Author: 16

  • Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

    Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

    Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Pertemuan antara Trump dan Xi Jinping dikonfirmasi pada awal April untuk renegosiasi tarif dagang, teknologi (chip war), dan stabilitas geopolitik. 
      • Tingkat perekrutan di AS mencapai level resesi di angka 3,3%, sama dengan krisis tahun 2020 dan merupakan level terendah dalam hampir 13 tahun terakhir.
      • Donald Trump menyatakan AS seharusnya memiliki suku bunga terendah di dunia. 
    2. Makroekonomi Nasional
      • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Indonesia akan mengirim sekitar 8.000 pasukan ke Jalur Gaza Palestina, sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).
      • Wakil Menteri Keuangan menyebut pertumbuhan 5,39% pada kuartal IV 2025 masih di bawah potensi dan optimist laju pertumbuhan pada kuartal I 2026 dapat melampaui angka tersebut.
      • Indonesia Corruption Watch (ICW) secara terbuka menyatakan bahwa penurunan skor Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada tahun 2025 sebagian besar disebabkan oleh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 
    3. Performa Pasar Kripto
      • Market Cap & Volume menyusut ke $2.30 Triliun (-6%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang terkoreksi ke level $131.76 (-7.12%). Tekanan jual ini semakin meremukkan mental pelaku pasar; indikator Fear & Greed ambruk ke angka 8, menandakan pasar sedang berada di fase ‘Extreme Fear’ atau ketakutan ekstrem yang lebih parah dari sebelumnya.
      • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index turun ke skor 29/100. Angka ini menegaskan bahwa Bitcoin Season’ semakin mendominasi kendali pasar. Di tengah sentimen panik yang memuncak, likuiditas pasar terkunci sangat defensif dan belum ada keberanian sedikitpun untuk melakukan rotasi modal ke aset altcoin.
      • Sektor Moltbook and Openclaw (+102%) dan Bera Chain Ecosystem (+55.45%) mengambil alih narasi pasar dengan performa impresif di minggu ini. Token PIPPIN naik drastis sebesar (+183%), diikuti oleh BERA (+115%) dan SKR (+52.60%).
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Bitcoin turun dari Support angka psikologisnya di 70K.
      • STBL (Stable) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~57.7%).
      • Miner to Exchange Flow ➜ Arus masuk ke Exchange masif ~90.000 BTC.

    📌 Kesimpulan: Fokus pada sektor Moltbook and Openclaw dan Bera Chain Ecosystem yang saat ini menjadi primadona di tengah pasar yang berdarah. Jauhi keinginan untuk membeli aset yang menghadapi ‘tsunami’ suplai seperti Stable (STBL) (~57.7%) dan RollX (ROLL) (~28%), karena risiko harga terbanting akibat tekanan jual sangat nyata. Sebaliknya, manfaatkan diskon pasar saat ini untuk mencicil (akumulasi) proyek fundamental dengan inflasi rendah seperti Arbitrum (ARB) atau zkSync (ZK). Mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level ‘Extreme Fear’ (8) dan dominasi Bitcoin Season (29) masih menguat, prioritas utama adalah pertahanan modal. Batasi spekulasi, ambil keuntungan jangka pendek (scalping), karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.

    Makroekonomi Global

    China stablecoin
    China stablecoin
    • China memangkas kepemilikan U.S. Treasuries secara signifikan, kini menyentuh level terendah dalam beberapa tahun (~$683 miliar) dari puncaknya $1,3 triliun. 
    • Pertemuan antara Trump dan Xi Jinping dikonfirmasi pada awal April untuk renegosiasi tarif dagang, teknologi (chip war), dan stabilitas geopolitik. 
    • Donald Trump menyatakan AS seharusnya memiliki suku bunga terendah di dunia. Menurutnya, pemangkasan 1% dapat menghemat $600 miliar dan mengurangi defisit.
    • Tingkat perekrutan di AS mencapai level resesi di angka 3,3%, sama dengan krisis tahun 2020 dan merupakan level terendah dalam hampir 13 tahun terakhir.
    • DPR AS mengesahkan RUU untuk mengakhiri tarif Presiden Trump untuk Kanada.

    Makroekonomi Nasional

    Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
    Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
    • Kemenkeu (Purbaya) dan Kemenkes mencairkan dana Rp15 miliar untuk mengaktifkan PBI-JKN bagi ~120.000 peserta yang terdampak penonaktifan.
    • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Indonesia akan mengirim sekitar 8.000 pasukan ke Jalur Gaza Palestina, sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).
    • Wakil Menteri Keuangan menyebut pertumbuhan 5,39% pada kuartal IV 2025 masih di bawah potensi dan optimist laju pertumbuhan pada kuartal I 2026 dapat melampaui angka tersebut.
    • Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap ada dua kandidat calon dewan pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) yang sudah ditetapkan dan akan diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
    • Indonesia Corruption Watch (ICW) secara terbuka menyatakan bahwa penurunan skor Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada tahun 2025 sebagian besar disebabkan oleh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

    Kalender Makroekonomi

    Feb 11, 2026 U.S. Nonfarm Payrolls (NFP)  U.S. Nonfarm Payrolls (NFP) 
    Actual: 130.00K 
    Forecast: 66.00K
    Previous: 48.00K→ Angka tenaga kerja AS secara mengejutkan melonjak ke 130.000, hampir dua kali lipat dari prediksi pasar (66.000) dan melesat jauh dibanding bulan lalu. Data yang “terlalu bagus” ini justru menjadi sentimen

    Bearish bagi kripto; pasar tenaga kerja yang masih sangat kuat (resilient) memberi alasan bagi The Fed untuk tetap Hawkish (menunda pemangkasan suku bunga), sehingga Dolar AS (DXY) berpotensi menguat dan menyedot likuiditas dari aset berisiko.

    Feb 11, 2026 U.S. Unemployment Rate  U.S. Unemployment Rate 
    Actual: 4.3% 
    Forecast: 4.4% 
    Previous: 4.4% → Tingkat pengangguran AS turun menjadi 4,3%, lebih rendah dari prediksi dan bulan sebelumnya (4,4%).

    Data ini menunjukkan pasar tenaga kerja yang semakin ketat (tight labor market), yang secara historis menjadi sinyal Bearish bagi aset berisiko seperti kripto; ekonomi yang terlalu kuat ini mengurangi urgensi The Fed untuk segera memangkas suku bunga (pivot), sehingga Dolar AS berpotensi menguat dan menekan likuiditas pasar global.

    Feb 12, 2026 U.S. Initial Jobless Claims  U.S. Initial Jobless Claims 
    Actual: – (Akan dirilis Jumat (13/2) malam) 
    Forecast: 222.00K 
    Previous: 231.00K → Pasar memprediksi penurunan klaim pengangguran ke 222.000, menandakan pasar tenaga kerja yang masih solid.

    Data ini krusial untuk arah pasar nanti malam; jika angka Actual dirilis lebih rendah dari prediksi (misal <220K), ini menjadi sinyal Bearish bagi kripto karena ekonomi AS dianggap terlalu “panas” (inflasi sulit turun).

    Sebaliknya, jika angka melonjak tinggi di atas ekspektasi (Bullish), itu menjadi indikator pelemahan ekonomi yang dapat “memaksa” The Fed untuk segera memangkas suku bunga.

    Feb 13, 2026 U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY
    Actual: – (Akan dirilis 13 Feb 2026) 
    Forecast: 2.5% 
    Previous: 2.7% → Inflasi tahunan AS diproyeksikan melandai ke 2,5%. Data CPI ini adalah Market Mover utama; jika angka Actual nanti dirilis lebih rendah dari ekspektasi (misal <2,5%), ini menjadi katalis Bullish kuat bagi kripto karena mengonfirmasi tren disinflasi, memberi lampu hijau bagi The Fed untuk segera Pivot (pangkas bunga).

    Namun waspada jika angka di atas 2,5% (Bearish), menandakan inflasi “membandel” (sticky inflation) yang akan menahan likuiditas Dolar tetap ketat dan menekan aset berisiko.

    Kesimpulan Data pasar tenaga kerja AS minggu ini (NFP melonjak 130K & Unemployment turun ke 4.3%) memberikan sinyal Bearish yang kuat bagi pasar kripto.

    Ekonomi AS yang terbukti masih terlalu “panas” dan resilient ini mematikan ekspektasi pemangkasan suku bunga (rate cut) dalam waktu dekat, sehingga Dolar AS (DXY) berpotensi menguat dan menyedot likuiditas dari aset berisiko.Saat ini, harapan terakhir pasar bertumpu pada rilis data inflasi (CPI) tanggal 13 Februari.

