Tag: wisata kuliner

  • Dulu Terminal Lama, Sekarang Disulap Jadi Pusat Jajanan di Sukabumi



    Sukabumi

    Libur Tahun Baru di Sukabumi, traveler bisa menyempatkan waktu main ke destinasi baru ini. Dulunya tempat ini adalah terminal, tapi sekarang jadi pusat jajanan.

    Suasana di kawasan eks Terminal Lama di Jalan Sudirman, Kota Sukabumi nampak meriah. Kawasan yang dulunya merupakan terminal bus kini sudah disulap menjadi pusat kuliner yang baru.

    Tenda-tenda jajanan berjejer mulai dari nasi bakar, cumi bakar, dakkochi, mochi daifuku, bakso, baby crab, dan makanan unik lainnya dapat ditemukan di tempat yang kini bernama PASS Food Centre Sukabumi.


    Aneka minuman juga dijual di sini seperti es teh, aneka kopi, jus buah, alpukat dan durian kocok, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Harga makanan yang dijual di sini juga cukup beragam. Misalnya satu tusuk dakkochi atau olahan sate ayam bersaus merah pedas ala korea dibanderol dengan harga Rp 20 ribu per tusuk. Kemudian, mochi daifuku yang kini viral dijual seharga Rp 5 ribu saja per bijinya.

    Setidaknya ada 150 tenant dan 300 pedagang yang ada di pusat kuliner Sudirman ini. Tempat ini jadi daya tarik baru bagi wisata kuliner di Kota Sukabumi.

    “Pada dasarnya kita memfasilitasi UMKM yang ada di Kota Sukabumi ini. Ini bentuk kerjasama PPUB yayasan dengan Pemerintah Kota Sukabumi,” kata Ketua Yayasan Putra Siliwangi Sejahtera, Vega Sukmayudha, Senin (1/1/2025).

    UMKM yang menempati lahan eks Terminal Lama Sukabumi mayoritas berasal dari Kota Sukabumi sebanyak 80 persen dan 20 persen lainnya dari Kabupaten Sukabumi. Ke depan, kemungkinan jumlah pedagang akan bertambah mengingat antusiasme masyarakat terhadap pusat kuliner baru ini.

    “Kita kan ngasih kuota 150, kuota terpenuhi ya sudah close, tapi ada yang waiting list udah teregister. Nanti kita siapkan opsi penambahan tempat kah atau nanti menunggu pedagang yang memang tidak akan memperpanjang itu nanti langsung diisi,” ujarnya.

    Fasilitas yang disediakan di wisata kuliner ini cukup lengkap di antaranya ada panggung musik, meja makan, mushola, dan tempat parkir.

    Selain itu, ada juga bus Ajakami (Ayo Jalan-jalan di Kota Sukabumi) yang bisa dijajal oleh pengunjung untuk berkeliling Kota Sukabumi. Tiket Bus Ajakami seharga Rp5 ribu per orang.

    “Kami ingin membentuk framing wisata itu ketika ingin keliling kota ya di sini shalter-nya, makanya kalau misalkan nanti ada penambahan kuota konsesi waktu saya akan coba bikin sheltenya Bus Ajakami,” kata dia.

    “Jadi masyarakat gak usah pusing, atau wisatawan itu ya tinggal ke sini sambil jajan sambil makan jadi tau spot-spot wisata di kota,” tambahnya.

    Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, M. Hasan Asari berharap dengan pengoperasian eks Terminal Lama menjadi pusat kuliner tentu akan menambah daya tarik wisatawan ke Kota Sukabumi.

    Salah satu pengunjung asal Bekasi, Nurul mengaku tertarik mengunjungi pusat kuliner ini. Saat libur Nataru, ia bersama keluarganya memutuskan untuk berlibur ke Sukabumi.

    “Kerja di Bekasi, kebetulan ada keluarga di Sukabumi jadi momen liburan ini berkunjung ke rumah nenek. Tempat ini cukup viral di media sosial akhirnya nyoba dan menarik-menarik makanannya,” kata Nurul.

    “Tadi beli dakkochi terus cirawang juga. Enak-enak makanannya. Kalau dari segi harga memang bersaing ya, ada yang murah, terjangkau, ada juga yang cukup pricey,” sambungnya.

