Author: 16

  • Valeo Hadirkan Shielded Transfers di Solana, Tersedia Untuk iOS

    Inovasi privasi kembali menjadi sorotan di industri kripto. Kali ini, Whale Insider melaporkan bahwa Valeo resmi meluncurkan fitur shielded transfers untuk jaringan Solana langsung melalui aplikasi iOS mereka.

    Langkah ini menjadikan Valeo sebagai aplikasi pertama yang menawarkan transfer privat langsung di dalam aplikasi (in-app privacy) pada ekosistem Solana.

    Peluncuran ini dinilai sebagai tonggak penting dalam perkembangan teknologi privasi blockchain, terutama di tengah meningkatnya pengawasan regulasi global terhadap transaksi kripto.

    Baca Juga: Harga Solana Ambruk 16%, Akankah Support $126 Bertahan?

    Tentang Shielded Transfers

    Fitur shielded transfers memungkinkan pengguna mengirim aset kripto tanpa mengekspos detail transaksi seperti alamat pengirim, penerima, maupun jumlah transfer secara publik di blockchain.

    Berbeda dengan transaksi standar yang transparan dan dapat dilacak secara terbuka, mekanisme ini memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna.

    Dalam konteks Solana yang dikenal sebagai blockchain berkecepatan tinggi dan biaya rendah, kehadiran fitur privasi langsung di aplikasi mobile menjadi kombinasi menarik antara performa dan perlindungan data.

    Artinya, pengguna kini tidak perlu menggunakan protokol eksternal atau aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan privasi transaksi. Semua dapat dilakukan langsung di dalam aplikasi Valeo.

    Privasi Jadi Narasi Krusial di Tengah Regulasi Ketat

    Privasi semakin menjadi topik sensitif di industri kripto. Di satu sisi, regulator mendorong transparansi dan kepatuhan (compliance).

    Di sisi lain, pengguna tetap menginginkan perlindungan data finansial pribadi mereka.

    Tim Research Tokocrypto menilai inovasi ini sebagai respons terhadap dinamika tersebut.

    “Privasi menjadi narasi yang semakin krusial di tengah pengawasan regulasi yang ketat. Inovasi Valeo mempermudah akses transaksi privat bagi pengguna mobile, yang bisa menjadi standar baru bagi dompet digital masa depan di ekosistem Solana,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Dengan pendekatan ini, Valeo mencoba menyeimbangkan kebutuhan privasi individu dengan perkembangan ekosistem blockchain yang semakin matang.

    Dampak bagi Ekosistem Solana

    Solana selama ini dikenal sebagai blockchain dengan throughput tinggi dan biaya transaksi murah, menjadikannya populer untuk DeFi, NFT, hingga aplikasi gaming Web3.

    Namun, fitur privasi belum menjadi fokus utama jaringan ini dibandingkan blockchain lain yang memang mengusung privasi sebagai fitur inti.

    Hadirnya shielded transfers secara native di aplikasi mobile berpotensi meningkatkan adopsi pengguna yang peduli privasi; menarik minat institusi atau pelaku bisnis yang membutuhkan kerahasiaan transaksi; memperluas use case Solana di sektor pembayaran; dan mendorong inovasi wallet dan aplikasi serupa.

    Jika fitur ini mendapat respons positif dari komunitas, bukan tidak mungkin dompet digital lain di ekosistem Solana akan mengadopsi pendekatan serupa.

    Mobile-First: Masa Depan Akses Web3

    Salah satu poin penting dari peluncuran ini adalah fokus pada platform iOS. Mayoritas pengguna kripto global kini mengakses aset digital mereka melalui perangkat mobile.

    Dengan menghadirkan privasi langsung di aplikasi, Valeo menyasar segmen pengguna yang menginginkan kemudahan tanpa kompromi terhadap keamanan dan kerahasiaan.

    Model mobile-first privacy ini bisa menjadi standar baru bagi dompet digital generasi berikutnya, di mana:

    • Privasi bukan fitur tambahan, melainkan fitur inti
    • Proses transaksi tetap cepat dan user-friendly
    • Pengalaman pengguna tidak terganggu oleh kompleksitas teknis

    Pendekatan ini juga sejalan dengan tren Web3 yang semakin mengarah pada integrasi seamless antara teknologi blockchain dan aplikasi sehari-hari.

    Tantangan ke Depan

    Meski inovatif, fitur privasi di blockchain tetap menghadapi sejumlah tantangan.

    Regulasi anti pencucian uang (AML) dan kebijakan Know Your Customer (KYC) di berbagai negara dapat membatasi penggunaan transaksi privat secara luas.

    Selain itu, edukasi pengguna menjadi faktor penting. Banyak pengguna kripto belum sepenuhnya memahami perbedaan antara transaksi publik dan transaksi privat, serta implikasi keamanannya.

    Namun, jika Valeo mampu menghadirkan solusi yang tetap mematuhi kerangka hukum tanpa mengorbankan privasi, inovasi ini berpotensi menjadi katalis besar bagi pertumbuhan ekosistem Solana.

    Baca Juga: Solana Terancam Jebol US$100, Investor Jangka Panjang Mulai Mundur

    Peluncuran shielded transfers oleh Valeo menandai babak baru dalam evolusi privasi blockchain, khususnya di jaringan Solana.

    Dengan menghadirkan fitur transaksi privat langsung di aplikasi iOS, Valeo membuka jalan bagi standar baru dompet digital yang mengutamakan keamanan data dan kenyamanan pengguna.

    Di tengah meningkatnya pengawasan regulasi global, inovasi berbasis privasi seperti ini dapat menjadi pembeda utama dalam persaingan ekosistem blockchain.