    Jika angka CPI gagal turun ke target 2.5% (tetap tinggi), pasar kripto berisiko menghadapi koreksi lanjutan karena narasi Higher for Longer (suku bunga tinggi ditahan lebih lama) akan kembali mendominasi sentimen global.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    transaksi bitcoin di Korea Selatan
    • Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025 mewajibkan exchange melaporkan transaksi kripto yang nilainya melebihi US$ 50.000.
    • Regulator Korea Selatan (FSS) memperketat pengawasan pasar kripto setelah insiden exchange lokal yang salah mendistribusikan reward hingga ribuan BTC per user (estimasi ~$44 miliar).
    • Bank terbesar Denmark, Danske Bank, resmi mengakhiri larangan produk kripto selama 8 tahun dan kini menawarkan ETP Bitcoin dan Ethereum kepada klien, didorong oleh permintaan yang meningkat dan regulasi yang lebih jelas.
    • Blockchain.com mendapatkan registrasi dari Financial Conduct Authority (FCA) di Inggris untuk menjalankan bisnis aset kripto
    • Pertemuan di Gedung Putih antara perwakilan bank dan industri kripto soal Stablecoin berakhir tanpa kesepakatan.

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
    • Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan optimisme bahwa target peningkatan jumlah konsumen/investor kripto sebesar 26% sepanjang 2026 realistis dicapai.
    • Bank of England memilih Chainlink untuk menguji “atomic settlement” pada aset yang ditokenisasi untuk menurunkan risiko gagal bayar.
    • Bank Sentral Malaysia (BNM) melalui Digital Asset Innovation Hub (DAIH) mengumumkan peluncuran tiga inisiatif yang melibatkan stablecoin mata uang lokal dan deposito tokenized. 
    • Robinhood meluncurkan public testnet untuk “Robinhood Chain”, sebuah Ethereum Layer 2 yang dibangun di atas Arbitrum.
    • Franklin Templeton dan Binance bekerja sama dalam program yang memungkinkan institusi menggunakan saham tokenized money market funds (Benji) sebagai jaminan perdagangan. 

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Minggu ini, pasar kripto memperlihatkan rotasi narasi yang sangat spesifik. Arus likuiditas yang sebelumnya terpaku pada “meme” kini mulai beralih drastis menuju narasi berbasis ekosistem (ecosystem plays) dan insentif komunitas. Dominasi infrastruktur baru seperti Berachain dan strategi airdrop farming menjadi tema utama, mengindikasikan bahwa investor sedang berlomba mengamankan posisi awal di proyek-proyek bervaluasi tinggi daripada sekadar berspekulasi buta.

    📈 Highlights:

    • Kebangkitan Ekosistem & Insentif 🐻 Sektor Bera Chain Ecosystem mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar +55.45%, divalidasi langsung oleh kenaikan token natifnya (BERA) yang terbang tinggi. Tren ini diperkuat oleh sektor Binance HODLer Airdrops yang melesat +53.56%.
    • Otomatisasi & Niche Market 🛠️ Di luar ekosistem besar, sektor niche seperti Moltbook and Openclaw memimpin klasemen dengan lonjakan +102%. Namun, yang patut diperhatikan adalah kenaikan sektor Trading Bots sebesar +29.29%. Hal ini mengisyaratkan bahwa ritel maupun institusi mulai mengandalkan Bot untuk pasar.
    • Top Gainers (Dominasi Pippin & Bera) 🚀 Juara performa minggu ini diraih oleh PIPPIN yang meroket tajam sebesar +183%, jauh meninggalkan pesaing lainnya. Di posisi kedua, BERA memimpin narasi minggu ini dengan kenaikan +115%, diikuti oleh SKR yang tumbuh solid sebesar +52.60%. Menariknya, sektor Pump Fun Ecosystem justru berada di posisi buncit Top 10 (+17.36%), mengonfirmasi bahwa demam meme mulai sedikit mendingin dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Daily Chart Bitcoin. Source: Tradingview (12 Feb 2026)
    Daily Chart Bitcoin. Source: Tradingview (12 Feb 2026)

    Pada minggu sebelumnya, Bitcoin diprediksi akan mencapai Fibonacci Extension di 1.618 (69,944), tetapi hal tersebut semakin merosot hingga Fibonacci 2.24 nya yang tidak diekspektasikan sebelumnya. Lalu, bagaimana selanjutnya?

    Pada timeframe daily, harga menunjukkan sudah broken dari support harga psikologis di 70K, pun ketika rebound dari harga psikologis 60K, Bitcoin hanya naik untuk turun lagi yang diindikasikan akan mengambil Liquidity di Fibonacci 2.24 (59,179) sebelum akhirnya kembali rebound. Tapi, kalau Rebound apakah artinya Reversal? Belum tentu. Bisa jadi ia hanya naik hanya untuk membentuk Lower High yang sudah ditunjukkan pada chart saat ini. Terus, gimana mint weeklynya?

    Timeframe Weekly sangat disayangkan sangat amat miris, izinn 🫸. Support terkuat yang sebelumnya dijebol dan kemungkinan akan mengejar MA 200(garis hijau) dan Ma 14 dan 50 sudah death cross, ditambah RSI <50. Menandakan bahwa kita memang lagi di fase bear market. Jadi, apa yang harus dilakukan? Jaga ketat kapital yang dimiliki saat ini, kalau bingung menghadapi volatilitas market menjelang Ramadhan. Bisa langsung nonton replay live Tokocrypto di Youtube yang membahas hal itu. Ingat, selain teknikal, psikologis juga penting.

    Daily:

    • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan jebol dari area support.

    Weekly:

    • Harga Bitcoin pada timeframe weekly diprediksi menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Meski harga melemah, kemungkinan naik menunju Support Became Resistance kembali terjadi di Fibonacci 1.618 sekaligus angka psikologisnya 70K

    ⚠️ Bearish Case:Bitcoin sangat melemah dan kemungkinan akan menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya.

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Pasca guncangan volatilitas tinggi, Bitcoin kini terlihat sedang berkonsolidasi di rentang harga 70.000-60.000. Likuiditas memperlihatkan formasi “jepitan” yang jelas, di mana harga terjebak di antara tumpukan pesanan jual di atas dan jaring pengaman beli di bawah.

    • Resistensi ($69.000): Terlihat garis kuning cerah di level $69.000 yang kini bertindak sebagai strong resistance. Ini adalah area konsentrasi likuiditas posisi Short yang harus ditembus dengan volume besar agar harga bisa pulih kembali ke tren positif.
    • Lantai Pertahanan Terakhir ($60.000): Di sisi bawah, terdapat garis kuning yang sangat tebal dan terang di kisaran $60.000. Ini menandakan adanya antrean beli (bid wall) yang sangat masif, berfungsi sebagai bantalan terakhir untuk mencegah harga jatuh lebih dalam.

    🔍 Insight:

    • Pasar sedang dalam fase wait and see; kegagalan menembus resistance $69.000 berisiko besar memicu koreksi menuju ‘magnet’ likuiditas di level $60.000.

    Bitcoin: Miner to Exchange Flow

    Bitcoin kembali tertekan di kisaran harga $70.600 akibat gelombang distribusi masif dari sektor pertambangan (miners). Data on-chain memperlihatkan lonjakan aktivitas transfer dari dompet penambang menuju bursa Binance yang mencapai rekor tertinggi baru, memicu kekhawatiran akan tekanan jual lanjutan.

    • Distribusi Masif (~90.000 BTC): Sejak awal Februari, tercatat arus keluar miner-to-exchange ke Binance yang menembus angka akumulasi ~90.000 BTC. Batang hijau yang menjulang tinggi di ujung kanan grafik mengonfirmasi bahwa ini adalah level aktivitas pemindahan aset terbesar sejak tahun 2024, jauh melampaui rata-rata harian biasanya.
    • Likuiditas Operasional & Profit Taking: Pergerakan agresif ini mengindikasikan bahwa sebagian besar penambang sedang memindahkan aset mereka untuk dilikuidasi guna menutup biaya operasional (OpEx) atau melakukan aksi ambil untung (profit taking).

    🔍 Insight: Aliran dana 90.000 BTC ke bursa adalah supply shock nyata; pasar membutuhkan waktu untuk menyerap likuiditas sebesar ini sebelum tren bullish dapat kembali terbentuk secara organik.

    Bitcoin: Long-Term Holder Spending

    Bitcoin saat ini resmi masuk ke fase redistribusi, bukan akumulasi. Data on-chain memperlihatkan ketimpangan ekstrem antara aksi jual investor lama dengan minat beli pasar yang menyusut drastis, menciptakan tekanan harga yang nyata.

    • Distribusi “Tangan Lama” (LTH Spending): Grafik menunjukkan lonjakan tajam pada garis biru, di mana cumulative outflow 30-hari dari pemegang jangka panjang mendekati level tertinggi siklusnya. Ini mengonfirmasi bahwa investor senior sedang gencar mencairkan keuntungan (profit taking) secara masif.
    • Krisis Permintaan (Negative Demand): Di saat suplai membanjir, indikator Apparent Demand Growth justru didominasi warna merah (negatif). Absennya bar hijau menandakan tidak adanya arus modal baru yang cukup kuat untuk menyerap likuiditas yang dilepas oleh para LTH tersebut.

    🔍 Insight:

    • Kombinasi mematikan antara ‘banjir suplai’ dari investor lama dan hilangnya permintaan baru menegaskan bahwa pasar sedang mencari keseimbangan harga yang lebih rendah sebelum akumulasi bisa dimulai kembali.

