Tag: yogyakarta

  • Sendratari Ramayana Terjemahan Relief Candi Prambanan Tanpa Kata



    Yogyakarta

    Diterpa cahaya rembulan, di hadapan megahnya Candi Prambanan, keindahan budaya Jawa tersuguhkan dalam Sendratari Ramayana Prambanan. Pertunjukan itu memukau ribuan penonton dengan kisah epik Ramayana yang diadaptasi dalam bentuk seni drama dan tari tanpa dialog.

    “Cerita Ramayana terkisah dari relief-relief yang terpahat di Candi Prambanan,” ucap sang narator

    Pertunjukan itu bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga sebuah upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia. Sejak 26 Juli 1961, pertunjukan tersebut daya tarik populer bagi wisatawan yang datang ke Candi Prambanan.


    Sendratari Ramayana yang juga dikenal dengan Ramayana Ballet populer sebagai hiburan malam hari di Jogja. Tidak hanya menjadi rujukan wisatawan lokal, tapi turis asing terlihat antusias menyaksikannya.

    Berikut yang dapat traveler rasakan jika menyaksikan sendratari Prambanan:

    Pertunjukan Tanpa Dialog yang Menggetarkan

    Sendratari Ramayana Prambanan menggabungkan unsur tari dan drama tanpa dialog, menceritakan perjalanan heroik Rama dalam menyelamatkan istrinya, Sinta, yang diculik oleh Rahwana, raja Negara Alengka.

    Lebih dari 200 penari profesional dan musisi lokal terlibat dalam pertunjukan ini, menciptakan harmoni gerakan dan musik yang menggetarkan hati. Candi Prambanan, terutama Candi Siwa, menjadi latar belakang yang mempesona, menambah keagungan pertunjukan ini.

    Tradisi yang Menyatu dengan Alam

    Pertunjukan ini digelar rutin setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada musim kemarau bulan Mei hingga Oktober, pementasan berlangsung di panggung terbuka dengan ukuran mencapai 14 x 50 meter yang menyatu dengan Candi Prambanan dan alam sekitar.

    Saat musim hujan sekitar Januari hingga April dan November hingga Desember, pertunjukan dipindahkan ke panggung tertutup Trimurti Stage.

    Keunikan Kisah Ramayana Versi Jawa

    Cerita Ramayana yang diangkat dalam sendratari ini merupakan adaptasi dari epos Hindu, namun dengan sentuhan budaya Jawa yang khas. Pertunjukan diawali dengan kemenangan Rama dalam kompetisi memanah untuk memperebutkan Putri Shinta. Setelah menikah, Rama, Shinta, dan Laksmana mengembara ke hutan Dandaka, tempat Rahwana menculik Shinta.

    Dengan bantuan Hanoman dan pasukan kera, Rama membangun jembatan menuju Alengka untuk menyelamatkan Shinta. Pertempuran besar terjadi antara pasukan kera dan raksasa Alengka, hingga akhirnya Rama berhasil mengalahkan Rahwana dengan panahnya. Meski sempat meragukan kesucian Sinta, Rama akhirnya menerima kembali Shinta setelah ia membuktikan kesuciannya dengan membakar diri namun selamat dari api.

    Pengalaman Menonton yang Tak Terlupakan

    Penonton diingatkan untuk tidak menggunakan flash saat memotret dan tidak berbicara terlalu keras selama pertunjukan. Acara ini terdiri dari dua babak, dengan babak pertama diakhiri oleh aksi Hanoman membakar kerajaan Alengka, disusul oleh istirahat 15 menit.

    Babak kedua yang lebih singkat diakhiri sekitar pukul 9 21.00.

    Pada akhir pertunjukan, penonton diperbolehkan berfoto dengan para pemain di atas panggung. Terlihat pemeran Rama Sinta dan kera Hanoman sering menjadi favorit untuk diajak berfoto wisatawan.

    Menjaga Warisan Budaya

    Sendratari Ramayana Prambanan bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga sebuah upaya untuk menjaga dan merayakan warisan budaya Indonesia.

    Setiap gerakan tari dan alunan musik dalam sendratari ini mencerminkan kekayaan budaya Jawa yang harus terus dilestarikan.

    Penonton tidak hanya disuguhi sebuah kisah epik, tetapi juga diajak untuk menghargai dan memahami budaya yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

    Di panggung besar dengan latar belakang Candi Prambanan yang megah, Sendratari Ramayana Prambanan terus berlanjut, mengisahkan cerita cinta dan keberanian yang abadi, menghubungkan masa lalu dengan masa kini, dan menginspirasi generasi mendatang untuk mencintai budaya mereka.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Unik! Bangunan Berumur Satu Abad Disulap Jadi Kafe di Yogyakarta



    Yogyakarta

    Semerbak kopi menyeruak saat pintu kaca kafe ini dibuka. Space Roastery membuka kedai baru bertajuk 1890 di sebuah bangunan satu abad.

    Space Roastery 1890 berada di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Bangunan itu berdiri lebih dari satu abad dan awalnya bernama Ndalem Pembayun. Dulunya ini dimiliki oleh keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

    Kafe itu baru diresmikan pada 12 April 2024 lalu dan menambah warna baru di dunia perkafean Jogja. Konsepnya menawarkan customer untuk ngopi berkesan di dalam bangunan warisan budaya.


    Hal itu dibenarkan oleh Alex, turis asing asal Perancis itu menikmati setiap teguk kopinya di Space Roastery 1890 sambil menelisik setiap inchi detail bangunan.

    Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

    “Saya menemukan kedai ini di Instagram, dan tidak disangka begitu luar biasa. Saya belum pernah merasakan pengalaman ini sebelumnya, yaitu menikmati kopi dengan warisan yang begitu indah,” kata Alex.

    Jika traveler menyaksikan dari luar, bangunan ini memiliki gaya klasik khas Jawa dengan dominasi warna hijau, kuning, dan coklat bersayup teduh.

    Terdiri dari dua bagian, yakni bagian dalam dan luar ruangan. Bagian dalam ber-AC menyatu dengan meja barista, tasting station, merchandise corner, serta diisi meja dengan jumlah terbatas. Adapun, bagian luar sejatinya adalah teras rumah dengan lebih banyak meja kursi.

    Rumah ini adalah perwujudan salah satu bagian rumah Joglo, tepatnya omah njero atau rumah dalam sebagai bagian terdalam dari joglo. Omah njero difungsikan untuk ruang keluarga dan di dalamnya ada ruangan bernama senthong. Senthong itu mempunyai tiga bagian, yaitu senthong kanan, kiri, dan tengah.

    Kalau traveler duduk di meja bar, tepat di depannya adalah senthong tengah. Aslinya tempat tersebut digunakan untuk bermeditasi, tempat tidur pengantin, dan juga tempat pemujaan dewi sri untuk kesuburan ladang.

    Senthong didekorasi dengan simbol fertility sebagai kesuburan pasangan pengantin ataupun kesuburan ladang sawah. Senthong dan isinya tidak terusik dengan adanya Space Roastery 1890, karena diberi penutup agar senthong terjaga di balik tirai.

    Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

    Bangunan yang telah berdiri kokoh selama 134 tahun itu disulap menjadi kafe tanpa mengurangi atmosfer ngopi di bangunan yang sudah ada dari jaman Belanda. Dekorasinya memadukan unsur modern dan klasik dengan tetap menonjolkan keotentikan dari sang rumah.

    “Dengan memilih bangunan ini untuk store kami, ini jadi salah satu cara untuk turut andil dalam melestarikan peninggalan budaya, khususnya rumah budaya Jawa,” tulis Space Roastery 1890 dalam akun instagram resminya @space.roastery

    Ternyata bagi warga Jogja generasi 80 dan 90an, lebih familiar dengan tempat ini sebagai toko game Dino. Toko itu biasa digunakan untuk transaksi beli kaset, rental PlayStation, dan bermain tamiya.

    “Karena tempat ini udah lama ga kedengeran eksistensinya, kami memberanikan diri buat buka Space Roastery 1890 di bangunan yang dulunya toko game Dino ini. Tujuannya untuk mendekatkan akses ke habitual drinkers dan home brewers yang bertempat tinggal di selatan sekaligus membangkitkan kembali popularitas tempat ini,” tulis Space Roastery 1890 di akun resminya.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 4 Keunikan Kafe di Rumah Kuno Ndalem Pembayun Yogyakarta



    Yogyakarta

    Space Roastery 1890 yang dibuka April 2024 bukan tempat ngopi biasa. Berada di bangunan kuno, kafe itu mengenalkan sedotan ramah lingkungan.

    Kafe dengan konsep unik bergaya klasik itu diresmikan pada 12 April 2024. Terbilang masih baru. Tetapi, justru karena kebaruannya itu, kafe tersebut menyuguhkan sejumlah oembeda.

    Beralamat di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Lokasinya dekat dengan sebagian pusat Jogja seperti Plengkung Gading dan Alun-alun Kidul Yogyakarta, sehingga aksesnya begitu mudah ditemukan.


