Author: 08

  • Pasar Terombang-ambing, Kapan Waktu yang Tepat Menjual Saham?

    Bagaimana cara menjual saham?  Terlepas dari apakah itu tak berguna, sukses, atau sukses besar, menjual saham dipecah menjadi prosedur sederhana yang tidak perlu mengintimidasi investor pemula. Dunia modern dari investasi yang dipicu oleh aplikasi membuat penjualan saham hampir semudah streaming lagu di smartphone. Jika kamu lebih menyukai tipe yang cepat, bekerja dengan penasihat keuangan tepercaya bisa sama-sama bebas stres.

    Cara Menjual Saham: Jenis Jual

    Cara paling dasar untuk menjual saham datang melalui apa yang disebut pesanan jual. Setelah kamu tahu kamu akan melakukan order jual, kamu harus memutuskan jenis order jual yang ingin kamu lakukan. Jenis utama pesanan terkait penjualan meliputi:

    • Order pasar: order ini dijual hampir secara instan pada harga pasar saat ini. Keuntungannya adalah order dieksekusi secepat mungkin. Sisi negatifnya adalah kamu harus menerima harga beli terendah yang saat ini ditawarkan di pasar.
    • Order terbatas: order ini menetapkan harga minimum yang dapat diterima, dan saham hanya akan terjual jika penawaran pembeli mencapai harga itu (atau lebih tinggi). Keuntungannya adalah penjual memiliki lebih banyak jaminan atas harga yang akan mereka terima. Sisi negatifnya adalah bahwa pesanan Anda bisa merana dalam antrean panjang pesanan tertunda.
    • Stop order: order ini hanya akan menjual saham jika harga turun ke level yang dipilih penjual. Manfaatnya adalah bahwa ini semacam polis asuransi terhadap anjloknya nilai saham — kamu secara otomatis akan menjual posisimu begitu mencapai harga terendah yang bersedia kamu terima untuk saham tersebut. Sisi negatifnya adalah bahwa order ini biasanya ditempatkan dengan skenario terburuk, jadi jika stop order terpicu, mungkin ada sesuatu yang salah.

    Baca: Menimbang-nimbang, Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Jual/Beli Emas

    Menggunakan Penasihat Keuangan

    Dengan asumsi bahwa kamu membeli saham melalui penasihat keuangan, baik secara langsung atau melalui telepon, kamu juga dapat menjual saham dengan cara ini. Penasihat keuangan biasanya akan melaksanakan perintah jual dalam waktu 24 jam. Perhatikan bahwa, dalam kasus ini, kamu harus berbicara langsung dengan broker-mu atau mengajukan permintaanmu secara tertulis.

    Investopedia mencatat: Lembaga keuangan tidak akan menerima email atau permintaan perdagangan pesan suara karena dapat dengan mudah terlewat.

    Lalu, Kapan Menjual Saham?

    Mengetahui cara menjual saham adalah satu hal, tetapi bagaimana kamu tahu kapan waktunya untuk menjual saham? Jawaban yang masuk akal untuk pertanyaan ini bervariasi, tetapi mari kita mulai dengan teknik yang paling tidak disukai terkait penjualan saham: waktu pasar.

    Baca: Ketahui Tiga Hal Ini Sebelum Jual Emas

    Sederhananya, waktu pasar bertumpu pada teori bahwa kamu dapat berhasil membeli dan menjual saham dengan memprediksi pergerakannya di masa depan. Dalam beberapa hal, ini mirip dengan menebak-nebak tentang mengamati suku bunga hipotek dan bertaruh pada waktu yang ideal untuk mengunci suku bunga.

    Kebanyakan ahli berpendapat bahwa market timing hanyalah sebuah taruhan karena, bahkan dalam dunia investasi numerik, tidak ada perhitungan yang dapat memberi tahumu kapan harus masuk dan kapan harus keluar dari saham tertentu. Daun teh, ternyata, mungkin hampir sama akuratnya dalam memprediksi pergerakan pasar.

    Jika kamu berharap untuk masuk pada waktu yang tepat dan berhasil, bagus untukmu! Namun, pikirkan baik-baik sebelum kamu menjual harapan serupa untuk keberuntungan. Banyak penjual merasa lebih baik menetapkan target dolar, daripada target waktu. Kamu tidak perlu memformalkannya dalam pesanan jual — ini bisa sesederhana menuliskan pikiranmu di kertas tempel di meja kerja. Misalnya, kamu mungkin telah membeli saham dengan harga $ 20 per saham, dan menetapkan tujuan untuk menjual saat saham mencapai $ 30 per saham.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: thebalance.com

    Baca juga:

    Catat! Kapan Waktu yang Paling Tepat untuk Membeli Saham?

    Dari A ke Z, Ini 33 Istilah Saham yang Paling Penting Untuk Kamu Ketahui

    Hindari Investasi Emas Online Bodong, Pintar-pintar Pilih Jagoan Aplikasimu!

     



    Sumber : pluang.com

  • Apa Saja Sih 4 Anggaran Utama yang Pas untuk Milenial?

    Bicara soal anggaran pengeluaran bagi milenial, bukan rahasia lagi bahwa generasi milenial membelanjakan uang secara berbeda dari generasi sebelumnya. Dan sementara beberapa kebiasaan belanja mungkin tidak selalu memberikan keamanan finansial di masa depan, rekam jejak keuangan generasi ini tidak semuanya buruk.

    Nah, bagaimana kebiasaan belanja milenial dibandingkan dengan generasi lain. Mulai dari berapa banyak yang mereka habiskan untuk perumahan hingga makan di luar hingga membeli pakaian, bahkan siapa yang lebih cenderung memilih kopi mewah. Yuk simak lebih lanjut di artikel ini!

    Sektor Perumahan

    Ini sangat tergantung pada apakah kamu menyewa atau memiliki sendiri. Misalnya, survei oleh “RentCafe.com” melaporkan bahwa kaum milenial menghabiskan hampir $ 93.000 untuk sewa pada saat mereka menginjak usia 30.

    Hal ini berarti $ 10.400 lebih banyak daripada Generasi X dan $ 21.600 lebih banyak daripada Generasi Baby Boomers, disesuaikan dengan inflasi.

    Mengenai kepemilikan rumah, hanya 37% generasi millennial antara usia 25-34 yang memiliki rumah, dibandingkan dengan 45% Generasi Baby Boomers di usia ini. Ini adalah temuan Urban Institute, sebuah organisasi penelitian nirlaba.

    Bagaimanapun kaum milenial menghabiskan sekitar 35% dari pengeluaran tahunan mereka untuk perumahan, sementara Generasi X menghabiskan 33% dan Baby Boomers menghabiskan 31%.

    Baca juga: Gaya Hidup Mempengaruhi Rencana Keuangan, Pelajaran dari Generasi Z

    Bagi kaum milenial, anggaran pengeluaran dalam membeli rumah pertama tidak selalu menyenangkan. Sebuah survei baru-baru ini menemukan bahwa 68% dari pembeli rumah milenial yang disurvei menyesal. Karena pengeluaran yang berlebihan untuk uang muka. 