    Jika adopsi meningkat, Solana berpotensi memperluas perannya tidak hanya sebagai jaringan berperforma tinggi, tetapi juga sebagai infrastruktur yang mendukung transaksi yang lebih privat dan efisien di era Web3.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Memecoin HOODRAT Melonjak, Bagaimana Potensinya?

    Setelah cukup lama kurang mendapatkan atensi, pasar memecoin akhirnya kembali memanas.

    Muaranya, token HOODRAT mencatat lonjakan harga signifikan setelah aktivitas pembelian on-chain terdeteksi memiliki keterkaitan dengan deployer dari WIF, salah satu memecoin paling fenomenal dalam siklus sebelumnya.

    Menurut laporan Whale Insider, spekulasi ini dengan cepat menyebar di media sosial kripto, memicu gelombang FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan trader ritel yang berharap HOODRAT dapat mengulang kesuksesan WIF.

    Baca Juga: Token YZY, Memecoin Kanye West yang Tuai Kontroversi

    Lonjakan Harga Dipicu Aktivitas On-Chain

    Berdasarkan data yang beredar di komunitas kripto, dompet yang diduga memiliki hubungan dengan deployer WIF terpantau melakukan akumulasi HOODRAT dalam jumlah signifikan.

    Informasi ini menjadi katalis kuat bagi kenaikan harga dalam waktu singkat.

    Di ekosistem memecoin, faktor teknikal dan fundamental sering kali berada di urutan kedua setelah narasi.

    Ketika muncul dugaan keterlibatan figur atau alamat wallet yang pernah sukses menciptakan token viral, pasar biasanya merespons dengan cepat—dan agresif.

    Lonjakan HOODRAT menjadi contoh klasik bagaimana sentimen dan spekulasi dapat mendorong harga aset kripto melonjak drastis dalam hitungan jam.

    Efek “Deployer yang Sama”: Mesin Spekulasi Memecoin

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa narasi keterkaitan deployer merupakan salah satu pendorong terkuat dalam pasar memecoin.

    “Narasi ‘deployer yang sama’ adalah bahan bakar spekulasi paling kuat di ekosistem memecoin. Trader berharap HOODRAT bisa mengulangi kesuksesan WIF, menjadikannya magnet FOMO meskipun memiliki risiko volatilitas yang sangat ekstrem,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Dalam sejarah memecoin, reputasi kreator atau deployer sering kali menjadi faktor psikologis utama. Jika seorang deployer pernah meluncurkan token yang sukses besar, pasar cenderung mengasumsikan potensi keberhasilan yang sama pada proyek berikutnya, meskipun belum ada bukti fundamental yang kuat.

    Fenomena ini memperlihatkan bagaimana kepercayaan komunitas dan rekam jejak di blockchain dapat diterjemahkan menjadi premi harga.

    Memecoin dan Psikologi Pasar

    Berbeda dengan proyek kripto berbasis utilitas atau infrastruktur, memecoin lebih bergantung pada viralitas, komunitas, dan momentum sosial.

    Dalam banyak kasus, reli harga didorong oleh spekulasi identitas kreator, dukungan influencer kripto, volume perdagangan tinggi dalam waktu singkat, hingga narasi unik yang mudah menyebar.

    HOODRAT saat ini berada di fase awal euforia, di mana ekspektasi pasar sering kali melampaui realitas fundamental.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa reli berbasis narasi biasanya bersifat cepat dan ekstrem—baik ke atas maupun ke bawah.

    Risiko Volatilitas Ekstrem

    Meski potensi keuntungan besar menjadi daya tarik utama, memecoin dikenal memiliki volatilitas sangat tinggi.

    Harga dapat melonjak ratusan persen dalam waktu singkat, tetapi juga bisa terkoreksi tajam ketika narasi kehilangan momentum, whale mulai merealisasikan profit, likuiditas menipis, atau sentimen pasar kripto secara umum melemah.

    Trader yang masuk di fase euforia sering kali menghadapi risiko koreksi tajam ketika reli mulai mereda.

    Selain itu, keterkaitan wallet secara on-chain belum tentu menjadi jaminan bahwa proyek tersebut akan mengikuti jejak kesuksesan token sebelumnya. Korelasi tidak selalu berarti replikasi keberhasilan.

    Apakah HOODRAT Bisa Mengikuti Jejak WIF?

    Pertanyaan utama yang kini beredar di komunitas adalah: apakah HOODRAT memiliki peluang realistis untuk menyamai performa WIF?

    Secara historis, hanya sebagian kecil memecoin yang mampu mempertahankan momentum jangka panjang. Banyak yang mengalami lonjakan awal sebelum akhirnya terkoreksi dalam beberapa minggu atau bulan.

    Keberhasilan jangka panjang biasanya ditentukan oleh pertumbuhan komunitas organik, distribusi token yang sehat, likuiditas memadai, serta dukungan ekosistem dan integrasi.

    Tanpa faktor-faktor tersebut, reli berbasis spekulasi cenderung bersifat sementara.

    Baca Juga: 5 Memecoin Terpopuler di Pump.Fun di Pekan Kedua Mei

    Lonjakan harga HOODRAT menunjukkan kembali bagaimana narasi dan reputasi dapat menjadi katalis utama dalam ekosistem memecoin.

    Dugaan keterkaitan dengan deployer WIF telah memicu gelombang FOMO yang signifikan, mendorong volume dan harga naik tajam.

    Namun, di balik potensi keuntungan besar, risiko volatilitas ekstrem tetap membayangi. Investor dan trader perlu menyadari bahwa reli berbasis spekulasi bisa berbalik arah dengan cepat.

    Dalam pasar memecoin, kecepatan sering kali menjadi penentu. Tetapi disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah fluktuasi yang tak terduga.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini Naik ke $68.937, Sinyal Rebound Menguat?