    Binance BTC Volatility & Range Engine

    Bitcoin saat ini sedang mengalami guncangan turbulensi pasar yang ekstrem. Metrik volatilitas di bursa Binance menunjukkan lonjakan aktivitas harga yang sangat agresif saat Bitcoin diperdagangkan di kisaran level $70.000, menandakan ketidakstabilan pasar yang akut.

    • Rekor Volatilitas Tertinggi (~1.51): Grafik mencatat lonjakan tajam pada 7-day annualized volatility (garis oranye) yang mencapai angka 1.51, level tertinggi sejak periode kelam tahun 2022. Angka ini jauh melampaui volatilitas 30-hari (0.81) dan 90-hari (0.56), mengonfirmasi bahwa pasar sedang dilanda kepanikan jangka pendek yang luar biasa.
    • Risiko Guncangan Harga: Pelebaran jarak antara volatilitas jangka pendek dan jangka panjang ini mengindikasikan kondisi pasar yang “kacau balau”. Para trader harus waspada karena pergerakan harga harian menjadi sangat lebar dan sulit diprediksi.

    🔍 Insight: 

    • Lonjakan volatilitas mingguan ke angka 1.51 adalah sinyal ‘lampu merah’ bagi para spekulan; pasar sedang dikuasai emosi ketakutan ekstrem yang sering kali memicu pergerakan harga irasional sebelum stabilitas kembali ditemukan.

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    MegaETH mengumumkan dukungan resmi untuk ERC-8004 (standar reputasi agen AI) bekerja sama dengan tim Ethereum dAI. Ini memungkinkan penyedia layanan AI untuk mendaftar secara native, ditemukan dalam ekonomi agen, dan membangun reputasi on-chain dengan biaya transaksi ultra-rendah.

    Linea resmi mengaktifkan dukungan untuk “Trustless Agents” via standar ERC-8004. Ini membawa identitas terverifikasi dan reputasi portabel bagi agen AI di seluruh ekosistem Ethereum, memungkinkan koordinasi antar-agen yang lebih aman dan terpercaya.

    BNB Chain Developers mengumumkan adopsi standar ERC-8004 untuk mengatasi masalah identitas agen AI. Standar ini memungkinkan agen AI membawa identitas dan riwayat reputasi mereka lintas platform, tidak lagi terkunci dalam satu aplikasi (“walled gardens”).

    ERC-8004 resmi aktif di OP Mainnet untuk membantu agen AI membawa identitas, reputasi, dan “trust” yang bisa diverifikasi lintas platform. Fokus utamanya: agen yang dibangun pihak berbeda bisa saling memverifikasi tanpa bergantung pada satu aplikasi tertutup.

    Pudgy Penguins Memperkenalkan Kartu Pengu di Visa, bekerja sama dengan KAST. Hal ini bisa memperluas basis pengguna non-kripto dan meningkatkan relevansi ekosistemnya di sisi payments.

    Analisis On Chain Altcoin

    Data on-chain “Whale to Exchange Flow” XRP di Binance berada di level terendah historis meski harga turun tajam ke ~$1.42. Hal ini menunjukkan tekanan jual saat ini didominasi retail (panic selling), sementara whale justru menahan diri (holding).

    Data on-chain Ethereum menunjukkan cadangan ETH di exchange turun ke level terendah sejak 2024 (hanya ~16 juta ETH tersisa). Penurunan supply ini terjadi di tengah sentimen bearish, menciptakan ketidakseimbangan supply-demand.

    Di tengah penurunan sekitar enam minggu, data on-chain menunjukkan wallet besar mengakumulasi PEPE dalam jumlah sangat besar. Top 100 wallet dilaporkan menambah total sekitar 23.02 triliun PEPE dalam ~4 bulan terakhir, yang dipandang sebagai sinyal “smart money” menyiapkan potensi reversal.

    Meskipun harga token $ZEC turun 50% pasca-kabar tim ECC bubar, sentimen positif muncul dari donasi publik Vitalik Buterin ke Shielded Labs. Data on-chain juga menunjukkan >5 juta ZEC terkunci di shielded pool, menandakan holder privasi jangka panjang tidak panik jual.

    Pertumbuhan market cap USDT berbalik negatif untuk pertama kalinya dalam ~2 tahun. Data on-chain menunjukkan 60-day average perubahan market cap USDT turun ke zona negatif (terakhir kejadian serupa disebut di Q3 2023). Secara nominal, market cap USDT turun dari >$187B ke sekitar $184.3B sejak awal Januari. Di periode yang sama, Tether juga melakukan burn besar (contoh: 3.5B USDT pada 10 Feb, dan 3B USDT bulan sebelumnya).

    Token Unlock (16–20 Februari 2026)

    Memasuki pertengahan Februari 2026, pasar kripto kembali diuji dengan jadwal rilis token yang cukup padat. Fokus investor minggu ini tertuju pada kesenjangan ekstrem antara proyek yang melepas suplai masif (inflasi tinggi) dengan proyek yang hanya mengalami emisi rutin. Keseimbangan order book akan sangat sensitif, terutama pada aset-aset dengan kapitalisasi pasar kecil namun menghadapi unlock besar.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Status “Zona Bahaya” minggu ini dipimpin oleh Stable (STBL) senilai 57.7% dari kapitalisasi pasarnya pada 16 Februari. Selain itu, waspadai RollX (ROLL) dan Yooldo (ESPORTS) yang masing-masing akan melepas 28% dan 24.9% suplainya. Proyek infrastruktur LayerZero (ZRO) juga masuk kategori ini dengan rilis 10.3%, angka yang cukup signifikan untuk aset dengan kapitalisasi pasar hampir $500 Juta.
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko moderat, volatilitas mungkin terjadi pada Magma Finance (MAGMA) yang akan melepas 5.59% token ke pasar. BabyBoom (BBT) dan Kaito (KAITO) sebenarnya masuk kategori tinggi (14.1% dan 13.5%), tetapi karena market cap-nya sangat kecil, volatilitasnya sering kali dianggap sebagai risiko spekulatif menengah bagi trader agresif.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Arbitrum (ARB) dan zkSync (ZK) hanya mencatatkan inflasi suplai masing-masing sebesar 1.59% dan 1.97%. Aset populer lainnya seperti Manta Network (MANTA) (3.38%), Pudgy Penguins (PENGU) (1.12%), dan ApeCoin (APE) (1.61%) juga berada di zona aman. Rilis di bawah 5% seperti ini umumnya adalah insentif rutin ekosistem yang mudah diserap pasar tanpa merusak tren harga.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Jauhi “Ledakan Suplai” (STBL & ROLL): Hindari menahan posisi pada Stable (STBL) menjelang tanggal 16 Februari. Penambahan suplai beredar hingga 57% dalam satu hari adalah resep pasti untuk volatilitas ekstrem ke arah bawah. Biarkan pasar menyerap kejutan suplai tersebut sebelum mencoba masuk.
    • Waspada Tekanan pada LayerZero (ZRO): Dengan unlock sebesar 10.3% senilai ~$51 Juta, ZRO mungkin akan menghadapi tekanan jual dari investor awal. Trader jangka pendek bisa memanfaatkan potensi short jika level support teknikal ditembus saat token dirilis.
    • Saatnya Serok L2 (ARB & ZK): Bagi investor fundamental, periode unlock pada Arbitrum atau zkSync sering kali hanya menimbulkan “koreksi cantik”. Karena persentase rilisnya sangat minim (<2%), penurunan harga sesaat justru menjadi peluang emas untuk akumulasi (buy the dip) sebelum narasi Layer-2 kembali menguat.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto minggu ini kembali tertekan oleh gelombang koreksi lanjutan. Market Cap & Volume turun menjadi $2.30 Triliun (-6%). Didukung oleh CoinMarketCap 100 Index yang merosot lebih dalam ke level $131.76 (-7.12%). Sementara Indikator Fear & Greed juga ambruk ke angka tunggal, yakni 8, mempertegas status ‘Extreme Fear’ (Ketakutan Ekstrem) yang semakin parah dibandingkan minggu lalu. 

    Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index turun kembali ke skor 29/100, menjauh dari zona musim altcoin. Angka ini menegaskan bahwa dominasi ‘Bitcoin Season’ masih sangat kuat. Di tengah ketidakpastian makro dan teknikal, investor cenderung defensif dan enggan mengambil risiko pada aset altcoin, menyebabkan likuiditas di pasar sekunder semakin kering.

    🔮Outlook Minggu Depan:

    ✅Harga Bitcoin pada menunjukkan pelemahan yang sangat kuat dan jebol dari area support.

    • Bullish case: Meski harga melemah, kemungkinan kembali naik menunju Support Became Resistance terjadi di Fibonacci 1.618 sekaligus angka psikologisnya 70K
    • Bearish case: Bitcoin sangat melemah dan kemungkinan akan menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya.

