Author: 16

  • Harga Pi Network Anjlok 11% ke $0,170 Usai Reli 35%, Awal Koreksi?

    Harga Pi Network (PI) terkoreksi tajam 11,61% dalam 24 jam terakhir ke level $0,170, setelah sebelumnya mencatat lonjakan spektakuler lebih dari 35% sehari sebelumnya.

    Koreksi ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara umum dan meningkatnya aksi ambil untung (profit-taking) dari trader jangka pendek.

    Pergerakan ini memunculkan pertanyaan penting bagi investor: apakah penurunan ini hanya fase pendinginan wajar setelah reli tajam, atau justru menjadi sinyal awal pembalikan tren?

    Baca Juga: Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

    Koreksi Pasca Reli Besar

    Sehari sebelum koreksi, Coinmarketcap mencatat PI melonjak lebih dari 35% dipicu oleh tenggat waktu upgrade node Mainnet yang dinilai krusial bagi stabilitas jaringan.

    Reli tersebut juga diperkuat oleh sinyal breakout teknikal yang memicu masuknya trader spekulatif. Namun, lonjakan cepat seperti itu sering kali diikuti aksi ambil untung.

    Penurunan 11,61% dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase normalisasi harga setelah reli berbasis katalis teknikal dan sentimen komunitas.

    Secara historis, aset kripto dengan volatilitas tinggi cenderung mengalami retracement 10–20% setelah lonjakan agresif.

    Dalam konteks ini, koreksi PI masih dapat dikategorikan sebagai pullback sehat selama level support utama tetap terjaga.

    Tekanan dari Pasar Kripto Global

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Selain faktor internal, tekanan juga datang dari pelemahan pasar secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 2,61% dalam periode yang sama.

    Sementara itu, Bitcoin (BTC) ikut terkoreksi sekitar 2,18%. Indeks Fear & Greed pasar kripto juga berada di level 12, yang masuk kategori “Extreme Fear” atau ketakutan ekstrem.

    Dalam kondisi risk-off seperti ini, aset yang sebelumnya reli tajam biasanya menjadi target jual lebih agresif karena trader mengunci keuntungan dan mengurangi eksposur risiko.

    Dengan kata lain, PI tidak hanya mengalami koreksi teknikal, tetapi juga terdampak sentimen makro pasar yang sedang melemah.

    Level Support Krusial di $0,15–$0,16

    Secara teknikal, area $0,15–$0,16 menjadi zona support penting. Level ini sebelumnya merupakan area breakout saat harga melonjak tajam.

    Jika PI mampu bertahan di atas zona tersebut, harga berpotensi memasuki fase konsolidasi di kisaran $0,16–$0,20 sebelum menentukan arah selanjutnya.

    Namun, apabila support $0,15 gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju level terendah terbaru di sekitar $0,1312 menjadi lebih besar. Area ini sebelumnya menjadi titik akumulasi sebelum reli terjadi.

    Dengan tidak adanya katalis baru setelah tenggat upgrade berlalu, pergerakan harga dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada kekuatan buyer mempertahankan zona support.

    Apakah Reli Sebelumnya Berkelanjutan?

    Pertanyaan besar saat ini adalah apakah lonjakan 35% sebelumnya merupakan awal tren naik baru atau sekadar spike sementara akibat sentimen upgrade.

    Untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka menengah, PI perlu membentuk struktur higher low dan mempertahankan volume perdagangan yang stabil.

    Jika volume mulai menurun dan harga terus melemah, maka reli sebelumnya berpotensi dikategorikan sebagai relief rally semata.

    Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan harga stabil di atas $0,15, peluang rebound ke area $0,18–$0,20 tetap terbuka.

    Outlook Jangka Pendek

    Dalam jangka pendek, skenario yang paling realistis adalah fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor meliputi:

    • Stabilitas harga di atas $0,15
    • Penurunan volume jual sebagai tanda tekanan mereda
    • Perkembangan lanjutan dari sisi jaringan dan adopsi

    Tanpa katalis baru, pergerakan harga cenderung mengikuti sentimen pasar kripto secara umum.

    Baca Juga: ETH Naik ke $2.000, Tapi Data Derivatif Ungkap Exodus Besar

    Penurunan 11,61% harga Pi Network ke $0,170 terutama dipicu aksi profit-taking setelah reli besar 35% serta diperparah sentimen negatif pasar kripto global.

    Meskipun koreksi terlihat signifikan, selama zona $0,15–$0,16 mampu dipertahankan, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.

    Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut bisa membuka ruang penurunan lebih dalam menuju $0,13.

    Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memantau dinamika volume serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas tinggi masih menjadi karakter utama pergerakan PI saat ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Unlock Pekan Ini: Risiko Tinggi atau Peluang Trading?

    Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa di tengah tekanan pasar dan sentimen Extreme Fear, agenda token unlock pekan ini menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.

    Sebab beberapa proyek melepaskan suplai besar yang dapat memengaruhi volatilitas harga, sementara yang lain hanya emisi rutin yang lebih mudah diserap.

    Bagi kamu yang belum tau apa itu token unlock, proses token unlock adalah proses pelepasan token yang sebelumnya terkunci—biasanya milik tim, investor awal, atau alokasi ekosistem, untuk dirilis ke dalam suplai yang beredar di pasar. Ketika token yang terkunci dilepas, jumlah koin yang bisa diperdagangkan meningkat.

    Token unlock sendiri bukan fenomena baru. Namun dalam kondisi likuiditas yang sedang ketat dan psikologi pasar yang defensif, bukan tidak mungkin dampaknya bisa menjadi lebih signifikan dibanding periode bullish.

    Unlock Besar

    Sumber: cryptorank.io

    Token unlock besar didefinisikan sebagai rilis lebih dari 10% dari kapitalisasi pasar, yang sering kali menciptakan tekanan jual karena penambahan suplai beredar.