    Berikut 4 pembeda Space Roastery 1890 :

    1. Berada di Bangunan Berusia Satu Abad

    Bangunan yang digunakan kafe ini memiliki arsitektur Jawa yang mencolok, bahkan sejak pengunjung menginjakkan kaki di area parkir. Bangunannya lawas dan ternyata merupakan bangunan warisan budaya yang sudah berusia lebih dari satu abad.

    Space Roastery berada di Ndalem Pembayun yang dulu milik keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

    Nama 1890 diambil dari tahun berdirinya rumah tersebut. Selama 134 tahun, rumah ini telah beralih menjadi beragam fungsi, salah satunya dulu pernah menjadi toko game Dino. Warga Jogja generasi 80 hingga 90an pasti familiar dengan itu.

    Dominasi warna hijau, kuning, dan coklat yang teduh dipadu dengan unsur modern yang tidak merusak ornamen aslinya. Bangunan ini sejatinya representasi dari bagian terdalam rumah Joglo yakni Omah Njero sebagai ruang keluarga. Di dalamnya juga ada senthong yang tidak diusik oleh Space Roastery karena ditutup oleh tirai di belakang meja bar barista.

    2. Tasting Station

    Jangan khawatir jika ragu dengan rasa kopinya, karena Space Roastery menjanjikan tasting station untuk traveler yang ingin mencicipi dulu rasa untuk filter coffee.

    Di meja panjang itu, traveler dapat memilih rasa mana yang sesuai dengan lidah. Tidak perlu sungkan untuk meminta tolong barista mengarahkan. Jika sudah mantab, traveler bisa lanjut membeli kopi yang sesuai dengan selera.

    3. Menu Unik di Space Roastery 1890

    Space Roastery memang dikenal dengan signature kopinya, namun di gerai barunya ini mereka menyediakan menu tambahan unik tiada duanya di gerai lain.

    Menu tersebut adalah kopi ronde dan wedang bajigur. Jika tidak ke 1890, traveler tidak akan menemukan menu serupa di gerai Space Roastery lainnya.

    4. Sedotan ramah lingkungan dan edible

    Space Roastery 1890 menjamin mutu sedotan untuk customernya ramah lingkungan dan bisa dimakan. Bahan dasar sedotan adalah tepung beras dan tepung jagung, sehingga biodegradable dan juga compostable.

    Aman untuk dikonsumsi namun tidak mudah lunglai. meski setelah 30 menit terendam dalam minuman. Diproses lama selama 3-4 jam sog-resistant, traveler bisa memakannya jika sedotan sudah terasa lembek.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Wisata Bandar Lampung untuk Keluarga, Cocok Buat Healing


    Jakarta

    Bandar Lampung adalah sebuah kota yang menawarkan beragam pesona alam yang memikat hati pengunjungnya. Terletak di ujung Selatan Pulau Sumatera, kota ini menjadi pintu gerbang utama para wisatawan yang mau menjelajahi keindahan alam dan budaya di wilayah Lampung.

    Wisatawan yang datang ke Lampung akan menemukan banyak wisata alam yang menyuguhkan keindahan dari ketinggian. Selain itu ada pula museum di mana wisatawan dapat mengetahui sejarah Lampung lebih dalam. Sehingga beberapa wisata di sini cocok untuk liburan keluarga. Berikut beberapa rekomendasi wisata Bandar Lampung.

    10 Wisata Bandar Lampung

    Bandar Lampung mempunyai aneka wisata yang beragam. Mulai dari wisata alam, budaya, hingga edukasi.


    1. Taman Kupu-kupu Gita Persada

    Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

    Harga tiket masuk: Rp 15.000.

    Lokasi: Jl. Wan Abdurrahman, Hutan, Kecamatan Hutan, Lampung.

    Taman Kupu-kupu Gita Persada merupakan kawasan wisata dan sarana edukasi yang dikelola oleh Yayasan Sahabat Alam pada 1999. Mengutip laman Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, kawasan ini didirikan demi menghindari kepunahan segala jenis kupu-kupu Natar Lampung Selatan.

    Ada lebih dari 100 spesies kupu-kupu di kawasan ini. Salah satu kekayaan yang dimiliki Taman Kupu-kupu Persada adalah keanekaragaman kupu-kupu khas Sumatera.

    2. Wisata Lengkung Langit

    Wisata Lengkung LangitWisata Lengkung Langit (Instargram @lengkunglangit.id)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat: 08.00-19.00 WIB.
    • Sabtu-Minggu dan tanggal merah: 09.00-20.00 WIB.

    Harga tiket masuk:

    • Lengkung Langit 1 Rp 10.000.
    • Lengkung Langit 2 Rp 15.000.

    Belum termasuk tiket terusan dan masing-masing wahana.

    Lokasi:

    • Lengkung Langit 1: Pinang Jaya, Kemiling, Bandar Lampung.
    • Lengkung Langit 2: Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung.

    Wisata Lengkung Langit menawarkan pemandangan indah di atas bukit dengan ketinggian 300 mdpl. Dari ketinggian tersebut, wisatawan dapat melihat keindahan Lampung dan Gunung di sisi lainnya.

    Ada dua lokasi Lengkung Langit yang hanya terpisah 2 km. Keduanya sama-sama menyuguhkan keindahan lanskap dari ketinggian. Tapi ada beberapa spot yang berbeda.

    Lengkung Langit 1 (Pinang Jaya) mempunyai bangunan rumah-rumah kecil bernuansa Eropa serta berbagai spot foto. Lengkung Langit 2 (Sumber Agung) juga memiliki banyak spot foto, yaitu seperti rumah pohon, perahu kaca, kolam terap, dan beberapa bangna lainnya.

    3. Bukit Sakura

    Bukit SakuraBukit Sakura (Bagus Eko Prasetyo/d’Traveler)

    Jam buka: 08.00-21.00 WIB.

    Harga tiket masuk: Rp 15.000.

    Lokasi: Jl. Melati Raya, Langkapura, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Lampung.

    Bukit Sakura merupakan tempat wisata yang menyuguhkan suasana ala Jepang. Ada pohon sakura buatan, lampion, serta berbagai spot foto bernuansa Jepang.

    Mengutip laman repository Darmajaya, untuk menambah keseruan, destinasi ini juga menyediakan fasilitas penyewaan pakaian tradisional Jepang untuk anak-anak dan orang dewasa. Ada pula kolam renang dan playground untuk tempat bermain anak-anak.

    4. Museum Lampung

    Pengunjung mengamati benda bersejarah yang dipajang di museum Lampung, Sabtu (6//7/2024). Menurut pengelola, jumlah pengunjung pada hari libur sekolah di museum Lampung didominasi kaum generasi muda khususnya pelajar yang ingin melihat  perjalanan sejarah di Provinsi Lampung. ANTARA FOTO/Ardiansyah/nz.Pengunjung mengamati benda bersejarah yang dipajang di museum Lampung, Sabtu (6//7/2024). (Ardiansyah/Antara)

    Jam buka:

    • Selasa-Kamis :08.00-14.00 WIB
    • Jumat: 08.00-10.30 WIB.
    • Sabtu-Minggu: 08.00-14.00 WIB
    • Senin dan libur nasional tutup.

    Harga tiket masuk:

    • Dewasa: Rp 5.000.
    • Mahasiswa: Rp 2.000.
    • Anak-anak: Rp 1.000.

    Lokasi: Jl. ZA. Pagar Alam No.64, Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

    Ada dua lantai di Museum Lampung. Menurut laman Instagram Museum Lampung, pada lantai pertama, wisatawan akan belajar tentang peninggalan sejarah terbentuknya Provinsi Lampung hingga koleksi uang-uang kuno yang pernah beredar di provinsi Lampung.

    Lantai dua terdapat perlengkapan adat yang dipakai sehari-hari berdasarkan siklus daur hidup masyarakat Lampung mulai dari kelahiran, beranjak remaja, pernikahan hingga kematian. Selain itu ada alat musik khas Lampung dan miniatur perlengkapan begawi

    5. Wira Garden

    Wira Garden LampungWira Garden Lampung (Instagram Wira Garden Lampung)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 09.00-17.00 WIB.
    • Sabtu-Minggu: 08.00-18.00 WIB.

    Harga tiket masuk: Rp 15.000.

    Lokasi: Jalan Wan Abdurrahman, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung.

    Wira Garden adalah tempat wisata Bandar Lampung yang menyuguhkan pesona alam dengan pepohonan besar dan Rindang. Ada taman hijau, area outbound, sungai yang jernih, dan spot-spot foto yang menarik.

    Traveler bisa melakukan berbagai aktivitas seperti berjalan-jalan, bersepeda, outbond, bahkan menginap di tepi sungai menggunakan tenda.

    6. Puncak Mas Lampung

    Puncak MasPuncak Mas (Instagram @puncakmasthomas)

    Jam buka: Rp 08.00-22.00 WIB.

    Harga tiket: Rp 20.000.

    Lokasi: Jl. H. Hamim RJP, Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung.

    Puncak Mas Lampung menawarkan pemandangan perbukitan yang memukau dari ketinggian. Di sini, wisatawan bisa menikmati keindahannya pada pagi, sore, dan malam hari.