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan penguatan signifikan.

    Dalam catatan Tokocrypto pada Sabtu (14/2), BTC diperdagangkan di level $68.937,95, naik sekitar +3,47% dalam 24 jam terakhir, setelah sebelumnya sempat tertekan dalam tren penurunan bulanan.

    Kenaikan ini menambah kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi sekitar $1,37 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $37,74 miliar.

    Meski reli jangka pendek mulai terlihat, pertanyaan utama pelaku pasar adalah: apakah ini awal pembalikan tren atau sekadar relief rally dalam struktur bearish yang lebih besar?

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $66.569, Koreksi Dalam?

    Pergerakan Harga 24 Jam: Momentum Positif Muncul

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga terendah di level $65.959,95 dan tertinggi di level $69.382,83.

    Kenaikan harian sebesar sekitar $2.271 menunjukkan adanya tekanan beli yang cukup solid setelah harga sempat mendekati area support kuat di bawah $66.000.

    Secara intraday, volatilitas masih terjaga, tetapi pergerakan harga menunjukkan pola higher low jangka pendek—indikasi awal bahwa buyer mulai kembali masuk ke pasar.

    Namun, secara mingguan BTC masih mencatatkan penurunan sekitar -2,54%, mengindikasikan tren jangka pendek belum sepenuhnya berbalik bullish.

    Tekanan Jangka Menengah Masih Terlihat

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Meski kenaikan harian cukup impresif, data performa historis menunjukkan tekanan jangka menengah masih dominan:

    • 30 hari: -28,12%
    • 60 hari: -19,63%
    • 90 hari: -28,01%

    Penurunan hampir 30% dalam sebulan terakhir menempatkan BTC dalam fase koreksi signifikan dari level yang jauh lebih tinggi.

    Sebagai catatan, rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Bitcoin berada di $126.198,07, sehingga harga saat ini masih berada jauh di bawah puncak tersebut.

    Koreksi tajam ini biasanya memicu dua kemungkinan: fase akumulasi oleh investor jangka panjang atau konsolidasi sebelum penurunan lanjutan.

    Maka dari itu, pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat menentukan narasi dominan.

    Struktur Pasar dan Kapitalisasi

    Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, menduduki peringkat #1 secara global. Beberapa data kunci pasar:

    • Kapitalisasi pasar: $1,37 triliun
    • Volume 24 jam: $37,82 miliar
    • Sirkulasi suplai: 19,99 juta BTC
    • Maksimum suplai: 21 juta BTC
    • Fully Diluted Valuation (FDV): $1,44 triliun

    Dengan suplai yang sudah beredar mencapai sekitar 95,19% dari total maksimum, tekanan inflasi Bitcoin relatif rendah dibandingkan banyak altcoin.

    Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa BTC sering dianggap sebagai aset lindung nilai digital dalam jangka panjang.

    Level Teknis Penting yang Perlu Diperhatikan

    Secara teknikal, beberapa level krusial saat ini adalah:

    Support kuat:

    • Area $65.000
    • Area psikologis $60.000

    Resistance terdekat:

    • $69.500
    • $70.000 (level psikologis penting)

    Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas $70.000 dengan volume tinggi, peluang menuju fase recovery yang lebih luas akan terbuka.

    Sebaliknya, kegagalan menembus resistance dan penurunan kembali di bawah $66.000 dapat mengindikasikan bahwa reli hari ini hanya bersifat sementara.

    Apakah Ini Awal Pembalikan Tren?

    Kenaikan +3,47% memang memberi angin segar setelah tekanan panjang dalam 30 hari terakhir. Namun, secara struktur makro, BTC masih berada dalam fase konsolidasi pasca koreksi besar.

    Beberapa faktor yang biasanya memicu pembalikan tren kuat meliputi lonjakan volume signifikan berkelanjutan, arus masuk institusional, perbaikan sentimen pasar global, hingga breakout teknikal dari resistance kunci.

    Saat ini, volume harian masih berada di kisaran moderat, belum menunjukkan lonjakan ekstrem yang biasanya menyertai breakout besar.

    Baca Juga: Thailand Resmi Legalkan Bitcoin untuk Pasar Derivatif

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan sinyal rebound jangka pendek dengan kenaikan +3,47% ke level $68.937. Momentum beli mulai terlihat setelah tekanan koreksi hampir 30% dalam 30 hari terakhir.

    Namun, struktur jangka menengah masih perlu dikonfirmasi. Level $70.000 menjadi resistance kunci yang akan menentukan apakah Bitcoin siap memulai fase pemulihan baru atau masih berada dalam pola konsolidasi.

    Bagi investor dan trader, disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci di tengah volatilitas yang masih tinggi. Pergerakan beberapa hari ke depan akan sangat krusial dalam menentukan arah tren Bitcoin selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Melonjak 11,72% ke $0,153 Jelang Upgrade Mainnet

    Harga Pi Network (PI) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (14/2), token ini naik 11,72% ke level $0,153, jauh mengungguli kenaikan pasar kripto secara keseluruhan yang hanya naik sekitar 3,57%.

    Kenaikan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya antisipasi terhadap tenggat penting upgrade node mainnet pada 15 Februari, yang disebut-sebut menjadi momen krusial bagi stabilitas dan keberlanjutan jaringan Pi.

    Lonjakan harga juga dibarengi dengan kenaikan volume perdagangan sebesar 187%, menembus angka $32 juta dalam sehari.

    Peningkatan volume ini menunjukkan bahwa reli tersebut didukung minat beli yang kuat, bukan sekadar pergerakan spekulatif tipis.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 3,14% ke $0,137, Rebound Valid?