    Buat traveler yang tertarik untuk mencoba, bisa datang ke PASS Food Centre di Sukabumi. Destinasi kuliner ini buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nggak Disangka, Kuliner Favorit Bule di Pulau Tidung Adalah…



    Jakarta

    Wisata kuliner berupa seafood umumnya menjadi favorit di Pulau Tidung. Tapi ternyata, ada soto yang jadi favorit Bule-bule.

    Nama kedainya Soto Lamongan Sugiono, pemiliknya adalah Ibu Kukut Wijawati (49). Asli Lamongan, Jawa Timur, ibu dua anak itu dulu bisa sampai ke Pulau Seribu karena paksaan keadaan. Dirinya yang takut dengan laut, harus mampu terbiasa dengan lingkungan karena sang suami bekerja sebagai pengantar galon ke sana.

    Berjalannya waktu, ia mulai mencintai laut, tepatnya Pulau Tidung. Tahun 2013, ia mendirikan usahanya, Soto Lamongan jadi pilihan karena kuliner itu berasal dari kota kelahirannya.


    Usaha pertama tentu butuh modal besar, ia kemudian memutuskan untuk melakukan pinjaman KUR kepada BRI sebanyak Rp 100 juta. Dewi Fortuna berpihak padanya, usahanya laris manis di tengah gempuran makanan laut.

    Saat weekend, tempat duduk di kedai makannya selalu sesak oleh wisatawan. Kebanyakan mereka datang karena tak sengaja melewati kedai makan itu, karena biasanya wisatawan yang datang mendapat katering dari operator tur yang membawanya.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungIbu Kukut pemilik Soto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    Namun, rejeki sudah ada yang atur. Ibu Kukut berbisnis dengan sukacita. Di musim libur panjang seperti lebaran, ia buka sejak pagi sampai tengah malam. Wisatawan ramai, warga yang sudah bosan dengan menu lebaran mampir untuk mencari pilihan.

    “Kemarin jam 8 malam udah habis, tapi masih banyak orang. Jadi bikin kuah lagi dibantu sama keluarga,” katanya terkekeh.

    Dua hari lebaran membuat Ibu Kukut dan keluarga kewalahan, tapi tentu saja cuan. Kebanyakan datang saat malam, makan kuat-kuat sehabis berenang di pantai.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungSoto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    Dalam perjalanan bisnisnya, pelanggan bule tentu jadi yang paling mudah diingat. Dari banyaknya bule yang berkuliner ke sana, ia ingat akan seorang wanita, tak tahu asalnya darimana. Perawakannya yang tinggi, putih dan berbahasa Inggris membuatnya yakin, pelanggan ini datang dari negeri seberang.

    “Bule itu setengah bulan makan ke sini setiap hari,” katanya singkat, sambil mencoba mengingat.

    Hari pertama biasa saja, karena si bule bisa berbahasa Indonesia sedikit-sedikit. Di hari ketiga, si bule mulai mengajak Ibu Kukut ngobrol. Ia tentu panik.

    “Katanya enak, mantep,” ucapnya sambil tertawa.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungSoto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    Bule ini kemudian datang setiap hari selama hampir setengah bulan. Ia rutin mampir setelah habis dzuhur.

    “Selalu pesan soalnya aja, nggak pake nasi. Datang sehari sekali,” katanya.

    Setiap hari warung ini menghabiskan sekitar 500 porsi soto kalau ramai seperti long weekend dan 30 porsi jika sepi. Satu porsi diberi harga Rp 15.000 sudah dengan nasi. Selain soto ayam, ada pula bakso yang melengkapi menu di rumah makan itu.

    Meski harganya murah, tapi rasa soto ini sungguh menggoyang lidah. Santannya legit dan porsinya banyak. Di makan dengan nasi panas, membuat masuk angin bablas keluar dari tubuh. Wajar saja, kalau si bule sampai kepincut makan tiap hari di sini.

    Cerita lain datang dari seorang anak SMP yang sedang study tour. Bocah lelaki itu ketinggalan kapal fery. Ibu Kukut memberikan seporsi soto ayamnya kepada si bocah.
    “Saya bilang makan nggak usah bayar, anak laki-kan bisa tidur di masjid. Kasian banget dia,” ceritanya.

    Anak itu pulang keesokan harinya saat kapal fery datang. Ia berterima kasih dengan kebaikan pemilik warung soto yang mau memberinya makan cuma-cuma.

    Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungPembayaran digital di soto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

    “Saya senang dibantu BRI, pokoknya terima kasih lah, saya jadi bisa membantu orang lain,” katanya lembut.