    Pekan ini, beberapa proyek menghadapi unlock dalam jumlah besar. Stable (STBL) memimpin dengan pelepasan sekitar 57,7% dari kapitalisasi pasarnya. Selain itu, RollX (ROLL) dan Yooldo (ESPORTS) masing-masing melepas sekitar 28% dan 24,9% suplai.

    Menurut insight dari Tim Research Tokocrypto, penambahan suplai beredar hingga 57% dari total kapitalisasi pasar dalam satu hari seperti yang terjadi pada Stable (STBL) merupakan resep pasti untuk volatilitas ekstrem ke arah bawah. Sehingga, investor sebaiknya hindari posisi beli pada aset ini menjelang unlock, biarkan pasar menyerap suplainya terlebih dahulu.

    Unlock Besar

    Sumber: cryptorank.io

    Unlock menengah melibatkan 5–10% dari kapitalisasi pasar, yang bisa menimbulkan volatilitas tapi tidak se ekstrem kategori besar.

    Pekan ini, beberapa proyek seperti Magma Finance (MAGMA) akan rilis 5.59%, sementara BabyBoom (BBT) 14.1% dan Kaito (KAITO) 13.5%, meski persentasenya tinggi, kapitalisasi kecil yang membuatnya lebih sebagai risiko spekulatif.

    Meski persentase lebih rendah, jika bertepatan dengan sentimen bearish seperti sekarang, bisa memicu penurunan sementara. Menurut Tim Research Tokocrypto, trader jangka pendek bisa memanfaatkan potensi short jika level support teknikal ditembus saat token dirilis.

    Unlock Kecil

    Sumber: cryptorank.io

    Unlock ringan kurang dari 5% suplai, biasanya insentif ekosistem rutin yang mudah diserap pasar tanpa rusak tren harga. Arbitrum (ARB) 1.59%, zkSync (ZK) 1.97%, Manta Network (MANTA) 3.38%, Pudgy Penguins (PENGU) 1.12%, dan ApeCoin (APE) 1.61% masuk dalam unlock kecil pekan ini.

    Dikutip dari insight Tim Research Tokocrypto, periode unlock pada Arbitrum atau zkSync sering kali hanya menimbulkan ‘koreksi cantik’. Tapi tetap ingat, untuk selalu berhati-hati mengingat kondisi pasar masih dalam kondisi Extreme Fear.

    Penutup

    Token unlock pekan ini menyajikan campuran risiko tinggi dari suplai masif seperti STBL yang bisa picu volatilitas ke bawah, dan peluang trading pada unlock ringan seperti ARB yang tawarkan diskon akumulasi. 

    Analisis dari Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa pendekatan defensif akan menjadi lebih bijak di tengah situasi pasar saat ini, hindari token dengan unlock besar dan fokus pada proyek fundamental untuk navigasi yang seimbang antara risiko dan potensi di tengah pasar yang Extreme Fear.

    Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang token unlock dan analisanya lanskap kripto yang lebih mendalam, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

    Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Santient AI Siap Saingi ChatGPT? Gini Cara Cobanya

    Insight Tim Research Tokocrypto pada artikel riset terbaru menyoroti Sentient sebagai platform AI open-source yang berpotensi mengubah lanskap AI dan kripto.

    Proyek ini menekankan pendekatan terdesentralisasi untuk mengembangkan Artificial General Intelligence (AGI), yang merupakan kecerdasan buatan tingkat lanjut mampu menangani tugas kompleks layaknya manusia. Berbeda dengan model AI yang sering dipakai masyarakt umum, seperti ChatGPT yang dikendalikan oleh satu entitas, Sentient mendorong kolaborasi komunitas melalui integrasi blockchain, sehingga selaras dengan prinsip kripto yang transparan. 

    Lebih lengkap mari kita pelajari tentang fitur Santient dan cara mencobanya secara langsung!

    Apa Itu Sentient AI?

    Sentient merupakan platform AI open-source yang bertujuan membangun sistem AI tingkat lanjut menuju Artificial General Intelligence (AGI). Pengembangan Sentient ini melibatkan komunitas, sehingga proses pengembangan, logika reasoning, hingga pengambilan keputusan tidak dikendalikan oleh satu entitas.

    Santient AI menjadi solusi di tengah dominasi model tertutup, yang sering kali membatasi akses dan inovasi dengan membangun teknologi inti yang bersifat open-source sehingga developer dapat menciptakan AI agent secara permissionless dan mengintegrasikannya langsung ke dalam ekosistem kripto.

    Lebih lengkap bisa kamu baca di sini: Sentient Bisa Jadi Game Changer AI Crypto? Ini Bedah Lengkapnya!

    Fitur Sentient AI

    • Sentient Chat: produk utama yang menghubungkan pengguna dengan jaringan GRID melalui antarmuka chat. Memanfaatkan SERA‑Crypto untuk riset kripto, mendukung lebih dari 290k pengguna unik dan 22 juta kueri hingga akhir 2025.
    • Open-source ecosystem (GRID): Semua framework, model, agen, dan alat reasoning dikonsolidasikan dalam ekosistem terbuka bernama GRID, tempat berbagi histori, evaluasi, dan reasoning traces.
    • Multi-agent reasoning system: Sentient membangun sistem dengan banyak agen khusus seperti planner, searcher, verifier, executor, dan critic yang bekerja sama dengan tujuan meniru cara kerja kecerdasan manusia dengan pembagian peran kognitif.
    • Reasoning traces sebagai feedback: Setiap proses penalaran menghasilkan jejak yang panjang, jejak ini kemudian dipakai sebagai bahan evaluasi kolektif untuk menemukan pola kegagalan dan memperbaiki sistem.
    • Persistent memory & failure signals: Sistem menyimpan sinyal kegagalan antar-run, sehingga bisa belajar dari kesalahan sebelumnya dan memperbaiki strategi di masa depan.
    • Community-driven improvement: Sentient mengundang peneliti dan builder AI untuk berkontribusi, dengan misi membangun AGI melalui proses kolaboratif jangka panjang, bukan model tunggal yang tertutup.