    Para ahli juga telah memperhatikan kelambanan dalam kepemilikan rumah di antara generasi milenial – sekitar 8 poin persentase lebih rendah dari Baby Boomers atau anggota Generasi X. Hal ini kemungkinan besar dapat dikaitkan dengan meningkatnya hutang pinjaman pelajar, penundaan pernikahan dan memiliki anak, dan bahkan tingkat yang lebih lambat.

    Generasi millennial secara kasar diartikan sebagai mereka yang lahir antara tahun 1981-1996, dan merupakan generasi hidup terbesar. Generasi X adalah mereka yang lahir antara tahun 1965-1980, dan Generasi Baby Boom adalah mereka yang lahir antara tahun 1946 dan 1964.

    Anggaran Pengeluaran Lifestyle

    Secara umum, generasi milennial adalah generasi yang lebih banyak berbelanja daripada generasi sebelumnya, terutama dalam hal kebiasaan makan, seperti makan di luar atau membeli kopi yang mahal.

    Misalnya Indeks Kekayaan Modern Charles Schwab pada 2017 menemukan, 60% generasi milenial akan membeli secangkir kopi dengan harga mahal. Dibandingkan dengan hanya 40% Generasi X atau 29% Generasi Baby Boomers.

    Makan di restoran populer adalah kebiasaan lain kaum milenial. Dengan 79% yang disurvei mengatakan mereka akan menghabiskan uang untuk melakukannya, dibandingkan dengan 66% di Generasi X dan 56% Generasi Baby Boomers.

    Baca juga: Tren Borong Saham Anak Muda, Incar Saham Undervalued Saat Ekonomi Rebound

    Tambahan

    Generasi milenial juga lebih cenderung dibandingkan generasi sebelumnya untuk mencari tambahan, seperti taksi, angkutan Uber, atau gadget elektronik baru. Faktanya, 76% mengatakan mereka akan menghabiskan uang untuk gadget baru, sementara 69% membeli pakaian yang tidak mereka butuhkan.

    Survei lain menemukan bahwa sekitar 75% generasi milenial berkompetisi dengan teman-teman mereka dalam hal pakaian, mobil, telepon, dan fasilitas tambahan lainnya,. Sementara sekitar setengahnya menggunakan kartu kredit untuk membayar kebutuhan seperti makanan dan tagihan bulanan.

    Pensiun dan Perencanaan Keuangan

    Tapi tidak semuanya buruk dalam hal kebiasaan belanja milenial. Misalnya, lebih dari sepertiga generasi milenial memiliki rencana keuangan, dibandingkan dengan 21% Generasi X dan 18% Generasi Baby Boomers.

    Milenial juga lebih cenderung membuat rencana keuangan mereka dengan bantuan penasihat keuangan dan memperbaruinya setiap tahun.

    Mereka juga lebih cenderung memantau akun keuangan mereka dan umumnya lebih berpengetahuan tentang biaya. Meskipun generasi milenial, Generasi X, dan Generasi Baby Boomers semuanya mengalokasikan sekitar 12% dari penghasilan mereka untuk ditabung untuk masa pensiun.

    Baca juga; Milenial Lebih Suka Baju Pengantin yang Ramah Lingkungan, Kenapa Ya?

    Anggaran Pengeluaran Milenial

    Studi Schwab yang disebutkan di atas juga menemukan bahwa terlepas dari beberapa kekurangan pengeluaran mereka. Mayoritas milenial merasa aman dalam cara mereka membelanjakan uang mereka.

    Misalnya, 81% generasi milenial merasa yakin akan kemampuan mereka untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Dibandingkan dengan 65% Generasi X dan 54% Generasi Baby Boomers.

    Bicara soal anggaran pengeluaran terhadap kebiasaan belanja milenial tampaknya mencerminkan prioritas kenyamanan daripada hal kepemilikan rumah dan memulai sebuah keluarga.

    Sulit juga untuk mengamati kebiasaan belanja para milenial tanpa mempertimbangkan faktor-faktor luar. Seperti meningkatnya hutang pinjaman mahasiswa, gaji yang lebih rendah, bahkan kebutuhan non primer lainnya. Faktor-faktor ini, serta kebiasaan belanja milenial, pasti berperan dalam kesehatan finansial, masa depan generasi terkenal ini.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: thebalance.com

    Baca juga:

    Harga Rumah untuk Milenial Kian Melangit, Ini Solusinya Dapatkan Rumah Idaman

    Menikah VS Beli Rumah, Mana yang Harus Didahulukan?

    Tren Borong Saham Anak Muda, Incar Saham Undervalued Saat Ekonomi Rebound

    Gaya Hidup Mempengaruhi Rencana Keuangan, Pelajaran dari Generasi Z



    Sumber : pluang.com

  • Dana Darurat: Bagaimanakah Cara Mempersiapkannya?

    Seringkali kita mendengar dana darurat, sebenarnya apa sih fungsinya dan bagaimana cara mempersiapkannya? Simak ulasan berikut ini!

    Di serial #CerdasCuan ini, kita akan mempelajari mengenai:

    • Definisi dana darurat
    • Jumlah uang yang perlu disimpan untuk dana darurat
    • Cara mempersiapkan dan menyimpan dana darurat
    • Waktu yang tepat untuk menggunakan dana darurat

    Mungkin sebelumnya kamu tidak pernah berpikir perlu untuk menyimpan dana darurat. Tetapi, pentingnya memiliki dana darurat dapat terbukti di saat pandemi seperti ini. Ketika seseorang tidak memiliki tabungan dan tiba-tiba kehilangan pendapatan, maka akan sangat jelas imbasnya terhadap kondisi keuangan mereka.

    Sebenarnya, di dalam kehidupan sehari-hari pun banyak hal-hal yang tidak terduga biasanya terjadi. Contohnya adalah ketika mobilmu rusak, atau pengeluaran mendadak untuk sebuah perjalanan. Keadaan tidak terencana seperti ini mungkin dapat membuat kamu bingung jika tidak memiliki persiapan. Jadi, dana darurat ini dapat juga dikatakan sebagai dana hari hujan atau pun “bantal” finansial. Jadi, menyediakan dana darurat merupakan salah satu cara pengelolaan keuangan yang penting. Tetapi, berapa tepatnya yang harus kamu tabung untuk dana darurat, dan apa yang kamu lakukan dengan uang itu? Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui.

    Berapakah yang Harus Dipersiapkan?

    Pada umumnya, aturan dasar untuk dana darurat adalah tiga hingga enam bulan dari gaji. Kedengarannya mungkin sangat besar, apalagi jika kamu baru mau memulai dari awal. Tapi, tentu saja kamu dapat menyiapkannya secara bertahap. Di sisi lain, ini bukan tolak ukur yang pasti. Kita juga bisa melihat dari sisi ketidakpastian dalam hidup kamu. Jadi, berapa sebenarnya yang dibutuhkan?

    Ada dua hal yang ikut bermain selama keputusan itu: seberapa besar ketidakpastian yang mungkin harus kamu hadapi dan tingkat kenyamanan pribadi kamu.