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona $69.000 ➜ Menjadi resistance terdekat; tumpukan likuiditas di level ini kini bertindak sebagai tembok tebal yang menghambat pemulihan harga. 
    • Zona $60.000 ➜ Area support (batas bawah) paling krusial yang berfungsi sebagai likuiditas terakhir untuk mencegah harga jatuh lebih dalam.

    Narrative utama: 

    • Sektor Moltbook and Openclaw (+102%) dan Bera Chain Ecosystem (+55.45%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke narasi infrastruktur baru dan strategi airdrop farming
    • Token PIPPIN mencatat kenaikan masif sebesar (+183%), disusul oleh BERA (+115%) dan SKR (+52.60%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • Miner to Exchange Flow ➜ Arus masuk ke Exchange masif ~90.000 BTC.
    • LTH Spending & Demand ➜ Pasar masuk fase redistribusi.
    • Volatility Index ➜ Volatilitas mingguan meroket ke level 1.51, rekor tertinggi sejak 2022.

    Fokus pada sektor Moltbook and Openclaw dan Bera Chain Ecosystem yang saat ini menjadi primadona di tengah pasar yang berdarah. Jauhi keinginan untuk membeli aset yang menghadapi ‘tsunami’ suplai seperti Stable (STBL) (~57.7%) dan RollX (ROLL) (~28%), karena risiko harga terbanting akibat tekanan jual sangat nyata. Sebaliknya, manfaatkan diskon pasar saat ini untuk mencicil (akumulasi) proyek fundamental dengan inflasi rendah seperti Arbitrum (ARB) atau zkSync (ZK). Mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level ‘Extreme Fear’ (8) dan dominasi Bitcoin Season (29) masih menguat, prioritas utama adalah pertahanan modal. Batasi spekulasi, ambil keuntungan jangka pendek (scalping), karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.

    Edukasi Kripto

    ERC-8004: “KTP & Raport” Resmi untuk AI Agent! 

    Selama ini, AI Agent (seperti bot trading atau asisten DeFi) di blockchain itu seperti “hantu”—kita tidak tahu siapa mereka, siapa pembuatnya, atau apakah mereka bisa dipercaya. ERC-8004 hadir untuk mengubah itu dengan memberikan Identitas dan Reputasi yang sah secara on-chain.

    Didukung oleh tim dari MetaMask, Ethereum Foundation, Google, dan Coinbase, standar ini menciptakan “Pasar Tenaga Kerja” untuk AI.

    Kenapa ERC-8004 Revolusioner?

    1. Agent sebagai NFT (Identity Registry) 🛂 Setiap AI Agent kini memiliki “Paspor” berbentuk NFT (ERC-721). Ini bukan sekadar gambar, tapi berisi data “siapa saya”, “apa skill saya” (misal: jago arbitrase, jago analisa), dan “di mana dompet saya”. Ini membuat Agent bisa dikenali, dilacak, dan tidak bisa dipalsukan.
    2. Sistem “Bintang 5” On-Chain (Reputation Registry) ⭐ Bayangkan sistem rating Uber/Gojek tapi untuk AI. Jika sebuah Agent bekerja dengan baik (misal: profit konsisten), user bisa memberi reputasi positif yang tercatat selamanya di blockchain. Sebaliknya, jika Agent menipu atau gagal, reputasinya hancur dan tidak akan ada yang mau mempekerjakannya lagi.
    3. Verifikasi Kerja (Validation Registry) ✅ Kita tidak perlu “percaya buta”. Standar ini memungkinkan pihak ketiga (validator) untuk memeriksa apakah tugas yang dikerjakan Agent benar-benar valid (menggunakan teknologi seperti zkML atau TEE). Jadi, kita membayar Agent hanya jika kerjanya terbukti beres.

    💡 Insight: “ERC-8004 mengubah AI dari sekadar ‘chatbot pintar’ menjadi ‘Pekerja Digital Otonom’ yang memiliki karir, reputasi, dan gaji sendiri. Ini adalah langkah awal menuju ekonomi di mana manusia dan AI bisa berkolaborasi (atau saling mempekerjakan) tanpa rasa takut ditipu.”

    Pengumuman

    Promo Imlek Tokocrypto: Raih Angpao Bitcoin & Cashback hingga Rp100 Juta!

    Kabar gembira buat kamu yang ingin naik kelas jadi anggota VIP di Tokocrypto! Dalam rangka merayakan momen spesial ini, Tokocrypto bagi-bagi Angpao Bitcoin dengan total hadiah fantastis bagi pengguna yang aktif melakukan trading.

    Periode Event: 11 Februari 2026 – 10 Maret 2026

    Skema Hadiah & Persyaratan

    Promo ini berlaku bagi pengguna individu yang sudah verifikasi KYC Level 1, dengan detail sebagai berikut:

    1. Pengguna Baru (Daftar 11 Feb 2025 – 10 Mar 2025)

    • Deposit: Minimal akumulasi Rp250 Juta → Bonus Rp888.000.
    • Trading: Minimal akumulasi Rp1,5 Miliar → Bonus Rp4.168.000.
    • Total Hadiah: Bisa dapet hingga Rp5.056.000.

    2. Pengguna Lama

    • Berlaku untuk user dengan volume trading di bawah Rp1,5 Miliar dalam 30 hari terakhir.
    • Cukup capai akumulasi trading Rp1,5 Miliar selama periode event untuk dapet cashback Rp5.056.000.

    3. Bonus Spesial: VIP Reactivation & Upgrade

    • Reaktivasi VIP: User VIP yang tidak aktif cukup trading minimal Rp1,5 Miliar untuk bonus tambahan Rp888.000.
    • Upgrade Level: Naikkan level VIP kamu selama periode campaign dan dapatkan ekstra Rp888.000.

    Catatan Penting:

    • Pendaftaran: Wajib mendaftar melalui menu Reward Hub.
    • Bentuk Hadiah: Semua cashback akan diberikan dalam bentuk Token Bitcoin (BTC).
    • Kuota Terbatas: Hanya tersedia untuk 10 peserta pertama yang memenuhi syarat.

    Jangan lewatkan kesempatan jadi bagian dari Prestige Tokocrypto dan bawa pulang Angpao Bitcoin kamu!

    Baca juga: Sentient Bisa Jadi Game Changer AI Crypto? Ini Bedah Lengkapnya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitmine Tambah 140.464 ETH dalam 15 Jam, Sinyal Bullish Institusional

    Pergerakan besar kembali terjadi di ekosistem Ethereum.

    Bitmine dilaporkan Coincu telah melakukan staking tambahan sebanyak 140.464 ETH senilai sekitar $282 juta hanya dalam kurun waktu 15 jam.

    Langkah agresif ini membuat total saldo ETH yang dikunci (locked) oleh entitas tersebut meningkat menjadi sekitar 2,97 juta ETH, atau setara dengan hampir 68,7% dari total kepemilikan mereka.

    Aksi ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih dibayangi volatilitas dan sentimen kehati-hatian dari investor ritel.

    Namun, justru di saat pasar bergejolak, institusi besar seperti Bitmine terlihat memperkuat eksposurnya terhadap Ethereum melalui mekanisme staking jangka panjang.

    Baca Juga: Aksi Bitmine: Beli ETH US$130 Juta Saat Investor Ritel Mulai Mundur

    Mengunci Aset

    Staking Ethereum berarti mengunci aset untuk mendukung keamanan jaringan dan proses validasi transaksi dalam sistem Proof-of-Stake (PoS).

    Sebagai imbalannya, staker memperoleh reward dalam bentuk ETH tambahan. Ketika institusi besar melakukan staking dalam jumlah signifikan, terdapat dua implikasi utama:

    1. Mengurangi suplai beredar (circulating supply) di pasar spot.
    2. Meningkatkan keyakinan terhadap fundamental jaringan Ethereum.

    Dengan tambahan 140.464 ETH yang dikunci, tekanan jual potensial dari jumlah tersebut otomatis berkurang. Jika tren akumulasi dan staking berlanjut, dampaknya bisa memperketat likuiditas pasar dan menciptakan fondasi harga yang lebih stabil dalam jangka menengah hingga panjang.

    Total Locked 2,97 Juta ETH: Angka yang Tidak Kecil

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Total kepemilikan Bitmine yang telah di-stake kini mencapai 2,97 juta ETH, mencakup hampir 68,7% dari total aset mereka. Angka ini menunjukkan strategi jangka panjang, bukan sekadar trading jangka pendek.

    Sebagai perbandingan, staking dalam skala jutaan ETH bukan hanya keputusan investasi, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap keamanan dan keberlanjutan jaringan Ethereum.

    Langkah seperti ini sering kali dipandang sebagai indikator kepercayaan institusional terhadap fundamental Ethereum, ekosistem DeFi dan aplikasi on-chain, hingga potensi pertumbuhan jangka panjang ETH.

    Sinyal Bullish Jangka Panjang?

    Tim Research Tokocrypto menilai aksi Bitmine sebagai sinyal positif di tengah tekanan pasar.