    Potensi Saingan dengan ChatGPT

    Sentient berpotensi menyaingi ChatGPT melalui pendekatan open-source yang memungkinkan inovasi komunitas, berbeda dari model tertutup milik OpenAI. 

    Penyebabnya adalah tren AI agen yang semakin terintegrasi dengan kripto, di mana Sentient menawarkan utilitas lebih luas seperti pembayaran layanan AI dan governance melalui token $SENT. 

    Insight Tim Research Tokocrypto menyebut bahwa Sentient memposisikan diri dengan pendekatan full-stack open-source AGI melalui GRID, yang mengkoordinasikan proses AI dari end-to-end

    Hal ini punya potensi bisa mengurangi ketergantungan pada sistem sentralisasi, meskipun ChatGPT unggul dalam berbagai sisi untuk saat ini, dan bukan menjadi saingan langsung, fitur unik Sentient memiliki potensi menarik pengguna yang mencari transparansi, terutama di sektor kripto di mana AI.

    Cara Mencoba Sentient AI

    Saat ini Santient AI masih dalam tahap demo, namun kamu dapat mencoba Sentient AI dengan mengaksesnya melalui website https://www.sentient.xyz/ sebagai berikut:

    1. Pilih Try Demo dengan mengakses laman https://www.sentient.xyz/
    1. Pilih opsi login; kamu bisa login menggunakan akun Google atau menggunakan dompet kripto yang kamu miliki.
    1. Jika kamu memilih opsi untuk login menggunakan dompet kripto, ada 413 dompet kripto yang sudah didukung, jadi cukup cari dan klik di bagian logo.
    1. Selanjutnya, tautkan dompet kripto yang kamu miliki dengan klik ‘Connect’
    1. Setelah berhasil login, kamu bisa langsung memasukkan prompt chat seperti AI ada umumnya, atau kamu juga bisa akses Community Agents, Asset Reports, sampai News.
    1. Contohnya, ketika kamu memilih Asset Reports—kamu bisa mengakses lebih dari 121 aset kripto terkait perkembangan terbarunya.
    1. Kamu bisa menanyakan ringkasan ringkas pasar hingga set-up trading menurut analisa AI Santient.

    Penutup

    Melihat dari potensinya, menurut Tim Riset Tokocrypto dalam jangka panjang token SENT sangat bergantung pada kemampuan proyek ini mendorong adopsi GRID oleh developer dan pengguna, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor AI crypto.

    Jika kamu tertarik dengan potensi token SENT, token SENT telah tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian SENT bisa dilakukan di Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan SENT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Miner Jual Bitcoin Habis-Habisan: 90.000 BTC Masuk Exchange, Jadi Peluang Beli?

    Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa tekanan pasar kripto pekan ini tidak hanya dipicu oleh faktor makro global, tetapi juga oleh distribusi masif dari para miner Bitcoin. Data on-chain mencatat sekitar 90.000 BTC mengalir ke exchange sejak awal Februari, angka yang jauh melampaui rata-rata harian sebelumnya dan menjadi salah satu yang tertinggi sejak 2024.

    Namun, sebelum membahas aksi miner, penting juga untuk memahami konteks secara makro. Dari insight Tim Research Tokocrypto, data tenaga kerja AS, Nonfarm Payrolls (NFP) yang jauh lebih kuat dari ekspektasi menyentuh 130.00k dari prediksi 66.00K dan tingkat pengangguran turun ke 4,3% membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga kembali tertunda. Dalam kondisi seperti ini, dolar AS cenderung menguat dan likuiditas global mengetat.

    Dengan latar belakang ini, distribusi dari miner menjadi faktor yang semakin krusial karena ketika likuiditas global menyempit dan sentimen masuk ke fase Extreme Fear, tambahan suplai besar berpotensi memperbesar tekanan harga ditengah krisis permintaan yang juga sempat dibahas di data riset tersebut.

    Penurunan Bitcoin dan Aliran Miner ke Exchange

    Aliran miner to exchange flow, yang merupakan transfer Bitcoin dari dompet penambang ke platform perdagangan, mencapai puncak baru dengan akumulasi sekitar 90.000 BTC sejak awal Februari. Angka ini menandakan adanya supply shock, di mana pasar harus menyerap tambahan likuiditas dalam jumlah besar.

    Dikutip dari insight Team Research Tokocrypto, pemindahan 90.000 BTC ke exchange secara besar-besaran ini disebabkan oleh dua hal, yakni:

    • Biaya Operasional (OpEx): Miner membutuhkan likuiditas untuk menutup biaya listrik, perangkat keras, dan operasional.
    • Profit Taking: Saat harga masih relatif tinggi dibanding biaya produksi, sebagian miner memilih mengunci keuntungan.

    Akhirnya, karena tekanan suplai yang membanjiri pasar ini, membuat pasar membutuhkan waktu untuk menyerap likuiditas sebesar ini sebelum tren bullish dapat kembali terbentuk secara organik.

    Baca juga: Hashrate Bitcoin Anjlok! Apakah Ini Pertanda Bear Market? – Tokocrypto News

    Tak Hanya Miner, Long-Term Holder Juga Mulai Jual BTC!

    Tekanan jual tidak hanya datang dari miner. Data menunjukkan Long-Term Holder Spending juga meningkat. Menurut Tim Riset Tokocrypto, distribusi Long-Term Holder Spending yang ditunjukkan dengan data LTH Spending dengan warna garis biru dalam grafik menunjukkan lonjakan tajam, di mana cumulative outflow 30-hari dari pemegang jangka panjang mendekati level tertinggi siklusnya.