    Semakin banyak ketidakpastian yang kamu miliki dalam kehidupan finansialmu, maka semakin besar juga keperluan dana darurat kamu. Misalnya, jika kamu sudah lama memiliki pekerjaan tetap dengan gaji tetap, berbagi keuangan dengan seseorang (seperti pasangan), dan tidak memiliki tanggungan dan tidak ada pembayaran cicilan, tiga bulan mungkin adalah tujuan yang tepat. Sedangkan, jika kamu adalah seorang wiraswasta, mungkin kamu perlu menyediakan dana darurat setidaknya sembilan bulan.

    Tapi, mungkin kamu memiliki pekerjaan yang stabil dengan gaji dan berbagi keuangan dengan seseorang dalam pekerjaan yang stabil dan juga mendapatkan gaji. Namun, persiapan tiga bulan rasanya kurang cukup untukmu. Jika seperti itu, maka perlu mempersiapkan lebih banyak. Ini hanyalah pedoman, jadi lakukan apa yang terbaik untukmu. Hanya saja, jangan menyimpan semua uangmu dalam bentuk tunai. Kamu mungkin perlu menyisihkan sebagian untuk diinvestasikan setelah mencapai target dana darurat pribadimu.

    Cara Mempersiapkan Dana Darurat

    Beberapa orang mungkin memutuskan bahwa langkah terbaik adalah menabung sebanyak yang kita bisa untuk dana hari hujan. Tetapi ketika keadangan keuangan sangat ketat dan menabung bukanlah pilihan yang realistis, maka kamu harus lebih kreatif. Coba pertimbangkan hal di bawah ini:

    • Jika pasangan kamu tidak bekerja, dapatkah dia mendapatkan pekerjaan?
    • Apakah kamu memiliki asuransi yang layak?
    • Apakah kamu memiliki rencana cadangan jika kehilangan pekerjaan? Mungkin kamu bisa mengambil beberapa pekerjaan sampingan sambil mencari pekerjaan yang lebih sesuai.

    Setelah mendapatkan angka yang jelas untuk dipersiapkan, ada tiga hal yang dapat membantumu untuk mulai menabung. Pertama: Lunasilah utang berbunga tinggi – pastinya – bahkan sebelum memulai. Menunda pelunasan utang akan menghasilkan biaya yang sangat besar.

    Kedua: Buatlah anggaran pengeluaran yang sesuai dengan keadaanmu. Itulah cara terbaik untuk memastikan kamu memprioritaskan sasaran uangmu.

    Ketiga: Tingkatkan berdasarkan kemampuan kamu, dan tetapkan target kecil. Mungkin target pertama kamu adalah Rp.5.000.000, setelah itu tingkatkan menjadi pengeluaran satu bulan, lalu dua, dan tiga.

    Penyimpanan Dana Darurat

    Yang ini sangat penting: Simpan dana darurat kamu dalam bentuk tunai – tidak harus berupa uang tunai di bawah kasur, tetapi di rekening bank yang dapat diakses dengan cepat dan mudah. Menyimpan dana darurat ke dalam term deposit atau jenis akun lainnya yang tidak memungkinkanmu melakukan penarikan secara bebas juga tidak disarankan.

    Kapankah Dana Darurat Dapat Digunakan?

    • Keadaan darurat: Apa pun dana yang tidak terduga yang benar-benar harus dibayar. Misalnya kamu kehilangan pekerjaan. Atau kamu memiliki tagihan medis yang tidak terduga. Pemanas air di rumah rusak. Atau kamu harus bepergian untuk menjenguk keluarga yang sakit.
    • Bukan keadaan darurat: Hal-hal yang kamu inginkan tetapi tidak benar-benar dibutuhkan. Atau, hal-hal dimana kamu dapat berhemat. Pikirkan rencana liburan menit terakhir atau premi asuransi tahunan kamu.

    Namun ada juga area abu-abu, dan itu berbeda untuk setiap orang – inilah saran terbaik yang dapat membantumu. Simpanlah gajimu selama tiga hingga enam bulan, dalam bentuk tunai, hanya untuk keadaan darurat. Ini merupakan salah satu langkah paling awal yang dapat kamu lakukan jika kamu ingin mengendalikan masa depan keuanganmu.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Simak juga:

    Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

    Bisa Bantu Saat Krisis, Ini 5 Trik Memulai Dana Darurat Tanpa Ganggu Cashflow

    Aturan Anggaran 50/30/20, Cara Efektif Rem Jumlah Pengeluaran



    Sumber : pluang.com

  • Cara Sukses Investasi dengan Aturan Investasi No. 72

    Untuk sukses di investasi, kita perlu memahami aturan investasi yang ada. Tahukah kamu jika beberapa investor profesional akan sengaja kalah atau merugi di babak pertama? Kemudian, dia akan meminta kamu untuk meningkatkan investasi. Saat itulah, kamu masuk dalam perangkap!

    Aturan investasi No. 72 dipercaya dapat membuat kamu sukses di investasi. Umumnya, aturan 72 digunakan untuk memperkirakan jumlah dan waktu penggandaan investasi.

    Aturan 72 ini membuat kamu fokus mencari peluang investasi yang bisa mendatangkan keuntungan. Pastinya, keuntungannya bisa berkali-kali lipat dan lebih besar dari bunga tabungan bank. Simak aturan investasi No. 72 untuk sukses di investasi di bawah ini!

    Baca juga: Fokus Investasi di Obligasi? Ini 4 Strategi Jitu untuk Mengelola Portofoliomu

    Aturan investasi No. 72

    Aturan investasi No. 72 digunakan untuk memperkirakan waktu penggandaan investasi. Caranya, bagilah angka 72 dengan persentase bunga per periode. Maka, kamu akan mendapatkan perkiraan jumlah periode yang dibutuhkan untuk menggandakan investasi.

    Rumus aturan No. 72 adalah:
    N = 72/R
    N berarti tingkat pengembalian.
    R berarti jumlah periode waktu uang yang diinvestasikan.

    Aturan No. 72 membantu memotivasi kamu untuk lebih meningkatkan upaya dalam menabung untuk masa pensiun.

    Misalnya, jika tabungan pensiun kamu menghasilkan 7 persen setiap tahun. Maka, kamu membutuhkan setidaknya 10,3 tahun untuk melipat gandakan jumlah uang kamu. Bagilah 72 dengan 9. Dengan sekejap, kamu akan mendapatkan hasilnya.

    Aturan ini juga memungkinkan kamu bisa memperkirakan laba jika kamu mengetahui garis waktu atau timelinenya. Strategi ini juga menentukan tingkat bunga atau pertumbuhan tahunan. Hal ini bekerja ketika kamu memiliki strategi tertentu untuk melipat gandakan investasi dalam beberapa tahun tertentu.

    Misalnya, jika kamu ingin melipatgandakan investasi dalam lima tahun. kamu harus membagi angka 72 dengan angka tersebut. Hasilnya, kamu akan mendapatkan tingkat pengembalian sebesar 14,4 persen.

    Aturan No. 72 ini cukup akurat untuk investasi yang menawarkan tingkat pertumbuhan antara 6 sampai 10 persen. Namun, semakin tinggi tarifnya, maka akan semakin berkurang keakuratan hasilnya.