    Mantri BRI Ryan (35) mengatakan bahwa Soto Lamongan Sugiono memang tiada dua. Sebagai wakil dari BRI dirinya mendukung perkembangan usaha Ibu Kukut dan siap membantu saat butuh modal tambahan.

    “Apalagi warungnya ramai dan sudah digitalisasi, kita harus dukung UMKM pulau ini,” katanya.

    Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI adalah program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan oleh Bank BRI untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) . Tujuan KUR BRI adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan memberikan akses pinjaman yang lebih mudah bagi UMKM yang produktif namun belum memiliki agunan yang cukup.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 9 Kafe dan Resto Ramah Keluarga dengan Playground di Tangsel


    Tangerang Selatan

    Tangerang Selatan (Tangsel) adalah wilayah yang biasa jadi pilihan tempat tinggal keluarga baru. Tak heran jika destinasi wisata kafe dan resto dengan playground kerap dipilih warga Tangsel.

    Layanan kafe dan resto dengan Tangsel memungkinkan anak serta orang tuanya sama-sama bisa menikmati liburan, tanpa harus repot. Berikut pilihannya

    9 Kafe dan Resto dengan Playground di Tangsel

    Dikutip dari media sosial dan situs kafe serta resto terkait, beberapa pilihan tempat makan dengan arena bermain anak adalah


    1. Wuffyspace Raya

    Jam buka

    • Setiap hari pukul 07.00-21.00.

    Lokasi

    • Jl Aria Putra Nomor 10, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Di sini, anak bisa menikmati berbagai aktivitas dan wahana permainan sesuai masa tumbuh kembangnya. Orang tua tentunya tak perlu khawatir karena anak didampingi para profesional. Kafe ini berstatus tutup sementara pada Senin (19/5/2025) dikutip dari google review. Bagi yang berminat ke sini, jangan lupa update info untuk memastika ketersediaan layanan dan pesan tempat.

    2. RM Saung Kecapi

    Jam buka

    • Setiap hari pukul 10.00-19.00

    Lokasi

    • Jl H Joan 2 Nomor 2, Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

    Di destinasi kuliner ini, anak dan orang tua bisa sama-sama menikmati waktu liburan. Selain playground, ada juga kolam dan aneka tumbuhan yang bisa menjadi sarana bermain serta memperluas pengetahuan anak. Sebelum ke sini, jangan lupa pesan tempat dan menu lebih dulu sehingga tak perlu menunggu lama.

    3. Spicey Garden Cafe & Resto

    Jam buka

    • Senin-Jumat: 15.00-23.00.
    • Sabtu-Minggu: 15.00-23.30.

    Lokasi

    • Jl Pondok Cabe Raya, RT 001/RW 012, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan.

    Selain playground, tempat makan ini menyediakan taman kelinci yang bisa jadi wisata pilihan anak dan keluarga. Dalam situsnya, di sini juga ada movie night program yang tentunya bisa jadi altenatif hiburan. Sebelum berkunjung, jangan lupa update ketersediaan layanan dan fasilitas pilihan.

    4. Omah Badok

    Jam buka

    • Senin-Jumat: 10.00-21.00.
    • Sabtu, Minggu, hari libur: 08.00-21.00.

    Lokasi

    • Jl Pengairan Nomor 71, Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

    Resto Omah Badok menjadi pilihan selanjutnya tempat makan dengan playground. Arena permainan memungkinkan orang tua dan anak sama-sama menikmati waktu liburan. Suasana resto yang teduh dan rindang memungkinkan keluarga juga bisa healing di sini. Seperti resto lain, lebih pesan tempat dan menu dulu sebelum berkunjung.

    5. Vulture’s Nest Restaurant

    Jam buka

    Lokasi

    • Jl Bintaro Creative District Nomor 15, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

    Resto ini menyediakan nuansa semi outdoor yang dijamin tidak bikin pengunjungnya bosan. Anak-anak bisa makan sambil main bersama orang tua di arena bermain sepuasnya. Pengunjung tentunya tak perlu khawatir kepanasan, karena suasana resto cenderung teduh karena banyak pohon rindang.

    6. DIDESA Selera Nusantara

    Jam buka

    • Setiap hari pukul 08.00-22.00.

    Lokasi

    • Jl Pondok Kacang Nomor 14A, RT 001/RW 004, Pondok Kacang Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

    Tempat makan ini tidak hanya menyediakan playground, tapi juga menu yang cocok untuk anak. Sehingga, orang tua tak perlu repot memilih hidangan untuk anak dan bisa menikmati kuliner favoritnya. Hasilnya, anak dan orang tua bisa sama-sama makan enak dan menikmati liburan.