    Hal tersebut mengonfirmasi bahwa investor senior sedang gencar mencairkan keuntungan (profit taking) secara masif.

    Di saat yang sama, grafik data mencatat lonjakan tajam pada 7-day annualized volatility (garis oranye) yang mencapai angka 1.51, level tertinggi sejak periode kelam tahun 2022. Melampaui volatilitas 30-hari (0.81) dan 90-hari (0.56), mengonfirmasi bahwa pasar sedang dilanda kepanikan jangka pendek yang luar biasa.

    Bagi yang belum tahu, volatilitas sendiri adalah ukuran seberapa besar harga bergerak dalam periode tertentu. Semakin tinggi angkanya, semakin besar potensi naik-turun harga dalam waktu singkat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan volatilitas mingguan merupakan sinyal bagi para spekulan, bahwa pasar sedang dikuasai emosi ketakutan ekstrem yang sering kali memicu pergerakan harga irasional sebelum stabilitas kembali ditemukan.

    Jadi, Apakah Ini Peluang Beli?

    Untuk menjawabnya, perlu melihat struktur pasar secara utuh. Saat ini:

    • Indikator Fear & Greed berada di level Extreme Fear.
    • Rekor Volatilitas Tertinggi.
    • Permintaan baru belum menunjukkan lonjakan signifikan.
    • Ketidakpastian makro ekonomi global. 

    Dalam kondisi seperti ini, peluang memang bisa muncul, tetapi tidak serta-merta berarti pembalikan tren sudah terjadi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, jika dilihat dari Timeframe Weekly sangat disayangkan menandakan bahwa pasar memang sedang berada di fase bear market, sehingga hal yang perlu dilakukan adalah menjaga ketat modal yang dimiliki saat ini.

    Namun kamu tertarik membeli di level harga sekarang, pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil dengan pembelian secara berkala mulai dari Rp20.000 di aplikasi Tokocrypto, akan lebih relevan dibandingkan masuk sekaligus. Karena strategi ini dapat membantu memperkecil risiko volatilitas dan menghindari keputusan emosional saat pasar masih mencari titik keseimbangan.

    Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang pergerakan harga Bitcoin dan pergerakan para miner Bitcoin, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

    Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto ETF Naik Level! BitGo Tambah Layanan Staking untuk 21Shares

    BitGo Holdings dan penerbit produk investasi kripto 21Shares mengumumkan perluasan kerja sama mereka untuk memperkuat layanan kustodian (custody) dan staking bagi produk exchange-traded products (ETPs) milik 21Shares di Amerika Serikat dan Eropa.

    Dalam pengumuman yang dirilis Kamis (13/2), kedua perusahaan menyatakan bahwa kerja sama ini mencakup layanan qualified custody, trading, eksekusi transaksi, serta infrastruktur staking terintegrasi yang akan mendukung ETF kripto 21Shares di AS dan berbagai produk ETP global lainnya.

    BitGo juga akan memberikan akses likuiditas yang lebih luas bagi 21Shares melalui pasar elektronik maupun over-the-counter (OTC). Langkah ini dinilai memperkuat ekosistem investasi kripto institusional yang kini semakin mengarah pada layanan terregulasi.

    BitGo menjelaskan bahwa layanan tersebut akan disediakan melalui entitas regulasi mereka di AS dan Eropa, termasuk trust bank yang telah mendapatkan izin federal dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) serta operasi berlisensi MiCA yang telah disetujui oleh otoritas keuangan Jerman, Federal Financial Supervisory Authority.

    21Shares, yang merupakan anak perusahaan FalconX, tercatat sebagai salah satu penerbit ETF kripto terbesar di dunia. Perusahaan ini memiliki 59 produk exchange-traded yang terdaftar di 13 bursa, dengan total aset kelolaan lebih dari 5,4 miliar dolar AS per Rabu (12/2), berdasarkan data dari situs resminya.

    Perluasan kerja sama ini terjadi kurang dari sebulan setelah BitGo resmi melantai di New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode saham BTGO. BitGo sendiri dikenal sebagai perusahaan infrastruktur aset digital yang berbasis di Palo Alto, California.

    Tren staking masuk ke produk terregulasi

    Baca juga: IPO BitGo Resmi Melantai NYSE, Saham Sempat Terbang Lalu Melemah

    Dalam beberapa bulan terakhir, platform kustodian institusional mulai semakin agresif memasukkan layanan staking sebagai bagian dari produk utama mereka. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan investor untuk memperoleh yield atau imbal hasil dari aset kripto berbasis proof-of-stake.

    Sebelumnya pada Oktober, Coinbase memperluas integrasi dengan penyedia infrastruktur staking Figment, yang memungkinkan klien Coinbase Prime dan Coinbase Custody melakukan staking aset seperti Avalanche (AVAX), Aptos (APT), Sui (SUI), dan Solana (SOL) langsung dari layanan custody.

    Sekitar sebulan setelahnya, Anchorage Digital juga bekerja sama dengan Figment untuk menghadirkan staking Hyperliquid (HYPE) melalui Anchorage Digital Bank serta entitasnya di Singapura. Layanan ini turut tersedia melalui Porto self-custody wallet.

    Pada 9 Februari, Ripple mengumumkan ekspansi platform custody institusionalnya melalui integrasi dengan Securosys dan Figment. Kerja sama tersebut menambahkan dukungan hardware security module (HSM) yang memungkinkan bank dan kustodian menawarkan layanan custody dan staking tanpa perlu membangun validator maupun sistem manajemen kunci sendiri.

    Selain staking biasa, minat institusi juga mulai mengarah pada liquid staking, yaitu mekanisme yang memungkinkan investor memperoleh reward staking namun tetap memegang token yang dapat diperdagangkan sehingga aset tetap likuid.