    “Di tengah kepanikan ritel, pemain institusional seperti Bitmine justru mengunci aset mereka untuk jangka panjang, menunjukkan keyakinan pada fundamental Ethereum. Langkah ini mengurangi suplai sirkulasi pasar dan secara historis menjadi fondasi bagi pemulihan harga yang lebih stabil,” ujar tim Research Tokocrypto.

    Secara historis, peningkatan jumlah ETH yang di-stake sering kali beriringan dengan fase konsolidasi yang sehat sebelum pemulihan harga.

    Ketika suplai likuid berkurang dan permintaan tetap stabil atau meningkat, tekanan ke atas pada harga menjadi lebih mungkin terjadi.

    Dampak terhadap Harga ETH

    Meski staking besar tidak selalu langsung mendorong harga naik dalam jangka pendek, efeknya biasanya terasa dalam struktur pasar yang lebih kuat.

    Beberapa potensi dampak dari aksi ini antara lain dapat mengurangi tekanan jual jangka pendek; meningkatkan sentimen bullish institusional; dan mendorong kepercayaan investor ritel yang melihat akumulasi besar.

    Namun, harga ETH tetap dipengaruhi faktor makro seperti pergerakan Bitcoin, arus dana ETF, kebijakan suku bunga global, dan dinamika likuiditas pasar secara keseluruhan.

    Institusi vs Ritel

    Perbedaan strategi antara investor ritel dan institusi sering kali terlihat jelas saat pasar bergejolak.

    Ketika ritel cenderung panik dan melepas aset, institusi justru memanfaatkan koreksi untuk melakukan akumulasi dan staking.

    Fenomena ini memperkuat narasi bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto dengan fundamental terkuat, terutama dengan:

    • Ekosistem DeFi terbesar
    • TVL tinggi
    • Aktivitas on-chain yang konsisten
    • Infrastruktur staking yang matang

    Baca Juga: Polygon Gabung Enterprise Ethereum Alliance, Bisa Dorong Harga?

    Langkah Bitmine melakukan staking tambahan 140.464 ETH senilai $282 juta dalam waktu singkat menjadi sorotan penting di pasar kripto.

    Dengan total locked mencapai 2,97 juta ETH, aksi ini mencerminkan strategi jangka panjang dan keyakinan kuat terhadap fundamental Ethereum.

    Di tengah volatilitas pasar, akumulasi institusional seperti ini berpotensi menjadi fondasi stabilisasi harga dalam jangka menengah.

    Meski belum tentu langsung memicu reli, pengurangan suplai beredar sering kali menjadi faktor pendukung pemulihan yang lebih berkelanjutan.

    Investor kini akan mencermati apakah langkah Bitmine ini akan diikuti oleh institusi besar lainnya, yang dapat memperkuat sentimen positif terhadap Ethereum dalam periode mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menyala! Trader Perpetual di Hyperliquid Tembus 202 Ribu

    Aktivitas perdagangan derivatif di ranah decentralized exchange (DEX) kembali memanas.

    Dalam paparan data terbaru via akun X resmi Hyperliquid, jumlah pedagang perpetual (perp traders) aktif di Hyperliquid melonjak hingga hampir menyentuh rekor tertinggi baru di 202.665 pengguna.

    Grafik aktivitas harian memperlihatkan pola V-shape recovery, menandakan pemulihan cepat setelah periode penurunan sebelumnya.

    Lonjakan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah dinamika pasar kripto yang masih fluktuatif.

    Kebangkitan aktivitas di Hyperliquid juga memperkuat narasi bahwa decentralized perpetual exchange mulai menarik kembali minat trader ritel maupun semi-profesional.

    Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!

    V-Shape Recovery: Apa Artinya?

    Pola V-shape recovery pada grafik jumlah pengguna aktif harian menunjukkan penurunan tajam yang diikuti pemulihan cepat dalam waktu relatif singkat.

    Dalam konteks Hyperliquid, kondisi ini mencerminkan aktivitas yang sempat melemah, minat trader kembali meningkat signifikan, atau partisipasi pasar yang pulih dengan cepat.

    Pola seperti ini sering kali mengindikasikan bahwa pasar belum kehilangan minat struktural, melainkan hanya mengalami fase konsolidasi sementara.

    Kembalinya jumlah trader mendekati rekor 202 ribu user menunjukkan bahwa Hyperliquid tetap menjadi salah satu pemain utama dalam segmen decentralized perpetual trading.

    Pergeseran Volume dari CEX ke DEX?

    Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan perubahan dinamika pasar.

    “Peningkatan aktivitas di decentralized perpetual exchange ini mengindikasikan kembalinya minat spekulatif ritel dan pergeseran volume trading dari CEX ke DEX yang menawarkan performa tinggi, likuiditas dalam, dan insentif on-chain yang lebih menarik,” ujar tim Research Tokocrypto.

    Beberapa faktor yang mendorong perpindahan ini antara lain:

    1. Transparansi on-chain
      DEX menawarkan eksekusi yang dapat diverifikasi publik tanpa perantara kustodian.
    2. Self-custody
      Trader tetap memegang kendali atas aset mereka.
    3. Insentif token dan reward likuiditas
      Banyak DEX memberikan reward tambahan bagi pengguna aktif.
    4. Kekhawatiran regulasi terhadap CEX
      Ketatnya regulasi di sejumlah yurisdiksi mendorong trader mencari alternatif terdesentralisasi.

    Hyperliquid dan Label “High-Performance DEX”

    Hyperliquid dikenal sebagai platform perpetual DEX yang menekankan performa tinggi, kecepatan eksekusi, serta kedalaman likuiditas yang kompetitif dengan centralized exchange (CEX).

    Dalam beberapa bulan terakhir, narasi seputar high-performance on-chain derivatives semakin kuat.

    Trader ritel kini tidak lagi melihat DEX sebagai opsi sekunder, melainkan sebagai alternatif utama, khususnya untuk perdagangan leverage.

    Lonjakan jumlah pengguna aktif ini juga bisa menjadi indikator bahwa pasar derivatif kripto masih menjadi magnet spekulasi, meskipun harga spot belum sepenuhnya pulih.

    Sinyal Kembalinya Spekulasi Ritel?

    Aktivitas derivatif sering kali menjadi barometer sentimen spekulatif.

    Ketika jumlah perp traders meningkat tajam, biasanya ada beberapa implikasi, termasuk meningkatnya volatilitas pasar, bertambahnya open interest, hingga potensi likuidasi massal saat pergerakan ekstrem.

    Lonjakan hingga lebih dari 200 ribu pengguna aktif menunjukkan bahwa minat terhadap perdagangan leverage belum surut.

    Hal ini bisa menjadi sinyal awal fase volatilitas yang lebih tinggi ke depan.

    Namun demikian, peningkatan aktivitas derivatif juga membawa risiko. Leverage tinggi dalam kondisi pasar yang belum stabil dapat memperbesar fluktuasi harga.

    Dampak terhadap Ekosistem dan Token Terkait

    Jika tren peningkatan pengguna ini berlanjut, dampaknya bisa meluas ke peningkatan volume perdagangan, kenaikan fee revenue protokol, bertambahnya likuiditas pool, dan penguatan valuasi token ekosistem (jika ada mekanisme capture value).

    DEX yang berhasil mempertahankan pertumbuhan pengguna biasanya memperoleh efek jaringan (network effect) yang memperkuat posisi kompetitifnya.

    Baca Juga: Hyperliquid Usulkan HIP-4, Hadirkan Pasar Prediksi Tanpa Risiko Likuidasi

    Lonjakan jumlah trader perpetual aktif di Hyperliquid hingga hampir menyentuh 202.665 user menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap decentralized derivatives kembali meningkat.

    Pola V-shape recovery dalam aktivitas harian memperlihatkan pemulihan cepat dan potensi momentum baru.

    Fenomena ini juga mengindikasikan adanya pergeseran volume dari CEX ke DEX, didorong oleh kebutuhan transparansi, self-custody, serta insentif on-chain yang lebih menarik.

    Ke depan, pasar akan mencermati apakah lonjakan ini mampu bertahan dan bertransformasi menjadi tren jangka panjang.

    Jika ya, Hyperliquid berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam evolusi pasar derivatif kripto berbasis blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SoSoValue Kenalkan SoDEX, Trading Chain Penantang CEX

    SoSoValue resmi mengumumkan peluncuran SoDEX, sebuah rantai perdagangan berkinerja tinggi (high-performance trading chain) yang diinkubasi langsung oleh tim internal mereka.

    Seperti dilansir dari Coinmarketcal pada Jumat (13/2), pengumuman ini dilakukan dalam ajang bergengsi Consensus Hong Kong, yang dikenal sebagai salah satu forum kripto terbesar di Asia.

    Peluncuran SoDEX tidak hanya menjadi pengumuman teknis, tetapi juga dibarengi dengan diskusi VIP yang membahas masa depan likuiditas on-chain dan potensi decentralized exchange (DEX) untuk melampaui centralized exchange (CEX) dalam siklus pasar kripto saat ini.