    7. Hey Beach!

    Jam buka

    • Senin-Jumat: 11.00-22.00.
    • Sabtu dan Minggu: 11.00-23.00.

    Lokasi

    • Jl Scientia Boulevard Gading, Gading Serpong, Serpong, Tangerang.

    Nuansa pantai dan semua ornamen yang identik langsung dirasakan saat masuk ke tempat makan ini. Pengunjung bahkan bisa merasakan halusnya menginjak pasir putih serasa di pinggir pantai. Selain ada playground, resto dan kafe ini juga menyediakan pilihan menu yang pas untuk anak. Sebelum berkunjung, jangan lupa pesan tempat dan menu lebih dulu ya.

    8. The Nice Garden Serpong

    Jam buka

    • Weekdays: 09.00-17.45.
    • Weekend: 08.00-21.00.

    Lokasi

    • Jl Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

    Arena permainan menerapkan tiket masuk Rp 20 ribu dan pendamping Rp 15 ribu, selanjutnya anak serta orang tua bisa bebas menikmati wahana permainan tanpa perlu membayar lagi. Setelah puas bermain, pengunjung bisa makan menu pilihan di resto dengan harga yang sudah tertera.

    9. Playdo

    Jam buka

    Lokasi

    • Jl Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

    Wahana permainan sekaligus kafe dan resto ini cocok menjadi destinasi liburan keluarga. Tidak hanya anak-anak bisa bermain, orang tua juga bisa menikmati berbagai hidangan di kafe. Sebelum bermain, pastikan pengunjung telah membayar harga tiket masuk yang telah ditetapkan.

    Berbagai kafe dan resto dengan playground adalah pilihan tepat liburan bagi anak bersama keluarganya. Sebelum berkunjung, pastikan telah update informasi untuk memastikan ketersediaan layanan dan tiket masuk.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bumi Aki yang Jadi Penglipur Lapar Traveler di Kawasan Sentul



    Sentul

    Di kawasan ramai pusat perbelanjaan di wilayah Bogor terdapat satu tempat kuliner yang bisa dicoba oleh traveler. Apalagi penikmat sajian khas Nusantara.

    Bumi Aki yang membawa sejarah panjang berawal dari warung kecil yang seadanya, kini dengan proses yang panjang menjelma menjadi satu restoran besar dengan ragam daya tarik. Tentu andalannya sajian khas Nusantara dengan balutan gaya modern yang ciamik.

    detikTravel berkesempatan mendatangi restoran yang berada di Citaringgul, Sentul, Bogor. Dari tampak bangunan depan yang rimbun dengan tumbuhan membuat kesan pertama yang menarik dan begitu masuk pun traveler akan disuguhkan dengan suasana mewah dari perabotan hingga pilihan musik yang disenandungkan.


    Masuk ke bagian utama, sajian khas Nusantara mulai diperkenalkan satu persatu. Datang dari sajian Jawa Barat yakni maranggi, bukan sate melainkan iga short ribs yang dibakar menggunakan bumbu manis berempah itu.

    Dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, ditambah hint dari pembakaran yang menambah nafsu makan. Belum lagi pendamping sang daging yaitu ala-ala karedok yang rasanya pedas, asam, gurih membuat satu piring tersebut rasanya begitu lengkap.

    Seperti anekdot ‘kurang kenyang bila tanpa nasi’ Bumi Aki juga punya andalannya, berasal dari Bali, ayam betutu dengan bumbu rempah yang menohok sanggup menghabiskan sekepal nasi yang jadi pendampingnya. Tak luput pada sajian itu, sate lilit yang ikut ambil posisi untuk mengantre masuk ke dalam mulut.

    Restoran Bumi Aki Siganture SentulSajian khas Nusantara dengan tampilan modern ala Bumi Aki. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Tak cukup di panganan berat, bagi pecinta manis ada dua sajian yang menjadi highlight-nya yaitu ice kelapa harum manis dan juga asem tamarind cheese cake. Keduanya bak kutub selatan dan utara yang punya ceritanya masing-masing.

    Ice kelapa harum manis, bukan sekadar es kelapa dengan potongan buah-buahan biasa. Sajian ini naik level ke tingkat paling atas, rasa gurih dan manis yang pas membuat satu suapan lengkap mendarat sempurna di dalam mulut.