    Upgrade Mainnet Jadi Katalis Utama

    Tim inti Pi (Pi Core Team) menetapkan batas waktu 15 Februari bagi node untuk melakukan pembaruan perangkat lunak.

    Upgrade ini diklaim penting untuk menjaga “safety and liveness” jaringan, terutama setelah sempat terjadi ketidakstabilan pada periode sebelumnya.

    Secara fundamental, pembaruan protokol merupakan katalis yang nyata dan terukur, berbeda dengan sekadar rumor pasar.

    Investor menilai upgrade ini berpotensi menjadi titik balik bagi jaringan yang sebelumnya menghadapi tantangan teknis.

    Optimisme tersebut tercermin dari akselerasi harga yang relatif agresif dibandingkan mayoritas altcoin lain.

    Reli ini juga mengindikasikan bahwa pasar menilai upgrade tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi mainnet.

    Hal yang perlu dipantau oleh para investor adalah tingkat partisipasi node setelah tenggat waktu, laporan stabilitas jaringan pasca-upgrade, dan apakah volume tetap tinggi setelah momentum awal mereda.

    Tekanan Unlock Berkurang, Sentimen Listing Menguat

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Selain faktor teknis, dinamika suplai token juga memberikan dukungan tambahan.

    Sekitar 19 juta PI sempat mengalami unlock pada 13 Februari. Namun, jadwal unlock harian diproyeksikan turun di bawah 5 juta PI menjelang akhir bulan.

    Penurunan laju suplai baru ini berpotensi mengurangi tekanan jual di pasar spot. Di sisi lain, spekulasi mengenai potensi listing di bursa besar seperti Kraken terus beredar di media sosial.

    Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor listing sering kali menjadi katalis sentimen yang kuat dalam ekosistem kripto.

    Jika benar terjadi, listing di bursa tier-1 dapat meningkatkan likuiditas, memperluas basis investor, sekaligus meningkatkan kredibilitas proyek.

    Namun, perlu dicatat bahwa hingga saat ini faktor listing masih bersifat spekulatif.

    Level Teknis Penting: $0,15 Jadi Garis Pertahanan

    Dari sisi teknikal, PI kini berada di area krusial.

    Support kunci: $0,15
    Resistance terdekat: $0,155–$0,16

    Level $0,15 menjadi zona psikologis sekaligus teknikal yang harus dipertahankan untuk menjaga momentum bullish.

    Jika harga mampu bertahan di atas level ini pasca-upgrade, maka peluang pengujian resistance $0,155 hingga $0,16 semakin terbuka.

    Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dapat mendorong harga kembali menguji area $0,13 yang sebelumnya menjadi titik terendah bulanan.

    Struktur jangka pendek kini menunjukkan pembentukan higher low, tetapi konfirmasi tren naik yang lebih kuat masih membutuhkan breakout bersih di atas $0,155 dengan volume stabil.

    Outlook Jangka Pendek: Optimisme Bersyarat

    Secara keseluruhan, reli 11,72% ini didorong oleh katalis fundamental yang jelas, bukan sekadar noise pasar.

    Kombinasi upgrade teknis, berkurangnya tekanan suplai, dan spekulasi listing menciptakan kondisi yang mendukung pergerakan naik.

    Namun, keberlanjutan tren sangat bergantung pada dua faktor utama, yaitu keberhasilan dan stabilitas upgrade mainnet serta kemampuan harga bertahan di atas $0,15.

    Jika upgrade berjalan lancar dan sentimen tetap positif, PI berpotensi membangun fase akumulasi baru di atas $0,15 sebelum mencoba menembus $0,16.

    Sebaliknya, jika muncul gangguan teknis atau tekanan jual meningkat, reli ini bisa berubah menjadi relief rally jangka pendek.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear Kembali

    Lonjakan harga Pi Network ke $0,153 mencerminkan optimisme pasar menjelang upgrade mainnet 15 Februari.

    Dengan volume melonjak 187% dan tekanan unlock yang menurun, struktur jangka pendek terlihat lebih konstruktif.

    Meski demikian, level $0,15 tetap menjadi garis pertahanan utama. Keberhasilan mempertahankan area ini akan menentukan apakah reli berlanjut atau justru kembali terkoreksi.

    Investor disarankan memantau perkembangan teknis jaringan serta dinamika volume perdagangan dalam beberapa hari ke depan untuk membaca arah tren selanjutnya secara lebih akurat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Hadirkan Fitur Baru Sambut Momen Imlek dan Ramadan

    Di tengah kondisi pasar kripto global yang masih menantang, Tokocrypto meluncurkan serangkaian pembaruan fitur bertepatan dengan momentum Tahun Baru Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H. Periode ini dinilai identik dengan meningkatnya aktivitas belanja dan budaya berbagi, sekaligus menjadi momen strategis untuk mendorong adopsi aset kripto di Indonesia.

    Manajemen Tokocrypto menilai inovasi produk menjadi langkah konkret untuk menjaga minat transaksi dan memperkuat utilitas kripto dalam aktivitas harian pengguna. Di tengah tekanan pasar global, perusahaan berupaya menghadirkan fitur yang memudahkan akses, mempercepat proses, serta meningkatkan kenyamanan bertransaksi.

    Rilis Aplikasi Tokocrypto Versi 2.28

    Melalui pembaruan aplikasi versi 2.28, Tokocrypto menghadirkan tiga fitur utama, yaitu Gift Card kripto, Widget Tokocrypto, serta peningkatan alur verifikasi KYC (Know Your Customer) yang kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari dua menit.

    Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memperkuat posisi Tokocrypto sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto di Indonesia.