    Selain pemandangan yang indah, destinasi ini juga memiliki wahana yang cukup memacu adrenalin, seperti sepeda gantung. Tak usah khawatir, sebab, peralatan dan perlengkapan yang tersedia sudah sesuai dengan standar keamanan.

    7. Bukit Aslan

    Bukit Aslan di Bandar Lampung.Bukit Aslan di Bandar Lampung. (Dok. Instagram/bukitaslan)

    Jam buka:

    • Selasa-Sabtu: 14.00-22.00 WIB.
    • Minggu/Libur Nasional: 10.00-22.00 WIB.
    • Senin: Tutup.

    Harga tiket masuk:

    • Weekdays: Selasa-Jumat Rp 25.000/orang (e-payment) atau Rp 35.000/orang (tunai).
    • Weekend: Rp 35.000/ orang (e-payment) atau Rp 45.000/orang (tunai).
    • Anak-anak di bawah 5 tahun: gratis.

    Lokasi: Jalan Bukit Aslan nomor 2 Way Gubak, Sukabumi, Bandar Lampung.

    Tempat wisata Lampung berikutnya juga menyuguhkan keindahan Lampung dari ketinggian. Dari atas, wisatawan bisa melihat keindahan kota dan juga laut.

    Melihat laman Instagram Bukit Aslan, salah satu spot menarik di Bukit AsLan adalah Magical Forest. Di sini, ada beberapa patung binatang yang unik dan amphitheater.

    8. Lampung Walk

    Lampung WalkInfinydream di Lampung Walk (Lampung Walk/instagram)

    Jam buka:

    • Waterpark: 08.00-18.00 WIB.
    • Infinydream: 10.00-21.00 WIB.
    • Sport Center: 08.00-24.00 WIB.

    Harga tiket masuk:

    • Waterpark: Rp 35.000.
    • Infinydream: Rp 45.000.

    Lokasi: Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Lampung.

    Lampung Walk merupakan tempat rekreasi yang cukup unik. Melihat laman instagramnya, kolam renang di Lampung Walk yang cukup besar dengan aneka perosotan untuk anak-anak sampai orang dewasa.

    Destinasi ini juga mempunyai Infinydream, yaitu ruangan dengan 20 spot foto unik dan kece beserta sport center.

    9. Taman Wisata Lembah Hijau

    Photo satwa burung pelikan di Taman Satwa Lembah Hijau LampungPhoto satwa burung pelikan di Taman Satwa Lembah Hijau (detikcom)

    Jam operasional: 08.00-17.00 WIB.

    Harga tiket:

    • Tiket masuk Rp 15.000 per orang.
    • Tiket Waterboom: Rp 25.000 per orang.
    • Tiket Taman Satwa: Rp 50.000 per orang.
    • Tiket Taman Satwa+Waterboom: Rp 55.000 per orang.

    Lokasi: JI. Radin Imba Kesuma Ratu, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

    Taman Wisata Lembah Hijau berada di lereng Gunung Betung, sekitar 3-4 km dari pusat kota. Menurut laman Pemprov Lampung, kawasan wisata ini mempunyai suasana yang indah dan tenang dengan suasana yang sejuk.

    Di dalam wisata ini, wisatawan bisa melakukan aktivitas seperti bersepeda, melihat satwa, menunggangi gajah, berenang atau sekedar menikmati alam sekitar. Taman ini dilengkapi gazebo dan juga restoran

    10. Farm Day

    Jam operasional: 09.00-17.00 WIB.

    Harga tiket masuk:

    • Weekdays: dewasa: Rp 20.000 dan anak-anak: Rp 15.000
    • Weekend: dewasa: Rp 25.000 dan anak-anak: Rp 15.000.

    Lokasi: Jalan Khadin Tihang Gang 1 No. 4, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

    Farm Day adalah kafe sekaligus taman edukasi Lampung untuk bersantai dan belajar. Konsepnya modern dengan kolam-kolam kecil yang dihiasi kincir angin mini.

    Di sini terdapat berbagai jenis hewan seperti domba merino, ayam, kelinci, ikan, dan burung. Wisatawan bisa berinteraksi dengan hewan dengan memberi maka atau foto bersama.

    Itulah sederet wisata Bandar Lampung untuk keluarga. Kamu tertarik untuk mengunjungi yang mana? Jangan lupa update informasi lebih dulu sebelum berkunjung ya.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 11 Kegiatan Seru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Harga Tiket, Jam Buka


    Jakarta

    Sejak revitalisasinya rampung pada awal September 2023, kini Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memiliki wajah baru yang lebih cantik, rapi, dan hijau. Tempat ini menjadi lokasi perkumpulan dan area rekreasi yang cocok untuk perorangan, keluarga, maupun komunitas.

    TMII pertama kali diresmikan pada April 1975 silam. Hingga sekarang, tempat wisata ini ditujukan untuk kawasan rekreasi sekaligus pelestarian budaya Indonesia. Penasaran ada apa saja di Taman Mini saat ini? Simak informasinya di bawah ini.

    Aktivitas Seru di TMII

    Ada banyak kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Taman Mini, di antaranya sebagai berikut:


    1. Naik Kereta Gantung

    Di area TMII yang luas, kamu dapat menemukan deretan Anjungan Daerah, museum, rumah ibadah, hingga peta Indonesia di kawasan Archipelago. Hampir seluruh wajah baru Taman Mini yang menawan dapat dilihat dari ketinggian dan tanpa lelah dengan menaiki kereta gantung.

    Traveler akan dibawa keliling satu putaran dari stasiun pertama ke kedua, dan kembali lagi ke stasiun awal. Total terdapat 81 kabin kereta gantung dan tiga stasiun: Stasiun A di dekat area parkir selatan, Stasiun B berseberangan dengan Anjungan Papua, dan Stasiun C di sekitar lapangan parkir utara.

    2. Keliling Museum

    Terdapat banyak museum yang bisa Traveler datangi di Taman Mini. Sejumlah museum ini dapat menjadi wisata edukasi yang pas, terlebih untuk anak. Seperti Museum Indonesia untuk mempelajari ragam kebudayaan di Tanah Air, belajar perihal kelistrikan sambil bereksperimen kecil di Museum Listrik, dan mencoba flight simulator di Museum Transportasi.

    Ada pula Museum Perangko, Museum Pusaka, Museum Batik, sampai Museum Penerangan. Tenang saja, deretan museum tersebut telah direvitalisasi sehingga punya suasana yang menarik dan tidak membosankan.

    3. Melihat Fauna

    Siapa sangka di TMII terdapat konservasi fauna Indonesia yang cukup lengkap? Ya, di sini ada Jagat Satwa Nusantara dengan tiga destinasinya yakni Taman Burung, Museum Komodo, dan Dunia Air Tawar dan Serangga.

    Di Taman Burung, traveler bakal lihat koleksi burung dari seluruh wilayah Tanah Air. Berbagai spesies reptilia dapat ditemukan di Museum Komodo. Kamu juga bisa lihat sejumlah serangga dan ikan langka di Dunia Air Tawar dan Serangga lho.

    4. Nonton Film

    Taman Mini punya bangunan ikonik berwarna kuning yaitu Teater Keong Mas. Di sana, traveler dapat menyaksikan berbagai film dengan layar raksasa di ruangan yang besar.

    Film yang diputar mulai dari animasi pilihan hingga film bertema kekayaan budaya Indonesia. Beberapa film yang sudah dirilis yakni The Glorious Komodo Island, Langkah-Langkah Kecil, dan legenda animasi Keong Mas.

    5. Mengunjungi Anjungan Daerah

    Miniatur rumah adat dari seluruh wilayah Indonesia yang disebut Anjungan, bisa kamu temukan di TMII. Mulai dari Anjungan Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Bali, NTT dan NTB, Sulawesi Tengah, Maluku, sampai Papua, semuanya ada di sini.

    Tak jarang digelar acara yang bisa kamu datangi di masing-masing Anjungan. Traveler bahkan dapat memainkan alat musik daerah seperti gamelan di Anjungan Jawa Tengah. Dan yang tidak boleh terlewat juga, tiap-tiap Anjungan bisa dijadikan spot foto unik.

    6. Nonton dan Ikuti Ragam Acara

    Tahukah traveler, berbagai acara juga sering diselenggarakan lho di TMII? Antara lain pertunjukan ragam budaya Indonesia, festival, pawai, parade, pemanggungan teater, storytelling, workshop, hingga konser bersama artis papan atas Tanah Air.

    Terdapat acara yang rutin dilakukan setiap hari, per pekan, atau bulanan, maupun acara sekali selesai. Seperti pertunjukan Kecak Dance tiap akhir bulan, free bike tour setiap weekend, atau instalasi seni di Contemporary Art Gallery dan workshop painting di Desa Seni Ganara.

    Untuk mengikuti atau nonton sejumlah acaranya, kamu bisa pantengin Instagram @tmiiofficial untuk tahu jadwal masing-masingnya.

    7. Keliling TMII

    Taman Mini mempunyai area yang luas. Namun kini, pengunjung tidak boleh berkeliling menggunakan kendaraan pribadi. Untuk menelusuri kawasan ini, pengunjung hanya bisa menyewa transportasi di dalam atau menaiki angkutan yang disediakan pihak TMII.