    Pada Selasa lalu, kustodian asal Hong Kong Hex Trust mengumumkan kemitraan dengan Jito Foundation untuk mengintegrasikan JitoSOL, liquid staking token berbasis blockchain Solana. Integrasi ini memungkinkan klien memperoleh reward staking dan MEV, sekaligus mempertahankan SOL dalam kondisi likuid dan tetap dapat digunakan sebagai jaminan dalam aktivitas pinjam-meminjam melalui platform pasar mereka.

    Langkah BitGo dan 21Shares ini memperkuat tren bahwa staking kini semakin diposisikan sebagai komponen penting dalam produk investasi kripto institusional, terutama di tengah meningkatnya adopsi layanan aset digital yang berada di bawah kerangka regulasi resmi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi antara raksasa kustodi dan penyedia ETP ini memperkuat infrastruktur institusional.

    “Dengan adanya layanan staking yang teregulasi, investor besar bisa mendapatkan yield secara aman, yang akan mendorong aliran modal jangka panjang ke ekosistem PoS,” analisanya.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Catat Kerugian $2,3 Miliar, Kapitulasi Terbesar Sejak 2021

    Pasar Bitcoin baru saja mencatat salah satu peristiwa kapitulasi terbesar sepanjang sejarah, setelah realized losses mencapai sekitar $2,3 miliar. Lonjakan kerugian terealisasi ini disebut sebanding dengan beberapa momen paling menyakitkan di pasar kripto, termasuk crash 2021, runtuhnya Luna/FTX pada 2022, hingga koreksi besar pada pertengahan 2024.

    Angka $2,3 miliar tersebut merujuk pada pembacaan rata-rata 7 hari dan menempatkan kondisi saat ini ke dalam jajaran 3–5 peristiwa kerugian terbesar yang pernah terekam dalam data on-chain Bitcoin.

    Realized Loss $2,3 Miliar Jadi Indikasi Kapitulasi

    Dilaporkan Crypto Quant, data ini didasarkan pada metrik Net Realized Profit/Loss, yang mengukur nilai dolar dari profit atau loss yang “terkunci” ketika Bitcoin berpindah secara on-chain. Ketika metrik menunjukkan bar merah besar, itu berarti banyak BTC dijual atau dipindahkan dengan harga lebih rendah dibanding harga beli sebelumnya—menandakan tekanan jual dan rasa panik yang kuat.

    Dengan pembacaan $2,3 miliar (rata-rata 7 hari), metrik tersebut menunjukkan bahwa tekanan kerugian yang direalisasikan sedang berada pada level ekstrem.

    Baca Juga: XRP Naik 390% di Thailand, Tinggalkan BTC dan Emas Jauh di Belakang

    Penjual Utama Disebut dari Short-Term Holders

    Menurut rangkuman data, kelompok yang paling banyak menjual dalam kondisi rugi adalah Short-Term Holders, yakni pemegang BTC dengan masa kepemilikan di bawah 155 hari. Kelompok ini disebut membeli BTC di kisaran $80.000 hingga $110.000, lalu kini melepas asetnya saat pasar turun, sehingga mengunci kerugian besar.

    Sementara itu, Long-Term Holders tidak dianggap sebagai sumber utama lonjakan realized losses ini. Kelompok pemegang jangka panjang dinilai cenderung bertahan melewati fase drawdown, alih-alih panik menjual.

    Harga BTC Sempat Rebound dari $60.000 ke $71.000

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Mingguu, 15 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 15 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Meski tekanan kapitulasi besar terjadi, harga Bitcoin dilaporkan sempat memantul dari sekitar $60.000 ke $71.000 setelah gelombang kerugian tersebut. Pola ini dinilai selaras dengan sejarah pasar, di mana lonjakan kerugian ekstrem kerap diikuti rebound jangka pendek akibat meredanya tekanan jual atau munculnya pembelian saat harga “diskon.”

    Namun, analis mengingatkan bahwa reli seperti ini belum tentu menjadi pembalikan tren. Dalam beberapa fase bear market sebelumnya, relief rally juga sering muncul sebelum pasar kembali melemah.

    Pasar Masih Tunggu Konfirmasi Arah

    Kesimpulan sementara dari data tersebut: realized losses $2,3 miliar memicu pantulan harga yang konsisten dengan pola kapitulasi historis. Tetapi risiko tetap ada bahwa pergerakan ini hanya relief rally di tengah fase distribusi yang lebih panjang, bukan awal tren naik baru.

    Pelaku pasar kini memantau apakah Bitcoin mampu menunjukkan penguatan berkelanjutan, atau justru kembali melemah jika kondisi likuiditas dan sentimen memburuk lagi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, secara historis, kapitulasi masif seperti ini adalah ‘pembersihan’ terakhir sebelum pasar menemukan bottom yang solid. Meskipun menyakitkan bagi yang tereksploitasi, ini adalah sinyal reset yang dibutuhkan untuk memulai siklus bullish baru.

    Baca Juga: Thailand Resmi Legalkan Bitcoin untuk Pasar Derivatif


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETHZilla Rilis Token RWA Mesin Jet: Investasi Aviasi via Blockchain

    Industri kripto kembali menghadirkan inovasi di sektor Real World Asset (RWA).

    Kali ini, ETHZilla meluncurkan token berbasis Ethereum yang dijamin oleh mesin jet komersial sewaan (leased commercial jet engines).

    Menurut laporan Cryptodotnews, langkah ini menjadi terobosan baru dalam tokenisasi aset dunia nyata, khususnya di sektor kedirgantaraan.

    Peluncuran ini menandai evolusi RWA dari aset konvensional seperti obligasi, properti, atau surat utang, menuju aset bernilai tinggi yang sangat spesifik dan sebelumnya sulit diakses investor ritel.

    Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

    Tokenisasi Mesin Jet: Konsep Baru di Dunia RWA

    Selama ini, mesin jet komersial merupakan aset bernilai jutaan dolar yang hanya bisa dimiliki oleh maskapai, perusahaan leasing aviasi, atau investor institusional besar. Likuiditas di sektor ini juga cenderung tertutup dan eksklusif.