    Keuntungan lain dari menerapkan aturan No. 72 adalah investor memiliki lebih banyak waktu untuk memulai dari awal. Jika investasi kamu bisa berlipat ganda setiap 5 tahun, kamu akan memiliki lebih banyak waktu untuk menumbuhkan investasi.

    Saran aturan investasi terbaik adalah memulai tabungan pensiun sedini mungkin. Sehingga, kamu tidak perlu mengkhawatirkan gaya hidup di masa-masa emas kamu. kamu bisa hidup nyaman dengan yang sudah ditabung.

    Baca juga: Aturan Anggaran 50/30/20, Cara Efektif Rem Jumlah Pengeluaran

    Pahami strategi investasi sedini mungkin

    Strategi investasi No. 72 memungkinkan investor memilih strategi investasi yang optimal untuk tujuan investor.

    Dengan menggunakan aturan No. 72, kamu dapat berinvestasi pada opsi investasi terbaik untuk mencapai tujuan keuangan yang lebih cepat. Misalnya, jika kamu berinvestasi di reksa dana yang menawarkan pengembalian tahunan 12 persen hingga 14 persen. kamu dapat menggandakan investasi dalam lima hingga enam tahun.

    Jika kamu ingin melipatgandakan uang dalam tiga tahun, kamu harus mencari investasi dengan pengembalian 24%. Dana dengan tujuan sektor tertentu, saham, dan dana kapitalisasi menegah biasanya bisa menjadi pilihan. Namun, pengembalian pada ketiga investasi tersebut tidak konsisten.

    Ketiga opsi di atas ideal untuk pengambil risiko tinggi. Ingat, semakin tinggi hasilnya, semakin tinggi risikonya.

    Aturan investasi No. 72 juga bermanfaat bagi individu di luar sektor keuangan. Hal ini karena mereka tidak perlu melakukan perhitungan yang rumit.

    Aturan No. 72 ini membantu kamu memahami pentingnya menabung dan seberapa banyak tabungan yang dapat dilipatgandakan. Ingatlah bahwa semua investasi berisiko. Jadi kamu harus mendidik diri kamu sendiri tentang rencana tindakan yang tepat.

    Dengan demikian, kamu bisa pensiun dengan nyaman tanpa terlalu mengkhawatirkan keuangan kamu. Gunakan aturan  investasi No. 72 untuk mendapatkan gambaran tentang berapa lama investasi kamu akan berlipat ganda pada tingkat pertumbuhan saat ini. Hasilnya dapat membantu kamu menentukan apakah kamu harus meningkatkan permainan tabungan pensiun kamu.

    Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

    Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

    Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

    Simak juga:



    Sumber : pluang.com

  • Strategi Memilih Investasi Yang Baik? Kaum Milenial Wajib Tau!

    Jangankan memilih investasi, milenial merupakan sebuah segmen populasi yang telah mengalami banyak kesulitan dalam pengelolaan keuangan. Memiliki kesulitan dalam mencapai kekayaan dan menabung.

    Tapi ternyata ada strategi investasi yang dapat mereka terapkan untuk menyeimbangkan kewajiban mereka sambil mengalokasikan dana untuk menumbuhkan masa depan keuangan yang stabil, lho.

    Bicara soal strategi memilih investasi untuk milenial, ternyata ada banyak tren investasi di tahun 2020 yang dapat dimanfaatkan oleh para milenial untuk memperdalam literasi keuangan.

    Memahami nilai investasi dan meningkatkan kesejahteraan mereka untuk jangka panjang. Bisa dengan cara mengambil pendekatan aktif atau pasif dalam berinvestasi.

    Berikut beberapa opsi memilih investasi bagi milenial:

    • Berinvestasi melalui hutang
    • Dana indeks
    • Saham individu
    • Meningkatkan penciptaan kekayaan di kalangan milenial

    Investasi Melalui Hutang

    Cobalah membangun kekayaan dapat menjadi tantangan ketika kamu memiliki hutang yang berlebihan. Jika kekayaan bersihmu terhambat oleh kewajiban, kamu mungkin merasa sulit untuk menabung, berinvestasi, dan asetmu tidak akan berkembang.

    Menurut laporan tahun 2020 oleh Bank of America, kaum milenial meningkatkan tabungan mereka tetapi masih memiliki hutang yang besar dan tanggung jawab yang saling bersaing.

    Baca juga: Mulai dari Jumlah Kecil, Berikut 3 Cara Berinvestasi Saham Bagi Pemula

    Kondisi ini tidak kondusif untuk membangun kekayaan, apalagi biaya hidup semakin meningkat. Pinjaman mobil, pinjaman pelajar, dan hutang kartu kredit termasuk di antara rintangan keuangan paling umum yang dihadapi kaum milenial yang mencegah mereka berinvestasi.

    Tetapi para ahli mengatakan bahwa kaum milenial tidak boleh melewatkan keuntungan yang diberikan investasi jangka panjang meskipun itu berarti mengalokasikan sebagian kecil dari pendapatan mereka secara konsisten.

    Dengan berinvestasi, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

    Memilih Investasi Melalui Dana Indeks

    Salah satu strategi memilih investasi untuk milenial adalah dana indeks. Berinvestasi dalam dana indeks melibatkan memegang sekuritas, reksa dana, atau dana yang diperdagangkan di bursa yang memiliki sekuritas yang bertujuan untuk meniru indeks pasar AS agar sesuai dengan kinerja benchmark-nya.

    Dana indeks memiliki biaya rendah, sedikit atau tanpa biaya manajemen dan dengan demokratisasi investasi, orang dapat mulai berinvestasi dalam dana ini hanya dengan lima dolar melalui perantara online.

    Banyaknya fleksibilitas pengindeksan bisa menjadi cara ideal bagi milenial yang kekurangan uang untuk mulai membangun kekayaan. Ada banyak risiko dalam berinvestasi, tetapi karakteristik yang membuat dana indeks menjadi pilihan yang lebih aman bagi milenial yang memiliki risiko rendah dan tidak mampu kehilangan banyak uang adalah diversifikasi.

    Ini berarti kerugianmu mungkin minimal ketika terjadi perubahan pasar saham.

    Baca juga: 7 Tips Keuangan untuk Milenial, Kamu Milenial? Check disini!

    Cara terbaik untuk membangun tingkat asetmu adalah dengan berinvestasi secara mingguan atau bulanan dan menginvestasikannya dalam dana indeks yang terdiversifikasi.

    Tidak ada strategi khusus usia dalam hal pengindeksan, tetapi para ahli merekomendasikan rata-rata biaya dolar – strategi investasi yang melibatkan penjadwalan secara teratur sejumlah dolar untuk investasi.

    Metode ini mengurangi volatilitas dan dapat membantu milenial bekerja menabung untuk masa pensiun. Rata-rata biaya dolar dapat memberimu kesempatan untuk membeli lebih banyak saham dengan harga yang lebih murah dan lebih sedikit saham saat harga naik, daripada membeli investasi sekaligus.

    Manfaat potensial dari berinvestasi dalam reksa dana indeks dapat menjadi alternatif saham individu tergantung pada situasi keuangan, sasaran, dan toleransi risiko milenial.