    Belum lagi ada atraksi kecil dalam sajian itu, terdapat cangkang coklat yang harus dipecahkan agar bisa menemukan kenikmatan dari sebuah ice kelapa harum manis.

    Dan untuk tamarind cheese cake, jika merasakan cheese cake mungkin sudah biasa dengan rasanya yang creamy serta manis yang tak berlebih. Gong-nya dari sajian ini adalah rasa tamarind yang menyatu dengan gurihnya cream keju.

    Restoran Bumi Aki Siganture SentulRestoran Bumi Aki Siganture Sentul. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Lalu minuman andalan yang bisa menyegarkan, Bumi Aki punya bir pletok sparkling. Sensasi berbeda akan terasa dalam tegukan demi tegukan di minuman ini.

    Rasa rempah yang kuat semakin dimeriahkan dengan sparkling dari bir pletok ini. Dari segi warna pun cukup menarik yang biasanya bir pletok berwarna coklat, Bumi Aki memberikan pembeda dengan bir pletok berwarna hijau.

    So, buat traveler yang berada di kawasan Sentul boleh coba pengalaman menarik merasakan sajian kuliner khas Nusantara yang naik level dengan suguhan nuansa restoran yang asri, Instagramable, dan mewah.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rekomendasi 18 Resto Halal di PIK 1, Pilihan Piknik Bareng Keluarga


    Jakarta

    Pantai Indah Kapuk (PIK) atau PIK 1 adalah komplek pilihan saat liburan dengan banyaknya kafe, restoran, dan arena bermain anak. Tentunya, tidak semua restoran menyajikan menu halal bergantung pada kebijakan pengelola wisata kuliner.

    Buat detikers yang mau liburan di wilayah dengan alamat di Penjaringan, Jakarta Utara, info restoran berstatus halal tentu bisa meningkatkan wawasan kuliner. Nantinya, pengunjung bisa memilih sendiri restoran sesuai dengan selera dan keinginannya.

    18 Rekomendasi Resto Halal di PIK

    Beberapa resto yang menyajikan menu halal di arena PIK antara lain


    1. Bakso Aan

    Jam buka

    09.00-20.00.

    Lokasi

    Ruko Elang Laut, Blok B1 Nomor 55, Jl. Pantai Indah Selatan I, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Bakso yang diolah menjadi berbagai hidangan memang tidak pernah kehilangan penggemar. Apalagi bila daging giling, tepung, dan berbagai bahan lainnya berpadu dalam porsi yang pas menjadi hidangan gurih.

    2. Dapur Kini

    Jam buka

    08.00-20.00.

    Lokasi

    Ruko Elang Laut, Blok B1 Nomor 55, Jl. Pantai Indah Selatan I, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Resto ini menyajikan berbagai hidangan khas Indonesia yang sesuai selera kebanyakan pengunjung. Dikutip dari google review, resto ini cukup luas dengan kursi dan meja yang ditata rapi dan nyaman.

    3. Gerobak Betawi

    Jam buka

    07.30-20.00.

    Lokasi

    Rukan Cordoba blok F Nomor 15, Bukit Golf Mediterania, PIK, Jakarta Utara.

    Seperti namanya resto ini menyediakan menu asli Betawi, hasil perpaduan (fusion), damilan, atau yang banyak ditemukan di Jakarta. Pengunjung bisa memilih area outdoor, indoor, dan memanfaatkan WiFi gratis.

    4. Warung Leko

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    Ruko Cordoba, Blok F No. 20, Bukit Golf Mediterania, Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

    Resto ini menyediakan berbagai olahan iga bakar penyet yang cocok dengan selera kebanyakan orang Indonesia. Tentunya, tersedia pula menu lain yang bisa dinikmati anak-anak sehingga cocok jadi destinasi wisata keluarga.

    5. Warung Rawit

    Jam buka

    10.00-21.00.

    Lokasi

    Ruko Cordoba, Blok E Nomor 10, Bukit Golf Mediterania Jl. Marina Indah Raya, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Resto Warung Rawit menyediakan menu tradisional Jawa dan Kalimantan dengan rasa yang tidak terlalu pedas atau manis sehingga bisa dinikmati semua kalangan. Tentunya, makanan dihidangkan di tempat yang nyaman dan bersih.

    6. Sulaiman Resto

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    Jl. Marina Indah Bukit Golf Mediterania, Ruko Cordoba Blok D Nomor 15, Jakarta Utara.