    Langkah ini menandai fase baru bagi ekosistem SoSoValue, sekaligus memperkuat narasi bahwa infrastruktur perdagangan on-chain semakin matang dan siap bersaing dengan platform terpusat.

    Baca Juga: Hong Kong Perkuat Posisi Global Connector Kripto, Bidik Dana Institusi

    Apa Itu SoDEX?

    SoDEX digambarkan sebagai rantai perdagangan berperforma tinggi yang dirancang untuk menangani kebutuhan eksekusi cepat, throughput besar, dan likuiditas mendalam, elemen yang selama ini menjadi keunggulan CEX.

    Beberapa tujuan utama SoDEX meliputi peningkatan efisiensi perdagangan on-chain, mengurangi latensi transaksi, mendukung likuiditas institusional, dan menyediakan infrastruktur trading yang scalable.

    Dengan pendekatan ini, SoSoValue tampaknya ingin menempatkan SoDEX sebagai fondasi likuiditas baru yang mampu menjembatani kebutuhan trader ritel dan institusi.

    Momentum Consensus Hong Kong

    Peluncuran yang dilakukan dalam acara fisik seperti Consensus Hong Kong bukan tanpa strategi.

    Event ini mempertemukan investor institusional, venture capital, pengembang, serta pelaku industri dari berbagai negara.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, momentum peluncuran dalam forum global seperti ini berpotensi menciptakan efek katalis pasar.

    “Peluncuran SoDEX merupakan tonggak sejarah fundamental bagi ekosistem SoSoValue yang dapat menarik minat besar dari investor institusional dan mitra strategis. Efek katalis dari acara fisik di Hong Kong biasanya memberikan dorongan spekulatif yang signifikan terhadap harga token SOSO saat peluncuran resmi,” ujar tim Research Tokocrypto.

    Historisnya, pengumuman besar dalam event internasional sering kali memicu peningkatan eksposur media, diskusi komunitas, hingga lonjakan volume perdagangan token terkait.

    DEX vs CEX: Kompetisi Siklus Baru?

    Salah satu poin diskusi utama dalam peluncuran SoDEX adalah potensi DEX untuk melampaui CEX pada siklus pasar ini.

    Dalam beberapa tahun terakhir, decentralized exchange mengalami peningkatan signifikan dalam hal:

    • Volume perdagangan
    • Inovasi produk (perpetual, options, derivatives)
    • Infrastruktur layer-2 dan chain khusus trading
    • Integrasi dengan wallet self-custody

    Keunggulan DEX seperti transparansi on-chain, self-custody, dan minim risiko kustodian menjadi daya tarik tersendiri, terutama setelah berbagai isu regulasi dan keamanan di sektor CEX.

    Jika SoDEX berhasil menghadirkan performa setara atau mendekati CEX, maka peluang adopsi massal bisa terbuka lebih luas.

    Dampak terhadap Token SOSO

    Peluncuran SoDEX berpotensi memberikan implikasi langsung terhadap token ekosistem, yakni SOSO. Beberapa potensi dampaknya antara lain:

    1. Peningkatan utilitas token jika terintegrasi dalam mekanisme fee, staking, atau governance.
    2. Lonjakan volume perdagangan akibat ekspektasi investor terhadap pertumbuhan ekosistem.
    3. Minat institusional jika SoDEX berhasil membangun reputasi sebagai infrastruktur likuiditas yang andal.

    Namun, seperti proyek kripto lainnya, dampak harga tetap bergantung pada realisasi teknis, adopsi pengguna, serta kondisi pasar global.

    Tantangan ke Depan

    Meski prospeknya menarik, SoDEX tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti persaingan ketat dengan DEX mapan; kebutuhan likuiditas awal yang besar; kepercayaan institusional terhadap keamanan dan stabilitas jaringan; hingga integrasi lintas-chain dan compliance.

    Keberhasilan SoDEX akan sangat bergantung pada eksekusi teknis dan strategi kemitraan jangka panjang.

    Baca Juga: Pengumuman Pi Network di Consensus 2025: Apa yang Bisa Diharapkan?

    Peluncuran SoDEX oleh SoSoValue di Consensus Hong Kong menjadi langkah strategis yang mempertegas ambisi mereka di sektor perdagangan on-chain.

    Dengan fokus pada high-performance trading chain dan likuiditas institusional, SoDEX berpotensi menjadi pemain baru yang signifikan dalam persaingan DEX vs CEX.

    Momentum acara global ini juga dapat menjadi katalis spekulatif bagi token SOSO dalam jangka pendek.

    Namun, keberlanjutan pertumbuhan tetap bergantung pada adopsi nyata dan kemampuan SoDEX memenuhi ekspektasi performa pasar.

    Industri kini menanti, apakah SoDEX benar-benar mampu membawa DEX ke level kompetisi baru melawan dominasi CEX dalam siklus kripto berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $66.569, Koreksi Dalam?

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level $66.569,68 per BTC, mencatatkan penurunan sekitar -0,92% dalam 24 jam terakhir.

    Dalam catatan Tokocrypto pada Jumat (13/2), kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran $1,33 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $44,79 miliar.

    Meski tekanan jual masih terasa dalam jangka pendek, BTC menunjukkan sedikit pemulihan intraday setelah sempat menyentuh level terendah $65.092,11 dan tertinggi harian di $68.339,49.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Lemah $67.072, Tekanan Menghantui

    Koreksi Dalam Sebulan Tembus 30%

    Jika melihat performa dalam jangka menengah, tekanan terhadap BTC terlihat cukup signifikan.

    Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin telah turun sekitar -30,12%, atau setara dengan koreksi hampir $28.748 dari level sebelumnya.

    Dalam rentang 60 hari, BTC juga masih mencatat pelemahan sebesar -25,33%, sementara dalam 90 hari terakhir koreksi mencapai -30,76%.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar setelah sebelumnya mencatatkan reli panjang.

    Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dan peringkat 1 secara global, pergerakan Bitcoin sering kali menjadi penentu arah pasar altcoin.

    Pergerakan Jangka Pendek: Stabilisasi atau Dead Cat Bounce?

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam 7 hari terakhir, BTC justru mencatatkan kenaikan tipis sebesar +3,04%, menandakan adanya potensi stabilisasi jangka pendek.

    Sementara itu, perubahan harga 1 jam terakhir menunjukkan kenaikan +0,32%, mengindikasikan adanya pembelian di area bawah.

    Namun demikian, secara struktur tren, BTC masih bergerak dalam tekanan setelah gagal kembali ke area resistance kuat di atas $70.000.

    Beberapa level penting yang kini menjadi perhatian pasar antara lain:

    • Support kuat: $65.000
    • Support lanjutan: $62.000–$60.000
    • Resistance terdekat: $68.300–$70.000
    • Resistance psikologis utama: $75.000

    Jika BTC mampu bertahan di atas $65.000, potensi rebound teknikal tetap terbuka.

    Sebaliknya, jika level tersebut ditembus, risiko koreksi lanjutan bisa meningkat.

    Kapitalisasi Pasar dan Likuiditas Tetap Besar

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,33 triliun, Bitcoin masih mendominasi hampir seluruh lanskap kripto global.

    Dari total suplai maksimum 21 juta BTC, saat ini sudah beredar sekitar 19,99 juta BTC atau sekitar 95,18% dari total suplai.

    Fakta bahwa sebagian besar suplai sudah beredar membuat dinamika harga BTC semakin sensitif terhadap perubahan permintaan.

    Dengan suplai yang semakin terbatas dan minat institusional yang tetap ada, struktur jangka panjang Bitcoin masih dianggap solid oleh banyak analis.

    Volume perdagangan 24 jam sebesar hampir $45 miliar juga menunjukkan bahwa likuiditas BTC tetap tinggi meski pasar sedang mengalami tekanan.

    Apakah BTC Siap Rebound?

    Secara historis, koreksi 25–35% bukanlah hal baru dalam siklus Bitcoin. Fase ini sering kali menjadi periode akumulasi sebelum pergerakan besar berikutnya.

    Beberapa faktor yang dapat memengaruhi arah BTC selanjutnya, seperti sentimen makro global (suku bunga & likuiditas); arus dana institusional; pergerakan ETF Bitcoin; atau sentimen pasar derivatif dan likuidasi.

    Jika momentum beli kembali meningkat dan BTC mampu menembus area $70.000 dengan volume besar, maka peluang menuju zona $75.000 terbuka.

    Namun selama masih tertahan di bawah resistance, fase konsolidasi kemungkinan berlanjut.

    Baca Juga: Whale Borong $4 Miliar BTC, Tapi Ini Bisa Jadi Sinyal Bullish?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam tekanan jangka menengah dengan koreksi lebih dari 30% dalam 30 hari terakhir.

    Meski demikian, stabilisasi di atas $65.000 menjadi sinyal penting bahwa pasar belum sepenuhnya kehilangan daya tahan.

    Dengan kapitalisasi pasar di atas $1,3 triliun dan suplai yang semakin terbatas, BTC tetap menjadi barometer utama industri kripto.

    Investor kini mencermati apakah level support saat ini mampu bertahan atau justru menjadi pintu menuju koreksi yang lebih dalam.

    Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kombinasi sentimen pasar, arus likuiditas, dan respons pembeli di zona support krusial.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Naik 3,14% ke $0,137, Rebound Valid?

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 3,14% dalam 24 jam terakhir ke level $0,137, bergerak berlawanan arah dengan mayoritas pasar kripto.

    Di saat Bitcoin (BTC) terkoreksi 1,1% dan pasar secara umum turun sekitar 0,9% di tengah sentimen extreme fear, pergerakan PI ini memicu spekulasi tentang potensi pembalikan tren jangka pendek.

    Namun, apakah kenaikan ini benar-benar sinyal awal reversal, atau hanya technical bounce dalam tren turun yang masih dominan?

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 4%, Ini Analisis dan Level Kuncinya

    Rebound dari Tekanan Jenuh Jual

    Secara teknikal, Pi Network berada dalam tekanan kuat selama sebulan terakhir.

    Harga PI tercatat turun lebih dari 34% dalam 30 hari terakhir, mencerminkan fase bearish yang cukup dalam.

    Menurut catatan Coinmarketcap pada Jumat (13/2), Kenaikan 3,14% yang terjadi saat ini lebih terlihat sebagai pantulan dari kondisi deeply oversold.

    Dalam situasi seperti ini, pelaku pasar jangka pendek biasanya memanfaatkan harga diskon untuk melakukan aksi beli spekulatif.

    Meski demikian, volume perdagangan 24 jam PI hanya berada di kisaran $11,26 juta. Angka ini tergolong relatif rendah dan mengindikasikan bahwa reli belum didukung oleh arus masuk dana besar.

    Tanpa lonjakan volume signifikan, kenaikan harga cenderung rapuh dan mudah terkoreksi kembali.

    Bergerak Independen dari Bitcoin

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Yang menarik, kenaikan PI terjadi ketika Bitcoin dan pasar kripto secara umum melemah. Biasanya, altcoin bergerak searah dengan Bitcoin sebagai aset acuan.

    Ketika terjadi pergerakan berbeda seperti ini, kondisi tersebut sering disebut sebagai decoupled move atau alpha move.

    Namun, data yang tersedia tidak menunjukkan adanya katalis fundamental yang jelas. Tidak ada pembaruan besar, pengumuman resmi, maupun sentimen sosial signifikan yang mendorong harga naik.

    Bahkan, indikator musim altcoin menunjukkan pelemahan, dengan Altcoin Season Index turun sekitar 6,45%.

    Absennya faktor pendukung eksternal membuat reli ini tampak murni sebagai reaksi teknikal, bukan perubahan tren berbasis fundamental.

    Analisis Level Kunci: Support dan Resistance

    Dalam jangka pendek, level $0,135 menjadi area support penting yang harus dipertahankan.

    Jika harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang untuk menguji resistance berikutnya di sekitar $0,15 terbuka.

    Sebaliknya, jika PI gagal mempertahankan level $0,13, tekanan jual berpotensi kembali mendominasi dan membuka ruang penurunan menuju level terendah tahunan.

    Secara struktur tren, Pi Network masih berada dalam pola bearish yang jelas.

    Resistance dinamis, termasuk rata-rata pergerakan 30 hari (30-day SMA), masih berada cukup jauh di atas harga saat ini. Artinya, secara teknikal, tren utama belum berubah.

    Outlook Jangka Pendek: Netral dengan Bias Bearish

    Melihat keseluruhan data, prospek jangka pendek PI dapat dikategorikan sebagai cautiously neutral dengan kecenderungan bearish.

    Kenaikan 24 jam terakhir memang memberikan napas segar bagi investor, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembentukan dasar harga (bottoming).

    Agar reli ini berlanjut, PI perlu menunjukkan kenaikan volume yang konsisten di atas rata-rata $11 juta, penutupan harga mingguan di atas $0,14, dan pembentukan struktur higher low pada grafik harian.

    Tanpa konfirmasi tersebut, reli berisiko menjadi relief rally sementara dalam tren turun yang lebih besar.

    Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear

    Sinyal Awal Stabilitas, Tapi Belum Reversal

    Kenaikan 3,14% yang dialami Pi Network di tengah pasar yang lesu memang menarik perhatian. Namun, dengan likuiditas tipis dan tanpa katalis fundamental, reli ini masih tergolong rapuh.

    Investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga di sekitar $0,135 sebagai support kunci dan $0,15 sebagai resistance terdekat.

    Breakout valid dengan dukungan volume akan menjadi indikator penting apakah PI siap keluar dari tekanan bearish, atau justru kembali menguji titik terendah tahunannya.

    Dalam kondisi pasar kripto yang masih dibayangi sentimen ketakutan ekstrem, disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 13 Februari 2026: Tekanan Jelang Akhir Pekan?

    Menjelang akhir pekan, pasar kripto hari ini, Jumat (13/2) menunjukkan pergerakan campuran dengan sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. ME meroket 30% ke $0,1847 pada Jumat (13/2), diikuti MOODENG yang naik 21% ke $0,052154, serta 0G yang menguat 15% hingga $0,645. Kenaikan ini mencerminkan rotasi modal ke altcoin berisiko tinggi di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.

    Dari sisi sentimen global, laporan dari Standard Chartered memproyeksikan Bitcoin berpotensi turun ke $50.000 sebelum menemukan titik akumulasi ideal. Di saat yang sama, Ether dan XRP tengah menguji level support krusial. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial Hari Ini Jelang Akhir Pekan

    • ME meroket 30% ke level $0,1847 hari ini, Jumat (13/2).
    • MOODENG naik 21%, kini diperdagangkan $0,052154.
    • 0G melesat 15% hingga menyentuh $0,645.

    Standard Chartered: BTC Bisa Turun ke $50.000, Waktunya Beli

    • Standard Chartered sebut Bitcoin berpotensi turun ke $50.000.
    • Ether dan XRP uji support penting di tengah volatilitas.
    • Indeks Fear & Greed capai level ketakutan ekstrem dan panik.

    Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

    XRP Dekati Titik Terendah Saat RLUSD Capai Rekor

    • XRP masuki tren bearish dalam beberapa bulan terakhir.
    • Pasokan stablecoin Ripple (RLUSD) tembus $1,5 Miliar.
    • XRP oversold dan bentuk pola falling wedge.

    Efek Tokenisasi Citi $2,6 Triliun terhadap Prediksi Harga Solana

    • Harga Solana turun pasca ekspansi jaringan Citigroup.
    • Ekspansi solana pesat, alamat aktif tembus 118 juta.
    • Pola head and shoulders Solana berpotensi turun ke $50.

    Baca juga: Riset Kripto 2-6 Feb 2026: Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • EigenCloud Bahas Standar Risiko AI! EIGEN Naik ke $0,20

    EigenCloud mengumumkan akan menggelar sesi live talk bertajuk Agent Verifiability Talk yang membahas verifikasi AI agent serta standar risiko AI GRC (Governance, Risk, and Compliance). Acara ini akan berlangsung pada pukul 19.00 UTC dan menghadirkan pembicara dari ArbisAI, termasuk akun @radhika20 serta @sreeramkannan.

    Dilaporkan Coinmarketcal, diskusi ini menyoroti isu penting terkait AI agents yang semakin berkembang di ekosistem Web3, terutama dalam aspek transparansi, keandalan, dan standar kepatuhan risiko yang diperlukan agar teknologi tersebut dapat digunakan secara luas.

    Fokus Bahas Verifiability dan AI GRC Risk Standards

    Menurut informasi yang beredar, agenda diskusi akan menitikberatkan pada bagaimana AI agents dapat diverifikasi secara teknis serta bagaimana standar GRC dapat diterapkan untuk meminimalkan risiko dalam penggunaan AI di sektor blockchain dan keuangan digital.

    Topik agent verifiability menjadi semakin relevan karena AI agents mulai diarahkan untuk melakukan aktivitas kompleks seperti transaksi, automasi keputusan, hingga interaksi antar sistem tanpa pengawasan manusia secara penuh. Dalam konteks tersebut, kemampuan untuk memverifikasi perilaku agent menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan pasar.

    Baca Juga: Analisis Harga EIGEN, Berharap Kolaborasi Polymarket Pulihkan Nilai

    Dinilai Bersifat Edukasi, Dampak Harga Diperkirakan Terbatas

    Meski membawa tema yang sedang ramai di pasar, diskusi ini dinilai lebih bersifat edukasi dan pemasaran. Tidak ada informasi mengenai peluncuran mainnet, perubahan tokenomics, listing besar, maupun mekanisme on-chain baru yang langsung terhubung dengan acara tersebut.

    Karena itu, analis menilai potensi dampaknya terhadap pergerakan harga token EIGEN kemungkinan bersifat terbatas dan hanya memicu volatilitas jangka pendek yang didorong spekulasi trader.