    Traveler dapat menyewa sepeda single atau tandem, skuter listrik, sepeda listrik roda 3, atau buggy car dengan tarif yang bervariasi. Sementara untuk angkutan gratis tersedia feeder, shuttle LRT, serta angling umum dan prioritas. Transportasi gratis ini dapat dinaiki pada titik-titik tertentu saja.

    8. Piknik

    Sekitar 70 persen kawasan TMII adalah ruang terbuka hijau. Area ini dapat dinikmati oleh pengunjung, salah satunya untuk kegiatan piknik. Kamu bisa menggelar tikar atau alas duduk lain di sana untuk berkumpul bersama keluarga atau teman sambil menyantap makanan dan camilan lezat.

    9. Mencicipi Kuliner

    Perut keroncongan saat berkeliling Taman Mini? Traveler bisa mampir ke sejumlah resto di beberapa titik areanya lho. Kamu dapat mencicipi berbagai menu nikmat nan sedap yang disajikan di sana.

    Resto yang dapat ditemukan, yaitu Resto Bajo di Museum Komodo, Resto Bakau di area Dunia Air Tawar dan Serangga, Resto Bantimurung di Taman Burung, KOBAin COFFEE di kawasan parkir selatan, Resto Navarasa di dekat Anjungan Jambi, dan Tentang Kopi di depan Anjungan Maluku.

    Terdapat pula banyak tenant street food lain yang tersebar di sejumlah titik area TMII lho. Sejumlah resto tidak hanya menawarkan menu hidangan tetapi juga view dan tempat yang cantik serta nyaman untuk nongkrong.

    10. Merchandise Store

    Kalau cari aksesoris atau ornamen unik yang identik dengan TMII, kamu bisa mencarinya di Merchandise Store. Traveler dapat menemukan koleksi baju, tas, topi, mainan, buku cerita, papercraft, keramik, hingga kerajinan tangan khas Nusantara. Terdapat koleksi pernak-pernik yang berkolaborasi dengan beberapa brand lokal seperti

    Di sini tersedia pula berbagai jajanan jadul, makanan dan minuman, serta es krim. Kalau pingin ngopi juga bisa karena terdapat coffee shop yang dapat didatangi. Lokasi Merchandise Store terletak di seberang Museum Indonesia, tidak jauh dari Pusat Informasi.

    11. Menyaksikan Pertunjukan Air Mancur

    Setelah seharian mengelilingi TMII, ada satu hal lagi nih yang tidak boleh terlewat yaitu menonton Air Mancur Tirta Cerita dan Air Mancur Tirta Menari. Pertunjukan air mancur ini digelar setiap harinya di Danau Archipelago. Seluruh pengunjung dapat menyaksikannya secara gratis di Plaza Promenade, depan Anjungan D.I. Yogyakarta.

    Jadwal pertunjukan Air Mancur Tirta Menari: Senin-Kamis (13.00), Jumat (14.00), serta Sabtu-Minggu (10.00, 13.00, dan 16.00). Sementara jadwal pertunjukan Air Mancur Tirta Cerita: Senin-Jumat (18.30) tanpa drone show dan Sabtu-Minggu (18.30) dengan drone show.

    Lokasi dan Waktu Operasional TMII

    Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beralamatkan di Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Dari pusat kota Jakarta, tempat rekreasi ini dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit-1 jam perjalanan, tergantung kondisi jalan.

    Traveler dapat mengunjungi TMII dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti bus Transjakarta, LRT, dan KRL. Kendaraan pribadi tidak boleh dibawa masuk untuk berkeliling area Taman Mini.

    TMII buka setiap hari mulai pukul 05.00-20.00 WIB untuk gate 3. Waktu pembelian tiket dapat dilakukan dari jam 05.00-19.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk TMII

    Tiket masuk taman Mini terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu tiket masuk perorangan dan tiket masuk kendaraan. Berikut daftar tiket masuk TMII:

    1. Harga Tiket Masuk Harian

    • Harga tiket masuk orang: Rp 35.000
    • Harga tiket masuk motor: Rp 15.000
    • Harga tiket masuk mobil: Rp 35.000
    • Harga tiket masuk sepeda: Rp 10.000
    • Harga tiket masuk bus/truk: Rp 60.000.

    2. Harga Tiket Annual Pass

    • TMII LOOP Sport Annual Pass Reguler (tiket masuk orang + sepeda): Rp 600.000
    • TMII LOOP Sport Annual Pass Komunitas (tiket masuk orang + sepeda): Rp 400.000.

    3. Harga Tiket Masuk & Kereta Gantung (Bundling)

    • Harga tiket masuk & kereta gantung: Rp 70.000
    • Harga tiket masuk & kereta gantung: Rp 70.000.

    4. Harga Tiket Masuk & Jagat Satwa Nusantara (Bundling)

    • Harga tiket masuk & Taman Burung: Rp 77.500
    • Harga tiket masuk & Dunia Air Tawar: Rp 62.500
    • Harga tiket masuk & Museum Komodo: Rp 62.500
    • Harga tiket masuk & 3 Jagat Satwa Nusantara: Rp 147.500.

    Cara Beli Tiket Masuk TMII

    Tiket Taman Mini dapat dibeli secara online melalui situs resminya. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Cara Beli Tiket Harian

    • Buka situs tiket.tamanmini.com di browser
    • Pada halaman utama, pilih Beli Tiket Masuk
    • Pilih tanggal kedatangan
    • Pilih jenis tiket yang diinginkan, lalu gulir ke bawah dan ketuk Beli Tiket
    • Masukkan data diri lalu klik Lanjutkan
    • Lanjut bayar tiket sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih
    • E-tiket akan dikirim ke nomor WhatsApp dan email terdaftar
    • Tunjukkan e-tiket kepada petugas untuk di scan saat hari kunjungan.

    2. Cara Beli Tiket Annual Pass

    • Buka situs tiket.tamanmini.com di browser
    • Pada halaman utama, pilih Beli Tiket Annual Pass
    • Pilih tanggal kedatangan
    • Pilih jenis tiket yang diinginkan, lalu gulir ke bawah dan ketuk Beli Tiket
    • Masukkan data diri lalu klik Lanjutkan
    • Lanjut bayar tiket sesuai dengan metode pembayaran yang dipilih
    • E-tiket akan dikirim ke nomor WhatsApp dan email terdaftar
    • Tunjukkan e-tiket kepada petugas untuk di scan saat hari kunjungan.

    Harga Sewa Kendaraan Keliling TMII

    Untuk berkeliling kawasan Taman Mini, traveler dapat berbagai kendaraan seperti sepeda, skuter dan sepeda listrik, serta buggy car. Berikut daftar harganya:

    • Sepeda single: Rp 30.000 / jam
    • Sepeda keranjang: Rp 40.000 / jam
    • Sepeda tandem: Rp 40.000 / jam
    • Skuter listrik: Rp 25.000 / 15 menit, Rp 40.000 / 30 menit
    • Sepeda listrik roda tiga: Rp 70.000 / 30 menit, Rp 120.000 / jam, Rp 200.000 / 2 jam
    • Buggy car / 2 jam: Rp 350.000 (2 kursi), Rp 450.000 (4 kursi), Rp 600.000 (6 kursi).

    Nah, itu tadi sederet aktivitas seru hingga harga tiket TMII. So, apakah kamu tertarik berkunjung ke Taman Mini?

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 15 Hotel Dekat Malioboro Terbaik dan Murah, Mulai dari Rp 280 Ribu-an


    Jakarta

    Malioboro merupakan salah satu ikon paling terkenal di Yogyakarta. Berada di jantung kota, Malioboro menawarkan beragam daya tarik, mulai dari pusat perbelanjaan, kuliner, dan budaya yang kaya.

    Tak heran, jika banyak wisatawan yang mencari hotel dekat Malioboro. Menginap di hotel berdekatan dengan kawasan Malioboro tak hanya strategis, tapi juga menawarkan pengalaman yang begitu berkesan.

    Hotel Dekat Malioboro

    Ada begitu banyak hotel yang dekat dengan kawasan Malioboro. Harga dan fasilitasnya pun beragam.


    1. Ibis Styles Yogyakarta

    • Lokasi: Jl. Dagen No.109, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Hotel Ibis Styles Yogyakarta dekat Malioboro.Hotel Ibis Styles Yogyakarta dekat Malioboro. Foto: situs Ibis Style Yogyakarta.

    Ibis Style Yogyakarta berada di jantung kota Yogyakarta. Traveler hanya perlu jalan kaki lima menit untuk sampai ke hotel ini dari Jalan Malioboro.

    Menurut situs resminya, harga untuk kamar superior dengan satu queen size bed yaitu sekitar Rp 530.000 (belum termasuk pajak). Kamar berkapasitas 3 orang ini memiliki luas 23 m2 dengan fasilitas TV, pengering rambut, mini bar, brankas, hingga pembuat teh dan kopi.

    Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang apik dari hotel ini. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain kolam renang , pusat kebugaran, bar, restoran, hingga area bermain anak

    2. D’Senopati Malioboro

    • Lokasi: Jl. Panembahan Senopati No.40, Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Hotel D'Senopati Malioboro dekat Malioboro.Hotel D’Senopati Malioboro dekat Malioboro. Foto: situs D’Senopati Malioboro.

    D’Senopati Malioboro berlokasi tak jauh dari Monumen Nol Kilometer Yogyakarta. Hotel ini cocok untuk liburan keluarga karena memiliki kamar yang cukup luas.

    Ada kamar standar, superior dan deluxe. Mengutip salah satu situs agen travel, harga untuk kamar standarnya dengan luas 22 m2 mulai dari sekitar Rp 358.000 (termasuk pajak). Untuk traveler yang mau berlibur bersama keluarga bisa memesan superior roomnya dengan dua bed berkapasitas 4 orang.

    3. el Hotel Yogyakarta Malioboro

    • Lokasi: Jl. Dagen No.6, Sosromenduran, Malioboro, Yogyakarta.
    el Hotel Yogyakarta dekat Malioboro.el Hotel Yogyakarta dekat Malioboro. Foto: situs el Hotel Yogyakarta.

    el Hotel Malioboro hanya berjarak 20 meter ke Jalan Malioboro. Hotel bintang 4 ini mempunyai beberapa pilihan kamar, seperti superior room, deluxe room, deluxe premier room, suite room, dan executive suite room.

    Kamar superiornya bertema tradisional Yogyakarta dengan gaya yang elegan. Fasilitasnya mulai dari TV LED, kulkas, pembuat teh dan kopi, pengering rambut, hingga Wi-Fi. Mengutip situs resminya, untuk kamar superiornya dibanderol sekitar Rp 999.999 (termasuk pajak). Ada fasilitas kolam renang dan massage & reflexology yang bisa dinikmati pengunjung.

    4. Whiz Hotel Malioboro Yogyakarta

    • Lokasi: Jl. Dagen No.8, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Whiz Hotel Malioboro.Whiz Hotel Malioboro. Foto: situs Whiz Hotel Malioboro.

    Berdekatan dengan Malioboro, Whiz Hotel menawarkan tarif yang terjangkau bagi para pengunjung. Ada pilihan standard room dan superior room, dan deluxe room.

    Harga untuk menginap di standard room yaitu sekitar Rp 400.000 (termasuk pajak) dengan fasilitas brankas, TV, kulkas mini, pembuat teh dan kopi, dan lain sebagiannya.

    5. Malyabhara Hotel

    • Lokasi: Jl. Malioboro No.52 – 58, Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Hotel Malyabhara dekat Malioboro.Hotel Malyabhara dekat Malioboro. Foto: situs Hotel Malyabhara.

    Berada di jantung Malioboro, Malyabhara hotel tentu sangat strategis bagi kamu yang mau menginap tak jauh dari kawasan perbelanjaan di Jl. Malioboro. Nama Malyabhara sendiri diambil dari Jalan Malioboro.

    Ada berbagai pilihan kamar, mulai dari Superior Twin, Superior King, Deluxe Twin, Deluxe King, dan Executive. Kamar Superior Twinnya memiliki luas 24 meter persegi dengan fasilitas cukup lengkap, seperti brankas, fasilitas pembuat kopi dan teh, hair dryer, hingga TV LCD. Untuk menginap di kamar ini, traveler perlu merogoh kocek sekitar Rp 850.000 (termasuk pajak).

    6. Neo Hotel

    • Lokasi: Jl. Pasar Kembang No.21, Sosromenduran, Yogyakarta, Kota Yogyakarta.
    Neo Hotel dekat Malioboro.Neo Hotel dekat Malioboro. Foto: situs Neo Hotel Yogyakarta.

    Neo Hotel Malioboro berlokasi strategis tepat di depan Stasiun Tugu Yogyakarta. Tentunya, akses untuk ke kawasan Malioboro begitu mudah.

    Hotel ini mempunyai Lounge di rooftop, di mana pengunjung bisa melihat pemandangan dari atas. Fasilitasnya berupa kolam renang, kedai kopi, hingga binatu. Pilihan kamarnya berupa superior, deluxe, family, hingga junior suite.

    Harga untuk kamar superior mulai dari Rp 871.500 termasuk pajak. Kamar seluas 22 m2 tersebut memiliki fasilitas TV LED, brankas, minibar, hingga pembuat teh dan kopi.

    7. Prima In Hotel Malioboro

    • Lokasi: Jl. Gandekan Lor No.47, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta.
    Prima In Hotel dekat Malioboro.Prima In Hotel dekat Malioboro. Foto: situs Prima In Hotel Yogyakarta.

    Prima In Hotel Malioboro menjadi hotel selanjutnya yang berlokasi dekat dengan kawasan perbelanjaan Malioboro. Hotel berdesain mewah ini menawarkan beberapa pilihan kamar, mulai dari superior, cabanas, deluxe, executive, dan suite untuk keluarga.

    Kamar superiornya mempunyai area seluas 24 m2 dengan fasilitas AC, meja kerja, LED TV, pembuat teh dan kopi, minibar dengan camilan gratis, hingga balkon. Harga untuk kamar superiornya adalah sekitar Rp 400.000 termasuk pajak.

    8. Grand Hotel Malioboro

    • Lokasi: Jl. Dagen No.85, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta.
    Grand Hotel Malioboro.Grand Hotel Malioboro. Foto: situs Grand Hotel Malioboro.

    Berada di kawasan Malioboro, hotel ini bisa diakses dengan jalan kaki dari stasiun Tugu. Pilihan kamarnya mulai dari Superior, Double, dan Executive.

    Kamar superior seluas 19 m2 ini, memiliki fasilitas AC, Pembuat kopi dan teh, hingga TV LCD. Harganya sekitar Rp 412.000 termasuk pajak.

    9. Jambuluwuk Malioboro Yogyakarta

    • Lokasi: Jl. Gajah Mada No.67, Purwokinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta.
    Jambuluwuk Hotel dekat Malioboro.Jambuluwuk Hotel dekat Malioboro. Foto: situs Jambuluwuk Hotel.

    Jambuluwuk Malioboro hanya beberapa langkah dari Keraton Yogyakarta. Pilihan kamarnya yaitu superior, deluxe.Adapun fasilitas yang ditawarkan dari hotel ini yaitu karaoke, tropical pool, playground dan toko suvenir.

    Dengan luas 25 m2, superior roomnya berdesain elegan dan nyaman. Beberapa fasilitas yang ditawarkan di antaranya lemari pakaian, AC, brankas, TV, dan pembuat teh dan kopi. Harga untuk menginap di kamar ini yaitu sekitar Rp 888.447 termasuk pajak.

    10. Patra Malioboro

    • Lokasi: Jl. Sosrowijayan No.35, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta.
    Hotel Patra Malioboro.Hotel Patra Malioboro. Foto: situs Hotel Patra Malioboro.

    Patra Malioboro hanya berjarak 200 meter dari Jalan Malioboro. Hotel ini berlokasi dikelilingi bangunna bersejarah, tempat makan, dan pusat perbelanjaan batik.

    Menawarkan gaya klasik modern, Patra Malioboro mempunyai interior bergaya klasik modern. Fasilitasnya berupa kolam renang dan teras kota di mana pengunjung bisa menikmati pemandangan.

    Ada tiga tipe kamar, yaitu Deluxe, Deluxe Suite, dan Premier. Kamar deluxe roomnya seluas 20 m2 dengan TV LED, AC, hingga pembersih udara. Untuk menginap di kamar ini, harganya yaitu sekitar Rp 727.000 termasuk pajak.

    11. Top Hotel Malioboro Jogja

    • Lokasi:Jl. HOS Cokroaminoto No.145, Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

    Top Hotel Malioboro Jogja menawarkan harga kamar yang cukup terjangkau. Jarak hotel ini juga cukup dekat dengan kawasan Malioboro.

    Pilihan kamarnya mulai dari superior, bisnis, dan deluxe. Kamar superiornya seluas 21m2 dengan fasilitas AC, pembuat kopi dan teh, dan TV. Harga untuk kamar ini yaitu mulai dari Rp 286.000 (termasuk pajak)

    12. Amaris Hotel Malioboro

    • Lokasi: Jl. Pajeksan No.10, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta.

    Amaris Hotel Malioboro berada di area jalanan Malioboro. Dari hotel ini, pengunjung hanya memerlukan 10 menit untuk sampai ke Pasar Beringharjo dan area Keraton Yogyakarta.

    Amaris hotel menawarkan Smart Room Hollywood dan Smart Room Twin. Kamar ini dilengkapi dengan TV LCD dan Wifi gratis. Untuk menginap di kamar Smart Room Twinnya, pengunjung perlu membayar sekitar Rp 438.700 (termasuk pajak dan sarapan.)

    13. Emersia Hotel Malioboro

    • Lokasi: Jl. Gowongan Kidul No.34, Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.

    Emersia Hotel Malioboro hanya berjarak 4 menit dari Jalan Malioboro, Stasiun Kereta Api, dan Monumen Tugu. Hotel bintang 3 ini berdesain modern dan tradisional.