    Gift Card Kripto, Kirim Aset Tanpa Alamat Wallet

    Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Gift Card Tokocrypto. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim aset kripto sebagai hadiah digital tanpa perlu mengetahui alamat wallet penerima. Pengiriman cukup dilakukan melalui link atau kode yang dapat diklaim oleh siapa saja.

    Gift Card dapat disertai pesan personal dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti hadiah, reward, maupun berbagi kripto di momen spesial. Penerima hanya perlu membuka link atau memindai QR code, kemudian login atau mendaftar akun Tokocrypto agar aset kripto otomatis masuk ke akun mereka setelah proses verifikasi.

    Fitur ini dinilai mempermudah proses berbagi kripto secara instan dan praktis, termasuk bagi pengguna baru yang belum memiliki wallet sebelumnya.

    Baca juga: Tokocrypto Sukses Gelar ICO 2026, Catat Pertumbuhan Signifikan

    Widget Tokocrypto, Pantau Harga dari Layar Utama

    Selain Gift Card, Tokocrypto juga menghadirkan fitur Widget yang dapat ditampilkan di lock screen maupun home screen smartphone. Melalui widget ini, pengguna dapat memantau harga aset kripto favorit secara real-time tanpa harus membuka aplikasi.

    Widget tersedia dalam berbagai ukuran dan tampilan, serta memungkinkan akses cepat untuk melakukan jual-beli aset. Fitur ini ditujukan untuk mendukung aktivitas trading yang lebih responsif dan efisien.

    KYC Lebih Cepat, Kurang dari Dua Menit

    Peningkatan signifikan juga dilakukan pada alur verifikasi KYC. Melalui pembaruan terbaru, proses verifikasi kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari dua menit dengan alur yang lebih ringkas dan intuitif.

    Meski dipercepat, Tokocrypto menyatakan proses KYC tetap mengedepankan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan proses yang lebih singkat, pengguna baru dapat segera mengakses fitur transaksi tanpa menunggu lama.

    Pertumbuhan Deposit via Virtual Account BCA

    Di sisi transaksi, Tokocrypto juga mencatat pertumbuhan deposit melalui Virtual Account BCA yang menjadi salah satu kontributor terbesar pada platform. Pengguna dapat melakukan deposit melalui berbagai kanal seperti BCA Mobile, MyBCA, KlikBCA, hingga ATM BCA.

    Proses deposit melalui Virtual Account BCA diklaim dapat selesai dalam waktu kurang dari lima menit, bahkan pada beberapa uji coba tercatat saldo masuk kurang dari satu menit dan dapat langsung digunakan untuk bertransaksi.

    Dengan basis nasabah BCA yang mencapai lebih dari 42 juta rekening aktif per pertengahan 2025, kerja sama ini dinilai membantu memperluas akses masyarakat terhadap investasi aset kripto.

    Dorong Adopsi dan Pengalaman Pengguna

    Melalui rangkaian inovasi ini, Tokocrypto berharap dapat mendorong pertumbuhan transaksi, meningkatkan pengalaman pengguna, serta memperkuat posisi aset kripto sebagai alternatif investasi digital di Indonesia, khususnya di momentum Imlek dan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.

    Baca juga: Kolaborasi DRX dan Tokocrypto: Mengulik Adopsi Web3 di Yogyakarta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • AAVE Naik 5% Usai Semua Revenue Dialihkan ke DAO Treasury

    Protokol decentralized finance (DeFi) Aave mengumumkan langkah strategis baru dengan mengalihkan seluruh pendapatan produk langsung ke treasury Aave DAO. Keputusan ini menandai pergeseran besar menuju tata kelola berbasis komunitas, sekaligus memperkuat posisi DAO sebagai pusat keuangan utama dalam ekosistem Aave.

    Kabar tersebut langsung memicu respons positif pasar. Harga token AAVE dilaporkan melonjak sekitar 5% tak lama setelah pengumuman, mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap arah baru Aave.

    Seluruh Pendapatan Produk Dialihkan ke Treasury DAO

    Dalam pernyataan resminya, Aave menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari “Aave Will Win Framework”, sebuah kerangka baru yang menekankan model token-centric dengan tujuan memperkuat pendapatan komunitas.

    Dikutip Coin Turk, Aave menyatakan bahwa 100% pendapatan dari berbagai lini produk, termasuk aplikasi mobile Aave, kartu debit, serta tiga produk unggulan lainnya, akan disalurkan langsung ke treasury DAO. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan fleksibilitas keuangan DAO dalam mendanai inovasi, memperkuat keberlanjutan protokol, dan memberikan ruang lebih besar untuk pengembangan ekosistem jangka panjang.

    Baca juga: Aave Resmi Tinggalkan Brand Avara, Fokus Kembali Garap DeFi

    Aave V4 Jadi Pilar Monetisasi Baru

    Selain pendapatan dari sisi produk, Aave juga menyoroti potensi peningkatan revenue dari sisi protokol melalui pengembangan Aave V4. Dalam proposal tersebut, Aave menjelaskan bahwa V4 akan membawa fitur monetisasi baru yang diposisikan sebagai pilar strategis bagi pendapatan DAO di masa depan.

    Aave juga meminta dukungan pendanaan DAO untuk mempercepat pengembangan di Aave Labs, sekaligus mengusulkan pembentukan entitas khusus untuk mengelola dan melindungi brand Aave agar tetap selaras dengan kepentingan komunitas.

    Aave Perkuat Dominasi di Pasar Lending DeFi

    Aave saat ini disebut menguasai sekitar 60% pangsa pasar decentralized lending. Protokol ini menilai penguatan treasury DAO akan menjadi fondasi penting untuk mempertahankan dominasi di sektor pinjaman, sekaligus membuka jalan ekspansi ke sektor lain seperti tokenisasi aset.

