.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dompet Kripto Ini Tembus 30 Juta Pengguna, Naik 50% dalam 4 Bulan


    Jakarta

    Bitget Wallet, yang merupakan dompet Web3 memiliki 30 juta pengguna, rekor baru untuk pengunduhan aplikasi global di bulan Juli 2024, melampaui pertumbuhan MetaMask di bulan tersebut.

    Dikutip dari Cointelegraph, Rabu (14/8/2024), sejak melampaui 20 juta pengguna pada Maret 2024, Bitget Wallet telah melonjak dengan pertumbuhan 50% hanya dalam waktu 4 bulan. Hal ini secara substansial telah meningkatkan posisi wallet ini di pasar kripto DeFi global. Dengan total unduhan di App Store Apple dan Google Play Store Android, angkanya mencapai 1,7 juta pada Juli 2024, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan 140% bulan sebelumnya.

    Dibandingkan dengan tahun 2023, pengguna Bitget Wallet naik hingga 150% dalam satu tahun terakhir, karena melampaui dompet WEB3 lainnya dan paling banyak diunduh pada bulan Juli.


    Saat ini, Bitget Wallet memiliki pengguna di lebih dari 168 negara dan wilayah. Bitget Wallet telah membuat terobosan signifikan di Eropa, Amerika Utara, dan Oseania, dengan pertumbuhan pengguna di Rusia, Italia, Swedia, dan Australia melebihi lebih dari 40 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, negara-negara seperti Prancis, Portugal, Inggris, Turki, dan Kanada telah menyaksikan tingkat pertumbuhan yang melebihi 1000%.

    “Keberhasilan ekspansi internasional kami menyoroti peran penting dari inovasi dan pengembangan ekosistem di bidang Web3. Kami tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar, tetapi juga untuk mendorong seluruh industri ke depan, menciptakan nilai yang tak tertandingi bagi pengguna Web3 di seluruh dunia. Masa depan Web3 sangat cerah, dan Bitget Wallet sangat antusias untuk memimpin,” kata Alvin Kan, COO Bitget Wallet.

    Di Asia, Bitget Wallet telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pengunduhan di Jepang, Filipina, dan Thailand telah melonjak sekitar 20 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, tingkat pertumbuhan pengguna di India, Vietnam, dan Singapura telah melebihi 300%. Pasar Afrika, khususnya Nigeria, telah muncul sebagai mesin baru untuk pertumbuhan Bitget Wallet karena baru-baru ini menduduki peringkat teratas di App Store Nigeria, melampaui aplikasi lokal populer seperti TikTok, dan WhatsApp.

    Bitget Wallet adalah dompet pertama yang mencapai agregasi multi-chain, menawarkan grafik token on-chain, mendukung transaksi lintas rantai, dan mengintegrasikan pasar NFT dan launchpad di berbagai rantai. Inovasi-inovasi ini telah menetapkan standar untuk dompet Web3. Berfokus pada perdagangan aset on-chain, Bitget Wallet telah mengintegrasikan fitur-fitur inovatif yang memungkinkan pengguna untuk menemukan aset dan peluang baru sesegera mungkin. Sejak diluncurkan, Bitget Wallet telah terintegrasi dengan lebih dari 100 jaringan blockchain publik dan kompatibel dengan EVM.

    Pada tahun 2024, Bitget Wallet telah menjadi dompet teratas dalam ekosistem memecoin, mendukung pelacakan smart money pada rantai Solana dan Base. Ini telah memperkenalkan fitur perdagangan canggih untuk perdagangan token meme, seperti selip otomatis, biaya gas nol, dan mode perdagangan instan. Ekosistem TON menjadi jaringan yang paling banyak ditransaksikan di Bitget Wallet, melampaui rantai publik yang sudah mapan seperti Polygon, Arbitrum, dan BNB Chain. Untuk rencana masa depan, Bitget Wallet bertujuan untuk memperkenalkan fitur dan inovasi baru dengan fokus pada pengalaman pengguna dan ekspansi global.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Transaksi Aset Kripto RI Tembus Rp 344 T, Melesat 353%


    Jakarta

    Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), mencatat perkembangan perdagangan aset kripto di Indonesia yang naik cukup signifikan.