    Untuk pilihan kamar, hotel ini mempunyai Superior dan Deluxe. Kamar superiornya ada dua pilihan, yaitu lantai dasar dengan pemandangan taman dan balkon serta lantai dua di mana ada kolam ikan. Fasilitas kamarnya mulai dari TV LED, pembuat kopi dan teh, AC, hingga Wifi. Harga untuk menginap di superior room ini adalah Rp 540.000.

    14. Ayaartta Hotel Malioboro

    • Lokasi: Jl. KH. Ahmad Dahlan No.123, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta.

    Ayaartta Hotel Malioboro memiliki kamar-kamar bergaya artistik. Hotel ini tentunya mudah dijangkau dari kawasan Malioboro.

    Ada pilihan kamar superior, deluxe premiere, deluxe premier balcony, family room, junior suite, dan premier suite. Kamar superiornya mempunyai 2 bed berukuran cukup besar. Mengutip salah satu situs agen travel, harga untuk menginap di kamar ini yaitu Rp 457.000 belum termasuk pajak.

    15. Khas Hotel Malioboro

    • Lokasi: Jl. Gadean No.3, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

    Khas Hotel Malioboro menawarkan penginapan yang ramah muslim. Jaraknya hanya 5 menit berjalan kaki ke Jalan Malioboro. Pilihan kamarnya superior, deluxe, dan suite.

    Superior roomnya bergaya minimalis modern. Dengan luas 19 m2, fasilitasnya mulai dari LCD TV, minibar, mukena+sajadah, Al qur;an, hingga fasilitas pembuat kopi & teh. Untuk menginap di kamar superior twin bed, pengunjung harus membayar sebesar Rp 477.375.

    Itulah sederet hotel dekat Malioboro dengan berbagai harga dan fasilitas. Harga yang tertera dapat berubah sesuai dengan tanggal penginapan yang dipilih dan kebijakan pengelola hotel.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Taman Aglaonema Terbesar di Indonesia Ada di Sleman, Ini Daya Tariknya


    Jakarta

    Taman Aglaonema atau Aglaonema Park menyajikan ratusan specimen tanaman aglaonema. Baru dibuka, taman Aglaonema diresmikan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar pada Juni 2024.

    Taman Aglaonema ini digagas oleh BUMKal Triadi Makmur yang merupakan pengelola Puri Mataram. Lokasinya berada di satu kompleks dengan Puri Mataram. Ada apa saja di dalamnya?

    Daya Tarik Taman Aglaonema

    Taman Aglaonema menyajikan warna-warni tanaman yang memanjakan mata. Sehingga, sangat cocok untuk para pecinta tanaman hias. Berikut beberapa daya tariknya.


    1. Ada 90.000 Tanaman Aglaonema

    Taman Aglaonema menampilkan 90.000 tanaman Aglaonema yang terdiri dari 200 spesimen. Berdasarkan liputan detikJogja ke Aglaonema Park, wisata ini diklaim menjadi Taman Aglaonema terbesar di Indonesia. Tanaman-tanamannya dibangun di atas lahan seluas satu hektar.

    2. Spot Foto

    Wisatawan dapat menemui banyak spot foto berlatarkan tanaman yang cantik. Seluruh tanaman hiasnya ditata rapi dengan berbagai pola. Ada beberapa tanaman hias yang ditanam langsung di atas tanah.

    3. Patung Gregori Garnadi Hambali

    Gregori Garnadi Hambali dinobatkan sebagai Bapak Aglaonema Indonesia. Menurut laman IPB University, alumnus Biologi FMIPA ini merupakan penemu Aglaonema The Pride of Sumatera, sebuah varietas baru tanaman aglaonema yang terlahir di tahun 1987. Tanaman ini berhasil meraih juara saat mengikuti perlombaan di Belanda

    4. Penjualan Tanaman Aglaonema

    Selain melihat menyuguhkan keindahan , taman ini juga menjual tanaman hias Aglaonema. Jadi, wisatawan pecinta tanaman hias bisa membeli aglaonema yang cantik ini.

    Harga Tiket Masuk

    Harga Taman Aglaonema adalah Rp 20.000/orang (gratis untuk anak di bawah 3 tahun). Menurut instagram resminya, ada promo pembelian tiket 10 mendapat gratis 1 tiket, berlaku kelipatan.

    Lokasi dan Jam Operasional Taman Aglaonema

    Jl. Puri Mataram, Pangukan, Tridadi, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55511.
    Jam operasionalnya mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB.

    Itulah informasi mengenai Taman Aglaonema, mulai dari daya tarik, harga tiket dan jam operasional Taman Aglaonema di Sleman. Traveler mau main ke taman ini?

    (elk/elk)



    Sumber : travel.detik.com

  • 18 Wisata Solo untuk Liburan, Mulai dari Sejarah, Budaya hingga Hiburan


    Kota Solo atau dikenal sebagai Surakarta adalah salah satu destinasi wisata populer di Indonesia. Terletak di Jawa Tengah, Solo menawarkan berbagai daya tarik wisata mulai dari keraton megah, pasar tradisional yang ramai, hiburan keluarga, sampai kuliner lezat.

    Kalau jalan-jalan ke Solo, kamu bisa mengunjungi beberapa tempat wisata Solo di bawah ini.

    Wisata Solo Dekat Stasiun

    1. Pura Mangkunegaran

    Pengunjung berfoto saat berwisata di Taman Pracima Tuin di kompleks Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2024). Pura Mangkunegaran yang menawarkan wisata sejarah lewat jelajah museum, Taman Pracima Tuin, lokakarya seni dan kuliner tradisional tersebut menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran di Kota Solo. ANTARAFOTO/Maulana Surya.Kompleks Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. (Maulana Surya/Antara)

    Pura Mangkunegaran merupakan wisata Solo dekat Stasiun Solo Balapan, karena jaraknya hanya sekitar 1,9 km. Lokasinya ada Jalan Ronggowarsito, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Solo.


    Di sana, wisatawan bisa didampingi oleh tour guide untuk mengetahui seputar sejarah sambil mengelilingi pura.

    Masuk Puro Mangkunegaran dikenakan biaya Rp 30.000 untuk wisatawan lokal, sementara wisatawan asing Rp50.000. Jam buka Pura Mangkunegaran mulai dari jam 09.00-15.00 WIB.

    2. Kampung Batik Kauman

    Kampung Batik Kauman di PekalonganKampung Batik Kauman di Pekalongan. (Ari Saputra/detikcom)

    Solo juga identik dengan batik bukan? Salah satu sentra batuknya ada di Kampung Batik Kauman. Jaraknya sekitar 2,8 km dari Stasiun Solo Balapan.

    Lokasi tepatnya berada di Jalan Trisula III No 1, Kauman, Kec Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Dilansir laman Pemkot Solo, destinasi wisata ini memiliki lebih dari 30 industri batik yang beroperasi. Di sana, pengunjung bisa berkesempatan untuk melihat secara langsung belajar membatik atau melihat proses produksi batik.

    3. Keraton Kasunanan

    Panggung Songgobuwono di Keraton Kasunanan SoloPanggung Songgobuwono di Keraton Kasunanan Solo. (Agil Trisetiawan Putra/detikcom)

    Dari Stasiun Solo Balapan jarak ke hanya 3,3 km Keraton Kasunanan. Lokasinya ada di Jalan Kamandungan, Baluwarti, Kec Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Memiliki luas area sekitar 54 hektar, di keraton ini wisatawan bisa melihat banyak koleksi patung, senjata, dan pusaka kerajaan. Untuk masuk ke area Keraton Kasunanan, pengunjung dikenakan biaya Rp 20 ribu per orang.

    4. Pasar Triwindu

    Suasana Pasar Triwindu Solo, Tempat Berburu Barang Antik yang Instagramable.Suasana Pasar Triwindu Solo, Tempat Berburu Barang Antik yang Instagramable. (Ariel Lael Wijaya/detikcom)

    Lokasi Pasar Triwindu tak jauh dari Puro Mangkunegaran, tepatnya di Jl. Diponegoro, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.

    Wisata Solo dekat stasiun jaraknya sekitar 2 km ini, dikenal sebagai pusat penjualan barang-barang antik. Mulai dari wayang, senjata kuno, uang kuno, patung kayu, radio kuno, dan banyak koleksi lainnya.

    Terkadang, setiap 2 minggu sekali di sepanjang trotoar Pasar Triwindu ada gelaran Solo Art Market. Pasar Triwindu buka dari pukul 09.00-16.00 WIB.

    5. Galeri Lokananta

    Bagian dalam Galeri Lokananta Solo.Bagian dalam Galeri Lokananta Solo. (Sabrina Ariani)

    Berjarak kurang lebih 3,6 km dari Stasiun Solo Balapan. Galeri Lokananta beralamat di Kerten, Laweyan, Kota Surakarta.

    Di sini, pengunjung akan diajak mengenal perjalanan industri musik, rekaman, dan piringan hitam di Indonesia.

    Dulunya, Galeri Lokananta merupakan perusahaan rekaman dan piringan hitam yang terkenal di Tanah Air. Namun, di tahun 2022 direvitalisasi dan dijadikan tempat wisata dengan julukan “Cagar Budaya Musik Indonesia”.