    Dengan mengarahkan seluruh aliran pendapatan ke DAO, Aave menegaskan strategi bahwa kekuatan finansial dan keputusan strategis harus berada di tangan pemegang token serta partisipan institusi yang aktif dalam tata kelola.

    Harga AAVE Bertahan di Atas $112

    Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Pasca pengumuman, token AAVE diperdagangkan di kisaran $112, dengan kenaikan harian sekitar 2–3%. Kapitalisasi pasar AAVE tercatat berada di sekitar $1,73 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai lebih dari $468 juta.

    Pergerakan ini memperlihatkan bahwa pasar merespons positif perubahan struktur revenue Aave, terutama karena kebijakan tersebut dinilai dapat memperkuat value capture untuk DAO dan mendukung inovasi protokol dalam jangka panjang.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, langkah ini menandai evolusi signifikan dalam tokenomics Aave, yang secara efektif menyelaraskan kesuksesan ekonomi protokol langsung dengan kekuatan finansial DAO dan kegunaan token AAVE.

    “Hal ini memperkuat keberlanjutan jangka panjang dan menciptakan narasi ‘real yield’ yang menguntungkan pemegang token,” jelasnya.

    Baca juga: Ubah Peta Industri Kripto, Aave Umumkan Rencana Buyback $50 Juta!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • WLFI Turun ke $0,10, Proyek Kripto Trump Umumkan World Swap

    World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung keluarga Presiden Donald Trump, mengumumkan rencana peluncuran platform remitansi dan foreign exchange (FX) bernama World Swap. Pengumuman tersebut disampaikan oleh salah satu pendiri, Zak Folkman, dalam konferensi Consensus di Hong Kong, menurut laporan Reuters.

    Platform ini dirancang untuk memangkas biaya transfer lintas negara dan akan terhubung langsung ke kartu debit serta rekening bank pengguna secara global.

    Target Pasar $7 Triliun Per Tahun

    Dikutip CoinMarketCap, World Swap disebut akan menyasar pasar remitansi dan valuta asing yang nilainya mencapai lebih dari $7 triliun per tahun. Folkman menyatakan bahwa platform tersebut bertujuan menyelesaikan transaksi lintas mata uang dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan penyedia jasa keuangan tradisional.

    Langkah ini memperluas lini bisnis World Liberty Financial, yang sebelumnya telah meluncurkan World Liberty Markets, platform pinjaman berbasis kripto yang mendorong adopsi stablecoin USD1 miliknya.

    Menurut Folkman, World Liberty Markets telah mencatat aktivitas pinjaman senilai $320 juta dan lebih dari $200 juta dana yang dipinjam hanya dalam empat minggu sejak peluncurannya.

    Baca juga: World Liberty Financial (WLFI) Terkoreksi ke $0.153, Kuat Secara Bulanan

    Tambah Sumber Pendapatan di Tengah Sorotan Politik

    Ekspansi ke sektor remitansi menambah sumber pendapatan baru bagi perusahaan yang berfokus pada stablecoin dan infrastruktur decentralized finance (DeFi). World Swap diposisikan sebagai alternatif berbiaya rendah terhadap pemain lama di industri transfer uang global.

    Namun, ekspansi ini juga terjadi di tengah meningkatnya sorotan politik terhadap bisnis kripto keluarga Trump. Sejumlah pakar etika mempertanyakan potensi konflik kepentingan mengingat Presiden Trump saat ini turut mengawasi kebijakan kripto di Amerika Serikat, sementara keluarganya menjalankan bisnis aset digital. Gedung Putih telah membantah adanya konflik tersebut.

    Dewan Perwakilan Rakyat AS juga dikabarkan meluncurkan penyelidikan terkait kesepakatan perusahaan dengan Uni Emirat Arab (UEA), termasuk struktur kepemilikan dan hubungan asing World Liberty Financial.

    Harga WLFI Turun ke $0,10

    Pergerakan harga World Liberty Financial (WLFI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga World Liberty Financial (WLFI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Di tengah pengumuman peluncuran World Swap, token World Liberty Financial (WLFI) diperdagangkan di kisaran $0,102 atau turun sekitar 4% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar WLFI berada di sekitar $2,74 miliar dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $124 juta.

    Dalam 30 hari terakhir, harga WLFI tercatat melemah sekitar 44%, meskipun proyek terus memperluas lini produknya.

    Dengan peluncuran World Swap, World Liberty Financial kini bersaing langsung di pasar remitansi global yang padat. Pelaku pasar akan memantau apakah platform ini mampu menarik pengguna secara luas sekaligus menghadapi tantangan regulasi yang terus berkembang.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, WLFI mencoba memanfaatkan narasi efisiensi blockchain untuk mendisrupsi pemain tradisional di sektor remitansi.

    “Dukungan nama besar Trump memberikan daya tarik pemasaran yang kuat, namun adopsi masif akan sangat bergantung pada kemudahan akses bagi pengguna non-kripto,” jelasnya.

    Baca Juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

    Di tengah tren penurunan harga Ethereum (ETH), para whale justru menunjukkan aktivitas akumulasi besar. Data terbaru mencatat penarikan ETH dari exchange mencapai lebih dari $400 juta, menjadi yang tertinggi sejak Oktober tahun lalu.

    Langkah ini memunculkan spekulasi bahwa investor besar melihat area harga saat ini sebagai zona menarik untuk akumulasi, meskipun pasar kripto masih berada dalam tekanan.

    Outflow ETH Tembus 220.000 Koin, Binance Dominan

    Analis kripto Arab Chain dalam laporan CryptoQuant menyebut bahwa data netflow exchange menunjukkan percepatan signifikan dalam aktivitas penarikan ETH dalam beberapa hari terakhir. Secara total, arus keluar bersih Ethereum dari seluruh exchange telah melampaui 220.000 ETH, level tertinggi sejak Oktober 2025.