    Di resto ini, pengunjung bisa menikmati beragam hidangan Chinese halal dengan rasa enak dan porsi yang cukup besar. Ulasan google review menyatakan, satu porsi bisa dimakan tiga orang dengan harga yang terjangkau.

    7. Dapur Jum

    Jam buka

    09.00-17.00.

    Lokasi

    Ruko Emerald Nomor 32 Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

    Ulasan google review menyatakan, resto ini buka 24 jam sehingga bisa dikunjungi setiap saat bersama atau keluarga saat jam makan. Namun, situs ulasan resto menjelaskan resto bukan di jam tertentu dengan menu khas masakan rumah.

    8. Bakso Solo Samrat

    Jam buka

    11.00-22.00.

    Lokasi

    Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok 8ED, Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

    Kuliner dari Manado, Sulawesi Utara ini memang cocok dengan kebanyakan lidah orang Indonesia sehingga tidak sulit menemukan cabangnya. Termasuk di PIK dengan menu bakso andalan yang gurih dan berdaging, serta hidangan minuman khas Manado.

    9. Kasima Resto & Kopi

    Jam buka

    09.00-21.00.

    Lokasi

    East Coast By The Sea Jl. Pulau Maju Bersama, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Berbagai olahan menu Indonesia dan fusion yang disajikan di arena indoor dan outdoor nyaman bisa ditemukan di sini. Misal, siong sira yang merupakan olahan daging ayam dari Nusa Tenggara Barat dan pasta laksa dengan rasa gurih khas makanan Indonesia.

    10. Rindu Rasa PIK

    Jam buka

    11.00-22.00.

    Lokasi

    Ruko Garden House, Blok B Nomor 1, Bukit Golf Mediterania Jl. Pantai Indah Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Dalam situsnya, resto ini menyediakan masakan Padang dengan rasa yang unik dan autentik. Selain makanan dari Padang, Sumatra Barat, ada juga hidangan khas Indonesia dengan rasa yang kompleks dan pastinya enak di tempat nyaman.

    11. Umaqita PIK

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    Ruko Golf Island Theme Park, Jl. Pantai Indah Kapuk Nomor 57/59 Blok D, Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan.

    Resto menyediakan menu khas Bali dengan suasana yang nyaman dan sangat estetis. Untuk menu nasi campur, pengunjung bisa memilih sendiri komponennya dari berbagai hidangan yang dipajang di etalase. Resto ini tentunya bersertifikasi halal sehingga pengunjung tak perlu khawatir saat makan di Umaqita.

    12. Mo-Mo Paradise Pantai Indah Kapuk

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    Blok D No 18, Ruko Crown Golf Boulevard, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT.7/RW.2, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

    Aneka menu sukiyaki dan shabu-shabu dengan rasa autentik asli dari Jepang bisa ditemukan di resto ini. Ulasan google review menjelaskan, Mo-Mo Paradise menyediakan tempat yang nyaman dan pelayanan berkualitas baik.

    13. Rempah Sunda Restaurant

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    Rukan Beach View Block C26, Golf Island PIK, Jakarta Utara.

    Di sini, traveler bisa menikmati hidangan khas tatar Sunda dengan suasana yang nyaman dan dekorasi menyenangkan. Selain masakan asli, ada juga hidangan fusin yang dihidangkan dengan makanan khas Indonesia lainnya.

    14. Fire Pot, Golf Island PIK

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    Golf Island PIK, Pantai Indah Kapuk, St Rukan Golf E Nomor 61-63, Kamal Muara, Penjaringan.

    Dalam situsnya, Fire Pot menyatakan menu dalam restonya tidak menggunakan babi atau no park no lard. Pengunjung bisa merasakan suki dengan berbagai kuah yang gurih, enak, dan sedap dengan atmosfir nyaman serta menyenangkan.

    15. Nagiya Express

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    PIK Avenue Lantai 2 Dotonbori Food court, Jl. Pantai Indah Kapuk, RT 06/RW 02, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

    Resto ini menyediakan fast food berdengan menu masakan Jepang yang sesuai dengan lidah Indonesia. Dengan suasana casual dan nyaman, berbagai menu di resto ini tersedia dengan harga terjangkau.

    16. Zenbu PIK Avenue

    Jam buka

    10.00-22.00.