    Galeri Lokananta Solo buka dari jam 10.00-22.00 WIB. Untuk bisa berkunjung di sini, kita perlu melakukan reservasi terlebih dahulu karena kapasitasnya terbatas. Informasi selengkapnya tentang Lokananta bisa dilihat pada akun Instagram @lokanantabloc.

    Wisata Solo Malam Hari

    1. Titik Nol Solo

    Titik Nol Solo menjadi salah satu wisata Solo malam hari yang bisa kamu datangi. Tugu titik nol Solo ada di tengah antara Balai Kota Solo dan Pasar Gede.

    Titik nol Solo menjadi objek untuk foto yang menarik pada malam hari. Konsepnya sama seperti tugu yang ada di Yogyakarta (titik nol kilometer di kotanya).

    Tugu Pamandengan diklaim sebagai titik kosmologi budaya Jawa. Tugu ini merupakan peninggalan antara Paku Buwono VI hingga Paku Buwono X.

    2. Pasar Gede

    Pasar Gede Solo, Minggu (26/11/2023).Pasar Gede Solo. (Arina Zulfa Ul Haq/detikcom)

    Wisata Solo malam hari selanjutnya ada Pasar Gede di Jalan Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

    Selain bisa hunting kuliner, tempat ini menawarkan banyak spot foto menarik, seperti bangungan-bangunan kuno atau tugu jam Pasar gede.

    Masuk ke Pasar Gede Solo gratis. Pengunjung mungkin hanya perlu mengeluarkan biaya parkir kendaraan saja.

    3. Keraton Surakarta

    Prosesi Jumenengan SISKS ke-20 di Keraton Kasunanan Surakarta, Selasa (6/2/2024).Keraton Kasunanan Surakarta. (Agil Trisetiawan Putra/detikcom)

    Keraton Surakarta Hadiningrat menjadi salah satu ikon Kota Solo yang terkenal. Lokasinya ada di Jalan Kamandungan, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Dilansir situs pariwisatasolo.surakarta.go.id, kawasan Keraton ini memiliki luas area sekitar 54 hektar. Salah satu area di Keraton yang boleh dikunjungi untuk umum yaitu pendopo besar di dalam Sasana Sewaka. Di sana, pengunjung bisa melihat pertunjukan tari dan gamelan.

    4. Alun-alun Kidul Solo

    Pilihan tempat wisata Solo pada malam hari selanjutnya ada Alun-alun Kidul (Alkid) Solo. Alun-alun ini merupakan bagian dari kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

    Alun-alun Kidul Solo atau disebut juga alun-alun Surakarta. Di sana, pengunjung bisa makan nasi kucing, mi, jajanan ringan, sampai menunggangi becak dengan lampu warna-warni.

    Selain itu, Alkid juga bisa jadi tempat foto dengan latar yang Instagramable. Pada malam Minggu, tempat sangat ramai.

    5. Galabo Solo

    PKL Galabo di Solo, Selasa (27/3/2018).Galabo Solo di tahun 2018. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Kawasan Galabo Solo bisa disebut salah satu pusat wisata kuliner di Solo pada malam hari. Galabo sendiri adalah singkatan dari Gladag Langen Bogan.

    Lokasinya ada di Timur Bundaran Gladag, tepatnya di Jalan Kapten Mulyadi, Desa Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

    Aneka kuliner bisa kamu temukan di sana, mulai dari makanan kekinian ataupun makanan khas Solo tradisional legendaris, seperti rawon, gudeg ceker, hingga timlo.

    Galabo Solo saat malam hari, mulai dari jam 17.00 WIB sampai dini hari.

    6. Benteng Vastenburg

    Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Benteng Vastenburg merupakan bangunan bekas masa kolonial Belanda. Lokasi ada di Jalan Jenderal Soedirman Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta.

    Dilansir situs bob.kemenparekraf.go.id, harga masuk ke Benteng Vastenburg adalah sekitar Rp 2.000 (anak-anak) dan Rp 3.000 (dewasa). Untuk wisatawan asing Rp 10.000.

    Benteng Vastenburg bisa jadi pilihan wisata Solo pada malam hari, karena kita bisa berkunjung secara gratis selama 24 jam di sana. Saat malam hari, benteng ini bisa kamu kunjungi untuk sekedar berfoto-foto di bagian depannya.

    7. Ngarsopuro Night Market

    Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Bagi yang ingin berkuliner, Ngarsopuro Night Market adalah tempat yang wajib dikunjungi. Alamatnya ada di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Surakarta.

    Pasar malam Ngarsopuro dibuka sejak 16 Februari 2009 dan diusung oleh Joko Widodo yang kala itu masih menjadi Walikota Solo.

    Di pasar ini, pengunjung bisa melihat-lihat barang khas Solo, seperti baju batik kain batik, aksesoris kerajinan tangan, hingga barang-barang antik.

    Pasar malam Ngarsopuro Solo buka dari jam 18.00-22.45 WIB. Kamu bisa masuk ke sana secara gratis, setiap malam minggu juga ada puluhan pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di sana.

    8. Cafe Tiga Tjeret

    Cafe Tiga TjeretCafe Tiga Tjeret. (Intan Nitra/d’Traveler)

    Cafe Tiga Tjeret bisa jadi tempat wisata kuliner Solo sekaligus tempat nongkrong hits di malam hari. Cafe Tiga Tjeret beralamat di Jalan Ronggowarsito No 97, Keprabon, Banjarsari, Surakarta tepatnya di depan Keraton Mangkunegaran.

    Tempat ini berkonsep angkringan dengan dekorasi tradisional yang menarik. Cafe Tiga Tjeret buka setiap hari mulai dari jam 11.00-23.00 WIB dini hari.

    9. Pasar Klewer

    Aktivitas di Pasar Klewer menelang lebaran, Rabu (20/4/2022).Aktivitas di Pasar Klewer. (Ari Purnomo/detikcom)

    Pasar Klewer termasuk pasar tradisional yang terkenal di Solo yang buka sampai larut malam. Lokasinya Pasar Klewer berdampingan dengan Keraton Surakarta Hadiningrat.

    Pasar ini dikenal juga sebagai surga belanja tekstil. Di sana ada berbagai macam produk lokal, seperti batik, daster kaos, kerajinan tangan, hingga makanan khas Solo.

    10. Taman Sriwedari

    tamanTaman Sriwedari. (detikcom)

    Taman ini bisa dikunjungi malam hari. Lokasinya berada di pusat kota Solo, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

    Di sana, bisa menikmati berbagai pertunjukan wayang orang, konser musik, hingga gelaran tari tradisional. Taman Sriwedari buka setiap hari mulai dari 10.00 WIB – 22.00 malam.

    Wisata Solo Ramah Anak

    1. Taman Balakembang

    Taman Balakembang bisa jadi destinasi wisata Solo yang cocok untuk anak. Karena di sini, kita bisa menyaksikan acara-acara kesenian, kuliner, hingga pasar.

    Taman Balakembang beralamat di Jl. Balekambang, Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Buka setiap hari dari jam 07.00 – 17.00 WIB.

    2. Solo Safari

    Penampakan Solo Safari yang soft launching 27 Januari 2023.Penampakan Solo Safari yang soft launching 27 Januari 2023. (Tara Wahyu NV/detikcom)

    Wisata Solo cocok anak selanjutnya adalah Solo Safari. Lokasinya ada di Jl. Ir. Sutami No.109, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta.

    Solo Safari merupakan kawasan wisata edukasi satwa yang punya luas sekitar 13,9 hektare. Di sini, kita bisa belajar mengenal satwa endemik Indonesia.

    Dilansir laman resminya, Solo Safari buka Senin-Jumat dari jam 08.30-16.30 WIB. Sementara untuk Sabtu-Minggu buka dari jam 08.00-16.30 WIB.

    Harga tiket masuk Solo Safari reguler Rp 45.000 (anak-anak) dan Rp 55.000 (dewasa) di weekday. Sementara untuk weekend Rp 75.000 (dewasa) dan Rp 60.000 anak-anak.

    3. Museum Radya Pustaka

    Koleksi Museum Radya Pustaka Solo.Koleksi Museum Radya Pustaka Solo. (Ahmad Rafiq/detikcom)

    Museum Radya Pustaka berada di Jalan Slamet Riyadi, posisinya dekat dengan Taman Sriwedari. Museum Radya Pustaka disebut sebagai museum tertua di Indonesia, yang didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada 18 Oktober 1890.

    Dilansir laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Solo, Museum Radya Pustaka menyimpan banyak koleksi benda-benda bersejarah, seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit, dan arca dari zaman kerajaan Hindu-Buddha.

    Museum Radya Pustaka buka dari Selasa- Minggu dari 08.30 WIB-13.00 WIB.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jejak Manusia Purba di Gua Braholo, Dipercaya Peradaban Tertua



    Gunungkidul

    Gua Braholo menyimpan jejak prasejarah yang cukup penting. Goa ini dipercaya menjadi bukti peradaban tertua di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

    Gua Braholo terletak di Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Lokasinya berada di atas sebuah bukit karst di seberang jalan dekat dengan pemukiman warga.