    Khusus di Binance, arus keluar harian bersih mencapai hampir 158.000 ETH pada 5 Februari, terbesar sejak Agustus tahun lalu. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar penarikan terpusat di exchange dengan likuiditas terdalam.

    Dilaporkan Newsbtc, Arab Chain menilai bahwa pergerakan ini menunjukkan perubahan perilaku whale, di mana mereka memindahkan aset ke wallet pribadi atau protokol penyimpanan jangka panjang. Pola seperti ini umumnya dikaitkan dengan fase akumulasi atau strategi pengurangan risiko.

    Menariknya, aktivitas tersebut terjadi saat harga ETH berada di kisaran $1.800 hingga $2.000, yang diduga menjadi zona akumulasi bagi investor besar.

    Tekanan Jual Berkurang, Support Jangka Pendek Menguat?

    Penarikan besar dari exchange secara teori mengurangi suplai yang siap dijual di pasar, sehingga dapat menekan potensi aksi jual dalam jangka pendek. Jika momentum pasar kembali menguat, kondisi ini berpotensi menjadi katalis pendukung harga.

    Saat artikel ini ditulis, harga Ethereum diperdagangkan di sekitar $1.965 dan masih bergerak volatil dalam 24 jam terakhir.

    Staking Ethereum Tembus 30% dari Total Supply

    Selain akumulasi whale, data dari Token Terminal menunjukkan bahwa rasio staking Ethereum kini telah melampaui 30% dari total suplai, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

    Sebanyak 36,8 juta ETH—setara sekitar $72 miliar, kini terkunci dalam staking, didukung oleh hampir satu juta validator yang mengamankan jaringan. Analis dari The Milk Road menyebut kondisi ini sebagai bukti kuatnya keyakinan investor terhadap ekosistem Ethereum, meskipun pasar sedang dalam tren turun.

    Saat ini, antrean keluar staking (staking exit queue) berada di sekitar 4,1 juta ETH, jumlah yang dinilai relatif kecil dibanding total ETH yang telah dikunci. Di sisi lain, waktu tunggu untuk staking baru mencapai sekitar 72 hari, menunjukkan tingginya permintaan untuk mengunci ETH.

    Baca Juga: Sinyal Bahaya ETH Makin Kuat! Whale Diduga Mulai Buang Ethereum

    Supply Ketat Jadi Katalis Potensial

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan semakin banyak ETH yang dipindahkan ke wallet pribadi dan terkunci dalam staking, suplai likuid di pasar terus menyusut. Kondisi ini berpotensi menciptakan tekanan pasokan (supply restriction) yang dapat menjadi katalis positif bagi harga ETH jika permintaan kembali meningkat.

    Meski tren harga jangka pendek masih menghadapi tekanan, kombinasi akumulasi whale dan lonjakan staking menunjukkan bahwa pelaku pasar besar belum meninggalkan Ethereum. Pasar kini menunggu apakah pergerakan senyap para whale ini akan menjadi awal dari fase pemulihan berikutnya.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penarikan masif ETH ke dompet pribadi ini adalah sinyal klasik dari akumulasi kuat dan keyakinan jangka panjang oleh pemegang besar, bahkan di tengah tren penurunan harga. Pengurangan pasokan yang beredar di bursa sering kali menjadi pendahulu bullish yang berpotensi memicu kejutan pasokan di masa depan.

    Baca Juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Thailand Resmi Legalkan Bitcoin untuk Pasar Derivatif

    Pemerintah Thailand secara resmi menyetujui proposal Kementerian Keuangan untuk mengizinkan aset digital digunakan sebagai underlying asset di pasar derivatif dan pasar modal negara tersebut. Keputusan ini diumumkan pada Selasa dan dinilai sebagai langkah besar dalam modernisasi sistem keuangan Thailand.

    Kebijakan baru ini bertujuan menyelaraskan pasar derivatif Thailand dengan standar internasional, memperkuat pengawasan regulasi dan perlindungan investor, serta memposisikan Thailand sebagai pusat perdagangan kripto institusional di kawasan Asia Tenggara.

    Bitcoin dan Aset Digital Resmi Diakui di Pasar Derivatif

    Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC) akan merevisi Undang-Undang Derivatif untuk memungkinkan aset digital, termasuk Bitcoin (BTC) dan kredit karbon, digunakan sebagai aset dasar dalam instrumen derivatif.

    CEO Binance Thailand, Nirun Fuwattananukul, menyebut keputusan ini sebagai momen penting bagi pasar modal Thailand. Ia mengatakan pengakuan resmi terhadap aset digital menunjukkan bahwa kripto tidak lagi dipandang sekadar instrumen spekulatif, melainkan sebagai kelas aset yang berpotensi membentuk ulang fondasi pasar modal.

    Langkah ini juga disebut mengirimkan sinyal kuat bahwa Thailand ingin menjadi pemimpin ekonomi digital yang progresif di Asia Tenggara.

    Baca juga: Standard Chartered Peringatkan Bitcoin Bisa Anjlok ke $50.000!

    Target Investor Institusi dan Produk Bitcoin Futures

    Dilaporkan Trading VIew, Thailand diketahui tengah membidik investor institusional dan investor kaya dalam ekspansi ambisi kriptonya. Kebijakan ini sejalan dengan rencana Bursa Efek Thailand yang akan memperkenalkan Bitcoin futures dan produk berbasis exchange-traded pada 2026.