    Lokasi

    PIK Avenue, Lantai 2, Dotonbori Food Town, Jl. Pantai Indah Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Zenbu menyediakan suasana nyaman bagi pengunjung yang makan bersama teman dan keluarga. Salah satu menu khasnya adalah mozaru berupa nasi dengan paduan katsu sebagai topping, mozarella, dan saus buatan sendiri.

    17. RM Pagi Sore PIK

    Jam buka

    09.00-22.00.

    Lokasi

    Komplek Rukan Golf Island, Jl. Pantai Indah Kapuk, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

    Salah satu jaringan resto masakan Padang terbesar di Indonesia ini hadir melengkapi pilihan kuliner para pengunjung PIK. Kualitas masakanan dan kenyamanan resto tak perlu diragukan lagi bagi yang ingin makan sendiri, bersama teman, atau keluarga.

    18. Ninas Kitchen PIK

    Jam buka

    10.00-22.00

    Lokasi

    Golf Island PIK Blok L Nomor 28, Penjaringan, Jakarta Utara.

    Resto Ninas Kitchen menyediakan menu makanan rumahan yang disediakan secara prasmanan persis seperti warteg. Pengunjung bebas memilih menu yang dihidangkan di etalase dengan porsi sesuai kebutuhan. Tentunya, makanan diolah dengan bersih dan dihidangkan di tempat nyaman.

    Bagi traveler yang ingin berkunjung ke salah satu rekomendasi resto halal di PIK atau PIK 1, sebaiknya update info lebih dulu di media sosial atau situs terkait. Hal ini untuk menjamin status halal di resto pilihan sekaligus ketersediaan layanan dan menu yang akan dipilih.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kampung Muara Sunda, Restoran Bernuansa Bali yang Pernah Disinggahi Jokowi



    Garut

    Bagi warga Jawa Barat yang belum sempat bertandang ke Bali, khususnya kawasan Ubud, singgah ke Kampung Muara Sunda (KMS) dapat menjadi alternatif.

    Sebab meski berkategori rumah makan sunda, khusus Sabtu – Minggu dan libur panjang restoran di Jalan Raya Bayongbong Km3, Muara Sanding – Garut Kota ini menyajikan full nuansa Bali.

    Sebetulnya sentuhan Bali sudah mulai terlihat sejak di bagian teras restoran. Di situ selain ada dua patung domba garut dengan tanduk baplang di kiri-kanan teras seolah menyambut para tamu, juga ada dua Tedung (payung) bermotif kotak-kotak hitam-putih khas Bali.


    Nuansa Bali kian terasa dominan dan kental dengan arsitektur dan desain interior anyaman bambu yang megah dan artistik. Tak kalah dengan dengan Bamboo Dome di The Apuva Kempinski Hotel, Nusa Dua Bali yang pernah dipakai untuk jamuan makan siang para kepala negara dunia di acara KTT G-20 pada November 2022.

    Restoran bergaya Ubud di GarutRestoran bergaya Ubud di Garut Foto: Sudrajat/detikTravel

    Belum lagi alunan instrumental rindik (gamelan bambu) berpadu dengan irama suling yang mendayu-dayu, menghanyutkan. Juga busana khas Bali yang dikenakan para pelayan pria dan wanita.

    “Untuk desain arsitektur resto ini semuanya dikonsep Pak Tedi (Golsom) Aristiadi,” kata Manajer Pemasaran KMS Nur Bintang Insani kepada detikTravel, Sabtu (6/9/2025) malam.

    Tedi adalah pemilik KMS yang juga dikenal sebagai pengusaha di bidang akomodasi dan otomotif di Kota Garut.
    Tedi mengaku sengaja membuat desain rumah makan bernuansa Bali agar berbeda dengan desain restoran sunda pada umumnya.

    Sekalipun demikian aneka material utama seperti bamboo tetap berasal dari Garut. Demikian juga dengan makanan yang disajikan dominan menu sunda.

    “Saya mencoba out of the box, dengan mengambil vibes Bali biar orang-orang yang belum bisa ke Bali cukup ke Kampung Muara Sunda. Saya boleh sebut ini sebagai Ubudnya Garut,” papar Tedi yang tengah berada di Makassar melalui chat WA.

    Tak berlebihan bila Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Garut, 2025-2030, itu mengklaim demikian. Restoran ini memang memiliki area makan yang luas dengan suasana yang nyaman dan asri.

    Selain dikeliling area persawahan dan kebun sayuran yang hijau, sambil bersantap para pengunjung dapat memandang lepas ke tiga gunung utama di Garut, yakni Gunung Guntur, Papandayan, dan Cikuray.