    Melalui pendekatan tokenisasi, ETHZilla mendigitalkan kepemilikan mesin jet yang disewakan ke maskapai penerbangan.

    Artinya, nilai ekonomi dari aset fisik tersebut direpresentasikan dalam bentuk token di blockchain Ethereum.

    Investor dapat memiliki bagian kecil (fraksional) dari aset tersebut melalui pembelian token.

    Tim Research Tokocrypto menilai langkah ini sebagai bukti bahwa aset fisik yang sangat mahal dan spesifik kini dapat difraksionalisasi lewat blockchain.

    “Tokenisasi mesin jet membuktikan bahwa aset fisik yang sangat spesifik dan mahal pun kini bisa difraksionalisasi lewat blockchain. Ini membuka likuiditas baru di sektor aviasi yang selama ini tertutup bagi investor ritel,” ujar tim research Tokocrypto.

    Membuka Likuiditas Baru di Sektor Aviasi

    Sektor aviasi global merupakan industri bernilai ratusan miliar dolar, namun akses investasinya sangat terbatas. Mesin jet sendiri sering kali menjadi objek leasing jangka panjang dengan arus kas stabil dari kontrak sewa maskapai.

    Dengan tokenisasi, kepemilikan dapat dibagi menjadi unit kecil. Investor ritel juga bisa berpartisipasi tanpa perlu modal besar.

    Selain itu, aset menjadi lebih likuid karena dapat diperdagangkan secara digital. Hasilnya, transparansi ikut meningkat melalui pencatatan on-chain.

    Inovasi ini berpotensi menciptakan pasar sekunder baru untuk aset kedirgantaraan, sesuatu yang sebelumnya hampir tidak mungkin dilakukan secara efisien.

    Tren RWA Semakin Meluas

    Dalam dua tahun terakhir, narasi Real World Asset menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri kripto.

    Tokenisasi surat utang pemerintah, obligasi korporasi, hingga aset properti telah menarik minat investor global.

    Namun, tokenisasi mesin jet membawa konsep ini ke level yang lebih tinggi.

    Jika proyek ini berhasil, model serupa dapat diterapkan pada armada pesawat komersial, infrastruktur bandara, satelit komunikasi, dan aset industri berat lainnya.

    Hal ini menunjukkan bahwa blockchain tidak lagi terbatas pada aset finansial digital, melainkan mulai menyentuh aset fisik bernilai tinggi di dunia nyata.

    Potensi dan Tantangan

    Meski terdengar menjanjikan, tokenisasi aset aviasi tentu memiliki tantangan tersendiri.

    Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor antara lain risiko kredit maskapai penyewa, fluktuasi nilai aset mesin jet, regulasi sekuritas di berbagai yurisdiksi, hingga likuiditas pasar sekunder token.

    Selain itu, transparansi struktur hukum dan kustodian aset fisik menjadi aspek krusial dalam menjaga kepercayaan investor.

    Namun demikian, jika tata kelola dilakukan dengan baik, model ini berpotensi menjadi standar baru dalam pembiayaan aset bernilai tinggi.

    Dampak bagi Ekosistem Ethereum

    Karena token ini dibangun di atas jaringan Ethereum, peluncuran ini juga memperkuat posisi Ethereum sebagai infrastruktur utama tokenisasi RWA global.

    Semakin banyak aset dunia nyata yang masuk ke jaringan ini, semakin besar pula utilitas dan aktivitas on-chain yang tercipta.

    Hal tersebut dapat berdampak positif terhadap ekosistem DeFi, karena token berbasis mesin jet berpotensi digunakan sebagai jaminan (collateral), instrumen yield, atau produk derivatif di masa depan.

    Baca Juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

    Peluncuran token mesin jet oleh ETHZilla menjadi bukti bahwa batas antara aset fisik dan digital semakin kabur.

    Tokenisasi kini tidak hanya menyasar properti atau obligasi, tetapi juga aset industri bernilai jutaan dolar seperti mesin jet komersial.

    Jika adopsi terus meningkat, model ini dapat membuka era baru investasi berbasis blockchain, di mana investor ritel memiliki akses ke sektor-sektor eksklusif yang sebelumnya hanya dapat dijangkau oleh institusi besar.

    Industri RWA tampaknya baru saja memasuki babak berikutnya — dan aviasi kini menjadi bagian dari revolusi tersebut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekor Baru! Dana Tokenisasi Tembus $17 Miliar, RWA Jadi Perhatian

    Pasar tokenized funds mencetak rekor baru setelah total nilai dana on-chain melampaui $17 miliar, menandai all-time high (ATH) terbaru untuk sektor tersebut. Kenaikan ini mencerminkan percepatan adopsi tokenisasi real-world assets (RWA), di mana produk keuangan tradisional seperti money market funds dan instrumen treasury mulai diterbitkan serta diselesaikan transaksinya lewat infrastruktur blockchain.

    Pencapaian ini memperkuat sinyal bahwa tokenisasi tidak lagi sekadar uji coba, melainkan mulai menjadi bagian dari arsitektur pasar keuangan modern yang terukur.

    Perpindahan Modal dari Eksperimen ke Produk On-Chain yang Terstruktur

    Pertumbuhan nilai tokenized funds dinilai menggambarkan pergeseran perilaku pasar. Modal yang sebelumnya banyak bergerak pada eksperimen kripto berbasis spekulasi, kini semakin mengarah ke produk on-chain yang lebih terstruktur dan memiliki dasar utilitas jelas, terutama instrumen yang bersifat yield-bearing dan berada dalam kerangka yang lebih regulatif.