    Pada Januari-Juli 2024, total nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 344,09 triliun atau naik 353,94% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Jumlah pelanggan aset kripto juga terus meningkat, hingga data Juli 2024 mencapai 20,59 juta pelanggan.

    Sedangkan, nilai pajak aset kripto pada Januari-Juni 2024 tercatat mencapai Rp 331,56 miliar, sehingga total pajak pada Januari 2022-Juni 2024 tercatat Rp 798,84 miliar.


    Untuk memperkuat sektor aset kripto nasional, Bappebti menggelar Coinfest Asia 2024 yang telah diadakan di Tabanan, Bali, 22 sampai 23 Agustus 2024. Acara tersebut menjadi ruang bertukar informasi, berkolaborasi, serta menggali inovasi pelaku usaha sektor aset kripto.

    Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kasan mengatakan pelaku usaha kripto harus cerdas dalam memanfaatkan berbagai media dan momentum internasional terkait aset kripto. Terlebih, aset kripto merupakan bagian teknologi blockchain yang potensial dan berkembang sangat pesat di pasar global.

    “Para pelaku usaha aset kripto dapat memanfaatkan berbagai kegiatan, termasuk Coinfest Asia, untuk bertukar informasi, berkolaborasi, serta menggali inovasi baru blockchain dan teknologi Web3 untuk penguatan sektor aset kripto nasional. Tahun ini adalah kali ketiga Bappebti hadir aktif sebagai salah satu bagian dari Coinfest Asia,” terang Kasan, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/8/2024).

    Sementara Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita menjelaskan, pengembangan aset kripto di Indonesia harus diarahkan pada adanya kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi blockchain, termasuk Web3, dan kebutuhan pasar yang selaras dengan perlindungan masyarakat.

    Pemerintah memandang aset kripto sebagai komoditas, sehingga pengaturannya didasarkan pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

    “Untuk itu, Bappebti hadir sebagai regulator yang mengatur tata kelola perdagangan aset kripto, salah satunya melalui pembentukan ekosistem yang lengkap, terdiri dari bursa, lembaga kliring, dan depository. Hadirnya bursa kripto adalah langkah konkret pemerintah untuk mengatur perdagangan aset kripto Indonesia menjadi lebih baik,” tegas Olvy.

    Menurut Olvy, ada tiga target utama pengaturan aset kripto yang dilakukan pemerintah. Di antaranya mendorong industri aset kripto untuk berkontribusi maksimal bagi perekonomian Indonesia, menjadikan tata kelola perdagangan aset kripto menjadi lebih tertib dan dipercaya oleh masyarakat melalui optimalisasi aset kripto, serta mengatur produk yang diperdagangkan di pasar aset kripto.

    Kemudian, Direktur Utama CFX, Subani menyampaikan, ekosistem aset kripto adalah perpanjangan tangan. pemerintah yang tugasnya mengawal agar para pelaku industri patuh pada regulasi yang ada.

    Target utamanya yaitu melindungi masyarakat dan pelanggan serta mendorong agar industri dapat terus bergerak maju dan lebih baik.

    “Untuk mendukung hal tersebut, ekosistem aset kripto siap mendukung pemerintah agar kerangka regulasi terus disempurnakan tanpa menghambat pertumbuhan industri,” jelasnya.

    Coinfest Asia 2024 dikemas dalam berbagai diskusi panel dengan tema besar ‘Where Innovation Meets. Adoption’ sebagai dukungan kepada pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

    Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 8.000 peserta dari berbagai negara ini, turut diselenggarakan pula beberapa side event guna penguatan kolaborasi dan literasi.

    Di sela kegiatan, Bappebti bersama bursa kripto bertemu dengan para pelaku usaha untuk mendiskusikan berbagai langkah strategis pengembangan perdagangan aset kripto Indonesia.

    Simak Video: Kominfo Gaet Bappebti Blokir Transaksi Judi Online Lewat Kripto

    [Gambas:Video 20detik]

    (ada/ara)



    Sumber : finance.detik.com