    Memilih Investasi Dengan Saham Individu

    Satu lagi strategi dalam memilih investasi untuk milenial adalah saham individu. Untuk investor aktif yang memiliki waktu untuk tetap berada di atas portofolio mereka dan berniat untuk meningkatkan laba atas ekuitas mereka. Memilih perusahaan yang menguntungkan bisa menjadi pilihan yang menuntut tetapi bermanfaat.

    Dengan kemudahan penggunaan pada platform seluler intuitif robo advisor dan keuntungan dari saham pecahan yang memberikan akses ke banyak peserta pasar. Investor ritel telah meningkatkan aktivitas perdagangan mereka pada tahun 2020.

    Tetapi hal tersebut dapat membutakan mereka terhadap risiko berinvestasi di saham individu. Karena volume aktivitas perdagangan yang tinggi, harga saham tampaknya meningkat secara artifisial dari antusiasme milenial.

    Baca juga: Apa Saja Sih 4 Anggaran Utama yang Pas untuk Milenial?

    Tidak seperti dana indeks, di saham individu terdapat diversifikasi di antara berbagai kelas aset, saham individu hanya terkonsentrasi dalam satu sekuritas. Artinya, tidak ada pengaman bagi investor saat harga merosot.

    Tingkat aktivitas perdagangan juga dapat dilihat dari sudut pandang optimis. Terlepas dari sifat pasar yang fluktuatif saat ini. Investor tertarik pada perdagangan harian jangka pendek. Yaitu dengan metode yang melibatkan risiko lebih tinggi tetapi disertai dengan pembelajaran penting tentang investasi.

    Meningkatkan Penciptaan Kekayaan di Kalangan Milenial

    Ada banyak sumber daya untuk mulai berinvestasi, tetapi tantangan untuk menyediakan akses ke sumber daya tersebut bagi mereka yang membutuhkannya, terutama masyarakat yang kurang terlayani tetap ada.

    Setiap investor berasal dari latar belakang keuangan yang berbeda dan memiliki tujuan sendiri. Tidak ada peta jalan standar untuk investor tahap awal. Para ahli merekomendasikan untuk mengetahui tujuan pribadimu untuk mewujudkan jalanmu menjadi investor yang bijak.

    Alih-alih terjebak dalam mengejar tingkat pengembalian tinggi jangka pendek, akan lebih bermanfaat untuk memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang pada investasimu.

    Mengembangkan jaringan dukungan adalah titik awal yang berguna bagi orang-orang untuk membuat filter informasi yang mereka terima. Jika tidak, akan mudah untuk dibanjiri oleh banyak sumber yang berbeda. 

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: money.usnews.com

    Baca juga:

    Apa Saja Sih 4 Anggaran Utama yang Pas untuk Milenial?

    Mulai dari Jumlah Kecil, Berikut 3 Cara Berinvestasi Saham Bagi Pemula



    Sumber : pluang.com

  • Sejarah dan Perkembangan Bitcoin

    Sejarah Bitcoin

    Kamu pernah dengar Bitcoin? Tahukah kamu sejarah Bitcoin? Kemajuan teknologi membuat segala aspek kehidupan ikut berubah, salah satunya menyangkut urusan keuangan. Hal luar biasa yang hadir dari pesatnya teknologi adalah Bitcoin!

    Pernah mendengar kata itu? Jika iya, maka ini saatnya kamu mengenal Bitcoin lebih lanjut!

    Bitcoin adalah mata uang digital, mata uang virtual atau aset kripto. Mudahnya, Bitcoin adalah uang yang tidak bisa kita sentuh secara langsung seperti Rupiah. Karena Bitcoin bekerja di sebuah jaringan yang menggunakan algoritma rumit.

    Lalu, Bitcoin tidak nyata karena tidak bisa disentuh?

    Eits, tenang meski Bitcoin tidak berbentuk seperti Rupiah dia tetap nyata dan ada kok. Hanya saja Bitcoin biasa digunakan untuk transaksi online di internet, mirip Gopay atau OVO. Wujudnya di dunia nyata tidak terlihat tetapi Bitcoin memiliki harga yang sangat tinggi di dunia nyata.

    Baca juga: Apa Itu Blockchain dan Cryptocurrency?

    Wah, berapa ya harga Bitcoin jika dijadikan Rupiah?

    Ternyata Bitcoin pernah menyentuh harga $20.000, kalau di rupiahkan maka lebih dari 2 Milyar! Ke depannya Bitcoin juga diprediksi akan memilki nilai yang makin tinggi.

    Nah, Bitcoin atau disingkat BTC juga bisa menjadi alat transaksi di internet yang memudahkan orang untuk mengirim atau menerima uang melalui internet, bahkan kepada seseorang yang tidak kita kenal atau tidak percayai.

    Sudah paham sampai sini? Kalau sudah mari kita lanjut dan memahami sejarah Bitcoin lebih jauh.

    Bitcoin meski virtual tetapi ia tetap bisa dikonversikan ke mata uang tradisional seperti dolar, rupiah, dan lainnya. Makanya ketika kita mendapatkan kiriman Bitcoin, kita bisa menukarnya menjadi rupiah dengan cara withdraw.

    Intinya Bitcoin bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari jika kita mengubahnya menjadi mata uang umum seperti Rupiah.

    Baca juga: Cara memulai Investasi yang tepat bagi pemula

    Kapan Bitcoin Diciptakan?

    Sejarah Bitcoin diawali dengan kemunculan perdana Bitcoin di depan publik adalah pada bulan Januari 2009, ketika ada seseorang atau sekelompok orang yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto meluncurkan kode open source perangkat lunak Bitcoin.

    Block pertama dari blockchain Bitcoin yang diluncurkan ini dapat diartikan sebagai sebuah pernyataan, sebuah petunjuk, atau hanya sebagai penanda tanggal: ‘The Times 03/Jan/2009 Chancellor on brink of second bailout for banks’ (Menteri Keuangan segera melakukan bailout bank kedua). Kalimat ini merupakan salah satu judul utama di koran The Times pada tanggal yang sama.

    Bisa jadi Nakamoto hanya memilih judul pertama yang mereka lihat di surat kabar terdekat. Namun, para pengikut setia cryptocurrency setuju bahwa ini adalah sebuah pernyataan yang memiliki makna khusus.

    Pada masa itu, krisis finansial 2008 masih berlangsung dan kemungkinan besar Bitcoin adalah sebuah bentuk reaksi kemarahan dan kekecewaan akan keadaan sistem keuangan kita saat itu.

    Kode Bitcoin kemungkinan telah dibuat pada tahun 2007, dan indikasi kemunculan pertamanya adalah pada bulan Agustus 2008, ketika nama domain ‘bitcoin.org’ didaftarkan.

    Beberapa bulan kemudian, para anggota dari milis kriptografi menerima sebuah laporan berjudul ‘Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System’ dengan ‘Satoshi Nakamoto’ sebagai penulisnya.

    Baca juga: Apa Itu Mining Bitcoin?