    Sekretaris Jenderal SEC Thailand, Pornanong Budsaratragoon, mengatakan kebijakan ini akan memperkuat pengakuan kripto sebagai kelas aset, mendorong inklusivitas pasar, meningkatkan diversifikasi portofolio, serta memperbaiki manajemen risiko bagi investor.

    Pembayaran Kripto Masih Dibatasi

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Meski pengakuan terhadap kripto di pasar derivatif semakin kuat, Thailand masih melarang penggunaan kripto sebagai alat pembayaran. Bank sentral tetap membatasi transaksi pembayaran berbasis kripto, termasuk penggunaan stablecoin untuk konsumsi ritel.

    Pada Agustus lalu, pemerintah meluncurkan aplikasi khusus bagi wisatawan jangka pendek untuk mengonversi kripto menjadi mata uang lokal. Namun, pengguna harus melalui proses Know Your Customer (KYC) yang ketat dan hanya dapat bertransaksi di outlet yang disetujui pemerintah.

    Selain itu, pada Januari 2026, Thailand juga meluncurkan kampanye penertiban terhadap praktik “gray money”, di mana aset kripto turut menjadi bagian dari pengawasan dalam upaya pencegahan pencucian uang.

    Dengan kebijakan terbaru ini, Thailand semakin mempertegas langkahnya dalam mengintegrasikan kripto ke dalam sistem keuangan formal, meskipun penggunaan sebagai alat pembayaran masih dibatasi.

    Menurut Tim Reserach Tokocrypto, langkah ini menunjukkan sikap pro-kripto Thailand yang semakin matang. Dengan diakuinya kripto sebagai aset derivatif, institusi keuangan lokal kini memiliki payung hukum yang jelas untuk mengembangkan produk investasi berbasis kripto yang lebih kompleks.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Standard Chartered Peringatkan Bitcoin Bisa Anjlok ke $50.000!

    Harga Bitcoin kembali berada di bawah tekanan setelah laporan terbaru dari Standard Chartered memproyeksikan potensi penurunan hingga ke level $50.000. Prediksi ini muncul di tengah volatilitas pasar yang tinggi dan sentimen investor yang memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

    Meski Bitcoin sempat naik sekitar 2,49% dalam 24 jam terakhir ke kisaran $67.865, harga aset kripto terbesar ini masih terkoreksi sekitar 27% dari level tertingginya di sekitar $90.000 bulan lalu. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa tekanan jual belum sepenuhnya berakhir.

    Standard Chartered Turunkan Target, BTC Bisa Sentuh $50.000

    prediksi bitcoin Standard Chartered

    Dilaporkan Coingape, Geoffrey Kendrick, Head of Digital Assets Research di Standard Chartered, menyebut bahwa lingkungan makroekonomi saat ini belum memberikan dukungan kuat bagi aset kripto dalam jangka pendek. Ia memperkirakan Bitcoin berpotensi turun ke sekitar $50.000 dalam beberapa bulan ke depan jika tren penurunan berlanjut.

    Selain Bitcoin, Ethereum juga diproyeksikan dapat turun ke level $1.400 sebelum potensi pemulihan terjadi. Meski demikian, Kendrick menilai level-level tersebut dapat menjadi peluang akumulasi sebelum reli lanjutan pada paruh kedua 2026.

    Bank tersebut juga merevisi target akhir tahun untuk Bitcoin menjadi $100.000, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar $150.000. Sementara itu, target Ethereum dipangkas menjadi $4.000 dari sebelumnya $7.500. Revisi ini mengikuti penyesuaian sebelumnya pada Desember ketika proyeksi Bitcoin diturunkan dari hampir $300.000.

    Indeks Fear & Greed Sentuh Level Ekstrem

    Sentimen pasar semakin memburuk setelah Crypto Fear and Greed Index turun ke angka 8, yang menunjukkan kondisi “extreme fear”. Bahkan pada 6 Februari 2026, indeks sempat menyentuh angka 5, salah satu level terendah dalam sejarah.

    Nilai indeks tersebut mencerminkan meningkatnya kepanikan dan ketidakpastian di kalangan investor akibat volatilitas pasar yang tinggi serta tekanan makroekonomi global.

    Baca juga: Bitcoin Makin Langka di Bursa, Sinyal Bull Run Baru Muncul?

    Bitcoin Bertahan di Atas $65.000, Tapi Tekanan Masih Kuat

    Pada saat laporan ini ditulis, harga Bitcoin berada di sekitar $66.277, turun sekitar 1,15% dalam 24 jam terakhir. Dari sisi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 38,62, di bawah ambang 50 yang menandakan momentum masih condong bearish.

    Sementara itu, indikator MACD juga menunjukkan momentum negatif, dengan garis MACD berada di bawah garis sinyal, mengindikasikan tekanan jual yang masih mendominasi.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika Bitcoin gagal menembus resistance di $70.000, harga berpotensi kembali menguji support di sekitar $65.000. Penurunan di bawah level tersebut dapat membuka peluang koreksi lanjutan menuju $60.000, bahkan mendekati proyeksi $50.000 seperti yang disebutkan dalam laporan Standard Chartered.

    Sebaliknya, jika terjadi pembalikan arah dan tekanan beli menguat, area $70.000 menjadi resistance utama yang harus ditembus sebelum potensi kenaikan lebih lanjut.

    Dengan kondisi pasar yang masih rapuh dan sentimen investor yang berada di zona ketakutan ekstrem, proyeksi penurunan ke $50.000 kini menjadi salah satu skenario yang diperhatikan pelaku pasar dalam jangka menengah.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, revisi turun mencerminkan sentimen hati-hati karena penundaan pemangkasan suku bunga Fed. Investor perlu waspada terhadap downside risk sebelum pasar menemukan pijakan pemulihan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com