    Untuk menuju ke sini, traveler harus melewati puluhan undakan tangga dari jalan masuk. Setelah menaiki puluhan anak tangga, kita akan disambut dengan bagian depan Gua Braholo seluas kurang lebih 30 meter dengan tinggi sekitar 15 meter.


    Pemandangan puluhan stalaktit meruncing ke bawah di dinding atas gua pun terpampang jelas. Di permukaan gua tampak setidaknya empat lubang bekas ekskavasi dengan ukuran bervariatif.

    Tanah di permukaan gua tersebut terasa gembur. Terdapat kotoran kelelawar tercecer di atas tanah. Gua Braholo tidak begitu dalam, hanya sekitar 20 meter.

    Dari muka gua pun tampak tembok alami berupa bebatuan karst berwarna putih. Sebagian lainnya sudah dipenuhi lumut sehingga tampak menghitam.

    Juru pelihara Gua Braholo, Marsono mengungkapkan, gua itu sudah diteliti sejak 1995. Dia mengatakan masyarakat sekitar sudah mengetahui keberadaan goa tersebut sejak lama dan dulunya sering digunakan untuk bertapa.

    “Penelitian pertama (Goa Braholo) di (tahun) 95,” jelas Marsono saat ditemui di rumahnya seberang Gua Braholo.

    Marsono menjelaskan GUa Braholo menjadi tempat persinggahan karena luas dan memiliki sirkulasi udara yang bagus. Selain itu, goa tersebut memiliki penerangan yang mumpuni.

    “Dari Balai Pelestari Cagar Budaya menganalisa bisa menjadi tempat tinggal karena Goa Braholo luas, sirkulasi udaranya bagus,” katanya.

    Proses ekskavasi di Goa Braholo dilakukan hampir setiap tahun hingga pandemi COVID-19 merebak pada tahun 2020 dan masih belum dilanjutkan hingga kini. Saat dilakukan ekskavasi pertama, pada penggalian beberapa meter ditemukan tulang hewan sisa makanan manusia prasejarah.

    “Dari beberapa meter ditemukan tulang (hewan) sisa makanan (manusia prasejarah),” sebutnya.

    Lebih lanjut, Marsono mengatakan kerangka manusia ditemukan pada penggalian selanjutnya. Sayangnya, Marsono tidak paham betul kerangka manusia yang ditemukan itu dari zaman apa. Dia hanya menjelaskan kerangka yang ditemukan merupakan sisa manusia yang hidup di zaman prasejarah.

    “Semacam alat dan semuanya terbuat dari batu dan tulang,” sebutnya.

    Pada ekskavasi terakhir sebelum pandemi COVDI-19, lanjut Marsono, ditemukan sisa kerang dan tulang makanan manusia prasejarah. Dia mengatakan letak ditemukannya sisa makanan itu terpisah dengan tulang manusia.

    “Sisa makanan itu ditemukan di tengah. Kalau tulang manusia ditemukan di pinggir,” terangnya.

    Disebut Peradaban Tertua

    Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Gunungkidul, Andi Riana, menerangkan Goa Braholo merupakan tempat persinggahan manusia masa prasejarah. Dia mengatakan manusia di goa tersebut belum mengenal konsep penguburan. Andi menyebutkan goa Braholo peradaban tertua di DIY.

    “Itu memang tertua untuk wilayah se-DIY,” katanya.

    Lebih lanjut, Andi menerangkan jenis goa yang bisa dihuni secara temporal merupakan tempat yang terbuka seperti Goa Braholo. Goa tersebut merupakan jenis goa yang tidak menjorok ke dalam, hanya di permukaan.

    “Kalau di goa-goa bisa dihuni tentunya goanya terbuka di muka,” jelasnya.

    Adapun alasan lain goa Braholo dijadikan tempat persinggahan karena bisa untuk berlindung. Selain itu Goa Braholo yang terbuka itu dimungkinkan untuk mendapatkan pencahayaan matahari yang cukup.

    “Yang utama fungsinya itu untuk berlindung,” tuturnya.

    Temuan di Goa Braholo berlapis-lapis dari permukaan tanah hingga beberapa kedalaman. Dia mengungkapkan temuan di goa tersebut merupakan sampah atau sisa dari masa prasejarah.

    “Temuan itu merupakan sampah atau buangan dari kehidupan masa itu. Jadi berlapis-lapis temuannya dan kebetulan banyak sekali di setiap lapisan tanah,” ungkapnya.

    Andi menjelaskan temuan spesifik di Goa Braholo adalah jarum dari tulang masa prasejarah. Selain itu ditemukan pula kapak, sudip dan lain sebagainya. Selain dari tulang, dia mengungkapkan alat manusia prasejarah berbahan batu.

    Adapun ukuran alat yang ditemukan tidak lebih besar dari telapak tangan manusia dewasa. Andi menerangkan peralatan tersebut tajam. Tujuannya untuk menguliti hewan.

    “Peralatan mereka amat sangat sederhana, yang penting tajam bisa untuk menguliti binatang untuk bekal makan mereka,” jelasnya.

    Andi mengatakan pihak yang pernah meneliti goa Braholo yakni Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) kini Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Balai Arkeologi Jogja, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogja. Dia mengatakan Prof Truman Simanjuntak merupakan orang Puslit Arkenas yang mengekskavasi goa Braholo pertama kalinya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJogja.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik Umbul Cokro atau OMAC, Pemandian Segar di Klaten


    Jakarta

    Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) atau Umbul Cokro sebelumnya dikenal dengan nama Umbul Ingas. Dinamakan demikian sebab mata airnya berada di antara pohon ingas yang besar.

    Setelah ditutup karena kegiatan revitalisasi, objek wisata ini diresmikan dan dibuka pada Desember 2024. Ada apa saja di pemandian Umbul Cokro?

    Daya Tarik Umbul Cokro

    Umbul Cokro memiliki luas kurang lebih sekitar 15.000 m2. Menurut laman Pemprov Jateng, berbeda dengan objek wisata mata air lainnya, Umbul Cokro punya berbagai wahana yang bisa menambah keseruan wisatawan.


    1. Kolam Alami

    Kolam alami Umbul Cokro memiliki air yang bening dan segar. Mengutip laman Website resmi Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Ada area dangkal untuk anak-anak dan dalam untuk dewasa.

    Di sini, kamu bisa snorkeling untuk melihat bebatuan alami di dasar kolam. Menariknya, kamu juga bisa melihat ikan-ikan kecil berenang bebas di sekitarmu.

    2. Sungai Umbul Cokro

    Bagi kamu yang suka memacu adrenalin bisa mencoba tubing di aliran sungai Umbul Cokro. Kamu akan meluncur di atas ban karet sambil menikmati pemandangan sekitar yang begitu asri.

    3. Area Outbond

    Kawasan Umbul Cokro juga mempunyai area outbond yang seru untuk dijelajahi. Ada flying fox, jembatan tali, serta game team building yang dapat melatih kekompakan.

    4. Kuliner

    Setelah lelah bermain, kamu dapat menikmati hidangan di area kuliner yang tersedia. Ada banyak pilihan, mulai dari bakso, gorengan, nasi pecel, es kelapa muda, hingga jus buah.

    Harga Tiket dan Jam Operasional Umbul Cokro

    Harga tiket masuk ke Umbul Cokro adalah Rp 15.000. Sementara untuk parkir mobil yaitu Rp 5.000 dan parkir motor Rp 2.000. Jam operasional 08.00-17.00 WIB.

    Fasilitas Umbul Cokro

    Umbul Cokro sudah mempunyai fasilitas yang cukup lengkap. Mengutip salah satu laman agen travel, berikut di antaranya:

    • Gazebo
    • Mushala
    • Toilet
    • Kamar bilas
    • Area parkir
    • Penyewaan tikar
    • Wahana bermain anak

    Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 14 km dari Alun-alun Klaten, kira-kira menempuh 30 menit perjalanan.

    Wisatawan yang ingin mengunjungi Umbul Cokro dari Jalan Pemuda No. 294 di Pusat Klaten, bisa mengikuti jalan Raya Solo-Yogyakarta. Kemudian belok kiri ke Jalan Merbabu, lalu ke Jalan Sulawesi di Sidowayah.

    Selanjutnya, ikuti petunjuk menuju Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Ki Ageng Panjawi, dan Jalan Yaqowiyu ke Jalan Karanganom. Lalu, ikuti Jalan Klaten-Karanganom dan belok kiri setelah Puskesmas Karanganom. Teruskan perjalanan ke Jalan Delanggu-Polanharjo.

    Traveler tinggal belok kiri ke Jalan Cokro-Tulung. Lanjutkan perjalanan hingga menemukan Umbul Cokro. Objek wisata ini bisa dikunjungi setiap saat bagi detikers yang butuh refreshing dan healing dari padatnya aktivitas setiap hari.

    Sebelum berkunjung, jangan lupa mengupdate informasi terkait ketersediaan layanan di Umbul Cokro. Termasuk untuk tarif masuk, parkir, serta rute, untuk memastikan piknik terlaksana dengan aman dan nyaman.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com