    Restoran bergaya Ubud di GarutRestoran bergaya Ubud di Garut Foto: Sudrajat/detikTravel

    Selain itu, di lahan seluas 5000 m2 restoran ini juga menyediakan area bermain untuk anak-anak, sehingga sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Juga tersedia ruang makan khusus untuk para sopir atau staf dengan bangunan yang dindingnya dipasangi batu-batu hitam yang tak kalah artistik.

    Dengan sekitar 200 menu khas Sunda yang otentik, fasilitas yang memadai, dan suasana yang nyaman, restoran ini menjadi tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.

    “Gak akan nyesel pokoknya menjadikan Kampung Muara Sunda sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di Garut,” kata Bintang.

    Selain nyaman untuk bersama keluarga, Sarjana Akuntansi dari sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu melanjutkan, KMS juga menyediakan layanan private dinner maupun lunch dengan sentuhan romantis.

    Selain para pejabat daerah baik sipil maupun militer, serta para pengusaha dan selebritas kenamaan di tanah air, Presiden Joko Widodo juga sempat singgah untuk makan siang di KMS.

    Restoran bergaya Ubud di GarutFoto mantan presiden Jokowi sedang makan di KMS Garut Foto: Sudrajat/detikTravel

    Hal itu terjadi sebelum dia membuka Rapat Koordinasi Nasional Pondok Pesantren Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut, pada 17 Oktober 2017.

    Foto Jokowi bersama Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono terpamang di dinding dekat kasir. Kepada pers kala itu, Tedi mengaku diberi tahu panitia sehari sebelum acara. Menu yang dipesan antara lain goreng ayam kampung, tumis kikil, dan karedok.

    (jat/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pogung, Kawasan Kuliner Favorit di Jogja



    Yogyakarta

    Pogung merupakan sebuah daerah yang berlokasi di utara Universitas Gadjah Mada (UGM), masuk ke Kelurahan Sinduadi, Sleman. Kawasan ini merupakan pemukiman padat dengan banyak gang. Bahkan, Pogung dijuluki sebagai ‘labirin-nya Yogyakarta’.

    Di antara gang dan jalan, terdapat banyak rumah makan dengan ragam menu dan harga. Tak ayal, Pogung menjadi destinasi wisata kuliner Jogja.

    Berikut beberapa aspek yang menjadikan Pogung sebagai destinasi wisata kuliner:


    1. Ragam pilihan makanan

    Jajanan Kaki Lima

    Pogung terkenal dengan banyaknya penjual makanan kaki lima yang menawarkan berbagai macam jajanan, mulai dari gorengan, sate, hingga makanan ringan lainnya yang bisa dinikmati sambil berjalan-jalan.

    Restoran dan Warung Makan

    Selain jajanan, terdapat banyak warung makan dan restoran dengan menu tradisional hingga menu internasional, serta berbagai pilihan kopi dan minuman kekinian. Contohnya Lotek Pandega Putri, Bara Bakery dan Gelato, Mie ayam dan Bakso Woyo-woyo, Broklat dan Seblak Mang Een.

    Pilihan Harga Terjangkau

    Berada di lingkungan kampus, mayoritas tempat makan di Pogung menawarkan harga yang relatif terjangkau. Wisata kuliner di sini akan membuat perut kenyang tanpa membuat kocek berat.

    2. Lokasi dan Suasana

    Terletak di Dekat Kampus

    Kawasan ini banyak dihuni oleh mahasiswa, sehingga suasana di Pogung sangat hidup dan dinamis dengan banyaknya tempat makan yang buka hingga larut malam.

    Akses Mudah

    Lokasinya yang strategis di tengah-tengah kota Yogyakarta memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan mencicipi makanan di sini.

    3. Pengalaman Wisata Kuliner Otentik

    Nuansa Lokal

    Pogung memberikan pengalaman kuliner yang otentik, di mana pengunjung bisa merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Yogyakarta sambil menikmati hidangan lokal yang lezat.

    Kreativitas Kuliner

    Banyak tempat makan di Pogung yang menawarkan kreasi makanan yang unik dan inovatif, menggabungkan cita rasa lokal dengan sentuhan modern.

    4. Dampak Ekonomi Lokal

    Mendukung Usaha Lokal

    Keberadaan Pogung sebagai pusat kuliner mendorong pertumbuhan usaha makanan dan minuman di daerah tersebut, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com