    Transaksi Pertama pada Sejarah Bitcoin

    Hal Finney, seorang cypherpunk (pendukung penggunaan kriptografi dan teknologi yang meningkatkan privasi) yang banyak terlibat di dalam komunitas kriptografi, adalah orang yang menerima transaksi perdana Bitcoin. Finney mengenang pengalamannya melalui sebuah tulisan di suatu forum pada bulan Maret 2013:

    ‘Saya sangat mencintai dunia kripto, serta misteri dan paradoks yang disuguhkannya. Ketika Satoshi mengumumkan Bitcoin melalui milis kriptografi kami, tanggapan yang ia terima bernada skeptis… sedangkan tanggapan saya cenderung lebih positif. Saya telah lama tertarik pada skema pembayaran kriptografik… Saya bahkan mencoba membuat sendiri mata uang berdasarkan proof-of-work

    Karena itu, menurut saya Bitcoin ini sangat menarik… Ketika Satoshi mengumumkan peluncuran pertama dari perangkat lunak tersebut, saya segera mengambilnya. Sepertinya saya adalah orang pertama selain Satoshi yang menjalankan bitcoin. Saya menambang blok 70an, dan saya adalah penerima transaksi bitcoin pertama ketika Satoshi mengirimkan sepuluh koin kepada saya sebagai percobaan.

    Saya berbincang dengan Satoshi melalui email selama beberapa hari berikutnya… Kini, identitas Satoshi yang sebenarnya telah menjadi suatu misteri. Namun pada waktu itu, saya berpikir saya sedang berkomunikasi dengan seorang pria muda keturunan Jepang yang sangat pandai dan tulus. Saya memiliki keberuntungan mengenal banyak orang yang cemerlang selama hidup saya, karena itu saya tahu bahwa ia adalah salah satunya.’

    Hal Finney meninggal dunia pada tahun 2014, namun warisannya untuk membangun sistem keuangan yang lebih baik, pekerjaan amal, dan kegiatan kriptografinya masih terus berjalan.

    Sejarah Bitcoin, Mundurnya Satoshi Nakamoto

    Di akhir tahun 2010, Nakamoto menyerahkan tongkat estafetnya kepada seorang pengembang software bernama Gavin Andresen, dan dengan demikian secara resmi mendesentralisasi jaringan Bitcoin.

    Sebelumnya, kendali atas kode Bitcoin relatif tersentralisasi karena hanya Nakamoto yang dapat melakukan perubahan pada kodenya.

    Nakamoto membuat posting forum terakhir pada tanggal 12 Desember, dan masih menanggapi beberapa email sporadis selama beberapa waktu. Sambil tetap berkomunikasi dengan Andresen hingga sekitar akhir bulan April.

    Dan kemudian menghilang untuk selamanya. Menurut kabar, Nakamoto meminta Andresen untuk mengabaikan anonimitasnya ketika membahas Bitcoin di depan publik.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: money.usnews.com

    Baca juga:

    Apa Itu Mining Bitcoin?

    Apa Itu Blockchain dan Cryptocurrency?

    Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik Sebagai Investasi Alternatif



    Sumber : pluang.com

  • Butuh Me Time, Tapi Maunya Hemat? Begini Tipsnya!

    Di tengah jadwal kesibukan kamu bekerja, kuliah, atau sekolah hampir setiap hari, sesekali pasti ingin memanjakan diri sendiri atau me time. Caranya dengan melakukan kegiatan yang disukai, seperti jalan-jalan, berbelanja, main game, olahraga, dan masih banyak lainnya. Lalu bagaimana supaya bisa me time hemat?

    Hang out bareng teman udah biasa, bagaimana kalau me time? Jarang-jarang kan. Karena memanjakan diri sangat penting untuk kesehatan mentalmu. Mengembalikan semangat, bikin pikiran rileks, perasaan bahagia, sehingga produktivitas bisa semakin meningkat.

    Tak jarang kegiatan me time memakan biaya. Misalnya saja belanja, liburan ke destinasi wisata menarik, atau sekadar nongkrong di kafe sambil membaca buku. Tetap saja butuh fulus. Besaran biaya yang dikeluarkan setiap orang untuk me time berbeda-beda. Kalau khilaf belanja, dompet bisa jebol dan say goodbye to hemat. jadi bisa engga ya mau me time tapi hemat?

    Baca: Hemat Uang Belanja Demi Menabung, Begini 9 Cara Mudahnya

    Dasar Melakukan Me Time

    Melakukan me time yang biasanya didasari 3 hal, yakni keinginan, peningkatan kualitas diri, dan status sosial. Kalau me time tujuannya keinginan (membeli barang impian) dan peningkatan diri (ikut kursus atau pelatihan keterampilan), uang yang digelontorkan bisa menjadi investasi di masa depan d an kamu tidak bisa hemat.

    Tapi begitu latar belakangnya karena gengsi, kondisi keuangan rentan kena masalah. Contohnya lagi tren liburan ke luar negeri, demi me time yang mengejar status sosial tanpa memikirkan kemampuan finansial. Gaji pas-pasan, rela berutang ke sana kemari untuk liburan ke luar negeri.

    Baca: Segini Uang yang Bisa Disimpan Jika Bawa Bekal Makan Siang dari Rumah

    Tips Me Time Hemat

    1. Meluangkan waktu untuk melakukan perawatan kulit secara rutin.

    2. Membuat makanan yang sangat mudah dan nyaman yang gratis dan mengingatkan kita pada masa kecil.

    3. Lakukan tidur siang di tengah hari.

    4. Matikan laptop dan ponsel di suatu tempat yang tidak dapat kamu lihat dan lakukan sesuatu yang menenangkan, seperti membaca buku atau menonton acara TV atau berkebun. 

    Baca juga: 4 Pilihan Investasi Jangka Panjang, Mana yang Terbaik?

    5. Menelepon teman dan mengobrol panjang.

    6. Membuat itinerary liburan impian saat aman untuk berlibur kembali. 

    Memanjakan diri atau me time mungkin sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Tapi sering berimbas ke kondisi keuangan. Oleh karena itu, saatnya merencanakan dengan cermat kegiatan me time yang ingin kamu lakukan agar tidak menganggu stabilitas keuanganmu. Semangat bangkit, pikiran enteng, happy, tapi keuangan tetap aman.

    Ketika kamu membayar pakai uang tunai untuk me time, kamu bisa mengerem pengeluaran saat duit di dompet menipis. Tapi semua itu lagi-lagi tergantung masing-masing orang. Intinya harus komitmen dan disiplin dalam membelanjakan uang untuk me time.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: thefinancialdiet.com

    Baca juga:

    Hindari Boros, Yuk Hitung Berapa Banyak Kamu Bisa Hemat dari WFH?

    Segini Uang yang Bisa Disimpan Jika Bawa Bekal Makan Siang dari Rumah

    Kenapa Kamu Harus Menabung Emas Online? Cari Tahu Jawabannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Menabung atau Investasi, Mana yang Harus Diutamakan?

    Di serial #CerdasCuan ini topik yang akan kamu pelajari adalah:

    • Apa sih bedanya menabung dan investasi? 
    • Jenis-jenis tabungan
    • Berapa jumlah dana ideal yang harus ditabung dan diinvestasikan?
    • Bagaimana cara disiplin dalam hal keuangan? 
    Menabung Investasi
    Tujuan Keamanan finansial Membangun kekayaan dan meningkatkan standar kehidupan
    Jangka Waktu Pendek (1-5 tahun) Panjang (>5 tahun)
    Risiko Tidak ada (Rendah) Rendah hingga tinggi
    Contoh Menabung untuk liburan atau membeli HP baru.