    Harga EIGEN Menguat ke $0,206

    Pergerakan harga EigenLayer (EIGEN/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga EigenLayer (EIGEN/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Di tengah pengumuman acara tersebut, token EigenLayer (EIGEN) tercatat diperdagangkan di kisaran $0,206 atau naik sekitar 6,7% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar EIGEN berada di sekitar $122,6 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai $27,6 juta.

    Meski mengalami kenaikan harian, EIGEN masih mencatat tren penurunan dalam jangka menengah. Dalam 30 hari terakhir, harga EIGEN turun sekitar 49%, sementara dalam 90 hari terakhir anjlok lebih dari 70%.

    Dengan meningkatnya perhatian pasar terhadap narasi AI agents, diskusi EigenCloud ini berpotensi meningkatkan mindshare EigenCloud dan EIGEN. Namun, pelaku pasar masih menunggu adanya pengumuman konkret yang dapat menjadi katalis fundamental untuk mendorong reli yang lebih berkelanjutan.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, fokus pada narasi AI Agent dapat meningkatkan mindshare EIGEN di pasar, meskipun tidak ada peluncuran produk fisik langsung dalam acara ini. Investor melihat ini sebagai langkah strategis EigenCloud untuk mendominasi infrastruktur keamanan di sektor AI yang sedang tren.

    Baca Juga: EIGEN Melonjak 6,77% Didorong Sentimen Positif Ethereum


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • KITE Terkoreksi ke $0,17, Pasar Tunggu Hype AI Meledak?

    BNB Chain akan menggelar diskusi terkait ERC-8004 pada 12 Februari 2026 pukul 13.00 UTC. Acara ini diumumkan sebagai sesi pembahasan bersama Unibase AI dan GoKiteAI, yang akan membahas standar ERC-8004 serta kaitannya dengan pengembangan identitas autonomous agent di ekosistem blockchain.

    Diskusi ini disebut berlangsung dalam format seperti Twitter Space, dengan fokus edukasi dan promosi terkait teknologi ERC-8004 yang belakangan menjadi sorotan karena dianggap sebagai fondasi identitas on-chain untuk AI agents.

    Diskusi ERC-8004 Dinilai Lebih Bersifat Edukasi, Belum Ada Pengumuman Besar

    Meski narasi AI dan agent economy sedang ramai, diskusi ini belum disertai informasi mengenai peluncuran produk baru, listing token, perubahan tokenomics, atau integrasi konkret yang dapat menjadi katalis fundamental bagi pasar.

    Dilaporkan Coinmarketcal, analis menilai agenda ini lebih berfokus pada pemasaran dan edukasi komunitas. Karena tidak ada deliverables yang diumumkan, potensi dampaknya terhadap harga token diperkirakan terbatas dan lebih bersifat jangka pendek.

    Namun, topik ERC-8004 yang berkaitan dengan AI tetap berpotensi memicu pergerakan volatilitas pada token-token berkapitalisasi kecil jika hype di media sosial meningkat.

    Baca juga: 3 Altcoin AI Agents Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar Kripto

    Harga KITE Terkoreksi ke $0,17 Setelah Reli 140% dalam 90 Hari

    Pergerakan harga Kite (KITE/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Kite (KITE/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Di tengah pengumuman agenda diskusi tersebut, token KITE tercatat diperdagangkan di kisaran $0,170 atau turun sekitar 5% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar KITE berada di sekitar $309 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $62 juta.

    Meski mengalami koreksi harian, performa KITE dalam jangka menengah masih mencatat kenaikan signifikan. Dalam 30 hari terakhir, KITE naik sekitar 91%, meningkat lebih dari 105% dalam 60 hari, dan melonjak hingga 140% dalam 90 hari terakhir.

    KITE juga tercatat memiliki suplai beredar sekitar 1,80 miliar token dari total maksimum 10 miliar token.

    Pasar Tunggu Apakah Diskusi Ini Bisa Picu Volatilitas Baru

    Dengan kondisi pasar yang sensitif terhadap narasi AI dan ERC-8004, diskusi di BNB Chain ini diperkirakan dapat meningkatkan perhatian komunitas dalam waktu singkat. Namun, tanpa adanya pengumuman teknis atau integrasi nyata, aktivitas ini dinilai belum cukup untuk mendorong reli berkelanjutan.

    Pelaku pasar kini menantikan apakah diskusi tersebut akan memunculkan roadmap baru atau sekadar menjadi momentum hype jangka pendek yang memicu fluktuasi harga token terkait.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, diskusi mengenai standar ERC baru seringkali memicu volatilitas jangka pendek pada token micro-cap yang relevan dengan narasi AI.

    “Meskipun bersifat edukatif, inisiatif ini menunjukkan peran aktif Kite AI dalam membangun standar teknis untuk masa depan identitas digital berbasis AI,” jelasnya.

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Borong $4 Miliar BTC, Tapi Ini Bisa Jadi Sinyal Bullish?

    Bitcoin kembali mendapat dukungan dari para pemegang besar setelah tekanan jual tajam dalam beberapa pekan terakhir. Namun, meski aksi beli whale meningkat, permintaan dari investor lain masih terlihat lemah sehingga pemulihan harga dinilai belum sepenuhnya solid.

    Berdasarkan data Glassnode, wallet yang menyimpan lebih dari 1.000 BTC tercatat mengakumulasi sekitar 53.000 Bitcoin dalam sepekan terakhir. Ini menjadi gelombang pembelian whale terbesar sejak November, dengan nilai pembelian diperkirakan melampaui $4 miliar pada harga saat ini.

    Meski begitu, data juga menunjukkan bahwa sejak pertengahan Desember, whale masih mencatat arus keluar lebih dari 170.000 BTC atau sekitar $11 miliar. Hal ini mengindikasikan bahwa tren de-risking oleh pemegang besar sebenarnya masih mendominasi dalam beberapa bulan terakhir.

    Harga Pulih ke $69.100, Tapi Keyakinan Pasar Masih Dipertanyakan

    Pergerakan harga Bitcoin mencerminkan dukungan yang belum merata. Setelah sempat turun ke sekitar $60.000 pekan lalu, Bitcoin kembali naik mendekati $70.000 seiring meningkatnya akumulasi whale. Pada Rabu pagi waktu Asia, BTC diperdagangkan di kisaran $69.100.

    Meski aksi beli whale membantu menahan penurunan, reli ini belum berhasil menarik partisipasi luas dari investor ritel maupun institusi. Banyak pelaku pasar masih bersikap hati-hati, sehingga rebound yang terjadi lebih terlihat sebagai fase stabilisasi dibanding awal reli besar.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Harga Bitcoin saat ini juga masih berada sekitar 40% di bawah puncaknya pada Oktober, menandakan bahwa tekanan koreksi masih cukup dalam dan pasar membutuhkan katalis tambahan untuk memulihkan momentum.

    Baca juga: Whale Borong ETH Rp30 Triliun! Cadangan Cetak Rekor, Harga Naik?

    Investor ETF dan Korporasi Masih Menahan Diri

    Dilaporkan Equiti, permintaan dari US spot Bitcoin ETF juga mulai melambat. Banyak investor ETF kini berada dalam posisi rugi secara unrealized (paper losses), sehingga minat untuk melakukan pembelian agresif saat harga turun dinilai menurun, terutama di tengah kondisi makro yang masih penuh ketidakpastian.

    Selain itu, pembelian dari perusahaan-perusahaan yang sebelumnya menambah Bitcoin sebagai strategi treasury juga disebut ikut melambat. Tekanan valuasi saham dan kondisi pendanaan yang semakin ketat membuat sebagian korporasi menahan ekspansi eksposur kripto.

    Dengan belum adanya sumber arus modal baru yang kuat, aksi akumulasi whale saat ini dinilai berpotensi hanya bersifat taktis, bukan perubahan struktural sentimen pasar.

    Risiko Konsentrasi Masih Jadi Sorotan

    Glassnode menekankan bahwa data whale yang digunakan merupakan pemetaan berdasarkan klaster wallet, bukan individu secara langsung. Aktivitas whale dapat mencakup investor kaya, akun kustodian, maupun entitas yang terhubung institusi.

    Secara historis, bull market yang berkelanjutan biasanya tidak hanya ditopang oleh akumulasi whale, tetapi juga membutuhkan peningkatan partisipasi dari berbagai kelompok investor. Saat ini, dukungan luas tersebut masih belum terlihat.

    Pasar kini menunggu apakah pembelian whale mampu memulihkan kepercayaan dan memicu arus masuk baru, atau hanya menjadi bantalan sementara untuk mengurangi volatilitas. Hingga kondisi likuiditas membaik dan minat risiko kembali meningkat, pemulihan Bitcoin masih dinilai rapuh dan belum sepenuhnya meyakinkan.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, agresivitas para whale dalam menyerap pasokan pasar di harga saat ini mengindikasikan keyakinan kuat bahwa fase konsolidasi akan segera berakhir menuju penembusan harga baru.

    “Hal ini memberikan sinyal psikologis penting bagi investor ritel bahwa pemain besar masih melihat nilai intrinsik yang belum terefleksi sepenuhnya di harga pasar saat ini,” tulisnya.

    Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com