    Seiring bertambahnya volume dan nilai dana yang ditokenisasi, fokus pasar juga mulai bergeser dari narasi hype ke indikator adopsi nyata, termasuk jumlah aset yang benar-benar diterbitkan dan dipakai dalam aktivitas keuangan.

    Institusi Makin Nyaman dengan Settlement Berbasis Blockchain

    Baca Juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

    Lonjakan kapitalisasi tokenized funds juga menunjukkan meningkatnya kenyamanan institusi terhadap settlement berbasis blockchain. Tokenisasi memungkinkan penerbitan dan pencatatan kepemilikan dilakukan lebih transparan, dengan proses yang bisa berjalan lebih efisien dibanding sistem tradisional, sekaligus membuka akses perdagangan yang lebih fleksibel.

    Sektor ini dinilai menarik karena menawarkan kombinasi antara instrumen keuangan yang sudah dikenal pasar tradisional dengan keunggulan infrastruktur blockchain.

    Likuiditas, Transparansi, dan Akses 24/7 Jadi Daya Tarik

    Tokenisasi disebut membawa beberapa manfaat utama: meningkatkan likuiditas, memperkuat transparansi, dan memberikan akses 24/7 terhadap produk keuangan yang sebelumnya terbatas jam operasional pasar. Dengan model on-chain, produk seperti dana pasar uang atau surat utang negara dapat diakses dan dipantau dengan lebih cepat melalui sistem blockchain.

    Berbeda dari siklus kripto sebelumnya yang banyak dipicu spekulasi harga, ekspansi tokenized funds kali ini dinilai lebih terkait dengan instrumen yang memiliki arus imbal hasil dan utilitas finansial yang lebih jelas.

    Tokenisasi Mulai Jadi Infrastruktur, Bukan Sekadar Narasi

    Dengan nilai pasar yang menembus $17 miliar, tokenized funds semakin menegaskan posisi tokenisasi RWA sebagai bagian dari infrastruktur keuangan yang berkembang. Kenaikan ini memperlihatkan bahwa tokenisasi mulai bergerak dari sekadar wacana menjadi implementasi yang bisa diukur, seiring semakin banyaknya modal yang bermigrasi ke ekosistem on-chain.

    Dalam beberapa bulan ke depan, pasar diperkirakan akan terus memantau apakah tren ini berlanjut, termasuk sejauh mana produk tokenisasi mampu menarik lebih banyak partisipasi institusional dan memperluas penggunaan di dunia keuangan nyata.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, Lonjakan ini, khususnya penggunaan RWA sebagai jaminan di pasar peminjaman (lending markets), menandakan kematangan integrasi aset tradisional ke dalam DeFi. Likuiditas institusional kini memiliki jembatan nyata ke ekosistem on-chain.

    Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Monero Terancam Ambruk ke $135? XMR Pecah Bear Flag

    Harga Monero (XMR) masih berada dalam tekanan sejak pertengahan Januari, meskipun sebagian pasar kripto mulai menunjukkan tanda stabilisasi. Setelah mengalami penurunan tajam sepanjang akhir Januari, XMR sempat menemukan support di sekitar $276 pada 6 Februari dan bergerak naik tipis.

    Namun, pemulihan tersebut dinilai rapuh. Data teknikal, lemahnya kekuatan pembeli, serta memburuknya sentimen sosial menunjukkan Monero masih berisiko melanjutkan penurunan lebih dalam.

    XMR Pecah Pola Bear Flag, Dip Buying Dinilai Lemah

    Sejak 14 Januari, Monero bergerak dalam struktur penurunan yang membentuk pola bearish pole-and-flag atau bear flag. Pola ini biasanya muncul setelah penurunan tajam, lalu diikuti fase konsolidasi singkat sebelum harga melanjutkan tren turun.

    Setelah turun lebih dari 60% dari puncak Januari, XMR bergerak sideways dan sedikit menguat dalam pola tersebut. Namun pada 12 Februari, harga mulai menembus batas bawah bear flag, yang mengindikasikan potensi breakdown lanjutan kecuali ada dorongan kuat dari pembeli untuk membawa harga kembali ke dalam pola.

    Dilaporkan BeInCrypto, indikator Money Flow Index (MFI) menunjukkan adanya aktivitas dip buying sejak awal Februari. MFI sempat membentuk tren naik (higher lows) sejak 1 Februari, namun gagal menembus garis tren atas atau membentuk higher-high yang kuat. Hal ini menandakan pembelian masih terjadi, tetapi belum cukup kuat untuk membalikkan arah tren.

    Exchange Outflow Muncul Lagi, Tapi Tidak Mengubah Tren

    Data arus exchange juga mendukung kondisi tersebut. Setelah tiga hari mencatat inflow ringan, Monero kembali mengalami net outflow pada 12 Februari, dengan sekitar $372.000 XMR keluar dari exchange.

    Secara umum, net outflow sering dianggap sebagai sinyal pembelian karena aset dipindahkan ke wallet pribadi. Namun, data ini menunjukkan bahwa pembeli masih ada, tetapi kekuatannya belum cukup untuk mendorong pemulihan signifikan.

    Social Dominance Naik, Tapi Sentimen Positif Anjlok Tajam

    Di sisi lain, data sosial menunjukkan peningkatan perhatian terhadap Monero. Social dominance XMR naik dari sekitar 0,046% menjadi 0,066% antara 11 hingga 12 Februari, mengindikasikan semakin banyak pembahasan Monero dibanding aset kripto lain.

    Meski demikian, peningkatan social dominance ini masih jauh lebih rendah dibanding lonjakan besar yang pernah terjadi pada Januari. Sebelumnya, lonjakan social dominance sempat mendahului reli harga Monero hingga 25%.

    Yang menjadi perhatian utama adalah penurunan drastis sentimen positif. Sejak 9 Februari, skor positive sentiment Monero turun dari sekitar 27,26 menjadi 7,21 atau merosot sekitar 74%. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski pembahasan meningkat, mayoritas percakapan didominasi kekhawatiran dan pandangan negatif.