    Dana tabungan harus tersedia jika sewaktu-waktu diperlukan mendadak.

    Menabung untuk pendidikan anak atau dana pensiun
    Aset Investasi Deposito Bank, Dana Pasar Uamg, Emas Emas, Dana Pendapatan Tetap, Ekuitas

    Jenis-jenis Tabungan

    Apakah #SobatCuan sudah rutin dan disiplin dalam menabung? Lalu, berapa banyakkah dari pemasukan yang ditabung? Pengaturan alokasi dana dari pemasukan itu juga penting loh! Standar proporsi untuk alokasi dana dari pemasukan adalah:

    → Pengeluaran harian (60%)

    → Tabungan dan investasi (40%)

    *per 2019, rata-rata dana yang ditabung di Indonesia adalah sebesar 34% 

    Lalu, tabungan dan investasi sendiri dapat dibagi menjadi:

    Menabung atau Investasi: Dana Darurat

    • Jumlah yang harus dianjurkan untuk tabungan dana darurat adalah sejumlah total pengeluaran harian kamu selama 6 bulan. 
    • Dana tabungan ini bertujuan untuk menanggung biaya darurat. Contohnya adalah seperti biaya medis, atau ada kecelakaan, dan kebutuhan dadakan lainnya.
    • Untuk dana darurat ini, sebaiknya disimpan di aset yang memiliki risiko rendah dan mudah untuk diambil ketika kamu membutuhkannya. Contohnya adalah deposito berjangka atau emas (misalnya di Pluang kamu dapat kapan saja membeli dan menjual emasmu)

    Setelah menyiapkan dana darurat, tabungan berikutnya bisa dikategorikan menjadi:

    1. Tabungan (investasi jangka pendek)
    2. Tabungan untuk investasi (simpanan jangka panjang)

    Contoh:

    Pemasukan Bulanan 10,000,000
    Pengeluaran Harian
    Akomodasi 2,000,000
    Transportasi 900,000
    Makanan 2,100,000
    Hiburan 500,000
    Tagihan 500,000
    Total Pengeluaran 6,000,000
    Total Simpanan 4,000,000
    Dana Darurat 1,000,000
    Tabungan 2,000,000
    Investasi 1,000,000

    Baca juga: Langkah-langkah Memulai Investasi

    Menabung atau Investasi: Disiplin Dalam Hal Keuangan 

    Kunci dari kebebasan finansial adalah disiplin. Pada saat gajian, nikmatilah hasilnya untuk dirimu dulu. Artinya kamu mengalokasikan 40% dari pemasukanmu untuk tabungan dan investasi. Lalu sisanya adalah untuk pengeluaran sehari-harimu, yaitu sebesar 60%. Acuan ini akan membantumu untuk mencapai target bulananmu.

    Berapa jumlah dana yang harus ditabung dan diinvestasikan ini akan bergantung pada:

    • Tujuanmu
      • Apakah tujuanmu untuk menabung dan investasi?
      • Kapan kamu akan memerlukannya?
      • Berapa jumlah yang akan kamu perlukan?
    • Situasi Tabunganmu Sekarang 
      • Apakah kamu sudah banyak menabung?
      • Apakah kamu memiliki utang yang harus dilunasi?
    • Risiko
      • Ketika sebuah investasi memiliki potensi untuk memberikan imbal hasil yang tinggi, investasi tersebut juga memiliki risiko yang tinggi. Seberapa banyak kerugian yang siap kamu tanggung? Kamu bisa mengambil tes profil risiko di sini untuk mengetahui toleransi risiko kamu dan mengatur strategi yang mana sesuai untukmu. 

    Sekarang, apakah kamu sudah mengerti yang mana harus diutamakan, menabung atau investasi? Semuanya memiliki proporsi dan alokasi masing-masing ya. Dan ingat, kunci dari dari keberhasilan menabung atau invesasi itu juga adalah disiplin.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Simak juga:

    Tetap Cuan dengan Menabung Emas Online Kekinian, Bagaimana Caranya? 

    Menabung Asyik dengan 5 Cara Fun Ini, Coba, yuk!

    Strategi Memilih Investasi Yang Baik? Kaum Milenial Wajib Tau!

      



    Sumber : pluang.com

  • Mau Tau Investasi Ala Fresh Graduate? Sini Kita Kasih Tau!

    Investasi ala Fresh Graduate adalah kemapanan bagi seoarang yang masih muda dalam mengatur keuangan.

    Menjadi seorang fresh graduate artinya bersiap dipenuhi dengan pengalaman yang serba baru. Mulai dari menyebar CV ke berbagai perusahaan sampai interview berkali-kali masih dengan idealisme yang dimiliki. Saat ini pula biasanya banyak yang jadi lebih menghargai keberadaan uang karena merasakan sulitnya mencari ‘pegangan’ yang satu ini. Berbagai hal yang ingin dicapai juga mulai terlihat padahal perlu banyak pendapatan yang disimpan untuk bisa mewujudkannya.

    Mumpung masih berusia muda, tak ada salahnya untuk belajar menabung atau agar lebih untung sebaiknya uang bukan hanya disimpan melainkan juga digunakan untuk mendapatkan penghasilan pasif melalui investasi. Yap, investasi ini ada banyak bentuknya dan ada juga beberapa yang cocok untuk dipraktikkan bagi fresh graduate. Penasaran kan apa saja?

    Baca: Investasi Aman, Begini Konsep Investasi ala Benjamin Graham!

    Investasi Reksa Dana

    Investasi ala fresh graduate bisa dimulai dnegan reksa dana. Cocok untuk pemula karena melansir laman Bursa Efek Indonesia, pemodal kecil dan pemodal yang tak begitu memiliki keahlian dan waktu untuk menghitung risiko akan mudah memahami investasi jenis ini. Dana yang dihimpun akan diinvestasikan dalam portfolio efek oleh Manajer Investasi yang membuatnya lebih aman.

    Hal ini juga minim risiko dibandingkan investasi jenis saham karena menerapkan diversifikasi di dalamnya. Cara untuk memulai investasi ini adalah dengan memilih produk, yang sesuai, jangka waktu investasi, dan profil risiko. Jangan lupa pula untuk memilih manajer investasi yang andal.

    Investasi Emas

    Emas menjadi salah satu produk investasi yang terjamin karena harganya yang selalu naik dan tidak terpengaruh oleh inflasi. Karena kamu baru lulus dan modal investasinya mungkin pas-pasan, maka emas bisa banget jadi pilihan karena pembelian per gramnya sangat bisa kamu sesuaikan.

    Emas juga cocok untuk digunakan sebagai investasi jangka panjang jika kamu punya target tertentu sekitar 5 tahun ke depan. Agar aman, pembelian emas perlu diperhatikan tapi kini sudah banyak kok tempat aman untuk membeli bahkan bisa dilakukan dengan online.

    Baca: Fokus Investasi di Obligasi? Ini 4 Strategi Jitu untuk Mengelola Portofoliomu

    Investasi Deposito

    Daripada menabung biasa, deposito biasanya memiliki bunga yang lebih besar. Biasanya ada bermacam-macam jangka yang bisa dipilih untuk penyimpanan seperti 1 bulan, 3 bulan, hingga 1 tahun atau 2 tahun dan tidak bisa diambil seenaknya.

    Jangka ini bisa dipertimbangkan tergantung kapan kamu akan menggunakan dana yang disimpan tersebut karena kamu bisa mendapatkan denda jika mengambil sembarangan. Akan tetapi, di luar itu risiko yang ditimbulkan cenderung rendah.

    Investasi Obligasi

    Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh entitas pemerintahan atau perusahaan dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Biasanya perusahaan akan membayarkan bunga atau kupon setiap bulannya.

    Selain bunga, ada beberapa keuntungan lain seperti mendapatkan capital gain jika obligasi dijual ke investor umum, pasti akan dibayarkan kembali dengan kuponnya jika itu obligasi negara, kupon biasanya lebih tinggi dari bunga, dan surat ini bisa dijadikan sebagai jaminan atau agunan.

    Baca juga: Apa Itu Obligasi?

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber:

    Baca juga:

    Apa Itu Obligasi?

    Investasi Aman, Begini Konsep Investasi ala Benjamin Graham!



    Sumber : pluang.com

  • Bitcoin vs Ethereum, Kamu Pilih Yang Mana?

    Bitcoin atau ethereum adalah cryptocurrency terbesar pada masa sekarang ini. Lantas, mana yang lebih baik antara bitcoin vs ethereum?

    Cryptocurrency adalah cara lain untuk berinvestasi. Memiliki nilai keuntungan yang cepat, membuat banyak orang meliriknya.

    Bitcoin atau ethereum sama-sama cryptocurrency. Namun, bitcoin vs ethreum “memiliki dua cerita dan dua kepribadian yang berbeda”, terang Yang, pemimpin firma keuangan Duane Morris.

    Bitcoin mulai diperjual belikan pada tahun 2009 dengan harga kurang dari 0,01 USD. Harganya terus naik hingga dan mencapai puncaknya pada tahun 2017 dengan harga lebih 20.000 USD.

    Sementara itu, ethereum memulai sejarahnya pada tahun 2015 dengan harga 2,83 USD. Dalam tiga tahun, harganya bernilai 1.400 USD.

    Bitcoin vs ethereum sama menguntungkannya. Simak ulasan di bawah untuk menentukan bitcoin atau ethereum.

    Baca juga: Apa Itu Cryptocurrency?

    Penjelasan Bitcoin vs ethereum

    Orang semakin gencar mencari tahu bitcoin vs ethereum. Sebagai pemimpin cryptocurrency, nilai seluruh pasar bitcoin adalah 230 M USD. Berikut alasan mengapa bitcoin semakin merajai cryptocurrency.

    Bitcoin memiliki “halving event”. Waktu di mana penambang bitcoin bisa menambatkan hadiah. Namun, pada pertengahan 2020 lalu, hadiah bitcoin dipotong 50 persen. Total imbalan event ini sebesar 21 juta bitcoin. Dalam sejarahnya, hampir 18,2 juta bitcoin sudah beredar.

    Bitcoin mendapatkan banyak perhatian dari para investor global. “Bitcoin memiliki daya tarik paling besar di antara lembaga keuangan besar dan investor ekuitas swasta”, terang Alex Adelman, CEO dan pendiri Lolli. Lolli sendiri merupakan aplikasi penghargaan pertama yang memungkinkan orang mendapatkan bitcoin saat melakukan online shopping.

    Nilainya relatif stabil dan bentuknya yang sederhana membuatnya mudah diterima. “Tujuan utama bitcoin adalah sebagai alternatif mata uang fiat”, papar Cindy Yang. Yang merupakan pemimpin firma keuangan industri fintech Duane Morris.

    Mata uang ini tersentralisasi di luar bank sentral. Namun, pasokannya tetap dijaga semaksimal mungkin, sesuai dengan patokan yang ada. Hal tersebut yang membuat bitcoin dapat diterima orang di seluruh dunia. Menurut Yang, sifat kesederhanaan tersebut telah memiliki dampak nyata di dunia. Termasuk, berdampak positif terhadap aset digital itu sendiri.

    Lebih lanjut, Yang memberikan contoh nyata penggunaan dari bitcoin vs ethereum. Bitcoin sudah digunakan untuk pembayaran. Misalnya, orang sudah bisa membeli properti maupun kopi dengan bitcoin. Lebih penting lagi, orang sudah menggunakan bitcoin sebagai salah satu bentuk investasi.

    Baca juga: Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik sebagai Investasi Alternatif

    Faktor menarik ethereum

    Sebelum menentukan bitcoin vs ethereum, kalian perlu memahami kedua cryptocurrency tersebut. Kedua cryptocurrency tersebut memiliki motivasi dan tujuan yang berbeda-beda.

    Tujuan berbeda ethereum yang berbeda dengan bitcoin. Jika bitcoin sebagai investasi, ethereum bertindak sebagai jaringan komputasi yang terdesentralisasi untuk pengembangan aplikasi. Begitulah penjelasan Zac Prince, seorang pendiri dan CEO BlockFi, pemberi pinjaman crypto dan perusahaan manajemen aset.

    Yang pun menyetujui perbedaan tujuan ini. “Saya pikir mereka sangat berbeda sehingga ini seperti memiliki di antara dua saham dari sektor yang berbeda” pungkasnya.

    Motivasi ethereum untuk mengubah cara transfer hipotek, perdagangan sekuritas, dan bidang lain yang mampu beradaptasi dengan sistem ini.

    Ethereum memiliki lebih banyak pengembangan. Secara teknis, cryptocurrency yang digunakan untuk memfasilitasi transaksi ethereum disebut ‘ether’. Namun, lebih populer disebut sebagai ethereum.

    Jumlah repositori terkait Github ethereum adalah 223 atau berbanding empat dengan bitcoin. Repositori ini mirip dengan folder proyek tempat pengembangan dimana akan banyak kolaborasi melalui Github. Sehingga, pengguna dapat mengakses informasi proyek.

    Perbedaan mendasar bagaimana blok ethereum dibuat. Prinsip ekonomi adalah penambang yang memiliki komputasi kuat akan mendapatkan keuntungan atau saham terbanyak pula. Namun, beberapa pihak percaya bahwa hal tersebut berisiko.

    Ethereum akan ‘menjadi koin bukti kepemilikan dana’. Artinya, dia tidak hanya sebagai ‘bukti kerja’ penambang. Begitulah papar Clem Chambers, CEO online Blockchain and ADVFN, sebuah situs web investor global terkemuka.

    Lantas, mana yang lebih baik antara bitcoin vs ethereum? Kalian harus menyesuaikan dengan jangka waktu investasi. Dalam sepuluh tahun ke depan, bitcoin jelas akan menguntungkan. Namun, ethereum juga mengalami banyak pengembangan yang tidak kalah menggiurkannya.

    Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

    Sumber: Money US News

    Simak juga:

    Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!



    Sumber : pluang.com