    Baca juga: Mantan Walikota New York Luncurkan Meme Coin, Gak Sampe 30 Menit Langsung Dump!

    Level Kunci: Jika Gagal Rebut $361, Target Breakdown Mengarah ke $135

    Dari sisi teknikal, area resistance utama berada di sekitar $361. Level ini berada di tengah struktur bear flag dan dianggap sebagai titik penting untuk menentukan apakah pembeli mampu mengembalikan kontrol pasar.

    Jika XMR gagal menembus dan bertahan di atas $361, risiko penurunan tetap dominan. Support terdekat berada di sekitar $308, disusul level $276 yang menjadi titik terendah Februari.

    Apabila kedua level support tersebut jebol, proyeksi bear flag mengarah ke area $135 sebagai target breakdown berikutnya. Level ini dinilai sebagai support historis yang berpotensi menjadi tujuan penurunan jika tekanan jual berlanjut.

    Dengan kombinasi pelemahan struktur harga, sentimen positif yang runtuh, serta dip buying yang belum cukup kuat, Monero masih menghadapi risiko koreksi lanjutan dalam waktu dekat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, pemisahan (divergence) antara tingginya diskusi sosial dan jatuhnya sentimen biasanya menjadi indikator bearish yang kuat karena menandakan diskusi didominasi oleh ketakutan (FUD).

    “Tanpa dukungan sentimen yang stabil dan volume beli yang meyakinkan, pemulihan harga Monero akan sulit dipertahankan dalam jangka pendek,” analisanya.

    Baca juga: Monero (XMR) Tembus ATH Baru, Imbas Developer Zcash (ZEC) Resign?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Dihantam Likuidasi Terbesar Sejak 2021! Apa Dampaknya?

    Ethereum (ETH) tengah mengalami salah satu fase likuidasi terpanjang dan paling intens sejak pertengahan 2021. Di tengah tekanan pasar yang berlanjut, harga ETH masih bertahan di bawah level psikologis $2.100, memicu kekhawatiran investor terhadap arah pergerakan jangka pendek aset kripto terbesar kedua tersebut.

    Meski volatilitas mulai mereda setelah penurunan tajam sebelumnya, struktur pasar menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase penyesuaian besar, terutama di pasar derivatif.

    Likuidasi Long Sentuh Rata-Rata 9.000 ETH

    Laporan terbaru dari CryptoQuant mengungkap bahwa rata-rata pergerakan 7 hari (7-day simple moving average) likuidasi posisi long di Binance mencapai sekitar 9.000 ETH pada 6 Februari 2026. Angka ini bukan lonjakan harian sesaat, melainkan rata-rata mingguan, yang menunjukkan tekanan berkelanjutan terhadap posisi leverage.

    Data tersebut mengindikasikan bahwa posisi long dengan leverage tinggi dilikuidasi secara bertahap selama beberapa hari, bukan melalui satu peristiwa kapitulasi besar. Pola ini mencerminkan proses deleveraging yang sistematis di pasar derivatif Ethereum.

    Deleveraging Terbesar Sejak 2021

    Penurunan harga ETH dari kisaran $3.000 ke area $2.000 tidak memicu kapitulasi mendadak seperti yang terjadi pada fase bearish sebelumnya. Sebaliknya, pasar mengalami serangkaian margin call yang terjadi secara bertahap.

    Secara historis, durasi dan intensitas likuidasi kali ini bahkan disebut melampaui beberapa periode kapitulasi besar selama bear market 2022. Fase ini menunjukkan bahwa pasar sedang menjalani reset leverage secara signifikan, membersihkan posisi spekulatif berlebihan yang sebelumnya mendominasi.

    Dilaporkan Newsbtc, proses ini umumnya dapat mengurangi volatilitas berbasis leverage dan membentuk struktur pasar yang lebih sehat. Namun, dalam jangka pendek, kondisi tersebut tetap mencerminkan sentimen yang rapuh.

    Struktur Tekanan Menguat di Bawah $2.000

    Dari sisi teknikal, Ethereum kini berada di bawah level $2.000 yang sebelumnya menjadi support penting sekaligus level psikologis utama. Kegagalan merebut kembali area ini memperkuat sinyal melemahnya momentum bullish.

    Grafik mingguan menunjukkan pola lower highs yang biasanya menandakan fase korektif atau transisi pasar. Volume perdagangan yang meningkat selama penurunan juga mengindikasikan distribusi atau pelepasan posisi leverage, bukan akumulasi organik.

    Area support berikutnya diperkirakan berada di kisaran $1.500 hingga $1.700, zona yang sebelumnya menjadi area konsolidasi dan permintaan kuat. Bertahan di atas level tersebut dapat membantu menjaga struktur bullish jangka panjang. Namun, jika level ini ditembus, risiko koreksi lebih dalam semakin terbuka.

    Harga ETH Masih Rentan

    Saat ini, Ethereum masih sangat sensitif terhadap kondisi likuiditas global, sentimen pasar kripto secara keseluruhan, serta dinamika posisi derivatif. Pemulihan harga dinilai bergantung pada kembalinya permintaan spot dan stabilisasi di atas level teknikal kunci.

    Dengan fase likuidasi panjang yang tengah berlangsung, pasar kini menunggu apakah reset leverage ini akan menjadi fondasi stabilisasi atau justru membuka jalan bagi tekanan lanjutan dalam waktu dekat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, berbeda dengan spike likuidasi tunggal, fase berkelanjutan ini menunjukkan proses pembersihan leverage yang melelahkan bagi pasar.

    “Support kritis di rentang .500 – .700 menjadi penentu; jika jebol, ETH berpotensi masuk ke fase koreksi yang lebih dalam sebelum pemulihan terjadi,” jelasnya.

    Baca Juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com